P. 1
Syarat Diet Gabungan

Syarat Diet Gabungan

|Views: 85|Likes:
Published by rima

More info:

Published by: rima on Apr 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

A.

MENU SEHAT Wanita Usia: 45 tahun BB: 62 Kg TB: 155 cm

AMB 655 + (9,6xBB) + (1,8xTB) – (4,7xU) 655 + (9,6x62) + (1,8x155) – (4,7x45) 655+595.2+279-211.5 = 1317,7 AMB x aktivitas fisik 1317,7 x 1,7 = 2240,09 kkal

Kebutuhan protein: 10-15% dari kebutuhan energi total 10% dari kebutuhan energi total = 10% x 2240,09 = 224,009 kkal/4 = 56 gram 15% dari kebutuhan energi total = 15% x 2440,09 = 336,135 kkal/4 = 84 gram

Kebutuhan lemak: 10-25% dari kebutuhan energi total 10% dari kebuthan energi total = 10% x 2240,09 = 224,009 kkal/9 = 24,88 gram 25% dari kebutuhan energi total = 25% x 2240,09 = 560,0225 kkal/9 = 62,24 gram

Kebutuhan karbohidrat: 60-75% 60% dari kebutuhan energi total: 60% x 2240,09 = 1344,054 kkal/4 = 336,01 gram 75% dari kebutuhan energi total: 75% x 2240,09 = 1680,0675 kkal/4 = 420,02 gram

Vitamin A: 500 RE

Vitamin D: 5 ug Vitamin E: 15 mg Vitamin K: 55 ug Tiamin: 1 mg Ribovlavin: 1,1 mg Niasin: 14 mg Asam folat: 400 ug Piridoksin: 1,3 mg Vitamin B12: 2,4 ug Vitamin C: 75 mg Kalsium: 800 mg Fosfor: 600 mg Magnesium: 270 mg Besi: 26 mg Yodium: 150 ug Seng: 9,8 mg Selenium: 30 ug Mangan: 1,8 mg Fluor: 2,7 mg

B. DESKRIPSI KASUS PENYAKIT JANTUNG Seorang wanita berusia 45 tahun, memiliki berat badan 62 kg dan tinggi badan 155 cm. Wanita tersebut mengalami penyakit jantung yang disebabkan penyumbatan pembuluh darah, memiliki nafsu makan dan belum membutuhkan suplemen. 1. Kebutuhan Zat Gizi IMT pasien  62/1.552 = 25.8  Overweight

Karena salah satu tujuan diet penyakit jantung adalah menurunkan berat badan bila terlalu gemuk, maka perlu diketahui BB ideal pasien, agar konsumsi zat gizi harian tidak tinggi. IMT ideal adalah 18,5-25 kg/m2 , maka untuk mencapai IMT 23 kg/m2 Berat badan yang ideal adalah 55 kg. AMB 655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U) 655 + (9,6 x 55) + (1,8 x 155) – (4,7 x 45) = 1250,5 kkal Kebutuhan energy = AMB x faktor aktivitas fisik x faktor trauma Faktor aktivitas fisik  1,3 dengan anggapan pasien masih bisa dapat melakukan aktivitas fisik. Faktor trauma  1,6 stress berat Kebutuhan energi = 1250,5 x 1,3 x 1,6 = 2.601,04 kkal Pengurangan energy sebesar 500 kkal/hari, pengurangan dari aktivitas fisik yaitu jalan santai selama 30 menit/hari membakar energy 125 kkal. Sedangkan 245 kkal lainnya dikurangi dari asupan makanan setiap hari, sehingga kebutuhan energy menjadi 2150 kkal. Diet yang digunakan adalah Diet Penyakit Jantung III.

2. Syarat Diet Penyakit Jantung    Energi cukup, untuk mencapai dan mempertahankan berat badan normal  2150 kkal Protein cukup yaitu 0,8 g/kg BB.  0,8 x 55kg = 44 gr Lemak sedang, yaitu 25-30% dari kebutuhan energi total, 10% berasal dari lemak jenuh, dan 1015% lemak tidak jenuh.  25% x 2.150 = 537,5 kkal / 9 = 59,7 gr Kolesterol rendah, terutama jika disertai dengan dislipidemia. Vitamin dan mineral cukup. Hindari penggunaan suplemen kalium, kalsium, dan magnesium jika tidak dibutuhkan. Garam rendah, 2-3 g/hari, jika disertai hipertensi atau edema. Makanan mudah cerna dan tidak menimbulkan gas. Serat cukup untuk menghindari konstipasi. Cairan cukup, ± 2 liter/hari sesuai dengan kebutuhan.

 

   

 

Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan penyakit, diberikan dalam porsi kecil. Bila kebutuhan gizi tidak dapat dipenuhi melalui makanan dapat diberikan tambahan berupa makanan enteral, parenteral, atau suplement gizi.

C. DESKRIPSI KASUS PENYAKIT GINJAL DAN HIPERTENSI Seorang wanita berusia 45 tahun, memiliki berat badan 62 kg dan tinggi badan 155 cm. Wanita tersebut mengalami penyakit hipertensi dan gagal ginjal kronik, memiliki nafsu makan dan belum membutuhkan suplemen. Kebutuhan berdasarkan AMB dan mengontrol BB IMT pasien  62/1.552 = 25.8  Overweight AMB 655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U) 655 + (9,6 x 55) + (1,8 x 155) – (4,7 x 45) = 1250,5 kkal Kebutuhan energy = AMB x faktor aktivitas fisik x faktor trauma Faktor aktivitas fisik  1,3 dengan anggapan pasien masih bisa dapat melakukan aktivitas fisik. Faktor trauma  1,6 stress berat Kebutuhan energi = 1250,5 x 1,3 x 1,6 = 2.601,04 kkal Apabila syarat diet mempertimbangkan berat badan, maka harus dilakukan penurunan berat badan. Pengurangan energi sebesar 500 kkal/hari, pengurangan dari aktivitas fisik yaitu jalan santai selama 30 menit/hari membakar energy 125 kkal. Sedangkan 245 kkal lainnya dikurangi dari asupan makanan setiap hari, sehingga kebutuhan energi menjadi 2150 kkal.

Syarat Diet Penyakit Ginjal  Energi cukup yaitu, 35 kkal/kg BB Kebutuhan energi dengan BB sesungguhnya  35 x 62 = 2170 kkal Karena kebutuhan energi pada syarat gagal ginjal kronik tidak mempertimbangkan status IMT, maka perhitungan ini menggunakan BB ideal, namun hasil perhitungan energinya tidak berbeda jauh dengan kebutuhan energi dari AMB yang mempertimbangkan untuk penurunan berat badan.

Protein rendah yaitu, 0.6-0.75/ kgBB sebagian harus bernilai biologi tinggi. 0,6 x 62 = 37,2 gram. 0,75 x 62 = 46,5 gram. Kebutuhan protein harian pasien adalah 37,2-46,5 gram.

Lemak cukup yaitu, 20-30% dari kebutuhan energi total. Diutamakan lemak tidak jenuh ganda 20% x 2170 = 434 kkal / 9 = 48.2 gr 30% x 2170 = 651 kkal / 9 = 72.3 gr Kebutuhan lemak harian pasien adalah 48,2 – 72,3 gram

 

Karbohidrat cukup, yaitu kebutuhan energi total dikurangi energi berasal dari protein dan lemak Natrium dibatasi karena pasien mengalami hipertens. Banyaknya natrium yang diberikan antara 1-3 gr/hr Kalium (potassium) dibatasi (40-70 mEq)  1 mEq = 39,1 mg 40 x 39,1 mg = 1564 mg 70 x 39,1 mg = 2737 mg

Cairan dibatasi yaitu sebanyak jumlah urin sehari ditambah cairan melalui keringat dn pernafasan (kurang lebih 500 ml) Serat tinggi untuk mengurangi hipertensi Vitamin cukup bila perlu tambahan suplemen piridoksin, asam folat, vitamin C dan Vitamin D.

 

D. SYARAT DIET PENYAKIT HATI Menggunakan Kombinasi Diet Hati II dan Diet Rendah Lemak II      Energi tinggi 40 kkal/BB  40 x 62 = 2480 kkal Lemak 20% dari total energy  20% x 2480 = 496 kkal / 9 = 55,11 gr Protein adalah 1g/kg BB  1 x 62 = 62 gr Serat larut air, Pectin terutama ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, seperti apel, jeruk , wortel Makanan diberikan dalam bentuk cincang, lunak atau biasa.

E. DESKRIPSI KASUS PENYAKIT ARTRITIS GOUT Seorang wanita berusia 45 tahun, memiliki berat badan 62 kg dan tinggi badan 155 cm. Wanita tersebut mengalami penyakit Artritis Gout. Kebutuhan Zat Gizi IMT pasien  62/1.552 = 25.8  Overweight Karena salah satu tujuan diet penyakit jantung adalah menurunkan berat badan bila terlalu gemuk, maka perlu diketahui BB ideal pasien, agar konsumsi zat gizi harian tidak tinggi. IMT ideal adalah 18,5-25 kg/m2 , maka untuk mencapai IMT 23 kg/m2 Berat badan yang ideal adalah 55 kg. AMB 655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U) 655 + (9,6 x 55) + (1,8 x 155) – (4,7 x 45) = 1250,5 kkal Kebutuhan energy = AMB x faktor aktivitas fisik x faktor trauma Faktor aktivitas fisik  1,3 dengan anggapan pasien masih bisa dapat melakukan aktivitas fisik. Faktor trauma  1,4 stress ringan, karena arthritis gout merupakan salah satu penyakit peradangan. Kebutuhan energi = 1250,5 x 1,3 x 1,4 = 2275,91 kkal Pengurangan energy sebesar 500 kkal/hari, pengurangan dari aktivitas fisik yaitu jalan santai selama 30 menit/hari membakar energy 125 kkal. Sedangkan 245 kkal lainnya dikurangi dari asupan makanan setiap hari, sehingga kebutuhan energy menjadi 1905,91 kkal.

3. Syarat Diet Penyakit Artritis Gout a. Energi sesuai dengan kebutuhan tubuh. Bila berat badan berlebih atau kegemukan, asupan energi sehari dikurangi secara bertahap sebanyak 500-1000 kkal dari kebutuhan energi normal hingga tercapai berat badan normal. Energi yang dibutuhkan adalah 1905,91 kkal b. Protein cukup, yaitu 1,0-1,2 g/kg BB atau 10-15% dari kebutuhan energi total. 1 x 55 = 55 gram 1,2 x 55 = 66 gram Kebutuhan protein adalah 55-66 gram/hari

c. Hindari bahan makanan sumber protein yang mempunyai kandungan purin >150 mg/100g.

F. SYARAT DIET PENDERITA DIABETES MELITUS • Energi cukup yaitu : 25-30 kkal/kg BB, ditambah untuyk kebutuhan aktivitas fisik dan

keadaan khusus, misalnya : kehamilan atau laktasi serta ada tidaknya komplikasi. kebutuhan energi dihitung dengan : 30 kkal x 45kg = 1350 ditambah untuk kebutuhan aktivitas fisik sedang 30% 1350 + (30% x 1350) = 1755 kkal • • Makanan dibagi dalam 3 porsi besar, pagi (20%), siang (30%) , sore 25% dan selingan Protein yaitu : 10-15% dari kebutuhan energi total ; 43,9 – 65,9 gr

(10-15%)

10% x 1755 kkal = 175,5 kkal / 4 = 43,9 gr 15% x 1755 kkal = 263,25 kkal / 4 = 65,9 gr • Lemak yaitu : 20-25% dari kebutuhan energi total 39 - 48,75gr

20% x 1755 kkal = 351 kkal / 9 = 39 gr 25% x 1755 kkal = 438,75 kkal / 9 = 48,75 gr • • • • KH adalah sisa dari kebutuhan energi total yaitu 60-70% Penggunaan gula murni dalam minuman dan makanan tidak diperbolehkan, kecuali

jumlahnya sedikit sebagai bumbu Bila kadar glukosa darah sudah terkendali, diperbolehkan konsumsi gula murni sebesar

5% dari keb energi total Penggunaan gula alternatif dalam jumlah terbatas. Ada 2 jenis gula alternatif yaitu gula

alternatif bergizi dan tidak bergizi Gula alternatif bergizi adalah fruktosa (gula alkohol) misalnya sorbitol, manitol dan silitol, sedang gula alternatif tidak bergizi adalah aspartam dan sakarin. • • Penggunaan serat dianjurkan 25 gr/hari dengan menggunakan serat larut air yang terdapat

dalam sayuran dan buah Pasien DM dengan tekanan darah normal diperbolehkan mengkonsumsi garam dapur yaitu

3000 mg/hari, apabila mengalami hiperten si maka asupan garam harus dikurangi • Cukup vitamin dan mineral

G. SYARAT DIET HIPERTENSI 1. Cukup energi, protein, mineral dan vitamin  LIHAT SYARAT MENU SEHAT 2. Bentuk makanan sesuai dg keadaan penyakit 3. Jumlah natrium disesuaikan dg berat tidaknya retensi garam atau air dan/atau hipertensi (1/4 – 1 sdt per hari)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->