P. 1
Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Mencerminkan Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia

Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Mencerminkan Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia

|Views: 712|Likes:
Published by Resy Norma Annisa

More info:

Published by: Resy Norma Annisa on Apr 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

TUGAS PANCASILA NAMA : RESY NORMA ANNISA NIM : 11/316892/PA/14011

Pancasila sebagai pandangan hidup mencerminkan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Sebagai pandangan hidup bangsa,Pancasila berperan sebagai pedoman dan penuntun dalam kehidupan masyarakat,berbangsa dan bernegara. Dengan demikian,pancasila menjadi sebuah ukuran/kriteria umum yang di terima dan berlaku untuk semua pihak. Namun pada zaman sekarang Pancasila hanya di jadikan bahan hafalan saja. Dikalangan pelajar dan masyarakat,tanpa mengetahuai apa makna yang terkandung dan bagaimana perjuangan pahlawan-pahlawan untuk mencapai kemerdekaan dan membangun bangsa ini. Faktanya ,banyak penyimpangan-penyimpangan oleh beberapa pejabat Negara,terbukti dengan di temukannya beberapa korupsi di beberapa bidang yang sangat merugikan bangsa ini,para remaja yg melakukan penyimpangan, seperti sex di luar nikah,narkoba,gangster yang semata-mata mereka melakukan itu hanya untuk eksistensi mereka agar di anggap dan ada beberapa dari mereka yang melakukan penyimpangan tetapi mereka merasa bangga atas penyimpangan yang telah di lakukan. Oleh sebab itu penanaman nilai-nilai luhur pancasila dan semangat pancasila harus di lakukan di lingkungan remaja agar dapat memotivasi remaja untuk berfikir positif,baik,dan lebih arif dalam bertindak.
Pancasila mulai dibicarakan sebagai dasar negara mulai tanggal 1 Juni 1945dalam sidang BPPK oleh Ir. Soekarno dan pada tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila resmi dan sah menurut hukum menjadi dasar negara Republik Indonesia. Kemudian mulai Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 berhubungan dengan Ketetapan No. I/MPR/1988 No. I/MPR/1993, Pancasila tetap menjadi dasar falsafah Negara Indonesia hingga sekarang. Akibat hukum dari disahkannya Pancasila sebagai dasar negara, maka seluruh kehidupan bernegara dan bermasyarakat haruslah didasari oleh Pancasila. Landasan hukum Pancasila sebagai dasar negara memberi akibat hukum dan filosofis; yaitu kehidupan negara dari bangsa ini haruslah berpedoman kepada Pancasila. Bagaimana sebetulnya implementasi Pancasila dalam sejarah Indonesia selama ini dan pentingnya upaya untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila yang setelah reformasi mulai ditinggalkan demi tegaknya persatuan dan kesatuan NKRI.Penetapan Pancasila sebagai dasar negara dapat dikatakan mulai pada masa ordelama, tanggal 18 Agustus 1945 sehari setelah Indonesia baru memproklamirkan diri kemerdekaannya. Apalagi Soekarno akhirnya menjadi presiden yang pertama Republik Indonesia.Walaupun baru ditetapkan pada tahun 1945, sesungguhnya nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila disarikan dan digali dari nilai-nilai budaya yang telah ada dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pencetus dan penggali Pancasila yang pertama adalah Soekarno sendiri. Sebagai tokoh nasional yang paling berpengaruh pada saat itu, memilih sila-sila yang berjumlah 5 (lima) yang kemudian dinamakan Pancasila dengan pertimbangan utama demi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesiadari Sabang sampai Merauke.Pancasila yang merupakan dasar dan ideologi negara dan bangsa wajib diimplementasikan dalam seluruh aspek kehidupan bernegara. Dalam mewujudkan Pancasila melalui kebijakan ternyata tidaklah mulus, karena sangat dipengaruhi oleh pimpinan yang menguasai negara, sehingga pengisian kemerdekaan dengan nilai-nilai Pancasila menampilkan bentuk dan diri tertentu.

sedang kepala pemerintahan dipegang oleh Perdana Menteri. Pada periode ini. demokrasi terpimpin.Untuk perbedaan dan persamaan setelah reformasi dan pra reformasi yang pertama kita harus mengetahui kebradaan pancasila setelah reformasi.Akibatnya Soekarno menjadi otoriter. dikenal sebagai periode demokrasi terpimpin. Dalam mengimplentasikan Pancasila. PRRI.UUD 1950 tidak berlaku. Pada periode 1956-1965. Walaupun posisi Indonesia tetap dihormati di dunia internasional dan integritas wilayah . Bung Karno melakukan pemahaman Pancasila dengan paradigma yang disebut USDEK. sebab demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi parlementer. menggabungkan Nasionalis. Namun setelah penjajah dapat diusir. politik konfrontasi. sosialisme ala Indonesia. dan periode 1959-1966. dan keamanan. Agama. Dalam bidang politik. namun dalam praktek kenegaraan system presidensiil tak dapatdiwujudkan. dan berusaha untuk menggantikan Pancasila dengan ideologi lain. nilai persatuan dan kesatuan masih tinggi ketika menghadapi Belanda yang masih ingin mempertahankan penjajahannya di bumi Indonesia. dan Permesta yang ingin melepaskandiri dari NKRI. Pancasila dipahami berdasarkan paradigma yang berkembang pada situasi dunia yang diliputi oleh tajamnya konflik ideologi. Masa orde lama adalah masa pencarian bentuk implementasi Pancasila terutama dalam sistem kenegaraan. Pancasila pada masa orde lama Pada masa Orde lama. Terbukti adanya kemerosotan moral di sebagian masyarakatyang tidak lagi hidup bersendikan nilai-nilai Pancasila. Hal ini menimbulkan krisis politik. yang ternyata tidak cocok bagi NKRI. Kesimpulannya walaupun konstitusi yang digunakan adalah Pancasila dan UUD 1945yang presidensiil. demokrasi berjalan lebih baik dengan terlaksananya pemilu 1955 yang dianggap paling demokratis. dimana presiden hanya berfungsi sebagai kepala negara. persatuan mulai mendapat tantangan. Kesimpulan yang ditarik dari penerapan Pancasila selama periode ini adalah Pancasila diarahkan sebagai ideology liberal yang ternyata tidak menjamin stabilitas pemerintahan.Terjadilah berbagai penyimpangan penafsiran terhadap Pancasila dalam konstitusi. yaitu periode 1945-1950.tetapi lebih dari itu ada upaya-upaya untuk mengganti Pancasila sebagai dasar Negara dengan faham komunis oleh PKI melalui pemberontakan di Madiun tahun 1948 danoleh DI/TII yang akan mendirikan negara dengan dasar islam.Pada periode 1950-1959. Dalam kehidupan politik. Sistem pemerintahannya yang liberal sehingga lebih menekankan hak-hak individual. Demokrasi bukan berada pada kekuasaan rakyat sehingga yang memimpin adalah nilai-nilai Pancasila tetapi berada pada kekuasaan pribadi presiden Soekarno. melainkan suara terbanyak (voting). Terdapat3 periode implementasi Pancasila yang berbeda. implementasi Pancasila bukan saja menjadi masalah.Pada periode 1945-1950. Hasilnya terjadi kudeta PKI dan kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Untuk memberi arah perjalanan bangsa. Pancasila diimplementasikan dalam bentuk yang berbeda-beda pada masa orde lama. Tetapi anggota Konstituante hasil pemilu tidak dapat menyusun UUD seperti yang diharapkan. yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan Dekrit Presiden 1959 untuk membubarkan Konstituante. Pada periode ini persatuan dan kesatuan mendapat tantangan yang beratdengan munculnya pemberontakan RMS. dan kembali kepada UUD 1945. ekonomi terpimpin dan kepribadian nasional. Padasaat itu kondisi politik dan keamanan dalam negeri diliputi oleh kekacauan dan kondisi sosial-budaya berada dalam suasana transisional dari masyarakat terjajah(inlander) menjadi masyarakat merdeka. tetapi rumusansila keempat bukan berjiwakan musyawarah mufakat. dan Komunis. setelah itu kita harus mengetahui fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia. ekonomi. beliau menekankan pentingnyamemegang teguh UUD 45. walaupun dasar negara tetap Pancasila. Sistem ini menyebabkan tidak adanya stabilitas pemerintahan. periode1950-1959. sila keempatyang mengutamakan musyawarah dan mufakat tidak dapat dilaksanakan. diangkat menjadi presiden seumur hidup.

Rakyat bebasuntuk berserikat dan berkumpul dengan mendirikan partai politik. khususnya dalam konteks sebagai dasar negara dan ideologi nasional. Pancasila seringkali digunakansebagai legimitator tindakan yang menyimpang. Seperti juga Orde Baru yang muncul dari koreksi terhadap Orde Lama.Penegakan hukum sudah mulai lebih baik daripada masa Orba. Namun. konfrotatif dan tidak member ruang pada demokrasi bagi rakyat. merupakan orde yang juga berupaya mengoreksi penyelewengan yang dilakukan oleh Orde Baru.Demokratisasi akhirnya tidak berjalan. Kesimpulan yang ditarik adalah Pancasila telah diarahkan sebagai ideology otoriter. Ia dikeramatkan sebagai alasanuntuk stabilitas nasional daripada sebagai ideologi yang memberikan ruang kebebasan untuk berkreasi. Istilah terkenal pada saat itu adalah stabilitas politik yang dinamis diikuti dengan trilogi pembangunan.serasi dan seimbang. merupakan tuntutan hakiki agar setiap warga negara Indonesia memiliki pemahaman yang sama dan akhirnya memiliki persepsi dan sikap yang sama terhadap kedudukan. Tapi kondisi politik dan keamanan dalam negeri tetap rentan. Kesimpulan. Itu tentu saja didasarkan pada pengalaman era sebelumnya dan situasi baru yang dihadapi bangsa. Keberadaan Pancasila setelah Reformasi Memahami peran Pancasila di era reformasi. dan bertindak amat memacu .namun beberapa tahun kemudian kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan ternyatatidak sesuai dengan jiwa Pancasila. kini Orde Reformasi. Perincian pemahaman Pancasila itu sebagaimana yang kita lihat dalam konsep P4 dengan esensi selaras. diliputi oleh paradigma yang esensinya adalah bagaimana menegakkan stabilitas guna mendukung rehabilitasi dan pembangunan ekonomi. Pada awalnya memang memberi angin segar dalam pengamalan Pancasila. disatu sisikebebasan berbicara. peranan dan fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. bersikap. dan lainlain. berbangsa dan bernegara. Pancasila ditafsirkan sesuai kepentingan kekuasaan pemerintah dan tertutup bagi tafsiran lain. Pancasila pada masa orde baru Orde baru berkehendak ingin melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen sebagai kritik terhadap orde lama yang telah menyimpang dari Pancasila. Indonesia dihadapkan pada pilihan yang sulit. upaya Soeharto tentang Pancasila. jika boleh dikatakan demikian. LSM. dan pelanggaran HAM terjadi dimana-manayang dilakukan oleh aparat pemerintah atau negara. sangat disayangkan para elit politik yang mengendalikan pemerintahan dan kebijakan kurang konsisten dalam penegakan hukum. diperdebatkan. baik dalam wacana politis maupun akademis. memberikan sandang dan pangan kepada rakyat atau mengedepankan kepentingan strategi dan politik di arena internasional sepertiyang dilakukan oleh Soekarno. Hak-hak rakyat mulai dikembangkan dalam tataran elit maupun dalam tataran rakyat bawah. Pancasila selama Orde Baru diarahkanmenjadi ideology yang hanya menguntungkan satu golongan. Situasi internasional kala itu masih diliputi konflik perang dingin. Soeharto melakukan ijtihad politik dengan melakukan pemahaman Pancasila melalui apa yang disebut dengan P4 (Pedoman Penghayatandan Pengamalan Pancasila) atau Ekaprasetia Pancakarsa. yaitu loyalitas tunggal pada pemerintah dan demi persatuan dan kesatuan hak-hak demokrasi dikekang.Dilihat dari konteks zaman. Apalagi manakala dikaji perkembangannya secara konstitusional terakhir ini dihadapkan pada situasi yang tidak kondusif sehingga kridibilitasnya menjadi diragukan. Walaupun terjadi peningkatan kesejahteraanrakyat dan penghormatan dari dunia internasional. Dalam bidang sosial budaya. karena pemerintahan sentralistik dan otoritarian.serta semangat kebangsaan dapat ditegakkan. Situasi politik dan keamanan dalam negeri kacau dan ekonomi hampir bangkrut.

dan Megawati Soekarno Putri.kreativitas masyarakat. Berbagai konflik yang terjadi dan telah banyak menelan korban jiwaantar sesama warga bangsa dalam kehidupan masyarakat.Dalam bahasa intelijen kita mengalami apa yang dikenal dengan ´subversiasing´. Kriminalitas meningkat dan pengerahan masa menjadi cara untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi tindakan kekerasan. antar umat beragama.Hasilnya NKRI mendapat tantangan yang berat. seperti halnya yang masih terjadi diPapua. Timor-Timur yang telah lama bergabung dalam NKRI melalui perjuangan dan pengorbanan lepas dengan sekejap pada masa reformasi tersebut. yakni kita saling menghancurkan negara sendiri karena campur tangan secara halus pihak asing. Bahkan Soekarno menyatakan : Maaf.Orde Reformasi yang baru berjalan beberapa tahun telah memiliki empatPresiden. munculnya indikasi tersebut sebagai salah satu gambaran menurunnya pemahaman tentang Pancasila sebagai suatu ideologi. di sisi lain justru menimbulkan semangat primordialisme.Maluku. Padahal seperti diketahui Pancasila sebagai sistem yangterdiri dari lima sila (sikap/ prinsip/pandangan hidup) dan merupakan suatu keutuhan yang saling menjiwai dan dijiwai itu digali dari kepribadian bangsa Indonesia yang majemuk bermacam etnis/suku bangsa. Namun. Pergantian presiden sebelum waktunya karena berbagai masalah. Abdurrahman Wahid. tapi hanya sebatas padaretorika pernyataan politik. dasar filsafat negara. seolah-olah wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila yang lebih mengutamakan kerukunan telah hilang dari kehidupan masyarakat Indonesia. atau lebih dikenal sebagai Dasar Negara (Philosofische groundslag). Pada era Habibie. Hal ini.Menurut anggapan saya yang diminta oleh Paduka Tuan Ketua yang mulia ialah bahasa Belanda “philosofische groundslag” dari pada Indonesia merdeka. dan antar daerah terjadi dimana-mana. agama dan budaya yang bersumpah menjadisatu bangsa. Philosofische groundslag . dapat diketahui pada saat Soekarno diminta ketua Dokuritsu zyunbi Tyoosakai untuk berbicara di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia tanggal 1 Juni 1945. menegaskan bahwa beliau akan memaparkan dasar negara merdeka. Ditambah lagi arus globalisasi dan arus demokratisasi sedemikian kerasnya. sehingga aktivis-aktivis prodemokrasi tidak tertarik meresponsajakan dari siapapun yang berusaha mengutamakan pentingnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Menurut Soekarno. dan dalam pidato mereka itu diutarakan halhal yang sebenarnya bukan permintaan Paduka Tuan Ketua yang mulia. sesuai dengan permintaan ketua. antar kelompok. Daerah-daerah lain juga mengancam akan berdirisendiri bila tuntutannya tidak dipenuhi oleh pemerintah pusat. azas. Benturan antar suku. Kondisi nyata saat ini yang dihadapi adalah munculnya ego kedaerahan dan primordialisme sempit.sebagian masyarakat menerima aliran dana asing dan rela mengorbankan kepentingan bangsanya sebagai imbalan dolar. pembicaraan-pembicaraan terdahulu belum menyampaikan dasar Indonesia Merdeka. justru menjadi kabur dan terpinggirkan.Ideologi negara yang seharusnya menjadi acuan dan landasan seluruh elemen bangsa Indonesia khususnya para negarawan dan para politisi serta pelaku ekonomi dalam berpartisipasi membangun negara.Menurunnya rasa persatuan dan kesatuan diantara sesama warga bangsa saat iniadalah yang ditandai dengan adanya konflik dibeberapa daerah. satu tanah air dan satu bahasa persatuan. beribu maaf !Banyak anggota telah berpidato. baik konflik horizontal maupun konflik vertikal. Tidak segan-segan. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Sejak kelahirannya (1 Juni 1945) Pancasila adalah Dasar Falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila secaraformal tetap dianggap sebagai dasar dan ideologi negara. paham negara. sesuai dengan sesanti Bhineka Tunggal Ika. yaitu bukan dasarnya Indonesia Merdeka.

itulah pundamen. Soekarno menjelaskan Prinsip ketuhanan !Bukan saja bangsa Indonesia ber-Tuhan. Segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan. akan tetapi sejak tahun 1981. Yang Kristen menyembah Tuhan yang menurut petunjuk Isa al Masih. saudara-saudara. Maka. untuk memberi kekuasaan pada satu golongan yang kaya. Prinsip dasar kelima adalah prinsip Indonesia merdeka dengan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada kesempatan itu. pemikiran yang sedalam-dalamnya untuk diaasnya didirikan gedung Indoensia Merdeka yang kekal dan abadi (sekretariat negara. orang Budha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya. Hendaknya Negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhan-nya dengan cara yang leluasa. satu buat semua. sesuai dengan itu. semuanya telah mufakat. Untuk itu Soekarno menegaskan sebagai berikut : Apakah itu ? Pertama-tama. bahwa bukan negara yang demikian itulah kita punya tujuan. Dan hendaknya Negara Indonesia satu negara yang ber-Tuhan ! Marilah kita amalkan. Marilah kita di dalam Indonesia Merdeka yang kita susun ini. untuk sesuatu golongan ? Mendirikan negara Indonesia Merdeka yang namanya saya Indonesia Merdeka. yang Islam ber-Tuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad saw. beliau menegaskan my nasionalisme is humanity. maupun saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam. (Tepuk tangan sebagai hadirin). ialah dasar kebangsaan”. Pada saat menegaskan pengertian internasionalisme. bahkan beliau menegaskan : “Internasionalisme tidak dapat hidup subur kalau tidak berakar didalam buminya nasionalisme. Demikian berikutnya untuk prinsip dasar yang keempat Soekarno mengusulkan prinsip kesejahteraan ialah prinsip tidak akan ada kemiskinan didalam Indonesia merdeka. 1995 : 71) Paparan berikut Soekarno menyatakan filosofische principeyang kedua adalah internasionalisme. Apakah cara yang berkeadaban itu ? Ialah hormat-menghormati satu sama lain. tentang menghormati agama-agama lain. Pada saat menjelaskan prinsip dasar ketiga. tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya ber-Tuhan. semua buat satu”. “Seraya mengutip ucapan Gandhi. tidak lain adalah Waltanschauung. ke-Tuhanan yang hormat menghormati satu sama lain. filsafat. 25 tahun lebih. Inilah salah satu dasar pikiran yang akan saya kupas lagi. yang baik dijadikan dasar buat negara Indonesia. menyatakan : bahwa prinsip kelima daripada negara kita ialah ketuhanan yang berkebudayaan. untuk memberi pada satu golongan bangsawan ? Apakah maksud kita begitu ? Sudah tentu !Baik saudara –saudara yang bernama kaum kebangsaan yang disini. jikalau saudara-saudara menyetujui bahwa negara Indonesia Merdeka berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa ! Disinilah. yang menolak adanya kebangsaan. oleh karenanya saya yakin bahwa syarat yang mutlak untuk kuatnya negara Indonesia ialah permusyawaratan perwakilan. bukan buat satu golongan. dalam pengakuan asas yang kelima inilah. bahwa Philosofische Groundslag diatas mana kita mendirikan negara Indonesia. Ke-Tuhanan yang berbudi pekerti yang luhur. baik Islam maupun Kristen dengan cara yang berkeadaban. . (sekretariat negara. tetapi hanya untuk mengagungkan satu orang. Bahkan Soekarno lebih menegaskan lagi Waltanschauung yang kita harapkan tidak lain adalah persatuan philosofische graoundslag. Soekarno menyatakan bahwa negara Indonesia adalah negara “Semua buat semua. jalankan agama. saudara-saudara. yakni dengan tiada “egoisme-agama”.Tuhannya sendiri. Soekarno menyatakan. tetapi “semau buat semua”. 1995 : 63) Pada bagian pidato berikutnya. kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme. ialah : dasar pertama. Hatiku akan berpesta raya. Nabi Isa pun telah menunjukkan verdragzaamheid itu.Kita hendak mendidikan suatu negara “semua buat semua” Bukan buat satu orang. saya bertanya : apakah kita hendak mendirikan Indonesia Merdeka untuk sesuatu orang. bukan saja didalam beberapa hari didalam sidang Dokuritsu zyunbi Tyoosakai ini. Tetapi marilah kita semua ber-Tuhan. baik golongan bangsawan maupun golongan yang kaya. Soekarno menyatakan bahwa internasionalisme bukanlah berarti kosmopolitisme. Nasionalisme tidak dapat hidup subur. yang selalu mendengung di salam saya punya jiwa. Nabi Muhammad saw telah memberi bukti yang cukup tentang verdragzaamheid.

segenap agama yang ada di Indonesia sekarang ini akan mendapat tempat yang sebaik-baiknya. Weltanschauung) Republik Indonesia. Pembukaan UndangUndang Dasar 1945 nyaris sempurna. oleh karenanya Pancasila merupakan dasar yang kekal dan abadi bagi kehidupan bangsa Indonesia. Lima bilangannya. karena adanya perbedaan pendekatan. dan (3) tahap 1995 – 2020 sebagai tahap repositioning Pancasila. lima pula bilangannya. Kedua ilmuwan tersebut menyatakan bahwa Pancasila mampu dijadikan pangkal sudut pandang dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan bahkan Pancasila merupakan suatu paham atau aliran filsafat Indonesia. saya senang kepada simbolik. Hal ini patut dipahami. sekarang banyak prinsip : kebangsaan. Semenjak ditetapkan sebagai dasar negara (oleh PPKI 18 Agustus 1945). Perkembangan Pancasila Sebagai Dasar Negara Generasi Soekarno – Hatta telah mampu menunjukkan keluasan dan kedalaman wawasannya. Inikah Panca Dharma ?Nama Panca Dharma tidak tepat disini. sehingga Pancasila tidak lagi dijadikan alternatif melainkan menjadi suatu imperatif dan suatu philosophical concensus dengan . dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia. kekal dan abadi. sila artinya asas atau dasar. Dan engara kita akan ber-Tuhan pula ! (sekretariat negara. Namanya bukan Panca Dharma. tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa namanya ialah Pancasila. dan dengan ketajaman intelektualnya telah berhasil merumuskan gagasan-gagasan vital sebagaimana dicantumkan didalam pembukaan UUD 1945. Oleh karena itu para tokoh menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang 1945 merupakan sebuah dokumen kemanusiaan yang terbesar dalam sejarah kontemporer setelah American Declaration of Independent 1976. sedangkan kita membicarakan dasar. internasionalisme. (4) 1959 – 1965 masa orde lama . sehingga atmosfir politik sebagai panglima sangat dominan. dengan nilai-nilai luhur yang bersifat universal. (2) 1949 – 1950 masa konstitusi RIS . Pancasila telah mengalami perkembangan sesuai dengan pasang naiknya sejarah bangsa Indonesia (Koento Wibisono. (2) tahap 1969 – 1994 sebagai tahap pembangunan ekonomi. dan ditegaskan bahwa Pancasila merupakan rumusan ilmiah filsafati tentang manusia dan realitas. Penahapan ini memang tampak berbeda lazimnya para pakar hukum ketatanegaraan melakukan penahapan perkembangan Pancasila Dasar Negara yaitu : (1) 1945 – 1949 masa Undang-Undang Dasar 1945 yang pertama . (3) 1950 – 1959 masa UUDS 1950 . kesejahteraan dan ke-Tuhanan.1945 – 1968 merupakan tahap politis dimana orientasi pengembangan Pancasila diarahkan kepada Nation and Character Building. mufakat. Hal ini sebagai perwujudan keinginan bangsa Indonesia untuk survival dari berbagai tantangan yang muncul baik dalam maupun luar negeri.Kita mempunyai Panca Indra. Berbicara tentang nama dasar negara. Apalagi yang lima bilangannya ? (Seorang yang hadir : pandawa lima). yaitu dari segi politik dan dari segi hukum. 2001) memberikan tahapan perkembangan Pancasila sebagai dasar negara dalam tiga tahap yaitu : (1) tahap 1945 – 1968 sebagai tahap politis. 1995 : 81) Prinsip-prinsip filsafati yang jelas oleh Soekarno tersebut diatas merupakan dasar negara. (5) 1966 – 1998 masa orde baru dan (6) 1998 – sekarang masa reformasi. yang kemudian diberi status (kedudukan) yang tegas dan jelas dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (18 Agustus 1945 dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Soekarno menyatakan sebagai berikut : Saudara-saudara ! “Dasar-dasar negara “ telah saya usulkan. dimana Pancasila sebagai dasar negara ditegaskan dalam satu kesatuan integral dan integratif. 1. Disisi lain pada masa ini muncul gerakan pengkajian ilmiah terhadap Pancasila sebagai Dasar Negara misalnya oleh Notonagoro dan Driarkara.” (Sekretariat Negara 1995 : 81) Prinsip-prinsip filsafati Pancasila sejak awal kelahirannya diusulkan sebagai dasar negara (philosofische grondslag. Pandawa limapun orangnya.Dharma berarti kewajiban.

Orientasi pengembangan Pancasila diarahkan pada bidang ekonomi. masa ini ditandai oleh kebijakan nasional yaitu menempatkan Pancasila sebagai asas tunggal. Karena dunia masa kini sedang dihadapi kepada gelombang perubahan secara cepat. .Sebagai akibat dari keberhasilan mengatasi berbagai tantangan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Reformasi telah merombak semua segi kehidupan secara mendasar. khususnya di adab XXI sekarang ini. maka semakin terasa orgensinya untuk menjadi Pancasila sebagai dasar negara dalam kerangka mempertahankan jatidiri bangsa dan persatuan dan kesatuan nasional. mendasar. melainkan terbuka bagi tafsi-tafsir baru untuk memenuhi kebutuhan zaman yang terus menerus berkembang. Berdasarkan hal tersebut diatas perlunya reposisi Pancasila yaitu reposisi Pancasila sebagai dasar negara yang mengandung makna Pancasila harus diletakkan dalam keutuhannya dengan Pembukaan UUD 1945. bersamaan arus reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia. sehingga moralitas Pancasila dapat dijadikan dasar dan arah untuk mengatasi krisis dan disintegrasi. 3. relevan serta fungsional sebagai tiang-tiang penyangga bagi kehidupan bangsa dan negara dengan jiwa semangat Bhinneka Tunggal Ika. 2. lahirnya tiga raksasa kapitalisme dunia yaitu Amerika Serikat. melainkan diobyektifitasikan sebagai akta kerja untuk membangkitkan gairah dan optimisme para warga masyarakat guna melihat hari depan secara prospektif menuju hari esok yang lebih baik. dengan demikian tanpa kehilangan nilai hakikinya Pancasila menjadi tetap aktual. disamping menhadapi tantangan baru yaitu KKN dan kroniisme. suatu rangkaian nilai-nilai yang bersifat “sein im sollen dan sollen im sein” -Idealitasnya bahwa idelisme yang terkandung didalamnya bukanlah sekedar utopi tanpa makna. Eropa dan Jepang. -Fleksibilitasnya dalam arti bahwa Pancasila bukanlah barang jadi yang sudah selesai dan mendeg dalam kebekuan dogmatis dan normatif.Moralitas Pancasila harus disertai penegakkan (supremasi) hukum. akibatnya cenderung menjadikan ekonomi sebagai ideologi. dieksplorasikan pada dimensi-dimensi yang melekat padanya yaitu : -Realitasnya bahwa nilai-nilai yang terkandung didalamnya dikonkritisasikan sebagai ceminan kondisi obyektif yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Bahkan Notonagoro menyatakan bahwa Pembukaan UUD 1945 merupakan staatfundamental Norm yang tidak dapat diubah secara hukum oleh siapapun.keadaan ini semakin memprihatinkan setelah terjadinya gejala KKN dan Kroniisme yang nyata-nyata bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Reposisi Pancasila sebagai dasar negara harus diarahkan pada pembinaan dan pengembangan moral.Kesenjangan sosial merupakan fenomena yang dilematis dengan program penataran P4 yang selama itu dilaksanakan oleh pemerintah.1969 – 1994 sebagai tahap pembangunan ekonomi yaitu upaya mengisi kemerdekaan melalui program-program ekonomi.Pada tahap ini pembangunan ekonomi menunjukkan keberhasilan secara spektakuler. walaupun bersamaan dengan itu muncul gejala ketidakmerataan dalam pembagian hasil pembangunan. sebagai implikasi arus globalisasi yang melanda seluruh penjuru dunia. Bersamaan dengan itu perkembangan perpolitikan dunia. spektakuler.1995 – 2020 merupakan repositioning Pancasila. setelah hancurnya negara-negara komunis.Oleh karena itu Pancasila sebagai dasar negara tidak hanya dihantui oleh supersifnya komunisme melainkan juga harus berhadapan dengan gelombang aneksasinya kapitalisme.komitmen transenden sebagai tali pengikat kesatuan dan persatuan dalam menyongsong kehidupan masa depan bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika. lebih-lebih kehidupan perpolitikan nasional yang tidak menentu di era reformasi ini.

khususnya sebagai dasar negara ia sebagai landasa kehidupan berbangsa dan bernegara. dan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila harus menjadi landasannya. karena kebudayaan nasional sangat diperlukan sebagai landasan media sosial yang memperkuat persatuan.Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang kebudayaan Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang kebudayaan mengandung pengertian bahwa Pancasila adalah etos budaya persatuan. 2. Sekurang-kurangnya.Sebagai negara hukum setiap perbuatan. budaya. -Tidak dapat tidak.Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang hankam Dengan berakhirnya peran sosial politik. 4. -Mementingkan kepentingan rakyat / demokrasi dalam pemgambilan keputusan . agama.Dalam kaitannya dalam pengembangan hukum. yaitu: 1. kejujuran (yang menghasilkan) dan toleransi bersumber pada nilai ke Tuhanan Yang Maha Esa.Adapun Peranan Pancasila Di Era Reformasi. 5. baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. bahwa TNI telah meninggalkan peran sosial politiknya atau mengakhiri dwifungsinya dan menempatkan dirinya sebagai bagian dari sistem nasional. -Melaksanakan keadilan sosial dan penentuan prioritas kerakyatan berdasarkan konsep mempertahankan kesatuan . baik dari warga masyarakat maupun dari pejabat-pejabat dan jabatan-jabatan harus berdasarkan hukum. bahwa setiap gerak langkah bangsa dan negara Indonesia harus selalu dilandasi oleh sila-sila yang terdapat dalam Pancasila. Ini berarti.Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang ekonomi Pancasila sebagai paradigma nasional bidang ekonomi mengandung pengertian bagaimana suatu falsafah itu diimplementasikan secara riil dan sistematis dalam kehidupan nyata. nilai-nilai keadilan. Oleh karena itu smeboyan Bhinneka Tunggal Ika dan pelaksanaan UUD 1945 yang menyangkut pembangunan kebudayaan bangsa hendaknya menjadi prioritas.Pancasila sebagai paradigma ketatanegaraan Pancasila sebagai paradigma ketatanegaraan artinya pancasila menjadi kerangka berpikir atau pola berpikir bangsa Indonesia. maka paradigma baru TNI terus diaktualisasikan untuk menegaskan. dimana pembangunan kebudayaan sebagai sarana pengikat persatuan dalam masyarakat majemuk. substansi produk hukumnya tidak bertentangan dengan sila-sila Pancasila. Dalam hal ini bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa persatuan. 3. Artinya hukum yang akan dibentuk tidak dapat dan tidak boleh bertentangan dengan sila-sila Pancasila. .Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang sosial politik Pancasila sebagai paradigma pembangunan bidang sosial politik mengandung arti bahwa nilai-nilai Pancasila sebagai wujud cita-cita Indonesia merdeka di implementasikan sbb : -Penerapan dan pelaksanaan keadilan sosial mencakup keadilan politik. -Dalam pelaksanaan pencapaian tujuan keadilan menggunakan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab .

yaitu bahwa hakikat ilmu pengetahuan aktivitas manusia yang tidak mengenal titik henti dalam upayanya untuk mencari dan menemukan kebenaran dan kenyataan. mengakibatkan bangsa Indonesia kehilangan kemampuan untuk mengerahkan potensi masyarakat guna mencapai cita-cita bersama. Krisis karakter ini seperti penyakit akut yang terus menerus melemahkan jiwa bangsa. refleksi.Nilai-nilai Pancasila telah diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia. Sebagai produk. sehingga bangsa kita kehilangan kekuatan untuk itu nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bermasyarakat dinilai sudah menjadi kabur. mengamalkan Pancasila merupakan suatu keharusan bagi bangsa Indonesia. eksperimentasi. komparasi dan eksplorasi mencari dan menemukan kebenaran dan kenyataan. dengan penggunaan Pancasila sebagai paradigma. adanya hasil yang diperoleh melalui proses. yaitu pada aspek ontologis. spekulasi. Lebih dari itu. dalam arti dijadikan dasar dan arah didalam pengembangan ilmu pengetahuan . Membantu orang lain yang kesusahan sesuai dengan kemampuan sendiri . Sebagai proses menggambarkan suatu aktivitas warga masyarakat ilmiah yang melalui abstraksi. dan aksiologisnya. Sebagai masyarakat menunjukan adanya suatu academic community yang akan dalam hidup kesehariannya para warganya mempunyai concerm untuk terus menerus menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Tidak membeda-bedakan teman 5. Oleh karena itu . merupakan keharusan bahwa Pancasila harus dipahami secara benar. yang parameter kebenaran serta kemanfaatan hasil-hasil yang dicapainya adalah nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila itu sendiri. Berdasarkan informasi yang saya ketahui Pancasila itu seharusnya: Pancasila sebagai dasar Negara tidaklah salah karena di dalam pancasila tidak terkandung unsure negatif didalamnya hanya saja pancasila dalam pengamalannya kurang di resapi dan di hayati dalam kasus pengamalan pancasila.Pancasila sebagai paradigma ilmu pengetahuan Dengan memasukai kawasan filsafat ilmu (philosophy of science) ilmu pengetahuan yang diletakkan diatas pancasila sebagai paradigmanya perlu difahami dasar dan arah penerapannya. dalam dimensinya sebagai masyarakat.Untuk itu. Epistimologi. upaya mengembalikan Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara perlu terus dilakukan karena jika tidak. dan sebagai produk. Menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing 7. epistemologis. Membiasakan hidup hemat 4. imajinasi. yaitu bahwa Pancasila dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya dijadikan metode berpikir. krisis karakter.Ilmu pengetahuan harus dipandang secara utuh. sebagai proses. Pancasila itu cenderung untuk dilupakan. epistomologis. dan aksiologis.6. pemanfaatan dan efek pengemabgnan ilmu pengetahuan secara negatif tidak bertentangan dengan Pancasila dan secara positif mendukung atau mewujudkan nilai-nilai ideal Pancasila.Sikap positif dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila: 1. Menghormati orang yang lebih tua 3. yang berwujud karya-karya ilmiah beserta aplikasinya yang berwujud fisik ataupun non fisik. Menghormati anggota keluarga 2. karena pada gilirannya nilai-nilai Pancasila kita jadikan asumsi-asumsi dasar bagi pemahaman di bidang otologis. Aksilogi yaitu bahwa dengan menggunakan epistemologi tersebut diatas. Membiasakan musyawarah untuk mufakat 6. observasi.Ontologis.

selama itu pula masih kita perlukan alat pemersatu bangsa. Sehingga Pancasila memiliki banyak peran dalam pemersatu bangsa. Sekalipun bangsa Indonesia yang sekarang sudah bersatu.Ini berarti. Selama masih terjadi proses regenerasi.oleh sebab itu dari pendidikan pancasila ini kita lebih dekat dan mengenal apa itu PANCASILA dan apa makna yang terkandung di dalamnya. baik selaku dasar Negara. bahwa selama masih ada bangsa Indonesia. selama itu pula Pancasila sebagai pemersatu Bangsa masih tetap kita perlukan. maupun sebagai kepentingan lain. tidak berarti Pancasila tidak diperlukan lagi. Jadi Kesimpulannya. Sebagai pemersatu bangsa. Jika sikap itu hilang dari bumi pertiwi ini tentu saja para pahlawan bangsa yang telah bersusah payah mempertahankan bangsa ini dari para komunis/penjajah tentu saja kita sebagai kaula muda telah menyia2kan pengorbanan mreka. Itu berarti. selama masih ada bangsa Indonesia. Ini sekaligus membuktikan kebenaran Pancasila. tetapi juga yang nanti akan ada. Pancasila mutlak diperlukan oleh seluruh generasi bangsa indonesia.Dari 7 pengamalan diatas jelas Kita harus sadar bawa kita sebagi generasi muda bangsa Indonesia harus terus belajar bagaimana menanamkan sifat/sikap positif serta tengang rasa dalam berbangsa dan bermasyarakat. maka Pancasila sebagai dasar negara masih tetap kita butuhkan. Karena yang disebut bangsa Indonesia bukan hanya yang sekarang ini ada. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->