PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR UNTUK ANALISA PENYAKIT DALAM

Tugas Akhir untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana Teknik

oleh

Adhi Sadewo Broto L2F304202

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

HALAMAN PENGESAHAN

Judul Tugas Akhir

: Perancangan dan Implementasi Sistem Pakar untuk Analisa Penyakit Dalam

Nama Mahasiswa : NIM : Disetujui/disahkan di : Tanggal : Pembimbing 1

Adhi Sadewo Broto L2F304202 Semarang 20 Agustus 2010 Pembimbing 2

Imam Santoso, S.T.,M.T. NIP. 197012031997021001

Ajub Ajulian Zahra, ST., MT. NIP. 197107191998022001

Telah diuji dan dinyatakan LULUS di Semarang Tanggal, 30 Agustus 2010

Ketua Penguji

Sekretaris Penguji

Anggota Penguji

Ir. Kodrat Iman Satoto, M.T. NIP. 196310281993031002

Yuli Christyono, S.T.,M.T. NIP. 196807111997021001

Darjat, S.T.,M.T. NIP.197206061999031001

Mengetahui, Pembantu Dekan 1 Fakultas Teknik UNDIP

Ir. Bambang Pudjianto, M.T. NIP. 195212051985031001

PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Tugas Akhir ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Semarang, 2010

20

Agustus

Adhi Sadewo Broto L2F304202

Banyak penemuan seperti rontgen. USG. sistem pakar. Kata kunci: penyakit dalam. Tanpa pengetahuan yang baik dapat menyebabkan penanganan yang salah terhadap suatu penyakit. Faktor Kepastian . Penyakit dalam memiliki indikasi yang beragam dan gejala yang muncul hampir memiliki kemiripan. CT-scan dan banyak lagi alat yang lain yang menjadi alat bantu bagi dunia kedokteran. Hasil analisa kemudian diperiksa kecocokannya dengan hasil diagnosa dokter untuk mengetahui kebenarannya. bisa jadi semakin parah atau bahkan dapat menyebabkan kematian jika telambat tertolong. Sistem pakar secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer. Besarnya nilai faktor kepastian bergantung pada banyaknya kecocokan masukan gejala terhadap satu penyakit serta besarnya nilai faktor kepastian per korelasi antara gejala dan penyakit. bahkan masyarakat awam kesulitan untuk mengenali jenis penyakit yang diderita. Penyakit dalam merupakan salah satu jenis penyakit yang paling banyak diderita. Hal ini menyebabkan banyak tenaga medis. agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sedangkan bagi para ahli. Masukan gejala tersebut kemudian diolah dengan menggunakan kaidah tertentu sesuai dengan ilmu pengetahuan pakar atau dokter umum yang sebelumnya sudah disimpan di dalam kaidah pengobatan. Salah satu alat bantu yang sangat membantu dalam melakukan diagnosa terhadap penyakit dalam adalah sistem pakar. orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik ‘sedikit’ rumit ataupun rumit sekalipun ‘tanpa’ bantuan para ahli dalam bidang tersebut.ABSTRAK Kesehatan merupakan sesuatu yang sangat berharga. Program dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL. Diharapkan dengan dibuatnya sistem pakar ini dapat digunakan oleh masyarakat sebagai acuan diagnosa awal terhadap suatu penyakit dalam dan sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mendiagnosa pasien dengan lebih tepat dan cermat. sistem ini dapat digunakan sebagai asisten yang berpengalaman. Hasil dari sistem pakar untuk analisa penyakit dalam ini adalah tiga alternatif pilihan penyakit dalam yang disajikan sesuai urutan nilai faktor kepastian dari yang paling besar. tanpa kesehatan manusia tidak bisa menikmati hidup. Seiring perkembangan jaman. Semakin canggihnya ilmu kedokteran sangat membantu tenaga medis untuk mendiagnosa suatu penyakit dan mengobati pasien. jenis penyakitpun makin bertambah dengan masnifestasi baru atau bahkan berbeda dari gejala sebelumnya. Diagnosa dilakukan dengan cara menganalisa masukan gejala berupa pertanyaan tentang apa yang dirasakan oleh pasien. Aplikasi yang dikembangkan merupakan sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam dengan menggunakan metode Faktor Kepastian. Diharapkan dengan sistem ini.

These cause many medical worker. expert system. helps medical workers to diagnose a disease and treat the patients. Without any goog knowledge can cause a worse treatment to the disease. CT-scan and many more is used as a helping tool for the medical world. this expert system can be used by most people as a guidance for a pre-diagnose to an indisease and as a helping tool for doctors for a precision diagnose. Key words: indisease. Many inventions such as rontgen. And for the experts. Then the inputs are maintened by using certain rules which are refers to the expert’s or doctor’s knowledge that have been saved in the cure rules. expert system is a system that adopt human knowledge into a computer. The developed application is an expert system that is used to diagnose indiseases by using Certainty Factor method. so it can solve problems which the expert used to do. many kinds of disease appear with new manifests or even something different with the existing symptoms. USG. Indisease is one of the disease that people mostly suffering from. Certanty Factor . Indisease has many variation of indications and the symptoms that appears are almost the same. .ABSTRACT Healthy is something that is very pricelesss. One of a helping tool wich is helpful to diagnose a disease is an expert system. The diagnose is done by analyzing the inputs of symptoms which is served as questions about what the patient suffers from. Then the results are matched with the doctor’s diagnoses to prove the truth. people can solve problems whish is “alittle bit” complicated or even very complicated without any an expert assistant. In general. Hopefully. The results from this expert system is three alternative indisease which is performed according to the value of the certainty factor by ascending. without it people can’t enjoy this life. it can used as an experienced assistant. As years go by. This program is made by using PHP language and database MySQL. or even common people find it difficult to recognize what kind of disease that is being suffered. it can be even worse or may be can cause death if it’s too late. The more sophiscated the medical knowledge. Hopefully by this expert system. The value of certainty factor depends on how many match between the input of the symptoms and the disease and also the value of the certainty factor for each correlation between a symptom and a disease.

. kalian mampu membuat bapak bertahan dan berdiri lagi. terima kasih atas kasih setia dan penyertaanMU yang tak pernah putus bagiku.MOTTO DAN PERSEMBAHAN “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya”  Tuhan Yesus.  Bapak dan ibu. hanya KAU yang mampu buatku bertahan dan “berperang” sampai garis akhir . It’s dedicated only for You and for Your Glory!  Istriku tercinta dan anakku Benning. Semoga hasil ini mampu membuat bapak dan ibu tersenyum bangga kepada anakmu. Kalian adalah kekuatan dan alasan untuk apapun yang bapak lakukan. hidupku lengkap bersama kalian. Saat putus asa dan penat. terimakasih untuk kepercayaan dan doa yang sudah diberikan tanpa putusnya.

T. khususnya Gunar H dan Arko S. Seluruh Dosen. Ibu dr. Pada kesempatan ini Penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyelesaian Tugas Akhir ini. Teman – teman Angkatan 2004-2007 Ekstensi Elektro Universitas Diponegoro khususnya Elektronika Telekomunikasi atas semangat dan dukungan yang diberikan. Bapak Ir. sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan Laporan Tugas Akhir dengan judul “Perancangan dan Implementasi Sistem Pakar untuk Analisa Penyakit Dalam”. maka dengan hormat penulis mengharapkan kritik..KATA PENGANTAR Puji Tuhan penulis ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala kasih dan karuniaNYA. Ibu Ajub Ajulian Zahra.. Laporan Tugas Akhir ini digunakan sebagai syarat Program S1 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna. antara lain: 1. Ari Nursanti selaku dokter konsultan sebagai narasumber pengetahuan kepakaran penyakit dalam.R. staf Tata Usaha.T. 3. selaku Dosen Pembimbing II atas saran. S. yang tidak dapat Penulis sebutkan satu persatu. S.T.. staf perpustakaan jurusan yang telah banyak membantu. 2. selaku Dosen Pembimbing I atas ilmu dan bimbingan yang diberikan. Sudjadi. S. 9. 8. Kedua Orang Tua dan keluarga kecilku Artikasari dan Benning Arista Dekanaya yang telah ikhlas memberikan doa dan dukungan kepada penulis hingga dapat menyelesaikan studi. 5.T.T. M. M. Semua pihak yang telah banyak membantu. saran serta .T selaku dosen wali atas dukungan dan semangat yang diberikan. M. 4.T. 6. M. 7. Bapak Imam Santoso. selaku Ketua Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. bantuan dan bimbingan yang diberikan. Bapak Adian.

Agustus 2010 Penulis . Semarang.informasi yang bersifat membangun mengenai penulisan laporan untuk kesempurnaan Tugas Akhir ini.

................3 Keuntungan dan kelemahan Sistem Pakar ....4 Struktur Sistem Pakar.......... 11 2.................................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL..................... iv ABSTRACT ............... ii PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH ...1 Sejarah PHP.................2............ 2 1.............................2...................2 Kategori dan Area Permasalahan Sistem Pakar .......... xi DAFTAR TABEL............................................................................................................................. ix DAFTAR GAMBAR ................................................................................2........... 17 2....... 18 ........................................................ i HALAMAN PENGESAHAN....................................................................2 Sistem Pakar.......................2................... iii ABSTRAK ................5 Ketidakpastian...................................................................................................... 10 2....... 3 1............................................................ 6 2..........................................................................2......................................................... 17 2............................... xiii BAB I PENDAHULUAN 1................. vii DAFTAR ISI....................................5 Sistematika Penulisan ........ 4 BAB II DASAR TEORI 2................7 Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors ................................................................................................................................... 9 2...................................................................................3 Pembatasan Masalah ....................................................... 14 2............................. 17 2................................ 7 2.....................2.........3 Tipe Data . 9 2.................................................3............................2 Tujuan ..............................................................................................................3 PHP .4 Metode Penelitian............................................................ 1 1................................................... v MOTTO DAN PERSEMBAHAN ............................. 2 1.............................................1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) Secara Umum ...........................................2.............6 Faktor Kepastian (Certainty Factor)..........................2............ vi KATA PENGANTAR ..1 Latar Belakang . 15 2......................................................1 Ciri-Ciri Sistem Pakar .............................................

. 33 3........... 55 4............1 Diagram Alir Program Sistem Pakar................2................................................. 57 BAB V PENUTUP 5........................... 41 4...3 Data Penyakit ..............................7 Data Pasien....................................................4 MySQL....................................................................4 Mesin Inferensi..........................................1 Metode Wawancara............................2................................3 Metode Diagnosa Pemeriksaan Penunjang .................................. 43 4.................. 32 3.............................. 61 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN ... 47 4...............5 Penyakit Dalam .........................................1 Kesimpulan ................2...................... 37 3... 46 4..........................2.......2..................... 35 3.. 26 3.................2....2............................... 39 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 4.............1 Pengujian Perhitungan Nilai Certainty Factor .................................... 31 3.............................................................................. 43 4..................2 Perancangan Diagram Alir.................2...................5 Kaidah Diagnosa ...................................................2....... 61 5................................... 49 4.......................................2 Saran................................. 22 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3......2 Metode Diagnosa Pemeriksaan Fisik ...................................... 27 3..............................1 Kebutuhan Sistem .................................................................................4 Pengujian dengan Tiga Metode Diagnosa .... 29 3.....2... 30 3.......................3 Pengujian dengan Dua Metode Diagnosa ..........................4 Data Gejala...................2 Diagnosa Penyakit.........................................................................................................5 Perbandingan Hasil Analisa dengan Diagnosa Dokter ....................... 19 2............................ 27 3............2 Pengujian dengan Satu Metode Diagnosa.6 Data Pakar .....3 Basis Pengetahuan...........................2...........................................

...... 37 Gambar 4..................4 Masukan gejala dengan metode diagnosa wawancara ............................................... 44 Gambar 4............................. 42 Gambar 4.............3 Diagram alir menu data penyakit .......4 Diagram alir menu data gejala .......................6 Diagram alir menu data pakar ......................... 43 Gambar 4........7 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik.................... 46 Gambar 4....... 42 Gambar 4......14 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam .2 Struktur Sistem Pakar........................ 38 Gambar 4.............8 Diagram alir menu data pakar untuk userrole pakar............ 40 Gambar 4.3 Hasil nilai CF total per id penyakit di tabel hasil_sementara........... 40 Gambar 4..... 31 Gambar 3............... 38 Gambar 4........................................................................DAFTAR GAMBAR Gambar 2...................... 35 Gambar 4......... 31 Gambar 3................2 Diagram alir menu diagnosa penyakit............. 25 Gambar 3............. 26 Gambar 3.......................11 Diagram alir menu data pasien untuk userrole pakar ...................................................................8 Tampilan tabel diagnosa metode diagnosa pemeriksaan fisik ............. 44 Gambar 4... 23 Gambar 3........................13 Metode diagnosa wawancara pada penyakit Demam Tifoid ................ 29 Gambar 3........................7 Diagram alir menu data pakar untuk userrole admin........................ 43 Gambar 4.......6 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa wawancara....................................... 32 Gambar 3................................. 33 Gambar 3..............................................................1 Pilihan pertanyaan .........5 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa wawancara ..9 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik .............1 Diagram alir pogram sistem pakar .......9 Diagram alir menu data pasien..............2 Tabel diagnosa........10 Diagram alir menu data pasien untuk userrole admin ...............................................1 Bagian utama sistem pakar....... 6 Gambar 2........................................................................................12 Diagram alir mesin inferensi . 11 Gambar 3............................10 Masukan gejala metode diagnosa pemeriksaan penunjang................................................................................... 30 Gambar 3......12 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang......... 39 Gambar 4.... 28 Gambar 3.... 28 Gambar 3........5 Diagram alir menu kaidah diagnosa.................................................11 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang ....

....................................................................................................................................................................................... 48 Gambar 4............................................................................................... 49 Gambar 4...........................................................19 Tabel hasil_sementara untuk dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid ..... 47 Gambar 4..................... 51 Gambar 4...21 Tabel hasil_sementara untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid ....17 Metode diagnosa pemeriksaan penunjang pada penyakit Demam Tifoid.... 50 Gambar 4.............16 Metode diagnosa pemeriksaan fisik pada penyakit Demam Tifoid .........20 Tabel diagnosa untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid................................... 48 Gambar 4..............................18 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang ..................................................................................................................... 52 ........................................................................15 Tabel hasil_sementara untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid ........Tifoid................................................................ 49 Gambar 4.................

.................2 Tipe data numeric MySQL .........................................................................................DAFTAR TABEL Tabel 2.....................................................9 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus III............................................10 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus IV...................6 Perbandingan keluaran antara satu metode diagnosa dengan dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid.....1 Tipe character......5 Aturan untuk penyakit Demam Tifoid ........2 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan fisik............................7 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus I .................................................................................................11 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus V ........................... 57 Tabel 4...................... 50 Tabel 4................................................. 58 Tabel 4.... 60 . 59 Tabel 4....................... 41 Tabel 4...................................................... 44 Tabel 4.............................1 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa wawancara ..........4 Perbandingan penggunaan satu metode diagnosa dengan jumlah masukan gejala sama..................... 58 Tabel 4.. 45 Tabel 4............................... 21 Tabel 4...................................... 20 Tebel 3..................... 57 Tabel 4... 8 Tabel 2.....................................................3 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang .............................................................................................................................. 45 Tabel 4........ 43 Tabel 4...............................1 Macam-macam sistem pakar..........................................12 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus VI.............................................8 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus II .................

Pengetahuan yang disimpan di dalam sistem pakar umumnya diambil dari seorang manusia yang pakar dalam masalah tersebut dan sistem pakar itu berusaha meniru metodelogi dan kinerjanya (performance). Kecerdasan buatan atau artificial intelligence merupakan bagian dari ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. kesehatan. Penyakit yang dipilih adalah penyakit dalam karena penyakit dalam merupakan penyakit yang kompleks dan sering diderita oleh . kini telah digunakan secara luas di berbagai bidang. Komputer yang pada awalnya hanya digunakan oleh para akademisi dan militer. seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Sistem pakar merupakan program komputer yang meniru proses pemikiran dan pengetahuan pakar dalam menyelesaikan suatu masalah tertentu. Salah satu yang dipelajari pada kecerdasan buatan adalah teori kepastian dengan menggunakan teori Certainty Factor (CF) [4] . Sistem Pakar (Expert System) adalah program berbasis pengetahuan yang menyediakan solusi-solusi untuk problema-problema dengan kualitas pakar. Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang kesehatan yaitu sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. pendidikan. Implementasi sistem pakar dapat diterapkan dalam dunia kesehatan selain sebagai media informasi bagi masyarakat terutama penderita penyakit untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita sebagai diagnosa awal. Sistem cerdas (intelligent system) adalah sistem yang dibangun dengan menggunakan teknik-teknik artificial lintelligence. Hal ini mendorong para ahli untuk semakin mengembangkan komputer agar dapat membantu kerja manusia atau bahkan melebihi kemampuan kerja manusia. juga sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mengambil keputusan secara cepat dan lebih akurat. psikologi.BAB I PENDAHULUAN 1. permainan dan sebagainya.1 Latar Belakang Perkembangan komputer dewasa ini telah mengalami banyak perubahan yang sangat pesat. misalnya bisnis.

2 Tujuan Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat suatu program sistem pakar yang berisi pengetahuan dari seorang pakar/dokter yang diyakini kebenarannya yang memiliki kemampuan untuk dapat mendiagnosa penyakit dari gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien secara cepat dan tepat seperti seorang pakar dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).Nursanti. Seringkali orang bingung dengan penyakit yang diderita dan harus ke dokter apa untuk berobat atau berkonsultasi. Karena penyakit dalam sangat beragam jenis dan gejalanya. b) Diasumsikan bahwa data dimasukkan oleh pakar atau orang yang mengetahui perubahan jenis. 1. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).3 Pembatasan Masalah a) Sistem pakar ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. gejala dan langkah pengobatan penyakit dalam. maka seorang pakar atau dokter perlu mengkaji lebih dalam gejala yang dialami pasien untuk dapat menentukan penyakit yang diderita.kebanyakan orang. c) Jenis penyakit yang dibahas sebanyak 20 penyakit dalam beserta gejala dan pengobatannya. yaitu dr. . d) Sistem pakar ini mendiagnosis pasien dewasa di atas 20 tahun yang produktif. Manfaat dari sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit dalam ini untuk dapat memberikan informasi sebagai diagnosa awal bagi penderita penyakit dalam mengenali jenis penyakit yang yang diderita dan sebagai alat bantu bagi pakar/dokter untuk dapat menentukan jenis penyakit dalam yang timbul secara tepat dan cepat sehingga dapat diputuskan pengobatan secara efektif. e) Sumber pengetahuan diagnosis praktis diperoleh dari seorang dokter umum. 1.

.Identifikasi Masalah Masalah yang terjadi sekarang ini adalah banyak penderita penyakit dalam yang masih belum mengetahui jenis penyakit yang diderita dan seringkali pakar atau karena begitu kompleksnya penyakit dalam.dan materi lain yang berhubungan dengan pembuatan program.Analisis dan Akuisisi Pengetahuan Pada tahapan ini akan dilakukan analisis terhadap data dan informasi yang diperoleh. baik melalui konsultasi dengan pakar (dokter atau pakar kesehatan) maupun sumber literatur lainnya. c) Analisa dan perancangan Pengembangan perangkat lunak sistem dengan tahapan sesuai dengan tahapan pada Sistem Pakar Untuk Diagnose Penyakit Dalam sebagai berikut: . b) Pengumpulan data dan studi lapangan Mengumpulkan data dan informasi yang terkait dengan informasi jenis. . gejala yang menyertai serta tindakan pengobatan apa yang mesti dilakukan.f) Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah ini adalah metode Certainty Factor. 1. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan pengumpulan pengetahuan dan pengalaman dari pakar (dokter dan literatur yang terkait). maka dokter/pakar harus mendalami lebih jauh gejala yang dialamai pasien dan mencoba tindakan pengobatan mana yang harus dijalani sampai ditemukan pengobatan yang sesuai dengan jenis penyakit yang diderita. gejala dan pengobatan penyakit dalam. yaitu data dan informasi tentang jenis-jenis penyakit.Pemilihan Tools .4 Metode Penelitian Pengerjaan Tugas Akhir ini menggunakan metodologi : a) Studi literatur Bertujuan untuk mempelajari dan memahami teori dasar tentang Sistem Pakar.

maksud dan tujuan yang ingin dicapai. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan pembuatan prototype dari sistem berupa aturan-aturan yang akan digunakan untuk menelusuri pengetahuan pada mesin inferensi. pengetahuan yang sudah direpresentasikan tersebut dikonfirmasikan kembali ke pakar untuk diverifikasi serta diperiksa validasinya. BAB II LANDASAN TEORI Berisi pembahasan dasar teori tentang sistem pakar yang dijadikan landasan untuk pengembangan perancangan perangkat lunak aplikasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. termasuk integrasi pengetahuan yang sudah diverifikasi dan valid.  Evaluasi dan Implementasi akhir Akan dilakukan evaluasi dan penyempurnaan pada sistem yang telah dibuat jika diperlukan untuk kemudian diserahkan pada user.Merupakan tahap pemilihan tools yang akan digunakan untuk membangun sistem pakar. dan sistematika dari penulisan.5 Sistematika Penulisan Tugas akhir ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Membahas tentang latar belakang dilakukannya penelitian.  Verifikasi dan validasi Pada tahap ini. rumusan masalah yang akan dibahas. metode penyelesaian masalah yang digunakan dalam tugas akhir ini. 1.  Implementasi Merupakan tahap pembangunan aplikasi.  Representasi Pengetahuan Pengetahuan-pengetahuan yang telah didapat dari hasil akuisisi pengetahuan diolah menjadi bentuk yang dapat dikenali oleh komputer. batasan masalah. .

BAB III PERANCANGAN SISTEM Berisi analisis dan perancangan sistem yang terdiri dari analisis dan perancangan proses dengan menggunakan diagram alir (flow diagram). analisis dan perancangan mekanisme inferensi yang digunakan untuk diagnosis gejala yang dirasakan pasien untuk menentukan jenis penyakit yang diderita. . BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Memberikan penjelasan mengenai pengujian dan analisa perangkat lunak yang sudah dibuat. BAB V PENUTUP Berisi kesimpulan dari hasil penelitian tugas akhir ini serta saransaran untuk pengembangan lebih lanjut. analisis dan perancangan basis pengetahuan dan basis data yang terdiri dari fakta dan aturan.

seperti robotika. . Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar. penglihatan komputer (computer vision).1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) Secara Umum Kecerdasan buatan adalah salah satu bidang ilmu komputer yang mendayagunakan komputer sehingga dapat berperilaku cerdas seperti manusia [ 2 ] . b) Motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman masukan. teori. dan sistem pakar (expert system). solusi Gambar 2. Kecerdasan buatan juga dapat didefinisikan sebagai salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. pengolahan bahasa alami (natural language processing). pertanyaan. pengenalan suara (speech recognition).1 Bagian utama sistem pakar Teknologi kecerdasan buatan dipelajari dalam bidang-bidang. dll Basis Pengetahuan Motor Inferensi output. jaringan saraf tiruan (artificial neural sistem). masalah. pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya. Dua bagian utama yg dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan [4] : a) Basis pengetahuan (knowledge base): berisi fakta-fakta.BAB II LANDASAN TEORI 2. jawaban.

Prospector. f) Menyusun kembali/resrukturisasi pengetahuan jika dipandang perlu. Sistem Pakar Seorang pakar atau ahli (human expert) adalah seseorang yang [2] : a) Memiliki kemampuan pemahaman untuk dapat mengenali (recognizing) dan merumuskan masalah. . g) Memecah aturan-aturan jika dibutuhkan. sebagai hasil himpunan pengetahuan yang telah dikumpulkan dari beberapa orang pakar. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General-purpose problem solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newl dan Simon. b) Menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat. yang berusaha menduplikasi fungsi seorang pakar dalam satu bidang keahlian tertentu.2. e) Mempelajari hal-hal baru seputar topik permasalahan (domain). Program ini bertindak sebagai konsultan yang cerdas atau penasihat dalam suatu lingkungan keahlian tertentu. sistem pakar dapat dijadikan alat untuk menunjang aktivitasnya yaitu sebagai sebagai asisten yang berpengalaman. DENDRAL. Dengan demikian seorang awam sekalipun bisa menggunakan sistem pakar itu untuk memecahkan berbagai persoalan yang ia hadapi dan bagi seorang ahli. h) Menentukan relevan tidaknya keahlian. seperti MYCIN. d) Belajar dari pengalaman. DELTA. SOPHIE. dan sebagainya [4] .2. Sistem pakar adalah program komputer yang menirukan penalaran seorang pakar dengan keahlian pada suatu wilayah pengetahuan tertentu [6] . Ini merupakan bagian perangkat lunak spesialisasi tingkat tinggi atau bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Language). XCON & XSEL. Sampai saat ini sudah banyak sistem pakar yang dibuat. FOLIO. i) Memahami batas kemampuan. Sistem pakar merupakan program “artificial inteligence” (”kecerdasan buatan” atau AI) yang menggabungkan basis pengetahuan dengan mesin inferensi. c) Menjelaskan suatu tanggapan atau solusi.

 Sistem bekerja jika sudah lengkap.  Sistem bekerja secara heuristik dan logik.  Perubahan pada program merepotkan.1 Macam-macam sistem pakar Sistem pakar MYCIN DENDRAL [4] Kegunaan Diagnosa penyakit Mengidentifikasi struktur molekular campuran kimia yang tak dikenal XCON & XSEL SOPHIE Prospector Membantu mengkonfigurasi sistem komputer besar Analisis sirkit elektronik Digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit FOLIO Membantu memberikan keputusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi DELTA Pemeliharaan lokomotif listrik disel Perbandingan sistem konvensional dengan sistem pakar sebagai berikut [ 4 ] : a) Sistem Konvensional  Informasi dan pemrosesan umumnya digabung dalam satu program sequential.  Penjelasan (explanation) merupakan bagian dari sistem pakar.  Data harus lengkap.  Program tidak pernah salah (kecuali pemrogramnya yang salah).  Perubahan pada rules dapat dilakukan dengan mudah.  Program bisa melakukan kesalahan. b) Sistem Pakar  Basis pengetehuan (knowledge base) terpisah dari mekanisme pemrosesan (inference).Tabel 2. .  Data tidak harus lengkap.  Tidak menjelaskan mengapa masukan dibutuhkan atau bagaimana hasil diperoleh.

2. c) Diagnosa. f) Debugging dan Repair. c) Dapat mengemukakan rangkaian alasan-alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami. b) Prediksi. adalah membuat kesimpulan atau deskripsi sekumpulan data mentah. b) Dapat memberikan penalaran untuk data-data yang tidak pasti. g) Instruksi. d) Berdasarkan pada kaidah atau rule tertentu. e) Perencanaan.2 Kategori dan Area Permasalahan Sistem Pakar Berikut adalah kategori dan area permasalahan sistem pakar [4] : dari a) Interprestasi. h) Pengendalian. 2.1 Ciri-Ciri Sistem Pakar Suatu sistem dikatakan sistem pakar apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut [ 4 ] : a) Terbatas pada domain keahlian tertentu.2.2. adalah mengatur tingkah laku suatu lingkungan yang kompleks. d) Desain. f) Keluarannya atau output bersifat anjuran. e) Dirancang untuk dikembangkan sacara bertahap. adalah mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subyek. . adalah menentukan sebab malfungsi dalam situasi yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati. adalah merencanakan serangkaian tindakan yang dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu. adalah memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu. adalah menentukan dan menginterpresentasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi. adalah menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu.

i) Seleksi, adalah mengidentifikasi pilihan terbaik dari sekumpulan kemungkinan. j) Simulasi, adalah pemodelan interaksi antara komponen-komponen sistem. k) Monitoring, adalah membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan.

2.2.3

Keuntungan dan kelemahan Sistem Pakar Keuntungan sistem pakar
[4]

:

a) Memungkinkan orang awam dapat mengerjakan pekerjaan para ahli. b) Dapat melakukan proses secara berulang secara otomatis. c) Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar. d) Meningkatkan kualitas, dengan memberi nasehat yang konsisten dan mengurangi kesalahan. e) Meningkatkan hasil dan produktivitas, karena sistem pakar dapat bekerja lebih cepat dari manusia. f) Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian. g) Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan. h) Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah. i) Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.

Kelemahan sistem pakar a) Biaya yang

[4]

: untuk membuat, memelihara, dan

diperlukan

mengembangkannya sangat mahal. b) Sulit dikembangkan, hal ini erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya. c) Sistem pakar tidak 100% benar karena seseorang yang terlibat dalam pembuatan sistem pakar tidak selalu benar. Oleh karena itu perlu diuji ulang secara teliti sebelum digunakan. d) Kepakaran sangat sulit diekstrak dari manusia.

e) Pendekatan oleh setiap pakar untuk suatu situasi atau problem bisa berbeda-beda, meskipun sama-sama benar. f) Sangat sulit bagi seorang pakar untuk mengabstraksi atau menjelaskan langkah mereka dalam menangani masalah. g) Sistem pakar bekerja baik untuk suatu bidang yang sempit. h) Istilah dan jargon yang dipakai oleh pakar dalam mengekspresikan fakta seringkali terbatas dan tidak mudah dimengerti oleh orang lain. i) Transfer pengetahuan dapat bersifat subyektif dan bias.

2.2.4

Struktur Sistem Pakar Sistem pakar memiliki dua bagian utama, yaitu :

a) Lingkungan pengembangan (development environment), yaitu bagian yang digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar. b) Lingkungan konsultasi (consultation environment), yaitu bagian yang digunakan oleh pengguna yang bukan pakar untuk memperoleh pengetahuan.
LINGKUNGAN KONSULTASI Pemakai LINGKUNGAN PENGEMBANGAN Basis Pengetahuan : Fakta dan aturan

Fakta tentang kejadian tertentu

Antarmuka

Fasilitas penjelasan

Knowledge Engineer Akuisisi Pengetahuan

Mesin Inferensi Aksi yang direkomendasikan Workplace Perbaikan Pengetahuan

Pakar

Gambar 2.2 Struktur Sistem Pakar

[4]

Komponen-komponen yang terdapat dalam arsitektur/struktur sistem pakar [ 4 ] : a) Antarmuka Pengguna (user interface) Merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Selain itu antarmuka menerima dari sistem dan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai. b) Basis Pengetahuan Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman,

formulasi, dan penyelesaian masalah. Pengetahuan itu dapat berasal dari ahli, buku, basisdata, penelitian dan gambar.  Ada 2 bentuk pendekatan basis pengetahuan (Kusumadewi, 2003): Penalaran berbasis aturan (rule-based reasoning) Pada penalaran berbasis aturan, pengetahuan direpresentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk IF-THEN. Bentuk ini digunakan apabila kita memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada suatu permasalahan tertentu, dan si pakar dapat menyelesaikan masalah tersebut secara berurutan. Disamping itu, bentuk ini juga digunakan apabila dibutuhkan penjelasan tentang jejak (langkah-langkah) pencapaian solusi.  Penalaran berbasis kasus (case-based reasoning) Pada penalaran berbasis kasus, basis pengetahuan akan berisi solusi-solusi yang telah dicapai sebelumnya, kemudian akan diturunkan suatu solusi untuk keadaan yang terjadi sekarang (fakta yang ada). Bentuk ini digunakan apabila user menginginkan untuk tahu lebih banyak lagi pada kasus-kasus yang hampir sama (mirip). Selain itu bentuk ini juga digunakan bila kita telah memiliki sejumlah situasi atau kasus tertentu dalam basis pengetahuan.  Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition) Akuisisi pengetahuan adalah akumulasi, transfer, dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program komputer. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha

merupakan otak dari Sistem Pakar. kemampuan menjelaskan pengetahuan dan pandangan yang berbeda dari beberapa pakar. Komponen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. dan lain-lain). dan dianalisis. Mesin inferensi adalah program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace. ketika diperlukan.  Menambahkan fakta tadi ke dalam memori. Pengetahuan yang diakuisisi adalah pengetahuan prosedural (apa yang harus dilakukan. juga dikenal sebagai penerjemah aturan (rule interpreter). Ada 2 cara dalam melakukan inferensi : . Metode akuisisi pengetahuan :  Wawancara : metode yang paling banyak digunakan. Pekerjaan tersebut direkam. berupa fakta. prosedur. dan untuk memformulasikan kesimpulan. berupa aturan. metode. Ada beberapa tantangan dalam melakukan akuisisi.menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan. yang melibatkan pembicaraan dengan pakar secara langsung dalam suatu wawancara  Analisis protokol : dalam metode ini pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. dilengkapi dengan buku. konsep.  Menyimpulkan fakta baru dari sebuah aturan. laporan penelitian dan pengalaman pemakai. c) Mesin/Motor Inferensi (Inference Engine) Mesin Inferensi (Inference Engine). dan lain-lain) serta pengetahuan deklaratif (termasuk dan tidak termasuk. basis data. Pengetahuan diperoleh dari pakar.  Menambahkan jawaban ke dalam memori Sistem Pakar. dituliskan. pengetahuan yang salah. yaitu pengetahuan yang tidak lengkap. Kerja mesin inferensi meliputi:  Menentukan aturan mana akan dipakai  Menyajikan pertanyaan kepada pemakai.

pengetahuan yang ada masih cocok untuk digunakan di masa mendatang 2.5 Ketidakpastian Dalam kenyataan sehari-hari banyak masalah didunia ini tidak dapat dimodelkan secara lengkap dan konsisten. sehingga program akan mampu menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya dan juga mengevaluasi apakah pengetahuan. Kemampuan untuk menjejak (tracing) bagaimana suatu kesimpulan dapat diambil merupakan hal yang sangat penting untuk transfer pengetahuan dan pemecahan masalah. . e) Fasilitas Penjelasan (Explaination Facility). dan untuk menguji kebenaran hipotesis tersebut harus dicari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan. digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara. Forward Chaining : pencocokkan fakta atau pernyataan dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis. Kemampuan tersebut adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi. [1]  Backward Chaining : pencocokkan fakta atau pernyataan dimulai dari hipotesis terlebih dahulu. dengan ciri-ciri penalaran sebagai berikut :  adanya ketidakpastian. Fasilitas penjelasan merupakan komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar. Suatu penalaran dimana adanya penambahan fakta baru mengakibatkan ketidakkonsistenan. f) Perbaikan Pengetahuan Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya. Metode inferensi cocok digunakan untuk menangani masalah pengendalian (controlling) dan peramalan (prognosis).  adanya perubahan pada pengetahuan. d) Workplace / Blackboard Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (working memory).2.

Sistem pakar harus mampu bekerja dalam ketidakpastian [1] . 2.E) – MD(H. MD(H. adanya penambahan fakta baru dapat mengubah konklusi yang sudah terbentuk.E) : ukuran kenaikan kepercayaan (measure of increased belief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E. MB(H. antara lain: a) Probabilitas klasik (classical probability) b) Probabilitas Bayes (Bayesian probability) c) Teori Hartley berdasarkan himpunan klasik (Hartley theory based on classical sets) d) Teori Shannon berdasarkan pada probabilitas (Shanon theory based on probability) e) Teori Dempster-Shafer (Dempster-Shafer theory) f) Teori fuzzy Zadeh (Zadeh’s fuzzy theory) g) Faktor kepastian (certainty factor) Pada Tugas akhir ini akan dibahas penyelesaian ketidakpastian dalam sistem pakar dengan menggunakan metode faktor kepastian (certainty factor). Rumus dasar faktor kepastian [1] : CF(H.E) = MB(H.6 Faktor Kepastian (Certainty Factor) Faktor kepastian (certainty factor) diperkenalkan oleh Shortliffe Buchanan dalam pembuatan MYCIN.2. Sejumlah teori telah ditemukan untuk menyelesaikan ketidakpastian.E) Keterangan: CF(H. Nilai –1 menunjukkan ketidakpercayaan mutlak sedangkan nilai 1 menunjukkan kerpercayaan mutlak. Besarnya CF berkisar antara –1 sampai dengan 1.E) : certainty factor dari hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala (evidence) E. Certainty factor (CF) merupakan nilai parameter klinis yang diberikan MYCIN untuk menunjukkan besarnya kepercayaan.E): ukuran kenaikan ketidakpercayaan (measure of increased disbelief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E .

Rumus tersebut kemudian dapat diterapkan pada beberapa rule yang berbeda secara bertingkat. kondisi. ciri) yang dialami pengguna. Pada implementasi sistem pakar diagnosa penyakit dalam ini akan menggunakan rumus : CF(R1. 1min[|CF ( R1)|.|CF ( R 2)|] nilai CF(R1) dan CF(R2) berlawanan tanda Nilai certainty factor ada 2. yaitu:  Nilai certainty factor kaidah yang nilainya melekat pada suatu kaidah/rule tertentu dan besarnya nilai diberikan oleh pakar. Nilai CF setiap premis/gejala merupakan nilai yang diberikan oleh seorang pakar maupun literatur yang mendukung. .Suatu sistem pakar seringkali memiliki kaidah lebih dari satu dan terdiri dari beberapa premis yang dihubungkan dengan AND atau OR.R2) = CF(R1) + CF(R2) – [ (CF(R1) x CF(R2) ] karena nilai CF yang diberikan bernilai positif.  Nilai certainty factor yang diberikan oleh pengguna untuk mewakili derajat kepastian/keyakinan atas premis (misalnya gejala. Pengetahuan mengenai premis dapat juga tidak pasti. hal ini dikarenakan besarnya nilai (value) CF yang diberikan oleh pasien saat menjawab pertanyaan sistem atas premis (gejala) yang dialami pasien atau dapat juga dari nilai CF hipotesa. nilai CF(R1) dan CF(R2) < 0 CF ( R1)CF ( R 2) . nilai CF(R1) dan CF(R2) > 0 CF(H) CF(R1) + CF(R2) + [CF(R1) * CF(R2)]. Formula CF untuk beberapa kaidah yang mengarah pada hipotesa yang sama dapat dituliskan sebagai berikut [ 3] : CF(R1) + CF(R2) – [CF(R1) * CF(R2)] .

Perlu dilakukan beberapa kali pengolahan data untuk data yang lebih dari dua buah.7 Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors Kelebihan metode Certainty Factors [ 3] : a) Metode ini cocok dipakai dalam sistem pakar untuk mengukur sesuatu apakah pasti atau tidak pasti dalam mendiagnosa penyakit sebagai salah satu contohnya.2. Andi Gutmans dan Zeev Suraski menulis ulang PHP yang kemudian sampai sekarang dikenal kependekan dari kata Hypertext Preprocessor. Kekurangan metode Certainty Factors a) [ 3] : Ide umum dari pemodelan ketidakpastian manusia dengan menggunakan numerik metode certainty factors biasanya diperdebatkan. pada tahun 1997.3.3 2. b) Perhitungan dengan menggunakan metode ini dalam sekali hitung hanya dapat mengolah dua data saja sehingga keakuratan data dapat terjaga. b) Metode ini hanya dapat mengolah ketidakpastian/kepastian hanya dua data saja. Namun pada perkembangannya. . Sebagian orang akan membantah pendapat bahwa formula untuk metode certainty factors diatas memiliki sedikit kebenaran. PHP tergolong sebagai perangkat lunak open source yang diatur dalam aturan general purpose licences (GPL).1 PHP Sejarah PHP [ 5] Pertama kali PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 menggunakan nama PHP/FI yang memiliki kepanjangan Personal Home Page/Form Interpreter.2. 2. c) Nilai CF yang diberikan bersifat subyektif karena penilaian setiap pakar bisa saja berbeda-beda tergantung pengetahuan dan pengalaman pakar.

dan lain-lain). Internet Explorer. tipe data yang dikhususkan untuk menyimpan resource atau sumber atau alamat. mysql_conn. adalah tipe data yang paling sederhana. Hal tersebut bergantung pada permintaan client browsernya (Opera. yaitu: a) Tipe scalar. karena PHP dikhususkan untuk pengembangan web dinamis. merupakan tipe data yang berisikan bilangan real negatif dan positif. c) Tipe special atau tipe khusus  Resource. tipe ini tidak bisa dipecah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. mysql_query dan semacamnya. Mozzila.Pemrograman PHP sangat cocok dikembangkan dalam lingkungan web.  Integer. Variabel tersebut hanya dapat diciptakan oleh suatu fungsi khusus yang mengembalikan nilai berupa resource seperti penggunaan fungsi fopen. atau bahkan sebuah fungsi. terdiri dari :  Boolean.2 Tipe Data Ada beberapa jenis tipe data yang digunakan di dalam PHP. adalah sebuah tipe data yang dapat berupa sebuah bilangan. b) Tipe compound atau tipe campuran  Array. Maksudnya PHP mampu menghasilkan website yang terus menerus hasilnya bisa berubah-ubah sesuai dengan pola yang diberikan. variabel.  Float. Boolean bisa bernilai True atau False dan keduanya bersifat case-insentive. merupakan tipe data yang berisikan bilangan bulat negatif dan positif. boleh dikatakan merupakan tipe dasar. merupakan tipe data yang berisikan satu atau kumpulan karakter. 2. banyak digunakan untuk mencari nilai kebenaran.  Object. . adalah tipe data yang hanya memuat satu data dalam variabel. dir. adalah sekumpulan data yang disimpan dalam suatu variabel dengan nama yang sama.  String.3.

dan tipe string. pembuatan tabel. tipe date dan time. dan memproses data yang tersimpan dalam sebuah database. Sejak komputer menjadi suatu alat yang digunakan untuk menanggulangi data dalam ukuran besar. Semua orang dapat mengunduh MySQL dari internet dan menggunakannya secara gratis. dan sebagainya. seperti dalam penggunaan fungsi unset(). manajemen database memegang peranan utama dalam perhitungan. antara lain tipe numeric. dapat digunakan aplikasi berbasis web seperti PHPMyAdmin. Setiap variabel yang diset menjadi tipe data NULL ini akan menjadikan variabel tersebut kosong.4 MySQL MySQL adalah suatu sistem manajemen database. sebagai utilitas tunggal maupun sebagai bagian dari aplikasi lain. dibutuhkan suatu sistem manajemen database seperti halnya MySQL. seperti pembuatan database. Data tersebut dapat berupa apa saja. a) Tipe numeric MySQL mendukung hampir semua tipe data numeric/angka. adalah tipe data yang tidak memuat apapun. mengakses. Open source berarti dapat digunakan dan dimodifikasi oleh siapa saja. asalkan sesuai dengan standar SQL. Berikut ini akan dibahas tentang kategori tipe data masing-masing tersebut. MySQL mendukung banyak tipe data yang terbagi menjadi beberapa kategori. 2. Untuk menambah. dari list sederhana sampai sebuah galeri gambar. Untuk administrasi database. Termasuk di dalamnya adalah tipe data untuk bilangan bulat serta tipe data yang digunakan untuk bilangan desimal atau pecahan . Salah satu keuntungan MySQL adalah MySQL merupakan perangkat lunak open source. Null. Suatu database adalah suatu koleksi data terstruktur.

402823466E+38 s/d -1. FATE. antara lain DATETIME. waktu dengan jangkauan mulai dari 'TIME 838:59:59' sampai dengan '838:59:59' YEAR Ukuran 1 byte. TIMESTAMP. tanggal dengan jangkauan mulai dari '1000-01DATE 01' sampai dengan '9999-12-31' TIMESTAMP Ukuran 4 byte.402823466E+38 DOUBLE 8 -1.00:00:00' sampai dengan tahun 2037 Ukuran 3 byte.2 Tipe data numeric MySQL Type TINYINT SMALLINT MEDIUMINT INT.2 Tipe date dan time Type Keterangan DATETIME Ukuran 8 byte. INTEGER BIGINT Byte 1 2 3 4 8 Signed -128 s/d 127 -32768 s/d 32767 -8388608 s/d 8388607 -2147483648 s/d 2147483647 -9223372036854775808 9223372036854775807 FLOAT 4 -3. TIME dan YEAR.175494351E-38 s/d 3. kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan mulai "1000-01-01 00:00:00' sampai dengan '9999-12-31 23:59:59' Ukuran 3 byte.Tabel 2.175494351E-38 1. data tahun antara 1901 sampai dengan 2155 . kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan mulai dari '1970-01.797693138623157 s/d s/d Unsigned b) Tipe Date dan Time MySQL memiliki tipe data yang berhubungan dengan penanganan tanggal dan pewaktuan. Berikut ini jenis-jenis tipe data yang berhubungan dengan tipe date dan time Tabel 2.

VARCHAR (M) Ukuran bersifat fleksibel dan maksimal M byte TINYBLOB.3 Tipe character Type Keterangan BINARY. Berikut contoh penggunaan fungsi MySQL connect: <?php $link = mysql_connect (‘localhost’ . } echo ‘Connected Succesfully’. Adapun tipe datanya antara lain sebagai berikut: Tabel 2. data string dengan panjang yang tetap VARBINARY. MEDIUMTEXT LONGBLOB.mysql_error ( ) ). ?> . dan menyimpan data. tergantung seberapa besar kapasitas penyimpanannya. memanipulasi table. ‘mysql_user . Misalnya. ‘mysql_password’) if (!$link) { die (‘koneksi gagal : ‘. LONGTEXT Tipe yang mampu mengendalikan data besar. Fungsi MySQL akan sering digunakan saat membuat website dinamis yang membutuhkan database MySQL. mysql_close ($link). menghubungkan ke server MySQL. TEXT MEDIUMBLOB. untuk membuat query. Semua fungsi MySQL bekerja dengan baik jika sudah terhubung dengan server MySQL (gunakan fungsi mysql_connect). 1 <= M <= 225. CHAR(M) Ukuran M byte. TINYTEXT BLOB.c) Tipe Character Tipe character adalah tipe yang berhubungan dengan string.

Rematologi. Penyakit ini dapat ditemukan di . bakteri atau parasit. berhubungan dengan bidang penyakit sistem d) e) Hematologi. tercurah ke diagnosis dan terapi penyakit rematik. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. berurusan dengan penyakit paru-paru dan jalur pernafasan.2. Oleh karena banyaknya penyakit dalam yang ada. berkaitan dengan darah. Subspesialisasi penyakit tersebut kemudian dijabarkan lagi ke dalam jenis f) g) h) i) penyakit dalam yang lebih spesifik. yaitu: a) Kardiologi. Adapun penyakit dalam yang dibahas dalam sistem pakar ini adalah sebagai berikut: a) Demam Berdarah Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) (bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. sistem pakar untuk analisa penyakit dalam ini mengambil sampel dua puluh jenis penyakit dalam yang sering diderita. berurusan dengan gangguan sistem endokrin dan sekresi spesifiknya yang disebut hormon. Onkologi medik. berurusan dengan studi dan perawatan kanker. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. Pulmonologi. Penyakit menular. berurusan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah. Ada beberapa subspesialisasi penyakit dalam yang diakui oleh American Board of Internal Medicine. organ pembentuk dan gangguannya. c) Gastroenterologi. b) Demam Tifoid Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Enterica. berkaitan dengan penyakit yang disebabkan oleh agen biologis seperti virus. Nefrologi.berurusan dengan studi fungsi dan penyakit ginjal. b) Endokrinologi. khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. pencernaan.5 Penyakit Dalam Penyakit dalam adalah cabang dan spesialisasi kedokteran yang menangani diagnosis dan penanganan organ dalam tanpa bedah pada pasien dewasa.

f) Asma Suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernapasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. . h) Bronkhitis Suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru). c) Malaria Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium. dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. g) TBC Suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa. Exotoxin bekerja pada motorneuron yang menyebabkan disinhibisi impuls motorneuron sehingga terjadi rangsangan yang berlebihan di otot-otot. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik. Penyakit asma paling banyak ditemukan di negara maju. misalnya di Amerika. e) Leptospirosis Sekelompok infeksi yang terdiri dari Sindroma Weil. yang kerjanya bersifat spatik. d) Tetanus Suatu penyakit infeksi oleh Clostidium Tetani yang merupakan bakteri gram (+) yang mengeluarkan exotoxin.seluruh dunia. terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir. Jaundice Spiroketal (sakit kuning) dan Demam Kanikola. dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. Asia dan Afrika.

m) Hipertensi Suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal (di atas 140/90 mmHg). Walaupun terdiri dari berbagai cairan. akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi dehidrasi. yaitu tinja berlendir dan bercampur darah. garam. dan produk buangan. k) Kolera Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholerae. j) Gastroentritis atau diare Peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri. virus dan parasit yang patogen. o) Sindrom Nefrotik Suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan proteinuria (protein di dalam air kemih). ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. l) Disentri Amuba Merupakan penyakit radang usus yang menimbulkan gejala meluas. menurunnya kadar albumin dalam darah. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin. terjadilah ISK. biasanya urin tidak mengandung bakteri.i) Kanker Paru Pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. n) Infeksi Saluran Kencing (ISK) Infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. terutama asap rokok. penimbunan .

mulas. ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita. bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. q) Gagal ginjal kronik Suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh. . Sebagai contoh. r) Hepatitis A Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian.garam dan air yang berlebihan dan meningkatnya kadar lemak dalam darah. t) Gastritis atau maag Penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada ambung yang menyebabkan sakit. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Penyakit ini disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. s) Hepatitis B Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. virus Hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. p) Batu Saluran Kencing Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. Seperti hal Hepatitis C. dan perih pada perut. menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. perdarahan.

Sistem pakar ini dibuat untuk memberikan pengetahuan diagnosa awal kepada pengguna tentang penyakit yang diderita serta juga sebagai alat bantu bagi seorang dokter untuk dapat mengambil keputusan atau diagnosa yang tepat terhadap suatu gejala sehingga diperoleh pengobatan yang tepat. Sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam ini bekerja dengan mengadaptasi pengetahuan dan “kreativitas” dokter dalam mengobati pasien serta didukung dengan literatur-literatur yang berkaitan dengan penyakit dalam.1 Kebutuhan Sistem Ada istilah yang mengatakan bahwa mengobati pasien adalah seni. Setelah mengamati dan mencari informasi baik dari pakar (dokter) maupun pengguna (pasien).BAB III PERANCANGAN SISTEM 3. bergantung pada pengetahuan dan pengalaman dokter tersebut dalam mengobati pasien. c) Sistem dapat mengambil keputusan berdasarkan masukan dari pengguna. Perancangan sistem ini meliputi: a) Sistem mengadaptasi pemikiran pakar dalam mendiagnosa penyakit dalam yang dituangkan dalam suatu kaidah diagnosa. baik dari bukubuku kedokteran maupun dari internet. diketahui bahwa jenis penyakit dalam sangat banyak dan gejala yang menyertainya sangat kompleks dan beberapa penyakit memiliki gejala yang hampir sama. Pola pikir dan cara mengobati pasien pada setiap dokter tidaklah sama. d) Sistem memberikan informasi berupa pengetahuan kepada pengguna mengenai angka kemungkinan penyakit dalam yang diderita berdasarkan kerluaran certainty factor dari masukan gejala yang dialami. . b) Sistem menganalisa masukan pengguna dengan aturan yang ditetapkan. Sistem dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL supaya “user friendly” atau mudah dalam penggunaan dan mudah dalam pengembangan selanjutnya.

admin (operator) dan pasien (pengunjung). Mulai 1 Tampilan halaman index.1 Diagram alir pogram sistem pakar Pada gambar 3. Pengguna program ini dibedakan menjadi tiga pengguna yang memiliki otorisasi yang berbeda.php Tampilan halaman Halaman_depan.1 dapat dijelaskan bahwa pada saat program dijalankan tampilan menuju ke halaman index. yaitu pakar (dokter).php Tampilan halaman Halaman_depan.php Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Selesai Gambar 3. .1 Perancangan Diagram Alir Diagram Alir Program Sistem Pakar Diagram alir digunakan untuk menggambarkan secara grafik langkah- langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program untuk menolong dan memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.2 3.3. Pengguna perlu memasukkan userid dan password untuk dapat mengakses program.2.php sebagai halaman pembuka.php Input userid dan passwd T LOGIN Userid=? Pswd= ?? Y Userrole= Pakar? Y Userrole= Admin? Y T T Tampilan halaman Halaman_depan.

yaitu:  Halaman depan  Diagnosa penyakit  Data penyakit  Data gejala  Kaidah diagnosa  Data pakar  Data pasien b) Admin (operator) Admin dirancang jika sistem pakar ini digunakan pada suatu rumah sakit yang memiliki banyak dokter dan pasien sehingga perlu seseorang untuk mengatur data dokter dan pasien.php yang berisi kata pembuka dan menu-menu yang dapat diakses. dapat memilih menu keluar yang kemudian tampilan akan dikembalikan ke tampilan index. khususnya menyangkut manajemen pengetahuan penyakit dalam. Adapun menu yang dapat diakses adalah:  Halaman depan  Diagnosa penyakit Jika pengguna akan mengakhiri program. Adapun menu yang dapat diakses dibedakan sesuai dengan otorisasi pengguna. yaitu sebagai berikut : a) Pakar/dokter Dokter merupakan pengguna dengan akses penuh terhadap sistem dan memegang peranan yang sangat penting pada sistem. program akan menampilkan halaman_depan. Adapun menu yang dapat diakses adalah:  Halaman depan  Diagnosa penyakit  Data pakar  Data pasien c) Pasien/pengunjung Sistem pakar ini juga dirancang untuk dapat digunakan oleh orang awam untuk dapat mendiagnosa awal jenis penyakit dalam yang diderita.php . Dokter dapat mengakses semua menu dalam aplikasi sistem pakar ini.Setelah pengguna memasukkan userid dan password yang benar.

. b) Cek apakah userrole = pakar? Jika ya.2.3.php Y HISTORY DIAGNOSA DIAGNOSA BARU PILIH METODE DIAGNOSA PILIH GEJALA SIMPAN DI TABEL DIAGNOSA T SELESAI PILIH GEJALA? Y HITUNG CF USERID= PAKAR? T Y TAMPILKAN PENYAKIT DARI 3 CF TERBESAR SELESAI Gambar 3. jika tidak. langsung lakukan diagnosa.2 Diagram alir menu diagnosa penyakit Dari gambar 3.2 Diagnosa Penyakit Berikut adalah diagram alir menu diagnosa penyakit: MULAI PILIH PENYAKIT DARI 3 CF TERBESAR INISIALISASI USERID TULIS RESEP USERROLE= PAKAR? 7 S PASIEN BARU? T PILIH PASIEN T SIMPAN HASIL DIAGNOSA DI TABEL HSTORY_ DIAGNOSA TAMPILAN datapasien.2 dapat dijelaskan alur program adalah sebagai berikut: a) Inisialisasi id pengguna untuk menentukan otorisasi pengguna. pilih pasien yang akan didiagnosa.

h) Tulis resep pengobatan. tampilkan history pengobatan pasien yang bersangkutan. jika ya.php baru. hitung CF berdasarkan kaidah diagnosa. Simpan hasil diagnosa ke dalam tabel history_diagnosa. tentukan keputusan penyakit dari 3 penyakit dengan CF terbesar.3 Data Penyakit Berikut adalah diagram alir menu data penyakit: MULAI DATA PENYAKIT AKSES PENYAKIT? T Y DESKRIPSI PENYAKIT Y BACK? T UBAH DATA PENYAKIT Y HAPUS? Y SIMPAN? 1 Y TAMBAH DATA? T Y EDIT? T ISI FORM Y RESET? T SIMPAN? T BACK? Y T Y 1 RESET? T Y T T Y BACK? T HAPUS DATA PESAN PERINGATAN SELESAI UPDATE DATA PENYAKIT 1 Gambar 3. e) Pilih gejala yang dirasakan oleh penderita. g) Cek userrole = pakar? Jika tidak.c) Jika pasien datapasien.2. daftarkan dulu pasien tersebut di halaman d) Setelah pakar menentukan pasien yang akan didiagnosa. lalu lakukan diagnosa baru. f) Jika selesai memasukkan gejala.3 Diagram alir menu data penyakit . tampilkan hasil penyakit berdasarkan 3 CF terbesar secara urut. 3.

3 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: a) Tampilan awal berupa dua puluh jenis penyakit dalam.Pada gambar 3.2. 3. b) Akses salah satu penyakit dalam yang diinginkan.4 Data Gejala Berikut adalah diagram alir menu data penyakit: MULAI DATA GEJALA EDIT? T Y DESKRIPSI GEJALA Y HAPUS? T Y DESKRIPSI GEJALA TAMBAH DATA? T Y BENTUK PERTANYAAN PESAN PERINGATAN Y BENTUK PERTANYAAN PILIH METODE DIAGNOSA Y RESET? T Y SIMPAN? T 1 PILIH METODE DIAGNOSA Y RESET? T Y SIMPAN? T Y BACK? T 1 Y BACK? T SELESAI UPDATE DATA GEJALA Gambar 3. pilih “Tambahkan Data Penyakit” lalu isi formulir yang ada. hapus (tanda silang) dan edit (gambar pensil) untuk mengubah data. c) Pengguna dapat melakukan back. kemudian simpan. program akan menampilkan informasi tentang penyakit dalam yang dimaksud. d) Jika ingin menambahkan data penyakit.4 Diagram alir menu data gejala .

b) Jika pengguna memilih untuk mengubah (gambar pesil) salah satu gejala. c) Jika pengguna memilih hapus (tanda silang). maka pengguna dapat mengubah deskripsi gejala.5 Diagram alir menu kaidah diagnosa . pertanyaan dan metode diagnosa). bentuk pertanyaan dan memilih metode diagnosa yang digunakan.4 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: a) Tampilan awal berupa gejala penyakit dalam (deskripsi. maka akan muncul peringatan untuk meyakinkan apakah langkah yang dilakukan sudah benar. bentuk pertanyaan dan metode diagnosa.Pada gambar 3.2. maka pengguna perlu menuliskan deskripsi gejala.5 Kaidah Diagnosa Berikut adalah diagram alir menu kaidah diagnosa : MULAI DATA KAIDAH DIAGNOSA Y EDIT? T Y HAPUS? PILIH PENYAKIT PILIH GEJALA Y TENTUKAN CF PILIH PENYAKIT PILIH GEJALA Y TENTUKAN CF TAMBAH DATA? T PESAN PERINGATAN 1 Y RESET? T SIMPAN? T BACK? T Y Y Y RESET? T Y SIMPAN? T 1 Y BACK? T SELESAI UPDATE DATA KAIDAH DIAGNOSA Gambar 3. d) Jika pengguna memilih “Tambahkan Data Gejala”. 3.

2. maka akan muncul peringatan untuk meyakinkan apakah langkah yang dilakukan sudah benar. h) Jika pengguna memilih “Tambahkan Data Kaidah”. maka pengguna dapat mengubah pasangan penyakit dan gejala serta perlu memasukkan nilai CF yang baru. g) Jika pengguna memilih hapus (tanda silang). 3.Pada gambar 3. maka pengguna perlu memasangkan penyakit dengan gejala serta memasukkan nilai CF. f) Jika pengguna memilih untuk mengedit (gambar pensil) salah satu kaidah.5 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: e) Tampilan awal berupa pasangan penyakit dan gejala dengan masingmasing CF.6 Data Pakar Berikut adalah diagram alir menu data pakar: MULAI INISIALISASI USER ID T USERROLE= ADMIN? 5 Y SEMUA PAKAR INFORMASI DATA PAKAR Y BACK ? T Y 1 Y INFORMASI DATA PAKAR T 6 USERROLE= PAKAR? Y HANYA SESUAI ID AKSES DATA PAKAR? 2 Y T EDIT ? T HAPUS T Y TAMBAH DATA? T Y Y AKSES DATA PAKAR? T Y EDIT ? T Y HAPUS T 3 BACK ? T PESAN PERINGATAN UPDATE DATA PAKAR 7 1 4 SELESAI Gambar 3.6 Diagram alir menu data pakar .

Sedangkan pengguna dengan userrole admin dapat melakukan edit.7 untuk melakukan edit dan menambah data pakar. pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran yang berisi informasi pribadi serta userid dan password yang akan digunakan. Sedangkan pengguna dengan userrole pakar hanya dapat mengakses data dirinya sendiri. Setelah mengisi data yang dibutuhkan. maka akan muncul informasi data pakar yang bersangkutan. pilihan back akan mengembalikan tampilan ke tampilan semua pakar yang ada di basis data.7 Diagram alir menu data pakar untuk userrole admin Untuk pengguna dengan userrole admin. maka dibuatlah userrole admin yang memiliki otorisasi untuk mengakses semua data pakar. Untuk pengguna dengan userrole pakar. alur diagramnya sama. . dapat melakukan edit dan hapus saja. lalu pengguna memilih back untuk kembali.6 dapat dijelaskan sebagai berikut bahwa yang memiliki otorisasi untuk mengakses menu data pakar adalah pengguna dengan userrole pakar dan admin.Pada gambar 3. Pada gambar 3. pada menu edit dan tambahkan data pakar. Ketika pengguna mengakses salah satu id pakar. 2 ISI FORM SIMPAN? 4 BACK 5 7 Gambar 3. Untuk userrole admin. Hanya pengguna dengan userrole admin dapat menambahkan data pakar yang baru. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa sistem pakar juga dirancang untuk dapat digunakan di sebuah rumah sakit sehingga dibutuhkan seorang admin yang dapat mengelola data dokter. simpan data atau pilih back jika tidak jadi melakukan proses. hapus dan tambahkan data pakar.

3. Sedangkan untuk userrole admin. tampilan akan kembali ke data pakar terbatas untuk id yang bersangkutan.2. diagram alir untuk menu edit sama dengan yang terdapat pada menu edit pada userrole admin.9 Diagram alir menu data pasien .3 ISI FORM SIMPAN? 4 BACK 6 7 Gambar 3. data pakar yang muncul adalah semua data pakar yang terdapat pada basis data.7 Data Pasien Berikut adalah diagram alir menu data pasien : MULAI INISIALISASI USER ID T USERROLE= ADMIN? D Y SEMUA PASIEN INFORMASI DATA PASIEN INFORMASI DATA PASIEN USERROLE= PAKAR? Y HANYA SESUAI ID E T AKSES DATA PASIEN? Y T EDIT ? T Y HAPUS T Y TAMBAH DATA? T Y Y AKSES DATA PASIEN? T Y EDIT ? T Y HAPUS T Y BACK ? T 1 Y BACK ? T A B PESAN PERINGATAN UPDATE DATA PASIEN F 1 C SELESAI Gambar 3.8 dapat dilihat bahwa untuk pengguna dengan userrole pakar.8 Diagram alir menu data pakar untuk userrole pakar Pada gambar 3. hanya saja pada menu back.

.10 untuk melakukan edit dan menambah data pasien. dapat melakukan edit dan hapus saja. Pada gambar 3. pada menu edit dan tambahkan data pasien. A ISI FORM SIMPAN? BACK C D F Gambar 3. pasien yang muncul adalah pasien pakar (dokter) yang bersangkutan. Sedangkan untuk userrole pakar. Pada gambar 3. pasien tersebut memiliki id pasien yang berbeda pula. Sedangkan pengguna dengan userrole admin dapat melakukan edit. Untuk pengguna dengan userrole pakar.10 Diagram alir menu data pasien untuk userrole admin Untuk pengguna dengan userrole admin.9 dapat dijelaskan bahwa yang memiliki otorisasi untuk mengakses menu data pasien adalah pengguna dengan userrole pakar dan admin. hapus dan tambahkan data pasien untuk semua pakar (dokter). karena diagnosa satu dokter akan berbeda dengan diagnosa dokter yang lain. alur diagramnya sama. Hal ini erat kaitannya dengan history diagnosa pasien. Pasien bisa saja orang yang sama. lalu pengguna memilih back untuk kembali. Pasien dibedakan untuk tiap dokter. maka akan muncul informasi data pasien yang bersangkutan. Pada userrole admin. untuk itu ketika mendaftarkan pasien. Ketika pengguna mengakses salah satu id pasien. data pasien yang muncul adalah semua data pasien yang ada di dalam basis data. pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran yang berisi informasi pribadi serta userid dan password yang akan digunakan.Diagram alir pada menu data pasien sama persis dengan diagram alir data pakar. perlu ditentukan siapa dokter yang menangani. namun untuk mendaftar ke id pakar yang berbeda. Tiap pasien memiliki sejarah pengobatan yang berbeda untuk setiap pakar (dokter).

hanya saja pada menu back. Rumus umum menentukan Certainty Factor adalah sebagai berikut: CF[h.e] = faktor kepastian MB[h. internet dan literatur lain yang berkaitan dengan penyakit dalam. data pakar yang muncul adalah semua data pasien yang terdapat pada basis data.B ISI FORM SIMPAN? C BACK E F Gambar 3. diagram alir untuk menu edit sama dengan yang terdapat pada menu edit pada userrole admin. Sedangkan untuk userrole admin. buku-buku kesehatan. jika diberikan evidence e (antara 0 dan 1) .E] dengan CF[h.e] – MD[H.11 dapat dilihat bahwa untuk pengguna dengan userrole pakar. tampilan akan kembali ke data pasien terbatas untuk id yang bersangkutan. Fakta didapat dari pengetahuan kepakaran di bidang penyakit dalam.e] = ukuran ketidakpercayaan terhadap evidence h. Sedangkan aturan yang dipakai dengan memperhatikan nilai CF (Certainty Factor) yang diberikan oleh dokter. 3.11 Diagram alir menu data pasien untuk userrole pakar Pada gambar 3.e] = MB[h.3 Basis Pengetahuan Basis pengetauan terdiri dari fakta dan aturan.e] = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h. jika diberikan evidence e (antara 0 dan 1) MD[h.

99992 Dari perhitungan secara manual di atas.99992. sangat dimungkinkan beberapa aturan yang menghasilkan satu hipotesis dan suatu hipotesis menjadi evidence bagi aturan lain.9 0. Dengan demikian perhitungan diperlukan sebanyak CF gejala yang dipilih sesuai dengan masukan pengguna program ini.9)= 0.8 + 0. jika diberikan evidence e kedua (antara 0 dan 1) Dalam diagnosa suatu penyakit.9 + 0.9992 = CF(5) + CF(C) * [ 1 – CF(5) ]= 0.96 * (1 – 0.8 0.9920 = CF(4) + CF(B) * [ 1 – CF(4) ]= 0.e2] . (1 – CF[h.e1^e2] CF[h.e1] = faktor kepastian paralel = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h.e1] + CF[h.Pada sistem pakar diagnosa penyakit dalam ini. Untuk menentukan nilai CF akhir pada suatu diagnosa maka menggunakan rumus CF paralel sebagai berikut: CF[h. didapatkan nilai faktor kepastian dari masukan gejala yang mengarah ke penyakit demam tifoid adalah 0. Berikut contoh perhitungan CF pada suatu diagnosa penyakit dalam: Tabel 3.9 0.9) = 0.9) = CF(3) + CF(A) * [ 1 – CF(3) ]= 0.9600 = 0. . ukuran ketidakpercayaan diabaikan atau dianggap nol.9992 * (1 – 0. jika diberikan evidence e pertama (antara 0 dan 1) CF[h.992 * (1 – 0.9 + 0.6 0.6 * (1 – 0.e1]) dengan CF[h.9 CF(A) CF(B) CF(C) CF(D) = CF(1) + CF(2) * [ 1 – CF(1) ]= 0. Nilai CF diberikan pada tiap gejala yang menyertai suatu penyakit.e2] = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h.9 + 0.8) = 0.1 Contoh perhitungan CF NO 1 2 3 4 5 GEJALA Panas tinggi mendadak terus menerus Nafsu makan menurun (anoreksia) Lidah kotor Pemeriksaan widal lebih dari 1/160 Denyut lemah PENYAKIT Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid CF 0.e1^e2] = CF[h. sehingga didapat banyak nilai CF untuk tiap gejala.

Kemudian sistem akan melakukan perhitungan untuk setiap nilai certainty factor per penyakit berdasarkan basis pengetahuan yang digunakan. Dalam mesin inferensi sistem pakar. CF) KE TABEL SEMENTARA TAMPILKAN 3 PENYAKIT DENGAN CF TERTINGGI SELESAI Gambar 3. sistem akan membaca masukan pengguna berupa masukan gejala yang dirasakan. Dari id gejala tersebut sistem akan melacak di tabel kaidah diagnosa untuk mendapatkan nilai certainty factor serta pasangan penyakit gejala tersebut. Tiap masukan gejala memiliki id gejala yang kemudian akan dilacak oleh sistem di dalam tabel data gejala.4 Mesin Inferensi Secara sederhana mesin inferensi merupakan mesin yang digunakan untuk merepresentasikan basis pengetahuan sehingga dihasilkan informasi yang dibutuhkan dan dapat dimengerti oleh pengguna.3. Diagram alir mesin inferensi dapat dilihat pada gambar 3. MULAI PILIH CHECKBOX PERTANYAAN GEJALA CARI ID GEJALA DARI CHECKBOX DI TABEL DATA GEJALA CARI ID GEJALA DI TABEL KAIDAH DIAGNOSA POST DATA DARI TABEL KAIDAH DIAGNOSA (ID PENYAKIT. Metode yang digunakan dalam merancang mesin inferensi sistem pakar ini adalah metode pelacakan ke depan (forward chaining).12 Diagram alir mesin inferensi .12.NILAI CF) KE TABEL DIAGNOSA URUTKAN ID PENYAKIT BERDASARKAN ASCENDING HITUNG BANYAKNYA PENYAKIT HITUNG CF PER PENYAKIT POST HASIL PERHITUNGAN (ID PENYAKIT. ID GEJALA.

pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang). . Sebelum dilakukan perhitungan. Data dari tabel kaidah diagnosa tersebut di pindah ke tabel diagnosa untuk dilakukan perhitungan. Setelah mendapatkan id gejala. sistem akan mencari id gejala yang dipilih pada tabel data gejala. sistem akan mencari id gejala tersebut pada tabel kaidah diagnosa untuk mendapatkan pasangan penyakit dan nilai CF. Penyakit yang muncul akan dihitung berapa banyak. proses akan dilanjutkan dengan menentukan hasil penyakit yang akan dipilih serta menuliskan resep pengobatan. id penyakit diurutkan berdasarkan urutan dari yang terkecil ke yang terbesar untuk dibuat session perhitungan certainty factor per penyakit. Data hasil perhitungan (id penyakit dan nilai CF) kemudian di pindah ke tabel hasil_sementara. Data tersebut disimpan di tabel hasil_sementara dengan maksud untuk membedakan keputusan diagnosa yang akan diambil. Pilihan pada checkbox tersebut merupakan metode pertanyaan yang terdapat pada tabel data gejala. lalu kemudian sistem akan menampilkan tiga penyakit dengan nilai CF terbesar.12 dapat dilihat bahwa masukan pengguna berasal dari pilihan checkbox pada daftar pertanyaan yang dibagi berdasarkan metode diagnosa yang digunakan (wawancara.Pada gambar 3. sedangkan pengguna selain userrole pakar. Dari pilihan tersebut. Untuk pengguna dengan userrole pakar. dan nilai certainty factor juga dihitung per penyakit. sistem hanya akan menampilkan tiga penyakit dengan nilai CF terbesar dan pesan “Hubungi dokter pribadi anda”.

yaitu wawancara. Masukan berupa tiga gejala dengan id gejala nomor 1. . 5 dan 6 pada metode diagnosa wawancara. Id gejala tidak dimunculkan karena pengguna tidak perlu mengetahui hal tersebut pada saat melakukan diagnosa. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (hasil laboratorium). 4. Tiap metode diagnosa memiliki gejala-gejala yang kemudian tiap gejala tersebut dipasangkan dengan satu penyakit dan diberikan nilai certainty factor sesuai dengan penilaian pakar atau dokter. Metode diagnosa yang digunakan terbagi menjadi tiga metode. Metode tersebut mengadopsi cara kerja atau cara dokter mendignosa pasien.1 Pilihan pertanyaan Pada gambar 4.1 dipilih tiga gejala yang akan didiagnosa. Id gejala dapat dilihat pada saat pakar menentukan aturan pada kaidah diagnosa dan di basisdata di phpmyadmin.BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian terhadap sistem pakar yang telah dibuat.1 Pengujian Perhitungan Nilai Certainty Factor Pengujian dilakukan dengan memilih pertanyaan gejala pada menu diagnosa penyakit dengan memberi centang pada checkbox masing-masing pertanyaan lalu membandingkan nilai CF total hasil keluaran penyakit dengan perhitungan manual berdasarkan basis pengetahuan yang sudah ditetapkan. Gambar 4.

2 Tabel diagnosa Setelah pengguna memilih data gejala pada checkbox pertanyaan.Gambar 4.2. muncul beberapa penyakit yang memiliki kesesuaian dengan masukan gejala dari checkbox pertanyaan dengan nilai CF tiap pasangan id penyakit dan id gejala yang didapat dari tabel kaidah diagnosa.3 Hasil nilai CF total per id penyakit di tabel hasil_sementara . sistem akan mencari id gejala tersebut pada tabel datagejala. lalu id gejala tersebut digunakan untuk mencari data penyakit dan nilai CF di tabel kaidah_diagnosa. Semua data tersebut akan dikirimkan ke tabel diagnosa untuk dilakukan perhitungan. Gambar 4. Di tabel diagnosa pada gambar 4.

6 * (1-0.3 muncul beberapa nilai CF total per id penyakit yang diurutkan berdasarkan nomor id penyakit. sehingga pengguna perlu mencermati tiap pertanyaan dengan baik.9 = 0. didapatkan nilai yang sama dengan nilai CF total pada tabel hasil_sementara.96 = 0.96 + 0. . hanya saja kadarnya yang berbeda untuk tiap penyakit.2. yaitu penyakit dengan id nomor 2. Sebagai contoh gejala nafsu makan menurun.992 Dari hasil perhitungan manual. Akan dilakukan perhitungan manual untuk sampel salah satu penyakit. Gambar 4. CF1 CF2 CF3 = 0.1 Pengujian dengan Satu Metode Diagnosa Metode Diagnosa Wawancara Gejala yang terdapat pada metode diagnosa wawancara memiliki deskripsi yang umum.9 + 0. 4. Namun jenis gejala tersebut belum spesifik mengarah kepada satu penyakit. Ini membuktikan perhitungan nilai CF pada sistem pakar ini benar.2 4. sebagian besar orang yang sakit hampir bisa dipastikan mengalami hal tersebut.96) = 0.Pada gambar 4.8 * (1-0.9) = 0.4 Masukan gejala dengan metode diagnosa wawancara Gejala yang terdapat di metode diagnosa wawancara sangat umum dan mudah dimengerti oleh orang awam sekalipun.

yaitu penyakit dengan id nomor 1. 2 dan 10 .6 diperoleh nilai CF total per id penyakit dan diurutkan berdasarkan id penyakit.5 muncul tujuh belas aturan dari ketiga masukan gejala tersebut. Gambar 4. Tiap aturan kemudian dikelompokkan berdasarkan id penyakit sebanyak sebelas penyakit.5 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa wawancara Pada gambar 4. Pada tahap selanjutnya sistem akan menampilkan hanya tiga alternatif penyakit berdasarkan nilai CF total terbesar.6 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa wawancara Pada gambar 4.Gambar 4.

6 5.4.88 0. 12.6 5 Total nilai CF 0. dan 15 memiliki dua kesesuaian id gejala yang sama (nomor 5 dan 6).975 0.7 0. Pada id penyakit nomor 2.82 0.5 dan gambar 4. namun besarnya nilai CF total tiap penyakit berbeda. 4.1 berikut: Tabel 4. Besar kecil nilai CF total bergantung pada banyaknya kesesuaian antara id gejala masukan dengan id penyakit dan besarnya nilai CF tiap aturan yang nilainya ditetapkan oleh pakar dalam kaidah diagnosa.7 0.3 0. Hal ini disebabkan nilai CF tiap aturan pada kaidah diagnosa memiliki nilai yang berbeda.7 0.75 0.6 kemudian ditabelkan untuk dapat dianalisa pada tabel 4.1 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa wawancara Id penyakit 1 2 3 7 8 9 10 12 13 15 16 Id gejala yang sesuai 2. nilai CF total terbesar dimiliki penyakit dengan id nomor 1. Hal ini disebabkan karena id penyakit tersebut memiliki kesesuaian yang paling banyak dengan masukan gejala.4 Dilihat dari tabel 4.5.1.92 0.Hasil gambar 4. 10.6 5.6 6 5 5 5 5.6 6 5. .5 0.

Hal ini disebabkan karena jenis gejala yang terdapat pada metode diagnosa pemeriksaan fisik lebih spesifik sehingga kesamaan gejala antara satu penyakit dengan penyakit lain lebih sedikit.8 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Pada gambar 4. Pengguna yang bukan dari kalangan medis perlu mencermati tiap pertanyaan karena beberapa istilah yang dipakai adalah istilah dalam dunia medis.4.7 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Metode diagnosa pemeriksaan fisik bertindak seperti seorang dokter pada saat memeriksa keadaan fisik seorang pasien.2. Gambar 4.8 dapat dilihat aturan yang muncul lebih sedikit dari hasil penyakit dengan menggunakan metode diagnosa wawancara. Gambar 4. .2 Metode Diagnosa Pemeriksaan Fisik Pada metode diagnosa pemeriksaan fisik. pasien akan diberikan pilihan gejala yang lebih spesifik dibandingkan pada metode diagnosa wawancara.

Gambar 4.2 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan fisik Id penyakit 1 11 Id gejala yang sesuai 63. Tabel 4.2.9 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Alternatif penyakit yang sesuai dengan masukan gejala pada gambar 4. yaitu penyakit dengan id nomor satu dan sebelas. 65. 70 70 Total nilai CF 0. 4.88 0.3 Perbedaan total nilai CF antara id penyakit nomor satu dan dua terlihat sangat signifikan karena ada tiga kesesuaian untuk id penyakit nomor satu.3 Metode Diagnosa Pemeriksaan Penunjang Pemeriksan penunjang merupakan hasil cek laboratorium yang digunakan sebagai penunjang diagnosa atau keputusan seorang pakar (dokter) dalam mengobati pasien. Gambar 4.9 sebanyak dua penyakit.10 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang . sedangkan untuk id penyakit nomor dua hanya ada satu.

terdapat kesesuaian sebanyak enam aturan dengan masing-masing nilai CF yang relatif tinggi. Gambar 4.12.12 terdapat empat alternatif penyakit yang muncul dengan masing-masing nilai CF total yang relatif tinggi.8 .10.8 0.12 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang Pada gambar 4. dapat ditabelkan pada tabel 4.11 dapat dilihat bahwa dari tiga masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang. Dari data di tabel diagnosa dan tabel hasil_sementara pada gambar 4. seluruh gejala merupakan hasil pemeriksaan laboratorium.8 0. Pengguna mungkin memerlukan data hasil cek laboratorium untuk dapat menggunakan metode diagnosa ini. gambar 4. Gambar 4. 86 83 83 83 Total nilai CF 0.11 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang Pada gambar 4.3 berikut: Tabel 4.998 0.Pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang.3 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang Id penyakit 1 2 3 5 Id gejala yang sesuai 83. 85.11 dan gambar 4.

Dari pengujian dengan menggunakan satu metode diagnosa dan jumlah masukan yang sama untuk ketiga metode diagnosa. Pegal-pegal atau sakit di persendian. Berikut adalah aturan yang ditetapkan untuk penyakit Demam Tifoid: Tabel 4.8 0. alternatif penyakit hasil dari metode pemeriksaan fisik . Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).8 0. Nafsu makan menurun (Anoreksia). CF 0.4 0. Perut sebah.7 0. Tenggorokan kering dan beradang.8 Pada pengujian sebelumnya didapatkan kesimpulan bahwa dengan masukan gejala yang sama. Mual dan muntah.4 sebagai berikut: Tabel 4.5 0. Perut kembung.9 0.4 Perbandingan penggunaan satu metode diagnosa dengan jumlah masukan gejala sama Wawancara 3 11 0.975 Perbandingan Masukan gejala Keluaran penyakit Nilai CF total tertinggi Fisik 3 2 0. Rasa malas dan lemah fisik (malaise). Diare disertai lendir dan darah (Melena).8 0.998 4.5 0.5 0.3 Pengujian dengan Dua Metode Diagnosa Pada tahap ini akan dianalisa penggunaan dua metode diagnosa dengan sampel penyakit Demam Tifoid. dapat disimpulkan ke dalam tabel 4.6 0.9 0. Sakit kepala.9 0. Wajah tampak pucat atau anemi.8 0. Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.5 Aturan untuk penyakit Demam Tifoid Metode Diagnosa Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang Gejala Panas tinggi mendadak terus menerus.88 Penunjang 3 4 0. Lidah kotor. Denyut nadi lemah.5 0.

Semua gejala pada ketiga metode akan dipilih semua. Gambar 4. terdapat sembilan gejala yang terdapat dalam metode diagnosa wawancara. dan keluaran nilai CF total terbesar diperoleh dengan menggunakan metode pemeriksaan penunjang. Pada pengujian kali ini akan dibuktikan apakah dengan menggunakan dua metode diagnosa (fisik dan penunjang) hasilnya akan lebih baik atau sebaliknya. Nilai CF masing-masing gejala dapat dilihat pada tabel 4.13 Metode diagnosa wawancara pada penyakit Demam Tifoid Pada penyakit Demam Tifoid.4.dan pemeriksaan penunjang lebih spesifik daripada metode wawancara. . Hasil akan dibandingkan dengan menggunakan satu metode diagnosa dengan sampel satu penyakit yaitu Demam Tifoid.

ditemukan kesesuaian dengan tiga puluh aturan pada kaidah diagnosa penyakit dalam. . penyakit yang terdiagnosa masih terbilang banyak karena gejala yang terdapat pada metode wawancara belum spesifik.14 berikut: Gambar 4.14 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid Dari sembilan masukan gejala. dengan hanya dengan menggunakan satu metode diagnosa.Masukan dari gejala penyakit Demam Tifoid ternyata juga menghasilkan keluaran penyakit lain yang dapat dilihat pada gambar 4. Seperti pada pengujian sebelumnya. yaitu wawancara.

Gambar 4.15 Tabel hasil_sementara untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid Pada gambar 4.99998848. Hasil tersebut akan dibandingkan keluaran nilai CF total dengan menggunakan dua metode diagnosa. yaitu 0.15 didapatkan nilai total CF untuk penyakit Demam Tifoid (id nomor 2) ada pada posisi tertinggi.Gambar 4.16 Metode diagnosa pemeriksaan fisik pada penyakit Demam Tifoid . yaitu pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

Gambar 4.17.16.17 Metode diagnosa pemeriksaan penunjang pada penyakit Demam Tifoid Pada gambar 4.18 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang .  Denyut nadi lemah. masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang adalah:  Diare yang disertai lendir dan darah (Melena)  Terjadi pembesaran hati  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160 Gambar 4. masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan fisik adalah:  Kondisi lidah kotor.  Tenggorokan kering dan beradang.Pada gambar 4.

yaitu sembilan gejala. Keluaran penyakit dengan dua metode tersebut lebih sedikit daripada dengan menggunakan metode diagnosa wawancara. Nilai CF tiap aturan pada pemeriksaan fisik dan penunjang relative tinggi. sehingga hasil penyakit dalam yang terdiagnosa semakin spesifik.9999.6 Perbandingan keluaran antara satu metode diagnosa dengan dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Definisi Satu Metode Diagnosa (Wawancara) Masukan gejala Keluaran penyakit Nilai CF Total untuk penyakit Demam Tifoid 9 15 0. sehingga nilai CF total untuk wawancara lebih besar.9.5 sampai dengan 0. tetapi masukan gejala pada wawancara lebih banyak. Kesimpulan tersebut dapat ditabelkan sebagai berikut: Tabel 4. Nilai total CF menggunakan dua metode diagnosa tersebut 0. lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan satu metode diagnosa wawancara.9999 .Pada tabel diagnosa dengan menggunakan dua metode diagnosa. Gambar 4.19 Tabel hasil_sementara untuk dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Pada metode diagnosa pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk penyakit Demam Tifoid. Ini membuktikan bahwa banyaknya masukan gejala mempengaruhi besarnya nilai CF total. terdapat enam gejala yang memiliki nilai CF masing-masing gejala pada range 0. Meskipun nilai CF per gejala pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lebih besar daripada wawancara.9999846 Dua Metode Diagnosa (Fisik dan Penunjang) 6 5 0. masukan gejala sebanyak enam gejala menghasilkan sebelas aturan dan lima jenis penyakit dalam.

dan menggunakan kombinasi tiga metode diagnosa dengan memilih seluruh gejala yang terdapat dalam ketiga metode diagnosa tersebut.4. Dengan mengacu pada tabel 4. Hasil keluaran pada tabel hasil_sementara adalah sebagai berikut: Gambar 4.2.4 Pengujian dengan Tiga Metode Diagnosa Pengujian dilakukan dengan mengambil sampel satu penyakit. pilih semua gejala tersebut pada pertanyaan gejala di menu diagnosa.20 Tabel diagnosa untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid . yaitu Demam Tifoid.

sehingga penyakit yang terdiagnosa pun akan semakin banyak. .999999998848.21 terlihat bahwa nilai CF untuk penyakit Demam Tifoid (id penyakit nomor 2) semakin besar. nilai CF akan semakin besar dan semakin akurat hasil penyakit yang terdiagnosa.21 Tabel hasil_sementara untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Di tabel hasil_sementara pada gambar 4. Ini membuktikan bahwa dengan semakin banyak gejala yang dimasukkan dan metode diagnosa yang digunakan. Gambar 4. semakin banyak pula aturan yang muncul. Untuk itulah tampilan hasil penyakit yang disajikan pada sistem pakar ini dibatasi hanya tiga penyakit dengan nilai CF terbesar.Semakin banyak masukan gejala dan metode gejala yang digunakan. yaitu 0.

88)  Kolera (CF=0.  Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.7 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus I.975)  Gagal Ginjal Kronik (CF=0.3) Diagnosa Dokter  Idiopatik Trombositopenik Purpur (ITP) . gejala:  Panas tipe pelana kuda  Nafsu makan menurun  Mual dan muntah Tabel 4.5 Perbandingan Hasil Analisa dengan Diagnosa Dokter Pada bagian ini akan dibandingkan hasil analisa penyakit dengan menggunakan sistem pakar dengan diagnosa dokter yang sesungguhnya. a) Kasus I.94) Diagnosa Dokter  Demam Berdarah  Demam Tifoid  Demam Malaria  Tonsilofaringitis akut  Cikungunya  Rhinitis akut b) Kasus II. Tabel 4. gejala:  Adanya bintik perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva). Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0.  Tekanan darah rendah.4.96)  Hepatitis A (CF=0.8 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus II. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0.

000 /mm3 (Trombositopeni).  Rumple leed +  Terjadi penurunan trombosit dibawah 150.9984)  Hepatitis A (CF=0.10 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus IV.9982) Diagnosa Dokter  Demam tifoid  DBD  Cikungunya  Demam Malaria  Tonsilofaringitis akut .  Pegal-pegal atau sakit di persendian.  Nafsu makan menurun (Anoreksia).  Perut sebah. Tabel 4.c) Kasus III.9 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus III. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0.  Rasa malas dan lemah fisik (malaise). gejala:  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).8)\  Malaria (CF=0.8) Diagnosa Dokter  Demam Berdarah  Demam tifoid  Idiopatik Trombositopenik Purpur (ITP) d) Kasus IV.  Perut kembung.998)  Demam Tifoid (CF=0. gejala:  Panas tinggi mendadak terus menerus.  Wajah tampak pucat atau anemi.  Mual dan muntah. Tabel 4.  Sakit kepala.99998848)  Gagal Ginjal Kronik (CF=0.

 Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).11 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus V.  Mual dan muntah.e) Kasus V.  Denyut nadi lemah.  Pegal-pegal atau sakit di persendian.9)  Malaria (CF=0. gejala:  Lidah kotor. . Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0.  Denyut nadi lemah.  Diare disertai lendir dan darah (Melena).  Lidah kotor.  Sakit kepala.  Wajah tampak pucat atau anemi.  Rasa malas dan lemah fisik (malaise).  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.  Perut sebah.  Diare disertai lendir dan darah (Melena).  Nafsu makan menurun (Anoreksia).  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.  Tenggorokan kering dan beradang.  Tenggorokan kering dan beradang.8) Diagnosa Dokter  Demam tifoid  Tonsilofaringitis akut f) Kasus VI.9999)  Demam Berdarah (CF=0. Tabel 4. gejala:  Panas tinggi mendadak terus menerus.  Perut kembung.

99928) Diagnosa Dokter  Demam tifoid Dari perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan hasil diagnosa dokter didapatkan hasil yang baik.99964)  Hepatitis B (CF=0. tetapi karena masukan gejala yang terlalu sedikit dan basis data pengetahuan sistem pakar terbatas.Tabel 4. Hal ini bukan disebabkan karena diagnosa yang salah. hanya satu kasus yang tidak cocok. hanya mendiagnosa dua puluh penyakit dalam. .999999998848)  Hepatitis A (CF=0. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0. maka hasil analisa penyakit kurang tepat dan jika penyakit yang di rujuk ternyata tidak terdapat di basis data pengetahuan maka hasil penyakit yang muncul tidak sesuai.12 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus VI. Sebanyak enam kasus yang dibandingkan. Jika gejala yang dimasukkan terlalu sedikit.

2 Saran 1. Penyakit yang disajikan dalam sistem pakar ini dibatasi hanya dua puluh penyakit. 5) Nilai CF berada pada kisaran 0 sampai dengan 1. 2. 2) Keluaran penyakit pada metode diagnosa wawancara lebih banyak dibandingkan dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang. 5. 4) Besarnya nilai CF total ditentukan oleh banyaknya kecocokan antara id gejala dan id penyakit. lebih spesifik mengarah pada satu penyakit. jika keluaran CF mendekati satu. maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan dan saran untuk pengembangan program lebuh lanjut. perlu dipertimbangkan untuk menambah jenis penyakit dalam yang bisa didiagnosa sehingga sistem pakar ini dapat mendiagnosa lebih banyak penyakit dalam.1 Kesimpulan 1) Gejala yang terdapat pada metode diagnosa pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Perlu dipertimbangkan untuk membuat penyajian pilihan data gejala yang lebih baik agar lebih mudah dalam penggunaan sistem pakar ini.BAB V PENUTUP Dari hasil perancangan dan pembuatan sampai dengan pengujian program sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. serta besarnya nilai CF tiap aturan pada kaidah diagnosa. maka kepastiannya mendekati benar. 3) Banyaknya metode diagnosa yang digunkan tidak menentukan besarnya keluaran nilai CF total. . 5.

Yogyakarta:2008. [2]Hartati .totalkesehatananda. [5]Syafii. ----------id. Aplikasi Sistem Pakar. PWS Publishing Co. [3]Kusrini.com ----------www. Yogyakarta: 2005. Penerbit ANDI. Decision Support System and Expert Systems.infopenyakit. [4]Kusumadewi. USA:1994. E. Graha Ilmu. [6]Turban. S. 2nd edition.org ----------www. J.ilmukomputer. Panduan Membuat Aplikasi Database dengan PHP 5. M. Iswanti. USA:1995.DAFTAR PUSTAKA [1]Giarratano. Prentice Hall International Inc. Andi.com . Graha Ilmu. Yogyakarta:2003.com ----------www.infeksi.com ----------www.C & Riley G. Sri. Expert Systems: Princples and Programming. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Sistem Pakar dan Pengembangannya. Yogyakarta:2008.wikipedia. Sri.

Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Enterica. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. yang kerjanya bersifat spatik. misalnya di Amerika.LAMPIRAN DATA PENYAKIT ID PENYAKIT PENYAKIT 1 DEMAM BERDARAH DESKRIPSI Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik. Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium. dan disebarkan melaui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. Jaundice Spiroketal (sakit kuning) dan Demam Kanikola. 2 DEMAM TIFOID 3 MALARIA 4 TETANUS 5 LEPTOSPIROSIS . Suatu penyakit infeksi oleh clostidium tetani yang merupakan bakteri gram (+) yang mengeluarkan exotoxin. Asia dan Afrika. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. Sekelompok infeksi yang terdiri dari Sindroma Weil. Exotoxin bekerja pada motorneuron yang menyebabkan disinhibisi impuls motorneuron sehingga terjadi rangsangan yang berlebihan di otot-otot.

akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi . Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju. terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat. Pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. Suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. terutama asap rokok Peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekwensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri.6 ASMA 7 TBC 8 BRONKHITIS 9 KANKER PARU 10 GASTROENTERITIS/DIARE 11 KOLERA Suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paruparu). Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae.virus dan parasit yang patogen.

garam. dan produk buangan. 13 HIPERTENSI 14 15 16 17 18 Suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal (di atas 140/90 mmHg) INFEKSI SALURAN KENCING (ISK) Infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. 12 DISENTRI AMUBA Merupakan penyakit radang usus yang menimbulkan gejala meluas. yaitu tinja berlendir dan bercampur darah. ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. GAGAL GINJAL KRONIK Suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh. terjadilah ISK. penimbunan garam dan air yang berlebihan dan meningkatnya kadar lemak dalam darah. HEPATITIS A Hepatitis A adalah golongan . menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. Walaupun terdiri dari berbagai cairan.dehidrasi. BATU SALURAN KENCING Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. perdarahan. SINDROM NEFROTIK Suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan proteinuria (protein di dalam air kemih). biasanya urin tidak mengandung bakteri. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. menurunnya kadar albumin dalam darah. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin.

19 HEPATITIS B 20 GASTRITIS/MAAG penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. Seperti hal Hepatitis C. Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. dan perih pada perut. Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. . Sebagai contoh. ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita. mulas. kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada ambung yang menyebabkan sakit.

kemudian turun. Ada keluhan dada terasa sempit. tatapi tidak merasakan mual sebelumnya? Apakah sering mengalami pendarahan pad . Diare disertai lendir dan darah (Melena). Perut perih. Batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat bercampur darah). Sakit kepala. Pendarahan pada hidung (mimisan) (epitaksis) dan gusi. penderita tidaklah merasakan mual sebelumnya. Sering mengalami pinggang pegal? Pegal-pegal atau sakit di persendian? Cepat lelah. Apakah mengalami muntah setelah didahu . Nafsu makan menurun (Anoreksia). Sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu). Nyeri pinggang hebat (kolik). Diare yang encer dan berlimpah tanpa didahului oleh rasa mulas atau tenesmus.DATA GEJALA ID GEJALA 1 2 DESKRIPSI Panas tinggi mendadak terus menerus. biasa nya dirasakan malam hari disertai keringat malam. BENTUK PERTAN 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Apakah mengalami panas tinggi mendadak menerus? Apakah mengalami Demam tinggi yang me 40 derajat Celsius) (tipe pelana kuda/2 har kemudian panas lagi)? Apakah mengalami demam tinggi diikuti m Apakah mengalami demam yang tidak terla dan diikuti keringat malam? Apakah mengalami nafsu makan menurun Apakah mengalami mual dan muntah? Apakah mengalami lemah fisik atau rasa m Apakah mengalami sakit kepala? Apakah mengalami perut kembung? Apakah mengalami perut sebah? Apakah mengalami perut perih? Apakah mengalami nyeri perut di bagian b Apakah mengalami nyeri pinggang hebat ( Apakah sering mengalami pinggang pegal? Sering mengalami pegal-pegal atau sakit di Apakah sering merasa cepat lelah? Apakah wajah tampak pucat atau anemi? Apakah sering mengalami nyeri di daerah d Apakah sering mengalami sesak napas? Apakah sering mengeluh dada terasa semp Apakah sering mengalami detak jantung ce debar? Apakah mengalami penurunan berat badan Apakah mengalami kesulitan berbicara kar mengatur napas? Apakah sering mengalami batuk kering pad melakukan olah raga? Apakah mengalami batuk berdahak? Apakah mengalami batuk berdahak bercam Apakah mengalami batuk selama lebih dar bercampur darah? Apakah sering menderita infeksi saluran pe Apakah napas berbunyi/bengek terutama p napas? Apakah anda merokok atau pernah meroko Apakah pernah mengalami riwayat kontak positif? Apakah ada keluarga anda yang memiliki r Apakah keadaan umumnya jelek (terlihat s Apakah mengalami diare disertai lendir da Apakah mengalami diare dengan frekuensi Apakah mengalami diare dengan frekuensi dan bau amis? Apakah mengalami diare yang encer dan b oleh rasa mulas atau tenesmus. Perut sebah. Diare dengan frekuensi sering. Batuk berdahak. Perut kembung. Rasa malas dan lemah fisik (malaise). Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 -40 derajat Celsius) tipe pelana kuda/2 hari panas. Mual dan muntah. Riwayat kontak dengan penderita TB positif. Mengalami penurunan berat badan drastis. Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Mengalami kesulitan berbicara karena kesulitan dalam mengatur napas. Sering mengalami batuk kering pada malam hari atau saat melakukan olah raga. Terjadinya muntah setelah didahului dengan diare yang terjadi. Nyeri di perut bagian bawah. Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama. Sering mengalami sesak napas. Nyeri di daerah dada. Sering mengalami detak jantung cepat atau jantung berdebar-debar. Diare dengan frekuensi yang sering. tetapi tinja sedikit dan bau amis. Riwayat keluarga mengidap penyakit asma. Batuk berdahak bercampur darah. Wajah tampak pucat atau anemi. Keadaan umumnya jelek (terlihat sakit berat). Riwayat merokok. kemudian panas lagi) Demam tinggi diikuti menggigil.

Terjadi pembesaran hati (hepatomegali). Kencing terasa panas. tetapi masih d Apakah pada pemeriksaan laboratorium da polimorfornuklear? Apakah pada pemeriksaan laboratorium da . Pemeriksaan laboratorium darah. tidak sadar. Adanya bintik perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva). Kencing terasa sakit. Adanya protein di dalam air kencing (proteinuri). Pandangan kabur. Riwayat batu ginjal. Pembengkakan pada kaki. Mulut kering. Kencing berwarna hitam. Denyut nadi lemah. Tinggal atau pernah tinggal di daerah endemis malaria.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 Kejang seluruh tubuh. Riwayat Diabetes Mellitus. Kesulitan menelan (disfagia). X-photo abdomen terdapat gambaran opak Lekosit (+) Bakteri (+).000 /mm3 (Trombositopeni)? Apakah trombosit menurun. Tekanan darah tinggi. Kencing bercampur darah. Munculnya bintikbintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah. tetapi sadar. Nyeri-nyeri di daerah kaki (mialgia). Kejang seluruh tubuh. Posisi tubuh melengkung di tengah bila kena paparan cah aya/suara (hiperrefleksi) Pengkisutan otot. Pemeriksaan thorax terdapat barrel chest. Tenggorokan kering dan beradang. Mulut tidak bisa membuka (trismus). di atas 140/9 Apakah pada pemeriksaan thorax terdapat Apakah espirasi memanjang? Apakah kencing berwarna seperti teh? Apakah kencing bercampur darah? Apakah kencing berwarna hitam? Apakah terdapat protein di dalam air kenci Apakah positif hipoalbumin-albuminuria? Apakah positif Hiperlipidemia? Apakah pada X-photo abdomen terdapat ga Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah terjadi pembesaran hati (hepatome Apakah pada pemeriksaan widal lebih dari Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter bawah 150. lekositosis polimorfornuklear. Pernah tertusuk benda tajam yang berkarat. Hipoalbumin-albuminuria Hiperlipidemia. Trombosit menurun. Kencing berwarna seperti teh. Fontanel cekung. Riwayat menahan kencing. Anyang-anyangen. Pemeriksaan widal lebih dari 1/160. di atas 140/90 mmHg.000 /mm3 (Trombositopeni). Mata berwarna merah. Mata mengalami pembengkakan. Rumple leed + Terjadi penurunan trombosit dibawah 150. Espirasi memanjang. Bengkak seluruh tubuh (odema anasarka). Kencing sedikit. Pemeriksaan laboratorium darah. Lidah kotor. Mata cekung. Tekanan darah rendah. Mata berwarna kuning. leukosit normal atau gusi? Apakah pernah mengalami kejang seluruh Apakah pernah mengalami kejang seluruh Apakah tinggal atau pernah tinggal di daer Apakah pernah tertusuk benda tajam yang Apakah mengalami nyeri-nyeri di daerah k Apakah pandangan mata kabur? Apakah kencing terasa sakit? Apakah kencing terasa panas? Apakah kencing sering dan sedikit? Apakah sering merasa anyang-anyangen? Apakah sering menahan kencing? Apakah memiliki riwayat Diabetes Mellitu Apakah memiliki riwayat batu ginjal? Apakah mengalami kesulitan menelan (dis Apakah kondisi lidah kotor? Apakah denyut nadi lemah? Apakah kodisi mulut kering? Apakah kondisi tenggorokan kering dan be Apakah mulut tidak bisa membuka (trismu Apakah mata mengalami pembengkakan? Apakah kondisi mata cekung? Apakah mata berwarna merah? Apakah mata berwarna kuning? Apakah terdapat bintik perdarahan dikelop (konjungtiva)? Apakah mengalami pembengkakan seluruh Apakah terdapat bintik-bintik merah pada k Apakah posisi tubuh melengkung di tengah cahaya/suara? Apakah mengalami pengkisutan otot? Apakah kondisi fontanel cekung? Apakah terjadi pembengkakan pada kaki? Apakah tekanan darah rendah? Apakah tekanan darah tinggi.

Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat ronkhi basah. Pemeriksaan lab darah pansitopenia (seluruh sel darah jumlahnya turun) Pemeriksaan lab darah creatinine darah naik. Fesces berwarna hitam meninggi? Apakah pada pemeriksaan laboratorium da Apakah pemeriksaan lab darah pansitopeni jumlahnya turun)? Apakah pada pemeriksaan lab darah creatin Apakah pada pemeriksaan lab darah.5 0. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan padat disertai dengan efusi pleura. tetapi seperti manis y Ureum naik (uremia) Adanya cairan di rongga perut (Ascites). leukosit meninggi. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan (infiltrat). Pemeriksaan lab darah.9 0.8 0.9 0. Penyempitan saluran bronkus sehingga menyebabkan sesak nafas.5 0. Fesces berwarna hitam 109 110 111 KAIDAH DIAGNOSA (ATURAN) ID KAIDAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 ID PENYAKIT 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 ID GEJALA 1 5 7 15 54 10 6 55 9 57 34 84 8 83 17 2 NILAI CF 0.8 0. terutama di daera Apakah pada hasil Rontgen thorax/X Photo perselubungan (infiltrat) paru? Apakah hasil Rontgen thorax/X Photo Tho padat disertai dengan efusi pleura? Apakah hasil Rontgen thorax/X Photo Tho Apakah pada pemeriksaan lab. Amuba antibodi (+).90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 meninggi. Ureum naik (uremia) Adanya cairan di rongga perut (Ascites). Bilirubin meningkat (bilirubinemia). Pemeriksaan mikroskopik lapang gelap plasmodium positif.5 0.9 0.6 0.4 0. Pemeriksaan dahak terdapat mycrobacterium tuberculosa. Pemeriksaan laboratorium darah. hemoglobin (Hb) darah turun. TBICT pos Apakah terdapat komplikasi hepatoma? Apakah pemeriksaan mikroskopik lapang g Apakah terdapat penyempitan saluran bron sesak nafas? Apakah terjadi bilirubin meningkat (bilirub Apakah feaces atau kotoran (tinja) yang se berubah menjadi cairan putih keruh (sepert busuk ataupun amis.8 0.9 . Laju Endap Darah men ingkat Pemeriksaan mikroskopik lapang gelap leptospira positif Pemeriksaan urine kultur positif.7 0. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan (infiltrat) paru. TBICT positif. Feaces atau kotoran (tinja) yang semula berwarna dan berbau berubah menjadi cairan putih keruh (seperti air cu cian beras) tanpa bau busuk ataupun amis.6 0.8 0. Komplikasi hepatoma. Pemeriksaan Laboratorium darah. tetapi seperti manis yang menusuk. hemo Apakah pada pemeriksaan Lab darah Laju Apakah pemeriksaan mikroskopik lapang g Apakah pemeriksaan urine kultur positif? Apakah pada pemeriksaan amuba antibodi Apakah pada pemeriksaan dahak terdapat m tuberculosa? Apakah pada pemeriksaan Rontgen thorax/ perselubungan (infiltrat). terutama di daerah Apex Paru.8 0.

7 0.7 0.7 0.7 0.8 0.6 0.7 .9 0.9 0.9 0.7 0.7 0.8 0.9 0.4 0.7 0.9 0.9 0.4 0.9 0.5 0.6 0.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 6 6 6 6 6 7 85 63 39 34 6 5 41 8 15 65 83 70 86 3 6 17 15 42 83 76 40 105 4 40 15 53 43 58 66 88 1 8 43 61 83 89 87 94 95 96 29 106 24 20 23 32 72 73 27 0.9 0.4 0.9 0.5 0.9 0.8 0.9 0.9 0.8 0.6 0.5 0.8 0.5 0.8 0.6 0.4 0.7 0.6 0.5 0.5 0.9 0.3 0.5 0.3 0.7 0.8 0.4 0.

7 0.8 0.7 0.7 0.9 0.6 0.8 0.7 0.8 0.8 0.7 0.6 0.5 0.8 0.5 0.4 0.7 0.6 0.7 0.9 .7 0.8 0.9 0.9 0.7 0.5 0.9 0.9 0.6 0.8 0.9 0.8 0.66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 7 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 9 9 9 9 9 9 5 7 29 4 31 98 99 103 94 25 19 22 7 5 18 30 101 91 35 6 4 11 5 7 56 68 37 108 38 11 21 56 7 60 70 36 34 6 4 11 5 7 97 56 68 26 19 22 7 5 30 0.4 0.4 0.7 0.8 0.7 0.4 0.6 0.6 0.6 0.7 0.5 0.9 0.6 0.7 0.6 0.3 0.7 0.3 0.6 0.

6 0.3 0.8 0.4 0.8 0.8 0.7 0.8 0.7 0.7 0.117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 9 9 9 13 13 13 13 13 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 18 18 101 91 8 16 6 19 45 21 71 1 47 46 49 14 50 51 81 82 64 5 11 67 6 52 77 78 79 12 13 5 9 1 75 80 59 69 13 46 48 75 7 5 6 19 17 92 93 109 110 62 0.8 .8 0.2 0.8 0.7 0.8 0.5 0.9 0.4 0.8 0.8 0.1 0.5 0.6 0.5 0.6 0.5 0.4 0.8 0.7 0.7 0.5 0.5 0.8 0.9 0.8 0.4 0.8 0.2 0.4 0.7 0.3 0.3 0.4 0.5 0.6 0.3 0.8 0.9 0.7 0.8 0.

6 0.8 0.7 0.8 0.8 0.6 0.5 0.7 0.7 0.8 0.3 Listing Program database.7 0.8 0.6 0.5 0.8 0.2 0.4 0.php .8 0.8 0.8 0.8 0.5 0.7 0.168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 20 20 20 20 20 20 16 1 5 6 8 10 74 83 62 16 1 5 6 8 10 74 83 104 9 6 10 11 111 13 0.

<?php $server $user $pwd

=

"localhost"; = "root"; = ""; function doConnect() { if (mysql_connect($server, $user, $pwd)) { return true; } else { echo "".mysql_error(); return false; } } function setDatabase($db_name) { if(mysql_select_db($db_name)) {return true;} else{ echo "".mysql_error(); return false; } }

function q($s) { if ($qr = mysql_query($s)) { return $qr; } else { echo "".mysql_error(); return false; } } function affectedRows() { return mysql_affected_rows(); } function f($r) { return mysql_fetch_array($r); } function getnRows($dbr) { return mysql_num_rows($dbr); } function error() { return (mysql_get_last_message()); } ?> Listing Program login.php <? include("database.php"); doConnect(); setDatabase("sisparindisease"); if(isset($_POST['usertext']) and isset($_POST['passtext'])) { $useridPost = $_POST['usertext']; $passwdPost = $_POST['passtext']; $lookid = "SELECT * FROM userrole WHERE username='".$useridPost."' AND password=MD5('".$passwdPost."')"; $execq = q($lookid); $anydata = getnRows($execq); $detailuser = f($execq); if($anydata > 0) { if($detailuser['role'] == "pakar")

{ $dbtable = "pakar"; } elseif($detailuser['role'] == "admin") { $dbtable = "administrator"; } elseif($detailuser['role'] == "user") { $dbtable = "pasien"; } else { $dbtable = ""; } if($dbtable != "") { $getrealname = "SELECT nmlengkap FROM ".$dbtable." WHERE username='".$detailuser['username']."'"; $execq2 = q($getrealname); $realname = f($execq2); $namalengkap = $realname['nmlengkap']; } else { $namalengkap = $useridPost; } session_start(); $_SESSION['userid'] = $namalengkap; $_SESSION['useridfield'] = $useridPost; $_SESSION['userrole'] = $detailuser['role']; $_SESSION['usrnm'] = $useridPost; $_SESSION['idUserLogin'] = $detailuser['id']; header("Location: ../halaman_depan.php"); } else { header("Location: ../index.php?&msg=logfailed"); } } ?> Listing Program logout.php <? include("database.php"); doConnect(); setDatabase("sisparindisease"); if(isset($_POST['usertext']) and isset($_POST['passtext'])) { $useridPost = $_POST['usertext']; $passwdPost = $_POST['passtext']; $lookid = "SELECT * FROM userrole WHERE username='".$useridPost."' AND password=MD5('".$passwdPost."')"; $execq = q($lookid); $anydata = getnRows($execq); $detailuser = f($execq); if($anydata > 0) { if($detailuser['role'] == "pakar") { $dbtable = "pakar"; } elseif($detailuser['role'] == "admin") { $dbtable = "administrator"; } elseif($detailuser['role'] == "user") { $dbtable = "pasien"; } else { $dbtable = ""; } if($dbtable != "") {

$getrealname = "SELECT nmlengkap FROM ".$dbtable." WHERE username='".$detailuser['username']."'"; $execq2 = q($getrealname); $realname = f($execq2); $namalengkap = $realname['nmlengkap']; } else { $namalengkap = $useridPost; } session_start(); $_SESSION['userid'] = $namalengkap; $_SESSION['useridfield'] = $useridPost; $_SESSION['userrole'] = $detailuser['role']; $_SESSION['usrnm'] = $useridPost; $_SESSION['idUserLogin'] = $detailuser['id']; header("Location: ../halaman_depan.php"); } else { header("Location: ../index.php?&msg=logfailed"); } } ?>

Listing Program getin.php <? $host="localhost"; $username="root"; $password=""; $database="sisparindisease"; mysql_connect($host,$username,$password) or die ("Database gagal dikoneksikan !"); mysql_select_db($database);

?>

Listing Program index.php <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Frameset//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1frameset.dtd"> <?php if(isset($_GET['msg']) == "logfailed") { $message = "Invalid User ID or Password"; } ?> <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"> <head> <meta http-equiv="content-type" content="text/html;charset=utf-8" /> <meta name="generator" content="Adobe GoLive" /> <link href="css/mystyle.css" rel="stylesheet" type="text/css" /> <!--[if IE 7]> <link rel="stylesheet" href="css/mystyle7.css" type="text/css" media="all" /> <![endif]--> <title>.: Sistem Pakar :.</title> </head> <body bgcolor="#ffffff"> <div class="active"> <form id="FormName" action="library/login.php" method="post" name="FormName"> <table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr height="20"> <td class="param_bg"width="50" height="20"></td> <td class="param_bg"width="10" height="20"></td> <td width="360" height="20"><input type="text" class="form_bg no_border" name="usertext" value="" size="10" /></td> </tr> <tr height="10"> <td colspan="3" width="190" height="4"></td>

&nbsp.&nbsp.\"> .&nbsp.&nbs p.&nbsp. ?> <html> <?php include("metadata.php").&nbsp. mysql_query("DELETE FROM `diagnosa`")." class="blue_bg no_border" type="submit" /></div> </td> </tr> <tr height="60"> <td colspan="3" width="360" height="30" align="right" valign="center" style="color: red. } include("library/database.php").</tr> <tr height="20"> <td class="param_bg"width="50" height="20"></td> <td class="param_bg"width="10" height="20"></td> <td width="360" height="20"><input type="password" class="form_bg_down no_border" name="passtext" value="" size="10" /></td> </tr> <tr height="8"> <td colspan="3" width="360" height="4"></td> </tr> <tr height="30"> <td colspan="3" width="360" height="30"> <div id="searchInpSub" align="left"> &nbsp. border: 1px dashed #145356. padding: 5px 5px 5px 5px.&nbsp. font-size: 14px. setDatabase("sisparindisease"). doConnect(). font-weight: bold.&nbsp.&nbsp.php")?> </head> <body style="margin-top: 0px.<input name="search" value="&nbsp. margin-bottom: 0px.&nbsp."> <?=$message?> </td> </tr> </table> </form> </div> </body> </html> Listing Program halaman_depan. mysql_query("DELETE FROM `hasil_sementara`"). ?> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { header("location: index.&nbsp.&nbsp.php <? session_start()."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" > <tr> <td colspan="2" height="350"> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0" > <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#145356"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"background-color: #FAFAFA. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `diagnosa`").&nbsp.&nbsp.&nbsp. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `hasil_sementara`").

php\">Keluar</a> </div><br/>". font-weight: bold. Diagnosa Penyakit</a></td> </tr> ".php")?> <!-.>&raquo.\" href=\"library/logout.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.>&raquo. Halaman Depan</a></td> </tr> <? if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="pakar") { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"identifikasi.Selamat Datang. } ?><? if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="pakar") { session_unregister('diagIdPasien').>&raquo.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. <strong>".>&raquo.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.end left menu --> </td> <td valign="top" align="left"> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center"> &nbsp."</strong><br/><a style=\"color: #880000.left menu --> <?php include("menu."> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#3E9195" align="center" style="background-color: #3E9195.php" class="menulink" class=&{ns4class}. echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapenyakit.php <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #145356. color: #fff. </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program menu. } else { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"diagnosa. text-decoration: none. } ?> <!-.$_SESSION['userid']."><b>Menu Utama<b></td> </tr> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.>&raquo. Data Gejala</a></td> </tr> . Diagnosa Penyakit</a></td> </tr> ". Data Penyakit</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"listgejala. border-bottom: 1px solid #145356.

<tr> <td width=\"100%\"><a href=\"kaidahdiagnosa. if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edgjl") { $idGejala = $_POST['idgejala']. } ?> </table> Listing Program metadata.>&raquo. if($execupd) { header("Location: ".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/custom. Kaidah Diagnosa</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"dataahli. Data Pakar</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapasien.>&raquo. Data Pasien</a></td> </tr> ".$_SERVER['PHP_SELF']. $lok = $_POST['lokasigjl']. $deskripsi = $_POST['deskripsi']. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). lokasigejala='$lok' WHERE idGejala='$idGejala'".>&raquo. setDatabase("sisparindisease").>&raquo.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.pertanyaan='$quest'. doConnect(). Data Pasien</a></td> </tr> ". include("library/database. Data Pakar</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapasien.php").php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. $quest = $_POST['pertanyaan'].css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' </script> Listing Program <? session_start(). } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adgjl") { . $execupd = q($querupdate)."").php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. $querupdate = "UPDATE gejala SET deskripsi='$deskripsi'.>&raquo.php <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/mystyle. } if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="admin") { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"dataahli. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`").php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.

$getcontent = f($execquer)."toolbar=no. $execquer = q($getdetail). $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idGejala='$idgjl'".$_SERVER['PHP_SELF']. location=no.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. $new_id = $last_id[0] + 1. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. width=500. if (r==true) { document. } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlgjl") { $idgjl = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "".php?status=gagal").php".$deskripsi = $_POST['deskripsi']. scrollbars=yes. menubar=no. if (($deskripsi == "") or ($quest == "")) { header("Location:listgejala. settype($last_id[0]. height=400").css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. lokasigejala='$lok'".location. directories=no.""). goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").1")). $execins = q($querinsert). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". $execdel = q($quer). obj. } } </script> <script> function open() { window.open("daftargejala. if($execins) { header("Location: ". } $querinsert = "INSERT INTO gejala SET idGejala='$new_id'."wdwGejala". "integer"). $lok = $_POST['lokasigjl']. $execallkaidah = q($evalallkaidah). if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idGejala from gejala order by idGejala desc limit 0. deskripsi='$deskripsi'. pertanyaan='$quest'. status=no. . } else { $new_id = 1. return true. resizable=no. copyhistory=no. if($execdel) { header("Location: ".$_SERVER['PHP_SELF']. } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from gejala")). $quer = "DELETE FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'"."").href = goto. $quest = $_POST['pertanyaan'].

outdent.copy.cleanup.unlink. </script> <!-.pasteword. skin_variant : "silver".search.pasteword.backcolor".emotions.b ackcolor".visualaid.justifyright.replace.pastetext. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.insertdatetime.end header images --> . theme : "advanced".justifyleft. margin-bottom: 0px. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.visualaid.fullscreen".nonbreaking.sub.advhr.insertdate.blockquote.js".redo.|.|.iespell.media.fontselect.paste. elements : "elm1".|.media.link.table.outdent.justifyfull.|.|.js".|.t emplate.advhr.italic.js".sub.fontselect.code.redo.searchreplac e.xhtmlxtras.|.bold.justifyright.removeformat. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.visualchars.template. theme_advanced_statusbar_location : "bottom". //theme_advanced_buttons2 : "cut.preview.ltr.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.help.indent.strikethrough.undo.abbr.|.bullist. theme_advanced_toolbar_location : "top".sup.iespell. plugins : "safari.image.italic.|.charmap.paste.media.emotions.image.blockquote.moveforward.|.inlinepopups".removeformat.newdocument.fullscreen.|.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.cite. external_image_list_url : "lists/image_list. theme_advanced_resizing : true.search.rtl.template. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.preview.sup.|.pagebreak".|.Header images --> <!-.styleprops.acronym.inserttime.|.code.copy.undo. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User".unlink.nonbreaking. staffid : "991234" } }). external_link_list_url : "lists/link_list.|.del.noneditable.movebackward. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.justifyfull". // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.|. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.forecolor.absolute.an chor.moveforward.|.absolute.contextmenu.directionality.styleprops. theme_advanced_toolbar_align : "left".charmap.|.print.js".fullscreen".} </script> <!-.styleselect.advimage.|."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.css".visualchars. skin : "o2k7".|.print.nonbreaking. media_external_list_url : "lists/media_list.fontsizeselect".visualchars.fontsizeselect.style. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.pastetext.preview.indent.justifyleft.|.underline.pagebreak.movebackward./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.em otions.|.anchor.|. theme_advanced_buttons2 : "cut.justifycenter.cleanup.|.underline.paste.|.save.|.attribs.|.layer.justifycenter.advlink.replace.hr.init({ // General options mode : "exact".|.pagebreak.bold.forecolor.numlist.hr.numlist".|.advhr.bullist.ins.|.|.formatsel ect.iespell.link.

</td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.\"> Selamat Datang. text-decoration: none. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. padding: 5px 5px 5px 5px.">DATA GEJALA</span></strong></center></h2> <br> <? .php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>"."</strong><br/><a style=\"color: #880000.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee. font-weight: bold.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.$_SESSION['userid'].php\">Keluar</a> </div><br/>"."> <div style="font-family: arial.\" href=\"library/logout. font-size: 12px."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px. padding: 10px. <strong>".php" class="menulink" class=&{ns4class}. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. color: #fff. border: 1px dashed #2e2e2e. font-size: 12px. } ?><!-.>&raquo.

$isigejala['deskripsi']."?&act=edgjl&detail="."\" class=\"indexlinkactive\">".$isigejala['pertanyaan'].$_SERVER['PHP_SELF'].$isigejala['deskripsi']."?&from="."</td><td>"."</td>". } echo "<tr><td colspan=\"$cols\">Page : ". '".$i.$isigejala['idGejala']. $i++) { if($from == (($i1)*$to)) { echo "<a href=\"". } else {$cols = 3.gif\" border=\"0\"></a> </td>".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'."".(($i-1)*$to)."?&act=adgjl\" style=\"text-decoration: none. if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edgjl") and ($_GET['act'] != "adgjl")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".". '". while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr> <td align=\"left\">"."?&act=dlgjl&detail=". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>"."'. for($i=1. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " <td align=\"center\"> <a href=\""."."</a>&nbsp. $i<=ceil($data/$to).$isigejala['lokasigejala']."')\"><img src=\"images/icon/delete. echo "<tr><th>Deskripsi</th><th>Bentuk Pertanyaan</th><th>Metode Diagnosa</th>". $querindx = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc LIMIT ". font-size: 16px.\"> . } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.$_SERVER['PHP_SELF'].if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold.$_SERVER['PHP_SELF'].'>Proses Gagal</span>". } else { echo "<a href=\"".". } echo "</tr>". $to = 8."\" class=\"indexlink\">". } } echo "</td></tr>". $quer = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc".$_SERVER['PHP_SELF']. echo "</table><br/>".} echo "</tr>".$from.$i.$to. $qgpny = q($querindx).$isigejala['idGejala']. color: #880000.$_SERVER['PHP_SELF']."</a>&nbsp."</td><td>"."."?&from=". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."\"><img src=\"images/icon/edit. $cols = 4. $data = getnRows(q($quer)).(($i-1)*$to).

echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". $quer = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgpny'". } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edgjl") { $idgpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0.$isigejala['pertanyaan'].$isigejala['deskripsi']. } echo " <tr><td>&nbsp.back()\"> </td> </tr>".</td><td>&nbsp."\"> </td> </tr>".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Gejala</a> </div>". . while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr><td>Deskripsi</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adgjl") { echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo " <tr><td>Bentuk Pertanyaan :</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">".<img src=\"images/icon/add. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". $qgpny = q($quer).$isigejala['idGejala']. echo " <tr><td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select> </td></tr>"."</textarea> <input type=\"hidden\" name=\"idgejala\" value=\"". echo "</table>".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. echo "</form>"."</textarea></td></tr>".

setDatabase("sisparindisease").</td><td>&nbsp. doConnect(). echo " <tr><td>Pertanyaan Diagnosa</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td> </tr>".php <? session_start(). if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edpny") { $id = $_POST['idpenyakit']. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). echo " <td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select></td> </tr>". echo "</table>". doConnect(). include("library/database. color:#2e2e2e."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> <tr> Listing Program datapenyakit. echo " <tr><td>&nbsp.</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. } ?> &nbsp.php"). </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial.back()\"> </td> </tr>". echo "</form>".echo " <tr><td>Deskripsi Gejala</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td></tr>". . $namapny = $_POST['namapenyakit']. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). setDatabase("sisparindisease"). font-size: 11px.

menubar=no. $querupdate = "UPDATE penyakit SET namapenyakit='$namapny'.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.php".$_SERVER['PHP_SELF']. location=no."wdwGejala". height=400"). $new_id = $last_id[0] + 1. $execupd = q($querupdate). $execins = q($querinsert). if($execdel) { header("Location: ".1")). } } </script> <script> function open() { window.href = goto.location. scrollbars=yes.php").""). $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from penyakit")). $execdel = q($quer). status=no. "integer"). if($execupd) {header("Location: ". if (r==true) { document. width=500. detailpenyakit='$detail' WHERE idPenyakit='$id'". } $querinsert = "INSERT INTO penyakit SET idPenyakit='$new_id'. settype($last_id[0]. resizable=no. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.$_SERVER['PHP_SELF'].open("daftargejala. } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlpny") { $idpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". } else { $new_id = 1.$detail = $_POST['elm1'].TinyMCE --> . } </script> <!-. if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idPenyakit from penyakit order by idPenyakit desc limit 0. $quer = "DELETE FROM penyakit WHERE idPenyakit='$idpny'"."toolbar=no."").} } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adpny") { $namapny = $_POST['namapenyakit']. $detail = $_POST['elm1']. if($execins) { header("Location:datapenyakit. namapenyakit='$namapny'. obj. directories=no. return true. detailpenyakit='$detail'". copyhistory=no. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.

outdent.image.acronym.bold.charmap.anchor.numlist.abbr.code. staffid : "991234" } }).forecolor.fontselect. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.styleprops. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.init({ // General options mode : "exact". skin : "o2k7".fontselect.sup. theme_advanced_toolbar_align : "left". </script> <!-.blockquote.iespell.an chor.search.newdocument.blockquote.advhr.|.replace.ltr.sub.advlink.nonbreaking.justifycenter.indent.movebackward.|. theme_advanced_statusbar_location : "bottom". plugins : "safari.media.b ackcolor".media.|. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User".preview. skin_variant : "silver".style./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.visualaid.paste.unlink.emotions.replace.insertdatetime. margin-bottom: 0px.hr.cleanup.|.inlinepopups".noneditable.removeformat.layer.cite. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.bullist.link.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> .justifyfull.sub.|.|.visualaid.nonbreaking.|.moveforward.removeformat.moveforward.|.js".sup.|.|.xhtmlxtras.t emplate.outdent.|.absolute.nonbreaking.pagebreak.directionality.justifyleft.code.pagebreak.help. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.js".search.advhr.em otions.justifyleft.absolute.visualchars.|.|.paste.strikethrough.underline.iespell."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. media_external_list_url : "lists/media_list.|.styleprops.|.movebackward.justifyright.template.|.fontsizeselect".|.preview.|.|.undo.|.link.insertdate.indent.visualchars.underline.pastetext.table.paste.inserttime.|.pastetext.cleanup.italic.advimage.save.css". elements : "elm1".attribs.Header images --> <!-.redo. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.justifyright. theme_advanced_resizing : true.copy.forecolor.fontsizeselect.print.|. theme_advanced_toolbar_location : "top".|.styleselect.fullscreen".pagebreak".iespell. external_image_list_url : "lists/image_list.contextmenu.visualchars.fullscreen".print. //theme_advanced_buttons2 : "cut.justifycenter.emotions.undo.js". external_link_list_url : "lists/link_list.image.rtl.justifyfull".|.media.unlink.hr. theme_advanced_buttons2 : "cut.pasteword.|.|.ins.del. theme : "advanced".|.bullist.|.italic.pasteword.charmap.advhr.redo.backcolor".copy.searchreplac e.|.|.js".template.formatsel ect.<script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.|.fullscreen.numlist".preview.bold.

Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. color: #fff. background-color: #eee. border: 1px dashed #2e2e2e."> <h2><center><strong><span style="font-size: 16px. font-weight: bold.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial. <strong>".\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.\"> Selamat Datang.\" href=\"library/logout.>&raquo.php\">Keluar</a> </div><br/>". borderbottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.">DATA PENYAKIT</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['act']) && ($_GET['act'] == "edpny" || $_GET['act'] == "adpny")) { if($_GET['act'] == "edpny") { . text-decoration: none. padding: 5px 5px 5px 5px. } ?><!-. font-size: 12px. font-size: 12px. padding: 10px. } ?></td> <td width="40px"></td> <td valign="top" align="left" bgcolor="#EEEEEE"> <div style="font-family: arial.php" class="menulink" class=&{ns4class}.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".$_SESSION['userid']."</strong><br/><a style=\"color: #880000.<table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="20px" height="100%" valign="top" align="left"> </td> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.

$idpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0.<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.\"></td></tr>". } else { echo "<form name=\"datapenyakit\" method=\"POST\" action=\"\">"."\"></td> </tr> <tr> <td colspan=\"3\"><strong>Keterangan detail penyakit :</strong><br/> <textarea id=\"elm1\" name=\"elm1\" rows=\"15\" style=\"width:100%.<input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.<input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.back(). echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".\">".\"></td></tr>"."\"> <input type=\"hidden\" name=\"idpenyakit\" value=\"$idpny\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.back(). echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\">:</td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\"> <input type=\"text\" name=\"namapenyakit\" style=\"width:100%\" value=\"\"></td> </tr> <tr> <td colspan=\"3\"><strong>Keterangan detail penyakit :</strong><br/> <textarea id=\"elm1\" name=\"elm1\" rows=\"15\" style=\"width:100%. .$_GET['act']. echo "</table>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$isipenyakit['namapenyakit'].\"></textarea> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\"><input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\""."\"> <input type=\"hidden\" name=\"idpenyakit\" value=\"$idpny\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp. $qpny = q($quer)."</textarea> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\"><input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"".$isipenyakit['detailpenyakit']. echo "</form>". while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\">:</td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\"> <input type=\"text\" name=\"namapenyakit\" style=\"width:100%\" value=\"". $quer = "SELECT * FROM penyakit WHERE idPenyakit='$idpny'".$_GET['act']. echo "<form name=\"datapenyakit\" method=\"POST\" action=\"\">". } echo "</table>".

if(mysql_num_rows($getCgh) > 0) { echo "<ol type='1'>". echo "<tr><td><strong>Pengobatan</strong></td><td><strong>:</strong></td><td>".php?dtlPny=".$DescPencegahan['deskripsi']. $DescPencegahan = f($getFullDescCegah). $getObt = q("SELECT * FROM pnyobati WHERE idpny='". } else { echo "-". font-weight: bold. $qpny = q($quer). } } } else { /* $getCgh = q("SELECT * FROM pnycegah WHERE idpny='". echo "<li>". while ($CaraPencegahan = f($getCgh)) { $getFullDescCegah = q("SELECT * FROM pencegahan WHERE id='".$CaraPencegahan['idcgh']. . echo "<tr><td><strong>Pencegahan</strong></td><td><strong>:</strong></td><td>". $i = 1.$isipenyakit['id'].$isipenyakit['idPenyakit']."</a></strong></li> </ol>".</td></tr>"."</li>". } } else { if(!isset($_GET['dtlPny'])) { $quer = "SELECT * FROM penyakit order by namapenyakit asc". if ($data > 0) { while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <ol type=\"circle\"> <li><strong><a style=\"color: #880000."'"). text-decoration: none."\">". $data = getnRows(q($quer)). } echo "&nbsp. $i = 1."'").\" href=\"datapenyakit."'").$CaraPencegahan['idobt']."'").$isipenyakit['id'].$isipenyakit['namapenyakit'].echo "</form>". while ($CaraPengobatan = f($getObt)) { $getFullDescObat = q("SELECT * FROM pengobatan WHERE id='". if(mysql_num_rows($getObt) > 0) { echo "<ol type='1'>". } echo "</ol>".

} } /* ."</td> <td style=\"border-top:1px solid #000000\" align=\"right\">"."</li>".&nbsp.gif\" border=\"0\"></a> ".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'."'". while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>:</strong></td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\">".$_SERVER['PHP_SELF'].$isipenyakit['namapenyakit']. :</strong><br/>".&nbsp. } echo "&nbsp.&nbsp. } else {echo "&nbsp. */ $quer = "SELECT * FROM penyakit WHERE idPenyakit='".$isipenyakit['namapenyakit']. } else { echo "-". '". if ($data > 0) { echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".&nbsp. } echo "</ol>"."</td> </tr>".$isipenyakit['idPenyakit'].$isipenyakit['idPenyakit'].</td></tr>". if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo " <a href=\""."\"><img src=\"images/icon/edit. '". echo "<li>".} echo " </td> </tr> <tr> <td colspan=\"4\"><strong>Detail Penyakit &nbsp.&nbsp. $qpny = q($quer)."?&act=edpny&detail=".$DescPengobatan = f($getFullDescObat).$isipenyakit['detailpenyakit']."'.$_SERVER['PHP_SELF']."')\"><img src=\"images/icon/delete.$DescPengobatan['deskripsi']. echo "<tr><td colspan=\"4\">&nbsp.</td></tr>"."."?&act=dlpny&detail=".$_GET['dtlPny'].&nbsp. $data = getnRows(q($quer)).

$i.\" href=\""."</a>&nbsp.$i.$_SERVER['PHP_SELF']. } if(!isset($_GET['dtlPny'])) { if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. } } echo "</td></tr>". } } else { echo "<a style=\"color: #880000.(($i-1)*$to).$_SERVER['PHP_SELF']. } } ?> &nbsp.echo "<tr><td colspan=\"3\">Page : ".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlink\">".php"). include("library/database. function urlforward($urldest) { header("Location: $urldest").". font-weight: bold. } if(isset($_POST['exec'])) { . text-decoration: none.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Penyakit</a> </div>".$_SERVER['PHP_SELF']. text-decoration: none."?&act=adpny\" style=\"text-decoration: none. $i<=ceil($data/$to). mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").\" href='datapenyakit. */ echo "</table><br/>". $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"".\"> <img src=\"images/icon/add."?&from=". font-weight: bold."?&from=".php'>BACK</a>". </div> </td> </table> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program dataahli. doConnect().". setDatabase("sisparindisease"). } else { echo "<a href=\"".php <? session_start()."\" class=\"indexlinkactive\">". mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). for($i=1."</a>&nbsp.

mysql_query("update `pakar` set `alamat`='$postalamat' where `idPakar`='$hiddenid'"). "integer"). nmlengkap='$postnmlengkap'.role='pakar'". $postalamat = $_POST['edalamat']. $execadd2 = q($adquer2). if($execadd && $execadd2) { header("Location:dataahli.$postNIP. gender='$postgender'. username='$useridpost'".if($_POST['exec'] == "adprofilepakar") { $postnmlengkap = $_POST['adnmlengkap']. $postNIP = $_POST['adNIP'].password=MD5('$passid'). if (($postnmlengkap == "") or ($postNIP == "") or ($postpoli == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "")) { header("Location:dataahli.$postnotelp. alamat='$postalamat'.$postgender. } else { mysql_query("update `pakar` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPakar`='$hiddenid'"). $postNIP = $_POST['edNIP']. $execadd = q($adquer). poli='$postpoli'. NIP='$postNIP'.php?status=gagal&id=$a"). $postnotelp = $_POST['adnotelp']. $hiddenid = $_POST['idedpakar']. $new_id = $last_id[0] + 1. $adquer = "INSERT INTO pakar SET idPakar='$new_id'. mysql_query("update `pakar` set `notelp`='$postnotelp' where `idPakar`='$hiddenid'"). $passname = $_POST['passnm'].$postalamat. $useridpost = $_POST['adusername']. $postpoli = $_POST['adpoli']. if (($postnmlengkap == "") or ($postNIP == "") or ($postpoli == "") or ($postgender == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "") or ($useridpost == "") or ($passid == "")) { header("Location:dataahli. if ($passname == "") . settype($last_id[0].php?status=gagal"). $a = $postnmlengkap.1")). username='$useridpost'.php"). noTelp='$postnotelp'. $postalamat = $_POST['adalamat']. } } } if($_POST['exec'] == "edprofilepakar") { $postnmlengkap = $_POST['ednmlengkap']. } else { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idUser from userrole order by idUser desc limit 0. $da_pass = MD5("$passname").$postpoli. mysql_query("update `pakar` set `NIP`='$postNIP' where `idPakar`='$hiddenid'"). $oldusername = $_POST['oldusername']. $postpoli = $_POST['edpoli']. $adquer2= "INSERT INTO userrole SET idUser='$new_id'. $username = $_POST['usernm']. mysql_query("update `pakar` set `poli`='$postpoli' where `idPakar`='$hiddenid'"). $postnotelp = $_POST['ednotelp']. $passid = $_POST['adpassword']. $postgender = $_POST['adgender'].

obj.php").php\">Keluar</a> </div><br/>". return true.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { . border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. } } } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. padding: 5px 5px 5px 5px. <strong>". if (r==true) { document.php")."</strong><br/><a style=\"color: #880000. } } </script> </head> <body style="margin-top: 0px. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").$_SESSION['userid'].end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. text-decoration: none.php" class="menulink" class=&{ns4class}.\"> Selamat Datang.>&raquo. margin-bottom: 0px.\" href=\"library/logout.href = goto. font-weight: bold. color: #fff."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. border: 1px dashed #2e2e2e.Header images --> <!-. } ?><!-. header("Location:dataahli.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.location.{ header("Location:dataahli.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. } else { mysql_query("update `userrole` set `password`='$da_pass' where `idUser`='$hiddenid'").

$data = q($quer).$iddetail. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee.$detail['nmlengkap']. font-size: 16px. if(isset($_GET['act']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { $action = isset($_GET['act']) ? $_GET['act'] : "". padding: 10px. while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednmlengkap\" size=\"25\" value=\"". font-size: 12px."\"></td></tr>".">DATA PAKAR</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { $id = $_GET['id']. color: #880000. echo "<span style='font-weight: bold. } if(isset($_GET['profile'])) { $iddetail = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : 0."> <h2><center><strong><span style="font-size: 16px."'". font-size: 12px.'>Proses Gagal .echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login."> <div style="font-family: arial. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>". $quer = "SELECT * FROM pakar WHERE idPakar='". if($action == "edp") { echo "<form name=\"fmeditprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">".$id</span>". .

back()\" style=\"text-decoration:none. } echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. $execdel2 = q($dlquer2).<br>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edpoli\" size=\"25\" value=\"".\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp."<hr></td></tr>". $dlquer2= "DELETE FROM userrole WHERE username='".$detail['poli']. echo "</table>".$iddetail."<hr></td></tr>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passnm\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".\">BACK</a></center>". echo "</form>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><hr>".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednotelp\" size=\"25\" value=\"". $execdel = q($dlquer).echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edNIP\" size=\"25\" value=\"". $showusername = f($getusername). echo "<center>Data Berhasil Dihapus &nbsp."'". } } .php". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edalamat\" size=\"25\" value=\"".$detail['gender'].username WHERE pakar.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"idedpakar\" value=\"".$detail['alamat']. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.</td></tr>".back()\" style=\"text-decoration:none.username FROM userrole INNER JOIN pakar ON pakar."\"></td></tr>". echo "<a href=\"Javascript: history.$detail['NIP'].$showusername['username']."\"></td></tr>"."\"> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"edprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> </td> </tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history."\"></td></tr>".username = userrole.$detail['username'].</td></tr>". echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><hr>".idPakar='$iddetail'". } elseif ($action == "dlp") { $dest = "dataahli. echo "<tr><td>No. $dlquer = "DELETE FROM pakar WHERE idPakar='$iddetail'". $getusername = "SELECT userrole.$detail['notelp']."\"></td></tr>". $getusername = q($getusername).

echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$detail['alamat']."\"> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"edprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> </td> </tr>"."\"><input type=\"hidden\" name=\"oldusername\" value=\"". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"idedpakar\" value=\"".</td></tr>"."\"></td></tr>".$iddetail.\">BACK</a></td></tr>".$detail['username']. } echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passnm\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>No. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. if($action == "edp") { echo "<form name=\"fmeditprofilepakar\" method=\"post\" action=\"edit_pakar. echo "</table>".$detail['username']. echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edNIP\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>".$detail['nmlengkap'].$detail['NIP']."\"></td></tr>"."\"></td></tr>".</td></tr>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edalamat\" size=\"25\" value=\"". echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usernm\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edpoli\" size=\"25\" value=\"".php\">".elseif(isset($_GET['act']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { $action = isset($_GET['act']) ? $_GET['act'] : "". echo "</form>".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednotelp\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednmlengkap\" size=\"25\" value=\"". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.back()\" style=\"text-decoration:none.$detail['notelp']."\"></td></tr>".$detail['gender']. echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edgender\" size=\"25\" value=\"". } elseif ($action == "dlp") { .$detail['poli'].

back()\" style=\"text-decoration:none.$detail['nmlengkap']. echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnmlengkap\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>No. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".username WHERE pakar. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.$detail['poli'].username = userrole. echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adpoli\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td>".$showusername['username']. } echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. } } else { if(isset($_GET['act']) && $_GET['act']=="adp" && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<form name=\"fmadprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">"."</td></tr>". } } else { echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adalamat\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td>"."</td></tr>".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnotelp\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>"."</td></tr>". $showusername = f($getusername). $getusername = "SELECT userrole. echo "</table>".\">BACK</a>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td>". echo "<a href=\"Javascript: history.php".</td></tr>".$dest = "dataahli.back()\" style=\"text-decoration:none."</td></tr>".$detail['gender']."'".idPakar='$iddetail'". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Laki-laki\">Laki-laki <input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Perempuan\">Perempuan</td></tr>". .username FROM userrole INNER JOIN pakar ON pakar.</td></tr>".Telpon</td><td>:</td><td>"."</td></tr>".$detail['NIP']. echo "<tr><td>No. echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td>". $execdel2 = q($dlquer2). echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>". $execdel = q($dlquer). echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adNIP\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". $dlquer2= "DELETE FROM userrole WHERE username='". $getusername = q($getusername)."</td></tr>". $dlquer = "DELETE FROM pakar WHERE idPakar='$iddetail'".$detail['notelp'].$detail['alamat'].

echo "<tr><td>No. echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.back()\" style=\"text-decoration:none.</td></tr>". echo "</table>".back()\" style=\"text-decoration:none.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"adprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"SIMPAN\"> </td> </tr>". echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnmlengkap\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adpoli\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "</form>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"adpassword\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history. echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adalamat\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". .echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adusername\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act']=="adp" && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<form name=\"fmadprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">". echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adusername\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adNIP\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".</td></tr>".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"adprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"SIMPAN\"><input type=\"reset\" value=\"Reset\"> </td> </tr>".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnotelp\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.</td></tr>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Laki-laki\">Laki-laki <input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Perempuan\">Perempuan</td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"adpassword\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".

text-decoration: none.$morefilter. } $quer = "SELECT * FROM pakar "."?&act=edp&profile=". if ($data > 0) { if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".gif\" border=\"0\"></a> </td></tr> ". if(isset($_SESSION['userrole']) && ($_SESSION['userrole'] == "pakar")) { $morefilter = "WHERE username ='". $querindx = "SELECT * FROM pakar order by idPakar desc LIMIT ". } else { $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.\" href=\"Javascript: disp_confirm('delete'. font-weight: bold.$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF'].$daftarpakar['idPakar'].$from.".$daftarpakar['idPakar'].$to."')\"><img src=\"images/icon/delete."</td><td align=\"center\">". echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"33%\">NIP</th><th>Poli</th><th>Opsi</th></tr>".$daftarpakar['NIP']. echo "</form>"."</td><td align=\"center\">".\" href=\"".\">". $daftarpakar['nmlengkap']."' ". text-decoration: none. text-decoration: none."\" style=\"text-decoration:none.$daftarpakar['idPakar']."". } else { $morefilter = "". '"."?&act=dlp&profile=".$daftarpakar['poli']. $qexec = q($quer). .\" href=\"". $qpkr = q($querindx). $data = getnRows(q($quer)). font-weight: bold.echo "</table>"."</td> <td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.$_SERVER['PHP_SELF']. '".$_SESSION['useridfield']. $to = 10. while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000."\"><img src=\"images/icon/edit."'. font-weight: bold."?&profile="."order by idPakar desc".$daftarpakar['nmlengkap'].".gif\" border=\"0\"></a> <a style=\"color: #880000.

$i<=ceil($data/$to)."?&act=edp&profile="."</a>&nbsp. text-decoration: none.\">"."'.$_SERVER['PHP_SELF'].$daftarpakar['idPakar']. } echo "<tr><td colspan=\"4\">Page : ". '".$daftarpakar['NIP'].$daftarpakar['idPakar'].gif\" border=\"0\"></a> </td></tr> ".} } elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"33%\">NIP</th><th>Poli</th><th>Opsi</th></tr>"."')\"><img src=\"images/icon/delete.$i."\" style=\"text-decoration:none. font-weight: bold.\" href=\"Javascript: disp_confirm('delete'."?&profile=".$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF']. } else { .$daftarpakar['idPakar'].". while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.$daftarpakar['nmlengkap']. font-weight: bold.(($i-1)*$to).\" href=\"".gif\" border=\"0\"></a> <a style=\"color: #880000."\" class=\"indexlinkactive\">".$daftarpakar['poli'].\" href=\"". font-weight: bold."?&act=dlp&profile=". '"."?&from="."</td><td align=\"center\">"."</td> <td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. $daftarpakar['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">". $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"". text-decoration: none. for($i=1.$_SERVER['PHP_SELF']."\"><img src=\"images/icon/edit. text-decoration: none.

"</a>&nbsp.\">". text-decoration: none."?&from=".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pakar</a> </div>"."?&from="." </td></tr> ". } } } .$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF']. while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. } } echo "</td></tr>".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none. echo "</table><br/>".echo "<a href=\"". echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".". } else { echo "<a style=\"color: #880000.$_SERVER['PHP_SELF'].(($i-1)*$to).$daftarpakar['id']."\" class=\"indexlink\">".\" href=\"". $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a style=\"color: #880000."\" style=\"text-decoration:none. } else { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". text-decoration: none."\" class=\"indexlink\">". font-weight: bold. font-weight: bold.$i.$i."."</a>&nbsp."?&from=". for($i=1. $i<=ceil($data/$to).(($i-1)*$to). } } echo "</td></tr>".\"> <img src=\"images/icon/add.$_SERVER['PHP_SELF']. $daftarpakar['nmlengkap'].(($i-1)*$to). } echo "<tr><td colspan=\"3\">Page : ". font-weight: bold. text-decoration: none."\" class=\"indexlinkactive\">". echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">NIP</th><th>Poli</th></tr>".\" href=\""."</td><td align=\"center\">"."?&profile=".$daftarpakar['poli'].$i.\" href=\"". echo "</table>"."</td><td align=\"center\">"."."</a>&nbsp.$daftarpakar['NIP'].

doConnect().} ?> &nbsp. return true. if($_GET['act'] == "dlp") { mysql_query("DELETE FROM pasien WHERE idPasien='$the_id'").Header images --> <!-. mysql_query("DELETE FROM userrole WHERE idUser='$the_id'"). } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. } } </script> </head> <body style="margin-top: 0px.end header images --> </td> </tr> . mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`").php"). if (r==true) { document. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.href = goto.php"). margin-bottom: 0px."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program datapasien. font-size: 11px. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").php <? session_start(). setDatabase("sisparindisease"). obj. color:#000000. include("library/database.location. $the_id = $_GET['profile']. </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial. header("Location:datapasien.

$_SESSION['userid'].>&raquo.<tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. font-weight: bold. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.\" href=\"library/logout.php\">Keluar</a> </div><br/>"."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px. } ?></td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px. } ?><!-. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. echo "<span style='font-weight: bold. color: #fff. <strong>". text-decoration: none.$id</span>"."</strong><br/><a style=\"color: #880000.'>Proses Gagal . font-size: 16px. color: #880000. padding: 5px 5px 5px 5px. } .php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.php" class="menulink" class=&{ns4class}. border: 1px dashed #2e2e2e.\"> Selamat Datang.">DATA PASIEN</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { $id = $_GET['id']. font-size: 12px.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.

$to. echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td>"."."'". echo " <table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } else { $morefilter = ""."</td></tr>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>". if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edp") and ($_GET['act'] != "adp")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$_SESSION['useridfield']. } else { $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.if(isset($_GET['profile']) && !isset($_GET['act'])) { $iddetail = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : 0.$detail['menikah']. if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th><th>Opsi</th></tr>". echo "<tr><td>Usia</td><td>:</td><td>". echo "</table> ". $to = 10.back()\" style=\"text-decoration:none. echo "<tr><td>No." order by idPasien desc LIMIT ". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td>"."</td></tr>"."</td></tr>".$detail['dokter'].$detail['gender'].$iddetail.$morefilter. $querindx = "SELECT * FROM pasien ". echo "<tr><td>Menikah</td><td>:</td><td>". } elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { . $quer = "SELECT * FROM pasien WHERE idPasien='"."</td></tr>". $qpkr = q($querindx).</td></tr>"."</td></tr>".$detail['nmlengkap']. } $quer = "SELECT * FROM pasien ".$detail['usia'].Telpon</td><td>:</td><td>".""."</td></tr>".\">BACK</a></td></tr>"."' ". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history." tahun</td></tr>".".$detail['notelp'].$from." order by idPasien desc".$detail['alamat'].$morefilter. } echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. if(isset($_SESSION['userrole']) && ($_SESSION['userrole'] == "pakar")) { $morefilter = "WHERE dokter ='". $data = getnRows(q($quer)). $data = q($quer). echo "<tr><td>Penanganan Oleh</td><td>:</td><td>".

echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th><th>Opsi</th></tr>"; } else { echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th></tr>"; } while($daftarpasien = f($qpkr)) {

if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> <td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=edp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete', '".$daftarpasien['nmlengkap']."', '".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> </td> </tr> "; $jumkolom = 4; }

elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> <td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=edp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\"></a>

<a href=\"Javascript: disp_confirm('delete', '".$daftarpasien['nmlengkap']."', '".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> </td> </tr> "; $jumkolom = 4; } else { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> </tr> "; $jumkolom = 3; } } echo "<tr><td colspan=\"".$jumkolom."\">Page : "; for($i=1; $i<=ceil($data/$to); $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&from=".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlinkactive\">".$i."</a>&nbsp;"; } else { echo "<a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&from=".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlink\">".$i."</a>&nbsp;"; } } echo "</td></tr>"; echo "</table><br/>"; if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none;\"> <img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pasien</a> </div>"; } if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none;\">

<img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pasien</a> </div>"; }

} } if(isset($_GET['act']) && ($_GET['act']=="adp" || $_GET['act']=="edp")) { if($_GET['act'] == "edp") { $idpasien = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : "0"; $quergetpasien = "SELECT * FROM pasien WHERE idPasien='".$idpasien."'"; $execgetpasien = q($quergetpasien); $datapasien = f($execgetpasien); $nmlengkap = $datapasien['nmlengkap']; $usia = $datapasien['usia']; $gender = $datapasien['gender']; $menikah = $datapasien['menikah']; $alamat = $datapasien['alamat']; $notelp = $datapasien['notelp']; $dokter = $datapasien['dokter']; $username = $datapasien['username']; } else { $nmlengkap = ''; $usia = ''; $gender = ''; $menikah = ''; $alamat = ''; $notelp = ''; $dokter = ''; $username = ''; } $the_id = $_GET['profile']; if($_GET['act'] == "edp") { echo " <br/><br/> <form name=\"tambahpasien\" method=\"POST\" action=\"edit_data_pasien.php\"> <table width=\"80%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" align=\"center\"> <input type=\"hidden\" name=\"id_edit\" value=\"$the_id\" /> <tr><th colspan=\"3\">EDIT DATA PASIEN $nmlengkap</th></tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp;</td></tr> <tr> <td width=\"100\">Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nmlengkap\" value=\"$nmlengkap\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Usia Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usia\" value=\"$usia\" style=\"width:50px\"/> thn</td> </tr>

if($gender == "Laki-laki") { echo " selected". } echo ">Perempuan</option> </select> </td> </tr> <tr> <td>Status Menikah</td> <td>:</td> <td> <select name=\"menikah\"> <option value=\"Ya\"". } echo ">Sudah Menikah</option> <option value=\"Tidak\"". if($gender == "Perempuan") { echo " selected".<tr> <td>Jenis Kelamin</td> <td>:</td> <td> <select name=\"gender\"> <option value=\"Laki-laki\"". if($menikah == "Ya") { echo " selected". } echo ">Laki-laki</option> <option value=\"Perempuan\"". if($menikah == "Tidak") { echo " selected". } echo ">Belum Menikah</option> </select> </td> </tr> <tr> .

<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.$_GET['act'].if($dokter == $datadoc['username']){echo " selected"."</option>". <input type=\"button\" value=\"Batal\" onClick=\"Javascript: document."\">". if($jumdokter > 0) { while($datadoc = f($execqdoctor)) { echo "<option value=\"".href='". } } } echo "</select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.} echo">".</td><td>&nbsp."</option>". if ($_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<option value=\"".<td>Alamat Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"alamat\" value=\"$alamat\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Telpon Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"notelp\" value=\"$notelp\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Dokter</td> <td>:</td> <td><select name=\"dokter\">".$_SERVER['PHP_SELF'].</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"olduserid\" value=\"$idpasien\"> <input type=\"hidden\" name=\"act\" value=\""."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.$datadoc['username'].location.</td></tr> <tr><td>User ID</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"userid\" value=\"$username\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passwd\" value=\"\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr> <td>&nbsp. } elseif($_SESSION['userrole'] == "admin") { $jumdokter = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM pakar"))."\""."'\"> .$_SESSION['userid'].$datadoc['nmlengkap'].$_SESSION['usrnm']. $execqdoctor = mysql_query("select * from pakar").

</td> </tr> </table> </form> ".if($menikah == "Ya"){echo " selected".</td></tr> <tr> <td width=\"100\"><span style=\"color: red.if($gender == "Perempuan"){echo " selected".} echo ">Perempuan</option> </select> </td> </tr> <tr> <td>Status Menikah</td> <td>:</td> <td> <select name=\"menikah\"> <option value=\"Ya\"".} echo ">Laki-laki</option> <option value=\"Perempuan\"". Telp *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"notelp\" value=\"$notelp\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> .\">Nama Lengkap *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nmlengkap\" value=\"$nmlengkap\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Usia Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usia\" value=\"$usia\" style=\"width:50px\"/> thn</td> </tr> <tr> <td>Jenis Kelamin</td> <td>:</td> <td> <select name=\"gender\"> <option value=\"Laki-laki\"".php\"> <table width=\"80%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" align=\"center\"> <tr><th colspan=\"3\">TAMBAH DATA PASIEN BARU</th></tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.if($gender == "Laki-laki"){echo " selected".} echo ">Sudah Menikah</option> <option value=\"Tidak\"".\">No.if($menikah == "Tidak"){echo " selected". } if($_GET['act'] == "adp") { echo " <br/><br/> <form name=\"tambahpasien\" method=\"POST\" action=\"input_data_pasien.} echo ">Belum Menikah</option> </select> </td> </tr> <tr> <td><span style=\"color: red.\">Alamat *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"alamat\" value=\"$alamat\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td><span style=\"color: red.

<input type=\"button\" value=\"Batal\" onClick=\"Javascript: document.$datadoc['nmlengkap'].</td></tr> <tr><td><span style=\"color: red. if ($_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<option value=\"".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"olduserid\" value=\"$username\"> <input type=\"hidden\" name=\"act\" value=\"".$datadoc['username'].if($dokter == $datadoc['username']){echo " selected". } } ?> ."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp. if($jumdokter > 0) { while($datadoc = f($execqdoctor)) { echo "<option value=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."</option>".\">User ID *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"userid\" value=\"$username\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr><td><span style=\"color: red. $execqdoctor = mysql_query("select * from pakar")."\">".} echo">". } elseif($_SESSION['userrole'] == "admin") { $jumdokter = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM pakar"))."\"".location. } } } echo "</select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.\">Password *</span></td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passwd\" value=\"\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr> <td>&nbsp.<tr> <td>Dokter</td> <td>:</td> <td><select name=\"dokter\">"."</option>".$_GET['act'].</td><td>&nbsp.href='"."'\"> </td> </tr> </table> </form> ".$_SESSION['userid'].$_SESSION['usrnm'].

php?status=gagal&id=$hiddenid"). $postalamat = $_POST['alamat']. $passname = $_POST['passnm']. mysql_query("update `pakar` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPakar`='$hiddenid'"). $oldusername = $_POST['oldusername']. mysql_query("update `pasien` set `usia`='$postusia' where `idPasien`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pakar` set `NIP`='$postNIP' where `idPakar`='$hiddenid'"). $username = $_POST['usernm']. if ($passname == "") { .php <?php include("library/database. mysql_query("update `pasien` set `notelp`='$postnotelp' where `idPasien`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pasien` set `alamat`='$postalamat' where `idPasien`='$hiddenid'"). } else { mysql_query("update `pasien` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPasien`='$hiddenid'"). $postusia = $_POST['usia']. $postnotelp = $_POST['ednotelp']. $postgender = $_POST['edgender']. $hiddenid = $_POST['idedpakar'].php").php <?php include("getin. $execrole = mysql_query($edrole). mysql_query("update `pakar` set `alamat`='$postalamat' where `idPakar`='$hiddenid'"). if (($postnmlengkap == "") or ($postusia == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "")) { header("Location:datapasien. ?> Listing Program edit_data_pasien. $postnmlengkap = $_POST['nmlengkap']. mysql_query("update `pakar` set `notelp`='$postnotelp' where `idPakar`='$hiddenid'").</td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program edit_pakar. mysql_query("update `pakar` set `poli`='$postpoli' where `idPakar`='$hiddenid'"). setDatabase("sisparindisease"). $postpasswd = $_POST['passwd']. $da_pass = MD5("$postpasswd"). $postnmlengkap = $_POST['ednmlengkap']. mysql_query("update `pakar` set `gender`='$postgender' where `idPakar`='$hiddenid'"). $postnotelp = $_POST['notelp']. $postpoli = $_POST['edpoli'].&nbsp. header("Location:dataahli. doConnect(). $postNIP = $_POST['edNIP'].php").php"). $hiddenid = $_POST['olduserid']. </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center">&nbsp. $execupdate = mysql_query($edquer). $postalamat = $_POST['edalamat'].

usia='$postusia'.php"). . $adquer = "INSERT INTO pasien SET idPasien='$new_id'.1")). $new_id = $last_id[0] + 1. $execadd = q($adquer). $postdokter = $_POST['dokter'].php"). $postuserid = $_POST['userid']. notelp='$postnotelp'. "integer"). $postmenikah = $_POST['menikah']. dokter='$postdokter'. } ?> Listing Program input_data_pasien. password=MD5('$postpasswd').php?status=gagal").php <?php include("library/database. } header("Location:datapasien. username='$postuserid'. role='pasien'".php"). $adquer2= "INSERT INTO userrole SET idUser='$new_id'. } } ?> Listing program diagnosa. settype($last_id[0]. $postgender = $_POST['gender'].php"). doConnect(). nmlengkap='$postnmlengkap'. if (($postnmlengkap == "") or ($postusia == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "") or ($postuserid == "") or ($postpasswd == "")) { header("Location:datapasien. menikah='$postmenikah'.php"). username='$postuserid'". doConnect(). $postnotelp = $_POST['notelp']. include("library/database. $postusia = $_POST['usia']. if($execadd && $execadd2) { header("Location:datapasien. $execadd2 = q($adquer2).header("Location:datapasieni.php"). alamat='$postalamat'. $postalamat = $_POST['alamat'].php <? session_start(). } else { mysql_query("update `userrole` set `password`='$da_pass' where `idUser`='$hiddenid'"). setDatabase("sisparindisease"). } else { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idUser from userrole order by idUser desc limit 0. header("Location:dataahli. setDatabase("sisparindisease"). $postpasswd = $_POST['passwd']. gender='$postgender'. $postnmlengkap = $_POST['nmlengkap'].

$quer = "DELETE FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". $quest = $_POST['pertanyaan']. if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idGejala from gejala order by idGejala desc limit 0. } else { $new_id = 1. $quest = $_POST['pertanyaan']. lokasigejala='$lok'. } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlgjl") { $idgjl = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". $querupdate = "UPDATE gejala SET deskripsi='$deskripsi'. color='$color' WHERE idGejala='$idGejala'". $execallkaidah = q($evalallkaidah). mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). color='$color'". settype($last_id[0]. $color = "#". if($execupd) { header("Location: ".""). lokasigejala='$lok'. $lok = $_POST['lokasigjl']. $getcontent = f($execquer).$_SERVER['PHP_SELF'].""). } } . $new_id = $last_id[0] + 1. $deskripsi = $_POST['deskripsi']. } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from gejala")). deskripsi='$deskripsi'.""). $execins = q($querinsert).php?status=gagal").mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). $execupd = q($querupdate). } $querinsert = "INSERT INTO gejala SET idGejala='$new_id'. } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adgjl") { $deskripsi = $_POST['deskripsi'].1")). if($execdel) { header("Location: ".$_POST['colorized']. $color = "#". $lok = $_POST['lokasigjl']. $execdel = q($quer).$_SERVER['PHP_SELF']. $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idGejala='$idgjl'".$_SERVER['PHP_SELF']. $execquer = q($getdetail). if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edgjl") { $idGejala = $_POST['idgejala'].pertanyaan='$quest'.$_POST['colorized']. if (($deskripsi == "") or ($quest == "")) { header("Location:listgejala. //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". "integer"). if($execins) { header("Location: ". pertanyaan='$quest'.

rtl.media.removeformat.ltr.print.charmap.blockquote. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.iespell.image.|.indent. copyhistory=no.cite. menubar=no.image.insertdate.indent.|. theme_advanced_toolbar_location : "top".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script type="text/javascript" src="js/jscolor.|.|.numlist.hr.link.|. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.paste.visualchars.cleanup.preview.search.forecolor.emotions.advhr.fullscreen.php". if (r==true) { document.|. } </script> <!-.redo.css".unlink.init({ // General options mode : "exact". theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.nonbreaking.|.replace. skin : "o2k7".b ackcolor".|. width=500. theme_advanced_resizing : true.copy. plugins : "safari.justifyright."wdwGejala".sup.advlink.|.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.strikethrough.acronym. theme : "advanced".|.|.moveforward.open("daftargejala.replace.help.movebackward.italic.iespell. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.|.charmap. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.undo.?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.justifycenter.code.justifyleft. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.pasteword.justifyfull".abbr.code.advhr. status=no.|.preview.pastetext.style.nonbreaking.pastetext.print. directories=no.xhtmlxtras.bold.template.|.fontsizeselect.paste.preview.href = goto.outdent.removeformat.formatsel ect.bullist. //theme_advanced_buttons2 : "cut.sub. resizable=no.|.|.absolute.absolute.js"></script> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.|.justifyleft.styleprops.location.pagebreak".table.unlink.newdocument.backcolor"."toolbar=no. theme_advanced_buttons1 : "formatselect. location=no.blockquote.advhr.fontsizeselect".bold. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").save.bullist.advimage.justifycenter. elements : "elm1".justifyfull.|.|.|.insertdatetime.underline.|.movebackward.|. skin_variant : "silver".template.iespell.noneditable.redo.t emplate.visualchars.attribs. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".fontselect.forecolor.paste.italic.contextmenu.underline. obj.styleprops.link.fullscreen".searchreplac e.copy. theme_advanced_buttons2 : "cut.undo.|.visualaid.hr.|.del.em otions. } } </script> <script> function open() { window.|.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.media.nonbreaking.sub.directionality.emotions.pagebreak.outdent.|. theme_advanced_toolbar_align : "left".search.anchor.ins.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.|.an chor.pagebreak. return true.|.|.sup.moveforward.fontselect.fullscreen". scrollbars=yes.layer.justifyright.|.visualchars.visualaid.media. . height=400").numlist".styleselect.inserttime.|.cleanup.inlinepopups".pasteword.

border: 1px dashed #2e2e2e. external_image_list_url : "lists/image_list. margin-bottom: 0px. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. text-decoration: none."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. padding: 5px 5px 5px 5px. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User".end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.js"."</strong><br/><a style=\"color: #880000. } ?><!-.\"> Selamat Datang.Header images --> <!-.php\">Keluar</a> </div><br/>".>&raquo.js".// Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list. color: #fff.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> . font-weight: bold.js".php" class="menulink" class=&{ns4class}. <strong>".js". staffid : "991234" } }). external_link_list_url : "lists/link_list.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. font-size: 12px. </script> <!-. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.$_SESSION['userid'].\" href=\"library/logout. media_external_list_url : "lists/media_list.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.

$isigejala['deskripsi']."". $quer = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc". } echo "</tr>". while($isigejala = f($qgpny)) { echo "<tr> <td align=\"left\">".$from."</td> <td>". $to = 8. $qgpny = q($querindx).$isigejala['pertanyaan']."</td>". padding: 10px."."</td><td>". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " .<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>". color: #880000. } else { $cols = 3. font-size: 12px. $data = getnRows(q($quer)). $querindx = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc LIMIT ". } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>". if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edgjl") and ($_GET['act'] != "adgjl")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0."> <div style="font-family: arial. $cols = 4.".$isigejala['lokasigejala']. echo "<tr><th>Deskripsi</th><th>Bentuk Pertanyaan</th><th>Metode Diagnosa</th>".$to.'>Proses Gagal</span>". font-size: 16px.">DATA GEJALA</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px.

for($i=1."?&act=edgjl&detail=".".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Gejala</a> </div>".$_SERVER['PHP_SELF'].(($i-1)*$to).$isigejala['idGejala'].gif\" border=\"0\"></a> </td>"."?&from="."</textarea> <input type=\"hidden\" name=\"idgejala\" value=\""."</textarea></td></tr>". '". } else { echo "<a href=\"".$i. echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". $qgpny = q($quer)."')\"><img src=\"images/icon/delete."'. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."</a>&nbsp. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."?&act=adgjl\" style=\"text-decoration: none.$_SERVER['PHP_SELF'].$isigejala['deskripsi'].$_SERVER['PHP_SELF'].<td align=\"center\"> <a href=\"". echo " <tr><td>Bentuk Pertanyaan :</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">". } echo "</tr>". } } echo "</td></tr>"."?&act=dlgjl&detail=". echo "</table><br/>". } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edgjl") { $idgpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0."\" class=\"indexlink\">"."</a>&nbsp.".$isigejala['pertanyaan'].$i.$_SERVER['PHP_SELF'].$isigejala['idGejala']. $quer = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgpny'".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.$isigejala['deskripsi']."\" class=\"indexlinkactive\">"."\"> </td> .(($i-1)*$to)."\"><img src=\"images/icon/edit.$isigejala['idGejala']. '". $i++) { if($from == (($i1)*$to)) { echo "<a href=\"". } echo "<tr><td colspan=\"$cols\">Page : ".$_SERVER['PHP_SELF']. while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr><td>Deskripsi</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">". $i<=ceil($data/$to)."?&from=".\"> <img src=\"images/icon/add.

echo "</table>". echo "</form>".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. echo " <tr><td>Warna</td><td>:</td><td><input name='colorized' class='color' value='66ff00'></td><td></tr>".</td><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adgjl") { echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">".</td><td></tr>". echo " <td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select></td> <tr> <tr .</tr>". echo " <tr><td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select> </td></tr>".</td><td>&nbsp. } echo " height='10'><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. echo " <tr><td>&nbsp.back()\"> </td> </tr>".</td><td></tr>". echo " <tr><td>Deskripsi Gejala</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td></tr>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo " <tr><td>Pertanyaan Diagnosa</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td> </tr>". echo " <tr height='10'><td>&nbsp.</td><td>&nbsp.

doConnect(). } else { $_SESSION['diagIdPasien'] = $_POST['idpasien']. echo " <tr height='10'><td>&nbsp.</td><td></tr>".</td><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. font-size: 11px.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script type="text/javascript" src="js/jquery."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program identifikasi. } include("library/database. if (isset($_POST['idpasien'])) { if($_POST['idpasien'] == "baru") { header("Location:datapasien.php?&act=adp"). echo "</table>". echo " <tr><td>&nbsp.back()\"> </td> </tr>".</td><td>&nbsp.</tr>".php"). echo " height='10'><td>&nbsp.php").js"></script> <script> var ns4class='' </script> <link rel="stylesheet" href="css/prettyPhoto. color:#2e2e2e.</td><td>&nbsp. echo " <tr><td>Warna</td><td>:</td><td><input name='colorized' class='color' value='66ff00'></td><td></tr>".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.php <? session_start(). setDatabase("sisparindisease").php").</td><td>&nbsp. echo "</form>". } ?> &nbsp. //header("Location:diagnosa.</td><td></tr>".css" type="text/css" media="screen" title="prettyPhoto main stylesheet" charset="utf-8" /> <tr . if($_SESSION['userrole']<>"pakar") { header("Location:index.</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.

<strong>". border: 1px dashed #2e2e2e. border-bottom: 1px solid #145356"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.end left menu --></td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px.php\">Keluar</a> </div><br/>". . })."> <div style="font-family: arial.prettyPhoto."' ORDER BY nmlengkap ASC"." align="center"> <? if(!isset($_SESSION['diagIdPasien'])) { echo " <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"\"> <h2>Identifikasi Pasien :</h2> <table width=\"300px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Nama Pasien</td><td>:</td> <td> <select name=\"idpasien\">".>&raquo.js" type="text/javascript" charset="utf-8"></script> <script type="text/javascript" charset="utf-8"> $(document).\" href=\"library/logout. padding: 5px 5px 5px 5px. } ?><!-. margin-bottom: 0px. font-size: 12px.Header images --> <!-. font-weight: bold. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.prettyPhoto({theme:'light_rounded'}).php" class="menulink" class=&{ns4class}. $getPasien = "SELECT * FROM pasien WHERE dokter='".$_SESSION['usrnm'].ready(function(){ $("a[rel^='prettyPhoto']").<script src="js/jquery.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #145356"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #3E9195."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350"> <!-."</strong><br/><a style=\"color: #880000. color: #fff.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.$_SESSION['userid'].\"> Selamat Datang. text-decoration: none. </script> </head> <body style="margin-top: 0px.

$_SESSION['diagIdPasien']. } else { $id_pasien_hist = $_SESSION['diagIdPasien']. if($getNum > 0) { echo "<h2><u>History Diagnosa Penyakit</u></h2>".\"></th> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000.\">Nama Penyakit</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000."'".\">Pengobatan</th> </tr>". $getNum = getnRows($execQuer). while($getHistShow = f($execQuer)) { $detonator = ">". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" style=\"border:1px solid #000000\"> <tr> <th style=\"border-right:1px solid #000000.</td><td><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> <br/>"."</option>". while ($getResult = f($execgetPasien)) { echo "<option value=\"".$execgetPasien = q($getPasien). echo "( <strong>Pasien : $a</strong> ".\"></th> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000." )<br/><br/>".\"></th> </tr>". $execFullName=q($getFullName). $getFullName = "SELECT nmlengkap FROM pasien WHERE idPasien='". echo "<tr> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000.$showName['nmlengkap'].$getResult['nmlengkap'].\">Tanggal</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000."'"."\">". . } echo " </select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"2\">&nbsp. $showName = f($execFullName). $execQuer = q($getHist). $getHist = "SELECT * FROM history_diagnosa WHERE idPasien='".$_SESSION['diagIdPasien'].$getResult['idPasien'].

} echo "<br/><br/><input type=\"button\" value=\"DIAGNOSA BARU\" onClick=\"Javascript: window. . border-bottom:1px solid #000000. $nilcf = $_POST['nilcf']. idGejala='$gjl'. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`").$getHistShow['tglperiksa']. echo "<font color=red>Belum ada history diagnosa penyakit untuk pasien ini. $gjl=$_POST['idGjl'].\">".php"). } ?></div> </td> </table> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program kaidahdiagnosa.php'\">".$plot_data[1].\">".location."</th> </tr>". } else { echo "<h2><u>History Diagnosa Penyakit</u></h2>".$showName['nmlengkap']. if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edkdh") { $id = $_POST['idkdh']. $pny = $_POST['idPny'].$_SESSION['diagIdPasien'].\">". border-bottom:1px solid #000000.href='datapasien. $getHistShow['hsldiagnosa']).php <? session_start().location. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). echo " <tr> <th style=\"border-right:1px solid #000000. border-bottom:1px solid #000000. $execFullName=q($getFullName).$plot_data = explode($detonator. doConnect().php?&act=adp'\">". cf='$nilcf' WHERE idKaidah='$id'"."</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000.href='diagnosa. $getFullName = "SELECT nmlengkap FROM pasien WHERE idPasien='".$plot_data[0]."</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000.</font>". } echo "</table>"."'". setDatabase("sisparindisease"). $showName = f($execFullName). echo "( <strong>Pasien :</strong> ". $querupdate = "UPDATE kaidah_diagnosa SET idPenyakit='$pny'. include("library/database." )<br/><br/>". } if(!isset($_SESSION['diagIdPasien'])) { echo "<br/><br/><input type=\"button\" value=\"PASIEN BARU\" onClick=\"Javascript: window.

if ($anyData > 0) { header("Location: ". } else { $new_id = 1."").idGejala='$gjl'.$execupd = q($querupdate). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idkdh'". } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adkdh") { $pny = $_POST['idPny']. $getcontent = f($execquer). "integer"). settype($last_id[0]."?act=adkdh&warn=exist").""). $execquer = q($getdetail).php").1")).$_SERVER['PHP_SELF']. $execallkaidah = q($evalallkaidah). $anyData = getnRows($execCheck).$_SERVER['PHP_SELF']. $execins = q($querinsert). if($execallkaidah) { header("Location:kaidahdiagnosa.php?status=gagal"). $execCheck = q($checkExistingData). if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idKaidah from kaidah_diagnosa order by idKaidah desc limit 0.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. $checkExistingData = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idPenyakit='$pny' AND idGejala='$gjl'". //die($pny). } else { if ($nilcf == "") { header("Location:kaidahdiagnosa. } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from kaidah_diagnosa")).$_SERVER['PHP_SELF']. if($execins) { header("Location: ". $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idkdh'". if($execupd) { header("Location: ". $new_id = $last_id[0] + 1. } $querinsert = "INSERT INTO kaidah_diagnosa SET idKaidah='$new_id'. } } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlkdh") { $idkdh = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". $gjl=$_POST['idGjl'].cf='$nilcf'".css" rel="stylesheet" type="text/css"> . } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. $nilcf = $_POST['nilcf']. idPenyakit='$pny'.

nonbreaking. height=400").|. skin : "o2k7". theme_advanced_statusbar_location : "bottom". theme_advanced_buttons2 : "cut.unlink.pagebreak".outdent.numlist".iespell. return true.hr.link.noneditable.bullist. elements : "elm1".visualchars.|.justifyright.em otions.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.template.media.justifycenter.del.js".|."wdwGejala".numlist. scrollbars=yes.emotions.sup.visualaid.|.paste.style.an chor.|.iespell.init({ // General options mode : "exact".cleanup.blockquote.|.pasteword.copy. menubar=no.inlinepopups".js". // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.inserttime.movebackward.charmap.underline.ltr.underline.open("daftargejala.|.replace.|.fontselect. theme : "advanced".|.cite. external_link_list_url : "lists/link_list.|.contextmenu.|.help.indent.css".styleprops. theme_advanced_toolbar_location : "top".paste. theme_advanced_resizing : true. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.pasteword.fontsizeselect.italic.bold.unlink.removeformat.fontsizeselect".js".|. theme_advanced_toolbar_align : "left".visualchars. external_image_list_url : "lists/image_list.nonbreaking.php".charmap. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.print. } </script> <!-.fullscreen".advimage.emotions.sub.styleselect.styleprops.pastetext.justifyfull.href = goto.media.fullscreen.justifycenter.preview.directionality.advhr.|.movebackward.code. width=500. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.pagebreak.search.pagebreak.forecolor.print.iespell.formatsel ect.attribs.acronym.media. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.backcolor".sub.bullist.anchor. status=no.advlink.image.nonbreaking.|.|.moveforward.|.pastetext.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.preview. } } </script> <script> function open() { window.strikethrough.removeformat.indent.newdocument. // Replace values for the template plugin .fullscreen".preview. //theme_advanced_buttons2 : "cut.justifyleft.b ackcolor". goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").insertdatetime.template.cleanup.advhr.absolute.visualaid. if (r==true) { document.rtl.|."toolbar=no.advhr.blockquote.replace.|.image.fontselect.search. copyhistory=no.paste.searchreplac e.redo.insertdate. plugins : "safari.xhtmlxtras.sup.|.italic.justifyleft.|.|.|.visualchars.justifyright.absolute.location.|. directories=no.code.js".justifyfull". media_external_list_url : "lists/media_list.t emplate.undo. skin_variant : "silver".|.save. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.|.moveforward.bold.|.abbr.|.copy.redo. resizable=no. obj.link.undo.ins.layer. location=no.outdent.table.|.<script> var ns4class='' function disp_confirm(act. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.forecolor.|.hr.|.|.

\" href=\"library/logout. text-decoration: none. font-size: 12px. <strong>"."</strong><br/><a style=\"color: #880000.>&raquo. font-weight: bold.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> . color: #fff. margin-bottom: 0px.template_replace_values : { username : "Some User". } ?><!-.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.\"> Selamat Datang.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.$_SESSION['userid'].php" class="menulink" class=&{ns4class}.Header images --> <!-.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.php\">Keluar</a> </div><br/>". </script> <!-."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. border: 1px dashed #2e2e2e. padding: 5px 5px 5px 5px. staffid : "991234" } })./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.

color: #880000. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>".\"> <strong>Warning :</strong> Data kombinasi tersebut sudah ada."> <div style="font-family: arial."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px. } if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold.">DATA KAIDAH DIAGNOSA</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['warn']) && $_GET['warn']=="exist") { echo " <div id=\"warning\" style=\"border:1px dashed #FF0000. $cols = 4. padding: 20px.$isikaidah['cf']. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " ."</td>". } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee. $querindx = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa order by idPenyakit asc"."</td><td>". background:#FFAAFF. padding: 3px. $data = getnRows(q($quer)). mohon gunakan kombinasi lain!</div> <br/>". echo "<tr><th>Penyakit</th><th>Gejala</th><th>Nilai CF</th>". font-size: 16px.$nama_penyakit[1].'>Proses Gagal</span>". $to = 5. $quer = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa order by idPenyakit asc". if ($data > 0) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo " <tr> <td align=\"left\">". } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.} echo "</tr>". while($isikaidah = f($qkaidah)) { $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$isikaidah[1]'")). $qkaidah = q($querindx). font-size: 12px.</table> </form> </div> </td></tr> </table>".$nama_gejala[1]."</td><td>". color:#FF0000. $nama_gejala = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from gejala where idGejala='$isikaidah[2]'")). } else {$cols = 3.

") ". } echo "</tr>"."?&act=adkdh\" style=\"text-decoration: none. while ($isiPny = f($getConPny)) { echo "<option value=\""."'."-Id Gejala : ".$_SERVER['PHP_SELF']."\"".$isikaidah['idGejala'].$isikaidah['idKaidah'].$isikaidah['idPenyakit']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Kaidah</a> </div>".$_SERVER['PHP_SELF']. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edkdh") { $idedkaidah = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0. while($isikdh = f($execQuer)) { echo " <tr><td>Id Penyakit</td><td>:</td> <td><select name=\"idPny\">".<td align=\"center\"> <a href=\"". } if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."?&act=dlkdh&detail=". echo " Gejala</td><td>:</td> <td><select name=\"idGjl\">". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". <tr><td>Id ."')\"><img src=\"images/icon/delete. $quer = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idedkaidah'". } echo ">(". echo "<form name=\"datakaidah\" method=\"POST\" action=\"\">". 'Id Penyakit : ".$isiPny['namapenyakit']. if ($isiPny['id'] == $isikdh['idPenyakit']) { echo "selected".$_SERVER['PHP_SELF']. $execQuer = q($quer).$isikaidah['idKaidah'].\"> <img src=\"images/icon/add.$isiPny['idPenyakit'].$isiPny['idPenyakit'].gif\" border=\"0\"></a> </td>". '". } echo "</table><br/>". } echo " </select></td> </tr>"."?&act=edkdh&detail=".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'."</option>". $getConPny = q($getAllPny). $getAllPny = 'SELECT * FROM penyakit order by idPenyakit asc'.

0. $getConPny = q($getAllPny).". while ($isiGjl = f($getConGjl)) { $newDescription = substr($isiGjl['deskripsi'].") ". } echo " </select></td> </tr>".. </select></td> </tr>"."\"></td></tr>". while ($isiPny = f($getConPny)) { echo "<option value=\"".$newDescription.</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edkdh\"> <input type=\"hidden\" name=\"idkdh\" value=\"".$isiPny['idPenyakit'].". $getAllPny = 'SELECT * FROM penyakit order by idPenyakit asc'."</option>"."\">(".50).$getAllGjl = 'SELECT * FROM gejala order by idGejala asc'.$isiPny['namapenyakit'].$isiGjl['idGejala']. echo " <tr><td>Nilai CF</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nilcf\" value=\"". $getConGjl = q($getAllGjl)..0.</td><td>&nbsp. echo "<option value=\"". echo "</form>".". while ($isiGjl = f($getConGjl)) { $newDescription = substr($isiGjl['deskripsi'].$isiGjl['idGejala']."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.$isikdh['idKaidah'].") ". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."\""."</option>". $getAllGjl = 'SELECT * FROM gejala order by idGejala asc'. $getConGjl = q($getAllGjl).".$isiPny['idPenyakit']. if ($isiGjl['id'] == $isikdh['idGejala']) { echo " selected".$isikdh['cf']. } echo "</table>". echo " Penyakit</td><td>:</td> <td><select name=\"idPny\">". <tr><td>Id <tr><td>Id . echo " <tr><td>&nbsp. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adkdh") { echo "<form name=\"dataKaidah\" method=\"POST\" action=\"\">".back()\"> </td> </tr>". } echo " echo " Gejala</td><td>:</td> <td><select name=\"idGjl\">".50).} echo ">(".

} .</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adkdh\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.php\"> <h2>Keputusan :</h2> <table width=\"300px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Data Penyakit</td><td>:</td> <td> <select name=\"fmpenyakit\">".</td><td>&nbsp. color: #880000.php <?php echo "<center><p style=\"font-size: 14px. } ?> &nbsp. $execgetDesease = q($getDesease). } echo " echo " CF</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nilcf\" value=\"\"></td></tr>".$newDescription.echo "<option value=\"". echo "</table>". <tr><td>Nilai Listing Program keputusan_non_pakar.$getResult['idPenyakit'].$isiGjl['idGejala']. while ($getResult = f($execgetDesease)) { $desease_id = $getResult['idPenyakit']." bgcolor="#EEEEEE"> </td> </tr> </table> </body> </html> </select></td> </tr>". if ($f < 3) { echo "<option value=\"". font-weight: bold. echo "</form>". $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select `namapenyakit` from `penyakit` where `idPenyakit`='$desease_id'")).php <?php $f = 0. ?> Listing Program verifikasi_resep_dokter. } $f++. color:#000000.$_SESSION['usrnm']."\">$nama_penyakit[0]</option>". echo "<form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"tulis_resep.$isiGjl['idGejala']. font-size: 11px.\">Hubungi Dokter pribadi Anda</p></center>". $pakar_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from pakar where username='".") ". echo " <tr><td>&nbsp."</option>"."\">(". </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial."'")). $getDesease = "SELECT * FROM hasil_sementara ORDER BY nilaiCF DESC".back()\"> </td> </tr>".

include("library/database. header("Location:diagnosa. $pasien = $_POST["fmpasien"].$data. ?> Listing Program simpan_resep_sementara. header("Location: tulis_resep.$pakar_id[0].php"). '$obat'. med. $obat = $_POST["resep_obat"]. $additional_data = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$id_penyakit'")). $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from history_diagnosa")). $penyakit = $_POST["fmpenyakit"]. mysql_query("INSERT INTO resep_sementara (idPasien.$_SESSION['diagIdPasien']. $penyakit = $_POST["fmpenyakit"]. } if(isset($_POST['simpanResep'])) { $id_penyakit = $_POST["idPenyakit"]. '$ket')"). $pasien = $_POST["fmidpasien"]. setDatabase("sisparindisease").. $resume = $additional_data[1]. $id_pasien = $_POST["idPasien"]. '$dosis'.. $data = $_POST['keterangan']. ket) values ('$pasien'. dosis."\"> <input type=\"hidden\" name=\"fmpakar\" value=\"". $nama_pasien = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from `pasien` where `idPasien`='$pasien'")). <input type=\"hidden\" name=\"fmpasien\" value=\"".php <?php include("getin.php <? session_start().">".echo " </select> </td> </tr> <tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.php"). $ket = $_POST["keterangan"]. $dosis = $_POST["dosis_obat"]."\"> </td> <td> <input type=\"submit\" value=\"Pengobatan\"/> </td></tr> </table> </form> <br/>". $pakar = $_POST["fmpakar"]. ?> Listing Program tulis_resep.php"). if (isset($_GET['status']) && ($_GET['status']=="delDiagnoseId")) { session_unregister('diagIdPasien'). if ($cek_hollow > 0) .php?idPas=$pasien&idPen=$penyakit"). $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from `penyakit` where `idPenyakit`='$penyakit'")). $id_pakar = $_POST["idPakar"]. doConnect().

settype($last_id[0]. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-."</strong><br/><a style=\"color: #880000. idPakar) values ('$new_id'.Header images --> <!-. padding: 5px 5px 5px 5px. } else { $new_id = 1. idPasien. '$resume'. border: 1px dashed #2e2e2e.>&raquo. tglperiksa.1")). '$id_pasien'. '$id_pakar')"). text-decoration: none. hsldiagnosa. $new_id = $last_id[0] + 1.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> .left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.$_SESSION['userid'].php"). NOW(). } mysql_query("INSERT INTO history_diagnosa (idHistory.{ $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idHistory from history_diagnosa order by idHistory desc limit 0.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. } ?><!-.php" class="menulink" class=&{ns4class}. header("Location: halaman_depan. font-weight: bold.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' </script> </head> <body style="margin-top: 0px.php\">Keluar</a> </div><br/>".\"> Selamat Datang.\" href=\"library/logout. color: #fff. margin-bottom: 0px. "integer"). <strong>".

echo "$nama_pasien[1]".'>".<tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. } $input_resep = "<div style='display: block."> <h2>Form Resep</h2> <form action="" method="post"> <table border="0" cellspacing="2" cellpadding="0"> <tr> <td width="100px">Nama Pasien</td> <td width="10px">:</td> <td width="100px"> <?php $nama_pasien = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from pasien where idPasien='$pasien'")).php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>". font-size: 12px. ?></td> </tr> <tr> <td width="100px">Nama Penyakit</td> <td width="10px">:</td> <td width="100px"> <?php . ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px.

php <? include("library/database. setDatabase("sisparindisease"). echo "$nama_penyakit[1]". ?></td> </tr> <tr> <td width="100px" valign="top">Resep Obat</td> <td width="10px" valign="top">:</td> <td> <textarea rows="10" cols="40" name="keterangan"></textarea> <hr noshade> </td> </tr> <tr> <input type="hidden" name="idPenyakit" value="<?=$penyakit?>"> <td width="100px" valign="top"><input type="hidden" name="idPasien" value="<?=$pasien?>"></td> <td width="10px" valign="top"><input type="hidden" name="idPakar" value="<?=$pakar?>"></td> <td><input type="submit" value="SIMPAN" name="simpanResep"></td> </tr> </table> </form> </div></td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center"> </td> </tr> </table> </body> </html> Listing Program import_color. doConnect(). echo "$take_it[1]<hr>".php").$nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$penyakit'")). } ?> . $all_gejala = mysql_query("select * from gejala"). while($take_it = mysql_fetch_row($all_gejala)) { mysql_query("update gejala set color='#eeeeee' where idGejala='$take_it[0]'").

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful