7 Surat Pendinding (shield) itu adalah : 1.

yasin ayat 9 Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat 2. al-isra’ 45 Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup 3. al kahfi 94-95 Mereka berkata: “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj*892+ itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?”

Dzulkarnain berkata: “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka 4. al mu’minuun 100 agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan 5. al-furqaan 53 Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi 6. fushilat 5

Mereka berkata: “Hati kami berada dalam tutupan (yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja (pula).”

7. al hadid 13 Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah

contoh kasus : beberapa minggu yang lalu saya meruqyah pasien wanita yang merasakan perutnya sangat sakit dan terasa ada benjolan dalam perutnya. menyakiti dan memaksa jin keluar seolah-olah jin tersebut tidak merasakan kesakitan bahkan tertawa-tawa mengejek mu’allij (peruqyah) bawa jin itu punya baju dari kulit khinzir/baju besi hingga pukulan kita tidak dirasakannya. tekhnik ini juga bisa digunakan untuk membuka pertahanan benda sihir yang ada dalam tubuh pasien agar bisa leluasa keluar dari tubuh pasien. saya lalu membaca ayat-ayat penghancur sihir selama 5 menitan. bisa juga dengan memutar 2 sampai 4 jari kita berlawanan dengan jarum jam dengan mengazamkan untuk menghancurkan shield jin tersebut. lalu saya membaca ayat 30-31 An-Namlu dengan niat menarik/mengeluarkan benda sihir tersebut namun tetap tidak bisa seolah-olah telah merekat dengan eratnya. Keikhlasan ( segala yang kita lakukan adalah mengharap ridho Allah Ta’ala) 2.luarnya dari situ ada siksa. Maka saya membacakan al-hasyr . TEKHNIK MENGHANCURKAN BENTENG “GHOIB” SIHIR DAN JIN Dalam ruqyah terkadang kita menghadapi kenyataan ketika kita menepuk punggung. Sebelum membaca niatkan secara kuat dalam hati ketika membaca 7 ayat pendinding maka tubuh kita akan dilindungi oleh Allah 4. Bacalah 7 surat pendinding bisa 1. KAIDAH TEKHNIKNYA ADALAH: 1. untuk menghadapi kasus ini biasanya jin tersebut memiliki “shield” maka agar tepukan/pukulan/sembelihan kita dapat dirasakan telak oleh jin tersebut dan tidak mengenai/menyakiti tubuh pasien yang dirasukinya adalah dengan menggunakan surat al-hasyr ayat 21 diawali ayat Law’anzalnaa sampai bacaan khosy yatillah . 1. Keyakinan kepada Allah (Allah Akan memberikan bantuanNya) 3. saya menyuruh pasien memejamkan matanya dan berdoa pada Allah agar bisa diberikan petunjuk “benda sihir” apa yang berada di dalam perutnya.dada atau bagian tertentu pada tubuh pasien/ketika menyembelih untuk membunuh.Niat.3. lalu pasien itu “melihat” ada banyak angin (ahmar) yang bergulung-gulung dalam perutnya dan melihat ada gumpalan daging/darah hitam yang menempel di perut bagiankanannya. 7 ayat pendinding bisa dijadikan amalan rutin atau dibaca sewaktu-waktu kita memerlukannya. tekhniknya adalah : sebelum menepuk/pukulan/sembelihan diawali dengan membaca al-hasyr 21 berulangkali sembari tangan kita menempel didaerah/bagian tubuh yang akan kita beri treatment.7 x tiada batasan ayat dalam membacanya yang penting bilangan ganjil (peringatan:jangan ditambah dengan puasa/pengaturan nafas khusus sebab hukumnya bid’ah dan bisa ditersesat) 5. saya lalu membaca Al An’am 103 beberapa kali dan saya hembuskan di matanya.

ayat 21 dengan membalingkan besi rawatan/pena besi dengan niat menghilangkan shield sihir dan alhamdulillah pasien muntah dan saya bisa “menarik”/mengeluarkan benda sihir tersebut sampai pasien terkejut karena sakit perutnya seketika hilang…… tekhnik ini juga bisa diaplikasikan untuk menghancurkan benteng pelindung orang yang mengaku punya “tenaga dalam”. saya bahkan pernah menemui peruqyah yang giginya rontok dipukul pasien yang seorang karateka ketika sedang kerasukan). Maka peruqyah bisa mempersiapkan diri sebelum meruqyah pasien tersebut dengan membaca 7 ayat pendinding ini. Menurut Syaikh Abduh Maghawuri. jin yang terkena “jerat” ayat ini akan terikat dengan rantai dari Api (tiap kasus bisa berbeda-beda efek dan jenisnya dalam mengikat jin. sebab bagaimana mungkin jin bisa diikat dengan sebuah ayat suci Al-Qur‟an. ada yang mengaku diselubungi hawa panas dll). Insya Allah kita akan terlindungi dari amukan jin ini. Insya Allah akan dating pertolongan Allah dengan keajaiban yang tidak terduga TEKHNIK MENGIKAT JIN Judul diatas mungkin agak bombastis. ada yang kaku tidak bisa bergerak. Bisa juga aplikasi 7 surat pendinding ini ketika kita akan pergi menghadapi penjahat/musuh. Qaaf walqur-anil majid . dukun/ tukang sihir yang jahad yang mengakibatkan kemampuan mereka hilang dan kita bisa menyerang balik………… Contoh penggunaan : Kadang peruqyah menghadapi jin ganas dan sangat kuat yang 100% menguasai pasien pada gerak tubuhnya hingga pasien tanpa disadarinya memukul dan menendang peruqyah (kadang ada peruqyah yang menjadi korban dipukul/ditendang pasien yang kerasukan. aji kanuragan/kesaktian. Pada setiap peruqyah yang membaca artikel ini (di seluruh Indonesia dan Dunia) yang biasa meruqyah atau telah membuka klinik ruqyah yang sudah mahir meruqyah syar‟iyyah untuk bisa membuktikannya dengan membaca ayat ini dan bertanyalah pada jin ”apa yang dirasakan mereka” . ada jin yang mengaku terikat dengan rantai api. ilmu ghoib. Tulislah pengakuan jin dikolom komentar . Bacaannya adalah : 1. Ayat ini biasa saya (admin) gunakan untuk menghentikan langkah jin yang kabur berpindah-pindah dalam tubuh manusia ketika dipukul dan untuk menghentikan gerakan jin dalam menyakiti tubuh orang yang disurupinya. Maka saya akan mengembalikan tafsir “pengikat” pada masing-masing pembaca blog ini .

Tekhniknya sebetulnya ada banyak dalam implementasinya pada kasus kesurupan/serangan sihir tidaklah sama.Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Ketika sudah yakin jinnya tetap ditempat maka tepuk-tepuklah kepala tersebut sembari membaca ayat-ayat ruqyah lainnya.maka lakukan tindakan berikut ini : 1. 2. Lalu bacalah Surat Al Haaqqah ayat 30-32 berulangkali Artinya : (Allah berfirman): “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Saya hanya memberi satu contoh kasus saja dulu : Dalam penanganan kasus gangguan jin pada syaraf otak hingga penderita selalu sakit kepala berkepanjangan walau sudah berobat kedokter. lalu bacakan ayat-ayat pengikat jin dengan tangan menempel pada bagian tubuh yang disakitinya (dikepala) biasanya jin akan merasa sesak dan keluar kata-kata kemarahan karena tubuhnya tidak leluasa lagi bergerak. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. sudah discan otak tidak ada masalah apapun pada jaringan syaraf otak penderita.Mintalah kepada Allah Ta‟ala dengan perantara ayat yang kita baca untuk membelenggu jin agar tidak dapat bergerak bebas lagi dengan cukup membaca ta‟awudz dan niat dalam hati untuk membelenggu jin tersebut (serahkan hasilnya dengan memasrahkan pada Allah) . Biasanya jin sihir akan mengancam untuk menyakiti orang yang disurupinya lebih keras. nun wal qalami wama yasturun 3. Ketika pasien gangguan sihir dibacakan ayat-ayat ruqyah dengan memegang ubun-ubunnya biasanya akan segera mengerang dan berubah suara dan raut mukanya karena setan yang mengganggu syaraf otaknya menampakkan eksistensi dirinya karena terbakar dengan ayat ruqyah yang kita baca.2. . efeknya akan dahyat dan akan sangat menyiksa jin tersebut karena terkena pukulan kita secara telak.” Tekhnik ini adalah tekhnik tingkat mahir bagi seorang peruqyah yang sudah berpengalaman.

Saba 34:48-54 19.35 23. Ali Imran 3:181 5. Al-Haaqqah 69:1-8 22.82-83 14. Al-A‟raf 7:117-120 8. dan ayat-ayat ini tidak digunakan untuk setiap kasus kesurupan jin . An nahl 16:1 15.67. At-taubah 9:26. Al-Buruj 85:10 24.81 16. Al-Qamar 54:19-21 21. Ayat Kursi 2:255 3. Al-„Alaq 96:15-18 Pergunakanlah ayat-ayat pembinasa jin ini sebijaksana mungkin. Thaha 20:97 17. Al-Israa‟ 17:18. Al-Anfal 8:12-14 9. akan lebih sempurna jika dimasukkan dalam air itu 7 lembar daun bidara yang sudah dihaluskan dicampur dengan garam TEKHNIK MENARIK PAKSA JIN Lemahkan dan kalahkan jin tersebut dengan terlebih dahulu membacakan ayat-ayat ruqyah. An-Nazi‟at 79:1-7. Hud 11:56. Adz-Dzariyah 51:10-14 20. reaksi yang akan didapat sangat dahsyat sebab akan membuat jin tersebut sangat tersiksa hingga menggelepar-gelepar seperti disembelih. bacalah ayat-ayat diatas secara berurutan dan tiap ayat bisa diulang-ulang. pastikan dulu keberadaan jin dalam tubuh pasien (bisa lewat pengakuan jin/getaran dibagian tubuh tertentu pasien) baca dan tiupkan al-mu‟minuun 115 berulangkali pada kedua telapak . Al-Anfal :50 11.Ayat-ayat pembinasa jin adalah : 1. Surat Al-Fatihah 1:1-7 2. Yunus 10:88 13. Ayat ini juga bisa dibacakan pada air caranya ialah dengan memasukkan sebagian tangan kita dalam air lalu setiap selesai satu surat kita hembuskan hawa dari mulut yang membaca ayat tersebut kedalam air (sebagian ludah kita masuk dalam air) lalu bisa disimburkan ketubuh pasien atau diminumkan. An-Nisa 4:14 6. Al_baqarah 2:137 4. Al-Anfal 8:17 10. Al Anbiya 21:11-15 18.35 12. Al-An‟am 6:93 7.

lalu baca : 1. Keraskan sedikit telapak tangan kita. lautan. contoh 1: ada getaran keras pada tangan pasien lalu baca ayat2 diatas lalu kedua telapak tangan kita berada dipundak pasien lalu pegang tangan pasien dengan kedua telapak tangan kita (posisi tangan mencengkram) lalu terus tarik kedua tangan menyelusuri turun sampai ujung-ujung jarinya dan tarik terus hingga melewati jari-jari pasien (tarik kejut sampai 30 cm dari jemari pasien) . matahari dll (tiap kasus beda bayangan yang akan keluar) lalu takbir sembari melemparkan telapak tangan kita dengan niat melemparkan jin tersebut kelokasi bayangan yang nampak. biasanya akan timbul bayangan dibenak kita entah penjara. Qaaf walqur-anil majid 2. contoh 2: jika jin didada.takluk dan mudah ditarik). lalu baca 27:30-31 An-Naml dan Al-baqarah 2:148 sedikit keraskan kedua kelapak tangan kita lalu niat menarik jin tersebut keluar tubuh pasien dengan menarik tangan (posisi kedua telapak tangan berhadapan seperti mencengkram) menjauhi dada (30 cm) sembari bertakbir atau membaca KAF HA YA „AIN SOD. Qaaf walqur-anil majid 2. Lalu bacalah Surat Al Haaqqah ayat 69:30-32 berulangkali dengan telapak tangan menempel pada bagian tubuh yang ada jinnya sembari berdoa pada Allah dan meniatkan untuk membelenggu jin tersebut dengan rantai api dileher dan tubuhnya (sesuai dengan penjelasan ayat yang dibaca agar jin tidak dapat lari). nun wal qalami wama yasturun 3. jika jinnya tertarik dan berada ditangan dan jin tersebut berusaha melepaskan diri bisanya tangan kita agak bergetar segeralah baca yasin ayat 36:9 dengan niat mengunci jin tersebut agar tidak dapat lari dari tangan kita.tangan dengan niat dan berdoa pada Allah agar diberi kemudahan menarik/mengumpulkan jin tersebut. Tarik dengan sedikit mengeraskan tangan kita pada wilayah yang ada jinnya sembari bertakbir atau membaca KAF HA YA „AIN SOD.lemah.Lalu bacakan Al-Fatihah bila sampai ayat „iyya kanak budhu waiyya kanas ta‟in‟ dibaca berulangkali mintalah petunjuk dari Allah kemana jin tersebut akan kita buang. jika ada perlawanan biasanya telapak tangan kita tergetar sedikit. nun wal qalami wama yasturun 3. . Lalu bacalah Surat Al Haaqqah ayat 69:30-32 berulangkali Niatkan dan mintalah pada Allah Ta‟ala agar jin tersebut terbelenggu dan tidak dapat lari lagi . lalu baca dan tiup pada tangan dan bagian tubuh pasien ayat 27:30-31 An-Naml dan Albaqarah 2:148 berulangkali (niat dan berdoa pada Allah agar jin menjadi menurut. baca al-mu‟minuun 23:115 lalu sentuh dada pasien dengan kedua tangan kita baca : 1.

Tekhik ini bisa juga untuk menarik keluar “penyakit/benda sihir “secara ghoib di tubuh pasien. TEKHNIK PEDANG UNTUK MEMANCUNG / MEMOTONG LEHER JIN Saya sebetulnya agak khawatir jika tekhik ini saya tampilkan di blog sebab dampaknya bisa menjadi pro dan kontra dan bisa disalah gunakan untuk “memudahkan” urusan peruqyah “amatir” yang ga mau repot untuk main pancung saja terhadap jin-jin pengganggu yang masuk kedalam tubuh pasien. keberhasilan tekhnik ini tergantung dengan “kekuatan” niat dan fisualisasi kita dan tentunya atas ridho Allah Ta‟ala. Padahal pada diri-diri jin tersebut mereka punya hak untuk mendapatkan da‟wah islamiyah bahkan ada beberapa dikalangan jin mereka dipaksa rajanya untuk menyakiti manusia dan ada beberapa diantara mereka ga bisa keluar karena diikat oleh tukang sihir atau raja mereka hingga mau tidak mau mereka terpaksa untuk tunduk. jika tangan kita tertahan tidak dapat ditarik dan tangan kita bergetar dengan kerasnya biasanya ada perlawanan keras dari jin tersebut (yang masih mempunyai kekuatan cukup besar) atau kita tarik-menarik dengan buhul yang mengikat tubuh jin yang buhul itu terikat juga dibagian sel tubuh pasien. bacakan surat Al-fath ayat 1 :”Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata” berulangkali untuk menambah power tarikan kita.a katanya. Karena itu adalah syaitan. Putuskan buhul tersebut dengan membacakan ayat Kursi.a. surat Al-Ikhlas. tetapi dia masih kelihatan.Jika jin tetap tidak bisa keluar biasanya jin tersebut terikat dengan buhul (dibuat oleh ketua jin tersebut yang mengikat anak buahnya agar tidak bisa kabur hingga missi mereka sukses) yang menempel di sel tubuh manusia. wallahua‟lam….”(Muslim) dari hadits ini kita diperbolehkan untuk membunuh jin tentunya dengan alasan yang diperbolehkan oleh syara‟ Sandaran Hukum menggesekkan tangan/dengan alat untuk menyakiti/membunuh jin Penggunaan sarana benda seperti tangan atau alat untuk menyiksa/mengusir ada sangat banyak berikut ini bberapa hadits yang berkenaan: . beri izinlah dia tinggal selama tiga hari. bunuhlah. Al-Falaq dan An-Naas 3/7 x lalu tiupkan ketempat jin terikat tersebut dengan niat memutus dan membakar semua buhul yang mengikat jin tersebut. Maka jika kita main eksekusi saja tanpa kita da‟wahi dan diberi kesempatan untuk bertaubat maka tentunya kita telah membunuh mereka tanpa sebab yang dibenarkan oleh syari‟at dan ini merupakan bentuk kesesatan yang nyata dan termasuk dosa besar! Sandaran hukum membunuh jin : Dari Abu Said al-Khudri r. Jika sesudah tiga hari telah diperingatkan supaya pergi. Maka barang siapa yang telah melihat jin-jin ini. Rasulullah s.w bersabda:”Sesungguhnya di Madinah terdapat sekelompok jin yang telah Islam.

Dengan menempelkan tangan Diriwayatkan dari „Utsman ibn Abi al-„Ash ats-Tsaqafi mengenai terapy ruqyah untuk mengobati penyakit fisik bahwa ia berkata.” (HR. diceritakan Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam memukul punggung anak itu seraya berkata ”Keluarlah hai musuh Allah” Kemudian anak itu menatap dengan pandangan yg sehat tidak seperti sebelumnya. Dengan usapan/gesekan tangan Dari Aisyah ra berkata : “Bahwa Nabi shallallahu „alaihi wa sallam pernah peniup untuk dirinya dalam keadaan sakit menjelang wafatnya dengan bacaan Al Mu‟awwidzat.”Aku telah datang kepada Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam mengadukan sebuah penyakit yang hampir saja membinasakanku.”Maka aku amalkan petunjuk Rasulullah tersebut sehingga Allah SWT menghilangkan penyakit itu dariku. baik penyakit yang sedang menimpaku maupun yang akan datang. bahkan leher diperbolehkan dalam meruqyah. Maka jika dihubungkan dengan teknik sembelihan dengan menggesekkan tangan/ alat lain ke leher pasien 100% ada sandaran haditsnya. pukulan. Adapun tekhniknya adalah : . 3. tekhnik Pancungan /sembelihan ini awalnya saya pelajari dari Ustadz Fadlan lalu saya kembangkan sendiri dengan tekhnik yang lebih sempurna ditambah lagi saya banyak dapat ilmu dari Ustadz Abdul Madjid dari Akademi Rawatan Islam Nur Ehsan (Akrine) di Malaysia dalam penyempurnaan tekhnik sembelihan ini. lalu bacakanlah:“Dengan nama Allah (7kali) aku berlindung kepada Allah dan kodrat-Nya dari kejahatan berbagai penyakit. Maka ketika beliau kritis. Bukhari. surat Al Ikhlash dan Al Mu‟awwidzatain. ”letakkanlah tanganmu di atas bagian tubuhmu yang sakit.” Bahkan Imam Ahmad bin Hambal menggunakan terompahnya untuk memukul jin jika tidak mau keluar juga Syaikhul islam Ibnu Taimiyyah dalam meruqyah menggunakan rotan untuk memukuli jin yang menyurupi seseorang. tekanan dengan benda tertentu (seperti tangan/alat lainnya) adalah diperbolehkan olah syari‟at dan tentunya harus dibarengi dengan doa kita pada Allah dengan doa yang disyari‟ahkan. ia berkata: “Telah diceritakan kepadaku ummu Abbad dari bapaknya bahwa kakeknya Az-Zari pergi menemui Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam dengan membawa anaknya yang gila.”„Utsman ibn Abi al-Ash melanjutkan. dari contoh riwayat diatas maka menggunakan gesekan. Dengan pukulan/tepukan Dari Mathar bin Abdur Rahman. Muslim) 2. Tingkat keberhasilan tekhnik ini mencapai 80 % dlam membunuh jin pengganggu tentunya dengan izin Allah. apapun treatmen yang kita lakukan kita boleh menggesekkan tangan/benda lain seperti besi keberbagai sudut tubuh pasien seperti dada. akulah yang meniupkan bacaan itu dan aku usapkan kedua tangannya ke tubuhnya karena keberkahan tangannya. tepukan. Maka beliau Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam berkata kepadaku.1. adapun kegagalan tekhnik sembelehan ini selain dikarenakan belum ajalnya juga dikarenakan adanya shield/tameng yang dikenakan pada tubuh jin tersebut biasanya dari besi atau kulit hewan (dari alamnya) selain itu kegagalan tekhik ini jika jinnya kabur duluan atau belum dilemahkan dengan bacaan ruqyah pendahuluan. punggung.

bahwa Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu anhu meriwayatkan : Bahwa Nabi sallallahu alaihi wa aalihi wasallam. tekhnik “Pedang” ………… (silahkan buat sendiri) bacalah doa ini Allahumma Inna Naj’aluka Fi Nuhurihim. bisa ditambah Al-Anfaal 17 . Hancurkan pelindung leher jin dengan membacakan surat Al-hasyr 21 berulangkali dengan memutarkan ujung jari-jari tangan menempel pada leher berlawanan dengan jarum jam dengan niat menghancurkan shield/tameng pada leher jin melalui perantara leher pasien.bacaannya : falam taqtuluuhum walaakinnallaaha qatalahum (Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka. bisa ditambah Al-Anfaal 17 . tekhnik “Pedang” ayat Kursi (nama ini saya buat sendiri agar lebih enak membedakannya v(^_^)v nama ini tidak falid bisa diubah-ubah semau kita aja) bacalah ayat kursi 1-3 kali lalu hembuskan ketangan dengan niat dan visualisasikan pisau tangan kita berubah jadi pedang yang sangat tajam dialam jin. bila takut dari kejahatan suatu kaum maka beliau berdo’a dengan lafadl berikut ini : Allahumma Inna Naj’aluka Fi Nuhurihim.1. akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka) b. Lalu gesekkan pisau telapak tangan kita keleher pasien sembari membaca “yasiin” berulangkali atau baca ” kaaf ha ya aiin soood” (QS. Wa Na’udzubika min Syururihim “Ya Allah.bacaannya : falam taqtuluuhum walaakinnallaaha qatalahum (Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka. Wa Na’udzubika min Syururihim 7 x hembuskan ketangan lalu niat dan visualisasikan pisau tangan kita berubah jadi pedang yang sangat tajam dialam jin. Dalam riwayat tersebut diceritakan. baca shalawat nabi 3 x lalu niatkan dalam hati untuk menyembelih jin tersbut dengan perantaraan leher pasien 4. sesungguhnya aku menjadikan Engkau di leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya) dan aku berlindung dari keburukan mereka. 3. Lalu gesekkan pisau telapak tangan kita keleher pasien sembari membaca “yasiin” berulangkali atau baca “ kaaf ha ya aiin soood” (QS. akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka) dalilnya : Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunannya dan juga diriwayatkan oleh An Nasa’ie dalam As Sunanul Kubra. lalu tiup leher pasien dengan juga niat menghilangkan sisa-sisa shield yang sudah kita hancurkan.Maryam 1) niatkan waktu menggesekkan leher jin tergorok hingga putus karena pedang tangan kita.“ Alhamdulillah video dibawah ini berisi rekaman Ustadz fadlan yang mengajarkan kita sedikit (saya bilang sedikit sebab yang dijelaskan beliau adalah tekhnik ruqyah tingkat dasar) tekhnik ruqyah dan ada bagian beliau menjelaskan tekhnik “sembelihan”pada menit ke 28 : c.Maryam 1) niatkan waktu menggesekkan leher jin tergorok hingga putus karena pedang tangan kita. Lemahkan dahulu jin yang berada dalam tubuh pasien dengan membacakan ayat-ayat ruqyah pembakar jin/pemusnah sihir 2. Tekhnik “Pedang” Dzulfikar . Al Imam An Nawawi menshahihkan riwayat ini. a.

com/2011/08/dipancung-tak-mati-pocong-soroknyawa. “ Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu.lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya.” (QS Al-Anbiya’(21):84) 4. Dikalangan peruqyah tekhnik ini masih kontrofersial ada yang memperbolehkan dan ada yang mengatakan mengandung syubhat yang harus dihindari. besi panjang…. jangan terkejut jika kita menggunakan tekhnik diatas jin yang kita sembelih menggelepar-gelepar lalu mengeluarkan suara menggorok persis seperti sapi yang disembelih Ayat – Ayat Penyembuhan 1.com/2011/08/akhirnya-rahsia-hantu-pocongterbongkar. Namun saya tidak menyukai isi blognya banyak mengandung syubhat dan bisa “menyesatkan” bagi masyarakat awam . Peringatan….segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.tekhnik ini masih kontroversial.” (QS As-Syura (42):53) 5.html blog ini adalah salah satu dari grup peruqyah dimalaysia yang memperbolehkan penggunaan tekhnik pedang dzulfikar . “ Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan.Ingatlah. “ Jalan Allah yang kepunyaan-Nya. tambahan lagi : Selain menggunakan tangan bisa juga menggunakan media lain seperti mistar panjang.html dan http://www. pasien langsung muntah dan sayapun ikut-ikutan muntah juga.urutbatinrawatsihir. dan saya memilih untuk tidak mengunakannya lagi.” (QS Al-Baqarah (2):195) . “Dan apabila aku sakit.urutbatinrawatsihir.bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan. Adapun salah satu blog peruqyah yang menggunakan tekhnik pedang dzulfikar ini ada di http://www.” (QS As-Syu’araa (26):80) 3. ketika menggunakan pedang ini tangan saya bergetar dengan kerasnya dan ketika saya hantamkan kekepala pasien. saya cuma sekali menggunakannya ketika saya berhadapan dengan sihir kelas berat yang berasal dari padang “Gasing tengkorak” namun saya memutuskan untuk menunda menggunakannya lagi sebelum saya benar-benar mendapatkan penjelasan akan keabsahan penggunaannya dari para ulama salaf. Bacaan tehnik Pedang Dzulfikar sangat simpel diambil dari sirah nabawiyah dari perkataan rasulullah yang dari sisi ucapan tidak mengandung syirik sedikitpun namun sikap kita harus tetap berhati-hati agar tidak terjerumus dalam kesalahan. “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar “ (QS Al-Isra (17): 82) 2.Dialah yang menyembuhkanku.

maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan.” (QS Yunus (10):107 ) Ayat_Ayat tentang Kendaraan Dan yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.Anbiyaa’ (Nabi-nabi) ayat 80.” (QS As-Syura (42):30 ) 9. Maka. Alquran juga memerintahkan dan menjelaskan cara membuat baju besi.'' ''Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan. kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya.'' (QS An-Nahl: ayat 81) KONSULTASI SEORANG PERUQYAH TENTANG PENYELAMATAN NAFS (JIWA SEKUNDER) . Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya). “ Jika Allah menimpakan sesuatu kemadaratan kepadamu. ''Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu. dan agar kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang Telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya”. bagal* dan keledai.” (QS Al-Hajj (22):46) 7. guna memelihara kamu dalam peperanganmu.Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu. “ Dan musibah apa saja yang menimpamu. “ Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan. hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah). (Surat An-Nahl ayat 8 ) Ayat-Ayat Tentang Baju Besi surat Al.” (QS AlFatihah (1):5) 8. dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung. "Buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya.tetapi yang buta hati yang di dalam dada.maka adalah disebabkan tanganmu sendiri. dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dalam surat itu Allah SWT berfirman. “ Hanya kepada-Mu-lah kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.6. Surat Az-Zukhruf ayat 12 – 14 Surat An-Nahl ayat 8 Dan (Dia Telah menciptakan) kuda. dan kerjakanlah amalan yang saleh.'' Dalam surat Saba’ ayat 11. Supaya kamu duduk di atas punggungnya.

Namun sy belum mencoba teknik ikrar pemutus (karena ayahnya pernah ngilmu jaranan/ kudi lumping) sekali lagi terima kasih semoga Allah membalas kebaikan Ustad Pradana Jawab: Dari penjelasan antum. 103. tidak ada perubahan. Namun tidak ada yg melihat/menyadari akan kehadiran pasien. sy meminta pasien untuk penelusuran kembali. . pasien bereaksi kepanasan lalu tidak merasakan apa. Saat penelusuran lagi. Padahal nafs (jiwa sekunder) pasien sudah diculik dan disiksa di suatu tempat. di sampingnya ada wanita mermuka jelek berdarah-darah. Dibelakang 2 jin tersebut ada lagi kekuatan besar yang memberikan mandat kepada 2 jin tersebut. Kekuatan besar itu adalah kerajaan jin yang bekerjasama dengan tukang sihir. Kali ini saat pasien melihat dirinya di dalam rumah itu. Beberapa hari kemudian. Pernah ketika pulang dari ruqyah. Dia melihat dirinya ada di sebuah rumah. Sy meminta dia memejamkan mata dan sy bacakan surat al An'am ayat 3.terima kasih Ustad atas kesediaannya meluangkan waktu menjawab konsultasi saya setelah prosesi ruqyah (awal-awal kepanasan). Di rumah itu dia sedang ditodong dengan pedang oleh orang hitam besar (wajah yang ditodong sangat ketakutan). selama dan setelah pembacaan ruqyah. Di dalam rumah dia melihat dirinya memakau baju merah (dia memang punya dan ada di lemari). khususnya Al Anfal 17. penglihatan itu masih sama. pasien langsung membuka mata karena takut. Sy minta dia masuk rumah. saya bisa mengambil kesimpulan. Dia melihat dirinya tetap berbaju merah dengan keadaan sangat gelisah. pasien di tengah jalan merasa ada yang masuk dalam dirinya. setelah istirahat sejenak. Ada banyak kasus ketika diruqyah pasien tidak menunjukkan reaksi keras namun tubuhnya selalu sakitsakitan hingga peruqyah yang tidak perpengalaman akan menganggap pasien tersebut Cuma sakit fisik belaka. wanita yang buruk rupa itu melihat ke diri pasien. Setelah sy membaca ruqyah lagi. dan 2 jin tersebut adalah merupakan jin penjaga nafs pasien. pasien hanya melihat dirinya di suatu hutan dan di jaga oleh 2 cahaya. Ketika nafs pasien disiksa maka tubuh fisik pasien akan juga merasakan sakit yang amat sangat. Kasus ini sangat sulit penyembuhannya dan kadang walau berpuluh-puluh kali kita ruqyah tidak ada perubahan berarti jika yang meruqyah adalah peruqyah yang tidak perpengalaman dalam tekhnik penelusuran penyakit. inilah yang membuat sy menyimpulkan bahwa ada buhul yg belum terputus atau mungkin ada nafs yag ditawan. bahwa salah satu nafs pasien diculik oleh 2 jin. dia berusaha tetap sholat dan mengaji walaupun merasakan kepanasan. pasien sudah tidak merasakan apapun terhadap ruqyah. Sy langsung membca ayat yasin ayat 9 (walaupun sudah tidak penelusuran lagi). dan Al hasyr 22. Pasien termasuk ulet. tidak ada perubahan apapun. Tak lupa sholawat dan hamdalah. saat prosesi ruqyah.

lalu bacakan surat yasin ayat 9 dan Al-Israa’: 45 setelah itu hembuskan lagi keubun-ubun pasien dengan niat agar jiwa sekundernya menghilang dari pandangan jin. dengan izin Allah terjadilah. atas berkat kekuatan dan pertolongan Allah” bacakan almu’minun 97-98. Catatan: niat harus jelas dan tegas adapaun jika sulit memproyeksikan niat dalam hati maka lebih baik ucapkan saja secara jelas. 4.. dan 7 lapis energi pelindung pada tangan pasien lalu tiupkan dan suruh pasien mengusapkannya keseluruh tubuh atau langsung hembuskan keubun-ubun pasien. tuli jin sihir agar tidak dapat mengejar nafs pasien 5. tidak akan bisa lagi dibelenggu oleh seluruh makhluk jahad. terjadilah” Tuntun pasien menarik nafas agak dalam agar rileks dan fokus agar niatnya berhasil. Dilanjutkan membaca Membaca surat Al-Fajr ayat 27-30 berulang-ulang sampai pasien merasa jiwanya sudah bersatu dengan tubuh fisik 8. Bentuk kekuatan Niat mengembalikan semua jiwa raga yang dipengaruhi sihir 6. sebab kadang tidak hanya satu jiwa yang diculik siluman tersebut dengan kembali melakukan tekhnik scanning 1. Tekhniknya adalah : Mu’alij membaca doa pembentengan dengan niat membuat shield (energi pelindung) untuk pasien. Lalu suruh pasien itu cepat terbang kembali ke dalam tubuh fisiknya. terjadilah. tidak akan tembus.. maka tutuplah mata pasien dengan kain agar fokus dan tuntun pasien memindahkan kesadaran jiwanya kedalam kesadaran nafs yang dibelenggu dengan mengatakan :” bismillah kesadaran fisik saya akan menyatu dengan kesadaran nafs saya yang dibelenggu. buta. . Setelah melakukan persiapan. 2. Waspadai kemungkinan ada lagi jiwanya yang dibelenggu. dan pasien akan melihat siluman/jin tersebut kebingungan karena nafs pasien menghilang dari pandangan mereka. Jika berhasil maka pasien akan menjadi dirinya yang ditawan jin tersebut. Pasien meniatkan dirinya agar menyatu dengan kesadaran nafs yang dibelenggu lalu peruqyah membekali nafs pasien dengan ayat-ayat ruqyah yang bisa dijadikan shield.ucapkan :” dengan izin Allah ayat-ayat pembentengan ini energinya akan melindungi jiwa pasien dari semua serangan.Adapun tekhnik penyelamatan nafs pasien ada beberapa cara : 1. weapon yang pasien itu sendiri berusaha melepaskan dirinya. Lalu Membaca Surat Al-baqarah ayat 5 7. Peruqyah membantu keselamatan nafs pasien selama pelarian dengan menggunakan tekhnik Pengembalian jiwa (kisah tekhnik pengembalian jiwa ini ada cerita seru tersendiri yang saya alami hingga paman saya menemukan tekhnik ini dan membacakan pada diri saya karena nafs saya banyak tertarik pada satu kasus pertempuran dengan jin pada saat penanganan sihir kelas berat) Selama pelarian NAFS pasien menuju tubuh fisik. 3. dari semua energi negatif... dari semua senjata. peruqyah membacakan : membaca Ta’awudz Membaca Shalawat nabi Membaca doa perlindungan (Ayat kursi) Membaca surat Al-Baqarah ayat 7 dan 18 dengan niat membuat bisu.

baik orang taat maupun orang fasik. jika sudah aman lalu panggil nafs pasien dengan tekhnik pengembalian jiwa yang sudah saya jelaskan dipoin pertama agar menyatu kembali dengan tubuh fisiknya. Lalu bacakan dan niatkan energi(kekuatan/daya) kalimat tammah (kalimat sempurna/sakti yang pernah diajarkan malaikat Jibril pada Rasulullah yang diserang oleh sekelompok jin ifrit yang membawa obor api (energi api) disatu lapisan langit ketika israa’) untuk menghancurkan/ 2 jin yang membelanggu nafs pasien. Bacaannya yaitu : A’uudzu biwaj’hillaahil kariim Wa bikalimaatil laahit taammaatil latii laa yujaawizuhunna barrun wa laa faajirun min syarri maa yanzilu minas’sama’i Wa min syarri maaya’ ruju fiiha Wa min syarri maa dzaro-a fiil ardhi Wa min syarri ma yakh’ruju minhaa Wa min fitanil laili wan nahaari Wa min thowaariqil laili wan nahaari illa thooriqon Yath’ruqu bikhoirin ya rahman. melindungi nafs pasien dll" untuk melepaskan buhul yang membelenggu nafs pasien. Jika pasien melihat 2 jin itu terbakar lanjutkan pembacaan sampai 2 jin tersebut musnah/lebur..” Bacalah berulang kali dengan konsentrasi dan fokus. sebab kadang tidak hanya satu jiwa yang diculik siluman tersebut dengan kembali melakukan tekhnik scanning . suruh pasien melihat apa yang terjadi. Ya Tuhan kami yang Maha Rahman (Pengasih). dari kejahatan yang turun dari langit dan kejahatan yang naik ke langit. lakukan dulu tekhnik pembentengan nafs pasien yang sudah saya jelaskan di poin pertama. kejahatan yang ada dimuka bumi dan kejahatan yang keluar dari bumi. kejahatan fitnah-fitnah dan peristiwa yang membawa akibat buruk yang terjadi siang dan malam. Tekhnik ini memerlukan kerjasama pandangan mata bathin pasien dengan peruqyah. pemutus buhul. kecuali peristiwa yang membawa kebaikan. Artinya : “Aku berlindung pada Tuhan Yang Maha Pemurah dan berpegang teguh pada kalimatkalimatNYA yang sempurna yang tidak dapat diperangaruhi oleh siapapun juga. Waspadai kemungkinan ada lagi jiwanya yang dibelenggu.2. Peruqyah secara aktif membacakan ayat-ayat "serangan.

Kemudian secara berulang-ulang bacalah Al-Anfal: 9-11 dan 12 disela-sela pembacaan ayat ulangi kembali doa yang sudah diucapkan begitu seterusnya sampai pertolongan Allah datang. Hanya diperlukan kepasrahan peruqyah dan pasien dan kehusyukan dalam berdoa.3. Pedang cahaya bacalah ayat "pedang" dan hembuskan ditangan pasien dengan niat memberikan pedang cahaya pada nafs pasien. maka lakukan tekhnik pembentengan (penjelasan pada poin pertama) lalu kondisikan pasien untuk siap dalam pertempuran alam ghoib: tekhniknya : 1. Peruqyah dan pasien berdoa kepada Allah agar Allah Ta'ala menurunkan bala tentara malaikat untuk membebaskan nafs pasien. Kondisikan pasien melaporkan apa yang dia lihat bagaimana bentuk pertolongan Allah itu datang.Nafs Pasien menyelamatkan nafnya yang lain Jika pasien seorang pemberani. niatkan pada tangan nafs pasien ada seberkas api. Membaca Shalawat nabi 3. pada bacaan ke 9 dan 10 ulangi beberapa kali dengan niat memberikan panah api (berwujud seperti kilat petir dapat berwarna merah. putih atau hitam) lalu lemparkan kearah jin tersebut . Bacaannya adalah : 1. membaca Ta’awudz 2. Peruqyah berdoa dan diamini pasien :” Ya Allah. 5. Panah Api bacakan surat Ash-shofat 1-10. Api ayat kursi bacakan ayat kursi pada tangan pasien lalu hembuskan. 2. maka pasien akan melihat wujud pedang itu lalu suruh pasien memegang pedang tersebut dan tebaskan ketubuh/leher jin/siluman tersebut. 4. ketika penelusuran dan pasien melihat nafsnya yang lain dibelenggu. Tiada daya upaya kecuali pertolongan engkau ya Allah” bacalah beberapa kali dengan khusuk dan diaminkan pasien 4. lalu suruh nafs pasien melemparkan api tersebut ke 2 jin itu 3. kami memohon bantuan kepada Engkau Ya Allah untuk menyelamatkan nafs (sebutkan nama pasien) . biru.

sebab tingkat bahayanya besar. Resikonya sangat besar. bahkan nafs kita yang lain dapat banyak terlepas jika kalah dalam pertempuran. dll Jika musuh sudah dikalahkan jangan buang waktu peruqyah melakukan tekhnik pengembalian jiwa. Tiap lapisan Nafs punya kesadaran sendiri dan dibawah kontrol Ruh kita.saya cukup trauma dan berfikir 1000 kali jika kembali menggunakan tekhnik poin 4 ini. nafs-nafs(jiwajiwa sekunder) lain dapat saja tanpa kita inginkan dan sadari membantu nafs kita yang sedang bertempur. disakiti/dilukai. nafs pasien kita arahkan menuju lokasi benda sihir yang telah menyihir pasien tersebut lalu melakukan tekhnik pembakaran setelah melepaskan nafs pasien dari belenggu siluman tersebut. Nafs peruqyah sendiri yang menyelamatkan nafs pasien Saya tidak rekomendasikan dan Allah Ta’ala belum memberikan taufiq pada diri saya untuk menjelaskannya. . Jika pasien jelas pandangannya minta dia untuk melihat apakah ada buhul yang masih tersambung dalam dirinya. Jika berhasil menyelamatkan nafs pasien hentikan dahulu "penelusuran" dan jangan banyak melakukan eksperimen sebelum benar-benar pengalaman dengan beragam tekhnik yang sudah saya ajarkan dan memahami seluk beluk alam ghoib. lalu lakukan penelusuran ujung buhul yang tertencap dalam dirinya agar diketahui dimana pusat sihir itu berada. sebab jika berlama-lama maka dapat saja bala bantuan jin akan datang dan kita akan direpotkan oleh pertempuran yang lebih membahayakan dan menyulitkan lagi. ini kacau dan pernah saya alami dan saya tidak dapat mengontrolnya. 5. Lakukan secara sabar tahapan tekhnik diatas jika salah satu tidak berhasil lakukan tekhnik lain dan bisa menggabungkan beberapa tekhnik menjadi satu kesatuan. Kilat petir bacakan surat al-Mulk ayat 5 lalu hembuskan ketangan pasien dengan niat memberikan kilatan patir lalu suruh pasien melemparkan kearah jin tersebut 5. Pada tingkat lanjut dapat saja hanya dengan kekuatan niat. nafs peruqyah bisa dijebak oleh bangsa jin hingga bisa terbelenggu.4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful