Indonesia Australia Partnership for Skills Development

Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian
Kode Unit : BSDC - 0305

PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK
Maret 2002

Daftar Isi
BAB 1 PENGANTAR ......................................................................................................... 1 Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini..................................................................... 1 Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung ........................... 1 Definisi ........................................................................................................................ 1 Berapa Lama Mencapai Kompetensi .......................................................................... 2 Simbol ......................................................................................................................... 2 Terminologi ................................................................................................................. 2 BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH ...................................................................................... 5 Peran Pelatih............................................................................................................... 5 Strategi Penyajian ....................................................................................................... 5 Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini .................................. 5 Peraturan .................................................................................................................... 6 Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan ......................................... 6 BAB 3 STANDAR KOMPETENSI...................................................................................... 7 Judul Unit .................................................................................................................... 7 Deskripsi Unit .............................................................................................................. 7 Kemampuan Awal ....................................................................................................... 7 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja ............................................................. 7 Variabel ....................................................................................................................... 8 Pengetahuan dan Keterampilan Pokok....................................................................... 9 Konteks Penilaian ..................................................................................................... 11 Aspek Penting Penilaian ........................................................................................... 11 Keterkaitan dengan Unit Lain.................................................................................... 12 Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini............................... 12 Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini..... 12 BAB 4 A B C STRATEGI PENYAJIAN ...................................................................................... 13 Recana Materi ................................................................................................... 13 Cara Mengajarkan Standar Kompetensi............................................................ 17 Materi Pendukung Untuk Pelatih ....................................................................... 25 Lembar Informasi .......................................................................................... 26 Tugas ............................................................................................................ 71 Transparansi ................................................................................................. 83 CARA MENILAI UNIT INI .................................................................................... 104 Apa yang dimaksud dengan penilaian? .................................................................. 104 Apakah yang kita maksud dengan kompeten? ....................................................... 104 Pengakuan kemampuan yang dimiliki..................................................................... 104 Kualifikasi penilai..................................................................................................... 104 Ujian yang disarankan............................................................................................. 105 Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:........................................................ 111 Lembar Penilaian .................................................................................................... 113

BAB 5

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

i

Bab 1

Pengantar

BAB 1

PENGANTAR

Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini
Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajarkan keterampilan ditempat kerja. Berdasarkan kepada standar kompetensi yakni suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan, sikap dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Penekanan utama adalah tentang apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan. Salah satu karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja. Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan: • • • • kebutuhan peserta pelatihan persyaratan-persyaratan organisasi waktu yang tersedia untuk pelatihan situasi pelatihan.

Strategi pembelajaran/penyampaian, termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan oleh guru/pelatih untuk peserta pelatihan. Masalah yang disarankan akan memberikan suatu iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk memenuhi/mencapai standar kompetensi. Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit inii tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Peserta pelatihan didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka, contohcontoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki, agar dapat memastikan relevansi pelatihan.

Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung
Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut: Literasi Kemampuan membaca, interpretasi dan membuat teks. Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan suatu pengertian Numerasi Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol teknik, diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan keduanya yaitu antara matematik dan teknik.

Definisi
Dalam bahan pelatihan, seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih. Dalam situasi pelatihan orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa, pelajar atau sebagai peserta. Mirip dengan itu, seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. Dalam situasi pelatihan anda, orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru, mentor, fasilitator atau sebagai supervisor.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 1

agama atau latar belakang pendidikan. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para tenaga kerja di suatu area tertentu. Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan HO OHT Penilaian Tugas Tugas Tugas / kegiatan diselesaikan.Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. atau aktivitas yang harus Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur.doc Page 2 . jenis kelamin. sikap yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. sosial. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan mengukur unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian. sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol. sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhkan oleh industri. Berikut penjelasan tentang simbol: Simbol Keterangan Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer kepada peserta pada papan tulis atau flipchart. Aspek Penting Penilaian Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pengetahuan. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional. kultur.

Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai bersama.sebagai berikut: Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi. merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan. Elemen Elemen atau sub. Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana sebuah unit kompetensi harus dinilai. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetapkan oleh industri. Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda.Ini meliputi: mengumpulkan. Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu. yang diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Kontek Penilaian Menetapkan dimana. memecahkan masalah menggunakan teknologi.Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. bekerja dengan orang lain dalam sebuah team. menggunakan ide-ide teknikmatemmatis . Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaian unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatihan.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebuah unit kompetensi. menganalisis. 3 Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelatihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pelatihan institusi / organisasi yang bersangkutan.Bab 1 Pengantar Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila melakukan penilaian.doc Page 3 . Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi.

Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan. Misal. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industi tapi dapat juga berkaitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap hasil belajar sebelumnya (RPL-Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan kontex yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan. Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan.Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Nasional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan . Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan.doc Page 4 . Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC. Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok) Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/trampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila menggunakan prformance test (tes penampilan). yang mana pengumpulan bukti relevan dengan apa yang dinilai. Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai kompetensi dalam suatu unit. pengetahuan dan kemampuan sesseorang yang telah dicapainya.kompetensi. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setetah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastikan bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja.

Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian teori terhadap peserta pelatihan. Contohnya. baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. pertimbangkanlah pertanyaanpertanyaan berikut ini: • • • • Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan ketrampilah anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen? Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan? Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktek? Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat? Apakah anda menyadari ruang-Iingkupan situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan? Apakah anda menyadari tentang bahasa. kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ? Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? • • • Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi : • • • • • • • tugas-tugas praktik proyek-proyek dan tugas-tugas study kasus pengajaran / kuliah video dan referensi aktifitas kelompok bermain peran dan simulasi. jika praktik on the job tidak memungkinkan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Iayar proyektor. Untuk memastikan bahwa anda siap bekerja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa. proyector.doc Page 5 . Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang diajarkan. kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan. papan tulis. flip chart. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelayanan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif.

THOMSON Festo Didactic 1991 Esslingen 1 Industrial Hydraulic Control Peter Rohner Australian Education Press Pty. B.Sugi Hartono Tarsito 1988 Bandung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Ltd.Markle. Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul Pengarang Penerbit Tanggal Terbi Tempat Hydraulics (Basic Level TP 501) D.CROSER. M. J.Thomes.doc Page 6 . dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya. 1984 Melbourne Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Drs.Schrader. Festo Didactic KG 1990 Islingen 1 Electro Hydraulic Text Book ( Basic Level TP 201 ) P.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi operasi anda.

1.Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan.doc Page 7 . pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik dan komponennya. Masalah/indikasi diidentifikasikan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri. kesalahan dan penyebabnya Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.3 1. Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa dan Pelatih/Guru/Instruktur untuk dapat: • • • • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan meyakinkan bahwa semua elemen (sub. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan.1 1. Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang teknisi pemeliharaan dengan memiliki sikap. Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut: • • Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul: 0106).4 Sistematika pemelihraan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya. Hidrolik 1 dan Hidrolik 2 . Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.2 1. konsultasi operator sistem.

2 4. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.1 3.2 2. teknik.3 Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing. pengganti dipilih dari katalog mengacu pada spesifikasi yang 2. transportasi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja 02 Memperbaiki/mengg anti komponen sistem hidrolik yang rusak. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. 4. Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip. kemiliteran.3 3. pemindahan / pengurusan barang. hasil perbaikan diverifikasikan. Perencanaan perbaikan/overhol disusun sesuai dengan prosedur. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem. dilabel (tagged) dan isolasi kemudian dibongkar. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik.1 4. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.3 2.4 04. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. 03. pertambangan. dengan menggunakan prinsip. dan pelayanan industri-industri. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. apakah perlu penggantian. 2.2 3. perbaikan atau overhol. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida.doc Page 8 . dites dan diperiksa. Komponen manufaktur dibutuhkan.

Peningkatan panas Bau terbakar Penyebab Kesalahan: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Arti istilah-istilah yang digunakan : Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Sistematika Pemeliharaan .doc Page 9 . Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran. • • • Istilah-istilah dalam pemeliharaan dan perbaikan Diagram alur sistematika pemeliharaan Diagram alur sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan • • • Pemeliharaan Harian Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Prakiraan Menemukan kerusakan / gangguan Indikasi Kesalahan: • • • • Kerja abnormal / berhenti bekerja Suara yang timbul. Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada : • • • Pemakaian pakaian yang cocok Bahaya oli dan oli kempa Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja . • • • (a) (b) (c) (d). Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan . Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik .Bab 3 Standar Kompetensi Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja . Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri.

Konfirmasi Malfunction melalui: Inspeksi Pengujian / testing Perbaikan kesalahan komponen: Perkakas perbaikan Pembongkaran Proses perbaikan Penyatuan / pemasangan kembali Pengujian hasil perbaikan komponen mengacu kepada standar yang ditentukan. Perbaikan Komponen Sistem Hidrolik Melokalisasi kesalahan komponen sistem • • • • • • • • • • • Rangkaian sistem hidrolik yang relevan Diagram sirkuit (rangkaian) hidrolik Buku petunjuk kerja (Operation Manual) Lembaran Data. Perbaikan / Overhol sistem hidrolik Perencanaan Perbaikan / Overhol : • Kalkulasi dan anggaran perbaikan / overhol Page 10 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Bab 3 Standar Kompetensi • Kecelakaan Operasi yang salah Beban berlebih Pemeliharaan / pelumasan yang buruk • • • • • • • Pengumpulan data pencarian kesalahan Inspeksi visual Konsultasi operator Catatan Perawatan (maintenance record) Dokumentasi dan laporan kesalahan dan malfungsi. Penggantian komponen : • • • • • • Spesifikasi komponen yang dibutuhkan Pemilihan komponen mengacu pada spesifikasi dari katalog manufaktur Spare part baru dipasangkan ke dalam sistem Pemasangan Kembali: Pemasangan kembali komponen perbaikan ke dalam sistem Sistem pemasangan kembali bagi operasi yang benar diuji Dikonfirmasikan pada prosedur operasi standar.

Pelaksanaan perbaikan di dalam dan / atau di luar bengkel Perbaikan / overhaul / perkakas pengujian Perbaikan / eksekusi overhaul Pengujian perbaikan komponen Pemasangan kemabali sistem hidrolik Persiapan / pengumpulan komponen yang diperbaiki atau di-overhol Penyatuan / pemasangan komponen baru/diperbaiki atau di-overhol ke dalam sistem.doc Page 11 . pengujian fungsional dan pengujian dengan beban penuh dari hasil perbaikan sistem. • • • Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verifikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartu-kartu perawatan / laporan perbaikan Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job). Serah terima / Penggunaan kembali sistem hidrolik. Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian.Bab 3 Standar Kompetensi • • • • • • • • • • • • • • • • • • Teknisi perbaikan / overhol Alokasi waktu perbaikan /overhol Mengisolasi sistem atau sub-assembly : Prosedur pengisolasian sistem Peringatan keselamatan Pembebasan tekanan oli Pemberian label (tagged) untuk sistem yang diisolasi. Pengujian geometrik. Verifikasi Komponen atau sub-assembly : Komponen dilepaskan dari sistem Pembongkaran Pemeriksaan komponen/verifikasi Pengambilan keputasan (penggantian. Aspek Penting Penilaian Aspek-aspek Penting dalam Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkit). tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri yang Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. perbaikan atau overhaul) Perbaikan / overhauling komponen yang rusak: Teknisi perbaikan.

yang diatur sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi.Bab 3 Standar Kompetensi terkait... Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri khusus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenuhi. Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubungan dengan unit lain. Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT UNIT INI UNIT INI Mengumpulkan. Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industri pada umumnya.doc Page 12 . Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatihan unit ini. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediakan program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangka hanya untuk satu sektor industri saja. Dasar-dasar menemukan kerusakan (gangguan) . Lihat untuk : • • • • Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkit hidrolik . Memikul aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik . Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik . Mengelola Menganalisa Informasi Mengkomunikasikan Inforrnasi Ide-ide dan dan 2 2 2 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika Memecahkan Masalah Menggunakan Teknologi .. 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 2 2 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor. Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan membantu memenuhi maksud ini.

konsultasi operator sistem.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Pengetesan kesalahan 1. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 01 1. sistematika Penyelesaian tugas-tugas Pemeliharaan Pencegahan Praktik/latihan • • Pemeliharaan harian Pemeliharaan berkala 1.3 • Pemeliharaan prakiraan indikasi dan Menemukan Kesalahan • • Prosedur menemukan kesalahan (gangguan). 2. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ketrampilan dan pengetahuan . Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan Catatan: 1. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi BAB 4 A STRATEGI PENYAJIAN Recana Materi Penyajian bahan berikut.doc Page 13 . Sistematika pemeliharaan Sistematika Pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan • Arti istilah sesuai dengan konsepnya • Diagram sistematika pemeliharaan • Diagram perbaikan Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Handout OHT Lembar tugas Alat praktik Soal-soal 1. Masalah / kesalahan penyebabnya diidentifikasikan. pengajar.1 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik.

Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.2 2.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 02 2. prosedur dan • Perbaikan kesalahan kebutuhan keselamatan komponen kerja pada sistem tenaga fluida. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. Komponen sistem yang Perbaikan komponen sistem rusak dilokalisasikan dan hidrolik malfungsi dikonfirmasi • Melokalisasi Kesalahan dengan inspeksi dan pengujian menggunakan • Konfirmasi kesalahan prinsip. . Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. • Perencanaan Komponen atau subperbaikan/overhol assembly dilepas dari • Pemasangan kembali Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Lembar tugas Katalog spare part hidrolik Jobsheet 2.doc Page 14 .2 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.3 2. Perencanaan perbaikan / Perbaikan/overhol sistem overhol disusun sesuai hidrolik dengan prosedur. • Penggantian komponen Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak.1 Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi *Handout *OHT *Jobsheet 3.4 03.

assembly Perbaikan/overhol komponen yang rusak Pemasangan kembali sistem hidrolik dan pengujian hasil perbaikan Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan 3. 4.2 Sistem atau sub assembly Serah Terima/penggunaan diserah terimakan / kembali sistem hidrolik digunakan kembali sesuai • Prosedur penyerahan dengan prosedur yang telah dan penggunaan ditentukan. dites dan diperiksa.3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. • Pembaharuan kartu- Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. hasil perbaikan diverifikasikan. 3. • • • • Mengisolasi sistem atau sub. dengan menggunakan prinsip.assembly Verivikasi komponen atau sub.doc Page 15 .1 penggunaan kembali sistem hidrolik.4 04. teknik. kembali Dengan menggunakan • Verivikasi operasi yang prinsip tenaga fluida dan benar dari sistem teknik aplikasi sistem hidrolik operasi yang benar. perbaikan atau overhol.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan sistem. Menyerah-terimakan / 4. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. apakah perlu penggantian. dan prosedur yang benar Komponen atau subassembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.

doc Page 16 .3 Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 4. kartu perawatan dan laporan perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

HO 2–8 OHT 1.tugas / praktek dan overhead transparencies yang cocok/sesuai dengan standar kompetensi.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik Menjelaskan prosedur menemukan gangguan dan mendemonstrasikannya.. Keterampilan. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. kesempatan tanya jawab . dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1 1.2 .Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout.? 1.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.pengetahuan dan sikap kepada siswa? pemeliharaan dan perbaikan serta memberikan Sistematika pemeliharaan dan perbaikan Menjelaskan sistematika dijelaskan sesuai dengan konsepnya. HO 9-22 OHT 3-5 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 2.4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 17 .

dan catatan pemeliharaan kemudian HO 27-31 dilaporkan.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. OHT 8-12 Peserta / siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dan mendemonstrasikannya. HO 23-27 OHT 6-8 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 1.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.doc Page 18 .4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan Menjelaskan teknik pengumpulan data-data kesalahan/gangguan dari inspeksi secara visual.? 1. konsultasi operator sistem. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya Menjelaskan prosedur mengidentifikasi / menemukan gangguan atau kesalahan diidentifikasikan.

/ aslinya.? 2. OHT 8-12 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8-9 2.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 19 .1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. HO 32–37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara pembongkaran dan perbaikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur komponen yang rusak. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem HO 27-31 tenaga fluida.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan Menjelaskan cara melokalisasi komponen yang rusak dan mendemonstrasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan cara pengujiankerusakan pengujian menggunakan prinsip. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 2.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen pengganti dipilih dari katalog Menjelaskan cara memilih komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi dalam manufaktur mengacu pada spesifikasi yang katalog. dibutuhkan.

HO 32–37 OHT 13-18
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9
2.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Mendemonstrasikan cara pemasangan kembali komponen yang telah diperbaiki.

HO 32–37 OHT 13-18.
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 20

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.1 Perencanaan perbaikan / sesuai dengan prosedur. . overhol

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

disusun Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara merencanakan perbaikan/overhol .

HO 38-39 OHT 19-20
Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut :

Tugas 10
3.2 Komponen atau sub-assembly dilepas dari Menjelaskan cara mengisolasi, melabel, memeriksa dan mengetes komponen dan sistem, dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian mendemonstrasikannya. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk dibongkar, dites dan diperiksa, apakah perlu mendiskusikan bagaimana melakasanakannya. penggantian, perbaikan atau overhol.

HO 39-40 OHT 19-20
Peserta menyelaikan tugas berikut :

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 21

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhaul, Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memperbaiki/mengoverhol komponen dengan menggunakan prinsip, teknik, dan hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi. prosedur yang benar dan penggantian komponen dipilih dari katalog manufaktur untuk HO 40memperoleh spesifikasi.

OHT 19-20
Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut :

Tugas 11
3.4 Komponen atau sub-assembly yang telah selesai Mendemonstrasikan cara penyatuan kembail (reassembling) dan cara pengujian diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke hasil perbaikan/overhol. dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. HO 40-41

OHT 19-20
Selesaikan tugas-tugas praktik keselamatan dan kesehatan kerja berikut dengan senantiasa menerapkan

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 22

1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.doc Page 23 . Tugas 11-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.? 4. yang telah ditentukan pada spesifikasi. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan Menjelaskan bagaimana hasil perbaikan/overhol diverivikasikan. teknik aplikasi sistem operasi yang benar pada sistem. Tugas 12 4. hasil perbaikan/overhol diverifikasikan. HO 41-42 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut. HO 42-43 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut untuk ditampilkan.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Sistem atau sub assembly diserah terimakan / Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digunakan kembali sesuai dengan prosedur simbol (lanjutan ) secara lengkap.

pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 4.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Catatan perawatan (maintenance record) / Mendemontrasikan cara pembaharuan dan penggunaan kartu pemeliharaan serta laporan perbaikan diperbaharui dan dilengkapi penyusunan laporan perbaikan/overhol. HO 43 OHT 20-21 Siswa / peserta diberikan tugas praktek berikut untuk ditampilkan.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. sesuai dengan keadaan yang baru. Tugas 12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 24 .

yaitu: 2. yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit.Bab 4 Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih C Materi Pendukung Untuk Pelatih 1. Sesi Tugas/Pratek/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek. Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja. 3. Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya. Hal utama yang sesuai dengan handout Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal.doc Page 25 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 26 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Nama Siswa / Peserta…………………………………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 1..……………………………………………………………………. Group: ……….

efektif dan efisien.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1. pembiayaan dan kesungguhan. Kegiatan pra pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan. Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan. tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan .doc Page 27 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1) berikut ini menunjukkan suatu sistematika pemeliharaan secara umum. Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan yang akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran. penyediaan peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan. Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan di luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan).Demikian pula untuk melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik kita gunakan sistematika pemeliharaan secara umum yang diaplikasikan sesuai dengan keperluan. Gambar skema sistematika pemeliharaan (Gb. aman. penyiapan sarana penunjang seperti : listrik. air dan udara kempa. beroperasi dengan lancar. penyiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai. bukan pekerjaan yang asal-asalan. Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya. Apa arti istilah istilah di dalam gambar tersebut dapat anda pelajari dari uraian berikut : Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (sadar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujuan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi. persiapan tenaga pelaksana pemeliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan. SISTEMATIKA PEMELHARAAN Apakah dalam melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik perlu menggunakan suatu cara yang sistemik ? Tentu saja segala pekerjaan akan memberikan hasil yang optimal apabila dikerjakan secara sistematis . Kegiatan yang dilakukan seperti : • • • • • Pencegahan beban lebih Pencegahan korosi Pelumasan bagi yang memerlukan Keselamatan dan keamanan fasilitas Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator. Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tidak wajar) Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terjadi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Gb.1 Skema Sistematika Pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 28 .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan. penggantian oli setiap 2000 jam kerja. Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan sekali (semesteran). Shut down maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas yang mana mesin / peralatan / fasilitas tersebut harus diberhentikan / tidak dipergunakan . monthly dan yearly.sedangkan untuk mencapai hasil yang optimal perlu kiranya menganut suatu sistematika perbaikan yang yang telah ditentukan Perbaikan darurat (Emergency repairing) ialah perbaikan dari kerusakan akibat kecelakaan yang perbaikannya bersifat sementara untuk menunggu perbaikan yang sempurna atau langsung diperbaiki secara sempurna. Di dalam sistem pemeliharaan ini ada pula istilah-istilah yang sering digunakan seperti : Running maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja atau dioperasikan / digunakan. Pembuatan jadwal itu berdasarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly . yang artinya sebagai berikut : Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. Perbaikan ringan (Light repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan ringan termasuk yang ditemukan pada waktu pengecekan (pemeliharaan berkala) yang perbaikannya cukup dengan penggantian komponen (replacement) dan tidak memerlukan waktu dan biaya tinggi. servis besar (overhaul) setiap 4000 jam kerja dan sebagainya. Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali. Servis besar (Overhaul) ialah perbaikan total akibat ke ausan (lama pemakaian) dengan pembetulan-pembetulan maupun penggantian komponen. Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagianbagian yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja.doc Page 29 . karena tidak mungkin dilakukan pemeliharaan bila mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja / dipergunakan . Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan. Perbaikan atau overhaul ini biasa dilakukan oleh teknisi dan / atau teknisi ahli. penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perbaikan medium (Medium repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan akibat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan pembetulan komponen dengan biaya yang lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih lama.

doc Page 30 . Predictive maintenance atau pemeliharaan prakiraan ialah kegiatan pemeliharaan yang memperkirakan umur atau masa pakai efektif dan efisien suatu komponen sehingga orang dapat memperkirakan kapan komponen tersebut harus mendapat perlakuan pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 Lack of maintenance ialah kekurangan atau kelemahan dalam pemeliharaan atau disebut juga pemeliharaan yang tidak baik.

doc Page 31 . perbaikan Jadwal perbaikan Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 6 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.2 Skema Sistematika Perbaikan Bk.dalam Periksa kerusakan Perhit.A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.

Penyetelan dan pemeriksaan ialah proses penyatuan atau perkitan kembali setelah semua komponen yang diperbaiki selesai.doc Page 32 . Dengan demikian perbaikan ini dapat dikatakan merupakan bagian dari pemeliharaan secara umum. K M yaitu kartu mesin yang merupakan catatan perbaikan sebelumnya (maintenance record).memperhitungkan dan merencanakan pelaksanaan perbaikan. Perhitungan perbaikan maksudnya ialah setelah kerusakan komponen diperiksa dan telah nyata jenis kerusakannya kemudian dipertimbangkan jenis perbaikan apa yang dipilih termasuk diperhitungkan biaya perbaikannya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Perbaikan (Repair fault) ialah suatu tindakan terhadap mesin / peralatan / fasilitas yang mengalami kerusakan untuk mengembalikan kepada kondisi semula agar fasilitas tersebut dapat berfungsi kembali. P P yaitu petunjuk pemeliharaan dari buku maintenace manual. Kemudian bagian-bagian atau komponen yang rusak tersebut diperiksa sejauh mana atau separah apa kerusakan itu terjadi. Komponen yang satu dan yang lain penyelesaian perbaikannya harus sesuai dengan jadwal agar pada waktu perakitan kembali semuanya sudah siap. Proses Perbaikan ialah pelaksanaan perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian perencanaan ( maintenance engineering ). Pelaksana perbaikan ini tentu disesuaikan dengan tingkat kesulitan perbaikannya. Pemeriksaan hasil penyetelan / perakitan biasanya dilakukan oleh Supervisor perbaikan . Uji Perbaikan ialah pengujian hasil perbaikan untuk menyatakan bahwa perbaikan telah selesai dan hasilnya merupakan mesin / peralatan / fasilitas yang telah baik kembali hingga dapat difungsikan lagi. Pelaksanaan perbaikannya pun mungkin di bengkel sendiri atau munkin juga di bengkel luar yang sesuai dengan jenis perbaikan yang dikehendaki. Jadwal perbaikan ialah pembagian dan penetapan waktu perbaikan setiap komponen yang pelaksanaan perbaikannya mungkin ditangani oleh beberapa teknisi di beberapa bengkel pula. Untuk pembongkaran dan pemeriksaan ini diperlukan alat-alat atau bahkan alat khusus ( AL ) dan juga teknisi ( T ) atau bahkan teknisi ahli ( TA ). Di dalam kegiatan analisis perbaikan ini ada kegiatan dismantling atau pembongkaran maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah dinyatakan rusak dibongkar untuk dicari bagian-bagian yang rusak. misalnya untuk perbaikanperbaikan kerusakan yang tidak terlalu rumit mungkin cukup dengan teknisi biasa tetapi bila untuk perbaikan dari kerusakan yang cukup rumit mungkin perlu teknisi khusus atau teknisi ahli. Untuk dapat melaksanakan diagnose kerusakan biasanya teknisi dibantu oleh : • • • • Informasi dari operator P K yaitu petunjuk kerja dari buku operations manual. Diagnose Kerusakan atau disebut juga Fault Finding ialah kegiatan untuk mencari atau menemukan kerusakan (bagian yang rusak) pada fasilitas yang mengalami gangguan. Analisis perbaikan ialah kegiatan yang dilakukan setelah kerusakan atau gangguan ditemukan yaitu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Ada beberapa jenis pengujian yang harus dilakukan terhadap hasil perbaikan ini yaitu : • Uji tampak maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah selesai diperbaiki perlu dilihat secara visual apakah sudah tampak rapi. Uji geometrik ialah pengujian komponen mekanik seperti kerataan permukaan. tertib dan sempurna rakitannya. Selanjutnya kerjakanlah tugas pada lembar tugas anda yaitu : • Tugas 1 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 33 . Uji fungsi ialah menguji semua bagian yang bergerak apakah bagian-bagian tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya. Sampai di sini anda telah menyelasikan bahasan tentang sistematika pemeliharaan. kesikuan. Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan ke line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa perbaikan kita. kesentrisan putaran. Uji geometrik ini perlu dilakukan untuk meyakinkan kesempurnaan perakitan. • • • Pengujian perbaikan ini dilakukan oleh bagian quality assurance dan pengujiannya akan selalu mengacu pada test standar dan buku petunjuk kerja (operation manual). Uji jalan atau uji coba ialah pengujian terhadap mesin / peralatan / fasilitas setelah selesai diperbaiki yaitu dengan cara menjalankan mesin hingga beban penuh. Caranya ialah semua bagian yang bergerak dijalankan tanpa beban dan diamati satu per satu. Membuat rangkuman untuk pendalaman materi. karena apabila komponen mekanik tidak dipasang dengan sempurna maka jalannya mesin / peralatan / fasilitas akan tidak normal yang mengakibatkan laju kerusakan mesin semakin cepat. kedataran dan sebagainya.

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 9

2. PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK
Sesuai dengan definisi tersebut di depan bahwa pemeliharaan pencegahan atau preventive maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu fasilitas. Berarti kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebelum dan selama fasilitas / mesin / peralatan itu beroperasi atau digunakan. Dengan demikian pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dimulai semenjak fasilitas tersebut belum dioperasikan. Dengan kata lain bahwa kita harus mempersiapkan hal-hal yang perlu untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya. Inilah yang disebut dengan prapemeliharaan

2.1. Pra-Pemeliharaan pada sistem hidrolik
Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain ialah : • • • • • • • • • Instalasi pemipaan sirkuit hidrolik yang memadai. Alat-alat pemeliharaan seperti alat pengencang, alat penyetel, alat pemotong, alat pelumasan dan alat-alat kebersihan. Alat-alat pengetes Alat-alat penunjang seperti alat angkat, alat angkut, alat penjepit dan sebagainya. Bahan pemeliharaan seperti pencegah korosi. bahan pembersih, bahan pembilas dan bahan

Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan Gudang yang memenuhi syarat untuk oli / cairan hidrolik Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan

Di samping persiapan tersebut di atas dalam pemesangan fasilitas yang menggunakan sistem hidrolik perlu dipersiapkan pula hal-hal berikut : • Untuk mesin-mesin yangstasioner, fondasi mesin harus memenuhi syarat, seperti ketebalan beton, komposisi campuran beton, luas fondasi, kedataran dan sebagainya. Sedangkan untuk mesin yang mobile, perlu dudukan atau mounting yang cukup kuat pula. Pemasangan mesin yang kokoh dengan pengikatan yang kuat Kedataran mesin (level) yang standar (perlu dilevel dengan alat pelevelan yang presisi). Penyediaan sumber tenaga yang memenuh syarat.

• • • •

Dengan persiapan yang begitu lengkap berarti pra-pemeliharaan telah kita laksanakan dengan baik sehingga insya Allah pemeliharaan selanjutnya akan berjalan dengan lancar.

2.2. Pemeliharaan Harian atau Routine Maintenance
Sebetulnya pemeliharaan sistem hidrolik sangatlah mudah, karena cairan hidrolik telah dapat berfunmgsi sebagai pelumas dan sekali gus sebagai pencegah korosi.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 34

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 10
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
Demikian pula dalam sistem hidrolik telah disediakan proteksi beban lebih. Namun anda dapat saja mengalami permasalahan atau gangguan pada sistem hidrolik apabila anda mengoperasikannya dengan memberikan beban lebih seperti putaran yang terlalu tinggi, tekanan kerja terlalu tinggi, suhu terlalu tinggi atau juga bila terlalu banyak kontaminasi. Oleh karena itu hanya dengan melaksanakan pemeliharaan yang sistematis dan kontinyu, gangguan dapat diatasi sebelum terjadi kerusakan fatal. Ada beberapa kunci penyebab permasalahan dalam pemeliharaan sistem hidrolik antara lain : : (lihat gabar 3) 1. Kurangnya cairan hidrolik (oli) dalam tangki 2. Tersumbatnya saringan (filter oil) karena cairan hidrolik yang kotor. 3. Kehilangan daya hisap pada saluran hisap 4. Cairan hidrolik (oli) yang tidak cocok

1

4 2

Gb.3 Kunci penyebab permasalahan pemeliharaan

3

Permasalahan tersebut di atas dapat diatasi atau dicegah dengan memahami sistem dan pemeliharaan yang sempurna. Bagaimanakah pemeliharaan yang sempurna itu ? Pemeliharaan yang sempurna ialah pemeliharaan yang pelaksanaannya sistematis, taat asas dan berkesinambungan (kontinyu). Berikut ini adalah kegiatan pemelihraan yang secara rutin harus dilaksanakan secara sistematis :

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 35

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 11
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
2.2.1. Pengecekan sistem sebelum operasi Pengecekan ini dilakukan secara reguler setiap akan mengoperasikan sistem. Beberapa titik yang harus dicek (diperiksa) antara lain : (lihat Gb.4) 1). Pemeriksaan tangki hidrolik dan oli Hal-hal yang perlu diperiksa ialah : • Periksa permukaan (level) oli apakah masih ada pada garis batas. Apabila kurang permukaan oli, tambahlah dengan oli yang sama. Apabila dari hasil pemeriksaan permukaan oli dari hari-ke hari terlihat penurunan permukaan oli yang drastis, maka periksalah tangki oli atau pipa / selang barang kali ada yang bocor atau retak. Pemeriksaan kondisi oli. o Bila oli berbusa atau bergelembung berati ada udara yang masuk. Periksalah bagian-bagian yang bocor dan betulkan.

Periksa silinder atau unit penggerak

Periksa katupkatup atau unit pengatur

Periksa saluransaluran oli

Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula

Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Gb 4. Titik-titik pemeriksaan sistem

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 36

Tanda bahwa ada udara yang bocor terhisap ke dalam sistem ialah adanya gelembung udara atau buih pada oli dalam tangki. bila posisinya berubah betukan . Dalam keadaan berhenti mestinya batang piston berada di dalam. Bila terpaksa harus di luar maka perlu di lumas dengan greas yang memadai. Apabila terdapat kebocoran maka segeralah diatasi Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). jagalah siripsirip pendingin selalu bersih. 3). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pemeriksaan katup-katup. karena kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus. Pemeriksaan pendingin (cooler). Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih. Gantilah pipa atau selang yang peok ini tetapi pipa pengganti harus dibersihkan dulu dan dicuci dengan bahan pelarut yang bersih pula. Periksa ke-ausan katup. Bocoran udara. Pengencangan hanya sampai pada : asal bocornya sudah sembuh. Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihkan) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. Ingat !. jangan sampai terbalut oli. karena apabila posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Bila oli berubah menjadi seperti air susu berarti ada air yang tercampur ke dalam oli hidrolik. Hal ini barangkali karena adanya buih. atau kehilangan tenaga hidrolik. • 4). Periksa posisi batang piston. Bila kendor. kencangkanlah. Gantilah oli itu dan pastikan bahwa oli tersimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi oleh apapun. Katup yang telah aus spoolnya (piston katup) atau piring gesernya atau dudukannya atau bolanya akan mengakibatkan kebocoran. saluran dan konektor • Bersihkan pendingin oli secara berkala. Pemeriksaan silinder atau aktuator • • • Periksa kebocoran silinder baik kebocoran luar maupun dalam. atau terlalu panas. Periksalah saluran oli (konduktor) dan konektornya barang kali terjadi hal-hal : o Bocoran oli pada saluran tekan. Pipa atau selang peok. Periksalah bocoran pada bagian luar selang atau pada fitting 9konektor) dan selalu gunakan kertas kardos jangan diraba dengan tangan. • o o • Kencangkanlah semua konektor (fitting) yang kendor. Gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang.doc Page 37 . • Periksa saringan oli (oil filter). 2). Dengan demikian katup tidak dapat bekerja dengan sempurna. • Periksa kebersihan katup. jagalah jangan sampai karatan dan sebagainya. periksa bila ada yang bocor.

sudah benar posisinya dan rapat.2. Sebab-sebab tekanan kerja terlalu tinggi antara lain : • • • • Sengaja regulator atau relief valve disetel tinggi. meningkatkan suhu kerja dan merusak komponen. Tekanan kerja terlalu tinggi. Dengan kecepatan yang terlalu tinggi berarti akan terjadi gesekan antar komponen yang semakin tinggi pula. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Terdapat penyumbatan pada saluran oli sehingga terjadilah tekanan lebih. 2). Beban lebih ini akan mengakibatkan rusaknya komponen atau akan membahayakan keselamatan. Periksa juga apakah sistem pendinginan berfungsi dengan baik. sehingga tekanan kerja hidrolik tidak terkontrol. Gesekan yang tinggi akan menimbulkan panas yang berlebihan dan juga akan mempercepat ausnya komponen-komponen yang saling bergesekan. sesuaikan dengan keperluan. karena motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu tinggi. Pemeriksaan pompa hidrolik. • • • Periksalah sambungan antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw) apakah sudah cukup kuat. Periksalah apakah ada kebocoran pada sambungan pompa denga konektor dan konduktornya. Untuk itu periksa dan setel ulang . Pencegahan kecepatan ini sangatlah tergantung pada operator dan operator perlu dibina oleh atasannya. Periksa pompa hidrolik dalam keadaan jalan. 2.doc Page 38 . Kecepatan terlalu tinggi (kecepatan putar atau kecepatan gerak).2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Untuk motor hidrolik. Periksa dulu apabila motor hidrolik bekerja hingga suhu meningkat apakah oli di dalam sistem telah mencukupi Periksa pula kebocoran pada motor hidrolik seperti pada sambungan motor dengan selang . • 5). periksa jangan sampai bekerja hingga suhu meningkat tajam. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain : 1). apakah dengan keadan ini dengan tekanan kerja yang cukup tidak ada bocoran. mungkin tersumbat. Relief valve tidak berfungsi. Beban terlalu berat Untuk mencegah terjadinya beban lebih. Pencegahan beban lebih. kembalikanlah kepada penyebabnya untuk dihindari sehingga sebab-sebab tadi tidak terjadi. periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan periksa pada permukaan sambungan belahan motor. Dengan tekanan oli yang terlalu tinggi melebihi keperluan atau bahkan melebihi kapasitas dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti : timbulnya kecepatan gerak yang berlebihan. mungkin rusak dan sebagainya.

5). Hal ini dapat diatasi dengan memasang thermal relief valve pada lubang saluran silinder. Yang disebut dengan thermal heat expansion ialah terjadinya pemuian oli hidrolik karena panas dalam keadaan sistem hidrolik tidak bekerja. Suhu yang terlalu tinggi (over heating).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 3). Timbulnya lapisan semacam pernis pada permukaan komponen yang justru membuat komponen menjadi kasar. perlu dikosongkan dulu sebelum disimpan. Lihat gambar (Gb. untuk setiap kenaikan suhu 10 C akan menaikkan tekanan sebesar 50-60 psi (3-4 bar) pada sistem yang tertutup. Silinder yang tidak mempunyai thermal relief valve. yaitu sebab-sebab tersebut dicegah. sehingga menghambat perambatan panas.doc Page 39 . Beban terlalu tinggi Tekanan kerja hidrolik terlalu tinggi Lingkungan kerja yang memang suhunya terlalu tinggi Terdapat kotoran atau lumpur yang mengendap di dalam tangki atau bahkan pada pipa-pipa atau pada pendingin. Maka hati-hati bila menyimpan mesin atau alat yang menggunakan sistem hidrolik. jauhkanlah dari terkena panas. Ada satu hal lagi yang perlu dihindari yaitu yang disebut “thermal heat expansion”. Dapat kita bayangkan bila kenaikan suhu cukup tinggi maka komponen sistem hidrolik akan pecah. Pada waktu terjadi thermal heat expansion tekanan lebih akan dibebaskan melalui thermal relief valve terus ke tangki. Pemuaian karena panas ini akan meningkatkan tekanan oli di dalam sistem. Sebab-sebab terjadinya suhu tinggi antara lain : Putaran atan kecepatan gerak aktuator terlalu cepat. Dengan suhu yang tinggi akan memanaskan seal sehingga seal akan lembek atau rusak dan akhirnya bocor. Terdapat bagian-bagian yang penyok atau bengkok sehingga terjadi penyempitan yang akan menghambat sirkulasi oli. Timbul bocoran yang berlebihan Berkurangnya output dari sistem. Kekurangan oli / cairan hidrolik (level oli dalam tangki turun jauh) Setelah anda mengetahui sebab-sebab overheatng maka untuk mengatasinya tentu saja tinggal dikembalikan kepada penyebabnya. Suhu kerja yang meningkat terlalu tinggi akan berakibat antara lain : • • • • • • • • • • • • Cairan hidrolik menjadi sangat encer sehingga mudah bocor (daya rapatnya hilang). Panas ini berasal dari panas matahari atau mungkin memang dekat sumber panas yang lain. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

2. Ikutilah uraian berikut ini : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Mengapa demikian. Demikian pula sistem hidrolik itu sendiri harus selalu dijaga kebersihannya. karena dikatakan bahwa kebersihan pada sistem hidrolik adalah hal yang nomor satu. menyumbat orifais dan lain-lain sehingga menyebabkan kerusakan yang perbaikannya cukup mahal. Dengan demikian sistem hidrolik tidak memerlukan lagi pelumasan kecuali bagianbagian yang tidak dilalui oleh cairan hidrolik. 2. yaitu bahwa kotoran dan kontaminasi harus selalu dijauhkan dari sistem hidrolik.4. pompa terganjal. Bengkel hidrolik seperti bengkel-bengkel yang lain perlu selalu dijaga kebersihannya. Bagaimana menjaga sistem hidrolik agar tetap bersih ?. Pelumasan.doc Page 40 . karena partikel yang sangat kecil pun dapat membuat katup tergores.2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Menjaga Kebersihan.5 Silinder dengan thermal relief valve 2. Untuk sistem hidrolik telah disebutkan di atas bahwa cairan hidrolik telah berfungsi sebagai pelumas.3.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 1). Untuk pukul-memukul gunakan hamer dari plastik atau kulit atau kuningan agar jangan sampai ada tatal logam yang membahayakan yang masuk ke dalam komponen sistem hidrolik.6. Bilaslah komponen yang dibersihkan tadi dan keringkan dengan menggunakan udara dari kompresor. tidak belepotan dengan oli atau grease atau zat lain yang akibatnya dapat mengikat debu atau partikel yang lain sehingga dapat menutup permukaan komponen tersebut. maksudnya ialah agar semua komponennya dalam keadaan bersih. Jagalah oli / cairan hidrolik selalu bersih. Pada waktu membersihkan komponen hidrolik gunakanlah cairan pelarut atau pembersih kimia hanya untuk membersihkan komponen dari metal.Jagalah kebersihan sistem hidrolik Sistem hidrolik harus dijaga kebersihannya. Setelah itu oleskan pada komponen zat (oli) pencegah karat. beas dari debu atau kotoran lainnya. Periksa pula alat-alat yang anda gunakan apakah cukup bersih. partikel kecil dari logam dan kotoran lain yang sejenis. Jaga kebersiha oli 2). Untuk itu vacum cleaner tipe untuk industri sangat diperlukan karena dia akan dapat menghisap kotoran berupa debu. Gb. 3). Simpanlah oli / cairan hidrolik ditempat yang benar-benar bersih. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila akan mengisikan oli ke tangki hidrolik bawalah oli dengan wadah yang bersih yang ditutup dengan tutup yang bersih pula. bersihkan pula tongkat tersebut dengan dilap memakai kain lap yang bersih.doc Page 41 . Kemudian buatlah peringatan kepada operator untuk menjaga agar jangan sampai ada kotoran atau debu yang masuk ke dalam oli. Gambar 7 berikut menunjukkan bangku kerja dan area kerja yang bersih. Bila akan menjajaki isi oli dengan menggunakan tongkat (dipstick). Jagalah tempat kerja anda selalu bersih Bangku kerja yang bersih dan area yang bersih adalah mutlak diperlukan bila anda menservis komponen-komponen hidrolik. Jangan sampai zat pembersih ini kontak dengan seal atau gasket. Hal ini akan mengakibatkan penyebaran panas keluar terhambat sehingga sistem menjadi panas. Kemudian untuk menuangkannya gunakan corong yang pakai dengan saringan yang bersih pula.

3. Kegiatan pemeliharaan berkala pada sistem hidrolik ialah kegiatan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai yang telah dijadwalkan. Page 42 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1.3. Periksa kondisi sambungan dengan perapatnya (seal). Periksa apakah pada katup-katup terdapat kotoran seperti : debu. regulator (relief valve) dan pressure gauge apakah masih bekerja dengan baik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. apakah ada bocoranbocoran atau tidak. Pemeliharaan Berkala. Periode kegiatan • Mingguan ( Weekly ) o o Periksa level oli pada tangki hidrolik dan ditambah bila kurang. Pemeriksaannya dengan cara dicoba dan dianalisis. penghubung (konduktor) yang berupa selang atau pipa.7 Bangku kerja yang bersih dan rapi 2. apakah masih baik dan berfungsi. 2. Apabila terdapat gangguan perlu diservis lebih dulu. gerusan komponen (chips) dan kotoran lain yang dapat menimbulkan gangguan.doc . Periksa filter(saringan). Jika memang ada bersihkanlah. o • Bulanan ( Monthly ) o o Periksa kondisi konektor (pengikat).

o o o o Pemeriksaan mingguan dan bulanan. motor hidrolik dan komponen lain. Bila terjadi kebocoran betulkan dengan cara menyetelnya. Sebelum mengisikan oli baru ke dalam tangki hidrolik (mengganti oli). Pemeriksaan bantalan / bearing pada silinder. Ambil oli dari gudang dengan wadah yang bersih. Penggantian oli / cairan hidrolik . Bila anda akan menambah oli hidrolik hal-hal berikut harus diperhatikan : • • • • • • • Pastikan bahwa oli di dalam sistem masih bersih dan memenuhi syarat Bersihkan sekitar tutup tangki oli sebelum tutup tangki dibuka. Kemudian tangki hidrolik dibersihkan dari kotoran atau endapan-endapan yang berisi kontaminan tadi. antara lain : 1). Penyetelan-penyetelan : penyetelan mur / baut pengikat. Apabila oli telah berkurang yang ditandai dengan turunnya level oli pada sight glass. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Menguras oli semacam ini sangat baik bagi sistem hidrolik karena dengan menguras ini kotoran dan kontaminan seperti partikel kelupasan logam. Enam bulanan ( Six monthly). kopling dan sebagainya. oli yang lama dikeluarkan atau dikuras atau didrain terlebih dulu.2. Buka tutup tangki dan hati-hati jangan sampai ada kotoran yang masuk sewaktu tutup terbuka. tetapi dalam modul ini barangkali hanya akan dibahas beberapa hal saja. Penambahan oli / cairan hidrolik. debu. Jenis kegiatan pemeliharaan berkala. oksida oli dan sebagainya akan keluar.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 18 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o • Periksa saluran-saluran pada katup apakah ada kebocoran atau tidak. maka harus segera ditambah lagi hingga garis level oli mencapai garis batas yang telah ditentukan. penyetelan transmisi seperti belt.doc Page 43 . poros motor hidrolik dan sebagainya. 2. Ada berbagai macam jenis kegiatan pemeliharaan berkala itu. Tuangkan oli melalui corong dan perhatikan level oli dalam tangki melalui sight glass.3. bulanan dan enem bulanan. Gunakan corong yang menggunakan saringan dan yang bersih pula. batang torak. Periksa seal-seal pada komponen seperti pada silinder. Mengganti oli / cairan hidrolik. • Tahunan o o Pemeriksaan mingguan. Tutup kembali tangki hidrolik dengan saksama 2).

teliti.doc Page 44 . maka oli pembilas kemudian dikuras kembali hingga bersih. Setelah pembersihan selesai bilaslah sistem tersebut (flushing the system) dengan menggunakan oli pembilas (khusus).8 Pengisian oli yang bersih Setelah selesai pengisian oli jalankanlah mesin agar sistem hidrolik mendistribusikan olinya merata ke seluruh sistem dan jalankan paling sedikit 4 kali putaran agar udara dapat keluar semuanya dari dalam sistem. mencapai garis batas oli dan sebagainya kemudian tutuplah denganrapat-rapat. Biasanya memerlukan waktu antara 4 – 48 jam. Gb. operasikan sistem tersebut agar oli pembilas dapat masuk ke seluruh penjuru dan seluruh bagian dari sistem. oksidasi oli. Lama pembilasan ini tergantung pada besar-kecilnya atau rumit dan tidaknya sistem hidrolik yang sedang dibilas. Sekarang pengisian oli baru boleh dilakukan. Memeriksa dan membersihkan saringan (filter) Filter bertugas untuk menyaring kotoran atau kontaminan agar cairan hidrolik bebas dari kontaminasi. Setelah dirasa cukup pembilasannya. Kontaminan tersebut dapat berasal dari luar (terutama dari udara) dan dari dalam seperti partikel kelupasan komponen. Kemudian periksa lagi level oli pada sight glass. Gb. apabila permukaannya turun tambahlah oli hingga mencapai garis batas. Ingat cara pengisian oli baru sama halnya dengan penembahan oli tadi yaitu harus bersih. Setelah oli pembilas dimasukkan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 19 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila kotoran atau kontaminan terdapat zat yang lengket seperti lilin maka bersihkanlah dengan zat pelarut / pembersih yang sesuai hingga dapat menghilangkan zat tersebut.9a Macam-macam kotoran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3). endapan dan sebagainya.

perbedaan tekanan akan semakin tinggi dan bila sampai batas penyetelan relief valve maka relief valve akan membuka. Bila demikian pompa tidak lagi memompa oli dan akhirnya rusk total atau macet.9d. Pada saat ini mestinya operator telah mengetahui bahwa filter harus diservis. pressure gauge pada relief valve itu akan menunjukkan tingginya perbedaan tekanan. Bila tidak segera diservis. Tetapi bila return filter telah tersumbat dengan kontaminan.9c.9b Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter tersumbat Inlet filter tersumbat Gb.9c Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb. Return filter Inlet screen Gb. Lihat Gb. Bila saringan dalam keadaan bersih perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar filter tidak terlalu besar. Kontaminan ini harus difilter agar tidak merusak atau mengganggu beroperasinya komponen hidrolik. menunjukkan filter yang menggunakan relief valve dan sedang beroperasi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 20 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bentuk-bentuk kontaminan dapat anda lihat pada gambar 9a.9b menunjukkan kontaminan yang tersaring dan bagi kontaminan yang sangat kecil dapat lepas dari saringan balik (return filter) Gb. oli akan mengalir ke tangki tanpa filter yang akibatnya inlet filter juga akan tersumbat.doc Page 45 .

oleh karena itu pada waktu merakit (assembling) harus teliti dan menggunakan seal atau gaskets yang cocok . atau berbeda ukuran dan sebagainya. Oleh karena itu harus hati-hati dan teliti bila memasang rangkaian (sirkuit).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 21 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila telah ada tanda-tanda dari relief valve tadi segeralah hentikan mesin. Juga akan meningkatkan suhu dari sistem yang berarti pemborosan tenaga. Memeriksa kebocoran (Leaks) Apakah yang menyebabkan kebocoran itu ? Sebenarnya ada banyak penyebabnya tetapi dapat kita golongkan menjadi dua saja yaitu : • Kebocoran dalam . mengotori tempat kerja sehingga kelihatan jorog dan yang penting adalah membahayakan orang yang bekerja kerena licin. Tanda bahwa filter tersumbat 4). Cuci atau bersihkan dan bilas hingga bersih. keringkan sampai kering kemudian pasang kembali. Komponen juga dapat bocor. tunggu sampai dingin. Karet penutup selang fleksibel dapat juga retak dan bocor. membentuk gelembung-gelembung atau membuih. Bila tanda-tanda itu muncul maka sistem perlu ditest. Bila filter tidak mungkin lagi dicuci maka gantilah dengan yang baru. Kebocoran ini terjadi biasanya pada sluran hisap.doc Page 46 . Ada pun penyebab kebocoran luar ini juga bermacam-macam antara lain : − Setiap sambungan dari rangkaian hidrolik dapat menyebabkan kebocoran bila ikatannya kurang pas. Tidak mengakibatkan kehilangan oli secra nyata tetapi mengurangi efisiensi dari sistem hidrolik karena akan ada udara yang terhisap dan terperangkap ke dalam oli. Kebocoran luar akan mengakibatkan oli / cairan hidrolik berkurang. maka harus sering diperiksa agar tidak terlanjur besar. • − − − − Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Zat pencuci harus dipilih yang sesuai dengan komponen saringan tersebut. buka cap dari filter dan lepas komponen penyaringnya.9d. Kebocoran dalam ini sukar dideteksi oleh karena itu tanda-tandanya perlu kita kenali yaitu makin lambatnya gerakan aktuator (lamban) dan tenaga terasa berkurang. Gb. Kebocoran luar.

Dengan demikian jadwal kerja secara tepat dapat dipenuhi. Waktu tunggu yang biasanya membosankan tidak terjadi .doc Page 47 . Ada pun tujuan dari predictive maintenance ini antara lain : • Dapat mengatur jadwal pemeliharaan berkala. Penyetelan-penyetelan tersebut meliputi bagian-bagian yang bersambung. thermometer dan alat-alat kontrol lainnya. Dengan telah diprediksikannya kapan suatu komponen atau peralatan disetel kembali atau diservis atau diganti karena umur pakainya memang sudah habis. Oleh karena itu setel tekanan kerja hidrolik sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas sistem. Ingat ! Kebocoran oli hidrolik yang bertekanan tinggi sangat berbahaya. bagian-bagian yang bergerak maupun instrumen-instrumen pengontrol. misalnya pancaran oli bertekanan tinggi dapat menyakiti orang atau bila kena percikan api dapat mengakibatkan kebakaran yang sangat merugikan. penyetelan penjepit selang (hoses fittings). motor hidrolik . • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. rantai dan sebagainya. Penyetelan bagian-bagian yang bergerak seperti silinder hidrolik. Pemeliharaan Prakiraan (Predictive Maintenance) Yang dimaksud dengan pemeliharaan prakiraan atau predictive maintenance ialah kegiatan pemeliharaan untuk memperkirakan umur atau pun masa berfungsinya secara efektif dan efisien suatu komponen atau suatu peralatan. Melakukan Penyetelan-penyetelan Agar kita pastikan bahwa sistem hidrolik bekerja dalam keadaan sempurna. Penyetelan bagian-bagian yang bersambung seperti pengencangan bau-mur pengikat. 2. Dapat mempersiapkan komponen pengganti sebelumnya. maka jadwal pemeliharaan berkala dapat ditetapkan demikian juga jadwal produksi dapat diatur karena mesin/peralatan produksi sedang dalam pemelihraan atau berhenti.4. Penyetelan instrumen pengontrol seperti penyetelan/kalibrasi pressure gauge.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 22 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) − Tekanan oli yang berlebihan juga dapat menyebabkan bocor. Hal ini sangat menguntungkan karena proses produksi akan segera berjalan kembali. Dengan telah disiapkannya komponen pengganti sebelumnya ini berarti pekerjaan replacing atau pun servicing dapat lebih lancar karena segala keperluan telah tersedia. Dengan demikian program produksi dapat dialihkan ke mesin yang lain atau setidaknya penerimaan order atau penetapan waktu penyerahan dapat diatur sedemikian rupa sehingga reputasi perusahaan tetap terjaga. 5). pengencangan sambungan kabel dan lainlainnya. maka di samping secara rutin diadakan pemeriksaan juga secara berkala harus diadakan penyetelan-penyetelan.

Pemipaan atau piping. kapan harus diganti. karena pemipaan merupakan penyaluran cairan hidrolik untuk mendistribusikannya ke seluruh pemakai. target produksi terhambat dan masih ada hal-hal lain lagi yang merugikan. Komponen ini juga dapat diperkirakan masa pakainya atau dapat dilihat pada petunjuk manufakturnya. Sabuk ini dibuat dari bahan-bahan yang fleksibel seperti karet atau bahan sintetis atau plastik yang diperkuat dengan bahan-bahan serat yang cukup kuat. Belt pada umumnya dapat dipakai kira-kira 1000 jam kerja atau bila belt tadi dipakai secara non stop berati dapat dipakai dalam waktu 1 tahun. Yang perlu diprediksi adalah kapan pipapipa logam dicat kembali untuk melindunginya dari proses korosi atau bila pipa karet atau plastik. • • • Dengan diperlukannya prakiraan-prakiraan ini berarti seorang teknisi harus tahu dan harus ada catatan tentang kapan suatu komponen dipasang dan kapan diadakan pemeliharaan. Perapat atau perfak atau seal. Saringan oli ini tidak hanya diprediksi kapan harus diganti tetapi juga perlu diprediksi kapan harus diservis atau dibersihkan dan disetel kembali. sehingga banyak karyawan yang menganggur. Masalah pemipaan juga harus mendapat prediksi yang cukup baik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 23 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Dalam hubungannya dengan pemeliharaan sistem hidrolik.doc Page 48 . Menurut pengalaman. Umur pakai dapat diperkirakan sesuai dengan jenis maupun ukuran belt itu sendiri. Sampai di sini anda telah mempelajari cara-cara pemeliharaan pencegahan. Dengan demikian adanya catatan-catan pemeliharaan atau maintennce record menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Sedangkan jadwal belum diatur atau belum disesuaikan dengan jadwal pemeliharaan. Demikian juga perlu diprediksi kapan harus diadakan penyetelan-penyetelan ulang agar kedudukan pipa tetap memenuhi persyaratan • Saringan oli atau filter. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila sistem hidrolik berhenti secara tiba-tiba akan mengakibatkan semua mesin atau peralatan yang menggunakan atau dilayani oleh sistem hidrolik akan berhenti pula. hal ini sangat penting diperhatikan dalam mendukung suatu sistem manufacturing dimana kemungkinan sistem hidrolik bekerja selama 24 jam non stop. Perapat seal pada umumnya terbuat dari bahan karet atau karet sintetis atau kulit atau plastik. yaitu : o o o Tugas 2 : Melaksanakan pra pemeliharaan Tugas 3 : Melaksanakan pemeliharaan harian Tugas 4 : Melaksanakan pemeliharaan berkala. Bantalan atau bearing. Sabuk berfungsi untuk memindahkan tenaga dari penggerak mula (motor listrik atau motor bakar) ke pompa hidrolik atau pesawat lain. dalam suatu sistem hidrolik ada beberapa komponen yang dapat diperkirakan (diprediksi) umurnya atau masa pakainya. antara lain : • Sabuk atau belt. Untuk selanjutnya kerjakanlalah tugas-tugas berikut. Bantalan ini juga dapat diperkirakan umur pakainya .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 24 3. maka operator seharusnya segera menghentikan mesin dan lapor ke bagian maintenance. 6) Buat kesimpulan atas dasar analisis 7) Uji kesimpulan anda untuk mengambil keputusan Gb 10. 2) Mencari informasi dari operator.doc Page 49 . Kemudian bagian maintenace ( Spervisor maintenance ) akan menugaskan teknisinya untuk menindak lanjuti laporan tersebut dengan memberikan surat perintah perbaikan ( repair order ). Tentu saja. pertama-tama teknisi akan mencari dulu gangguan atau kerusakan atau disturbance yang terjadi yang menyebabkan sistem tidak bekerja. 4) Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem 5) Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. Tahapan menemukan gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila terjadi adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan pada sistem. MENEMUKAN KERUSAKAN ( FAULT FINDING) Apakah yang dimaksud dengan menemukan kerusakan itu ? Beberapa istilah yang serupa dan maksudnya sama seperti : menemukan kerusakan (faultfinding) atau mendiagnose kerusakan (diagnosing fault) atau mencari gangguan / kerusakan (fault tracing) maksudnya ialah mencari bagian-bagian yang rusak atau tidak berfungsi dari sistem hidrolik yang menyebabkan sistem itu terganggu atau tidak bekerja. 3) Mengoperasikan mesin bila mesin masih dapat dioperasikan. Ada tahapan pokok yang dianjurkan untuk dapat menemukan gangguan yaitu : 1) Menguasai sistem.

1. Menguasai sistem Untuk dapat menguasai sistem anda harus mempelajari : 1) Buku petunjuk pengoperasian. agar anda menguasai cara kerja sistem. maka teknisi akan segera melaksanakan tugas dan kemungkinannya pertanyaan akan timbul sebagai berikut : • Apakah mesin / peralatan mendapat gangguan / kerusakan pada waktu bekerja ( dalam keadaan switch-on )? Apakah gangguan semacam ini pernah / sering terjadi sebelumnya? Apakah operator memperbaiki atau mengubah posisi (mematikan mesin )? telah telah switch Gb 12. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. agar tahu sejarah kejadian sistem tersebut 4) Cari pengalaman praktik. Informasi dari operator • • • Bagaimana mesin / alat itu dioperasikan dan di mana tempat pengoperasiannya bila mesin / alat tersebut termasuk alat bergerak. Di sini anda harus dapat membaca diagram sirkuit hidrolik. jenis komponen. Mempelajari sistem 3. kemudian praktiklah. cara memelihara dan memperbaiki sistem. Gb 11. step diagram dan grafik urutan kerja. 3) Pelajari kartu mesin (maintenance record).doc Page 50 . 2) Buku petunjuk pemeliharaan (maintenance manual).2. aliran fluida.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 25 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3. Mencari informasi dari operator Setelah mendapat repair order. agar memahami betul cara pengoperasian yang benar.

Tercium bau asing. Termasuk apabila timbul bau-bau yang tidak biasanya terjadi. • • • Tanda-tanda seperti tersebut di atas bila muncul dalam keadaan kita mengoperasikan sistem hidrolik (dalam keadaan bekerja). Buktikan sendiri apa yang telah diinformasikan oleh operator tadi. Getaran yang berlebihan. Bila mesin / alat sudah tidak dapat dihidupkan lagi. Apabila suhu meningkat dengan tajam perlu kiranya segera memberhentikan mesin kemudian menyelidiki kelaian apa yang terjadi. maka gerakkanlah untuk mendapatkan suatu informasi tambahan. cium dan rasakan apakah tanda-tanda seperti tersebut di atas muncul dan kalau muncul di bagian mana. perhatikan setiap gerakan. seperti bau kebakaran misalnya.13.doc Page 51 . Mengoperasikan mesin Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. lihat. Artinya dalam keadaan operasi tiba-tiba sistem berhenti tanpa dikehendaki atau pada waktu akan dioperasikan sistem tidak mau bekerja. dengar. Informasi-informasi semacam ini barangkali sangat penting bagi teknisi untuk dapat menemukan kerusakan dan sangat membantu mempercepat pekerjaan. Apakah tanda-tanda adanya kerusakan / gangguan itu ? Secara umum gejala atau tandatanda itu adalah sebagai berikut ! : Tanda-tanda kerusakan Tanda-tanda kerusakan yang biasa terjadi pada sistem hidrolik antara lain : • • Sistem berhenti.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 26 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) • Operator akan menginformasikan gejala atau tanda-tanda terjadinya gangguan kepada teknisi maintenance sebagai bahan analisis dalam memecahkan permasalahan. 3. Terdengar suara asing . Bila terjadi getaran yang tidak seperti biasanya selama operasi atau getaran yang berlebihan berarti ada suatu kelainan. Kelainan itu disebabkan oleh apa dan di bagian mana. mungkin ada bagian-bagian yang masih dapat digerakkan. Mengoperasikan mesin Operasikanlah mesin / alat tersebut sesuai dengan prosedur (warming up. Periksa alat ukur (pressure gauge misalnya) apakah alat tersebut menunjukkan kelainan pengukuran atau bahkan alat itu yang rusak. itulah yang harus dicari. Suara asing yang tidak biasa terdengar perlu dicurigai dan perlu dicermati kemudian segera mengambil keputusan. perlu kiranya operator atau pemakai mesin / peralatan / fasilitas segera menghentikannya dan lapor kepada bagian maintenance. Meningkatnya suhu. Gb.3. perlu segera diselidiki dan mesin juga diberhentikan. beban ringan sampai beban penuh bila mungkin.

Oli yang bertekanan tinggi sangat berbahaya karen bila menyemprot orang dapat mengakibatkan celaka. tetapi juga jangan lupa . Dan ingat bahwa satu kerusakan sering kali dapat menyebabakan kerusakan yang lain lagi. Demikian juga perhatikan baik-baik semua komponen barang kali ada yang retak atau bocor atau kendor dan sebagainya. Mendaftar penyebab gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.14.doc Page 52 . Menginspeksi mesin 3. Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. lanjutkanlah dengan pemeriksaan visual bagian-bagian yang anda curigai. kosongkan dulu oli yang bertekanan untuk kembali ke tangki hidrolik. Periksalah bagian tersebut dengan cermat. Sambil inspeksi buatlah catatan-catatan. Gb. setelah anda mengoperasikan atau menggerakkan.atau berubah seperti susu (milky). Dari hasil catatan-catatan sewktu inspeksi anda dapat membuat daftar kemungkinan-kemungkinan penyebab kerusakan.5. Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem Dari hasil pengamatan anda selama mengoperasikan mesin tadi tentu anda telah mencurigai bagian-bagian yang memberikan tanda-tanda gangguan. Gb. apakah oli sangat kotor. apakah filter tersumbat dan sebagainya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 27 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Nah.15. 3. Ingat ! Untuk memeriksa dengan membuka sistem hidrolik yang bertekanan. keadaannya apakah berbuih. level permukaannya. coba periksa oli dalam tangki hidrolik.4.

Mengetes kesimpulan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Mengetes kesimpulan Sekarang untuk tahapan terakhir. Gb.6.doc Page 53 . Kesimpulan 3. sebelum anda mulai merepair.7.16. Gb.17. Pengetesan dapat secara langsung membongkar konponen kemudian diperiksa secara saksama atau dengan alat tes yang sesuai dengan masalah yang akan dites. tes dulu kesimpulan anda untuk memastikan kebenaran kesimpulan anda. Mengambil kesimpulan Dari daftar penyebab kerusakan tadi anda dapat membuat analisis untuk menyimpulkan bagian mana yang mengalami gangguan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 28 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3.

penggunaan hydraulic annalyzer atau hydraulic tester sangat dianjurkan Berikut ini adalah contoh menemukan gangguan dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa. Setelah itu posisikan penggerak katup kebalikan dengan posisi pertama dan lepaskan penyangga. Pengecekan kebocoran silinder Banyak kesalahan atau gangguan atau malfunctions pada suatu mesin atau sistem dapat ditemukan dengan cepat dengan menggunakan operational checkout procidures yaitu dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa. Pengecekan kebocoran katup-katup Pengecekan kebocoran pada silinder : (Gb.18a.10a) Hidupkan sistem hidrolik dan gerakkan aktuator beberapa cm ke atas kemudian posisikan penggerak katup pada posisi netral dan matikan mesin. Tetepi untuk gangguan yang cukup kompleks dan perlu keakuratan yang lebih tinggi. Gb. Perhatikan apakah pada lubang katup (port) yang dibuka tadi ada bocoran ataukah tidak. apakah ada bocoran ataukah tidak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 54 . Lepas selang pada bagian yang tidak bertekanan dan tutuplah selang tersebut.10b) Hidupkan mesin dan gerakkan piston beberapa cm kemudian matikan kembali. Untuk ujung sebaliknya sama seperti itu caranya. Hidupkan kembali mesin dan perhatikan lubang (port) yang telah terbuka. Tahanlah beban (disangga) kemudian lepas selang balik dan tutuplah selang tersebut.18b. Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 29 Contoh mengetes kebocoran : Pengecekan kebocoran pada katup-katup : (Gb.

lepas selang (konduktor) antara pompa dan katup. Lihat : Kecepatan batang torak ketika mendekati akhir langkah. • Pengetesan pompa hidroik merupakan permulaan pengetesan seluruh sistem karena pompa hidrolik merupakan pembangkit aliran fluida ke seluruh sistem.doc Page 55 . Tekanan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 30 Mengetes cushion pada silinder kerja ganda Hidupkan mesin.19) 1). Pengetesan tekanan ini untuk mengecek apakah relief valve bekerja dengan sempurna. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dengan hydraulic tester ini dapat ditest : • • • Temperatur. Apabila cushion masih baik dan berfungsi maka kecepatan batang torak semakin lambat. Aliran oli harus dicek (dites) apakah ada perubahan penghasilan pompa. Dengar : Apakah kedengaran suara oli melalui orifice ketika batang torak mendekati akhir langkah ? Seharusnya kedengaran. Aliran (flow). flow meter. Suhu oli hidrolik harus dicek agar pengetesan berikutnya lebih akurat. Cara mengetes pompa : (Gb. Apabila hasil infestigasi menunjukkan hasil seperti tersebut di atas berati cushion masih baik. Tetapi apabila lain dari yangtersebut di atas berati cushion ada kelainan atau rusak. Pengetesan kebocoran untuk mengisolasi kebocoran pada setiap komponen yang bocor. Sedangkan bila menggunakan closed center system. sehingga sebelum pompa beres berarti komponen yang lain belum akan dapat dites. pengecekan tekanan untuk mengidentifikasi bekerjanya pompa utama. kemudian aktifkan silinder penggerak backhoe (misalnya). Kemudian mulailah pengetesan dengan menghidupkan mesin. Kebocoran. • • • • • • • Bebaskan tekanan dalam system. Mengetes pompa hidrolik dengan Hydraulic Tester Hydraulic tester atau hydraulic annalyzer terdiri atas pressure gauge (tekanan tinggi dan rendah). Menginstalasikan hydraulic tester. Tapi ingat ! jangalah bebannya melebihi tekanan maksimum. Perhatikan suara dan kecepatan geraknya ketika mendekati akhir langkah. Lanjutkan pembebanan sampai suhu kerja yang normal tercapai. Periksa permukaan oli (oil level) Pastikan bahwa katup beban dalam keadaan terbuka sebelum mesin dihidupkan atau sebelum proses pengetesan distart. temperature gauge dan katup beban (pressure load valve). gerakkan naikturun. (Suhu kerja normal dapat dilihat pada buku spesifikasi mesin). Secara perlahan tutuplah katup beban pada hydraulic tester untuk memberikan beban pada pompa. Sambungkan saluran keluar (outlet) hydraulic tester ke tangki hidrolic. Sambungkan saluran tekan ke saluran masuk (inlet) hydraulic tester.

test trvl 0 31.0 10. psi Aliran. Model : …………………………………… Tekanan.0 250 28. • Matikan mesin Gb.0 1250 1500 1750 2000 2250 16. Pengetesan pompa hidrolik Catatan hasil pengetesan : Pemilik : …………………………………… Seri ………………………….19. Gl/mn Circuit.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 31 2).0 7.Cyl. Bahkan pada pompa tipe radial piston. Sehingga bila kita lihat hasil pengetesan yang catatannya tercantum pada tabel di atas. misalnya tercatat 31 Gln/min.0 Sebagai pedoman bahwa yang dikatakan pompa tersebut baik ialah apabila jumlah aliran atau flow rate pada tekanan maksimum dapat mencapai paling tidak 75 % dari flow rate pada tekanan nol. Direct. • Setelah katup beban ditutup. • Buka kembali katup beban hingga tekanan kembali ke nol.0 13. amati kenaikan tekanan dan catatlah besar aliran setiap kenaikan tekanan 250 psi atau 17 bar sampai mencapai tekanan maksimum.doc Page 56 . Mengoperasikan hydraulic tester • Catatlah besar aliran pompa pada waktu tekanan nol yaitu ketika katup beban terbuka. misal pada tekanan 2000 psi besar aliran 7. variable displacement yang moderen dapat mencapai 90 %.0 500 25.0 Gln/min.0 1000 19.0 750 22. menunjukkan bahwa pompa tersebut adalah pompa yang sudah jelek. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

adalah (load- Hidupkan mesin dan stel kecepatannya sesuai dengan rekomendasi pembuatnya.20. Buka katup beban untuk mencatat aliran maks.20 di samping. Gb. Catat flow rate setiap kenaika tekanan 250 psi atau 17 bar. bila aliran pada setiap tekanan sama sebagaimana pada pengetesan pompa yang baik berarti seluruh komponen sistem adalah baik.doc Page 57 . Tetapi bila tekanan telah mulai turun sebelum mencapai beban penuh berarti ada bagian atau komponen dari sistem yang bocor atau telah rusak. Operasikan katup pengatur arah dan tahan pada suatu posisi sesuai dengan keperluan pengetesan. Operasi pengetesan sebagai berikut : • • Buka katup beban valve) pada tester. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang diagnose gangguan pada sistem hidrolik. Untuk itu teslah bagian atau komponen yang dicurigai dengan cara pengetesan seperti yang tersebut di atas. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Bila terjadi kenaikan suhu maka cairan hidrolik perlu dilewatkan ke sistem pendinginan. Pengetesan system hidrolik • • • Pengetesan harus dilakukan pada suhu cairan hidrolik yang sama. Cara menginstal hydraulic tester seperti terlihat pada Gb. pada tekanan nol. Tutuplah katup beban dan perhatikan kenaikan tekanan pada sistem.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 32 Mengetes Sistem hidrolik. Sebagai pedoman diagnose hasil pengetesan.

Timbul gelembung udara • dalam saluran masuk • 3). Untuk mempelajari cara-cara perbaikan komponen.1. jadi tidak menyedot udara. oli terlampau kental dan sebagainya. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. saringan tersumbat dan pipanya bocor. Udara bocor masuk ke • dalam sistem • Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. mungkin juga sebagian besar dari komponen itu rusak sehingga tidak dapat di perbaiki lagi. anda akan mempelajari dari setiap komponen itu mengenai hal-hal berikut : • • • • • Diskripsi tentang fungsi-fungsi komponen (sudah dipelajari sebelumnya) Gambar komponen (dapat dilihat pada modul hidrolik 1 dan hidrolik 2) Bentuk kerusakan Penyebap terjadinya kerusakan. Cara mengatasi kerusakan. Ternyata sebagian besar gangguan pada sistem hidrolik disebabkan adanya kerusakan pada komponen. Ingat bahwa : Prosedur perbaikan setiap komponen juga harus sesuai dengan sistematika perbaikan yang telah dibahas di depan. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 33 4. mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Apakah setiap komponen yang rusak itu mesti rusak semua bagiannya ? Tentu saja tidak. ada bagian yang sobek (berlubang). Terjadi cavitation (rongga • dalam pipa / saluran hidrolik) • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 4.doc Page 58 . Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. Kemungkian saluran intake tersumbat. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari cara-cara memperbaiki setiap komponen hidrolik yang mengalami kerusakan.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Mungkin hanya sebagian kecil yang rusak sehingga dapat kita perbaiki. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. • • 2). mengganti yang sobek.

Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. Filter dan strainer sangat • kotor atau terlalu kecil • • Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. Pompa motornya. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Sudu atau kipas dari • pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston • Mengatasi / memperbaiki Periksa manufacture’s maintenance instruction. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. barang kali ada yang mengganti. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. 8).doc Page 59 . Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. maka bersihkan dengan larutan pembersih. keringkan baru dipasang lagi. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan 7). Bila kekentalan oli kurang cocok. ganti saja. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Ada bagian yang rusak • atau hilang • • • 5). puli. lepas dari • Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. Pompa berputar terla. • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. • 6).lu • cepat • Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak. dan ukuran roda. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil.

Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Saluran hisap tersumbat • • • 3). Kerusakan mekanik seperti • lepas kopling. 4).2. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. maka luruskan. • • 6). yang diganti. poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 60 . Putaran terbalik poros pompa • • Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. belt. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. bersihkan • • 2). Periksa penginstalan motor. roda gigi dan sebaganya. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. Permukaan oli (terlalu rendah) turun • Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Putaran poros terlalu rendah pompa • Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Udara masuk ke dalam • saluran hisap (intake) • 5). Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Pompa tidak memompa Penyebab 1).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 35 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Bila ada pipa yang tersumbat. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. Oli terlalu kental • Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. 7). Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan.

misalignment. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). kurang sejajar).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 36 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3). Perfak (packing) aus • Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. Kebocoran dalam terlalu • besar • Periksalah ke-ausan dan kehilangan kemudian perbaiki dan setel kembali perapatan. Viskositas oli terlalu kecil (encer ). Pendingin oli tersumbat 4). Penyetelan / perakitan • bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. tidak sejajar. gantilah dengan oli yang sesuai.doc Page 61 . Maka gantilah dengan yang baru.4. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. • 5). • 4. Viskositas oli terlalu tinggi • • Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Overheating Penyebab 1).3. Terlalu sering membuang • oli pada relief valve Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. kurang • lurus. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. 2). Bagian-bagian yang kondor.

• • • 2). Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1).6. piston dan • sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. oli mengandung vernish. Katup-katup. Mesin sangat lamban pada • waktu start pertama. Relief valve disetel terlalu • rendah • terbuka • • Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi.doc Page 62 . 4. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. Untuk bagian yang aus perlu diganti. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Kebocoran pada sistem • Periksalah seluruh sistem. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. yang bengkok diluruskan bila mungkin. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Relief valve (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). endapan dan sebagainya. Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. 2). Carilah tanda-tanda oli yang kotor. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat.5. ke-ausan bearing dan sebagainya.

Rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai • 6). piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan komponen hidrolik. pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. aus atau macet • pada komponen pompa Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksanya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 38 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). Salah penyetelan katup • sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted • circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup.doc Page 63 . Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai.

Perbedaannya ialah bahwa overhol itu merupakan perbaikan secara menyeluruh dari kerusakan mesin / peralatan yang disebabkan oleh keausan atau karena umur pemakaian sudah mencapai jumlah jam kerja yang ditetapkan. Jadi untuk overhol ini tidak harus ada diagnose karena memang sudah diprediksi/diketahui rusak total. PERBAIKAN/OVERHOL SISTEM HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari sistematika mengoverhol sistem hidrolik . tidak boros pembiayaan dan masih menguntungkan. maksudnya kapan overhol ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja perusahaan.1. Sistematika pelaksanaan overhol hampir sama dengan sistematika perbaikan. pekerjaan pemesinan. biaya alat. misalnya pekerjaan bongkar-pasang. Untuk overhol sistem hidrolik ini akan memerlukan beberapa teknisi dari beberapa jenis keahlian.2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 39 5. Untuk itu pelajarilah uraian berikut : 5. Berapa lama mesin / alat akan dioverhol sangat menentukan proses produksi karena semakin lama mesin / alat tidak beroperasi semakin banyak kerugian Perhitungan tenaga kerja meliputi tenaga ahli sampai tenaga biasa direncanakan baik tempat kerjanya. Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting).1. Perencanaan Overhol (Overhaul Planning). pekerjaan elektroplating dan sebagainya. Hal ini perlu diperhitungkan karena akan menyangkut dengan biaya. Mengenai perbaikan atau penggantian komponen perlu dipertimbangkan yang mana lebih murah dan lebih baik. Misal 4000 jam kerja untuk sistem hidrolik pada alat berat . pengangkatan (dengan alat berat). Jadwal pelaksanaan overhol.1. antara lain : • • • • Teknisi hidrolik Teknisi listrik dan elektronik Teknisi mekanik. • • • 5. lama bekerja dan upah kerjanya. Perhitungan waktu pengerjaan. Teknisi overhol. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja.1. biaya bahan maupun biaya perbaikan komponen atau penggantian komponen. Apakah ada perbedaan antara perbaikan dan overhol sistem hidrolik ? Tentu saja ada. sehingga anda akan mampu nantinya melaksanakan overhol sistem hidrolik di bengkel anda. Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling).doc Page 64 . Apa sajakah yang harus direncanakan sebelum pelaksanaan overhol itu ? Hal-hal berikut inilah antara lain yang perlu direncanakan : 5. meliputi : • Perhitungan jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam overhol. Untuk overhol ini perlu adanya perencanaan yang matang agar lancar pelaksanaannya. 4.2.1.

hal ini perlu dicermati dan selalu memperhatikan gambar susunan pada maintenance manual. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan overhol tidak terganggu dan juga tidak mengganggu. Jadi tidak perlu diperiksa lagi. piston rod. Prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan perlu dipatuh bersama. Setiap komponen atau sub. Setelah pembongkaran selesai kemudian proses pembersihan atau pencucian dari bagian-bagian terkecil agar mudah diidentifikasi dan diperiksa. control plunger dan lain sebagainya perlu diperiksa / ditest apakah kondisinya masih baik atau sudah Page 65 • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. valve disc. Misalnya siapa yang harus melakukan. Karena overhol adalah proses perbaikan menyeluruh dari kerusakan total disebabkan keausan maka untuk bagian-bagian komponen sistem hidrolik yang diprediksi telah aus seperti sealseal.2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 40 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • • • Jadwal pembongkaran (dismatling) dan pemeriksaan komponen. 5. sub. kapan waktunya. valve tube. Agar keselamatan dan kesehatan kerja terjamin kita harus mematuhi prosedur yang berlaku secara umum maupun prosedur yang ada di perusahaan. Jadwal perbaikan / penggantian komponen. • • 5. atau alat pemukul. perlu mengosongkan oli bertekanan yang masih ada di dalam sistem.doc . Tetapi bagian-bagian yang lain seperti piston. Yang perlu diperhatikan dalam isolasi ini antara lain . Pemeriksaan atau pengujian komponen.assembly kelistrikan dikirim ke bengkel listrik dan sebagainya. Isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol Yang dimaksud denagan isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol ialah memindahkan atau memisahkan mesin tersebut ke bengkel ovehol agar terpisah dari mesin / peralatan yang sedang beroperasi.assembly jangan sampai hilang. pasak/pena dan lain-lainnya. Jadwal penyatuan kembali (reasembling ) dan pengujian hasil overhol.3.assembly dicabut (dipindahkan) dari induk mesin / peralatan kemudian dikirim ke bengkel yang sesuai misalnya sub. pasti sudah harus diganti kerena aus. cylinder barrel. • Prosedur isolasi. Ingat ! label atau tagged pada setiap sub. atau alat pemotong harus benar-benar sesuai atau cocok dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Prosedur keselamatan kerja. Memberikan label (tagged) pada sub.assembly gear box dikirim ke bengkel mekanik. Khusus untuk sistem hidrolik misalnya. alat apa yang memenuhi syarat yang akan dipergunakan dan sebagainya. Pemeriksaan Komponen Yang dimaksud dengan pemeriksaan komponen ialah pemeriksaan seperti apa bentuk dan jenis kerusakan komponen tersebut kemudian dianalisis dan diuji sejauh mana /seberat apa kerusakan tersebut terjadi . bearing.assembly yang nantinya akan dipisahpisahkan untuk mempermudah pada waktu penyatuan kembali (reassembling). Langkah-langkah pemeriksaan adalah sebagai berikut: • Membongkar / memindahkan komponen dari induk mesin / peralatan. Pembongkaran komponen menjadi bagianbagian terkecil dari komponen atau bijian. Alat pembongkaran seperti alat pengencang / pengendor. Dismantling atau pembongkaran.

tidak sentris atau bahkan retak atau patah. Misalnya poros yang bengkok diluruskan. Alat-alat perbaikan merupakan faktor penentu keberhasilan perbaikan. • • • 5.doc Page 66 . perubahan bentuk seperti bengkok. Oleh karena itu perlu kiranya alat-alat perbaikan tersebut memenuhi persyaratan teknis. Oleh karena itu monitoring pelaksanaan perbaikan harus dilaksanakan secara konsisten agar jadwal perbaikan yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara tepat. Setiap hasil perbaikan.4. Maksudnya ialah apakah pelaksanaan perbaikan itu di bengkel sendiri atau harus ke bengkel di luar perusahaan. Penyatuan Kembali (Reassembling) Penyatuan kembali atau reassembling merupakan pekerjaan akhir dari proses perbaikan atau overhol. Pengabilan keputusan. Karena tidak semua keahlian dan peralatan untuk perbaikan itu dimiliki oleh suatu perusahaan maka pada perbaikan komponen tertentu perlu dibawa ke bengkel lain. Perbaikan Komponen • Teknisi Perbaikan. Ini semua harus dilaksanakan dengan cermat karena hasilnya akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan selanjutnya. Tentu saja harus diperhitungkan bahwa perbaikan ini dijamin akan mencapai kualitas yang sama dengan yang baru dengan biaya lebih murah. perlu dites sebelum dirakit kembali ke dalam komponen induknya dengan mempergunakan alat-alat tes yang telah disebutkan di atas. Pengetesan hasil perbaikan komponen. • 5. Kemungkinan memerlukan teknisi ahli apabila memerlukan perbaikan yang sangat presisi. Kegiatan reassembling ini sangat tergantung pada pelaksanaan perbaikan komponen.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 41 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) cacat misalnya pengurangan demensi. • Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan oleh teknisi ahli dan didukung dengan alat pemeriksa / alat uji yang memadai di bengkel atau lab masingmasing. Tempat Perbaikan.5. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Langkah-langkah reassembling dapat anda ikuti sebagai berikut : • Persiapan. Dalam menetapkan personel untuk melaksanakan perbaikan ini harus disesuaikan antara kerusakan komponen yang akan diperbaiki dengan kompetensi teknisi pelaksana perbaikan. Alat perbaikan dan alat testing. Dari hasil pemeriksaan dan pengujian kerusakan tadi anda dapat mengambil keputusan apakah bagian tersebut perlu diganti dengan yang baru atau cukup diperbaiki saja. Demikian juga alat pengujian (testing tools) harus memenuhi syarat (terstandar). Misalnya untuk memperbaiki eksentrisitas dan menguji sentrisitasnya atau untuk perlakuan panas dan sebagainya. Hal pokok yang harus dilakukan dalam persiapan ini adalah mengumpulkan komponen-komponen yang telah selesai diperbaik baik yang diperbaik di dalam bengkel sendiri atau pun yang di bengkel luar. sekecil apapun bagian komponen tersebut. karena apabila alat ujinya tidak standar maka hasil perbaikannya pun tidak akan memenuhi standar. valve disc yang berkurang ukurannya dapat dilapis lagi (elektro plating) dan sebagainya.

setelah melalui pengujian sebelumnya. Pengujian ini dengan cara menjalankan / menggerakkan semua bagian yang bergerak tanpa beban sambil diamati apakah jalannya / gerakannya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Disamping itu tentu saja dipersiapkan pula alat-alat perakitan dan alat penunjangnya seperti alat angkat. Uji coba atau running test yaitu pengujian hasil perbaikan / overhol. Setelah selesai perakitan. Pengujian hasil overhol. Dalam pelaksanaan perakitan ini harus selalu dimonitor oleh Supervisor agar tidak terjadi kesalahan.sistem hidrolik saja yang dioverhol. udara kempa. bearing. cincin washer dan lain sebagainya. pegas. Biasanya sistem hidrolik merupakan bagian atau sub. dengan cara mengoperasikan mesin / peralatan dengan dibebani mulai dari beban ringan hingga beban penuh selama waktu yang telah ditetapkan.doc Page 67 . Dengan demikian pelaksanaan overholnya kemungkinan bersamaan dengan sub. grease. Komponen yang akan dirakit kembali ini adalah komponen yang telah selesai diperbaiki dan telah dikumpulkan dan juga komponen-komponen baru (replacement) seperti : seal. Uji fungsi yaitu menguji setiap komponen apakah sudah dapat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing komponen. kerapian pemasangan selang-selangnya. Jangan lupa persiapkan pula bahan-bahan yang diperlukan seperti oli. selang. Supervisor perakitan harus memeriksa kembali hasil kerja stafnya sebelum menyerahkan mesin / peralatan yang dioverhol ke bagian quality control dan quality Assurance. selang. kabel dan lain sebagainya. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan/overhol system hidrolik dan selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda ! • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 42 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Periksalah semua komponen apakah sudah terkumpul semuanya dan cocokan dengan gambar kerja. kebenaran posisi setiap komponen dan lain lainnya. alat keselamatan kerja. Apabila dalam pengujian masih terdapat kelainan-kelainan maka bagian quality control perlu mengembalikan lagi mesin / peralatan tersebut untuk disetel atau diperbaiki kembali sampai berhasil dengan baik.sistem dari suatu mesin / peralatan.sistem yang lain tetapi dapat juga hanya sub. Apabila secara fisual belum dapat diterima maka bagian quality control perlu mengembalikan hasil overhol tersebut untuk diperbaiki lagi. Pelaksanaan perakitan. Setelah semua pengujian selesai dan dinyatakan baik maka bagian quality assurance mengeluarkan sertifikat tanda uji bahwa mesin / peralatan tersebut telah layak untuk dioperasikan lagi. Untuk pengujian hasil overhol sistem hidrolik yang perlu dilakukan adalah : Uji tampak yaitu diperiksa / diamati tata letak pemasangan komponennya.

• • • • • 6. Bila mesin dipakai di perusahaan sendiri maka pimpinan perusahaan melimpahkannya kepada pimpinan produksi atau pimpinan pemakai mesin tersebut. barang kali sarana-sarana penunjang tadi perlu dibuat lagi instalasinya. saluran udara kempa (bagi yang perlu) apakah sudah tersambung denga baik. Pinpinan perusahaan memastikan kebenaran laporan. dan dikencangkan pengikatannya sekuat mungkin. Tetapi bila pindah tempat. Verivikasi hasil perbaikan/overhol Mesin hasil perbaikan/overhol yang telah diserah terimakan. apakah sistem pendinginan sudah siap dan sebagainya. apakah kabel-kabel listrik telah tersambung dengan baik. saluran udara kempa (bagi mesin yang memerlukan) dan lain sebagainya. Setelah itu baru disambungkan ke sumber tegangan listrik dan sumber udara kempa. Yang dimaksud dengan recommisioning ialah penyerahan kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol dari bagian maintenance ke bagian produksi (lini produksi) atau bagian pemakai mesin / peralatan tersebut atau ke pelanggan yang menggunakan jasa overhol di bengkel ini untuk digunakan atau dioperasikan lagi. yang kemungkinan kembali ke tempat semula atau mungkin pindah ke tempat lain.doc Page 68 . Pemeriksaan pra pengoperasian yaitu apakah oli hidrolik maupun oli pelumas telah diisi sesuai dengan ketentuan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 43 6. Setelah semuanya lengkap dan terpasang kemudian mesin / peralatan diperiksa kedatarannya (leveling). Dalam penyerahan dan pemakaian kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol ditempuhlah prosedur berikut : • Kepala bengkel melaporkan hasil perbaikan/overhol kepada pimpinan perusahaan lengkap dengan data-data hasil perbaikan/overhol dan hasil pengujiannya.2. SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI 6. Bila kembali ke tempat semula tentu saja sarana penunjangnya masih lengkap seperti fondasi. Hal ini terserah kepada sistem administrasi perusahaan yang bersangkutan . Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : • Pemasangan kembali (reinstalling) yaitu memasang kembali mesin / peralatan hasil overhol. • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila mesin adalah kepunyaan pelanggan maka pimpinan perusahaan memberitahukan kepada pelanggan agar yang bersangkutan mengambilnya. perlu diverivikasi terlebih dulu sebelum dioperasikan untuk produksi.1. kabel listrik dan kelengkapannya. Mesin hasil perbaikan/overhol diserah terimakan Prosedur penyerahan juga difokuskan pada prosedur adaministrasi. Prosedur Recommisioning Hydraulic System.

Bila masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan maka bengkel perbaikan/overholseharusnya masih bertanggung jawab untuk menyempurnakan hasil perbaikan tersebut. lancar dan berkesinambungan perlu kiranya ada dukungan administrasi yang memadai . enam bulanan (six monthly) dan tahunan (yearly). • 6.doc Page 69 . kartu pemakaian. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah mesin / peralatan hasil perbaikan/overhol selesai diuji coba pada lini produksi dan hasilnya memuaskan maka surat tanda serah terima ditanda tangani.spare part dan bahan yang digunakan serta petugas pelaksana. apakah mesin / peralatan dapat dioperasikan seperti semula. Agar proses pemeliharaan selanjutnya berjalan dengan baik. bulanan (monthly).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 44 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan yaitu pengoperasian percobaan kembali oleh operator. Jadwal ini harus dibuat berdasarkan petunjuk dari buku petunjuk pemeliharaan (maitenace manual). Updating Administrasi Pemeliharaan Updating administrasi pemeliharaan yaitu memperbaharui kartu-kartu seperti kartu mesin. Pengoperasiannya seperti uji coba (running test) selama waktu yang telah ditetapkan.jenis perbaikan. Macam-macam kegiatan administrasi pemeliharaan antara lain : • Jadwal Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan preventive perlu dijadwalkan misalnya kegiatan mana yang dilaksanakan secara harian (daily). mingguan (weekly). • Kartu Pemeliharaan ( Maintenance Record ) Kartu pemeliharaan ini perlu dibuat untuk mencatat segala perbaikan yang telah dilakukan terhadap suatu mesin/peralatan.3. kartu pengoperasin mesin (bila mungkin ada perubahan karena ada yang dimodifikasi) dan laporan . Kartu ini berupa tabel yang berisi waktu pelaksanaan (tanggal). Dengan jadwal tersebut berarti kita sebagai teknisi atau pun sebagai superviser dapat mempedomani untuk bekerja.

doc Page 70 . Disamping itu harus tercatat pula antara lain : • Komponen-komponen yang dapat diperbaiki untuk dipasang kembali Untuk dapat menentukan komponen yang diperlukan kita harus dapat membaca katalog untuk memilih spesifikasi komponen yang tepat. Bahan pemeliharaan dan spare part. Buku-buku manual dan katalog Mesin atau peralatan itu sendiri.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 45 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf • Inventarisasi Pemeliharaan Sistem inventarisasi ini akan membantu menertibkan pelaksanaan pemeliharaan karena semua yang kita perlukan telah dicatat. Hal-hal yang perlu diinventarisasikan antara lain : o o o o Alat-alat pemeliharaan dan perbaikan termasuk alat pengujian. Dengan tercatatnya segala sesuatu kita akan mudah menemukan hal-hal yang kita perlukan. Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. • Gudang atau tempat komponen bekas dan catatan barang-barang yang akan dibuang atau barang kali masih dapat dihibahkan kepada orang lain. Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang recommissioning hasil perbaikan/overhol sistem hidrolik .

d. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. c. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perbedaan antara pemeliharaan pencegahan dan perbaikan. Istilah-istilah di dalam pemeliharaan . Macam-macam kegiatan pemeliharaan pencegahan. e. b.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Membuat Rangkuman untuk Medalami Sistematika Pemeliharaan Buatlah rangkuman dari materi tentang Sistematika Pemeliharaan yang isinya kurang lebih menyangkut hal-hal berikut : a. Langkah kerja perbaikan .doc Page 71 . Macam-macam kegiatan perbaikan.

doc Page 72 . Kemudian diskusikan dengan grup anda dan buatlah daftar dari apa yang telah anda identifikasi tersebut.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi hal-hal yang dipersiapkan (Pra Pemeliharaan ). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai pembuatan daftar tadi periksakanlah kepada pelatih anda. Coba identifikasi alat / bahan / fasilitas yang telah dipersiapkan untuk memperlancar pelaksanaan pemeliharaan selanjutnya.

doc Page 73 . pemasangan konduktor. pengikatan konponen. Setel tekanan kerja sistem hidrolik sesuai dengan kebutuhan. Setelah selesai bekerja lepaslah komponen-komponen yang perlu dilepas. Laksanakanlah pemeliharaan berikut ini ! • Sebelum mengoperasikan mesin / peralatan hidrolik periksalah terlebih dulu kondisi mesin / perlatan baik tata letaknya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kelengkapan alat dan sebagainya. • • • • • Setelah selesai laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Bersihkan ruangan sesuai dengan standar kebersihan yang berlaku.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Harian . Amati selama bekerja jangan sampai terjadi beban lebih. bersihkan dan kemudian simpanlah pada tempatnya. Jaga selalu kebersihan ruang.

Lakukan penyetelan-penyetelan terhadap komponen-komponen seperti. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. penyetelan mur-baut pengikat dan lain-lainnya! g. Periksa kondisi sambungan dan perapatnya. apakah terdapat kotoran. Periksa kondisi konektor dan konduktor. d. Periksa regulator dan distributor bekerja dengan baik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Berkala. Periksa keadaan oli hidrolik memeriksa gelas penduga (sight glass). apakah ada bocoran-bocoran dan bila ada betulkanlah ! f. c. e. debu atau partikel lain yang dapat mengganggu . b.doc Page 74 . Buatlah langkah kerja cara penggantian oli hidrolik sebelum melakukan penggantian oli. Laksanakanlah pemeliharaan berkala berikut ini ! a. Periksa katup-katup yang digunakan. Setelah selesai laporkanlah hasil kegiatan anda ini kepada pelatih anda. apakah masih layak untuk dipakai dan menjamin keamanan kerja.

Setelah selesai pembuatan rangkuman ini periksakanlah kepada pelatih anda. : Membuat rangkuman materi tentang cara-cara menemukan gangguan Buatlah rangkuman secara singkat tentang cara-cara menemukan kesalahan / gangguan yang isinya mrliputi : • • • Tanda-tanda kerusakan / gangguan Sistematika menemukan gangguan Sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 75 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Task 6 Tugas 6. tidak seperti biasanya. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. Apa kira-kira penyebabnya dan bagai mana cara mencarinya. Apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif menemukan gangguannya. e) Pada sistem hidrolik tercium bau kebakaran. c) Sistem hidrolik mendengung (huming). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perkirakan apa saja penyebabnya dan bagaimana menemukan gangguannya. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. b) Sistem hidrolik tiba-tiba berhenti .doc Page 76 . Diskusikanlah dengan teman anda / grup anda hal-hal berikut : a) Sistem hidrolik tidak dapat bekerja sejak awal (tidak dapat distart). Setelah selesai tulislah hasil diskusi anda kemudian laporkanlah kepada Pelatih anda dan mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. d) Sistem hidrolik suhunya menjadi cukup tinggi. : Diskusi tentang cara menemukan gangguan / kesalahan.

• Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7.doc Page 77 . Coba analisis bila motor hidrolik setelah berjalan kemudian akan dibalik arah putarannya tetapi tidak mau berbalik arah. kemudia kerjakan tugas berikut : • • • • • Sebutkan nama-nama komponen yang ada pada sirkuit tersebut Jelaskan cara kerja sirkuit Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plate yang ada. : Menemukan kerusakan / gangguan pada sistem hidrolik Perhatikan sirkuit hidrolik berikut ini. Operasikan sirkuit tersebut pada alternatif perubahan jumlah aliran yang ada. apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya. Apa yang kira-kira akan terjadi bila relief valve pada pompa disetel kendor.

Ambillah komponen-komponen berikut kemudian lakukan pembongkaran (desmantling). apakah komponen tersebut ada kerusakan.doc Page 78 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas. Komponen berikut adalah : • • • • • • • • • Pompa hidrolik Filter Pressure gauge Katup 4/2 manually Katup 4/3 . kalau ada pada bagian mana dan bila tidak beri alasannya.double solenoide Silinder kerja ganda Check valve Selang Regulator Setelah selesai setiap job laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Setelah itu amati dan identifikasi.8 Menemukan dan mengidentifikasi kerusakan komponen .

. Mengganti atau memperbaiki kerusakan komponen Lanjutkanlah tugas No. ……………………………………………………………………. …………………………………………………………………. Kemudian pertukarkan diantara peserta. ………………………………………………………………. Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah komponen . ………………………………………………………………. kemudian tuliskan namanya. 8 dengan memperbaiki atau mengganti komponen-komponen yang anda nyatakan rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. ………………………………………………………………. ………………………………………………………………… ………………………………………………………………….. ………………………………………………………………... ………………………………………………………………. spesifikasi umum. ………………………………………………………………… ………………………………………………………………… …………………………………………………………………. ………………………………………………………………....doc Page 79 . fungsi komponen tersebut . nama bagian-bagian dan fungsi setiap bagian tersebut. ………………………………………………………………….Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9.. …………………………………………………………………….. …………………………………………………………………. carakerja dan cara pemeliharaannya.

Buatlah rangkuman tentang overhol sistem hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 • • • • • • Membuat rangkuman untuk pendalaman materi . yang isinya meliputi : Perencanaan overhol Perhitungan overhol Penjadwalan perbaikan komponen Reassembling Pengujian hasil overhol Recommissioning Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 80 .

doc Page 81 . Untuk itu buat dulu spesifikasi komponen berikut : • • • • • • • • Pressure gauge Flexible hose Double acting cylinder Katup 4/3 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11. Pemilihan spesifikasi komponen Pilihlah komponen-komponen pengganti pada proses overhol berdasarkan katalok.single solenoid spring return Piston ring Cylinder seal Filter Reducing valve (regulator) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Setelah selasai overhol dan mesin / alat akan digunakan kembali (recommissioning). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 82 . maka perangkat administrasinya juga perlu diperbaharui atau bahkan mungkin ada yang dimodifikasi misalnya prosedur pengoperasian berbeda dengan yang dulu karena adanya modifikasi mesin. Untuk itu coba anda rancang jenis kartu apa yang diperlukan dan diskusikan untuk pembuatannya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12 Memperbaharui / memodifikasi perangkat administrasi pemeliharaan .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi OHT 1 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 83 .

A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.doc Page 84 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 2 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q. perbaikan Jadwal perbaikan Bk.luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.dalam Periksa kerusakan Perhit.

doc Page 85 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 PENYEBAB TERJADINYA PERMASALAHAN PEMELIHARAAN 1 4 2 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 86 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 PEMERIKSAAN SISTEM HIDROLIK SEBELUM OPERASI Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katup-katup atau unit pengatur Periksa saluran oli saluran- Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Periksa hidrolik dan hidrolik (oli) tangki cairan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 87 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter Inlet screen Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 6 MENEMUKAN KERUSAKAN TANDA-TANDA KERUSAKAN : • SISTEM BERHENTI • GETARAN BERLEBIHAN • TIMBUL SUARA ASING • MENINGKATNYA SUHU • TERCIUM BAU KEBAKARAN SISTEMATIKA MENEMUKAN KERUSAKAN • MEMPELAJARI CARA KERJA ALAT • MEMPELAJARI URUTAN PEMINDAHAN • MEMPELAJARI GRAFIK URUTAN KERJA • MEMBACA DIAGRAM SIRKUIT • MELOKALISASI DAN MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA KERUSAKAN • KERUSAKAN ATAU GANGGUAN PADA KOMPONEN • KESALAHAN SIRKUIT YAITU SALAH DESAIN ATAU SALAH MENGINSTAL • PENGIKATAN ATAU PEMASANGAN YANG KURANG SEMPURNA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 88 .

doc Page 89 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 7 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) TUJUH LANGKAH MENEMUKAN GANGGUAN MENGUASAI SISTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 8 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) BERTANYA KEPADA OPERATOR MENCOBA MENGOPERASIKAN MESIN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 90 .

doc Page 91 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENGINSPEKSI MESIN MEMBUAT DAFTAR PENYEBAB KERUSAKAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENCAPAI KESIMPULAN MENGUJI KESIMPULAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 92 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 MENGETES KEBOCORAN SILINDER KERJA GANDA MENGETES KEBOCORAN KATUP PENGARAH Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 93 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 MENGETES POMPA DENGAN HYDRAULIC TESTER MENGETES SISTEM HIDROLIK DENGAN HYDRAULIC TESTER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 94 .

(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) 2). oli terlampau kental dan sebagainya. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). Bila kekentalan oli kurang cocok. ada bagian yang sobek (berlubang). mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. Udara bocor masuk ke dalam sistem Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. mengganti yang sobek.1. 3). 4). Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. saringan tersumbat dan pipanya bocor. ganti saja. Ada bagian yang rusak atau hilang Periksa manufacture’s maintenance instruction. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 4. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran.doc Page 95 . jadi tidak menyedot udara. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Kemungkian saluran intake tersumbat. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Timbul gelembung udara dalam saluran masuk Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus.

dan ukuran roda. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan 7). Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali.doc Page 96 . Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. keringkan baru dipasang lagi.lu cepat Periksa motor penggerak. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 8).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi 5). 6). sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. Pompa berputar terla. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. barang kali ada yang mengganti. Pompa lepas dari motornya. Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. puli. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan.

Putaran poros pompa terbalik Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. Periksa penginstalan motor. Oli terlalu kental Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Bila ada pipa yang tersumbat. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya 5). Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Putaran poros pompa terlalu rendah Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. belt.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 4. roda gigi dan sebaganya. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. 6). Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi.2.doc Page 97 . Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. yang diganti. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). maka luruskan. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. Permukaan oli turun (terlalu rendah) 4). Pompa tidak memompa Penyebab 1). Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Saluran hisap tersumbat Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. 7). poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. bersihkan 3). Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. 2).

Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). Periksa dan setel kembali hingga sempurna. Maka gantilah dengan yang baru. kurang lurus. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ).3. Overheating Penyebab 1). 2). 4. Pendingin oli tersumbat Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. misalignment. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kebocoran dalam terlalu besar Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan.doc Page 98 . Penyetelan / perakitan bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. kurang sejajar).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 4. gantilah dengan oli yang sesuai. 3). Bagian-bagian yang kondor.4. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. Viskositas oli terlalu tinggi Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. tidak sejajar. Perfak (packing) aus Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. 5). Terlalu sering membuang oli pada relief valve 4).

Untuk bagian yang aus perlu diganti.5. Katup-katup. 2). oli mengandung vernish. Carilah tanda-tanda oli yang kotor.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 4. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. keausan bearing dan sebagainya. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. yang bengkok diluruskan bila mungkin. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. endapan dan sebagainya.doc Page 99 . Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

6. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. 4). piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. Relief valve disetel terlalu rendah Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 18 4. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai 6). Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. Rusak. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. aus atau macet pada komponen pompa Untuk memeriksanya. Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. 2). Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3).doc Page 100 . Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

• Teknisi overhol • Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). ISOLASI MESIN / PERALATAN YANG AKAN DIOVERHOL • Prosedur isolasi • Prosedur keselamatan kerja • Memberikan label (tagged) pada sub. • Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 101 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PERENCANAAN OVERHOL (OVERHAUL PLANNING). • Tempat Perbaikan • Alat perbaikan dan alat testing.assembly PEMERIKSAAN KOMPONEN • Membongkar / memindahkan komponen • Dismantling atau pembongkaran • Pemeriksaan atau pengujian komponen • Pengabilan keputusan PERBAIKAN KOMPONEN • Teknisi Perbaikan. • Pengetesan hasil perbaikan komponen.

PENGUJIAN HASIL OVERHOL • Uji tampak • Uji fungsi • Uji coba • Sertifikat tanda uji RECOMMISIONING HYDRAULIC SYSTEM.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PENYATUAN KEMBALI (REASSEMBLING) • Persiapan • Pelaksanaan perakitan. • Prosedur penyerahan • Pemasangan kembali (reinstalling) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan • Updating kartu-kartu maintenance Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 102 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 103 .

apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Bila anda meniiai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue diatas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata . Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berati bahwa orang tersebut harus mampu untuk : • • • • • menampilkan ketrampitan pada level (tingkat) yang dapat diterima mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian. Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan untuk dinilai. pertanyaan : “Kemampuan kerja apa yang benar-benar dibutuhkan oleh karyawan”? Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kita maksud dengan kata “kompeten”. Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memadai . Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri . Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembuatan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang dimaksud dalam Standard Kompetensi. Untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pedoman ini. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. baik memenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal.doc Page 104 . Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. seorang peniIai industri yang diakui akan menentukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini. merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah memenuhi suatu peranan dalam pekerjaan sesuatu rangkaian tugas-tugas pada mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru. dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . Penilaian lebih untuk mengidentifikasi pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. Penilaian mengakui bahwa individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara: • • kualifikasi terdahulu belajar secara informal. Para penilai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutuskan metode penilaian yang akan dipakai.

Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub. Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi. pilihan ganda. …………………………….1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan sistematika pemeliharaan. secara umum mengikuti format berikut: (a) (b) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja.………. cara penilaian berikut ini disarankan untuk digunakan.……….Kompetensi Satu : Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik.…………………. Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar menguasai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . Sebagai contoh.………. Tes Essay dapat juga digunakan dengan soal-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini. b.doc Page 105 . Yang termasuk preventive maintenance adalah : 1) ……………………………………. Penilaian untuk unit ini. dengan cara mengisi titik-titik berikut : a. e. Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri . dan berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu ketrampilan. ………………………. Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk pengetahuan pokok pada setiap elemen kompetensi. komparasi.… c. Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif. Kegiatan yang dilakukan pada pra pemeliharaa antara lain : 1). Sesi praktik seharusnya diulang sampai tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi dicapai. mengisi/melengkapi kalimat. 2)……………………………………… 3).. Yang dimaksud dengan pemeliharaan ialah……………………………………………. seperti hal ini. Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Tujuan pemeliharaan ialah …………………………………………. d. ……………………………………… 3) …………………….. Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya dinilai secara individu untuk tiap sub kompetensi. Yang dimaksud dengan prevetive maintenance……………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. 2). berdasar pada dua hal yaitu: • • pengetahuan dan ketrampilan pokok dan hubungan dengan ketrampilan praktik.

…… 7) ………………………maksudnya………………………... c).…… 5) ………………………maksudnya………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik..…………. Data-data kesalahan dapat diperoleh dari : .Kompetensi Dua : Memperbaiki / mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak.2 Yang dimaksud dengan predictive maintenance ialah ………………………………. ………………………………………………………………………………… Sub.doc Page 106 .……..……. ………………………………………….……………………………………….…… 6) ………………………maksudnya………………………. ………………………………………………………………………………………………. c. 3) ………………………maksudnya……………………….. ……………………………………… d.. Kesalahan didokumentasikan dan dilaporka dengan tujuan……………………………….. c.. a).Bab 5 Cara Menilai Unit Ini f. Kegiatan pemeliharaan berkala untuk sistem hidrolik antara lain : h 1./ ………………………………….. ……………………………………………………………………………………. a. 1.…… 4) ………………………maksudnya………………………. b. ./ …………………………………. 1.……………………2)………………………………………………... Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2. 3)…………………………………………. Fungsi/kegunaan hydraulic annalyzer ialah………………………………………….4)……………………………. ……………………………………. Menemukan gangguan dengan operational checkout prosedurnya adalah ……. Ada tujuh langkah dalam menemukan kesalahan atau gangguan ialah : 1) ………………………maksudnya………………………. Motor hidrolik yang dapat dibalik. ……………………………………. ……………………………………/…………………………………… d. Compound sequence valve .…….4. Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya..1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a. 2) ………………………maksudnya………………………. ……………………………………….…… b).. b.. Kegiatan yang dilakukan secara rutin (harian) selama sistem hidrolik beroperasi antara lain :1)…………………….3. b.. ……………………………………/…………………………………… g.. a. a..

2 Dalam perencanaan overhol hal-hal berikut perlu diperhitungkan : 1.4. c. 2. Sub. Langkah-langkah mengisolasi mesin yang akan dioverhol ialah . b. Sub. ………………………………. …………………………………….1 a.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini 2.1 dari buku katalog (buku katalog disediakan ) dan tulislah………………………………………………………… spesifiksinya……………………………………………………………………………………. 2.. 3. ………………………………….. 3. ……………………………………. 2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. c.2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a. Penilaian Empat .doc Page 107 .. …………………………… …………………………. …………………………. :……………………………………………. 3..Kompetensi Empat :Menyerah terimakan penggunaan kembali sistem hidrolik. . ……………………………………………. Tuliskan prosedur pemeriksaan kerusakan komponen ……………………………….1 Prosedur penyerahan untuk penggunaan kembali sistem / mesin adalah : a.Kompetensi Tiga : Memperbaiki dan / atau mengoverhol sistem hidrolik Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3.4 Ada bermacam-macam pengujian hasil perbaikan / overhol yaitu : a b c d …………………………. …………………………. ……………………………………………………… c. ………………………………. b.3 Prosedur perbaikan atau penggantian komponen adalah sebagai berikut : a. ……………………………………..3 Pilihlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2.. 3. …………………………..: …………………………………………………………… b.. …………………………. ………………………………. Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4.

…………………………………………. …………………………………… 4. Penilaian Praktik Penilaian Praktek . c.. adaptor dan sebagainya harus benar . Dalam mempersiapkan peralatan . b. ………………………………………. selang . Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari setiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang penting Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.dapat dicapai. …………………………………. Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit.. …………………………………………. c. Penyelesaian seluruh tugas. konektor . Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar . Bila melaksanakan penilaian praktek hal-hal berikut perlu dipertimbangkan : • • • • • • • • Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar . …………………………………………………………. Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar. Perakitan instalasi sirkuit secara aman.doc Page 108 . meliputi tugas : 1 . ………………………………………………………… b.3 Perangkat administrasi pemeliharaan yang perlu di-update antara lain :: a. c.12 Setiap pelaksanaan praktek hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peserta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan.2 Mesin / sistem yang akan digunakan harus diverivikasi lebih dulu sebagai berikut : a. . . …………………………………………………………… 4.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini b.

4 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip. 2. Masalah / indikasi diidentifikasikan. Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda telah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan 02 2.2 2. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.4 Tugas-tugas untuk penilaian Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya Pemeliharaan pencegahan sistem sesuai prosedur yang sistematis. 1. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.3 1.2 hidrolik.3 2.1 dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem 1. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. konsultasi operator sistem.doc Page 109 .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 01 Melaksanakan pemeliharaan 1. kesalahan hidrolik dan dilaksanakan penyebabnya Yah Tidak Perlu latihan lanjut Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

dengan menggunakan prinsip.2 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.4 04.3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. 4. hasil perbaikan diverifikasikan. perbaikan atau overhol.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 03. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar.doc Page 110 . apakah perlu penggantian. Menyerah-terimakan / 4. .3 3.1 penggunaan kembali sistem hidrolik.1 3. teknik. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.2 Tugas-tugas untuk penilaian Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. dites dan diperiksa. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. 4. Yah Tidak Perlu latihan lanjut 3. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.

Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif : Merencanakan kegiatan praktek sebelum menyambungkan komponen dan peralatan. Menyambungkan peralatan dan komponen kemudian diperiksa .menyebutkan fungsi dan konstruksi.doc Page 111 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.hal-hal yang meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk: Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Calon : Nama Penilai : Catatan-catatan Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa dia dapat : Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke dalam unit lain yang terkait : Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2). Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan peralatan yang benar : Memilih. Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang dalam kelompok. Menjelaskan pengertian simbol .menggunakan komponen.senantiasa menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja . Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang belum jelas atau meragukan .sebelum menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga. Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit. Mendemonstrasikan Pengetahuan : Menjelaskan.kalau perlu dengan Pelatih / Guru . Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan : Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan.mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah sesuai dengan desain.menyebutkan nama-nama komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram sirkit .

kerja yang sesuai dengan kegiatan Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai. terjadi selama Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.misalnya suara atau bau yang asing.doc Page 112 .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kegiatan pekerjaan : Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis. Mengamati lingkungan dan hal-hal yang bekerja. IPenerapan prosedur keamanan.keselamatan dan kesehatan kerja secara terintegrasi : Memakai pakaian workshop.

Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Penilai: penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Peserta Pelatihan: penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut.doc Page 113 .0304 Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Perserta Pelatihan: ……………………………………………… Nama Penilai: ………….………………………………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC .