PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK PENJERNIHAN AIR LEDENG MENGGUNAKAN BEBERAPA ABSORBEN DENGAN ALAT PERNJERNIH AIR SEDERHANA

DISUSUN OLEH Nama NIM Semester/Kelas : Melina Hadera : 1110096000025 : 3/A

PRODI KIMIA JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2010/2011

mengetahui zat atau bahan yang terbaik dalam proses filtrasi. terlihat sebagian besar menggunakan air sumur/ledeng untuk mencukupi kebutuhan air rumah tangga tanpa ada perlakuan kusus. Kekurangan air akan menyebabkan .metabolisme. kimiawi dan bakteriologis. zeolit alam. Pada penelitian ini digunakan adsorben arang aktif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa absorben yang baik digunakan untuk filtrasi air adalah arang aktif.416/MENKES/PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air. maka jika kebutuhan akan air tersebut belum tercukupi dapat memberikan dampak yang besar terhadap kerawanan kesehatan maupun sosial. Kata Kunci: Penjernihan air. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 November 2011 di Pusat Laboratorium Terpadu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. pasir silika. Manusia membutuhkan air dalam semua aspek kehidupan. untuk memasak. Air merupakan kebutuhan penting dalam proses produksi dan kegiatan seharihari. pasir malam. Untuk mengupayakan penjernihan air yang berasal dari sumur/ledeng biasanya hanya memerlukan bahan penyaringan sebagai absorber unsur logam sehingga dapat sekaligus menghilangkan warna. dan syarat tersebut merupakan satu kesatuan. Jadi jika ada satu saja parameter yang tidak memenuhi syarat maka air tesebut tidak layak untuk diminum. Untuk itu diperlukan penyediaan air bersih yang secara kualitas memenuhi standar yang berlaku dan secara kuantitas dan kontinuitas harus memenuhi kebutuhan industri sehingga proses produksi tersebut dapat berjalan dengan baik. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ABSTRAK Air merupakan kebutuhan penting dalam proses produksi dan kegiatan sehari-hari. bau dan dimungkinkan kadar logam juga turun. misalnya pencernaan.PENJERNIHAN AIR LEDENG MENGGUNAKAN BEBERAPA ABSORBEN DENGAN ALAT PERNJERNIH AIR SEDERHANA Melina Hadera Prodi Kimia. Manusia memerlukan air secara kuantitatif dan kualitatif yang memenuhi syarat. Untuk itu diperlukan penyediaan air bersih yang secara kualitas memenuhi standar yang berlaku dan secara kuantitas dan kontinuitas harus memenuhi kebutuhan industri sehingga proses produksi tersebut dapat berjalan dengan baik. namun tanpa air akan mati dalam beberapa hari saja. Guyton (1987) Secara biologis air berperan dalam semua proses dalam tubuh manusia. mempunyai standar persyaratan tertentu yakni persyaratan fisis. transportasi. Karena merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Suatu perlakuan upaya penjernihan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. absorben PENDAHULUAN Air merupakan unsur utama bagi kehidupan mahluk hidup di planet ini. Fakultas Sains dan Teknologi. Di Indonesia standar kualitas air tersebut dinyatakan sebagai baku mutu air yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. mencuci dan kebutuhan lainnya. Air yang layak diminum. mengatur keseimbangan suhu tubuh. mandi. Manusia mampu bertahan hidup tanpa makan dalam beberapa minggu. busa dan ijuk. Masyarakat pada umumnya tidak mengetahui akan syarat air bersih yang dikonsumsi.Tujuan penelitian ini yaitu untuk: membuat alat filtrasi sederhana. Alat penjernih air sederhana.

bau dan kekeruhan. besi. Masyarakat pada umumnya juga memandang arang kayu maupun arang batok ke l apa merupakan bahan bakar saja. yaitu bersifat toksis terhadap organ melalui gangguan secara fisiologisnya. Dengan demikian air yang diperlukan manusia harus memenuhi secara kuantitatif dan kualitatif. Pada penelitian ini digunakan adsorben arang aktif. (1984 ) air bersih harus bebas dari mikroorganisme patogen. mendapatkan 42 MIPA Vol.gangguan fisiologis. namun kadar kimia air tanah tergantung dari formasi litosfir yang dilaluinya atau mungkin adanya pencemaran dari lingkungan sekitar. Jika kita mengkonsumsi air minum secara terus menerus dengan kandungan Mangan. dkk. Suatu perlakuan upaya penjernihan untuk memenuhi kebutuhan air bersih . air akan merupakan media yang baik bagi kuman penyakit. arang batu bara dapat dimanfaatkan sebagai media penyaring air yang dapat menurunkan kadar Besi dan menurut Ambarwati (2002). Oleh karena itu untuk menghindari akibat-akibat buruk yang tidak diinginkan tersebut perlu dicari suatu teknik pengolahan air untuk menurunkan kadar Besi. mineral-mineral dapat larut dan terbawa sehingga mengubah kualitas air tersebut. mikrobiologis maupun radioaktif sesuai peraturan pemerintah melalui Dinas Kesehatan maupun lingkungan. magnesium. misalnya kerusakan hati. ginjal dan syaraf. Pada air tercemar bahan anorganik (khemis) akan menyebabkan gangguan fisiologis secara menahun bahkan ada yang bersifat toksis. 3 mm2 dan 5 mm2 dapat menurunkan kadar Mn lebih dari 50 %. 14. warna. kimia. Air tanah pada umumnya tergolong bersih dilihat dari segi mikrobiologis. Dari segi kualitas. arang batubara juga mempunyai sifat absorben seperti halnya pada arang aktif. Mangan dan logam berat lainnya dalam air sampai kadarnya di bawah ambang batas yang diperbolehkan. zeolit alam. Menurut Sanropie. arang sering digunakan sebagai absorber karena dapat melakukan absorbsi / penyerapan unsur-unsur logam ataupun fenol dalam air sehingga menjadi jernih. jumlah air yang dibutuhkan untuk keperluan minum perorang rata-rata sebanyak 2. kalsium dalamjumlah melebihi baku mutu air maka dimungkinkan adanya akumulasi logam tersebut dalam tubuh. pasir silika. No. sedangkan secara keseluruhan kebutuhan suatu rumah tangga untuk masyarakat Indonesia diperkirakan sebesar 60 liter/hari. artinya belum dimanfaatkan untuk penjernihan air. terlihat sebagian besar menggunakan air sumur untuk mencukupi kebutuhan air rumah tangga tanpa ada perlakuan kusus. Namun apabila air itu tidak jernih misalnya tercemar bahan organik. 1. Arang kayu. pasir malam. Untuk mengupayakan penjernihan air yang berasal dari sumur biasanya hanya memerlukan bahan penyaringan sebagai absorber unsur logam sehingga dapat sekaligus menghilangkan warna. Absorbsi yang sering digunakan adalah arang aktif yang dalam pengolahan air biasanya dipakai dalam saluran berfilter arang aktif. Air tanah sering mengandung unsur-unsur yang cukup tinggimenyebabkan air berwarna kuning kecoklatan dan bercak-bercak pada pakaian serta dapat mengganggu kesehatan. bahan kimia berbahaya. air minum dan air bersih harus memenuhi syarat kesehatan baik secara fisik. busa dan ijuk. Menurut Kholik (2001). Menurut Kusnae di (1998). bahkan mengakibatkan kematian apabila kekurangan tersebut mencapai 15% dari berat tubuh. Dengan demikian hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pengolahan air minum dan sangat menarik untuk . Dalam aliran air tanah.5 liter/hari. bau dan dimungkinkan kadar logam juga turun. Padahal Arang batubara sebagai limbah dari pengecoran logam selama ini belum dimanfaatkan. Januari 2004: 40 – 51 optimasi dalam pengaliran secara langsung sepanjang 100 cm arang batubara dengan ukuran dari 1 mm2. Dari aspek kuantitatif. Masyarakat pada umumnya tidak mengetahui akan hal ini.

Alat dan Bahan Pembuatan alat penjernih air sederhana: . tanah dan partikel besar /kecil dalam air dan biasa digunakan untuk penyaringan tahap awal (pre-treatment). 3 mm2 dan 5 mm2. Pemanfaatan ijuk sebagai bahan material penjerap merupakan salah satu teknologi yang murah karena bahan bakunya mudah didapat. 30 November 2011 di Pusat Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Supaya mengoptimalkan sifat absorbennya maka besarnya arang dibuat beragam. Mineral zeolit dapat dijumpai pada batuan sedimen vulkanik yang sudah berubah (batu zeolit dan tufa zeolit) maupun batuan metamorf tingkatan rendah (metatufa zeolitik/batu hijau) (Widiasmoro. Zeolit alam terbentuk karena adanya proses perubahan alam (zeolitisasi) dari batuan vulkanik tuf. Zeolit merupakan mineral yang terdiri dari kristal aluminosilikat terhidrasi yang mengandung kation alkali atau alkali tanah yang dapt dipertukarkan dengan ion lain tanpa merusak struktur zeolit. felspar. gipsum. Pada proses ini karbon aktif digunakan untuk mengurangi kadar dari bahan-bahan organik terlarut yang ada dalam air. lignin dan zat ekstraktif. Pasir silica banyak digunakan pada system penyaringan air secara konvensional dan dapat memperbaiki kualitas fisik air seperti kekeruhan. Tetapi kemampuan adsorpsi zeolit alam ini belum sebaik adsorpsi zeolit sintetis karena biasanya zeolit alam masih tercampur dengan mineral lain seperti kalsit. penukar ion. sedangkan zeolit sintetis direkayasa oleh manusia. 2000). Fe dan Mn dalam air biasanya diturunkan dengan cara aerasi air pada pH>7 sehingga kedua logam ini mengendap sebagai oksidanya. Dengan adanya proses adsorpsi tersebut maka zat-zat substansi terlarut yang ada di air dapat terserap pada permukaan media karbon aktif sehingga diharapkan air yang keluar dari proses tersebut telah memiliki kualitas yang baik. Kemudahan dalam penggunaan serta biaya yang relatif murah dalam perawatannya menjadikan karbon aktif sebagai salah satu alternatif teknologi yang digunakan dalam mengolah air tanah / ledeng. Disamping itu dengan adanya kontak karbon aktif dengan air maka benda-benda partikel juga dapat ikut dihilangkan. Ada dua jenis zeolit yaitu zeolit alam dan zeolit sintetis. Terdapatnya selulosa dan hemiselulosa yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan penjerap. Ijuk mengandung komponen-komponen kimia seperti selulosa. Pada dasarnya zeolit alam sudah dapat digunakan sebagai pengadsorpsi (adsorben) yang baik karena struktur berongga dan pori-pori yang bentuknya seragam serta luas permukaan zeolit yang besar. 1995 dalam Wahyu. Zeolit merupakan material yang sering digunakan sebagai ion exchanger dalam usaha mengurangi kesadahan air dan juga untuk menghilangkan kation maupun anion secara komplet yang biasa disebut “deionisasi”. hemiselulosa. dan katalisator ( Borneviot dan Kaliaquine. Zeolit merupakan mineral yang terdiri dari kristal aluminosilikat terhidrasi yang mengandung kation alkali atau alkali tanah dalam kerangka 3 dimensi. Penggunaan Activated Carbon (karbon aktif) pada saat ini telah banyak sekali dikembangkan dalam mengolah pengolahan air dengan menggunakan karbon aktif biasanya digunakan sebagai proses kelanjutan setelah pengolahan fisik atau biologis terlebih dahulu. METODOLOGI PENELITIAN Waktu dan Lokasi Percobaan Percobaan dilaksanakan pada hari Rabu.dikembangkan dalam penelitian guna menurunkan unsur-unsur logam dan mikrobia dalam air. Zeolit dapat dimanfaatkan sebagai penyaring. 2000). A. dan lain-lain. misalnya ukuran kurang dari 1 mm2. Pasir Silika banyak digunakan untuk menyaring lumpur. penyerap bahan.

pasir silika. keran plastik. sisi atas dan bawah paralon dipasang tutup paralon berdiameter 2. Disiapkan alat dan bahan 2. ijuk. dan zeolit alam sampai menjadi 3 lapisan 1. pipa paralon dengan panjang 2 meter dibagi menjadi 5 masing masing 40 cm dengan menggunakan gergaji besi 4. sebagai tempat hasil filtrasi. hidrat paralon.5 inch.Alat-alat yang digunakan yaitu: Pipa paralon . isolasi paralon.dipasang keran air pada hidrat dengan diberi isolasi paralon Absorben Air I Zeolit alam. pasir malam. Bahan-bahan yang digunakan dalam percobaan meliputi : karbon aktif. dilem sisi bawah paralon dengan tutup dan hidrat 6. gunting.diletakkan alat penjernih yang telah jadi aktif II III Pasir Silika Arang Aktif . karbon Proses Filtrasi 7. bor. gergaji besi. Absorben Pada Alat Penjernihan Air Alat Penjernihan 5. zeolit. arang aktif. 3. Tahapan Percobaan dan Cara Kerja Pembuatan alat penjernih air sederhana dimasukkan karbon aktif ke dalam alat filtrasi sederhana dimasukkan pasir malam setela h itu dimasukkan zeolit alam Lapisan paling atas diletakkan karbon aktif pula Dimasukkan lagi pasir malam. silica gel. pada sisi tutup bagian bawah paralon dibolongi dengan bor sebesar ukuran hidrat keran Lalu alat filtrasi sederhana yang telah diisi oleh absorber Letakkan becker glass tepat di bawah keran. tutup pipa paralon. lem paralon.

mudah. pasir malam. Diantaranya yaitu terjadi kebocoran pada sambungan ujung pipa dengan knop. pada saat alat tersebut digunakan. karbon aktif 150 µS 147 µS 143 µS Dicelupkan conductivity meter kedalam sampel air ledeng hasil penjernihan air Diuji sampel air ledeng hasil penjernihan air II Pasir Silika 220 µS 170 µS 167 µS 140 µS III Dibandingkan hasil konduktivitas sebelum destilasi dan setelah destilasi Arang Aktif 221 µS 135 µS Diamati angka yang tertera pada alat Pembahasan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Percobaan Alat Penjernihan Air Pada penjernihan ini. Lem belum . Praktikum ini mempunyai tujuan agar praktikan mampu membuat alat filtrasi sederhana dan mengetahui zat atau bahan yang terbaik dalam filtrasi air. Setelah dilakukan analisis. Pertama-tama praktikan membuat alat filtrasi sederhana dengan menggunakan pipa paralon. Namun. timbul beberapa masalah. dan terjadi kebocoran juga di ulir keran. dan tidak menghabiskan banyak waktu maupun materi. hal tersebut bisa terjadi karena proses pengeleman yang kurang sempurna pada ujung pipa dengan knop.Uji Konduktivitas Hasil Penjernihan Air Disiapkan sampel yang akan diuji Dibilas conductivity meter dengan aquades Uji Konduktivitas Air Ledeng Sebelum Penjernihan Air : 150 µS Uji Konduktivitas Hasil Penjernihan Air Alat Penjernihan Absorben Hasil Konduktivitas I II III Dicelupkan conductivity meter kedalam sampel air ledeng Diuji air ledeng sebelum didestilasi Air Diamati angka yang tertera pada alat Dibilas kembali conductivity meter dengan aquades I Zeolit alam. Proses pembuatan alat tersebut berjalan lancar.

Oleh karena itu. Zeolit yang digunakan adalah zeolit alam Pada percobaan kedua diperoleh konduktivitas hasil filtrasi yang lebih kecil dibanding dengan konduktivitas hasil filtrasi yang pertama. Lalu praktikan membersihkan zeolit sampai bersih dan hilang warnanya. Borneviot dan Kaliaquine (1995) dalam Wahyu (2000) menyebutkan bahwa ukuran pori zeolit berkisar 2Å-8Å. konduktivitas hasil filtrasi sampel air dengan alat filtrasi sederhana sebesar 140 µS. terlihat pada percobaan pertama dan kedua pada umumnya mempunyai konduktivitas yang lebih tinggi dari pada nilai konduktivitas sampel air yang digunakan. Oleh karena itu zeolit mempunyai kemampuan mengurangi kandungan mangan dari dalam air yang besar melalui kemampuan adsorbsinya yang didukung dengan kemampuannya sebagai penukar ion. Ketika sampel dimasukkan. hasil filtrasi yang perkirakan akan keluar dengan lambat. Pada penjernihan yang ketiga ini digunakan arang aktif sebagai absorben. Hal ini disebabkan oleh masih belum bersihnya zeolit yang digunakan. ternyata keluar dengan laju yang lebih cepat dari perkiraan. dan pada percobaan terakhir konduktivitas hasil filtrasi sampel air sebesar 135 µS . karena walaupun nilai konduktivitasnya dibawah nilai konduktivitas sampel air ledeng. Dan pada percobaan yang ketiga. Zeolit mempunyai sifat kimia dasar yang membuatnya mampu bertindak sebagai penukar ion yang baik. Selain itu zeolit mempunyai luas permukaan besar dengan distribusi ukuran pori yang kecil. arang digunakan sebagai absorber karena dapat melakukan absorbsi / penyerapan unsur-unsur logam ataupun fenol dalam air sehingga menjadi jernih. padahal sampel air yang digunakan tidak berwarna. Dari percobaan. Hal tersebut bisa terjadi karena absorben yang digunakan sudah dibersihkan dan meggunakan pasir silika sebagai absorben.kering secara sempurna. dan kerapatanya pun tidak terlalu rapat. Ini bisa terjadi karena semua absorben masih memiliki pengotorpengotor yang ikut pergi bersama air yang menjadi hasil filtrasi. Percobaan filtrasi dilakukan oleh praktikan sebanyak 3 kali. Dari data tersebut percobaan kedua mempunyai konduktivitas yang sangat besar dari pada konduktivitas sampel air sebelum percobaan. namun nilai tersebut tidak terlampau jauh. . diperoleh konduktivitas hasil filtrasi terkecil dari ketiga alat penjernih air yaitu 135 µS. Diperoleh data konduktivitas sampel air adalah sebesar 150 µS. sedangkan pada percobaan kedua. Hal ini yang menyebabkan konduktivitas hasil filtrasi tidak bisa diturunkan secara signifikan. Efisiensi zeolit yang besar tersebut mungkin juga dikarenakan diameter poripori zeolit yang digunakan sesuai untuk penyaringan mangan. Sedangkan kebocoran yang terjadi pada keran itu disebabkan karena praktikan tidak menggunakan isolasi keran. Pada percobaan yang terakhir ini konduktivitas air berhasil diturunkan nilainya dari pada konduktivitas sampel air. Namun dari semua titik kebocoran tersebut. Percobaan pertama menghasilkan hasil filtrasi dengan konduktivitas sebesar 143 µS. Hal ini terbukti dengan nilai konduktivitas percobaan yang ketiga yang dibawah nilai konduktivitas sampel air ledeng yang digunakan. Diantara semua absorben yang digunakan. Kurang bersihnya absorben yang digunakan terlihat dengan hasil filtrasi sampel air yang masih keruh atau kecoklatan. dapat disimpulkan semua absorben yang digunakan mempunyai absorbsi yang tidak terlalu baik. Hal ini disebabkan karena kemampuan absorben pada air kurang. Sampel air yang akan digunakan diukur terlebih dahulu konduktivitasnya dengan menggunakan conductivity meter. absorben harus dibersihkan terlebih dahulu.. tidak terlalu mempengaruhi hasil filtrasi secara signifikan karena kebocoran yang terjadi tidak terlalu parah.

id/file/nyo mansukartaipbbab1.wordpr ess.  Adanya zat pengotor mempengaruhi nilai komduktifitas air DAFTAR PUSTAKA Bambang Setiaji. A.  Alat filtrasi yang menggunakan absorben arang aktif memberikan hasil konduktifitas yang rendah pada percobaan ini.undip.ums. 1996..net/index.lumasmultisarana.pdf http://gradienfmipaunib. http://eprints.com/2008/07/irfangustian.damandiri.  Proses pengeleman pada pembuatan alat filtrasi sederhana merupakan salah satu hal penting.its.id/515/1/hal_3 7-42.id/public/ITSNonDegree-9427-2306030047Chapter1.com/in dex. Budi.pdf http://www. php?option=com_content&view =article&id=308:penjernihanair-dengan-cara-penyaringanii&catid=71:teknologi-tepatguna-kesehatanlingkungan&Itemid=302 http://digilib.pdf http://eprints.pdf http://www.files.pdf .H.id/264/1/TUTI_ RAHAYU_6_new.html?start=12 Rahman. Zeolit: Material Masa Depan.or.php/blog.ac. Departemen Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia . KESIMPULAN  Absorben yang digunakan lebih bagus menurunkan konduktivitas air jika absorben sudah bersih.ac. Penyaringan air tanah dengan zeolit alami Untuk menurunkan kadar besi dan mangan. Paper Seminar PS Kimia-HEDS Project http://bapelkeslemahabang. Abdur dan Hartono.Absorben yang paling baik dalam menurunkan nilai konduktivitas air dalam percobaan ini yaitu alat filtrasi yang menggunakan absorben arang aktif.ac. Alat tersebut menghasilkan nilai konduktivitas hasil filtrasi sebesar 135 µS.

LAMPIRAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful