IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam, S.Pd.

KOMPONEN DAN MACAM EKOSISTEM Tujuan Pembelajaran:  Memahami komponen yang menyusun ekosistem  Mengetahui komponen biotic dan abiotik ekosistem  Memahami interaksi antarkomponen biotic dan antara komponen biotic dengan komponen abiotik  Mengetahui macam-macam ekosistem

Perhatikanlah lingkungan sekitarmu. Ada tanah tempat kamu berpijak, udara yang kamu hirup, dan air yang kamu minum. Kamu juga tak pernah sendiri. Ada manusia lainnya, hewan, tumbuhan, ataupun organisme yang berukuran renik, seperti bakteri. Berbagai organisme ini bukan hanya ada bersama-sama tetapi juga saling berinteraksi. Beberapa jenis hewan memakan tumbuhan sebagai sumber nutrisi, sedangkan jenis hewan lainnya menggunakan tumbuhan sebagai tempat tinggalnya. Beberapa jenis tumbuhan juga bergantung pada hewan pollinator untuk proses reproduksinya. Baik hewan atau tumbuhan membutuhkan air dan udara. Namun, tumbuhan juga berjasa menyediakan oksigen bagi lingkungan melalui proses fotosintesis. Ekosistem adalah system alam yang dibentuk dari interaksi antarmakhluk hidup dan interaksi antara makhluk hidup dengan factor lingkungannya pada suatu kawasan tertentu. Istilah ekosistem pertama kali diperkenalkan oleh Tansley (1935) yang mengemukakan bahwa hubungan timbale balik antara makhluk hidup (tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme) dengan factor lingkungan (cahaya, udara, air, tanah, dan sebagainya) di alam, sebenarnya membentuk suatu system yang tidak dapat dipisahkan. Ilmu yang mempelajari tentang ekosistem adalah ekologi. Istilah ekologi pada mulanya dicetuskan oleh seorang pakar biologi Jerman, yaitu Ernest Haeckel, pada tahun 1866. ekologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang berarti rumah dan logos yang berarti ilmu. Secara harfiah, ekologi bias diartikan sebagai ilmu kerumahtanggaan. Pengertian ekologi kemudian berkembang menjadi ilmu yang mempelajari interaksi antarmakhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Untuk bias memahami konsep ekosistem, maka harus mengerti terlebih dahulu komponen-komponen yang menyusun ekosistem. A.KOMPONEN EKOSISTEM Perhatikanlah lapangan rumput, kebun, kolam ikan, atau sawah yang ada di sekitarmu. lapangan rumput, kebun, kolam ikan, atau sawah mempunyai komponenkomponen penyusunnya. Lapangan rumput misalnya, tersusun atas rumput, belalang, capung, dan tumbuhan herba. Di lapangan rumput tentu bukan hanya ada makhluk hidup, tetapi juga komponen nonmakhluk hidup, atau disebut factor lingkungan. Factor lingkungan yang ada di lapangan rumput antara lain tanah, cahaya, dan udara. Komponen-komponen yang ada di lapangan rumput ini kemudian akan saling berinteraksi sehingga terbentuklah suatu system yang apabila salah satu komponennya terganggu maka system ini pun cepat atau lambat akan terpengaruh juga. System ini disebut dengan ekosistem yang tersusun atas makhluk hidup atau disebut dengan komponen biotic, dan factor lingkungan yang disebut komponen abiotik. 1. Komponen Biotik Setiap makhluk hidup membutuhkan tempat untuk tinggal yang disebut dengan habitat. Semut misalnya, mempunyai habitat di tanah. Namun, selain semut, tanah juga merupakan habitat bagi cacing tanah dan makhluk hidup lainnya.

1

Pada sebuah kolam ikan misalnya. jamur berinteraksi dengan cara memparasitinya. populasi serangga air. Hanya tumbuhan dan organisme fotosintetik yang memanfaatkan cahaya matahari secara langsung untuk kehidupannya. Komponen biotic dalam ekosistem tidak dipelajari secara individual. Komponen biotic bagi ekosistem sawah misalnya. Air sangat dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup yang berhabitat di darat maupun perairan. perhatikanlah sebuah kolam ikan yang dihuni oleh berbagai jenis makhluk hidup. dan seterusnya. Berikut penjelasan lengkapnya. Di alam. es dan uap air. seperti ganggang. Jika setiap jenis makhluk hidup ini jumlahnya lebih dari satu. c. Udara Udara di sekelilingmu terdiri atas berbagai macam gas. bias mencakup mikroorganisme. Oksigen banyak dibutuhkan banyak makhluk hidup untuk bernapas. lumut. dan gas-gas lainnya. Interaksi antarpopulasi pada suatu area ini membentuk komunitas. daun-daunnya akan layu dan berguguran. ganggang. padi. Sebagai contoh populasi. populasi ganggang akan berinteraksi dengan populasi ikan berukuran kecil berlangsung melalui proses makan. jamur. sedangkan belalang dengan cara memakan daun padi. populasi lumut. belalang. Karbon dioksida dalam udara dibutuhkan oleh tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. serangga air. dan gas. Komunitas populasi-populasi makhluk hidup yang ada pada suatu tempat tidak berdiri sendiri begitu saja. Makhluk hidup disebut satu jenis jika mampu untuk membiak silang dan menurunkan anakan fertile. air tidak selalu tersedia dalam bentuk cair. Tempurung kelapa yang sudah terisi air hujan lebih dari seminggu dapat menjadi suatu komunitas yang tersusun atas bakteri. Setiap komponen biotic mempunyai pola interaksi sendiri. Misalnya. maka pada kolam ikan akan terbentuk populasi ganggang. Ada air dalam bentuk kristal es. a. Cahaya Matahari merupakan sumber energi yang ada di muka bumi ini. untuk memperoleh nutrisi dan energi. Air dapat berbentuk padat. Populasi Populasi tidak terdiri dari satu makhluk hidup atau individu. ikan mas. Air Pohon yang lama tidak terguyur hujan. lele. Udara yang bergerak atau biasa disebut angina juga berperan penting dalam kehidupan tumbuhan.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Batu dan tanah 2 . tetapi atas sekumpulan makhluk hidup yang menempati suatu kawasan tertentu. Namun. cair.Pd. b. yaitu nitrogen. manusia. 2. oksigen. dan tumbuhan paku. tetapi dalam satuan populasi dan komunitas. dan lainnya. jamur. S. tetapi saling berinteraksi. dan protozoa. d. Komunitas tidak harus meliputi kawasan yang luas dengan tumbuhan dan hewan yang beragam. b. walaupun oksigen hanya menyusun 21% dari komposisi udara. Cahaya matahari yang sampai ke bumi sangat diperlukan oleh makhluk hidup. sekumpulan makhluk hidup ini hanya disebut populasi jika memiliki jenis yang sama atau satu jenis. lumut. a. karbon dioksida. Komponen Abiotik Komponen abiotik merupakan aspek tak hidup yang ada dalam ekosistem. Adapun beberapa komponen abiotik yang menyusun ekosistem sebagai beriku. Angina dapat membantu proses penyerbukan dan penyebaran biji.

Tanah yang subur diperlukan oleh tumbuhan untuk dapat tumbuh dengan baik. Oleh karenanya. Topografi Topografi adalah keadaan tinggi atau rendahnya permukaan bumi pada suatu tempat. Adanya hubungan timbale balik dalam ekosistem menyebabkan system akan guncang apabila terjadi kerusakan pada salah satu komponennya sekalipun. Kondisi pohon yang gundul ini kemudian akan mempengaruhi hewan herbivore yang kehilangan sumber makanannya bukan tidak mungkin turun jumlahnya. dan parasitisme. Komposisi tanah juga diperkaya dengan humus yang merupakan hasil penguraian materi organic dari sisa-sisa tubuh hewan atau tumbuhan yang mati. 3 . Berdasarkan penjelasan di atas. contohnya pada manusia suhu tubuh optimal untuk metabolisme tubuh adalah 37C. manusia tidak dapat berada di lingkungan dengan suhu ekstrim dingin atau panas tanpa perlindungan. Apa yang dimaksud dengan populasi dan komunitas? 3. Apa yang dimaksud dengan ekosistem? 2. f. interaksi di dalam ekosistem bias terjadi antarkomponen biotic dan juga antara komponen biotic dan abiotik. Sebutkanlah komponen-komponen abiotik yang menyusun lingkungan! B. jika suhu tubuh manusia turun hingga di bawah 34C maka akan menderita hipotermia. Peruban iklim dipengaruhi oleh efek pemanasan global yang salah satu penyebabnya adalah ditebangnya pepohonan sebagai paru-paru dunia. INTERAKSI DALAM EKOSISTEM Dalam suatu ekosistem. Dalam ekosistem. Oleh karenanya.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Tanah merupakan hasil pelapukan batuan yang disebabkan oleh kondisi iklim atau lumut. Keberadaan humus dapat meyuburkan tanah. Interaksi Antarkomponen Biotik Interaksi antarkomponen biotic merupakan interaksi yang terjadi antarpopulasi organisme yang menyusun ekosistem.Pd. pohon akan menggugurkan daun-daunnya sebagai bentuk respon dari udara yang kering dan ketidaktersediaan air. Baik hipotermia maupun hipertermia dapat menyebabkan kematian. tetapi jika suhu tubuh manusia naik hingga di atas 40C maka akan menderita hipertermia. maka suhu lingkungannya akan semakin rendah. Ketika kamarau panjang. hingga berukuran besar. e. predasi. Berikut penjelasannya. untuk dapat menjaga suhu tubuh tetap stabil. Tanah merupakan tempat hidup bagi beragam makhluk hidup mulai dari yang berukuran renik. Jelaskan perbedaan interaksi dalam komunitas dengan interaksi dalam ekosistem! 4. interaksi yang terjadi sering saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Suhu Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan beradaptasi terhadap suatu rentang suhu tertentu. Bagaimanapun juga ada makhluk hidup yang hanya bias hidup pada daerah dengan suhu lingkungan yang rendah. S. menjaga kelestarian lingkungan beserta komponen penyusunnya demikian penting. Latihan Soal 1. yaitu mutualisme. 1. Inilah yang disebut hubungan timbale balik. Semakin tinggi suatu tempat. misalnya bunga edelweiss. seperti bakteri dan protozoa. Suhu merupakan factor penting dalam proses metabolisme makhluk hidup. Keadaan ini tentu saja akan mempengaruhi penyebaran makhluk hidup karena tidak semua makhluk hidup dapat bertahan pada suhu rendah. beberapa tipe interaksi antarkomponen biotic. kompetisi. seperti gajah. alelopati. komensalisme. komponen biotic dan abiotik saling berinteraksi dan berhubungan timbale balik.

Kompetisi juga terjadi antarindividu dari dua spesies yang berbeda. Predasi Hubungan atau interaksi antarorganisme yang mana satu organisme memakan organisme lainnya disebut dengan predasi. S. sehingga kelimpahannya terlihat sama. menyekresikan zat yang menyebabkan tanah di sekitarnya menjadi terlalu asam untuk pertumbuhan tanaman jenis lainnya. c. Beberapa jenis tanaman juga menyekresikan zat yang menghambat pertumbuhan tanaman jenis lainnya. yang mana keberadaan satu organisme dapat menghambat pertumbuhan atau perkembangan organisme lainnya melalui pelepasan toksin atau racun. sedangkan bakteri simbiotik atau protozoa mendapatkan habitat yang nyaman dengan makanan yang melimpah. yaitu kompetisi interspesifik. pasangan hidup. yang meneliti bahwa bakteri tidak tumbuh di sekitar Penicillium chrysogenum. dan wilayah kekuasaan. Mutualisme Mutulalisme merupakan bentuk hubungan atau interaksi antarorganisme dari dua spesies yang berbeda. Dionaea muscipula menjerat lalat. Ikan remora juga mendapat keuntungan lainnya.Pd. Dibutuhkan bakteri simbiotik atau protozoa pada saluran pencernaan hewan tersebut untuk memecah selulosa. yaitu di system pencernaab hewan herbivore. e. b. meskipun demikian beberapa hewan memangsa sesame jenisnya (kanibalisme). a. Contoh komensalisme lainnya adalah tanaman anggrek yang tumbuh secara epifit pada batang pohon. Contoh bentuk mutualisme adalah bakteri yang hidup dalam system pencernaan hewan herbivore. yang mana hanya satu organisme yang memperoleh keuntungan sedangkan yang lainnya tidak terpengaruh. Dari hubungan mutualisme ini. hewan herbivore mendapatkan nutrisi yang bias diserap oleh tubuh. Populasi predator-mangsa saling berkaitan demikian dekatnya. Contoh kompetisi intraspesifik yaitu 4 . sedangkan organisme yang dimakan disebut mangsa. Organisme yang memakan disebut predator. Kompetisi Adanya persaingan untuk mendapatkan sumber yang terbatas menyebabkan terjadinya hubungan atau interaksi dalambentuk kompetisi. Hubungan antara ikan remora dengan ikan hiu merupakan contoh komensalisme. Hubungan predator-mangsa sering mempengaruhi kelimpahan suatu jenis organisme. Beberapa jenis fungi dapat menghasilkan toksin berupa antibiotic yang menghambat pertumbuhan bakteri. yaitu hubungan yang terjadi antara kedua jenis organisme yang hanya dapat hidup dengan bermutualisme. Tanaman pinus misalnya. Pada umumnya hubungan makan dan dimakan ini berlangsung antara spesies yang berbeda. Ikan hiu sendiri tidak diuntungkan dan tidak dirugikan dari keberadaan ikan remora. Beberapa spesies dapat hidup tanpa organisme partner mitualismenya. Komensalisme Komensalisme merupakan bentuk hubungan atau interaksi antarorganisme dari dua spesies yang berbeda. dan antara tumbuhan predator dengan hewan mangsanya. Hewan herbivore berukuran besar tidak dapat mencerna selulosa. Hubungan predasi tidak hanya sebatas antarhewan. yaitu kompetisi intraspesifik. sehingga ikan remora dapat berpindah tempat dengan cepat. Antibiotic ditemukan oleh Alexander Fleming. yaitu memperoleh makanan dari sisa-siasa makanan ikan hiu.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Contohnya. Hubungan mutualisme akan menguntungkan bagi kedua organisme yang terlibat di dalamnya. Ikan remora menempel pada badan ikan hiu. Hubungan seperti ini disebut mutualisme fakultatif. tetapi juga antara hewan dengan tumbuhan. Kompetisi dapat terjadi antarindividu dari spesies yang sama. Sumber terbatas yang diperebutkan pada kompetisi bias berupa makanan. Berbeda lagi dengan mutualisme obligatif. Alelopati Alelopati adalah hubungan atau interaksi antarorganisme. d.

Kompetisi juga bias terjadi ketika organisme memperebutkan relung. Parasitisme Parasitisme adalah hubungan antarorganisme berbeda spesies. Organisme pada ekosistem akuatik juga memiliki factor pembatas. yaitu suhu. Kondisi lingkungan yang dibutuhkan ini dapat berbeda pada jenis organisme yang berbeda. Kompetisi juga tidak selalu berarti pertarungan atau perkelahian dalam memperebutkan sesuatu. S. 2. Jika jumlah satu factor pembatas terlalu banyak ataupun sedikit maka pertumbuhan populasi akan terhambat. dan reproduksi suatu spesies. yang mana satu jenis organisme (parasit) hidup bersama atau menumpang dengan organisme lainnya (inang) dan menimbulkan kerugian bagi organisme yang ditumpanginya. yaitu persaingan antara kuda dan sapi dalam memperoleh rumput di lading penggembalaan yang sama. Hokum toleransi menyatakan bahwa keberadaan. cahaya matahari. Organisme lainnya seperti lumut. Organisme parasit yang menyebabkan sakit pada inangnya disebut pathogen.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. oksigen terlarut. setiap spesies dalam ekosistem mempunyai batas toleransi. Kemudian menyerap makanan yang dicerna oleh inangnya. menyebabkan pertumbuhan tanaman di gurun menjadi terbatas. Oleh karenanya. Curah hujan yang rendah di daerah gurun. Curah hujan merupakan contoh komponen abiotik yang bertindak sebagai factor pembatas bagi pertumbuhan tanaman. dan penyebaran spesies tertentu dalam suatu ekosistem ditentukan oleh satu atau lebih factor fisik dan kimia lingkungan yang masih bias ditoleransi oleh spesies tersebut. Interaksi antara Komponen Biotik dengan Komponen Abiotik Interaksi antara komponen biotic dengan komponen abiotik terjadi karena komponen biotic dalam suatu ekosistem akan dipengaruhi oleh kondisi komponen abiotiknya. Kemampuan hidup organisme pada kondisi lingkungan tertentu disebut dengan rentang toleransi. Cacing pita merupakan organisme yang hidup secara parasit. Ada organisme yang membutuhkan cahaya langsung untuk kehidupannya. Factor pembatas lainnya adalah salinitas. f. walaupun komponen-komponen abiotik lainnya berada dalam jumlah yang optimal untuk pertumbuhan populasi tersebut. Kompetisi akan terjadi antara dua spesies berbeda dengan relung yang sama. persaingan antartumbuhan Sorghastrum nutans dalam mendapatkan nitrogen. sedangkan contoh kompetisi interspesifik. Hasil dari kompetisi tidak selalu seimbang bagi kedua organisme yang bersaing (competitor). yaitu batas minimum dan maksimum kondisi fisik dan kimia lingkungan untuk bertahan hidup.Pd. Dua spesies yang berbeda dengan relung yang identik tidak bias hidup berdampingan. Spesies yang berkompetisi dengan lebih efektif akan mempunyai kemampuan hidup yang lebih baik dibandingkan kompetitornya. Parasit memperoleh keuntungan dari kehidupan inangnya. Air laut yang 5 . Setiap populasi dalam ekosistem mempunyai rentang toleransi yang berbeda terhadap variasi kondisi lingkungan. pertahanan hidup. Organisme parasit yang beradaptasi dengan baik akan menyebabkan kerusakan kecil pada inangnya. Ada kalanya suatu populasi dalam ekosistem sangat dipengaruhi oleh satu jenis komponen abiotik atau factor pembatas. sehingga inang akan tetap tumbuh sehat dan tetap menyediakan makanan serta habitat bagi organisme parasit. sedangkan kaktus hidup pada wilayah yang kering seperti gurun. Kompetisi juga bias berarti persaingan antartumbuhan dalam mendapatkan air dan nutrisi melalui akarnya. kelimpahan. Relung mencerminkan kondisi lingkungan yang didukung oleh factor-faktor untuk pertumbuhan. jumlah mineral anorganik atau garam yang terlarut pada air. dan nutrisi. hidup pada habitat yang lembap. tetapi ada juga yang hanya bias bertahan hidup bila tidak terkena cahaya langsung. Kehidupan organisme yang berada di darat dan perairan tidak lepas dari pengaruh komponen-komponen abiotik yang menyusun ekosistem karena setiap jenis organisme di bumi ini membutuhkan kondisi lingkungan yang sesuai. Cacing pita hidup dengan cara menempel pada alat pencernaan inangnya.

1. maka pantai pasir memiliki keragaman organisme yang berbeda dengan yang ada di sawah. Oksigen terlarut di perairan juga dipengaruhi oleh keadaan organisme yang menggunakan oksigen terlarut di perairan meningkat. yaitu intensitas cahaya mataharinya tinggi. Kesuburan tanah juga akan meningkat karena keberadaan cacing tanah. peningkatan jumlah ganggang ini akan mempengaruhi kadar oksigen terlarut di perairan. Bioma adalah ekosistem darat yang khas pada wilayah tertentu dan dicirikan oleh jenis vegetasi yang dominant pada wilayah tersebut. Letak hutan hujan tropis berada di sepanjang garis khatulistiwa sehingga hutan hujan tropis memiliki cirri lingkungan. dan posisi lintang ekosistem tersebut. peneliti menemukan bahwa pada wilayah dengan ukuran 10 m  100 m saja bias terdapat 6 . Jenis-jenis bioma dipengaruhi oleh keadaan iklim. Ekosistem darat dalam skala luas yang memiliki tipe vegetasi dominant disebut dengan bioma. Hutan hujan tropis Hutan hujan tropis memiliki ketinggian yang rendah dari permukaan laut. Kondisi fisik dan kimia lingkungan di pantai pasir dan sawah juga berbeda. Selain itu. Ini menunjukkan bahwa bumi tidak hanya tersusun dari satu jenis ekosistem. MACAM-MACAM EKOSISTEM Jika kita memperhatikan organisme di pantai pasir dan sawah. dan fosfor dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Namun. Jelaskan yang dimaksud dengan factor pembatas? C. a. kalium. dan intensitas curah hujannya tinggi. yaitu berkisar antara 220-225 cm per tahun. mempunyai kandungan garam sekitar 3. Ekosistem secara garis besar dapat dibagi menjadi ekosistem darat dan ekosistem akuatik. Latihan Soal 1. intensitas cahaya matahari. Setiap macam ekosistem mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Apa jenis interaksi antara manusia dengan bakteri E. juga terdapat ekosistem yang diciptakan manusia. S. Spesies yang beragam hidup di hutan hujan tropis. Komponen abiotik juga bias dipengaruhi oleh keadaan komponen biotic penyusun ekosistem. misalnya kesuburannya akan dipengaruhi oleh adanya mikroorganisme pengurai yang menguraikan berbagai materi organic menjadi nutrisi anorganik. lama waktu siangnya kurang lebih sama dengan malamnya. Mengapa makhluk hidup membutuhkan kondisi lingkungan yang berbeda-beda untuk bias bertahan hidup? 5.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. curah hujan. kelembapan.Pd. Di pantai pasir dapat dijumpai pohon kelapa dan terna. Jika kandungan garam meningkat hingga 6%. sedangkan di sawah dapat dijumpai padi dan rumput.4%. coli di saluran pencernaan? 4. Ketika suatu sungai atau danau menerima masukan nutrisi. Eutrofikasi perairan merupakan contoh bagaimana komponen biotic dan abiotik saling mempengaruhi. maka seluruh organisme di laut kecuali beberapa bakteri Archaebacteria akan mati. maka kadar oksigen terlarut di perairan akan menurun. melainkan dari banyak jenis ekosistem. seperti natrium. Sebutkan dan jelaskan interaksi yang terjadi antarpopulasi dalam ekosistem! 3. Apa yang dimaksud dengan interaksi dalam ekosistem? 2. maka pertumbuhan ganggang di perairan tersebut akan meningkat. Tanah. Pada bioma ini. Ekosistem Darat Perubahan iklim mempengaruhi tipe vegetasi atau tumbuhan yang di dominant di ekosistem darat. Pantai pasir dan sawah merupakan dua jenis ekosistem yang berbeda.

dan kalkun. hingga 200 spesies tumbuhan yang berbeda. tupai. Hutan gugur berada pada wilayah yang mengalami empat musim. Hewan yang hidup di padang rumput antara lain bison. Kaktus merupakan tumbuhan xerofit. hanya sekitar 15 cm per tahun. Tumbuhan yang ada pada hutan gugur memiliki cirri. serigala. d. Biji akan berkecambah dan tumbuh hanya terjadi ketika hujan. Tupai misalnya. kucing hutan. semak. c. Kaktus merupakan contoh vegetasi gurun. Sebagai akibatnya. Dalam menghadapi kekeringan. Produkstivitas padang rumput relative lebih rendah dibandingkan hutan hujan tropis. tetapi tanah di padang rumput pada umumnya sangat subur. burung hantu. katak. yaitu lapisan teratas pohon. Bagian kanopi. yaitu biji. Gagak. Akibat intensitas curah hujan yang rendah. yaitu tumbuhan yang mampu hidup pada lingkungan dengan sedikit air. b. dipenuhi oleh tumbuhan merambat. misalnya setelah terjadi hujan. dan monyet adalah contoh hewan yang ada di hutan hujan tropis. antelope. Intensitas curah hujan di padang rumput berada pada tingkat sedang. seperti tumbuhan maple. Vegetasi padang rumput antara lain rumput-rumputan dan semak. Periode dormasi ditandai dengan gugurnya daundaun yang merupakan bentuk adaptasi tumbuhan di hutan gugur dalam menghadapi musim dingin. tikus. Hibernasi adalah 7 . epifit. dan berbagai jenis amfibi. burung hantu. dan berbagai jenis burung. Keragaman spesies pada hutan gugur berada pada tingkat sedang dan kebanyakan hutan gugur memiliki spesies yang kurang beragam jika dibandingkan dengan hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki komposisi serangga yang paling beragam dibandingkan bioma lainnya. gajah. elang. Adaptasi juga dilakukan beberapa jenis hewan ketika musim dingin. Gurun Gurun merupakan wilayah dengan intensitas curah hujan yang sangat rendah. unta .ash. Daun kemudian bersemi kembali menjelang musim panas. gurun merupakan bioma yang kering. Hewan yang hidup di hutan gugur antara lain rusa. hewan yang terdapat pada bioma hutan hujan tropis ini juga beragam. Intensitas curah hujan yang rendah menyebabkan nutrisi di tanah tidak tercuci atau terlarut bersama air hujan. yaitu sekitar 50 sampai 76 cm per tahun. dan tumbuhan herba lainnya. Kurangnya air di gurun tidak mendukung terjadinya proses fotosintesis tumbuhan. produkstivitas di gurun demikian rendah dibandingkan bioma lainnya. yaitu musim dingin. Kondisi padang rumput yang kering umumnya tidak mendukung pertumbuhan pepohonan. Kaktus memiliki daun dengan ukuran kecil dan batang yang dapat menyimpan air. Cirri vegetasi gurun. musim panas. dan tumbuh dengan letak yang saling berjauhan. serigala.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. kelelawar. yaitu tumbuh dan berkembang dengan pesat ketika air tersedia. Kemampuan kaktus untuk menyimpan air dan bertahan hidup pada kondisi yang kering menyebabkan kaktus termasuk tumbuhan sukulen. oak. beberapa vegetasi gurun bahkan tetap dalam periode dormansinya. beruang. Hutan hujan tropis juga memiliki ukuran dan bentuk tumbuhan yang beragam. Tumbuhan di hutan gugur mengalami periode dormasi di kala musim dingin.Pd. akan mengalami hibernasi sepanjang musim dingin. seperti elang. ular. dan badak. misalnya hutan hujan tropis. yaitu berdaun lebar. Hewan yang ada di gurun antara lain ular. dan musim gugur. yaitu sekitar 75-150 cm per tahun. musim semi. Padang rumput Padang rumput juga dapat disebut dengan stepa atau prairie. S. Tanah padang rumput kaya akan nutrisi sehingga sesuai untuk dijadikan lahan pertanian berbagai produk pangan. Hutan gugur temperate Intensitas curah hujan di hutan gugur lebih rendah dibandingkan hutan hujan tropis. Vegetasi gurun teradaptasi dengan baik akan kondisi lingkungannya yang kering. seperti gandum dan jagung. bahkan satu pohon di hutan hujan tropis dapat dihuni oleh ribuan spesies serangga.

Pepohonan tidak tumbuh di bioma tundra. moose. Tundra disebut juga sebagai padang rumput karena vegetasi utamanya terdiri dari lumut. Pepohonan di hutan conifer tidak gugur di saat musim gugur. 8 . tidak seperti ekosistem daratan. Ekosistem Akuatik Keragaman ekosistem akuatik juga dipengaruhi oleh factor abiotik sebagaimana keragaman ekosistem daratan. Namun. Tundra alpine terletak di ketinggian gunung dimana pepohonan tidak dapat tumbuh. dan rumput-rumputan. Jenis tumbuhan yang ada di taiga antara lain spruce. Taiga Taiga atau hutan conifer mempunyai cirri khas. Ketika berhibernasi. tupai. kambing gunung. Cahaya matahari dibutuhkan oleh organisme fotosintetik untuk proses pengolahan makanan. beruang kutub. a. periode dormasi pada hewan. ekosistem akuatik tidak terlalu dipengaruhi oleh suhu lingkungan dan curah hujan. hewan seakan-akan sedang tidur. sebagaimana di hutan gugur. Karaktersitik tundra. Tundra berarti daratan tanpa pohon. domba dan berbagai jenis burung. rubah. Hewan-hewan yang ada di hutan conifer antara lain. Semakin dalam perairan. Pada musim dingin. Kedalaman dan arus air pada ekosistem akuatik yang memberikan peran penting dalam keberadaan ekosistem akuatik. yaitu:  Suhu dingin yang ekstrim  Keragaman spesiesnya rendah  Struktur vegetasinya sederhana  Musim tumbuh dan berkembang biak pendek Tundra dapat dibagi menjadi dua jenis. Taiga didominasi oleh tumbuhan conifer yang mampu bertahan suhu yang demikian dingin. lumut kerak. Tundra Bioma yang terletak di sekitar kutub utara dinamai tundra. Organisme akuatik yang hidup di perairan deras tentu akan berbeda dengan yang di perairan tenang. fir. beruang hitam. dan ayam hutan. yaitu tundra artik dan tundra alpine. Hewan yang berhibernasi akan menurunkan suhu tubuhnya dan melambatkan detak jantung dan pernapasannya sehingga metabolisme tubuhnya menjadi melambat. dan sungai. Hewan-hewan yang ada pada tundra artik antara lain serigala.Pd. lahan basah. f. Suhu yang dingin di hutan conifer menyebabkan penguapan air menjadi sangat jarang sehingga lingkungan menjadi demikian lembap dan sesuai untuk pertumbuhan pepohonan. Kedalaman perairan menentukan sejauh mana cahaya metahari dapat berpenetrasi ke dalam perairan. Perairan yang memiliki arus deras juga akan memberikan pengaruh yang berbeda dengan perairan yang memiliki arus sedang atau tenang. tetapi gurun dengan suhu lingkungan yang dingin.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. lantai hutan tertutupi es akibat turunnya salju. Cirri tumbuhan conifer antara lain daunnya berbentuk jarum dan bersemi sepanjang tahun. maka cahaya tidak bias masuk hingga ke dasar perairan. S. Intensitas curah hujan di taiga berkisar antara 25 hingga 100 cm per tahun. e. yaitu mengalami musim dingin yang sangat dingin dan musim panas yang singkat dan dingin. Produksi kayu dunia terutama berasal dari hutan conifer. Hewan-hewan yang ada pada tundra alpine antara lain marmot. dan alder. 2. Bioma ini memiliki suhu rata-rata di bawah titik beku dengan intensitas curah hujan yang rendah. Metabolisme yang lambat ini membuat hewan dapat menyimpan energi untuk melewati musim dingin dimana makanan tidak bnayak tersedia. Tundra artik terletak di kutub utara dengan kondisi lingkungan menyerupai gurun. Ekosistem air tawar Ekosistem air tawar dapat digolongkan menjadi danau. serta berbagai jenis burung dan serangga. pinus.

tumbuhan air masih dapat tumbuh di dasar danau. Bagian dasar danau yang dangkal disebut dengan zona litoral. airnya mengalir dengan kecepatan sedang. dan zona pelagic atau zona laut terbuka. dan miskin oksigen serta nitrogen. dan zon afotik. Materi organic yang ada di sungai bagian hulu berasal dari daun dan ranting dari tumbuhan yang ada di sisi sungai. Organisme di danau antara lain tumbuhan air dan ganggang yang bertindak sebagai organisme fotosintetik. Rawa Lumpur memiliki cirri. S. Struktur sungai bervariasi di sepanjang alirannya. cahaya matahari bias masuk hingga ke dasar perairan sehingga produktivitas 9 . Sungai kemudian akan melebar dan arusnya melambat ketika di bagian hilir.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. yaitu tidak terdapat banyak pohon. zona bentik. Lahan gambut memiliki cirri. Namun. Pada zona ini. Zona intertidal Area pasang dan surut air laut di sepanjang garis pantai disebut dengan zona intertidal. dan terhubung dengan danau atau aliran sungai. Rawa memiliki cirri. sedangkan ada saat surut. sungai di bagian hilir lebih tinggi kandungan materi organiknya. adalah suatu daerah yang digenangi oleh air sehingga kondisinya menyokong untuk kehidupan berbagai jenis organisme akuatik. b. kadar oksigen di hulu sungai tinggi. eksoistem laut dapat dibagi menjadi zona fotik. maka akan terbentuk estuary. zona intertidal akan tertutupi oleh air laut. Sungai Sungai adalah badan air yang bergerak terus-menerus menuju satu arah. sungai akan melebar dan arusnya semakin tenang. Organisme fotosintetik jarang ditemukan pada sungai-sungai di bagian hulu. Zona bentik adalah area dasar laut. dan tanah gambut. rawa Lumpur. Danau Danau-danau besar menampung sejumlah besar air tawar permukaan. Di bagian hulu. Lahan basah Lahan basah juga disebut wet land. sungai cenderung sempit dan berarus deras serta airnya terasa dingin. yaitu didominasi oleh pohon dan semak-semak. cahaya matahari sudah tidak bias berpenetrasi. Air sungai di bagian hilir pun terasa lebih hangat dibandingkan di bagian hulu sungai. yaitu zona intertidal atau zona pasang surut. Pada saat pasang. berbagai jenis cacing. Selain dibagi secara horizontal. Semakin menuju ke hilir. Bagian danau yang terbuka disebut dengan zona limenik. Kondisi arus sungai yang tenang lebih sesuai untuk pertumbuhan ganggang dan tumbuhan air. Selain itu. Ketika sungai bertemu lautan. Sebaliknya. Struktur danau pada umumnya mirip dengan struktur laut. Oleh karenanya. serangga. yaitu airnya hamper tidak mengalir sama sekali. Cahaya matahari masih bias berpenetrasi pada zona fotik. di danau juga terdapat zooplankton. Lahan basah bias dibedakan menjadi rawa. dan ikan. Zona afotik adalah area pertengahan antara permukaan dengan dasar laut yang tidak menerima masukan cahaya matahari yang cukup untuk fotosintesis organismenya.620 km3 air atau sekitar 20% total air tawar permukaan.Pd. pH air asam. Danau besar di Amerika utara atau yang biasa disebut dengan The Great Lakes menampung 24. Pada zona ini. Berdasarkan ada atau tidak adanya penetrasi cahaya. Zona fotik adalah area permukaan laut yang masih menerima cahaya matahari dalam jumlah yang cukup untuk proses fotosintesis organisme. struktur danau juga dibagi secara vertical menjadi zona fotik dan afotik. kerang. pada zona afotik. arus sungai yang tenang membuat kadar oksigen menjadi rendah. zona neritik atau zona laut dangkal. Pada estuary. zona ini akan kering dan terpapar oleh udara terbuka. air tawar akan bercampur dengan air asin. Ekosistem laut Ekosistem laut dapat dibagi menjadi beberapa zona. Walaupun kandungan materi organiknya rendah.

Latihan Soal 1. organisme yang menghuni terumbu karang antara lain spons. Organisme di zona afotik laut terbuka umumnya bergantung pada sampah organic yang tenggelam di zona fotik. S. Jelaskan perbedaan antara bioma taiga dengan tundra! 2.000 m. Beberapa organisme beradaptasi dengan baik terhadap kekeringan ketika periode surut. Zona neritik Zona neritik berada di antara zona intertidal dan zona pelagic. zona neritik biasanya dihuni oleh terumbu karang. Sekitar 75% air laut berada pada zona ini. kerang. Organisme yang hidup di zona intertidal harus mampu bertahan dari air laut ketika periode pasang dan kekeringan ketika periode surut. timun laut. Cnidaria. dan ular laut. Zona afotik di laut terbuka juga memiliki produktivitas yang rendah. menjadikan wilayah tropis sebagai habitat yang baik untuk terumbu karang. Kandungan nutrisi di zona intertidal cenderung tinggi karena masukan nutrisi dari estuary dan sungai. Suhu air yang hangat serta adanya cahaya matahari. bintang laut. Jelaskan zonasi yang ada di ekosistem danau! 3. dan bintang laut. Ekosistem ini tidak terbentuk secara alami. Sebutkan berbagai ekosistem buatan di lingkungan sekitarmu! 10 . atau berlumpur. Zona intertidal dapat berupa pantai berpasir. Ketiadaan cahaya matahari berarti tidak ada proses fotosintesis yang menyediakan energi bagi banyak organisme. tambak. udang-udangan. Jika terumbu karang di zona neritik diibaratkan sebagai hutan hujan tropis. dan butterfish. Terumbu karang menjadi rumah bagi berbagai ikan tropis dan ikan karang seperti parrotfish. Ikan di laut dalam akan makan sebanyak mungkin ketika makanan tersedia.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Kedalaman ratarata zona laut dangkal ini adalah sekitar 200 m. kepiting. abalone. contohnya cumi-cumi raksasa yang mempunyai panjang hingga mencapai 18 m. Zona pelagic Kedalaman rata-rata zona pelagic adalah 4. Zona pelagic merupakan zona yang paling tidak produktif dibandingkan zona intertidal dan zona neritik. angelfish. Contoh ekosistem buatan adalah sawah. ganggang hijau. Lebih dari 4000 spesies ikan menghuni terumbu karang. misalnya kepiting. Banyak invertebrate di laut terbuka yang mempunyai ukuran tubuh raksasa. Jelaskan perbedaan antara zona intertidal. tetapi ada juga organisme yang memilih untuk masuk ke dalam lubang selama periode surut. maka zona pelagic bagaikan bioma gurun. dan hutan tanaman produksi. waduk. Ekosistem Buatan Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.Pd. Sampah organic ini digunakan sebagai sumber materi organic bagi organisme di zona afotik. Pada umumnya. bulu babi. Selain ikan. perkebunan kopi. cacing. dan zona pelagic pada ekosistem laut! 4. Organisme yang ada di zona intertidal ini antara lain rumput laut. atau memangsa organisme lainnya. anemone. Proses fotosintesis berlangsung di zona neritik karena cahaya matahari bias menembus hingga ke dasar laut. suhu dan salinitas air laut di zona neritik lebih stabil. berbatu. memakan bangkai. seperti jati dan karet. tetapi kandungan nutrisi di zona pelagic demikian rendah. Walaupun cahaya matahari melimpah di zona fotik. Di wilayah tropis. tetapi dibuat oleh manusia untuk diambil manfaatnya. Dasar laut di zona neritik cenderung melandai dibandingkan dengan zona pelagic. Organisme di zona afotik laut terbuka hidup dengan cara menyaring makanan. moluska. Ikan yang hidup di laut yang lebih dalam beradaptasi dengan baik akan ketiadaan cahaya dan jarangnya makanan. zona neritik. organisme fotosintetik di zona ini juga tinggi. Keragaman organisme di terumbu karang demikian tinggi. 3.

S. Latihan Soal Akhir Bab 1. Jelaskan perbedaan antara kompetisi intraspesifik dan kompetisi interspesifik! Sebutkan contohnya! 7.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Mengapa sungai di bagian hilir memiliki kandungan materi organic lebih tinggi dibandingkan dengan sungai di bagian hulu> 10. predasi. 3. alelopati.Pd. Jelaskan perbedaan antara zona intertidal. 5. Jelaskan perbedaan antara hutan hujan tropis dengan hutan gugur temperata! 9. Mengapa makhluk hidup membutuhkan lingkungan yang sesuai? 8. Apa yang dimaksud dengan ekosistem? Apa habitat itu? Jelaskan perbedaan antara habitat dan relung! Sebutkan populasi yang ada di sekitarmu! Apa perbedaan antara komunitas dengan ekosistem? Apa yang dimaksud dengan mutualisme. dan parasitisme? 6. komensalisme. dan pelagic! 11 . 2. 4. kompetisi. neritik.