P. 1
Gambaran Pelayanan Konseling Gizi Bagi Pasien DM Di Klinik Gizi Puskesmas Kecamatan X Tahun 2012

Gambaran Pelayanan Konseling Gizi Bagi Pasien DM Di Klinik Gizi Puskesmas Kecamatan X Tahun 2012

4.0

|Views: 2,656|Likes:
Published by rima

More info:

Published by: rima on Apr 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2015

pdf

text

original

Puskesmas Kecamatan Duren Sawit merupakan puskesmas pembina yang

telah melaksanakan sistem manajemen mutu ISO 900:2001 yang membina 11

puskesmas kelurahan yang ada di kecamatan Duren Sawit.

Pelayanan yang diberikan di klinik gizi Puskesmas Kecamatan Duren Sawit

meliputi pelayanan untuk pasien DM, Hipertensi, Asam Urat, Kolesterol,

Jantung, KEP, Lambung, Anemia, Overweight/Obesitas, dan TBC, klinik

gizi buka setiap hari kerja puskesmas.

Pengorganisasian di Klinik Gizi Puskesmas Kecamatan Duren Sawit telah

sesuai dengan ketentuan yang telah ada, yaitu kepala puskesmas sebagai

penanggung jawab POZI di puskesmas.

Pasien dapat langsung datang ke klinik gizi puskesmas maupun berdasarkan

rujukan dari unit lain di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit maupun rujukan

dari Pustu dengan mendaftar terlebih dahulu ke loket,

Alur proses kegiatan klinik gizi adalah TPG mempersiapkan alat dan bahan,

menerima rujukan, mengisi register, memanggil pasien, melakukan

pengukuran antopometri dan anamnesa, kemudian merncanakan diet dan

memberikan konseling, setelah itu pemberian leaflet diet kepada pasien, dan

memberikan slip pembayaran kepada pasien serta melakukan perekapan data

kunjungan pasien.

68

Tenaga Pelaksana Gizi yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit

berjumlah dua orang yang merupakan tenaga gizi terdidik dan terlatih yaitu

seorang lulusan D3 gizi sebagai TPG yang melakukan pelayanan di klinik

gizi dan seorang lulusan sekolah kejuruan gizi atau SPAG sebagai TPG yang

melaksanakan program gizi.

Pelayanan gizi untuk pasien DM di klinik gizi merupakan sasaran mutu yang

harus dicapai oleh Klinik Pelayanan Gizi di Puskesmas Duren Sawit. Pada

sasaran mutu klinik gizi dituliskan tingkat keberhasilan kunjungan ulang

pasien DM di klinik gizi pada tahun 2011 harus mencapai target sebesar 25%

dan tingkat keberhasilam program diet DM harus mencapai target sebesar

75%

Pasien DM yang datang untuk mendapatkan konseling mendaftar terlebih

dahulu ke loket dan diminta untuk membawa hasil uji laboratorium dan surat

rujukan jika merupakan pasien rujukan saat datang ke klinik gizi

Pelayanan konseling pasien DM dilakukan di ruangan klinik gizi, Langkah-

langkah yang dilakukan dalam melakukan konseling berupa melakukan

pengumpulan data, pengkajian data, pengambilan kesimpulan terhadap

masalah gizi, dan memberikan konseling serta melakukan pemantauan

terhadap pasien atau klien.

Pada saat konseling TPG akan menjelaskan tentang kebutuhan kalori pasien,

aktivitas fisik yang harus dilakukan, jumlah takaran makanan yang

dikonsumsi pasien setiap hari, makanan yang dibatasi dan dilarang yang

bermanfaat untuk menormalkan kadar gula darah pasien

69

Pada saat konseling pasien diperbolehkan bertanya kepada TPG jika mersa

kurang paham atau ingin mengetahui lebih lanjut mengenai diet DM.

Target tingkat keberhasilan kunjungan ulang pasien DM yang harus dicapai

oleh klinik gizi Puskesmas Kecamatan Duren Sawit pada tahun 2011 adalah

sebesar 25% dimana pencapaian yang didapatkan setiap bulan tidak merata.

Pada bulan Agustus, September dan Oktober tidak ada pasien DM yang

melakukan kunjungan ulang dan pada bulan Maret dari 14 pasien hanya 3

orang (21.4%) yang melakukan kunjungan ulang dan bulan November dari 23

kunjungan ke klinik gizi hanya 4 orang (17%), serta pada bulan Agustus

hingga Oktober tidak ada pasien DM yang melakukan kunjungan ulang.

Target keberhasilan program diet pasien DM yang harus dicapai adalah 75%

dan hanya pada bulan Januari (100%), Februari (100%), dan Desember

(76,5%) saja pasien DM yang datang melakukan konseling dan melakukan

kunjungan ulang yang berhasil dalam program diet yang diberikan sehingga

target dapat tercapai hanya pada bulan tersebut.

Hambatan yang menyebabkan ketidakberhasilan kunjungan ulang pasien DM

di klinik gizi Puskesmas Kecamatan Duren Sawit pada tahun 2011 dapat

disebabkan antara lain adalah karena letak tempat tinggal pasien yang berada

di luar wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, sehingga sulit

untuk melakukan pemantauan, pencontohan takaran makanan yang kurang

dipahami, ketidaktaatan pasien terhadap petunjuk diet maupun terhadap

jadwal kunjungan ulang yang telah diberikan, dan kepasifan pasien saat

konseling.

70

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->