Indonesia Australia Partnership for Skills Development

Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian
Kode Unit : BSDC - 0305

PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK
Maret 2002

Daftar Isi
BAB 1 PENGANTAR ......................................................................................................... 1 Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini..................................................................... 1 Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung ........................... 1 Definisi ........................................................................................................................ 1 Berapa Lama Mencapai Kompetensi .......................................................................... 2 Simbol ......................................................................................................................... 2 Terminologi ................................................................................................................. 2 BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH ...................................................................................... 5 Peran Pelatih............................................................................................................... 5 Strategi Penyajian ....................................................................................................... 5 Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini .................................. 5 Peraturan .................................................................................................................... 6 Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan ......................................... 6 BAB 3 STANDAR KOMPETENSI...................................................................................... 7 Judul Unit .................................................................................................................... 7 Deskripsi Unit .............................................................................................................. 7 Kemampuan Awal ....................................................................................................... 7 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja ............................................................. 7 Variabel ....................................................................................................................... 8 Pengetahuan dan Keterampilan Pokok....................................................................... 9 Konteks Penilaian ..................................................................................................... 11 Aspek Penting Penilaian ........................................................................................... 11 Keterkaitan dengan Unit Lain.................................................................................... 12 Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini............................... 12 Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini..... 12 BAB 4 A B C STRATEGI PENYAJIAN ...................................................................................... 13 Recana Materi ................................................................................................... 13 Cara Mengajarkan Standar Kompetensi............................................................ 17 Materi Pendukung Untuk Pelatih ....................................................................... 25 Lembar Informasi .......................................................................................... 26 Tugas ............................................................................................................ 71 Transparansi ................................................................................................. 83 CARA MENILAI UNIT INI .................................................................................... 104 Apa yang dimaksud dengan penilaian? .................................................................. 104 Apakah yang kita maksud dengan kompeten? ....................................................... 104 Pengakuan kemampuan yang dimiliki..................................................................... 104 Kualifikasi penilai..................................................................................................... 104 Ujian yang disarankan............................................................................................. 105 Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:........................................................ 111 Lembar Penilaian .................................................................................................... 113

BAB 5

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

i

Bab 1

Pengantar

BAB 1

PENGANTAR

Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini
Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajarkan keterampilan ditempat kerja. Berdasarkan kepada standar kompetensi yakni suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan, sikap dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Penekanan utama adalah tentang apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan. Salah satu karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja. Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan: • • • • kebutuhan peserta pelatihan persyaratan-persyaratan organisasi waktu yang tersedia untuk pelatihan situasi pelatihan.

Strategi pembelajaran/penyampaian, termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan oleh guru/pelatih untuk peserta pelatihan. Masalah yang disarankan akan memberikan suatu iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk memenuhi/mencapai standar kompetensi. Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit inii tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Peserta pelatihan didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka, contohcontoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki, agar dapat memastikan relevansi pelatihan.

Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung
Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut: Literasi Kemampuan membaca, interpretasi dan membuat teks. Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan suatu pengertian Numerasi Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol teknik, diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan keduanya yaitu antara matematik dan teknik.

Definisi
Dalam bahan pelatihan, seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih. Dalam situasi pelatihan orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa, pelajar atau sebagai peserta. Mirip dengan itu, seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. Dalam situasi pelatihan anda, orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru, mentor, fasilitator atau sebagai supervisor.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 1

kultur. agama atau latar belakang pendidikan. sikap yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol. atau aktivitas yang harus Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan mengukur unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan. pengetahuan. Berikut penjelasan tentang simbol: Simbol Keterangan Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer kepada peserta pada papan tulis atau flipchart. Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan HO OHT Penilaian Tugas Tugas Tugas / kegiatan diselesaikan. Aspek Penting Penilaian Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi.doc Page 2 . fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhkan oleh industri. sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan. jenis kelamin. sosial. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para tenaga kerja di suatu area tertentu.

memecahkan masalah menggunakan teknologi. Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu. Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan. bekerja dengan orang lain dalam sebuah team. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. menganalisis. Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaian unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. Elemen Elemen atau sub. merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas.sebagai berikut: Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatihan. 3 Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelatihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pelatihan institusi / organisasi yang bersangkutan. Kontek Penilaian Menetapkan dimana. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai bersama. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana sebuah unit kompetensi harus dinilai.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebuah unit kompetensi.doc Page 3 . menggunakan ide-ide teknikmatemmatis .Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. yang diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain.Bab 1 Pengantar Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila melakukan penilaian. Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetapkan oleh industri.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi. Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda.Ini meliputi: mengumpulkan. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi.

Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan kontex yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap hasil belajar sebelumnya (RPL-Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut.Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industi tapi dapat juga berkaitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya. untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila menggunakan prformance test (tes penampilan). Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC. Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai kompetensi dalam suatu unit.Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Nasional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan . Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja. Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok) Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/trampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. yang mana pengumpulan bukti relevan dengan apa yang dinilai. Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 4 . pengetahuan dan kemampuan sesseorang yang telah dicapainya.kompetensi. Misal. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setetah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastikan bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja.

Iayar proyektor. jika praktik on the job tidak memungkinkan. flip chart. proyector.doc Page 5 . pertimbangkanlah pertanyaanpertanyaan berikut ini: • • • • Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan ketrampilah anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen? Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan? Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktek? Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat? Apakah anda menyadari ruang-Iingkupan situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan? Apakah anda menyadari tentang bahasa. Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang diajarkan. Contohnya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelayanan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif. Untuk memastikan bahwa anda siap bekerja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa. baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ? Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? • • • Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi : • • • • • • • tugas-tugas praktik proyek-proyek dan tugas-tugas study kasus pengajaran / kuliah video dan referensi aktifitas kelompok bermain peran dan simulasi. papan tulis. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai. Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian teori terhadap peserta pelatihan.

dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya.Markle. J.Sugi Hartono Tarsito 1988 Bandung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Thomes.CROSER. Festo Didactic KG 1990 Islingen 1 Electro Hydraulic Text Book ( Basic Level TP 201 ) P. M.doc Page 6 . Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul Pengarang Penerbit Tanggal Terbi Tempat Hydraulics (Basic Level TP 501) D. 1984 Melbourne Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Drs.Ltd.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi operasi anda.Schrader. B.THOMSON Festo Didactic 1991 Esslingen 1 Industrial Hydraulic Control Peter Rohner Australian Education Press Pty.

Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan.doc Page 7 . Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. 1. konsultasi operator sistem.1 1.3 1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik dan komponennya. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan. Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut: • • Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul: 0106). Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa dan Pelatih/Guru/Instruktur untuk dapat: • • • • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan meyakinkan bahwa semua elemen (sub. kesalahan dan penyebabnya Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang teknisi pemeliharaan dengan memiliki sikap. Masalah/indikasi diidentifikasikan.4 Sistematika pemelihraan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya. Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri. Hidrolik 1 dan Hidrolik 2 .2 1.

Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem. transportasi. 2.2 2.doc Page 8 . pertambangan.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. pengganti dipilih dari katalog mengacu pada spesifikasi yang 2.3 Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing.1 3. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. dengan menggunakan prinsip. dites dan diperiksa. Komponen manufaktur dibutuhkan.2 4. hasil perbaikan diverifikasikan.Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja 02 Memperbaiki/mengg anti komponen sistem hidrolik yang rusak. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.3 3. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.2 3.4 04. kemiliteran. Perencanaan perbaikan/overhol disusun sesuai dengan prosedur.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. pemindahan / pengurusan barang. 03. 4. perbaikan atau overhol. Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. dilabel (tagged) dan isolasi kemudian dibongkar. apakah perlu penggantian. dan pelayanan industri-industri. teknik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.3 2. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.1 4.

Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan .Bab 3 Standar Kompetensi Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . • • • (a) (b) (c) (d). • • • Istilah-istilah dalam pemeliharaan dan perbaikan Diagram alur sistematika pemeliharaan Diagram alur sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan • • • Pemeliharaan Harian Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Prakiraan Menemukan kerusakan / gangguan Indikasi Kesalahan: • • • • Kerja abnormal / berhenti bekerja Suara yang timbul. Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri. Arti istilah-istilah yang digunakan : Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Sistematika Pemeliharaan . Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik .doc Page 9 . Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja . Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran. Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada : • • • Pemakaian pakaian yang cocok Bahaya oli dan oli kempa Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja . Peningkatan panas Bau terbakar Penyebab Kesalahan: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Perbaikan / Overhol sistem hidrolik Perencanaan Perbaikan / Overhol : • Kalkulasi dan anggaran perbaikan / overhol Page 10 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 3 Standar Kompetensi • Kecelakaan Operasi yang salah Beban berlebih Pemeliharaan / pelumasan yang buruk • • • • • • • Pengumpulan data pencarian kesalahan Inspeksi visual Konsultasi operator Catatan Perawatan (maintenance record) Dokumentasi dan laporan kesalahan dan malfungsi. Perbaikan Komponen Sistem Hidrolik Melokalisasi kesalahan komponen sistem • • • • • • • • • • • Rangkaian sistem hidrolik yang relevan Diagram sirkuit (rangkaian) hidrolik Buku petunjuk kerja (Operation Manual) Lembaran Data.doc . Konfirmasi Malfunction melalui: Inspeksi Pengujian / testing Perbaikan kesalahan komponen: Perkakas perbaikan Pembongkaran Proses perbaikan Penyatuan / pemasangan kembali Pengujian hasil perbaikan komponen mengacu kepada standar yang ditentukan. Penggantian komponen : • • • • • • Spesifikasi komponen yang dibutuhkan Pemilihan komponen mengacu pada spesifikasi dari katalog manufaktur Spare part baru dipasangkan ke dalam sistem Pemasangan Kembali: Pemasangan kembali komponen perbaikan ke dalam sistem Sistem pemasangan kembali bagi operasi yang benar diuji Dikonfirmasikan pada prosedur operasi standar.

Aspek Penting Penilaian Aspek-aspek Penting dalam Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkit). perbaikan atau overhaul) Perbaikan / overhauling komponen yang rusak: Teknisi perbaikan.Bab 3 Standar Kompetensi • • • • • • • • • • • • • • • • • • Teknisi perbaikan / overhol Alokasi waktu perbaikan /overhol Mengisolasi sistem atau sub-assembly : Prosedur pengisolasian sistem Peringatan keselamatan Pembebasan tekanan oli Pemberian label (tagged) untuk sistem yang diisolasi. Pengujian geometrik. tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri yang Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pelaksanaan perbaikan di dalam dan / atau di luar bengkel Perbaikan / overhaul / perkakas pengujian Perbaikan / eksekusi overhaul Pengujian perbaikan komponen Pemasangan kemabali sistem hidrolik Persiapan / pengumpulan komponen yang diperbaiki atau di-overhol Penyatuan / pemasangan komponen baru/diperbaiki atau di-overhol ke dalam sistem. Verifikasi Komponen atau sub-assembly : Komponen dilepaskan dari sistem Pembongkaran Pemeriksaan komponen/verifikasi Pengambilan keputasan (penggantian. Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian.doc Page 11 . • • • Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verifikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartu-kartu perawatan / laporan perbaikan Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job). Serah terima / Penggunaan kembali sistem hidrolik. pengujian fungsional dan pengujian dengan beban penuh dari hasil perbaikan sistem.

2 2 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor.. Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. Dasar-dasar menemukan kerusakan (gangguan) . 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT UNIT INI UNIT INI Mengumpulkan. Mengelola Menganalisa Informasi Mengkomunikasikan Inforrnasi Ide-ide dan dan 2 2 2 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika Memecahkan Masalah Menggunakan Teknologi .doc Page 12 . Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik . Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik . Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan membantu memenuhi maksud ini. Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatihan unit ini. Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industri pada umumnya. Lihat untuk : • • • • Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkit hidrolik . Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubungan dengan unit lain. Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri khusus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenuhi.Bab 3 Standar Kompetensi terkait. Memikul aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi. yang diatur sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediakan program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangka hanya untuk satu sektor industri saja...

1 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Masalah / kesalahan penyebabnya diidentifikasikan. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ketrampilan dan pengetahuan . konsultasi operator sistem.doc Page 13 . 2.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi BAB 4 A STRATEGI PENYAJIAN Recana Materi Penyajian bahan berikut. 01 1. Sistematika pemeliharaan Sistematika Pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan • Arti istilah sesuai dengan konsepnya • Diagram sistematika pemeliharaan • Diagram perbaikan Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Handout OHT Lembar tugas Alat praktik Soal-soal 1. sistematika Penyelesaian tugas-tugas Pemeliharaan Pencegahan Praktik/latihan • • Pemeliharaan harian Pemeliharaan berkala 1. Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan Catatan: 1. pengajar.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Pengetesan kesalahan 1.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.3 • Pemeliharaan prakiraan indikasi dan Menemukan Kesalahan • • Prosedur menemukan kesalahan (gangguan).

3 2.1 Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi *Handout *OHT *Jobsheet 3. • Perencanaan Komponen atau subperbaikan/overhol assembly dilepas dari • Pemasangan kembali Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Lembar tugas Katalog spare part hidrolik Jobsheet 2. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. prosedur dan • Perbaikan kesalahan kebutuhan keselamatan komponen kerja pada sistem tenaga fluida. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.2 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Perencanaan perbaikan / Perbaikan/overhol sistem overhol disusun sesuai hidrolik dengan prosedur. • Penggantian komponen Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.doc Page 14 .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 02 2.4 03. .2 2. Komponen sistem yang Perbaikan komponen sistem rusak dilokalisasikan dan hidrolik malfungsi dikonfirmasi • Melokalisasi Kesalahan dengan inspeksi dan pengujian menggunakan • Konfirmasi kesalahan prinsip.

kembali Dengan menggunakan • Verivikasi operasi yang prinsip tenaga fluida dan benar dari sistem teknik aplikasi sistem hidrolik operasi yang benar.assembly Perbaikan/overhol komponen yang rusak Pemasangan kembali sistem hidrolik dan pengujian hasil perbaikan Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan 3. apakah perlu penggantian. perbaikan atau overhol. • • • • Mengisolasi sistem atau sub.2 Sistem atau sub assembly Serah Terima/penggunaan diserah terimakan / kembali sistem hidrolik digunakan kembali sesuai • Prosedur penyerahan dengan prosedur yang telah dan penggunaan ditentukan. teknik. 3. 4.assembly Verivikasi komponen atau sub. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. dites dan diperiksa. dan prosedur yang benar Komponen atau subassembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. hasil perbaikan diverifikasikan. • Pembaharuan kartu- Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 15 . dengan menggunakan prinsip.4 04. Menyerah-terimakan / 4.1 penggunaan kembali sistem hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan sistem.

3 Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 4.doc Page 16 . kartu perawatan dan laporan perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 17 .tugas / praktek dan overhead transparencies yang cocok/sesuai dengan standar kompetensi. Keterampilan.4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.2 .Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. kesempatan tanya jawab .2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik Menjelaskan prosedur menemukan gangguan dan mendemonstrasikannya..? 1. HO 2–8 OHT 1.pengetahuan dan sikap kepada siswa? pemeliharaan dan perbaikan serta memberikan Sistematika pemeliharaan dan perbaikan Menjelaskan sistematika dijelaskan sesuai dengan konsepnya. Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1 1. dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. HO 9-22 OHT 3-5 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 2.

doc Page 18 . OHT 8-12 Peserta / siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan Menjelaskan teknik pengumpulan data-data kesalahan/gangguan dari inspeksi secara visual. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. dan catatan pemeliharaan kemudian HO 27-31 dilaporkan. HO 23-27 OHT 6-8 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 1.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya Menjelaskan prosedur mengidentifikasi / menemukan gangguan atau kesalahan diidentifikasikan.? 1. dan mendemonstrasikannya. konsultasi operator sistem.

9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara pembongkaran dan perbaikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur komponen yang rusak.? 2. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.doc Page 19 . prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem HO 27-31 tenaga fluida. HO 32–37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8. OHT 8-12 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8-9 2.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan Menjelaskan cara melokalisasi komponen yang rusak dan mendemonstrasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan cara pengujiankerusakan pengujian menggunakan prinsip. / aslinya.

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 2.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen pengganti dipilih dari katalog Menjelaskan cara memilih komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi dalam manufaktur mengacu pada spesifikasi yang katalog. dibutuhkan.

HO 32–37 OHT 13-18
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9
2.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Mendemonstrasikan cara pemasangan kembali komponen yang telah diperbaiki.

HO 32–37 OHT 13-18.
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 20

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.1 Perencanaan perbaikan / sesuai dengan prosedur. . overhol

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

disusun Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara merencanakan perbaikan/overhol .

HO 38-39 OHT 19-20
Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut :

Tugas 10
3.2 Komponen atau sub-assembly dilepas dari Menjelaskan cara mengisolasi, melabel, memeriksa dan mengetes komponen dan sistem, dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian mendemonstrasikannya. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk dibongkar, dites dan diperiksa, apakah perlu mendiskusikan bagaimana melakasanakannya. penggantian, perbaikan atau overhol.

HO 39-40 OHT 19-20
Peserta menyelaikan tugas berikut :

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 21

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhaul, Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memperbaiki/mengoverhol komponen dengan menggunakan prinsip, teknik, dan hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi. prosedur yang benar dan penggantian komponen dipilih dari katalog manufaktur untuk HO 40memperoleh spesifikasi.

OHT 19-20
Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut :

Tugas 11
3.4 Komponen atau sub-assembly yang telah selesai Mendemonstrasikan cara penyatuan kembail (reassembling) dan cara pengujian diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke hasil perbaikan/overhol. dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. HO 40-41

OHT 19-20
Selesaikan tugas-tugas praktik keselamatan dan kesehatan kerja berikut dengan senantiasa menerapkan

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 22

2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan Menjelaskan bagaimana hasil perbaikan/overhol diverivikasikan.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. hasil perbaikan/overhol diverifikasikan.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. teknik aplikasi sistem operasi yang benar pada sistem. HO 42-43 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut untuk ditampilkan.? 4. Tugas 12 4.doc Page 23 . HO 41-42 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut. Tugas 11-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. yang telah ditentukan pada spesifikasi.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Sistem atau sub assembly diserah terimakan / Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digunakan kembali sesuai dengan prosedur simbol (lanjutan ) secara lengkap.

Tugas 12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.doc Page 24 .pengetahuan dan sikap kepada siswa? Catatan perawatan (maintenance record) / Mendemontrasikan cara pembaharuan dan penggunaan kartu pemeliharaan serta laporan perbaikan diperbaharui dan dilengkapi penyusunan laporan perbaikan/overhol. HO 43 OHT 20-21 Siswa / peserta diberikan tugas praktek berikut untuk ditampilkan. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.? 4. sesuai dengan keadaan yang baru.

yaitu: 2. Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja. Hal utama yang sesuai dengan handout Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal. yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit. Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya. 3.doc Page 25 .Bab 4 Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih C Materi Pendukung Untuk Pelatih 1. Sesi Tugas/Pratek/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

1.doc Page 26 . Group: ……….Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Nama Siswa / Peserta…………………………………………………………………..……………………………………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Kegiatan pra pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan. Gambar skema sistematika pemeliharaan (Gb. aman. penyediaan peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan. bukan pekerjaan yang asal-asalan. efektif dan efisien. SISTEMATIKA PEMELHARAAN Apakah dalam melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik perlu menggunakan suatu cara yang sistemik ? Tentu saja segala pekerjaan akan memberikan hasil yang optimal apabila dikerjakan secara sistematis . Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan yang akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran. air dan udara kempa. tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan .Demikian pula untuk melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik kita gunakan sistematika pemeliharaan secara umum yang diaplikasikan sesuai dengan keperluan. Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tidak wajar) Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terjadi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula. Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya. pembiayaan dan kesungguhan. penyiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai. Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan di luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan). persiapan tenaga pelaksana pemeliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan.1) berikut ini menunjukkan suatu sistematika pemeliharaan secara umum. Apa arti istilah istilah di dalam gambar tersebut dapat anda pelajari dari uraian berikut : Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (sadar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujuan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi. penyiapan sarana penunjang seperti : listrik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1. Kegiatan yang dilakukan seperti : • • • • • Pencegahan beban lebih Pencegahan korosi Pelumasan bagi yang memerlukan Keselamatan dan keamanan fasilitas Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. beroperasi dengan lancar. Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan.doc Page 27 .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Gb.1 Skema Sistematika Pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 28 .

Shut down maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas yang mana mesin / peralatan / fasilitas tersebut harus diberhentikan / tidak dipergunakan . Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan. Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan sekali (semesteran). karena tidak mungkin dilakukan pemeliharaan bila mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja / dipergunakan . Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagianbagian yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja.doc Page 29 . Perbaikan ringan (Light repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan ringan termasuk yang ditemukan pada waktu pengecekan (pemeliharaan berkala) yang perbaikannya cukup dengan penggantian komponen (replacement) dan tidak memerlukan waktu dan biaya tinggi. penggantian oli setiap 2000 jam kerja. Perbaikan atau overhaul ini biasa dilakukan oleh teknisi dan / atau teknisi ahli. Servis besar (Overhaul) ialah perbaikan total akibat ke ausan (lama pemakaian) dengan pembetulan-pembetulan maupun penggantian komponen. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. yang artinya sebagai berikut : Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. Perbaikan medium (Medium repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan akibat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan pembetulan komponen dengan biaya yang lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih lama. monthly dan yearly. servis besar (overhaul) setiap 4000 jam kerja dan sebagainya.sedangkan untuk mencapai hasil yang optimal perlu kiranya menganut suatu sistematika perbaikan yang yang telah ditentukan Perbaikan darurat (Emergency repairing) ialah perbaikan dari kerusakan akibat kecelakaan yang perbaikannya bersifat sementara untuk menunggu perbaikan yang sempurna atau langsung diperbaiki secara sempurna. Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali. Di dalam sistem pemeliharaan ini ada pula istilah-istilah yang sering digunakan seperti : Running maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja atau dioperasikan / digunakan. Pembuatan jadwal itu berdasarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja.

doc Page 30 . Predictive maintenance atau pemeliharaan prakiraan ialah kegiatan pemeliharaan yang memperkirakan umur atau masa pakai efektif dan efisien suatu komponen sehingga orang dapat memperkirakan kapan komponen tersebut harus mendapat perlakuan pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 Lack of maintenance ialah kekurangan atau kelemahan dalam pemeliharaan atau disebut juga pemeliharaan yang tidak baik.

doc Page 31 .A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.2 Skema Sistematika Perbaikan Bk.dalam Periksa kerusakan Perhit.luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. perbaikan Jadwal perbaikan Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 6 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.memperhitungkan dan merencanakan pelaksanaan perbaikan. Komponen yang satu dan yang lain penyelesaian perbaikannya harus sesuai dengan jadwal agar pada waktu perakitan kembali semuanya sudah siap. P P yaitu petunjuk pemeliharaan dari buku maintenace manual. Untuk pembongkaran dan pemeriksaan ini diperlukan alat-alat atau bahkan alat khusus ( AL ) dan juga teknisi ( T ) atau bahkan teknisi ahli ( TA ). Untuk dapat melaksanakan diagnose kerusakan biasanya teknisi dibantu oleh : • • • • Informasi dari operator P K yaitu petunjuk kerja dari buku operations manual. Analisis perbaikan ialah kegiatan yang dilakukan setelah kerusakan atau gangguan ditemukan yaitu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang rusak.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Perbaikan (Repair fault) ialah suatu tindakan terhadap mesin / peralatan / fasilitas yang mengalami kerusakan untuk mengembalikan kepada kondisi semula agar fasilitas tersebut dapat berfungsi kembali.doc Page 32 . K M yaitu kartu mesin yang merupakan catatan perbaikan sebelumnya (maintenance record). Pemeriksaan hasil penyetelan / perakitan biasanya dilakukan oleh Supervisor perbaikan . Proses Perbaikan ialah pelaksanaan perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian perencanaan ( maintenance engineering ). Penyetelan dan pemeriksaan ialah proses penyatuan atau perkitan kembali setelah semua komponen yang diperbaiki selesai. Di dalam kegiatan analisis perbaikan ini ada kegiatan dismantling atau pembongkaran maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah dinyatakan rusak dibongkar untuk dicari bagian-bagian yang rusak. misalnya untuk perbaikanperbaikan kerusakan yang tidak terlalu rumit mungkin cukup dengan teknisi biasa tetapi bila untuk perbaikan dari kerusakan yang cukup rumit mungkin perlu teknisi khusus atau teknisi ahli. Uji Perbaikan ialah pengujian hasil perbaikan untuk menyatakan bahwa perbaikan telah selesai dan hasilnya merupakan mesin / peralatan / fasilitas yang telah baik kembali hingga dapat difungsikan lagi. Kemudian bagian-bagian atau komponen yang rusak tersebut diperiksa sejauh mana atau separah apa kerusakan itu terjadi. Perhitungan perbaikan maksudnya ialah setelah kerusakan komponen diperiksa dan telah nyata jenis kerusakannya kemudian dipertimbangkan jenis perbaikan apa yang dipilih termasuk diperhitungkan biaya perbaikannya. Dengan demikian perbaikan ini dapat dikatakan merupakan bagian dari pemeliharaan secara umum. Jadwal perbaikan ialah pembagian dan penetapan waktu perbaikan setiap komponen yang pelaksanaan perbaikannya mungkin ditangani oleh beberapa teknisi di beberapa bengkel pula. Pelaksana perbaikan ini tentu disesuaikan dengan tingkat kesulitan perbaikannya. Pelaksanaan perbaikannya pun mungkin di bengkel sendiri atau munkin juga di bengkel luar yang sesuai dengan jenis perbaikan yang dikehendaki. Diagnose Kerusakan atau disebut juga Fault Finding ialah kegiatan untuk mencari atau menemukan kerusakan (bagian yang rusak) pada fasilitas yang mengalami gangguan.

Uji jalan atau uji coba ialah pengujian terhadap mesin / peralatan / fasilitas setelah selesai diperbaiki yaitu dengan cara menjalankan mesin hingga beban penuh. kesentrisan putaran.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Ada beberapa jenis pengujian yang harus dilakukan terhadap hasil perbaikan ini yaitu : • Uji tampak maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah selesai diperbaiki perlu dilihat secara visual apakah sudah tampak rapi. Uji fungsi ialah menguji semua bagian yang bergerak apakah bagian-bagian tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya. • • • Pengujian perbaikan ini dilakukan oleh bagian quality assurance dan pengujiannya akan selalu mengacu pada test standar dan buku petunjuk kerja (operation manual). kedataran dan sebagainya. Sampai di sini anda telah menyelasikan bahasan tentang sistematika pemeliharaan. Membuat rangkuman untuk pendalaman materi. Uji geometrik ialah pengujian komponen mekanik seperti kerataan permukaan. Selanjutnya kerjakanlah tugas pada lembar tugas anda yaitu : • Tugas 1 . Caranya ialah semua bagian yang bergerak dijalankan tanpa beban dan diamati satu per satu. tertib dan sempurna rakitannya. Uji geometrik ini perlu dilakukan untuk meyakinkan kesempurnaan perakitan. karena apabila komponen mekanik tidak dipasang dengan sempurna maka jalannya mesin / peralatan / fasilitas akan tidak normal yang mengakibatkan laju kerusakan mesin semakin cepat. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan ke line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa perbaikan kita. kesikuan.doc Page 33 .

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 9

2. PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK
Sesuai dengan definisi tersebut di depan bahwa pemeliharaan pencegahan atau preventive maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu fasilitas. Berarti kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebelum dan selama fasilitas / mesin / peralatan itu beroperasi atau digunakan. Dengan demikian pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dimulai semenjak fasilitas tersebut belum dioperasikan. Dengan kata lain bahwa kita harus mempersiapkan hal-hal yang perlu untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya. Inilah yang disebut dengan prapemeliharaan

2.1. Pra-Pemeliharaan pada sistem hidrolik
Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain ialah : • • • • • • • • • Instalasi pemipaan sirkuit hidrolik yang memadai. Alat-alat pemeliharaan seperti alat pengencang, alat penyetel, alat pemotong, alat pelumasan dan alat-alat kebersihan. Alat-alat pengetes Alat-alat penunjang seperti alat angkat, alat angkut, alat penjepit dan sebagainya. Bahan pemeliharaan seperti pencegah korosi. bahan pembersih, bahan pembilas dan bahan

Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan Gudang yang memenuhi syarat untuk oli / cairan hidrolik Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan

Di samping persiapan tersebut di atas dalam pemesangan fasilitas yang menggunakan sistem hidrolik perlu dipersiapkan pula hal-hal berikut : • Untuk mesin-mesin yangstasioner, fondasi mesin harus memenuhi syarat, seperti ketebalan beton, komposisi campuran beton, luas fondasi, kedataran dan sebagainya. Sedangkan untuk mesin yang mobile, perlu dudukan atau mounting yang cukup kuat pula. Pemasangan mesin yang kokoh dengan pengikatan yang kuat Kedataran mesin (level) yang standar (perlu dilevel dengan alat pelevelan yang presisi). Penyediaan sumber tenaga yang memenuh syarat.

• • • •

Dengan persiapan yang begitu lengkap berarti pra-pemeliharaan telah kita laksanakan dengan baik sehingga insya Allah pemeliharaan selanjutnya akan berjalan dengan lancar.

2.2. Pemeliharaan Harian atau Routine Maintenance
Sebetulnya pemeliharaan sistem hidrolik sangatlah mudah, karena cairan hidrolik telah dapat berfunmgsi sebagai pelumas dan sekali gus sebagai pencegah korosi.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 34

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 10
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
Demikian pula dalam sistem hidrolik telah disediakan proteksi beban lebih. Namun anda dapat saja mengalami permasalahan atau gangguan pada sistem hidrolik apabila anda mengoperasikannya dengan memberikan beban lebih seperti putaran yang terlalu tinggi, tekanan kerja terlalu tinggi, suhu terlalu tinggi atau juga bila terlalu banyak kontaminasi. Oleh karena itu hanya dengan melaksanakan pemeliharaan yang sistematis dan kontinyu, gangguan dapat diatasi sebelum terjadi kerusakan fatal. Ada beberapa kunci penyebab permasalahan dalam pemeliharaan sistem hidrolik antara lain : : (lihat gabar 3) 1. Kurangnya cairan hidrolik (oli) dalam tangki 2. Tersumbatnya saringan (filter oil) karena cairan hidrolik yang kotor. 3. Kehilangan daya hisap pada saluran hisap 4. Cairan hidrolik (oli) yang tidak cocok

1

4 2

Gb.3 Kunci penyebab permasalahan pemeliharaan

3

Permasalahan tersebut di atas dapat diatasi atau dicegah dengan memahami sistem dan pemeliharaan yang sempurna. Bagaimanakah pemeliharaan yang sempurna itu ? Pemeliharaan yang sempurna ialah pemeliharaan yang pelaksanaannya sistematis, taat asas dan berkesinambungan (kontinyu). Berikut ini adalah kegiatan pemelihraan yang secara rutin harus dilaksanakan secara sistematis :

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 35

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 11
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
2.2.1. Pengecekan sistem sebelum operasi Pengecekan ini dilakukan secara reguler setiap akan mengoperasikan sistem. Beberapa titik yang harus dicek (diperiksa) antara lain : (lihat Gb.4) 1). Pemeriksaan tangki hidrolik dan oli Hal-hal yang perlu diperiksa ialah : • Periksa permukaan (level) oli apakah masih ada pada garis batas. Apabila kurang permukaan oli, tambahlah dengan oli yang sama. Apabila dari hasil pemeriksaan permukaan oli dari hari-ke hari terlihat penurunan permukaan oli yang drastis, maka periksalah tangki oli atau pipa / selang barang kali ada yang bocor atau retak. Pemeriksaan kondisi oli. o Bila oli berbusa atau bergelembung berati ada udara yang masuk. Periksalah bagian-bagian yang bocor dan betulkan.

Periksa silinder atau unit penggerak

Periksa katupkatup atau unit pengatur

Periksa saluransaluran oli

Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula

Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Gb 4. Titik-titik pemeriksaan sistem

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 36

karena kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus. jagalah jangan sampai karatan dan sebagainya. Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihkan) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. periksa bila ada yang bocor. jangan sampai terbalut oli. • o o • Kencangkanlah semua konektor (fitting) yang kendor. Dengan demikian katup tidak dapat bekerja dengan sempurna. Periksa posisi batang piston. 2). • Periksa saringan oli (oil filter). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gantilah oli itu dan pastikan bahwa oli tersimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi oleh apapun. Pemeriksaan silinder atau aktuator • • • Periksa kebocoran silinder baik kebocoran luar maupun dalam. atau kehilangan tenaga hidrolik. • Periksa kebersihan katup. karena apabila posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi. Pengencangan hanya sampai pada : asal bocornya sudah sembuh. • 4). Apabila terdapat kebocoran maka segeralah diatasi Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). Bila kendor. Katup yang telah aus spoolnya (piston katup) atau piring gesernya atau dudukannya atau bolanya akan mengakibatkan kebocoran. Periksalah saluran oli (konduktor) dan konektornya barang kali terjadi hal-hal : o Bocoran oli pada saluran tekan. kencangkanlah. Gantilah pipa atau selang yang peok ini tetapi pipa pengganti harus dibersihkan dulu dan dicuci dengan bahan pelarut yang bersih pula. jagalah siripsirip pendingin selalu bersih. Pemeriksaan katup-katup. bila posisinya berubah betukan . atau terlalu panas. Gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang.doc Page 37 . Tanda bahwa ada udara yang bocor terhisap ke dalam sistem ialah adanya gelembung udara atau buih pada oli dalam tangki. 3). Periksa ke-ausan katup. Bila terpaksa harus di luar maka perlu di lumas dengan greas yang memadai. Bocoran udara. Ingat !. Dalam keadaan berhenti mestinya batang piston berada di dalam. Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih. Pemeriksaan pendingin (cooler). Pipa atau selang peok. Hal ini barangkali karena adanya buih. saluran dan konektor • Bersihkan pendingin oli secara berkala.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Bila oli berubah menjadi seperti air susu berarti ada air yang tercampur ke dalam oli hidrolik. Periksalah bocoran pada bagian luar selang atau pada fitting 9konektor) dan selalu gunakan kertas kardos jangan diraba dengan tangan.

2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Relief valve tidak berfungsi.2. Periksa dulu apabila motor hidrolik bekerja hingga suhu meningkat apakah oli di dalam sistem telah mencukupi Periksa pula kebocoran pada motor hidrolik seperti pada sambungan motor dengan selang . Untuk itu periksa dan setel ulang . Periksa juga apakah sistem pendinginan berfungsi dengan baik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Untuk motor hidrolik. Beban lebih ini akan mengakibatkan rusaknya komponen atau akan membahayakan keselamatan. 2. sesuaikan dengan keperluan. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain : 1). • • • Periksalah sambungan antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw) apakah sudah cukup kuat. kembalikanlah kepada penyebabnya untuk dihindari sehingga sebab-sebab tadi tidak terjadi. periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan periksa pada permukaan sambungan belahan motor. sudah benar posisinya dan rapat. Gesekan yang tinggi akan menimbulkan panas yang berlebihan dan juga akan mempercepat ausnya komponen-komponen yang saling bergesekan. mungkin tersumbat. Pencegahan kecepatan ini sangatlah tergantung pada operator dan operator perlu dibina oleh atasannya. Periksa pompa hidrolik dalam keadaan jalan. Periksalah apakah ada kebocoran pada sambungan pompa denga konektor dan konduktornya. karena motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu tinggi. Dengan tekanan oli yang terlalu tinggi melebihi keperluan atau bahkan melebihi kapasitas dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti : timbulnya kecepatan gerak yang berlebihan. 2). Tekanan kerja terlalu tinggi. meningkatkan suhu kerja dan merusak komponen. Dengan kecepatan yang terlalu tinggi berarti akan terjadi gesekan antar komponen yang semakin tinggi pula. Pencegahan beban lebih.doc Page 38 . mungkin rusak dan sebagainya. • 5). periksa jangan sampai bekerja hingga suhu meningkat tajam. apakah dengan keadan ini dengan tekanan kerja yang cukup tidak ada bocoran. sehingga tekanan kerja hidrolik tidak terkontrol. Kecepatan terlalu tinggi (kecepatan putar atau kecepatan gerak). Pemeriksaan pompa hidrolik. Terdapat penyumbatan pada saluran oli sehingga terjadilah tekanan lebih. Beban terlalu berat Untuk mencegah terjadinya beban lebih. Sebab-sebab tekanan kerja terlalu tinggi antara lain : • • • • Sengaja regulator atau relief valve disetel tinggi.

perlu dikosongkan dulu sebelum disimpan. Beban terlalu tinggi Tekanan kerja hidrolik terlalu tinggi Lingkungan kerja yang memang suhunya terlalu tinggi Terdapat kotoran atau lumpur yang mengendap di dalam tangki atau bahkan pada pipa-pipa atau pada pendingin. Pada waktu terjadi thermal heat expansion tekanan lebih akan dibebaskan melalui thermal relief valve terus ke tangki. Timbulnya lapisan semacam pernis pada permukaan komponen yang justru membuat komponen menjadi kasar. Yang disebut dengan thermal heat expansion ialah terjadinya pemuian oli hidrolik karena panas dalam keadaan sistem hidrolik tidak bekerja. Silinder yang tidak mempunyai thermal relief valve.doc Page 39 . Panas ini berasal dari panas matahari atau mungkin memang dekat sumber panas yang lain. Sebab-sebab terjadinya suhu tinggi antara lain : Putaran atan kecepatan gerak aktuator terlalu cepat. Kekurangan oli / cairan hidrolik (level oli dalam tangki turun jauh) Setelah anda mengetahui sebab-sebab overheatng maka untuk mengatasinya tentu saja tinggal dikembalikan kepada penyebabnya.5). Pemuaian karena panas ini akan meningkatkan tekanan oli di dalam sistem.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 3). yaitu sebab-sebab tersebut dicegah. Terdapat bagian-bagian yang penyok atau bengkok sehingga terjadi penyempitan yang akan menghambat sirkulasi oli. jauhkanlah dari terkena panas. sehingga menghambat perambatan panas. untuk setiap kenaikan suhu 10 C akan menaikkan tekanan sebesar 50-60 psi (3-4 bar) pada sistem yang tertutup. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Timbul bocoran yang berlebihan Berkurangnya output dari sistem. Maka hati-hati bila menyimpan mesin atau alat yang menggunakan sistem hidrolik. Dengan suhu yang tinggi akan memanaskan seal sehingga seal akan lembek atau rusak dan akhirnya bocor. Suhu yang terlalu tinggi (over heating). Hal ini dapat diatasi dengan memasang thermal relief valve pada lubang saluran silinder. Lihat gambar (Gb. Suhu kerja yang meningkat terlalu tinggi akan berakibat antara lain : • • • • • • • • • • • • Cairan hidrolik menjadi sangat encer sehingga mudah bocor (daya rapatnya hilang). Dapat kita bayangkan bila kenaikan suhu cukup tinggi maka komponen sistem hidrolik akan pecah. Ada satu hal lagi yang perlu dihindari yaitu yang disebut “thermal heat expansion”.

Bengkel hidrolik seperti bengkel-bengkel yang lain perlu selalu dijaga kebersihannya. pompa terganjal. menyumbat orifais dan lain-lain sehingga menyebabkan kerusakan yang perbaikannya cukup mahal.2.4.2. Pelumasan.doc Page 40 .5 Silinder dengan thermal relief valve 2. Untuk sistem hidrolik telah disebutkan di atas bahwa cairan hidrolik telah berfungsi sebagai pelumas.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Bagaimana menjaga sistem hidrolik agar tetap bersih ?. yaitu bahwa kotoran dan kontaminasi harus selalu dijauhkan dari sistem hidrolik. Mengapa demikian. Dengan demikian sistem hidrolik tidak memerlukan lagi pelumasan kecuali bagianbagian yang tidak dilalui oleh cairan hidrolik. karena partikel yang sangat kecil pun dapat membuat katup tergores.3. Demikian pula sistem hidrolik itu sendiri harus selalu dijaga kebersihannya. karena dikatakan bahwa kebersihan pada sistem hidrolik adalah hal yang nomor satu. Ikutilah uraian berikut ini : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Menjaga Kebersihan. 2.

Kemudian untuk menuangkannya gunakan corong yang pakai dengan saringan yang bersih pula. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3). partikel kecil dari logam dan kotoran lain yang sejenis. Gambar 7 berikut menunjukkan bangku kerja dan area kerja yang bersih.6.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 1). Periksa pula alat-alat yang anda gunakan apakah cukup bersih. Bila akan menjajaki isi oli dengan menggunakan tongkat (dipstick). Bilaslah komponen yang dibersihkan tadi dan keringkan dengan menggunakan udara dari kompresor. Gb.doc Page 41 . Simpanlah oli / cairan hidrolik ditempat yang benar-benar bersih. Setelah itu oleskan pada komponen zat (oli) pencegah karat. Untuk pukul-memukul gunakan hamer dari plastik atau kulit atau kuningan agar jangan sampai ada tatal logam yang membahayakan yang masuk ke dalam komponen sistem hidrolik. beas dari debu atau kotoran lainnya. tidak belepotan dengan oli atau grease atau zat lain yang akibatnya dapat mengikat debu atau partikel yang lain sehingga dapat menutup permukaan komponen tersebut. Jagalah oli / cairan hidrolik selalu bersih. bersihkan pula tongkat tersebut dengan dilap memakai kain lap yang bersih. Bila akan mengisikan oli ke tangki hidrolik bawalah oli dengan wadah yang bersih yang ditutup dengan tutup yang bersih pula.Jagalah kebersihan sistem hidrolik Sistem hidrolik harus dijaga kebersihannya. Untuk itu vacum cleaner tipe untuk industri sangat diperlukan karena dia akan dapat menghisap kotoran berupa debu. maksudnya ialah agar semua komponennya dalam keadaan bersih. Jagalah tempat kerja anda selalu bersih Bangku kerja yang bersih dan area yang bersih adalah mutlak diperlukan bila anda menservis komponen-komponen hidrolik. Jangan sampai zat pembersih ini kontak dengan seal atau gasket. Hal ini akan mengakibatkan penyebaran panas keluar terhambat sehingga sistem menjadi panas. Kemudian buatlah peringatan kepada operator untuk menjaga agar jangan sampai ada kotoran atau debu yang masuk ke dalam oli. Pada waktu membersihkan komponen hidrolik gunakanlah cairan pelarut atau pembersih kimia hanya untuk membersihkan komponen dari metal. Jaga kebersiha oli 2).

apakah masih baik dan berfungsi. o • Bulanan ( Monthly ) o o Periksa kondisi konektor (pengikat). Pemeriksaannya dengan cara dicoba dan dianalisis. regulator (relief valve) dan pressure gauge apakah masih bekerja dengan baik. gerusan komponen (chips) dan kotoran lain yang dapat menimbulkan gangguan. Pemeliharaan Berkala. Periksa filter(saringan). 2.doc . Jika memang ada bersihkanlah.1.3. Periode kegiatan • Mingguan ( Weekly ) o o Periksa level oli pada tangki hidrolik dan ditambah bila kurang. Periksa apakah pada katup-katup terdapat kotoran seperti : debu. Page 42 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Apabila terdapat gangguan perlu diservis lebih dulu.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb.3.7 Bangku kerja yang bersih dan rapi 2. apakah ada bocoranbocoran atau tidak. Kegiatan pemeliharaan berkala pada sistem hidrolik ialah kegiatan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai yang telah dijadwalkan. Periksa kondisi sambungan dengan perapatnya (seal). penghubung (konduktor) yang berupa selang atau pipa.

kopling dan sebagainya. Kemudian tangki hidrolik dibersihkan dari kotoran atau endapan-endapan yang berisi kontaminan tadi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 18 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o • Periksa saluran-saluran pada katup apakah ada kebocoran atau tidak. batang torak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. poros motor hidrolik dan sebagainya. • Tahunan o o Pemeriksaan mingguan. antara lain : 1). Bila terjadi kebocoran betulkan dengan cara menyetelnya.3. Sebelum mengisikan oli baru ke dalam tangki hidrolik (mengganti oli). Apabila oli telah berkurang yang ditandai dengan turunnya level oli pada sight glass. Buka tutup tangki dan hati-hati jangan sampai ada kotoran yang masuk sewaktu tutup terbuka. Penggantian oli / cairan hidrolik . Tutup kembali tangki hidrolik dengan saksama 2). o o o o Pemeriksaan mingguan dan bulanan. tetapi dalam modul ini barangkali hanya akan dibahas beberapa hal saja. motor hidrolik dan komponen lain. Menguras oli semacam ini sangat baik bagi sistem hidrolik karena dengan menguras ini kotoran dan kontaminan seperti partikel kelupasan logam. Bila anda akan menambah oli hidrolik hal-hal berikut harus diperhatikan : • • • • • • • Pastikan bahwa oli di dalam sistem masih bersih dan memenuhi syarat Bersihkan sekitar tutup tangki oli sebelum tutup tangki dibuka. debu. Jenis kegiatan pemeliharaan berkala. maka harus segera ditambah lagi hingga garis level oli mencapai garis batas yang telah ditentukan.doc Page 43 . Pemeriksaan bantalan / bearing pada silinder. Tuangkan oli melalui corong dan perhatikan level oli dalam tangki melalui sight glass. Periksa seal-seal pada komponen seperti pada silinder. Gunakan corong yang menggunakan saringan dan yang bersih pula. Ada berbagai macam jenis kegiatan pemeliharaan berkala itu. Penambahan oli / cairan hidrolik. Enam bulanan ( Six monthly). Ambil oli dari gudang dengan wadah yang bersih. Mengganti oli / cairan hidrolik. oksida oli dan sebagainya akan keluar. penyetelan transmisi seperti belt. bulanan dan enem bulanan. oli yang lama dikeluarkan atau dikuras atau didrain terlebih dulu. 2.2. Penyetelan-penyetelan : penyetelan mur / baut pengikat.

Memeriksa dan membersihkan saringan (filter) Filter bertugas untuk menyaring kotoran atau kontaminan agar cairan hidrolik bebas dari kontaminasi. Ingat cara pengisian oli baru sama halnya dengan penembahan oli tadi yaitu harus bersih.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 19 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila kotoran atau kontaminan terdapat zat yang lengket seperti lilin maka bersihkanlah dengan zat pelarut / pembersih yang sesuai hingga dapat menghilangkan zat tersebut. maka oli pembilas kemudian dikuras kembali hingga bersih.doc Page 44 . Kemudian periksa lagi level oli pada sight glass. Gb. Kontaminan tersebut dapat berasal dari luar (terutama dari udara) dan dari dalam seperti partikel kelupasan komponen. oksidasi oli.8 Pengisian oli yang bersih Setelah selesai pengisian oli jalankanlah mesin agar sistem hidrolik mendistribusikan olinya merata ke seluruh sistem dan jalankan paling sedikit 4 kali putaran agar udara dapat keluar semuanya dari dalam sistem. 3).9a Macam-macam kotoran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. operasikan sistem tersebut agar oli pembilas dapat masuk ke seluruh penjuru dan seluruh bagian dari sistem. endapan dan sebagainya. Sekarang pengisian oli baru boleh dilakukan. apabila permukaannya turun tambahlah oli hingga mencapai garis batas. Gb. Setelah pembersihan selesai bilaslah sistem tersebut (flushing the system) dengan menggunakan oli pembilas (khusus). teliti. Lama pembilasan ini tergantung pada besar-kecilnya atau rumit dan tidaknya sistem hidrolik yang sedang dibilas. mencapai garis batas oli dan sebagainya kemudian tutuplah denganrapat-rapat. Setelah dirasa cukup pembilasannya. Setelah oli pembilas dimasukkan. Biasanya memerlukan waktu antara 4 – 48 jam.

Lihat Gb. pressure gauge pada relief valve itu akan menunjukkan tingginya perbedaan tekanan. oli akan mengalir ke tangki tanpa filter yang akibatnya inlet filter juga akan tersumbat. Bila tidak segera diservis.9c Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila saringan dalam keadaan bersih perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar filter tidak terlalu besar. Bila demikian pompa tidak lagi memompa oli dan akhirnya rusk total atau macet. Return filter Inlet screen Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 20 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bentuk-bentuk kontaminan dapat anda lihat pada gambar 9a. Pada saat ini mestinya operator telah mengetahui bahwa filter harus diservis.9b Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter tersumbat Inlet filter tersumbat Gb. Gb.9c. Kontaminan ini harus difilter agar tidak merusak atau mengganggu beroperasinya komponen hidrolik.doc Page 45 . Tetapi bila return filter telah tersumbat dengan kontaminan.9d. menunjukkan filter yang menggunakan relief valve dan sedang beroperasi. perbedaan tekanan akan semakin tinggi dan bila sampai batas penyetelan relief valve maka relief valve akan membuka.9b menunjukkan kontaminan yang tersaring dan bagi kontaminan yang sangat kecil dapat lepas dari saringan balik (return filter) Gb.

Komponen juga dapat bocor. Memeriksa kebocoran (Leaks) Apakah yang menyebabkan kebocoran itu ? Sebenarnya ada banyak penyebabnya tetapi dapat kita golongkan menjadi dua saja yaitu : • Kebocoran dalam . Tidak mengakibatkan kehilangan oli secra nyata tetapi mengurangi efisiensi dari sistem hidrolik karena akan ada udara yang terhisap dan terperangkap ke dalam oli. maka harus sering diperiksa agar tidak terlanjur besar. Kebocoran luar akan mengakibatkan oli / cairan hidrolik berkurang. keringkan sampai kering kemudian pasang kembali. • − − − − Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb. Ada pun penyebab kebocoran luar ini juga bermacam-macam antara lain : − Setiap sambungan dari rangkaian hidrolik dapat menyebabkan kebocoran bila ikatannya kurang pas. Juga akan meningkatkan suhu dari sistem yang berarti pemborosan tenaga. Oleh karena itu harus hati-hati dan teliti bila memasang rangkaian (sirkuit). Zat pencuci harus dipilih yang sesuai dengan komponen saringan tersebut. Bila tanda-tanda itu muncul maka sistem perlu ditest. membentuk gelembung-gelembung atau membuih. Karet penutup selang fleksibel dapat juga retak dan bocor. Kebocoran luar. Kebocoran dalam ini sukar dideteksi oleh karena itu tanda-tandanya perlu kita kenali yaitu makin lambatnya gerakan aktuator (lamban) dan tenaga terasa berkurang. Bila filter tidak mungkin lagi dicuci maka gantilah dengan yang baru. oleh karena itu pada waktu merakit (assembling) harus teliti dan menggunakan seal atau gaskets yang cocok . Kebocoran ini terjadi biasanya pada sluran hisap. buka cap dari filter dan lepas komponen penyaringnya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 21 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila telah ada tanda-tanda dari relief valve tadi segeralah hentikan mesin. mengotori tempat kerja sehingga kelihatan jorog dan yang penting adalah membahayakan orang yang bekerja kerena licin. Tanda bahwa filter tersumbat 4).9d. atau berbeda ukuran dan sebagainya. tunggu sampai dingin. Cuci atau bersihkan dan bilas hingga bersih.doc Page 46 .

Dapat mempersiapkan komponen pengganti sebelumnya. Dengan demikian jadwal kerja secara tepat dapat dipenuhi. 2. motor hidrolik .doc Page 47 . Penyetelan bagian-bagian yang bergerak seperti silinder hidrolik. Penyetelan instrumen pengontrol seperti penyetelan/kalibrasi pressure gauge. Waktu tunggu yang biasanya membosankan tidak terjadi . Oleh karena itu setel tekanan kerja hidrolik sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas sistem. bagian-bagian yang bergerak maupun instrumen-instrumen pengontrol. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Ada pun tujuan dari predictive maintenance ini antara lain : • Dapat mengatur jadwal pemeliharaan berkala. thermometer dan alat-alat kontrol lainnya. 5). Melakukan Penyetelan-penyetelan Agar kita pastikan bahwa sistem hidrolik bekerja dalam keadaan sempurna. pengencangan sambungan kabel dan lainlainnya. penyetelan penjepit selang (hoses fittings). Dengan demikian program produksi dapat dialihkan ke mesin yang lain atau setidaknya penerimaan order atau penetapan waktu penyerahan dapat diatur sedemikian rupa sehingga reputasi perusahaan tetap terjaga. maka di samping secara rutin diadakan pemeriksaan juga secara berkala harus diadakan penyetelan-penyetelan. Dengan telah diprediksikannya kapan suatu komponen atau peralatan disetel kembali atau diservis atau diganti karena umur pakainya memang sudah habis. Penyetelan-penyetelan tersebut meliputi bagian-bagian yang bersambung. maka jadwal pemeliharaan berkala dapat ditetapkan demikian juga jadwal produksi dapat diatur karena mesin/peralatan produksi sedang dalam pemelihraan atau berhenti. rantai dan sebagainya.4. Ingat ! Kebocoran oli hidrolik yang bertekanan tinggi sangat berbahaya. Pemeliharaan Prakiraan (Predictive Maintenance) Yang dimaksud dengan pemeliharaan prakiraan atau predictive maintenance ialah kegiatan pemeliharaan untuk memperkirakan umur atau pun masa berfungsinya secara efektif dan efisien suatu komponen atau suatu peralatan. Hal ini sangat menguntungkan karena proses produksi akan segera berjalan kembali. Dengan telah disiapkannya komponen pengganti sebelumnya ini berarti pekerjaan replacing atau pun servicing dapat lebih lancar karena segala keperluan telah tersedia. Penyetelan bagian-bagian yang bersambung seperti pengencangan bau-mur pengikat.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 22 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) − Tekanan oli yang berlebihan juga dapat menyebabkan bocor. misalnya pancaran oli bertekanan tinggi dapat menyakiti orang atau bila kena percikan api dapat mengakibatkan kebakaran yang sangat merugikan.

kapan harus diganti. Yang perlu diprediksi adalah kapan pipapipa logam dicat kembali untuk melindunginya dari proses korosi atau bila pipa karet atau plastik. Bantalan atau bearing. Menurut pengalaman. Saringan oli ini tidak hanya diprediksi kapan harus diganti tetapi juga perlu diprediksi kapan harus diservis atau dibersihkan dan disetel kembali. Demikian juga perlu diprediksi kapan harus diadakan penyetelan-penyetelan ulang agar kedudukan pipa tetap memenuhi persyaratan • Saringan oli atau filter. hal ini sangat penting diperhatikan dalam mendukung suatu sistem manufacturing dimana kemungkinan sistem hidrolik bekerja selama 24 jam non stop. • • • Dengan diperlukannya prakiraan-prakiraan ini berarti seorang teknisi harus tahu dan harus ada catatan tentang kapan suatu komponen dipasang dan kapan diadakan pemeliharaan. Masalah pemipaan juga harus mendapat prediksi yang cukup baik. yaitu : o o o Tugas 2 : Melaksanakan pra pemeliharaan Tugas 3 : Melaksanakan pemeliharaan harian Tugas 4 : Melaksanakan pemeliharaan berkala. Komponen ini juga dapat diperkirakan masa pakainya atau dapat dilihat pada petunjuk manufakturnya. karena pemipaan merupakan penyaluran cairan hidrolik untuk mendistribusikannya ke seluruh pemakai. sehingga banyak karyawan yang menganggur. Perapat seal pada umumnya terbuat dari bahan karet atau karet sintetis atau kulit atau plastik. Sedangkan jadwal belum diatur atau belum disesuaikan dengan jadwal pemeliharaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 23 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Dalam hubungannya dengan pemeliharaan sistem hidrolik. antara lain : • Sabuk atau belt. Umur pakai dapat diperkirakan sesuai dengan jenis maupun ukuran belt itu sendiri. Untuk selanjutnya kerjakanlalah tugas-tugas berikut. Dengan demikian adanya catatan-catan pemeliharaan atau maintennce record menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Pemipaan atau piping. target produksi terhambat dan masih ada hal-hal lain lagi yang merugikan.doc Page 48 . dalam suatu sistem hidrolik ada beberapa komponen yang dapat diperkirakan (diprediksi) umurnya atau masa pakainya. Bantalan ini juga dapat diperkirakan umur pakainya . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Sabuk berfungsi untuk memindahkan tenaga dari penggerak mula (motor listrik atau motor bakar) ke pompa hidrolik atau pesawat lain. Belt pada umumnya dapat dipakai kira-kira 1000 jam kerja atau bila belt tadi dipakai secara non stop berati dapat dipakai dalam waktu 1 tahun. Bila sistem hidrolik berhenti secara tiba-tiba akan mengakibatkan semua mesin atau peralatan yang menggunakan atau dilayani oleh sistem hidrolik akan berhenti pula. Sabuk ini dibuat dari bahan-bahan yang fleksibel seperti karet atau bahan sintetis atau plastik yang diperkuat dengan bahan-bahan serat yang cukup kuat. Perapat atau perfak atau seal. Sampai di sini anda telah mempelajari cara-cara pemeliharaan pencegahan.

pertama-tama teknisi akan mencari dulu gangguan atau kerusakan atau disturbance yang terjadi yang menyebabkan sistem tidak bekerja. maka operator seharusnya segera menghentikan mesin dan lapor ke bagian maintenance. Ada tahapan pokok yang dianjurkan untuk dapat menemukan gangguan yaitu : 1) Menguasai sistem. 4) Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem 5) Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. 2) Mencari informasi dari operator. Bila terjadi adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan pada sistem.doc Page 49 . Tahapan menemukan gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 24 3. Kemudian bagian maintenace ( Spervisor maintenance ) akan menugaskan teknisinya untuk menindak lanjuti laporan tersebut dengan memberikan surat perintah perbaikan ( repair order ). 6) Buat kesimpulan atas dasar analisis 7) Uji kesimpulan anda untuk mengambil keputusan Gb 10. Tentu saja. MENEMUKAN KERUSAKAN ( FAULT FINDING) Apakah yang dimaksud dengan menemukan kerusakan itu ? Beberapa istilah yang serupa dan maksudnya sama seperti : menemukan kerusakan (faultfinding) atau mendiagnose kerusakan (diagnosing fault) atau mencari gangguan / kerusakan (fault tracing) maksudnya ialah mencari bagian-bagian yang rusak atau tidak berfungsi dari sistem hidrolik yang menyebabkan sistem itu terganggu atau tidak bekerja. 3) Mengoperasikan mesin bila mesin masih dapat dioperasikan.

2. Mencari informasi dari operator Setelah mendapat repair order. agar tahu sejarah kejadian sistem tersebut 4) Cari pengalaman praktik.1.doc Page 50 . agar anda menguasai cara kerja sistem. kemudian praktiklah. Menguasai sistem Untuk dapat menguasai sistem anda harus mempelajari : 1) Buku petunjuk pengoperasian. 2) Buku petunjuk pemeliharaan (maintenance manual). Informasi dari operator • • • Bagaimana mesin / alat itu dioperasikan dan di mana tempat pengoperasiannya bila mesin / alat tersebut termasuk alat bergerak. agar memahami betul cara pengoperasian yang benar. 3) Pelajari kartu mesin (maintenance record). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. step diagram dan grafik urutan kerja. jenis komponen.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 25 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3. maka teknisi akan segera melaksanakan tugas dan kemungkinannya pertanyaan akan timbul sebagai berikut : • Apakah mesin / peralatan mendapat gangguan / kerusakan pada waktu bekerja ( dalam keadaan switch-on )? Apakah gangguan semacam ini pernah / sering terjadi sebelumnya? Apakah operator memperbaiki atau mengubah posisi (mematikan mesin )? telah telah switch Gb 12. cara memelihara dan memperbaiki sistem. aliran fluida. Gb 11. Mempelajari sistem 3. Di sini anda harus dapat membaca diagram sirkuit hidrolik.

Informasi-informasi semacam ini barangkali sangat penting bagi teknisi untuk dapat menemukan kerusakan dan sangat membantu mempercepat pekerjaan. itulah yang harus dicari. maka gerakkanlah untuk mendapatkan suatu informasi tambahan. Apabila suhu meningkat dengan tajam perlu kiranya segera memberhentikan mesin kemudian menyelidiki kelaian apa yang terjadi. perlu segera diselidiki dan mesin juga diberhentikan. Artinya dalam keadaan operasi tiba-tiba sistem berhenti tanpa dikehendaki atau pada waktu akan dioperasikan sistem tidak mau bekerja.13.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 26 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) • Operator akan menginformasikan gejala atau tanda-tanda terjadinya gangguan kepada teknisi maintenance sebagai bahan analisis dalam memecahkan permasalahan. perhatikan setiap gerakan. seperti bau kebakaran misalnya. • • • Tanda-tanda seperti tersebut di atas bila muncul dalam keadaan kita mengoperasikan sistem hidrolik (dalam keadaan bekerja). Terdengar suara asing . mungkin ada bagian-bagian yang masih dapat digerakkan. Tercium bau asing. Mengoperasikan mesin Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. cium dan rasakan apakah tanda-tanda seperti tersebut di atas muncul dan kalau muncul di bagian mana.doc Page 51 . dengar. Getaran yang berlebihan. lihat. Buktikan sendiri apa yang telah diinformasikan oleh operator tadi. Kelainan itu disebabkan oleh apa dan di bagian mana. Mengoperasikan mesin Operasikanlah mesin / alat tersebut sesuai dengan prosedur (warming up. Periksa alat ukur (pressure gauge misalnya) apakah alat tersebut menunjukkan kelainan pengukuran atau bahkan alat itu yang rusak. Bila terjadi getaran yang tidak seperti biasanya selama operasi atau getaran yang berlebihan berarti ada suatu kelainan. beban ringan sampai beban penuh bila mungkin. perlu kiranya operator atau pemakai mesin / peralatan / fasilitas segera menghentikannya dan lapor kepada bagian maintenance. 3. Suara asing yang tidak biasa terdengar perlu dicurigai dan perlu dicermati kemudian segera mengambil keputusan. Termasuk apabila timbul bau-bau yang tidak biasanya terjadi.3. Apakah tanda-tanda adanya kerusakan / gangguan itu ? Secara umum gejala atau tandatanda itu adalah sebagai berikut ! : Tanda-tanda kerusakan Tanda-tanda kerusakan yang biasa terjadi pada sistem hidrolik antara lain : • • Sistem berhenti. Gb. Bila mesin / alat sudah tidak dapat dihidupkan lagi. Meningkatnya suhu.

5. Oli yang bertekanan tinggi sangat berbahaya karen bila menyemprot orang dapat mengakibatkan celaka. Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. tetapi juga jangan lupa . Mendaftar penyebab gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 27 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Nah. kosongkan dulu oli yang bertekanan untuk kembali ke tangki hidrolik. apakah oli sangat kotor. Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem Dari hasil pengamatan anda selama mengoperasikan mesin tadi tentu anda telah mencurigai bagian-bagian yang memberikan tanda-tanda gangguan.14. apakah filter tersumbat dan sebagainya.4. Gb. Demikian juga perhatikan baik-baik semua komponen barang kali ada yang retak atau bocor atau kendor dan sebagainya. Menginspeksi mesin 3. lanjutkanlah dengan pemeriksaan visual bagian-bagian yang anda curigai. Sambil inspeksi buatlah catatan-catatan. Ingat ! Untuk memeriksa dengan membuka sistem hidrolik yang bertekanan. Periksalah bagian tersebut dengan cermat.doc Page 52 .15. keadaannya apakah berbuih. Dari hasil catatan-catatan sewktu inspeksi anda dapat membuat daftar kemungkinan-kemungkinan penyebab kerusakan.atau berubah seperti susu (milky). 3. level permukaannya. coba periksa oli dalam tangki hidrolik. Dan ingat bahwa satu kerusakan sering kali dapat menyebabakan kerusakan yang lain lagi. setelah anda mengoperasikan atau menggerakkan.

17. tes dulu kesimpulan anda untuk memastikan kebenaran kesimpulan anda.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 28 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3. Mengambil kesimpulan Dari daftar penyebab kerusakan tadi anda dapat membuat analisis untuk menyimpulkan bagian mana yang mengalami gangguan. Mengetes kesimpulan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb.6.16. sebelum anda mulai merepair. Pengetesan dapat secara langsung membongkar konponen kemudian diperiksa secara saksama atau dengan alat tes yang sesuai dengan masalah yang akan dites. Kesimpulan 3. Mengetes kesimpulan Sekarang untuk tahapan terakhir.doc Page 53 .7. Gb.

10a) Hidupkan sistem hidrolik dan gerakkan aktuator beberapa cm ke atas kemudian posisikan penggerak katup pada posisi netral dan matikan mesin. Gb.doc Page 54 .18a. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb. penggunaan hydraulic annalyzer atau hydraulic tester sangat dianjurkan Berikut ini adalah contoh menemukan gangguan dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa.10b) Hidupkan mesin dan gerakkan piston beberapa cm kemudian matikan kembali. Untuk ujung sebaliknya sama seperti itu caranya. Pengecekan kebocoran katup-katup Pengecekan kebocoran pada silinder : (Gb. Lepas selang pada bagian yang tidak bertekanan dan tutuplah selang tersebut. Pengecekan kebocoran silinder Banyak kesalahan atau gangguan atau malfunctions pada suatu mesin atau sistem dapat ditemukan dengan cepat dengan menggunakan operational checkout procidures yaitu dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 29 Contoh mengetes kebocoran : Pengecekan kebocoran pada katup-katup : (Gb. apakah ada bocoran ataukah tidak. Perhatikan apakah pada lubang katup (port) yang dibuka tadi ada bocoran ataukah tidak. Hidupkan kembali mesin dan perhatikan lubang (port) yang telah terbuka. Tahanlah beban (disangga) kemudian lepas selang balik dan tutuplah selang tersebut.18b. Tetepi untuk gangguan yang cukup kompleks dan perlu keakuratan yang lebih tinggi. Setelah itu posisikan penggerak katup kebalikan dengan posisi pertama dan lepaskan penyangga.

19) 1). Sambungkan saluran tekan ke saluran masuk (inlet) hydraulic tester. Lihat : Kecepatan batang torak ketika mendekati akhir langkah. Apabila hasil infestigasi menunjukkan hasil seperti tersebut di atas berati cushion masih baik. Lanjutkan pembebanan sampai suhu kerja yang normal tercapai. sehingga sebelum pompa beres berarti komponen yang lain belum akan dapat dites. Periksa permukaan oli (oil level) Pastikan bahwa katup beban dalam keadaan terbuka sebelum mesin dihidupkan atau sebelum proses pengetesan distart. (Suhu kerja normal dapat dilihat pada buku spesifikasi mesin). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Menginstalasikan hydraulic tester. kemudian aktifkan silinder penggerak backhoe (misalnya). Apabila cushion masih baik dan berfungsi maka kecepatan batang torak semakin lambat. flow meter. Aliran (flow). Aliran oli harus dicek (dites) apakah ada perubahan penghasilan pompa. Pengetesan kebocoran untuk mengisolasi kebocoran pada setiap komponen yang bocor. Pengetesan tekanan ini untuk mengecek apakah relief valve bekerja dengan sempurna. Dengan hydraulic tester ini dapat ditest : • • • Temperatur. gerakkan naikturun. Tapi ingat ! jangalah bebannya melebihi tekanan maksimum. Tetapi apabila lain dari yangtersebut di atas berati cushion ada kelainan atau rusak. Tekanan. Perhatikan suara dan kecepatan geraknya ketika mendekati akhir langkah. Sambungkan saluran keluar (outlet) hydraulic tester ke tangki hidrolic. temperature gauge dan katup beban (pressure load valve). Kemudian mulailah pengetesan dengan menghidupkan mesin. Sedangkan bila menggunakan closed center system. pengecekan tekanan untuk mengidentifikasi bekerjanya pompa utama. Mengetes pompa hidrolik dengan Hydraulic Tester Hydraulic tester atau hydraulic annalyzer terdiri atas pressure gauge (tekanan tinggi dan rendah). Kebocoran.doc Page 55 . Dengar : Apakah kedengaran suara oli melalui orifice ketika batang torak mendekati akhir langkah ? Seharusnya kedengaran. Suhu oli hidrolik harus dicek agar pengetesan berikutnya lebih akurat. Cara mengetes pompa : (Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 30 Mengetes cushion pada silinder kerja ganda Hidupkan mesin. lepas selang (konduktor) antara pompa dan katup. • • • • • • • Bebaskan tekanan dalam system. Secara perlahan tutuplah katup beban pada hydraulic tester untuk memberikan beban pada pompa. • Pengetesan pompa hidroik merupakan permulaan pengetesan seluruh sistem karena pompa hidrolik merupakan pembangkit aliran fluida ke seluruh sistem.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 31 2).doc Page 56 . Gl/mn Circuit.0 500 25. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. menunjukkan bahwa pompa tersebut adalah pompa yang sudah jelek. Sehingga bila kita lihat hasil pengetesan yang catatannya tercantum pada tabel di atas. misal pada tekanan 2000 psi besar aliran 7.0 10. • Buka kembali katup beban hingga tekanan kembali ke nol.0 750 22.0 1000 19. variable displacement yang moderen dapat mencapai 90 %. amati kenaikan tekanan dan catatlah besar aliran setiap kenaikan tekanan 250 psi atau 17 bar sampai mencapai tekanan maksimum. Direct. Pengetesan pompa hidrolik Catatan hasil pengetesan : Pemilik : …………………………………… Seri …………………………. Bahkan pada pompa tipe radial piston.0 Gln/min.0 Sebagai pedoman bahwa yang dikatakan pompa tersebut baik ialah apabila jumlah aliran atau flow rate pada tekanan maksimum dapat mencapai paling tidak 75 % dari flow rate pada tekanan nol. Mengoperasikan hydraulic tester • Catatlah besar aliran pompa pada waktu tekanan nol yaitu ketika katup beban terbuka. Model : …………………………………… Tekanan. • Matikan mesin Gb. • Setelah katup beban ditutup.0 13.0 7. test trvl 0 31.19. psi Aliran.Cyl.0 250 28. misalnya tercatat 31 Gln/min.0 1250 1500 1750 2000 2250 16.

bila aliran pada setiap tekanan sama sebagaimana pada pengetesan pompa yang baik berarti seluruh komponen sistem adalah baik. Gb. Buka katup beban untuk mencatat aliran maks. Cara menginstal hydraulic tester seperti terlihat pada Gb.doc Page 57 .20. adalah (load- Hidupkan mesin dan stel kecepatannya sesuai dengan rekomendasi pembuatnya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 32 Mengetes Sistem hidrolik. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Tutuplah katup beban dan perhatikan kenaikan tekanan pada sistem. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pengetesan system hidrolik • • • Pengetesan harus dilakukan pada suhu cairan hidrolik yang sama. Catat flow rate setiap kenaika tekanan 250 psi atau 17 bar. Operasi pengetesan sebagai berikut : • • Buka katup beban valve) pada tester. Sebagai pedoman diagnose hasil pengetesan. Operasikan katup pengatur arah dan tahan pada suatu posisi sesuai dengan keperluan pengetesan.20 di samping. Bila terjadi kenaikan suhu maka cairan hidrolik perlu dilewatkan ke sistem pendinginan. Tetapi bila tekanan telah mulai turun sebelum mencapai beban penuh berarti ada bagian atau komponen dari sistem yang bocor atau telah rusak. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang diagnose gangguan pada sistem hidrolik. pada tekanan nol. Untuk itu teslah bagian atau komponen yang dicurigai dengan cara pengetesan seperti yang tersebut di atas.

1. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). • • 2). mungkin juga sebagian besar dari komponen itu rusak sehingga tidak dapat di perbaiki lagi. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. mengganti yang sobek. Untuk mempelajari cara-cara perbaikan komponen. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. Mungkin hanya sebagian kecil yang rusak sehingga dapat kita perbaiki. mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Apakah setiap komponen yang rusak itu mesti rusak semua bagiannya ? Tentu saja tidak. ada bagian yang sobek (berlubang). Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 33 4. saringan tersumbat dan pipanya bocor. Timbul gelembung udara • dalam saluran masuk • 3). oli terlampau kental dan sebagainya. Udara bocor masuk ke • dalam sistem • Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Ternyata sebagian besar gangguan pada sistem hidrolik disebabkan adanya kerusakan pada komponen. Terjadi cavitation (rongga • dalam pipa / saluran hidrolik) • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. anda akan mempelajari dari setiap komponen itu mengenai hal-hal berikut : • • • • • Diskripsi tentang fungsi-fungsi komponen (sudah dipelajari sebelumnya) Gambar komponen (dapat dilihat pada modul hidrolik 1 dan hidrolik 2) Bentuk kerusakan Penyebap terjadinya kerusakan. PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari cara-cara memperbaiki setiap komponen hidrolik yang mengalami kerusakan. Kemungkian saluran intake tersumbat. Cara mengatasi kerusakan. jadi tidak menyedot udara.doc Page 58 . 4. Ingat bahwa : Prosedur perbaikan setiap komponen juga harus sesuai dengan sistematika perbaikan yang telah dibahas di depan.

Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. dan ukuran roda. ganti saja. • 6). Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun.doc Page 59 . 8). Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan 7). Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. lepas dari • Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. maka bersihkan dengan larutan pembersih. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Pompa motornya. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). Filter dan strainer sangat • kotor atau terlalu kecil • • Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. barang kali ada yang mengganti. puli. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. keringkan baru dipasang lagi.lu • cepat • Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak. • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pompa berputar terla. Sudu atau kipas dari • pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston • Mengatasi / memperbaiki Periksa manufacture’s maintenance instruction. Bila kekentalan oli kurang cocok. Ada bagian yang rusak • atau hilang • • • 5). Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan.

Permukaan oli (terlalu rendah) turun • Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. Pompa tidak memompa Penyebab 1). ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa.2. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Putaran poros terlalu rendah pompa • Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Saluran hisap tersumbat • • • 3). • • 6). belt.doc Page 60 . bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). yang diganti. bersihkan • • 2). Udara masuk ke dalam • saluran hisap (intake) • 5). 4). Putaran terbalik poros pompa • • Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. 7). Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Oli terlalu kental • Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. Kerusakan mekanik seperti • lepas kopling. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Bila ada pipa yang tersumbat. Periksa penginstalan motor. Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. maka luruskan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 35 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. roda gigi dan sebaganya.

• 4. Viskositas oli terlalu kecil (encer ).4. Maka gantilah dengan yang baru. misalignment. Pendingin oli tersumbat 4). Kebocoran dalam terlalu • besar • Periksalah ke-ausan dan kehilangan kemudian perbaiki dan setel kembali perapatan. 2). • 5). Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 36 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. 3). tidak sejajar. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. Bagian-bagian yang kondor. gantilah dengan oli yang sesuai. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. kurang sejajar). Viskositas oli terlalu tinggi • • Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Overheating Penyebab 1). Terlalu sering membuang • oli pada relief valve Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. Penyetelan / perakitan • bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. Perfak (packing) aus • Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. kurang • lurus.doc Page 61 .3.

Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). Kebocoran pada sistem • Periksalah seluruh sistem. Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. ke-ausan bearing dan sebagainya. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. Mesin sangat lamban pada • waktu start pertama. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.5.6. Relief valve (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. endapan dan sebagainya. oli mengandung vernish. Untuk bagian yang aus perlu diganti.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. piston dan • sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. 4. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. • • • 2).doc Page 62 . Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. Katup-katup. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). 2). Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). Relief valve disetel terlalu • rendah • terbuka • • Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. yang bengkok diluruskan bila mungkin. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik.

Rusak. aus atau macet • pada komponen pompa Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksanya. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai • 6). Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini .doc Page 63 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan komponen hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 38 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Salah penyetelan katup • sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted • circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda.

lama bekerja dan upah kerjanya. PERBAIKAN/OVERHOL SISTEM HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari sistematika mengoverhol sistem hidrolik . Berapa lama mesin / alat akan dioverhol sangat menentukan proses produksi karena semakin lama mesin / alat tidak beroperasi semakin banyak kerugian Perhitungan tenaga kerja meliputi tenaga ahli sampai tenaga biasa direncanakan baik tempat kerjanya.1. biaya bahan maupun biaya perbaikan komponen atau penggantian komponen. Jadwal pelaksanaan overhol. Untuk overhol ini perlu adanya perencanaan yang matang agar lancar pelaksanaannya. Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling).1. Mengenai perbaikan atau penggantian komponen perlu dipertimbangkan yang mana lebih murah dan lebih baik.2. Untuk overhol sistem hidrolik ini akan memerlukan beberapa teknisi dari beberapa jenis keahlian. Apa sajakah yang harus direncanakan sebelum pelaksanaan overhol itu ? Hal-hal berikut inilah antara lain yang perlu direncanakan : 5. Perhitungan waktu pengerjaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 39 5. maksudnya kapan overhol ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja perusahaan. sehingga anda akan mampu nantinya melaksanakan overhol sistem hidrolik di bengkel anda. Hal ini perlu diperhitungkan karena akan menyangkut dengan biaya. Sistematika pelaksanaan overhol hampir sama dengan sistematika perbaikan. Jadi untuk overhol ini tidak harus ada diagnose karena memang sudah diprediksi/diketahui rusak total. tidak boros pembiayaan dan masih menguntungkan.2. • • • 5.doc Page 64 . pekerjaan pemesinan. Misal 4000 jam kerja untuk sistem hidrolik pada alat berat . Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting). antara lain : • • • • Teknisi hidrolik Teknisi listrik dan elektronik Teknisi mekanik.1. pekerjaan elektroplating dan sebagainya. Untuk itu pelajarilah uraian berikut : 5. pengangkatan (dengan alat berat). biaya alat.1. 4.1. meliputi : • Perhitungan jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam overhol. Perencanaan Overhol (Overhaul Planning). Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Teknisi overhol. Perbedaannya ialah bahwa overhol itu merupakan perbaikan secara menyeluruh dari kerusakan mesin / peralatan yang disebabkan oleh keausan atau karena umur pemakaian sudah mencapai jumlah jam kerja yang ditetapkan. Apakah ada perbedaan antara perbaikan dan overhol sistem hidrolik ? Tentu saja ada. misalnya pekerjaan bongkar-pasang.

piston rod. Jadi tidak perlu diperiksa lagi. • Prosedur isolasi. Prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan perlu dipatuh bersama. pasak/pena dan lain-lainnya. atau alat pemotong harus benar-benar sesuai atau cocok dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Setiap komponen atau sub. Yang perlu diperhatikan dalam isolasi ini antara lain . Langkah-langkah pemeriksaan adalah sebagai berikut: • Membongkar / memindahkan komponen dari induk mesin / peralatan. perlu mengosongkan oli bertekanan yang masih ada di dalam sistem. Pemeriksaan atau pengujian komponen.assembly gear box dikirim ke bengkel mekanik.assembly jangan sampai hilang. Jadwal perbaikan / penggantian komponen. valve tube. valve disc. bearing.assembly dicabut (dipindahkan) dari induk mesin / peralatan kemudian dikirim ke bengkel yang sesuai misalnya sub. Prosedur keselamatan kerja. Pembongkaran komponen menjadi bagianbagian terkecil dari komponen atau bijian.3. control plunger dan lain sebagainya perlu diperiksa / ditest apakah kondisinya masih baik atau sudah Page 65 • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Khusus untuk sistem hidrolik misalnya. Karena overhol adalah proses perbaikan menyeluruh dari kerusakan total disebabkan keausan maka untuk bagian-bagian komponen sistem hidrolik yang diprediksi telah aus seperti sealseal. Memberikan label (tagged) pada sub. • • 5. Alat pembongkaran seperti alat pengencang / pengendor.assembly kelistrikan dikirim ke bengkel listrik dan sebagainya. Isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol Yang dimaksud denagan isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol ialah memindahkan atau memisahkan mesin tersebut ke bengkel ovehol agar terpisah dari mesin / peralatan yang sedang beroperasi. cylinder barrel. Dismantling atau pembongkaran. Jadwal penyatuan kembali (reasembling ) dan pengujian hasil overhol. 5. sub. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan overhol tidak terganggu dan juga tidak mengganggu. Agar keselamatan dan kesehatan kerja terjamin kita harus mematuhi prosedur yang berlaku secara umum maupun prosedur yang ada di perusahaan. hal ini perlu dicermati dan selalu memperhatikan gambar susunan pada maintenance manual.2. Ingat ! label atau tagged pada setiap sub. Misalnya siapa yang harus melakukan. Tetapi bagian-bagian yang lain seperti piston. alat apa yang memenuhi syarat yang akan dipergunakan dan sebagainya. kapan waktunya. pasti sudah harus diganti kerena aus.doc . Pemeriksaan Komponen Yang dimaksud dengan pemeriksaan komponen ialah pemeriksaan seperti apa bentuk dan jenis kerusakan komponen tersebut kemudian dianalisis dan diuji sejauh mana /seberat apa kerusakan tersebut terjadi .assembly yang nantinya akan dipisahpisahkan untuk mempermudah pada waktu penyatuan kembali (reassembling). Setelah pembongkaran selesai kemudian proses pembersihan atau pencucian dari bagian-bagian terkecil agar mudah diidentifikasi dan diperiksa.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 40 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • • • Jadwal pembongkaran (dismatling) dan pemeriksaan komponen. atau alat pemukul.

Kegiatan reassembling ini sangat tergantung pada pelaksanaan perbaikan komponen. Setiap hasil perbaikan. Alat perbaikan dan alat testing.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 41 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) cacat misalnya pengurangan demensi. valve disc yang berkurang ukurannya dapat dilapis lagi (elektro plating) dan sebagainya. Maksudnya ialah apakah pelaksanaan perbaikan itu di bengkel sendiri atau harus ke bengkel di luar perusahaan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Karena tidak semua keahlian dan peralatan untuk perbaikan itu dimiliki oleh suatu perusahaan maka pada perbaikan komponen tertentu perlu dibawa ke bengkel lain. Misalnya untuk memperbaiki eksentrisitas dan menguji sentrisitasnya atau untuk perlakuan panas dan sebagainya. Pengetesan hasil perbaikan komponen. • 5. Perbaikan Komponen • Teknisi Perbaikan. Oleh karena itu perlu kiranya alat-alat perbaikan tersebut memenuhi persyaratan teknis. Demikian juga alat pengujian (testing tools) harus memenuhi syarat (terstandar). Tentu saja harus diperhitungkan bahwa perbaikan ini dijamin akan mencapai kualitas yang sama dengan yang baru dengan biaya lebih murah. Kemungkinan memerlukan teknisi ahli apabila memerlukan perbaikan yang sangat presisi. sekecil apapun bagian komponen tersebut.5. Misalnya poros yang bengkok diluruskan. Pengabilan keputusan. Hal pokok yang harus dilakukan dalam persiapan ini adalah mengumpulkan komponen-komponen yang telah selesai diperbaik baik yang diperbaik di dalam bengkel sendiri atau pun yang di bengkel luar. Ini semua harus dilaksanakan dengan cermat karena hasilnya akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan selanjutnya. • Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan oleh teknisi ahli dan didukung dengan alat pemeriksa / alat uji yang memadai di bengkel atau lab masingmasing. karena apabila alat ujinya tidak standar maka hasil perbaikannya pun tidak akan memenuhi standar. Oleh karena itu monitoring pelaksanaan perbaikan harus dilaksanakan secara konsisten agar jadwal perbaikan yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara tepat. Dalam menetapkan personel untuk melaksanakan perbaikan ini harus disesuaikan antara kerusakan komponen yang akan diperbaiki dengan kompetensi teknisi pelaksana perbaikan. • • • 5. perubahan bentuk seperti bengkok. Penyatuan Kembali (Reassembling) Penyatuan kembali atau reassembling merupakan pekerjaan akhir dari proses perbaikan atau overhol.4. Tempat Perbaikan. tidak sentris atau bahkan retak atau patah. Langkah-langkah reassembling dapat anda ikuti sebagai berikut : • Persiapan. Dari hasil pemeriksaan dan pengujian kerusakan tadi anda dapat mengambil keputusan apakah bagian tersebut perlu diganti dengan yang baru atau cukup diperbaiki saja. Alat-alat perbaikan merupakan faktor penentu keberhasilan perbaikan.doc Page 66 . perlu dites sebelum dirakit kembali ke dalam komponen induknya dengan mempergunakan alat-alat tes yang telah disebutkan di atas.

Uji coba atau running test yaitu pengujian hasil perbaikan / overhol. dengan cara mengoperasikan mesin / peralatan dengan dibebani mulai dari beban ringan hingga beban penuh selama waktu yang telah ditetapkan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 42 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Periksalah semua komponen apakah sudah terkumpul semuanya dan cocokan dengan gambar kerja. bearing. Dengan demikian pelaksanaan overholnya kemungkinan bersamaan dengan sub. Supervisor perakitan harus memeriksa kembali hasil kerja stafnya sebelum menyerahkan mesin / peralatan yang dioverhol ke bagian quality control dan quality Assurance. Biasanya sistem hidrolik merupakan bagian atau sub. selang. Komponen yang akan dirakit kembali ini adalah komponen yang telah selesai diperbaiki dan telah dikumpulkan dan juga komponen-komponen baru (replacement) seperti : seal. Setelah selesai perakitan. kerapian pemasangan selang-selangnya.sistem yang lain tetapi dapat juga hanya sub. setelah melalui pengujian sebelumnya. Uji fungsi yaitu menguji setiap komponen apakah sudah dapat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing komponen. selang. kebenaran posisi setiap komponen dan lain lainnya. Pengujian ini dengan cara menjalankan / menggerakkan semua bagian yang bergerak tanpa beban sambil diamati apakah jalannya / gerakannya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Dalam pelaksanaan perakitan ini harus selalu dimonitor oleh Supervisor agar tidak terjadi kesalahan. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan/overhol system hidrolik dan selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda ! • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.sistem hidrolik saja yang dioverhol. Untuk pengujian hasil overhol sistem hidrolik yang perlu dilakukan adalah : Uji tampak yaitu diperiksa / diamati tata letak pemasangan komponennya. grease.sistem dari suatu mesin / peralatan. Jangan lupa persiapkan pula bahan-bahan yang diperlukan seperti oli. Setelah semua pengujian selesai dan dinyatakan baik maka bagian quality assurance mengeluarkan sertifikat tanda uji bahwa mesin / peralatan tersebut telah layak untuk dioperasikan lagi. Apabila secara fisual belum dapat diterima maka bagian quality control perlu mengembalikan hasil overhol tersebut untuk diperbaiki lagi.doc Page 67 . Pelaksanaan perakitan. cincin washer dan lain sebagainya. udara kempa. Pengujian hasil overhol. Apabila dalam pengujian masih terdapat kelainan-kelainan maka bagian quality control perlu mengembalikan lagi mesin / peralatan tersebut untuk disetel atau diperbaiki kembali sampai berhasil dengan baik. alat keselamatan kerja. Disamping itu tentu saja dipersiapkan pula alat-alat perakitan dan alat penunjangnya seperti alat angkat. kabel dan lain sebagainya. pegas.

Yang dimaksud dengan recommisioning ialah penyerahan kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol dari bagian maintenance ke bagian produksi (lini produksi) atau bagian pemakai mesin / peralatan tersebut atau ke pelanggan yang menggunakan jasa overhol di bengkel ini untuk digunakan atau dioperasikan lagi. Prosedur Recommisioning Hydraulic System. dan dikencangkan pengikatannya sekuat mungkin.2. Dalam penyerahan dan pemakaian kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol ditempuhlah prosedur berikut : • Kepala bengkel melaporkan hasil perbaikan/overhol kepada pimpinan perusahaan lengkap dengan data-data hasil perbaikan/overhol dan hasil pengujiannya.doc Page 68 . Pemeriksaan pra pengoperasian yaitu apakah oli hidrolik maupun oli pelumas telah diisi sesuai dengan ketentuan. saluran udara kempa (bagi mesin yang memerlukan) dan lain sebagainya. Pinpinan perusahaan memastikan kebenaran laporan. yang kemungkinan kembali ke tempat semula atau mungkin pindah ke tempat lain. Hal ini terserah kepada sistem administrasi perusahaan yang bersangkutan . • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : • Pemasangan kembali (reinstalling) yaitu memasang kembali mesin / peralatan hasil overhol. Mesin hasil perbaikan/overhol diserah terimakan Prosedur penyerahan juga difokuskan pada prosedur adaministrasi. barang kali sarana-sarana penunjang tadi perlu dibuat lagi instalasinya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 43 6. SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI 6. perlu diverivikasi terlebih dulu sebelum dioperasikan untuk produksi. Bila mesin adalah kepunyaan pelanggan maka pimpinan perusahaan memberitahukan kepada pelanggan agar yang bersangkutan mengambilnya. Verivikasi hasil perbaikan/overhol Mesin hasil perbaikan/overhol yang telah diserah terimakan. apakah kabel-kabel listrik telah tersambung dengan baik. kabel listrik dan kelengkapannya.1. Setelah itu baru disambungkan ke sumber tegangan listrik dan sumber udara kempa. Setelah semuanya lengkap dan terpasang kemudian mesin / peralatan diperiksa kedatarannya (leveling). Bila mesin dipakai di perusahaan sendiri maka pimpinan perusahaan melimpahkannya kepada pimpinan produksi atau pimpinan pemakai mesin tersebut. Tetapi bila pindah tempat. Bila kembali ke tempat semula tentu saja sarana penunjangnya masih lengkap seperti fondasi. • • • • • 6. saluran udara kempa (bagi yang perlu) apakah sudah tersambung denga baik. apakah sistem pendinginan sudah siap dan sebagainya.

• Kartu Pemeliharaan ( Maintenance Record ) Kartu pemeliharaan ini perlu dibuat untuk mencatat segala perbaikan yang telah dilakukan terhadap suatu mesin/peralatan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 44 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan yaitu pengoperasian percobaan kembali oleh operator. kartu pengoperasin mesin (bila mungkin ada perubahan karena ada yang dimodifikasi) dan laporan . bulanan (monthly).spare part dan bahan yang digunakan serta petugas pelaksana. kartu pemakaian.doc Page 69 .jenis perbaikan. Jadwal ini harus dibuat berdasarkan petunjuk dari buku petunjuk pemeliharaan (maitenace manual). Kartu ini berupa tabel yang berisi waktu pelaksanaan (tanggal). Bila masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan maka bengkel perbaikan/overholseharusnya masih bertanggung jawab untuk menyempurnakan hasil perbaikan tersebut. mingguan (weekly). Updating Administrasi Pemeliharaan Updating administrasi pemeliharaan yaitu memperbaharui kartu-kartu seperti kartu mesin.3. Agar proses pemeliharaan selanjutnya berjalan dengan baik. Dengan jadwal tersebut berarti kita sebagai teknisi atau pun sebagai superviser dapat mempedomani untuk bekerja. Pengoperasiannya seperti uji coba (running test) selama waktu yang telah ditetapkan. Macam-macam kegiatan administrasi pemeliharaan antara lain : • Jadwal Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan preventive perlu dijadwalkan misalnya kegiatan mana yang dilaksanakan secara harian (daily). • 6. apakah mesin / peralatan dapat dioperasikan seperti semula. lancar dan berkesinambungan perlu kiranya ada dukungan administrasi yang memadai . enam bulanan (six monthly) dan tahunan (yearly). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah mesin / peralatan hasil perbaikan/overhol selesai diuji coba pada lini produksi dan hasilnya memuaskan maka surat tanda serah terima ditanda tangani.

Disamping itu harus tercatat pula antara lain : • Komponen-komponen yang dapat diperbaiki untuk dipasang kembali Untuk dapat menentukan komponen yang diperlukan kita harus dapat membaca katalog untuk memilih spesifikasi komponen yang tepat. Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang recommissioning hasil perbaikan/overhol sistem hidrolik . Buku-buku manual dan katalog Mesin atau peralatan itu sendiri. Hal-hal yang perlu diinventarisasikan antara lain : o o o o Alat-alat pemeliharaan dan perbaikan termasuk alat pengujian.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 45 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf • Inventarisasi Pemeliharaan Sistem inventarisasi ini akan membantu menertibkan pelaksanaan pemeliharaan karena semua yang kita perlukan telah dicatat. Bahan pemeliharaan dan spare part. Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. • Gudang atau tempat komponen bekas dan catatan barang-barang yang akan dibuang atau barang kali masih dapat dihibahkan kepada orang lain. Dengan tercatatnya segala sesuatu kita akan mudah menemukan hal-hal yang kita perlukan.doc Page 70 .

e. Macam-macam kegiatan pemeliharaan pencegahan. b. Perbedaan antara pemeliharaan pencegahan dan perbaikan. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Istilah-istilah di dalam pemeliharaan .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Membuat Rangkuman untuk Medalami Sistematika Pemeliharaan Buatlah rangkuman dari materi tentang Sistematika Pemeliharaan yang isinya kurang lebih menyangkut hal-hal berikut : a. d. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Macam-macam kegiatan perbaikan. c.doc Page 71 . Langkah kerja perbaikan .

Kemudian diskusikan dengan grup anda dan buatlah daftar dari apa yang telah anda identifikasi tersebut.doc Page 72 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi hal-hal yang dipersiapkan (Pra Pemeliharaan ). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai pembuatan daftar tadi periksakanlah kepada pelatih anda. Coba identifikasi alat / bahan / fasilitas yang telah dipersiapkan untuk memperlancar pelaksanaan pemeliharaan selanjutnya.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 73 . Laksanakanlah pemeliharaan berikut ini ! • Sebelum mengoperasikan mesin / peralatan hidrolik periksalah terlebih dulu kondisi mesin / perlatan baik tata letaknya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Harian . pengikatan konponen. Setelah selesai bekerja lepaslah komponen-komponen yang perlu dilepas. Bersihkan ruangan sesuai dengan standar kebersihan yang berlaku. Jaga selalu kebersihan ruang. pemasangan konduktor. bersihkan dan kemudian simpanlah pada tempatnya. Amati selama bekerja jangan sampai terjadi beban lebih. kelengkapan alat dan sebagainya. Setel tekanan kerja sistem hidrolik sesuai dengan kebutuhan. • • • • • Setelah selesai laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut.

Buatlah langkah kerja cara penggantian oli hidrolik sebelum melakukan penggantian oli. apakah masih layak untuk dipakai dan menjamin keamanan kerja. Periksa keadaan oli hidrolik memeriksa gelas penduga (sight glass). penyetelan mur-baut pengikat dan lain-lainnya! g. Periksa kondisi sambungan dan perapatnya.doc Page 74 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Berkala. Periksa katup-katup yang digunakan. apakah ada bocoran-bocoran dan bila ada betulkanlah ! f. Lakukan penyetelan-penyetelan terhadap komponen-komponen seperti. Periksa kondisi konektor dan konduktor. e. c. Periksa regulator dan distributor bekerja dengan baik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. apakah terdapat kotoran. b. d. debu atau partikel lain yang dapat mengganggu . Setelah selesai laporkanlah hasil kegiatan anda ini kepada pelatih anda. Laksanakanlah pemeliharaan berkala berikut ini ! a.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5.doc Page 75 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. : Membuat rangkuman materi tentang cara-cara menemukan gangguan Buatlah rangkuman secara singkat tentang cara-cara menemukan kesalahan / gangguan yang isinya mrliputi : • • • Tanda-tanda kerusakan / gangguan Sistematika menemukan gangguan Sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya. Setelah selesai pembuatan rangkuman ini periksakanlah kepada pelatih anda.

doc Page 76 . Setelah selesai tulislah hasil diskusi anda kemudian laporkanlah kepada Pelatih anda dan mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. tidak seperti biasanya. : Diskusi tentang cara menemukan gangguan / kesalahan. Apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif menemukan gangguannya. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. Perkirakan apa saja penyebabnya dan bagaimana menemukan gangguannya. Diskusikanlah dengan teman anda / grup anda hal-hal berikut : a) Sistem hidrolik tidak dapat bekerja sejak awal (tidak dapat distart). b) Sistem hidrolik tiba-tiba berhenti .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Task 6 Tugas 6. Apa kira-kira penyebabnya dan bagai mana cara mencarinya. c) Sistem hidrolik mendengung (huming). Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. d) Sistem hidrolik suhunya menjadi cukup tinggi. e) Pada sistem hidrolik tercium bau kebakaran. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Operasikan sirkuit tersebut pada alternatif perubahan jumlah aliran yang ada. apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya. Apa yang kira-kira akan terjadi bila relief valve pada pompa disetel kendor. : Menemukan kerusakan / gangguan pada sistem hidrolik Perhatikan sirkuit hidrolik berikut ini. Coba analisis bila motor hidrolik setelah berjalan kemudian akan dibalik arah putarannya tetapi tidak mau berbalik arah.doc Page 77 . • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kemudia kerjakan tugas berikut : • • • • • Sebutkan nama-nama komponen yang ada pada sirkuit tersebut Jelaskan cara kerja sirkuit Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plate yang ada.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas. Setelah itu amati dan identifikasi.8 Menemukan dan mengidentifikasi kerusakan komponen . Ambillah komponen-komponen berikut kemudian lakukan pembongkaran (desmantling). apakah komponen tersebut ada kerusakan. kalau ada pada bagian mana dan bila tidak beri alasannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 78 .double solenoide Silinder kerja ganda Check valve Selang Regulator Setelah selesai setiap job laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Komponen berikut adalah : • • • • • • • • • Pompa hidrolik Filter Pressure gauge Katup 4/2 manually Katup 4/3 .

………………………………………………………………. …………………………………………………………………. kemudian tuliskan namanya. Mengganti atau memperbaiki kerusakan komponen Lanjutkanlah tugas No. ………………………………………………………………… ………………………………………………………………… …………………………………………………………………. ………………………………………………………………....doc Page 79 . ………………………………………………………………… …………………………………………………………………. fungsi komponen tersebut . ………………………………………………………………... ………………………………………………………………. ………………………………………………………………. spesifikasi umum. ………………………………………………………………. …………………………………………………………………. 8 dengan memperbaiki atau mengganti komponen-komponen yang anda nyatakan rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik... ………………………………………………………………….. Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah komponen .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9.. ……………………………………………………………………. nama bagian-bagian dan fungsi setiap bagian tersebut. Kemudian pertukarkan diantara peserta. carakerja dan cara pemeliharaannya. …………………………………………………………………….

doc Page 80 . Buatlah rangkuman tentang overhol sistem hidrolik. yang isinya meliputi : Perencanaan overhol Perhitungan overhol Penjadwalan perbaikan komponen Reassembling Pengujian hasil overhol Recommissioning Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 • • • • • • Membuat rangkuman untuk pendalaman materi .

Untuk itu buat dulu spesifikasi komponen berikut : • • • • • • • • Pressure gauge Flexible hose Double acting cylinder Katup 4/3 .doc Page 81 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11.single solenoid spring return Piston ring Cylinder seal Filter Reducing valve (regulator) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pemilihan spesifikasi komponen Pilihlah komponen-komponen pengganti pada proses overhol berdasarkan katalok.

Setelah selasai overhol dan mesin / alat akan digunakan kembali (recommissioning). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12 Memperbaharui / memodifikasi perangkat administrasi pemeliharaan . maka perangkat administrasinya juga perlu diperbaharui atau bahkan mungkin ada yang dimodifikasi misalnya prosedur pengoperasian berbeda dengan yang dulu karena adanya modifikasi mesin. Untuk itu coba anda rancang jenis kartu apa yang diperlukan dan diskusikan untuk pembuatannya.doc Page 82 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi OHT 1 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 83 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 2 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.doc Page 84 .luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.dalam Periksa kerusakan Perhit. perbaikan Jadwal perbaikan Bk.

doc Page 85 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 PENYEBAB TERJADINYA PERMASALAHAN PEMELIHARAAN 1 4 2 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 PEMERIKSAAN SISTEM HIDROLIK SEBELUM OPERASI Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katup-katup atau unit pengatur Periksa saluran oli saluran- Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Periksa hidrolik dan hidrolik (oli) tangki cairan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 86 .

doc Page 87 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter Inlet screen Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 88 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 6 MENEMUKAN KERUSAKAN TANDA-TANDA KERUSAKAN : • SISTEM BERHENTI • GETARAN BERLEBIHAN • TIMBUL SUARA ASING • MENINGKATNYA SUHU • TERCIUM BAU KEBAKARAN SISTEMATIKA MENEMUKAN KERUSAKAN • MEMPELAJARI CARA KERJA ALAT • MEMPELAJARI URUTAN PEMINDAHAN • MEMPELAJARI GRAFIK URUTAN KERJA • MEMBACA DIAGRAM SIRKUIT • MELOKALISASI DAN MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA KERUSAKAN • KERUSAKAN ATAU GANGGUAN PADA KOMPONEN • KESALAHAN SIRKUIT YAITU SALAH DESAIN ATAU SALAH MENGINSTAL • PENGIKATAN ATAU PEMASANGAN YANG KURANG SEMPURNA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 7 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) TUJUH LANGKAH MENEMUKAN GANGGUAN MENGUASAI SISTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 89 .

doc Page 90 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 8 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) BERTANYA KEPADA OPERATOR MENCOBA MENGOPERASIKAN MESIN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 91 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENGINSPEKSI MESIN MEMBUAT DAFTAR PENYEBAB KERUSAKAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 92 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENCAPAI KESIMPULAN MENGUJI KESIMPULAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 MENGETES KEBOCORAN SILINDER KERJA GANDA MENGETES KEBOCORAN KATUP PENGARAH Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 93 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 MENGETES POMPA DENGAN HYDRAULIC TESTER MENGETES SISTEM HIDROLIK DENGAN HYDRAULIC TESTER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 94 .

Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Kemungkian saluran intake tersumbat.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 4. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. Timbul gelembung udara dalam saluran masuk Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) 2). ganti saja. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 95 . sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. 3). mengganti yang sobek. oli terlampau kental dan sebagainya. Bila kekentalan oli kurang cocok. mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Ada bagian yang rusak atau hilang Periksa manufacture’s maintenance instruction. Udara bocor masuk ke dalam sistem Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. ada bagian yang sobek (berlubang). 4). saringan tersumbat dan pipanya bocor. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. jadi tidak menyedot udara. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya.1. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake.

Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Pompa berputar terla. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi 5). Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. 8). puli. Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Pompa lepas dari motornya. Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor.doc Page 96 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan 7). Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak.lu cepat Periksa motor penggerak. 6). dan ukuran roda. barang kali ada yang mengganti. keringkan baru dipasang lagi.

ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor.2. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. roda gigi dan sebaganya. Permukaan oli turun (terlalu rendah) 4). Saluran hisap tersumbat Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya 5). Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. Pompa tidak memompa Penyebab 1). Putaran poros pompa terlalu rendah Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Periksa penginstalan motor. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. bersihkan 3). 7). Bila ada pipa yang tersumbat. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. 6). belt. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. Putaran poros pompa terbalik Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 4. maka luruskan. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. 2).doc Page 97 . yang diganti. Oli terlalu kental Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai.

doc Page 98 . Perfak (packing) aus Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. gantilah dengan oli yang sesuai. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. tidak sejajar. Overheating Penyebab 1). Pendingin oli tersumbat Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Maka gantilah dengan yang baru.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 4. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. Terlalu sering membuang oli pada relief valve 4). kurang sejajar). misalignment.4. Viskositas oli terlalu tinggi Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ). kurang lurus. 2). Penyetelan / perakitan bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. 3). menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas.3. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. 4. Kebocoran dalam terlalu besar Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. Bagian-bagian yang kondor. 5).

oli mengandung vernish. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Katup-katup.5. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1).doc Page 99 . endapan dan sebagainya. Untuk bagian yang aus perlu diganti.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 4. piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. yang bengkok diluruskan bila mungkin. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. keausan bearing dan sebagainya. Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. 2).

Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. 4). pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Relief valve disetel terlalu rendah Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve. 2). Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini .6.doc Page 100 . Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai 6). Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. Rusak.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 18 4. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. aus atau macet pada komponen pompa Untuk memeriksanya. Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki.

• Pengetesan hasil perbaikan komponen.doc Page 101 . • Tempat Perbaikan • Alat perbaikan dan alat testing. • Teknisi overhol • Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). • Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting).assembly PEMERIKSAAN KOMPONEN • Membongkar / memindahkan komponen • Dismantling atau pembongkaran • Pemeriksaan atau pengujian komponen • Pengabilan keputusan PERBAIKAN KOMPONEN • Teknisi Perbaikan. ISOLASI MESIN / PERALATAN YANG AKAN DIOVERHOL • Prosedur isolasi • Prosedur keselamatan kerja • Memberikan label (tagged) pada sub.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PERENCANAAN OVERHOL (OVERHAUL PLANNING). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 102 . PENGUJIAN HASIL OVERHOL • Uji tampak • Uji fungsi • Uji coba • Sertifikat tanda uji RECOMMISIONING HYDRAULIC SYSTEM. • Prosedur penyerahan • Pemasangan kembali (reinstalling) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan • Updating kartu-kartu maintenance Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PENYATUAN KEMBALI (REASSEMBLING) • Persiapan • Pelaksanaan perakitan.

doc Page 103 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri . baik memenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal. apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian. merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah memenuhi suatu peranan dalam pekerjaan sesuatu rangkaian tugas-tugas pada mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru. Bila anda meniiai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue diatas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata . Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja. Untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pedoman ini. Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. Penilaian lebih untuk mengidentifikasi pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. Penilaian mengakui bahwa individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara: • • kualifikasi terdahulu belajar secara informal. Para penilai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutuskan metode penilaian yang akan dipakai. Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memadai . Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berati bahwa orang tersebut harus mampu untuk : • • • • • menampilkan ketrampitan pada level (tingkat) yang dapat diterima mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. pertanyaan : “Kemampuan kerja apa yang benar-benar dibutuhkan oleh karyawan”? Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kita maksud dengan kata “kompeten”.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembuatan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang dimaksud dalam Standard Kompetensi. Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan untuk dinilai. dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . seorang peniIai industri yang diakui akan menentukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini.doc Page 104 .

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. seperti hal ini. Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penilaian untuk unit ini. Sesi praktik seharusnya diulang sampai tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi dicapai. berdasar pada dua hal yaitu: • • pengetahuan dan ketrampilan pokok dan hubungan dengan ketrampilan praktik. b. Tujuan pemeliharaan ialah …………………………………………. cara penilaian berikut ini disarankan untuk digunakan.. ……………………………………… 3) ……………………. ………………………. Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya dinilai secara individu untuk tiap sub kompetensi. Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri . Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub.doc Page 105 .… c. Yang dimaksud dengan pemeliharaan ialah…………………………………………….1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan sistematika pemeliharaan. dengan cara mengisi titik-titik berikut : a.Kompetensi Satu : Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar menguasai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . Tes Essay dapat juga digunakan dengan soal-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini. komparasi.………. pilihan ganda. Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1. 2)……………………………………… 3).………………….. mengisi/melengkapi kalimat.………. Sebagai contoh. 2). d. secara umum mengikuti format berikut: (a) (b) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja. Yang dimaksud dengan prevetive maintenance………………………. dan berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu ketrampilan. Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk pengetahuan pokok pada setiap elemen kompetensi.………. Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif. Kegiatan yang dilakukan pada pra pemeliharaa antara lain : 1). ……………………………. e. Yang termasuk preventive maintenance adalah : 1) …………………………………….

………………………………………. ……………………………………/…………………………………… g.…… 5) ………………………maksudnya………………………. ………………………………………….…… 7) ………………………maksudnya………………………. a. Data-data kesalahan dapat diperoleh dari : .doc Page 106 .. ……………………………………… d.……../ …………………………………. ……………………………………. Compound sequence valve . a. b. Menemukan gangguan dengan operational checkout prosedurnya adalah …….……………………2)………………………………………………. b. 1. Kegiatan pemeliharaan berkala untuk sistem hidrolik antara lain : h 1.. 2) ………………………maksudnya………………………. Kesalahan didokumentasikan dan dilaporka dengan tujuan……………………………….3./ …………………………………..…….. Kegiatan yang dilakukan secara rutin (harian) selama sistem hidrolik beroperasi antara lain :1)…………………….…… 6) ………………………maksudnya………………………. a...Bab 5 Cara Menilai Unit Ini f. 3)…………………………………………. Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2..1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a..2 Yang dimaksud dengan predictive maintenance ialah ………………………………. ………………………………………………………………………………… Sub.…… 4) ………………………maksudnya………………………. ………………………………………………………………………………………………. c. . Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya.4.. Ada tujuh langkah dalam menemukan kesalahan atau gangguan ialah : 1) ………………………maksudnya………………………. c).……..4)……………………………. Motor hidrolik yang dapat dibalik. ………………………………………. c.…… b). ……………………………………/…………………………………… d..…………... ……………………………………. b...Kompetensi Dua : Memperbaiki / mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. 1. ……………………………………………………………………………………. Fungsi/kegunaan hydraulic annalyzer ialah…………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. a).. 3) ………………………maksudnya……………………….

………………………….1 Prosedur penyerahan untuk penggunaan kembali sistem / mesin adalah : a.Kompetensi Empat :Menyerah terimakan penggunaan kembali sistem hidrolik.4 Ada bermacam-macam pengujian hasil perbaikan / overhol yaitu : a b c d …………………………. Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4.. ……………………………….: …………………………………………………………… b. …………………………………….1 dari buku katalog (buku katalog disediakan ) dan tulislah………………………………………………………… spesifiksinya……………………………………………………………………………………. 2. Langkah-langkah mengisolasi mesin yang akan dioverhol ialah .3 Prosedur perbaikan atau penggantian komponen adalah sebagai berikut : a. ……………………………….2 Dalam perencanaan overhol hal-hal berikut perlu diperhitungkan : 1. 3..doc Page 107 . Tuliskan prosedur pemeriksaan kerusakan komponen ……………………………….1 a.. 2.4. :…………………………………………….. ……………………………………. 3. b. ……………………………………………………… c. 3. c.. …………………………. b.Kompetensi Tiga : Memperbaiki dan / atau mengoverhol sistem hidrolik Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3. …………………………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini 2. ………………………………….2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a. …………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. ………………………………. Sub.. ………………………….3 Pilihlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2.. . Sub. …………………………… …………………………. 2.. 3. ……………………………………. c. Penilaian Empat .

. Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari setiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang penting Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik..2 Mesin / sistem yang akan digunakan harus diverivikasi lebih dulu sebagai berikut : a. . c. ………………………………………. konektor . ………………………………………………………… b.dapat dicapai. ………………………………………….3 Perangkat administrasi pemeliharaan yang perlu di-update antara lain :: a. …………………………………. …………………………………………. Penilaian Praktik Penilaian Praktek . b. Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar . …………………………………………………………. c. adaptor dan sebagainya harus benar . selang . c. …………………………………… 4. meliputi tugas : 1 . Dalam mempersiapkan peralatan . Perakitan instalasi sirkuit secara aman. …………………………………………………………… 4.doc Page 108 . Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar.. Bila melaksanakan penilaian praktek hal-hal berikut perlu dipertimbangkan : • • • • • • • • Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar . Penyelesaian seluruh tugas. Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini b.12 Setiap pelaksanaan praktek hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peserta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan.

1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. kesalahan hidrolik dan dilaksanakan penyebabnya Yah Tidak Perlu latihan lanjut Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 01 Melaksanakan pemeliharaan 1. konsultasi operator sistem. 2.2 2.3 2. 1. Masalah / indikasi diidentifikasikan.doc Page 109 . Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda telah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.2 hidrolik.1 dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem 1. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan 02 2.4 Tugas-tugas untuk penilaian Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya Pemeliharaan pencegahan sistem sesuai prosedur yang sistematis.4 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip.3 1.

Yah Tidak Perlu latihan lanjut 3.3 3.2 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.4 04. . dites dan diperiksa. hasil perbaikan diverifikasikan. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. dengan menggunakan prinsip. Menyerah-terimakan / 4. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar.2 Tugas-tugas untuk penilaian Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 03. apakah perlu penggantian. perbaikan atau overhol. 4.doc Page 110 .1 3. 4. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. teknik.3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.1 penggunaan kembali sistem hidrolik. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem.

Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif : Merencanakan kegiatan praktek sebelum menyambungkan komponen dan peralatan.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk: Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Calon : Nama Penilai : Catatan-catatan Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa dia dapat : Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke dalam unit lain yang terkait : Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2).doc Page 111 . Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang belum jelas atau meragukan .mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah sesuai dengan desain.senantiasa menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja . Mendemonstrasikan Pengetahuan : Menjelaskan.menggunakan komponen.menyebutkan fungsi dan konstruksi.sebelum menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga. Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit. Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang dalam kelompok.kalau perlu dengan Pelatih / Guru . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan peralatan yang benar : Memilih. Menjelaskan pengertian simbol .menyebutkan nama-nama komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram sirkit . Menyambungkan peralatan dan komponen kemudian diperiksa . Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan : Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan.hal-hal yang meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi.

Mengamati lingkungan dan hal-hal yang bekerja.doc Page 112 . terjadi selama Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.keselamatan dan kesehatan kerja secara terintegrasi : Memakai pakaian workshop. IPenerapan prosedur keamanan.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kegiatan pekerjaan : Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis.misalnya suara atau bau yang asing. kerja yang sesuai dengan kegiatan Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai.

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC . Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Penilai: penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Peserta Pelatihan: penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut.0304 Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Perserta Pelatihan: ……………………………………………… Nama Penilai: ………….doc Page 113 .………………………………………………….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful