PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR UNTUK ANALISA PENYAKIT DALAM

Tugas Akhir untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana Teknik

oleh

Adhi Sadewo Broto L2F304202

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

HALAMAN PENGESAHAN

Judul Tugas Akhir

: Perancangan dan Implementasi Sistem Pakar untuk Analisa Penyakit Dalam

Nama Mahasiswa : NIM : Disetujui/disahkan di : Tanggal : Pembimbing 1

Adhi Sadewo Broto L2F304202 Semarang 20 Agustus 2010 Pembimbing 2

Imam Santoso, S.T.,M.T. NIP. 197012031997021001

Ajub Ajulian Zahra, ST., MT. NIP. 197107191998022001

Telah diuji dan dinyatakan LULUS di Semarang Tanggal, 30 Agustus 2010

Ketua Penguji

Sekretaris Penguji

Anggota Penguji

Ir. Kodrat Iman Satoto, M.T. NIP. 196310281993031002

Yuli Christyono, S.T.,M.T. NIP. 196807111997021001

Darjat, S.T.,M.T. NIP.197206061999031001

Mengetahui, Pembantu Dekan 1 Fakultas Teknik UNDIP

Ir. Bambang Pudjianto, M.T. NIP. 195212051985031001

PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Tugas Akhir ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Semarang, 2010

20

Agustus

Adhi Sadewo Broto L2F304202

jenis penyakitpun makin bertambah dengan masnifestasi baru atau bahkan berbeda dari gejala sebelumnya. CT-scan dan banyak lagi alat yang lain yang menjadi alat bantu bagi dunia kedokteran. Semakin canggihnya ilmu kedokteran sangat membantu tenaga medis untuk mendiagnosa suatu penyakit dan mengobati pasien. Hasil analisa kemudian diperiksa kecocokannya dengan hasil diagnosa dokter untuk mengetahui kebenarannya. Penyakit dalam memiliki indikasi yang beragam dan gejala yang muncul hampir memiliki kemiripan. Banyak penemuan seperti rontgen. Hasil dari sistem pakar untuk analisa penyakit dalam ini adalah tiga alternatif pilihan penyakit dalam yang disajikan sesuai urutan nilai faktor kepastian dari yang paling besar. Sedangkan bagi para ahli. sistem ini dapat digunakan sebagai asisten yang berpengalaman. Salah satu alat bantu yang sangat membantu dalam melakukan diagnosa terhadap penyakit dalam adalah sistem pakar. Faktor Kepastian . Masukan gejala tersebut kemudian diolah dengan menggunakan kaidah tertentu sesuai dengan ilmu pengetahuan pakar atau dokter umum yang sebelumnya sudah disimpan di dalam kaidah pengobatan. orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik ‘sedikit’ rumit ataupun rumit sekalipun ‘tanpa’ bantuan para ahli dalam bidang tersebut. Kata kunci: penyakit dalam. Diharapkan dengan sistem ini. agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer. bisa jadi semakin parah atau bahkan dapat menyebabkan kematian jika telambat tertolong.ABSTRAK Kesehatan merupakan sesuatu yang sangat berharga. sistem pakar. tanpa kesehatan manusia tidak bisa menikmati hidup. Diagnosa dilakukan dengan cara menganalisa masukan gejala berupa pertanyaan tentang apa yang dirasakan oleh pasien. USG. Hal ini menyebabkan banyak tenaga medis. bahkan masyarakat awam kesulitan untuk mengenali jenis penyakit yang diderita. Seiring perkembangan jaman. Program dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL. Aplikasi yang dikembangkan merupakan sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam dengan menggunakan metode Faktor Kepastian. Diharapkan dengan dibuatnya sistem pakar ini dapat digunakan oleh masyarakat sebagai acuan diagnosa awal terhadap suatu penyakit dalam dan sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mendiagnosa pasien dengan lebih tepat dan cermat. Penyakit dalam merupakan salah satu jenis penyakit yang paling banyak diderita. Besarnya nilai faktor kepastian bergantung pada banyaknya kecocokan masukan gejala terhadap satu penyakit serta besarnya nilai faktor kepastian per korelasi antara gejala dan penyakit. Tanpa pengetahuan yang baik dapat menyebabkan penanganan yang salah terhadap suatu penyakit.

expert system is a system that adopt human knowledge into a computer. . As years go by. Hopefully by this expert system. Many inventions such as rontgen. The results from this expert system is three alternative indisease which is performed according to the value of the certainty factor by ascending. Certanty Factor . Indisease has many variation of indications and the symptoms that appears are almost the same. it can be even worse or may be can cause death if it’s too late. This program is made by using PHP language and database MySQL. The diagnose is done by analyzing the inputs of symptoms which is served as questions about what the patient suffers from. These cause many medical worker. Then the inputs are maintened by using certain rules which are refers to the expert’s or doctor’s knowledge that have been saved in the cure rules.ABSTRACT Healthy is something that is very pricelesss. Then the results are matched with the doctor’s diagnoses to prove the truth. people can solve problems whish is “alittle bit” complicated or even very complicated without any an expert assistant. The value of certainty factor depends on how many match between the input of the symptoms and the disease and also the value of the certainty factor for each correlation between a symptom and a disease. And for the experts. In general. USG. Key words: indisease. Indisease is one of the disease that people mostly suffering from. so it can solve problems which the expert used to do. Hopefully. Without any goog knowledge can cause a worse treatment to the disease. this expert system can be used by most people as a guidance for a pre-diagnose to an indisease and as a helping tool for doctors for a precision diagnose. or even common people find it difficult to recognize what kind of disease that is being suffered. The more sophiscated the medical knowledge. expert system. it can used as an experienced assistant. many kinds of disease appear with new manifests or even something different with the existing symptoms. helps medical workers to diagnose a disease and treat the patients. CT-scan and many more is used as a helping tool for the medical world. without it people can’t enjoy this life. The developed application is an expert system that is used to diagnose indiseases by using Certainty Factor method. One of a helping tool wich is helpful to diagnose a disease is an expert system.

Semoga hasil ini mampu membuat bapak dan ibu tersenyum bangga kepada anakmu.  Bapak dan ibu. It’s dedicated only for You and for Your Glory!  Istriku tercinta dan anakku Benning. Kalian adalah kekuatan dan alasan untuk apapun yang bapak lakukan. Saat putus asa dan penat.MOTTO DAN PERSEMBAHAN “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya”  Tuhan Yesus. hidupku lengkap bersama kalian. hanya KAU yang mampu buatku bertahan dan “berperang” sampai garis akhir . . terima kasih atas kasih setia dan penyertaanMU yang tak pernah putus bagiku. terimakasih untuk kepercayaan dan doa yang sudah diberikan tanpa putusnya. kalian mampu membuat bapak bertahan dan berdiri lagi.

T. staf Tata Usaha. M. Teman – teman Angkatan 2004-2007 Ekstensi Elektro Universitas Diponegoro khususnya Elektronika Telekomunikasi atas semangat dan dukungan yang diberikan.T selaku dosen wali atas dukungan dan semangat yang diberikan. selaku Ketua Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Bapak Adian. S.. Ibu dr. maka dengan hormat penulis mengharapkan kritik. Laporan Tugas Akhir ini digunakan sebagai syarat Program S1 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Sudjadi. Ibu Ajub Ajulian Zahra. 7.T.T.. Bapak Imam Santoso..T. Kedua Orang Tua dan keluarga kecilku Artikasari dan Benning Arista Dekanaya yang telah ikhlas memberikan doa dan dukungan kepada penulis hingga dapat menyelesaikan studi. S.R.KATA PENGANTAR Puji Tuhan penulis ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala kasih dan karuniaNYA. staf perpustakaan jurusan yang telah banyak membantu. 2. bantuan dan bimbingan yang diberikan. 4. yang tidak dapat Penulis sebutkan satu persatu. Seluruh Dosen. Pada kesempatan ini Penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyelesaian Tugas Akhir ini. antara lain: 1. saran serta . 3. M. Bapak Ir. selaku Dosen Pembimbing II atas saran.T. Semua pihak yang telah banyak membantu. 9. 6.T. M. sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan Laporan Tugas Akhir dengan judul “Perancangan dan Implementasi Sistem Pakar untuk Analisa Penyakit Dalam”. 8. selaku Dosen Pembimbing I atas ilmu dan bimbingan yang diberikan. 5. M. khususnya Gunar H dan Arko S. S. Ari Nursanti selaku dokter konsultan sebagai narasumber pengetahuan kepakaran penyakit dalam. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna.

Agustus 2010 Penulis . Semarang.informasi yang bersifat membangun mengenai penulisan laporan untuk kesempurnaan Tugas Akhir ini.

................................................... xi DAFTAR TABEL....................................... 11 2.................................................................2.................................................. 2 1.................................... 15 2............................................6 Faktor Kepastian (Certainty Factor)........... 7 2..............2..............................................3..........3 Tipe Data ... 14 2...............................1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) Secara Umum ......3 PHP .............. 4 BAB II DASAR TEORI 2..................................................................................... 10 2........................................... vii DAFTAR ISI....................................................................................5 Sistematika Penulisan ............... i HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................. iii ABSTRAK .................................. 1 1.................2.......2...............2. vi KATA PENGANTAR ..........................................2 Kategori dan Area Permasalahan Sistem Pakar ....... 9 2.........2 Sistem Pakar.............................................................................................................................................................................. ix DAFTAR GAMBAR ......................................... xiii BAB I PENDAHULUAN 1..................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL..........1 Sejarah PHP......................3 Pembatasan Masalah ...2 Tujuan ............................3 Keuntungan dan kelemahan Sistem Pakar ...2............................................................................................ 18 ........................... iv ABSTRACT ................. 3 1.................................. 17 2...... 9 2............................................................2............1 Ciri-Ciri Sistem Pakar ..................................................1 Latar Belakang .............................................................7 Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors ... ii PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH ...4 Metode Penelitian...... 6 2.............................................................................................................5 Ketidakpastian........ 17 2............................................................................2................................................ 2 1....... 17 2...............................................................4 Struktur Sistem Pakar....................................................................... v MOTTO DAN PERSEMBAHAN .......................

...2....... 22 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3...................................................... 32 3..... 27 3........................2........ 61 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN ... 41 4...................................... 43 4.... 37 3...5 Kaidah Diagnosa ............................. 30 3.........2.....................................................7 Data Pasien...2...............................................................................2...2 Saran................. 57 BAB V PENUTUP 5...........2 Pengujian dengan Satu Metode Diagnosa. 26 3.... 29 3........................1 Pengujian Perhitungan Nilai Certainty Factor .................. 19 2...... 61 5........................3 Metode Diagnosa Pemeriksaan Penunjang ....................................................................................................1 Kebutuhan Sistem ........................................................................................................2.................3 Basis Pengetahuan...........4 Mesin Inferensi..2 Perancangan Diagram Alir.......2...........2..........2................ 47 4...............4 Pengujian dengan Tiga Metode Diagnosa ........................................... 49 4................ 27 3.............................2 Diagnosa Penyakit....5 Penyakit Dalam ....4 MySQL..............................................................................................................................................1 Diagram Alir Program Sistem Pakar..................................................3 Data Penyakit .....5 Perbandingan Hasil Analisa dengan Diagnosa Dokter .................. 43 4............ 46 4.................1 Metode Wawancara........................2 Metode Diagnosa Pemeriksaan Fisik .............................. 55 4........................................... 33 3.........................................1 Kesimpulan .................................................................................3 Pengujian dengan Dua Metode Diagnosa ........................ 35 3.............. 31 3............................... 39 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 4............................6 Data Pakar ......2.......................................................................4 Data Gejala..................2............

............. 11 Gambar 3..........12 Diagram alir mesin inferensi .......................... 26 Gambar 3.....5 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa wawancara .........3 Diagram alir menu data penyakit ...........1 Bagian utama sistem pakar.11 Diagram alir menu data pasien untuk userrole pakar ...............................................................4 Masukan gejala dengan metode diagnosa wawancara .................................DAFTAR GAMBAR Gambar 2..... 6 Gambar 2.. 37 Gambar 4............ 40 Gambar 4................................1 Pilihan pertanyaan ...10 Masukan gejala metode diagnosa pemeriksaan penunjang.................................... 42 Gambar 4............. 38 Gambar 4.........1 Diagram alir pogram sistem pakar ....................................................2 Struktur Sistem Pakar........................ 40 Gambar 4....9 Diagram alir menu data pasien........ 38 Gambar 4........... 39 Gambar 4.................... 43 Gambar 4....... 23 Gambar 3........................ 35 Gambar 4...2 Diagram alir menu diagnosa penyakit.... 28 Gambar 3........................ 30 Gambar 3................... 44 Gambar 4........................... 32 Gambar 3......7 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik............4 Diagram alir menu data gejala ...................................9 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik .......8 Tampilan tabel diagnosa metode diagnosa pemeriksaan fisik .........10 Diagram alir menu data pasien untuk userrole admin ....................................13 Metode diagnosa wawancara pada penyakit Demam Tifoid .....................3 Hasil nilai CF total per id penyakit di tabel hasil_sementara...............7 Diagram alir menu data pakar untuk userrole admin.............6 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa wawancara..................8 Diagram alir menu data pakar untuk userrole pakar........6 Diagram alir menu data pakar ........ 28 Gambar 3..... 46 Gambar 4... 33 Gambar 3................................................. 31 Gambar 3......... 29 Gambar 3....14 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam ...................................................... 44 Gambar 4......................................... 43 Gambar 4........11 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang ............................ 42 Gambar 4.............................12 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang..............................5 Diagram alir menu kaidah diagnosa.....2 Tabel diagnosa............................... 25 Gambar 3..................................................................................................................................................... 31 Gambar 3...................

.............................................Tifoid............................................................. 52 ......................................................................19 Tabel hasil_sementara untuk dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid .................................................................................16 Metode diagnosa pemeriksaan fisik pada penyakit Demam Tifoid .......... 49 Gambar 4.................. 50 Gambar 4....................... 48 Gambar 4.............................. 48 Gambar 4... 51 Gambar 4....21 Tabel hasil_sementara untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid .............................................................18 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang ............ 47 Gambar 4...................................................................................... 49 Gambar 4...................................20 Tabel diagnosa untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid...............................17 Metode diagnosa pemeriksaan penunjang pada penyakit Demam Tifoid.........................................................................................15 Tabel hasil_sementara untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid ................................................................................

.................................. 57 Tabel 4....................8 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus II ..................................................................7 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus I ...........................3 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang .............................5 Aturan untuk penyakit Demam Tifoid .................... 45 Tabel 4.......1 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa wawancara .... 50 Tabel 4............................................................................................11 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus V ...... 43 Tabel 4.............................. 41 Tabel 4.............................................................. 60 ......................................... 58 Tabel 4... 8 Tabel 2...................1 Tipe character..........................................12 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus VI........................................... 45 Tabel 4................................6 Perbandingan keluaran antara satu metode diagnosa dengan dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid..................................... 57 Tabel 4...............................................................10 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus IV.....DAFTAR TABEL Tabel 2.. 20 Tebel 3...........................................................................9 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus III......... 44 Tabel 4................................... 58 Tabel 4............................................. 21 Tabel 4... 59 Tabel 4.....................4 Perbandingan penggunaan satu metode diagnosa dengan jumlah masukan gejala sama....................................................................................................................2 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan fisik......1 Macam-macam sistem pakar............................2 Tipe data numeric MySQL .

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence merupakan bagian dari ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. psikologi. pendidikan. Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang kesehatan yaitu sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam.1 Latar Belakang Perkembangan komputer dewasa ini telah mengalami banyak perubahan yang sangat pesat. Implementasi sistem pakar dapat diterapkan dalam dunia kesehatan selain sebagai media informasi bagi masyarakat terutama penderita penyakit untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita sebagai diagnosa awal. Sistem Pakar (Expert System) adalah program berbasis pengetahuan yang menyediakan solusi-solusi untuk problema-problema dengan kualitas pakar. kini telah digunakan secara luas di berbagai bidang. Sistem cerdas (intelligent system) adalah sistem yang dibangun dengan menggunakan teknik-teknik artificial lintelligence. juga sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mengambil keputusan secara cepat dan lebih akurat. Sistem pakar merupakan program komputer yang meniru proses pemikiran dan pengetahuan pakar dalam menyelesaikan suatu masalah tertentu. Salah satu yang dipelajari pada kecerdasan buatan adalah teori kepastian dengan menggunakan teori Certainty Factor (CF) [4] . misalnya bisnis. seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. kesehatan. Hal ini mendorong para ahli untuk semakin mengembangkan komputer agar dapat membantu kerja manusia atau bahkan melebihi kemampuan kerja manusia. Komputer yang pada awalnya hanya digunakan oleh para akademisi dan militer. Penyakit yang dipilih adalah penyakit dalam karena penyakit dalam merupakan penyakit yang kompleks dan sering diderita oleh . Pengetahuan yang disimpan di dalam sistem pakar umumnya diambil dari seorang manusia yang pakar dalam masalah tersebut dan sistem pakar itu berusaha meniru metodelogi dan kinerjanya (performance). permainan dan sebagainya.BAB I PENDAHULUAN 1.

Karena penyakit dalam sangat beragam jenis dan gejalanya. yaitu dr. gejala dan langkah pengobatan penyakit dalam.3 Pembatasan Masalah a) Sistem pakar ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. e) Sumber pengetahuan diagnosis praktis diperoleh dari seorang dokter umum. Manfaat dari sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit dalam ini untuk dapat memberikan informasi sebagai diagnosa awal bagi penderita penyakit dalam mengenali jenis penyakit yang yang diderita dan sebagai alat bantu bagi pakar/dokter untuk dapat menentukan jenis penyakit dalam yang timbul secara tepat dan cepat sehingga dapat diputuskan pengobatan secara efektif. c) Jenis penyakit yang dibahas sebanyak 20 penyakit dalam beserta gejala dan pengobatannya. Seringkali orang bingung dengan penyakit yang diderita dan harus ke dokter apa untuk berobat atau berkonsultasi.Nursanti. .kebanyakan orang. b) Diasumsikan bahwa data dimasukkan oleh pakar atau orang yang mengetahui perubahan jenis. d) Sistem pakar ini mendiagnosis pasien dewasa di atas 20 tahun yang produktif. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).2 Tujuan Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat suatu program sistem pakar yang berisi pengetahuan dari seorang pakar/dokter yang diyakini kebenarannya yang memiliki kemampuan untuk dapat mendiagnosa penyakit dari gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien secara cepat dan tepat seperti seorang pakar dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF). 1. 1. maka seorang pakar atau dokter perlu mengkaji lebih dalam gejala yang dialami pasien untuk dapat menentukan penyakit yang diderita.

Identifikasi Masalah Masalah yang terjadi sekarang ini adalah banyak penderita penyakit dalam yang masih belum mengetahui jenis penyakit yang diderita dan seringkali pakar atau karena begitu kompleksnya penyakit dalam. c) Analisa dan perancangan Pengembangan perangkat lunak sistem dengan tahapan sesuai dengan tahapan pada Sistem Pakar Untuk Diagnose Penyakit Dalam sebagai berikut: .f) Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah ini adalah metode Certainty Factor. maka dokter/pakar harus mendalami lebih jauh gejala yang dialamai pasien dan mencoba tindakan pengobatan mana yang harus dijalani sampai ditemukan pengobatan yang sesuai dengan jenis penyakit yang diderita. gejala dan pengobatan penyakit dalam. b) Pengumpulan data dan studi lapangan Mengumpulkan data dan informasi yang terkait dengan informasi jenis.dan materi lain yang berhubungan dengan pembuatan program.4 Metode Penelitian Pengerjaan Tugas Akhir ini menggunakan metodologi : a) Studi literatur Bertujuan untuk mempelajari dan memahami teori dasar tentang Sistem Pakar.Pemilihan Tools . . gejala yang menyertai serta tindakan pengobatan apa yang mesti dilakukan. .Analisis dan Akuisisi Pengetahuan Pada tahapan ini akan dilakukan analisis terhadap data dan informasi yang diperoleh. baik melalui konsultasi dengan pakar (dokter atau pakar kesehatan) maupun sumber literatur lainnya. yaitu data dan informasi tentang jenis-jenis penyakit. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan pengumpulan pengetahuan dan pengalaman dari pakar (dokter dan literatur yang terkait). 1.

metode penyelesaian masalah yang digunakan dalam tugas akhir ini.Merupakan tahap pemilihan tools yang akan digunakan untuk membangun sistem pakar.  Representasi Pengetahuan Pengetahuan-pengetahuan yang telah didapat dari hasil akuisisi pengetahuan diolah menjadi bentuk yang dapat dikenali oleh komputer. maksud dan tujuan yang ingin dicapai. 1. batasan masalah. .  Verifikasi dan validasi Pada tahap ini.5 Sistematika Penulisan Tugas akhir ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Membahas tentang latar belakang dilakukannya penelitian.  Evaluasi dan Implementasi akhir Akan dilakukan evaluasi dan penyempurnaan pada sistem yang telah dibuat jika diperlukan untuk kemudian diserahkan pada user. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan pembuatan prototype dari sistem berupa aturan-aturan yang akan digunakan untuk menelusuri pengetahuan pada mesin inferensi. rumusan masalah yang akan dibahas. pengetahuan yang sudah direpresentasikan tersebut dikonfirmasikan kembali ke pakar untuk diverifikasi serta diperiksa validasinya. termasuk integrasi pengetahuan yang sudah diverifikasi dan valid. BAB II LANDASAN TEORI Berisi pembahasan dasar teori tentang sistem pakar yang dijadikan landasan untuk pengembangan perancangan perangkat lunak aplikasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. dan sistematika dari penulisan.  Implementasi Merupakan tahap pembangunan aplikasi.

BAB III PERANCANGAN SISTEM Berisi analisis dan perancangan sistem yang terdiri dari analisis dan perancangan proses dengan menggunakan diagram alir (flow diagram). . BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Memberikan penjelasan mengenai pengujian dan analisa perangkat lunak yang sudah dibuat. analisis dan perancangan mekanisme inferensi yang digunakan untuk diagnosis gejala yang dirasakan pasien untuk menentukan jenis penyakit yang diderita. analisis dan perancangan basis pengetahuan dan basis data yang terdiri dari fakta dan aturan. BAB V PENUTUP Berisi kesimpulan dari hasil penelitian tugas akhir ini serta saransaran untuk pengembangan lebih lanjut.

Dua bagian utama yg dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan [4] : a) Basis pengetahuan (knowledge base): berisi fakta-fakta.1 Bagian utama sistem pakar Teknologi kecerdasan buatan dipelajari dalam bidang-bidang. Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar.BAB II LANDASAN TEORI 2. b) Motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman masukan. dan sistem pakar (expert system). pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya. jawaban. teori. dll Basis Pengetahuan Motor Inferensi output.1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) Secara Umum Kecerdasan buatan adalah salah satu bidang ilmu komputer yang mendayagunakan komputer sehingga dapat berperilaku cerdas seperti manusia [ 2 ] . . masalah. pertanyaan. seperti robotika. pengenalan suara (speech recognition). Kecerdasan buatan juga dapat didefinisikan sebagai salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. solusi Gambar 2. penglihatan komputer (computer vision). pengolahan bahasa alami (natural language processing). jaringan saraf tiruan (artificial neural sistem).

Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General-purpose problem solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newl dan Simon. Sampai saat ini sudah banyak sistem pakar yang dibuat. yang berusaha menduplikasi fungsi seorang pakar dalam satu bidang keahlian tertentu. Ini merupakan bagian perangkat lunak spesialisasi tingkat tinggi atau bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Language). DENDRAL. Sistem pakar merupakan program “artificial inteligence” (”kecerdasan buatan” atau AI) yang menggabungkan basis pengetahuan dengan mesin inferensi. i) Memahami batas kemampuan.2. c) Menjelaskan suatu tanggapan atau solusi. d) Belajar dari pengalaman. seperti MYCIN. Sistem Pakar Seorang pakar atau ahli (human expert) adalah seseorang yang [2] : a) Memiliki kemampuan pemahaman untuk dapat mengenali (recognizing) dan merumuskan masalah. sebagai hasil himpunan pengetahuan yang telah dikumpulkan dari beberapa orang pakar. e) Mempelajari hal-hal baru seputar topik permasalahan (domain). Dengan demikian seorang awam sekalipun bisa menggunakan sistem pakar itu untuk memecahkan berbagai persoalan yang ia hadapi dan bagi seorang ahli. f) Menyusun kembali/resrukturisasi pengetahuan jika dipandang perlu. Sistem pakar adalah program komputer yang menirukan penalaran seorang pakar dengan keahlian pada suatu wilayah pengetahuan tertentu [6] . sistem pakar dapat dijadikan alat untuk menunjang aktivitasnya yaitu sebagai sebagai asisten yang berpengalaman. dan sebagainya [4] . Program ini bertindak sebagai konsultan yang cerdas atau penasihat dalam suatu lingkungan keahlian tertentu. . XCON & XSEL. b) Menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat. Prospector. g) Memecah aturan-aturan jika dibutuhkan. h) Menentukan relevan tidaknya keahlian. DELTA. FOLIO.2. SOPHIE.

.  Penjelasan (explanation) merupakan bagian dari sistem pakar.  Sistem bekerja jika sudah lengkap.  Data harus lengkap.  Program tidak pernah salah (kecuali pemrogramnya yang salah).  Tidak menjelaskan mengapa masukan dibutuhkan atau bagaimana hasil diperoleh. b) Sistem Pakar  Basis pengetehuan (knowledge base) terpisah dari mekanisme pemrosesan (inference).  Sistem bekerja secara heuristik dan logik.1 Macam-macam sistem pakar Sistem pakar MYCIN DENDRAL [4] Kegunaan Diagnosa penyakit Mengidentifikasi struktur molekular campuran kimia yang tak dikenal XCON & XSEL SOPHIE Prospector Membantu mengkonfigurasi sistem komputer besar Analisis sirkit elektronik Digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit FOLIO Membantu memberikan keputusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi DELTA Pemeliharaan lokomotif listrik disel Perbandingan sistem konvensional dengan sistem pakar sebagai berikut [ 4 ] : a) Sistem Konvensional  Informasi dan pemrosesan umumnya digabung dalam satu program sequential.  Perubahan pada rules dapat dilakukan dengan mudah.  Data tidak harus lengkap.  Program bisa melakukan kesalahan.  Perubahan pada program merepotkan.Tabel 2.

f) Debugging dan Repair. adalah mengatur tingkah laku suatu lingkungan yang kompleks. h) Pengendalian.1 Ciri-Ciri Sistem Pakar Suatu sistem dikatakan sistem pakar apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut [ 4 ] : a) Terbatas pada domain keahlian tertentu. g) Instruksi. adalah merencanakan serangkaian tindakan yang dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu. b) Prediksi. 2. f) Keluarannya atau output bersifat anjuran. adalah membuat kesimpulan atau deskripsi sekumpulan data mentah. c) Dapat mengemukakan rangkaian alasan-alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami. adalah menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu.2. d) Berdasarkan pada kaidah atau rule tertentu. d) Desain. adalah memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu. . e) Dirancang untuk dikembangkan sacara bertahap.2. b) Dapat memberikan penalaran untuk data-data yang tidak pasti. c) Diagnosa. adalah mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subyek. adalah menentukan dan menginterpresentasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi. adalah menentukan sebab malfungsi dalam situasi yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati.2 Kategori dan Area Permasalahan Sistem Pakar Berikut adalah kategori dan area permasalahan sistem pakar [4] : dari a) Interprestasi.2. e) Perencanaan.

i) Seleksi, adalah mengidentifikasi pilihan terbaik dari sekumpulan kemungkinan. j) Simulasi, adalah pemodelan interaksi antara komponen-komponen sistem. k) Monitoring, adalah membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan.

2.2.3

Keuntungan dan kelemahan Sistem Pakar Keuntungan sistem pakar
[4]

:

a) Memungkinkan orang awam dapat mengerjakan pekerjaan para ahli. b) Dapat melakukan proses secara berulang secara otomatis. c) Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar. d) Meningkatkan kualitas, dengan memberi nasehat yang konsisten dan mengurangi kesalahan. e) Meningkatkan hasil dan produktivitas, karena sistem pakar dapat bekerja lebih cepat dari manusia. f) Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian. g) Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan. h) Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah. i) Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.

Kelemahan sistem pakar a) Biaya yang

[4]

: untuk membuat, memelihara, dan

diperlukan

mengembangkannya sangat mahal. b) Sulit dikembangkan, hal ini erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya. c) Sistem pakar tidak 100% benar karena seseorang yang terlibat dalam pembuatan sistem pakar tidak selalu benar. Oleh karena itu perlu diuji ulang secara teliti sebelum digunakan. d) Kepakaran sangat sulit diekstrak dari manusia.

e) Pendekatan oleh setiap pakar untuk suatu situasi atau problem bisa berbeda-beda, meskipun sama-sama benar. f) Sangat sulit bagi seorang pakar untuk mengabstraksi atau menjelaskan langkah mereka dalam menangani masalah. g) Sistem pakar bekerja baik untuk suatu bidang yang sempit. h) Istilah dan jargon yang dipakai oleh pakar dalam mengekspresikan fakta seringkali terbatas dan tidak mudah dimengerti oleh orang lain. i) Transfer pengetahuan dapat bersifat subyektif dan bias.

2.2.4

Struktur Sistem Pakar Sistem pakar memiliki dua bagian utama, yaitu :

a) Lingkungan pengembangan (development environment), yaitu bagian yang digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar. b) Lingkungan konsultasi (consultation environment), yaitu bagian yang digunakan oleh pengguna yang bukan pakar untuk memperoleh pengetahuan.
LINGKUNGAN KONSULTASI Pemakai LINGKUNGAN PENGEMBANGAN Basis Pengetahuan : Fakta dan aturan

Fakta tentang kejadian tertentu

Antarmuka

Fasilitas penjelasan

Knowledge Engineer Akuisisi Pengetahuan

Mesin Inferensi Aksi yang direkomendasikan Workplace Perbaikan Pengetahuan

Pakar

Gambar 2.2 Struktur Sistem Pakar

[4]

Komponen-komponen yang terdapat dalam arsitektur/struktur sistem pakar [ 4 ] : a) Antarmuka Pengguna (user interface) Merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Selain itu antarmuka menerima dari sistem dan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai. b) Basis Pengetahuan Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman,

formulasi, dan penyelesaian masalah. Pengetahuan itu dapat berasal dari ahli, buku, basisdata, penelitian dan gambar.  Ada 2 bentuk pendekatan basis pengetahuan (Kusumadewi, 2003): Penalaran berbasis aturan (rule-based reasoning) Pada penalaran berbasis aturan, pengetahuan direpresentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk IF-THEN. Bentuk ini digunakan apabila kita memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada suatu permasalahan tertentu, dan si pakar dapat menyelesaikan masalah tersebut secara berurutan. Disamping itu, bentuk ini juga digunakan apabila dibutuhkan penjelasan tentang jejak (langkah-langkah) pencapaian solusi.  Penalaran berbasis kasus (case-based reasoning) Pada penalaran berbasis kasus, basis pengetahuan akan berisi solusi-solusi yang telah dicapai sebelumnya, kemudian akan diturunkan suatu solusi untuk keadaan yang terjadi sekarang (fakta yang ada). Bentuk ini digunakan apabila user menginginkan untuk tahu lebih banyak lagi pada kasus-kasus yang hampir sama (mirip). Selain itu bentuk ini juga digunakan bila kita telah memiliki sejumlah situasi atau kasus tertentu dalam basis pengetahuan.  Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition) Akuisisi pengetahuan adalah akumulasi, transfer, dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program komputer. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha

dan lain-lain) serta pengetahuan deklaratif (termasuk dan tidak termasuk. Pekerjaan tersebut direkam. konsep. Ada 2 cara dalam melakukan inferensi : . dilengkapi dengan buku. Ada beberapa tantangan dalam melakukan akuisisi.  Menyimpulkan fakta baru dari sebuah aturan. Mesin inferensi adalah program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace. juga dikenal sebagai penerjemah aturan (rule interpreter).  Menambahkan jawaban ke dalam memori Sistem Pakar. basis data. prosedur. berupa aturan.  Menambahkan fakta tadi ke dalam memori. dan lain-lain). dan untuk memformulasikan kesimpulan. merupakan otak dari Sistem Pakar.menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan. Pengetahuan yang diakuisisi adalah pengetahuan prosedural (apa yang harus dilakukan. yang melibatkan pembicaraan dengan pakar secara langsung dalam suatu wawancara  Analisis protokol : dalam metode ini pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. metode. ketika diperlukan. laporan penelitian dan pengalaman pemakai. kemampuan menjelaskan pengetahuan dan pandangan yang berbeda dari beberapa pakar. Metode akuisisi pengetahuan :  Wawancara : metode yang paling banyak digunakan. dituliskan. pengetahuan yang salah. Pengetahuan diperoleh dari pakar. berupa fakta. Kerja mesin inferensi meliputi:  Menentukan aturan mana akan dipakai  Menyajikan pertanyaan kepada pemakai. c) Mesin/Motor Inferensi (Inference Engine) Mesin Inferensi (Inference Engine). Komponen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. yaitu pengetahuan yang tidak lengkap. dan dianalisis.

Kemampuan tersebut adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi. [1]  Backward Chaining : pencocokkan fakta atau pernyataan dimulai dari hipotesis terlebih dahulu. Kemampuan untuk menjejak (tracing) bagaimana suatu kesimpulan dapat diambil merupakan hal yang sangat penting untuk transfer pengetahuan dan pemecahan masalah. f) Perbaikan Pengetahuan Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya.  adanya perubahan pada pengetahuan. .2. Metode inferensi cocok digunakan untuk menangani masalah pengendalian (controlling) dan peramalan (prognosis). dan untuk menguji kebenaran hipotesis tersebut harus dicari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan. digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara.pengetahuan yang ada masih cocok untuk digunakan di masa mendatang 2. dengan ciri-ciri penalaran sebagai berikut :  adanya ketidakpastian. Forward Chaining : pencocokkan fakta atau pernyataan dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis.5 Ketidakpastian Dalam kenyataan sehari-hari banyak masalah didunia ini tidak dapat dimodelkan secara lengkap dan konsisten. Fasilitas penjelasan merupakan komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar. sehingga program akan mampu menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya dan juga mengevaluasi apakah pengetahuan. e) Fasilitas Penjelasan (Explaination Facility). d) Workplace / Blackboard Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (working memory). Suatu penalaran dimana adanya penambahan fakta baru mengakibatkan ketidakkonsistenan.

Sejumlah teori telah ditemukan untuk menyelesaikan ketidakpastian.E) : certainty factor dari hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala (evidence) E.E): ukuran kenaikan ketidakpercayaan (measure of increased disbelief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E .E) – MD(H.E) : ukuran kenaikan kepercayaan (measure of increased belief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E. Besarnya CF berkisar antara –1 sampai dengan 1.6 Faktor Kepastian (Certainty Factor) Faktor kepastian (certainty factor) diperkenalkan oleh Shortliffe Buchanan dalam pembuatan MYCIN. Certainty factor (CF) merupakan nilai parameter klinis yang diberikan MYCIN untuk menunjukkan besarnya kepercayaan.E) Keterangan: CF(H.2.E) = MB(H. MD(H. antara lain: a) Probabilitas klasik (classical probability) b) Probabilitas Bayes (Bayesian probability) c) Teori Hartley berdasarkan himpunan klasik (Hartley theory based on classical sets) d) Teori Shannon berdasarkan pada probabilitas (Shanon theory based on probability) e) Teori Dempster-Shafer (Dempster-Shafer theory) f) Teori fuzzy Zadeh (Zadeh’s fuzzy theory) g) Faktor kepastian (certainty factor) Pada Tugas akhir ini akan dibahas penyelesaian ketidakpastian dalam sistem pakar dengan menggunakan metode faktor kepastian (certainty factor). Rumus dasar faktor kepastian [1] : CF(H. MB(H. Nilai –1 menunjukkan ketidakpercayaan mutlak sedangkan nilai 1 menunjukkan kerpercayaan mutlak. adanya penambahan fakta baru dapat mengubah konklusi yang sudah terbentuk. 2. Sistem pakar harus mampu bekerja dalam ketidakpastian [1] .

nilai CF(R1) dan CF(R2) > 0 CF(H) CF(R1) + CF(R2) + [CF(R1) * CF(R2)].Suatu sistem pakar seringkali memiliki kaidah lebih dari satu dan terdiri dari beberapa premis yang dihubungkan dengan AND atau OR. yaitu:  Nilai certainty factor kaidah yang nilainya melekat pada suatu kaidah/rule tertentu dan besarnya nilai diberikan oleh pakar.|CF ( R 2)|] nilai CF(R1) dan CF(R2) berlawanan tanda Nilai certainty factor ada 2. hal ini dikarenakan besarnya nilai (value) CF yang diberikan oleh pasien saat menjawab pertanyaan sistem atas premis (gejala) yang dialami pasien atau dapat juga dari nilai CF hipotesa. Formula CF untuk beberapa kaidah yang mengarah pada hipotesa yang sama dapat dituliskan sebagai berikut [ 3] : CF(R1) + CF(R2) – [CF(R1) * CF(R2)] . Pada implementasi sistem pakar diagnosa penyakit dalam ini akan menggunakan rumus : CF(R1. nilai CF(R1) dan CF(R2) < 0 CF ( R1)CF ( R 2) . Nilai CF setiap premis/gejala merupakan nilai yang diberikan oleh seorang pakar maupun literatur yang mendukung. ciri) yang dialami pengguna.R2) = CF(R1) + CF(R2) – [ (CF(R1) x CF(R2) ] karena nilai CF yang diberikan bernilai positif.  Nilai certainty factor yang diberikan oleh pengguna untuk mewakili derajat kepastian/keyakinan atas premis (misalnya gejala. Rumus tersebut kemudian dapat diterapkan pada beberapa rule yang berbeda secara bertingkat. . kondisi. Pengetahuan mengenai premis dapat juga tidak pasti. 1min[|CF ( R1)|.

1 PHP Sejarah PHP [ 5] Pertama kali PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 menggunakan nama PHP/FI yang memiliki kepanjangan Personal Home Page/Form Interpreter.3 2. . 2. c) Nilai CF yang diberikan bersifat subyektif karena penilaian setiap pakar bisa saja berbeda-beda tergantung pengetahuan dan pengalaman pakar. b) Metode ini hanya dapat mengolah ketidakpastian/kepastian hanya dua data saja. pada tahun 1997.2.3. Sebagian orang akan membantah pendapat bahwa formula untuk metode certainty factors diatas memiliki sedikit kebenaran. PHP tergolong sebagai perangkat lunak open source yang diatur dalam aturan general purpose licences (GPL). b) Perhitungan dengan menggunakan metode ini dalam sekali hitung hanya dapat mengolah dua data saja sehingga keakuratan data dapat terjaga. Kekurangan metode Certainty Factors a) [ 3] : Ide umum dari pemodelan ketidakpastian manusia dengan menggunakan numerik metode certainty factors biasanya diperdebatkan. Namun pada perkembangannya.2. Andi Gutmans dan Zeev Suraski menulis ulang PHP yang kemudian sampai sekarang dikenal kependekan dari kata Hypertext Preprocessor. Perlu dilakukan beberapa kali pengolahan data untuk data yang lebih dari dua buah.7 Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors Kelebihan metode Certainty Factors [ 3] : a) Metode ini cocok dipakai dalam sistem pakar untuk mengukur sesuatu apakah pasti atau tidak pasti dalam mendiagnosa penyakit sebagai salah satu contohnya.

variabel. dan lain-lain).2 Tipe Data Ada beberapa jenis tipe data yang digunakan di dalam PHP. yaitu: a) Tipe scalar. mysql_conn. Maksudnya PHP mampu menghasilkan website yang terus menerus hasilnya bisa berubah-ubah sesuai dengan pola yang diberikan. 2. Internet Explorer. mysql_query dan semacamnya.Pemrograman PHP sangat cocok dikembangkan dalam lingkungan web. merupakan tipe data yang berisikan bilangan real negatif dan positif.  Integer. b) Tipe compound atau tipe campuran  Array.3. Boolean bisa bernilai True atau False dan keduanya bersifat case-insentive. atau bahkan sebuah fungsi. Variabel tersebut hanya dapat diciptakan oleh suatu fungsi khusus yang mengembalikan nilai berupa resource seperti penggunaan fungsi fopen. karena PHP dikhususkan untuk pengembangan web dinamis. c) Tipe special atau tipe khusus  Resource. terdiri dari :  Boolean. . merupakan tipe data yang berisikan satu atau kumpulan karakter. tipe ini tidak bisa dipecah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. adalah sekumpulan data yang disimpan dalam suatu variabel dengan nama yang sama. merupakan tipe data yang berisikan bilangan bulat negatif dan positif. Hal tersebut bergantung pada permintaan client browsernya (Opera. Mozzila.  Object. adalah tipe data yang paling sederhana. banyak digunakan untuk mencari nilai kebenaran. tipe data yang dikhususkan untuk menyimpan resource atau sumber atau alamat. dir.  String. adalah sebuah tipe data yang dapat berupa sebuah bilangan. boleh dikatakan merupakan tipe dasar.  Float. adalah tipe data yang hanya memuat satu data dalam variabel.

dibutuhkan suatu sistem manajemen database seperti halnya MySQL. dan memproses data yang tersimpan dalam sebuah database. asalkan sesuai dengan standar SQL. Untuk menambah. Data tersebut dapat berupa apa saja. dapat digunakan aplikasi berbasis web seperti PHPMyAdmin. Untuk administrasi database. Null. dan tipe string. Semua orang dapat mengunduh MySQL dari internet dan menggunakannya secara gratis. seperti dalam penggunaan fungsi unset(). tipe date dan time. dan sebagainya. MySQL mendukung banyak tipe data yang terbagi menjadi beberapa kategori. a) Tipe numeric MySQL mendukung hampir semua tipe data numeric/angka. mengakses. antara lain tipe numeric. Berikut ini akan dibahas tentang kategori tipe data masing-masing tersebut. pembuatan tabel. dari list sederhana sampai sebuah galeri gambar. Open source berarti dapat digunakan dan dimodifikasi oleh siapa saja. Suatu database adalah suatu koleksi data terstruktur. 2. Setiap variabel yang diset menjadi tipe data NULL ini akan menjadikan variabel tersebut kosong. adalah tipe data yang tidak memuat apapun. seperti pembuatan database. Salah satu keuntungan MySQL adalah MySQL merupakan perangkat lunak open source. Sejak komputer menjadi suatu alat yang digunakan untuk menanggulangi data dalam ukuran besar. manajemen database memegang peranan utama dalam perhitungan. Termasuk di dalamnya adalah tipe data untuk bilangan bulat serta tipe data yang digunakan untuk bilangan desimal atau pecahan . sebagai utilitas tunggal maupun sebagai bagian dari aplikasi lain.4 MySQL MySQL adalah suatu sistem manajemen database.

FATE. data tahun antara 1901 sampai dengan 2155 . TIME dan YEAR. tanggal dengan jangkauan mulai dari '1000-01DATE 01' sampai dengan '9999-12-31' TIMESTAMP Ukuran 4 byte.00:00:00' sampai dengan tahun 2037 Ukuran 3 byte. Berikut ini jenis-jenis tipe data yang berhubungan dengan tipe date dan time Tabel 2. antara lain DATETIME. TIMESTAMP.175494351E-38 1. INTEGER BIGINT Byte 1 2 3 4 8 Signed -128 s/d 127 -32768 s/d 32767 -8388608 s/d 8388607 -2147483648 s/d 2147483647 -9223372036854775808 9223372036854775807 FLOAT 4 -3.2 Tipe date dan time Type Keterangan DATETIME Ukuran 8 byte.Tabel 2.797693138623157 s/d s/d Unsigned b) Tipe Date dan Time MySQL memiliki tipe data yang berhubungan dengan penanganan tanggal dan pewaktuan. waktu dengan jangkauan mulai dari 'TIME 838:59:59' sampai dengan '838:59:59' YEAR Ukuran 1 byte.2 Tipe data numeric MySQL Type TINYINT SMALLINT MEDIUMINT INT.402823466E+38 s/d -1.175494351E-38 s/d 3. kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan mulai dari '1970-01. kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan mulai "1000-01-01 00:00:00' sampai dengan '9999-12-31 23:59:59' Ukuran 3 byte.402823466E+38 DOUBLE 8 -1.

mysql_error ( ) ). MEDIUMTEXT LONGBLOB. 1 <= M <= 225. ?> . Semua fungsi MySQL bekerja dengan baik jika sudah terhubung dengan server MySQL (gunakan fungsi mysql_connect). CHAR(M) Ukuran M byte. untuk membuat query. } echo ‘Connected Succesfully’.3 Tipe character Type Keterangan BINARY. data string dengan panjang yang tetap VARBINARY. ‘mysql_password’) if (!$link) { die (‘koneksi gagal : ‘. Berikut contoh penggunaan fungsi MySQL connect: <?php $link = mysql_connect (‘localhost’ . TEXT MEDIUMBLOB. dan menyimpan data. TINYTEXT BLOB. Fungsi MySQL akan sering digunakan saat membuat website dinamis yang membutuhkan database MySQL. mysql_close ($link). Misalnya. memanipulasi table. menghubungkan ke server MySQL. tergantung seberapa besar kapasitas penyimpanannya.c) Tipe Character Tipe character adalah tipe yang berhubungan dengan string. Adapun tipe datanya antara lain sebagai berikut: Tabel 2. VARCHAR (M) Ukuran bersifat fleksibel dan maksimal M byte TINYBLOB. ‘mysql_user . LONGTEXT Tipe yang mampu mengendalikan data besar.

Pulmonologi. organ pembentuk dan gangguannya. berhubungan dengan bidang penyakit sistem d) e) Hematologi. Subspesialisasi penyakit tersebut kemudian dijabarkan lagi ke dalam jenis f) g) h) i) penyakit dalam yang lebih spesifik. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. b) Endokrinologi. Ada beberapa subspesialisasi penyakit dalam yang diakui oleh American Board of Internal Medicine. Oleh karena banyaknya penyakit dalam yang ada. b) Demam Tifoid Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Enterica. berkaitan dengan penyakit yang disebabkan oleh agen biologis seperti virus. Penyakit ini dapat ditemukan di . tercurah ke diagnosis dan terapi penyakit rematik.berurusan dengan studi fungsi dan penyakit ginjal.2.5 Penyakit Dalam Penyakit dalam adalah cabang dan spesialisasi kedokteran yang menangani diagnosis dan penanganan organ dalam tanpa bedah pada pasien dewasa. yaitu: a) Kardiologi. sistem pakar untuk analisa penyakit dalam ini mengambil sampel dua puluh jenis penyakit dalam yang sering diderita. pencernaan. bakteri atau parasit. Nefrologi. Rematologi. Adapun penyakit dalam yang dibahas dalam sistem pakar ini adalah sebagai berikut: a) Demam Berdarah Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) (bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. berkaitan dengan darah. berurusan dengan studi dan perawatan kanker. khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. c) Gastroenterologi. berurusan dengan penyakit paru-paru dan jalur pernafasan. berurusan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah. berurusan dengan gangguan sistem endokrin dan sekresi spesifiknya yang disebut hormon. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. Onkologi medik. Penyakit menular.

e) Leptospirosis Sekelompok infeksi yang terdiri dari Sindroma Weil. f) Asma Suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernapasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. h) Bronkhitis Suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru). Exotoxin bekerja pada motorneuron yang menyebabkan disinhibisi impuls motorneuron sehingga terjadi rangsangan yang berlebihan di otot-otot. misalnya di Amerika. . dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. g) TBC Suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa. yang kerjanya bersifat spatik. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik. terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.seluruh dunia. Asia dan Afrika. dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. Jaundice Spiroketal (sakit kuning) dan Demam Kanikola. c) Malaria Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium. Penyakit asma paling banyak ditemukan di negara maju. d) Tetanus Suatu penyakit infeksi oleh Clostidium Tetani yang merupakan bakteri gram (+) yang mengeluarkan exotoxin.

m) Hipertensi Suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal (di atas 140/90 mmHg). dan produk buangan.i) Kanker Paru Pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin. ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. biasanya urin tidak mengandung bakteri. n) Infeksi Saluran Kencing (ISK) Infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. terutama asap rokok. garam. yaitu tinja berlendir dan bercampur darah. akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi dehidrasi. Walaupun terdiri dari berbagai cairan. j) Gastroentritis atau diare Peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri. o) Sindrom Nefrotik Suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan proteinuria (protein di dalam air kemih). k) Kolera Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholerae. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat. menurunnya kadar albumin dalam darah. l) Disentri Amuba Merupakan penyakit radang usus yang menimbulkan gejala meluas. terjadilah ISK. penimbunan . virus dan parasit yang patogen.

ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita. mulas. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. r) Hepatitis A Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. p) Batu Saluran Kencing Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. Sebagai contoh. kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. perdarahan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. dan perih pada perut. s) Hepatitis B Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. q) Gagal ginjal kronik Suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh.garam dan air yang berlebihan dan meningkatnya kadar lemak dalam darah. Seperti hal Hepatitis C. bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. t) Gastritis atau maag Penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada ambung yang menyebabkan sakit. menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. . virus Hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

BAB III PERANCANGAN SISTEM 3. Pola pikir dan cara mengobati pasien pada setiap dokter tidaklah sama. . c) Sistem dapat mengambil keputusan berdasarkan masukan dari pengguna. bergantung pada pengetahuan dan pengalaman dokter tersebut dalam mengobati pasien. Sistem dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL supaya “user friendly” atau mudah dalam penggunaan dan mudah dalam pengembangan selanjutnya. b) Sistem menganalisa masukan pengguna dengan aturan yang ditetapkan.1 Kebutuhan Sistem Ada istilah yang mengatakan bahwa mengobati pasien adalah seni. Sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam ini bekerja dengan mengadaptasi pengetahuan dan “kreativitas” dokter dalam mengobati pasien serta didukung dengan literatur-literatur yang berkaitan dengan penyakit dalam. diketahui bahwa jenis penyakit dalam sangat banyak dan gejala yang menyertainya sangat kompleks dan beberapa penyakit memiliki gejala yang hampir sama. Setelah mengamati dan mencari informasi baik dari pakar (dokter) maupun pengguna (pasien). d) Sistem memberikan informasi berupa pengetahuan kepada pengguna mengenai angka kemungkinan penyakit dalam yang diderita berdasarkan kerluaran certainty factor dari masukan gejala yang dialami. Sistem pakar ini dibuat untuk memberikan pengetahuan diagnosa awal kepada pengguna tentang penyakit yang diderita serta juga sebagai alat bantu bagi seorang dokter untuk dapat mengambil keputusan atau diagnosa yang tepat terhadap suatu gejala sehingga diperoleh pengobatan yang tepat. baik dari bukubuku kedokteran maupun dari internet. Perancangan sistem ini meliputi: a) Sistem mengadaptasi pemikiran pakar dalam mendiagnosa penyakit dalam yang dituangkan dalam suatu kaidah diagnosa.

php Tampilan halaman Halaman_depan.1 Perancangan Diagram Alir Diagram Alir Program Sistem Pakar Diagram alir digunakan untuk menggambarkan secara grafik langkah- langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program untuk menolong dan memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian. Mulai 1 Tampilan halaman index.2 3.3. admin (operator) dan pasien (pengunjung).1 dapat dijelaskan bahwa pada saat program dijalankan tampilan menuju ke halaman index. Pengguna program ini dibedakan menjadi tiga pengguna yang memiliki otorisasi yang berbeda. Pengguna perlu memasukkan userid dan password untuk dapat mengakses program.php Input userid dan passwd T LOGIN Userid=? Pswd= ?? Y Userrole= Pakar? Y Userrole= Admin? Y T T Tampilan halaman Halaman_depan.2. . yaitu pakar (dokter).php Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Selesai Gambar 3.php sebagai halaman pembuka.php Tampilan halaman Halaman_depan.1 Diagram alir pogram sistem pakar Pada gambar 3.

Dokter dapat mengakses semua menu dalam aplikasi sistem pakar ini. Adapun menu yang dapat diakses adalah:  Halaman depan  Diagnosa penyakit Jika pengguna akan mengakhiri program. Adapun menu yang dapat diakses adalah:  Halaman depan  Diagnosa penyakit  Data pakar  Data pasien c) Pasien/pengunjung Sistem pakar ini juga dirancang untuk dapat digunakan oleh orang awam untuk dapat mendiagnosa awal jenis penyakit dalam yang diderita.php . yaitu:  Halaman depan  Diagnosa penyakit  Data penyakit  Data gejala  Kaidah diagnosa  Data pakar  Data pasien b) Admin (operator) Admin dirancang jika sistem pakar ini digunakan pada suatu rumah sakit yang memiliki banyak dokter dan pasien sehingga perlu seseorang untuk mengatur data dokter dan pasien. yaitu sebagai berikut : a) Pakar/dokter Dokter merupakan pengguna dengan akses penuh terhadap sistem dan memegang peranan yang sangat penting pada sistem. dapat memilih menu keluar yang kemudian tampilan akan dikembalikan ke tampilan index.Setelah pengguna memasukkan userid dan password yang benar. khususnya menyangkut manajemen pengetahuan penyakit dalam. program akan menampilkan halaman_depan.php yang berisi kata pembuka dan menu-menu yang dapat diakses. Adapun menu yang dapat diakses dibedakan sesuai dengan otorisasi pengguna.

b) Cek apakah userrole = pakar? Jika ya.2 Diagnosa Penyakit Berikut adalah diagram alir menu diagnosa penyakit: MULAI PILIH PENYAKIT DARI 3 CF TERBESAR INISIALISASI USERID TULIS RESEP USERROLE= PAKAR? 7 S PASIEN BARU? T PILIH PASIEN T SIMPAN HASIL DIAGNOSA DI TABEL HSTORY_ DIAGNOSA TAMPILAN datapasien. langsung lakukan diagnosa.2.3. jika tidak.2 Diagram alir menu diagnosa penyakit Dari gambar 3. pilih pasien yang akan didiagnosa.2 dapat dijelaskan alur program adalah sebagai berikut: a) Inisialisasi id pengguna untuk menentukan otorisasi pengguna.php Y HISTORY DIAGNOSA DIAGNOSA BARU PILIH METODE DIAGNOSA PILIH GEJALA SIMPAN DI TABEL DIAGNOSA T SELESAI PILIH GEJALA? Y HITUNG CF USERID= PAKAR? T Y TAMPILKAN PENYAKIT DARI 3 CF TERBESAR SELESAI Gambar 3. .

3 Data Penyakit Berikut adalah diagram alir menu data penyakit: MULAI DATA PENYAKIT AKSES PENYAKIT? T Y DESKRIPSI PENYAKIT Y BACK? T UBAH DATA PENYAKIT Y HAPUS? Y SIMPAN? 1 Y TAMBAH DATA? T Y EDIT? T ISI FORM Y RESET? T SIMPAN? T BACK? Y T Y 1 RESET? T Y T T Y BACK? T HAPUS DATA PESAN PERINGATAN SELESAI UPDATE DATA PENYAKIT 1 Gambar 3. g) Cek userrole = pakar? Jika tidak. hitung CF berdasarkan kaidah diagnosa.c) Jika pasien datapasien. daftarkan dulu pasien tersebut di halaman d) Setelah pakar menentukan pasien yang akan didiagnosa.3 Diagram alir menu data penyakit .php baru. jika ya. e) Pilih gejala yang dirasakan oleh penderita. lalu lakukan diagnosa baru. Simpan hasil diagnosa ke dalam tabel history_diagnosa. tampilkan hasil penyakit berdasarkan 3 CF terbesar secara urut. f) Jika selesai memasukkan gejala. tentukan keputusan penyakit dari 3 penyakit dengan CF terbesar. 3.2. tampilkan history pengobatan pasien yang bersangkutan. h) Tulis resep pengobatan.

3. pilih “Tambahkan Data Penyakit” lalu isi formulir yang ada.3 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: a) Tampilan awal berupa dua puluh jenis penyakit dalam. program akan menampilkan informasi tentang penyakit dalam yang dimaksud. d) Jika ingin menambahkan data penyakit.Pada gambar 3.2. kemudian simpan. c) Pengguna dapat melakukan back. b) Akses salah satu penyakit dalam yang diinginkan. hapus (tanda silang) dan edit (gambar pensil) untuk mengubah data.4 Data Gejala Berikut adalah diagram alir menu data penyakit: MULAI DATA GEJALA EDIT? T Y DESKRIPSI GEJALA Y HAPUS? T Y DESKRIPSI GEJALA TAMBAH DATA? T Y BENTUK PERTANYAAN PESAN PERINGATAN Y BENTUK PERTANYAAN PILIH METODE DIAGNOSA Y RESET? T Y SIMPAN? T 1 PILIH METODE DIAGNOSA Y RESET? T Y SIMPAN? T Y BACK? T 1 Y BACK? T SELESAI UPDATE DATA GEJALA Gambar 3.4 Diagram alir menu data gejala .

bentuk pertanyaan dan metode diagnosa. c) Jika pengguna memilih hapus (tanda silang).2.5 Kaidah Diagnosa Berikut adalah diagram alir menu kaidah diagnosa : MULAI DATA KAIDAH DIAGNOSA Y EDIT? T Y HAPUS? PILIH PENYAKIT PILIH GEJALA Y TENTUKAN CF PILIH PENYAKIT PILIH GEJALA Y TENTUKAN CF TAMBAH DATA? T PESAN PERINGATAN 1 Y RESET? T SIMPAN? T BACK? T Y Y Y RESET? T Y SIMPAN? T 1 Y BACK? T SELESAI UPDATE DATA KAIDAH DIAGNOSA Gambar 3. pertanyaan dan metode diagnosa). d) Jika pengguna memilih “Tambahkan Data Gejala”.4 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: a) Tampilan awal berupa gejala penyakit dalam (deskripsi. 3. b) Jika pengguna memilih untuk mengubah (gambar pesil) salah satu gejala.5 Diagram alir menu kaidah diagnosa . bentuk pertanyaan dan memilih metode diagnosa yang digunakan. maka akan muncul peringatan untuk meyakinkan apakah langkah yang dilakukan sudah benar. maka pengguna perlu menuliskan deskripsi gejala. maka pengguna dapat mengubah deskripsi gejala.Pada gambar 3.

f) Jika pengguna memilih untuk mengedit (gambar pensil) salah satu kaidah.6 Diagram alir menu data pakar . maka pengguna dapat mengubah pasangan penyakit dan gejala serta perlu memasukkan nilai CF yang baru.5 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: e) Tampilan awal berupa pasangan penyakit dan gejala dengan masingmasing CF. maka akan muncul peringatan untuk meyakinkan apakah langkah yang dilakukan sudah benar.6 Data Pakar Berikut adalah diagram alir menu data pakar: MULAI INISIALISASI USER ID T USERROLE= ADMIN? 5 Y SEMUA PAKAR INFORMASI DATA PAKAR Y BACK ? T Y 1 Y INFORMASI DATA PAKAR T 6 USERROLE= PAKAR? Y HANYA SESUAI ID AKSES DATA PAKAR? 2 Y T EDIT ? T HAPUS T Y TAMBAH DATA? T Y Y AKSES DATA PAKAR? T Y EDIT ? T Y HAPUS T 3 BACK ? T PESAN PERINGATAN UPDATE DATA PAKAR 7 1 4 SELESAI Gambar 3. 3.Pada gambar 3. h) Jika pengguna memilih “Tambahkan Data Kaidah”. g) Jika pengguna memilih hapus (tanda silang).2. maka pengguna perlu memasangkan penyakit dengan gejala serta memasukkan nilai CF.

pilihan back akan mengembalikan tampilan ke tampilan semua pakar yang ada di basis data. Pada gambar 3. 2 ISI FORM SIMPAN? 4 BACK 5 7 Gambar 3. simpan data atau pilih back jika tidak jadi melakukan proses. hapus dan tambahkan data pakar. Sedangkan pengguna dengan userrole pakar hanya dapat mengakses data dirinya sendiri. Setelah mengisi data yang dibutuhkan. lalu pengguna memilih back untuk kembali. pada menu edit dan tambahkan data pakar. Untuk userrole admin.7 Diagram alir menu data pakar untuk userrole admin Untuk pengguna dengan userrole admin. alur diagramnya sama. maka akan muncul informasi data pakar yang bersangkutan. . Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa sistem pakar juga dirancang untuk dapat digunakan di sebuah rumah sakit sehingga dibutuhkan seorang admin yang dapat mengelola data dokter. pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran yang berisi informasi pribadi serta userid dan password yang akan digunakan. dapat melakukan edit dan hapus saja.6 dapat dijelaskan sebagai berikut bahwa yang memiliki otorisasi untuk mengakses menu data pakar adalah pengguna dengan userrole pakar dan admin. Hanya pengguna dengan userrole admin dapat menambahkan data pakar yang baru. maka dibuatlah userrole admin yang memiliki otorisasi untuk mengakses semua data pakar.Pada gambar 3. Ketika pengguna mengakses salah satu id pakar. Untuk pengguna dengan userrole pakar.7 untuk melakukan edit dan menambah data pakar. Sedangkan pengguna dengan userrole admin dapat melakukan edit.

2. 3.9 Diagram alir menu data pasien . diagram alir untuk menu edit sama dengan yang terdapat pada menu edit pada userrole admin.8 dapat dilihat bahwa untuk pengguna dengan userrole pakar.8 Diagram alir menu data pakar untuk userrole pakar Pada gambar 3. hanya saja pada menu back.7 Data Pasien Berikut adalah diagram alir menu data pasien : MULAI INISIALISASI USER ID T USERROLE= ADMIN? D Y SEMUA PASIEN INFORMASI DATA PASIEN INFORMASI DATA PASIEN USERROLE= PAKAR? Y HANYA SESUAI ID E T AKSES DATA PASIEN? Y T EDIT ? T Y HAPUS T Y TAMBAH DATA? T Y Y AKSES DATA PASIEN? T Y EDIT ? T Y HAPUS T Y BACK ? T 1 Y BACK ? T A B PESAN PERINGATAN UPDATE DATA PASIEN F 1 C SELESAI Gambar 3. tampilan akan kembali ke data pakar terbatas untuk id yang bersangkutan. Sedangkan untuk userrole admin. data pakar yang muncul adalah semua data pakar yang terdapat pada basis data.3 ISI FORM SIMPAN? 4 BACK 6 7 Gambar 3.

10 Diagram alir menu data pasien untuk userrole admin Untuk pengguna dengan userrole admin.9 dapat dijelaskan bahwa yang memiliki otorisasi untuk mengakses menu data pasien adalah pengguna dengan userrole pakar dan admin. perlu ditentukan siapa dokter yang menangani. Pada gambar 3.10 untuk melakukan edit dan menambah data pasien. A ISI FORM SIMPAN? BACK C D F Gambar 3. Sedangkan untuk userrole pakar. Pada gambar 3. Ketika pengguna mengakses salah satu id pasien. namun untuk mendaftar ke id pakar yang berbeda. Tiap pasien memiliki sejarah pengobatan yang berbeda untuk setiap pakar (dokter). maka akan muncul informasi data pasien yang bersangkutan. Hal ini erat kaitannya dengan history diagnosa pasien. karena diagnosa satu dokter akan berbeda dengan diagnosa dokter yang lain. pasien yang muncul adalah pasien pakar (dokter) yang bersangkutan. pasien tersebut memiliki id pasien yang berbeda pula. Pasien bisa saja orang yang sama. alur diagramnya sama.Diagram alir pada menu data pasien sama persis dengan diagram alir data pakar. lalu pengguna memilih back untuk kembali. Untuk pengguna dengan userrole pakar. hapus dan tambahkan data pasien untuk semua pakar (dokter). . data pasien yang muncul adalah semua data pasien yang ada di dalam basis data. dapat melakukan edit dan hapus saja. Sedangkan pengguna dengan userrole admin dapat melakukan edit. untuk itu ketika mendaftarkan pasien. pada menu edit dan tambahkan data pasien. Pada userrole admin. pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran yang berisi informasi pribadi serta userid dan password yang akan digunakan. Pasien dibedakan untuk tiap dokter.

e] – MD[H.11 Diagram alir menu data pasien untuk userrole pakar Pada gambar 3. buku-buku kesehatan. internet dan literatur lain yang berkaitan dengan penyakit dalam. jika diberikan evidence e (antara 0 dan 1) .B ISI FORM SIMPAN? C BACK E F Gambar 3.11 dapat dilihat bahwa untuk pengguna dengan userrole pakar. 3. Fakta didapat dari pengetahuan kepakaran di bidang penyakit dalam.e] = faktor kepastian MB[h. Sedangkan aturan yang dipakai dengan memperhatikan nilai CF (Certainty Factor) yang diberikan oleh dokter. jika diberikan evidence e (antara 0 dan 1) MD[h. tampilan akan kembali ke data pasien terbatas untuk id yang bersangkutan.e] = ukuran ketidakpercayaan terhadap evidence h. Rumus umum menentukan Certainty Factor adalah sebagai berikut: CF[h.e] = MB[h.E] dengan CF[h.e] = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h. data pakar yang muncul adalah semua data pasien yang terdapat pada basis data. diagram alir untuk menu edit sama dengan yang terdapat pada menu edit pada userrole admin. hanya saja pada menu back. Sedangkan untuk userrole admin.3 Basis Pengetahuan Basis pengetauan terdiri dari fakta dan aturan.

8) = 0.8 + 0. Nilai CF diberikan pada tiap gejala yang menyertai suatu penyakit. (1 – CF[h.6 * (1 – 0.9 0.99992 Dari perhitungan secara manual di atas.9992 * (1 – 0. sehingga didapat banyak nilai CF untuk tiap gejala.e1] + CF[h.9 + 0.6 0. didapatkan nilai faktor kepastian dari masukan gejala yang mengarah ke penyakit demam tifoid adalah 0.9) = 0. sangat dimungkinkan beberapa aturan yang menghasilkan satu hipotesis dan suatu hipotesis menjadi evidence bagi aturan lain.e1^e2] = CF[h.9 CF(A) CF(B) CF(C) CF(D) = CF(1) + CF(2) * [ 1 – CF(1) ]= 0.e1] = faktor kepastian paralel = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h. Untuk menentukan nilai CF akhir pada suatu diagnosa maka menggunakan rumus CF paralel sebagai berikut: CF[h.9992 = CF(5) + CF(C) * [ 1 – CF(5) ]= 0.9920 = CF(4) + CF(B) * [ 1 – CF(4) ]= 0.9600 = 0.96 * (1 – 0.e2] = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h.9 + 0.992 * (1 – 0.9 + 0.e1^e2] CF[h.9 0.e2] .8 0.1 Contoh perhitungan CF NO 1 2 3 4 5 GEJALA Panas tinggi mendadak terus menerus Nafsu makan menurun (anoreksia) Lidah kotor Pemeriksaan widal lebih dari 1/160 Denyut lemah PENYAKIT Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid CF 0. . ukuran ketidakpercayaan diabaikan atau dianggap nol.Pada sistem pakar diagnosa penyakit dalam ini. jika diberikan evidence e kedua (antara 0 dan 1) Dalam diagnosa suatu penyakit.99992. jika diberikan evidence e pertama (antara 0 dan 1) CF[h.e1]) dengan CF[h. Berikut contoh perhitungan CF pada suatu diagnosa penyakit dalam: Tabel 3. Dengan demikian perhitungan diperlukan sebanyak CF gejala yang dipilih sesuai dengan masukan pengguna program ini.9) = CF(3) + CF(A) * [ 1 – CF(3) ]= 0.9)= 0.

4 Mesin Inferensi Secara sederhana mesin inferensi merupakan mesin yang digunakan untuk merepresentasikan basis pengetahuan sehingga dihasilkan informasi yang dibutuhkan dan dapat dimengerti oleh pengguna.3. Dalam mesin inferensi sistem pakar. Diagram alir mesin inferensi dapat dilihat pada gambar 3. ID GEJALA. Tiap masukan gejala memiliki id gejala yang kemudian akan dilacak oleh sistem di dalam tabel data gejala. sistem akan membaca masukan pengguna berupa masukan gejala yang dirasakan. CF) KE TABEL SEMENTARA TAMPILKAN 3 PENYAKIT DENGAN CF TERTINGGI SELESAI Gambar 3.NILAI CF) KE TABEL DIAGNOSA URUTKAN ID PENYAKIT BERDASARKAN ASCENDING HITUNG BANYAKNYA PENYAKIT HITUNG CF PER PENYAKIT POST HASIL PERHITUNGAN (ID PENYAKIT.12 Diagram alir mesin inferensi . Metode yang digunakan dalam merancang mesin inferensi sistem pakar ini adalah metode pelacakan ke depan (forward chaining). Dari id gejala tersebut sistem akan melacak di tabel kaidah diagnosa untuk mendapatkan nilai certainty factor serta pasangan penyakit gejala tersebut.12. Kemudian sistem akan melakukan perhitungan untuk setiap nilai certainty factor per penyakit berdasarkan basis pengetahuan yang digunakan. MULAI PILIH CHECKBOX PERTANYAAN GEJALA CARI ID GEJALA DARI CHECKBOX DI TABEL DATA GEJALA CARI ID GEJALA DI TABEL KAIDAH DIAGNOSA POST DATA DARI TABEL KAIDAH DIAGNOSA (ID PENYAKIT.

pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang). Untuk pengguna dengan userrole pakar. sistem akan mencari id gejala yang dipilih pada tabel data gejala. Pilihan pada checkbox tersebut merupakan metode pertanyaan yang terdapat pada tabel data gejala. dan nilai certainty factor juga dihitung per penyakit. id penyakit diurutkan berdasarkan urutan dari yang terkecil ke yang terbesar untuk dibuat session perhitungan certainty factor per penyakit.Pada gambar 3. sistem akan mencari id gejala tersebut pada tabel kaidah diagnosa untuk mendapatkan pasangan penyakit dan nilai CF.12 dapat dilihat bahwa masukan pengguna berasal dari pilihan checkbox pada daftar pertanyaan yang dibagi berdasarkan metode diagnosa yang digunakan (wawancara. Data hasil perhitungan (id penyakit dan nilai CF) kemudian di pindah ke tabel hasil_sementara. Sebelum dilakukan perhitungan. Data dari tabel kaidah diagnosa tersebut di pindah ke tabel diagnosa untuk dilakukan perhitungan. proses akan dilanjutkan dengan menentukan hasil penyakit yang akan dipilih serta menuliskan resep pengobatan. sistem hanya akan menampilkan tiga penyakit dengan nilai CF terbesar dan pesan “Hubungi dokter pribadi anda”. Dari pilihan tersebut. Data tersebut disimpan di tabel hasil_sementara dengan maksud untuk membedakan keputusan diagnosa yang akan diambil. lalu kemudian sistem akan menampilkan tiga penyakit dengan nilai CF terbesar. . sedangkan pengguna selain userrole pakar. Penyakit yang muncul akan dihitung berapa banyak. Setelah mendapatkan id gejala.

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian terhadap sistem pakar yang telah dibuat.1 dipilih tiga gejala yang akan didiagnosa. 5 dan 6 pada metode diagnosa wawancara. Masukan berupa tiga gejala dengan id gejala nomor 1. Id gejala dapat dilihat pada saat pakar menentukan aturan pada kaidah diagnosa dan di basisdata di phpmyadmin. Tiap metode diagnosa memiliki gejala-gejala yang kemudian tiap gejala tersebut dipasangkan dengan satu penyakit dan diberikan nilai certainty factor sesuai dengan penilaian pakar atau dokter. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (hasil laboratorium). . yaitu wawancara.1 Pilihan pertanyaan Pada gambar 4. Metode diagnosa yang digunakan terbagi menjadi tiga metode. Gambar 4. Metode tersebut mengadopsi cara kerja atau cara dokter mendignosa pasien. 4.1 Pengujian Perhitungan Nilai Certainty Factor Pengujian dilakukan dengan memilih pertanyaan gejala pada menu diagnosa penyakit dengan memberi centang pada checkbox masing-masing pertanyaan lalu membandingkan nilai CF total hasil keluaran penyakit dengan perhitungan manual berdasarkan basis pengetahuan yang sudah ditetapkan. Id gejala tidak dimunculkan karena pengguna tidak perlu mengetahui hal tersebut pada saat melakukan diagnosa.

lalu id gejala tersebut digunakan untuk mencari data penyakit dan nilai CF di tabel kaidah_diagnosa. Semua data tersebut akan dikirimkan ke tabel diagnosa untuk dilakukan perhitungan. Gambar 4. sistem akan mencari id gejala tersebut pada tabel datagejala.3 Hasil nilai CF total per id penyakit di tabel hasil_sementara . muncul beberapa penyakit yang memiliki kesesuaian dengan masukan gejala dari checkbox pertanyaan dengan nilai CF tiap pasangan id penyakit dan id gejala yang didapat dari tabel kaidah diagnosa.2 Tabel diagnosa Setelah pengguna memilih data gejala pada checkbox pertanyaan.2. Di tabel diagnosa pada gambar 4.Gambar 4.

didapatkan nilai yang sama dengan nilai CF total pada tabel hasil_sementara.9 + 0. Akan dilakukan perhitungan manual untuk sampel salah satu penyakit. . 4.9) = 0.4 Masukan gejala dengan metode diagnosa wawancara Gejala yang terdapat di metode diagnosa wawancara sangat umum dan mudah dimengerti oleh orang awam sekalipun. sehingga pengguna perlu mencermati tiap pertanyaan dengan baik. Ini membuktikan perhitungan nilai CF pada sistem pakar ini benar.96 + 0.2 4.96) = 0. Sebagai contoh gejala nafsu makan menurun. CF1 CF2 CF3 = 0. sebagian besar orang yang sakit hampir bisa dipastikan mengalami hal tersebut.2. Gambar 4.992 Dari hasil perhitungan manual.96 = 0.3 muncul beberapa nilai CF total per id penyakit yang diurutkan berdasarkan nomor id penyakit.6 * (1-0. Namun jenis gejala tersebut belum spesifik mengarah kepada satu penyakit. hanya saja kadarnya yang berbeda untuk tiap penyakit.Pada gambar 4.9 = 0. yaitu penyakit dengan id nomor 2.8 * (1-0.1 Pengujian dengan Satu Metode Diagnosa Metode Diagnosa Wawancara Gejala yang terdapat pada metode diagnosa wawancara memiliki deskripsi yang umum.

6 diperoleh nilai CF total per id penyakit dan diurutkan berdasarkan id penyakit. Tiap aturan kemudian dikelompokkan berdasarkan id penyakit sebanyak sebelas penyakit.5 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa wawancara Pada gambar 4. 2 dan 10 .6 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa wawancara Pada gambar 4.Gambar 4.5 muncul tujuh belas aturan dari ketiga masukan gejala tersebut. Pada tahap selanjutnya sistem akan menampilkan hanya tiga alternatif penyakit berdasarkan nilai CF total terbesar. yaitu penyakit dengan id nomor 1. Gambar 4.

75 0. .4 Dilihat dari tabel 4.6 6 5 5 5 5.6 5 Total nilai CF 0. dan 15 memiliki dua kesesuaian id gejala yang sama (nomor 5 dan 6). Besar kecil nilai CF total bergantung pada banyaknya kesesuaian antara id gejala masukan dengan id penyakit dan besarnya nilai CF tiap aturan yang nilainya ditetapkan oleh pakar dalam kaidah diagnosa. 12.5.5 0. Hal ini disebabkan nilai CF tiap aturan pada kaidah diagnosa memiliki nilai yang berbeda.7 0.6 6 5. nilai CF total terbesar dimiliki penyakit dengan id nomor 1.7 0.Hasil gambar 4.1 berikut: Tabel 4. 10.92 0.6 5.1. Pada id penyakit nomor 2.88 0.6 5.82 0. Hal ini disebabkan karena id penyakit tersebut memiliki kesesuaian yang paling banyak dengan masukan gejala. 4.3 0.6 kemudian ditabelkan untuk dapat dianalisa pada tabel 4.975 0.5 dan gambar 4.4. namun besarnya nilai CF total tiap penyakit berbeda.1 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa wawancara Id penyakit 1 2 3 7 8 9 10 12 13 15 16 Id gejala yang sesuai 2.7 0.

7 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Metode diagnosa pemeriksaan fisik bertindak seperti seorang dokter pada saat memeriksa keadaan fisik seorang pasien.2 Metode Diagnosa Pemeriksaan Fisik Pada metode diagnosa pemeriksaan fisik.4. Gambar 4.8 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Pada gambar 4. Pengguna yang bukan dari kalangan medis perlu mencermati tiap pertanyaan karena beberapa istilah yang dipakai adalah istilah dalam dunia medis.8 dapat dilihat aturan yang muncul lebih sedikit dari hasil penyakit dengan menggunakan metode diagnosa wawancara. .2. pasien akan diberikan pilihan gejala yang lebih spesifik dibandingkan pada metode diagnosa wawancara. Gambar 4. Hal ini disebabkan karena jenis gejala yang terdapat pada metode diagnosa pemeriksaan fisik lebih spesifik sehingga kesamaan gejala antara satu penyakit dengan penyakit lain lebih sedikit.

yaitu penyakit dengan id nomor satu dan sebelas.9 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Alternatif penyakit yang sesuai dengan masukan gejala pada gambar 4.9 sebanyak dua penyakit. Tabel 4.Gambar 4. Gambar 4.2 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan fisik Id penyakit 1 11 Id gejala yang sesuai 63.3 Perbedaan total nilai CF antara id penyakit nomor satu dan dua terlihat sangat signifikan karena ada tiga kesesuaian untuk id penyakit nomor satu. 65. sedangkan untuk id penyakit nomor dua hanya ada satu.88 0.3 Metode Diagnosa Pemeriksaan Penunjang Pemeriksan penunjang merupakan hasil cek laboratorium yang digunakan sebagai penunjang diagnosa atau keputusan seorang pakar (dokter) dalam mengobati pasien. 70 70 Total nilai CF 0.10 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang . 4.2.

998 0.Pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang.10. gambar 4.3 berikut: Tabel 4.3 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang Id penyakit 1 2 3 5 Id gejala yang sesuai 83.12. Gambar 4.11 dapat dilihat bahwa dari tiga masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang. Dari data di tabel diagnosa dan tabel hasil_sementara pada gambar 4. dapat ditabelkan pada tabel 4.12 terdapat empat alternatif penyakit yang muncul dengan masing-masing nilai CF total yang relatif tinggi.11 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang Pada gambar 4.8 . Pengguna mungkin memerlukan data hasil cek laboratorium untuk dapat menggunakan metode diagnosa ini. 85.8 0.11 dan gambar 4. seluruh gejala merupakan hasil pemeriksaan laboratorium.8 0.12 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang Pada gambar 4. terdapat kesesuaian sebanyak enam aturan dengan masing-masing nilai CF yang relatif tinggi. 86 83 83 83 Total nilai CF 0. Gambar 4.

88 Penunjang 3 4 0. alternatif penyakit hasil dari metode pemeriksaan fisik . Terjadi pembesaran hati (hepatomegali). Wajah tampak pucat atau anemi.5 0. Diare disertai lendir dan darah (Melena).8 0. Perut kembung.8 Pada pengujian sebelumnya didapatkan kesimpulan bahwa dengan masukan gejala yang sama.5 Aturan untuk penyakit Demam Tifoid Metode Diagnosa Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang Gejala Panas tinggi mendadak terus menerus.4 0. Perut sebah.9 0.8 0.998 4. dapat disimpulkan ke dalam tabel 4.9 0.4 Perbandingan penggunaan satu metode diagnosa dengan jumlah masukan gejala sama Wawancara 3 11 0. Rasa malas dan lemah fisik (malaise). Berikut adalah aturan yang ditetapkan untuk penyakit Demam Tifoid: Tabel 4.6 0. Denyut nadi lemah. Nafsu makan menurun (Anoreksia).3 Pengujian dengan Dua Metode Diagnosa Pada tahap ini akan dianalisa penggunaan dua metode diagnosa dengan sampel penyakit Demam Tifoid.4 sebagai berikut: Tabel 4. CF 0.9 0.5 0.Dari pengujian dengan menggunakan satu metode diagnosa dan jumlah masukan yang sama untuk ketiga metode diagnosa.975 Perbandingan Masukan gejala Keluaran penyakit Nilai CF total tertinggi Fisik 3 2 0. Sakit kepala.8 0. Mual dan muntah. Tenggorokan kering dan beradang.8 0.7 0.5 0. Pegal-pegal atau sakit di persendian.5 0. Pemeriksaan widal lebih dari 1/160. Lidah kotor.

4.dan pemeriksaan penunjang lebih spesifik daripada metode wawancara. . Gambar 4. Pada pengujian kali ini akan dibuktikan apakah dengan menggunakan dua metode diagnosa (fisik dan penunjang) hasilnya akan lebih baik atau sebaliknya. Nilai CF masing-masing gejala dapat dilihat pada tabel 4. terdapat sembilan gejala yang terdapat dalam metode diagnosa wawancara.13 Metode diagnosa wawancara pada penyakit Demam Tifoid Pada penyakit Demam Tifoid. Semua gejala pada ketiga metode akan dipilih semua. Hasil akan dibandingkan dengan menggunakan satu metode diagnosa dengan sampel satu penyakit yaitu Demam Tifoid. dan keluaran nilai CF total terbesar diperoleh dengan menggunakan metode pemeriksaan penunjang.

Masukan dari gejala penyakit Demam Tifoid ternyata juga menghasilkan keluaran penyakit lain yang dapat dilihat pada gambar 4.14 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid Dari sembilan masukan gejala.14 berikut: Gambar 4. ditemukan kesesuaian dengan tiga puluh aturan pada kaidah diagnosa penyakit dalam. yaitu wawancara. Seperti pada pengujian sebelumnya. dengan hanya dengan menggunakan satu metode diagnosa. . penyakit yang terdiagnosa masih terbilang banyak karena gejala yang terdapat pada metode wawancara belum spesifik.

15 Tabel hasil_sementara untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid Pada gambar 4.16 Metode diagnosa pemeriksaan fisik pada penyakit Demam Tifoid .99998848. Hasil tersebut akan dibandingkan keluaran nilai CF total dengan menggunakan dua metode diagnosa. yaitu 0. Gambar 4.15 didapatkan nilai total CF untuk penyakit Demam Tifoid (id nomor 2) ada pada posisi tertinggi.Gambar 4. yaitu pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan fisik adalah:  Kondisi lidah kotor. masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang adalah:  Diare yang disertai lendir dan darah (Melena)  Terjadi pembesaran hati  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160 Gambar 4.17.Pada gambar 4.16.  Denyut nadi lemah. Gambar 4.17 Metode diagnosa pemeriksaan penunjang pada penyakit Demam Tifoid Pada gambar 4.18 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang .  Tenggorokan kering dan beradang.

lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan satu metode diagnosa wawancara. masukan gejala sebanyak enam gejala menghasilkan sebelas aturan dan lima jenis penyakit dalam. Ini membuktikan bahwa banyaknya masukan gejala mempengaruhi besarnya nilai CF total. tetapi masukan gejala pada wawancara lebih banyak. Keluaran penyakit dengan dua metode tersebut lebih sedikit daripada dengan menggunakan metode diagnosa wawancara.9999846 Dua Metode Diagnosa (Fisik dan Penunjang) 6 5 0.5 sampai dengan 0.9. terdapat enam gejala yang memiliki nilai CF masing-masing gejala pada range 0. Meskipun nilai CF per gejala pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lebih besar daripada wawancara. sehingga nilai CF total untuk wawancara lebih besar.9999. Nilai CF tiap aturan pada pemeriksaan fisik dan penunjang relative tinggi.Pada tabel diagnosa dengan menggunakan dua metode diagnosa. Gambar 4.9999 . yaitu sembilan gejala. Kesimpulan tersebut dapat ditabelkan sebagai berikut: Tabel 4. Nilai total CF menggunakan dua metode diagnosa tersebut 0.6 Perbandingan keluaran antara satu metode diagnosa dengan dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Definisi Satu Metode Diagnosa (Wawancara) Masukan gejala Keluaran penyakit Nilai CF Total untuk penyakit Demam Tifoid 9 15 0. sehingga hasil penyakit dalam yang terdiagnosa semakin spesifik.19 Tabel hasil_sementara untuk dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Pada metode diagnosa pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk penyakit Demam Tifoid.

4 Pengujian dengan Tiga Metode Diagnosa Pengujian dilakukan dengan mengambil sampel satu penyakit. Dengan mengacu pada tabel 4. Hasil keluaran pada tabel hasil_sementara adalah sebagai berikut: Gambar 4. pilih semua gejala tersebut pada pertanyaan gejala di menu diagnosa.2. dan menggunakan kombinasi tiga metode diagnosa dengan memilih seluruh gejala yang terdapat dalam ketiga metode diagnosa tersebut.4. yaitu Demam Tifoid.20 Tabel diagnosa untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid .

21 Tabel hasil_sementara untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Di tabel hasil_sementara pada gambar 4.Semakin banyak masukan gejala dan metode gejala yang digunakan. nilai CF akan semakin besar dan semakin akurat hasil penyakit yang terdiagnosa.21 terlihat bahwa nilai CF untuk penyakit Demam Tifoid (id penyakit nomor 2) semakin besar. semakin banyak pula aturan yang muncul. Gambar 4. Untuk itulah tampilan hasil penyakit yang disajikan pada sistem pakar ini dibatasi hanya tiga penyakit dengan nilai CF terbesar. Ini membuktikan bahwa dengan semakin banyak gejala yang dimasukkan dan metode diagnosa yang digunakan. . sehingga penyakit yang terdiagnosa pun akan semakin banyak.999999998848. yaitu 0.

5 Perbandingan Hasil Analisa dengan Diagnosa Dokter Pada bagian ini akan dibandingkan hasil analisa penyakit dengan menggunakan sistem pakar dengan diagnosa dokter yang sesungguhnya.  Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.975)  Gagal Ginjal Kronik (CF=0.7 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus I. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0. Tabel 4.4. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0.3) Diagnosa Dokter  Idiopatik Trombositopenik Purpur (ITP) .88)  Kolera (CF=0. gejala:  Adanya bintik perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva). a) Kasus I.8 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus II. gejala:  Panas tipe pelana kuda  Nafsu makan menurun  Mual dan muntah Tabel 4.96)  Hepatitis A (CF=0.  Tekanan darah rendah.94) Diagnosa Dokter  Demam Berdarah  Demam Tifoid  Demam Malaria  Tonsilofaringitis akut  Cikungunya  Rhinitis akut b) Kasus II.

8)\  Malaria (CF=0.  Mual dan muntah.998)  Demam Tifoid (CF=0.  Perut kembung. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0. gejala:  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Sakit kepala.  Rasa malas dan lemah fisik (malaise).000 /mm3 (Trombositopeni).c) Kasus III.10 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus IV.9 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus III.9982) Diagnosa Dokter  Demam tifoid  DBD  Cikungunya  Demam Malaria  Tonsilofaringitis akut .  Pegal-pegal atau sakit di persendian.9984)  Hepatitis A (CF=0.99998848)  Gagal Ginjal Kronik (CF=0. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0.  Perut sebah. gejala:  Panas tinggi mendadak terus menerus.8) Diagnosa Dokter  Demam Berdarah  Demam tifoid  Idiopatik Trombositopenik Purpur (ITP) d) Kasus IV.  Nafsu makan menurun (Anoreksia). Tabel 4.  Rumple leed +  Terjadi penurunan trombosit dibawah 150. Tabel 4.  Wajah tampak pucat atau anemi.

 Rasa malas dan lemah fisik (malaise).  Diare disertai lendir dan darah (Melena).9)  Malaria (CF=0.  Nafsu makan menurun (Anoreksia).  Tenggorokan kering dan beradang.e) Kasus V.  Perut sebah. Tabel 4.  Sakit kepala.  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.  Denyut nadi lemah. .  Diare disertai lendir dan darah (Melena).9999)  Demam Berdarah (CF=0.  Tenggorokan kering dan beradang.  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Denyut nadi lemah.8) Diagnosa Dokter  Demam tifoid  Tonsilofaringitis akut f) Kasus VI.  Wajah tampak pucat atau anemi. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0.  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.11 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus V.  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Lidah kotor. gejala:  Lidah kotor.  Pegal-pegal atau sakit di persendian.  Mual dan muntah. gejala:  Panas tinggi mendadak terus menerus.  Perut kembung.

Tabel 4. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0. hanya satu kasus yang tidak cocok.12 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus VI.999999998848)  Hepatitis A (CF=0. Jika gejala yang dimasukkan terlalu sedikit.99928) Diagnosa Dokter  Demam tifoid Dari perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan hasil diagnosa dokter didapatkan hasil yang baik.99964)  Hepatitis B (CF=0. Hal ini bukan disebabkan karena diagnosa yang salah. . tetapi karena masukan gejala yang terlalu sedikit dan basis data pengetahuan sistem pakar terbatas. Sebanyak enam kasus yang dibandingkan. hanya mendiagnosa dua puluh penyakit dalam. maka hasil analisa penyakit kurang tepat dan jika penyakit yang di rujuk ternyata tidak terdapat di basis data pengetahuan maka hasil penyakit yang muncul tidak sesuai.

perlu dipertimbangkan untuk menambah jenis penyakit dalam yang bisa didiagnosa sehingga sistem pakar ini dapat mendiagnosa lebih banyak penyakit dalam. . maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan dan saran untuk pengembangan program lebuh lanjut. Perlu dipertimbangkan untuk membuat penyajian pilihan data gejala yang lebih baik agar lebih mudah dalam penggunaan sistem pakar ini.1 Kesimpulan 1) Gejala yang terdapat pada metode diagnosa pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. 5) Nilai CF berada pada kisaran 0 sampai dengan 1. serta besarnya nilai CF tiap aturan pada kaidah diagnosa.2 Saran 1. 5. jika keluaran CF mendekati satu. 5. 4) Besarnya nilai CF total ditentukan oleh banyaknya kecocokan antara id gejala dan id penyakit. maka kepastiannya mendekati benar. 2) Keluaran penyakit pada metode diagnosa wawancara lebih banyak dibandingkan dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang.BAB V PENUTUP Dari hasil perancangan dan pembuatan sampai dengan pengujian program sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. lebih spesifik mengarah pada satu penyakit. 2. Penyakit yang disajikan dalam sistem pakar ini dibatasi hanya dua puluh penyakit. 3) Banyaknya metode diagnosa yang digunkan tidak menentukan besarnya keluaran nilai CF total.

com ----------www. Graha Ilmu. Yogyakarta:2003. Decision Support System and Expert Systems. USA:1994. Sri. Yogyakarta:2008.com . Iswanti. [2]Hartati . Graha Ilmu. [6]Turban. 2nd edition. Andi. Panduan Membuat Aplikasi Database dengan PHP 5. [5]Syafii. Yogyakarta: 2005. Aplikasi Sistem Pakar. Sri. Yogyakarta:2008. ----------id. Expert Systems: Princples and Programming.com ----------www. M.org ----------www.wikipedia. Sistem Pakar dan Pengembangannya. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya).C & Riley G. Prentice Hall International Inc. USA:1995.com ----------www. Penerbit ANDI.infeksi. E. PWS Publishing Co. [4]Kusumadewi.ilmukomputer. J.totalkesehatananda. [3]Kusrini. S.DAFTAR PUSTAKA [1]Giarratano.infopenyakit.

Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia. Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium. yang kerjanya bersifat spatik. Exotoxin bekerja pada motorneuron yang menyebabkan disinhibisi impuls motorneuron sehingga terjadi rangsangan yang berlebihan di otot-otot.LAMPIRAN DATA PENYAKIT ID PENYAKIT PENYAKIT 1 DEMAM BERDARAH DESKRIPSI Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Jaundice Spiroketal (sakit kuning) dan Demam Kanikola. Suatu penyakit infeksi oleh clostidium tetani yang merupakan bakteri gram (+) yang mengeluarkan exotoxin. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Enterica. dan disebarkan melaui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. Sekelompok infeksi yang terdiri dari Sindroma Weil. 2 DEMAM TIFOID 3 MALARIA 4 TETANUS 5 LEPTOSPIROSIS . dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. Asia dan Afrika. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik. misalnya di Amerika.

Suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. Suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paruparu). Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju.virus dan parasit yang patogen. terutama asap rokok Peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekwensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri. bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae.6 ASMA 7 TBC 8 BRONKHITIS 9 KANKER PARU 10 GASTROENTERITIS/DIARE 11 KOLERA Suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi . terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat.

menurunnya kadar albumin dalam darah. ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. SINDROM NEFROTIK Suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan proteinuria (protein di dalam air kemih). HEPATITIS A Hepatitis A adalah golongan . GAGAL GINJAL KRONIK Suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh. garam. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin. 13 HIPERTENSI 14 15 16 17 18 Suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal (di atas 140/90 mmHg) INFEKSI SALURAN KENCING (ISK) Infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. penimbunan garam dan air yang berlebihan dan meningkatnya kadar lemak dalam darah. terjadilah ISK. 12 DISENTRI AMUBA Merupakan penyakit radang usus yang menimbulkan gejala meluas. BATU SALURAN KENCING Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. perdarahan.dehidrasi. Walaupun terdiri dari berbagai cairan. dan produk buangan. biasanya urin tidak mengandung bakteri. yaitu tinja berlendir dan bercampur darah.

Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun.19 HEPATITIS B 20 GASTRITIS/MAAG penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita. Penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada ambung yang menyebabkan sakit. . Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. Sebagai contoh. dan perih pada perut. Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. mulas. Seperti hal Hepatitis C. Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi.

Sering mengalami pinggang pegal? Pegal-pegal atau sakit di persendian? Cepat lelah. tatapi tidak merasakan mual sebelumnya? Apakah sering mengalami pendarahan pad . Nyeri di perut bagian bawah. Nafsu makan menurun (Anoreksia). Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Batuk berdahak. Sakit kepala. biasa nya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Wajah tampak pucat atau anemi. Diare dengan frekuensi sering. Terjadinya muntah setelah didahului dengan diare yang terjadi. Sering mengalami detak jantung cepat atau jantung berdebar-debar.DATA GEJALA ID GEJALA 1 2 DESKRIPSI Panas tinggi mendadak terus menerus. Ada keluhan dada terasa sempit. Perut kembung. penderita tidaklah merasakan mual sebelumnya. Riwayat merokok. Keadaan umumnya jelek (terlihat sakit berat). Sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu). Batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat bercampur darah). Riwayat keluarga mengidap penyakit asma. Apakah mengalami muntah setelah didahu . Rasa malas dan lemah fisik (malaise). Nyeri pinggang hebat (kolik). Mengalami kesulitan berbicara karena kesulitan dalam mengatur napas. Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama. tetapi tinja sedikit dan bau amis. Pendarahan pada hidung (mimisan) (epitaksis) dan gusi. Perut perih. Mengalami penurunan berat badan drastis. BENTUK PERTAN 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Apakah mengalami panas tinggi mendadak menerus? Apakah mengalami Demam tinggi yang me 40 derajat Celsius) (tipe pelana kuda/2 har kemudian panas lagi)? Apakah mengalami demam tinggi diikuti m Apakah mengalami demam yang tidak terla dan diikuti keringat malam? Apakah mengalami nafsu makan menurun Apakah mengalami mual dan muntah? Apakah mengalami lemah fisik atau rasa m Apakah mengalami sakit kepala? Apakah mengalami perut kembung? Apakah mengalami perut sebah? Apakah mengalami perut perih? Apakah mengalami nyeri perut di bagian b Apakah mengalami nyeri pinggang hebat ( Apakah sering mengalami pinggang pegal? Sering mengalami pegal-pegal atau sakit di Apakah sering merasa cepat lelah? Apakah wajah tampak pucat atau anemi? Apakah sering mengalami nyeri di daerah d Apakah sering mengalami sesak napas? Apakah sering mengeluh dada terasa semp Apakah sering mengalami detak jantung ce debar? Apakah mengalami penurunan berat badan Apakah mengalami kesulitan berbicara kar mengatur napas? Apakah sering mengalami batuk kering pad melakukan olah raga? Apakah mengalami batuk berdahak? Apakah mengalami batuk berdahak bercam Apakah mengalami batuk selama lebih dar bercampur darah? Apakah sering menderita infeksi saluran pe Apakah napas berbunyi/bengek terutama p napas? Apakah anda merokok atau pernah meroko Apakah pernah mengalami riwayat kontak positif? Apakah ada keluarga anda yang memiliki r Apakah keadaan umumnya jelek (terlihat s Apakah mengalami diare disertai lendir da Apakah mengalami diare dengan frekuensi Apakah mengalami diare dengan frekuensi dan bau amis? Apakah mengalami diare yang encer dan b oleh rasa mulas atau tenesmus. Nyeri di daerah dada. Mual dan muntah. Sering mengalami sesak napas. kemudian panas lagi) Demam tinggi diikuti menggigil. Diare yang encer dan berlimpah tanpa didahului oleh rasa mulas atau tenesmus. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 -40 derajat Celsius) tipe pelana kuda/2 hari panas. kemudian turun. Diare disertai lendir dan darah (Melena). Sering mengalami batuk kering pada malam hari atau saat melakukan olah raga. Perut sebah. Riwayat kontak dengan penderita TB positif. Diare dengan frekuensi yang sering. Batuk berdahak bercampur darah.

Nyeri-nyeri di daerah kaki (mialgia). tetapi masih d Apakah pada pemeriksaan laboratorium da polimorfornuklear? Apakah pada pemeriksaan laboratorium da . Pemeriksaan thorax terdapat barrel chest.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 Kejang seluruh tubuh. Mulut tidak bisa membuka (trismus). Adanya bintik perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva). Kencing bercampur darah. Posisi tubuh melengkung di tengah bila kena paparan cah aya/suara (hiperrefleksi) Pengkisutan otot. Kesulitan menelan (disfagia). Pernah tertusuk benda tajam yang berkarat.000 /mm3 (Trombositopeni)? Apakah trombosit menurun. Trombosit menurun. Kencing berwarna seperti teh. Mata berwarna merah. di atas 140/90 mmHg. Espirasi memanjang. Pemeriksaan laboratorium darah. Riwayat Diabetes Mellitus. Rumple leed + Terjadi penurunan trombosit dibawah 150. Tekanan darah tinggi. Terjadi pembesaran hati (hepatomegali). Mulut kering. Tinggal atau pernah tinggal di daerah endemis malaria. Mata cekung. Munculnya bintikbintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah. lekositosis polimorfornuklear. tetapi sadar. Riwayat batu ginjal. Denyut nadi lemah. Tekanan darah rendah. Pemeriksaan widal lebih dari 1/160. Pemeriksaan laboratorium darah. X-photo abdomen terdapat gambaran opak Lekosit (+) Bakteri (+). Anyang-anyangen. Pandangan kabur. Fontanel cekung. Kencing berwarna hitam.000 /mm3 (Trombositopeni). Kencing terasa sakit. Pembengkakan pada kaki. Mata berwarna kuning. di atas 140/9 Apakah pada pemeriksaan thorax terdapat Apakah espirasi memanjang? Apakah kencing berwarna seperti teh? Apakah kencing bercampur darah? Apakah kencing berwarna hitam? Apakah terdapat protein di dalam air kenci Apakah positif hipoalbumin-albuminuria? Apakah positif Hiperlipidemia? Apakah pada X-photo abdomen terdapat ga Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah terjadi pembesaran hati (hepatome Apakah pada pemeriksaan widal lebih dari Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter bawah 150. Lidah kotor. Tenggorokan kering dan beradang. tidak sadar. Riwayat menahan kencing. leukosit normal atau gusi? Apakah pernah mengalami kejang seluruh Apakah pernah mengalami kejang seluruh Apakah tinggal atau pernah tinggal di daer Apakah pernah tertusuk benda tajam yang Apakah mengalami nyeri-nyeri di daerah k Apakah pandangan mata kabur? Apakah kencing terasa sakit? Apakah kencing terasa panas? Apakah kencing sering dan sedikit? Apakah sering merasa anyang-anyangen? Apakah sering menahan kencing? Apakah memiliki riwayat Diabetes Mellitu Apakah memiliki riwayat batu ginjal? Apakah mengalami kesulitan menelan (dis Apakah kondisi lidah kotor? Apakah denyut nadi lemah? Apakah kodisi mulut kering? Apakah kondisi tenggorokan kering dan be Apakah mulut tidak bisa membuka (trismu Apakah mata mengalami pembengkakan? Apakah kondisi mata cekung? Apakah mata berwarna merah? Apakah mata berwarna kuning? Apakah terdapat bintik perdarahan dikelop (konjungtiva)? Apakah mengalami pembengkakan seluruh Apakah terdapat bintik-bintik merah pada k Apakah posisi tubuh melengkung di tengah cahaya/suara? Apakah mengalami pengkisutan otot? Apakah kondisi fontanel cekung? Apakah terjadi pembengkakan pada kaki? Apakah tekanan darah rendah? Apakah tekanan darah tinggi. Mata mengalami pembengkakan. Kencing terasa panas. Kencing sedikit. Hipoalbumin-albuminuria Hiperlipidemia. Kejang seluruh tubuh. Bengkak seluruh tubuh (odema anasarka). Adanya protein di dalam air kencing (proteinuri).

Pemeriksaan lab darah pansitopenia (seluruh sel darah jumlahnya turun) Pemeriksaan lab darah creatinine darah naik. Bilirubin meningkat (bilirubinemia). terutama di daera Apakah pada hasil Rontgen thorax/X Photo perselubungan (infiltrat) paru? Apakah hasil Rontgen thorax/X Photo Tho padat disertai dengan efusi pleura? Apakah hasil Rontgen thorax/X Photo Tho Apakah pada pemeriksaan lab.9 0. terutama di daerah Apex Paru. Amuba antibodi (+). TBICT pos Apakah terdapat komplikasi hepatoma? Apakah pemeriksaan mikroskopik lapang g Apakah terdapat penyempitan saluran bron sesak nafas? Apakah terjadi bilirubin meningkat (bilirub Apakah feaces atau kotoran (tinja) yang se berubah menjadi cairan putih keruh (sepert busuk ataupun amis. tetapi seperti manis yang menusuk.5 0. Pemeriksaan Laboratorium darah.7 0. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan padat disertai dengan efusi pleura. Laju Endap Darah men ingkat Pemeriksaan mikroskopik lapang gelap leptospira positif Pemeriksaan urine kultur positif.8 0. Fesces berwarna hitam 109 110 111 KAIDAH DIAGNOSA (ATURAN) ID KAIDAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 ID PENYAKIT 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 ID GEJALA 1 5 7 15 54 10 6 55 9 57 34 84 8 83 17 2 NILAI CF 0. Ureum naik (uremia) Adanya cairan di rongga perut (Ascites). Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan (infiltrat).8 0.8 0. tetapi seperti manis y Ureum naik (uremia) Adanya cairan di rongga perut (Ascites). Fesces berwarna hitam meninggi? Apakah pada pemeriksaan laboratorium da Apakah pemeriksaan lab darah pansitopeni jumlahnya turun)? Apakah pada pemeriksaan lab darah creatin Apakah pada pemeriksaan lab darah.6 0. Pemeriksaan lab darah.4 0.9 .90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 meninggi. Penyempitan saluran bronkus sehingga menyebabkan sesak nafas.6 0. Komplikasi hepatoma.9 0.8 0. Pemeriksaan mikroskopik lapang gelap plasmodium positif. hemo Apakah pada pemeriksaan Lab darah Laju Apakah pemeriksaan mikroskopik lapang g Apakah pemeriksaan urine kultur positif? Apakah pada pemeriksaan amuba antibodi Apakah pada pemeriksaan dahak terdapat m tuberculosa? Apakah pada pemeriksaan Rontgen thorax/ perselubungan (infiltrat). Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan (infiltrat) paru. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat ronkhi basah. Feaces atau kotoran (tinja) yang semula berwarna dan berbau berubah menjadi cairan putih keruh (seperti air cu cian beras) tanpa bau busuk ataupun amis.5 0. leukosit meninggi. hemoglobin (Hb) darah turun. TBICT positif.8 0.5 0. Pemeriksaan dahak terdapat mycrobacterium tuberculosa.9 0. Pemeriksaan laboratorium darah.

5 0.4 0.8 0.7 0.5 0.9 0.4 0.6 0.9 0.9 0.9 0.9 0.7 0.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 6 6 6 6 6 7 85 63 39 34 6 5 41 8 15 65 83 70 86 3 6 17 15 42 83 76 40 105 4 40 15 53 43 58 66 88 1 8 43 61 83 89 87 94 95 96 29 106 24 20 23 32 72 73 27 0.7 0.5 0.8 0.9 0.3 0.8 0.7 0.8 0.9 0.5 0.9 0.9 0.9 0.6 0.9 0.9 0.9 0.6 0.5 0.7 .5 0.7 0.5 0.7 0.4 0.8 0.6 0.7 0.7 0.6 0.4 0.7 0.3 0.8 0.4 0.8 0.

7 0.7 0.9 0.9 0.9 .6 0.5 0.7 0.7 0.6 0.6 0.8 0.6 0.8 0.4 0.7 0.6 0.8 0.8 0.7 0.8 0.7 0.9 0.7 0.9 0.4 0.9 0.4 0.6 0.3 0.7 0.3 0.7 0.6 0.7 0.7 0.5 0.9 0.9 0.5 0.8 0.5 0.6 0.6 0.8 0.7 0.4 0.8 0.7 0.66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 7 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 9 9 9 9 9 9 5 7 29 4 31 98 99 103 94 25 19 22 7 5 18 30 101 91 35 6 4 11 5 7 56 68 37 108 38 11 21 56 7 60 70 36 34 6 4 11 5 7 97 56 68 26 19 22 7 5 30 0.8 0.6 0.

8 0.3 0.2 0.8 0.9 0.7 0.8 0.8 0.6 0.6 0.5 0.5 0.7 0.8 0.3 0.6 0.4 0.7 0.8 0.4 0.4 0.8 0.7 0.5 0.3 0.8 0.117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 9 9 9 13 13 13 13 13 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 18 18 101 91 8 16 6 19 45 21 71 1 47 46 49 14 50 51 81 82 64 5 11 67 6 52 77 78 79 12 13 5 9 1 75 80 59 69 13 46 48 75 7 5 6 19 17 92 93 109 110 62 0.8 0.4 0.8 0.7 0.4 0.8 .7 0.2 0.9 0.8 0.5 0.7 0.6 0.9 0.4 0.8 0.3 0.1 0.5 0.8 0.7 0.5 0.8 0.5 0.8 0.

4 0.6 0.6 0.8 0.8 0.7 0.7 0.8 0.3 Listing Program database.5 0.5 0.8 0.5 0.8 0.7 0.8 0.6 0.2 0.7 0.168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 20 20 20 20 20 20 16 1 5 6 8 10 74 83 62 16 1 5 6 8 10 74 83 104 9 6 10 11 111 13 0.8 0.8 0.8 0.7 0.8 0.php .

<?php $server $user $pwd

=

"localhost"; = "root"; = ""; function doConnect() { if (mysql_connect($server, $user, $pwd)) { return true; } else { echo "".mysql_error(); return false; } } function setDatabase($db_name) { if(mysql_select_db($db_name)) {return true;} else{ echo "".mysql_error(); return false; } }

function q($s) { if ($qr = mysql_query($s)) { return $qr; } else { echo "".mysql_error(); return false; } } function affectedRows() { return mysql_affected_rows(); } function f($r) { return mysql_fetch_array($r); } function getnRows($dbr) { return mysql_num_rows($dbr); } function error() { return (mysql_get_last_message()); } ?> Listing Program login.php <? include("database.php"); doConnect(); setDatabase("sisparindisease"); if(isset($_POST['usertext']) and isset($_POST['passtext'])) { $useridPost = $_POST['usertext']; $passwdPost = $_POST['passtext']; $lookid = "SELECT * FROM userrole WHERE username='".$useridPost."' AND password=MD5('".$passwdPost."')"; $execq = q($lookid); $anydata = getnRows($execq); $detailuser = f($execq); if($anydata > 0) { if($detailuser['role'] == "pakar")

{ $dbtable = "pakar"; } elseif($detailuser['role'] == "admin") { $dbtable = "administrator"; } elseif($detailuser['role'] == "user") { $dbtable = "pasien"; } else { $dbtable = ""; } if($dbtable != "") { $getrealname = "SELECT nmlengkap FROM ".$dbtable." WHERE username='".$detailuser['username']."'"; $execq2 = q($getrealname); $realname = f($execq2); $namalengkap = $realname['nmlengkap']; } else { $namalengkap = $useridPost; } session_start(); $_SESSION['userid'] = $namalengkap; $_SESSION['useridfield'] = $useridPost; $_SESSION['userrole'] = $detailuser['role']; $_SESSION['usrnm'] = $useridPost; $_SESSION['idUserLogin'] = $detailuser['id']; header("Location: ../halaman_depan.php"); } else { header("Location: ../index.php?&msg=logfailed"); } } ?> Listing Program logout.php <? include("database.php"); doConnect(); setDatabase("sisparindisease"); if(isset($_POST['usertext']) and isset($_POST['passtext'])) { $useridPost = $_POST['usertext']; $passwdPost = $_POST['passtext']; $lookid = "SELECT * FROM userrole WHERE username='".$useridPost."' AND password=MD5('".$passwdPost."')"; $execq = q($lookid); $anydata = getnRows($execq); $detailuser = f($execq); if($anydata > 0) { if($detailuser['role'] == "pakar") { $dbtable = "pakar"; } elseif($detailuser['role'] == "admin") { $dbtable = "administrator"; } elseif($detailuser['role'] == "user") { $dbtable = "pasien"; } else { $dbtable = ""; } if($dbtable != "") {

$getrealname = "SELECT nmlengkap FROM ".$dbtable." WHERE username='".$detailuser['username']."'"; $execq2 = q($getrealname); $realname = f($execq2); $namalengkap = $realname['nmlengkap']; } else { $namalengkap = $useridPost; } session_start(); $_SESSION['userid'] = $namalengkap; $_SESSION['useridfield'] = $useridPost; $_SESSION['userrole'] = $detailuser['role']; $_SESSION['usrnm'] = $useridPost; $_SESSION['idUserLogin'] = $detailuser['id']; header("Location: ../halaman_depan.php"); } else { header("Location: ../index.php?&msg=logfailed"); } } ?>

Listing Program getin.php <? $host="localhost"; $username="root"; $password=""; $database="sisparindisease"; mysql_connect($host,$username,$password) or die ("Database gagal dikoneksikan !"); mysql_select_db($database);

?>

Listing Program index.php <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Frameset//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1frameset.dtd"> <?php if(isset($_GET['msg']) == "logfailed") { $message = "Invalid User ID or Password"; } ?> <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"> <head> <meta http-equiv="content-type" content="text/html;charset=utf-8" /> <meta name="generator" content="Adobe GoLive" /> <link href="css/mystyle.css" rel="stylesheet" type="text/css" /> <!--[if IE 7]> <link rel="stylesheet" href="css/mystyle7.css" type="text/css" media="all" /> <![endif]--> <title>.: Sistem Pakar :.</title> </head> <body bgcolor="#ffffff"> <div class="active"> <form id="FormName" action="library/login.php" method="post" name="FormName"> <table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr height="20"> <td class="param_bg"width="50" height="20"></td> <td class="param_bg"width="10" height="20"></td> <td width="360" height="20"><input type="text" class="form_bg no_border" name="usertext" value="" size="10" /></td> </tr> <tr height="10"> <td colspan="3" width="190" height="4"></td>

&nbsp. } include("library/database.&nbsp. font-weight: bold. mysql_query("DELETE FROM `hasil_sementara`").&nbsp.&nbsp.&nbsp." class="blue_bg no_border" type="submit" /></div> </td> </tr> <tr height="60"> <td colspan="3" width="360" height="30" align="right" valign="center" style="color: red.&nbsp.php")?> </head> <body style="margin-top: 0px.php <? session_start().php"). mysql_query("DELETE FROM `diagnosa`").&nbsp.&nbsp.&nbsp."> <?=$message?> </td> </tr> </table> </form> </div> </body> </html> Listing Program halaman_depan.&nbs p. ?> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { header("location: index.&nbsp.&nbsp.&nbsp.\"> . mysql_query("OPTIMIZE TABLE `hasil_sementara`")."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" > <tr> <td colspan="2" height="350"> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0" > <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#145356"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"background-color: #FAFAFA.&nbsp.</tr> <tr height="20"> <td class="param_bg"width="50" height="20"></td> <td class="param_bg"width="10" height="20"></td> <td width="360" height="20"><input type="password" class="form_bg_down no_border" name="passtext" value="" size="10" /></td> </tr> <tr height="8"> <td colspan="3" width="360" height="4"></td> </tr> <tr height="30"> <td colspan="3" width="360" height="30"> <div id="searchInpSub" align="left"> &nbsp. ?> <html> <?php include("metadata.&nbsp. border: 1px dashed #145356.<input name="search" value="&nbsp. doConnect(). font-size: 14px. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `diagnosa`"). padding: 5px 5px 5px 5px. setDatabase("sisparindisease").php"). margin-bottom: 0px.

echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapenyakit.end left menu --> </td> <td valign="top" align="left"> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center"> &nbsp.left menu --> <?php include("menu.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.>&raquo. border-bottom: 1px solid #145356. } else { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"diagnosa.php\">Keluar</a> </div><br/>". </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program menu."><b>Menu Utama<b></td> </tr> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. Data Gejala</a></td> </tr> .>&raquo.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. Halaman Depan</a></td> </tr> <? if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="pakar") { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"identifikasi. Diagnosa Penyakit</a></td> </tr> ". Data Penyakit</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"listgejala. } ?> <!-.php")?> <!-. text-decoration: none.Selamat Datang. color: #fff."> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#3E9195" align="center" style="background-color: #3E9195. <strong>".$_SESSION['userid'].>&raquo.php" class="menulink" class=&{ns4class}.>&raquo.>&raquo.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #145356. } ?><? if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="pakar") { session_unregister('diagIdPasien')."</strong><br/><a style=\"color: #880000. Diagnosa Penyakit</a></td> </tr> ".\" href=\"library/logout. font-weight: bold.

include("library/database.>&raquo. } if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="admin") { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"dataahli. } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adgjl") { . Kaidah Diagnosa</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"dataahli. Data Pakar</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapasien.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/custom.php <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/mystyle.>&raquo. if($execupd) { header("Location: ".>&raquo. $quest = $_POST['pertanyaan'].php"). if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edgjl") { $idGejala = $_POST['idgejala']. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). } ?> </table> Listing Program metadata. $deskripsi = $_POST['deskripsi']. $querupdate = "UPDATE gejala SET deskripsi='$deskripsi'. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). Data Pakar</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapasien. doConnect(). lokasigejala='$lok' WHERE idGejala='$idGejala'". setDatabase("sisparindisease").>&raquo. $execupd = q($querupdate).>&raquo.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}."").$_SERVER['PHP_SELF'].css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' </script> Listing Program <? session_start(). Data Pasien</a></td> </tr> ".pertanyaan='$quest'. Data Pasien</a></td> </tr> ". $lok = $_POST['lokasigjl'].php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.<tr> <td width=\"100%\"><a href=\"kaidahdiagnosa.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.

$execallkaidah = q($evalallkaidah).""). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idGejala='$idgjl'". copyhistory=no. scrollbars=yes.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.$_SERVER['PHP_SELF']. .php". } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from gejala")). } $querinsert = "INSERT INTO gejala SET idGejala='$new_id'. $quest = $_POST['pertanyaan'].open("daftargejala. $execins = q($querinsert). $lok = $_POST['lokasigjl']. deskripsi='$deskripsi'. height=400")."toolbar=no.href = goto.location. $execdel = q($quer). if($execins) { header("Location: ".""). settype($last_id[0].1")). width=500. if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idGejala from gejala order by idGejala desc limit 0. $execquer = q($getdetail). } } </script> <script> function open() { window. if (r==true) { document. $getcontent = f($execquer). lokasigejala='$lok'". resizable=no.$_SERVER['PHP_SELF']. status=no. location=no. $quer = "DELETE FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". } else { $new_id = 1. menubar=no. if (($deskripsi == "") or ($quest == "")) { header("Location:listgejala. "integer"). if($execdel) { header("Location: ".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.php?status=gagal"). goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). $new_id = $last_id[0] + 1. obj. return true. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlgjl") { $idgjl = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". pertanyaan='$quest'.$deskripsi = $_POST['deskripsi']."wdwGejala". directories=no.

copy.indent.directionality.justifyright.anchor.|. skin_variant : "silver".|.search.|.hr.|.absolute.unlink.|.noneditable.preview.js".Header images --> <!-.pasteword.fullscreen".justifyfull".js".justifyleft.bold.pastetext.numlist".cleanup. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.charmap.visualaid.image.advimage.forecolor.forecolor.bullist.js". //theme_advanced_buttons2 : "cut.justifycenter.|.fullscreen. margin-bottom: 0px.preview.hr.|.|.init({ // General options mode : "exact".iespell.backcolor".preview.moveforward. </script> <!-.em otions.ltr.nonbreaking.save.pasteword.emotions.bold.fontselect.|.css".bullist.unlink.|.t emplate.visualchars.media.|.image.justifyfull.paste.cite.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.inlinepopups".table.sub. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User".justifycenter.outdent.an chor.sup.link.styleprops.contextmenu.absolute. theme_advanced_resizing : true."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.blockquote.moveforward.code.outdent.fontsizeselect.|.|.print.paste.template.charmap.replace.fontselect.media.} </script> <!-. theme_advanced_toolbar_align : "left".media.|.undo.|.|.nonbreaking.blockquote.sub.|.styleselect.replace.print.advhr.visualchars.|.paste.cleanup.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.b ackcolor".|.fullscreen".|.|.removeformat. media_external_list_url : "lists/media_list.|.underline. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.insertdate.|.emotions. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.|.redo. staffid : "991234" } })./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.end header images --> . skin : "o2k7".help. theme_advanced_buttons1 : "formatselect. external_link_list_url : "lists/link_list. theme_advanced_buttons2 : "cut.style.search.|.removeformat.attribs.copy.acronym. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.underline.justifyleft.nonbreaking.pagebreak.inserttime.iespell.template.iespell.|.styleprops.insertdatetime. external_image_list_url : "lists/image_list.justifyright.advlink.del.|.italic.|.movebackward.|.pagebreak".newdocument.code.sup.numlist.layer.searchreplac e.redo.strikethrough. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.movebackward. theme_advanced_toolbar_location : "top".js".abbr. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.advhr.|.italic. theme : "advanced".formatsel ect. plugins : "safari.xhtmlxtras.indent.rtl.undo.visualaid.pastetext.pagebreak. elements : "elm1".visualchars.|. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".link.fontsizeselect".ins.advhr.

<strong>".php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>". Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.php" class="menulink" class=&{ns4class}."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px."</strong><br/><a style=\"color: #880000.\" href=\"library/logout.">DATA GEJALA</span></strong></center></h2> <br> <? . border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.</td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. padding: 5px 5px 5px 5px. } ?><!-. color: #fff. text-decoration: none.$_SESSION['userid']. padding: 10px. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee."> <div style="font-family: arial.\"> Selamat Datang. font-size: 12px.>&raquo.php\">Keluar</a> </div><br/>". font-weight: bold. font-size: 12px. border: 1px dashed #2e2e2e.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.

(($i-1)*$to). '". $qgpny = q($querindx).$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF'].gif\" border=\"0\"></a> </td>". $i++) { if($from == (($i1)*$to)) { echo "<a href=\"".$isigejala['idGejala']. color: #880000.$_SERVER['PHP_SELF'].". '"."?&act=dlgjl&detail="."?&act=edgjl&detail=".$isigejala['pertanyaan']."\"><img src=\"images/icon/edit. } echo "<tr><td colspan=\"$cols\">Page : ".".". echo "</table><br/>". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$isigejala['deskripsi']."</td><td>".\"> .$isigejala['lokasigejala']. while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr> <td align=\"left\">". } } echo "</td></tr>".$i. } else {$cols = 3."?&act=adgjl\" style=\"text-decoration: none."')\"><img src=\"images/icon/delete."</a>&nbsp.".if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold.$_SERVER['PHP_SELF']. $to = 8. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>". $quer = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc". for($i=1."\" class=\"indexlinkactive\">". font-size: 16px. echo "<tr><th>Deskripsi</th><th>Bentuk Pertanyaan</th><th>Metode Diagnosa</th>"."</td><td>"."</td>".$_SERVER['PHP_SELF'].$isigejala['idGejala']."\" class=\"indexlink\">".$to. if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edgjl") and ($_GET['act'] != "adgjl")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."'. $cols = 4."?&from=". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " <td align=\"center\"> <a href=\"". $querindx = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc LIMIT "."".(($i-1)*$to). } echo "</tr>". $i<=ceil($data/$to). $data = getnRows(q($quer)).} echo "</tr>". } else { echo "<a href=\"".$i.'>Proses Gagal</span>"."</a>&nbsp.$isigejala['deskripsi']. } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.$from."?&from=".

gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Gejala</a> </div>".back()\"> </td> </tr>". .$isigejala['deskripsi']. while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr><td>Deskripsi</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">"."</textarea></td></tr>"."</textarea> <input type=\"hidden\" name=\"idgejala\" value=\"".<img src=\"images/icon/add. echo "</form>". echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". $quer = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgpny'".$isigejala['idGejala']. echo " <tr><td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select> </td></tr>". echo "</table>".</td><td>&nbsp. echo " <tr><td>Bentuk Pertanyaan :</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.$isigejala['pertanyaan']. } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edgjl") { $idgpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0. } echo " <tr><td>&nbsp. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adgjl") { echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". $qgpny = q($quer)."\"> </td> </tr>".

echo " <td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select></td> </tr>". echo "</form>". echo " <tr><td>&nbsp. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").back()\"> </td> </tr>". include("library/database. $namapny = $_POST['namapenyakit']. doConnect(). if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edpny") { $id = $_POST['idpenyakit'].</td><td>&nbsp.echo " <tr><td>Deskripsi Gejala</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td></tr>". doConnect().php <? session_start(). color:#2e2e2e. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). font-size: 11px.php"). setDatabase("sisparindisease")."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> <tr> Listing Program datapenyakit. echo " <tr><td>Pertanyaan Diagnosa</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td> </tr>". echo "</table>". setDatabase("sisparindisease"). . </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial. } ?> &nbsp.</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.

} </script> <!-. } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlpny") { $idpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from penyakit")).1")). menubar=no.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. settype($last_id[0]. return true.} } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adpny") { $namapny = $_POST['namapenyakit']. $detail = $_POST['elm1']. $quer = "DELETE FROM penyakit WHERE idPenyakit='$idpny'". obj. if (r==true) { document.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.$_SERVER['PHP_SELF'].TinyMCE --> . } } </script> <script> function open() { window.$detail = $_POST['elm1']. directories=no.php"). detailpenyakit='$detail'". $new_id = $last_id[0] + 1.""). if($execupd) {header("Location: ".""). if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idPenyakit from penyakit order by idPenyakit desc limit 0. resizable=no."toolbar=no.href = goto. height=400"). "integer"). } else { $new_id = 1. location=no. if($execdel) { header("Location: ". if($execins) { header("Location:datapenyakit. detailpenyakit='$detail' WHERE idPenyakit='$id'"."wdwGejala". } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. namapenyakit='$namapny'. copyhistory=no.open("daftargejala. width=500. status=no. $execdel = q($quer). goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").php". $querupdate = "UPDATE penyakit SET namapenyakit='$namapny'.location. } $querinsert = "INSERT INTO penyakit SET idPenyakit='$new_id'. scrollbars=yes.$_SERVER['PHP_SELF']. $execins = q($querinsert). $execupd = q($querupdate).

abbr.replace.indent.layer.absolute.code.paste.pastetext.table.t emplate.advhr.js".|.|.<script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.link.pagebreak.emotions. external_link_list_url : "lists/link_list. plugins : "safari.Header images --> <!-.em otions.inserttime.unlink.cleanup.styleselect.bullist.|.insertdate.preview.preview.sup.paste.search.visualaid. external_image_list_url : "lists/image_list.iespell. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".justifyfull".charmap.styleprops.cite. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.hr.|.bold.|.|.advlink.ins.an chor.iespell. skin_variant : "silver".xhtmlxtras.copy.css".justifyleft. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.forecolor.help.advhr.justifyright.newdocument.|.redo.copy.|.b ackcolor".print.moveforward.iespell. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.insertdatetime.pasteword.contextmenu.del.anchor.template.justifyright.emotions.|.forecolor.nonbreaking.|.init({ // General options mode : "exact".|.|.replace.fullscreen". theme_advanced_toolbar_align : "left".preview.unlink. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.strikethrough.advimage.justifyfull.absolute.pastetext.italic.bold.|. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.undo.|.js".|.removeformat. margin-bottom: 0px. skin : "o2k7".underline.fontsizeselect. staffid : "991234" } }).|.charmap.style.justifyleft.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.removeformat. elements : "elm1".sub.code.outdent.image.|.sub.visualchars.italic.|.fontselect.|."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.pagebreak.|.media.attribs.backcolor".visualchars.template. </script> <!-.ltr.directionality.|.redo.moveforward. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User".|.acronym.|.movebackward.|. theme_advanced_toolbar_location : "top".media.|.fontsizeselect".|. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.pagebreak".inlinepopups".|.cleanup.search. theme_advanced_resizing : true.rtl.underline.|.searchreplac e.advhr.hr.numlist"./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.visualaid. theme_advanced_buttons2 : "cut.formatsel ect.indent.save. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.movebackward.js".pasteword.js".media.visualchars.noneditable.blockquote.link. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.paste.undo.justifycenter.fullscreen".styleprops.fullscreen.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> .image.|.blockquote.print. media_external_list_url : "lists/media_list.nonbreaking.sup.outdent. //theme_advanced_buttons2 : "cut.|.bullist.|.justifycenter.fontselect.nonbreaking.numlist. theme : "advanced".

\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. color: #fff.\" href=\"library/logout."</strong><br/><a style=\"color: #880000. } ?></td> <td width="40px"></td> <td valign="top" align="left" bgcolor="#EEEEEE"> <div style="font-family: arial.$_SESSION['userid']. } ?><!-. <strong>". border: 1px dashed #2e2e2e. font-size: 12px. font-size: 12px.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".">DATA PENYAKIT</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['act']) && ($_GET['act'] == "edpny" || $_GET['act'] == "adpny")) { if($_GET['act'] == "edpny") { . Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. text-decoration: none. borderbottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.php" class="menulink" class=&{ns4class}.<table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="20px" height="100%" valign="top" align="left"> </td> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. padding: 5px 5px 5px 5px.>&raquo. padding: 10px. font-weight: bold.php\">Keluar</a> </div><br/>".end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial."> <h2><center><strong><span style="font-size: 16px.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.\"> Selamat Datang. background-color: #eee.

$idpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0.<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.back().\"></td></tr>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."\"></td> </tr> <tr> <td colspan=\"3\"><strong>Keterangan detail penyakit :</strong><br/> <textarea id=\"elm1\" name=\"elm1\" rows=\"15\" style=\"width:100%. .$_GET['act']. echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\">:</td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\"> <input type=\"text\" name=\"namapenyakit\" style=\"width:100%\" value=\"\"></td> </tr> <tr> <td colspan=\"3\"><strong>Keterangan detail penyakit :</strong><br/> <textarea id=\"elm1\" name=\"elm1\" rows=\"15\" style=\"width:100%.\"></td></tr>". } else { echo "<form name=\"datapenyakit\" method=\"POST\" action=\"\">". echo "</table>".<input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. echo "<form name=\"datapenyakit\" method=\"POST\" action=\"\">".\">"."\"> <input type=\"hidden\" name=\"idpenyakit\" value=\"$idpny\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.<input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history."</textarea> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\"><input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"".\"></textarea> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\"><input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"". } echo "</table>".$_GET['act']. while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\">:</td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\"> <input type=\"text\" name=\"namapenyakit\" style=\"width:100%\" value=\"". $qpny = q($quer)."\"> <input type=\"hidden\" name=\"idpenyakit\" value=\"$idpny\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.$isipenyakit['detailpenyakit']. $quer = "SELECT * FROM penyakit WHERE idPenyakit='$idpny'". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp. echo "</form>".back().$isipenyakit['namapenyakit'].

} else { echo "-". $i = 1. $data = getnRows(q($quer)). } } } else { /* $getCgh = q("SELECT * FROM pnycegah WHERE idpny='"."'").$CaraPencegahan['idcgh']. echo "<tr><td><strong>Pengobatan</strong></td><td><strong>:</strong></td><td>". if ($data > 0) { while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <ol type=\"circle\"> <li><strong><a style=\"color: #880000.\" href=\"datapenyakit.$isipenyakit['id']. while ($CaraPengobatan = f($getObt)) { $getFullDescObat = q("SELECT * FROM pengobatan WHERE id='". . if(mysql_num_rows($getObt) > 0) { echo "<ol type='1'>"."</a></strong></li> </ol>". } echo "</ol>".php?dtlPny="."\">".echo "</form>". text-decoration: none.$isipenyakit['id']. $DescPencegahan = f($getFullDescCegah).</td></tr>"."'"). if(mysql_num_rows($getCgh) > 0) { echo "<ol type='1'>". } echo "&nbsp.$isipenyakit['namapenyakit']. font-weight: bold. $i = 1.$isipenyakit['idPenyakit']. echo "<tr><td><strong>Pencegahan</strong></td><td><strong>:</strong></td><td>". $getObt = q("SELECT * FROM pnyobati WHERE idpny='". while ($CaraPencegahan = f($getCgh)) { $getFullDescCegah = q("SELECT * FROM pencegahan WHERE id='"."</li>".$CaraPencegahan['idobt']."'"). echo "<li>". } } else { if(!isset($_GET['dtlPny'])) { $quer = "SELECT * FROM penyakit order by namapenyakit asc".$DescPencegahan['deskripsi']."'"). $qpny = q($quer).

$isipenyakit['namapenyakit']. } else {echo "&nbsp. } echo "</ol>"."'. */ $quer = "SELECT * FROM penyakit WHERE idPenyakit='".$DescPengobatan = f($getFullDescObat).".</td></tr>". '".&nbsp.$isipenyakit['namapenyakit'].gif\" border=\"0\"></a> ". while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>:</strong></td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\">".$isipenyakit['idPenyakit'].} echo " </td> </tr> <tr> <td colspan=\"4\"><strong>Detail Penyakit &nbsp."</td> <td style=\"border-top:1px solid #000000\" align=\"right\">".&nbsp.&nbsp."?&act=dlpny&detail=". if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo " <a href=\""."?&act=edpny&detail=". echo "<tr><td colspan=\"4\">&nbsp.$isipenyakit['idPenyakit'].&nbsp. $qpny = q($quer).$DescPengobatan['deskripsi']."')\"><img src=\"images/icon/delete. :</strong><br/>".$_SERVER['PHP_SELF'].&nbsp. $data = getnRows(q($quer))."'"."\"><img src=\"images/icon/edit."</li>".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'."</td> </tr>".&nbsp. } echo "&nbsp.$isipenyakit['detailpenyakit']. '".</td></tr>". } else { echo "-". echo "<li>". if ($data > 0) { echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$_GET['dtlPny']. } } /* .$_SERVER['PHP_SELF'].

} if(isset($_POST['exec'])) { .". mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`")."?&act=adpny\" style=\"text-decoration: none. } } else { echo "<a style=\"color: #880000. */ echo "</table><br/>". mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). function urlforward($urldest) { header("Location: $urldest"). include("library/database."</a>&nbsp.php'>BACK</a>". $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"". } } echo "</td></tr>".$_SERVER['PHP_SELF']. </div> </td> </table> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program dataahli.php"). $i<=ceil($data/$to). font-weight: bold."?&from=". setDatabase("sisparindisease").gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Penyakit</a> </div>". } } ?> &nbsp.". } else { echo "<a href=\"".$i."\" class=\"indexlinkactive\">".\" href='datapenyakit.$i."</a>&nbsp.$_SERVER['PHP_SELF']. } if(!isset($_GET['dtlPny'])) { if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.(($i-1)*$to).$_SERVER['PHP_SELF']. text-decoration: none.\"> <img src=\"images/icon/add. doConnect().php <? session_start().(($i-1)*$to). text-decoration: none."\" class=\"indexlink\">"."?&from=".echo "<tr><td colspan=\"3\">Page : ". for($i=1. font-weight: bold.\" href=\"".

$postpoli = $_POST['adpoli']. $postalamat = $_POST['adalamat']. $postalamat = $_POST['edalamat']. $postnotelp = $_POST['ednotelp'].$postgender. poli='$postpoli'. $passid = $_POST['adpassword']. "integer"). if (($postnmlengkap == "") or ($postNIP == "") or ($postpoli == "") or ($postgender == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "") or ($useridpost == "") or ($passid == "")) { header("Location:dataahli. username='$useridpost'".1")). settype($last_id[0].$postpoli. } } } if($_POST['exec'] == "edprofilepakar") { $postnmlengkap = $_POST['ednmlengkap']. gender='$postgender'. alamat='$postalamat'. $da_pass = MD5("$passname"). $adquer2= "INSERT INTO userrole SET idUser='$new_id'.$postalamat. } else { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idUser from userrole order by idUser desc limit 0. $postpoli = $_POST['edpoli']. if (($postnmlengkap == "") or ($postNIP == "") or ($postpoli == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "")) { header("Location:dataahli. $hiddenid = $_POST['idedpakar']. $postnotelp = $_POST['adnotelp']. mysql_query("update `pakar` set `alamat`='$postalamat' where `idPakar`='$hiddenid'"). $execadd = q($adquer). $postgender = $_POST['adgender']. $a = $postnmlengkap. $postNIP = $_POST['adNIP']. if($execadd && $execadd2) { header("Location:dataahli. nmlengkap='$postnmlengkap'. noTelp='$postnotelp'.php"). $oldusername = $_POST['oldusername']. mysql_query("update `pakar` set `poli`='$postpoli' where `idPakar`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pakar` set `notelp`='$postnotelp' where `idPakar`='$hiddenid'").role='pakar'". $new_id = $last_id[0] + 1. } else { mysql_query("update `pakar` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPakar`='$hiddenid'"). $useridpost = $_POST['adusername'].$postnotelp.password=MD5('$passid').php?status=gagal"). $postNIP = $_POST['edNIP']. $username = $_POST['usernm']. mysql_query("update `pakar` set `NIP`='$postNIP' where `idPakar`='$hiddenid'"). $passname = $_POST['passnm'].if($_POST['exec'] == "adprofilepakar") { $postnmlengkap = $_POST['adnmlengkap']. NIP='$postNIP'.$postNIP. $adquer = "INSERT INTO pakar SET idPakar='$new_id'.php?status=gagal&id=$a"). $execadd2 = q($adquer2). username='$useridpost'. if ($passname == "") .

end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { . border: 1px dashed #2e2e2e.\"> Selamat Datang.{ header("Location:dataahli. margin-bottom: 0px. return true.php" class="menulink" class=&{ns4class}. font-weight: bold.Header images --> <!-.php\">Keluar</a> </div><br/>".$_SESSION['userid']."</strong><br/><a style=\"color: #880000.location. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.php"). color: #fff. text-decoration: none. obj. } else { mysql_query("update `userrole` set `password`='$da_pass' where `idUser`='$hiddenid'"). goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). padding: 5px 5px 5px 5px. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. <strong>".php")."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. header("Location:dataahli.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. if (r==true) { document. } } </script> </head> <body style="margin-top: 0px.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. } } } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. } ?><!-.>&raquo.href = goto.\" href=\"library/logout.

$detail['nmlengkap']."'". color: #880000.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.">DATA PAKAR</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { $id = $_GET['id'].$id</span>". if(isset($_GET['act']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { $action = isset($_GET['act']) ? $_GET['act'] : "". . echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". font-size: 16px. $data = q($quer).'>Proses Gagal ."> <div style="font-family: arial. padding: 10px.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>". $quer = "SELECT * FROM pakar WHERE idPakar='". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednmlengkap\" size=\"25\" value=\"".echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial."\"></td></tr>"."> <h2><center><strong><span style="font-size: 16px. } if(isset($_GET['profile'])) { $iddetail = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : 0. if($action == "edp") { echo "<form name=\"fmeditprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">". echo "<span style='font-weight: bold. font-size: 12px. font-size: 12px.$iddetail. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee.

$detail['username']. $dlquer = "DELETE FROM pakar WHERE idPakar='$iddetail'". echo "</table>".$detail['gender'].$detail['notelp']. echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><hr>".$iddetail. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passnm\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". $dlquer2= "DELETE FROM userrole WHERE username='".php". } } . echo "<a href=\"Javascript: history.back()\" style=\"text-decoration:none.\">BACK</a></center>"."\"></td></tr>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edalamat\" size=\"25\" value=\"".username WHERE pakar.$detail['alamat']. } elseif ($action == "dlp") { $dest = "dataahli. echo "<tr><td>No. $getusername = "SELECT userrole.idPakar='$iddetail'".<br>". echo "</form>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history."\"></td></tr>". $execdel = q($dlquer). } echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.</td></tr>"."\"></td></tr>".echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edNIP\" size=\"25\" value=\"".username = userrole."\"> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"edprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> </td> </tr>".back()\" style=\"text-decoration:none. echo "<center>Data Berhasil Dihapus &nbsp. $getusername = q($getusername).$showusername['username']."<hr></td></tr>".\">BACK</a></td></tr>". $showusername = f($getusername).</td></tr>".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"idedpakar\" value=\"".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednotelp\" size=\"25\" value=\"".username FROM userrole INNER JOIN pakar ON pakar.$detail['poli']. $execdel2 = q($dlquer2). echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edpoli\" size=\"25\" value=\""."'". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp."\"></td></tr>"."<hr></td></tr>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><hr>".$detail['NIP'].

\">BACK</a></td></tr>".$detail['alamat']. echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edgender\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } elseif ($action == "dlp") { . echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usernm\" size=\"25\" value=\"". } echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.$detail['username'].$detail['notelp']. echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edNIP\" size=\"25\" value=\""."\"> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"edprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> </td> </tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.$iddetail. echo "<tr><td>No.</td></tr>".$detail['gender'].$detail['username'].elseif(isset($_GET['act']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { $action = isset($_GET['act']) ? $_GET['act'] : "".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"idedpakar\" value=\"". echo "</form>"."\"></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp."\"></td></tr>".php\">". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "</table>"."\"></td></tr>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passnm\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>"."\"></td></tr>"."\"><input type=\"hidden\" name=\"oldusername\" value=\"".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednotelp\" size=\"25\" value=\"".$detail['poli'].$detail['nmlengkap'].back()\" style=\"text-decoration:none.$detail['NIP']. echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edpoli\" size=\"25\" value=\"". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednmlengkap\" size=\"25\" value=\"". if($action == "edp") { echo "<form name=\"fmeditprofilepakar\" method=\"post\" action=\"edit_pakar. echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edalamat\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>".</td></tr>"."\"></td></tr>".

back()\" style=\"text-decoration:none. echo "<tr><td>No. . echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".back()\" style=\"text-decoration:none.Telpon</td><td>:</td><td>"."</td></tr>"."</td></tr>".$detail['poli'].$showusername['username'].</td></tr>". echo "<tr><td>No. } } else { echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."</td></tr>".$detail['alamat']."</td></tr>".</td></tr>".username = userrole. $execdel2 = q($dlquer2). $execdel = q($dlquer). } } else { if(isset($_GET['act']) && $_GET['act']=="adp" && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<form name=\"fmadprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">".\">BACK</a>". echo "<a href=\"Javascript: history. echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnmlengkap\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adalamat\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adpoli\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnotelp\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adNIP\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".$detail['gender']. $getusername = q($getusername). $dlquer2= "DELETE FROM userrole WHERE username='". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td>". } echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.php". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.$detail['NIP'].username FROM userrole INNER JOIN pakar ON pakar.$detail['notelp']. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history."</td></tr>"."</td></tr>".$dest = "dataahli.username WHERE pakar. $showusername = f($getusername). $getusername = "SELECT userrole.\">BACK</a></td></tr>"."'".$detail['nmlengkap']. echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Laki-laki\">Laki-laki <input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Perempuan\">Perempuan</td></tr>".idPakar='$iddetail'". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>". echo "</table>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td>". $dlquer = "DELETE FROM pakar WHERE idPakar='$iddetail'". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td>".

Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnotelp\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnmlengkap\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adNIP\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adusername\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".</td></tr>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"adpassword\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adusername\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".back()\" style=\"text-decoration:none. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"adprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"SIMPAN\"><input type=\"reset\" value=\"Reset\"> </td> </tr>".\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. echo "</table>". echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.</td></tr>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adalamat\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".</td></tr>". echo "<tr><td>No. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history. echo "</form>".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"adprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"SIMPAN\"> </td> </tr>". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act']=="adp" && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<form name=\"fmadprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"adpassword\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adpoli\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". . echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Laki-laki\">Laki-laki <input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Perempuan\">Perempuan</td></tr>".back()\" style=\"text-decoration:none. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.

$morefilter."". $qpkr = q($querindx). } else { $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.$to. font-weight: bold. font-weight: bold.$daftarpakar['poli']. echo "</form>".$from.gif\" border=\"0\"></a> <a style=\"color: #880000."\" style=\"text-decoration:none.$_SERVER['PHP_SELF']. $qexec = q($quer). } else { $morefilter = "".$daftarpakar['NIP']."order by idPakar desc". if ($data > 0) { if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".".$daftarpakar['idPakar']. $daftarpakar['nmlengkap']. } $quer = "SELECT * FROM pakar ".\" href=\"".".gif\" border=\"0\"></a> </td></tr> "."?&profile=".\">"."')\"><img src=\"images/icon/delete. $data = getnRows(q($quer)).$daftarpakar['idPakar'].$_SERVER['PHP_SELF']."'. . $to = 10. '".echo "</table>". text-decoration: none."</td><td align=\"center\">".\" href=\"". text-decoration: none."</td><td align=\"center\">". '". while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.$_SESSION['useridfield']."?&act=edp&profile=".$daftarpakar['idPakar']."\"><img src=\"images/icon/edit."' ". if(isset($_SESSION['userrole']) && ($_SESSION['userrole'] == "pakar")) { $morefilter = "WHERE username ='". text-decoration: none."?&act=dlp&profile=".$_SERVER['PHP_SELF'].$daftarpakar['nmlengkap']. $querindx = "SELECT * FROM pakar order by idPakar desc LIMIT "."</td> <td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. font-weight: bold.\" href=\"Javascript: disp_confirm('delete'. echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"33%\">NIP</th><th>Poli</th><th>Opsi</th></tr>".

\" href=\""."?&profile=". } else { . $daftarpakar['nmlengkap']. while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. text-decoration: none."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> <a style=\"color: #880000. echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"33%\">NIP</th><th>Poli</th><th>Opsi</th></tr>". font-weight: bold.(($i-1)*$to)."?&from="."?&act=dlp&profile=".$i. $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\""."'.$_SERVER['PHP_SELF']. text-decoration: none. } echo "<tr><td colspan=\"4\">Page : ". '".$_SERVER['PHP_SELF']."</td><td align=\"center\">".$_SERVER['PHP_SELF'].\" href=\"". $i<=ceil($data/$to)."</a>&nbsp.".$_SERVER['PHP_SELF']. '".$daftarpakar['idPakar']."?&act=edp&profile="."\"><img src=\"images/icon/edit."\" style=\"text-decoration:none."\" class=\"indexlinkactive\">".$daftarpakar['idPakar'].$daftarpakar['poli']."</td><td align=\"center\">". text-decoration: none.} } elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". font-weight: bold."</td> <td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.\" href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.\">". font-weight: bold.$daftarpakar['idPakar']. for($i=1.$daftarpakar['nmlengkap'].$daftarpakar['NIP'].gif\" border=\"0\"></a> </td></tr> ".

"."</a>&nbsp.". echo "</table><br/>".$_SERVER['PHP_SELF']. for($i=1. } echo "<tr><td colspan=\"3\">Page : ". text-decoration: none.(($i-1)*$to)."</td><td align=\"center\">"."?&from=".$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF'].$i."</td><td align=\"center\">". echo "</table>". echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">NIP</th><th>Poli</th></tr>".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pakar</a> </div>".$daftarpakar['id'].\"> <img src=\"images/icon/add. $i<=ceil($data/$to). $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a style=\"color: #880000.echo "<a href=\""."."?&from="."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none.(($i-1)*$to).$_SERVER['PHP_SELF']. } else { echo "<a style=\"color: #880000."?&profile=".$daftarpakar['NIP']. $daftarpakar['nmlengkap']."\" style=\"text-decoration:none.$_SERVER['PHP_SELF']. } } } .$daftarpakar['poli']. } } echo "</td></tr>".$i.\" href=\"". echo "<div align=\"center\"> <a href=\"". text-decoration: none. } } echo "</td></tr>". font-weight: bold.$i."\" class=\"indexlink\">". while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. text-decoration: none.\" href=\""."\" class=\"indexlinkactive\">"."?&from="." </td></tr> ". } else { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". font-weight: bold."</a>&nbsp. font-weight: bold."</a>&nbsp.\" href=\""."\" class=\"indexlink\">".\">".(($i-1)*$to).

font-size: 11px.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.} ?> &nbsp. if($_GET['act'] == "dlp") { mysql_query("DELETE FROM pasien WHERE idPasien='$the_id'"). mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`").Header images --> <!-. </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. doConnect(). } } </script> </head> <body style="margin-top: 0px. } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. setDatabase("sisparindisease"). $the_id = $_GET['profile']. include("library/database. if (r==true) { document. margin-bottom: 0px. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").php")."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program datapasien. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). obj.href = goto. header("Location:datapasien.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. return true. mysql_query("DELETE FROM userrole WHERE idUser='$the_id'"). color:#000000.location.end header images --> </td> </tr> .php <? session_start().php").

php\">Keluar</a> </div><br/>". font-weight: bold. text-decoration: none. } ?><!-.php" class="menulink" class=&{ns4class}.<tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.\"> Selamat Datang.\" href=\"library/logout. <strong>".">DATA PASIEN</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { $id = $_GET['id']. border: 1px dashed #2e2e2e. } ?></td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. padding: 5px 5px 5px 5px. color: #fff. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.$id</span>". font-size: 12px. color: #880000. } ."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial."</strong><br/><a style=\"color: #880000.'>Proses Gagal . echo "<span style='font-weight: bold.$_SESSION['userid']. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.>&raquo. font-size: 16px.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".

$data = getnRows(q($quer)).$detail['usia'].$from. echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td>".".Telpon</td><td>:</td><td>".$detail['nmlengkap']."</td></tr>"."". if(isset($_SESSION['userrole']) && ($_SESSION['userrole'] == "pakar")) { $morefilter = "WHERE dokter ='". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td>".$detail['gender'].if(isset($_GET['profile']) && !isset($_GET['act'])) { $iddetail = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : 0.$_SESSION['useridfield']. } echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp."</td></tr>". echo "<tr><td>Penanganan Oleh</td><td>:</td><td>"."</td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.$detail['menikah']. } else { $morefilter = "". } else { $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.</td></tr>"."</td></tr>"." tahun</td></tr>". $qpkr = q($querindx). echo "<tr><td>No. $quer = "SELECT * FROM pasien WHERE idPasien='". $to = 10.$morefilter.\">BACK</a></td></tr>".".$morefilter.$detail['notelp']. echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>". $data = q($quer). if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th><th>Opsi</th></tr>"." order by idPasien desc LIMIT ". echo "</table> ". echo "<tr><td>Usia</td><td>:</td><td>". echo " <table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". $querindx = "SELECT * FROM pasien ". } elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { . echo "<tr><td>Menikah</td><td>:</td><td>".$detail['alamat']."</td></tr>". if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edp") and ($_GET['act'] != "adp")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"." order by idPasien desc".$iddetail."'". } $quer = "SELECT * FROM pasien ".back()\" style=\"text-decoration:none."</td></tr>".$to.$detail['dokter']."' ".

echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th><th>Opsi</th></tr>"; } else { echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th></tr>"; } while($daftarpasien = f($qpkr)) {

if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> <td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=edp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete', '".$daftarpasien['nmlengkap']."', '".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> </td> </tr> "; $jumkolom = 4; }

elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> <td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=edp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\"></a>

<a href=\"Javascript: disp_confirm('delete', '".$daftarpasien['nmlengkap']."', '".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> </td> </tr> "; $jumkolom = 4; } else { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> </tr> "; $jumkolom = 3; } } echo "<tr><td colspan=\"".$jumkolom."\">Page : "; for($i=1; $i<=ceil($data/$to); $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&from=".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlinkactive\">".$i."</a>&nbsp;"; } else { echo "<a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&from=".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlink\">".$i."</a>&nbsp;"; } } echo "</td></tr>"; echo "</table><br/>"; if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none;\"> <img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pasien</a> </div>"; } if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none;\">

<img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pasien</a> </div>"; }

} } if(isset($_GET['act']) && ($_GET['act']=="adp" || $_GET['act']=="edp")) { if($_GET['act'] == "edp") { $idpasien = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : "0"; $quergetpasien = "SELECT * FROM pasien WHERE idPasien='".$idpasien."'"; $execgetpasien = q($quergetpasien); $datapasien = f($execgetpasien); $nmlengkap = $datapasien['nmlengkap']; $usia = $datapasien['usia']; $gender = $datapasien['gender']; $menikah = $datapasien['menikah']; $alamat = $datapasien['alamat']; $notelp = $datapasien['notelp']; $dokter = $datapasien['dokter']; $username = $datapasien['username']; } else { $nmlengkap = ''; $usia = ''; $gender = ''; $menikah = ''; $alamat = ''; $notelp = ''; $dokter = ''; $username = ''; } $the_id = $_GET['profile']; if($_GET['act'] == "edp") { echo " <br/><br/> <form name=\"tambahpasien\" method=\"POST\" action=\"edit_data_pasien.php\"> <table width=\"80%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" align=\"center\"> <input type=\"hidden\" name=\"id_edit\" value=\"$the_id\" /> <tr><th colspan=\"3\">EDIT DATA PASIEN $nmlengkap</th></tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp;</td></tr> <tr> <td width=\"100\">Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nmlengkap\" value=\"$nmlengkap\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Usia Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usia\" value=\"$usia\" style=\"width:50px\"/> thn</td> </tr>

} echo ">Perempuan</option> </select> </td> </tr> <tr> <td>Status Menikah</td> <td>:</td> <td> <select name=\"menikah\"> <option value=\"Ya\"". if($gender == "Perempuan") { echo " selected".<tr> <td>Jenis Kelamin</td> <td>:</td> <td> <select name=\"gender\"> <option value=\"Laki-laki\"". if($menikah == "Ya") { echo " selected". if($menikah == "Tidak") { echo " selected". } echo ">Laki-laki</option> <option value=\"Perempuan\"". } echo ">Sudah Menikah</option> <option value=\"Tidak\"". } echo ">Belum Menikah</option> </select> </td> </tr> <tr> . if($gender == "Laki-laki") { echo " selected".

$_GET['act'].if($dokter == $datadoc['username']){echo " selected". } elseif($_SESSION['userrole'] == "admin") { $jumdokter = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM pakar")).$_SESSION['userid'].$_SERVER['PHP_SELF']. if($jumdokter > 0) { while($datadoc = f($execqdoctor)) { echo "<option value=\""."\"". } } } echo "</select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.$datadoc['username'].<td>Alamat Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"alamat\" value=\"$alamat\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Telpon Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"notelp\" value=\"$notelp\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Dokter</td> <td>:</td> <td><select name=\"dokter\">".</td><td>&nbsp."</option>"."\">".$datadoc['nmlengkap']. $execqdoctor = mysql_query("select * from pakar").href='".</td></tr> <tr><td>User ID</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"userid\" value=\"$username\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passwd\" value=\"\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr> <td>&nbsp.$_SESSION['usrnm']."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"olduserid\" value=\"$idpasien\"> <input type=\"hidden\" name=\"act\" value=\""."'\"> . <input type=\"button\" value=\"Batal\" onClick=\"Javascript: document. if ($_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<option value=\"".<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.} echo">".location."</option>".

} echo ">Belum Menikah</option> </select> </td> </tr> <tr> <td><span style=\"color: red.\">Nama Lengkap *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nmlengkap\" value=\"$nmlengkap\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Usia Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usia\" value=\"$usia\" style=\"width:50px\"/> thn</td> </tr> <tr> <td>Jenis Kelamin</td> <td>:</td> <td> <select name=\"gender\"> <option value=\"Laki-laki\"".php\"> <table width=\"80%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" align=\"center\"> <tr><th colspan=\"3\">TAMBAH DATA PASIEN BARU</th></tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.if($menikah == "Tidak"){echo " selected".} echo ">Sudah Menikah</option> <option value=\"Tidak\"".if($gender == "Perempuan"){echo " selected". Telp *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"notelp\" value=\"$notelp\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> .} echo ">Laki-laki</option> <option value=\"Perempuan\"".\">No.</td> </tr> </table> </form> ".} echo ">Perempuan</option> </select> </td> </tr> <tr> <td>Status Menikah</td> <td>:</td> <td> <select name=\"menikah\"> <option value=\"Ya\"". } if($_GET['act'] == "adp") { echo " <br/><br/> <form name=\"tambahpasien\" method=\"POST\" action=\"input_data_pasien.if($menikah == "Ya"){echo " selected".if($gender == "Laki-laki"){echo " selected".\">Alamat *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"alamat\" value=\"$alamat\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td><span style=\"color: red.</td></tr> <tr> <td width=\"100\"><span style=\"color: red.

location.</td><td>&nbsp."\">". } } ?> . } elseif($_SESSION['userrole'] == "admin") { $jumdokter = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM pakar")).\">Password *</span></td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passwd\" value=\"\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr> <td>&nbsp. if($jumdokter > 0) { while($datadoc = f($execqdoctor)) { echo "<option value=\"".$datadoc['username'].href='". if ($_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<option value=\"".<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"olduserid\" value=\"$username\"> <input type=\"hidden\" name=\"act\" value=\""."\"".$_SESSION['userid']."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.$datadoc['nmlengkap'].\">User ID *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"userid\" value=\"$username\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr><td><span style=\"color: red.<tr> <td>Dokter</td> <td>:</td> <td><select name=\"dokter\">".if($dokter == $datadoc['username']){echo " selected".$_GET['act'].</td></tr> <tr><td><span style=\"color: red. $execqdoctor = mysql_query("select * from pakar").$_SERVER['PHP_SELF'].} echo">". } } } echo "</select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp."</option>"."</option>". <input type=\"button\" value=\"Batal\" onClick=\"Javascript: document.$_SESSION['usrnm']."'\"> </td> </tr> </table> </form> ".

$postnotelp = $_POST['ednotelp']. mysql_query("update `pakar` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPakar`='$hiddenid'"). $hiddenid = $_POST['olduserid']. } else { mysql_query("update `pasien` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPasien`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pakar` set `alamat`='$postalamat' where `idPakar`='$hiddenid'").php <?php include("getin. $postalamat = $_POST['alamat']. $postnmlengkap = $_POST['ednmlengkap']. $postpasswd = $_POST['passwd'].php"). $postusia = $_POST['usia']. $postgender = $_POST['edgender']. $postpoli = $_POST['edpoli']. $execupdate = mysql_query($edquer).</td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program edit_pakar. $execrole = mysql_query($edrole). doConnect().php <?php include("library/database. $da_pass = MD5("$postpasswd"). mysql_query("update `pakar` set `poli`='$postpoli' where `idPakar`='$hiddenid'").php"). if ($passname == "") { . </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center">&nbsp. setDatabase("sisparindisease"). mysql_query("update `pakar` set `notelp`='$postnotelp' where `idPakar`='$hiddenid'"). $postnmlengkap = $_POST['nmlengkap']. if (($postnmlengkap == "") or ($postusia == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "")) { header("Location:datapasien.php"). $postNIP = $_POST['edNIP']. mysql_query("update `pasien` set `notelp`='$postnotelp' where `idPasien`='$hiddenid'").&nbsp. mysql_query("update `pasien` set `usia`='$postusia' where `idPasien`='$hiddenid'"). $postnotelp = $_POST['notelp']. mysql_query("update `pasien` set `alamat`='$postalamat' where `idPasien`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pakar` set `gender`='$postgender' where `idPakar`='$hiddenid'"). header("Location:dataahli. $username = $_POST['usernm']. $hiddenid = $_POST['idedpakar']. $passname = $_POST['passnm'].php?status=gagal&id=$hiddenid"). $oldusername = $_POST['oldusername']. mysql_query("update `pakar` set `NIP`='$postNIP' where `idPakar`='$hiddenid'"). ?> Listing Program edit_data_pasien. $postalamat = $_POST['edalamat'].

$new_id = $last_id[0] + 1. dokter='$postdokter'. password=MD5('$postpasswd').php"). header("Location:dataahli. role='pasien'". usia='$postusia'. $adquer = "INSERT INTO pasien SET idPasien='$new_id'. $execadd = q($adquer). menikah='$postmenikah'. if($execadd && $execadd2) { header("Location:datapasien. $postnotelp = $_POST['notelp']. } else { mysql_query("update `userrole` set `password`='$da_pass' where `idUser`='$hiddenid'"). username='$postuserid'". } ?> Listing Program input_data_pasien. username='$postuserid'. doConnect(). $postdokter = $_POST['dokter'].php <?php include("library/database. settype($last_id[0]. $adquer2= "INSERT INTO userrole SET idUser='$new_id'. doConnect().php <? session_start(). } } ?> Listing program diagnosa. $postusia = $_POST['usia']. $postmenikah = $_POST['menikah']. gender='$postgender'. } else { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idUser from userrole order by idUser desc limit 0. "integer").php"). $postalamat = $_POST['alamat']. notelp='$postnotelp'. $execadd2 = q($adquer2). setDatabase("sisparindisease"). $postuserid = $_POST['userid'].php"). $postpasswd = $_POST['passwd']. nmlengkap='$postnmlengkap'. include("library/database. alamat='$postalamat'. if (($postnmlengkap == "") or ($postusia == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "") or ($postuserid == "") or ($postpasswd == "")) { header("Location:datapasien. $postnmlengkap = $_POST['nmlengkap'].php?status=gagal").php").1")).header("Location:datapasieni. } header("Location:datapasien. $postgender = $_POST['gender'].php"). . setDatabase("sisparindisease").php").

$color = "#". if (($deskripsi == "") or ($quest == "")) { header("Location:listgejala. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). $execallkaidah = q($evalallkaidah). $getcontent = f($execquer). $new_id = $last_id[0] + 1. if($execupd) { header("Location: ". $color = "#".$_POST['colorized'].""). $execupd = q($querupdate).php?status=gagal"). $execins = q($querinsert). } $querinsert = "INSERT INTO gejala SET idGejala='$new_id'. lokasigejala='$lok'. if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idGejala from gejala order by idGejala desc limit 0. deskripsi='$deskripsi'. $quer = "DELETE FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". $deskripsi = $_POST['deskripsi'].$_SERVER['PHP_SELF']. $lok = $_POST['lokasigjl']. } else { $new_id = 1. if($execins) { header("Location: ".$_POST['colorized']. color='$color' WHERE idGejala='$idGejala'". settype($last_id[0]. } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from gejala")). color='$color'". $execquer = q($getdetail). } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adgjl") { $deskripsi = $_POST['deskripsi'].pertanyaan='$quest'.""). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'".""). if($execdel) { header("Location: ". lokasigejala='$lok'. "integer"). } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlgjl") { $idgjl = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idGejala='$idgjl'".mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").$_SERVER['PHP_SELF']. $execdel = q($quer). $quest = $_POST['pertanyaan']. } } .1")). pertanyaan='$quest'. $lok = $_POST['lokasigjl']. $quest = $_POST['pertanyaan']. if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edgjl") { $idGejala = $_POST['idgejala'].$_SERVER['PHP_SELF']. $querupdate = "UPDATE gejala SET deskripsi='$deskripsi'.

pagebreak.anchor.contextmenu.fontsizeselect".sub.styleselect.newdocument.media.|.|. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.advimage.bold.visualaid.cleanup. skin : "o2k7".image.init({ // General options mode : "exact".|.abbr. plugins : "safari.iespell.|. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.|. theme_advanced_toolbar_location : "top". theme_advanced_statusbar_location : "bottom".pagebreak".advlink.paste.template.pagebreak.|.|.moveforward.visualchars.|.layer.backcolor".|. if (r==true) { document. scrollbars=yes. .pastetext.emotions.php".insertdate.href = goto.save.an chor.forecolor.replace.ins.pasteword.|.removeformat.code. } } </script> <script> function open() { window.directionality.emotions.code.|.|.|.pastetext.acronym.underline.fontselect.justifyright.nonbreaking.ltr.noneditable.|. width=500. location=no. status=no. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.|. directories=no.del. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.forecolor.preview. obj.fullscreen".|.italic.blockquote.undo.print.|.|.template.|.paste.searchreplac e.underline.|.media.fontselect.moveforward.strikethrough.justifyright.formatsel ect.undo.fontsizeselect.movebackward. theme_advanced_resizing : true.advhr.media.justifycenter.|. theme_advanced_buttons1 : "formatselect. theme : "advanced".absolute.copy.|.nonbreaking.|.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script type="text/javascript" src="js/jscolor.table.removeformat.bold.search.styleprops.fullscreen.bullist.outdent.css".justifyfull".nonbreaking.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE. return true.sup. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.pasteword.link.b ackcolor".style.hr.justifyleft.cite.numlist".numlist.visualaid.?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.outdent.cleanup.indent.preview.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.iespell.|. resizable=no. skin_variant : "silver".absolute."toolbar=no.|.image.justifycenter.paste.location.charmap."wdwGejala". } </script> <!-.link.|.unlink.|.advhr.t emplate.sup.redo.advhr.visualchars.preview.charmap.xhtmlxtras. theme_advanced_buttons2 : "cut.sub.indent.iespell.search. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.em otions.redo.insertdatetime. //theme_advanced_buttons2 : "cut.justifyfull.attribs.print.help.blockquote.bullist.|. height=400"). goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). copyhistory=no.justifyleft.italic.rtl.styleprops.|.movebackward.open("daftargejala.replace.inlinepopups". theme_advanced_toolbar_align : "left". menubar=no.copy. elements : "elm1".fullscreen".visualchars.|.hr.js"></script> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.unlink.inserttime.|.

php\">Keluar</a> </div><br/>". text-decoration: none. border: 1px dashed #2e2e2e.// Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list. } ?><!-.js"."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. media_external_list_url : "lists/media_list.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial. external_link_list_url : "lists/link_list.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> .\" href=\"library/logout.js".js".php" class="menulink" class=&{ns4class}. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User". border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.$_SESSION['userid']. </script> <!-. font-weight: bold. font-size: 12px. padding: 5px 5px 5px 5px. margin-bottom: 0px.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.js". staffid : "991234" } }). color: #fff.>&raquo. <strong>".Header images --> <!-. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.\"> Selamat Datang.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. external_image_list_url : "lists/image_list."</strong><br/><a style=\"color: #880000.

$from. font-size: 16px. color: #880000."</td>".$isigejala['lokasigejala']. $querindx = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc LIMIT ". $data = getnRows(q($quer)).$isigejala['deskripsi']. if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edgjl") and ($_GET['act'] != "adgjl")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."</td><td>".">DATA GEJALA</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold."> <div style="font-family: arial. while($isigejala = f($qgpny)) { echo "<tr> <td align=\"left\">".<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>"."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px.".$isigejala['pertanyaan']."</td> <td>". padding: 10px.". $cols = 4. $quer = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc". } else { $cols = 3. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee. echo "<tr><th>Deskripsi</th><th>Bentuk Pertanyaan</th><th>Metode Diagnosa</th>". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>"."". $to = 8. $qgpny = q($querindx).$to. } echo "</tr>". font-size: 12px. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " .'>Proses Gagal</span>". } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.

echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edgjl") { $idgpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0."?&act=edgjl&detail="."?&from=". echo " <tr><td>Bentuk Pertanyaan :</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">"."</a>&nbsp.".$isigejala['deskripsi'].$isigejala['deskripsi']. } echo "</tr>".$_SERVER['PHP_SELF']."</textarea> <input type=\"hidden\" name=\"idgejala\" value=\"". } echo "<tr><td colspan=\"$cols\">Page : ".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.(($i-1)*$to).\"> <img src=\"images/icon/add."\" class=\"indexlink\">". $i++) { if($from == (($i1)*$to)) { echo "<a href=\"".$isigejala['idGejala']."'. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."\"><img src=\"images/icon/edit. $i<=ceil($data/$to).$isigejala['idGejala']. } } echo "</td></tr>". $quer = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgpny'".$isigejala['idGejala']. } else { echo "<a href=\"".$isigejala['pertanyaan']. echo "</table><br/>"."?&from=".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Gejala</a> </div>"."?&act=adgjl\" style=\"text-decoration: none."?&act=dlgjl&detail=".$_SERVER['PHP_SELF'].".$_SERVER['PHP_SELF'].gif\" border=\"0\"></a> </td>".<td align=\"center\"> <a href=\"". $qgpny = q($quer).(($i-1)*$to)."</a>&nbsp.$_SERVER['PHP_SELF'].$i. for($i=1."\"> </td> ."')\"><img src=\"images/icon/delete."\" class=\"indexlinkactive\">".$i."</textarea></td></tr>". echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr><td>Deskripsi</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">". '".$_SERVER['PHP_SELF']. '".

echo " <td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select></td> <tr> <tr . echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo " <tr><td>Pertanyaan Diagnosa</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td> </tr>".</tr>".</td><td>&nbsp.</td><td>&nbsp.</td><td></tr>". echo " <tr><td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select> </td></tr>".</td><td>&nbsp. echo " <tr><td>&nbsp. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adgjl") { echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. } echo " height='10'><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. echo "</table>". echo "</form>". echo " <tr><td>Deskripsi Gejala</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td></tr>".back()\"> </td> </tr>". echo " <tr><td>Warna</td><td>:</td><td><input name='colorized' class='color' value='66ff00'></td><td></tr>".</td><td></tr>".</td><td>&nbsp. echo " <tr height='10'><td>&nbsp.

echo " <tr height='10'><td>&nbsp.</td><td></tr>".</td><td>&nbsp.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. } else { $_SESSION['diagIdPasien'] = $_POST['idpasien']. echo " <tr><td>&nbsp. </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial.php <? session_start().php").css" type="text/css" media="screen" title="prettyPhoto main stylesheet" charset="utf-8" /> <tr .js"></script> <script> var ns4class='' </script> <link rel="stylesheet" href="css/prettyPhoto.</tr>". color:#2e2e2e. echo " height='10'><td>&nbsp. if($_SESSION['userrole']<>"pakar") { header("Location:index. echo "</table>".</td><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.</td><td>&nbsp.</td><td></tr>". echo " <tr><td>Warna</td><td>:</td><td><input name='colorized' class='color' value='66ff00'></td><td></tr>". echo "</form>".php").</td><td>&nbsp. } ?> &nbsp. doConnect(). if (isset($_POST['idpasien'])) { if($_POST['idpasien'] == "baru") { header("Location:datapasien. font-size: 11px. } include("library/database. setDatabase("sisparindisease").php").back()\"> </td> </tr>".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script type="text/javascript" src="js/jquery."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program identifikasi. //header("Location:diagnosa.php?&act=adp").</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.

font-weight: bold.prettyPhoto.>&raquo."' ORDER BY nmlengkap ASC". padding: 5px 5px 5px 5px. <strong>".php" class="menulink" class=&{ns4class}. } ?><!-. . $getPasien = "SELECT * FROM pasien WHERE dokter='".Header images --> <!-. margin-bottom: 0px. color: #fff." align="center"> <? if(!isset($_SESSION['diagIdPasien'])) { echo " <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"\"> <h2>Identifikasi Pasien :</h2> <table width=\"300px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Nama Pasien</td><td>:</td> <td> <select name=\"idpasien\">"."> <div style="font-family: arial.ready(function(){ $("a[rel^='prettyPhoto']").$_SESSION['usrnm'].php\">Keluar</a> </div><br/>".<script src="js/jquery."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350"> <!-. text-decoration: none. </script> </head> <body style="margin-top: 0px.prettyPhoto({theme:'light_rounded'}).end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.$_SESSION['userid'].left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #145356"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #3E9195.end left menu --></td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px. }).js" type="text/javascript" charset="utf-8"></script> <script type="text/javascript" charset="utf-8"> $(document). border: 1px dashed #2e2e2e. border-bottom: 1px solid #145356"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. font-size: 12px.\" href=\"library/logout."</strong><br/><a style=\"color: #880000.\"> Selamat Datang.

"\">".$showName['nmlengkap']. $execFullName=q($getFullName).$_SESSION['diagIdPasien']. $getNum = getnRows($execQuer). echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" style=\"border:1px solid #000000\"> <tr> <th style=\"border-right:1px solid #000000.$execgetPasien = q($getPasien). } echo " </select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"2\">&nbsp."'". $showName = f($execFullName).$_SESSION['diagIdPasien']. } else { $id_pasien_hist = $_SESSION['diagIdPasien'].$getResult['nmlengkap']. while($getHistShow = f($execQuer)) { $detonator = ">". . echo "( <strong>Pasien : $a</strong> ". echo "<tr> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000. $getHist = "SELECT * FROM history_diagnosa WHERE idPasien='".\"></th> </tr>"." )<br/><br/>". if($getNum > 0) { echo "<h2><u>History Diagnosa Penyakit</u></h2>". $getFullName = "SELECT nmlengkap FROM pasien WHERE idPasien='".\"></th> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000.\">Pengobatan</th> </tr>"."'".\"></th> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000.$getResult['idPasien']."</option>".\">Tanggal</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000. while ($getResult = f($execgetPasien)) { echo "<option value=\"".</td><td><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> <br/>". $execQuer = q($getHist).\">Nama Penyakit</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000.

$nilcf = $_POST['nilcf'].php'\">". mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`")."</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000.href='diagnosa.$_SESSION['diagIdPasien'].$plot_data[1].\">"."</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000. $pny = $_POST['idPny']. border-bottom:1px solid #000000.$showName['nmlengkap']. $querupdate = "UPDATE kaidah_diagnosa SET idPenyakit='$pny'.</font>". idGejala='$gjl'." )<br/><br/>". if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edkdh") { $id = $_POST['idkdh']. echo " <tr> <th style=\"border-right:1px solid #000000.\">". $getHistShow['hsldiagnosa']). $getFullName = "SELECT nmlengkap FROM pasien WHERE idPasien='".location. } echo "<br/><br/><input type=\"button\" value=\"DIAGNOSA BARU\" onClick=\"Javascript: window.php <? session_start(). } ?></div> </td> </table> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program kaidahdiagnosa. $gjl=$_POST['idGjl']. echo "<font color=red>Belum ada history diagnosa penyakit untuk pasien ini. } echo "</table>".$plot_data = explode($detonator. } else { echo "<h2><u>History Diagnosa Penyakit</u></h2>".$getHistShow['tglperiksa']."'". border-bottom:1px solid #000000."</th> </tr>".$plot_data[0]. $execFullName=q($getFullName).php"). cf='$nilcf' WHERE idKaidah='$id'". setDatabase("sisparindisease").location. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").href='datapasien. include("library/database.\">". border-bottom:1px solid #000000. echo "( <strong>Pasien :</strong> ".php?&act=adp'\">". . $showName = f($execFullName). } if(!isset($_SESSION['diagIdPasien'])) { echo "<br/><br/><input type=\"button\" value=\"PASIEN BARU\" onClick=\"Javascript: window. doConnect().

1")). } else { $new_id = 1.$_SERVER['PHP_SELF'].cf='$nilcf'".php"). } else { if ($nilcf == "") { header("Location:kaidahdiagnosa. if ($anyData > 0) { header("Location: ". $new_id = $last_id[0] + 1.$execupd = q($querupdate). $anyData = getnRows($execCheck).$_SERVER['PHP_SELF']. $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idkdh'". $gjl=$_POST['idGjl']. } $querinsert = "INSERT INTO kaidah_diagnosa SET idKaidah='$new_id'.php?status=gagal"). if($execins) { header("Location: ". } } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlkdh") { $idkdh = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idKaidah from kaidah_diagnosa order by idKaidah desc limit 0. $execins = q($querinsert). if($execallkaidah) { header("Location:kaidahdiagnosa.$_SERVER['PHP_SELF']. $checkExistingData = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idPenyakit='$pny' AND idGejala='$gjl'".css" rel="stylesheet" type="text/css"> . settype($last_id[0]. $execquer = q($getdetail).""). if($execupd) { header("Location: ". $nilcf = $_POST['nilcf']. } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adkdh") { $pny = $_POST['idPny']. $execallkaidah = q($evalallkaidah). idPenyakit='$pny'. //die($pny).""). } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from kaidah_diagnosa")). "integer"). } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom."?act=adkdh&warn=exist"). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idkdh'". $execCheck = q($checkExistingData). $getcontent = f($execquer).idGejala='$gjl'.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.

theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.<script> var ns4class='' function disp_confirm(act.help.indent.code.media.moveforward.advhr.image.anchor.cleanup.sub.template.preview.pasteword. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.save.pagebreak.preview.abbr.print.movebackward. elements : "elm1". external_image_list_url : "lists/image_list.visualchars.fullscreen".backcolor".bullist.|.|.|.|.init({ // General options mode : "exact".template.paste.fullscreen".unlink.replace.|.|.paste.advhr.justifyleft.redo. theme_advanced_resizing : true.justifyright."toolbar=no. copyhistory=no.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.charmap.justifycenter.justifyright.|. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.noneditable. theme_advanced_toolbar_location : "top".removeformat.outdent. } </script> <!-.|.|. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".unlink.searchreplac e.layer.justifyfull".visualchars.blockquote.visualchars.js".justifyleft.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.|.ins.movebackward.|. resizable=no.preview.justifycenter. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.bold.iespell.style.forecolor. scrollbars=yes.|.php".moveforward.media.visualaid.emotions."wdwGejala".iespell.js".insertdate.undo.fullscreen.|.t emplate. skin_variant : "silver".|.advlink. external_link_list_url : "lists/link_list. directories=no.underline. } } </script> <script> function open() { window.absolute.styleprops.ltr. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save. obj.bullist.sup.|.pastetext.rtl.newdocument. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.|.|.insertdatetime.link.advhr.underline.code.|.hr.bold.|.styleprops.visualaid.b ackcolor".pagebreak".|.strikethrough.image.emotions.acronym.cleanup.|.href = goto.js".directionality.|. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").absolute.inlinepopups".em otions.blockquote.pastetext. menubar=no.|. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.italic.|.attribs.inserttime.hr.styleselect.copy.|.js".nonbreaking.pagebreak.fontsizeselect". plugins : "safari.|.numlist.nonbreaking.del. status=no. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.|.link.|.justifyfull.outdent.forecolor.an chor.media.cite.paste.nonbreaking.sub.fontselect.indent. location=no.open("daftargejala. // Replace values for the template plugin .print.search.fontselect. if (r==true) { document.charmap.|.numlist".undo.fontsizeselect.|.pasteword.xhtmlxtras.contextmenu. return true.replace. theme_advanced_buttons2 : "cut. width=500.|.removeformat. height=400").search. //theme_advanced_buttons2 : "cut.table. skin : "o2k7".advimage.location.iespell. theme_advanced_toolbar_align : "left".css". media_external_list_url : "lists/media_list.redo.copy.sup.italic.formatsel ect. theme : "advanced".

/TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px. margin-bottom: 0px. font-size: 12px.php" class="menulink" class=&{ns4class}. <strong>".end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.Header images --> <!-. border: 1px dashed #2e2e2e. font-weight: bold.\" href=\"library/logout.template_replace_values : { username : "Some User". staffid : "991234" } }).>&raquo."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. text-decoration: none.php\">Keluar</a> </div><br/>". Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.$_SESSION['userid']. color: #fff. } ?><!-. padding: 5px 5px 5px 5px.\"> Selamat Datang. </script> <!-.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> .left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login."</strong><br/><a style=\"color: #880000.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.

font-size: 16px."</td>". } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0. $cols = 4.\"> <strong>Warning :</strong> Data kombinasi tersebut sudah ada. color:#FF0000. $quer = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa order by idPenyakit asc". } if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold. echo " <tr> <td align=\"left\">".} echo "</tr>"."> <div style="font-family: arial. while($isikaidah = f($qkaidah)) { $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$isikaidah[1]'")). $querindx = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa order by idPenyakit asc".$nama_penyakit[1].$nama_gejala[1]. $to = 5. } else {$cols = 3.</table> </form> </div> </td></tr> </table>". mohon gunakan kombinasi lain!</div> <br/>". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>"."</td><td>". if ($data > 0) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". $qkaidah = q($querindx). } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee. font-size: 12px.'>Proses Gagal</span>". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " . color: #880000. $nama_gejala = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from gejala where idGejala='$isikaidah[2]'"))."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px."</td><td>". padding: 3px. background:#FFAAFF.$isikaidah['cf']. $data = getnRows(q($quer)). echo "<tr><th>Penyakit</th><th>Gejala</th><th>Nilai CF</th>". padding: 20px.">DATA KAIDAH DIAGNOSA</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['warn']) && $_GET['warn']=="exist") { echo " <div id=\"warning\" style=\"border:1px dashed #FF0000.

$getConPny = q($getAllPny)."'. } echo " </select></td> </tr>".gif\" border=\"0\"></a> </td>". $quer = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idedkaidah'".<td align=\"center\"> <a href=\"". 'Id Penyakit : ".$isiPny['namapenyakit'].$isiPny['idPenyakit'].$isikaidah['idGejala']. } echo "</table><br/>".") ". $getAllPny = 'SELECT * FROM penyakit order by idPenyakit asc'."</option>"."?&act=dlkdh&detail="."\"><img src=\"images/icon/edit."-Id Gejala : ". while($isikdh = f($execQuer)) { echo " <tr><td>Id Penyakit</td><td>:</td> <td><select name=\"idPny\">". while ($isiPny = f($getConPny)) { echo "<option value=\""."\""."?&act=edkdh&detail=".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Kaidah</a> </div>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edkdh") { $idedkaidah = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0.$isikaidah['idPenyakit']. } echo ">(". if ($isiPny['id'] == $isikdh['idPenyakit']) { echo "selected".$_SERVER['PHP_SELF']. } if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"". } echo "</tr>".$isiPny['idPenyakit']."?&act=adkdh\" style=\"text-decoration: none."')\"><img src=\"images/icon/delete.$_SERVER['PHP_SELF']. echo "<form name=\"datakaidah\" method=\"POST\" action=\"\">". <tr><td>Id . echo " Gejala</td><td>:</td> <td><select name=\"idGjl\">".$_SERVER['PHP_SELF'].$isikaidah['idKaidah'].gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.$isikaidah['idKaidah'].\"> <img src=\"images/icon/add. '". $execQuer = q($quer).

back()\"> </td> </tr>"."\">(". <tr><td>Id <tr><td>Id .".50). $getAllPny = 'SELECT * FROM penyakit order by idPenyakit asc'.</td><td>&nbsp.. $getConGjl = q($getAllGjl).50).$getAllGjl = 'SELECT * FROM gejala order by idGejala asc'. echo " Penyakit</td><td>:</td> <td><select name=\"idPny\">". echo " <tr><td>Nilai CF</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nilcf\" value=\"".") ".".} echo ">(". echo "</form>". $getConPny = q($getAllPny).") ".$isikdh['cf']. $getConGjl = q($getAllGjl). echo "<option value=\"".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edkdh\"> <input type=\"hidden\" name=\"idkdh\" value=\"".$isiPny['idPenyakit']. while ($isiGjl = f($getConGjl)) { $newDescription = substr($isiGjl['deskripsi']."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. } echo " echo " Gejala</td><td>:</td> <td><select name=\"idGjl\">". echo " <tr><td>&nbsp. } echo "</table>". </select></td> </tr>"."</option>".$isiGjl['idGejala'].. if ($isiGjl['id'] == $isikdh['idGejala']) { echo " selected"."\"". while ($isiGjl = f($getConGjl)) { $newDescription = substr($isiGjl['deskripsi'].0.$isiPny['namapenyakit'].$isiPny['idPenyakit']."</option>".$isiGjl['idGejala']. $getAllGjl = 'SELECT * FROM gejala order by idGejala asc'. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$isikdh['idKaidah']. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adkdh") { echo "<form name=\"dataKaidah\" method=\"POST\" action=\"\">".$newDescription.". while ($isiPny = f($getConPny)) { echo "<option value=\"".0.". } echo " </select></td> </tr>"."\"></td></tr>".

"\">(". echo "<form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"tulis_resep.$isiGjl['idGejala']. } echo " echo " CF</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nilcf\" value=\"\"></td></tr>". echo "</form>".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adkdh\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. color:#000000. $getDesease = "SELECT * FROM hasil_sementara ORDER BY nilaiCF DESC".</td><td>&nbsp. } $f++. color: #880000.\">Hubungi Dokter pribadi Anda</p></center>". $pakar_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from pakar where username='".php\"> <h2>Keputusan :</h2> <table width=\"300px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Data Penyakit</td><td>:</td> <td> <select name=\"fmpenyakit\">". if ($f < 3) { echo "<option value=\"".$isiGjl['idGejala']. $execgetDesease = q($getDesease).") ".php <?php $f = 0."\">$nama_penyakit[0]</option>".$newDescription. $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select `namapenyakit` from `penyakit` where `idPenyakit`='$desease_id'")). while ($getResult = f($execgetDesease)) { $desease_id = $getResult['idPenyakit']. echo " <tr><td>&nbsp.back()\"> </td> </tr>". <tr><td>Nilai Listing Program keputusan_non_pakar. } ?> &nbsp. </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial."'"))."</option>". font-size: 11px. } . ?> Listing Program verifikasi_resep_dokter.$_SESSION['usrnm'].php <?php echo "<center><p style=\"font-size: 14px." bgcolor="#EEEEEE"> </td> </tr> </table> </body> </html> </select></td> </tr>". font-weight: bold. echo "</table>".echo "<option value=\"".$getResult['idPenyakit'].

.$data.">". include("library/database. $penyakit = $_POST["fmpenyakit"]. dosis.echo " </select> </td> </tr> <tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. ?> Listing Program simpan_resep_sementara. ?> Listing Program tulis_resep. '$dosis'. $data = $_POST['keterangan']. $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from `penyakit` where `idPenyakit`='$penyakit'")). $id_pakar = $_POST["idPakar"]. setDatabase("sisparindisease").php").$_SESSION['diagIdPasien']. $ket = $_POST["keterangan"]. $dosis = $_POST["dosis_obat"]..$pakar_id[0].php <?php include("getin. mysql_query("INSERT INTO resep_sementara (idPasien. $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from history_diagnosa")). ket) values ('$pasien'."\"> </td> <td> <input type=\"submit\" value=\"Pengobatan\"/> </td></tr> </table> </form> <br/>".php"). header("Location: tulis_resep. '$ket')"). $obat = $_POST["resep_obat"]."\"> <input type=\"hidden\" name=\"fmpakar\" value=\"". $penyakit = $_POST["fmpenyakit"]. header("Location:diagnosa.php?idPas=$pasien&idPen=$penyakit"). $resume = $additional_data[1]. <input type=\"hidden\" name=\"fmpasien\" value=\"". } if(isset($_POST['simpanResep'])) { $id_penyakit = $_POST["idPenyakit"]. med. if ($cek_hollow > 0) . if (isset($_GET['status']) && ($_GET['status']=="delDiagnoseId")) { session_unregister('diagIdPasien').php <? session_start(). $pasien = $_POST["fmpasien"].php"). doConnect(). $pakar = $_POST["fmpakar"]. '$obat'. $nama_pasien = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from `pasien` where `idPasien`='$pasien'")). $id_pasien = $_POST["idPasien"]. $additional_data = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$id_penyakit'")). $pasien = $_POST["fmidpasien"].

css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. tglperiksa. text-decoration: none. idPakar) values ('$new_id'."</strong><br/><a style=\"color: #880000.php" class="menulink" class=&{ns4class}.php\">Keluar</a> </div><br/>". $new_id = $last_id[0] + 1.$_SESSION['userid']. } mysql_query("INSERT INTO history_diagnosa (idHistory.Header images --> <!-. } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> .left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.\" href=\"library/logout. hsldiagnosa.>&raquo. font-weight: bold. '$id_pasien'. margin-bottom: 0px. border: 1px dashed #2e2e2e. padding: 5px 5px 5px 5px. color: #fff. NOW(). border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.1")).php"). '$id_pakar')"). "integer")."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. '$resume'. <strong>".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' </script> </head> <body style="margin-top: 0px. settype($last_id[0]. header("Location: halaman_depan.\"> Selamat Datang. } ?><!-. idPasien.{ $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idHistory from history_diagnosa order by idHistory desc limit 0.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. } else { $new_id = 1.

php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. } $input_resep = "<div style='display: block. echo "$nama_pasien[1]"."> <h2>Form Resep</h2> <form action="" method="post"> <table border="0" cellspacing="2" cellpadding="0"> <tr> <td width="100px">Nama Pasien</td> <td width="10px">:</td> <td width="100px"> <?php $nama_pasien = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from pasien where idPasien='$pasien'")). ?></td> </tr> <tr> <td width="100px">Nama Penyakit</td> <td width="10px">:</td> <td width="100px"> <?php . ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px.<tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.'>". font-size: 12px.

echo "$nama_penyakit[1]". while($take_it = mysql_fetch_row($all_gejala)) { mysql_query("update gejala set color='#eeeeee' where idGejala='$take_it[0]'"). setDatabase("sisparindisease"). $all_gejala = mysql_query("select * from gejala").php"). echo "$take_it[1]<hr>". } ?> .php <? include("library/database. ?></td> </tr> <tr> <td width="100px" valign="top">Resep Obat</td> <td width="10px" valign="top">:</td> <td> <textarea rows="10" cols="40" name="keterangan"></textarea> <hr noshade> </td> </tr> <tr> <input type="hidden" name="idPenyakit" value="<?=$penyakit?>"> <td width="100px" valign="top"><input type="hidden" name="idPasien" value="<?=$pasien?>"></td> <td width="10px" valign="top"><input type="hidden" name="idPakar" value="<?=$pakar?>"></td> <td><input type="submit" value="SIMPAN" name="simpanResep"></td> </tr> </table> </form> </div></td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center"> </td> </tr> </table> </body> </html> Listing Program import_color. doConnect().$nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$penyakit'")).