P. 1
Animasi

Animasi

|Views: 236|Likes:
Published by Nurdini Walqurani

More info:

Published by: Nurdini Walqurani on Apr 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2014

pdf

text

original

Definisi Animasi

Pengertian Animasi Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup ( bergerak ), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak Animasi dasar tahap awal Kita sudah sekian lama mengenal animasi malalui film – film kartun yang tayangkan di TV maupun VCD. Pada dasarnya film/ Video Animasi berupa rangkaian gambar secara in beetwin lalu diproyeksikan pada layar menjadi gerakan, nah gerakan inilah kita sebut Animasi. Diera teknologi saat ini banyak sekali sofwer sofwer computer yang mensuport pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag redy, Flash, 3d studio max, ulead Cool 3D studio, Animasi tidak hanya untuk film kartun saja, dapat juga kita gunakan untuk media media pendidikan, inpormasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat digangkau dengan life melalui kamera foto atau video, contoh misalnya membuat film proses terjadinya tsunami,atau proses terjadinya gerhana matahari, ini akan sulit ditempuh dengan pengambilan gambar langsung melalui kamara Untuk membuat film/ video animasi tidak cukup hanya mengandalkan sofwer yang ada, melainkan kita harus dapat menguasai dasar dasar animasi terlebih dahulu agar hasil animasi kita mencapai sempurna Pada ummnya Banyak dikalangan remaja remaja kita yang berminat membuat video animasi kartun khususnya remaja SMK Multimedia yang hanya mengadalkan sofwer computer saja tidak mendapatkan pengetahuan dasar animasi padahal basic mengambarnya sudah memadai. Pada dasar animasi yang harus ketahui adalah unsure unsure gaya tarik, gaya dorong maupun gravitasi bumi, dan kelenturan gerakan, ini sangat penting disaat kita membuat inbeetwin ( rangkaian gambar ) Sebelum kita membuat inbeetwin diatas kertas terlebih dahulu kita buat guideline gerakan yang diinginkan lalu menentukan titik titik rangkaian gambar yang akan kita buat Kita dapat menghitung gambar gambar yang akan dibuat dengan rasio film/ video, pada rasio video system PAL yaitu : 25 freme/detik sitem NTSC yaitu : 30 freme/ detik Kita tidak perlu membuat gambar setiap freme cukup 1 gambar untuk 2 freme berarti membuat gerakan 1 detik hanya diperlukan 12 gambar ini guna untuk mengefektifkan gambar yang kita buat, karena mata kita hanya mampu melihat pergantian gambar 6 freme/detik selebih dari itu yang terlihat hanyalah suatu gerakan http://sastronanmie.wordpress.com/2009/04/08/definisi-animasi/

Konasi sendir merupakan wujud daru kinesis. Berdasarkan apa yang dinyatakan Jung. tetapi keberadaannya terintegrasi dengan diri. Skinner berasumsi bahwa seluruh tingkah laku berjalan menurut hukum. animasi dalam hal ini diartikan sebagai proses dimana sesuatu yang ada dan tidak disadari di dalam batin. Animasi sebagai proses dalam bentuknya yang terbatas. berpartisipasi dan terlibat secara langsung melalui pengalaman dan menyentuh kesadaran yang bersifat konasi. Konasi berarti tindakan manusia yang telah dipikirkan. khususnya pendidikan merupakan upaya “pembiasaan” pada diri seseorang.1. menjadi diri yang sesuai dengan hakikatnya dan memperkembangkan inti hidupnya yang . Dalam arti sempit ini. sesuatu yang menghidupkan. ada implikasi kemungkinan mengontrol tingkah laku seseorang. mengartikan anima sebagai sesuatu yang tidak disadari secara kolektif oleh manusia. disadari dan diyakini. menjiwai. Rogers sendiri memberikan tekanan kuat. Maka animasi lebih dimengerti sebagai prinsip reinforcement tingkah laku melalui retropeksi hidup batin. Kinesis berarti gerakan di dalam diri manusia di mana yang pada awalnya berupa potensi menjadi aktus. Artinya. 6. Kinesis berarti tindakan manusia untuk mewujudkan dirinya secara penuh. animasi dapat berarti proses “manipulasi” lingkungan untuk mengajak seseorang sampai kepada perkembangan dan kedewasaan diri. Dengan sejumlah bentuk-bentuk pembiasaan tersebut. berarti “bernyawa”. Pemahaman itu yang hanya dapat diketahui oleh orang itu sendiri. 3. “yang hidup” . Animasi dalam arti itu. menyemarakkan. dan individu tersebut akan bertingkah laku tergantung pada medan fenomenal tersebut. dalam bahasa Latin disebut “anima” dan ”animus”. animasi merupakan pendekatan untuk mengajak seseorang sampai menemukan sendiri. dan hal yang mengasyikkan. perkembangan dan pengungkapannya yang paling penuh untuk sampai pada pemekaran dan pengintegrasian kepribadian manusia. Pembentukan konsep itu dilakukan oleh setiap individu dengan memahami secara langsung. 2. Animasi adalah proses pembentukan konsep berdasarkan pengalaman personal setiap individu. Individuasi merupakan proses bahwa setiap sistem kepribadian diusahakan untuk dapat mencapai tingkat diferensiasi. Ia menyakini bahwa tingkah laku dapat dikontrol semata-mata dengan memanipulasi lingkungan dimana seseorang berada. Proses ini merupakan proses panjang yang membuat kemampuan dalam diri manusia diwujudkan dan diintegrasikan ke dalam keutuhan dan kebulatan kehidupan yang dewasa. Kata animasi berasal dari “animate”. Jung mengkaitkannya dengan proses yang disebut individuasi. Kebiasaan memuat keterlibatan respon-respon internal yang pada gilirannya membangkitkan stimulus-stimulus internal yang memiliki sifat-sifat dorongan. dipertimbangkan. dicoba untuk diungkapkan dan disadari. maka dapat menimbulkan kumpulan kebiasaan. Maka dari asumsi tersebut dapat disimpulkan tentang upaya memanipulasi kondisi-kondisi yang dapat mempengaruhi perubahan tingkah laku seseorang. 4. nilai-nilai yang diinternalisasi sebagai ekspresi kehidupan batin. menggelorakan. dimiliki dan berdaya untuk muncul seperti adanya unsur feminitas pada wanita dan maskulinitas pada laki-laki. Seorang ahli psikologi Gustav Jung. bahwa dalam pembetukan konsep itu terdapat unsur pengalaman-pengalaman pribadi yang berhubungan dengan perasaan-perasaan. Pemahaman itu akan membentuk suatu medan fenomenal yang akan membuat frame of reference dari individu. seperti yang dimaksud Karl Rogers. 5. Intinya. Dalam An English-Indonesian Dictionary “animate”. yang artinya jiwa.

atau lebih dalam dari agama yang tampak formal. Makna hidup menurut Victor Frankl tidak selalu merupakan persoalan pengalaman keagamaan saja. pada dasarnya religiositas mengatasi. Animasi Religiositas merupakan bentuk pendampingan yang mengkaitkan bentuk-bentuk pertemuan kelompok dengan pengolahan batin yang dikemas dengan berbagai metode yang bersifat multidemesional. meskipun mempunyai keyakinan dalam setiap kehidupannya. Religiositas ini merupakan riak getaran hati nurani pribadi. Kebutuhan untuk merefleksikan pengalaman religius bersama dengan manusia lain.terdalam. transedensi. Erik Fromm mengatakan dengan lima hal mengenai kondisi eksistensi tersebut yaitu: keterhubungan. Sikap religius ini. pertemuan dengan keindahan. 11. manusia memilih yang baik dan melakukan yang benar dan yang bermoral. Animasi Religiositas lebih sebuah pendekatan untuk mengajak orang sampai kepada “pengalaman puncak”. bertujuan mengajak seseorang memahami makna hidupnya. 9. identitas dan orientasi. du Coeur dalam arti Pascal. 8. tetap membutuhkan manusia lain sebagai partner untuk membantu merefleksikan pengalaman religiusnya. bahwa religiositas sendiri adalah pencarian akan makna hidup. nilai etika dan nilai pengalaman. Hal ini. keterberakaran. biasanya baru timbul secara berangsur-angsur dari pemecahan terhadap bermacammacam konflik dan ketegangan. kehendak (disadari). Seringkali seseorang butuh proses perjuangan dalam menghadapi bermacammacam konflik dan ketegangan. 12. Secara sederhana hal-hal tersebut selalu ada dan hadir secara alami setiap hari. Religiositas sendiri adalah “kompleksitas” segi-segi emosional yang berkaitan erat dengan segala macam kebutuhan-kebutuhan afeksi dan kognitif. Makna hidup ditemukan tidak sekedar didalam agama melainkan juga didalam kerja. resmi. Hal itu bukan sesuatu yang terkait dengan pengalaman batin akan supra-empiris dan sekedar menjadi “magi” semata. menggali kembali berbagai segi yang terkait dengan religiositas seseorang. karena individu harus merefleksikan sendiri pengalaman religius yang terkadang bentuknya masih spontan. Seperti apa yang sudah dikatakan. Animasi ini dipolakan sebagai sebuah pendekatan yang ditujukan untuk mencoba mengolah. dapat diatasi dengan baik melalui situasi kelompok. karena manusia mempunyai . karena menapaskan intimitas jiwa. Menurut Maslow bahwa pengalaman puncak ini akan mengarahkan seseorang kepada aktulisasi diri. Makna hidup bisa ditemukan juga didalam realisasi nilai-nilai manusiawi yang mencakup nilai kreatifitas. 10. yakni cita rasa yang mencakup totalitas (termasuk rasio dan rasa manusiawinya) kedalaman isi pribadi manusia. Animasi Religiositas lebih melihat aspek pendampingan yang bersifat “di dalam lubuk hati” menggali inti rasa-perasaan religiositas seseorang. sehingga berkat proses perjuangan itu muncullah suatu bentuk pandangan yang penuh diferensiasi dan yang betul-betul personal dalam arti sudah dijadikan milik individu sendiri. Tindakan ini jelas bernilai etis. 7. rasa dan karya ciptanya (diperjuangkan dengan sepenuh hati). Tindakan manusia tersebut digerakkan secara bersama oleh akal (sungguh telah dipertimbang¬kan). Kebutuhan ini bersifat spesifik ke arah kondisi eksistensi manusia. Animasi Religiositas ini mengkaitkan secara mendasar peran penting manusia mencari makna hidupnya. melalui pertemuan-perjumpaan komplementer dan hubungan cinta kepada sesama. nilai estetika. dan penuh tanda tanya. Manusia. Animasi Religiositas menjadi salah satu cara untuk membantu orang-orang ke jalan aktualisasi diri. sikap personal yang sedikit banyak misteri bagi orang lain. Intinya. Oleh karena itu.

Tentu saja. film. penerimaan. Bentuk-bentuk pemikiran tersebut antara lain dengan pengimaginasian melalui “musical codes” yang bernuansa lembut dan gembira. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan di atas adalah dengan terlibat dalam suatu bentuk-bentuk pertemuan informal yang dapat membuat individu merasa tidak sendirian dalam menghadapi persoalannya. Animasi Religiositas mencoba mempolakan berbagai pendekatan tersebut. dan puisi dan pengekspresiannya. puisi. doa.com/2008/10/24/animasi-religiositas/ . Polannya lebih untuk menciptakan yang sekaligus diharapkan dapat membangun rasa religiositas atau membentuk sikap dan cara pandang yang dewasa mengenai kehidupan bagi masing-masing individu. Hal ini dapat pula melalui aktifitas keseharian yang direfleksikan secara sederhana melalui gambar. [purwono nugroho adhi] http://purwonomedia.kebutuhan untuk berkumpul. kaitannya tidak hanya dengan masalah-masalah pribadi. dengan perlambangan melalui retorika “ikon-ikon” (kata-kata simbolis yang mempunyai tanda-tanda tertentu yang saling berhubungan) mengenai hidup dan cinta. lamunan-imaginatif.wordpress. kasih. dorongan dan pengungkapan emosi atau perasaan orang lain. dengan berapresiasi melalui bentuk-bentuk estetika visual baik teater. melainkan juga sebagai bentuk pendampingan pengembangan diri. pengakuan. tari-gerak tubuh dan sharing.

Pendidikan adalah salah satu bidang yang paling besar mendapat pengaruh dari kemajuan teknologi. Mutu pendidikan pada lingkup sekolah dapat diukur dari segi tertentu. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa banyak dampak yang besar bukan hanya bagi manusia juga terhadap lingkungan sekitar dengan berbagai aspek kehidupannya. agar tercipta komunikasi antara guru dan siswa.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi dapat mendorong terjadinya kemajuan ilmu pengetahuan dan sebaliknya kemajuan ilmu pengetahuan dapat melahirkan berbagai macam fasilitas teknologi. moral.Inovasi Pembelajaran Dengan Media Animasi BAB I PENDAHULUAN 1. dan salah satu komponen utamanya adalah guru sebaiknya dapat menciptakan suasana yang kondusif dalam dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut sekolah sebagai lembaga pendidikan formal untuk dapat menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkualitas. dan dapat mengatasi kesulitan dalam pembahasan materi. Dengan penggunaan media animasi ini diharapkan komunikasi antara guru dan murid dalam proses pembelajaran dapat meningkat. guna yang berakibat kepada peningkatan hasil belajar . maupun sosial agar dapat hidup mandiri sebagai makhluk sosial (Sudjana. 2005 : 1). sehingga proses pembelajaran bisa maksimal. misalnya apakah para siswa menunjukkan hasil yang memuaskan dalam penguasaan materi setelah proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran seorang guru harus merumuskan tujuan pengajaran untuk tercapainya tujuan pendidikan. Dalam pencapaian tujuan pendidikan tersebut diperlukan beberapa komponen. termasuk di dalamnya mata pelajaran Biologi. Dalam makalah ini akan dibahas tentang penggunaan media animasi dalam proses pembelajaran biologi. Tujuan pendidikan pada dasarnya mengantar para siswa menuju pada perubahan-perubahan tingkah laku baik intelektual. Sekolah sebagai lembaga pendidikan dituntut untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran secara maksimal dalam semua mata pelajaran. Komunikasi guru dan siswa akan berjalan lancar apabila seorang guru dapat menguasai teknik dan cara berkomunikasi yang baik dengan memanfaatkan alat bantu yang disebut media.

Jelaskan tujuan dari proses pembelajaran dengan media animasi ? 3.3 Kelemahan dan kelebihan media animasi terhadap pembelajaran biologi 2. Membandingkan kelemahan serta kelebihan penggunakan media animasi dalam proses pembelajaran biologi 4.1 Kesimpulan 3. Bagaimana dengan kecocokan media animasi dengan atribut inovasi ? 1. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan media dan media animasi dalam pembelajaran pembelajaran 2. Apa yang dimaksud dengan media dan media pembelajaran dengan animasi? 2.4 Media animasi dilihat dari atribut Inovasi BAB III : PENUTUP 3.1 Pengertian media dan media pembelajaran Animasi 2.3 Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan Makalah.2 Saran DAFTAR PUSTAKA .2 Rumusan masalah 1.3 Maksud dan Tujuan 1.2 Rumusan masalah 1.1 Latar Belakang Masalah 1. Mendeskripsikan kecocokan media animasi dilihat dari atribut inovasi 1.2 Tujuan pembelajaran dengan menggunakan media animasi 2.1. Menjelaskan tujuan dari proses pembelajaran dengan menggunakan media animasi 3. Jelaskan kelemahan serta kelebihan media animasi dalam proses pembelajaran biologi ? 4. BAB II : LANDASAN TEORI 2.4 Sistematika Penulisan KATA PENGANTAR BAB I : PENDAHULUAN 1.

sehingga ide atau gagasan itu sampai pada penerima (Santoso S Hamidjaya dalam Ahmad Rohani.2 Media Pembelajaran Animasi Media pembelajaran berfungsi sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar mengajar yaitu berupa sarana yang dapat memberikan pengalaman visual kepada siswa dalam rangka mendorong motivasi belajar.1.1.1 Pengertian Media Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata ‘medium’ yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. sehingga memudahkan siswa dalam menyerap materi-materi yang dianggap sulit atau abstrak. 1997: 2) d. 2. dilihat. ataupun segala sesuatu yang menyebabkan pengetahuan dari peserta didik bertambah dapat dikatakan sebagai media. Media dapat diartikan sebagai sumber belajar dan sebagai alat bantu. memperjelas. Apabila media sebagai sumber belajar maka manusia. 2003: 6) Media adalah segala benda yang dimanipulasi. didengar. Media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar (Gagne dalam Arief S Sadiman.BAB II PEMBAHASAN 2. Media adalah semua bentuk perantara yang dipakai untuk penyebar ide. dan mempermudah konsep yang kompleks dan abstrak . b. Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar (Briggs dalam Arief Sadiman. 2003: 2). c. 1997: 2).1 Pengertian Media dan Media Pembelajaran Animasi 2. Selain pengertian di atas berikut ini penulis sajikan beberapa pengerian media menurut beberapa ahli: a. dan dibicarakan beserta instrument yang digunakan dalam kegiatan tersebut (NEA: National Education Associatian dalam Ahmad Rohani. Sedangkan media dapat dikatakan sebagai alat bantu dalam proses belajar karena sebagaimana yang kita tahu media dapat membantu tugas guru dalam menyampaikan bahan pelajaran.

Salah satu media pembelajaran yang banyak digunakan sekarang adalah media pembelajaran berbasis computer. Penggunaan animasi tidak lepas dari peran komputer. konkrit.2 Tujuan Pembelajaran dengan menggunakan Media Animasi Berdasarkan hasil penelitian Emelda Marzuki mengenai Pengaruh Animasi Multimedia dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Penguasaan Materi Biologi Siswa (Studi eksperimental pada siswa kelas XI SMA Negeri 5 Bandar Lampung TP 2008/2009) menjelaskan bahwa penggunaan animasi multimedia dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penguasaan materi pokok Sistem Peredaran Darah oleh siswa dan penguasaan materi pokok Sistem Peredaran Darah oleh siswa pada penggunaan animasi multimedia dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi dibanding tanpa menggunakan animasi multimedia. Tetapi apabila penggunaannya tidak sesuai maka animasi juga dapat mengalihkan perhatian dari substansi materi yang disampaikan ke hiasan animatif yang justru tidak penting. Salah satunya adalah dapat menambah kesan realisme dan merangsang siswa untuk merespon dengan adanya warna dan grafik (Latuheru. sertamenunjukkan bah wa hasil belajar siswa yang dibelajarkanmenggunakan media animasi lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan media animasi. Sehingga media dapat berfungsi untuk mempertinggi daya serap dan retensi anak terhadap materi pembelajaran. Penggunaan media animasi prestasi belajar . gambar-gambar yang ada dapat memperjelas materi yang belum dipahami. Puryaningsih (2008) dalam yang Ditinjau hasil dari penelitiannya Motivasi Berprestasi juga dan menunjukkan Penggunaan Media Animasi Kemampuan Awal dalam Pembelajaran Biologi Umum(studi eksperimen pada mahasiswa semester 1 jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Palangkaraya Tahun Pelajaran . 2. 1988:122). Media animasi ini disampaikan dengan menggunakan bantuan komputer.menjadi lebih sederhana. 2007/2008 memilikipengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Animasi merupakan gambar bergerak yang merupakan imbas dari kemajuan IPTEK. Animasi yang ada membuat siswa lebih mengingat materi lebih lama. serta mudah dipahami. Penggunaan animasi dengan bantuan komputer sebagai media pembelajaran memiliki banyak kelebihan. Animasi dapat dihasilkan melalui grafik 3D maupun 2D.

Mememerlukan kreatifitas dan ketrampilan yang cukup memadai untuk pembelajaran Memerlukan software khusus untuk membukanya Guru sebagai komunikator dan fasilitator harus memiliki kemampuan memahami siswanya. 3. 2. Memotivasi siswa untuk memperhatikan karena menghadirkan daya tarik bagi siswa terutama animasi yang dilengkapi dengan suara. misalnya siklus nitrogen. 2. penelitian membuktikan bahwa ada interaksi antara motivasi berprestasi dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar biologi umum 2. misalnya menggabungkan unsur audio dan visual. sistem peredaran darah dan proses lainnya. dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen.3.2 Kelebihan cenderung akan sulit dicerna siswa.3. pembelajaran yang cukup jelas tanpa adanya atau penyajian informasi yang terlalu banyak dalam satu frame mendesain animasi yang dapat secara efektif digunakan sebagai media bukan memanjakannya dengan berbagai animasi usaha belajar dari mereka 2. Memperkecil ukuran objek yang cukup besar dan sebaliknya seperti hewan dan mikroba. 4.4 Media Animasi Dilihat Dari Atribut Inovasi . 6. 3. dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna. 5. respirasi aerob. Bersifat mandiri. 2.3 Kelemahan dan Kelebihan Media Animasi Terhadap Pembelajaran Biologi Dalam metode pembelajaran menggunakan animasi ini tentunya ada hal-hal yang dianggap menguntungkan dan hal-hal yang dianggap kelemahan. Memudahkan guru untuk menyajikan informasi mengenai proses yang cukup kompleks dalam kehidupan. 1. Bersifat interaktif.1 Kelemahan 1.mahasiswa lebih baik dari pada menggunakan modul. 2.

Tingkat kesukaran . dan kebutuhan dari penerima. pengalaman lalu. Atribut Inovasi Keuntungan relatif.Keunggulan relatif Mempermudah siswa dalam memahami materi 2. Sesuai dengan kemajuan perkembangan teknologi yang semakin pesat 3.2 Media Animasi dalam Atribut Inovasi Pembelajaran dengan menggunakan media animasi dilihat dari 5 atribut. 4. Suatu inovasi yantg dicoba akan cepat diterima oleh masyarakat daripada inovasi yang tidak dapat dicoba lebih dulu. atau mungkin dari faktor status social (gengsi). 3. Inovasi yang tidak sesuai dengan nilai atau norma yang diyakini oleh penerima tidak akan diterima secepat inovasi yang sesuai dengan norma yang ada. Suatu inovasi yang mudah dimengerti dan mudah digunakan oleh penerima akan cepat tersebar. Kompleksitas (complexity) ialah tingkat kesukaran untuk memahami dan menggunakan inovasi bagi penerima. kepuasan. Dapat diamati (observability) ialah mudah tidaknya diamati suatu hasil inovasi.1 1. 2. 2. Makin menguntungkan bagi penerima makin cepat tersebarnya inovasi. . Trialabilitas (trialability) ialah dapat dicoba atau tidaknya suatu inovasi oleh penerima.4. Kompatibel (compatibility) ialah tingkat kesesuaian inovasi dengan nilai (values). akan lama diterima oleh masyarakat. Compatibilty Sesuai dengan kebutuhan siswa. dan sebaliknya inovasi yang sukar diamati hasilnya. sedangkan inovasi yang sukar dimengerti atau sukar digunakan oleh penerima akan lambat proses penyebarannya. Suatu inovasi yang hasilnya mudah diamati akan makin cepat diterima oleh masyarakat.. atau karena mempunyai komponen yang sangat penting.2.4. 5. Tingkat keuntungan atau kemanfaatan suatu inovasi dapat diukur berdasarkan nilai ekonominya. yaitu sejauh mana inovasi dianggap menguntungkan bagi penerimanya. 1. kesenangan.

. 5. Trialbility Dapat dicoba pada suatu sekolah yang mempunyai sarana dan prasarana sekolah yang lengkap untuk menunjang suatu pendidikan di sekolah tersebut. 4. Observability Animasi dapat diamati secara langsung oleh siswa yang sudah disajikan oleh Guru. Ini dapat dilihat dari dapat atau tidaknya siswa menunjukkan bagian yang ditunjukkan oleh animasi.Yaitu bagaimana seorang Guru dalam mencari animasi yang sesuai antara materi yang dijelaskan dengan video animasi yang di tampilkan.

2 Pesan Dalam penulisan makalah ini banyak kekurangan-kekuarangan yang harus diperbaiki dan ditambahkan. sistem peredaran darah dan proses lainnya. Penulis berharap pihak lain dapat membantu untuk memberikan ide dan masukan-masukan. respirasi aerob. Kekurangan tersebut dikarenakan keterbatasan bahan dan waktu. . 3. Namun pembelajaran dengan media animasi pula terdapat kelemahan salah satunya adalah sulitnya dalam pembuatan media. Banyak kelebihan-kelebihan yang ditimbulkan. Media animasi merupakan media yang sangat baik digunakan dalam proses pembelajaran biologi.BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Media pembelajaran merupakan alat bantu untuk memudahkan dan mendukung proses pembelajaran dalam upaya mempermudah tercapainya suatu tujuan pembelajaran. misalnya siklus nitrogen. Semoga makalah ini dapat bermanfaat. salah satunya memudahkan guru untuk menyajikan informasi mengenai proses yang cukup kompleks dalam kehidupan.

2009. . Karakteristik dan Strategi Inovasi Pendidikan .A Eka.Daftar Pustaka Artawan Rudi Pembelajaran Biologi dengan Menggunakan Animasi .Blog On Wordpress (07-01-2012) Modul. Skripsi Meningkatkan Hasil Belajar tentang Struktur dan Fungsi Sel menggunakan media Animasi Pada siswa Kelas XI semester I di SMA pasundan 1 Cimahi. Bandung 08 Juni 2011. pdf (22-11-2011) Sutawijaya . Universitas Pasundan.

.

com/2012/01/inovasi-pembelajaran-dengan-media.http://fauzihamzahmuhamad.blogspot.html .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->