KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO PROGRAM STUDI MAGISTER KENOTARIAN FAKULTAS HUKUM

---------------------------------------------------SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL (2011/2012)

(Reguler A1) Mata Kuliah Hari/Tgl Waktu Kelas : Hukum Agraria : Selasa, 10 Januari 2012 : 75 menit :A1

1. Sebutkan 5 perbuatan hukum yang termasuk dalam pengertian peralihan hak atas tanah? Jawab : Perbuatan hukum yang termasuk dalam pengertian peralihan hak atas tanah yatu : - Jual-beli - Tukar-menukar - Hibah - Wakaf - Pemberian Hak Guna Bangunan, Hak Pakai atas Tanah dengan Hak Milik - Pemberian Hak Tanggungan 2. Suatu PT membutuhkan 2 bidang tanah yang tersedia adalah tanah HGB dan HM. Bagaimana cara memperoleh masing-masing tanah tersebut, apabila pemiliknya bersedia menyerahkan tanah tersebut pada PT yang bersangkutan ? Jawab : a. Cara memperoleh tanah dengan Hak Atas Tanah berupa HGB adalah : Melalui Jual-Beli Atas Tanah dengan penyelesaian pembayarannya dengan Harga Jual-Beli melalui Kata Sepakat. b. Cara memperoleh Hak Atas Tanah Berupa HM adalah: Melalui Pelepasan Hak Atas Tanah dengan penyelesaian pembayarannya dengan Ganti Rugi, yang didasarkan pada Kata Sepakat. 3. Bagaimana prosedur pelepasan Hak Atas Tanah dan kapan harus dilakukan pelepasan Hak Atas Tanah ? Jawab : 1. Membentuk PANITIA PELEPASAN khusus bagi Instansi Pemerintah sebagai pihak yang membutuhkan tanah biasanya disebut sebagai PANITIA 9, jika yang membutuhkan tanah selain Pemerintah yaitu PT tidak harus membentuk PANITIA PELEPASAN dapat secara langsung berhubungan dengan pemilik Hak 2. Pemilk Tanah melepaskan Hak Atas Tanahnya yang kemudian menjadi TANAH NEGARA 3. Pemilik Tanah Memperolah GANTI RUGI atas pelepasan Hak Atas Tanahnya

Pihak yang membutuhkan tanah Pihak yang membutuhkan Tanah tidak memenuhi syarat sebagai Pembeli 2. Akta Pelepasan dapat dibuat oleh Notaris. Kantor BPN setempat melakukan pengumpulan Data YURIDIS atau data HUKUM (ASPEK HUKUM) sebagai data yang akan dimasukan ke dalam Buku Tanah 5. HGU atau Hak Pakai Pelepasan hak atas tanah dilakukan. apabila pihak yang membutuhkan tanah Tidak memenuhi syarat. Apa bedanya pelepasan Hak Atas Tanah dengan Jual Beli Tanah ? Jawab : Jual Beli Pelepasan 1.4. mengambil pengertian . 4. PT atau Instansi Pemerintah mengajukan Permohonan HAK ATAS TANAH Yang dimaksud. No. bagaimana prosedurnya sampai A memperoleh sertipikat atas namanya ? Jawab : Prosedur agar memperoleh sertipikat atas nama A yaitu : 1. Karena Jual-Beli yang diatur dalam PP. Jika dikabulkan maka PT atau Instansi Pemerintah tersebut memperoleh Hak Atas Tanah yang dimaksud berupa HGB. PPAT. Pembuatan Akta Jual-beli Penjual dan Pembeli dengan disertai saksi-saksi membuat akta Jual-Beli di hadapan PPAT setempat 2. Status Hak Atas Tanah Berubahberubah-ubah ubah 4. tidak perlu menunggu keluarnya Sertifikat atas nama Pembeli. Kemudian selambat-lambatnya dalam waktu 7 hari PPAT telah mendaftarkan jual-beli atas tanah tersebut ke Kantor Badan Pertanahan Nasional setempat. Yang dijilid menjadi satu dan disampuli dengan gambar GARUDA menghasilkan SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH. A akan membeli tanah B HM sudah setipikat. Pejabat Kantor Pertanahan 3. Akta Jual-Beli dibuat oleh PPAT 2. 24 tahun 1997 ( Hukum Tanah Nasional). Pemprosesan Pembuatan Sertifikat Hak Atas Tanah adalah kegiatan Penyalinan BUKU TANAH yang didalamnya dilampirkan DATA FISIK yang didasarkan pada SURAT UKUR. Status Hak atas Tanahnya tidak 3. 6. Harus memenuhi syarat sebagai 1. Penyelesaian Pembayarannya 4. Kapan pindahnya hak atas tanah dalam PP Jual beli tanah sekarang ini ? Jelaskan alasannya ? Jawab : Pada saat setelah selesai dibuatnya Akta Jual-Beli oleh PPAT. Kantor BPN setempat melakukan pengumpulan Data Fisik Tanah yang akan dimasukan ke dalam Surat Ukur 4. 3. Penyelesaian pembayarannya dengan Harga Jual-Beli dengan Ganti Rugi 5.

8 juta kepada A sebagai Penjual.Jual-Beli Tanah dari Hukum Tanah Adat. Mengadakan penelitian dan inventarisasi atas tanah. Apa tugas dari Panitia Pengadaan Tanah untuk kepentingan umum dalam rangka pembangunan ? Jawab : Tugas Panitia Pengadaan Tanah untuk kepentingan umum diatur dalam Pasal 7 Peraturan Presiden No. . 8 juta kepada A. yang menjadi dasar dari Hukum Tanah Nasional sehingga digunakan adalah Jual-Beli Tanah menurut Hukum Hukum Adat. b. B sebagai Pembeli baru membayar sejumlah Rp. 55 tahun 1993. 2 juta bukan sisa pembayaran atas Tanah yang di beli B tetapi sebagai Hutang B terhadap A dan dianggap tidak ada hungannya dengan jual-beli atas tanah yang bersangkutan. yaitu : a. dianggap sudah dibayar Lunas Contoh : A dan B sepakat harga tanah Rp. 24 tahun 1997 yang menyempurnakan PP No. Mengadakan penelitian mengenai status hukum tanah yang haknya akan dilepaskan atau diserahkan dan dokumen yang mendukungnya. Sebutkan 2 ketentuan dalam PP No. Walaupun B baru membayar sejumlah Rp. karena istilah Pembebasan tanah sudah dihapus sejak diberlakukannya KEPRES No. bangunan. 7. 10 juta pada saat menghadap PPAT. istilah Pembebasan Tanah diganti dengan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum dalam Rangka Pembangunan 10. Ketentuan yang mengatur siapa yang harus mendaftarkan Tanah. Sisa pembayaran yang masih kurang Rp. demikian B sebagai Pembeli Tanah dianggap sebagai Pemilik Tanah yang baru. karena sifat dari jualbeli tanah itu KONTAN maka dalam pembuatan Akta Jual-beli oleh PPAT dianggap sudah LUNAS. 10 tahun 1961 dalam Pendaftaran Jual-Beli Tanah ? Jawab : a. Apa yang dimaksud dengan sifat kontan dalam jual beli tanah yang diambil dari pengertian Hukum Adat ? Berikan contohnya ? Jawab : Sifat yang diambil oleh Hukum Tanah Nasional yang berasal dari Hukum Tanah Adat yaitu : “SIFAT KONTAN/TUNAI” mengandung pengertian “Harga tanah dianggap telah dibayar lunas” Meskipun faktanya belum. Menetapkan besarnya ganti rugi atas tanah yang haknya akan dilepaskan atau diserahkan. 8. sisanya dibayar bulan depan. Apakah benar pendapat yang mengatakan bahwa pembebasan tanah tidak ada landasan hukumnya dalam UUPA ? Jawab : Benar. yaitu PPAT b. Sehingga apabila B sebagai Pembeli tidak melunasi Hutangnya maka TIDAK DAPAT MEMBATALKAN JUAL_BELI TANAH tersebut. tanaman dan benda-benda lain yang ada kaitannya dengan tanah yang haknya akan dilepaskan atau diserahkan. c. Ketentuan yang mengatur batas waktu pendaftarannya yatu maksimal 7 (tujuh) hari 9. 65 tahun 2006.

Memberikan penjelasan atau penyuluhan kepada masyarakat yang terkena rencana pembangunan dan/atau pemegang hak atas tanah mengenai rencana dan tujuan pengadaan tanah tersebut. Hal ini . dan kreditor ini tidak memiliki Hak Istimewa (Kreditor Konkuren) b. pemilik. b. dan lain-lain bencana. meliputi : a. kemudian A menjaminkan kebali kepada C. sehingga B harus berbagi dengan C secara seimbang apabila kemudian hari A cedera janji atau tidak dapat melunasi utangnya kepada B dan C. saluran air minum/air bersih. Mengadakan musyawarah dengan para pemegang hak atas tanah dan instansi pemerintah dan/atau pemerintah daerah yang memerlukan tanah dalam rangka menetapkan bentuk dan/atau besarnya ganti rugi. luas dan ada atau tidaknya bangunan diatas tanah yang bersangkutan 13. Pres. 12. Jalan umum dan jalan tol. e. 2 kelemahan dari Pasal 1131 KUH Perdata dalam hubungannya dengan perlindungan pada kreditor ? Jawab : Kreditor yang menggunakan lembaga tanah sebagai jaminan utang seperti yang diatur dalam Pasal 1131 KUH Perdata. 65 Tahun 2006 yang dimaksud Kepentingan Umum. karena : a. saluran pembuangan air dan sanitasi. stasiun kereta api. masih dimungkinkan menderita kerugian. Dimungkinkan jumlah utang lebih tinggi daripada Nilai jaminan maka Kreditor harus berbagi secara seimbang dengan kreditor lainnya. d. e. lahar. Dimungkinkan apabila Debitor memindah tangankan jaminan kepada pihak lain maka hilanglah kewenangan kreditor terhadap benda jaminan piutangnya. No. Menyaksikan pelaksanaan penyerahan ganti rugi. Contoh : A sebagai pemilik benda jaminan. bandar udara. dan terminal. Apa yang dapat dibuktikan dengan pasti dari sebuah sertipikat tanah? Jawab : Yang dapat dibuktikan secara pasti dari sertipikat tanah adalah : Karena Sertipikat hak atas tanah adalah BUKU TANAH yang disalin sehingga memberikan bukti secara pasti dengan dilampiri : a. Data Yuridis : yang meliputi status. di ruang atas tanah. Fasilitas keselamatan umum.d. Sebutkan 5 hal yang termasuk kepentingan umum sesuai Per. Waduk. bendungan irigasi dan bangunan pengairan lainnya. Data Fisik : yang meliputi letak. Pres. Tempat pembuangan sampah. pemilik dan ada atau tidaknya bebanbeban hak lain dari tanah yang bersangkutan b.2006 ? Jawab : Menurut Pasal 5 Per. 11. bendungan. rel kereta api (di atas tanah. ataupun di ruang bawah tanah). c. No. f. Pelabuhan. 65. Jelaskan dengan contoh. menjaminakannya kepada B berupa utang-piutang. seperti tanggul penanggulangan bahaya banjir.

4. 4 tahun Perdata 1996 tentang Hak Tanggungan 4. 5. larangan pemilikan tanah secara “absentee” atau “guntai”. Harus didaftarkan ( dibuat APHT) bersertipikat dan harus bersertipikat 15. tanah-tanah bekas Swapraja dan tanah-tanah Negara. 14. Tidak harus didaftarkan dan 4. No. 3. meliputi : 1. Pengaturan kembali perjanjian bagi hasil tanah pertanian. Dasar Hukumnya pasal 1131 KUH 3. . penetapan luas minimum pemilikan tanah pertanian dan larangan untuk melakukan perbuatan yang mengakibatkan pemecahan pemilikan tanah pertanian menjadi bagian yang terlalu kecil. Pembatasan luas maksimum penguasaan tanah. Sebagai Kreditor Konkuren 1. Dasar Hukumnya UU. tanahtanah yang terkena larangan “absentee”. Jika tanah sebagai jaminan sudah 2. Redistribusi tanah-tanah yang selebihnya dari batas maksimum. Kreditor sebagai Droit de preference (diistimewakan dari kreditor lainnya) 2. Apa Perbedaan antara tanah sebagai jaminan utang dan hak jaminan atas tanah ? Jawab : Jaminan Utang Hak Jaminan 1. Sebutkan Program Landform di Indonesia ? Jawab : Program Landreform Indonesia. 6. 2. Droit de suite (diamanapun benda berpindah tangan kepihak lain maka jaminan berada Pihak Kreditor Kreditor tidak berhak untuk menjual berhak untuk menjual apabila secara lelang debitor cedera janji) 3. Pengaturan mengenai pengembalian dan penebusan tanah-tanah pertanian yang digadaikan.terjadi karena tidak ada lembaga jaminan (Hak tanggungan) yang harus didaftarkan dan pada akhirnya Nilai utang A lebih tinggi daripada Nilai Jaminannya. yang berakibat kepada kerugian yang diderita Kreditor B dan C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful