Perkembangan Alam pikir Manusia Purba kala sampai sekarang

Prasejarah atau nirleka (nir: tidak ada, leka: tulisan) adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada masa di mana catatan sejarah yang tertulis belum tersedia. Zaman prasejarah dapat dikatakan bermula pada saat terbentuknya alam semesta, namun umumnya digunakan untuk mengacu kepada masa di mana terdapat kehidupan di muka Bumi dimana manusia mulai hidup. Batas antara zaman prasejarah dengan zaman sejarah adalah mulai adanya tulisan. Hal ini menimbulkan suatu pengertian bahwa prasejarah adalah zaman sebelum ditemukannya tulisan, sedangkan sejarah adalah zaman setelah adanya tulisan. Berakhirnya zaman prasejarah atau dimulainya zaman sejarah untuk setiap bangsa di dunia tidak sama tergantung dari peradaban bangsa tersebut. Salah satu contoh yaitu bangsa Mesir sekitar tahun 4000 SM masyarakatnya sudah mengenal tulisan, sehingga pada saat itu, bangsa Mesir sudah memasuki zaman sejarah. Zaman prasejarah di Indonesia diperkirakan berakhir pada masa berdirinya Kerajaan Kutai, sekitar abad ke5; dibuktikan dengan adanya prasasti yang berbentuk yupa yang ditemukan di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur baru memasuki era sejarah. Karena tidak terdapat peninggalan catatan tertulis dari zaman prasejarah, keterangan mengenai zaman ini diperoleh melalui bidang-bidang seperti paleontologi, astronomi, biologi, geologi,antropologi, arkeologi. Dalam artian bahwa bukti-bukti pra-sejarah hanya didapat dari barang-barang dan tulang-tulang di daerah penggalian situs sejarah. Zaman Batu terjadi sebelum logam dikenal dan alat-alat kebudayaan terutama dibuat dari batu di samping kayu dan tulang. Zaman batu ini diperiodisasi lagi menjadi 4 zaman, antara lain: Zaman Batu Tua Zaman batu tua (palaeolitikum) disebut demikian sebab alat-alat batu buatan manusia masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah atau dipolis. Apabila dilihat dari sudut mata pencariannya, periode ini disebut masa food gathering (mengumpulkan makanan), manusianya masih hidup secara nomaden (berpindah-pindah) dan belum tahu bercocok tanam.

Terdapat dua kebudayaan yang merupakan patokan zaman ini, yaitu: Kebudayaan Pacitan (Pithecanthropus)

Ditemukannya bukit-bukit kerang di pinggir pantai yang disebut Kjoken Mondinger (sampah dapur) c. kapak persegi dan alat-alat dari tulang. Kapak pendek (hache Courte) Pipisan (batu-batu penggiling) dan kapak-kapak dari batu kali yang dibelah. Sulawesi. Tiga bagian penting kebudayaan Mesolithikum: a. Ciri zaman Mesolithikum: a. 2.Kebudayaan Ngandong. pipisan. c. d. Alat-alat yang dihasilkan nyaris sama dengan zaman palaeolithikum yakni masih merupakan alatalat batu kasar. Blora (Homo Wajakinensis dan Homo Soloensis) Alat-alat yang dihasilkan antara lain: kapak genggam/perimbas (golongan chopper/pemotong). Alat-alat diatas banyak ditemukan di daerah Sumatera. Nomaden dan masih melakukan food gathering (mengumpulkan makanan) b. Jawa Timur yang disebut Abris Sous Roche antara lain: Flakes (Alat serpih). Alat-alat zaman mesolithikum antara lain: Kapak genggam (Pebble). e. Flakes Culture (kebudayaan alat serpih dari Abris Saus Roche) 3. Manusia pendukung kebudayaan Mesolithikum adalah bangsa Papua--Melanosoid . Jawa.ujung mata panah. Flores. Pebble-Culture (alat kebudayaan kapak genggam dari Kjoken Mondinger) b. Alat-alat kebudayaan Mesolithikum yang ditemukan di gua Lawa Sampung. Kalimantan. Bone-Culture (alat kebudayaan dari Tulang) c. Alat-alat dari tulang binatang atau tanduk rusa dan Flakes dari batu Chalcedon (untuk mengupas makanan) Zaman Batu Tengah 1.

Sulawesi. Jawa. Maluku. mencetaknya menjadi alat-alat yang diinginkan. Roti. Kalimantan. Nekara Perunggu (Moko) sejenis dandang yang digunakan sebagai maskawin. Sumbawa. termasuk golongan alat perkakas) ditemukan di Sumatera Selatan. Irian b. . Alat-alat perunggu pada zaman ini antara lain : a. Jawa-Bali. Austro-Asia (Khamer-Indocina) Zaman Batu Besar Zaman ini disebut juga sebagai zaman megalithikum. Hasil kebudayaan Megalithikum. Selayar. Menhir: tugu batu yang dibangun untuk pemujaan terhadap arwah-arwah nenek moyang. Melolo (Sunda) Manusia pendukung Neolithikum adalah Austronesia (Austria). Dolmen: meja batu tempat meletakkan sesaji untuk upacara pemujaan roh nenek moyang 3. Bali. Zaman logam ini dibagi atas: Zaman Perunggu Pada zaman perunggu atau yang disebut juga dengan kebudayaan Dongson-Tonkin Cina (pusat kebudayaan)ini manusia purba sudah dapat mencampur tembaga dengan timahdengan perbandingan 3 : 10 sehingga diperoleh logam yang lebih keras. Teknik pembuatan alat logam ada dua macam. Pakaian dari kulit kayu Tembikar (periuk belaga) ditemukan di Sumatera. Sarchopagus/keranda atau peti mati (berbentuk lesung bertutup) 4. yaitu dengan cetakan batu yang disebutbivalve dan dengan cetakan tanah liat dan lilin yang disebut a cire perdue. Leti c. Kapak Corong (Kapak perunggu. Benjana Perunggu ditemukan di Madura dan Sumatera. Jawa-Bali. Perhiasan (gelang dan kalung dari batu indah) ditemukan di Jawa. Periode ini juga disebut masa perundagian karena dalam masyarakat timbul golongan undagi yang terampil melakukan pekerjaan tangan. antara lain: 1.Zaman Batu Muda Ciri utama pada zaman batu Muda (neolithikum) adalah alat-alat batu buatan manusia sudah diasah atau dipolis sehingga halus dan indah. Arca/patung batu: simbol untuk mengungkapkan kepercayaan merek Zaman Logam Pada zaman Logam orang sudah dapat membuat alat-alat dari logam di samping alat-alat daribatu. pacul. Jawa. dan torah yang banyak terdapat di Sumatera. Kubur batu: peti mati yang terbuat dari batu besar yang dapat dibuka-tutup 6. Kapak batu (kapak persegi berleher) dari Minahasa. misalnya beliung. Alat-alat yang dihasilkan antara lain: Kapak persegi. Kepulauan Selayar. Punden berundak: tempat pemujaan bertingkat 5. Nusa Tenggara. Sulawesi. Ditemukan di Sumatera. Orang sudah mengenal teknik melebur logam. 2.

serta memiliki tinggi badan kurang lebih 1. Kedua fosil menusia kera tersebut disebut australopithecus. Mata Kapak bertungkai kayu b. Secara umum penemuan fosil manusia dari jaman ke zaman terbagi atas tiga kelompok. sebab kebanyakan alat-alat besi. bahkan puncak kebudayaan megalitikum justru pada zaman logam. Arca Perunggu ditemukan di Bang-kinang (Riau). manusia purba dan manusia modern. yaitu ±3500 °C. Alat-alat besi yang ditemukan pada zaman logam jumlahnya sedikit dan bentuknya seperti alat-alat perunggu. Bogor (Jawa Barat). A. . Mata Sabit d. Besuki dan Punung (Jawa Timur) Zaman logam di Indonesia didominasi oleh alat-alat dari perunggu sehingga zaman logam juga disebut zaman perunggu. Teknik peleburan besi lebih sulit dari teknik peleburan tembaga maupun perunggu sebab melebur besi membutuhkan panas yang sangat tinggi. Lumajang (Jawa Timur) dan Bogor (Jawa Barat) Zaman Besi Pada zaman ini orang sudah dapat melebur besi dari bijinya untuk dituang menjadi alat-alat yang diperlukan. 2. Fosil manusia lama yang ditemukan bisa saja bukan fosil manusia atau manusia yang memiliki bentuk ciri tubuh yang unik. Bagian tubuh yang ditemukan hanya fosil tengkorak kepala saja. Manusia Kera dari Afrika Selatan 1. Yang perlu diingat adalah bahwa teori ini hanya dugaan dan tidak terbukti kebenarannya karena teori evolusi telah runtuh.5 meter. Mata Pisau c. yaitu kebudayaan yang menggunakan media batu-batu besar sebagai alatnya. Alat-alat besi yang dihasilkan antara lain: a. atau bahkan hasil rekayasa. Australopithecus Africanus Australopithecus africanus ditemukan di desa Taung di sekitar Bechunaland ditemukan oleh Raymond Dart tahun 1924. Cangkul Alat-alat tersebut ditemukan di Gunung Kidul (Yogyakarta). Mata Pedang e.d. yaitu manusia kera. Antara zaman neolitikum dan zaman logam telah berkembang kebudayaan megalitikum. ditemukan pada zaman sejarah. Paranthropus Robustus dan Paranthropus Transvaalensis Dua penemuan tersebut ditemukan di daerah Amerika Selatan dengan ciri isi volume otak sekitar 600 cm kubik. hidup di lingkungan terbuka.

Manusia Shanidar .Ditemukan di gua Cro-Magnon. serta sebagian tulang tengkorak. Kehidupan Manusia Masa Berburu dan Meramu 1.1000 cm kubik. Manusia Neandertal .000 tahun yang lalu. Bagian tulang-belulang fosil manusia purba yang ditemukan tersebut adalah tulang rahang.000 hingga 150.000 hingga 500.Ditemukan di gua-gua Tabun serta Skhul Palestina 6. Manusia Gunung Carmel .1941. Manusia Cro-Magnon / Cromagnon / Crogmanon . Lascaux Prancis.Ditemukan di lembah Neander 3. Sinanthropus pekinensis dianggap bagian dari kelompok pithecanthropus karena memiliki ciri tubuh atau badan yang mirip serta hidup di era zaman yang bersamaan. 3.000 tahun yang lalu.Berasal dari Jerman ZAMAN PURBA A. Manusia Purba / Homo Erectus 1. Pithecanthropus Erectus Pithecanthropus erectus adalah manusia purba yang pertama kali fosil telang belulang ditemukan di Trinil Jawa Tengah pada tahun 1891 oleh Eugene Dubois.Fosil dijumpai di Negara Irak 5. Volume otak Pithecanthropus erectus diperkirakan sekitar 770 . Pithecanthropus erectus hidup di jaman pleistosin atau kira-kira 300. Manusia Modern Pengertian atau arti definisi manusia modern adalah manusia yang termasuk ke dalam spesies homo sapiens dengan isi volum otak kira-kira 1450 cm kubik hidup sekitar 15. 2. Manusia modern disebut modern karena hampir mirip atau menyerupai manusia yang ada pada saat ini atau sekarang. beberapa gigi. Sinanthropus pekinensis memiliki volume isi otak sekitar kurang lebih 900 sampai 1200 cm kubik.B. Manusia Steinheim . C. Manusia Heidelberg Manusia heidelberg ditemukan di Jerman 4.Berasal dari Inggris 2. Meganthropus Palaeojavanicus / Manusia Raksasa Jawa Meganthropus palaeojavanicus ditemukan di Sangiran di pulau jawa oleh Von Koningswald pada tahun 1939 . Sinanthropus Pekinensis Sinanthropus pekinensis adalah manusia purba yang fosilnya ditemukan di gua naga daerah Peking negara Cina oleh Davidson Black dan Franz Weidenreich. 4. Dicurigai sebagai campuran antara manusia Neandertal dengan manusia Gunung Carmel. 1. Manusia Swanscombe . Zaman Berburu dan Meramu Tingkat awal .

Pithecanthropus. Pada masa ini manusia memiliki kemampuan baru yaitu kemampuan dalam peleburan bijih logam . Menjinakkan binatang Manusia pada masa ini menghasilkan kebudayaan Neolithikum. Alat yang dihasilkan sudah tidak mutlak bersifat praktis. Awalnya mereka sangat menggantungkan kehidupannya pada alam tetapi lama-kelamaan karena persediaan alam terbatas maka mereka berusaha untuk mengadakan persediaan makanan yang cukup hingga mereka tidak perlu mengembara lagi. Hidup dengan cara berburu binatang dan mengumpulkan makanan.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini manusia hidup dengan menggantungkan dirinya penuh pada alam. Zaman ini berlnagsung kira-kira 20. Manusia yang hidup pada zaman ini antara lain. kasar. Mereka belum bertempat tinggal menetap tetapi masih berpindah-pindah (nomaden). Pada masa ini manusia sudah hidup menetap meskipun sementara (semi sedenter). C. 2. unsur estetikanya mulai muncul. Hidupnya sudah tidak menggantungkan penuh pada alam.000 tahun yang lalu. dan Homo Erectus. Zaman ini berlangsung kira-kira 600. Menyimpan atau mengawetkan makanan 3. dan hanya bersifat praktis. Manusia pada zaman ini belum mengenal kepercayaan dan cara berpikir mereka masih sangat sederhana. B. Manusia pada masa ini juga sudah memiliki kepercayaan. Kehidupan Manusia Masa Bercocok Tanam Jenis manusia yang hidup pada masa ini sudah mencapai taraf Homo Sapien penuh artinya jenis manusia yang cerdas atau manusia yang tingkat pemikirannya sudah meningkat jauh dari pada jenis manusia sebelumnya. gerabah. Meganthropus Paleojavanicus. Megalithikum. Menanam tumbuh-tumbuhan tertentu 2.Zaman ini terjadi ketika zaman Paleolithikum atau disebut juga zaman batu tua. Kemampuan mengadakan persediaan makanan ini bisa ditempuh melalui: 1. Kehidupan Masa Perundagian Masa perundagian adalah masa di mana masyarakatnya sudah banyak terdapat golongan undaginya. Manusia yang hidup pada masa ini adalah jenis Homo. buktinya yaitu alat-alat yang dihasilkan pada zaman ini masih sangat sederhana. Zaman Berburu dan Meramu Tingkat Lanjut Zaman ini terjadi ketika zaman Mesolithikum atau disebut juga zaman batu tengah. terutama terhadap roh nenek moyang (animisme). mata panah dan perhiasan. Inti kepercayaan pada masa ini adalah penghormatan dan pemujaan terhadap roh.

terjadi perubahan besar. Buku ini menjelaskan tentang landasan empiris dalam mengembangkan pengetahuan dan penegasan ilmu pengetahuan dengan metodenya. Pada zaman ini muncul tokoh-tokoh filsafat antara lain. D. Jika dilihat dari segi metodologi dan psikologi. Kehidupannya sudah menetap 9. Pandai membuat alat-alat dari logam 7. Pengamatan dan pengalaman manusia terus-menerus 2. seluruh ilmu pengetahuan tersebut didasarkan pada: 1. Phytagoras. Mengenal kepercayaan animism. Dalam bidang pengetahuan.dan pembuatan alat-alat dari logam (perunggu dan besi). dan perubahan ini dianggap sebagai dasar ilmu pengetahuan modern. Pandai menenun dan membuat pakaian dari serat kayu 6. Memiliki pengetahuan perbintangan (astronomi) 4. Inilah yang merupakan pembeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandai bercocok tanam 2. dinamisme. Pandai membuat gerabah 10. Pada masa ini terjalin hubungan dengan daerah-daerah sekitar kepulauan Indonesia yang mendorong meningkatkan kemampuan Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan menjadi sangat pesat ketika muncul buku yang berjudul Novum Organum yang ditulis oleh Francis Bascon (1560-1626). tetapi lebih maju dari zaman-zaman sebelumnya. ZAMAN MODERN Pada permulaan abad ke -14. Keseniannya sudah berkembang ZAMAN YUNANI Zaman Yunani yaitu antara 600 SM-200 SM. dan totemisme 8. sikap dan pemikiran yang sekedar menerima apa adanya. dll. Pengumpulan data terus-menerus yang dilakukan secara sistematis . Archimedes. Pandai berlayar 3. Pandai membuat bangunan Megalithik 5. Hal ini dapat dilihat bahwa mereka telah: 1. Aristoteles. Thales. Masyarakat pada masa ini juga sudah mempunyai norma-norma. di Negara-negara Eropa mulai terjadi perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam zaman ini proses-proses perkembangan know how tetap mendasari kehidupan sehari-hari. Sejak zaman itu sampai sekarang Eropa menjadi pusat kemajuan ilmu pengetahun alam. Keadaan Manusia Menjelang Zaman Prasejarah Menjelang masuknya pengaruh budaya India (Hindu-Budha) atau masa perundagian akhir. masyarakat Indonesia sudah memiliki tata kehidupan yang teratur dan berkebudayaan cukup tinggi.

5. yang dapat bergerak keatas bila temperatur naik.maupun mencuci. sering yang pertama di sebut sebagai benda mati dan yang kedua makhluk hidup. c. sehingga ada kemungkinan juga untuk memperbaiki kesalahan tersebut. ada kemungkinan untuk mencari kesalahan berfikir. Analisis data yang dilakukan dengan berbagai cara 4. Dengan demikian. Benda-benda tersebut tidak dapat bergerak sendiri melainkan oleh kekuatan luar. memasak. seperti udara untuk bernafas. yang memungkinkan adanya tahap untuk menuju kebenaran dan kesempurnaan. mandi. Naluri untuk mempertahankan diri pada tumbuhan juga sederhana Naluri untuk mengembangkan keturunannya yang pasif . Benda-benda di atas dimanfaatkan oeh manusia untuk kehidupannya. Untuk membedakannya. Jika salah. dan batu-batuan hasil tambang untuk untuk perumahan maupun perdagangan. Adapun ciri-ciri kehidupan tumbuhan ialah sebagai berikut: a.3. Percobaan untuk menguji ramalan tersebut. artinya Tuhan menciptakan dua mahluk yaitu satu mahluk yang sifatnya anoganis dan yang lain mahluk yang bersifat organis. yaitu benar dan salah. Penyusunan teori-teori dan penyusunan ramalan-ramalan sehubungan dengan teori tersebut. karena gas akan menjadi lebih ringan dan akan melambung ke atas. Percobaan ini akan menghasilkan beberapa kemungkinan. b. dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan modern memiliki suatu sistem yang di dalamnya terkandung pengoreksian diri. Perkembangan Alam Pikir Manusia Bumi tempat manusia hidup berisi dua macam mahluk. ari untuk minum. Contohnya gas. ialah usaha yang dilakukan untuk mempertahankan hidupnya. Daya gerak.

B. tidak dimiliki oleh makhluk lain. 2. 7. SIFAT UNIK MANUSIA Manusia sebagai makhluk hidup umumnyamempunayi ciri-ciri sebagai berikut: 1. A. yakni adanya zat yang masuk dan keluar dari tubuhnya. Naluri untuk mengembangkan keturunannya aktif. 6. c. Manusia dapat berbicara (homo longuens) Manusia dapat hidup bermasyarakat (homo socius) dan berbudaya (homo humanis) Manusia dapat mengadakan usaha atas dasarperhitunagn ekonomi (homo aeconomicus) Manusia juga mengenal keindahan di sekelilingnya (homo aestheticus) Bila tiba masanya. memiliki potensi untuk berkembang baik. seperti usaha untuk mempertahankan hidupnya b. kerena mereka mempunyaijenis kelamin sebagai alat berkembang biak. terutama otaknay sehingga manusia merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana (homo sapiens). Manusia dapat membuat alat-alat dan menggunakannya sehingga di sebut sebagai manusia kerja (homo faber) b. artinya: a.Ciri-ciri kehidupan hewan. 4. e. manusia dapatmengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Rasa ingin tahu itu. Tumbuh dan bergerak Berinteraksi dengan lingkungannya. ia akan mati.Daya gerak hewan sudah mulai terlihat daripada umbuhan. Bagaimana halnya dengan makhluk hidup seperti tumbuhtumbuhan dan hewan? . Mengadakan metabolisme atau pertuakran zat. antara lain sebagi berikut: a.Naluri untuk mempertahanka diri terlihat jelas baik secara aktif maupun pasif. Jelas kiranya bahwa rasa ingin tahu itu tidak dimiliki oleh benda-benda tak bernyawa. c. RASA INGIN TAHU Ilmu pengetahuan alam itu. bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan ciri khas manusia. 5. Oragan tubuh kompleks dan sangat khusus. Kelebihan manusia ialah rohaninya. d. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar. 3. yakni akal budi dan kemampuannya yang sangatkuat sehinggadengan akal budi dan kemampuannya tersebut.

Insting itu berpusat pada satu hal saja. manusia menemukanberbagai cara untuk melindungi diri terhadap pengaruh lingkungan yang merugikan dan juga menimbuulkan rasa inggin tahu yang selalu berkembang. dapat menggunakan pengertian dan peristilahan yang sama. MANUSIA SELALU INGIN TAHU Volume otak manusia sekarang sebesar 1. C.200-1. diketahui sifat-sifatdan kegunaannya bagi kehidupan manusia. namun gerak itu terbatas pada mempertahankan kelestarian hidupnyayang bersifat tetap. manusia memberikan nama pada setiapbenda yang dikenalnya. . otak perlu selalu memperoleh latihan terus-menerus. Hal itu didorong oleh rasa ingin tahu yang tetap sepanjang zaman atau yang oleh issac Asimov (1920) disebut instinck. sehingga memiliki ketajaman.menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan dan gerak. Manusia juga memiliki insting seperti yang dimiliki oleh hewan dan tumbuh-tumbuhan.yakni untuk mempertahankan hidup. Manusia sebagai binatang menyusui memiliki system syaraf sentral yang berpusat diotaknya. ternyata kehendak mereka mengeksplorasialamsangat besar. Dengan kemampuannya berbahasa. sehingga dalam berkomunikasi dengan manusi lain. Dari benda-benda alam berdasarkan pengalaman.Sebatang pohon misalnya. Namun dengan pertolongan akal budinya.500 cc. Sedangkan pada hewan semiasal monyet. sedangkan simpanse hanya 350-450 cc. Selain secara biologis keadaan otak manusia seperti yang disebutkan tadi. disamping sistem syaraf periferi yang ada diseluruh tubuh.

Ada dua macam perkembangan yang dapat kita ketahui. Perkembangan Alam Pikiran Manusia Sejak Dilahirkan Sampai Dewasa Alam pikiran seorang bayi yang baru dilahirkan. PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA Rasa ingin tahu yang dimiliki manusia. anak kecil mengadakan penyelidikan sendiriatau bertanya kepada ibu. mengalamiperkembangan yang hampir serupa dari zaman ke zaman. Ketika bayi tumbuh menjadi anak kecil yang mulai bisa mengamati lingkungan.Perkembangan itu berlangsung terus-menerus sampai sekarangdan akan berlanjutdi masa mendatang. manusia sudah manghadapi berbagai tekateki yankni terbit dan terbenamnya matahari. Manusia tingkat demikian disebut manusia alam (natural man) yang hidupnya bergantung pada pemberian alam (food gathering) 2. menyebabkan alam pikiran manusia berkembang. muncul bermacam-macam pertanyaan didalampikirannya. terlalu malas atau terlalu bodoh untuk memuaskan rasa ingin tahu anak tersebut. sehingg ada kesan bahwa manusia ialah bagian dari alam. manusia memiliki sifat selalu ingin tahu. sehingga ada kesan bahwa manusia sebagai raja dunia. Dengan demikian alam pikiran manusia purba mulai berkembang. Rasa ingin tahu seorang anak akan mememah. apabila orang-orang disekelilingnya terlalu sibuk. kakak atau orang lain yang mengasuhnya. Manusia masih sangat bergantung pada alam. Manusia di tingkat demikian disebut manusi budaya (cultural man) yang hidupnya dilakukan dengan cara menghasilkan apa yang dibuhkan (food producing) D. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Dalam hubungan kehidupan manusia dengan alam. Alam pikiran anak berkembang dengan pesat. dll Terdorong rasa ingin tahu yang sangat kuat. sebagai berikut: 1. bila apa yag ignin diketahui tidak terjawab. Perkembangan Alam Pikiran Manusia Sejak Zaman Purba Hingga Dewasa Ini. Penyelidikan ini menghasilkan jawaban atas banyaknya persoalan. tapi kemudian akan timbul persoalan-persoalan baru.perubahan bentuk bulan. ayah. dibedakan atas dua tingkatan peradaban.Dalam kondisi otak demikianlah. Seseorang merasa kurang puas. 2. Dalam benaknya manusia selalu bertanya karena keinggintahuan apa sesungguhnya (know way). . Pada zaman purba. manusia purba mulai menyelidiki apa yang terjadi apa penyebab terjadinya fenomena-fenomena itu dan apa akibatnya. sabagai berikut: 1. Manusia yang sudah menguasai alam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful