KELOMPOK 1 SRI NURHAYATI LUBIS NURLINDA SAMOSIR HASNELIDAWATI CIPTO MARIANTO SIHOMBING RENI EVA SIANTURI MARIA NATALIA

(Muninjaya. 2004) .SISTEM PELAYANAN KESEHATAN  Sistem adalah suatu kesatuan atau tatanan yang terdiri dari kumpulan elemen-elemen yang saling berinteraksi dan saling bergantung dengan yang lain dan secara bersama-sama bergerak untuk mencapai tujuan.  Sistem pelayanan kesehatan adalah sistem yang mengkoordinasikan semua kegiatan sedemikian rupa sehingga menjamin setiap masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibentuknya.

Input sistem pelayanan kesehatan : potensi masyarakat. Sistem terdiri dari : input.  Dalam sistem pelayanan kesehatan dapat mencakup pelayanan dokter. Terdapat tiga bentuk pelayanan kesehatan. Sistem terbentuk dari subsistem yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi. proses dan output  Input merupakan subsistem yang akan memberikan segala masukan untuk berfungsinya sebuah sistem. tenaga dan sarana kesehatan. dsb. pelayanan keperawatan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Primary health care (pelayanan kesehatan tingkat pertama) . yaitu :  A.

Secondary health care (pelayanan kesehatan tingkat kedua)  C. Tertiary health care (pelayanan kesehatan tingkat ketiga)  Proses : kegiatan yg mengubah sebuah masukan menjadi sebuah hasil yg diharapkan dari sistem tersebut.  Salah satu contoh dari sistem pelayanan kesehatan adalah Jaminan Kesehatan masyarakat (JAMKESMAS) yang memberikan jasa pelayanan medik kepada masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi agar memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis. Proses dalam pelayanan kesehatan: berbagai kegiatan dalam pelayanan kesehatan. B. .

pelayanan yang berkualitas dan terjangkau sehingga masyarakat sembuh dan sehat. Output : merupakan hasil yang diperoleh dari sebuah proses. . menunjukkan adanya peningkatan yang cukup besar dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh masyarakat sangat miskin.  Hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan JPKMM tahun 2005 – 2007. Output pelayanan kesehatan . miskin dan mendekati miskin. sehingga merupakan langkah yang tepat apabila pemerintah meneruskan pelaksanaan program kesehatan yang lebih dikenal dgn nama jamkesmas pada tahun 2008.

Pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.  Hal ini menuntut perbaikan oleh pemerintah melalui Departemen Kesehatan dalam penyelenggaraan pelayanan Jamkesmas bagi rakyat miskin. Rumah sakit dan puskesmas hendaknya juga harus ditingkatkan. saat ini sistem pelayanan kesehatan belum berjalan sepenuhnya karena masih ada masyarakat miskin yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan. . Masih ada keluarga yang seharusnya memperoleh JAMKESMAS namun tidak memperolehnya. Di samping itu.