Selamat Datang di AC Gedung.

com
Kami menyediakan juga berbagai macam spare part ac / suku cadang ac seperti : Compressor, Coil Evaporator, Coil Condenser, Fan Motor, Blade, Blower, Filter, Casing, Thermostat, Solenoid, Valve, Ducting, dll.

Kami menyediakan unit baru seperti : Air Curtain, Portable Air Conditioner, Ceiling Cassette, Ceiling Universal, Floor Standing, Wall Mounted, Ceiling Concealed, Fan Coil Unit, Split Ducted, AHU (Air Handling Unit), Water Cooled Packaged, Chiller, Cooling Tower, Condensing Unit (Out Door), dll.

Kami bersedia datang ke tempat anda untuk survey ruangan dan menghitung kapasitas yang diperlukan serta survey untuk pergantian part AC anda yang rusak. Silahkan menghubungi kami untuk segala kebutuhan AC anda dengan mengisi form contact us di website kami. Terima Kasih LOG > Tahukah Anda > Sistem Ducting AC .Kami melayani pemesanan ke seluruh Indonesia.

Sedangkan Sistem ducting untuk AC. Semua dikontrol di satu titik dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. dan perawatan. material. Perkembangan desain ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi.26 Apr Sistem Ducting AC Apa itu Sistem Ducting AC? Ducting untuk AC biasanya dipakai untuk instalasi AC sentral atau AC Split Duct. merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan dari sumber dingin ataupun panas ke ruang yang akan dikondisikan. terutama efisiensi energi. atau juga popular dengan sebutan “Air Handling System”. AC Sentral biasanya diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Contoh AC Central adalah di mall atau di dalam bis ber-AC. pemakaian ruang. Dengan AC Central yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC masuk ke ruang kita. .

Misalnya pertimbangan ruang versus energi. saat ini ruang sekecil apapun sangat berharga. Berikut adalah komponen. filtrasi. Unit pengatur udara atau Air Handling Unit (AHU). terlebih sejak terjadinya embargo minyak Arab di tahun 1973-1974 yang memaksa seluruh industri melakukan peningkatan efisiensi energi. Bahkan beberapa negara membuat regulasi yang mengarahkan desainer. Salah satu contoh dalam hal energi adalah mulai populernya sistem Variable Air Volume di tahun 1970-an. juga tinggi antar lantai. Saat ini telah banyak dikembangkan berbagai tipe sistem ducting.Berbagai pertimbangan sering memunculkan benturan dalam mendesain sistem ducting. yaitu semakin besar penggunaan material maka semakin besar biaya instalasi. dan user pada hal tersebut. dan humidity. Dalam hal penggunaan material sangat jelas. system saluran udara atau ducting dan system control & kelistrikan. dan bahkan perawatan sistem. Namun saat ini terjadi kecenderungan untuk mengutamakan efisiensi energi dan kelestarian lingkungan. yang di masa lalu hal ini belum terlalu menjadi perhatian utama. sangat mungkin beberapa tipe dipakai untuk memenuhi masing-masing kebutuhan. juga ada tuntutan kenyamanan (termasuk kesehatan dan keselamatan) bagi pengguna. atau bahkan melakukan inovasi. cara kerja AC .Selain efisiensi. Pengurangan tinggi ceiling akan menyebabkan lebih tingginya tekanan udara yang dibutuhkan di dalam ducting. (source: pamitran) 25 Jul Sistem – Perawatan AC Sentral Ruangan Sistem AC Sentral (Central) merupakan suatu sistem AC dimana proses pendinginan udara terpusat pada satu lokasi yang kemudian didistribusikan/dialirkan ke semua arah atau lokasi (satu Outdoor dengan beberapa indoor). efisiensi dan operasional sistem ducting harus menjadi perhatian penting. Selain biaya instalasi. desain ducting tidak terlalu memiliki banyak batasan. system pemipaan. Dalam hal pemakaian ruang. developer. material dan ruang belum terlalu menjadi pertimbangan. yang berarti lebih tingginya kebutuhan energi. Suatu tipe sistem yang tidak umum dipakai mungkin lebih efisien bila dipakai untuk suatu aplikasi tertentu yang tergolong unik. Dalam suatu desain ducting untuk suatu gedung tertentu. dan ini akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan munculnya aplikasi-aplikasi yang baru. Sistem ini memiliki beberapa komponen utama yaitu unit pendingin atau Chiller. sehingga dalam perancangan gedung terjadi pengurangan tinggi ceiling. Dahulu ketika harga energi. Cooling Tower. Oleh karena itu dalam desain ducting meliputi pula desain untuk kebutuhan ventilasi. Tiap tipe sistem ducting memiliki manfaat untuk aplikasi tertentu. Sejak masa tersebut terjadi kecenderungan penggantian sistem dari Constant Air Volume ke Variable Air Volume. Tentu saja ini menjadi tantangan dan peluang besar bagi para desainer untuk menentukan kombinasi tipe sistem ducting yang tepat.

Jenis chiller didasarkan pada jenis kompressornya : a. Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump ) berfungsi mensirkulasikan air dingin dari Chiller ke Koil pendingin AHU / FCU. yaitu : a. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ). 4. POMPA SIRKULASI. Adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mendinginkan air yang dipakai pendinginan condenssor chiller dengan cara melewat air panas pada filamen didalam cooling tower yang dihembus oleh udara sekitar dengan blower yang suhunya lebih rendah. dan Preventif Maintenance AC Sentral Ruangan. Pompa ini hanya untuk Chiller jenis Water Cooled dan berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dari kondensor Chiller ke Cooling Tower dan seterusnya. Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ). Reciprocating b. dimana udara panas dari ruangan dihembuskan melewati coil pendingin didalam AHU sehingga menjadi udara dingin yang selanjutnya didistribusikan ke ruangan.Ruangan Sentral. CHILLER (unit pendingin). COOLING TOWER ( khusus untuk chiller jenis Water Cooler ). Air Cooler b. AHU (Air Handling Unit)/Unit Penanganan Udara AHU Adalah suatu mesin penukar kalor. b. Centrifugal Jenis chiller didasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya : a. Komponen AC Sentral Ruangan 1. 3. Screw c. Water Cooler 2. . Ada dua jenis pompa sirkulasi. Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air pada sisi evaporatornya.

Sumber : Mas Isnanto SISTEM KERJA AC SENTRAL RUANGAN .

MAINTENANCE AC (perawatan AC) SENTRAL Ruangan . Filter merupakan penyaring udara dari kotoran. alat ekspansi dan evaporator. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperatur didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa terjangkau. Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter. 3. Air untuk mendinginkan kondensor dialirkan melalui pipa yang kemudian outputnya didinginkan kembali secara evaporative cooling pada cooling tower.Pada unit pendingin atau Chiller yang menganut system kompresi uap. Contoh AC Central adalah di mall. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU. kondensor. Pada Chiller biasanya tipe kondensornya adalah water-cooled condenser. gedung perkantoran yang luas atau di dalam bis ber-AC. (source : ccitonline) Jadi……… Dari penjelasan diatas. Filter ini dibedakan berdasarkan kelas-kelasnya. Centrifugal fan merupakan kipas/blower sentrifugal yang berfungsi untuk mendistribusikan udara melewati ducting menuju ruangan-ruangan. atau partikel-partikel lainnya sehingga diharapkan udara yang dihasilkan lebih bersih. merupakan komponen yang berfungsi menurunkan temperatur udara. komponennya terdiri dari kompresor. jelas sistem AC Sentral sangat berbeda dengan AC Split baik dari segi fungsi maupun dari segi instalasi. Jika kita perhatikan komponen-komponen apa saja yang ada di dalamnya maka setiap AHU akan memiliki : 1. jika sistemnya indirect cooling maka fluida yang didinginkan tidak langsung udara melainkan air yang dialirkan melalui system pemipaan. Koil pendingin. Air yang mengalami pendinginan pada evaporator dialirkan menuju system penanganan udara (AHU) menuju koil pendingin. Dengan AC Central yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC masuk ke ruang kita. debu. Semua dikontrol di satu titik dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. fan sentrifugal dan koil pendingin. gedung mimbar. Pada komponen evaporator. Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah menyedot udara dari ruangan (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan. 2. Istilah Sistem AC Sentral (Central) diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang).

Kesalahan kerja peralatan diidentifikasi dan dicari sumber kesalahan kerja alat tersebut. Deposit yang sulit dan melekat pada dinding penukar kalor dibersihkan dengan cara kimia atau fisis sesuai dengan prosedur yang ditentukan 2. Selalu bersifat koordinatif dengan pimpinan agar menghasilkan pekerjaan seefisien mungkin. 3. Nosel pengkabut refrijerran dibersihkan dan dipasang kembali tanpa merusak alat sesuai ketentuan 3.8.4. Jadual perawatan. alat kontrol dan asesori diperiksa dan dilakukan perawatan yang diperlukan.8. lap pembersih .7. sistem sudah dapat 3. bila perlu kompresor udara. Mempersiapkan perawatan mesin 1.9. Bagian dalam mesin dibersihkan dengan metode vakum bagian dalam sesuai prosedur yang Ditentukan 3. Perawatan mesin pendingin dilaksanakan sesuai prosedur SOP yang ditentukan 2. kerusakan diperbaiki dan dipasang kembali sesuai ketentuan 3. Kebocoran pipa diidentifikasi dan segera diperbaiki 2.diperiksa dan diurutkan sesuai prosedur perawatan.5.Filter udara. Semua pekerjaan dilaksanakan dengan tidak ada kesalahan berarti dan tidak mengulangi pekerjaan. Peralatan rusak yang tidak mungkin diperbaiki diganti dengan alat baru serta dipasang kembali tanpa adanya kerusakan alat 3. Debu/kotoran luar dibersihkan dengan cairan pembersih tanpa merusak bahan mesin. Merawat memperbaiki mesin AC Sentral bagian luar 2. Kelengkapan pemasangan mesin diperiksa dan dilakukan re-instal untuk meyakinkan bahwa bekerja dengan baik. 2. jadual peralatan dan pemeriksaan spesifikasi alat disiapkan agar efektif sesuai kebutuhan.10.1.3. Kelengkapan bahan yang akan dipakai : bahan cairan pembersih. evaporator dan kondensor dengan kompresor udara hisap dibersihkan setelah diberi disinfectan dan cairan pembersih.2.6. Desican dibersihkan.1. direkondisi dan dimasang kembali sesuai prosedur yang ditentukan 3. 3. Alat ukuir. 1.5. 3.1. 3. Katub ekspansi atau pipa kapiler ekspansi dibersihkan dengan kompresor uadara. Semua proses perawatan dan perbaikan dilaksanakan sesuai prosedur dan SOP yang ditentukan. Alat ukur.2. 2.6. Sebelum dilakukan pembongkar mesin terlebih dahulu dilakukan pengeluaran refrijeran.3.7.4. 1. 3.5.12.11.4. 3.2. Dijaga agar refriferan cair dan pelumas tidak masuk kedalam kompresor. 1. Semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam kontrak kerja . alat kontrol. Gambar denah mesin dibaca dan didiagnosis dengan baik dan teliti 2. Untuk mengganti alat yang rusak sesuai spesifikasinya dilakukan pengadaan barang. 1. Perkakas bongkar pasang dan alat ukur yang diperlukan diperiksa agar dapat bekerja dengan baik dan aman 2. alat pengaman listrik dan asesori lainnya diperiksa. Merawat dan memperbaiki mesin AC Sentral sesuai ketentuan 3.3.1. 2.

4. kompresor mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi.4. evaporator. Kondensor : Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi. 4. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor. selain memasang sebuah orifice tube. Cairan lalu dialirkan ke orifice tube.1. orifice tube. 4. Hasil pekerjaan diperiksa dengan seksama di akhir pekerjaan untuk meyakinkan sesuai dengan yang diharapkan 4. Seperangkat alat tersebut diantaranya kompresor. Mengevaluasi dan memeriksa hasil perawatan 4. kondensor. Ketika AC dijalankan. Dibuat laporan hasil pekerjaan kepada pemberi kerja sesuai dengan tugasnya. (engdeptengdept) Cara kerja sistem AC ruangan Bagaimana cara kerja sistem AC sehingga mampu memberikan efek pendingin dalam ruangan Anda? AC alias Air Conditioner alias Pengkondision Udara merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan ruangan yang kita inginkan. Dalam beberapa sistem.4. katup ekspansi. dan evaporator dengan penjelasan sebagai berikut : Kompresor : Kompresor adalah power unit dari sistem sebuah AC. Bila terjadi penyimpangan/masalah harus didiskusikan dengan pimpinan atau seorang ahli yang berwenang sesauai prosedur yang berlaku. .3.5. Selama pekerjaan berlangsung kualitas hasil pekerjaan selalu diperiksa agar tidak terjadi pengulangan pekerjaan. terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Semua kejadian perawatan dan perbaikan dicatat dengan teliti dalam buku perawatan mesin bersangkutan dan diperkirakan jadual perawatan selanjutnya. dipasang juga katup ekspansi. Orifice Tube : di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah.2.

Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator / pengering. maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah . Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni. evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent. tapi masih mengandung sedikit cairan.Katup ekspansi : Katup ekspansi. Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair. jadi refrigent yang masuk ke dalam kompresor dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser. merupakan komponen terpenting dari sistem. Ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator/pendingin Evaporator/pendingin : refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Biasanya. Jadi. sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. cara kerja sistem AC dapat diuraikan sebagai berkut : Kompresor yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent). Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah.

gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. yang mengalir dalam sistem. dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah kompresor (pompa). Pada kompresor. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan. . Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan. di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap. condenser coil (kumparan penukar panas). menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara. dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. Perlu diketahui : Kunci utama dari AC adalah refrigerant. menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan). kipas. yang tersirkulasi kembali ke cooling coil.jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan. sehingga udara menjadi dingin. Udara panas dari ruangan melewati filter. dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator. Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser. yang umumnya adalah fluorocarbon [**]. perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun. Pada condenser coil. Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi [*] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Sebuah thermostat [***] mengontrol motor kompresor untuk mengatur suhu ruangan. Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan. dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator. refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan. dan kipas pada jendela luar. Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi.

[**] Fluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Walaupun.[*] Entalphi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja. sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif/jalan. Ketika temperatur naik. Saat ini. Kelompok Freon dari fluorocarbon terdiri dari Freon-11 (CCl3F) yang digunakan sebagai bahan aerosol. . freon dianggap sebagai salah satu penyebab lapisan Ozon Bumi menajdi lubang dan menyebabkan sinar UV masuk. umumnya digunakan sebagai bahan refrigerant. Lebih dari 100 fluorocarbon yang telah ditemukan. hal tersebut belum terbukti sepenuhnya. [***] Thermostat pada AC beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. metal terluar memuai lebih dahulu. produksi fluorocarbon mulai dikurangi. dan Freon-12 (CCl2F2).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful