Makalah Etika Profesi

MAKALAH
PENERAPAN PROFESI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA

DISUSUN OLEH : NAMA : TARDO. A. TARUMAMPEN NIM : 10.01.245 JURUSAN : TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER BALIKPAPAN 2012 KATA PENGANTAR

1

dalam makalah ini juga diuraikan pengelompokkan profesi bidang teknologi informasi secara umum maupun yang diterapkan di Indonesia.Makalah Etika Profesi Pertama-tama patutlah kita naikkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. karena atas berkat dan tuntunannya sehingga makalah ini bisa selesai sebagaimana yang diharapkan. Penulis juga mencantumkan contoh-contoh kongkrit mengenai profesi bidang teknologi informasi khususnya pada institusi pemerintah Indonesia. Penulis DAFTAR ISI 2 . Selain itu. Semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan dan pemahaman pembaca tentang perlunya profesi bidang teknologi informasi di Indonesia. Hamba sangat bersyukur karena diberikan kebijaksanaan oleh Yang Maha Kuasa. sehingga hamba memperoleh banyak kemudahan-kemudahan dalam penyusunan makalah ini. Makalah ini berisi tentang penerapan profesi bidang teknologi informasi di Indonesia.

...............................................................................................................................................1 DAFTAR ISI............. yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια".............................Makalah Etika Profesi KATA PENGANTAR.....................................................................................................................................2 BAB I........................14 BAB I PENDAHULUAN Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess".................................................................... Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi 3 ........................................................................ Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus......................................................................................................................................................................................................................................................................................... yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen"...............................................................................................................3 BAB 2....3 PENDAHULUAN..5 PEMBAHASAN.............................................................................................................................................................................................................5 BAB 3....14 PENUTUP.............

sementara olahraga tinju sendiri umumnya tidak dianggap sebagai suatu profesi. teknik dan desainer. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior. Sebelum memasuki organisasi profesional. namun tidak semua pekerjaan adalah profesi. Contohnya adalah petinju profesional menerima bayaran untuk pertandingan tinju yang dilakukannya.Makalah Etika Profesi profesi. Profesional Teknologi Informasi harus mematuhi kode etik yang berlaku khususnya etika komputer. Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar. atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.Selain ujian. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya. yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan. Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya. kedokteran. untuk pada Seseorang yang memiliki suatu profesi tertentu. Profesi adalah pekerjaan. Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah. praktisi yang dihormati. sebagai lawan kata dari amatir. biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoretis. Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi. serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus bidang profesi tersebut. keuangan. Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya. Contoh profesi adalah bidang hukum. seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari pekerjaan lainnya. istilah profesional juga digunakan untuk suatu aktivitas yang menerima bayaran. militer. Walaupun begitu. disebut profesional. kode etik. Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik. Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat. Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik. prestise. juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Etika komputer adalah seperangkat asas atau nilai 4 . dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi.

Jumlah interaksi manusia dengan komputer yang terus meningkat dari waktu ke waktu membuat etika komputer menjadi suatu peraturan dasar yang harus dipahami oleh masyarakat luas. Etika komputer berasal dari dua suku kata yaitu etika (bahasa Yunani: ethos) adalah adat istiadat atau kebiasaan yang baik dalam individu.Makalah Etika Profesi yang berkenaan dengan penggunaan komputer. BAB 2 PEMBAHASAN 5 . kelompok maupun masyarakat dan komputer (bahasa Inggris: to compute) merupakan alat yang digunakan untuk menghitung dan mengolah data.

Hal ini didukung oleh semakin berkembangnya penggunaan software/hardware yang dipakai dalam organisasi perusahaan maupun industri. website dan penunjang bisnis bersifat E (e-Businees. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti misalnya :  System analyst: orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan. dsb) semakin menambah variasi ini dengan banyaknya alternatif yang bisa digunakan dalam kaitannya dengan pengembangan potensi seseorang.  Programmer: orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis yaitu membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.  Networking engineer: orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya. 6 . Kelompok Pertama. database maupun sistem aplikasi. Kelompok kedua. analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web. Pengelompokkan di Bidang Teknologi Informasi Sesuai Profesi dan Pekerjaannya. Selain itu berkembangnya penggunaan internet. adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software) baik mereka yang merancang sistem operasi. Secara umum. e-Commerce. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaanpekerjaan seperti :  Technical engineer (atau teknisi): orang yang berkecimpung dalam bidang teknik baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer. sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan. mulai dari menganalisa sistem yang ada.  Web programmer: orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer yaitumembuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya. termasuk studi kelayakan.  Web designer: orang yang melakukan kegiatan perecanaan. A. adalah mereka yang bergelut di perangkat keras (hardware). pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai bidang pekerjaannya. tentang kelebihan dan kekurangannya. Bidang teknologi dan informasi (IT) merupakan salah satu bidang karir yang semakin hari semakin berkembang dan banyak peminatnya. eLearning.Makalah Etika Profesi Saat ini pekerjaan yang tersedia semakin bervariasi.

software maupun sumber daya manusianya. eperti SRIG-PS (Special Regional Interest Group on Profesional Standardisation). Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:  EDP operator : orang yang bertugas untuk mengoperasikan programprogram yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.Makalah Etika Profesi Kelompok ketiga.  System administrator: orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem. pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di industri Teknologi Informasi. Pada bagian ini. melakukan pemeliharaan sistem. 2) Model yang berbasiskan siklus pengembangan sistem. adalah mereka yang berkecimpung di pengembangan bisnis Teknologi Informasi. memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem. Pengelompokkan Profesi di Bidang Teknologi Informasi Berdasarkan SRIG-PS SEARCC. Kedua pendekatan tersebut adalah: 1) Model yang berbasiskan industri atau bisnis. Indonesia merupakan salah satu anggotanya yang sudah aktif di berbagai kegiatan. serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem. SEARCC (South East Asia Regional Computer Confideration) merupakan suatu forum/badan yang beranggotakan himpunan profesional IT yang terdiri dari 13 negara. Standar model SRIG-PS SEARCC memiliki dua pendekatan dalam melakukan pengklasifikasian pekerjaan. Pengelompokkan profesi di kalangan teknologi informasi juga dapat didasarkan pada SRIG-PS SEARCC. Kelompok keempat. B. adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Model ini digunakan oleh Singapore dan Malaysia. Pada model ini pembagian pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di industri Teknologi Informasi. Pada model ini pengelompokkan dilakukan berdasarkan tugas yang dilakukan pada 7 . Kegiatan inilah yang mencoba merumuskan standardisasi pekerjaan di dalam dunia Teknologi Informasi. melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik hardware.  MIS director : orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem informasi.

Jenis pekerjaan ini juga memiliki 3 tingkatan seperti halnya pada programmer.  Moderately supervised (madya). Level ini adalah level pengambil keputusan. dengan asumsi bahwa hanya orang dengan kualifikasi yang ahli dibidang tersebut yang memiliki tingkat profesi spesialis. Pegelompokkan profesi IT berdasarkan standar model tersebut adalah  Programmer Bidang pekerjaan yang melakukan pemrograman komputer terhadap suatu sistem yang telah dirancang sebelumnya. Model pendekatan ini digunakan oleh Japan. Jenis pekerjaan ini memiliki 3 tingkatan yaitu : Supervised (terbimbing).  Instructor (Instruktur) Bidang pekerjaan yang berperan dalam melakukan bimbingan. Bidang pekerjaan yang melakukan analisis dan desain terhadap sebuah sistem sebelum dilakukan implementasi atau pemrograman lebih lanjut.  Specialist Bidang pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus. Tingkatan awal dengan 0-2 tahun pengalaman.  System Analyst (Analis Sistem). membutuhkan pengawasan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugasnya. terhgantung pada kualifikasi proyek yang dikerjakannya. Berbeda dengan pekerjaan-pekerjaan yang lain. pekerjaan ini hanya memiliki satu level saja yaitu independent (managing). Analisis dan desain merupakan kunci awal untuk keberhasilan sebuah proyekproyek berbasis komputer. Jenis pekerjaan ini juga memiliki 3 tingkatan seperti halnya pada programmer.Makalah Etika Profesi saat pengembangan suatu sistem. Pekerjaan spesialis menurut model SEARCC ini terdiri dari :  Data Communication  Database  Security  Quality Assurances  IS Audit  System Software Support  8 . Tingkatan pekerjaan yang tugasnya dimulai tidak membutuhkan bimbingan dalam pelaksanaan tugas. Jenis pekerjaan ini juga memiliki 3 tingkatan seperti halnya pada programmer.  Independent/Managing (mandiri). Tingkatan dengan tugas kecil yang dapat dikerjakan oleh mereka tetapi tetap membutuhkan bimbingan untuk tugas yang lebih besar. pendidikan dan pengarahan baik terhadap anak didik maupun pekerja level di bawahnya.  Project Manager (Manajer Proyek) Bidang pekerjaan yang melakukan manajemen terhadap proyek-proyek berbasis sistem informasi. 3-5 tahun pengalaman.

Beberapa perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai klasifikasi pekerjaannya sendiri. Klasifikasi pekerjaan ini telah diterapkan sejak 1992. Dan hal tersebut bisa sebagai bahan pertimbangan dalam memlih suatu pekerjaan. Khususnya standar IT yang ada di Indonesia. kita harus mengetahui apa standar profesi yang ada di bidang kita tersebut. telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan mereka sendiri juga. Bagaimanapun juga. Standar Profesi Bidang Teknologi Informasi di Indonesia. Lapisan ini meliputi 6 golongan karakteristik profil. Begitu juga dengan beberapa perusahaan swasta yang besar.Institusi pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi informasi ini. ada terdapat 3 lapisan bidang IT (gambar 3). coordinator.Makalah Etika Profesi   Distributed System System Integration Secara umum. Belum adanya standardisasi klasifikasi pekerjaan ini terkadang menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI. 2) Lapisan kedua. Departemen Tenaga Kerja berkeinginan untuk mengeluarkan standard kompetensi untuk teknologi informasi. Terlebih lagi. yaitu IT Engineer. karena kita akan mengetahui spesifikasi tentang pekerjaan yang kita inginkan tersebut. deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan masih tidak jelas dalam membedakan setiap sel pekerjaan. adviser dan administrator. Dengan mengetahui standar TI yang ada maka kita akan mengetahui apa saja yang bisa kita lakukan dalam pekerjaan kita nantinya. technician. 9 . yaitu : software developer. 3) Lapisan ketiga. Lapisan ini terdiri dari 2 profil profesi. Ketiga lapisan itu adalah: 1) Lapisan pertama (spesialis). yaitu IT System Engineer dan IT Bussiness Engineer. klasifikasi pekerjaan ini masih belum dapat mengakomodasi klasifikasi pekerjaan pada teknologi informasi. IPKIN diharapkan memberikan sumbangan untuk formulasi standard kompetensi pada Teknologi Informasi. Lapisan ini memiliki 29 profil profesi secara keseluruhan. Lapisan ini terdiri dari 4 profil profesi. IT Consultant dan IT Commercial Manager. Sebagai seorang yang berkecimpung di dalam dunia IT. C. solution developer.IT Manager.

Pemerintah Indonesia telah menspesifikasi klasifikasi pekerjaan untuk teknologi informasi. D. suatu persetujuan bilateral harus dicapai antara Pemerintah kedua negara. untuk tingkat programmer dan tingkat sistem analis. standard kompetensi yang akan diterapkan di Indonesia akan mudah dapat diterima dan disetarakan di negara-negara lain di region ini. ada sekitar lebih dari 400 profesional pada Teknologi Informasi yang bekerja pada institusi pemerintah.Makalah Etika Profesi Dengan mengacu ke model regional (model SRIG-PS). Sejak tahun 1991. Klasifikasi ini diterapkan untuk memberikan skema pengembangan profesi yang berkesinambungan. Klasifikasi pekerjaan ini adalah Pangkat Tingkat Nama Deskripsi Pekerjaan Membantu dalam pelaksanaan studi kelayakan Membantu dalam pembuatan spesifikasi sistem Mempelajari spesifikasi sistem dan memformulasikan spesifikasi program Menguji program Dokumentasi program dan manual operasi Pemeliharaan dan meng-up-grade sistem IIB s/d IIID 01 Asisten Pranata Komputer Madya 02 03 04 Asisten Pranata Komputer Ajun Pranata Komputer Muda Ajun Pranata Komputer Madya Melengkapi implementasi sistem Mengembangkan sistem dan program Mensupervisi Pranata Komputer Menerbitkan publikasi ilmiah dalam teknologi informasi Membantu pelaksanaan konsultasi dalam mengembangkan teknologi informasi di institusi pemerintah 10 05 Ajun Pranata Komputer . Tingkat-tingkat ini lebih tinggi dari tingkat operator. Klasifikasi Profesi TeknoIogi Informasi pada Institusi Pemerintah di Indonesia. Bagaimanapun juga.

Makalah Etika Profesi 06 IV-A 07 Ahli Pranata Komputer Pratama Ahli Prata Komputer Muda Melaksanakan studi kelayakan Mengimplementasi sistem Menguji sistem Mengembangkan sistem Mensupervisi Pranata Komputer Menerbitkan publikasi ilmiah dalam teknologi informasi Memilih teknologi yang sesuai untuk teknologi informasi dalam institusi pemerintah 08 Ahli Pranata Komputer Madya 09 10 11 Ahli Pranata Komputer Utama Pratama Ahli Pranata Komputer Utama Muda Ahli Pranata Komputer Utama Madya Klasifikasi pekerjaan ini dirancang dengan mempertimbangkan persyaratan utama dan persyaratan tambahan setiap sel. pengalaman pemeliharaan  Pengembangan Profesi Persyaratan tambahan dievaluasi berdasarkan :      Pengalaman menulis dan menerjemahkan. riset. Bagaimanapun. seperti survey. Kegiatan keilmuan. Pelatihan Organisasi Profesi Penghargaan Evaluasi dilakukan oleh Kepala Biro Pusat Statistik untuk staf dengan tingkat IV-A dan Badan Penguji dalam Tingkat Nasional. dan sebagainya. 11 . Persyaratan utama dipertimbangkan berdasarkan :  Latar belakang akademik  Pengembangan sistem. evaluasi untuk tingkat II-B dan III-D dilakukan oleh Badan Penguji pada tingkat institusi.

dengan tujuan untuk mendapatkan pemanfaatan optimum 12 . BAKOTAN (Badan Kerjasama Otomatisasi Administrasi Negara) Pada tanggal 20 Mei 1969.  Melakukan kerjasama. Kelompok-kelompok kerja terdiri dari : 1) Kelompok kerja Aplikasi  Mengambangkan dan menerapkan Sistem Informasi  Membentuk koordinasi dalam pengembangan dan penggunaan sistem informasi. Institusi ini mempunyai pekerjaan :  Akuisisi. dan informasi kepada masyarakat. Badan Penguji dipilih setiap 5 tahun oleh Menteri Aparatur Negara. BAKOTAN membentuk empat kelompok kerja. BAKOTAN memiliki beberapa aspek pertimbangan yang akan dikembangkan :        Dasar teknologi Aplikasi. Keputusan Menteri Aparatur Negara No 125/1989 menyatakan perkembangan TP2 SIMNAS (Team Pengembangan dan Pendayagunaan Manajemen Nasional). dan memberi konsultasi kepada pemerintah dalam mekanisme administrasi. konsultasi. pemerintah telah membentuk Badan Kerjasama Otomatisasi Administrasi Negara – BAKOTAN berdasarkan Keputusan Menteri Aparatur Negara. Team untuk Pengembangan dan Aplikasi Manajemen Nasional. Masingmasing kelompok kerja mempunyai 4 anggota dan satu ketua. menyarankan. pengolahan dan melakukan investigasi masalah otomasi pada administrasi pemerintah.Makalah Etika Profesi seperti di Departemen.  Menyediakan laporan. dan penggunaan aplikasi Kultur Teknologi Organisasi Teknologi Audit Networking Untuk mencapai tujuan.

dan melakukan koordinasi dalam mendidik auditor sistem informasi. 3) Kelompok Kerja Sumber Daya Manusia  Membentuk peraturan dalam pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pada teknologi informasi. pengendalian.  Menentukan mekanisme pengembangan Teknologi Informasi di Indonesia.  Mengkoordinasikan institusi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pada Teknologi Informasi. dan sertifikasi profesi. 13 .  Mempromosikan kepentingan monitor sistem informasi. Hal ini dilakukan dengan menyediakan materi pengajaran. dan keamanan sistem informasi. 4) Kelompok Kerja Auditing  Menspesifikasi mekanisme untuk melakukan auditing.  Memonitor kemajuan teknologi informasi di Indonesia. akreditasi institusi pendidikan.  Melakukan survey sumber daya manusia dalam teknologi informasi.Makalah Etika Profesi 2) Kelompok kerja Teknologi  Mempelajari dan meneliti aplikasi perangkat keras dan perangkat lunak dalam perkembangan teknologi informasi di Indonesia.

Dengan adanya penerapan dan pengembangan secara terus-menerus. Bidang ini juga sudah terbukti dapat menciptakan sistem-sistem informasi yang sangat membantu mempermudah pekerjaan bukan hanya di bidang teknologi informasi sendiri saja. Semakin banyaknya sertifikasi di bidang teknologi informasi membuat bidang ini semakin eksis baik dalam lembaga-lembaga. perusahaan-perusahaan. melainkan di segala bidang pekerjaan dan profesi di Indonesia. maupun pihak swasta. 14 . menjadikan bidang ini sebagai salah satu penopang kemajuan kesejahteraan bangasa Indonesia.Makalah Etika Profesi BAB 3 PENUTUP Penerapan bidang teknologi informasi di Indonesia sudah sejak lama berjalan dan terus dilakukan pengembangan.

maka akan mendorong teknologi informasi untuk dapat terus berkembang ke arah yang positif.Makalah Etika Profesi Dengan adanya peran serta dari masyarakat dan profesional di bidang teknologi informasi yang berlandaskan pada kode etik yang berlaku. ----The great and glorious masterpieces of man is to know how to live to purpose---- 15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful