Indonesia Australia Partnership for Skills Development

Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian
Kode Unit : BSDC - 0305

PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK
Maret 2002

Daftar Isi
BAB 1 PENGANTAR ......................................................................................................... 1 Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini..................................................................... 1 Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung ........................... 1 Definisi ........................................................................................................................ 1 Berapa Lama Mencapai Kompetensi .......................................................................... 2 Simbol ......................................................................................................................... 2 Terminologi ................................................................................................................. 2 BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH ...................................................................................... 5 Peran Pelatih............................................................................................................... 5 Strategi Penyajian ....................................................................................................... 5 Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini .................................. 5 Peraturan .................................................................................................................... 6 Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan ......................................... 6 BAB 3 STANDAR KOMPETENSI...................................................................................... 7 Judul Unit .................................................................................................................... 7 Deskripsi Unit .............................................................................................................. 7 Kemampuan Awal ....................................................................................................... 7 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja ............................................................. 7 Variabel ....................................................................................................................... 8 Pengetahuan dan Keterampilan Pokok....................................................................... 9 Konteks Penilaian ..................................................................................................... 11 Aspek Penting Penilaian ........................................................................................... 11 Keterkaitan dengan Unit Lain.................................................................................... 12 Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini............................... 12 Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini..... 12 BAB 4 A B C STRATEGI PENYAJIAN ...................................................................................... 13 Recana Materi ................................................................................................... 13 Cara Mengajarkan Standar Kompetensi............................................................ 17 Materi Pendukung Untuk Pelatih ....................................................................... 25 Lembar Informasi .......................................................................................... 26 Tugas ............................................................................................................ 71 Transparansi ................................................................................................. 83 CARA MENILAI UNIT INI .................................................................................... 104 Apa yang dimaksud dengan penilaian? .................................................................. 104 Apakah yang kita maksud dengan kompeten? ....................................................... 104 Pengakuan kemampuan yang dimiliki..................................................................... 104 Kualifikasi penilai..................................................................................................... 104 Ujian yang disarankan............................................................................................. 105 Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:........................................................ 111 Lembar Penilaian .................................................................................................... 113

BAB 5

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

i

Bab 1

Pengantar

BAB 1

PENGANTAR

Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini
Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajarkan keterampilan ditempat kerja. Berdasarkan kepada standar kompetensi yakni suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan, sikap dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Penekanan utama adalah tentang apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan. Salah satu karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja. Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan: • • • • kebutuhan peserta pelatihan persyaratan-persyaratan organisasi waktu yang tersedia untuk pelatihan situasi pelatihan.

Strategi pembelajaran/penyampaian, termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan oleh guru/pelatih untuk peserta pelatihan. Masalah yang disarankan akan memberikan suatu iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk memenuhi/mencapai standar kompetensi. Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit inii tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Peserta pelatihan didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka, contohcontoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki, agar dapat memastikan relevansi pelatihan.

Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung
Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut: Literasi Kemampuan membaca, interpretasi dan membuat teks. Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan suatu pengertian Numerasi Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol teknik, diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan keduanya yaitu antara matematik dan teknik.

Definisi
Dalam bahan pelatihan, seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih. Dalam situasi pelatihan orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa, pelajar atau sebagai peserta. Mirip dengan itu, seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. Dalam situasi pelatihan anda, orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru, mentor, fasilitator atau sebagai supervisor.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 1

pengetahuan. agama atau latar belakang pendidikan. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para tenaga kerja di suatu area tertentu. Berikut penjelasan tentang simbol: Simbol Keterangan Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer kepada peserta pada papan tulis atau flipchart.Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. Aspek Penting Penilaian Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan HO OHT Penilaian Tugas Tugas Tugas / kegiatan diselesaikan.doc Page 2 . atau aktivitas yang harus Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur. kultur. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan. sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. jenis kelamin. sikap yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan mengukur unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhkan oleh industri. sosial. sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol. fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian.

3 Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelatihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pelatihan institusi / organisasi yang bersangkutan. memecahkan masalah menggunakan teknologi. Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaian unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebuah unit kompetensi. Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai. Kontek Penilaian Menetapkan dimana. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatihan. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi. merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas. menggunakan ide-ide teknikmatemmatis .Ini meliputi: mengumpulkan.doc Page 3 .Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. bekerja dengan orang lain dalam sebuah team. Elemen Elemen atau sub. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana sebuah unit kompetensi harus dinilai. Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan.sebagai berikut: Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai bersama. Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu. Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda. yang diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetapkan oleh industri. Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin.Bab 1 Pengantar Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila melakukan penilaian. menganalisis.

Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai kompetensi dalam suatu unit. untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila menggunakan prformance test (tes penampilan). pengetahuan dan kemampuan sesseorang yang telah dicapainya. Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan. Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setetah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastikan bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja. yang mana pengumpulan bukti relevan dengan apa yang dinilai. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industi tapi dapat juga berkaitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap hasil belajar sebelumnya (RPL-Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut. Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan kontex yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan.doc Page 4 . Misal.kompetensi.Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Nasional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan . Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok) Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/trampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja.

jika praktik on the job tidak memungkinkan. proyector. Iayar proyektor. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Untuk memastikan bahwa anda siap bekerja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa.doc Page 5 . Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian teori terhadap peserta pelatihan. baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan. Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang diajarkan. Contohnya. kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ? Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? • • • Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi : • • • • • • • tugas-tugas praktik proyek-proyek dan tugas-tugas study kasus pengajaran / kuliah video dan referensi aktifitas kelompok bermain peran dan simulasi. flip chart.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelayanan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif. pertimbangkanlah pertanyaanpertanyaan berikut ini: • • • • Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan ketrampilah anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen? Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan? Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktek? Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat? Apakah anda menyadari ruang-Iingkupan situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan? Apakah anda menyadari tentang bahasa. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai. papan tulis.

Markle.CROSER. dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya. 1984 Melbourne Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Drs.Schrader. B. J.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi operasi anda.Thomes. Festo Didactic KG 1990 Islingen 1 Electro Hydraulic Text Book ( Basic Level TP 201 ) P.doc Page 6 .Sugi Hartono Tarsito 1988 Bandung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. M. Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul Pengarang Penerbit Tanggal Terbi Tempat Hydraulics (Basic Level TP 501) D.THOMSON Festo Didactic 1991 Esslingen 1 Industrial Hydraulic Control Peter Rohner Australian Education Press Pty.Ltd.

Masalah/indikasi diidentifikasikan. Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. konsultasi operator sistem. Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa dan Pelatih/Guru/Instruktur untuk dapat: • • • • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan meyakinkan bahwa semua elemen (sub.3 1. Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang teknisi pemeliharaan dengan memiliki sikap. pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik dan komponennya.4 Sistematika pemelihraan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya. Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut: • • Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul: 0106). Hidrolik 1 dan Hidrolik 2 .kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri. kesalahan dan penyebabnya Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.2 1.1 1.Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan.doc Page 7 . Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. 1. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan.

dan pelayanan industri-industri.3 3. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik. apakah perlu penggantian.4 04. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. 03.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.2 3. hasil perbaikan diverifikasikan. dites dan diperiksa. dengan menggunakan prinsip.2 4. kemiliteran.3 Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing. 4.1 3.Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja 02 Memperbaiki/mengg anti komponen sistem hidrolik yang rusak. Perencanaan perbaikan/overhol disusun sesuai dengan prosedur. Komponen manufaktur dibutuhkan.1 4.3 2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 2. Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. dilabel (tagged) dan isolasi kemudian dibongkar. pertambangan. transportasi.2 2. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem.doc Page 8 . prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. perbaikan atau overhol. pengganti dipilih dari katalog mengacu pada spesifikasi yang 2. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. teknik.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip. pemindahan / pengurusan barang.

Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja . Peningkatan panas Bau terbakar Penyebab Kesalahan: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. • • • (a) (b) (c) (d). Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri.Bab 3 Standar Kompetensi Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . Arti istilah-istilah yang digunakan : Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Sistematika Pemeliharaan . • • • Istilah-istilah dalam pemeliharaan dan perbaikan Diagram alur sistematika pemeliharaan Diagram alur sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan • • • Pemeliharaan Harian Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Prakiraan Menemukan kerusakan / gangguan Indikasi Kesalahan: • • • • Kerja abnormal / berhenti bekerja Suara yang timbul. Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan . Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada : • • • Pemakaian pakaian yang cocok Bahaya oli dan oli kempa Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja .doc Page 9 . Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik . Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran.

Perbaikan Komponen Sistem Hidrolik Melokalisasi kesalahan komponen sistem • • • • • • • • • • • Rangkaian sistem hidrolik yang relevan Diagram sirkuit (rangkaian) hidrolik Buku petunjuk kerja (Operation Manual) Lembaran Data.Bab 3 Standar Kompetensi • Kecelakaan Operasi yang salah Beban berlebih Pemeliharaan / pelumasan yang buruk • • • • • • • Pengumpulan data pencarian kesalahan Inspeksi visual Konsultasi operator Catatan Perawatan (maintenance record) Dokumentasi dan laporan kesalahan dan malfungsi. Perbaikan / Overhol sistem hidrolik Perencanaan Perbaikan / Overhol : • Kalkulasi dan anggaran perbaikan / overhol Page 10 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Konfirmasi Malfunction melalui: Inspeksi Pengujian / testing Perbaikan kesalahan komponen: Perkakas perbaikan Pembongkaran Proses perbaikan Penyatuan / pemasangan kembali Pengujian hasil perbaikan komponen mengacu kepada standar yang ditentukan. Penggantian komponen : • • • • • • Spesifikasi komponen yang dibutuhkan Pemilihan komponen mengacu pada spesifikasi dari katalog manufaktur Spare part baru dipasangkan ke dalam sistem Pemasangan Kembali: Pemasangan kembali komponen perbaikan ke dalam sistem Sistem pemasangan kembali bagi operasi yang benar diuji Dikonfirmasikan pada prosedur operasi standar.

pengujian fungsional dan pengujian dengan beban penuh dari hasil perbaikan sistem. • • • Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verifikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartu-kartu perawatan / laporan perbaikan Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job).Bab 3 Standar Kompetensi • • • • • • • • • • • • • • • • • • Teknisi perbaikan / overhol Alokasi waktu perbaikan /overhol Mengisolasi sistem atau sub-assembly : Prosedur pengisolasian sistem Peringatan keselamatan Pembebasan tekanan oli Pemberian label (tagged) untuk sistem yang diisolasi.doc Page 11 . Pelaksanaan perbaikan di dalam dan / atau di luar bengkel Perbaikan / overhaul / perkakas pengujian Perbaikan / eksekusi overhaul Pengujian perbaikan komponen Pemasangan kemabali sistem hidrolik Persiapan / pengumpulan komponen yang diperbaiki atau di-overhol Penyatuan / pemasangan komponen baru/diperbaiki atau di-overhol ke dalam sistem. Verifikasi Komponen atau sub-assembly : Komponen dilepaskan dari sistem Pembongkaran Pemeriksaan komponen/verifikasi Pengambilan keputasan (penggantian. Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian. perbaikan atau overhaul) Perbaikan / overhauling komponen yang rusak: Teknisi perbaikan. Pengujian geometrik. Aspek Penting Penilaian Aspek-aspek Penting dalam Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkit). Serah terima / Penggunaan kembali sistem hidrolik. tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri yang Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik .doc Page 12 . Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubungan dengan unit lain. Mengelola Menganalisa Informasi Mengkomunikasikan Inforrnasi Ide-ide dan dan 2 2 2 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika Memecahkan Masalah Menggunakan Teknologi . Memikul aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin.. 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 2 2 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor.. Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatihan unit ini. yang diatur sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi. Dasar-dasar menemukan kerusakan (gangguan) . Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik .. Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan membantu memenuhi maksud ini. Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri khusus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenuhi.Bab 3 Standar Kompetensi terkait. Lihat untuk : • • • • Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkit hidrolik . Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT UNIT INI UNIT INI Mengumpulkan. Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industri pada umumnya. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediakan program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangka hanya untuk satu sektor industri saja.

Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan Catatan: 1. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ketrampilan dan pengetahuan .doc Page 13 . Pengetesan kesalahan 1. 01 1. konsultasi operator sistem.1 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi BAB 4 A STRATEGI PENYAJIAN Recana Materi Penyajian bahan berikut.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. 2.3 • Pemeliharaan prakiraan indikasi dan Menemukan Kesalahan • • Prosedur menemukan kesalahan (gangguan). Masalah / kesalahan penyebabnya diidentifikasikan. Sistematika pemeliharaan Sistematika Pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan • Arti istilah sesuai dengan konsepnya • Diagram sistematika pemeliharaan • Diagram perbaikan Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Handout OHT Lembar tugas Alat praktik Soal-soal 1. sistematika Penyelesaian tugas-tugas Pemeliharaan Pencegahan Praktik/latihan • • Pemeliharaan harian Pemeliharaan berkala 1. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pengajar. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.

2 2. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. • Penggantian komponen Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. . prosedur dan • Perbaikan kesalahan kebutuhan keselamatan komponen kerja pada sistem tenaga fluida. Perencanaan perbaikan / Perbaikan/overhol sistem overhol disusun sesuai hidrolik dengan prosedur.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 02 2. Komponen sistem yang Perbaikan komponen sistem rusak dilokalisasikan dan hidrolik malfungsi dikonfirmasi • Melokalisasi Kesalahan dengan inspeksi dan pengujian menggunakan • Konfirmasi kesalahan prinsip.1 Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi *Handout *OHT *Jobsheet 3.2 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. • Perencanaan Komponen atau subperbaikan/overhol assembly dilepas dari • Pemasangan kembali Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Lembar tugas Katalog spare part hidrolik Jobsheet 2.doc Page 14 .4 03.3 2. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak.

3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.1 penggunaan kembali sistem hidrolik.doc Page 15 .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan sistem. hasil perbaikan diverifikasikan. Menyerah-terimakan / 4.assembly Perbaikan/overhol komponen yang rusak Pemasangan kembali sistem hidrolik dan pengujian hasil perbaikan Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan 3. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar.4 04.2 Sistem atau sub assembly Serah Terima/penggunaan diserah terimakan / kembali sistem hidrolik digunakan kembali sesuai • Prosedur penyerahan dengan prosedur yang telah dan penggunaan ditentukan. 3. apakah perlu penggantian. dan prosedur yang benar Komponen atau subassembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. teknik. kembali Dengan menggunakan • Verivikasi operasi yang prinsip tenaga fluida dan benar dari sistem teknik aplikasi sistem hidrolik operasi yang benar. perbaikan atau overhol.assembly Verivikasi komponen atau sub. 4. dengan menggunakan prinsip. • • • • Mengisolasi sistem atau sub. • Pembaharuan kartu- Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dites dan diperiksa.

kartu perawatan dan laporan perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 4.3 Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.doc Page 16 .

dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.tugas / praktek dan overhead transparencies yang cocok/sesuai dengan standar kompetensi. Keterampilan.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik Menjelaskan prosedur menemukan gangguan dan mendemonstrasikannya.pengetahuan dan sikap kepada siswa? pemeliharaan dan perbaikan serta memberikan Sistematika pemeliharaan dan perbaikan Menjelaskan sistematika dijelaskan sesuai dengan konsepnya.4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 17 . HO 9-22 OHT 3-5 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 2.? 1.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout. Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1 1.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.. kesempatan tanya jawab .2 . pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. HO 2–8 OHT 1.

pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. dan mendemonstrasikannya.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya Menjelaskan prosedur mengidentifikasi / menemukan gangguan atau kesalahan diidentifikasikan. konsultasi operator sistem. OHT 8-12 Peserta / siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.? 1. HO 23-27 OHT 6-8 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 1.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. dan catatan pemeliharaan kemudian HO 27-31 dilaporkan.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan Menjelaskan teknik pengumpulan data-data kesalahan/gangguan dari inspeksi secara visual.doc Page 18 .

1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. OHT 8-12 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8-9 2.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan Menjelaskan cara melokalisasi komponen yang rusak dan mendemonstrasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan cara pengujiankerusakan pengujian menggunakan prinsip.doc Page 19 . / aslinya. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara pembongkaran dan perbaikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur komponen yang rusak.? 2. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem HO 27-31 tenaga fluida.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. HO 32–37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8.

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 2.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen pengganti dipilih dari katalog Menjelaskan cara memilih komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi dalam manufaktur mengacu pada spesifikasi yang katalog. dibutuhkan.

HO 32–37 OHT 13-18
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9
2.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Mendemonstrasikan cara pemasangan kembali komponen yang telah diperbaiki.

HO 32–37 OHT 13-18.
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 20

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.1 Perencanaan perbaikan / sesuai dengan prosedur. . overhol

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

disusun Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara merencanakan perbaikan/overhol .

HO 38-39 OHT 19-20
Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut :

Tugas 10
3.2 Komponen atau sub-assembly dilepas dari Menjelaskan cara mengisolasi, melabel, memeriksa dan mengetes komponen dan sistem, dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian mendemonstrasikannya. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk dibongkar, dites dan diperiksa, apakah perlu mendiskusikan bagaimana melakasanakannya. penggantian, perbaikan atau overhol.

HO 39-40 OHT 19-20
Peserta menyelaikan tugas berikut :

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 21

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhaul, Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memperbaiki/mengoverhol komponen dengan menggunakan prinsip, teknik, dan hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi. prosedur yang benar dan penggantian komponen dipilih dari katalog manufaktur untuk HO 40memperoleh spesifikasi.

OHT 19-20
Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut :

Tugas 11
3.4 Komponen atau sub-assembly yang telah selesai Mendemonstrasikan cara penyatuan kembail (reassembling) dan cara pengujian diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke hasil perbaikan/overhol. dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. HO 40-41

OHT 19-20
Selesaikan tugas-tugas praktik keselamatan dan kesehatan kerja berikut dengan senantiasa menerapkan

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 22

Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. yang telah ditentukan pada spesifikasi. teknik aplikasi sistem operasi yang benar pada sistem. Tugas 12 4. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Sistem atau sub assembly diserah terimakan / Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digunakan kembali sesuai dengan prosedur simbol (lanjutan ) secara lengkap. HO 41-42 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut.doc Page 23 . hasil perbaikan/overhol diverifikasikan. HO 42-43 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut untuk ditampilkan.? 4.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan Menjelaskan bagaimana hasil perbaikan/overhol diverivikasikan. Tugas 11-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 24 . sesuai dengan keadaan yang baru.? 4. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. Tugas 12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Catatan perawatan (maintenance record) / Mendemontrasikan cara pembaharuan dan penggunaan kartu pemeliharaan serta laporan perbaikan diperbaharui dan dilengkapi penyusunan laporan perbaikan/overhol.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. HO 43 OHT 20-21 Siswa / peserta diberikan tugas praktek berikut untuk ditampilkan.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.

Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya. yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit. yaitu: 2. Hal utama yang sesuai dengan handout Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal. 3. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Sesi Tugas/Pratek/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek.doc Page 25 .Bab 4 Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih C Materi Pendukung Untuk Pelatih 1. Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja.

Group: ……….…………………………………………………………………….Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Nama Siswa / Peserta………………………………………………………………….. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 1.doc Page 26 .

Apa arti istilah istilah di dalam gambar tersebut dapat anda pelajari dari uraian berikut : Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (sadar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujuan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi. penyiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai. penyediaan peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan. Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan. Kegiatan yang dilakukan seperti : • • • • • Pencegahan beban lebih Pencegahan korosi Pelumasan bagi yang memerlukan Keselamatan dan keamanan fasilitas Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator. Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tidak wajar) Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terjadi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula. air dan udara kempa. aman. efektif dan efisien.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1. Gambar skema sistematika pemeliharaan (Gb. beroperasi dengan lancar. penyiapan sarana penunjang seperti : listrik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. SISTEMATIKA PEMELHARAAN Apakah dalam melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik perlu menggunakan suatu cara yang sistemik ? Tentu saja segala pekerjaan akan memberikan hasil yang optimal apabila dikerjakan secara sistematis . tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan . Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan yang akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran. Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan di luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan).1) berikut ini menunjukkan suatu sistematika pemeliharaan secara umum. pembiayaan dan kesungguhan. bukan pekerjaan yang asal-asalan.Demikian pula untuk melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik kita gunakan sistematika pemeliharaan secara umum yang diaplikasikan sesuai dengan keperluan.doc Page 27 . Kegiatan pra pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan. Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya. persiapan tenaga pelaksana pemeliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan.

doc Page 28 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Gb.1 Skema Sistematika Pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagianbagian yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perbaikan atau overhaul ini biasa dilakukan oleh teknisi dan / atau teknisi ahli. Pembuatan jadwal itu berdasarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja. Servis besar (Overhaul) ialah perbaikan total akibat ke ausan (lama pemakaian) dengan pembetulan-pembetulan maupun penggantian komponen. Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan sekali (semesteran). karena tidak mungkin dilakukan pemeliharaan bila mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja / dipergunakan . Perbaikan medium (Medium repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan akibat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan pembetulan komponen dengan biaya yang lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih lama. penggantian oli setiap 2000 jam kerja. Perbaikan ringan (Light repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan ringan termasuk yang ditemukan pada waktu pengecekan (pemeliharaan berkala) yang perbaikannya cukup dengan penggantian komponen (replacement) dan tidak memerlukan waktu dan biaya tinggi. monthly dan yearly.sedangkan untuk mencapai hasil yang optimal perlu kiranya menganut suatu sistematika perbaikan yang yang telah ditentukan Perbaikan darurat (Emergency repairing) ialah perbaikan dari kerusakan akibat kecelakaan yang perbaikannya bersifat sementara untuk menunggu perbaikan yang sempurna atau langsung diperbaiki secara sempurna. penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. servis besar (overhaul) setiap 4000 jam kerja dan sebagainya. Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan. yang artinya sebagai berikut : Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. Di dalam sistem pemeliharaan ini ada pula istilah-istilah yang sering digunakan seperti : Running maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja atau dioperasikan / digunakan. Shut down maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas yang mana mesin / peralatan / fasilitas tersebut harus diberhentikan / tidak dipergunakan .doc Page 29 . Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan.

doc Page 30 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 Lack of maintenance ialah kekurangan atau kelemahan dalam pemeliharaan atau disebut juga pemeliharaan yang tidak baik. Predictive maintenance atau pemeliharaan prakiraan ialah kegiatan pemeliharaan yang memperkirakan umur atau masa pakai efektif dan efisien suatu komponen sehingga orang dapat memperkirakan kapan komponen tersebut harus mendapat perlakuan pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 31 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 6 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.dalam Periksa kerusakan Perhit. perbaikan Jadwal perbaikan Gb.A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.2 Skema Sistematika Perbaikan Bk.

Jadwal perbaikan ialah pembagian dan penetapan waktu perbaikan setiap komponen yang pelaksanaan perbaikannya mungkin ditangani oleh beberapa teknisi di beberapa bengkel pula. Pelaksanaan perbaikannya pun mungkin di bengkel sendiri atau munkin juga di bengkel luar yang sesuai dengan jenis perbaikan yang dikehendaki. Penyetelan dan pemeriksaan ialah proses penyatuan atau perkitan kembali setelah semua komponen yang diperbaiki selesai. Untuk dapat melaksanakan diagnose kerusakan biasanya teknisi dibantu oleh : • • • • Informasi dari operator P K yaitu petunjuk kerja dari buku operations manual. Perhitungan perbaikan maksudnya ialah setelah kerusakan komponen diperiksa dan telah nyata jenis kerusakannya kemudian dipertimbangkan jenis perbaikan apa yang dipilih termasuk diperhitungkan biaya perbaikannya. Proses Perbaikan ialah pelaksanaan perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian perencanaan ( maintenance engineering ). Dengan demikian perbaikan ini dapat dikatakan merupakan bagian dari pemeliharaan secara umum. Untuk pembongkaran dan pemeriksaan ini diperlukan alat-alat atau bahkan alat khusus ( AL ) dan juga teknisi ( T ) atau bahkan teknisi ahli ( TA ). Diagnose Kerusakan atau disebut juga Fault Finding ialah kegiatan untuk mencari atau menemukan kerusakan (bagian yang rusak) pada fasilitas yang mengalami gangguan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Perbaikan (Repair fault) ialah suatu tindakan terhadap mesin / peralatan / fasilitas yang mengalami kerusakan untuk mengembalikan kepada kondisi semula agar fasilitas tersebut dapat berfungsi kembali. misalnya untuk perbaikanperbaikan kerusakan yang tidak terlalu rumit mungkin cukup dengan teknisi biasa tetapi bila untuk perbaikan dari kerusakan yang cukup rumit mungkin perlu teknisi khusus atau teknisi ahli. Uji Perbaikan ialah pengujian hasil perbaikan untuk menyatakan bahwa perbaikan telah selesai dan hasilnya merupakan mesin / peralatan / fasilitas yang telah baik kembali hingga dapat difungsikan lagi. Pemeriksaan hasil penyetelan / perakitan biasanya dilakukan oleh Supervisor perbaikan . Di dalam kegiatan analisis perbaikan ini ada kegiatan dismantling atau pembongkaran maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah dinyatakan rusak dibongkar untuk dicari bagian-bagian yang rusak. Komponen yang satu dan yang lain penyelesaian perbaikannya harus sesuai dengan jadwal agar pada waktu perakitan kembali semuanya sudah siap.doc Page 32 . Analisis perbaikan ialah kegiatan yang dilakukan setelah kerusakan atau gangguan ditemukan yaitu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. P P yaitu petunjuk pemeliharaan dari buku maintenace manual. Kemudian bagian-bagian atau komponen yang rusak tersebut diperiksa sejauh mana atau separah apa kerusakan itu terjadi. K M yaitu kartu mesin yang merupakan catatan perbaikan sebelumnya (maintenance record).memperhitungkan dan merencanakan pelaksanaan perbaikan. Pelaksana perbaikan ini tentu disesuaikan dengan tingkat kesulitan perbaikannya.

Uji jalan atau uji coba ialah pengujian terhadap mesin / peralatan / fasilitas setelah selesai diperbaiki yaitu dengan cara menjalankan mesin hingga beban penuh. Uji geometrik ini perlu dilakukan untuk meyakinkan kesempurnaan perakitan. tertib dan sempurna rakitannya. Membuat rangkuman untuk pendalaman materi. karena apabila komponen mekanik tidak dipasang dengan sempurna maka jalannya mesin / peralatan / fasilitas akan tidak normal yang mengakibatkan laju kerusakan mesin semakin cepat. kedataran dan sebagainya. Caranya ialah semua bagian yang bergerak dijalankan tanpa beban dan diamati satu per satu. • • • Pengujian perbaikan ini dilakukan oleh bagian quality assurance dan pengujiannya akan selalu mengacu pada test standar dan buku petunjuk kerja (operation manual). Sampai di sini anda telah menyelasikan bahasan tentang sistematika pemeliharaan. Selanjutnya kerjakanlah tugas pada lembar tugas anda yaitu : • Tugas 1 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 33 . Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan ke line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa perbaikan kita. Uji fungsi ialah menguji semua bagian yang bergerak apakah bagian-bagian tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya. kesikuan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Ada beberapa jenis pengujian yang harus dilakukan terhadap hasil perbaikan ini yaitu : • Uji tampak maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah selesai diperbaiki perlu dilihat secara visual apakah sudah tampak rapi. kesentrisan putaran. Uji geometrik ialah pengujian komponen mekanik seperti kerataan permukaan.

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 9

2. PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK
Sesuai dengan definisi tersebut di depan bahwa pemeliharaan pencegahan atau preventive maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu fasilitas. Berarti kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebelum dan selama fasilitas / mesin / peralatan itu beroperasi atau digunakan. Dengan demikian pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dimulai semenjak fasilitas tersebut belum dioperasikan. Dengan kata lain bahwa kita harus mempersiapkan hal-hal yang perlu untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya. Inilah yang disebut dengan prapemeliharaan

2.1. Pra-Pemeliharaan pada sistem hidrolik
Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain ialah : • • • • • • • • • Instalasi pemipaan sirkuit hidrolik yang memadai. Alat-alat pemeliharaan seperti alat pengencang, alat penyetel, alat pemotong, alat pelumasan dan alat-alat kebersihan. Alat-alat pengetes Alat-alat penunjang seperti alat angkat, alat angkut, alat penjepit dan sebagainya. Bahan pemeliharaan seperti pencegah korosi. bahan pembersih, bahan pembilas dan bahan

Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan Gudang yang memenuhi syarat untuk oli / cairan hidrolik Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan

Di samping persiapan tersebut di atas dalam pemesangan fasilitas yang menggunakan sistem hidrolik perlu dipersiapkan pula hal-hal berikut : • Untuk mesin-mesin yangstasioner, fondasi mesin harus memenuhi syarat, seperti ketebalan beton, komposisi campuran beton, luas fondasi, kedataran dan sebagainya. Sedangkan untuk mesin yang mobile, perlu dudukan atau mounting yang cukup kuat pula. Pemasangan mesin yang kokoh dengan pengikatan yang kuat Kedataran mesin (level) yang standar (perlu dilevel dengan alat pelevelan yang presisi). Penyediaan sumber tenaga yang memenuh syarat.

• • • •

Dengan persiapan yang begitu lengkap berarti pra-pemeliharaan telah kita laksanakan dengan baik sehingga insya Allah pemeliharaan selanjutnya akan berjalan dengan lancar.

2.2. Pemeliharaan Harian atau Routine Maintenance
Sebetulnya pemeliharaan sistem hidrolik sangatlah mudah, karena cairan hidrolik telah dapat berfunmgsi sebagai pelumas dan sekali gus sebagai pencegah korosi.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 34

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 10
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
Demikian pula dalam sistem hidrolik telah disediakan proteksi beban lebih. Namun anda dapat saja mengalami permasalahan atau gangguan pada sistem hidrolik apabila anda mengoperasikannya dengan memberikan beban lebih seperti putaran yang terlalu tinggi, tekanan kerja terlalu tinggi, suhu terlalu tinggi atau juga bila terlalu banyak kontaminasi. Oleh karena itu hanya dengan melaksanakan pemeliharaan yang sistematis dan kontinyu, gangguan dapat diatasi sebelum terjadi kerusakan fatal. Ada beberapa kunci penyebab permasalahan dalam pemeliharaan sistem hidrolik antara lain : : (lihat gabar 3) 1. Kurangnya cairan hidrolik (oli) dalam tangki 2. Tersumbatnya saringan (filter oil) karena cairan hidrolik yang kotor. 3. Kehilangan daya hisap pada saluran hisap 4. Cairan hidrolik (oli) yang tidak cocok

1

4 2

Gb.3 Kunci penyebab permasalahan pemeliharaan

3

Permasalahan tersebut di atas dapat diatasi atau dicegah dengan memahami sistem dan pemeliharaan yang sempurna. Bagaimanakah pemeliharaan yang sempurna itu ? Pemeliharaan yang sempurna ialah pemeliharaan yang pelaksanaannya sistematis, taat asas dan berkesinambungan (kontinyu). Berikut ini adalah kegiatan pemelihraan yang secara rutin harus dilaksanakan secara sistematis :

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 35

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 11
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
2.2.1. Pengecekan sistem sebelum operasi Pengecekan ini dilakukan secara reguler setiap akan mengoperasikan sistem. Beberapa titik yang harus dicek (diperiksa) antara lain : (lihat Gb.4) 1). Pemeriksaan tangki hidrolik dan oli Hal-hal yang perlu diperiksa ialah : • Periksa permukaan (level) oli apakah masih ada pada garis batas. Apabila kurang permukaan oli, tambahlah dengan oli yang sama. Apabila dari hasil pemeriksaan permukaan oli dari hari-ke hari terlihat penurunan permukaan oli yang drastis, maka periksalah tangki oli atau pipa / selang barang kali ada yang bocor atau retak. Pemeriksaan kondisi oli. o Bila oli berbusa atau bergelembung berati ada udara yang masuk. Periksalah bagian-bagian yang bocor dan betulkan.

Periksa silinder atau unit penggerak

Periksa katupkatup atau unit pengatur

Periksa saluransaluran oli

Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula

Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Gb 4. Titik-titik pemeriksaan sistem

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 36

Bocoran udara. Hal ini barangkali karena adanya buih. Tanda bahwa ada udara yang bocor terhisap ke dalam sistem ialah adanya gelembung udara atau buih pada oli dalam tangki. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pipa atau selang peok. Gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang. 3). Pemeriksaan katup-katup. Bila terpaksa harus di luar maka perlu di lumas dengan greas yang memadai. Pengencangan hanya sampai pada : asal bocornya sudah sembuh. • Periksa kebersihan katup. karena apabila posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi. jagalah jangan sampai karatan dan sebagainya. atau terlalu panas. saluran dan konektor • Bersihkan pendingin oli secara berkala. • 4). karena kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus. periksa bila ada yang bocor. Ingat !. Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih. Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihkan) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. Pemeriksaan silinder atau aktuator • • • Periksa kebocoran silinder baik kebocoran luar maupun dalam. bila posisinya berubah betukan . atau kehilangan tenaga hidrolik. Periksa posisi batang piston. Pemeriksaan pendingin (cooler). • o o • Kencangkanlah semua konektor (fitting) yang kendor. Gantilah pipa atau selang yang peok ini tetapi pipa pengganti harus dibersihkan dulu dan dicuci dengan bahan pelarut yang bersih pula. Apabila terdapat kebocoran maka segeralah diatasi Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). Bila kendor. Periksa ke-ausan katup. Gantilah oli itu dan pastikan bahwa oli tersimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi oleh apapun. jangan sampai terbalut oli. jagalah siripsirip pendingin selalu bersih. Dalam keadaan berhenti mestinya batang piston berada di dalam. Dengan demikian katup tidak dapat bekerja dengan sempurna. Katup yang telah aus spoolnya (piston katup) atau piring gesernya atau dudukannya atau bolanya akan mengakibatkan kebocoran. Periksalah saluran oli (konduktor) dan konektornya barang kali terjadi hal-hal : o Bocoran oli pada saluran tekan.doc Page 37 . Periksalah bocoran pada bagian luar selang atau pada fitting 9konektor) dan selalu gunakan kertas kardos jangan diraba dengan tangan. • Periksa saringan oli (oil filter).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Bila oli berubah menjadi seperti air susu berarti ada air yang tercampur ke dalam oli hidrolik. kencangkanlah. 2).

Beban terlalu berat Untuk mencegah terjadinya beban lebih. Tekanan kerja terlalu tinggi. Untuk itu periksa dan setel ulang . Beban lebih ini akan mengakibatkan rusaknya komponen atau akan membahayakan keselamatan. Dengan tekanan oli yang terlalu tinggi melebihi keperluan atau bahkan melebihi kapasitas dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti : timbulnya kecepatan gerak yang berlebihan. Pencegahan kecepatan ini sangatlah tergantung pada operator dan operator perlu dibina oleh atasannya. 2). mungkin tersumbat.doc Page 38 . meningkatkan suhu kerja dan merusak komponen.2. Relief valve tidak berfungsi. sehingga tekanan kerja hidrolik tidak terkontrol. kembalikanlah kepada penyebabnya untuk dihindari sehingga sebab-sebab tadi tidak terjadi. mungkin rusak dan sebagainya. Sebab-sebab tekanan kerja terlalu tinggi antara lain : • • • • Sengaja regulator atau relief valve disetel tinggi. Periksa juga apakah sistem pendinginan berfungsi dengan baik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. periksa jangan sampai bekerja hingga suhu meningkat tajam. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain : 1). sesuaikan dengan keperluan. karena motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu tinggi. Pemeriksaan pompa hidrolik. Kecepatan terlalu tinggi (kecepatan putar atau kecepatan gerak). 2. Periksa dulu apabila motor hidrolik bekerja hingga suhu meningkat apakah oli di dalam sistem telah mencukupi Periksa pula kebocoran pada motor hidrolik seperti pada sambungan motor dengan selang . Periksa pompa hidrolik dalam keadaan jalan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Untuk motor hidrolik. apakah dengan keadan ini dengan tekanan kerja yang cukup tidak ada bocoran. sudah benar posisinya dan rapat. Periksalah apakah ada kebocoran pada sambungan pompa denga konektor dan konduktornya. periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan periksa pada permukaan sambungan belahan motor. Terdapat penyumbatan pada saluran oli sehingga terjadilah tekanan lebih. • • • Periksalah sambungan antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw) apakah sudah cukup kuat. Gesekan yang tinggi akan menimbulkan panas yang berlebihan dan juga akan mempercepat ausnya komponen-komponen yang saling bergesekan. Pencegahan beban lebih. • 5).2. Dengan kecepatan yang terlalu tinggi berarti akan terjadi gesekan antar komponen yang semakin tinggi pula.

Lihat gambar (Gb. sehingga menghambat perambatan panas. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Terdapat bagian-bagian yang penyok atau bengkok sehingga terjadi penyempitan yang akan menghambat sirkulasi oli. Hal ini dapat diatasi dengan memasang thermal relief valve pada lubang saluran silinder. Dengan suhu yang tinggi akan memanaskan seal sehingga seal akan lembek atau rusak dan akhirnya bocor. Pemuaian karena panas ini akan meningkatkan tekanan oli di dalam sistem. Ada satu hal lagi yang perlu dihindari yaitu yang disebut “thermal heat expansion”. Yang disebut dengan thermal heat expansion ialah terjadinya pemuian oli hidrolik karena panas dalam keadaan sistem hidrolik tidak bekerja. Timbulnya lapisan semacam pernis pada permukaan komponen yang justru membuat komponen menjadi kasar. yaitu sebab-sebab tersebut dicegah. Beban terlalu tinggi Tekanan kerja hidrolik terlalu tinggi Lingkungan kerja yang memang suhunya terlalu tinggi Terdapat kotoran atau lumpur yang mengendap di dalam tangki atau bahkan pada pipa-pipa atau pada pendingin. Sebab-sebab terjadinya suhu tinggi antara lain : Putaran atan kecepatan gerak aktuator terlalu cepat.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 3). Maka hati-hati bila menyimpan mesin atau alat yang menggunakan sistem hidrolik. jauhkanlah dari terkena panas. Timbul bocoran yang berlebihan Berkurangnya output dari sistem. Kekurangan oli / cairan hidrolik (level oli dalam tangki turun jauh) Setelah anda mengetahui sebab-sebab overheatng maka untuk mengatasinya tentu saja tinggal dikembalikan kepada penyebabnya. perlu dikosongkan dulu sebelum disimpan. Suhu kerja yang meningkat terlalu tinggi akan berakibat antara lain : • • • • • • • • • • • • Cairan hidrolik menjadi sangat encer sehingga mudah bocor (daya rapatnya hilang).doc Page 39 . Suhu yang terlalu tinggi (over heating).5). Pada waktu terjadi thermal heat expansion tekanan lebih akan dibebaskan melalui thermal relief valve terus ke tangki. untuk setiap kenaikan suhu 10 C akan menaikkan tekanan sebesar 50-60 psi (3-4 bar) pada sistem yang tertutup. Panas ini berasal dari panas matahari atau mungkin memang dekat sumber panas yang lain. Dapat kita bayangkan bila kenaikan suhu cukup tinggi maka komponen sistem hidrolik akan pecah. Silinder yang tidak mempunyai thermal relief valve.

Menjaga Kebersihan. Pelumasan. pompa terganjal. 2. Dengan demikian sistem hidrolik tidak memerlukan lagi pelumasan kecuali bagianbagian yang tidak dilalui oleh cairan hidrolik.doc Page 40 . Untuk sistem hidrolik telah disebutkan di atas bahwa cairan hidrolik telah berfungsi sebagai pelumas.3. Bengkel hidrolik seperti bengkel-bengkel yang lain perlu selalu dijaga kebersihannya. karena partikel yang sangat kecil pun dapat membuat katup tergores.2. Demikian pula sistem hidrolik itu sendiri harus selalu dijaga kebersihannya.2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb.4. menyumbat orifais dan lain-lain sehingga menyebabkan kerusakan yang perbaikannya cukup mahal. Ikutilah uraian berikut ini : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bagaimana menjaga sistem hidrolik agar tetap bersih ?.5 Silinder dengan thermal relief valve 2. Mengapa demikian. karena dikatakan bahwa kebersihan pada sistem hidrolik adalah hal yang nomor satu. yaitu bahwa kotoran dan kontaminasi harus selalu dijauhkan dari sistem hidrolik.

Pada waktu membersihkan komponen hidrolik gunakanlah cairan pelarut atau pembersih kimia hanya untuk membersihkan komponen dari metal. Untuk pukul-memukul gunakan hamer dari plastik atau kulit atau kuningan agar jangan sampai ada tatal logam yang membahayakan yang masuk ke dalam komponen sistem hidrolik. Jagalah oli / cairan hidrolik selalu bersih. Setelah itu oleskan pada komponen zat (oli) pencegah karat.doc Page 41 . maksudnya ialah agar semua komponennya dalam keadaan bersih. Gb.Jagalah kebersihan sistem hidrolik Sistem hidrolik harus dijaga kebersihannya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 1). Jagalah tempat kerja anda selalu bersih Bangku kerja yang bersih dan area yang bersih adalah mutlak diperlukan bila anda menservis komponen-komponen hidrolik. Kemudian buatlah peringatan kepada operator untuk menjaga agar jangan sampai ada kotoran atau debu yang masuk ke dalam oli. Bila akan menjajaki isi oli dengan menggunakan tongkat (dipstick). Jangan sampai zat pembersih ini kontak dengan seal atau gasket. Simpanlah oli / cairan hidrolik ditempat yang benar-benar bersih. tidak belepotan dengan oli atau grease atau zat lain yang akibatnya dapat mengikat debu atau partikel yang lain sehingga dapat menutup permukaan komponen tersebut. Kemudian untuk menuangkannya gunakan corong yang pakai dengan saringan yang bersih pula.6. partikel kecil dari logam dan kotoran lain yang sejenis. Hal ini akan mengakibatkan penyebaran panas keluar terhambat sehingga sistem menjadi panas. Jaga kebersiha oli 2). Bilaslah komponen yang dibersihkan tadi dan keringkan dengan menggunakan udara dari kompresor. 3). Untuk itu vacum cleaner tipe untuk industri sangat diperlukan karena dia akan dapat menghisap kotoran berupa debu. Periksa pula alat-alat yang anda gunakan apakah cukup bersih. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. beas dari debu atau kotoran lainnya. bersihkan pula tongkat tersebut dengan dilap memakai kain lap yang bersih. Gambar 7 berikut menunjukkan bangku kerja dan area kerja yang bersih. Bila akan mengisikan oli ke tangki hidrolik bawalah oli dengan wadah yang bersih yang ditutup dengan tutup yang bersih pula.

7 Bangku kerja yang bersih dan rapi 2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Periode kegiatan • Mingguan ( Weekly ) o o Periksa level oli pada tangki hidrolik dan ditambah bila kurang.1. gerusan komponen (chips) dan kotoran lain yang dapat menimbulkan gangguan. Apabila terdapat gangguan perlu diservis lebih dulu. o • Bulanan ( Monthly ) o o Periksa kondisi konektor (pengikat). apakah ada bocoranbocoran atau tidak.doc . Periksa apakah pada katup-katup terdapat kotoran seperti : debu.3. Periksa filter(saringan). regulator (relief valve) dan pressure gauge apakah masih bekerja dengan baik. Pemeliharaan Berkala. apakah masih baik dan berfungsi. Jika memang ada bersihkanlah. Pemeriksaannya dengan cara dicoba dan dianalisis. Periksa kondisi sambungan dengan perapatnya (seal). penghubung (konduktor) yang berupa selang atau pipa. Kegiatan pemeliharaan berkala pada sistem hidrolik ialah kegiatan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai yang telah dijadwalkan. 2. Page 42 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.3.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 18 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o • Periksa saluran-saluran pada katup apakah ada kebocoran atau tidak. Bila terjadi kebocoran betulkan dengan cara menyetelnya.2. motor hidrolik dan komponen lain. Penggantian oli / cairan hidrolik . Mengganti oli / cairan hidrolik. Bila anda akan menambah oli hidrolik hal-hal berikut harus diperhatikan : • • • • • • • Pastikan bahwa oli di dalam sistem masih bersih dan memenuhi syarat Bersihkan sekitar tutup tangki oli sebelum tutup tangki dibuka. Penyetelan-penyetelan : penyetelan mur / baut pengikat. penyetelan transmisi seperti belt. Buka tutup tangki dan hati-hati jangan sampai ada kotoran yang masuk sewaktu tutup terbuka. Periksa seal-seal pada komponen seperti pada silinder. Kemudian tangki hidrolik dibersihkan dari kotoran atau endapan-endapan yang berisi kontaminan tadi. bulanan dan enem bulanan. 2. Menguras oli semacam ini sangat baik bagi sistem hidrolik karena dengan menguras ini kotoran dan kontaminan seperti partikel kelupasan logam. Jenis kegiatan pemeliharaan berkala. o o o o Pemeriksaan mingguan dan bulanan. Enam bulanan ( Six monthly). batang torak. maka harus segera ditambah lagi hingga garis level oli mencapai garis batas yang telah ditentukan. Ambil oli dari gudang dengan wadah yang bersih. oli yang lama dikeluarkan atau dikuras atau didrain terlebih dulu. debu. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Ada berbagai macam jenis kegiatan pemeliharaan berkala itu. poros motor hidrolik dan sebagainya. Gunakan corong yang menggunakan saringan dan yang bersih pula. Pemeriksaan bantalan / bearing pada silinder. kopling dan sebagainya. Tutup kembali tangki hidrolik dengan saksama 2). antara lain : 1).3. tetapi dalam modul ini barangkali hanya akan dibahas beberapa hal saja. Sebelum mengisikan oli baru ke dalam tangki hidrolik (mengganti oli). Tuangkan oli melalui corong dan perhatikan level oli dalam tangki melalui sight glass. Penambahan oli / cairan hidrolik. Apabila oli telah berkurang yang ditandai dengan turunnya level oli pada sight glass.doc Page 43 . oksida oli dan sebagainya akan keluar. • Tahunan o o Pemeriksaan mingguan.

mencapai garis batas oli dan sebagainya kemudian tutuplah denganrapat-rapat.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 19 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila kotoran atau kontaminan terdapat zat yang lengket seperti lilin maka bersihkanlah dengan zat pelarut / pembersih yang sesuai hingga dapat menghilangkan zat tersebut. Setelah oli pembilas dimasukkan.doc Page 44 . Sekarang pengisian oli baru boleh dilakukan. endapan dan sebagainya.8 Pengisian oli yang bersih Setelah selesai pengisian oli jalankanlah mesin agar sistem hidrolik mendistribusikan olinya merata ke seluruh sistem dan jalankan paling sedikit 4 kali putaran agar udara dapat keluar semuanya dari dalam sistem. Setelah pembersihan selesai bilaslah sistem tersebut (flushing the system) dengan menggunakan oli pembilas (khusus). Gb. oksidasi oli. maka oli pembilas kemudian dikuras kembali hingga bersih. Biasanya memerlukan waktu antara 4 – 48 jam. 3). Kontaminan tersebut dapat berasal dari luar (terutama dari udara) dan dari dalam seperti partikel kelupasan komponen. operasikan sistem tersebut agar oli pembilas dapat masuk ke seluruh penjuru dan seluruh bagian dari sistem. Gb. Memeriksa dan membersihkan saringan (filter) Filter bertugas untuk menyaring kotoran atau kontaminan agar cairan hidrolik bebas dari kontaminasi. apabila permukaannya turun tambahlah oli hingga mencapai garis batas. Setelah dirasa cukup pembilasannya. Kemudian periksa lagi level oli pada sight glass.9a Macam-macam kotoran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. teliti. Ingat cara pengisian oli baru sama halnya dengan penembahan oli tadi yaitu harus bersih. Lama pembilasan ini tergantung pada besar-kecilnya atau rumit dan tidaknya sistem hidrolik yang sedang dibilas.

Return filter Inlet screen Gb.9b Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter tersumbat Inlet filter tersumbat Gb. pressure gauge pada relief valve itu akan menunjukkan tingginya perbedaan tekanan. oli akan mengalir ke tangki tanpa filter yang akibatnya inlet filter juga akan tersumbat. Bila demikian pompa tidak lagi memompa oli dan akhirnya rusk total atau macet.9c.9d. Bila tidak segera diservis. Gb. Tetapi bila return filter telah tersumbat dengan kontaminan. Pada saat ini mestinya operator telah mengetahui bahwa filter harus diservis. Bila saringan dalam keadaan bersih perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar filter tidak terlalu besar.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 20 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bentuk-bentuk kontaminan dapat anda lihat pada gambar 9a. menunjukkan filter yang menggunakan relief valve dan sedang beroperasi. perbedaan tekanan akan semakin tinggi dan bila sampai batas penyetelan relief valve maka relief valve akan membuka. Lihat Gb. Kontaminan ini harus difilter agar tidak merusak atau mengganggu beroperasinya komponen hidrolik.9c Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.9b menunjukkan kontaminan yang tersaring dan bagi kontaminan yang sangat kecil dapat lepas dari saringan balik (return filter) Gb.doc Page 45 .

Bila filter tidak mungkin lagi dicuci maka gantilah dengan yang baru. maka harus sering diperiksa agar tidak terlanjur besar. Zat pencuci harus dipilih yang sesuai dengan komponen saringan tersebut. Tanda bahwa filter tersumbat 4). buka cap dari filter dan lepas komponen penyaringnya.doc Page 46 . Kebocoran luar. Juga akan meningkatkan suhu dari sistem yang berarti pemborosan tenaga. keringkan sampai kering kemudian pasang kembali. atau berbeda ukuran dan sebagainya. Memeriksa kebocoran (Leaks) Apakah yang menyebabkan kebocoran itu ? Sebenarnya ada banyak penyebabnya tetapi dapat kita golongkan menjadi dua saja yaitu : • Kebocoran dalam . Kebocoran dalam ini sukar dideteksi oleh karena itu tanda-tandanya perlu kita kenali yaitu makin lambatnya gerakan aktuator (lamban) dan tenaga terasa berkurang. Ada pun penyebab kebocoran luar ini juga bermacam-macam antara lain : − Setiap sambungan dari rangkaian hidrolik dapat menyebabkan kebocoran bila ikatannya kurang pas.9d. Oleh karena itu harus hati-hati dan teliti bila memasang rangkaian (sirkuit). tunggu sampai dingin. Komponen juga dapat bocor. Tidak mengakibatkan kehilangan oli secra nyata tetapi mengurangi efisiensi dari sistem hidrolik karena akan ada udara yang terhisap dan terperangkap ke dalam oli. oleh karena itu pada waktu merakit (assembling) harus teliti dan menggunakan seal atau gaskets yang cocok . Gb. Karet penutup selang fleksibel dapat juga retak dan bocor. Cuci atau bersihkan dan bilas hingga bersih.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 21 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila telah ada tanda-tanda dari relief valve tadi segeralah hentikan mesin. Bila tanda-tanda itu muncul maka sistem perlu ditest. mengotori tempat kerja sehingga kelihatan jorog dan yang penting adalah membahayakan orang yang bekerja kerena licin. membentuk gelembung-gelembung atau membuih. Kebocoran luar akan mengakibatkan oli / cairan hidrolik berkurang. • − − − − Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kebocoran ini terjadi biasanya pada sluran hisap.

maka di samping secara rutin diadakan pemeriksaan juga secara berkala harus diadakan penyetelan-penyetelan. Penyetelan bagian-bagian yang bergerak seperti silinder hidrolik. motor hidrolik .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 22 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) − Tekanan oli yang berlebihan juga dapat menyebabkan bocor. Waktu tunggu yang biasanya membosankan tidak terjadi . Penyetelan instrumen pengontrol seperti penyetelan/kalibrasi pressure gauge. Pemeliharaan Prakiraan (Predictive Maintenance) Yang dimaksud dengan pemeliharaan prakiraan atau predictive maintenance ialah kegiatan pemeliharaan untuk memperkirakan umur atau pun masa berfungsinya secara efektif dan efisien suatu komponen atau suatu peralatan.doc Page 47 . Ada pun tujuan dari predictive maintenance ini antara lain : • Dapat mengatur jadwal pemeliharaan berkala. penyetelan penjepit selang (hoses fittings). Penyetelan bagian-bagian yang bersambung seperti pengencangan bau-mur pengikat. Oleh karena itu setel tekanan kerja hidrolik sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas sistem. Dengan telah disiapkannya komponen pengganti sebelumnya ini berarti pekerjaan replacing atau pun servicing dapat lebih lancar karena segala keperluan telah tersedia. rantai dan sebagainya. 5). bagian-bagian yang bergerak maupun instrumen-instrumen pengontrol. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Melakukan Penyetelan-penyetelan Agar kita pastikan bahwa sistem hidrolik bekerja dalam keadaan sempurna. pengencangan sambungan kabel dan lainlainnya. Ingat ! Kebocoran oli hidrolik yang bertekanan tinggi sangat berbahaya. maka jadwal pemeliharaan berkala dapat ditetapkan demikian juga jadwal produksi dapat diatur karena mesin/peralatan produksi sedang dalam pemelihraan atau berhenti. Dengan demikian program produksi dapat dialihkan ke mesin yang lain atau setidaknya penerimaan order atau penetapan waktu penyerahan dapat diatur sedemikian rupa sehingga reputasi perusahaan tetap terjaga. Hal ini sangat menguntungkan karena proses produksi akan segera berjalan kembali. 2. thermometer dan alat-alat kontrol lainnya.4. Dengan demikian jadwal kerja secara tepat dapat dipenuhi. Dapat mempersiapkan komponen pengganti sebelumnya. Dengan telah diprediksikannya kapan suatu komponen atau peralatan disetel kembali atau diservis atau diganti karena umur pakainya memang sudah habis. Penyetelan-penyetelan tersebut meliputi bagian-bagian yang bersambung. misalnya pancaran oli bertekanan tinggi dapat menyakiti orang atau bila kena percikan api dapat mengakibatkan kebakaran yang sangat merugikan.

hal ini sangat penting diperhatikan dalam mendukung suatu sistem manufacturing dimana kemungkinan sistem hidrolik bekerja selama 24 jam non stop. Umur pakai dapat diperkirakan sesuai dengan jenis maupun ukuran belt itu sendiri. Untuk selanjutnya kerjakanlalah tugas-tugas berikut. Perapat seal pada umumnya terbuat dari bahan karet atau karet sintetis atau kulit atau plastik. Masalah pemipaan juga harus mendapat prediksi yang cukup baik. Menurut pengalaman. Dengan demikian adanya catatan-catan pemeliharaan atau maintennce record menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Bantalan atau bearing. • • • Dengan diperlukannya prakiraan-prakiraan ini berarti seorang teknisi harus tahu dan harus ada catatan tentang kapan suatu komponen dipasang dan kapan diadakan pemeliharaan. target produksi terhambat dan masih ada hal-hal lain lagi yang merugikan. Sabuk ini dibuat dari bahan-bahan yang fleksibel seperti karet atau bahan sintetis atau plastik yang diperkuat dengan bahan-bahan serat yang cukup kuat. Saringan oli ini tidak hanya diprediksi kapan harus diganti tetapi juga perlu diprediksi kapan harus diservis atau dibersihkan dan disetel kembali. Bila sistem hidrolik berhenti secara tiba-tiba akan mengakibatkan semua mesin atau peralatan yang menggunakan atau dilayani oleh sistem hidrolik akan berhenti pula. yaitu : o o o Tugas 2 : Melaksanakan pra pemeliharaan Tugas 3 : Melaksanakan pemeliharaan harian Tugas 4 : Melaksanakan pemeliharaan berkala. Demikian juga perlu diprediksi kapan harus diadakan penyetelan-penyetelan ulang agar kedudukan pipa tetap memenuhi persyaratan • Saringan oli atau filter. Sampai di sini anda telah mempelajari cara-cara pemeliharaan pencegahan. kapan harus diganti. Belt pada umumnya dapat dipakai kira-kira 1000 jam kerja atau bila belt tadi dipakai secara non stop berati dapat dipakai dalam waktu 1 tahun. Sedangkan jadwal belum diatur atau belum disesuaikan dengan jadwal pemeliharaan. sehingga banyak karyawan yang menganggur. Komponen ini juga dapat diperkirakan masa pakainya atau dapat dilihat pada petunjuk manufakturnya.doc Page 48 . Bantalan ini juga dapat diperkirakan umur pakainya . Yang perlu diprediksi adalah kapan pipapipa logam dicat kembali untuk melindunginya dari proses korosi atau bila pipa karet atau plastik. antara lain : • Sabuk atau belt. Pemipaan atau piping. karena pemipaan merupakan penyaluran cairan hidrolik untuk mendistribusikannya ke seluruh pemakai. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dalam suatu sistem hidrolik ada beberapa komponen yang dapat diperkirakan (diprediksi) umurnya atau masa pakainya. Perapat atau perfak atau seal. Sabuk berfungsi untuk memindahkan tenaga dari penggerak mula (motor listrik atau motor bakar) ke pompa hidrolik atau pesawat lain.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 23 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Dalam hubungannya dengan pemeliharaan sistem hidrolik.

maka operator seharusnya segera menghentikan mesin dan lapor ke bagian maintenance. MENEMUKAN KERUSAKAN ( FAULT FINDING) Apakah yang dimaksud dengan menemukan kerusakan itu ? Beberapa istilah yang serupa dan maksudnya sama seperti : menemukan kerusakan (faultfinding) atau mendiagnose kerusakan (diagnosing fault) atau mencari gangguan / kerusakan (fault tracing) maksudnya ialah mencari bagian-bagian yang rusak atau tidak berfungsi dari sistem hidrolik yang menyebabkan sistem itu terganggu atau tidak bekerja.doc Page 49 . 3) Mengoperasikan mesin bila mesin masih dapat dioperasikan. Bila terjadi adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan pada sistem. Ada tahapan pokok yang dianjurkan untuk dapat menemukan gangguan yaitu : 1) Menguasai sistem. Tentu saja. 4) Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem 5) Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. 2) Mencari informasi dari operator. pertama-tama teknisi akan mencari dulu gangguan atau kerusakan atau disturbance yang terjadi yang menyebabkan sistem tidak bekerja. Tahapan menemukan gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 6) Buat kesimpulan atas dasar analisis 7) Uji kesimpulan anda untuk mengambil keputusan Gb 10.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 24 3. Kemudian bagian maintenace ( Spervisor maintenance ) akan menugaskan teknisinya untuk menindak lanjuti laporan tersebut dengan memberikan surat perintah perbaikan ( repair order ).

agar tahu sejarah kejadian sistem tersebut 4) Cari pengalaman praktik. kemudian praktiklah. Mencari informasi dari operator Setelah mendapat repair order. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Di sini anda harus dapat membaca diagram sirkuit hidrolik. 3) Pelajari kartu mesin (maintenance record). cara memelihara dan memperbaiki sistem. aliran fluida. Mempelajari sistem 3.doc Page 50 . Menguasai sistem Untuk dapat menguasai sistem anda harus mempelajari : 1) Buku petunjuk pengoperasian. Gb 11. agar anda menguasai cara kerja sistem.2. step diagram dan grafik urutan kerja. jenis komponen. agar memahami betul cara pengoperasian yang benar.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 25 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3. 2) Buku petunjuk pemeliharaan (maintenance manual).1. maka teknisi akan segera melaksanakan tugas dan kemungkinannya pertanyaan akan timbul sebagai berikut : • Apakah mesin / peralatan mendapat gangguan / kerusakan pada waktu bekerja ( dalam keadaan switch-on )? Apakah gangguan semacam ini pernah / sering terjadi sebelumnya? Apakah operator memperbaiki atau mengubah posisi (mematikan mesin )? telah telah switch Gb 12. Informasi dari operator • • • Bagaimana mesin / alat itu dioperasikan dan di mana tempat pengoperasiannya bila mesin / alat tersebut termasuk alat bergerak.

Periksa alat ukur (pressure gauge misalnya) apakah alat tersebut menunjukkan kelainan pengukuran atau bahkan alat itu yang rusak. Getaran yang berlebihan. Bila mesin / alat sudah tidak dapat dihidupkan lagi. dengar.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 26 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) • Operator akan menginformasikan gejala atau tanda-tanda terjadinya gangguan kepada teknisi maintenance sebagai bahan analisis dalam memecahkan permasalahan.13. Terdengar suara asing . Apabila suhu meningkat dengan tajam perlu kiranya segera memberhentikan mesin kemudian menyelidiki kelaian apa yang terjadi. Gb. Mengoperasikan mesin Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. mungkin ada bagian-bagian yang masih dapat digerakkan. perlu kiranya operator atau pemakai mesin / peralatan / fasilitas segera menghentikannya dan lapor kepada bagian maintenance. itulah yang harus dicari. Tercium bau asing. • • • Tanda-tanda seperti tersebut di atas bila muncul dalam keadaan kita mengoperasikan sistem hidrolik (dalam keadaan bekerja). Termasuk apabila timbul bau-bau yang tidak biasanya terjadi. Mengoperasikan mesin Operasikanlah mesin / alat tersebut sesuai dengan prosedur (warming up. beban ringan sampai beban penuh bila mungkin. Kelainan itu disebabkan oleh apa dan di bagian mana. lihat.doc Page 51 . seperti bau kebakaran misalnya. Bila terjadi getaran yang tidak seperti biasanya selama operasi atau getaran yang berlebihan berarti ada suatu kelainan. Suara asing yang tidak biasa terdengar perlu dicurigai dan perlu dicermati kemudian segera mengambil keputusan. Meningkatnya suhu.3. Artinya dalam keadaan operasi tiba-tiba sistem berhenti tanpa dikehendaki atau pada waktu akan dioperasikan sistem tidak mau bekerja. Informasi-informasi semacam ini barangkali sangat penting bagi teknisi untuk dapat menemukan kerusakan dan sangat membantu mempercepat pekerjaan. cium dan rasakan apakah tanda-tanda seperti tersebut di atas muncul dan kalau muncul di bagian mana. perhatikan setiap gerakan. perlu segera diselidiki dan mesin juga diberhentikan. 3. maka gerakkanlah untuk mendapatkan suatu informasi tambahan. Buktikan sendiri apa yang telah diinformasikan oleh operator tadi. Apakah tanda-tanda adanya kerusakan / gangguan itu ? Secara umum gejala atau tandatanda itu adalah sebagai berikut ! : Tanda-tanda kerusakan Tanda-tanda kerusakan yang biasa terjadi pada sistem hidrolik antara lain : • • Sistem berhenti.

level permukaannya. keadaannya apakah berbuih. Gb.5. 3. Mendaftar penyebab gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem Dari hasil pengamatan anda selama mengoperasikan mesin tadi tentu anda telah mencurigai bagian-bagian yang memberikan tanda-tanda gangguan. Menginspeksi mesin 3.doc Page 52 . Dari hasil catatan-catatan sewktu inspeksi anda dapat membuat daftar kemungkinan-kemungkinan penyebab kerusakan. Oli yang bertekanan tinggi sangat berbahaya karen bila menyemprot orang dapat mengakibatkan celaka. apakah filter tersumbat dan sebagainya. Dan ingat bahwa satu kerusakan sering kali dapat menyebabakan kerusakan yang lain lagi. Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. kosongkan dulu oli yang bertekanan untuk kembali ke tangki hidrolik. Periksalah bagian tersebut dengan cermat.4. Demikian juga perhatikan baik-baik semua komponen barang kali ada yang retak atau bocor atau kendor dan sebagainya. Ingat ! Untuk memeriksa dengan membuka sistem hidrolik yang bertekanan.14.atau berubah seperti susu (milky).15. Gb. Sambil inspeksi buatlah catatan-catatan. setelah anda mengoperasikan atau menggerakkan. coba periksa oli dalam tangki hidrolik. tetapi juga jangan lupa . apakah oli sangat kotor. lanjutkanlah dengan pemeriksaan visual bagian-bagian yang anda curigai.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 27 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Nah.

tes dulu kesimpulan anda untuk memastikan kebenaran kesimpulan anda.6. Pengetesan dapat secara langsung membongkar konponen kemudian diperiksa secara saksama atau dengan alat tes yang sesuai dengan masalah yang akan dites. Gb.doc Page 53 . Mengetes kesimpulan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Mengetes kesimpulan Sekarang untuk tahapan terakhir. sebelum anda mulai merepair.7.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 28 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3.16. Kesimpulan 3.17. Gb. Mengambil kesimpulan Dari daftar penyebab kerusakan tadi anda dapat membuat analisis untuk menyimpulkan bagian mana yang mengalami gangguan.

Lepas selang pada bagian yang tidak bertekanan dan tutuplah selang tersebut. Hidupkan kembali mesin dan perhatikan lubang (port) yang telah terbuka. Gb. Gb. Setelah itu posisikan penggerak katup kebalikan dengan posisi pertama dan lepaskan penyangga. Tetepi untuk gangguan yang cukup kompleks dan perlu keakuratan yang lebih tinggi.10a) Hidupkan sistem hidrolik dan gerakkan aktuator beberapa cm ke atas kemudian posisikan penggerak katup pada posisi netral dan matikan mesin. Pengecekan kebocoran silinder Banyak kesalahan atau gangguan atau malfunctions pada suatu mesin atau sistem dapat ditemukan dengan cepat dengan menggunakan operational checkout procidures yaitu dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa. Untuk ujung sebaliknya sama seperti itu caranya. Perhatikan apakah pada lubang katup (port) yang dibuka tadi ada bocoran ataukah tidak.doc Page 54 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.10b) Hidupkan mesin dan gerakkan piston beberapa cm kemudian matikan kembali. Tahanlah beban (disangga) kemudian lepas selang balik dan tutuplah selang tersebut.18b. penggunaan hydraulic annalyzer atau hydraulic tester sangat dianjurkan Berikut ini adalah contoh menemukan gangguan dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa. apakah ada bocoran ataukah tidak.18a.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 29 Contoh mengetes kebocoran : Pengecekan kebocoran pada katup-katup : (Gb. Pengecekan kebocoran katup-katup Pengecekan kebocoran pada silinder : (Gb.

Sambungkan saluran keluar (outlet) hydraulic tester ke tangki hidrolic. flow meter. sehingga sebelum pompa beres berarti komponen yang lain belum akan dapat dites. Aliran oli harus dicek (dites) apakah ada perubahan penghasilan pompa. Apabila hasil infestigasi menunjukkan hasil seperti tersebut di atas berati cushion masih baik. Kemudian mulailah pengetesan dengan menghidupkan mesin. Sedangkan bila menggunakan closed center system. Suhu oli hidrolik harus dicek agar pengetesan berikutnya lebih akurat. Tekanan. kemudian aktifkan silinder penggerak backhoe (misalnya). Menginstalasikan hydraulic tester. Tapi ingat ! jangalah bebannya melebihi tekanan maksimum. Dengan hydraulic tester ini dapat ditest : • • • Temperatur. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pengecekan tekanan untuk mengidentifikasi bekerjanya pompa utama.doc Page 55 . temperature gauge dan katup beban (pressure load valve). lepas selang (konduktor) antara pompa dan katup. Dengar : Apakah kedengaran suara oli melalui orifice ketika batang torak mendekati akhir langkah ? Seharusnya kedengaran. Lanjutkan pembebanan sampai suhu kerja yang normal tercapai. Sambungkan saluran tekan ke saluran masuk (inlet) hydraulic tester. Perhatikan suara dan kecepatan geraknya ketika mendekati akhir langkah.19) 1). Pengetesan kebocoran untuk mengisolasi kebocoran pada setiap komponen yang bocor. Cara mengetes pompa : (Gb. Lihat : Kecepatan batang torak ketika mendekati akhir langkah. Mengetes pompa hidrolik dengan Hydraulic Tester Hydraulic tester atau hydraulic annalyzer terdiri atas pressure gauge (tekanan tinggi dan rendah). Aliran (flow). (Suhu kerja normal dapat dilihat pada buku spesifikasi mesin). gerakkan naikturun. • Pengetesan pompa hidroik merupakan permulaan pengetesan seluruh sistem karena pompa hidrolik merupakan pembangkit aliran fluida ke seluruh sistem. Kebocoran. Periksa permukaan oli (oil level) Pastikan bahwa katup beban dalam keadaan terbuka sebelum mesin dihidupkan atau sebelum proses pengetesan distart. Tetapi apabila lain dari yangtersebut di atas berati cushion ada kelainan atau rusak.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 30 Mengetes cushion pada silinder kerja ganda Hidupkan mesin. Secara perlahan tutuplah katup beban pada hydraulic tester untuk memberikan beban pada pompa. Pengetesan tekanan ini untuk mengecek apakah relief valve bekerja dengan sempurna. Apabila cushion masih baik dan berfungsi maka kecepatan batang torak semakin lambat. • • • • • • • Bebaskan tekanan dalam system.

misal pada tekanan 2000 psi besar aliran 7.0 250 28. Mengoperasikan hydraulic tester • Catatlah besar aliran pompa pada waktu tekanan nol yaitu ketika katup beban terbuka. variable displacement yang moderen dapat mencapai 90 %. psi Aliran.0 13. Direct.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 31 2). Bahkan pada pompa tipe radial piston.0 Sebagai pedoman bahwa yang dikatakan pompa tersebut baik ialah apabila jumlah aliran atau flow rate pada tekanan maksimum dapat mencapai paling tidak 75 % dari flow rate pada tekanan nol. Sehingga bila kita lihat hasil pengetesan yang catatannya tercantum pada tabel di atas.Cyl.doc Page 56 .0 7. menunjukkan bahwa pompa tersebut adalah pompa yang sudah jelek.19. Pengetesan pompa hidrolik Catatan hasil pengetesan : Pemilik : …………………………………… Seri ………………………….0 500 25. amati kenaikan tekanan dan catatlah besar aliran setiap kenaikan tekanan 250 psi atau 17 bar sampai mencapai tekanan maksimum.0 1000 19.0 1250 1500 1750 2000 2250 16. test trvl 0 31.0 10. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. • Setelah katup beban ditutup.0 750 22. • Matikan mesin Gb.0 Gln/min. Model : …………………………………… Tekanan. misalnya tercatat 31 Gln/min. • Buka kembali katup beban hingga tekanan kembali ke nol. Gl/mn Circuit.

Gb. Bila terjadi kenaikan suhu maka cairan hidrolik perlu dilewatkan ke sistem pendinginan. Buka katup beban untuk mencatat aliran maks. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 57 .20 di samping. Operasi pengetesan sebagai berikut : • • Buka katup beban valve) pada tester. Tetapi bila tekanan telah mulai turun sebelum mencapai beban penuh berarti ada bagian atau komponen dari sistem yang bocor atau telah rusak. Untuk itu teslah bagian atau komponen yang dicurigai dengan cara pengetesan seperti yang tersebut di atas. Operasikan katup pengatur arah dan tahan pada suatu posisi sesuai dengan keperluan pengetesan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 32 Mengetes Sistem hidrolik. bila aliran pada setiap tekanan sama sebagaimana pada pengetesan pompa yang baik berarti seluruh komponen sistem adalah baik. Cara menginstal hydraulic tester seperti terlihat pada Gb. Sebagai pedoman diagnose hasil pengetesan. adalah (load- Hidupkan mesin dan stel kecepatannya sesuai dengan rekomendasi pembuatnya. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang diagnose gangguan pada sistem hidrolik. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Pengetesan system hidrolik • • • Pengetesan harus dilakukan pada suhu cairan hidrolik yang sama.20. pada tekanan nol. Tutuplah katup beban dan perhatikan kenaikan tekanan pada sistem. Catat flow rate setiap kenaika tekanan 250 psi atau 17 bar.

Kemungkian saluran intake tersumbat. Mungkin hanya sebagian kecil yang rusak sehingga dapat kita perbaiki. Untuk mempelajari cara-cara perbaikan komponen. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. ada bagian yang sobek (berlubang). saringan tersumbat dan pipanya bocor. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Udara bocor masuk ke • dalam sistem • Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. • • 2). Ingat bahwa : Prosedur perbaikan setiap komponen juga harus sesuai dengan sistematika perbaikan yang telah dibahas di depan.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli.1. oli terlampau kental dan sebagainya. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. mungkin juga sebagian besar dari komponen itu rusak sehingga tidak dapat di perbaiki lagi. Cara mengatasi kerusakan. Apakah setiap komponen yang rusak itu mesti rusak semua bagiannya ? Tentu saja tidak. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. anda akan mempelajari dari setiap komponen itu mengenai hal-hal berikut : • • • • • Diskripsi tentang fungsi-fungsi komponen (sudah dipelajari sebelumnya) Gambar komponen (dapat dilihat pada modul hidrolik 1 dan hidrolik 2) Bentuk kerusakan Penyebap terjadinya kerusakan. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari cara-cara memperbaiki setiap komponen hidrolik yang mengalami kerusakan. 4. Timbul gelembung udara • dalam saluran masuk • 3). mengganti yang sobek. Terjadi cavitation (rongga • dalam pipa / saluran hidrolik) • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. Ternyata sebagian besar gangguan pada sistem hidrolik disebabkan adanya kerusakan pada komponen. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 33 4. jadi tidak menyedot udara.doc Page 58 .

keringkan baru dipasang lagi. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. 8). • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. Bila kekentalan oli kurang cocok. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Pompa motornya. Pompa berputar terla. • 6). puli. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan.lu • cepat • Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak. Ada bagian yang rusak • atau hilang • • • 5). barang kali ada yang mengganti.doc Page 59 . dan ukuran roda. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. Sudu atau kipas dari • pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston • Mengatasi / memperbaiki Periksa manufacture’s maintenance instruction. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan 7). Filter dan strainer sangat • kotor atau terlalu kecil • • Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. ganti saja. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. lepas dari • Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor.

bersihkan • • 2). poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 35 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Saluran hisap tersumbat • • • 3). 4). yang diganti.doc Page 60 .2. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Permukaan oli (terlalu rendah) turun • Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. roda gigi dan sebaganya. maka luruskan. Putaran poros terlalu rendah pompa • Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. belt. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Udara masuk ke dalam • saluran hisap (intake) • 5). Putaran terbalik poros pompa • • Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. Bila ada pipa yang tersumbat. Pompa tidak memompa Penyebab 1). Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Oli terlalu kental • Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. • • 6). Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. Kerusakan mekanik seperti • lepas kopling. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. Periksa penginstalan motor. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). 7).

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 36 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4.3. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). Penyetelan / perakitan • bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang.4. • 4. Viskositas oli terlalu tinggi • • Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. gantilah dengan oli yang sesuai. 3). kurang sejajar). Terlalu sering membuang • oli pada relief valve Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Maka gantilah dengan yang baru. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. Pendingin oli tersumbat 4). tidak sejajar. Viskositas oli terlalu kecil (encer ). Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. Bagian-bagian yang kondor. kurang • lurus. • 5). misalignment. Kebocoran dalam terlalu • besar • Periksalah ke-ausan dan kehilangan kemudian perbaiki dan setel kembali perapatan. 2). Periksa dan setel kembali hingga sempurna. Perfak (packing) aus • Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 61 . Overheating Penyebab 1).

Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Katup-katup. Kebocoran pada sistem • Periksalah seluruh sistem. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. • • • 2). 2). tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Relief valve disetel terlalu • rendah • terbuka • • Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve. ke-ausan bearing dan sebagainya. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Mesin sangat lamban pada • waktu start pertama.doc Page 62 . Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Untuk bagian yang aus perlu diganti. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros.6.5. endapan dan sebagainya. piston dan • sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Carilah tanda-tanda oli yang kotor. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). yang bengkok diluruskan bila mungkin. Relief valve (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. oli mengandung vernish. 4.

Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Salah penyetelan katup • sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted • circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan komponen hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 38 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4).doc Page 63 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. aus atau macet • pada komponen pompa Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksanya. Rusak. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai • 6). Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini .

Mengenai perbaikan atau penggantian komponen perlu dipertimbangkan yang mana lebih murah dan lebih baik. • • • 5. Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja. pekerjaan elektroplating dan sebagainya. pekerjaan pemesinan. Untuk itu pelajarilah uraian berikut : 5. Sistematika pelaksanaan overhol hampir sama dengan sistematika perbaikan. Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 39 5. Untuk overhol ini perlu adanya perencanaan yang matang agar lancar pelaksanaannya. Perencanaan Overhol (Overhaul Planning). sehingga anda akan mampu nantinya melaksanakan overhol sistem hidrolik di bengkel anda. meliputi : • Perhitungan jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam overhol.1. Apa sajakah yang harus direncanakan sebelum pelaksanaan overhol itu ? Hal-hal berikut inilah antara lain yang perlu direncanakan : 5. Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). tidak boros pembiayaan dan masih menguntungkan. Teknisi overhol.2. Hal ini perlu diperhitungkan karena akan menyangkut dengan biaya. pengangkatan (dengan alat berat). Untuk overhol sistem hidrolik ini akan memerlukan beberapa teknisi dari beberapa jenis keahlian. antara lain : • • • • Teknisi hidrolik Teknisi listrik dan elektronik Teknisi mekanik. 4. Berapa lama mesin / alat akan dioverhol sangat menentukan proses produksi karena semakin lama mesin / alat tidak beroperasi semakin banyak kerugian Perhitungan tenaga kerja meliputi tenaga ahli sampai tenaga biasa direncanakan baik tempat kerjanya. biaya alat.1. lama bekerja dan upah kerjanya. Apakah ada perbedaan antara perbaikan dan overhol sistem hidrolik ? Tentu saja ada. biaya bahan maupun biaya perbaikan komponen atau penggantian komponen. misalnya pekerjaan bongkar-pasang.1. PERBAIKAN/OVERHOL SISTEM HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari sistematika mengoverhol sistem hidrolik . Perhitungan waktu pengerjaan.1. Jadwal pelaksanaan overhol. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Jadi untuk overhol ini tidak harus ada diagnose karena memang sudah diprediksi/diketahui rusak total. maksudnya kapan overhol ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja perusahaan.doc Page 64 .1. Perbedaannya ialah bahwa overhol itu merupakan perbaikan secara menyeluruh dari kerusakan mesin / peralatan yang disebabkan oleh keausan atau karena umur pemakaian sudah mencapai jumlah jam kerja yang ditetapkan.2. Misal 4000 jam kerja untuk sistem hidrolik pada alat berat .

perlu mengosongkan oli bertekanan yang masih ada di dalam sistem. sub. valve tube. pasti sudah harus diganti kerena aus. atau alat pemukul. Langkah-langkah pemeriksaan adalah sebagai berikut: • Membongkar / memindahkan komponen dari induk mesin / peralatan. Pemeriksaan atau pengujian komponen. Pembongkaran komponen menjadi bagianbagian terkecil dari komponen atau bijian.assembly jangan sampai hilang. Misalnya siapa yang harus melakukan. Agar keselamatan dan kesehatan kerja terjamin kita harus mematuhi prosedur yang berlaku secara umum maupun prosedur yang ada di perusahaan. • • 5. Setelah pembongkaran selesai kemudian proses pembersihan atau pencucian dari bagian-bagian terkecil agar mudah diidentifikasi dan diperiksa. Jadwal perbaikan / penggantian komponen. Isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol Yang dimaksud denagan isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol ialah memindahkan atau memisahkan mesin tersebut ke bengkel ovehol agar terpisah dari mesin / peralatan yang sedang beroperasi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 40 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • • • Jadwal pembongkaran (dismatling) dan pemeriksaan komponen. pasak/pena dan lain-lainnya. control plunger dan lain sebagainya perlu diperiksa / ditest apakah kondisinya masih baik atau sudah Page 65 • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Alat pembongkaran seperti alat pengencang / pengendor. atau alat pemotong harus benar-benar sesuai atau cocok dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Jadwal penyatuan kembali (reasembling ) dan pengujian hasil overhol. Prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan perlu dipatuh bersama.3. piston rod. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan overhol tidak terganggu dan juga tidak mengganggu.assembly kelistrikan dikirim ke bengkel listrik dan sebagainya. alat apa yang memenuhi syarat yang akan dipergunakan dan sebagainya. Prosedur keselamatan kerja. Setiap komponen atau sub. Ingat ! label atau tagged pada setiap sub.assembly yang nantinya akan dipisahpisahkan untuk mempermudah pada waktu penyatuan kembali (reassembling). kapan waktunya. • Prosedur isolasi. Pemeriksaan Komponen Yang dimaksud dengan pemeriksaan komponen ialah pemeriksaan seperti apa bentuk dan jenis kerusakan komponen tersebut kemudian dianalisis dan diuji sejauh mana /seberat apa kerusakan tersebut terjadi . Dismantling atau pembongkaran. bearing. 5.assembly gear box dikirim ke bengkel mekanik. cylinder barrel. Jadi tidak perlu diperiksa lagi. Memberikan label (tagged) pada sub. Karena overhol adalah proses perbaikan menyeluruh dari kerusakan total disebabkan keausan maka untuk bagian-bagian komponen sistem hidrolik yang diprediksi telah aus seperti sealseal. hal ini perlu dicermati dan selalu memperhatikan gambar susunan pada maintenance manual.2.assembly dicabut (dipindahkan) dari induk mesin / peralatan kemudian dikirim ke bengkel yang sesuai misalnya sub. valve disc. Khusus untuk sistem hidrolik misalnya. Tetapi bagian-bagian yang lain seperti piston. Yang perlu diperhatikan dalam isolasi ini antara lain .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 41 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) cacat misalnya pengurangan demensi. karena apabila alat ujinya tidak standar maka hasil perbaikannya pun tidak akan memenuhi standar.4. Demikian juga alat pengujian (testing tools) harus memenuhi syarat (terstandar). Kegiatan reassembling ini sangat tergantung pada pelaksanaan perbaikan komponen. Karena tidak semua keahlian dan peralatan untuk perbaikan itu dimiliki oleh suatu perusahaan maka pada perbaikan komponen tertentu perlu dibawa ke bengkel lain. Alat-alat perbaikan merupakan faktor penentu keberhasilan perbaikan. Alat perbaikan dan alat testing. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Oleh karena itu perlu kiranya alat-alat perbaikan tersebut memenuhi persyaratan teknis. valve disc yang berkurang ukurannya dapat dilapis lagi (elektro plating) dan sebagainya. Pengetesan hasil perbaikan komponen. • • • 5. perubahan bentuk seperti bengkok. • 5. Hal pokok yang harus dilakukan dalam persiapan ini adalah mengumpulkan komponen-komponen yang telah selesai diperbaik baik yang diperbaik di dalam bengkel sendiri atau pun yang di bengkel luar. Pengabilan keputusan. tidak sentris atau bahkan retak atau patah. Setiap hasil perbaikan. Penyatuan Kembali (Reassembling) Penyatuan kembali atau reassembling merupakan pekerjaan akhir dari proses perbaikan atau overhol. Kemungkinan memerlukan teknisi ahli apabila memerlukan perbaikan yang sangat presisi. Misalnya untuk memperbaiki eksentrisitas dan menguji sentrisitasnya atau untuk perlakuan panas dan sebagainya. Langkah-langkah reassembling dapat anda ikuti sebagai berikut : • Persiapan.5. Tempat Perbaikan. Tentu saja harus diperhitungkan bahwa perbaikan ini dijamin akan mencapai kualitas yang sama dengan yang baru dengan biaya lebih murah. Dalam menetapkan personel untuk melaksanakan perbaikan ini harus disesuaikan antara kerusakan komponen yang akan diperbaiki dengan kompetensi teknisi pelaksana perbaikan.doc Page 66 . Ini semua harus dilaksanakan dengan cermat karena hasilnya akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan selanjutnya. Perbaikan Komponen • Teknisi Perbaikan. Dari hasil pemeriksaan dan pengujian kerusakan tadi anda dapat mengambil keputusan apakah bagian tersebut perlu diganti dengan yang baru atau cukup diperbaiki saja. Oleh karena itu monitoring pelaksanaan perbaikan harus dilaksanakan secara konsisten agar jadwal perbaikan yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara tepat. sekecil apapun bagian komponen tersebut. • Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan oleh teknisi ahli dan didukung dengan alat pemeriksa / alat uji yang memadai di bengkel atau lab masingmasing. perlu dites sebelum dirakit kembali ke dalam komponen induknya dengan mempergunakan alat-alat tes yang telah disebutkan di atas. Misalnya poros yang bengkok diluruskan. Maksudnya ialah apakah pelaksanaan perbaikan itu di bengkel sendiri atau harus ke bengkel di luar perusahaan.

Supervisor perakitan harus memeriksa kembali hasil kerja stafnya sebelum menyerahkan mesin / peralatan yang dioverhol ke bagian quality control dan quality Assurance. bearing. grease. selang. pegas. Disamping itu tentu saja dipersiapkan pula alat-alat perakitan dan alat penunjangnya seperti alat angkat. dengan cara mengoperasikan mesin / peralatan dengan dibebani mulai dari beban ringan hingga beban penuh selama waktu yang telah ditetapkan. Komponen yang akan dirakit kembali ini adalah komponen yang telah selesai diperbaiki dan telah dikumpulkan dan juga komponen-komponen baru (replacement) seperti : seal. Dalam pelaksanaan perakitan ini harus selalu dimonitor oleh Supervisor agar tidak terjadi kesalahan. Untuk pengujian hasil overhol sistem hidrolik yang perlu dilakukan adalah : Uji tampak yaitu diperiksa / diamati tata letak pemasangan komponennya. cincin washer dan lain sebagainya. udara kempa. kabel dan lain sebagainya. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan/overhol system hidrolik dan selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda ! • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.sistem yang lain tetapi dapat juga hanya sub.sistem hidrolik saja yang dioverhol. Jangan lupa persiapkan pula bahan-bahan yang diperlukan seperti oli.sistem dari suatu mesin / peralatan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 42 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Periksalah semua komponen apakah sudah terkumpul semuanya dan cocokan dengan gambar kerja. Pelaksanaan perakitan. Uji fungsi yaitu menguji setiap komponen apakah sudah dapat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing komponen. selang. kebenaran posisi setiap komponen dan lain lainnya. Setelah semua pengujian selesai dan dinyatakan baik maka bagian quality assurance mengeluarkan sertifikat tanda uji bahwa mesin / peralatan tersebut telah layak untuk dioperasikan lagi. Apabila secara fisual belum dapat diterima maka bagian quality control perlu mengembalikan hasil overhol tersebut untuk diperbaiki lagi. Pengujian hasil overhol. Uji coba atau running test yaitu pengujian hasil perbaikan / overhol. kerapian pemasangan selang-selangnya. setelah melalui pengujian sebelumnya. Apabila dalam pengujian masih terdapat kelainan-kelainan maka bagian quality control perlu mengembalikan lagi mesin / peralatan tersebut untuk disetel atau diperbaiki kembali sampai berhasil dengan baik. alat keselamatan kerja. Pengujian ini dengan cara menjalankan / menggerakkan semua bagian yang bergerak tanpa beban sambil diamati apakah jalannya / gerakannya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Biasanya sistem hidrolik merupakan bagian atau sub. Setelah selesai perakitan. Dengan demikian pelaksanaan overholnya kemungkinan bersamaan dengan sub.doc Page 67 .

• • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Tetapi bila pindah tempat.1. apakah kabel-kabel listrik telah tersambung dengan baik.2. Dalam penyerahan dan pemakaian kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol ditempuhlah prosedur berikut : • Kepala bengkel melaporkan hasil perbaikan/overhol kepada pimpinan perusahaan lengkap dengan data-data hasil perbaikan/overhol dan hasil pengujiannya. Bila mesin adalah kepunyaan pelanggan maka pimpinan perusahaan memberitahukan kepada pelanggan agar yang bersangkutan mengambilnya.doc Page 68 . Prosedur Recommisioning Hydraulic System. barang kali sarana-sarana penunjang tadi perlu dibuat lagi instalasinya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 43 6. Mesin hasil perbaikan/overhol diserah terimakan Prosedur penyerahan juga difokuskan pada prosedur adaministrasi. Hal ini terserah kepada sistem administrasi perusahaan yang bersangkutan . Pemeriksaan pra pengoperasian yaitu apakah oli hidrolik maupun oli pelumas telah diisi sesuai dengan ketentuan. yang kemungkinan kembali ke tempat semula atau mungkin pindah ke tempat lain. Yang dimaksud dengan recommisioning ialah penyerahan kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol dari bagian maintenance ke bagian produksi (lini produksi) atau bagian pemakai mesin / peralatan tersebut atau ke pelanggan yang menggunakan jasa overhol di bengkel ini untuk digunakan atau dioperasikan lagi. SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI 6. Bila mesin dipakai di perusahaan sendiri maka pimpinan perusahaan melimpahkannya kepada pimpinan produksi atau pimpinan pemakai mesin tersebut. perlu diverivikasi terlebih dulu sebelum dioperasikan untuk produksi. Setelah itu baru disambungkan ke sumber tegangan listrik dan sumber udara kempa. Setelah semuanya lengkap dan terpasang kemudian mesin / peralatan diperiksa kedatarannya (leveling). • • • • • 6. saluran udara kempa (bagi mesin yang memerlukan) dan lain sebagainya. apakah sistem pendinginan sudah siap dan sebagainya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : • Pemasangan kembali (reinstalling) yaitu memasang kembali mesin / peralatan hasil overhol. kabel listrik dan kelengkapannya. Bila kembali ke tempat semula tentu saja sarana penunjangnya masih lengkap seperti fondasi. Verivikasi hasil perbaikan/overhol Mesin hasil perbaikan/overhol yang telah diserah terimakan. Pinpinan perusahaan memastikan kebenaran laporan. saluran udara kempa (bagi yang perlu) apakah sudah tersambung denga baik. dan dikencangkan pengikatannya sekuat mungkin.

Kartu ini berupa tabel yang berisi waktu pelaksanaan (tanggal). Jadwal ini harus dibuat berdasarkan petunjuk dari buku petunjuk pemeliharaan (maitenace manual). • Kartu Pemeliharaan ( Maintenance Record ) Kartu pemeliharaan ini perlu dibuat untuk mencatat segala perbaikan yang telah dilakukan terhadap suatu mesin/peralatan. lancar dan berkesinambungan perlu kiranya ada dukungan administrasi yang memadai . bulanan (monthly).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 44 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan yaitu pengoperasian percobaan kembali oleh operator. Macam-macam kegiatan administrasi pemeliharaan antara lain : • Jadwal Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan preventive perlu dijadwalkan misalnya kegiatan mana yang dilaksanakan secara harian (daily).doc Page 69 . mingguan (weekly). • 6.jenis perbaikan. Dengan jadwal tersebut berarti kita sebagai teknisi atau pun sebagai superviser dapat mempedomani untuk bekerja. Agar proses pemeliharaan selanjutnya berjalan dengan baik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. enam bulanan (six monthly) dan tahunan (yearly). Updating Administrasi Pemeliharaan Updating administrasi pemeliharaan yaitu memperbaharui kartu-kartu seperti kartu mesin.3. Pengoperasiannya seperti uji coba (running test) selama waktu yang telah ditetapkan. Setelah mesin / peralatan hasil perbaikan/overhol selesai diuji coba pada lini produksi dan hasilnya memuaskan maka surat tanda serah terima ditanda tangani. kartu pengoperasin mesin (bila mungkin ada perubahan karena ada yang dimodifikasi) dan laporan .spare part dan bahan yang digunakan serta petugas pelaksana. kartu pemakaian. apakah mesin / peralatan dapat dioperasikan seperti semula. Bila masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan maka bengkel perbaikan/overholseharusnya masih bertanggung jawab untuk menyempurnakan hasil perbaikan tersebut.

Bahan pemeliharaan dan spare part. Buku-buku manual dan katalog Mesin atau peralatan itu sendiri. Hal-hal yang perlu diinventarisasikan antara lain : o o o o Alat-alat pemeliharaan dan perbaikan termasuk alat pengujian. Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang recommissioning hasil perbaikan/overhol sistem hidrolik . Disamping itu harus tercatat pula antara lain : • Komponen-komponen yang dapat diperbaiki untuk dipasang kembali Untuk dapat menentukan komponen yang diperlukan kita harus dapat membaca katalog untuk memilih spesifikasi komponen yang tepat. • Gudang atau tempat komponen bekas dan catatan barang-barang yang akan dibuang atau barang kali masih dapat dihibahkan kepada orang lain. Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 70 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 45 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf • Inventarisasi Pemeliharaan Sistem inventarisasi ini akan membantu menertibkan pelaksanaan pemeliharaan karena semua yang kita perlukan telah dicatat. Dengan tercatatnya segala sesuatu kita akan mudah menemukan hal-hal yang kita perlukan.

doc Page 71 . b. d.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Membuat Rangkuman untuk Medalami Sistematika Pemeliharaan Buatlah rangkuman dari materi tentang Sistematika Pemeliharaan yang isinya kurang lebih menyangkut hal-hal berikut : a. Istilah-istilah di dalam pemeliharaan . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. c. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Perbedaan antara pemeliharaan pencegahan dan perbaikan. Langkah kerja perbaikan . e. Macam-macam kegiatan perbaikan. Macam-macam kegiatan pemeliharaan pencegahan.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi hal-hal yang dipersiapkan (Pra Pemeliharaan ). Kemudian diskusikan dengan grup anda dan buatlah daftar dari apa yang telah anda identifikasi tersebut. Coba identifikasi alat / bahan / fasilitas yang telah dipersiapkan untuk memperlancar pelaksanaan pemeliharaan selanjutnya.doc Page 72 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai pembuatan daftar tadi periksakanlah kepada pelatih anda.

Jaga selalu kebersihan ruang.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Harian . Setelah selesai bekerja lepaslah komponen-komponen yang perlu dilepas. Laksanakanlah pemeliharaan berikut ini ! • Sebelum mengoperasikan mesin / peralatan hidrolik periksalah terlebih dulu kondisi mesin / perlatan baik tata letaknya. Setel tekanan kerja sistem hidrolik sesuai dengan kebutuhan.doc Page 73 . pengikatan konponen. kelengkapan alat dan sebagainya. Bersihkan ruangan sesuai dengan standar kebersihan yang berlaku. pemasangan konduktor. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Amati selama bekerja jangan sampai terjadi beban lebih. bersihkan dan kemudian simpanlah pada tempatnya. • • • • • Setelah selesai laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut.

Periksa katup-katup yang digunakan. Lakukan penyetelan-penyetelan terhadap komponen-komponen seperti. Periksa regulator dan distributor bekerja dengan baik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Berkala. apakah ada bocoran-bocoran dan bila ada betulkanlah ! f. Periksa kondisi konektor dan konduktor. e. Periksa kondisi sambungan dan perapatnya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 74 . Setelah selesai laporkanlah hasil kegiatan anda ini kepada pelatih anda. penyetelan mur-baut pengikat dan lain-lainnya! g. d. b. apakah masih layak untuk dipakai dan menjamin keamanan kerja. debu atau partikel lain yang dapat mengganggu . Periksa keadaan oli hidrolik memeriksa gelas penduga (sight glass). apakah terdapat kotoran. Buatlah langkah kerja cara penggantian oli hidrolik sebelum melakukan penggantian oli. Laksanakanlah pemeliharaan berkala berikut ini ! a. c.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5. Setelah selesai pembuatan rangkuman ini periksakanlah kepada pelatih anda.doc Page 75 . : Membuat rangkuman materi tentang cara-cara menemukan gangguan Buatlah rangkuman secara singkat tentang cara-cara menemukan kesalahan / gangguan yang isinya mrliputi : • • • Tanda-tanda kerusakan / gangguan Sistematika menemukan gangguan Sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 76 . Apa kira-kira penyebabnya dan bagai mana cara mencarinya. Apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif menemukan gangguannya. d) Sistem hidrolik suhunya menjadi cukup tinggi. c) Sistem hidrolik mendengung (huming). Perkirakan apa saja penyebabnya dan bagaimana menemukan gangguannya. tidak seperti biasanya. b) Sistem hidrolik tiba-tiba berhenti . Setelah selesai tulislah hasil diskusi anda kemudian laporkanlah kepada Pelatih anda dan mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. e) Pada sistem hidrolik tercium bau kebakaran. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. Diskusikanlah dengan teman anda / grup anda hal-hal berikut : a) Sistem hidrolik tidak dapat bekerja sejak awal (tidak dapat distart).Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Task 6 Tugas 6. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. : Diskusi tentang cara menemukan gangguan / kesalahan.

Operasikan sirkuit tersebut pada alternatif perubahan jumlah aliran yang ada. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kemudia kerjakan tugas berikut : • • • • • Sebutkan nama-nama komponen yang ada pada sirkuit tersebut Jelaskan cara kerja sirkuit Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plate yang ada. apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya. Coba analisis bila motor hidrolik setelah berjalan kemudian akan dibalik arah putarannya tetapi tidak mau berbalik arah. Apa yang kira-kira akan terjadi bila relief valve pada pompa disetel kendor.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7.doc Page 77 . : Menemukan kerusakan / gangguan pada sistem hidrolik Perhatikan sirkuit hidrolik berikut ini.

doc Page 78 . kalau ada pada bagian mana dan bila tidak beri alasannya. Setelah itu amati dan identifikasi. apakah komponen tersebut ada kerusakan. Ambillah komponen-komponen berikut kemudian lakukan pembongkaran (desmantling).Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas.8 Menemukan dan mengidentifikasi kerusakan komponen .double solenoide Silinder kerja ganda Check valve Selang Regulator Setelah selesai setiap job laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Komponen berikut adalah : • • • • • • • • • Pompa hidrolik Filter Pressure gauge Katup 4/2 manually Katup 4/3 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

……………………………………………………………………. nama bagian-bagian dan fungsi setiap bagian tersebut. 8 dengan memperbaiki atau mengganti komponen-komponen yang anda nyatakan rusak. …………………………………………………………………….doc Page 79 . carakerja dan cara pemeliharaannya. ……………………………………………………………….... ………………………………………………………………… ………………………………………………………………….Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9... spesifikasi umum. fungsi komponen tersebut . Mengganti atau memperbaiki kerusakan komponen Lanjutkanlah tugas No. Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah komponen . ………………………………………………………………… ………………………………………………………………… …………………………………………………………………. …………………………………………………………………. ………………………………………………………………. kemudian tuliskan namanya. ………………………………………………………………. ……………………………………………………………….... …………………………………………………………………. Kemudian pertukarkan diantara peserta. ………………………………………………………………. ……………………………………………………………….. …………………………………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 80 . yang isinya meliputi : Perencanaan overhol Perhitungan overhol Penjadwalan perbaikan komponen Reassembling Pengujian hasil overhol Recommissioning Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Buatlah rangkuman tentang overhol sistem hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 • • • • • • Membuat rangkuman untuk pendalaman materi .

Untuk itu buat dulu spesifikasi komponen berikut : • • • • • • • • Pressure gauge Flexible hose Double acting cylinder Katup 4/3 .single solenoid spring return Piston ring Cylinder seal Filter Reducing valve (regulator) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pemilihan spesifikasi komponen Pilihlah komponen-komponen pengganti pada proses overhol berdasarkan katalok.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11.doc Page 81 .

maka perangkat administrasinya juga perlu diperbaharui atau bahkan mungkin ada yang dimodifikasi misalnya prosedur pengoperasian berbeda dengan yang dulu karena adanya modifikasi mesin. Setelah selasai overhol dan mesin / alat akan digunakan kembali (recommissioning).doc Page 82 . Untuk itu coba anda rancang jenis kartu apa yang diperlukan dan diskusikan untuk pembuatannya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12 Memperbaharui / memodifikasi perangkat administrasi pemeliharaan . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 83 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi OHT 1 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

perbaikan Jadwal perbaikan Bk.doc Page 84 .luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.dalam Periksa kerusakan Perhit.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 2 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 PENYEBAB TERJADINYA PERMASALAHAN PEMELIHARAAN 1 4 2 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 85 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 PEMERIKSAAN SISTEM HIDROLIK SEBELUM OPERASI Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katup-katup atau unit pengatur Periksa saluran oli saluran- Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Periksa hidrolik dan hidrolik (oli) tangki cairan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 86 .

doc Page 87 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter Inlet screen Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 88 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 6 MENEMUKAN KERUSAKAN TANDA-TANDA KERUSAKAN : • SISTEM BERHENTI • GETARAN BERLEBIHAN • TIMBUL SUARA ASING • MENINGKATNYA SUHU • TERCIUM BAU KEBAKARAN SISTEMATIKA MENEMUKAN KERUSAKAN • MEMPELAJARI CARA KERJA ALAT • MEMPELAJARI URUTAN PEMINDAHAN • MEMPELAJARI GRAFIK URUTAN KERJA • MEMBACA DIAGRAM SIRKUIT • MELOKALISASI DAN MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA KERUSAKAN • KERUSAKAN ATAU GANGGUAN PADA KOMPONEN • KESALAHAN SIRKUIT YAITU SALAH DESAIN ATAU SALAH MENGINSTAL • PENGIKATAN ATAU PEMASANGAN YANG KURANG SEMPURNA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 89 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 7 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) TUJUH LANGKAH MENEMUKAN GANGGUAN MENGUASAI SISTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 8 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) BERTANYA KEPADA OPERATOR MENCOBA MENGOPERASIKAN MESIN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 90 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENGINSPEKSI MESIN MEMBUAT DAFTAR PENYEBAB KERUSAKAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 91 .

doc Page 92 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENCAPAI KESIMPULAN MENGUJI KESIMPULAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 93 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 MENGETES KEBOCORAN SILINDER KERJA GANDA MENGETES KEBOCORAN KATUP PENGARAH Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 94 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 MENGETES POMPA DENGAN HYDRAULIC TESTER MENGETES SISTEM HIDROLIK DENGAN HYDRAULIC TESTER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Timbul gelembung udara dalam saluran masuk Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Bila kekentalan oli kurang cocok. jadi tidak menyedot udara.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) 2). Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Ada bagian yang rusak atau hilang Periksa manufacture’s maintenance instruction.1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. saringan tersumbat dan pipanya bocor. Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Kemungkian saluran intake tersumbat. 3). ganti saja. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). Udara bocor masuk ke dalam sistem Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. oli terlampau kental dan sebagainya. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. 4). mengganti yang sobek. ada bagian yang sobek (berlubang). Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 4. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya.doc Page 95 . sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa.

Pompa lepas dari motornya. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. puli. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. Pompa berputar terla. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi.lu cepat Periksa motor penggerak. 6). keringkan baru dipasang lagi. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. dan ukuran roda. Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan 7). 8). barang kali ada yang mengganti. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan.doc Page 96 . Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi 5). Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun.

7). roda gigi dan sebaganya. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . belt. poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Permukaan oli turun (terlalu rendah) 4). Oli terlalu kental Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. maka luruskan. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. 2). Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa.2. Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 4. Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Putaran poros pompa terlalu rendah Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya 5). Periksa penginstalan motor. Bila ada pipa yang tersumbat. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa.doc Page 97 . Putaran poros pompa terbalik Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. bersihkan 3). Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. 6). yang diganti. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Saluran hisap tersumbat Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Pompa tidak memompa Penyebab 1). bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar).

maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah.3.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 4. Penyetelan / perakitan bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. misalignment. 3). Pendingin oli tersumbat Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. 5). menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. 2). Terlalu sering membuang oli pada relief valve 4).4. gantilah dengan oli yang sesuai. kurang lurus. kurang sejajar). Periksa dan setel kembali hingga sempurna. tidak sejajar.doc Page 98 . kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ). Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. 4. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). Maka gantilah dengan yang baru. Viskositas oli terlalu tinggi Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Bagian-bagian yang kondor. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. Kebocoran dalam terlalu besar Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perfak (packing) aus Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. Overheating Penyebab 1).

oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. keausan bearing dan sebagainya. oli mengandung vernish. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. 2).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 4. Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. Katup-katup. Untuk bagian yang aus perlu diganti. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. endapan dan sebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. yang bengkok diluruskan bila mungkin.doc Page 99 .5.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 18 4. aus atau macet pada komponen pompa Untuk memeriksanya. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Relief valve disetel terlalu rendah Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve. Rusak.doc Page 100 . pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. 2). Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai 6). 4). maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.6. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki.

• Tempat Perbaikan • Alat perbaikan dan alat testing. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.assembly PEMERIKSAAN KOMPONEN • Membongkar / memindahkan komponen • Dismantling atau pembongkaran • Pemeriksaan atau pengujian komponen • Pengabilan keputusan PERBAIKAN KOMPONEN • Teknisi Perbaikan. ISOLASI MESIN / PERALATAN YANG AKAN DIOVERHOL • Prosedur isolasi • Prosedur keselamatan kerja • Memberikan label (tagged) pada sub. • Pengetesan hasil perbaikan komponen.doc Page 101 . • Teknisi overhol • Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PERENCANAAN OVERHOL (OVERHAUL PLANNING). • Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting).

PENGUJIAN HASIL OVERHOL • Uji tampak • Uji fungsi • Uji coba • Sertifikat tanda uji RECOMMISIONING HYDRAULIC SYSTEM.doc Page 102 . • Prosedur penyerahan • Pemasangan kembali (reinstalling) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan • Updating kartu-kartu maintenance Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PENYATUAN KEMBALI (REASSEMBLING) • Persiapan • Pelaksanaan perakitan.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 103 .

Untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pedoman ini. Penilaian lebih untuk mengidentifikasi pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Para penilai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutuskan metode penilaian yang akan dipakai.doc Page 104 . merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah memenuhi suatu peranan dalam pekerjaan sesuatu rangkaian tugas-tugas pada mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru. Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. pertanyaan : “Kemampuan kerja apa yang benar-benar dibutuhkan oleh karyawan”? Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kita maksud dengan kata “kompeten”. Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memadai . Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja. Bila anda meniiai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue diatas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata . Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan untuk dinilai. Penilaian mengakui bahwa individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara: • • kualifikasi terdahulu belajar secara informal. atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian. baik memenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembuatan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang dimaksud dalam Standard Kompetensi. dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri . Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berati bahwa orang tersebut harus mampu untuk : • • • • • menampilkan ketrampitan pada level (tingkat) yang dapat diterima mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. seorang peniIai industri yang diakui akan menentukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini.

Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar menguasai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . Yang dimaksud dengan pemeliharaan ialah……………………………………………. seperti hal ini. Yang termasuk preventive maintenance adalah : 1) …………………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi. komparasi.…………………. Penilaian untuk unit ini.1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan sistematika pemeliharaan. pilihan ganda. cara penilaian berikut ini disarankan untuk digunakan. Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1.……….………. ……………………………. 2). Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri . Kegiatan yang dilakukan pada pra pemeliharaa antara lain : 1). dengan cara mengisi titik-titik berikut : a.………. Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya dinilai secara individu untuk tiap sub kompetensi. ……………………….. Tujuan pemeliharaan ialah …………………………………………. Yang dimaksud dengan prevetive maintenance……………………….. 2)……………………………………… 3). Sebagai contoh.doc Page 105 . Tes Essay dapat juga digunakan dengan soal-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini. Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub. mengisi/melengkapi kalimat. dan berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu ketrampilan. Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk pengetahuan pokok pada setiap elemen kompetensi. b. Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. berdasar pada dua hal yaitu: • • pengetahuan dan ketrampilan pokok dan hubungan dengan ketrampilan praktik. Sesi praktik seharusnya diulang sampai tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi dicapai. secara umum mengikuti format berikut: (a) (b) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja. e. d.Kompetensi Satu : Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. ……………………………………… 3) …………………….… c.

2 Yang dimaksud dengan predictive maintenance ialah ……………………………….1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a. b. c./ ………………………………….doc Page 106 . ………………………………………………………………………………………………..Kompetensi Dua : Memperbaiki / mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak.……………………2)………………………………………………. ………………………………………. ……………………………………… d. ……………………………………/…………………………………… d.. ………………………………………….…… 6) ………………………maksudnya………………………. 3)…………………………………………..Bab 5 Cara Menilai Unit Ini f..……. Compound sequence valve .3. ……………………………………………………………………………………..4)…………………………….……. 3) ………………………maksudnya………………………. 1..…… b). Menemukan gangguan dengan operational checkout prosedurnya adalah …….…… 5) ………………………maksudnya………………………. b. Fungsi/kegunaan hydraulic annalyzer ialah………………………………………….. . 2) ………………………maksudnya……………………….…… 7) ………………………maksudnya………………………...…………... Kegiatan pemeliharaan berkala untuk sistem hidrolik antara lain : h 1. Ada tujuh langkah dalam menemukan kesalahan atau gangguan ialah : 1) ………………………maksudnya………………………. Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya. b. Kegiatan yang dilakukan secara rutin (harian) selama sistem hidrolik beroperasi antara lain :1)…………………….. Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2./ …………………………………. ………………………………………………………………………………… Sub.……. 1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. a).... Kesalahan didokumentasikan dan dilaporka dengan tujuan………………………………. ……………………………………. a. ……………………………………/…………………………………… g. ……………………………………. a.. Motor hidrolik yang dapat dibalik. Data-data kesalahan dapat diperoleh dari : ..4.………………………………………. a. c). c.…… 4) ………………………maksudnya……………………….

3.2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a. ………………………………. 3. ……………………………………………………… c. 3. ……………………………………..2 Dalam perencanaan overhol hal-hal berikut perlu diperhitungkan : 1. 2. …………………………… …………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3. Langkah-langkah mengisolasi mesin yang akan dioverhol ialah . …………………………. ……………………………………………. ………………………………..Kompetensi Tiga : Memperbaiki dan / atau mengoverhol sistem hidrolik Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3. …………………………………….3 Prosedur perbaikan atau penggantian komponen adalah sebagai berikut : a.4 Ada bermacam-macam pengujian hasil perbaikan / overhol yaitu : a b c d …………………………. Tuliskan prosedur pemeriksaan kerusakan komponen ………………………………. c.Kompetensi Empat :Menyerah terimakan penggunaan kembali sistem hidrolik.4. Sub. …………………………. ………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini 2.1 dari buku katalog (buku katalog disediakan ) dan tulislah………………………………………………………… spesifiksinya…………………………………………………………………………………….doc Page 107 . b. 2.. …………………………………. 2...3 Pilihlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2. :…………………………………………….1 a. c. ……………………………………. ………………………….. ……………………………….1 Prosedur penyerahan untuk penggunaan kembali sistem / mesin adalah : a.: …………………………………………………………… b. . Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4. Penilaian Empat .. Sub. b..

Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar . Penyelesaian seluruh tugas.12 Setiap pelaksanaan praktek hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peserta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan. meliputi tugas : 1 . Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit. …………………………………………. …………………………………………………………..2 Mesin / sistem yang akan digunakan harus diverivikasi lebih dulu sebagai berikut : a.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini b. Perakitan instalasi sirkuit secara aman. …………………………………. Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari setiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang penting Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. selang .3 Perangkat administrasi pemeliharaan yang perlu di-update antara lain :: a. Bila melaksanakan penilaian praktek hal-hal berikut perlu dipertimbangkan : • • • • • • • • Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar . Dalam mempersiapkan peralatan . Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar. adaptor dan sebagainya harus benar . …………………………………… 4. c. …………………………………………. c. . c. . ………………………………………………………… b. …………………………………………………………… 4. b.doc Page 108 .. Penilaian Praktik Penilaian Praktek .dapat dicapai. konektor . ……………………………………….

doc Page 109 . Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan.2 2.2 hidrolik.1 dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem 1. kesalahan hidrolik dan dilaksanakan penyebabnya Yah Tidak Perlu latihan lanjut Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda telah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. 2. konsultasi operator sistem. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.4 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.3 1. Masalah / indikasi diidentifikasikan.4 Tugas-tugas untuk penilaian Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya Pemeliharaan pencegahan sistem sesuai prosedur yang sistematis.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 01 Melaksanakan pemeliharaan 1.3 2. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan 02 2. 1. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida.

.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 03. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. teknik.3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. 4. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.1 penggunaan kembali sistem hidrolik.3 3. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.4 04. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. dengan menggunakan prinsip.2 Tugas-tugas untuk penilaian Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur. Menyerah-terimakan / 4.doc Page 110 . hasil perbaikan diverifikasikan. apakah perlu penggantian. perbaikan atau overhol. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem.2 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. 4. Yah Tidak Perlu latihan lanjut 3. dites dan diperiksa.1 3.

Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang dalam kelompok.sebelum menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga.doc Page 111 .menggunakan komponen. Menjelaskan pengertian simbol .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk: Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Calon : Nama Penilai : Catatan-catatan Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa dia dapat : Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke dalam unit lain yang terkait : Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2). Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan : Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan. Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif : Merencanakan kegiatan praktek sebelum menyambungkan komponen dan peralatan. Mendemonstrasikan Pengetahuan : Menjelaskan. Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang belum jelas atau meragukan .menyebutkan fungsi dan konstruksi. Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan peralatan yang benar : Memilih. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.menyebutkan nama-nama komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram sirkit . Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit.kalau perlu dengan Pelatih / Guru .hal-hal yang meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi. Menyambungkan peralatan dan komponen kemudian diperiksa .senantiasa menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja .mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah sesuai dengan desain.

IPenerapan prosedur keamanan.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kegiatan pekerjaan : Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis. Mengamati lingkungan dan hal-hal yang bekerja.doc Page 112 .keselamatan dan kesehatan kerja secara terintegrasi : Memakai pakaian workshop. kerja yang sesuai dengan kegiatan Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai.misalnya suara atau bau yang asing. terjadi selama Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

………………………………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC .doc Page 113 .0304 Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Perserta Pelatihan: ……………………………………………… Nama Penilai: …………. Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Penilai: penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Peserta Pelatihan: penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut. Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful