PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR UNTUK ANALISA PENYAKIT DALAM

Tugas Akhir untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana Teknik

oleh

Adhi Sadewo Broto L2F304202

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

HALAMAN PENGESAHAN

Judul Tugas Akhir

: Perancangan dan Implementasi Sistem Pakar untuk Analisa Penyakit Dalam

Nama Mahasiswa : NIM : Disetujui/disahkan di : Tanggal : Pembimbing 1

Adhi Sadewo Broto L2F304202 Semarang 20 Agustus 2010 Pembimbing 2

Imam Santoso, S.T.,M.T. NIP. 197012031997021001

Ajub Ajulian Zahra, ST., MT. NIP. 197107191998022001

Telah diuji dan dinyatakan LULUS di Semarang Tanggal, 30 Agustus 2010

Ketua Penguji

Sekretaris Penguji

Anggota Penguji

Ir. Kodrat Iman Satoto, M.T. NIP. 196310281993031002

Yuli Christyono, S.T.,M.T. NIP. 196807111997021001

Darjat, S.T.,M.T. NIP.197206061999031001

Mengetahui, Pembantu Dekan 1 Fakultas Teknik UNDIP

Ir. Bambang Pudjianto, M.T. NIP. 195212051985031001

PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Tugas Akhir ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Semarang, 2010

20

Agustus

Adhi Sadewo Broto L2F304202

orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik ‘sedikit’ rumit ataupun rumit sekalipun ‘tanpa’ bantuan para ahli dalam bidang tersebut. Penyakit dalam memiliki indikasi yang beragam dan gejala yang muncul hampir memiliki kemiripan. tanpa kesehatan manusia tidak bisa menikmati hidup. Faktor Kepastian . Penyakit dalam merupakan salah satu jenis penyakit yang paling banyak diderita. USG. Masukan gejala tersebut kemudian diolah dengan menggunakan kaidah tertentu sesuai dengan ilmu pengetahuan pakar atau dokter umum yang sebelumnya sudah disimpan di dalam kaidah pengobatan. Hasil analisa kemudian diperiksa kecocokannya dengan hasil diagnosa dokter untuk mengetahui kebenarannya. jenis penyakitpun makin bertambah dengan masnifestasi baru atau bahkan berbeda dari gejala sebelumnya. Salah satu alat bantu yang sangat membantu dalam melakukan diagnosa terhadap penyakit dalam adalah sistem pakar. Besarnya nilai faktor kepastian bergantung pada banyaknya kecocokan masukan gejala terhadap satu penyakit serta besarnya nilai faktor kepastian per korelasi antara gejala dan penyakit. Diharapkan dengan dibuatnya sistem pakar ini dapat digunakan oleh masyarakat sebagai acuan diagnosa awal terhadap suatu penyakit dalam dan sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mendiagnosa pasien dengan lebih tepat dan cermat. Semakin canggihnya ilmu kedokteran sangat membantu tenaga medis untuk mendiagnosa suatu penyakit dan mengobati pasien. Banyak penemuan seperti rontgen. agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Diharapkan dengan sistem ini. Diagnosa dilakukan dengan cara menganalisa masukan gejala berupa pertanyaan tentang apa yang dirasakan oleh pasien. Sedangkan bagi para ahli. Sistem pakar secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer. sistem ini dapat digunakan sebagai asisten yang berpengalaman. bisa jadi semakin parah atau bahkan dapat menyebabkan kematian jika telambat tertolong. CT-scan dan banyak lagi alat yang lain yang menjadi alat bantu bagi dunia kedokteran. Tanpa pengetahuan yang baik dapat menyebabkan penanganan yang salah terhadap suatu penyakit. bahkan masyarakat awam kesulitan untuk mengenali jenis penyakit yang diderita. Hal ini menyebabkan banyak tenaga medis. Hasil dari sistem pakar untuk analisa penyakit dalam ini adalah tiga alternatif pilihan penyakit dalam yang disajikan sesuai urutan nilai faktor kepastian dari yang paling besar.ABSTRAK Kesehatan merupakan sesuatu yang sangat berharga. Aplikasi yang dikembangkan merupakan sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam dengan menggunakan metode Faktor Kepastian. Seiring perkembangan jaman. Kata kunci: penyakit dalam. Program dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL. sistem pakar.

In general. The value of certainty factor depends on how many match between the input of the symptoms and the disease and also the value of the certainty factor for each correlation between a symptom and a disease. people can solve problems whish is “alittle bit” complicated or even very complicated without any an expert assistant. Key words: indisease.ABSTRACT Healthy is something that is very pricelesss. The diagnose is done by analyzing the inputs of symptoms which is served as questions about what the patient suffers from. USG. The results from this expert system is three alternative indisease which is performed according to the value of the certainty factor by ascending. helps medical workers to diagnose a disease and treat the patients. Indisease has many variation of indications and the symptoms that appears are almost the same. Hopefully. CT-scan and many more is used as a helping tool for the medical world. or even common people find it difficult to recognize what kind of disease that is being suffered. These cause many medical worker. it can be even worse or may be can cause death if it’s too late. This program is made by using PHP language and database MySQL. . One of a helping tool wich is helpful to diagnose a disease is an expert system. this expert system can be used by most people as a guidance for a pre-diagnose to an indisease and as a helping tool for doctors for a precision diagnose. it can used as an experienced assistant. Certanty Factor . expert system is a system that adopt human knowledge into a computer. expert system. without it people can’t enjoy this life. Without any goog knowledge can cause a worse treatment to the disease. The developed application is an expert system that is used to diagnose indiseases by using Certainty Factor method. And for the experts. Indisease is one of the disease that people mostly suffering from. so it can solve problems which the expert used to do. many kinds of disease appear with new manifests or even something different with the existing symptoms. The more sophiscated the medical knowledge. Hopefully by this expert system. As years go by. Then the inputs are maintened by using certain rules which are refers to the expert’s or doctor’s knowledge that have been saved in the cure rules. Then the results are matched with the doctor’s diagnoses to prove the truth. Many inventions such as rontgen.

Saat putus asa dan penat. terimakasih untuk kepercayaan dan doa yang sudah diberikan tanpa putusnya.MOTTO DAN PERSEMBAHAN “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya”  Tuhan Yesus. hanya KAU yang mampu buatku bertahan dan “berperang” sampai garis akhir . kalian mampu membuat bapak bertahan dan berdiri lagi. It’s dedicated only for You and for Your Glory!  Istriku tercinta dan anakku Benning.  Bapak dan ibu. Kalian adalah kekuatan dan alasan untuk apapun yang bapak lakukan. Semoga hasil ini mampu membuat bapak dan ibu tersenyum bangga kepada anakmu. hidupku lengkap bersama kalian. terima kasih atas kasih setia dan penyertaanMU yang tak pernah putus bagiku. .

Laporan Tugas Akhir ini digunakan sebagai syarat Program S1 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. selaku Ketua Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. S. Pada kesempatan ini Penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyelesaian Tugas Akhir ini. selaku Dosen Pembimbing I atas ilmu dan bimbingan yang diberikan. selaku Dosen Pembimbing II atas saran. Bapak Ir. S. Ari Nursanti selaku dokter konsultan sebagai narasumber pengetahuan kepakaran penyakit dalam. 7. khususnya Gunar H dan Arko S. yang tidak dapat Penulis sebutkan satu persatu. bantuan dan bimbingan yang diberikan. 2. M. 5. Seluruh Dosen. sehingga Penulis dapat menyelesaikan penulisan Laporan Tugas Akhir dengan judul “Perancangan dan Implementasi Sistem Pakar untuk Analisa Penyakit Dalam”. Bapak Imam Santoso. staf Tata Usaha.T. Sudjadi..T. staf perpustakaan jurusan yang telah banyak membantu.T.T selaku dosen wali atas dukungan dan semangat yang diberikan. Ibu Ajub Ajulian Zahra. M. maka dengan hormat penulis mengharapkan kritik. 3.. antara lain: 1. M.T.T.KATA PENGANTAR Puji Tuhan penulis ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala kasih dan karuniaNYA. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna.T. S. 9. M.. 8. 4. Teman – teman Angkatan 2004-2007 Ekstensi Elektro Universitas Diponegoro khususnya Elektronika Telekomunikasi atas semangat dan dukungan yang diberikan. Ibu dr. 6. Kedua Orang Tua dan keluarga kecilku Artikasari dan Benning Arista Dekanaya yang telah ikhlas memberikan doa dan dukungan kepada penulis hingga dapat menyelesaikan studi. Bapak Adian. Semua pihak yang telah banyak membantu. saran serta .R.

Agustus 2010 Penulis . Semarang.informasi yang bersifat membangun mengenai penulisan laporan untuk kesempurnaan Tugas Akhir ini.

................................... 2 1..................................................... 3 1..................... 2 1...................4 Metode Penelitian..4 Struktur Sistem Pakar........................................................2.................................................................................... 17 2............................. 11 2........ 14 2.................................................................................. 6 2......3................2....... xi DAFTAR TABEL..........2........................2 Sistem Pakar..............5 Sistematika Penulisan ...................................... iii ABSTRAK ..........................3 PHP ...........1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) Secara Umum .................................................. vi KATA PENGANTAR .......... 17 2...............2 Tujuan ...........................................................................................................................3 Pembatasan Masalah ........................ xiii BAB I PENDAHULUAN 1................. ii PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH ...........................1 Sejarah PHP........................ vii DAFTAR ISI.............................................2........................ 9 2...5 Ketidakpastian........................................................................................................................................................................... 1 1...................................................................................................................................................................................... iv ABSTRACT ......... ix DAFTAR GAMBAR ......................2.............. v MOTTO DAN PERSEMBAHAN ......... 17 2............7 Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors .........6 Faktor Kepastian (Certainty Factor)............. i HALAMAN PENGESAHAN........3 Tipe Data ..................... 18 ....... 15 2.. 10 2.....................3 Keuntungan dan kelemahan Sistem Pakar .............................................................2 Kategori dan Area Permasalahan Sistem Pakar .....................................1 Ciri-Ciri Sistem Pakar ...............................................2..................... 9 2..................................................................2.......1 Latar Belakang ...........................................................................................2................... 7 2.....................................................................................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL................................................................................ 4 BAB II DASAR TEORI 2...............

............................. 29 3..............................5 Perbandingan Hasil Analisa dengan Diagnosa Dokter .2......2...................4 Pengujian dengan Tiga Metode Diagnosa ...........................................................................................2................ 19 2.... 37 3..................4 MySQL.......2............. 61 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN ..2 Diagnosa Penyakit..............1 Kebutuhan Sistem ............................................................................................................ 33 3................... 55 4......................3 Basis Pengetahuan............. 43 4....... 41 4.................................. 32 3.................1 Pengujian Perhitungan Nilai Certainty Factor ................................2................... 46 4................................2 Perancangan Diagram Alir.............................................................................................................................................2.2............................. 22 BAB III PERANCANGAN SISTEM 3................... 35 3............. 49 4...... 47 4.....................................................................................................2..............................................2......1 Metode Wawancara...................................2 Pengujian dengan Satu Metode Diagnosa............2 Metode Diagnosa Pemeriksaan Fisik ........................1 Kesimpulan ............................................4 Mesin Inferensi................................. 61 5....2. 27 3.. 26 3.6 Data Pakar ...................3 Data Penyakit .........................................................3 Metode Diagnosa Pemeriksaan Penunjang ....................3 Pengujian dengan Dua Metode Diagnosa ....... 57 BAB V PENUTUP 5.......................... 31 3........ 27 3.................. 43 4...........................1 Diagram Alir Program Sistem Pakar...................5 Penyakit Dalam ............................4 Data Gejala....................2............7 Data Pasien........................................... 39 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 4................ 30 3................................................5 Kaidah Diagnosa .......2 Saran........................................

............................................................8 Tampilan tabel diagnosa metode diagnosa pemeriksaan fisik .7 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik.......................1 Pilihan pertanyaan ..10 Masukan gejala metode diagnosa pemeriksaan penunjang............................. 28 Gambar 3.......7 Diagram alir menu data pakar untuk userrole admin....................2 Tabel diagnosa..............................10 Diagram alir menu data pasien untuk userrole admin .....5 Diagram alir menu kaidah diagnosa......................................... 11 Gambar 3................... 25 Gambar 3..............................9 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik ...................9 Diagram alir menu data pasien..4 Diagram alir menu data gejala ..............12 Diagram alir mesin inferensi .. 23 Gambar 3....4 Masukan gejala dengan metode diagnosa wawancara ........ 31 Gambar 3..................................... 42 Gambar 4...............14 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam ............. 42 Gambar 4..11 Diagram alir menu data pasien untuk userrole pakar ... 40 Gambar 4....8 Diagram alir menu data pakar untuk userrole pakar..................... 35 Gambar 4......DAFTAR GAMBAR Gambar 2.......................................3 Diagram alir menu data penyakit .......................... 44 Gambar 4......... 33 Gambar 3..........................13 Metode diagnosa wawancara pada penyakit Demam Tifoid ....................... 32 Gambar 3................. 46 Gambar 4......... 31 Gambar 3........ 26 Gambar 3................6 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa wawancara..........5 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa wawancara ................... 28 Gambar 3....11 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang ......................................... 29 Gambar 3......2 Struktur Sistem Pakar.............. 6 Gambar 2....... 38 Gambar 4.... 30 Gambar 3...............................3 Hasil nilai CF total per id penyakit di tabel hasil_sementara.......................1 Diagram alir pogram sistem pakar ................................................................................... 40 Gambar 4............. 43 Gambar 4..........2 Diagram alir menu diagnosa penyakit......................................................................... 37 Gambar 4.................................. 44 Gambar 4.............6 Diagram alir menu data pakar ......... 43 Gambar 4.......1 Bagian utama sistem pakar.......................................................... 38 Gambar 4............. 39 Gambar 4.....................12 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang...............................................................................

........................................ 48 Gambar 4..........................................................................................................................19 Tabel hasil_sementara untuk dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid ................................... 52 ........................................................................... 49 Gambar 4............. 51 Gambar 4...........16 Metode diagnosa pemeriksaan fisik pada penyakit Demam Tifoid .....................................................................................17 Metode diagnosa pemeriksaan penunjang pada penyakit Demam Tifoid................18 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang ........................................................................... 47 Gambar 4...............................15 Tabel hasil_sementara untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid ........................... 48 Gambar 4.................................................... 50 Gambar 4..................................................................20 Tabel diagnosa untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid............ 49 Gambar 4................Tifoid..............21 Tabel hasil_sementara untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid .................................................

.....8 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus II ..........................................1 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa wawancara .............................................................................................2 Tipe data numeric MySQL .......................................................................... 60 ......................................................................................................................................................11 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus V ................................................ 45 Tabel 4................ 20 Tebel 3................ 59 Tabel 4............................ 58 Tabel 4.................................10 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus IV............................................................ 50 Tabel 4.2 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan fisik..........................6 Perbandingan keluaran antara satu metode diagnosa dengan dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid............. 41 Tabel 4...9 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus III.................................. 57 Tabel 4............................... 8 Tabel 2.....DAFTAR TABEL Tabel 2............7 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus I ..........................12 Perbandingan hasil anailsa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus VI........... 45 Tabel 4........................5 Aturan untuk penyakit Demam Tifoid .4 Perbandingan penggunaan satu metode diagnosa dengan jumlah masukan gejala sama................ 44 Tabel 4... 58 Tabel 4...............3 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang .............................................................................. 43 Tabel 4......................... 21 Tabel 4......................... 57 Tabel 4.................................................1 Tipe character.......1 Macam-macam sistem pakar.....................................................

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence merupakan bagian dari ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. psikologi. Salah satu yang dipelajari pada kecerdasan buatan adalah teori kepastian dengan menggunakan teori Certainty Factor (CF) [4] . Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang kesehatan yaitu sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. Hal ini mendorong para ahli untuk semakin mengembangkan komputer agar dapat membantu kerja manusia atau bahkan melebihi kemampuan kerja manusia. Sistem cerdas (intelligent system) adalah sistem yang dibangun dengan menggunakan teknik-teknik artificial lintelligence. Sistem pakar merupakan program komputer yang meniru proses pemikiran dan pengetahuan pakar dalam menyelesaikan suatu masalah tertentu. permainan dan sebagainya. Pengetahuan yang disimpan di dalam sistem pakar umumnya diambil dari seorang manusia yang pakar dalam masalah tersebut dan sistem pakar itu berusaha meniru metodelogi dan kinerjanya (performance). Implementasi sistem pakar dapat diterapkan dalam dunia kesehatan selain sebagai media informasi bagi masyarakat terutama penderita penyakit untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita sebagai diagnosa awal. Sistem Pakar (Expert System) adalah program berbasis pengetahuan yang menyediakan solusi-solusi untuk problema-problema dengan kualitas pakar. kini telah digunakan secara luas di berbagai bidang. kesehatan.BAB I PENDAHULUAN 1. pendidikan. Penyakit yang dipilih adalah penyakit dalam karena penyakit dalam merupakan penyakit yang kompleks dan sering diderita oleh . seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. juga sebagai alat bantu bagi dokter untuk dapat mengambil keputusan secara cepat dan lebih akurat. misalnya bisnis.1 Latar Belakang Perkembangan komputer dewasa ini telah mengalami banyak perubahan yang sangat pesat. Komputer yang pada awalnya hanya digunakan oleh para akademisi dan militer.

. Manfaat dari sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit dalam ini untuk dapat memberikan informasi sebagai diagnosa awal bagi penderita penyakit dalam mengenali jenis penyakit yang yang diderita dan sebagai alat bantu bagi pakar/dokter untuk dapat menentukan jenis penyakit dalam yang timbul secara tepat dan cepat sehingga dapat diputuskan pengobatan secara efektif. b) Diasumsikan bahwa data dimasukkan oleh pakar atau orang yang mengetahui perubahan jenis. maka seorang pakar atau dokter perlu mengkaji lebih dalam gejala yang dialami pasien untuk dapat menentukan penyakit yang diderita. 1. gejala dan langkah pengobatan penyakit dalam. d) Sistem pakar ini mendiagnosis pasien dewasa di atas 20 tahun yang produktif. 1. c) Jenis penyakit yang dibahas sebanyak 20 penyakit dalam beserta gejala dan pengobatannya. Karena penyakit dalam sangat beragam jenis dan gejalanya. e) Sumber pengetahuan diagnosis praktis diperoleh dari seorang dokter umum. Seringkali orang bingung dengan penyakit yang diderita dan harus ke dokter apa untuk berobat atau berkonsultasi. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).Nursanti. yaitu dr.3 Pembatasan Masalah a) Sistem pakar ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.kebanyakan orang.2 Tujuan Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat suatu program sistem pakar yang berisi pengetahuan dari seorang pakar/dokter yang diyakini kebenarannya yang memiliki kemampuan untuk dapat mendiagnosa penyakit dari gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien secara cepat dan tepat seperti seorang pakar dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).

b) Pengumpulan data dan studi lapangan Mengumpulkan data dan informasi yang terkait dengan informasi jenis. baik melalui konsultasi dengan pakar (dokter atau pakar kesehatan) maupun sumber literatur lainnya. gejala dan pengobatan penyakit dalam. maka dokter/pakar harus mendalami lebih jauh gejala yang dialamai pasien dan mencoba tindakan pengobatan mana yang harus dijalani sampai ditemukan pengobatan yang sesuai dengan jenis penyakit yang diderita.4 Metode Penelitian Pengerjaan Tugas Akhir ini menggunakan metodologi : a) Studi literatur Bertujuan untuk mempelajari dan memahami teori dasar tentang Sistem Pakar. yaitu data dan informasi tentang jenis-jenis penyakit.dan materi lain yang berhubungan dengan pembuatan program.Pemilihan Tools . gejala yang menyertai serta tindakan pengobatan apa yang mesti dilakukan. 1. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan pengumpulan pengetahuan dan pengalaman dari pakar (dokter dan literatur yang terkait). .Identifikasi Masalah Masalah yang terjadi sekarang ini adalah banyak penderita penyakit dalam yang masih belum mengetahui jenis penyakit yang diderita dan seringkali pakar atau karena begitu kompleksnya penyakit dalam. c) Analisa dan perancangan Pengembangan perangkat lunak sistem dengan tahapan sesuai dengan tahapan pada Sistem Pakar Untuk Diagnose Penyakit Dalam sebagai berikut: . .f) Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah ini adalah metode Certainty Factor.Analisis dan Akuisisi Pengetahuan Pada tahapan ini akan dilakukan analisis terhadap data dan informasi yang diperoleh.

 Evaluasi dan Implementasi akhir Akan dilakukan evaluasi dan penyempurnaan pada sistem yang telah dibuat jika diperlukan untuk kemudian diserahkan pada user. batasan masalah.  Implementasi Merupakan tahap pembangunan aplikasi. pengetahuan yang sudah direpresentasikan tersebut dikonfirmasikan kembali ke pakar untuk diverifikasi serta diperiksa validasinya.Merupakan tahap pemilihan tools yang akan digunakan untuk membangun sistem pakar. dan sistematika dari penulisan. 1. metode penyelesaian masalah yang digunakan dalam tugas akhir ini. rumusan masalah yang akan dibahas.  Verifikasi dan validasi Pada tahap ini. BAB II LANDASAN TEORI Berisi pembahasan dasar teori tentang sistem pakar yang dijadikan landasan untuk pengembangan perancangan perangkat lunak aplikasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. maksud dan tujuan yang ingin dicapai. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan pembuatan prototype dari sistem berupa aturan-aturan yang akan digunakan untuk menelusuri pengetahuan pada mesin inferensi. .  Representasi Pengetahuan Pengetahuan-pengetahuan yang telah didapat dari hasil akuisisi pengetahuan diolah menjadi bentuk yang dapat dikenali oleh komputer. termasuk integrasi pengetahuan yang sudah diverifikasi dan valid.5 Sistematika Penulisan Tugas akhir ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Membahas tentang latar belakang dilakukannya penelitian.

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Memberikan penjelasan mengenai pengujian dan analisa perangkat lunak yang sudah dibuat. analisis dan perancangan basis pengetahuan dan basis data yang terdiri dari fakta dan aturan. BAB V PENUTUP Berisi kesimpulan dari hasil penelitian tugas akhir ini serta saransaran untuk pengembangan lebih lanjut.BAB III PERANCANGAN SISTEM Berisi analisis dan perancangan sistem yang terdiri dari analisis dan perancangan proses dengan menggunakan diagram alir (flow diagram). analisis dan perancangan mekanisme inferensi yang digunakan untuk diagnosis gejala yang dirasakan pasien untuk menentukan jenis penyakit yang diderita. .

BAB II LANDASAN TEORI 2. pertanyaan. dll Basis Pengetahuan Motor Inferensi output. pengenalan suara (speech recognition). penglihatan komputer (computer vision). masalah. Kecerdasan buatan juga dapat didefinisikan sebagai salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. dan sistem pakar (expert system). pengolahan bahasa alami (natural language processing).1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent) Secara Umum Kecerdasan buatan adalah salah satu bidang ilmu komputer yang mendayagunakan komputer sehingga dapat berperilaku cerdas seperti manusia [ 2 ] . seperti robotika. pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya. b) Motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman masukan. Dua bagian utama yg dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan [4] : a) Basis pengetahuan (knowledge base): berisi fakta-fakta. jawaban. solusi Gambar 2. Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar. .1 Bagian utama sistem pakar Teknologi kecerdasan buatan dipelajari dalam bidang-bidang. teori. jaringan saraf tiruan (artificial neural sistem).

Dengan demikian seorang awam sekalipun bisa menggunakan sistem pakar itu untuk memecahkan berbagai persoalan yang ia hadapi dan bagi seorang ahli. Prospector. Sistem Pakar Seorang pakar atau ahli (human expert) adalah seseorang yang [2] : a) Memiliki kemampuan pemahaman untuk dapat mengenali (recognizing) dan merumuskan masalah. DENDRAL. dan sebagainya [4] . Sistem pakar merupakan program “artificial inteligence” (”kecerdasan buatan” atau AI) yang menggabungkan basis pengetahuan dengan mesin inferensi.2. DELTA. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General-purpose problem solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newl dan Simon. yang berusaha menduplikasi fungsi seorang pakar dalam satu bidang keahlian tertentu. c) Menjelaskan suatu tanggapan atau solusi. Sampai saat ini sudah banyak sistem pakar yang dibuat. SOPHIE. f) Menyusun kembali/resrukturisasi pengetahuan jika dipandang perlu. e) Mempelajari hal-hal baru seputar topik permasalahan (domain).2. sistem pakar dapat dijadikan alat untuk menunjang aktivitasnya yaitu sebagai sebagai asisten yang berpengalaman. sebagai hasil himpunan pengetahuan yang telah dikumpulkan dari beberapa orang pakar. XCON & XSEL. seperti MYCIN. g) Memecah aturan-aturan jika dibutuhkan. Program ini bertindak sebagai konsultan yang cerdas atau penasihat dalam suatu lingkungan keahlian tertentu. d) Belajar dari pengalaman. FOLIO. . b) Menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat. Sistem pakar adalah program komputer yang menirukan penalaran seorang pakar dengan keahlian pada suatu wilayah pengetahuan tertentu [6] . h) Menentukan relevan tidaknya keahlian. Ini merupakan bagian perangkat lunak spesialisasi tingkat tinggi atau bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Language). i) Memahami batas kemampuan.

 Data harus lengkap.  Tidak menjelaskan mengapa masukan dibutuhkan atau bagaimana hasil diperoleh.  Perubahan pada program merepotkan.Tabel 2.  Program tidak pernah salah (kecuali pemrogramnya yang salah). b) Sistem Pakar  Basis pengetehuan (knowledge base) terpisah dari mekanisme pemrosesan (inference).  Sistem bekerja secara heuristik dan logik.  Program bisa melakukan kesalahan.  Perubahan pada rules dapat dilakukan dengan mudah.  Sistem bekerja jika sudah lengkap.  Data tidak harus lengkap.1 Macam-macam sistem pakar Sistem pakar MYCIN DENDRAL [4] Kegunaan Diagnosa penyakit Mengidentifikasi struktur molekular campuran kimia yang tak dikenal XCON & XSEL SOPHIE Prospector Membantu mengkonfigurasi sistem komputer besar Analisis sirkit elektronik Digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit FOLIO Membantu memberikan keputusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi DELTA Pemeliharaan lokomotif listrik disel Perbandingan sistem konvensional dengan sistem pakar sebagai berikut [ 4 ] : a) Sistem Konvensional  Informasi dan pemrosesan umumnya digabung dalam satu program sequential.  Penjelasan (explanation) merupakan bagian dari sistem pakar. .

adalah menentukan sebab malfungsi dalam situasi yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati.2.2.2. adalah menentukan dan menginterpresentasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi. adalah menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu. b) Dapat memberikan penalaran untuk data-data yang tidak pasti. h) Pengendalian. adalah memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu. adalah membuat kesimpulan atau deskripsi sekumpulan data mentah. adalah mengatur tingkah laku suatu lingkungan yang kompleks. f) Keluarannya atau output bersifat anjuran. d) Desain.1 Ciri-Ciri Sistem Pakar Suatu sistem dikatakan sistem pakar apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut [ 4 ] : a) Terbatas pada domain keahlian tertentu. . adalah mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subyek. adalah merencanakan serangkaian tindakan yang dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu. e) Dirancang untuk dikembangkan sacara bertahap. d) Berdasarkan pada kaidah atau rule tertentu. b) Prediksi. e) Perencanaan. c) Dapat mengemukakan rangkaian alasan-alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami. f) Debugging dan Repair. 2. c) Diagnosa. g) Instruksi.2 Kategori dan Area Permasalahan Sistem Pakar Berikut adalah kategori dan area permasalahan sistem pakar [4] : dari a) Interprestasi.

i) Seleksi, adalah mengidentifikasi pilihan terbaik dari sekumpulan kemungkinan. j) Simulasi, adalah pemodelan interaksi antara komponen-komponen sistem. k) Monitoring, adalah membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan.

2.2.3

Keuntungan dan kelemahan Sistem Pakar Keuntungan sistem pakar
[4]

:

a) Memungkinkan orang awam dapat mengerjakan pekerjaan para ahli. b) Dapat melakukan proses secara berulang secara otomatis. c) Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar. d) Meningkatkan kualitas, dengan memberi nasehat yang konsisten dan mengurangi kesalahan. e) Meningkatkan hasil dan produktivitas, karena sistem pakar dapat bekerja lebih cepat dari manusia. f) Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian. g) Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan. h) Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah. i) Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.

Kelemahan sistem pakar a) Biaya yang

[4]

: untuk membuat, memelihara, dan

diperlukan

mengembangkannya sangat mahal. b) Sulit dikembangkan, hal ini erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya. c) Sistem pakar tidak 100% benar karena seseorang yang terlibat dalam pembuatan sistem pakar tidak selalu benar. Oleh karena itu perlu diuji ulang secara teliti sebelum digunakan. d) Kepakaran sangat sulit diekstrak dari manusia.

e) Pendekatan oleh setiap pakar untuk suatu situasi atau problem bisa berbeda-beda, meskipun sama-sama benar. f) Sangat sulit bagi seorang pakar untuk mengabstraksi atau menjelaskan langkah mereka dalam menangani masalah. g) Sistem pakar bekerja baik untuk suatu bidang yang sempit. h) Istilah dan jargon yang dipakai oleh pakar dalam mengekspresikan fakta seringkali terbatas dan tidak mudah dimengerti oleh orang lain. i) Transfer pengetahuan dapat bersifat subyektif dan bias.

2.2.4

Struktur Sistem Pakar Sistem pakar memiliki dua bagian utama, yaitu :

a) Lingkungan pengembangan (development environment), yaitu bagian yang digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan sistem pakar. b) Lingkungan konsultasi (consultation environment), yaitu bagian yang digunakan oleh pengguna yang bukan pakar untuk memperoleh pengetahuan.
LINGKUNGAN KONSULTASI Pemakai LINGKUNGAN PENGEMBANGAN Basis Pengetahuan : Fakta dan aturan

Fakta tentang kejadian tertentu

Antarmuka

Fasilitas penjelasan

Knowledge Engineer Akuisisi Pengetahuan

Mesin Inferensi Aksi yang direkomendasikan Workplace Perbaikan Pengetahuan

Pakar

Gambar 2.2 Struktur Sistem Pakar

[4]

Komponen-komponen yang terdapat dalam arsitektur/struktur sistem pakar [ 4 ] : a) Antarmuka Pengguna (user interface) Merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Selain itu antarmuka menerima dari sistem dan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai. b) Basis Pengetahuan Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman,

formulasi, dan penyelesaian masalah. Pengetahuan itu dapat berasal dari ahli, buku, basisdata, penelitian dan gambar.  Ada 2 bentuk pendekatan basis pengetahuan (Kusumadewi, 2003): Penalaran berbasis aturan (rule-based reasoning) Pada penalaran berbasis aturan, pengetahuan direpresentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk IF-THEN. Bentuk ini digunakan apabila kita memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada suatu permasalahan tertentu, dan si pakar dapat menyelesaikan masalah tersebut secara berurutan. Disamping itu, bentuk ini juga digunakan apabila dibutuhkan penjelasan tentang jejak (langkah-langkah) pencapaian solusi.  Penalaran berbasis kasus (case-based reasoning) Pada penalaran berbasis kasus, basis pengetahuan akan berisi solusi-solusi yang telah dicapai sebelumnya, kemudian akan diturunkan suatu solusi untuk keadaan yang terjadi sekarang (fakta yang ada). Bentuk ini digunakan apabila user menginginkan untuk tahu lebih banyak lagi pada kasus-kasus yang hampir sama (mirip). Selain itu bentuk ini juga digunakan bila kita telah memiliki sejumlah situasi atau kasus tertentu dalam basis pengetahuan.  Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition) Akuisisi pengetahuan adalah akumulasi, transfer, dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program komputer. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha

prosedur. yaitu pengetahuan yang tidak lengkap. juga dikenal sebagai penerjemah aturan (rule interpreter). metode. basis data.  Menyimpulkan fakta baru dari sebuah aturan. berupa fakta. berupa aturan. dituliskan. pengetahuan yang salah. dan lain-lain) serta pengetahuan deklaratif (termasuk dan tidak termasuk. Ada 2 cara dalam melakukan inferensi : . Kerja mesin inferensi meliputi:  Menentukan aturan mana akan dipakai  Menyajikan pertanyaan kepada pemakai. Pengetahuan yang diakuisisi adalah pengetahuan prosedural (apa yang harus dilakukan. Pekerjaan tersebut direkam. c) Mesin/Motor Inferensi (Inference Engine) Mesin Inferensi (Inference Engine). ketika diperlukan. dan untuk memformulasikan kesimpulan. yang melibatkan pembicaraan dengan pakar secara langsung dalam suatu wawancara  Analisis protokol : dalam metode ini pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. merupakan otak dari Sistem Pakar.  Menambahkan jawaban ke dalam memori Sistem Pakar. dilengkapi dengan buku. Mesin inferensi adalah program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace. laporan penelitian dan pengalaman pemakai.  Menambahkan fakta tadi ke dalam memori. Metode akuisisi pengetahuan :  Wawancara : metode yang paling banyak digunakan. kemampuan menjelaskan pengetahuan dan pandangan yang berbeda dari beberapa pakar. Komponen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah. konsep. Ada beberapa tantangan dalam melakukan akuisisi. dan dianalisis. dan lain-lain). Pengetahuan diperoleh dari pakar.menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan.

 adanya perubahan pada pengetahuan. sehingga program akan mampu menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya dan juga mengevaluasi apakah pengetahuan. dan untuk menguji kebenaran hipotesis tersebut harus dicari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan.pengetahuan yang ada masih cocok untuk digunakan di masa mendatang 2.2. e) Fasilitas Penjelasan (Explaination Facility). Suatu penalaran dimana adanya penambahan fakta baru mengakibatkan ketidakkonsistenan. . Fasilitas penjelasan merupakan komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar. d) Workplace / Blackboard Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (working memory).5 Ketidakpastian Dalam kenyataan sehari-hari banyak masalah didunia ini tidak dapat dimodelkan secara lengkap dan konsisten. Metode inferensi cocok digunakan untuk menangani masalah pengendalian (controlling) dan peramalan (prognosis). [1]  Backward Chaining : pencocokkan fakta atau pernyataan dimulai dari hipotesis terlebih dahulu. Forward Chaining : pencocokkan fakta atau pernyataan dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis. f) Perbaikan Pengetahuan Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya. Kemampuan untuk menjejak (tracing) bagaimana suatu kesimpulan dapat diambil merupakan hal yang sangat penting untuk transfer pengetahuan dan pemecahan masalah. Kemampuan tersebut adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi. dengan ciri-ciri penalaran sebagai berikut :  adanya ketidakpastian. digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara.

E) : ukuran kenaikan kepercayaan (measure of increased belief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E. Sistem pakar harus mampu bekerja dalam ketidakpastian [1] . adanya penambahan fakta baru dapat mengubah konklusi yang sudah terbentuk. Besarnya CF berkisar antara –1 sampai dengan 1. antara lain: a) Probabilitas klasik (classical probability) b) Probabilitas Bayes (Bayesian probability) c) Teori Hartley berdasarkan himpunan klasik (Hartley theory based on classical sets) d) Teori Shannon berdasarkan pada probabilitas (Shanon theory based on probability) e) Teori Dempster-Shafer (Dempster-Shafer theory) f) Teori fuzzy Zadeh (Zadeh’s fuzzy theory) g) Faktor kepastian (certainty factor) Pada Tugas akhir ini akan dibahas penyelesaian ketidakpastian dalam sistem pakar dengan menggunakan metode faktor kepastian (certainty factor). Certainty factor (CF) merupakan nilai parameter klinis yang diberikan MYCIN untuk menunjukkan besarnya kepercayaan.6 Faktor Kepastian (Certainty Factor) Faktor kepastian (certainty factor) diperkenalkan oleh Shortliffe Buchanan dalam pembuatan MYCIN. Sejumlah teori telah ditemukan untuk menyelesaikan ketidakpastian.E): ukuran kenaikan ketidakpercayaan (measure of increased disbelief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E .E) Keterangan: CF(H. MD(H.E) – MD(H. MB(H.2. Nilai –1 menunjukkan ketidakpercayaan mutlak sedangkan nilai 1 menunjukkan kerpercayaan mutlak.E) = MB(H.E) : certainty factor dari hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala (evidence) E. Rumus dasar faktor kepastian [1] : CF(H. 2.

R2) = CF(R1) + CF(R2) – [ (CF(R1) x CF(R2) ] karena nilai CF yang diberikan bernilai positif. hal ini dikarenakan besarnya nilai (value) CF yang diberikan oleh pasien saat menjawab pertanyaan sistem atas premis (gejala) yang dialami pasien atau dapat juga dari nilai CF hipotesa. Nilai CF setiap premis/gejala merupakan nilai yang diberikan oleh seorang pakar maupun literatur yang mendukung. kondisi. yaitu:  Nilai certainty factor kaidah yang nilainya melekat pada suatu kaidah/rule tertentu dan besarnya nilai diberikan oleh pakar. Pengetahuan mengenai premis dapat juga tidak pasti. nilai CF(R1) dan CF(R2) < 0 CF ( R1)CF ( R 2) . Rumus tersebut kemudian dapat diterapkan pada beberapa rule yang berbeda secara bertingkat.Suatu sistem pakar seringkali memiliki kaidah lebih dari satu dan terdiri dari beberapa premis yang dihubungkan dengan AND atau OR. nilai CF(R1) dan CF(R2) > 0 CF(H) CF(R1) + CF(R2) + [CF(R1) * CF(R2)].  Nilai certainty factor yang diberikan oleh pengguna untuk mewakili derajat kepastian/keyakinan atas premis (misalnya gejala. 1min[|CF ( R1)|. . ciri) yang dialami pengguna. Formula CF untuk beberapa kaidah yang mengarah pada hipotesa yang sama dapat dituliskan sebagai berikut [ 3] : CF(R1) + CF(R2) – [CF(R1) * CF(R2)] .|CF ( R 2)|] nilai CF(R1) dan CF(R2) berlawanan tanda Nilai certainty factor ada 2. Pada implementasi sistem pakar diagnosa penyakit dalam ini akan menggunakan rumus : CF(R1.

2. b) Metode ini hanya dapat mengolah ketidakpastian/kepastian hanya dua data saja. Sebagian orang akan membantah pendapat bahwa formula untuk metode certainty factors diatas memiliki sedikit kebenaran. Namun pada perkembangannya. 2.3 2.3.7 Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors Kelebihan metode Certainty Factors [ 3] : a) Metode ini cocok dipakai dalam sistem pakar untuk mengukur sesuatu apakah pasti atau tidak pasti dalam mendiagnosa penyakit sebagai salah satu contohnya. Perlu dilakukan beberapa kali pengolahan data untuk data yang lebih dari dua buah. PHP tergolong sebagai perangkat lunak open source yang diatur dalam aturan general purpose licences (GPL). pada tahun 1997. Kekurangan metode Certainty Factors a) [ 3] : Ide umum dari pemodelan ketidakpastian manusia dengan menggunakan numerik metode certainty factors biasanya diperdebatkan.1 PHP Sejarah PHP [ 5] Pertama kali PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 menggunakan nama PHP/FI yang memiliki kepanjangan Personal Home Page/Form Interpreter. c) Nilai CF yang diberikan bersifat subyektif karena penilaian setiap pakar bisa saja berbeda-beda tergantung pengetahuan dan pengalaman pakar. Andi Gutmans dan Zeev Suraski menulis ulang PHP yang kemudian sampai sekarang dikenal kependekan dari kata Hypertext Preprocessor. .2. b) Perhitungan dengan menggunakan metode ini dalam sekali hitung hanya dapat mengolah dua data saja sehingga keakuratan data dapat terjaga.

3. tipe data yang dikhususkan untuk menyimpan resource atau sumber atau alamat.Pemrograman PHP sangat cocok dikembangkan dalam lingkungan web. karena PHP dikhususkan untuk pengembangan web dinamis. yaitu: a) Tipe scalar. Mozzila. c) Tipe special atau tipe khusus  Resource. dir.  String. Boolean bisa bernilai True atau False dan keduanya bersifat case-insentive. banyak digunakan untuk mencari nilai kebenaran. tipe ini tidak bisa dipecah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. variabel. Variabel tersebut hanya dapat diciptakan oleh suatu fungsi khusus yang mengembalikan nilai berupa resource seperti penggunaan fungsi fopen. merupakan tipe data yang berisikan bilangan bulat negatif dan positif.  Integer. . merupakan tipe data yang berisikan bilangan real negatif dan positif. atau bahkan sebuah fungsi. adalah tipe data yang hanya memuat satu data dalam variabel. terdiri dari :  Boolean.  Float. mysql_query dan semacamnya. Maksudnya PHP mampu menghasilkan website yang terus menerus hasilnya bisa berubah-ubah sesuai dengan pola yang diberikan. merupakan tipe data yang berisikan satu atau kumpulan karakter. adalah sekumpulan data yang disimpan dalam suatu variabel dengan nama yang sama. b) Tipe compound atau tipe campuran  Array. adalah sebuah tipe data yang dapat berupa sebuah bilangan. Hal tersebut bergantung pada permintaan client browsernya (Opera.  Object. dan lain-lain). mysql_conn. adalah tipe data yang paling sederhana. boleh dikatakan merupakan tipe dasar. Internet Explorer.2 Tipe Data Ada beberapa jenis tipe data yang digunakan di dalam PHP. 2.

Untuk administrasi database. pembuatan tabel. adalah tipe data yang tidak memuat apapun. Salah satu keuntungan MySQL adalah MySQL merupakan perangkat lunak open source. Data tersebut dapat berupa apa saja. sebagai utilitas tunggal maupun sebagai bagian dari aplikasi lain. a) Tipe numeric MySQL mendukung hampir semua tipe data numeric/angka. Sejak komputer menjadi suatu alat yang digunakan untuk menanggulangi data dalam ukuran besar. dapat digunakan aplikasi berbasis web seperti PHPMyAdmin. manajemen database memegang peranan utama dalam perhitungan. Berikut ini akan dibahas tentang kategori tipe data masing-masing tersebut.4 MySQL MySQL adalah suatu sistem manajemen database. asalkan sesuai dengan standar SQL. antara lain tipe numeric. 2. Suatu database adalah suatu koleksi data terstruktur. seperti dalam penggunaan fungsi unset(). Untuk menambah. seperti pembuatan database. dan sebagainya. dan memproses data yang tersimpan dalam sebuah database. tipe date dan time. dari list sederhana sampai sebuah galeri gambar. dibutuhkan suatu sistem manajemen database seperti halnya MySQL. Termasuk di dalamnya adalah tipe data untuk bilangan bulat serta tipe data yang digunakan untuk bilangan desimal atau pecahan . Open source berarti dapat digunakan dan dimodifikasi oleh siapa saja. Setiap variabel yang diset menjadi tipe data NULL ini akan menjadikan variabel tersebut kosong. MySQL mendukung banyak tipe data yang terbagi menjadi beberapa kategori. mengakses. Semua orang dapat mengunduh MySQL dari internet dan menggunakannya secara gratis. Null. dan tipe string.

Tabel 2. kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan mulai "1000-01-01 00:00:00' sampai dengan '9999-12-31 23:59:59' Ukuran 3 byte. antara lain DATETIME. TIME dan YEAR.175494351E-38 s/d 3. waktu dengan jangkauan mulai dari 'TIME 838:59:59' sampai dengan '838:59:59' YEAR Ukuran 1 byte. TIMESTAMP.2 Tipe date dan time Type Keterangan DATETIME Ukuran 8 byte. Berikut ini jenis-jenis tipe data yang berhubungan dengan tipe date dan time Tabel 2.402823466E+38 DOUBLE 8 -1.402823466E+38 s/d -1. data tahun antara 1901 sampai dengan 2155 .175494351E-38 1. kombinasi tanggal dan jam dengan jangkauan mulai dari '1970-01. FATE.00:00:00' sampai dengan tahun 2037 Ukuran 3 byte.797693138623157 s/d s/d Unsigned b) Tipe Date dan Time MySQL memiliki tipe data yang berhubungan dengan penanganan tanggal dan pewaktuan.2 Tipe data numeric MySQL Type TINYINT SMALLINT MEDIUMINT INT. tanggal dengan jangkauan mulai dari '1000-01DATE 01' sampai dengan '9999-12-31' TIMESTAMP Ukuran 4 byte. INTEGER BIGINT Byte 1 2 3 4 8 Signed -128 s/d 127 -32768 s/d 32767 -8388608 s/d 8388607 -2147483648 s/d 2147483647 -9223372036854775808 9223372036854775807 FLOAT 4 -3.

c) Tipe Character Tipe character adalah tipe yang berhubungan dengan string. CHAR(M) Ukuran M byte. Misalnya.3 Tipe character Type Keterangan BINARY. tergantung seberapa besar kapasitas penyimpanannya. LONGTEXT Tipe yang mampu mengendalikan data besar. ‘mysql_user . Semua fungsi MySQL bekerja dengan baik jika sudah terhubung dengan server MySQL (gunakan fungsi mysql_connect). Berikut contoh penggunaan fungsi MySQL connect: <?php $link = mysql_connect (‘localhost’ . } echo ‘Connected Succesfully’.mysql_error ( ) ). mysql_close ($link). VARCHAR (M) Ukuran bersifat fleksibel dan maksimal M byte TINYBLOB. TINYTEXT BLOB. ?> . MEDIUMTEXT LONGBLOB. 1 <= M <= 225. Adapun tipe datanya antara lain sebagai berikut: Tabel 2. Fungsi MySQL akan sering digunakan saat membuat website dinamis yang membutuhkan database MySQL. TEXT MEDIUMBLOB. memanipulasi table. dan menyimpan data. untuk membuat query. data string dengan panjang yang tetap VARBINARY. ‘mysql_password’) if (!$link) { die (‘koneksi gagal : ‘. menghubungkan ke server MySQL.

pencernaan. c) Gastroenterologi.5 Penyakit Dalam Penyakit dalam adalah cabang dan spesialisasi kedokteran yang menangani diagnosis dan penanganan organ dalam tanpa bedah pada pasien dewasa. berurusan dengan gangguan sistem endokrin dan sekresi spesifiknya yang disebut hormon. Rematologi. berhubungan dengan bidang penyakit sistem d) e) Hematologi. tercurah ke diagnosis dan terapi penyakit rematik. b) Demam Tifoid Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Enterica. Penyakit menular. sistem pakar untuk analisa penyakit dalam ini mengambil sampel dua puluh jenis penyakit dalam yang sering diderita. Ada beberapa subspesialisasi penyakit dalam yang diakui oleh American Board of Internal Medicine. berurusan dengan studi dan perawatan kanker. khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. berurusan dengan penyakit paru-paru dan jalur pernafasan. organ pembentuk dan gangguannya. Oleh karena banyaknya penyakit dalam yang ada. Onkologi medik.2. Pulmonologi. berkaitan dengan darah. Nefrologi. yaitu: a) Kardiologi. Penyakit ini dapat ditemukan di . b) Endokrinologi. Adapun penyakit dalam yang dibahas dalam sistem pakar ini adalah sebagai berikut: a) Demam Berdarah Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) (bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.berurusan dengan studi fungsi dan penyakit ginjal. Subspesialisasi penyakit tersebut kemudian dijabarkan lagi ke dalam jenis f) g) h) i) penyakit dalam yang lebih spesifik. berurusan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. berkaitan dengan penyakit yang disebabkan oleh agen biologis seperti virus. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. bakteri atau parasit.

f) Asma Suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernapasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. h) Bronkhitis Suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru). Penyakit asma paling banyak ditemukan di negara maju. g) TBC Suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa. d) Tetanus Suatu penyakit infeksi oleh Clostidium Tetani yang merupakan bakteri gram (+) yang mengeluarkan exotoxin. . Jaundice Spiroketal (sakit kuning) dan Demam Kanikola.seluruh dunia. yang kerjanya bersifat spatik. dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik. misalnya di Amerika. c) Malaria Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium. dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. Asia dan Afrika. e) Leptospirosis Sekelompok infeksi yang terdiri dari Sindroma Weil. Exotoxin bekerja pada motorneuron yang menyebabkan disinhibisi impuls motorneuron sehingga terjadi rangsangan yang berlebihan di otot-otot.

bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. biasanya urin tidak mengandung bakteri. terjadilah ISK. o) Sindrom Nefrotik Suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan proteinuria (protein di dalam air kemih). k) Kolera Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholerae. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat. m) Hipertensi Suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal (di atas 140/90 mmHg). yaitu tinja berlendir dan bercampur darah. Walaupun terdiri dari berbagai cairan. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin. j) Gastroentritis atau diare Peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri. n) Infeksi Saluran Kencing (ISK) Infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. garam. menurunnya kadar albumin dalam darah. penimbunan . virus dan parasit yang patogen. dan produk buangan.i) Kanker Paru Pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. l) Disentri Amuba Merupakan penyakit radang usus yang menimbulkan gejala meluas. terutama asap rokok. akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi dehidrasi.

s) Hepatitis B Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. perdarahan. menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. r) Hepatitis A Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. dan perih pada perut. Sebagai contoh. ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita. Seperti hal Hepatitis C. p) Batu Saluran Kencing Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. t) Gastritis atau maag Penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada ambung yang menyebabkan sakit. Penyakit ini disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. virus Hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. q) Gagal ginjal kronik Suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh. mulas. . kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati.garam dan air yang berlebihan dan meningkatnya kadar lemak dalam darah. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

Pola pikir dan cara mengobati pasien pada setiap dokter tidaklah sama. Sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam ini bekerja dengan mengadaptasi pengetahuan dan “kreativitas” dokter dalam mengobati pasien serta didukung dengan literatur-literatur yang berkaitan dengan penyakit dalam. d) Sistem memberikan informasi berupa pengetahuan kepada pengguna mengenai angka kemungkinan penyakit dalam yang diderita berdasarkan kerluaran certainty factor dari masukan gejala yang dialami. Sistem pakar ini dibuat untuk memberikan pengetahuan diagnosa awal kepada pengguna tentang penyakit yang diderita serta juga sebagai alat bantu bagi seorang dokter untuk dapat mengambil keputusan atau diagnosa yang tepat terhadap suatu gejala sehingga diperoleh pengobatan yang tepat. Sistem dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL supaya “user friendly” atau mudah dalam penggunaan dan mudah dalam pengembangan selanjutnya. Setelah mengamati dan mencari informasi baik dari pakar (dokter) maupun pengguna (pasien). bergantung pada pengetahuan dan pengalaman dokter tersebut dalam mengobati pasien. b) Sistem menganalisa masukan pengguna dengan aturan yang ditetapkan. baik dari bukubuku kedokteran maupun dari internet. diketahui bahwa jenis penyakit dalam sangat banyak dan gejala yang menyertainya sangat kompleks dan beberapa penyakit memiliki gejala yang hampir sama.1 Kebutuhan Sistem Ada istilah yang mengatakan bahwa mengobati pasien adalah seni.BAB III PERANCANGAN SISTEM 3. Perancangan sistem ini meliputi: a) Sistem mengadaptasi pemikiran pakar dalam mendiagnosa penyakit dalam yang dituangkan dalam suatu kaidah diagnosa. . c) Sistem dapat mengambil keputusan berdasarkan masukan dari pengguna.

2 3.3. Pengguna program ini dibedakan menjadi tiga pengguna yang memiliki otorisasi yang berbeda.1 dapat dijelaskan bahwa pada saat program dijalankan tampilan menuju ke halaman index.php Tampilan halaman Halaman_depan.php Tampilan halaman Halaman_depan.php Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Akses menu Y Akses menu? T Keluar? Y T 1 Selesai Gambar 3.1 Perancangan Diagram Alir Diagram Alir Program Sistem Pakar Diagram alir digunakan untuk menggambarkan secara grafik langkah- langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program untuk menolong dan memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.php sebagai halaman pembuka. Mulai 1 Tampilan halaman index.2. yaitu pakar (dokter).php Input userid dan passwd T LOGIN Userid=? Pswd= ?? Y Userrole= Pakar? Y Userrole= Admin? Y T T Tampilan halaman Halaman_depan.1 Diagram alir pogram sistem pakar Pada gambar 3. . admin (operator) dan pasien (pengunjung). Pengguna perlu memasukkan userid dan password untuk dapat mengakses program.

program akan menampilkan halaman_depan. dapat memilih menu keluar yang kemudian tampilan akan dikembalikan ke tampilan index.php yang berisi kata pembuka dan menu-menu yang dapat diakses. Adapun menu yang dapat diakses adalah:  Halaman depan  Diagnosa penyakit Jika pengguna akan mengakhiri program. Adapun menu yang dapat diakses adalah:  Halaman depan  Diagnosa penyakit  Data pakar  Data pasien c) Pasien/pengunjung Sistem pakar ini juga dirancang untuk dapat digunakan oleh orang awam untuk dapat mendiagnosa awal jenis penyakit dalam yang diderita. Dokter dapat mengakses semua menu dalam aplikasi sistem pakar ini.php . yaitu:  Halaman depan  Diagnosa penyakit  Data penyakit  Data gejala  Kaidah diagnosa  Data pakar  Data pasien b) Admin (operator) Admin dirancang jika sistem pakar ini digunakan pada suatu rumah sakit yang memiliki banyak dokter dan pasien sehingga perlu seseorang untuk mengatur data dokter dan pasien.Setelah pengguna memasukkan userid dan password yang benar. yaitu sebagai berikut : a) Pakar/dokter Dokter merupakan pengguna dengan akses penuh terhadap sistem dan memegang peranan yang sangat penting pada sistem. khususnya menyangkut manajemen pengetahuan penyakit dalam. Adapun menu yang dapat diakses dibedakan sesuai dengan otorisasi pengguna.

2 Diagnosa Penyakit Berikut adalah diagram alir menu diagnosa penyakit: MULAI PILIH PENYAKIT DARI 3 CF TERBESAR INISIALISASI USERID TULIS RESEP USERROLE= PAKAR? 7 S PASIEN BARU? T PILIH PASIEN T SIMPAN HASIL DIAGNOSA DI TABEL HSTORY_ DIAGNOSA TAMPILAN datapasien. pilih pasien yang akan didiagnosa.2. b) Cek apakah userrole = pakar? Jika ya. jika tidak.2 Diagram alir menu diagnosa penyakit Dari gambar 3.3. langsung lakukan diagnosa.2 dapat dijelaskan alur program adalah sebagai berikut: a) Inisialisasi id pengguna untuk menentukan otorisasi pengguna.php Y HISTORY DIAGNOSA DIAGNOSA BARU PILIH METODE DIAGNOSA PILIH GEJALA SIMPAN DI TABEL DIAGNOSA T SELESAI PILIH GEJALA? Y HITUNG CF USERID= PAKAR? T Y TAMPILKAN PENYAKIT DARI 3 CF TERBESAR SELESAI Gambar 3. .

3 Diagram alir menu data penyakit . hitung CF berdasarkan kaidah diagnosa. jika ya. 3. tampilkan history pengobatan pasien yang bersangkutan.3 Data Penyakit Berikut adalah diagram alir menu data penyakit: MULAI DATA PENYAKIT AKSES PENYAKIT? T Y DESKRIPSI PENYAKIT Y BACK? T UBAH DATA PENYAKIT Y HAPUS? Y SIMPAN? 1 Y TAMBAH DATA? T Y EDIT? T ISI FORM Y RESET? T SIMPAN? T BACK? Y T Y 1 RESET? T Y T T Y BACK? T HAPUS DATA PESAN PERINGATAN SELESAI UPDATE DATA PENYAKIT 1 Gambar 3. tampilkan hasil penyakit berdasarkan 3 CF terbesar secara urut. Simpan hasil diagnosa ke dalam tabel history_diagnosa. e) Pilih gejala yang dirasakan oleh penderita. lalu lakukan diagnosa baru. tentukan keputusan penyakit dari 3 penyakit dengan CF terbesar.c) Jika pasien datapasien. g) Cek userrole = pakar? Jika tidak. f) Jika selesai memasukkan gejala. daftarkan dulu pasien tersebut di halaman d) Setelah pakar menentukan pasien yang akan didiagnosa.2. h) Tulis resep pengobatan.php baru.

Pada gambar 3. program akan menampilkan informasi tentang penyakit dalam yang dimaksud. c) Pengguna dapat melakukan back. pilih “Tambahkan Data Penyakit” lalu isi formulir yang ada.4 Diagram alir menu data gejala . kemudian simpan. hapus (tanda silang) dan edit (gambar pensil) untuk mengubah data.2. d) Jika ingin menambahkan data penyakit.4 Data Gejala Berikut adalah diagram alir menu data penyakit: MULAI DATA GEJALA EDIT? T Y DESKRIPSI GEJALA Y HAPUS? T Y DESKRIPSI GEJALA TAMBAH DATA? T Y BENTUK PERTANYAAN PESAN PERINGATAN Y BENTUK PERTANYAAN PILIH METODE DIAGNOSA Y RESET? T Y SIMPAN? T 1 PILIH METODE DIAGNOSA Y RESET? T Y SIMPAN? T Y BACK? T 1 Y BACK? T SELESAI UPDATE DATA GEJALA Gambar 3.3 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: a) Tampilan awal berupa dua puluh jenis penyakit dalam. 3. b) Akses salah satu penyakit dalam yang diinginkan.

maka pengguna perlu menuliskan deskripsi gejala. c) Jika pengguna memilih hapus (tanda silang).Pada gambar 3. b) Jika pengguna memilih untuk mengubah (gambar pesil) salah satu gejala.5 Diagram alir menu kaidah diagnosa .4 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: a) Tampilan awal berupa gejala penyakit dalam (deskripsi. bentuk pertanyaan dan memilih metode diagnosa yang digunakan. 3. maka pengguna dapat mengubah deskripsi gejala.2. bentuk pertanyaan dan metode diagnosa. d) Jika pengguna memilih “Tambahkan Data Gejala”.5 Kaidah Diagnosa Berikut adalah diagram alir menu kaidah diagnosa : MULAI DATA KAIDAH DIAGNOSA Y EDIT? T Y HAPUS? PILIH PENYAKIT PILIH GEJALA Y TENTUKAN CF PILIH PENYAKIT PILIH GEJALA Y TENTUKAN CF TAMBAH DATA? T PESAN PERINGATAN 1 Y RESET? T SIMPAN? T BACK? T Y Y Y RESET? T Y SIMPAN? T 1 Y BACK? T SELESAI UPDATE DATA KAIDAH DIAGNOSA Gambar 3. maka akan muncul peringatan untuk meyakinkan apakah langkah yang dilakukan sudah benar. pertanyaan dan metode diagnosa).

maka akan muncul peringatan untuk meyakinkan apakah langkah yang dilakukan sudah benar. h) Jika pengguna memilih “Tambahkan Data Kaidah”.5 dapat dijelaskan alur program sebagai berikut: e) Tampilan awal berupa pasangan penyakit dan gejala dengan masingmasing CF.Pada gambar 3. maka pengguna dapat mengubah pasangan penyakit dan gejala serta perlu memasukkan nilai CF yang baru. maka pengguna perlu memasangkan penyakit dengan gejala serta memasukkan nilai CF. f) Jika pengguna memilih untuk mengedit (gambar pensil) salah satu kaidah. 3.6 Diagram alir menu data pakar .2.6 Data Pakar Berikut adalah diagram alir menu data pakar: MULAI INISIALISASI USER ID T USERROLE= ADMIN? 5 Y SEMUA PAKAR INFORMASI DATA PAKAR Y BACK ? T Y 1 Y INFORMASI DATA PAKAR T 6 USERROLE= PAKAR? Y HANYA SESUAI ID AKSES DATA PAKAR? 2 Y T EDIT ? T HAPUS T Y TAMBAH DATA? T Y Y AKSES DATA PAKAR? T Y EDIT ? T Y HAPUS T 3 BACK ? T PESAN PERINGATAN UPDATE DATA PAKAR 7 1 4 SELESAI Gambar 3. g) Jika pengguna memilih hapus (tanda silang).

maka dibuatlah userrole admin yang memiliki otorisasi untuk mengakses semua data pakar.7 untuk melakukan edit dan menambah data pakar. Pada gambar 3. dapat melakukan edit dan hapus saja. 2 ISI FORM SIMPAN? 4 BACK 5 7 Gambar 3. Untuk userrole admin. alur diagramnya sama.Pada gambar 3.7 Diagram alir menu data pakar untuk userrole admin Untuk pengguna dengan userrole admin.6 dapat dijelaskan sebagai berikut bahwa yang memiliki otorisasi untuk mengakses menu data pakar adalah pengguna dengan userrole pakar dan admin. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa sistem pakar juga dirancang untuk dapat digunakan di sebuah rumah sakit sehingga dibutuhkan seorang admin yang dapat mengelola data dokter. lalu pengguna memilih back untuk kembali. pilihan back akan mengembalikan tampilan ke tampilan semua pakar yang ada di basis data. maka akan muncul informasi data pakar yang bersangkutan. pada menu edit dan tambahkan data pakar. pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran yang berisi informasi pribadi serta userid dan password yang akan digunakan. hapus dan tambahkan data pakar. Sedangkan pengguna dengan userrole admin dapat melakukan edit. . Hanya pengguna dengan userrole admin dapat menambahkan data pakar yang baru. Ketika pengguna mengakses salah satu id pakar. Setelah mengisi data yang dibutuhkan. Sedangkan pengguna dengan userrole pakar hanya dapat mengakses data dirinya sendiri. Untuk pengguna dengan userrole pakar. simpan data atau pilih back jika tidak jadi melakukan proses.

diagram alir untuk menu edit sama dengan yang terdapat pada menu edit pada userrole admin. tampilan akan kembali ke data pakar terbatas untuk id yang bersangkutan.2.3 ISI FORM SIMPAN? 4 BACK 6 7 Gambar 3.9 Diagram alir menu data pasien .8 dapat dilihat bahwa untuk pengguna dengan userrole pakar.8 Diagram alir menu data pakar untuk userrole pakar Pada gambar 3. Sedangkan untuk userrole admin. 3. hanya saja pada menu back. data pakar yang muncul adalah semua data pakar yang terdapat pada basis data.7 Data Pasien Berikut adalah diagram alir menu data pasien : MULAI INISIALISASI USER ID T USERROLE= ADMIN? D Y SEMUA PASIEN INFORMASI DATA PASIEN INFORMASI DATA PASIEN USERROLE= PAKAR? Y HANYA SESUAI ID E T AKSES DATA PASIEN? Y T EDIT ? T Y HAPUS T Y TAMBAH DATA? T Y Y AKSES DATA PASIEN? T Y EDIT ? T Y HAPUS T Y BACK ? T 1 Y BACK ? T A B PESAN PERINGATAN UPDATE DATA PASIEN F 1 C SELESAI Gambar 3.

Ketika pengguna mengakses salah satu id pasien.Diagram alir pada menu data pasien sama persis dengan diagram alir data pakar. Sedangkan untuk userrole pakar. pasien yang muncul adalah pasien pakar (dokter) yang bersangkutan.10 Diagram alir menu data pasien untuk userrole admin Untuk pengguna dengan userrole admin. A ISI FORM SIMPAN? BACK C D F Gambar 3. lalu pengguna memilih back untuk kembali. Untuk pengguna dengan userrole pakar. Pada gambar 3. untuk itu ketika mendaftarkan pasien. alur diagramnya sama. Hal ini erat kaitannya dengan history diagnosa pasien. perlu ditentukan siapa dokter yang menangani. dapat melakukan edit dan hapus saja. maka akan muncul informasi data pasien yang bersangkutan. Pasien dibedakan untuk tiap dokter. namun untuk mendaftar ke id pakar yang berbeda. Pada gambar 3.10 untuk melakukan edit dan menambah data pasien. hapus dan tambahkan data pasien untuk semua pakar (dokter). Pasien bisa saja orang yang sama. . pasien tersebut memiliki id pasien yang berbeda pula.9 dapat dijelaskan bahwa yang memiliki otorisasi untuk mengakses menu data pasien adalah pengguna dengan userrole pakar dan admin. karena diagnosa satu dokter akan berbeda dengan diagnosa dokter yang lain. data pasien yang muncul adalah semua data pasien yang ada di dalam basis data. pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran yang berisi informasi pribadi serta userid dan password yang akan digunakan. pada menu edit dan tambahkan data pasien. Tiap pasien memiliki sejarah pengobatan yang berbeda untuk setiap pakar (dokter). Pada userrole admin. Sedangkan pengguna dengan userrole admin dapat melakukan edit.

E] dengan CF[h. buku-buku kesehatan. jika diberikan evidence e (antara 0 dan 1) . diagram alir untuk menu edit sama dengan yang terdapat pada menu edit pada userrole admin. jika diberikan evidence e (antara 0 dan 1) MD[h.e] = MB[h.3 Basis Pengetahuan Basis pengetauan terdiri dari fakta dan aturan. tampilan akan kembali ke data pasien terbatas untuk id yang bersangkutan. Fakta didapat dari pengetahuan kepakaran di bidang penyakit dalam.e] = ukuran ketidakpercayaan terhadap evidence h.e] = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h.11 Diagram alir menu data pasien untuk userrole pakar Pada gambar 3.11 dapat dilihat bahwa untuk pengguna dengan userrole pakar. data pakar yang muncul adalah semua data pasien yang terdapat pada basis data.e] = faktor kepastian MB[h.B ISI FORM SIMPAN? C BACK E F Gambar 3. Sedangkan untuk userrole admin. Rumus umum menentukan Certainty Factor adalah sebagai berikut: CF[h. internet dan literatur lain yang berkaitan dengan penyakit dalam. 3. hanya saja pada menu back. Sedangkan aturan yang dipakai dengan memperhatikan nilai CF (Certainty Factor) yang diberikan oleh dokter.e] – MD[H.

e1] + CF[h.Pada sistem pakar diagnosa penyakit dalam ini.6 0.e2] = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h.6 * (1 – 0.9) = CF(3) + CF(A) * [ 1 – CF(3) ]= 0.e1] = faktor kepastian paralel = ukuran kepercayaan terhadap hipotesis h. Dengan demikian perhitungan diperlukan sebanyak CF gejala yang dipilih sesuai dengan masukan pengguna program ini.9920 = CF(4) + CF(B) * [ 1 – CF(4) ]= 0.8 + 0. sehingga didapat banyak nilai CF untuk tiap gejala.e2] .e1^e2] CF[h.9 CF(A) CF(B) CF(C) CF(D) = CF(1) + CF(2) * [ 1 – CF(1) ]= 0.9600 = 0.9 + 0. didapatkan nilai faktor kepastian dari masukan gejala yang mengarah ke penyakit demam tifoid adalah 0.1 Contoh perhitungan CF NO 1 2 3 4 5 GEJALA Panas tinggi mendadak terus menerus Nafsu makan menurun (anoreksia) Lidah kotor Pemeriksaan widal lebih dari 1/160 Denyut lemah PENYAKIT Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid Demam tifoid CF 0.9 + 0.9992 = CF(5) + CF(C) * [ 1 – CF(5) ]= 0. jika diberikan evidence e pertama (antara 0 dan 1) CF[h.992 * (1 – 0.9)= 0.9 + 0. Nilai CF diberikan pada tiap gejala yang menyertai suatu penyakit. Berikut contoh perhitungan CF pada suatu diagnosa penyakit dalam: Tabel 3.8 0. sangat dimungkinkan beberapa aturan yang menghasilkan satu hipotesis dan suatu hipotesis menjadi evidence bagi aturan lain.9992 * (1 – 0.96 * (1 – 0. (1 – CF[h. .9 0.e1^e2] = CF[h.8) = 0. jika diberikan evidence e kedua (antara 0 dan 1) Dalam diagnosa suatu penyakit. Untuk menentukan nilai CF akhir pada suatu diagnosa maka menggunakan rumus CF paralel sebagai berikut: CF[h.e1]) dengan CF[h.9 0.99992.9) = 0. ukuran ketidakpercayaan diabaikan atau dianggap nol.99992 Dari perhitungan secara manual di atas.

Tiap masukan gejala memiliki id gejala yang kemudian akan dilacak oleh sistem di dalam tabel data gejala.4 Mesin Inferensi Secara sederhana mesin inferensi merupakan mesin yang digunakan untuk merepresentasikan basis pengetahuan sehingga dihasilkan informasi yang dibutuhkan dan dapat dimengerti oleh pengguna. Diagram alir mesin inferensi dapat dilihat pada gambar 3. Kemudian sistem akan melakukan perhitungan untuk setiap nilai certainty factor per penyakit berdasarkan basis pengetahuan yang digunakan. Dari id gejala tersebut sistem akan melacak di tabel kaidah diagnosa untuk mendapatkan nilai certainty factor serta pasangan penyakit gejala tersebut. sistem akan membaca masukan pengguna berupa masukan gejala yang dirasakan.12 Diagram alir mesin inferensi . Metode yang digunakan dalam merancang mesin inferensi sistem pakar ini adalah metode pelacakan ke depan (forward chaining). Dalam mesin inferensi sistem pakar.NILAI CF) KE TABEL DIAGNOSA URUTKAN ID PENYAKIT BERDASARKAN ASCENDING HITUNG BANYAKNYA PENYAKIT HITUNG CF PER PENYAKIT POST HASIL PERHITUNGAN (ID PENYAKIT.12. ID GEJALA.3. CF) KE TABEL SEMENTARA TAMPILKAN 3 PENYAKIT DENGAN CF TERTINGGI SELESAI Gambar 3. MULAI PILIH CHECKBOX PERTANYAAN GEJALA CARI ID GEJALA DARI CHECKBOX DI TABEL DATA GEJALA CARI ID GEJALA DI TABEL KAIDAH DIAGNOSA POST DATA DARI TABEL KAIDAH DIAGNOSA (ID PENYAKIT.

12 dapat dilihat bahwa masukan pengguna berasal dari pilihan checkbox pada daftar pertanyaan yang dibagi berdasarkan metode diagnosa yang digunakan (wawancara. Data tersebut disimpan di tabel hasil_sementara dengan maksud untuk membedakan keputusan diagnosa yang akan diambil. Dari pilihan tersebut. proses akan dilanjutkan dengan menentukan hasil penyakit yang akan dipilih serta menuliskan resep pengobatan. sedangkan pengguna selain userrole pakar. Untuk pengguna dengan userrole pakar. . dan nilai certainty factor juga dihitung per penyakit. Setelah mendapatkan id gejala. sistem hanya akan menampilkan tiga penyakit dengan nilai CF terbesar dan pesan “Hubungi dokter pribadi anda”. Data hasil perhitungan (id penyakit dan nilai CF) kemudian di pindah ke tabel hasil_sementara. Sebelum dilakukan perhitungan.Pada gambar 3. lalu kemudian sistem akan menampilkan tiga penyakit dengan nilai CF terbesar. Pilihan pada checkbox tersebut merupakan metode pertanyaan yang terdapat pada tabel data gejala. sistem akan mencari id gejala yang dipilih pada tabel data gejala. Data dari tabel kaidah diagnosa tersebut di pindah ke tabel diagnosa untuk dilakukan perhitungan. sistem akan mencari id gejala tersebut pada tabel kaidah diagnosa untuk mendapatkan pasangan penyakit dan nilai CF. id penyakit diurutkan berdasarkan urutan dari yang terkecil ke yang terbesar untuk dibuat session perhitungan certainty factor per penyakit. Penyakit yang muncul akan dihitung berapa banyak. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang).

5 dan 6 pada metode diagnosa wawancara. yaitu wawancara. Masukan berupa tiga gejala dengan id gejala nomor 1. Id gejala tidak dimunculkan karena pengguna tidak perlu mengetahui hal tersebut pada saat melakukan diagnosa. Id gejala dapat dilihat pada saat pakar menentukan aturan pada kaidah diagnosa dan di basisdata di phpmyadmin. Gambar 4. Metode diagnosa yang digunakan terbagi menjadi tiga metode. pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (hasil laboratorium).1 dipilih tiga gejala yang akan didiagnosa.1 Pilihan pertanyaan Pada gambar 4. Tiap metode diagnosa memiliki gejala-gejala yang kemudian tiap gejala tersebut dipasangkan dengan satu penyakit dan diberikan nilai certainty factor sesuai dengan penilaian pakar atau dokter. . Metode tersebut mengadopsi cara kerja atau cara dokter mendignosa pasien.1 Pengujian Perhitungan Nilai Certainty Factor Pengujian dilakukan dengan memilih pertanyaan gejala pada menu diagnosa penyakit dengan memberi centang pada checkbox masing-masing pertanyaan lalu membandingkan nilai CF total hasil keluaran penyakit dengan perhitungan manual berdasarkan basis pengetahuan yang sudah ditetapkan. 4.BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas mengenai pengujian terhadap sistem pakar yang telah dibuat.

sistem akan mencari id gejala tersebut pada tabel datagejala. Gambar 4. Di tabel diagnosa pada gambar 4. Semua data tersebut akan dikirimkan ke tabel diagnosa untuk dilakukan perhitungan.2.3 Hasil nilai CF total per id penyakit di tabel hasil_sementara . lalu id gejala tersebut digunakan untuk mencari data penyakit dan nilai CF di tabel kaidah_diagnosa. muncul beberapa penyakit yang memiliki kesesuaian dengan masukan gejala dari checkbox pertanyaan dengan nilai CF tiap pasangan id penyakit dan id gejala yang didapat dari tabel kaidah diagnosa.Gambar 4.2 Tabel diagnosa Setelah pengguna memilih data gejala pada checkbox pertanyaan.

9 = 0. sebagian besar orang yang sakit hampir bisa dipastikan mengalami hal tersebut.2.96 = 0.8 * (1-0. hanya saja kadarnya yang berbeda untuk tiap penyakit. CF1 CF2 CF3 = 0. Akan dilakukan perhitungan manual untuk sampel salah satu penyakit. .992 Dari hasil perhitungan manual.Pada gambar 4. Gambar 4.6 * (1-0.96 + 0.9) = 0. Namun jenis gejala tersebut belum spesifik mengarah kepada satu penyakit.96) = 0.4 Masukan gejala dengan metode diagnosa wawancara Gejala yang terdapat di metode diagnosa wawancara sangat umum dan mudah dimengerti oleh orang awam sekalipun. sehingga pengguna perlu mencermati tiap pertanyaan dengan baik. yaitu penyakit dengan id nomor 2.1 Pengujian dengan Satu Metode Diagnosa Metode Diagnosa Wawancara Gejala yang terdapat pada metode diagnosa wawancara memiliki deskripsi yang umum. 4. Ini membuktikan perhitungan nilai CF pada sistem pakar ini benar. Sebagai contoh gejala nafsu makan menurun.3 muncul beberapa nilai CF total per id penyakit yang diurutkan berdasarkan nomor id penyakit.2 4. didapatkan nilai yang sama dengan nilai CF total pada tabel hasil_sementara.9 + 0.

yaitu penyakit dengan id nomor 1.5 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa wawancara Pada gambar 4. 2 dan 10 .6 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa wawancara Pada gambar 4. Gambar 4.Gambar 4. Pada tahap selanjutnya sistem akan menampilkan hanya tiga alternatif penyakit berdasarkan nilai CF total terbesar.6 diperoleh nilai CF total per id penyakit dan diurutkan berdasarkan id penyakit.5 muncul tujuh belas aturan dari ketiga masukan gejala tersebut. Tiap aturan kemudian dikelompokkan berdasarkan id penyakit sebanyak sebelas penyakit.

5 dan gambar 4.6 6 5.6 5 Total nilai CF 0.6 kemudian ditabelkan untuk dapat dianalisa pada tabel 4. Pada id penyakit nomor 2.975 0.4.5. 10.7 0. nilai CF total terbesar dimiliki penyakit dengan id nomor 1. 4.92 0. Hal ini disebabkan nilai CF tiap aturan pada kaidah diagnosa memiliki nilai yang berbeda.3 0.75 0.6 6 5 5 5 5.5 0.88 0.Hasil gambar 4.1 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa wawancara Id penyakit 1 2 3 7 8 9 10 12 13 15 16 Id gejala yang sesuai 2. namun besarnya nilai CF total tiap penyakit berbeda.82 0.7 0.7 0. Hal ini disebabkan karena id penyakit tersebut memiliki kesesuaian yang paling banyak dengan masukan gejala.4 Dilihat dari tabel 4. . 12. dan 15 memiliki dua kesesuaian id gejala yang sama (nomor 5 dan 6).6 5. Besar kecil nilai CF total bergantung pada banyaknya kesesuaian antara id gejala masukan dengan id penyakit dan besarnya nilai CF tiap aturan yang nilainya ditetapkan oleh pakar dalam kaidah diagnosa.1 berikut: Tabel 4.6 5.1.

8 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Pada gambar 4. pasien akan diberikan pilihan gejala yang lebih spesifik dibandingkan pada metode diagnosa wawancara. Gambar 4. Hal ini disebabkan karena jenis gejala yang terdapat pada metode diagnosa pemeriksaan fisik lebih spesifik sehingga kesamaan gejala antara satu penyakit dengan penyakit lain lebih sedikit.2 Metode Diagnosa Pemeriksaan Fisik Pada metode diagnosa pemeriksaan fisik.7 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Metode diagnosa pemeriksaan fisik bertindak seperti seorang dokter pada saat memeriksa keadaan fisik seorang pasien.8 dapat dilihat aturan yang muncul lebih sedikit dari hasil penyakit dengan menggunakan metode diagnosa wawancara. .2. Pengguna yang bukan dari kalangan medis perlu mencermati tiap pertanyaan karena beberapa istilah yang dipakai adalah istilah dalam dunia medis.4. Gambar 4.

4. sedangkan untuk id penyakit nomor dua hanya ada satu. Gambar 4.2.9 sebanyak dua penyakit.10 Masukan gejala dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang .3 Perbedaan total nilai CF antara id penyakit nomor satu dan dua terlihat sangat signifikan karena ada tiga kesesuaian untuk id penyakit nomor satu. 65.2 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan fisik Id penyakit 1 11 Id gejala yang sesuai 63. 70 70 Total nilai CF 0.9 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik Alternatif penyakit yang sesuai dengan masukan gejala pada gambar 4. Tabel 4.3 Metode Diagnosa Pemeriksaan Penunjang Pemeriksan penunjang merupakan hasil cek laboratorium yang digunakan sebagai penunjang diagnosa atau keputusan seorang pakar (dokter) dalam mengobati pasien.Gambar 4. yaitu penyakit dengan id nomor satu dan sebelas.88 0.

10.11 dan gambar 4. Gambar 4.12 Hasil perhitungan nilai CF di tabel hasil_sementara dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang Pada gambar 4. dapat ditabelkan pada tabel 4. seluruh gejala merupakan hasil pemeriksaan laboratorium. 85.12.11 dapat dilihat bahwa dari tiga masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang.998 0.11 Tampilan tabel diagnosa dengan metode diagnosa pemeriksaan penunjang Pada gambar 4.8 0. Dari data di tabel diagnosa dan tabel hasil_sementara pada gambar 4.Pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang.12 terdapat empat alternatif penyakit yang muncul dengan masing-masing nilai CF total yang relatif tinggi. terdapat kesesuaian sebanyak enam aturan dengan masing-masing nilai CF yang relatif tinggi.8 0.8 . 86 83 83 83 Total nilai CF 0. Gambar 4. Pengguna mungkin memerlukan data hasil cek laboratorium untuk dapat menggunakan metode diagnosa ini.3 Nilai CF total per penyakit berdasarkan banyaknya kesesuaian gejala masukan pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang Id penyakit 1 2 3 5 Id gejala yang sesuai 83.3 berikut: Tabel 4. gambar 4.

8 0. Berikut adalah aturan yang ditetapkan untuk penyakit Demam Tifoid: Tabel 4.998 4. Terjadi pembesaran hati (hepatomegali). Perut kembung.4 0. dapat disimpulkan ke dalam tabel 4.Dari pengujian dengan menggunakan satu metode diagnosa dan jumlah masukan yang sama untuk ketiga metode diagnosa.4 Perbandingan penggunaan satu metode diagnosa dengan jumlah masukan gejala sama Wawancara 3 11 0. Lidah kotor.9 0. Pegal-pegal atau sakit di persendian. Sakit kepala.5 0.6 0. Diare disertai lendir dan darah (Melena).88 Penunjang 3 4 0. Perut sebah.5 0.7 0. alternatif penyakit hasil dari metode pemeriksaan fisik .5 0.9 0.8 0. Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.5 0.975 Perbandingan Masukan gejala Keluaran penyakit Nilai CF total tertinggi Fisik 3 2 0.9 0.5 Aturan untuk penyakit Demam Tifoid Metode Diagnosa Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Wawancara Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang Gejala Panas tinggi mendadak terus menerus.3 Pengujian dengan Dua Metode Diagnosa Pada tahap ini akan dianalisa penggunaan dua metode diagnosa dengan sampel penyakit Demam Tifoid.8 0. Mual dan muntah. Denyut nadi lemah. CF 0. Nafsu makan menurun (Anoreksia).8 Pada pengujian sebelumnya didapatkan kesimpulan bahwa dengan masukan gejala yang sama.4 sebagai berikut: Tabel 4. Rasa malas dan lemah fisik (malaise).8 0. Wajah tampak pucat atau anemi. Tenggorokan kering dan beradang.

13 Metode diagnosa wawancara pada penyakit Demam Tifoid Pada penyakit Demam Tifoid. Nilai CF masing-masing gejala dapat dilihat pada tabel 4. Semua gejala pada ketiga metode akan dipilih semua. Pada pengujian kali ini akan dibuktikan apakah dengan menggunakan dua metode diagnosa (fisik dan penunjang) hasilnya akan lebih baik atau sebaliknya. Gambar 4.4. Hasil akan dibandingkan dengan menggunakan satu metode diagnosa dengan sampel satu penyakit yaitu Demam Tifoid. terdapat sembilan gejala yang terdapat dalam metode diagnosa wawancara. dan keluaran nilai CF total terbesar diperoleh dengan menggunakan metode pemeriksaan penunjang. .dan pemeriksaan penunjang lebih spesifik daripada metode wawancara.

yaitu wawancara. dengan hanya dengan menggunakan satu metode diagnosa. penyakit yang terdiagnosa masih terbilang banyak karena gejala yang terdapat pada metode wawancara belum spesifik. .14 berikut: Gambar 4. ditemukan kesesuaian dengan tiga puluh aturan pada kaidah diagnosa penyakit dalam.Masukan dari gejala penyakit Demam Tifoid ternyata juga menghasilkan keluaran penyakit lain yang dapat dilihat pada gambar 4.14 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid Dari sembilan masukan gejala. Seperti pada pengujian sebelumnya.

Hasil tersebut akan dibandingkan keluaran nilai CF total dengan menggunakan dua metode diagnosa.Gambar 4.15 Tabel hasil_sementara untuk metode diagnosa wawancara penyakit Demam Tifoid Pada gambar 4.15 didapatkan nilai total CF untuk penyakit Demam Tifoid (id nomor 2) ada pada posisi tertinggi. yaitu pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.99998848.16 Metode diagnosa pemeriksaan fisik pada penyakit Demam Tifoid . Gambar 4. yaitu 0.

masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan fisik adalah:  Kondisi lidah kotor.16.  Tenggorokan kering dan beradang. Gambar 4.17. masukan gejala pada metode diagnosa pemeriksaan penunjang adalah:  Diare yang disertai lendir dan darah (Melena)  Terjadi pembesaran hati  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160 Gambar 4.Pada gambar 4.18 Tabel diagnosa untuk metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang .  Denyut nadi lemah.17 Metode diagnosa pemeriksaan penunjang pada penyakit Demam Tifoid Pada gambar 4.

sehingga hasil penyakit dalam yang terdiagnosa semakin spesifik.9999. Nilai total CF menggunakan dua metode diagnosa tersebut 0. tetapi masukan gejala pada wawancara lebih banyak. sehingga nilai CF total untuk wawancara lebih besar. lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan satu metode diagnosa wawancara. Gambar 4.9999846 Dua Metode Diagnosa (Fisik dan Penunjang) 6 5 0.9999 .9. Meskipun nilai CF per gejala pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lebih besar daripada wawancara. Keluaran penyakit dengan dua metode tersebut lebih sedikit daripada dengan menggunakan metode diagnosa wawancara. terdapat enam gejala yang memiliki nilai CF masing-masing gejala pada range 0.19 Tabel hasil_sementara untuk dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Pada metode diagnosa pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk penyakit Demam Tifoid. Ini membuktikan bahwa banyaknya masukan gejala mempengaruhi besarnya nilai CF total.Pada tabel diagnosa dengan menggunakan dua metode diagnosa. masukan gejala sebanyak enam gejala menghasilkan sebelas aturan dan lima jenis penyakit dalam. yaitu sembilan gejala. Kesimpulan tersebut dapat ditabelkan sebagai berikut: Tabel 4.5 sampai dengan 0.6 Perbandingan keluaran antara satu metode diagnosa dengan dua metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Definisi Satu Metode Diagnosa (Wawancara) Masukan gejala Keluaran penyakit Nilai CF Total untuk penyakit Demam Tifoid 9 15 0. Nilai CF tiap aturan pada pemeriksaan fisik dan penunjang relative tinggi.

20 Tabel diagnosa untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid . Hasil keluaran pada tabel hasil_sementara adalah sebagai berikut: Gambar 4.4. pilih semua gejala tersebut pada pertanyaan gejala di menu diagnosa. Dengan mengacu pada tabel 4. dan menggunakan kombinasi tiga metode diagnosa dengan memilih seluruh gejala yang terdapat dalam ketiga metode diagnosa tersebut. yaitu Demam Tifoid.4 Pengujian dengan Tiga Metode Diagnosa Pengujian dilakukan dengan mengambil sampel satu penyakit.2.

Gambar 4. . Ini membuktikan bahwa dengan semakin banyak gejala yang dimasukkan dan metode diagnosa yang digunakan.Semakin banyak masukan gejala dan metode gejala yang digunakan. sehingga penyakit yang terdiagnosa pun akan semakin banyak. semakin banyak pula aturan yang muncul. nilai CF akan semakin besar dan semakin akurat hasil penyakit yang terdiagnosa. Untuk itulah tampilan hasil penyakit yang disajikan pada sistem pakar ini dibatasi hanya tiga penyakit dengan nilai CF terbesar.21 terlihat bahwa nilai CF untuk penyakit Demam Tifoid (id penyakit nomor 2) semakin besar. yaitu 0.21 Tabel hasil_sementara untuk tiga metode diagnosa pada penyakit Demam Tifoid Di tabel hasil_sementara pada gambar 4.999999998848.

88)  Kolera (CF=0.96)  Hepatitis A (CF=0. gejala:  Panas tipe pelana kuda  Nafsu makan menurun  Mual dan muntah Tabel 4. gejala:  Adanya bintik perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva).94) Diagnosa Dokter  Demam Berdarah  Demam Tifoid  Demam Malaria  Tonsilofaringitis akut  Cikungunya  Rhinitis akut b) Kasus II.  Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah. Tabel 4.4.8 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus II. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0.3) Diagnosa Dokter  Idiopatik Trombositopenik Purpur (ITP) .5 Perbandingan Hasil Analisa dengan Diagnosa Dokter Pada bagian ini akan dibandingkan hasil analisa penyakit dengan menggunakan sistem pakar dengan diagnosa dokter yang sesungguhnya. a) Kasus I.  Tekanan darah rendah.7 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus I.975)  Gagal Ginjal Kronik (CF=0.

Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0.  Pegal-pegal atau sakit di persendian. Tabel 4.  Nafsu makan menurun (Anoreksia).9 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus III. gejala:  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Rasa malas dan lemah fisik (malaise).000 /mm3 (Trombositopeni). Tabel 4.  Perut sebah.c) Kasus III.99998848)  Gagal Ginjal Kronik (CF=0.  Perut kembung.  Wajah tampak pucat atau anemi.8) Diagnosa Dokter  Demam Berdarah  Demam tifoid  Idiopatik Trombositopenik Purpur (ITP) d) Kasus IV.  Rumple leed +  Terjadi penurunan trombosit dibawah 150.8)\  Malaria (CF=0.998)  Demam Tifoid (CF=0. Hasil Analisa  Demam Berdarah (CF=0.  Mual dan muntah.  Sakit kepala.9984)  Hepatitis A (CF=0.10 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus IV.9982) Diagnosa Dokter  Demam tifoid  DBD  Cikungunya  Demam Malaria  Tonsilofaringitis akut . gejala:  Panas tinggi mendadak terus menerus.

Tabel 4.  Diare disertai lendir dan darah (Melena).  Perut kembung.11 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus V.  Pegal-pegal atau sakit di persendian.9)  Malaria (CF=0.  Denyut nadi lemah.  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Nafsu makan menurun (Anoreksia).  Mual dan muntah.  Perut sebah. gejala:  Lidah kotor.  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160.9999)  Demam Berdarah (CF=0.  Diare disertai lendir dan darah (Melena).  Tenggorokan kering dan beradang.  Terjadi pembesaran hati (hepatomegali).  Pemeriksaan widal lebih dari 1/160. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0.  Lidah kotor.  Wajah tampak pucat atau anemi.  Sakit kepala.  Rasa malas dan lemah fisik (malaise).e) Kasus V.  Tenggorokan kering dan beradang. gejala:  Panas tinggi mendadak terus menerus. .  Denyut nadi lemah.8) Diagnosa Dokter  Demam tifoid  Tonsilofaringitis akut f) Kasus VI.

Sebanyak enam kasus yang dibandingkan. maka hasil analisa penyakit kurang tepat dan jika penyakit yang di rujuk ternyata tidak terdapat di basis data pengetahuan maka hasil penyakit yang muncul tidak sesuai.Tabel 4.999999998848)  Hepatitis A (CF=0.99928) Diagnosa Dokter  Demam tifoid Dari perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan hasil diagnosa dokter didapatkan hasil yang baik.12 Perbandingan hasil analisa sistem pakar dengan diagnosa dokter untuk kasus VI. hanya satu kasus yang tidak cocok. . Jika gejala yang dimasukkan terlalu sedikit. tetapi karena masukan gejala yang terlalu sedikit dan basis data pengetahuan sistem pakar terbatas. Hasil Analisa  Demam Tifoid (CF=0. Hal ini bukan disebabkan karena diagnosa yang salah. hanya mendiagnosa dua puluh penyakit dalam.99964)  Hepatitis B (CF=0.

2) Keluaran penyakit pada metode diagnosa wawancara lebih banyak dibandingkan dengan metode diagnosa pemeriksaan fisik dan penunjang. lebih spesifik mengarah pada satu penyakit. . maka kepastiannya mendekati benar. serta besarnya nilai CF tiap aturan pada kaidah diagnosa.2 Saran 1. 2. perlu dipertimbangkan untuk menambah jenis penyakit dalam yang bisa didiagnosa sehingga sistem pakar ini dapat mendiagnosa lebih banyak penyakit dalam. Perlu dipertimbangkan untuk membuat penyajian pilihan data gejala yang lebih baik agar lebih mudah dalam penggunaan sistem pakar ini.BAB V PENUTUP Dari hasil perancangan dan pembuatan sampai dengan pengujian program sistem pakar untuk diagnosa penyakit dalam. Penyakit yang disajikan dalam sistem pakar ini dibatasi hanya dua puluh penyakit. maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan dan saran untuk pengembangan program lebuh lanjut. jika keluaran CF mendekati satu. 3) Banyaknya metode diagnosa yang digunkan tidak menentukan besarnya keluaran nilai CF total.1 Kesimpulan 1) Gejala yang terdapat pada metode diagnosa pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. 5. 5) Nilai CF berada pada kisaran 0 sampai dengan 1. 5. 4) Besarnya nilai CF total ditentukan oleh banyaknya kecocokan antara id gejala dan id penyakit.

C & Riley G. Andi. Sistem Pakar dan Pengembangannya. Aplikasi Sistem Pakar.DAFTAR PUSTAKA [1]Giarratano. USA:1995.ilmukomputer. Yogyakarta:2003. J. Decision Support System and Expert Systems.infopenyakit. [5]Syafii. Iswanti. ----------id. S.totalkesehatananda. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya).com ----------www. M. Sri. [4]Kusumadewi. USA:1994. PWS Publishing Co. Yogyakarta:2008.org ----------www. Yogyakarta: 2005. Expert Systems: Princples and Programming. [6]Turban.com ----------www. 2nd edition. Prentice Hall International Inc. Penerbit ANDI.com . E. Graha Ilmu.infeksi. Panduan Membuat Aplikasi Database dengan PHP 5. [2]Hartati . Graha Ilmu. Sri.wikipedia. [3]Kusrini.com ----------www. Yogyakarta:2008.

sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. 2 DEMAM TIFOID 3 MALARIA 4 TETANUS 5 LEPTOSPIROSIS . Asia dan Afrika. dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. misalnya di Amerika.LAMPIRAN DATA PENYAKIT ID PENYAKIT PENYAKIT 1 DEMAM BERDARAH DESKRIPSI Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik. Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia. Sekelompok infeksi yang terdiri dari Sindroma Weil. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Enterica. Exotoxin bekerja pada motorneuron yang menyebabkan disinhibisi impuls motorneuron sehingga terjadi rangsangan yang berlebihan di otot-otot. dan disebarkan melaui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. yang kerjanya bersifat spatik. khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. Suatu penyakit infeksi oleh clostidium tetani yang merupakan bakteri gram (+) yang mengeluarkan exotoxin. Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium. Jaundice Spiroketal (sakit kuning) dan Demam Kanikola.

bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. terutama asap rokok Peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekwensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri. akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi . Pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan. Suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju.6 ASMA 7 TBC 8 BRONKHITIS 9 KANKER PARU 10 GASTROENTERITIS/DIARE 11 KOLERA Suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.virus dan parasit yang patogen. Suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paruparu). Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat. Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae.

13 HIPERTENSI 14 15 16 17 18 Suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal (di atas 140/90 mmHg) INFEKSI SALURAN KENCING (ISK) Infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. menurunnya kadar albumin dalam darah. terjadilah ISK. HEPATITIS A Hepatitis A adalah golongan . ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. GAGAL GINJAL KRONIK Suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh. Walaupun terdiri dari berbagai cairan. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin. biasanya urin tidak mengandung bakteri. 12 DISENTRI AMUBA Merupakan penyakit radang usus yang menimbulkan gejala meluas. penyumbatan aliran kemih atau infeksi. perdarahan. SINDROM NEFROTIK Suatu sindroma (kumpulan gejala-gejala) yang terjadi akibat berbagai penyakit yang menyerang ginjal dan menyebabkan proteinuria (protein di dalam air kemih).dehidrasi. garam. dan produk buangan. penimbunan garam dan air yang berlebihan dan meningkatnya kadar lemak dalam darah. BATU SALURAN KENCING Batu di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri. yaitu tinja berlendir dan bercampur darah.

Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Seperti hal Hepatitis C. mulas. . Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi. ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.19 HEPATITIS B 20 GASTRITIS/MAAG penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. dan perih pada perut. Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada ambung yang menyebabkan sakit. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. Sebagai contoh.

Nyeri di perut bagian bawah. Nyeri pinggang hebat (kolik). Sering mengalami sesak napas. Keadaan umumnya jelek (terlihat sakit berat). tetapi tinja sedikit dan bau amis. Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Sakit kepala. Nyeri di daerah dada. Diare dengan frekuensi yang sering. penderita tidaklah merasakan mual sebelumnya. Pendarahan pada hidung (mimisan) (epitaksis) dan gusi. Mengalami kesulitan berbicara karena kesulitan dalam mengatur napas. Perut sebah. Diare yang encer dan berlimpah tanpa didahului oleh rasa mulas atau tenesmus. Riwayat kontak dengan penderita TB positif. kemudian panas lagi) Demam tinggi diikuti menggigil. Nafsu makan menurun (Anoreksia). Diare dengan frekuensi sering. Ada keluhan dada terasa sempit. Sering mengalami pinggang pegal? Pegal-pegal atau sakit di persendian? Cepat lelah. Mengalami penurunan berat badan drastis. Batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat bercampur darah).DATA GEJALA ID GEJALA 1 2 DESKRIPSI Panas tinggi mendadak terus menerus. Sering mengalami batuk kering pada malam hari atau saat melakukan olah raga. kemudian turun. Batuk berdahak. biasa nya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama. Riwayat keluarga mengidap penyakit asma. Wajah tampak pucat atau anemi. Sering mengalami detak jantung cepat atau jantung berdebar-debar. Riwayat merokok. Diare disertai lendir dan darah (Melena). Terjadinya muntah setelah didahului dengan diare yang terjadi. Mual dan muntah. Apakah mengalami muntah setelah didahu . Perut perih. Sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu). Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 -40 derajat Celsius) tipe pelana kuda/2 hari panas. Batuk berdahak bercampur darah. BENTUK PERTAN 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Apakah mengalami panas tinggi mendadak menerus? Apakah mengalami Demam tinggi yang me 40 derajat Celsius) (tipe pelana kuda/2 har kemudian panas lagi)? Apakah mengalami demam tinggi diikuti m Apakah mengalami demam yang tidak terla dan diikuti keringat malam? Apakah mengalami nafsu makan menurun Apakah mengalami mual dan muntah? Apakah mengalami lemah fisik atau rasa m Apakah mengalami sakit kepala? Apakah mengalami perut kembung? Apakah mengalami perut sebah? Apakah mengalami perut perih? Apakah mengalami nyeri perut di bagian b Apakah mengalami nyeri pinggang hebat ( Apakah sering mengalami pinggang pegal? Sering mengalami pegal-pegal atau sakit di Apakah sering merasa cepat lelah? Apakah wajah tampak pucat atau anemi? Apakah sering mengalami nyeri di daerah d Apakah sering mengalami sesak napas? Apakah sering mengeluh dada terasa semp Apakah sering mengalami detak jantung ce debar? Apakah mengalami penurunan berat badan Apakah mengalami kesulitan berbicara kar mengatur napas? Apakah sering mengalami batuk kering pad melakukan olah raga? Apakah mengalami batuk berdahak? Apakah mengalami batuk berdahak bercam Apakah mengalami batuk selama lebih dar bercampur darah? Apakah sering menderita infeksi saluran pe Apakah napas berbunyi/bengek terutama p napas? Apakah anda merokok atau pernah meroko Apakah pernah mengalami riwayat kontak positif? Apakah ada keluarga anda yang memiliki r Apakah keadaan umumnya jelek (terlihat s Apakah mengalami diare disertai lendir da Apakah mengalami diare dengan frekuensi Apakah mengalami diare dengan frekuensi dan bau amis? Apakah mengalami diare yang encer dan b oleh rasa mulas atau tenesmus. Perut kembung. Rasa malas dan lemah fisik (malaise). tatapi tidak merasakan mual sebelumnya? Apakah sering mengalami pendarahan pad .

Riwayat Diabetes Mellitus. Kencing terasa sakit. Nyeri-nyeri di daerah kaki (mialgia). Mata berwarna kuning.40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 Kejang seluruh tubuh. Mata berwarna merah. di atas 140/9 Apakah pada pemeriksaan thorax terdapat Apakah espirasi memanjang? Apakah kencing berwarna seperti teh? Apakah kencing bercampur darah? Apakah kencing berwarna hitam? Apakah terdapat protein di dalam air kenci Apakah positif hipoalbumin-albuminuria? Apakah positif Hiperlipidemia? Apakah pada X-photo abdomen terdapat ga Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah terjadi pembesaran hati (hepatome Apakah pada pemeriksaan widal lebih dari Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter Apakah pada pemeriksaan laboratorium ter bawah 150. X-photo abdomen terdapat gambaran opak Lekosit (+) Bakteri (+). Tenggorokan kering dan beradang. Lidah kotor. Adanya bintik perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva). Mulut tidak bisa membuka (trismus).000 /mm3 (Trombositopeni)? Apakah trombosit menurun. Pemeriksaan laboratorium darah. Kencing berwarna seperti teh. Trombosit menurun. Pemeriksaan laboratorium darah. Kencing bercampur darah. Mulut kering. Espirasi memanjang. Adanya protein di dalam air kencing (proteinuri). Pandangan kabur. leukosit normal atau gusi? Apakah pernah mengalami kejang seluruh Apakah pernah mengalami kejang seluruh Apakah tinggal atau pernah tinggal di daer Apakah pernah tertusuk benda tajam yang Apakah mengalami nyeri-nyeri di daerah k Apakah pandangan mata kabur? Apakah kencing terasa sakit? Apakah kencing terasa panas? Apakah kencing sering dan sedikit? Apakah sering merasa anyang-anyangen? Apakah sering menahan kencing? Apakah memiliki riwayat Diabetes Mellitu Apakah memiliki riwayat batu ginjal? Apakah mengalami kesulitan menelan (dis Apakah kondisi lidah kotor? Apakah denyut nadi lemah? Apakah kodisi mulut kering? Apakah kondisi tenggorokan kering dan be Apakah mulut tidak bisa membuka (trismu Apakah mata mengalami pembengkakan? Apakah kondisi mata cekung? Apakah mata berwarna merah? Apakah mata berwarna kuning? Apakah terdapat bintik perdarahan dikelop (konjungtiva)? Apakah mengalami pembengkakan seluruh Apakah terdapat bintik-bintik merah pada k Apakah posisi tubuh melengkung di tengah cahaya/suara? Apakah mengalami pengkisutan otot? Apakah kondisi fontanel cekung? Apakah terjadi pembengkakan pada kaki? Apakah tekanan darah rendah? Apakah tekanan darah tinggi. Mata cekung. Tekanan darah rendah. tetapi sadar. Pembengkakan pada kaki.000 /mm3 (Trombositopeni). Kesulitan menelan (disfagia). Kejang seluruh tubuh. Denyut nadi lemah. Fontanel cekung. Tinggal atau pernah tinggal di daerah endemis malaria. tetapi masih d Apakah pada pemeriksaan laboratorium da polimorfornuklear? Apakah pada pemeriksaan laboratorium da . Munculnya bintikbintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah. Posisi tubuh melengkung di tengah bila kena paparan cah aya/suara (hiperrefleksi) Pengkisutan otot. Pemeriksaan thorax terdapat barrel chest. tidak sadar. Rumple leed + Terjadi penurunan trombosit dibawah 150. Pemeriksaan widal lebih dari 1/160. Tekanan darah tinggi. Kencing sedikit. Pernah tertusuk benda tajam yang berkarat. di atas 140/90 mmHg. Anyang-anyangen. lekositosis polimorfornuklear. Kencing berwarna hitam. Hipoalbumin-albuminuria Hiperlipidemia. Kencing terasa panas. Bengkak seluruh tubuh (odema anasarka). Terjadi pembesaran hati (hepatomegali). Mata mengalami pembengkakan. Riwayat menahan kencing. Riwayat batu ginjal.

5 0. Pemeriksaan dahak terdapat mycrobacterium tuberculosa.8 0. Pemeriksaan lab darah pansitopenia (seluruh sel darah jumlahnya turun) Pemeriksaan lab darah creatinine darah naik.8 0. Bilirubin meningkat (bilirubinemia).8 0. Penyempitan saluran bronkus sehingga menyebabkan sesak nafas. tetapi seperti manis yang menusuk.5 0. Fesces berwarna hitam meninggi? Apakah pada pemeriksaan laboratorium da Apakah pemeriksaan lab darah pansitopeni jumlahnya turun)? Apakah pada pemeriksaan lab darah creatin Apakah pada pemeriksaan lab darah.4 0. TBICT positif.6 0. Feaces atau kotoran (tinja) yang semula berwarna dan berbau berubah menjadi cairan putih keruh (seperti air cu cian beras) tanpa bau busuk ataupun amis.9 .8 0. Laju Endap Darah men ingkat Pemeriksaan mikroskopik lapang gelap leptospira positif Pemeriksaan urine kultur positif. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan (infiltrat). Pemeriksaan Laboratorium darah.9 0. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat ronkhi basah. Komplikasi hepatoma. Amuba antibodi (+). Pemeriksaan laboratorium darah. Fesces berwarna hitam 109 110 111 KAIDAH DIAGNOSA (ATURAN) ID KAIDAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 ID PENYAKIT 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 ID GEJALA 1 5 7 15 54 10 6 55 9 57 34 84 8 83 17 2 NILAI CF 0. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan padat disertai dengan efusi pleura. hemoglobin (Hb) darah turun. TBICT pos Apakah terdapat komplikasi hepatoma? Apakah pemeriksaan mikroskopik lapang g Apakah terdapat penyempitan saluran bron sesak nafas? Apakah terjadi bilirubin meningkat (bilirub Apakah feaces atau kotoran (tinja) yang se berubah menjadi cairan putih keruh (sepert busuk ataupun amis. leukosit meninggi.5 0.8 0. Ureum naik (uremia) Adanya cairan di rongga perut (Ascites).6 0. Rontgen thorax/X Photo Thorax terdapat perselubungan (infiltrat) paru.9 0.90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 meninggi. Pemeriksaan mikroskopik lapang gelap plasmodium positif. terutama di daerah Apex Paru. terutama di daera Apakah pada hasil Rontgen thorax/X Photo perselubungan (infiltrat) paru? Apakah hasil Rontgen thorax/X Photo Tho padat disertai dengan efusi pleura? Apakah hasil Rontgen thorax/X Photo Tho Apakah pada pemeriksaan lab. tetapi seperti manis y Ureum naik (uremia) Adanya cairan di rongga perut (Ascites).9 0. hemo Apakah pada pemeriksaan Lab darah Laju Apakah pemeriksaan mikroskopik lapang g Apakah pemeriksaan urine kultur positif? Apakah pada pemeriksaan amuba antibodi Apakah pada pemeriksaan dahak terdapat m tuberculosa? Apakah pada pemeriksaan Rontgen thorax/ perselubungan (infiltrat).7 0. Pemeriksaan lab darah.

4 0.5 0.9 0.7 0.3 0.9 0.5 0.7 0.17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 6 6 6 6 6 6 6 6 7 85 63 39 34 6 5 41 8 15 65 83 70 86 3 6 17 15 42 83 76 40 105 4 40 15 53 43 58 66 88 1 8 43 61 83 89 87 94 95 96 29 106 24 20 23 32 72 73 27 0.8 0.5 0.6 0.8 0.7 0.8 0.5 0.9 0.8 0.8 0.6 0.7 0.4 0.9 0.6 0.4 0.3 0.9 0.9 0.7 .8 0.9 0.9 0.5 0.7 0.9 0.7 0.5 0.5 0.7 0.9 0.9 0.6 0.9 0.4 0.8 0.4 0.7 0.6 0.9 0.7 0.

5 0.6 0.8 0.8 0.8 0.6 0.7 0.8 0.4 0.4 0.8 0.9 .7 0.5 0.6 0.7 0.3 0.9 0.9 0.7 0.7 0.9 0.6 0.6 0.6 0.9 0.7 0.6 0.9 0.9 0.3 0.4 0.6 0.8 0.8 0.7 0.8 0.7 0.7 0.4 0.7 0.8 0.7 0.7 0.6 0.5 0.7 0.9 0.7 0.66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 7 7 7 7 7 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 9 9 9 9 9 9 5 7 29 4 31 98 99 103 94 25 19 22 7 5 18 30 101 91 35 6 4 11 5 7 56 68 37 108 38 11 21 56 7 60 70 36 34 6 4 11 5 7 97 56 68 26 19 22 7 5 30 0.5 0.6 0.

8 0.8 0.6 0.7 0.5 0.4 0.7 0.8 0.7 0.5 0.8 0.7 0.3 0.8 0.6 0.7 0.4 0.5 0.7 0.8 0.8 0.8 0.5 0.9 0.8 0.5 0.4 0.7 0.8 0.5 0.8 0.117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 9 9 9 13 13 13 13 13 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 18 18 101 91 8 16 6 19 45 21 71 1 47 46 49 14 50 51 81 82 64 5 11 67 6 52 77 78 79 12 13 5 9 1 75 80 59 69 13 46 48 75 7 5 6 19 17 92 93 109 110 62 0.4 0.5 0.6 0.3 0.8 0.4 0.4 0.8 0.2 0.9 0.8 .6 0.2 0.8 0.3 0.1 0.3 0.9 0.7 0.8 0.

7 0.3 Listing Program database.7 0.8 0.6 0.8 0.5 0.8 0.8 0.8 0.php .7 0.168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 20 20 20 20 20 20 16 1 5 6 8 10 74 83 62 16 1 5 6 8 10 74 83 104 9 6 10 11 111 13 0.7 0.4 0.8 0.6 0.5 0.6 0.8 0.5 0.8 0.8 0.8 0.7 0.2 0.

<?php $server $user $pwd

=

"localhost"; = "root"; = ""; function doConnect() { if (mysql_connect($server, $user, $pwd)) { return true; } else { echo "".mysql_error(); return false; } } function setDatabase($db_name) { if(mysql_select_db($db_name)) {return true;} else{ echo "".mysql_error(); return false; } }

function q($s) { if ($qr = mysql_query($s)) { return $qr; } else { echo "".mysql_error(); return false; } } function affectedRows() { return mysql_affected_rows(); } function f($r) { return mysql_fetch_array($r); } function getnRows($dbr) { return mysql_num_rows($dbr); } function error() { return (mysql_get_last_message()); } ?> Listing Program login.php <? include("database.php"); doConnect(); setDatabase("sisparindisease"); if(isset($_POST['usertext']) and isset($_POST['passtext'])) { $useridPost = $_POST['usertext']; $passwdPost = $_POST['passtext']; $lookid = "SELECT * FROM userrole WHERE username='".$useridPost."' AND password=MD5('".$passwdPost."')"; $execq = q($lookid); $anydata = getnRows($execq); $detailuser = f($execq); if($anydata > 0) { if($detailuser['role'] == "pakar")

{ $dbtable = "pakar"; } elseif($detailuser['role'] == "admin") { $dbtable = "administrator"; } elseif($detailuser['role'] == "user") { $dbtable = "pasien"; } else { $dbtable = ""; } if($dbtable != "") { $getrealname = "SELECT nmlengkap FROM ".$dbtable." WHERE username='".$detailuser['username']."'"; $execq2 = q($getrealname); $realname = f($execq2); $namalengkap = $realname['nmlengkap']; } else { $namalengkap = $useridPost; } session_start(); $_SESSION['userid'] = $namalengkap; $_SESSION['useridfield'] = $useridPost; $_SESSION['userrole'] = $detailuser['role']; $_SESSION['usrnm'] = $useridPost; $_SESSION['idUserLogin'] = $detailuser['id']; header("Location: ../halaman_depan.php"); } else { header("Location: ../index.php?&msg=logfailed"); } } ?> Listing Program logout.php <? include("database.php"); doConnect(); setDatabase("sisparindisease"); if(isset($_POST['usertext']) and isset($_POST['passtext'])) { $useridPost = $_POST['usertext']; $passwdPost = $_POST['passtext']; $lookid = "SELECT * FROM userrole WHERE username='".$useridPost."' AND password=MD5('".$passwdPost."')"; $execq = q($lookid); $anydata = getnRows($execq); $detailuser = f($execq); if($anydata > 0) { if($detailuser['role'] == "pakar") { $dbtable = "pakar"; } elseif($detailuser['role'] == "admin") { $dbtable = "administrator"; } elseif($detailuser['role'] == "user") { $dbtable = "pasien"; } else { $dbtable = ""; } if($dbtable != "") {

$getrealname = "SELECT nmlengkap FROM ".$dbtable." WHERE username='".$detailuser['username']."'"; $execq2 = q($getrealname); $realname = f($execq2); $namalengkap = $realname['nmlengkap']; } else { $namalengkap = $useridPost; } session_start(); $_SESSION['userid'] = $namalengkap; $_SESSION['useridfield'] = $useridPost; $_SESSION['userrole'] = $detailuser['role']; $_SESSION['usrnm'] = $useridPost; $_SESSION['idUserLogin'] = $detailuser['id']; header("Location: ../halaman_depan.php"); } else { header("Location: ../index.php?&msg=logfailed"); } } ?>

Listing Program getin.php <? $host="localhost"; $username="root"; $password=""; $database="sisparindisease"; mysql_connect($host,$username,$password) or die ("Database gagal dikoneksikan !"); mysql_select_db($database);

?>

Listing Program index.php <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Frameset//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1frameset.dtd"> <?php if(isset($_GET['msg']) == "logfailed") { $message = "Invalid User ID or Password"; } ?> <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"> <head> <meta http-equiv="content-type" content="text/html;charset=utf-8" /> <meta name="generator" content="Adobe GoLive" /> <link href="css/mystyle.css" rel="stylesheet" type="text/css" /> <!--[if IE 7]> <link rel="stylesheet" href="css/mystyle7.css" type="text/css" media="all" /> <![endif]--> <title>.: Sistem Pakar :.</title> </head> <body bgcolor="#ffffff"> <div class="active"> <form id="FormName" action="library/login.php" method="post" name="FormName"> <table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"> <tr height="20"> <td class="param_bg"width="50" height="20"></td> <td class="param_bg"width="10" height="20"></td> <td width="360" height="20"><input type="text" class="form_bg no_border" name="usertext" value="" size="10" /></td> </tr> <tr height="10"> <td colspan="3" width="190" height="4"></td>

mysql_query("OPTIMIZE TABLE `diagnosa`"). ?> <html> <?php include("metadata. } include("library/database.<input name="search" value="&nbsp.&nbsp.</tr> <tr height="20"> <td class="param_bg"width="50" height="20"></td> <td class="param_bg"width="10" height="20"></td> <td width="360" height="20"><input type="password" class="form_bg_down no_border" name="passtext" value="" size="10" /></td> </tr> <tr height="8"> <td colspan="3" width="360" height="4"></td> </tr> <tr height="30"> <td colspan="3" width="360" height="30"> <div id="searchInpSub" align="left"> &nbsp. mysql_query("DELETE FROM `hasil_sementara`"). font-weight: bold. ?> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { header("location: index.&nbsp. margin-bottom: 0px.&nbsp." class="blue_bg no_border" type="submit" /></div> </td> </tr> <tr height="60"> <td colspan="3" width="360" height="30" align="right" valign="center" style="color: red. doConnect()."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" > <tr> <td colspan="2" height="350"> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0" > <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#145356"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"background-color: #FAFAFA. font-size: 14px.&nbsp.&nbsp.&nbsp.&nbsp.&nbsp.php <? session_start().&nbsp.&nbsp. mysql_query("DELETE FROM `diagnosa`"). padding: 5px 5px 5px 5px.&nbsp.\"> ."> <?=$message?> </td> </tr> </table> </form> </div> </body> </html> Listing Program halaman_depan. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `hasil_sementara`").&nbsp.php")?> </head> <body style="margin-top: 0px.&nbsp.php"). setDatabase("sisparindisease").&nbs p.&nbsp. border: 1px dashed #145356.php").

Selamat Datang. Halaman Depan</a></td> </tr> <? if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="pakar") { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"identifikasi.$_SESSION['userid'].>&raquo.>&raquo.\" href=\"library/logout.php")?> <!-.>&raquo. } ?> <!-. } else { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"diagnosa. font-weight: bold. Data Gejala</a></td> </tr> ."><b>Menu Utama<b></td> </tr> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.>&raquo.php" class="menulink" class=&{ns4class}. Diagnosa Penyakit</a></td> </tr> "."</strong><br/><a style=\"color: #880000. Diagnosa Penyakit</a></td> </tr> ".php <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #145356.end left menu --> </td> <td valign="top" align="left"> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center"> &nbsp.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. text-decoration: none. <strong>". border-bottom: 1px solid #145356.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. } ?><? if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="pakar") { session_unregister('diagIdPasien'). echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapenyakit. </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program menu. Data Penyakit</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"listgejala.php\">Keluar</a> </div><br/>".php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.>&raquo.left menu --> <?php include("menu. color: #fff."> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#3E9195" align="center" style="background-color: #3E9195.

doConnect(). lokasigejala='$lok' WHERE idGejala='$idGejala'". Data Pasien</a></td> </tr> ".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/custom.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' </script> Listing Program <? session_start().php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edgjl") { $idGejala = $_POST['idgejala']. $execupd = q($querupdate).php <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/mystyle. } if(isset($_SESSION['userid']) && $_SESSION['userrole']=="admin") { echo " <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"dataahli.>&raquo.<tr> <td width=\"100%\"><a href=\"kaidahdiagnosa.>&raquo. include("library/database. Kaidah Diagnosa</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"dataahli. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). $quest = $_POST['pertanyaan'].""). Data Pakar</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapasien. Data Pakar</a></td> </tr> <tr> <td width=\"100%\"><a href=\"datapasien.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.>&raquo. Data Pasien</a></td> </tr> ".php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}.php"). } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adgjl") { . $querupdate = "UPDATE gejala SET deskripsi='$deskripsi'.>&raquo. } ?> </table> Listing Program metadata.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. if($execupd) { header("Location: ". setDatabase("sisparindisease"). $lok = $_POST['lokasigjl'].$_SERVER['PHP_SELF']. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").>&raquo.pertanyaan='$quest'.php\" class=\"menulink\" class==&{ns4class}. $deskripsi = $_POST['deskripsi'].

$execquer = q($getdetail). } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. $execdel = q($quer). $lok = $_POST['lokasigjl']. location=no. lokasigejala='$lok'". if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idGejala from gejala order by idGejala desc limit 0. copyhistory=no.location. obj. scrollbars=yes."").php"."wdwGejala". return true. deskripsi='$deskripsi'. width=500. if (r==true) { document."toolbar=no. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". status=no.$_SERVER['PHP_SELF']. if($execdel) { header("Location: ". settype($last_id[0]. $getcontent = f($execquer).php?status=gagal"). } } </script> <script> function open() { window. $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idGejala='$idgjl'".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. $quer = "DELETE FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'".$deskripsi = $_POST['deskripsi'].open("daftargejala. "integer"). $execins = q($querinsert). pertanyaan='$quest'. height=400"). resizable=no. $execallkaidah = q($evalallkaidah). $new_id = $last_id[0] + 1. $quest = $_POST['pertanyaan'].href = goto."").1")).css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. if($execins) { header("Location: ". } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from gejala")). directories=no. menubar=no. } else { $new_id = 1. . } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlgjl") { $idgjl = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". } $querinsert = "INSERT INTO gejala SET idGejala='$new_id'. if (($deskripsi == "") or ($quest == "")) { header("Location:listgejala.$_SERVER['PHP_SELF'].

media.|.table.pagebreak". //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.pasteword.end header images --> .|. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.visualaid.justifyfull".|.xhtmlxtras.emotions.} </script> <!-.inlinepopups".link. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.fullscreen.fontsizeselect. theme_advanced_toolbar_align : "left".advimage.cleanup.indent.css".template.|.fullscreen".forecolor.sub.styleselect. skin_variant : "silver".backcolor". margin-bottom: 0px.paste.ltr.italic. theme : "advanced".styleprops.|. media_external_list_url : "lists/media_list.|. skin : "o2k7".iespell.visualaid.|.redo.layer.nonbreaking.undo.unlink.|.help.copy.justifyleft.cleanup.charmap. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.|.anchor./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.save.cite. elements : "elm1".abbr.bold.t emplate.|.outdent.|.visualchars.|. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".insertdate.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.js".blockquote.|.forecolor.fontselect. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.formatsel ect.|.|.b ackcolor".pagebreak.inserttime.sup.absolute.justifycenter.print.init({ // General options mode : "exact".sub.style.iespell.movebackward.italic.|.numlist.del.removeformat.em otions.unlink.newdocument.visualchars.underline.indent.|.charmap.acronym. //theme_advanced_buttons2 : "cut.|.justifyright.hr.preview.styleprops.sup. plugins : "safari. theme_advanced_toolbar_location : "top".pagebreak.blockquote.Header images --> <!-.js".nonbreaking.moveforward.image.print.|.|.bullist.|.movebackward.js". staffid : "991234" } }).insertdatetime.replace.preview. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.|.strikethrough.underline.preview.nonbreaking.bullist.|.template.search. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.paste.|.|.pastetext.replace.copy.rtl.pastetext. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.absolute.advhr.fontselect.emotions.media.an chor.fullscreen".|.directionality.|. external_link_list_url : "lists/link_list.hr.justifyright.pasteword. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User".justifyfull.js".image.visualchars.numlist".ins. theme_advanced_buttons2 : "cut. </script> <!-.paste. theme_advanced_resizing : true.noneditable.advhr.link.removeformat.justifycenter.|.|."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.moveforward.advlink.search.fontsizeselect".media.|. external_image_list_url : "lists/image_list.redo.advhr.undo.justifyleft.contextmenu.code.code.|.outdent.searchreplac e.attribs.iespell.bold.

$_SESSION['userid'].\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.</td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.php\">Keluar</a> </div><br/>".>&raquo.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. font-size: 12px. color: #fff."</strong><br/><a style=\"color: #880000. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px. padding: 5px 5px 5px 5px.php" class="menulink" class=&{ns4class}. padding: 10px. text-decoration: none. border: 1px dashed #2e2e2e.\"> Selamat Datang. <strong>".">DATA GEJALA</span></strong></center></h2> <br> <? . Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. font-weight: bold.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.\" href=\"library/logout."> <div style="font-family: arial. } ?><!-. font-size: 12px.

if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " <td align=\"center\"> <a href=\"". while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr> <td align=\"left\">"."'.} echo "</tr>". '".". $quer = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc".'>Proses Gagal</span>".$_SERVER['PHP_SELF']. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>"."</a>&nbsp. } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.$isigejala['lokasigejala']."?&from=". } else { echo "<a href=\"". for($i=1."?&from=".(($i-1)*$to). $qgpny = q($querindx).(($i-1)*$to). echo "<tr><th>Deskripsi</th><th>Bentuk Pertanyaan</th><th>Metode Diagnosa</th>". $i<=ceil($data/$to).if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold.$_SERVER['PHP_SELF']. } } echo "</td></tr>". if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edgjl") and ($_GET['act'] != "adgjl")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$isigejala['deskripsi']."</a>&nbsp. } else {$cols = 3.\"> .$_SERVER['PHP_SELF']."</td><td>". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."?&act=edgjl&detail=".". $cols = 4. } echo "</tr>".$from.$isigejala['idGejala']."."."')\"><img src=\"images/icon/delete. echo "</table><br/>". font-size: 16px. $data = getnRows(q($quer))."\" class=\"indexlink\">"."\"><img src=\"images/icon/edit.$isigejala['pertanyaan'].$_SERVER['PHP_SELF'].gif\" border=\"0\"></a> </td>"."</td><td>". '".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.$i. $querindx = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc LIMIT ".$i. $i++) { if($from == (($i1)*$to)) { echo "<a href=\"". color: #880000.$isigejala['idGejala']."".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlgjl&detail=". $to = 8. } echo "<tr><td colspan=\"$cols\">Page : "."</td>"."?&act=adgjl\" style=\"text-decoration: none."\" class=\"indexlinkactive\">".$isigejala['deskripsi'].$to.

echo "</form>"."\"> </td> </tr>"."</textarea> <input type=\"hidden\" name=\"idgejala\" value=\"".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr><td>Deskripsi</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">". $qgpny = q($quer). } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adgjl") { echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">".back()\"> </td> </tr>".$isigejala['deskripsi']. . echo " <tr><td>Bentuk Pertanyaan :</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">"."</textarea></td></tr>". $quer = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgpny'".$isigejala['pertanyaan']. echo "</table>".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Gejala</a> </div>".</td><td>&nbsp. echo " <tr><td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select> </td></tr>". } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edgjl") { $idgpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0.$isigejala['idGejala'].<img src=\"images/icon/add. echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". } echo " <tr><td>&nbsp. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".

setDatabase("sisparindisease"). </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial.</td><td>&nbsp.php"). font-size: 11px.</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> <tr> Listing Program datapenyakit. echo "</form>". $namapny = $_POST['namapenyakit'].echo " <tr><td>Deskripsi Gejala</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td></tr>". if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edpny") { $id = $_POST['idpenyakit']. echo "</table>". mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). doConnect(). color:#2e2e2e. echo " <tr><td>Pertanyaan Diagnosa</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td> </tr>".back()\"> </td> </tr>". echo " <td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select></td> </tr>". echo " <tr><td>&nbsp. doConnect(). . } ?> &nbsp.php <? session_start(). include("library/database. setDatabase("sisparindisease"). mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`").

$cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from penyakit")).$detail = $_POST['elm1']. namapenyakit='$namapny'.$_SERVER['PHP_SELF']. return true.1")). goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?")."toolbar=no. "integer"). } </script> <!-.php".open("daftargejala. if (r==true) { document. obj. if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idPenyakit from penyakit order by idPenyakit desc limit 0."wdwGejala". width=500. } $querinsert = "INSERT INTO penyakit SET idPenyakit='$new_id'. if($execins) { header("Location:datapenyakit.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. status=no.href = goto. height=400"). } else { $new_id = 1.} } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adpny") { $namapny = $_POST['namapenyakit']. $new_id = $last_id[0] + 1. detailpenyakit='$detail' WHERE idPenyakit='$id'". scrollbars=yes. $execupd = q($querupdate). copyhistory=no.TinyMCE --> .""). $quer = "DELETE FROM penyakit WHERE idPenyakit='$idpny'". detailpenyakit='$detail'". location=no. $detail = $_POST['elm1']. if($execupd) {header("Location: ". directories=no. $execins = q($querinsert)."").css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. if($execdel) { header("Location: ". } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlpny") { $idpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". $execdel = q($quer).$_SERVER['PHP_SELF'].location. settype($last_id[0]. menubar=no. $querupdate = "UPDATE penyakit SET namapenyakit='$namapny'. resizable=no. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. } } </script> <script> function open() { window.php").

theme_advanced_toolbar_location : "top".fullscreen."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.t emplate.attribs.ltr. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.copy.indent. media_external_list_url : "lists/media_list.replace.pagebreak. external_image_list_url : "lists/image_list.image.pasteword.del.removeformat.italic.numlist".moveforward.|.link.|.bold. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.underline.unlink.indent.|.advimage.nonbreaking.forecolor.|.justifyleft.search.pastetext.preview.inserttime.iespell.preview.sup.template. margin-bottom: 0px.Header images --> <!-.js".print.init({ // General options mode : "exact".image.pasteword.bullist. theme_advanced_toolbar_align : "left".cite.paste.|.hr.fontsizeselect. //theme_advanced_buttons2 : "cut.paste.ins.advhr.|.js".sub.acronym. skin_variant : "silver".link. elements : "elm1".|.styleprops.forecolor.|.|.charmap.template.backcolor".replace.|.search.justifycenter.styleselect.visualchars. external_link_list_url : "lists/link_list.|.|.formatsel ect.visualchars.|.|.<script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.numlist.blockquote.advhr.emotions.moveforward.em otions. theme_advanced_buttons2 : "cut.fontselect.fontsizeselect".bold.|.directionality.style.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> .code.absolute.layer.pastetext.|.|.media.b ackcolor".cleanup.pagebreak.cleanup.insertdatetime.redo.movebackward.|./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.unlink.justifyright.media.media.abbr.justifyleft.fontselect. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.|.|.redo.advlink. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.pagebreak".|.|.movebackward.advhr.fullscreen".copy.insertdate. staffid : "991234" } }). // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.justifyfull.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.undo.|.save.|.|.visualaid.noneditable. skin : "o2k7".justifycenter.rtl.absolute. </script> <!-.code.justifyfull".iespell.justifyright.xhtmlxtras.charmap.js".outdent.styleprops. theme_advanced_statusbar_location : "bottom". theme_advanced_buttons1 : "formatselect.fullscreen".preview.nonbreaking.table.visualaid.contextmenu.paste.undo.nonbreaking.|.inlinepopups".sub.blockquote.strikethrough.css".hr.an chor.visualchars.searchreplac e.bullist. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.|.sup.help.|.print. // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User". plugins : "safari.|.outdent.|.|.italic.emotions.iespell.anchor.underline. theme : "advanced".newdocument. theme_advanced_resizing : true.js".removeformat.

borderbottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. } ?></td> <td width="40px"></td> <td valign="top" align="left" bgcolor="#EEEEEE"> <div style="font-family: arial.$_SESSION['userid']."</strong><br/><a style=\"color: #880000. padding: 10px."> <h2><center><strong><span style="font-size: 16px. font-size: 12px. padding: 5px 5px 5px 5px. background-color: #eee. border: 1px dashed #2e2e2e. } ?><!-. text-decoration: none.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial. color: #fff.php" class="menulink" class=&{ns4class}. <strong>".\" href=\"library/logout.<table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="20px" height="100%" valign="top" align="left"> </td> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.">DATA PENYAKIT</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['act']) && ($_GET['act'] == "edpny" || $_GET['act'] == "adpny")) { if($_GET['act'] == "edpny") { .\"> Selamat Datang. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. font-size: 12px.php\">Keluar</a> </div><br/>". font-weight: bold.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".>&raquo.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969.

} echo "</table>".back().$isipenyakit['detailpenyakit']. } else { echo "<form name=\"datapenyakit\" method=\"POST\" action=\"\">". echo "<form name=\"datapenyakit\" method=\"POST\" action=\"\">"."\"></td> </tr> <tr> <td colspan=\"3\"><strong>Keterangan detail penyakit :</strong><br/> <textarea id=\"elm1\" name=\"elm1\" rows=\"15\" style=\"width:100%.\"></td></tr>".<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.$_GET['act']."\"> <input type=\"hidden\" name=\"idpenyakit\" value=\"$idpny\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$isipenyakit['namapenyakit'].back().$_GET['act'].\"></td></tr>". while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\">:</td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\"> <input type=\"text\" name=\"namapenyakit\" style=\"width:100%\" value=\"".<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.$idpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0."\"> <input type=\"hidden\" name=\"idpenyakit\" value=\"$idpny\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp."</textarea> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\"><input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"".<input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. $qpny = q($quer). echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "</table>". .\">". echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\">:</td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\"> <input type=\"text\" name=\"namapenyakit\" style=\"width:100%\" value=\"\"></td> </tr> <tr> <td colspan=\"3\"><strong>Keterangan detail penyakit :</strong><br/> <textarea id=\"elm1\" name=\"elm1\" rows=\"15\" style=\"width:100%. $quer = "SELECT * FROM penyakit WHERE idPenyakit='$idpny'". echo "</form>".\"></textarea> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\"><input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"".<input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.

$isipenyakit['id'].\" href=\"datapenyakit.echo "</form>". echo "<tr><td><strong>Pengobatan</strong></td><td><strong>:</strong></td><td>".</td></tr>". echo "<li>". } echo "&nbsp.$isipenyakit['idPenyakit']. text-decoration: none.$DescPencegahan['deskripsi']."'").$isipenyakit['namapenyakit']. $qpny = q($quer). } else { echo "-".php?dtlPny=". $i = 1."</a></strong></li> </ol>"."</li>". $DescPencegahan = f($getFullDescCegah). while ($CaraPencegahan = f($getCgh)) { $getFullDescCegah = q("SELECT * FROM pencegahan WHERE id='". . if(mysql_num_rows($getCgh) > 0) { echo "<ol type='1'>". while ($CaraPengobatan = f($getObt)) { $getFullDescObat = q("SELECT * FROM pengobatan WHERE id='". $i = 1. if(mysql_num_rows($getObt) > 0) { echo "<ol type='1'>". } } else { if(!isset($_GET['dtlPny'])) { $quer = "SELECT * FROM penyakit order by namapenyakit asc". $getObt = q("SELECT * FROM pnyobati WHERE idpny='"."'").$isipenyakit['id']."'").$CaraPencegahan['idobt']."'"). $data = getnRows(q($quer))."\">". if ($data > 0) { while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <ol type=\"circle\"> <li><strong><a style=\"color: #880000.$CaraPencegahan['idcgh']. echo "<tr><td><strong>Pencegahan</strong></td><td><strong>:</strong></td><td>". } echo "</ol>". } } } else { /* $getCgh = q("SELECT * FROM pnycegah WHERE idpny='". font-weight: bold.

:</strong><br/>".$isipenyakit['namapenyakit'].} echo " </td> </tr> <tr> <td colspan=\"4\"><strong>Detail Penyakit &nbsp. '"."</td> </tr>".&nbsp.gif\" border=\"0\"></a> ".</td></tr>".gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'. echo "<li>".".$isipenyakit['idPenyakit'].$DescPengobatan = f($getFullDescObat)."</li>".&nbsp. } } /* .$isipenyakit['idPenyakit'].&nbsp.&nbsp. if ($data > 0) { echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".&nbsp.$_SERVER['PHP_SELF']."</td> <td style=\"border-top:1px solid #000000\" align=\"right\">"."'.$_SERVER['PHP_SELF'].$DescPengobatan['deskripsi']. $qpny = q($quer). $data = getnRows(q($quer)). } echo "&nbsp."')\"><img src=\"images/icon/delete.$isipenyakit['namapenyakit']. */ $quer = "SELECT * FROM penyakit WHERE idPenyakit='".&nbsp. } else {echo "&nbsp."?&act=dlpny&detail=". if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo " <a href=\"".$isipenyakit['detailpenyakit'].</td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"4\">&nbsp. '". while($isipenyakit = f($qpny)) { echo " <tr> <td width=\"100\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>Nama Penyakit</strong></td> <td width=\"10\" style=\"border-top:1px solid #000000\"><strong>:</strong></td> <td width=\"260\" style=\"border-top:1px solid #000000\">"."'"."\"><img src=\"images/icon/edit.$_GET['dtlPny']. } echo "</ol>"."?&act=edpny&detail=". } else { echo "-".

doConnect(). */ echo "</table><br/>". mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). } } ?> &nbsp. } if(!isset($_GET['dtlPny'])) { if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.$_SERVER['PHP_SELF'].$i."?&from=". setDatabase("sisparindisease")."</a>&nbsp.php"). text-decoration: none. text-decoration: none. } if(isset($_POST['exec'])) { ."\" class=\"indexlink\">".(($i-1)*$to). function urlforward($urldest) { header("Location: $urldest")."?&from=".$i.$_SERVER['PHP_SELF'].\" href=\"".\" href='datapenyakit."\" class=\"indexlinkactive\">"."</a>&nbsp. $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"". } } else { echo "<a style=\"color: #880000. font-weight: bold.(($i-1)*$to). include("library/database.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Penyakit</a> </div>".php'>BACK</a>". for($i=1. } } echo "</td></tr>".". $i<=ceil($data/$to).\"> <img src=\"images/icon/add. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). } else { echo "<a href=\"". font-weight: bold."."?&act=adpny\" style=\"text-decoration: none.echo "<tr><td colspan=\"3\">Page : ".$_SERVER['PHP_SELF']. </div> </td> </table> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program dataahli.php <? session_start().

$passid = $_POST['adpassword']. username='$useridpost'.php?status=gagal"). $postNIP = $_POST['adNIP']. $new_id = $last_id[0] + 1. mysql_query("update `pakar` set `alamat`='$postalamat' where `idPakar`='$hiddenid'").$postpoli. gender='$postgender'. $a = $postnmlengkap. $hiddenid = $_POST['idedpakar']. $oldusername = $_POST['oldusername']. "integer").role='pakar'". $useridpost = $_POST['adusername']. $username = $_POST['usernm']. } else { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idUser from userrole order by idUser desc limit 0. } else { mysql_query("update `pakar` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPakar`='$hiddenid'"). noTelp='$postnotelp'. if ($passname == "") . $passname = $_POST['passnm'].if($_POST['exec'] == "adprofilepakar") { $postnmlengkap = $_POST['adnmlengkap']. alamat='$postalamat'.$postNIP. $postgender = $_POST['adgender'].$postgender. $adquer = "INSERT INTO pakar SET idPakar='$new_id'. poli='$postpoli'. $da_pass = MD5("$passname"). nmlengkap='$postnmlengkap'.$postalamat.$postnotelp. $postalamat = $_POST['edalamat']. $postnotelp = $_POST['ednotelp'].password=MD5('$passid').php?status=gagal&id=$a").1")). if (($postnmlengkap == "") or ($postNIP == "") or ($postpoli == "") or ($postgender == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "") or ($useridpost == "") or ($passid == "")) { header("Location:dataahli. if($execadd && $execadd2) { header("Location:dataahli. NIP='$postNIP'. settype($last_id[0]. $postnotelp = $_POST['adnotelp']. $postNIP = $_POST['edNIP']. $execadd = q($adquer). mysql_query("update `pakar` set `poli`='$postpoli' where `idPakar`='$hiddenid'"). $execadd2 = q($adquer2). $postpoli = $_POST['edpoli']. $postpoli = $_POST['adpoli']. username='$useridpost'". } } } if($_POST['exec'] == "edprofilepakar") { $postnmlengkap = $_POST['ednmlengkap']. $postalamat = $_POST['adalamat'].php"). mysql_query("update `pakar` set `notelp`='$postnotelp' where `idPakar`='$hiddenid'"). $adquer2= "INSERT INTO userrole SET idUser='$new_id'. if (($postnmlengkap == "") or ($postNIP == "") or ($postpoli == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "")) { header("Location:dataahli. mysql_query("update `pakar` set `NIP`='$postNIP' where `idPakar`='$hiddenid'").

text-decoration: none.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. color: #fff. return true.\" href=\"library/logout."</strong><br/><a style=\"color: #880000. padding: 5px 5px 5px 5px."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. if (r==true) { document.>&raquo.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. } } } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.php\">Keluar</a> </div><br/>".end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { .$_SESSION['userid']. font-weight: bold.php").\"> Selamat Datang. margin-bottom: 0px. } else { mysql_query("update `userrole` set `password`='$da_pass' where `idUser`='$hiddenid'").php"). } } </script> </head> <body style="margin-top: 0px.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. border: 1px dashed #2e2e2e. header("Location:dataahli. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.location.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). } ?><!-.href = goto.{ header("Location:dataahli.Header images --> <!-. <strong>". obj.php" class="menulink" class=&{ns4class}.

"\"></td></tr>". . if(isset($_GET['act']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { $action = isset($_GET['act']) ? $_GET['act'] : "".php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".$detail['nmlengkap']. $data = q($quer). font-size: 12px. padding: 10px.echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.$iddetail."> <h2><center><strong><span style="font-size: 16px. font-size: 12px.'>Proses Gagal . echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."> <div style="font-family: arial. if($action == "edp") { echo "<form name=\"fmeditprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">". font-size: 16px. $quer = "SELECT * FROM pakar WHERE idPakar='". color: #880000. while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednmlengkap\" size=\"25\" value=\"".$id</span>". } if(isset($_GET['profile'])) { $iddetail = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : 0."'". } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. echo "<span style='font-weight: bold.">DATA PAKAR</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { $id = $_GET['id'].

\">BACK</a></td></tr>".$detail['poli']."\"> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"edprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> </td> </tr>". echo "<a href=\"Javascript: history."\"></td></tr>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passnm\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". $getusername = "SELECT userrole.$detail['alamat']. echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edalamat\" size=\"25\" value=\"".back()\" style=\"text-decoration:none."<hr></td></tr>". } echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history. echo "<center>Data Berhasil Dihapus &nbsp. echo "</form>".$iddetail.back()\" style=\"text-decoration:none.$detail['notelp']. } } .<br>". echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><hr>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><hr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edpoli\" size=\"25\" value=\"". } elseif ($action == "dlp") { $dest = "dataahli. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.username FROM userrole INNER JOIN pakar ON pakar. $dlquer2= "DELETE FROM userrole WHERE username='"."<hr></td></tr>".\">BACK</a></center>"."\"></td></tr>". echo "</table>". $showusername = f($getusername).echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edNIP\" size=\"25\" value=\"".php".</td></tr>". $getusername = q($getusername).Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednotelp\" size=\"25\" value=\"".</td></tr>".$detail['username']. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<tr><td>No.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"idedpakar\" value=\"". $dlquer = "DELETE FROM pakar WHERE idPakar='$iddetail'".$detail['gender'].$detail['NIP']."\"></td></tr>". $execdel = q($dlquer). $execdel2 = q($dlquer2).username = userrole.idPakar='$iddetail'"."\"></td></tr>".username WHERE pakar.$showusername['username']."'".

if($action == "edp") { echo "<form name=\"fmeditprofilepakar\" method=\"post\" action=\"edit_pakar. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$detail['poli']. echo "</form>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edalamat\" size=\"25\" value=\"".php\">".elseif(isset($_GET['act']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { $action = isset($_GET['act']) ? $_GET['act'] : "". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edgender\" size=\"25\" value=\""."\"> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"edprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> </td> </tr>"."\"><input type=\"hidden\" name=\"oldusername\" value=\"".$detail['notelp']. echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passnm\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". } elseif ($action == "dlp") { .$detail['NIP'].$detail['gender']. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history."\"></td></tr>"."\"></td></tr>"."\"></td></tr>".$detail['alamat']."\"></td></tr>". echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usernm\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>".</td></tr>".</td></tr>"."\"></td></tr>". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednmlengkap\" size=\"25\" value=\"".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"idedpakar\" value=\"". echo "<tr><td>No.$detail['username'].Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"ednotelp\" size=\"25\" value=\""."\"></td></tr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edpoli\" size=\"25\" value=\"". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. } echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.$detail['nmlengkap']. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.back()\" style=\"text-decoration:none.$iddetail.\">BACK</a></td></tr>". echo "</table>". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"edNIP\" size=\"25\" value=\"".$detail['username'].

</td></tr>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".idPakar='$iddetail'"."</td></tr>". $dlquer2= "DELETE FROM userrole WHERE username='". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td>".back()\" style=\"text-decoration:none. $getusername = "SELECT userrole.</td></tr>". echo "<a href=\"Javascript: history.$detail['alamat'].$dest = "dataahli.username WHERE pakar.username FROM userrole INNER JOIN pakar ON pakar. echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Laki-laki\">Laki-laki <input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Perempuan\">Perempuan</td></tr>".$showusername['username']."</td></tr>".Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnotelp\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td>".back()\" style=\"text-decoration:none.$detail['gender']. echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnmlengkap\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>"."</td></tr>". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td>". echo "<tr><td>No. $execdel2 = q($dlquer2). .$detail['nmlengkap']. } } else { echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history. $getusername = q($getusername). echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adalamat\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>"."</td></tr>"."</td></tr>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td>". $showusername = f($getusername).\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp."</td></tr>".username = userrole.Telpon</td><td>:</td><td>".$detail['NIP']. echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adNIP\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "</table>". $execdel = q($dlquer).php".$detail['poli']. echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adpoli\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".\">BACK</a>".$detail['notelp']. } } else { if(isset($_GET['act']) && $_GET['act']=="adp" && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<form name=\"fmadprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">". echo "<tr><td>No. } echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. $dlquer = "DELETE FROM pakar WHERE idPakar='$iddetail'"."'".

echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adalamat\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history. echo "<tr><td>No. echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td><input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Laki-laki\">Laki-laki <input type=\"radio\" name=\"adgender\" value=\"Perempuan\">Perempuan</td></tr>".</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"adprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"SIMPAN\"> </td> </tr>". echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.\">BACK</a></td></tr>". echo "<tr><td>Poli</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adpoli\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".</td></tr>". echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"exec\" value=\"adprofilepakar\"> <input type=\"submit\" value=\"SIMPAN\"><input type=\"reset\" value=\"Reset\"> </td> </tr>".</td></tr>".back()\" style=\"text-decoration:none. . echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.</td></tr>".\">BACK</a></td></tr>". echo "</form>". echo "</table>". echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnmlengkap\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act']=="adp" && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<form name=\"fmadprofilepakar\" method=\"post\" action=\"\">". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"adpassword\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>NIP</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adNIP\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".back()\" style=\"text-decoration:none. echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adusername\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr> <td colspan=\"2\">&nbsp. echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.Telpon</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adnotelp\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>". echo "<tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"adpassword\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".echo "<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"adusername\" size=\"25\" value=\"\"></td></tr>".

\" href=\"".$daftarpakar['idPakar'].$daftarpakar['poli'].$_SERVER['PHP_SELF']. text-decoration: none. $to = 10.$_SERVER['PHP_SELF'].echo "</table>". font-weight: bold. echo "</form>"."?&profile=". $querindx = "SELECT * FROM pakar order by idPakar desc LIMIT ". $daftarpakar['nmlengkap'].$_SESSION['useridfield']."". font-weight: bold. $qexec = q($quer). if ($data > 0) { if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$daftarpakar['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">". .$daftarpakar['idPakar'].$daftarpakar['idPakar'].$to.$_SERVER['PHP_SELF']."\" style=\"text-decoration:none."'."' ". '"."</td><td align=\"center\">". if(isset($_SESSION['userrole']) && ($_SESSION['userrole'] == "pakar")) { $morefilter = "WHERE username ='".\" href=\""."')\"><img src=\"images/icon/delete.". } $quer = "SELECT * FROM pakar ". echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"33%\">NIP</th><th>Poli</th><th>Opsi</th></tr>". font-weight: bold. text-decoration: none.$daftarpakar['NIP'].". } else { $morefilter = ""."?&act=edp&profile=".$morefilter.$from. $qpkr = q($querindx).\">"."\"><img src=\"images/icon/edit. '". } else { $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0. while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000.gif\" border=\"0\"></a> <a style=\"color: #880000."</td> <td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000."order by idPakar desc".gif\" border=\"0\"></a> </td></tr> ". text-decoration: none.\" href=\"Javascript: disp_confirm('delete'. $data = getnRows(q($quer))."?&act=dlp&profile=".

text-decoration: none."</a>&nbsp.$daftarpakar['idPakar']. } echo "<tr><td colspan=\"4\">Page : ". font-weight: bold. $i<=ceil($data/$to)."?&profile=". '". echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"33%\">NIP</th><th>Poli</th><th>Opsi</th></tr>".$daftarpakar['poli']."</td> <td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000."\" style=\"text-decoration:none.$daftarpakar['NIP'].(($i-1)*$to). } else { . $daftarpakar['nmlengkap']."?&act=edp&profile="."?&act=dlp&profile=". text-decoration: none."\" class=\"indexlinkactive\">". for($i=1. text-decoration: none.$daftarpakar['idPakar']."?&from=".\" href=\"".$daftarpakar['idPakar'].gif\" border=\"0\"></a> </td></tr> ".\">".$_SERVER['PHP_SELF']. font-weight: bold. font-weight: bold.$_SERVER['PHP_SELF']. '".".\" href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.$_SERVER['PHP_SELF'].gif\" border=\"0\"></a> <a style=\"color: #880000. $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"".} } elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."')\"><img src=\"images/icon/delete."\"><img src=\"images/icon/edit.\" href=\"".$i."</td><td align=\"center\">".$_SERVER['PHP_SELF']. while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000."</td><td align=\"center\">".$daftarpakar['nmlengkap']."'.

".$daftarpakar['NIP']. } } } ."</a>&nbsp."?&from="."\" style=\"text-decoration:none.$_SERVER['PHP_SELF']. } else { echo "<a style=\"color: #880000. font-weight: bold. } else { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } echo "<tr><td colspan=\"3\">Page : "."</td><td align=\"center\">".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pakar</a> </div>"."\" class=\"indexlink\">". text-decoration: none. text-decoration: none. } } echo "</td></tr>".(($i-1)*$to). echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">NIP</th><th>Poli</th></tr>".$_SERVER['PHP_SELF'].".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlinkactive\">".$_SERVER['PHP_SELF'].$daftarpakar['id']. echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."?&from="."?&profile="."?&from=".$i.". $i<=ceil($data/$to).$i. while($daftarpakar = f($qexec)) { echo " <tr><td align=\"center\"> <a style=\"color: #880000. for($i=1.\"> <img src=\"images/icon/add.\" href=\"".\" href=\"".(($i-1)*$to).$daftarpakar['poli']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none." </td></tr> ". text-decoration: none.\" href=\"".$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF']. $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a style=\"color: #880000."</a>&nbsp."\" class=\"indexlink\">". echo "</table><br/>".echo "<a href=\"". font-weight: bold."</a>&nbsp.$i. echo "</table>". font-weight: bold.\">". } } echo "</td></tr>". $daftarpakar['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".

"> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.} ?> &nbsp.php <? session_start(). doConnect(). margin-bottom: 0px. return true. } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.href = goto. font-size: 11px."> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program datapasien. obj.php"). mysql_query("DELETE FROM userrole WHERE idUser='$the_id'").Header images --> <!-.end header images --> </td> </tr> . </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial. if($_GET['act'] == "dlp") { mysql_query("DELETE FROM pasien WHERE idPasien='$the_id'"). mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`"). } } </script> </head> <body style="margin-top: 0px. header("Location:datapasien.location.php"). color:#000000.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). if (r==true) { document. setDatabase("sisparindisease").css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?"). include("library/database. $the_id = $_GET['profile'].

\" href=\"library/logout.$_SESSION['userid'].php\">Keluar</a> </div><br/>"."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.\"> Selamat Datang. } ?><!-. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan."</strong><br/><a style=\"color: #880000. border: 1px dashed #2e2e2e.'>Proses Gagal .>&raquo. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. text-decoration: none. font-weight: bold. color: #fff. font-size: 16px.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.php" class="menulink" class=&{ns4class}. color: #880000. font-size: 12px. <strong>". padding: 5px 5px 5px 5px. } ?></td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px.">DATA PASIEN</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { $id = $_GET['id']. } . echo "<span style='font-weight: bold.<tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e.$id</span>".

echo " <table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". $to = 10.$morefilter. echo "<tr><td colspan=\"3\"><a href=\"Javascript: history.$detail['usia']."</td></tr>".". } else { $morefilter = "". echo "</table> ". if(isset($_SESSION['userrole']) && ($_SESSION['userrole'] == "pakar")) { $morefilter = "WHERE dokter ='"."</td></tr>".$detail['gender']."</td></tr>". } elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { . echo "<tr><td>Menikah</td><td>:</td><td>".Telpon</td><td>:</td><td>". $querindx = "SELECT * FROM pasien ".". echo "<tr><td>Usia</td><td>:</td><td>". echo "<tr><td>Alamat</td><td>:</td><td>". $data = getnRows(q($quer))." order by idPasien desc"."</td></tr>"."</td></tr>".$detail['dokter']. $qpkr = q($querindx).\">BACK</a></td></tr>". } $quer = "SELECT * FROM pasien "."</td></tr>".$detail['notelp']."' ".$detail['menikah'].$detail['alamat'].back()\" style=\"text-decoration:none.</td></tr>".$_SESSION['useridfield']. echo "<tr><td>Penanganan Oleh</td><td>:</td><td>". } echo "<tr><td colspan=\"3\">&nbsp.if(isset($_GET['profile']) && !isset($_GET['act'])) { $iddetail = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : 0.$detail['nmlengkap']. echo "<tr><td>No. $quer = "SELECT * FROM pasien WHERE idPasien='". echo "<tr><td>Jenis Kelamin</td><td>:</td><td>".$to.$from." tahun</td></tr>". $data = q($quer)."'".$morefilter. if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th><th>Opsi</th></tr>".$iddetail. } else { $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0."". while($detail = f($data)) { echo "<tr><td>Nama Lengkap</td><td>:</td><td>"." order by idPasien desc LIMIT ". if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edp") and ($_GET['act'] != "adp")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".

echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th><th>Opsi</th></tr>"; } else { echo "<tr bgcolor=\"#E0DDFF\"><th width=\"33%\">Nama Lengkap</th><th width=\"40%\">Jenis Kelamin</th><th>Dokter</th></tr>"; } while($daftarpasien = f($qpkr)) {

if(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> <td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=edp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete', '".$daftarpasien['nmlengkap']."', '".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> </td> </tr> "; $jumkolom = 4; }

elseif(isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> <td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=edp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\"><img src=\"images/icon/edit.gif\" border=\"0\"></a>

<a href=\"Javascript: disp_confirm('delete', '".$daftarpasien['nmlengkap']."', '".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=dlp&profile=".$daftarpasien['idPasien']."')\"><img src=\"images/icon/delete.gif\" border=\"0\"></a> </td> </tr> "; $jumkolom = 4; } else { echo " <tr><td align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&profile=".$daftarpasien['idPasien']."\" style=\"textdecoration:none;\">". $daftarpasien['nmlengkap']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['gender']."</td><td align=\"center\">".$daftarpasien['dokter']." </td> </tr> "; $jumkolom = 3; } } echo "<tr><td colspan=\"".$jumkolom."\">Page : "; for($i=1; $i<=ceil($data/$to); $i++) { if($from == (($i-1)*$to)) { echo "<a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&from=".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlinkactive\">".$i."</a>&nbsp;"; } else { echo "<a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&from=".(($i-1)*$to)."\" class=\"indexlink\">".$i."</a>&nbsp;"; } } echo "</td></tr>"; echo "</table><br/>"; if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "admin") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none;\"> <img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pasien</a> </div>"; } if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']."?&act=adp\" style=\"text-decoration: none;\">

<img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Pasien</a> </div>"; }

} } if(isset($_GET['act']) && ($_GET['act']=="adp" || $_GET['act']=="edp")) { if($_GET['act'] == "edp") { $idpasien = isset($_GET['profile']) ? $_GET['profile'] : "0"; $quergetpasien = "SELECT * FROM pasien WHERE idPasien='".$idpasien."'"; $execgetpasien = q($quergetpasien); $datapasien = f($execgetpasien); $nmlengkap = $datapasien['nmlengkap']; $usia = $datapasien['usia']; $gender = $datapasien['gender']; $menikah = $datapasien['menikah']; $alamat = $datapasien['alamat']; $notelp = $datapasien['notelp']; $dokter = $datapasien['dokter']; $username = $datapasien['username']; } else { $nmlengkap = ''; $usia = ''; $gender = ''; $menikah = ''; $alamat = ''; $notelp = ''; $dokter = ''; $username = ''; } $the_id = $_GET['profile']; if($_GET['act'] == "edp") { echo " <br/><br/> <form name=\"tambahpasien\" method=\"POST\" action=\"edit_data_pasien.php\"> <table width=\"80%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" align=\"center\"> <input type=\"hidden\" name=\"id_edit\" value=\"$the_id\" /> <tr><th colspan=\"3\">EDIT DATA PASIEN $nmlengkap</th></tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp;</td></tr> <tr> <td width=\"100\">Nama Lengkap</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nmlengkap\" value=\"$nmlengkap\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Usia Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usia\" value=\"$usia\" style=\"width:50px\"/> thn</td> </tr>

if($gender == "Laki-laki") { echo " selected". if($menikah == "Tidak") { echo " selected". } echo ">Sudah Menikah</option> <option value=\"Tidak\"". } echo ">Perempuan</option> </select> </td> </tr> <tr> <td>Status Menikah</td> <td>:</td> <td> <select name=\"menikah\"> <option value=\"Ya\"". } echo ">Laki-laki</option> <option value=\"Perempuan\"". if($gender == "Perempuan") { echo " selected". if($menikah == "Ya") { echo " selected". } echo ">Belum Menikah</option> </select> </td> </tr> <tr> .<tr> <td>Jenis Kelamin</td> <td>:</td> <td> <select name=\"gender\"> <option value=\"Laki-laki\"".

if($jumdokter > 0) { while($datadoc = f($execqdoctor)) { echo "<option value=\""."\""."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp."'\"> .</td><td>&nbsp."\">"."</option>".if($dokter == $datadoc['username']){echo " selected".<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp.$datadoc['username'].} echo">".$_SESSION['usrnm'].</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"olduserid\" value=\"$idpasien\"> <input type=\"hidden\" name=\"act\" value=\"".location. } elseif($_SESSION['userrole'] == "admin") { $jumdokter = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM pakar")).$datadoc['nmlengkap'].$_GET['act'].<td>Alamat Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"alamat\" value=\"$alamat\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Telpon Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"notelp\" value=\"$notelp\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Dokter</td> <td>:</td> <td><select name=\"dokter\">".</td></tr> <tr><td>User ID</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"userid\" value=\"$username\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passwd\" value=\"\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr> <td>&nbsp.href='".$_SERVER['PHP_SELF']. } } } echo "</select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp. if ($_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<option value=\"". <input type=\"button\" value=\"Batal\" onClick=\"Javascript: document."</option>".$_SESSION['userid']. $execqdoctor = mysql_query("select * from pakar").

} echo ">Sudah Menikah</option> <option value=\"Tidak\"".if($gender == "Laki-laki"){echo " selected".if($menikah == "Tidak"){echo " selected".} echo ">Perempuan</option> </select> </td> </tr> <tr> <td>Status Menikah</td> <td>:</td> <td> <select name=\"menikah\"> <option value=\"Ya\"".php\"> <table width=\"80%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" align=\"center\"> <tr><th colspan=\"3\">TAMBAH DATA PASIEN BARU</th></tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.if($gender == "Perempuan"){echo " selected".</td></tr> <tr> <td width=\"100\"><span style=\"color: red.\">Nama Lengkap *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nmlengkap\" value=\"$nmlengkap\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td>Usia Pasien</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usia\" value=\"$usia\" style=\"width:50px\"/> thn</td> </tr> <tr> <td>Jenis Kelamin</td> <td>:</td> <td> <select name=\"gender\"> <option value=\"Laki-laki\"".</td> </tr> </table> </form> ". Telp *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"notelp\" value=\"$notelp\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> .} echo ">Belum Menikah</option> </select> </td> </tr> <tr> <td><span style=\"color: red. } if($_GET['act'] == "adp") { echo " <br/><br/> <form name=\"tambahpasien\" method=\"POST\" action=\"input_data_pasien.if($menikah == "Ya"){echo " selected".\">Alamat *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"alamat\" value=\"$alamat\" style=\"width:240px\"/></td> </tr> <tr> <td><span style=\"color: red.} echo ">Laki-laki</option> <option value=\"Perempuan\"".\">No.

$datadoc['nmlengkap'].$_SESSION['userid']."'\"> </td> </tr> </table> </form> ".if($dokter == $datadoc['username']){echo " selected". if($jumdokter > 0) { while($datadoc = f($execqdoctor)) { echo "<option value=\"".$_SESSION['usrnm'].</td> <td> <input type=\"hidden\" name=\"olduserid\" value=\"$username\"> <input type=\"hidden\" name=\"act\" value=\""."\"".</td><td>&nbsp.<input type=\"reset\" value=\"Reset\">&nbsp."</option>". } } ?> . } } } echo "</select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"3\">&nbsp.\">Password *</span></td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passwd\" value=\"\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr> <td>&nbsp.<tr> <td>Dokter</td> <td>:</td> <td><select name=\"dokter\">".$datadoc['username'].$_SERVER['PHP_SELF']."</option>".href='".} echo">".$_GET['act']. if ($_SESSION['userrole'] == "pakar") { echo "<option value=\"". <input type=\"button\" value=\"Batal\" onClick=\"Javascript: document.</td></tr> <tr><td><span style=\"color: red.\">User ID *</span></td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"userid\" value=\"$username\" style=\"width:240px\"></td></tr> <tr><td><span style=\"color: red. $execqdoctor = mysql_query("select * from pakar")."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\">&nbsp.location. } elseif($_SESSION['userrole'] == "admin") { $jumdokter = mysql_num_rows(mysql_query("SELECT * FROM pakar"))."\">".

$postalamat = $_POST['edalamat']. $hiddenid = $_POST['idedpakar']. $postpoli = $_POST['edpoli']. $execrole = mysql_query($edrole). mysql_query("update `pakar` set `gender`='$postgender' where `idPakar`='$hiddenid'"). $postNIP = $_POST['edNIP']. $postalamat = $_POST['alamat'].php <?php include("getin. $username = $_POST['usernm']. </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center">&nbsp. $postnmlengkap = $_POST['nmlengkap']. mysql_query("update `pasien` set `usia`='$postusia' where `idPasien`='$hiddenid'").</td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program edit_pakar. mysql_query("update `pakar` set `notelp`='$postnotelp' where `idPakar`='$hiddenid'").php?status=gagal&id=$hiddenid"). $postusia = $_POST['usia']. $da_pass = MD5("$postpasswd"). } else { mysql_query("update `pasien` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPasien`='$hiddenid'"). $postpasswd = $_POST['passwd']. $hiddenid = $_POST['olduserid']. mysql_query("update `pakar` set `alamat`='$postalamat' where `idPakar`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pasien` set `notelp`='$postnotelp' where `idPasien`='$hiddenid'"). mysql_query("update `pakar` set `nmlengkap`='$postnmlengkap' where `idPakar`='$hiddenid'"). $oldusername = $_POST['oldusername']. mysql_query("update `pakar` set `poli`='$postpoli' where `idPakar`='$hiddenid'").php"). header("Location:dataahli. $postnmlengkap = $_POST['ednmlengkap']. $passname = $_POST['passnm']. mysql_query("update `pakar` set `NIP`='$postNIP' where `idPakar`='$hiddenid'"). setDatabase("sisparindisease"). $postgender = $_POST['edgender']. ?> Listing Program edit_data_pasien.&nbsp. $execupdate = mysql_query($edquer). mysql_query("update `pasien` set `alamat`='$postalamat' where `idPasien`='$hiddenid'"). if (($postnmlengkap == "") or ($postusia == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "")) { header("Location:datapasien.php").php <?php include("library/database.php"). doConnect(). if ($passname == "") { . $postnotelp = $_POST['notelp']. $postnotelp = $_POST['ednotelp'].

$execadd2 = q($adquer2).php?status=gagal"). } } ?> Listing program diagnosa. } ?> Listing Program input_data_pasien.php"). include("library/database. gender='$postgender'. setDatabase("sisparindisease"). $postmenikah = $_POST['menikah']. usia='$postusia'. username='$postuserid'.php").php <?php include("library/database. if (($postnmlengkap == "") or ($postusia == "") or ($postalamat == "") or ($postnotelp == "") or ($postuserid == "") or ($postpasswd == "")) { header("Location:datapasien. setDatabase("sisparindisease").php"). $postdokter = $_POST['dokter']. alamat='$postalamat'. role='pasien'". dokter='$postdokter'. menikah='$postmenikah'. notelp='$postnotelp'. $postnotelp = $_POST['notelp']. } header("Location:datapasien.php"). if($execadd && $execadd2) { header("Location:datapasien. . header("Location:dataahli.php <? session_start(). $adquer2= "INSERT INTO userrole SET idUser='$new_id'. nmlengkap='$postnmlengkap'. $new_id = $last_id[0] + 1. password=MD5('$postpasswd'). } else { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idUser from userrole order by idUser desc limit 0. $postalamat = $_POST['alamat']. $postnmlengkap = $_POST['nmlengkap'].header("Location:datapasieni. $adquer = "INSERT INTO pasien SET idPasien='$new_id'. "integer"). username='$postuserid'".1")). doConnect(). $execadd = q($adquer). $postusia = $_POST['usia']. settype($last_id[0].php"). doConnect(). } else { mysql_query("update `userrole` set `password`='$da_pass' where `idUser`='$hiddenid'").php"). $postpasswd = $_POST['passwd']. $postuserid = $_POST['userid']. $postgender = $_POST['gender'].

$execdel = q($quer). } } . $execallkaidah = q($evalallkaidah). color='$color'". if($execdel) { header("Location: ".""). $deskripsi = $_POST['deskripsi']. $getcontent = f($execquer).php?status=gagal").mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). $color = "#". color='$color' WHERE idGejala='$idGejala'". $querupdate = "UPDATE gejala SET deskripsi='$deskripsi'.1")). $quest = $_POST['pertanyaan']. } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adgjl") { $deskripsi = $_POST['deskripsi']. } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlgjl") { $idgjl = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". } $querinsert = "INSERT INTO gejala SET idGejala='$new_id'. $execins = q($querinsert). pertanyaan='$quest'. $new_id = $last_id[0] + 1. if (($deskripsi == "") or ($quest == "")) { header("Location:listgejala.$_POST['colorized']. $lok = $_POST['lokasigjl']. if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edgjl") { $idGejala = $_POST['idgejala']. if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idGejala from gejala order by idGejala desc limit 0. $quer = "DELETE FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". deskripsi='$deskripsi'. $quest = $_POST['pertanyaan'].pertanyaan='$quest'. lokasigejala='$lok'. $color = "#". } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from gejala")). //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgjl'". lokasigejala='$lok'. $execquer = q($getdetail). "integer"). if($execupd) { header("Location: ".""). settype($last_id[0]. $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idGejala='$idgjl'".$_SERVER['PHP_SELF']. $lok = $_POST['lokasigjl']. $execupd = q($querupdate).""). if($execins) { header("Location: ".$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF']. mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`").$_POST['colorized']. } else { $new_id = 1.

code.forecolor.justifyfull".insertdate.b ackcolor".noneditable. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.indent.print.fullscreen".preview.moveforward.media.anchor.ins.|.|.justifyright. plugins : "safari. height=400").underline. menubar=no.|.advhr.sup.emotions.|.an chor.iespell. skin : "o2k7".newdocument.em otions. obj.href = goto. .js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.acronym.styleprops.forecolor.hr.pagebreak".replace.pastetext.inlinepopups".|.help.hr.outdent.|.styleselect.|.visualchars.italic.copy. theme_advanced_resizing : true.absolute.t emplate.|.formatsel ect.|.|.template.php".pagebreak.fullscreen.style.iespell. } } </script> <script> function open() { window.emotions. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").directionality.|.absolute. //theme_advanced_buttons2 : "cut.paste.location.table.|.removeformat.redo.moveforward.bullist.numlist". skin_variant : "silver".justifyleft.cleanup.|. theme : "advanced".justifyfull.bold.cleanup."toolbar=no.searchreplac e.paste.cite.advlink. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.movebackward.|.|.advhr.print.pasteword.|. theme_advanced_toolbar_location : "top".code.rtl. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".pastetext.undo.|.strikethrough.link.visualaid.|.xhtmlxtras.save. copyhistory=no.iespell.open("daftargejala.|.insertdatetime.|.fontsizeselect.ltr.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script type="text/javascript" src="js/jscolor.layer.bold.|.del.sub. theme_advanced_toolbar_align : "left".nonbreaking.init({ // General options mode : "exact".underline. scrollbars=yes. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.|. theme_advanced_buttons2 : "cut. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.search.justifycenter.copy. return true.paste.template.movebackward.advhr.css".bullist.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.undo.visualchars.inserttime.blockquote.fontsizeselect"."wdwGejala".sub.backcolor". status=no. } </script> <!-.charmap.nonbreaking. directories=no.outdent.unlink.|.|.nonbreaking.|. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.|.indent.fontselect.|.preview.contextmenu.unlink.|.media.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.visualchars.preview.pasteword.|. resizable=no.justifyright.redo.|.?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.styleprops.replace.sup. if (r==true) { document.numlist. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.charmap.blockquote.italic.advimage.justifyleft.attribs.search.media.image.js"></script> <script> var ns4class='' function disp_confirm(act.removeformat.image.link.visualaid.abbr.pagebreak. width=500.|.fontselect.justifycenter. elements : "elm1". location=no.fullscreen".

js". margin-bottom: 0px. } ?><!-.js". font-size: 12px.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. staffid : "991234" } }). // Replace values for the template plugin template_replace_values : { username : "Some User". text-decoration: none.// Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list. <strong>". media_external_list_url : "lists/media_list. padding: 5px 5px 5px 5px.end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial.js".js". font-weight: bold.$_SESSION['userid'].left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. color: #fff.\"> Selamat Datang.>&raquo. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan.php" class="menulink" class=&{ns4class}. </script> <!-.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.php\">Keluar</a> </div><br/>".php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> ."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px. external_image_list_url : "lists/image_list."</strong><br/><a style=\"color: #880000.\" href=\"library/logout. external_link_list_url : "lists/link_list. border: 1px dashed #2e2e2e. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.Header images --> <!-.

"</td>". echo "<tr><th>Deskripsi</th><th>Bentuk Pertanyaan</th><th>Metode Diagnosa</th>".".$isigejala['lokasigejala']. while($isigejala = f($qgpny)) { echo "<tr> <td align=\"left\">"."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px."</td> <td>". $to = 8.". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " . } echo "</tr>". font-size: 12px.$to.'>Proses Gagal</span>". $qgpny = q($querindx). } else { $cols = 3.<tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>".$isigejala['deskripsi']. if (($data > 0) and ($_GET['act'] != "edgjl") and ($_GET['act'] != "adgjl")) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>". font-size: 16px. } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee."</td><td>". } $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0.">DATA GEJALA</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold.$isigejala['pertanyaan']. $querindx = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc LIMIT ". color: #880000. $cols = 4.$from."". padding: 10px. $data = getnRows(q($quer)). $quer = "SELECT * FROM gejala order by idGejala desc"."> <div style="font-family: arial.

"\" class=\"indexlinkactive\">". } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edgjl") { $idgpny = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0. $quer = "SELECT * FROM gejala WHERE idGejala='$idgpny'".<td align=\"center\"> <a href=\"". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">"."?&act=dlgjl&detail=".$isigejala['deskripsi']."</textarea> <input type=\"hidden\" name=\"idgejala\" value=\"". echo "</table><br/>".$_SERVER['PHP_SELF'].\"> <img src=\"images/icon/add.gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Gejala</a> </div>"."?&act=edgjl&detail="."\" class=\"indexlink\">"."?&from="."</textarea></td></tr>"."</a>&nbsp."')\"><img src=\"images/icon/delete. $i++) { if($from == (($i1)*$to)) { echo "<a href=\"".$isigejala['idGejala'].$_SERVER['PHP_SELF']. } echo "</tr>". } echo "<tr><td colspan=\"$cols\">Page : "."'.gif\" border=\"0\"></a> </td>". '".".$isigejala['idGejala']. $i<=ceil($data/$to). echo " <tr><td>Bentuk Pertanyaan :</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">". if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\"".$_SERVER['PHP_SELF']. } else { echo "<a href=\""."\"> </td> . for($i=1. } } echo "</td></tr>". echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">".".$isigejala['idGejala']."?&from=".$i."?&act=adgjl\" style=\"text-decoration: none.$_SERVER['PHP_SELF'].$_SERVER['PHP_SELF'].(($i-1)*$to)."\"><img src=\"images/icon/edit.$isigejala['deskripsi'].(($i-1)*$to)."</a>&nbsp. '".$i. $qgpny = q($quer). while($isigejala = f($qgpny)) { echo " <tr><td>Deskripsi</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\">".$isigejala['pertanyaan'].gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.

</td><td></tr>". echo " <td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select></td> <tr> <tr .</td><td>&nbsp.</td><td></tr>". echo " <tr><td>Deskripsi Gejala</td><td>:</td><td><textarea name=\"deskripsi\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td></tr>".</td><td>&nbsp. echo "</form>". echo " <tr><td>&nbsp. } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adgjl") { echo "<form name=\"datagejala\" method=\"POST\" action=\"\">". echo " <tr><td>Metode Diagnosa</td><td>:</td> <td> <select name=\"lokasigjl\"> <option value=\"WAWANCARA\">Wawancara</option> <option value=\"FISIK\">Pemeriksaan Fisik</option> <option value=\"PENUNJANG\">Pemeriksaan Penunjang</option> </select> </td></tr>". echo "</table>". echo " <tr><td>Warna</td><td>:</td><td><input name='colorized' class='color' value='66ff00'></td><td></tr>".</td><td>&nbsp.</td><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. echo " <tr><td>Pertanyaan Diagnosa</td><td>:</td><td> <textarea name=\"pertanyaan\" rows=\"5\" style=\"width:100%\"></textarea></td> </tr>".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } echo " height='10'><td>&nbsp.</tr>". echo " <tr height='10'><td>&nbsp.back()\"> </td> </tr>".

"> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program identifikasi.</td><td></tr>".php").</td><td>&nbsp. echo "</form>". } else { $_SESSION['diagIdPasien'] = $_POST['idpasien']. echo " <tr><td>Warna</td><td>:</td><td><input name='colorized' class='color' value='66ff00'></td><td></tr>".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adgjl\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history.back()\"> </td> </tr>".php").php <? session_start().css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script type="text/javascript" src="js/jquery.</tr>". echo " <tr height='10'><td>&nbsp.</td><td>&nbsp. echo "</table>". if (isset($_POST['idpasien'])) { if($_POST['idpasien'] == "baru") { header("Location:datapasien.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. //header("Location:diagnosa. setDatabase("sisparindisease").</td><td>&nbsp.php"). doConnect().</td><td>&nbsp. } include("library/database.</td><td></tr>".</td><td>&nbsp. } ?> &nbsp. color:#2e2e2e. font-size: 11px. echo " height='10'><td>&nbsp.php?&act=adp"). </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial. if($_SESSION['userrole']<>"pakar") { header("Location:index. } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom.js"></script> <script> var ns4class='' </script> <link rel="stylesheet" href="css/prettyPhoto.css" type="text/css" media="screen" title="prettyPhoto main stylesheet" charset="utf-8" /> <tr . echo " <tr><td>&nbsp.

prettyPhoto. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.<script src="js/jquery."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350"> <!-.\" href=\"library/logout.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. <strong>". }). font-weight: bold.end left menu --></td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px. border-bottom: 1px solid #145356"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. margin-bottom: 0px. } ?><!-. padding: 5px 5px 5px 5px."> <div style="font-family: arial.\"> Selamat Datang. text-decoration: none."</strong><br/><a style=\"color: #880000."' ORDER BY nmlengkap ASC". border: 1px dashed #2e2e2e.ready(function(){ $("a[rel^='prettyPhoto']").$_SESSION['usrnm']. </script> </head> <body style="margin-top: 0px. font-size: 12px.$_SESSION['userid'].js" type="text/javascript" charset="utf-8"></script> <script type="text/javascript" charset="utf-8"> $(document).left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #145356"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #3E9195." align="center"> <? if(!isset($_SESSION['diagIdPasien'])) { echo " <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"\"> <h2>Identifikasi Pasien :</h2> <table width=\"300px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Nama Pasien</td><td>:</td> <td> <select name=\"idpasien\">". color: #fff. $getPasien = "SELECT * FROM pasien WHERE dokter='".prettyPhoto({theme:'light_rounded'}). .php\">Keluar</a> </div><br/>".>&raquo.Header images --> <!-.php" class="menulink" class=&{ns4class}.

$execFullName=q($getFullName). $showName = f($execFullName).</td><td><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> <br/>"."'". while ($getResult = f($execgetPasien)) { echo "<option value=\""." )<br/><br/>"."\">". echo "( <strong>Pasien : $a</strong> ".$_SESSION['diagIdPasien'].$showName['nmlengkap'].$execgetPasien = q($getPasien). $getHist = "SELECT * FROM history_diagnosa WHERE idPasien='". } echo " </select> </td> </tr> <tr><td colspan=\"2\">&nbsp.\">Nama Penyakit</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000. $execQuer = q($getHist)."'". while($getHistShow = f($execQuer)) { $detonator = ">".\"></th> </tr>". $getFullName = "SELECT nmlengkap FROM pasien WHERE idPasien='". echo "<tr> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000.$_SESSION['diagIdPasien'].\">Tanggal</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000.$getResult['idPasien'].$getResult['nmlengkap']. } else { $id_pasien_hist = $_SESSION['diagIdPasien'].\"></th> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000. . if($getNum > 0) { echo "<h2><u>History Diagnosa Penyakit</u></h2>"."</option>".\">Pengobatan</th> </tr>". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" style=\"border:1px solid #000000\"> <tr> <th style=\"border-right:1px solid #000000.\"></th> <th style=\"border-bottom:1px solid #000000. $getNum = getnRows($execQuer).

"'"."</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000. echo "( <strong>Pasien :</strong> ". $gjl=$_POST['idGjl']. $getFullName = "SELECT nmlengkap FROM pasien WHERE idPasien='".location. } echo "<br/><br/><input type=\"button\" value=\"DIAGNOSA BARU\" onClick=\"Javascript: window. echo "<font color=red>Belum ada history diagnosa penyakit untuk pasien ini. idGejala='$gjl'. border-bottom:1px solid #000000. border-bottom:1px solid #000000.\">". if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "edkdh") { $id = $_POST['idkdh']. doConnect().href='diagnosa. mysql_query("DELETE FROM `tmpkeputusan`"). $showName = f($execFullName). echo " <tr> <th style=\"border-right:1px solid #000000. cf='$nilcf' WHERE idKaidah='$id'".$getHistShow['tglperiksa'].php").php?&act=adp'\">".php <? session_start()."</th> </tr>". border-bottom:1px solid #000000.$_SESSION['diagIdPasien']. } if(!isset($_SESSION['diagIdPasien'])) { echo "<br/><br/><input type=\"button\" value=\"PASIEN BARU\" onClick=\"Javascript: window.php'\">".</font>".\">". } ?></div> </td> </table> </td> </tr> </table> </center> </body> </html> Listing Program kaidahdiagnosa. $execFullName=q($getFullName).href='datapasien. include("library/database. setDatabase("sisparindisease").\">". mysql_query("OPTIMIZE TABLE `tmpkeputusan`").location.$plot_data[0]." )<br/><br/>". . $getHistShow['hsldiagnosa']). $nilcf = $_POST['nilcf']. $pny = $_POST['idPny'].$showName['nmlengkap']. $querupdate = "UPDATE kaidah_diagnosa SET idPenyakit='$pny'. } else { echo "<h2><u>History Diagnosa Penyakit</u></h2>".$plot_data = explode($detonator."</th> <th style=\"border-right:1px solid #000000.$plot_data[1]. } echo "</table>".

cf='$nilcf'".css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle. $evalallkaidah = "DELETE FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idkdh'". } } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. } else { $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from kaidah_diagnosa")).$execupd = q($querupdate). } } } } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "dlkdh") { $idkdh = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : "". if($execupd) { header("Location: ". $execallkaidah = q($evalallkaidah). $gjl=$_POST['idGjl']. if ($anyData > 0) { header("Location: "."").1")). idPenyakit='$pny'. $anyData = getnRows($execCheck).css" rel="stylesheet" type="text/css"> . //die($pny). if($execins) { header("Location: ". } else { if ($nilcf == "") { header("Location:kaidahdiagnosa. } else { $new_id = 1. if($execallkaidah) { header("Location:kaidahdiagnosa.$_SERVER['PHP_SELF']. $nilcf = $_POST['nilcf'].""). $execCheck = q($checkExistingData).php"). "integer"). $execquer = q($getdetail). } } if(isset($_POST['do']) && $_POST['do'] == "adkdh") { $pny = $_POST['idPny']. } $querinsert = "INSERT INTO kaidah_diagnosa SET idKaidah='$new_id'. $checkExistingData = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idPenyakit='$pny' AND idGejala='$gjl'". settype($last_id[0].$_SERVER['PHP_SELF']."?act=adkdh&warn=exist"). $new_id = $last_id[0] + 1. $execins = q($querinsert).$_SERVER['PHP_SELF']. $getcontent = f($execquer).php?status=gagal").idGejala='$gjl'. //proses membersihkan data gejala pada tabel penyakit yang badlink/tidak terhubung $getdetail = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idkdh'". if ($cek_hollow > 0) { $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idKaidah from kaidah_diagnosa order by idKaidah desc limit 0.

"wdwGejala".paste.newdocument. //theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.justifyfull". elements : "elm1".outdent.visualchars.fontsizeselect.help.pagebreak.justifyleft."toolbar=no.|.numlist".visualaid.forecolor.|.search.searchreplac e. theme_advanced_statusbar_location : "bottom".href = goto.insertdate.|.cleanup.moveforward.|.|.layer. // Theme options //theme_advanced_buttons1 : "save.table.del.init({ // General options mode : "exact".underline.template. status=no. theme_advanced_toolbar_location : "top".pasteword.italic. theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.unlink.hr.b ackcolor". external_link_list_url : "lists/link_list.image.|.charmap.visualchars.sup.copy.|. } </script> <!-. theme_advanced_resizing : true.insertdatetime.bold.template.link.js". // Replace values for the template plugin . theme : "advanced".styleprops.an chor.moveforward.justifyfull.|. theme_advanced_buttons1 : "formatselect.|.<script> var ns4class='' function disp_confirm(act.pagebreak.cleanup.|. scrollbars=yes.redo.blockquote.rtl.formatsel ect.nonbreaking.|.fontselect. media_external_list_url : "lists/media_list.forecolor.media.|.movebackward.sup.|.pastetext.|. width=500.save. goto) { var r=confirm("Are you sure want to "+ act +" the '"+ obj +"' data ?").outdent.absolute.fontsizeselect".style.|. resizable=no.|.indent.media.advlink.location. obj.em otions. //theme_advanced_buttons4 : "insertlayer.|.bullist.|.visualchars.strikethrough. } } </script> <script> function open() { window.search. menubar=no.indent.fullscreen". skin : "o2k7".numlist.ins.justifyright.preview.unlink.justifyright.advhr.nonbreaking.t emplate.js".emotions.open("daftargejala.copy.undo.preview. copyhistory=no.sub.|.backcolor".justifycenter.visualaid. height=400").print.TinyMCE --> <script type="text/javascript" src="jscripts/tiny_mce/tiny_mce.directionality.redo.italic.js".emotions.iespell.fullscreen.|.justifyleft. if (r==true) { document.attribs.print.abbr.hr.blockquote.noneditable.underline.iespell.js"></script> <script type="text/javascript"> // O2k7 skin (silver) tinyMCE.preview.php".fontselect.advimage.absolute.nonbreaking.|.|. directories=no.styleselect. plugins : "safari.image.code.contextmenu.advhr. theme_advanced_buttons3 : "tablecontrols.inserttime. //theme_advanced_buttons2 : "cut.|.|.|.|.code.media.acronym.link.|.|. skin_variant : "silver".fullscreen". theme_advanced_buttons2 : "cut.replace.css".iespell.paste.advhr.ltr.movebackward.|.removeformat.styleprops.sub.bullist.cite. external_image_list_url : "lists/image_list. theme_advanced_toolbar_align : "left".|.undo.anchor.xhtmlxtras.pasteword.paste.removeformat.charmap.justifycenter.pastetext.inlinepopups".js".|. // Example content CSS (should be your site CSS) content_css : "css/content.replace. location=no.pagebreak". return true. // Drop lists for link/image/media/template dialogs template_external_list_url : "lists/template_list.bold.

end left menu --> <? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> <tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial. </script> <!-. color: #fff.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. text-decoration: none.php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> . staffid : "991234" } }).Header images --> <!-.template_replace_values : { username : "Some User". } ?><!-.php" class="menulink" class=&{ns4class}.\" href=\"library/logout.\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login. padding: 5px 5px 5px 5px.>&raquo."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-.end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"> <? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. font-size: 12px. <strong>". border: 1px dashed #2e2e2e. margin-bottom: 0px. Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-.\"> Selamat Datang./TinyMCE --> </head> <body style="margin-top: 0px.$_SESSION['userid']. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. font-weight: bold."</strong><br/><a style=\"color: #880000.php\">Keluar</a> </div><br/>".

} $from = isset($_GET['from']) ? $_GET['from'] : 0."</td><td>". } ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="background-color: #eeeeee. font-size: 16px. $qkaidah = q($querindx). echo " <tr> <td align=\"left\">".\"> <strong>Warning :</strong> Data kombinasi tersebut sudah ada.} echo "</tr>". color:#FF0000. $querindx = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa order by idPenyakit asc". if ($data > 0) { echo "<table width=\"100%\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". padding: 3px.'>Proses Gagal</span>".">DATA KAIDAH DIAGNOSA</span></strong></center></h2> <br> <? if(isset($_GET['warn']) && $_GET['warn']=="exist") { echo " <div id=\"warning\" style=\"border:1px dashed #FF0000. $cols = 4."</td><td>". $to = 5.</table> </form> </div> </td></tr> </table>". padding: 20px. background:#FFAAFF. $quer = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa order by idPenyakit asc"."</td>". $data = getnRows(q($quer)). color: #880000. while($isikaidah = f($qkaidah)) { $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$isikaidah[1]'")). if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo " . } else {$cols = 3.$isikaidah['cf']. mohon gunakan kombinasi lain!</div> <br/>".$nama_penyakit[1]. if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<th>Opsi</th>". font-size: 12px. $nama_gejala = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from gejala where idGejala='$isikaidah[2]'")). } if(isset($_GET['status'])) { echo "<span style='font-weight: bold. echo "<tr><th>Penyakit</th><th>Gejala</th><th>Nilai CF</th>".$nama_gejala[1]."> <h2><center><strong><span style="fontsize: 16px."> <div style="font-family: arial.

"\"><img src=\"images/icon/edit. } echo "</table><br/>". if ($isiPny['id'] == $isikdh['idPenyakit']) { echo "selected"."?&act=dlkdh&detail="."'.\"> <img src=\"images/icon/add.$isikaidah['idGejala']. while ($isiPny = f($getConPny)) { echo "<option value=\"".$isiPny['idPenyakit'].gif\" border=\"0\"></a> </td>"."</option>".gif\" border=\"0\" align=\"absmiddle\"> Tambahkan Data Kaidah</a> </div>". } echo "</tr>". $getAllPny = 'SELECT * FROM penyakit order by idPenyakit asc'."-Id Gejala : "."\"". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "edkdh") { $idedkaidah = isset($_GET['detail']) ? $_GET['detail'] : 0.$isiPny['namapenyakit']. while($isikdh = f($execQuer)) { echo " <tr><td>Id Penyakit</td><td>:</td> <td><select name=\"idPny\">".$_SERVER['PHP_SELF'].$isikaidah['idKaidah']. echo "<form name=\"datakaidah\" method=\"POST\" action=\"\">". echo " Gejala</td><td>:</td> <td><select name=\"idGjl\">".<td align=\"center\"> <a href=\"". } echo ">(". $quer = "SELECT * FROM kaidah_diagnosa WHERE idKaidah='$idedkaidah'"."')\"><img src=\"images/icon/delete."?&act=adkdh\" style=\"text-decoration: none. 'Id Penyakit : ". } if((isset($_SESSION['userrole']) && $_SESSION['userrole'] == "pakar") && !isset($_GET['act'])) { echo "<div align=\"center\"> <a href=\""."?&act=edkdh&detail=". $execQuer = q($quer).gif\" border=\"0\"></a> <a href=\"Javascript: disp_confirm('delete'.$_SERVER['PHP_SELF'].$isikaidah['idKaidah'].$isiPny['idPenyakit'].") ". echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">". } echo " </select></td> </tr>". <tr><td>Id . $getConPny = q($getAllPny). '".$isikaidah['idPenyakit'].$_SERVER['PHP_SELF'].

".$isikdh['cf'].$isiPny['idPenyakit']. $getConPny = q($getAllPny). $getConGjl = q($getAllGjl).} echo ">(". while ($isiGjl = f($getConGjl)) { $newDescription = substr($isiGjl['deskripsi']."\">(". } echo " </select></td> </tr>".</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"edkdh\"> <input type=\"hidden\" name=\"idkdh\" value=\"".$isiPny['namapenyakit'].$isikdh['idKaidah']. $getConGjl = q($getAllGjl).". echo " <tr><td>&nbsp. if ($isiGjl['id'] == $isikdh['idGejala']) { echo " selected". echo " <tr><td>Nilai CF</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nilcf\" value=\"".0.$getAllGjl = 'SELECT * FROM gejala order by idGejala asc'. $getAllPny = 'SELECT * FROM penyakit order by idPenyakit asc'. while ($isiPny = f($getConPny)) { echo "<option value=\"".0.$isiGjl['idGejala'].back()\"> </td> </tr>".") ". </select></td> </tr>"."\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history."."</option>". } echo "</table>"..". while ($isiGjl = f($getConGjl)) { $newDescription = substr($isiGjl['deskripsi']. echo "</form>". } echo " echo " Gejala</td><td>:</td> <td><select name=\"idGjl\">"."\"></td></tr>". echo " Penyakit</td><td>:</td> <td><select name=\"idPny\">".50).. <tr><td>Id <tr><td>Id ."</option>".$isiGjl['idGejala']. echo "<option value=\"".") ".</td><td>&nbsp."\"". } if(isset($_GET['act']) && $_GET['act'] == "adkdh") { echo "<form name=\"dataKaidah\" method=\"POST\" action=\"\">". $getAllGjl = 'SELECT * FROM gejala order by idGejala asc'.50). echo "<table width=\"100%\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\">".$isiPny['idPenyakit'].$newDescription.

php <?php echo "<center><p style=\"font-size: 14px. </div> </td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center" style="font-family: arial.$_SESSION['usrnm']. } .$getResult['idPenyakit']. echo "<form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"tulis_resep. } ?> &nbsp.php <?php $f = 0. while ($getResult = f($execgetDesease)) { $desease_id = $getResult['idPenyakit']. echo "</table>". $execgetDesease = q($getDesease). if ($f < 3) { echo "<option value=\""."'")).</td><td> <input type=\"hidden\" name=\"do\" value=\"adkdh\"> <input type=\"submit\" value=\"Simpan\"> <input type=\"reset\" value=\"Reset\"> <input type=\"button\" value=\"Back\" onClick=\"Javascript: history. echo " <tr><td>&nbsp. <tr><td>Nilai Listing Program keputusan_non_pakar.$newDescription.$isiGjl['idGejala']. font-weight: bold.") "." bgcolor="#EEEEEE"> </td> </tr> </table> </body> </html> </select></td> </tr>". color: #880000. } echo " echo " CF</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"nilcf\" value=\"\"></td></tr>". font-size: 11px.back()\"> </td> </tr>". $getDesease = "SELECT * FROM hasil_sementara ORDER BY nilaiCF DESC". color:#000000. $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select `namapenyakit` from `penyakit` where `idPenyakit`='$desease_id'")).php\"> <h2>Keputusan :</h2> <table width=\"300px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Data Penyakit</td><td>:</td> <td> <select name=\"fmpenyakit\">"."\">(". ?> Listing Program verifikasi_resep_dokter.echo "<option value=\""."\">$nama_penyakit[0]</option>".\">Hubungi Dokter pribadi Anda</p></center>".</td><td>&nbsp. } $f++.$isiGjl['idGejala']. $pakar_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from pakar where username='". echo "</form>"."</option>".

$ket = $_POST["keterangan"]. $id_pakar = $_POST["idPakar"].">".. $penyakit = $_POST["fmpenyakit"]. if ($cek_hollow > 0) . header("Location: tulis_resep.php"). header("Location:diagnosa. } if(isset($_POST['simpanResep'])) { $id_penyakit = $_POST["idPenyakit"].. setDatabase("sisparindisease"). doConnect(). $additional_data = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$id_penyakit'")). $pakar = $_POST["fmpakar"]. $cek_hollow = mysql_num_rows(mysql_query("select * from history_diagnosa")). dosis."\"> </td> <td> <input type=\"submit\" value=\"Pengobatan\"/> </td></tr> </table> </form> <br/>". $penyakit = $_POST["fmpenyakit"].$data. ?> Listing Program simpan_resep_sementara. <input type=\"hidden\" name=\"fmpasien\" value=\"".php <?php include("getin. ket) values ('$pasien'.$_SESSION['diagIdPasien'].$pakar_id[0]. $data = $_POST['keterangan'].echo " </select> </td> </tr> <tr> <td colspan=\"2\">&nbsp.php"). med. $nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from `penyakit` where `idPenyakit`='$penyakit'")). $pasien = $_POST["fmidpasien"].php?idPas=$pasien&idPen=$penyakit"). ?> Listing Program tulis_resep. include("library/database.php <? session_start(). '$dosis'. $nama_pasien = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from `pasien` where `idPasien`='$pasien'")). $resume = $additional_data[1]. $obat = $_POST["resep_obat"]. $id_pasien = $_POST["idPasien"].php"). mysql_query("INSERT INTO resep_sementara (idPasien. if (isset($_GET['status']) && ($_GET['status']=="delDiagnoseId")) { session_unregister('diagIdPasien'). $dosis = $_POST["dosis_obat"]. '$ket')"). '$obat'. $pasien = $_POST["fmpasien"]."\"> <input type=\"hidden\" name=\"fmpakar\" value=\"".

header("Location: halaman_depan.Header images --> <!-. } else { $new_id = 1. NOW(). "integer"). <strong>".php" class="menulink" class=&{ns4class}."</strong><br/><a style=\"color: #880000.1")). padding: 5px 5px 5px 5px.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <script> var ns4class='' </script> </head> <body style="margin-top: 0px. idPasien.\" href=\"library/logout.end left menu --><? if(!isset($_SESSION['userid'])) { echo " <br/> <table border=\"0\" width=\"100%\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" style=\"border: 1px solid #E0BBFF\"> .end header images --> </td> </tr> <tr> <td height="100%"> <table border="0" width="100%" height="100%" cellpadding="10" cellspacing="0"> <td width="180px" height="100%" valign="top" align="left" bgcolor="#E0DDFF"><? if(isset($_SESSION['userid'])) { echo "<div align=\"center\" style=\"color: #2e2e2e. } mysql_query("INSERT INTO history_diagnosa (idHistory. font-weight: bold. '$resume'.left menu --> <table border="0" width="100%" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border: 1px solid #2e2e2e"> <tr> <td width="100%" height="25px" bgcolor="#F0E1FF" align="center" style="background-color: #696969. } ?> <html> <head> <title>Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Dalam</title> <link href="library/custom. '$id_pasien'.php\">Keluar</a> </div><br/>". Halaman Depan</a></td> </tr> </table> <!-. border-bottom: 1px solid #2e2e2e"><b>Menu Utama<b></td> <tr> <td width="100%"><a href="halaman_depan. idPakar) values ('$new_id'. text-decoration: none.>&raquo."> <center> <table width="700px" height="100%" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="0"> <tr> <td colspan="2" height="350px"> <!-. color: #fff. $new_id = $last_id[0] + 1. border: 1px dashed #2e2e2e. '$id_pakar')"). settype($last_id[0].{ $last_id = mysql_fetch_row(mysql_query("select idHistory from history_diagnosa order by idHistory desc limit 0.php"). tglperiksa.\"> Selamat Datang. margin-bottom: 0px. hsldiagnosa.$_SESSION['userid']. } ?><!-.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="library/substyle.

echo "$nama_pasien[1]".\" align=\"center\"> <form name=\"fmLogin\" method=\"post\" action=\"library/login.<tr><td width=\"100%\" height=\"25px\" bgcolor=\"#F0E1FF\" align=\"center\" style=\"border-bottom: 1px solid #E0BBFF\"><b>Verifikasi User</b></td></tr> <tr><td width=\"100%\"> <div style=\"font-family: arial."> <h2>Form Resep</h2> <form action="" method="post"> <table border="0" cellspacing="2" cellpadding="0"> <tr> <td width="100px">Nama Pasien</td> <td width="10px">:</td> <td width="100px"> <?php $nama_pasien = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from pasien where idPasien='$pasien'")). } $input_resep = "<div style='display: block. ?></td> </tr> <tr> <td width="100px">Nama Penyakit</td> <td width="10px">:</td> <td width="100px"> <?php . ?> </td> <td width="20px"></td> <td valign="top" align="left" style="padding: 10px.'>".php\"> <table width=\"160px\" border=\"0\" align=\"center\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\"> <tr><td>Username</td><td>:</td><td><input type=\"text\" name=\"usertext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td>Password</td><td>:</td><td><input type=\"password\" name=\"passtext\" size=\"15\"/></td></tr> <tr><td colspan=\"3\" align=\"center\"><input type=\"submit\" value=\"Masuk\"/><input type=\"reset\" value=\"Reset\"/></td></tr> </table> </form> </div> </td></tr> </table>". font-size: 12px.

$all_gejala = mysql_query("select * from gejala"). setDatabase("sisparindisease"). doConnect().$nama_penyakit = mysql_fetch_row(mysql_query("select * from penyakit where idPenyakit='$penyakit'")).php <? include("library/database. echo "$nama_penyakit[1]".php"). echo "$take_it[1]<hr>". while($take_it = mysql_fetch_row($all_gejala)) { mysql_query("update gejala set color='#eeeeee' where idGejala='$take_it[0]'"). ?></td> </tr> <tr> <td width="100px" valign="top">Resep Obat</td> <td width="10px" valign="top">:</td> <td> <textarea rows="10" cols="40" name="keterangan"></textarea> <hr noshade> </td> </tr> <tr> <input type="hidden" name="idPenyakit" value="<?=$penyakit?>"> <td width="100px" valign="top"><input type="hidden" name="idPasien" value="<?=$pasien?>"></td> <td width="10px" valign="top"><input type="hidden" name="idPakar" value="<?=$pakar?>"></td> <td><input type="submit" value="SIMPAN" name="simpanResep"></td> </tr> </table> </form> </div></td> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2" valign="top" align="center"> </td> </tr> </table> </body> </html> Listing Program import_color. } ?> .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful