PETA TENTANG POLA DAN BENTUK MUKA BUMI

Kalian tentu telah mengetahui apa yang dimaksud peta, bukan? Pengertian dan jenisjenis peta telah kalian pelajari di kelas VII. Peta merupakan elemen penting penunjang studi geografi. Mengapa demikian? Karena melalui peta, kalian dapat memperluas pandangan tentang bumi melalui bidang yang lebih sempit sehingga tercakup oleh pancaindra. Berbagai ketampakan alam dapat kalian analisis atau kalian identifikasi melalui peta. Penggambaran peta dapat menyajikan data tentang relief permukaan bumi, baik daratan maupun lautan.

A. Bentuk-Bentuk Muka Bumi pada Peta

perhatikanlah uraian berikut ini. Daratan a. Kawasan Pegunungan atau Perbukitan Kawasan pegunungan atau perbukitan diidentifikasikan sebagai daratan yang memiliki kemiringan lereng yang relatif lebih besar bila dibandingkan dengan dataran dan mempunyai ketinggian di atas 1. maka kawasan ini bila digambarkan dengan peta kontur akan memiliki garis-garis kontur yang relatif rapat satu sama lain. dataran tinggi. kawasan ini digambarkan dengan simbol area berwarna cokelat. gunung. Danau. Dataran Tinggi Dataran tinggi diidentifikasikan sebagai relief daratan yang relatif landai dengan ketinggian antara 400 . penggambaran dataran tinggi digambarkan dengan garis kontur yang agak jarang. Pewarnaan hijau tersebut dapat dipecah lagi menjadi beberapa tingkatan warna. dan Waduk .000 meter dari permukaan air laut. Pada peta kontur keadaan relief muka bumi dapat diketahui dengan jelas dengan melihat tingkat kerapatan konturnya atau dengan membuat peta tida dimensinya. namun memiliki angka penunjuk kontur yang besar (antara 400 . Penggambaran bentuk muka bumi tersebut tentu saja tidak dapat ditampilkan sebagaimana aslinya. Dataran tinggi digambarkan dengan menggunakan simbol area berwarna kuning atau cokelat muda. dome. Adapun pada peta umum.1. baik itu berupa dataran. Bentuk muka bumi berupa dataran rendah digambarkan dengan menggunakan simbol area berwarna hijau. Penggambaran bentuk-bentuk muka bumi tersebut dapat digambarkan melalui dua jenis peta.400 m. yaitu dengan menggunakan peta umum berwarna ataupun dengan menggunakan peta khusus. Pada peta topografi. akan tetapi bervariasi.000 meter). atau basin. tonjolan berupa bukit.100 m dan warna hijau muda untuk ketinggian antara 100 .000 meter. 1. Dataran Rendah Secara umum. Pada peta topografi. dataran rendah.1. melainkan berbentuk simbol. Untuk lebih jelasnya. dataran rendah dicirikan dengan penggambaran garis kontur yang jarang. misalnya warna hijau untuk ketinggian antara 0 . ngarai. Adapun bentuk simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan ketampakan-ketampakan alam tersebut dapat berupa simbol titik.Bentuk-bentuk muka bumi daratan tidaklah rata.400 m. simbol garis. lembah. Penggunaan simbol tersebut disesuaikan dengan bentuk-bentuk muka bumi yang digambarkan pada peta. Karena kemiringan lerengnya yang relatif besar. maupun cekungan berupa sungai. d . dataran rendah diidentifikasikan sebagai relief daratan yang mempunyai ketinggian antara 0 . Rawa. seperti peta topografi atau peta kontur. Bentuk ketampakan muka bumi dapat kita bedakan menjadi bentuk muka bumi daratan (termasuk sungai dan perairan darat lainnya) serta bentuk muka bumi lautan. b . ataupun simbol area dan warna. c .

sungai digambarkan dengan garis yang memotong pola kontur dengan arah kontur membelok ke arah hulu. e . . f . Sungai Sungai merupakan jalur atau penampang yang dilalui oleh air dari hulu ke hilir. Pada peta. pada peta kontur. Kota/Permukiman dan Jalan Suatu bentuk permukiman hanya ditunjukkan oleh letak ibukotanya. sedangkan waduk adalah danau buatan. Pada umumnya. Gunung Gunung merupakan bentuk relief muka bumi yang menonjol. Pada umumnya. Sementara itu. biasanya berada di dataran rendah atau di daerah pantai. penggambaran letak ibukota digambarkan dengan simbol berikut ini. sungai memiliki mata air atau berhulu di kawasan pegunungan atau dataran tinggi dan bermuara di lautan. Berdasarkan hierarki kota. aliran sungai digambarkan dengan garis yang berkelok-kelok berwarna biru. Adapun danau adalah daratan luas yang digenangi air. memiliki ketinggian di atas 1. gunung digambarkan dengan simbol segitiga berwarna merah untuk gunung aktif dan segitiga berwarna hitam untuk gunung mati (tidak aktif). danau dan waduk digambarkan dengan simbol area berwarna biru. g . Keduanya biasanya terletak di dataran tinggi. Dalam peta.Rawa merupakan wilayah daratan yang digenangi air. sedangkan rawa digambarkan dengan simbol area berwarna hijau dengan garis putus-putus. Pada peta.000 meter.

Dataran tinggi dan pegunungan terdapat di bagian Utara. terdapat simbol area berwarna kelabu untuk menunjukkan kawasan puncak gunung atau pegunungan bersalju serta warna cokelat cerah (terkadang berbintik-bintik) untuk menunjukkan daerah gurun. Pewarnaannya dibuat bertingkat. artinya laut tersebut mempunyai kedalaman 4.000 m. B. semakin ke Selatan. Besar kecilnya jalan (kelas jalan) juga dibedakan berdasarkan tingkat ketebalan garis pada peta. Pada umumnya. Adapun puncak tertinggi berada di puncak Gunung Agung yang memiliki ketinggian 3.1. warna hijau muda menunjukkan dataran sedang dengan ketinggian antara 100 . dan warna cokelat menunjukkan daerah pegunungan dengan ketinggian > 1.255 meter. Pulau Bali yang memiliki bentang alam dataran rendah hingga dataran tinggi. peta umum memiliki warna dan simbol-simbol lain yang mewakili ketampakan alam sebenarnya.142 m di atas permukaan air laut. Contohnya. warna hijau menunjukkan dataran rendah dengan ketinggian antara 0 . Lautan Berbeda dengan relief daratan yang mudah digambarkan karena dapat terlihat dari atas.500 m.255. 2.Adapun jalan yang merupakan hasil budidaya manusia digambarkan dengan menggunakan simbol garis berwarna hitam atau merah. daratan semakin landai.100 m. Pola Sebaran Bentuk-Bentuk Muka Bumi pada Peta Pada umumnya. warna kuning menunjukkan dataran tinggi dengan ketinggian antara 500 . lautan digambarkan dengan simbol area berwarna biru. Seperti juga halnya dengan wilayah daratan. penggambaran warna tersebut juga dapat dibedakan menjadi beberapa tingkatan warna berikut ini. Pada beberapa peta terdapat warna biru gelap untuk menunjukkan letak suatu palung dan warna putih kelabu untuk menunjukkan perairan es. muka relief lautan relatif lebih sulit ditentukan. Hal ini menyebabkan aliran sungai di bagian Utara . Pada peta-peta umum tertentu.000 m. Terkadang juga terdapat tanda 4.

15 km. Tercatat ada empat buah danau. Berdasarkan skala yang ada. sedangkan sungai-sungai (disimbolkan dengan garis berkelok-kelok berwarna biru) di bagian Selatan yang bermuara di Samudra Indonesia memiliki aliran yang relatif lebih panjang. yaitu Danau Batur (terluas).45 km. Sementara itu. Danau Buyan. Kebanyakan gunung-gunung tersebut telah mati (tidak aktif). Pulau Bali memiliki rangkaian gunung atau pegunungan di bagian Utara. Jika diperhatikan. Hal ini ditunjukkan dengan gambar segitiga hitam di peta. mayoritas aliran sungai mengarah ke Selatan.717 m) yang digambarkan dengan bentuk segitiga berwarna merah.relatif pendek dan bermuara di Laut Bali. Keempat danau tersebut berada di daratan dengan ketinggian lebih dari 1. yaitu di Gilimanuk. Danau Bratan. dan Danau Tamblingan. Pulau Bali hanya memiliki satu pelabuhan udara (yang disimbolkan dengan gambar pesawat dalam lingkaran).000 m di atas permukaan air laut. jarak antara ujung Utara Pulau Bali (Tanjung Bungkulan) hingga ujung Selatan Pulau Bali (Sawangan) sejauh ± 63. yaitu Bandara Ngurah Rai di Denpasar serta terdapat empat pelabuhan penyeberangan (yang disimbolkan dengan gambar jangkar di dalam lingkaran). Berdasarkan bentang budayanya. dan di Tanjung Melanting. hanya beberapa sungai saja yang mengalir ke arah Utara. Benoa. gunung yang masih aktif hanyalah Gunung Agung dan Gunung Batur (1. Perairan laut Pulau Bali terdiri atas perairan dangkal (0 - . jarak antara ujung Timur Pulau Bali (Tanjung Jambela) hingga ujung Barat Pulau Bali (Tanjung Pasir) sejauh ± 111. Celukbawang. Perairan darat berupa danau (disimbolkan dengan simbol area berwarna biru). Sementara itu.

yaitu peta yang hanya menyajikan suatu data tertentu dalam penyajiannya. Selain itu dari peta kontur juga dapat digunakan untuk menentukan inversibility atau daerah yang tampak yang diperoleh dari pembuatan profil atau diagram penampang. bentuk lereng (apakah berbentuk cekung. a. Pantai Sanur. Perhatikanlah contoh berikut! . Kontur adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama di permukaan bumi. Profil atau penampang adalah gambaran kenampakan suatu daerah apabila dipotong secara vertikal oleh bidang tegak lurus terhadap permukaannya. bagian Selatan Pulau Bali dan perairan yang mengelilingi Nusa Penida. Selalu membelok pada lembah dan mengikuti lereng dari lembah ke arah udik (hulu). b. Kondisi ini menyebabkan kawasan ini banyak dijumpai pantai-pantai yang indah. Jadi. dan Teluk Jimbaran. Selalu tegak lurus dengan jurusan air yang mengalir di permukaan (misalnya. Perairan dangkal terdapat di Selat Bali. aliran sungai). seperti di Pantai Kuta.3.000 m) dan perairan dalam (> 3. serta juga dapat menunjukkan kemiringan lereng (apakah lereng tersebut landai atau terjal). Tanah Lot. curam. perairan sedang (200 . atau seragam). Salah satu contoh peta khusus atau peta tematik adalah peta kontur. peta kontur adalah peta yang menyajikan tentang ketinggian tempat di muka bumi. cembung. horizontal. e. d. Lebih Merupakan kurva Selalu rapat konturnya tertutup dan tidak bersifat berarti lerengnya lebih pernah berpotongan. Mengidentifikasi Bentuk Muka Bumi dengan Peta Khusus Peta khusus atau peta tematik. Interpretasi peta kontur memberikan informasi tentang ketinggian tempat. 2. c.000 m).200 m). Berikut ini karakteristik garis kontur.

Bentuk Lereng Selain untuk mengetahui kemiringan lereng. ataupun cembung. identifikasi tentang garis kontur juga dapat untuk mengetahui bentuk lereng.Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa semakin rapat garis antarkontur. a. cekung. semakin jarang garis antarkontur. Berdasarkan bentuknya. maka kemiringan lereng semakin terjal. Sebaliknya. Lereng dapat pula berbentuk tegak lurus atau tebing. lereng dapat berbentuk seragam. . sehingga bila digambarkan menunjukkan garis kontur yang saling berimpit. maka kemiringan lereng semakin landai. Berikut ini contoh penggambaran ketiga bentuk lereng tersebut.

Bentuk Bukit .b .

Cekungan dapat pula terjadi di puncak bukit atau gunung yang membentuk semacam kaldera luas seperti yang terdapat di Gunung Bromo. cekungan digambarkan dengan garis kontur yang semakin mengecil ke arah dalam. Cekungan atau Depresi Cekungan adalah bentuk muka bumi yang lebih rendah dari permukaan bumi di sekelilingnya. sedangkan gambar (b) adalah gambar peta kontur yang menunjukkan bukit yang membulat.Penampang melintang suatu bukit tidaklah sama. cekungan atau depresi dapat memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut. ada yang memanjang dan ada yang membulat. Pada peta topografi. . sehingga berlawanan dengan penggambaran gambar sebuah bukit. Pada gambar berikut terlihat bahwa gambar (a) adalah gambar peta kontur yang menunjukkan bukit memanjang. c . Bahkan di beberapa tempat.

org/mw/BSE:Peta_Tentang_Pola_dan_Bentuk_Muka_Bu mi_9 2_(BAB_8) .crayonpedia.DAFTAR PUSTAKA http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful