P. 1
GUNUNG TAMBORA

GUNUNG TAMBORA

|Views: 64|Likes:

More info:

Published by: Ahmad Egi Pratama Hanif on Apr 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

GUNUNG TAMBORA (The Largest Volcanic Eruption & The Greatest Crater in History of Indonesia

)

GUNUNG Tambora dengan ketinggian hanya 2.851 mdpl (meter di atas permukaan laut) merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang banyak menyimpan sejarah. Lebar kawah Gunung Tambora tujuh kilometer, keliling kawah 16 kilometer, dan kedalaman kawah dari puncak sampai dasar kawah kedalaman 800 meter, sehingga kawah Gunung Tambora terkenal dengan The Greatest Crater in Indonesia (Kawah Terbesar di Indonesia) akibat dari adanya letusan terdahsyat di dunia terkenal dengan The Largest Volcanic Eruption in History. Selain itu keindahan Gunung Tambora lainnya adalah padang pasir luas di sepanjang bibir kawah yang ditumbuhi bunga Edelweiss kerdil sekitar 0,5 meter sampai 1,5 meter dengan jarak masing-masing berjauhan sekitar dua meter sampai 100 meter. Juga adanya keindahan batuan-batuan berlapis dan pada bagian atasnya datar seperti meja menjadikan fenomena alam yang menakjubkan. Ada pula lapisan batuan sepanjang tebing kawah yang berlapis-lapis. Gunung Tambora secara administratif terletak di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, Pulau Sumbawa, dan secara geografis terletak antara: 8o – 25′LS dan 118o – 00′ BT dengan ketinggian antara 0-2.851 mdpl, gunung tersebut merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kawasan Gunung Tambora terbagi menjadi dua lokasi konservasi yaitu: Tambora Utara Wildlife Reserve dengan luas 80.000 hektar dan Tambora Selatan Hunting Park dengan luas 30.000 hektar. Tambora Utara Wildlife Reserve dengan ketinggian antara 1.000 sampai 2.281 mdpl sebagai kawasan yang penting karena berfungsi sebagai daerah tangkapan air Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, dan sangat berpotensial untuk menjadi tempat wisata karena ciri-ciri geologi-nya sangat berbeda dengan kawasan lainnya. Juga sebagai tempat perlindungan satwa (wildlife sanctuary). Tambora Selatan Hunting Park dengan ketinggian antara 500 sampai 2.820 mdpl sebagai kawasan yang dikelola secara khusus untuk daerah berburu. Kawasan Gunung Tambora sangat kaya dengan kekayaan flora maupun fauna. Jenis-jenis flora yang paling banyak dijumpai, antara lain: alang-alang (Imperata cylindricca), Dendrocnide stimulans, Duabanga molluccana, Eugenia sp, Ixora sp, edelweiss (Anaphalis viscida), perdu, anggrek, jelatan/daun duri. Jenis-jenis fauna yang banyak dijumpai, antara lain: menjangan/rusa timor (Cervus timorensis), babi hutan (Sus scrofa), kera berekor panjang (Macaca fascicularis), lintah (Hirudo medicinalis), agas. A. Asal Mula Gunung Tambora ASAL mula nama Gunung Tambora menurut cerita turun temurun ada dua versi, yaitu: Pertama, berasal dari kata lakambore dari bahasa Bima yang berarti mau ke mana, untuk menanyakan tujuan bepergian kepada seseorang. Kedua, dari kata ta dan mbora, dari bahasa Bima, kata ―ta‖ yang berarti mengajak, dan kata ―mbora‖ yang berarti menghilang, sehingga arti kata Tambora secara keseluruhan yaitu mengajak menghilang.

050 m dpl. Pulau Satonda dengan ketinggian antara 0 sampai 300 mdpl merupakan taman rekreasi (recreation park) dengan wilayah seluas 1. diperkirakan menyemburkan sebanyak 36 mil kubik. Alam Indonesia menjadi obyek penelitian yang sangat menarik oleh para ilmuwan.000 mdpl terkenal dengan peristiwa pada tanggal 5 April 1815 letusan gunung berapi terbesar dalam sejarah. Kita semua wajib untuk mengenali dan melestarikannya.Ini berasal dari cerita turun temurun. Pulau tersebut dapat dilihat dari puncak Gunung Tambora.000 mdpl menjadi 2. Kesemua keindahan alam yang menjadi satu kesatuan menciptakan suatu fenomena indah. B. Sebagian dari kita tentu belum tahu kalau Gunung Tambora pernah tercatat sebagai gunung api tertinggi di Indonesia. Maka pulau tersebut dinamai Pulau Satonda dari kata tonda yang berarti tanda/jejak kaki. Pulau Satonda sangat baik untuk menjadi tempat untuk mempelajari hutan. yakni sekitar 2. Juga banyak ditemukan jenis-jenis ikan yang baru dan hanya ditemukan di Danau Satonda saja. di tengah-tengah pulau tersebut terdapat danau yang jernih dan dikelilingi oleh tebing-tebing dari perbukitan yang masih alami. Pulau tersebut menjadi habitat sejumlah besar jenis-jenis burung yang dilindungi. Papua. menciptakan kawah dengan diameter tujuh kilometer dengan kedalaman kawah 800 meter. yang berketinggian sekitar 3. tampak dari atas berbentuk telapak kaki kanan manusia. yaitu menghilang jasadnya secara tiba-tiba dan bisa dilihat oleh orang-orang tertentu yang mempunyai kemampuan dalam melihat roh halus.851 mdpl. Bahkan. Pesona alam di Gunung Tambora makin menambah keelokan panorama alam Indonesia. Ketika itu puncak Gunung Tambora mencapai ketinggian sekitar 4. dan keliling kawahnya 16 kilometer. gunung tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 4. . Usai Tambora meletus hebat. bertapa dan tidak diketemukan lagi karena telah menghilang di gunung tersebut. menurut catatan. Ledakan dahsyat tersebut menyebabkan Gunung Tambora dengan ketinggaian di atas 4. daratan di bagian puncak itu dimuntahkan ke berbagai arah. Kalau istilah bahasa Jawa-nya moksa.300 meter di atas permukaan laut (dpl). Letusan dahsyat gunung tersebut telah menyemburkan materi paling banyak dalam sejarah manusia. Sekarang pulau tersebut telah menjadi kawasan yang dilindungi (strict nature reserve). dahulu ada seseorang sakti yang pertama kali ke gunung tersebut (sekarang Gunung Tambora). yakni Puncak Jayawijaya. Pulau Satonda sangat indah dengan pemandangannya yang masih alami. Kemudian orang sakti yang menghilang tersebut pernah menampakkan diri di sebuah pulau yang terletak di sebelah barat laut Pulau Sumbawa juga dapat terlihat dari puncak Gunung Tambora. Diduga danau di Pulau Satonda tersebut mempunyai terowongan dari gua bawah laut menyambung dengan laut. Tipe Gunung Gunung Tambora termasuk tipe gunung strato vulkanik.000 Ha mempunyai ciricirinya yang unik. Akibatnya. Itu terjadi sebelum gunung tersebut meletus dahsyat pada April 1815. Letusan yang amat mengerikan itu juga menyisakan sebuah kaldera yang sangat besar. mengalahkan letusan Gunung Krakatau yang menyemburkan lima kilometer kubik dan letusan tersebut menimbulkan lubang kawah selebar lima kilometer dengan kedalaman kawah 500 meter. ketinggian gunung api yang masih tersisa tinggal setengahnya. Bayangkan. karena hutan di pulau tersebut hancur akibat letusan Gunung Tambora pada tahun 1815. Bandingkan dengan daratan tertinggi di Indonesia saat ini.851 m dpl. unik. ukuran kaldera tersebut paling luas di Indonesia.

lokasi ketiga kerajaan itu tadinya sudah diusahakan cukup aman dari dampak letusan gunung api. Kerajaan Sanggar berjarak 35 km sebelah timur Tambora. gunung api yang secara administratif berada di dua kabupaten. Hujan besar disertai jatuhnya abu juga terjadi. dan Ternate sejauh 2. .300 km dengan ketinggian 44 km dari permukaan tanah. Longsoran itu menimbulkan tsunami di berbagai pantai di Indonesia seperti Bima. dari kejauhan Tambora memang benar-benar terang benderang lantaran api yang terus memancar dari puncak gunung tersebut. Letusan Gunung Tambora juga membawa material longsoran yang sangat besar ke laut.kaldera tersebut memiliki diameter sekitar 7 km. Getaran itu semakin menguat pada 10 April 1815. ledakan dahsyat tersebut juga menebarkan abu vulkanik hingga ke Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. dan batu-batu ke arah bawah sejauh 20 km hingga ke laut. Abunya juga diterbangkan sejauh 1. dan Kerajaan Tambora berjarak 25 km dari gunung tersebut. Makassar. Ketika itu kawasan di sekitar Gunung Tambora mulai bergetar. sepanjang daerah dengan radius 600 km dari gunung tersebut terlihat gelap gulita selama dua hari. Sejak saat itu hingga lima hari. Maklum. Letusan Gunung Tambora itu terdengar hingga ke Pulau Sumatera. Bukan hanya itu. Hanya dua orang yang berhasil selamat. Ketiga kerajaan itu adalah Pekat yang berjarak sekitar 30 km sebelah barat dari Tambora.600 km. Bayangkan. Lalu. Ketinggian tsunami tersebut ditaksir mencapai 4 meter. Jawa Timur. letusan itu merupakan bencana alam terbesar sepanjang sejarah.00 waktu setempat. ledakan Gunung Tambora lebih dahsat empat kali lipatnya. Menurut Haris Firdaus dalam bukunya berjudul Misteri-misteri Terbesar Indonesia (2008). dan Maluku. Volume debu ditaksir mencapai 400 km3. dibandingkan dengan letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada Agustus 1883. Suasananya sangat mencekam. Pada saat bersamaan. Bahkan bau nitrat juga tercium hingga ke Batavia (kini Jakarta). tiga kerajaan kecil hangus dan hancur terkena lahar dan material letusan Gunung Tambora. letusan itu juga memuntahkan gas panas. Proses Terjadinya Letusan Tragedi itu bermula pada awal April 1815. abu vulkanik. Saking tebalnya debu-debu yang berterbangan di langit. ledakan Gunung Tambora mencapai klimaksnya. panjang maksimal 16 km. sinar matahari tak mampu menembus tebalnya abu-abu tadi.5 km. C. Gunung itu seolah berubah menjadi aliran api yang sangat besar. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu meninggalkan kisah ajaib. dan kedalaman 1. Pada malam hari. Desa-desa di sekitar Tambora pun musnah dilalap aliran piroklastik tersebut. Padahal. Hampir semua penghuni di tiga kerajaan tersebut tewas. Kini. bukan saja di Indonesia namun juga berdampak hingga ke berbagai penjuru dunia. Bima dan Dompu. pukul 19. Menurut para geolog.

ta dan mbora yang berarti ajakan menghilang. Setelah itu. Menurut ahli botani Swis. sebanyak 49. jumlah kematian karena kelaparan di Sumbawa mencapai 38. Mengapa terjadi bencana kelaparan yang berkepanjangan? Ada beberapa alasan. Udara beku yang terjadi di negaranegara tersebut menghapuskan impian para petani. Paceklik pun melanda Kanada.Daerah paling menderita tentu saja yang berdekatan dengan lokasi Gunung Tambora. yakni mencapai 10. partikel-partikel abu itu dalam jangka waktu lama masih berada di atmofer dengan ketinggian 10 – 30 km. letusan itu telah menyusutkan populasi penduduk Sumbawa hingga tersisa hanya 85. D. semua tumbuhan di Pulau Sumbawa ketika itu hancur total akibat tertutup abu tebal dan dilalap api. termasuk Bali. Penduduk pun kekurangan bahan makanan. Wabah ini lalu menyebar ke Eropa dan menewaskan 200. partikel abu tadi masih membungkus atmosfer bumi sehingga menghalangi sinar matahari menerobos ke permukaan tanah.250 kilometer) dan Ternate (1. Heinrich Zollinger.775 kilometer) dan gempa bumi yang terjadi bersamaan dengan letusan gunung ini terdengar sampai Surabaya (600 kilometer) dan mengakibatkan 92. dan Kanada.000 orang. Kedua. Dampak Letusan dalam Kaitannya dengan Perubahan Iklim Bukan hanya itu. Pertama.000 orang. Hujan abu pertama jatuh di Besuki. walaupun tidak sedahsyat tahun 1815.000 orang dan di Lombok 10. Pada tanggal 10 dan 11 April 1815 dentuman letusan Gunung Tambora terdengar sampai ke Pulau Bangka (1. Kekacauan iklim juga melanda kawasan Eropa. kabarnya ada sekitar 4. Sebelumnya pernah terjadi pula letusan Gunung Tambora pada tahun 1812 sehingga penduduk Sanggar menyaksikan kejadian tersebut. masyarakat di sekitar gunung percaya. banyak tanaman budidaya hancur dan gagal panen.000 orang. E.500 pendaki. Cuaca di kawasan tersebut berubah total. pada 1816. dan lain-lain. Akibatnya. Dampak terparah dialami Irlandia.400 kilometer). Jawa Timur. Sekitar 65. Letusan Gunung Tambora memang tragis. Dampaknya. Setahun setelah letusan itu. Jumlah korban tewas juga meluas hingga ke Pulau Bali. Menurut mitos yang berkembang. Kisah memilukan ini sesuai dengan nama Tambora yang berasal dari dua kata. siklus iklim menjadi tak menentu dan petani pun tidak bisa memanen tanaman budidayanya. Kaitan Gunung Tambora dengan Napoleon Bonaparte . baik mereka yang terkena dampak langsung maupun tak langsung. kawasan tersebut mengalami tahun tanpa musim panas. dalam seketika letusan ini menewaskan sekitar 10. Sumber lain menyebutkan. Jumlah ini lebih banyak daripada jumlah korban letusan Gunung Krakatau yaitu sejumlah 36. Maklum. selama dua minggu awan tebal masih menyelimuti daerah-daerah di sekitar Gunung Tambora. Ketiga. Dampak berikutnya.000 orang.500 kilometer) dan Bengkulu (1.000 orang mati kelaparan dan terkena wabah tipus. Inggris. Amerika Serikat. Letusan itu melenyapkan ratusan ribu manusia.000 orang meninggal dunia.000 orang. dan penjelajah yang hilang. pada tanggal 5 April 1815 dentuman letusan gunung ini terdengar sampai ke Jakarta (1. pemburu.000 orang.000 orang tewas karena penyakit dan kelaparan. Di sana curah hujan dingin terjadi hampir sepanjang musim panas. AS.

tepatnya pada 18 Juni 1815. Takut diserang musuh. Raffles pun lalu mengirim tentara ke pos-pos jaga di sepanjang pesisir untuk siap siaga. Tanahnya licin. Kehebatan Napoleon dalam menundukkan musuh-musuhnya berakhir sudah. Inggris (1996). orang. dan kuda. Perang Waterloo itu menjadi kisah tragis bagi Napoleon. Pada pertemuan ilmiah tentang Applied Geosciences di Warwick. Spink mengatakan bahwa letusan Gunung Tambora telah berdampak besar terhadap tatanan iklim dunia kala itu. Jenderal itu lalu dibuang ke Pulau Saint Helena. abu tebal dari letusan Gunung Tambora masih bertebaran di atmosfer sehingga menghalangi sinar matahari yang jatuh ke bumi. seorang pakar geologi berteori. termasuk cuaca buruk di Waterloo pada Juni 1815. Ia pun menyerah kalah. Jenderal Napoleon Bonaparte harus bertekuk lutut di tangan Inggris dan Prussia. Maklum. pasukan tentara di bawah komando penguasa Prancis. ilmuwan asal Denmark dalam makalah revisinya bertajuk ―Mount Tambora in 1815: ―A Volcanic Eruption in Indonesia and Its Aftermath‖ menggambarkan. roda kereta penghela meriam terjebak lumpur. sebuah pulau kecil di selatan Samudra Atlantik. Wajar saja demikian karena ketika itu teknologi komunikasi (telegram) memang belum tercipta sehingga letusan itu tak bisa disampaikan ke berbagai penjuru daerah dalam waktu yang relatif cepat. bahwa cuaca buruk akibat letusan Gunung Tambora menjadi salah satu pemicu kekalahan Napoleon. lada. Pulau Sumbawa sebelum meletusnya Gunung Tambora sebetulnya dalam keadaan cukup baik secara ekonomi. nun jauh di daratan Eropa. Apa boleh buat. Ketika orang pertama datang. kacang hijau. dugaan Raffles keliru. Sosial Budaya Masyarakat (sebelum dan sesudah letusan Tambora) Bernice De Jong Boers.Letusan hebat Gunung Tambora pada April 1815 bukan saja melumat dan meluluhlantakkan tiga kerajaan kecil di Pulau Sumbawa. pasukan Napolean terjebak musuh. . berselimutkan salju. Semua kendaraan tak bisa melaju dengan mulus. Perahu-perahu pun disiagakan. Di Yogyakarta. di Sumbawa jauh lebih lebat hutannya. tepatnya di Belgia. Tiga hari setelah Tambora meletus dahsyat. Di pulau terpencil itulah ia menghabiskan waktunya hingga meninggal dunia pada 1821 akibat serangan kanker. Letusan hebat Gunung Tambora pada April 1815 bukan saja melumat dan meluluhlantakkan tiga kerajaan kecil di Pulau Sumbawa. sebagian dari hutan ditebang untuk berladang. Lebih dari itu. F. Akibat cuaca buruk.orang Jawa memperkenalkan cara bertanam padi di sawah dan mulai mengimpor kuda. tentara Prancis itu sedang menuju laga pertempuran. Jauh sebelumnya. Orang mengandalkan hidup terutama dari beras. di sepanjang hari itu cuaca memburuk. Padahal. Tak ada serangan musuh. Kenneth Spink. letusan Tambora mengagetkan Thomas Stamford Raffles. Hujan terus mengguyur kawasan tersebut. Semakin lama jumlah penduduk berkembang. Sementara dari perkebunan orang mengandalkan kopi. dan kapas yang bisa tumbuh subur. Karena. Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa yang berkuasa pada tahun 1811-1816 itu tadinya mengira ledakan itu berasal dari suara tembakan meriam musuh. Sekitar tahun 1400.

Dari Dusun Pancasila menuju ke Pos I dapat ditempuh selama satu jam. Dia menyayangkan penelitian tersebut tidak melibatkan para arkeolog. atau menginap di rumah Bapak M Yusuf (babe). di pos tersebut terdapat tempat datar untuk beristirahat dan sekitar lima meter dari tempat tersebut terdapat sungai kecil yang mengalirkan air jernih.‖ kata Bambang. madu. Pesona Gunung Tambora Pendakian ke Gunung Tambora sebaiknya melalui jalur resmi. Di Pos III tersebut merupakan mata air terakhir untuk mengambil air. Dari segi ekonomi. temuan keramik yang mempunyai kesamaan dengan tembikar dari kawasan Indocina bukan berarti menandakan hidup populasi pendukung budaya Khmer. yang relatif lebih aman dari jalur lain. Jadi. arkeolog dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional. keadaan di sekitar Tambora—terutama di Bima—pun berbalik. Syair Kerajaan Bima menyebutkan dua kerajaan punah terkubur. yakni Pekat dan Tambora. Tembikar itu sepertinya buatan China dan dapat saja sampai di Tambora karena adanya perdagangan. Muncul pula dugaan hidupnya orang-orang berbahasa MonKhmer. Para pendaki sebaiknya menginap di basecamp Bapak Lewah. Dari Pos II melanjutkan perjalanan kembali menuju ke Pos III dengan melalui hutan yang lebat dapat ditempuh selama tiga jam.Di kawasan itu telah terdapat pula hubungan dagang. muncul berbagai spekulasi bahwa terdapat istana kerajaan yang terpendam dengan beragam kekayaan. kemudian dari Pos IV menuju ke Pos V dapat ditempuh selama 30 menit. di Pos I tersebut terdapat sebuah pondok dan sekitar 20 meter terdapat mata air berbentuk sumur dengan airnya yang jernih. Setelah letusan. perniagaan merupakan penghasilan utama dengan komoditas ekspor utama sebelum 1815 ialah beras. dengan melalui vegetasi yang beralih dari vegetasi hutan ke vegetasi Edelweiss dan dari vegetasi Edelweiss menuju padang pasir. Saat itu terdapat enam kerajaan kecil di Pulau Sumbawa. Dari Pos III menuju ke Pos IV melalui medan hutan lebat dan ditempuh selama satu jam. Apalagi dari penggalian yang dilakukan Sigurdsson dari Universitas Rhode Island. bahasa yang tidak lazim dituturkan di Nusantara. Setelah Tambora meletus. ―Istilah kerajaan di luar Pulau Jawa tidak dapat disamakan dengan kerajaan besar di Jawa yang kaya raya. kemudian dari Pos V menuju ke Bibir Kawah dapat ditempuh selama dua jam. terdapat pula pondok untuk tempat berteduh para pemburu rusa timor. kesejahteraan yang terbangun itu runtuh. Tanah yang tak dapat ditanami selama lima tahun membuat kelaparan dan kemelaratan berkepanjangan. untuk menuju ke Dusun Pancasila dengan menggunakan armada darat dari Cabang Banggo (baca: cabang Mbanggo) Kabupaten Sanggar dapat ditempuh selama dua jam 15 menit. kapas. yang sempat mengunjungi lokasi penggalian Sigurdsson. seorang guide pendakian Gunung Tambora yang sangat berpengalaman mengenai seluk-beluk dan sejarahnya Gunung Tambora. jangan dibayangkan istana kerajaan seperti istana raja-raja di Jawa. Selain itu. Jauh setelah kejadian. dan tim dari Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sempat ditemukan keramik-keramik yang diperkirakan bermotif Vietnam. Selama perjalanan kita akan menikmati keindahan alam yang menakjubkan dengan melalui jalur berpasir di kanan-kirinya melihat keunikan bunga Edelweiss yang berbeda . Asumsi-asumsi tersebut diragukan Bambang Budi Utomo. AS. dan kayu merah. Di Pos III tersebut ada tanah datar luas. adapun cara berburunya yaitu dengan menggunakan anjing sebagai pelacak dan menggunakan senapan laras panjang. Kemudian dari Pos I menuju ke Pos II dapat di tempuh selama satu jam. G. Pada masa itu Kerajaan Bima umumnya terbuka dari dunia luar. Kepala Dusun Pancasila.

H. Lelehan lahar itu kemudian mengalami proses pembekuan serta proses pembatuan. Dalam kurun waktu lama pada bagian-bagian lapisan batuan yang kurang keras mengalami proses pengeroposan (korosi) kemudian hancur menjadi hamparan pasir atau sering disebut padang pasir. Rumput tebal mengisi permukaan tanah.5 meter membentuk barisan-barisan. Sesampainya di Puncak Gunung Tambora dengan ketinggian 2. salah satunya pesona kawahnya yang sangat lebar dengan adanya telaga hijau di dasar kawah akibat letusan terdasyat dalam sejarah sehingga dapat menghasilkan fenomena alam yang menakjubkan.dengan di gunung-gunung lain yaitu bunga tersebut sangat pendek sekitar 0. Kondisi Sekarang Kini. Setelah sampai di bibir kawah para pendaki dapat menikmati pemandangan yang indah kawah Doro Afi Toi (dari bahasa Bima.5 meter dengan letaknya masing-masing berjauhan sekitar dua meter sampai 100 meter. Lereng gunung itu menghijau. Sedang pada bagian-bagian batuan yang keras menjai batuan yang berlapis-lapis dan pada bagian atasnya datar dengan jarak masing-masing batu sekitar 10 meter lebih dengan ketinggian yang sama pada masing-masing batuan berlapis tersebut.851 mdpl para pendaki akan lebih leluasa menikmati pemandangan yang indah.5 meter sampai 1. Perjalanan dari bibir kawah menuju ke Puncak Gunung Tambora ditempuh selama satu jam 30 menit dengan melalui hamparan padang pasir dan di kanan kiri terdapat bunga Edelweiss serta batuan berlapis. . Juga adanya jenis rerumputan dengan tinggi sekitar satu meter sampai 1. Selain itu ada batuan berlapis yang banyak dijumpai di padang pasir dengan bagian atasnya datar seperti meja yang lebar. Sebagian besar penduduk di lereng Tambora hidup dari pertanian dan perkebunan. tentu berbeda suasananya. yang hampir dua abad lalu berselimut abu vulkanik. dengan hutan serta semak yang rimbun. berjalan di lereng Tambora. Tanah telah kembali memberi berkah. sebuah nama kawah Gunung Tambora yang terkenal dengan letusan dahsyat yang mengalahkan letusan dasyat Gunung Krakatau. juga dapat melihat lapisan batuan di sepanjang tebing kawah Doro Afi Toi. Batuan berlapis tersebut telah mengalami proses perlapisan batuan akibat dari adanya lelehan lahar setelah berkali-kali gunung tersebut meletus. Ada pula yang menjadi pemandu naik gunung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->