Indonesia Australia Partnership for Skills Development

Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian
Kode Unit : BSDC - 0305

PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK
Maret 2002

Daftar Isi
BAB 1 PENGANTAR ......................................................................................................... 1 Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini..................................................................... 1 Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung ........................... 1 Definisi ........................................................................................................................ 1 Berapa Lama Mencapai Kompetensi .......................................................................... 2 Simbol ......................................................................................................................... 2 Terminologi ................................................................................................................. 2 BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH ...................................................................................... 5 Peran Pelatih............................................................................................................... 5 Strategi Penyajian ....................................................................................................... 5 Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini .................................. 5 Peraturan .................................................................................................................... 6 Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan ......................................... 6 BAB 3 STANDAR KOMPETENSI...................................................................................... 7 Judul Unit .................................................................................................................... 7 Deskripsi Unit .............................................................................................................. 7 Kemampuan Awal ....................................................................................................... 7 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja ............................................................. 7 Variabel ....................................................................................................................... 8 Pengetahuan dan Keterampilan Pokok....................................................................... 9 Konteks Penilaian ..................................................................................................... 11 Aspek Penting Penilaian ........................................................................................... 11 Keterkaitan dengan Unit Lain.................................................................................... 12 Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini............................... 12 Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini..... 12 BAB 4 A B C STRATEGI PENYAJIAN ...................................................................................... 13 Recana Materi ................................................................................................... 13 Cara Mengajarkan Standar Kompetensi............................................................ 17 Materi Pendukung Untuk Pelatih ....................................................................... 25 Lembar Informasi .......................................................................................... 26 Tugas ............................................................................................................ 71 Transparansi ................................................................................................. 83 CARA MENILAI UNIT INI .................................................................................... 104 Apa yang dimaksud dengan penilaian? .................................................................. 104 Apakah yang kita maksud dengan kompeten? ....................................................... 104 Pengakuan kemampuan yang dimiliki..................................................................... 104 Kualifikasi penilai..................................................................................................... 104 Ujian yang disarankan............................................................................................. 105 Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:........................................................ 111 Lembar Penilaian .................................................................................................... 113

BAB 5

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

i

Bab 1

Pengantar

BAB 1

PENGANTAR

Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini
Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajarkan keterampilan ditempat kerja. Berdasarkan kepada standar kompetensi yakni suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan, sikap dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Penekanan utama adalah tentang apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan. Salah satu karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja. Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan: • • • • kebutuhan peserta pelatihan persyaratan-persyaratan organisasi waktu yang tersedia untuk pelatihan situasi pelatihan.

Strategi pembelajaran/penyampaian, termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan oleh guru/pelatih untuk peserta pelatihan. Masalah yang disarankan akan memberikan suatu iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk memenuhi/mencapai standar kompetensi. Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit inii tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Peserta pelatihan didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka, contohcontoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki, agar dapat memastikan relevansi pelatihan.

Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung
Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut: Literasi Kemampuan membaca, interpretasi dan membuat teks. Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan suatu pengertian Numerasi Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol teknik, diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan keduanya yaitu antara matematik dan teknik.

Definisi
Dalam bahan pelatihan, seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih. Dalam situasi pelatihan orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa, pelajar atau sebagai peserta. Mirip dengan itu, seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. Dalam situasi pelatihan anda, orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru, mentor, fasilitator atau sebagai supervisor.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 1

Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. kultur. sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol. Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan HO OHT Penilaian Tugas Tugas Tugas / kegiatan diselesaikan. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional. jenis kelamin.doc Page 2 . agama atau latar belakang pendidikan. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhkan oleh industri. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para tenaga kerja di suatu area tertentu. sikap yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. Berikut penjelasan tentang simbol: Simbol Keterangan Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer kepada peserta pada papan tulis atau flipchart. Aspek Penting Penilaian Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pengetahuan. sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian. sosial. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan mengukur unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan. atau aktivitas yang harus Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan.

menganalisis. Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan.sebagai berikut: Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor. bekerja dengan orang lain dalam sebuah team.Ini meliputi: mengumpulkan. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan.doc Page 3 . merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas. Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai.Bab 1 Pengantar Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila melakukan penilaian. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatihan. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana sebuah unit kompetensi harus dinilai. Elemen Elemen atau sub.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi.Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetapkan oleh industri. memecahkan masalah menggunakan teknologi. menggunakan ide-ide teknikmatemmatis . Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda. Kontek Penilaian Menetapkan dimana. Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. yang diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu. Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaian unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebuah unit kompetensi. 3 Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelatihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pelatihan institusi / organisasi yang bersangkutan. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai bersama. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi.

Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja. Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap hasil belajar sebelumnya (RPL-Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut. Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan. pengetahuan dan kemampuan sesseorang yang telah dicapainya. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setetah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastikan bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja. Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok) Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/trampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. Misal. yang mana pengumpulan bukti relevan dengan apa yang dinilai. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industi tapi dapat juga berkaitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya.doc Page 4 . Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai kompetensi dalam suatu unit.Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Nasional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan .kompetensi.Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan. untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila menggunakan prformance test (tes penampilan). Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan kontex yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan.

pertimbangkanlah pertanyaanpertanyaan berikut ini: • • • • Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan ketrampilah anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen? Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan? Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktek? Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat? Apakah anda menyadari ruang-Iingkupan situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan? Apakah anda menyadari tentang bahasa. Iayar proyektor. papan tulis. jika praktik on the job tidak memungkinkan. Contohnya. Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang diajarkan. kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ? Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? • • • Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi : • • • • • • • tugas-tugas praktik proyek-proyek dan tugas-tugas study kasus pengajaran / kuliah video dan referensi aktifitas kelompok bermain peran dan simulasi. baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan. Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian teori terhadap peserta pelatihan. Untuk memastikan bahwa anda siap bekerja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai. flip chart. proyector.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelayanan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif.doc Page 5 .

Ltd.Sugi Hartono Tarsito 1988 Bandung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.CROSER.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi operasi anda. J. Festo Didactic KG 1990 Islingen 1 Electro Hydraulic Text Book ( Basic Level TP 201 ) P.Schrader.Markle. B. Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul: Pengarang: Penerbit: Tanggal terbit: Tempat terbit: Judul Pengarang Penerbit Tanggal Terbi Tempat Hydraulics (Basic Level TP 501) D. dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya.Thomes.THOMSON Festo Didactic 1991 Esslingen 1 Industrial Hydraulic Control Peter Rohner Australian Education Press Pty. M.doc Page 6 . 1984 Melbourne Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Drs.

1. Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.doc Page 7 . Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut: • • Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul: 0106).3 1. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan. pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik dan komponennya. Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang teknisi pemeliharaan dengan memiliki sikap. kesalahan dan penyebabnya Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.4 Sistematika pemelihraan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya. Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. Masalah/indikasi diidentifikasikan. Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa dan Pelatih/Guru/Instruktur untuk dapat: • • • • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan meyakinkan bahwa semua elemen (sub.Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan.kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri.1 1. Hidrolik 1 dan Hidrolik 2 .2 1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. konsultasi operator sistem.

03.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip.3 Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik. dengan menggunakan prinsip.Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja 02 Memperbaiki/mengg anti komponen sistem hidrolik yang rusak. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. transportasi. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. 4. kemiliteran.2 3.1 4. Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.doc Page 8 . Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar.2 4. Komponen manufaktur dibutuhkan. perbaikan atau overhol. pemindahan / pengurusan barang. dilabel (tagged) dan isolasi kemudian dibongkar.1 3. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.3 3. dites dan diperiksa. pengganti dipilih dari katalog mengacu pada spesifikasi yang 2. teknik. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem.3 2. Perencanaan perbaikan/overhol disusun sesuai dengan prosedur. pertambangan. apakah perlu penggantian. 2. dan pelayanan industri-industri. hasil perbaikan diverifikasikan.4 04. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.2 2.

Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran. Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada : • • • Pemakaian pakaian yang cocok Bahaya oli dan oli kempa Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja . • • • Istilah-istilah dalam pemeliharaan dan perbaikan Diagram alur sistematika pemeliharaan Diagram alur sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan • • • Pemeliharaan Harian Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Prakiraan Menemukan kerusakan / gangguan Indikasi Kesalahan: • • • • Kerja abnormal / berhenti bekerja Suara yang timbul. Peningkatan panas Bau terbakar Penyebab Kesalahan: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan . Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik . • • • (a) (b) (c) (d).doc Page 9 . Arti istilah-istilah yang digunakan : Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Sistematika Pemeliharaan .Bab 3 Standar Kompetensi Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja . Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri.

Konfirmasi Malfunction melalui: Inspeksi Pengujian / testing Perbaikan kesalahan komponen: Perkakas perbaikan Pembongkaran Proses perbaikan Penyatuan / pemasangan kembali Pengujian hasil perbaikan komponen mengacu kepada standar yang ditentukan. Perbaikan / Overhol sistem hidrolik Perencanaan Perbaikan / Overhol : • Kalkulasi dan anggaran perbaikan / overhol Page 10 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Perbaikan Komponen Sistem Hidrolik Melokalisasi kesalahan komponen sistem • • • • • • • • • • • Rangkaian sistem hidrolik yang relevan Diagram sirkuit (rangkaian) hidrolik Buku petunjuk kerja (Operation Manual) Lembaran Data. Penggantian komponen : • • • • • • Spesifikasi komponen yang dibutuhkan Pemilihan komponen mengacu pada spesifikasi dari katalog manufaktur Spare part baru dipasangkan ke dalam sistem Pemasangan Kembali: Pemasangan kembali komponen perbaikan ke dalam sistem Sistem pemasangan kembali bagi operasi yang benar diuji Dikonfirmasikan pada prosedur operasi standar.Bab 3 Standar Kompetensi • Kecelakaan Operasi yang salah Beban berlebih Pemeliharaan / pelumasan yang buruk • • • • • • • Pengumpulan data pencarian kesalahan Inspeksi visual Konsultasi operator Catatan Perawatan (maintenance record) Dokumentasi dan laporan kesalahan dan malfungsi.

• • • Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verifikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartu-kartu perawatan / laporan perbaikan Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job). tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri yang Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pengujian geometrik. Verifikasi Komponen atau sub-assembly : Komponen dilepaskan dari sistem Pembongkaran Pemeriksaan komponen/verifikasi Pengambilan keputasan (penggantian. Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian.doc Page 11 . Serah terima / Penggunaan kembali sistem hidrolik. perbaikan atau overhaul) Perbaikan / overhauling komponen yang rusak: Teknisi perbaikan.Bab 3 Standar Kompetensi • • • • • • • • • • • • • • • • • • Teknisi perbaikan / overhol Alokasi waktu perbaikan /overhol Mengisolasi sistem atau sub-assembly : Prosedur pengisolasian sistem Peringatan keselamatan Pembebasan tekanan oli Pemberian label (tagged) untuk sistem yang diisolasi. Aspek Penting Penilaian Aspek-aspek Penting dalam Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkit). pengujian fungsional dan pengujian dengan beban penuh dari hasil perbaikan sistem. Pelaksanaan perbaikan di dalam dan / atau di luar bengkel Perbaikan / overhaul / perkakas pengujian Perbaikan / eksekusi overhaul Pengujian perbaikan komponen Pemasangan kemabali sistem hidrolik Persiapan / pengumpulan komponen yang diperbaiki atau di-overhol Penyatuan / pemasangan komponen baru/diperbaiki atau di-overhol ke dalam sistem.

Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industri pada umumnya. yang diatur sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain... Memikul aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. Lihat untuk : • • • • Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkit hidrolik . Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan.. Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri khusus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenuhi.doc Page 12 . Dasar-dasar menemukan kerusakan (gangguan) . Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan membantu memenuhi maksud ini. Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi. Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubungan dengan unit lain. Mengelola Menganalisa Informasi Mengkomunikasikan Inforrnasi Ide-ide dan dan 2 2 2 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika Memecahkan Masalah Menggunakan Teknologi .Bab 3 Standar Kompetensi terkait. 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik . Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatihan unit ini. 2 2 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat 1 2 Karakteristik Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediakan program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangka hanya untuk satu sektor industri saja. Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT UNIT INI UNIT INI Mengumpulkan. Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik .

01 1.doc Page 13 .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi BAB 4 A STRATEGI PENYAJIAN Recana Materi Penyajian bahan berikut. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ketrampilan dan pengetahuan . Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan Catatan: 1. Sistematika pemeliharaan Sistematika Pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan • Arti istilah sesuai dengan konsepnya • Diagram sistematika pemeliharaan • Diagram perbaikan Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Handout OHT Lembar tugas Alat praktik Soal-soal 1. 2. pengajar.1 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. konsultasi operator sistem.3 • Pemeliharaan prakiraan indikasi dan Menemukan Kesalahan • • Prosedur menemukan kesalahan (gangguan). Masalah / kesalahan penyebabnya diidentifikasikan.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. sistematika Penyelesaian tugas-tugas Pemeliharaan Pencegahan Praktik/latihan • • Pemeliharaan harian Pemeliharaan berkala 1.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Pengetesan kesalahan 1. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.

3 2. Perencanaan perbaikan / Perbaikan/overhol sistem overhol disusun sesuai hidrolik dengan prosedur.doc Page 14 .2 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 02 2. prosedur dan • Perbaikan kesalahan kebutuhan keselamatan komponen kerja pada sistem tenaga fluida. Komponen sistem yang Perbaikan komponen sistem rusak dilokalisasikan dan hidrolik malfungsi dikonfirmasi • Melokalisasi Kesalahan dengan inspeksi dan pengujian menggunakan • Konfirmasi kesalahan prinsip.1 Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi *Handout *OHT *Jobsheet 3. • Perencanaan Komponen atau subperbaikan/overhol assembly dilepas dari • Pemasangan kembali Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Lembar tugas Katalog spare part hidrolik Jobsheet 2.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. • Penggantian komponen Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.2 2. .4 03. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.

4. apakah perlu penggantian.assembly Perbaikan/overhol komponen yang rusak Pemasangan kembali sistem hidrolik dan pengujian hasil perbaikan Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan 3.2 Sistem atau sub assembly Serah Terima/penggunaan diserah terimakan / kembali sistem hidrolik digunakan kembali sesuai • Prosedur penyerahan dengan prosedur yang telah dan penggunaan ditentukan. • Pembaharuan kartu- Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. perbaikan atau overhol.3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. dites dan diperiksa.doc Page 15 . kembali Dengan menggunakan • Verivikasi operasi yang prinsip tenaga fluida dan benar dari sistem teknik aplikasi sistem hidrolik operasi yang benar. dengan menggunakan prinsip. teknik. hasil perbaikan diverifikasikan. 3.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan sistem. dan prosedur yang benar Komponen atau subassembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.1 penggunaan kembali sistem hidrolik.assembly Verivikasi komponen atau sub. Menyerah-terimakan / 4. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. • • • • Mengisolasi sistem atau sub.4 04.

3 Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.doc Page 16 .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 4. kartu perawatan dan laporan perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1 1.pengetahuan dan sikap kepada siswa? pemeliharaan dan perbaikan serta memberikan Sistematika pemeliharaan dan perbaikan Menjelaskan sistematika dijelaskan sesuai dengan konsepnya. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 1. Keterampilan. dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.2 .tugas / praktek dan overhead transparencies yang cocok/sesuai dengan standar kompetensi. HO 2–8 OHT 1.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik Menjelaskan prosedur menemukan gangguan dan mendemonstrasikannya.4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. HO 9-22 OHT 3-5 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 2.doc Page 17 . kesempatan tanya jawab .Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout..1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.

? 1.doc Page 18 .pengetahuan dan sikap kepada siswa? Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya Menjelaskan prosedur mengidentifikasi / menemukan gangguan atau kesalahan diidentifikasikan. OHT 8-12 Peserta / siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dan mendemonstrasikannya.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. dan catatan pemeliharaan kemudian HO 27-31 dilaporkan. HO 23-27 OHT 6-8 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 1. konsultasi operator sistem. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan Menjelaskan teknik pengumpulan data-data kesalahan/gangguan dari inspeksi secara visual.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.

doc Page 19 .pengetahuan dan sikap kepada siswa? Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan Menjelaskan cara melokalisasi komponen yang rusak dan mendemonstrasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan cara pengujiankerusakan pengujian menggunakan prinsip. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. HO 32–37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8.? 2.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara pembongkaran dan perbaikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur komponen yang rusak.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. OHT 8-12 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8-9 2.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. / aslinya. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem HO 27-31 tenaga fluida.

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 2.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen pengganti dipilih dari katalog Menjelaskan cara memilih komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi dalam manufaktur mengacu pada spesifikasi yang katalog. dibutuhkan.

HO 32–37 OHT 13-18
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9
2.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Mendemonstrasikan cara pemasangan kembali komponen yang telah diperbaiki.

HO 32–37 OHT 13-18.
Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut:

Tugas 8- 9

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 20

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.1 Perencanaan perbaikan / sesuai dengan prosedur. . overhol

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

disusun Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara merencanakan perbaikan/overhol .

HO 38-39 OHT 19-20
Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut :

Tugas 10
3.2 Komponen atau sub-assembly dilepas dari Menjelaskan cara mengisolasi, melabel, memeriksa dan mengetes komponen dan sistem, dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian mendemonstrasikannya. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk dibongkar, dites dan diperiksa, apakah perlu mendiskusikan bagaimana melakasanakannya. penggantian, perbaikan atau overhol.

HO 39-40 OHT 19-20
Peserta menyelaikan tugas berikut :

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 21

Bab 4

Strategi Penyajian

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi

Keterampilan, pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.? 3.3

Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan,pengetahuan dan sikap kepada siswa?

Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhaul, Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memperbaiki/mengoverhol komponen dengan menggunakan prinsip, teknik, dan hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi. prosedur yang benar dan penggantian komponen dipilih dari katalog manufaktur untuk HO 40memperoleh spesifikasi.

OHT 19-20
Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut :

Tugas 11
3.4 Komponen atau sub-assembly yang telah selesai Mendemonstrasikan cara penyatuan kembail (reassembling) dan cara pengujian diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke hasil perbaikan/overhol. dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. HO 40-41

OHT 19-20
Selesaikan tugas-tugas praktik keselamatan dan kesehatan kerja berikut dengan senantiasa menerapkan

Tugas 11

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 22

teknik aplikasi sistem operasi yang benar pada sistem. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. yang telah ditentukan pada spesifikasi. Tugas 12 4.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan Menjelaskan bagaimana hasil perbaikan/overhol diverivikasikan. hasil perbaikan/overhol diverifikasikan. HO 41-42 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut. HO 42-43 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut untuk ditampilkan.doc Page 23 .Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. Tugas 11-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.? 4.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Sistem atau sub assembly diserah terimakan / Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digunakan kembali sesuai dengan prosedur simbol (lanjutan ) secara lengkap.

Tugas 12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.3 Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.? 4. sesuai dengan keadaan yang baru.doc Page 24 .pengetahuan dan sikap kepada siswa? Catatan perawatan (maintenance record) / Mendemontrasikan cara pembaharuan dan penggunaan kartu pemeliharaan serta laporan perbaikan diperbaharui dan dilengkapi penyusunan laporan perbaikan/overhol. HO 43 OHT 20-21 Siswa / peserta diberikan tugas praktek berikut untuk ditampilkan. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.

Bab 4 Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih C Materi Pendukung Untuk Pelatih 1. Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya. 3. yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit.doc Page 25 . Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Hal utama yang sesuai dengan handout Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal. Sesi Tugas/Pratek/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek. yaitu: 2.

.doc Page 26 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Group: ……….Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Nama Siswa / Peserta…………………………………………………………………. 1.…………………………………………………………………….

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kegiatan pra pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1.1) berikut ini menunjukkan suatu sistematika pemeliharaan secara umum.doc Page 27 . penyiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai. beroperasi dengan lancar. bukan pekerjaan yang asal-asalan. SISTEMATIKA PEMELHARAAN Apakah dalam melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik perlu menggunakan suatu cara yang sistemik ? Tentu saja segala pekerjaan akan memberikan hasil yang optimal apabila dikerjakan secara sistematis . Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan. penyiapan sarana penunjang seperti : listrik. pembiayaan dan kesungguhan. Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tidak wajar) Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terjadi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula. penyediaan peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan. aman. Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya. efektif dan efisien. Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan yang akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran. air dan udara kempa. Apa arti istilah istilah di dalam gambar tersebut dapat anda pelajari dari uraian berikut : Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (sadar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujuan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi. Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan di luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan). persiapan tenaga pelaksana pemeliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan. Kegiatan yang dilakukan seperti : • • • • • Pencegahan beban lebih Pencegahan korosi Pelumasan bagi yang memerlukan Keselamatan dan keamanan fasilitas Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator.Demikian pula untuk melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik kita gunakan sistematika pemeliharaan secara umum yang diaplikasikan sesuai dengan keperluan. tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan . Gambar skema sistematika pemeliharaan (Gb.

doc Page 28 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Gb.1 Skema Sistematika Pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan. Servis besar (Overhaul) ialah perbaikan total akibat ke ausan (lama pemakaian) dengan pembetulan-pembetulan maupun penggantian komponen. servis besar (overhaul) setiap 4000 jam kerja dan sebagainya. Pembuatan jadwal itu berdasarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan. monthly dan yearly. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly . Perbaikan atau overhaul ini biasa dilakukan oleh teknisi dan / atau teknisi ahli. penggantian oli setiap 2000 jam kerja. karena tidak mungkin dilakukan pemeliharaan bila mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja / dipergunakan .sedangkan untuk mencapai hasil yang optimal perlu kiranya menganut suatu sistematika perbaikan yang yang telah ditentukan Perbaikan darurat (Emergency repairing) ialah perbaikan dari kerusakan akibat kecelakaan yang perbaikannya bersifat sementara untuk menunggu perbaikan yang sempurna atau langsung diperbaiki secara sempurna. Di dalam sistem pemeliharaan ini ada pula istilah-istilah yang sering digunakan seperti : Running maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja atau dioperasikan / digunakan. penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. Perbaikan ringan (Light repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan ringan termasuk yang ditemukan pada waktu pengecekan (pemeliharaan berkala) yang perbaikannya cukup dengan penggantian komponen (replacement) dan tidak memerlukan waktu dan biaya tinggi. Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan sekali (semesteran). Shut down maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas yang mana mesin / peralatan / fasilitas tersebut harus diberhentikan / tidak dipergunakan . yang artinya sebagai berikut : Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagianbagian yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja.doc Page 29 . Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali. Perbaikan medium (Medium repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan akibat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan pembetulan komponen dengan biaya yang lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih lama. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 30 . Predictive maintenance atau pemeliharaan prakiraan ialah kegiatan pemeliharaan yang memperkirakan umur atau masa pakai efektif dan efisien suatu komponen sehingga orang dapat memperkirakan kapan komponen tersebut harus mendapat perlakuan pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 Lack of maintenance ialah kekurangan atau kelemahan dalam pemeliharaan atau disebut juga pemeliharaan yang tidak baik.

A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk.doc Page 31 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 6 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.dalam Periksa kerusakan Perhit.2 Skema Sistematika Perbaikan Bk. perbaikan Jadwal perbaikan Gb.luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

memperhitungkan dan merencanakan pelaksanaan perbaikan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Perbaikan (Repair fault) ialah suatu tindakan terhadap mesin / peralatan / fasilitas yang mengalami kerusakan untuk mengembalikan kepada kondisi semula agar fasilitas tersebut dapat berfungsi kembali. Diagnose Kerusakan atau disebut juga Fault Finding ialah kegiatan untuk mencari atau menemukan kerusakan (bagian yang rusak) pada fasilitas yang mengalami gangguan. Pelaksana perbaikan ini tentu disesuaikan dengan tingkat kesulitan perbaikannya. Proses Perbaikan ialah pelaksanaan perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian perencanaan ( maintenance engineering ). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. K M yaitu kartu mesin yang merupakan catatan perbaikan sebelumnya (maintenance record). Jadwal perbaikan ialah pembagian dan penetapan waktu perbaikan setiap komponen yang pelaksanaan perbaikannya mungkin ditangani oleh beberapa teknisi di beberapa bengkel pula. Di dalam kegiatan analisis perbaikan ini ada kegiatan dismantling atau pembongkaran maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah dinyatakan rusak dibongkar untuk dicari bagian-bagian yang rusak. Perhitungan perbaikan maksudnya ialah setelah kerusakan komponen diperiksa dan telah nyata jenis kerusakannya kemudian dipertimbangkan jenis perbaikan apa yang dipilih termasuk diperhitungkan biaya perbaikannya. Pelaksanaan perbaikannya pun mungkin di bengkel sendiri atau munkin juga di bengkel luar yang sesuai dengan jenis perbaikan yang dikehendaki. misalnya untuk perbaikanperbaikan kerusakan yang tidak terlalu rumit mungkin cukup dengan teknisi biasa tetapi bila untuk perbaikan dari kerusakan yang cukup rumit mungkin perlu teknisi khusus atau teknisi ahli. Untuk pembongkaran dan pemeriksaan ini diperlukan alat-alat atau bahkan alat khusus ( AL ) dan juga teknisi ( T ) atau bahkan teknisi ahli ( TA ).doc Page 32 . P P yaitu petunjuk pemeliharaan dari buku maintenace manual. Kemudian bagian-bagian atau komponen yang rusak tersebut diperiksa sejauh mana atau separah apa kerusakan itu terjadi. Uji Perbaikan ialah pengujian hasil perbaikan untuk menyatakan bahwa perbaikan telah selesai dan hasilnya merupakan mesin / peralatan / fasilitas yang telah baik kembali hingga dapat difungsikan lagi. Dengan demikian perbaikan ini dapat dikatakan merupakan bagian dari pemeliharaan secara umum. Untuk dapat melaksanakan diagnose kerusakan biasanya teknisi dibantu oleh : • • • • Informasi dari operator P K yaitu petunjuk kerja dari buku operations manual. Analisis perbaikan ialah kegiatan yang dilakukan setelah kerusakan atau gangguan ditemukan yaitu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang rusak. Pemeriksaan hasil penyetelan / perakitan biasanya dilakukan oleh Supervisor perbaikan . Penyetelan dan pemeriksaan ialah proses penyatuan atau perkitan kembali setelah semua komponen yang diperbaiki selesai. Komponen yang satu dan yang lain penyelesaian perbaikannya harus sesuai dengan jadwal agar pada waktu perakitan kembali semuanya sudah siap.

Uji jalan atau uji coba ialah pengujian terhadap mesin / peralatan / fasilitas setelah selesai diperbaiki yaitu dengan cara menjalankan mesin hingga beban penuh. kedataran dan sebagainya. Membuat rangkuman untuk pendalaman materi. Uji fungsi ialah menguji semua bagian yang bergerak apakah bagian-bagian tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Ada beberapa jenis pengujian yang harus dilakukan terhadap hasil perbaikan ini yaitu : • Uji tampak maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah selesai diperbaiki perlu dilihat secara visual apakah sudah tampak rapi. Uji geometrik ini perlu dilakukan untuk meyakinkan kesempurnaan perakitan.doc Page 33 . Sampai di sini anda telah menyelasikan bahasan tentang sistematika pemeliharaan. Caranya ialah semua bagian yang bergerak dijalankan tanpa beban dan diamati satu per satu. Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan ke line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa perbaikan kita. • • • Pengujian perbaikan ini dilakukan oleh bagian quality assurance dan pengujiannya akan selalu mengacu pada test standar dan buku petunjuk kerja (operation manual). Selanjutnya kerjakanlah tugas pada lembar tugas anda yaitu : • Tugas 1 . kesentrisan putaran. karena apabila komponen mekanik tidak dipasang dengan sempurna maka jalannya mesin / peralatan / fasilitas akan tidak normal yang mengakibatkan laju kerusakan mesin semakin cepat. kesikuan. tertib dan sempurna rakitannya. Uji geometrik ialah pengujian komponen mekanik seperti kerataan permukaan.

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 9

2. PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK
Sesuai dengan definisi tersebut di depan bahwa pemeliharaan pencegahan atau preventive maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu fasilitas. Berarti kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebelum dan selama fasilitas / mesin / peralatan itu beroperasi atau digunakan. Dengan demikian pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dimulai semenjak fasilitas tersebut belum dioperasikan. Dengan kata lain bahwa kita harus mempersiapkan hal-hal yang perlu untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya. Inilah yang disebut dengan prapemeliharaan

2.1. Pra-Pemeliharaan pada sistem hidrolik
Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain ialah : • • • • • • • • • Instalasi pemipaan sirkuit hidrolik yang memadai. Alat-alat pemeliharaan seperti alat pengencang, alat penyetel, alat pemotong, alat pelumasan dan alat-alat kebersihan. Alat-alat pengetes Alat-alat penunjang seperti alat angkat, alat angkut, alat penjepit dan sebagainya. Bahan pemeliharaan seperti pencegah korosi. bahan pembersih, bahan pembilas dan bahan

Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan Gudang yang memenuhi syarat untuk oli / cairan hidrolik Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan

Di samping persiapan tersebut di atas dalam pemesangan fasilitas yang menggunakan sistem hidrolik perlu dipersiapkan pula hal-hal berikut : • Untuk mesin-mesin yangstasioner, fondasi mesin harus memenuhi syarat, seperti ketebalan beton, komposisi campuran beton, luas fondasi, kedataran dan sebagainya. Sedangkan untuk mesin yang mobile, perlu dudukan atau mounting yang cukup kuat pula. Pemasangan mesin yang kokoh dengan pengikatan yang kuat Kedataran mesin (level) yang standar (perlu dilevel dengan alat pelevelan yang presisi). Penyediaan sumber tenaga yang memenuh syarat.

• • • •

Dengan persiapan yang begitu lengkap berarti pra-pemeliharaan telah kita laksanakan dengan baik sehingga insya Allah pemeliharaan selanjutnya akan berjalan dengan lancar.

2.2. Pemeliharaan Harian atau Routine Maintenance
Sebetulnya pemeliharaan sistem hidrolik sangatlah mudah, karena cairan hidrolik telah dapat berfunmgsi sebagai pelumas dan sekali gus sebagai pencegah korosi.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 34

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 10
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
Demikian pula dalam sistem hidrolik telah disediakan proteksi beban lebih. Namun anda dapat saja mengalami permasalahan atau gangguan pada sistem hidrolik apabila anda mengoperasikannya dengan memberikan beban lebih seperti putaran yang terlalu tinggi, tekanan kerja terlalu tinggi, suhu terlalu tinggi atau juga bila terlalu banyak kontaminasi. Oleh karena itu hanya dengan melaksanakan pemeliharaan yang sistematis dan kontinyu, gangguan dapat diatasi sebelum terjadi kerusakan fatal. Ada beberapa kunci penyebab permasalahan dalam pemeliharaan sistem hidrolik antara lain : : (lihat gabar 3) 1. Kurangnya cairan hidrolik (oli) dalam tangki 2. Tersumbatnya saringan (filter oil) karena cairan hidrolik yang kotor. 3. Kehilangan daya hisap pada saluran hisap 4. Cairan hidrolik (oli) yang tidak cocok

1

4 2

Gb.3 Kunci penyebab permasalahan pemeliharaan

3

Permasalahan tersebut di atas dapat diatasi atau dicegah dengan memahami sistem dan pemeliharaan yang sempurna. Bagaimanakah pemeliharaan yang sempurna itu ? Pemeliharaan yang sempurna ialah pemeliharaan yang pelaksanaannya sistematis, taat asas dan berkesinambungan (kontinyu). Berikut ini adalah kegiatan pemelihraan yang secara rutin harus dilaksanakan secara sistematis :

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 35

Bab 4

Strategi Penyajian

Lembar Informasi

HO 11
PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan)
2.2.1. Pengecekan sistem sebelum operasi Pengecekan ini dilakukan secara reguler setiap akan mengoperasikan sistem. Beberapa titik yang harus dicek (diperiksa) antara lain : (lihat Gb.4) 1). Pemeriksaan tangki hidrolik dan oli Hal-hal yang perlu diperiksa ialah : • Periksa permukaan (level) oli apakah masih ada pada garis batas. Apabila kurang permukaan oli, tambahlah dengan oli yang sama. Apabila dari hasil pemeriksaan permukaan oli dari hari-ke hari terlihat penurunan permukaan oli yang drastis, maka periksalah tangki oli atau pipa / selang barang kali ada yang bocor atau retak. Pemeriksaan kondisi oli. o Bila oli berbusa atau bergelembung berati ada udara yang masuk. Periksalah bagian-bagian yang bocor dan betulkan.

Periksa silinder atau unit penggerak

Periksa katupkatup atau unit pengatur

Periksa saluransaluran oli

Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula

Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Gb 4. Titik-titik pemeriksaan sistem

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Page 36

Dalam keadaan berhenti mestinya batang piston berada di dalam. Bila terpaksa harus di luar maka perlu di lumas dengan greas yang memadai. Pemeriksaan pendingin (cooler). Apabila terdapat kebocoran maka segeralah diatasi Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). Pemeriksaan katup-katup. Periksa ke-ausan katup.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Bila oli berubah menjadi seperti air susu berarti ada air yang tercampur ke dalam oli hidrolik. Periksa posisi batang piston. Tanda bahwa ada udara yang bocor terhisap ke dalam sistem ialah adanya gelembung udara atau buih pada oli dalam tangki. Gantilah oli itu dan pastikan bahwa oli tersimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi oleh apapun. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bocoran udara. 2). Hal ini barangkali karena adanya buih. Pemeriksaan silinder atau aktuator • • • Periksa kebocoran silinder baik kebocoran luar maupun dalam. • 4). Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih. • Periksa saringan oli (oil filter). kencangkanlah. Bila kendor. bila posisinya berubah betukan . Pipa atau selang peok. Pengencangan hanya sampai pada : asal bocornya sudah sembuh. atau kehilangan tenaga hidrolik. jangan sampai terbalut oli.doc Page 37 . atau terlalu panas. karena apabila posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi. Dengan demikian katup tidak dapat bekerja dengan sempurna. Ingat !. saluran dan konektor • Bersihkan pendingin oli secara berkala. Gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang. jagalah jangan sampai karatan dan sebagainya. periksa bila ada yang bocor. Gantilah pipa atau selang yang peok ini tetapi pipa pengganti harus dibersihkan dulu dan dicuci dengan bahan pelarut yang bersih pula. jagalah siripsirip pendingin selalu bersih. Periksalah bocoran pada bagian luar selang atau pada fitting 9konektor) dan selalu gunakan kertas kardos jangan diraba dengan tangan. Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihkan) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. • o o • Kencangkanlah semua konektor (fitting) yang kendor. Katup yang telah aus spoolnya (piston katup) atau piring gesernya atau dudukannya atau bolanya akan mengakibatkan kebocoran. karena kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus. • Periksa kebersihan katup. Periksalah saluran oli (konduktor) dan konektornya barang kali terjadi hal-hal : o Bocoran oli pada saluran tekan. 3).

sehingga tekanan kerja hidrolik tidak terkontrol. Tekanan kerja terlalu tinggi. Sebab-sebab tekanan kerja terlalu tinggi antara lain : • • • • Sengaja regulator atau relief valve disetel tinggi. Gesekan yang tinggi akan menimbulkan panas yang berlebihan dan juga akan mempercepat ausnya komponen-komponen yang saling bergesekan. Periksa juga apakah sistem pendinginan berfungsi dengan baik. sesuaikan dengan keperluan. Terdapat penyumbatan pada saluran oli sehingga terjadilah tekanan lebih. mungkin tersumbat. Dengan kecepatan yang terlalu tinggi berarti akan terjadi gesekan antar komponen yang semakin tinggi pula. Beban terlalu berat Untuk mencegah terjadinya beban lebih. Periksa dulu apabila motor hidrolik bekerja hingga suhu meningkat apakah oli di dalam sistem telah mencukupi Periksa pula kebocoran pada motor hidrolik seperti pada sambungan motor dengan selang .doc Page 38 . Pencegahan kecepatan ini sangatlah tergantung pada operator dan operator perlu dibina oleh atasannya.2. Periksa pompa hidrolik dalam keadaan jalan. Kecepatan terlalu tinggi (kecepatan putar atau kecepatan gerak). mungkin rusak dan sebagainya.2. sudah benar posisinya dan rapat. • 5). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pencegahan beban lebih. Dengan tekanan oli yang terlalu tinggi melebihi keperluan atau bahkan melebihi kapasitas dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti : timbulnya kecepatan gerak yang berlebihan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Untuk motor hidrolik. kembalikanlah kepada penyebabnya untuk dihindari sehingga sebab-sebab tadi tidak terjadi. periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan periksa pada permukaan sambungan belahan motor. 2). meningkatkan suhu kerja dan merusak komponen. Untuk itu periksa dan setel ulang . Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain : 1). Periksalah apakah ada kebocoran pada sambungan pompa denga konektor dan konduktornya. • • • Periksalah sambungan antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw) apakah sudah cukup kuat. apakah dengan keadan ini dengan tekanan kerja yang cukup tidak ada bocoran. karena motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu tinggi. Relief valve tidak berfungsi. periksa jangan sampai bekerja hingga suhu meningkat tajam. Pemeriksaan pompa hidrolik. 2. Beban lebih ini akan mengakibatkan rusaknya komponen atau akan membahayakan keselamatan.

untuk setiap kenaikan suhu 10 C akan menaikkan tekanan sebesar 50-60 psi (3-4 bar) pada sistem yang tertutup. Sebab-sebab terjadinya suhu tinggi antara lain : Putaran atan kecepatan gerak aktuator terlalu cepat. perlu dikosongkan dulu sebelum disimpan.doc Page 39 . Timbulnya lapisan semacam pernis pada permukaan komponen yang justru membuat komponen menjadi kasar. Ada satu hal lagi yang perlu dihindari yaitu yang disebut “thermal heat expansion”.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 3). Timbul bocoran yang berlebihan Berkurangnya output dari sistem. Terdapat bagian-bagian yang penyok atau bengkok sehingga terjadi penyempitan yang akan menghambat sirkulasi oli. Lihat gambar (Gb. Maka hati-hati bila menyimpan mesin atau alat yang menggunakan sistem hidrolik.5). Hal ini dapat diatasi dengan memasang thermal relief valve pada lubang saluran silinder. jauhkanlah dari terkena panas. Yang disebut dengan thermal heat expansion ialah terjadinya pemuian oli hidrolik karena panas dalam keadaan sistem hidrolik tidak bekerja. Dengan suhu yang tinggi akan memanaskan seal sehingga seal akan lembek atau rusak dan akhirnya bocor. Panas ini berasal dari panas matahari atau mungkin memang dekat sumber panas yang lain. Dapat kita bayangkan bila kenaikan suhu cukup tinggi maka komponen sistem hidrolik akan pecah. Kekurangan oli / cairan hidrolik (level oli dalam tangki turun jauh) Setelah anda mengetahui sebab-sebab overheatng maka untuk mengatasinya tentu saja tinggal dikembalikan kepada penyebabnya. yaitu sebab-sebab tersebut dicegah. sehingga menghambat perambatan panas. Pada waktu terjadi thermal heat expansion tekanan lebih akan dibebaskan melalui thermal relief valve terus ke tangki. Silinder yang tidak mempunyai thermal relief valve. Beban terlalu tinggi Tekanan kerja hidrolik terlalu tinggi Lingkungan kerja yang memang suhunya terlalu tinggi Terdapat kotoran atau lumpur yang mengendap di dalam tangki atau bahkan pada pipa-pipa atau pada pendingin. Suhu kerja yang meningkat terlalu tinggi akan berakibat antara lain : • • • • • • • • • • • • Cairan hidrolik menjadi sangat encer sehingga mudah bocor (daya rapatnya hilang). Suhu yang terlalu tinggi (over heating). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pemuaian karena panas ini akan meningkatkan tekanan oli di dalam sistem.

Ikutilah uraian berikut ini : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pompa terganjal. karena partikel yang sangat kecil pun dapat membuat katup tergores. Dengan demikian sistem hidrolik tidak memerlukan lagi pelumasan kecuali bagianbagian yang tidak dilalui oleh cairan hidrolik.2. Pelumasan. Menjaga Kebersihan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Bengkel hidrolik seperti bengkel-bengkel yang lain perlu selalu dijaga kebersihannya.5 Silinder dengan thermal relief valve 2. karena dikatakan bahwa kebersihan pada sistem hidrolik adalah hal yang nomor satu.2. menyumbat orifais dan lain-lain sehingga menyebabkan kerusakan yang perbaikannya cukup mahal. Demikian pula sistem hidrolik itu sendiri harus selalu dijaga kebersihannya. yaitu bahwa kotoran dan kontaminasi harus selalu dijauhkan dari sistem hidrolik. Bagaimana menjaga sistem hidrolik agar tetap bersih ?.4.doc Page 40 . 2.3. Mengapa demikian. Untuk sistem hidrolik telah disebutkan di atas bahwa cairan hidrolik telah berfungsi sebagai pelumas.

Jangan sampai zat pembersih ini kontak dengan seal atau gasket. 3). maksudnya ialah agar semua komponennya dalam keadaan bersih.Jagalah kebersihan sistem hidrolik Sistem hidrolik harus dijaga kebersihannya. Gb. Pada waktu membersihkan komponen hidrolik gunakanlah cairan pelarut atau pembersih kimia hanya untuk membersihkan komponen dari metal. Setelah itu oleskan pada komponen zat (oli) pencegah karat. Simpanlah oli / cairan hidrolik ditempat yang benar-benar bersih. bersihkan pula tongkat tersebut dengan dilap memakai kain lap yang bersih. Jagalah tempat kerja anda selalu bersih Bangku kerja yang bersih dan area yang bersih adalah mutlak diperlukan bila anda menservis komponen-komponen hidrolik. Periksa pula alat-alat yang anda gunakan apakah cukup bersih. Jaga kebersiha oli 2). Bilaslah komponen yang dibersihkan tadi dan keringkan dengan menggunakan udara dari kompresor. tidak belepotan dengan oli atau grease atau zat lain yang akibatnya dapat mengikat debu atau partikel yang lain sehingga dapat menutup permukaan komponen tersebut. Kemudian buatlah peringatan kepada operator untuk menjaga agar jangan sampai ada kotoran atau debu yang masuk ke dalam oli.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 1).6.doc Page 41 . Kemudian untuk menuangkannya gunakan corong yang pakai dengan saringan yang bersih pula. Untuk itu vacum cleaner tipe untuk industri sangat diperlukan karena dia akan dapat menghisap kotoran berupa debu. beas dari debu atau kotoran lainnya. Bila akan mengisikan oli ke tangki hidrolik bawalah oli dengan wadah yang bersih yang ditutup dengan tutup yang bersih pula. Untuk pukul-memukul gunakan hamer dari plastik atau kulit atau kuningan agar jangan sampai ada tatal logam yang membahayakan yang masuk ke dalam komponen sistem hidrolik. Jagalah oli / cairan hidrolik selalu bersih. Gambar 7 berikut menunjukkan bangku kerja dan area kerja yang bersih. Hal ini akan mengakibatkan penyebaran panas keluar terhambat sehingga sistem menjadi panas. partikel kecil dari logam dan kotoran lain yang sejenis. Bila akan menjajaki isi oli dengan menggunakan tongkat (dipstick). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

apakah ada bocoranbocoran atau tidak. Apabila terdapat gangguan perlu diservis lebih dulu. Periksa apakah pada katup-katup terdapat kotoran seperti : debu. Periksa filter(saringan). gerusan komponen (chips) dan kotoran lain yang dapat menimbulkan gangguan.doc .3.3.1. penghubung (konduktor) yang berupa selang atau pipa. regulator (relief valve) dan pressure gauge apakah masih bekerja dengan baik. o • Bulanan ( Monthly ) o o Periksa kondisi konektor (pengikat). Pemeriksaannya dengan cara dicoba dan dianalisis. Jika memang ada bersihkanlah. 2. Periksa kondisi sambungan dengan perapatnya (seal). Pemeliharaan Berkala.7 Bangku kerja yang bersih dan rapi 2. Kegiatan pemeliharaan berkala pada sistem hidrolik ialah kegiatan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai yang telah dijadwalkan. Periode kegiatan • Mingguan ( Weekly ) o o Periksa level oli pada tangki hidrolik dan ditambah bila kurang.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Page 42 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. apakah masih baik dan berfungsi.

Ada berbagai macam jenis kegiatan pemeliharaan berkala itu. bulanan dan enem bulanan. Periksa seal-seal pada komponen seperti pada silinder. motor hidrolik dan komponen lain. tetapi dalam modul ini barangkali hanya akan dibahas beberapa hal saja. Buka tutup tangki dan hati-hati jangan sampai ada kotoran yang masuk sewaktu tutup terbuka. batang torak.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 18 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o • Periksa saluran-saluran pada katup apakah ada kebocoran atau tidak. Pemeriksaan bantalan / bearing pada silinder. kopling dan sebagainya. Kemudian tangki hidrolik dibersihkan dari kotoran atau endapan-endapan yang berisi kontaminan tadi. Mengganti oli / cairan hidrolik. Bila terjadi kebocoran betulkan dengan cara menyetelnya. oksida oli dan sebagainya akan keluar. Bila anda akan menambah oli hidrolik hal-hal berikut harus diperhatikan : • • • • • • • Pastikan bahwa oli di dalam sistem masih bersih dan memenuhi syarat Bersihkan sekitar tutup tangki oli sebelum tutup tangki dibuka.3. Jenis kegiatan pemeliharaan berkala. o o o o Pemeriksaan mingguan dan bulanan. Penyetelan-penyetelan : penyetelan mur / baut pengikat. penyetelan transmisi seperti belt. Menguras oli semacam ini sangat baik bagi sistem hidrolik karena dengan menguras ini kotoran dan kontaminan seperti partikel kelupasan logam. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penambahan oli / cairan hidrolik. Sebelum mengisikan oli baru ke dalam tangki hidrolik (mengganti oli). Tutup kembali tangki hidrolik dengan saksama 2). Gunakan corong yang menggunakan saringan dan yang bersih pula.2. Penggantian oli / cairan hidrolik . poros motor hidrolik dan sebagainya. antara lain : 1). Tuangkan oli melalui corong dan perhatikan level oli dalam tangki melalui sight glass. 2. oli yang lama dikeluarkan atau dikuras atau didrain terlebih dulu. Ambil oli dari gudang dengan wadah yang bersih. Enam bulanan ( Six monthly). maka harus segera ditambah lagi hingga garis level oli mencapai garis batas yang telah ditentukan.doc Page 43 . Apabila oli telah berkurang yang ditandai dengan turunnya level oli pada sight glass. • Tahunan o o Pemeriksaan mingguan. debu.

Sekarang pengisian oli baru boleh dilakukan. operasikan sistem tersebut agar oli pembilas dapat masuk ke seluruh penjuru dan seluruh bagian dari sistem.8 Pengisian oli yang bersih Setelah selesai pengisian oli jalankanlah mesin agar sistem hidrolik mendistribusikan olinya merata ke seluruh sistem dan jalankan paling sedikit 4 kali putaran agar udara dapat keluar semuanya dari dalam sistem. Setelah dirasa cukup pembilasannya. oksidasi oli. maka oli pembilas kemudian dikuras kembali hingga bersih. Biasanya memerlukan waktu antara 4 – 48 jam. Setelah pembersihan selesai bilaslah sistem tersebut (flushing the system) dengan menggunakan oli pembilas (khusus). mencapai garis batas oli dan sebagainya kemudian tutuplah denganrapat-rapat. Memeriksa dan membersihkan saringan (filter) Filter bertugas untuk menyaring kotoran atau kontaminan agar cairan hidrolik bebas dari kontaminasi. Lama pembilasan ini tergantung pada besar-kecilnya atau rumit dan tidaknya sistem hidrolik yang sedang dibilas.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 19 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila kotoran atau kontaminan terdapat zat yang lengket seperti lilin maka bersihkanlah dengan zat pelarut / pembersih yang sesuai hingga dapat menghilangkan zat tersebut. Setelah oli pembilas dimasukkan. 3). Kontaminan tersebut dapat berasal dari luar (terutama dari udara) dan dari dalam seperti partikel kelupasan komponen. Ingat cara pengisian oli baru sama halnya dengan penembahan oli tadi yaitu harus bersih.9a Macam-macam kotoran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb.doc Page 44 . apabila permukaannya turun tambahlah oli hingga mencapai garis batas. teliti. Gb. endapan dan sebagainya. Kemudian periksa lagi level oli pada sight glass.

Pada saat ini mestinya operator telah mengetahui bahwa filter harus diservis.9b Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter tersumbat Inlet filter tersumbat Gb.9b menunjukkan kontaminan yang tersaring dan bagi kontaminan yang sangat kecil dapat lepas dari saringan balik (return filter) Gb. Return filter Inlet screen Gb.9d. pressure gauge pada relief valve itu akan menunjukkan tingginya perbedaan tekanan. Tetapi bila return filter telah tersumbat dengan kontaminan.9c Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 20 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bentuk-bentuk kontaminan dapat anda lihat pada gambar 9a. Kontaminan ini harus difilter agar tidak merusak atau mengganggu beroperasinya komponen hidrolik. Bila demikian pompa tidak lagi memompa oli dan akhirnya rusk total atau macet. menunjukkan filter yang menggunakan relief valve dan sedang beroperasi. Lihat Gb. Gb.doc Page 45 . Bila tidak segera diservis. oli akan mengalir ke tangki tanpa filter yang akibatnya inlet filter juga akan tersumbat. Bila saringan dalam keadaan bersih perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar filter tidak terlalu besar. perbedaan tekanan akan semakin tinggi dan bila sampai batas penyetelan relief valve maka relief valve akan membuka.9c.

Tanda bahwa filter tersumbat 4). oleh karena itu pada waktu merakit (assembling) harus teliti dan menggunakan seal atau gaskets yang cocok . mengotori tempat kerja sehingga kelihatan jorog dan yang penting adalah membahayakan orang yang bekerja kerena licin. keringkan sampai kering kemudian pasang kembali.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 21 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila telah ada tanda-tanda dari relief valve tadi segeralah hentikan mesin. Cuci atau bersihkan dan bilas hingga bersih. Memeriksa kebocoran (Leaks) Apakah yang menyebabkan kebocoran itu ? Sebenarnya ada banyak penyebabnya tetapi dapat kita golongkan menjadi dua saja yaitu : • Kebocoran dalam . membentuk gelembung-gelembung atau membuih. • − − − − Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Karet penutup selang fleksibel dapat juga retak dan bocor. Bila tanda-tanda itu muncul maka sistem perlu ditest. Kebocoran ini terjadi biasanya pada sluran hisap. Gb. Zat pencuci harus dipilih yang sesuai dengan komponen saringan tersebut. maka harus sering diperiksa agar tidak terlanjur besar. Oleh karena itu harus hati-hati dan teliti bila memasang rangkaian (sirkuit). atau berbeda ukuran dan sebagainya. buka cap dari filter dan lepas komponen penyaringnya. Kebocoran dalam ini sukar dideteksi oleh karena itu tanda-tandanya perlu kita kenali yaitu makin lambatnya gerakan aktuator (lamban) dan tenaga terasa berkurang. Juga akan meningkatkan suhu dari sistem yang berarti pemborosan tenaga. Komponen juga dapat bocor.doc Page 46 . Kebocoran luar akan mengakibatkan oli / cairan hidrolik berkurang. Tidak mengakibatkan kehilangan oli secra nyata tetapi mengurangi efisiensi dari sistem hidrolik karena akan ada udara yang terhisap dan terperangkap ke dalam oli. Bila filter tidak mungkin lagi dicuci maka gantilah dengan yang baru. Kebocoran luar. Ada pun penyebab kebocoran luar ini juga bermacam-macam antara lain : − Setiap sambungan dari rangkaian hidrolik dapat menyebabkan kebocoran bila ikatannya kurang pas.9d. tunggu sampai dingin.

Pemeliharaan Prakiraan (Predictive Maintenance) Yang dimaksud dengan pemeliharaan prakiraan atau predictive maintenance ialah kegiatan pemeliharaan untuk memperkirakan umur atau pun masa berfungsinya secara efektif dan efisien suatu komponen atau suatu peralatan. Hal ini sangat menguntungkan karena proses produksi akan segera berjalan kembali. 2. Penyetelan bagian-bagian yang bersambung seperti pengencangan bau-mur pengikat. Penyetelan instrumen pengontrol seperti penyetelan/kalibrasi pressure gauge. motor hidrolik . pengencangan sambungan kabel dan lainlainnya. thermometer dan alat-alat kontrol lainnya. Dapat mempersiapkan komponen pengganti sebelumnya. misalnya pancaran oli bertekanan tinggi dapat menyakiti orang atau bila kena percikan api dapat mengakibatkan kebakaran yang sangat merugikan. penyetelan penjepit selang (hoses fittings). maka jadwal pemeliharaan berkala dapat ditetapkan demikian juga jadwal produksi dapat diatur karena mesin/peralatan produksi sedang dalam pemelihraan atau berhenti. bagian-bagian yang bergerak maupun instrumen-instrumen pengontrol. Oleh karena itu setel tekanan kerja hidrolik sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas sistem. 5). Dengan telah disiapkannya komponen pengganti sebelumnya ini berarti pekerjaan replacing atau pun servicing dapat lebih lancar karena segala keperluan telah tersedia.doc Page 47 . Penyetelan bagian-bagian yang bergerak seperti silinder hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 22 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) − Tekanan oli yang berlebihan juga dapat menyebabkan bocor. Ada pun tujuan dari predictive maintenance ini antara lain : • Dapat mengatur jadwal pemeliharaan berkala.4. rantai dan sebagainya. Melakukan Penyetelan-penyetelan Agar kita pastikan bahwa sistem hidrolik bekerja dalam keadaan sempurna. Dengan demikian jadwal kerja secara tepat dapat dipenuhi. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penyetelan-penyetelan tersebut meliputi bagian-bagian yang bersambung. maka di samping secara rutin diadakan pemeriksaan juga secara berkala harus diadakan penyetelan-penyetelan. Dengan demikian program produksi dapat dialihkan ke mesin yang lain atau setidaknya penerimaan order atau penetapan waktu penyerahan dapat diatur sedemikian rupa sehingga reputasi perusahaan tetap terjaga. Ingat ! Kebocoran oli hidrolik yang bertekanan tinggi sangat berbahaya. Waktu tunggu yang biasanya membosankan tidak terjadi . Dengan telah diprediksikannya kapan suatu komponen atau peralatan disetel kembali atau diservis atau diganti karena umur pakainya memang sudah habis.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dengan demikian adanya catatan-catan pemeliharaan atau maintennce record menjadi sangat penting untuk dilaksanakan. Yang perlu diprediksi adalah kapan pipapipa logam dicat kembali untuk melindunginya dari proses korosi atau bila pipa karet atau plastik.doc Page 48 . Komponen ini juga dapat diperkirakan masa pakainya atau dapat dilihat pada petunjuk manufakturnya. kapan harus diganti. dalam suatu sistem hidrolik ada beberapa komponen yang dapat diperkirakan (diprediksi) umurnya atau masa pakainya. hal ini sangat penting diperhatikan dalam mendukung suatu sistem manufacturing dimana kemungkinan sistem hidrolik bekerja selama 24 jam non stop. yaitu : o o o Tugas 2 : Melaksanakan pra pemeliharaan Tugas 3 : Melaksanakan pemeliharaan harian Tugas 4 : Melaksanakan pemeliharaan berkala. sehingga banyak karyawan yang menganggur. Sampai di sini anda telah mempelajari cara-cara pemeliharaan pencegahan. target produksi terhambat dan masih ada hal-hal lain lagi yang merugikan. Bila sistem hidrolik berhenti secara tiba-tiba akan mengakibatkan semua mesin atau peralatan yang menggunakan atau dilayani oleh sistem hidrolik akan berhenti pula. Perapat atau perfak atau seal. Demikian juga perlu diprediksi kapan harus diadakan penyetelan-penyetelan ulang agar kedudukan pipa tetap memenuhi persyaratan • Saringan oli atau filter. Untuk selanjutnya kerjakanlalah tugas-tugas berikut. Sabuk berfungsi untuk memindahkan tenaga dari penggerak mula (motor listrik atau motor bakar) ke pompa hidrolik atau pesawat lain. Saringan oli ini tidak hanya diprediksi kapan harus diganti tetapi juga perlu diprediksi kapan harus diservis atau dibersihkan dan disetel kembali. Bantalan ini juga dapat diperkirakan umur pakainya . Pemipaan atau piping. Masalah pemipaan juga harus mendapat prediksi yang cukup baik. Sabuk ini dibuat dari bahan-bahan yang fleksibel seperti karet atau bahan sintetis atau plastik yang diperkuat dengan bahan-bahan serat yang cukup kuat. • • • Dengan diperlukannya prakiraan-prakiraan ini berarti seorang teknisi harus tahu dan harus ada catatan tentang kapan suatu komponen dipasang dan kapan diadakan pemeliharaan. Sedangkan jadwal belum diatur atau belum disesuaikan dengan jadwal pemeliharaan. Belt pada umumnya dapat dipakai kira-kira 1000 jam kerja atau bila belt tadi dipakai secara non stop berati dapat dipakai dalam waktu 1 tahun. Bantalan atau bearing. Umur pakai dapat diperkirakan sesuai dengan jenis maupun ukuran belt itu sendiri. karena pemipaan merupakan penyaluran cairan hidrolik untuk mendistribusikannya ke seluruh pemakai. Perapat seal pada umumnya terbuat dari bahan karet atau karet sintetis atau kulit atau plastik. Menurut pengalaman. antara lain : • Sabuk atau belt.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 23 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Dalam hubungannya dengan pemeliharaan sistem hidrolik.

3) Mengoperasikan mesin bila mesin masih dapat dioperasikan. maka operator seharusnya segera menghentikan mesin dan lapor ke bagian maintenance. Tahapan menemukan gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pertama-tama teknisi akan mencari dulu gangguan atau kerusakan atau disturbance yang terjadi yang menyebabkan sistem tidak bekerja. 6) Buat kesimpulan atas dasar analisis 7) Uji kesimpulan anda untuk mengambil keputusan Gb 10. Ada tahapan pokok yang dianjurkan untuk dapat menemukan gangguan yaitu : 1) Menguasai sistem. MENEMUKAN KERUSAKAN ( FAULT FINDING) Apakah yang dimaksud dengan menemukan kerusakan itu ? Beberapa istilah yang serupa dan maksudnya sama seperti : menemukan kerusakan (faultfinding) atau mendiagnose kerusakan (diagnosing fault) atau mencari gangguan / kerusakan (fault tracing) maksudnya ialah mencari bagian-bagian yang rusak atau tidak berfungsi dari sistem hidrolik yang menyebabkan sistem itu terganggu atau tidak bekerja. Kemudian bagian maintenace ( Spervisor maintenance ) akan menugaskan teknisinya untuk menindak lanjuti laporan tersebut dengan memberikan surat perintah perbaikan ( repair order ). Bila terjadi adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan pada sistem. 4) Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem 5) Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. Tentu saja.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 24 3. 2) Mencari informasi dari operator.doc Page 49 .

agar memahami betul cara pengoperasian yang benar. Menguasai sistem Untuk dapat menguasai sistem anda harus mempelajari : 1) Buku petunjuk pengoperasian. cara memelihara dan memperbaiki sistem. aliran fluida. Mempelajari sistem 3. agar anda menguasai cara kerja sistem. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Informasi dari operator • • • Bagaimana mesin / alat itu dioperasikan dan di mana tempat pengoperasiannya bila mesin / alat tersebut termasuk alat bergerak. Mencari informasi dari operator Setelah mendapat repair order. step diagram dan grafik urutan kerja.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 25 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3.doc Page 50 . Gb 11. 3) Pelajari kartu mesin (maintenance record). maka teknisi akan segera melaksanakan tugas dan kemungkinannya pertanyaan akan timbul sebagai berikut : • Apakah mesin / peralatan mendapat gangguan / kerusakan pada waktu bekerja ( dalam keadaan switch-on )? Apakah gangguan semacam ini pernah / sering terjadi sebelumnya? Apakah operator memperbaiki atau mengubah posisi (mematikan mesin )? telah telah switch Gb 12. agar tahu sejarah kejadian sistem tersebut 4) Cari pengalaman praktik. jenis komponen. 2) Buku petunjuk pemeliharaan (maintenance manual). Di sini anda harus dapat membaca diagram sirkuit hidrolik.2. kemudian praktiklah.1.

beban ringan sampai beban penuh bila mungkin. Kelainan itu disebabkan oleh apa dan di bagian mana. cium dan rasakan apakah tanda-tanda seperti tersebut di atas muncul dan kalau muncul di bagian mana. mungkin ada bagian-bagian yang masih dapat digerakkan. Bila mesin / alat sudah tidak dapat dihidupkan lagi. Informasi-informasi semacam ini barangkali sangat penting bagi teknisi untuk dapat menemukan kerusakan dan sangat membantu mempercepat pekerjaan. Periksa alat ukur (pressure gauge misalnya) apakah alat tersebut menunjukkan kelainan pengukuran atau bahkan alat itu yang rusak. itulah yang harus dicari.3. perlu segera diselidiki dan mesin juga diberhentikan.13. Suara asing yang tidak biasa terdengar perlu dicurigai dan perlu dicermati kemudian segera mengambil keputusan. dengar. maka gerakkanlah untuk mendapatkan suatu informasi tambahan. Tercium bau asing. • • • Tanda-tanda seperti tersebut di atas bila muncul dalam keadaan kita mengoperasikan sistem hidrolik (dalam keadaan bekerja). 3. Meningkatnya suhu. Apakah tanda-tanda adanya kerusakan / gangguan itu ? Secara umum gejala atau tandatanda itu adalah sebagai berikut ! : Tanda-tanda kerusakan Tanda-tanda kerusakan yang biasa terjadi pada sistem hidrolik antara lain : • • Sistem berhenti. lihat. Buktikan sendiri apa yang telah diinformasikan oleh operator tadi. Gb. Getaran yang berlebihan. Apabila suhu meningkat dengan tajam perlu kiranya segera memberhentikan mesin kemudian menyelidiki kelaian apa yang terjadi. seperti bau kebakaran misalnya.doc Page 51 . Artinya dalam keadaan operasi tiba-tiba sistem berhenti tanpa dikehendaki atau pada waktu akan dioperasikan sistem tidak mau bekerja. Bila terjadi getaran yang tidak seperti biasanya selama operasi atau getaran yang berlebihan berarti ada suatu kelainan. Termasuk apabila timbul bau-bau yang tidak biasanya terjadi. perlu kiranya operator atau pemakai mesin / peralatan / fasilitas segera menghentikannya dan lapor kepada bagian maintenance. Terdengar suara asing . perhatikan setiap gerakan. Mengoperasikan mesin Operasikanlah mesin / alat tersebut sesuai dengan prosedur (warming up. Mengoperasikan mesin Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 26 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) • Operator akan menginformasikan gejala atau tanda-tanda terjadinya gangguan kepada teknisi maintenance sebagai bahan analisis dalam memecahkan permasalahan.

Gb. Ingat ! Untuk memeriksa dengan membuka sistem hidrolik yang bertekanan.atau berubah seperti susu (milky). kosongkan dulu oli yang bertekanan untuk kembali ke tangki hidrolik. apakah oli sangat kotor. Dari hasil catatan-catatan sewktu inspeksi anda dapat membuat daftar kemungkinan-kemungkinan penyebab kerusakan.15. Dan ingat bahwa satu kerusakan sering kali dapat menyebabakan kerusakan yang lain lagi. Gb. Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem Dari hasil pengamatan anda selama mengoperasikan mesin tadi tentu anda telah mencurigai bagian-bagian yang memberikan tanda-tanda gangguan. lanjutkanlah dengan pemeriksaan visual bagian-bagian yang anda curigai. Periksalah bagian tersebut dengan cermat.doc Page 52 . apakah filter tersumbat dan sebagainya. keadaannya apakah berbuih.14. Mendaftar penyebab gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. level permukaannya. tetapi juga jangan lupa . Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 27 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Nah. Demikian juga perhatikan baik-baik semua komponen barang kali ada yang retak atau bocor atau kendor dan sebagainya. Oli yang bertekanan tinggi sangat berbahaya karen bila menyemprot orang dapat mengakibatkan celaka.4. coba periksa oli dalam tangki hidrolik. Sambil inspeksi buatlah catatan-catatan. Menginspeksi mesin 3. 3. setelah anda mengoperasikan atau menggerakkan.5.

Gb. Mengetes kesimpulan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. sebelum anda mulai merepair. Gb. Mengambil kesimpulan Dari daftar penyebab kerusakan tadi anda dapat membuat analisis untuk menyimpulkan bagian mana yang mengalami gangguan. Mengetes kesimpulan Sekarang untuk tahapan terakhir. Pengetesan dapat secara langsung membongkar konponen kemudian diperiksa secara saksama atau dengan alat tes yang sesuai dengan masalah yang akan dites.7.17. Kesimpulan 3.16.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 28 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3. tes dulu kesimpulan anda untuk memastikan kebenaran kesimpulan anda.doc Page 53 .6.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah itu posisikan penggerak katup kebalikan dengan posisi pertama dan lepaskan penyangga.doc Page 54 . Tahanlah beban (disangga) kemudian lepas selang balik dan tutuplah selang tersebut. Hidupkan kembali mesin dan perhatikan lubang (port) yang telah terbuka.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 29 Contoh mengetes kebocoran : Pengecekan kebocoran pada katup-katup : (Gb. penggunaan hydraulic annalyzer atau hydraulic tester sangat dianjurkan Berikut ini adalah contoh menemukan gangguan dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa. Gb. Perhatikan apakah pada lubang katup (port) yang dibuka tadi ada bocoran ataukah tidak. Tetepi untuk gangguan yang cukup kompleks dan perlu keakuratan yang lebih tinggi.18a. apakah ada bocoran ataukah tidak. Lepas selang pada bagian yang tidak bertekanan dan tutuplah selang tersebut.10a) Hidupkan sistem hidrolik dan gerakkan aktuator beberapa cm ke atas kemudian posisikan penggerak katup pada posisi netral dan matikan mesin. Pengecekan kebocoran katup-katup Pengecekan kebocoran pada silinder : (Gb. Untuk ujung sebaliknya sama seperti itu caranya. Pengecekan kebocoran silinder Banyak kesalahan atau gangguan atau malfunctions pada suatu mesin atau sistem dapat ditemukan dengan cepat dengan menggunakan operational checkout procidures yaitu dengan pendekatan : lihat – dengar – rasa.18b. Gb.10b) Hidupkan mesin dan gerakkan piston beberapa cm kemudian matikan kembali.

Suhu oli hidrolik harus dicek agar pengetesan berikutnya lebih akurat. Kebocoran. Pengetesan tekanan ini untuk mengecek apakah relief valve bekerja dengan sempurna. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Aliran oli harus dicek (dites) apakah ada perubahan penghasilan pompa. Aliran (flow). Kemudian mulailah pengetesan dengan menghidupkan mesin. (Suhu kerja normal dapat dilihat pada buku spesifikasi mesin).doc Page 55 . Lanjutkan pembebanan sampai suhu kerja yang normal tercapai. flow meter.19) 1). Sambungkan saluran tekan ke saluran masuk (inlet) hydraulic tester. Mengetes pompa hidrolik dengan Hydraulic Tester Hydraulic tester atau hydraulic annalyzer terdiri atas pressure gauge (tekanan tinggi dan rendah). Dengar : Apakah kedengaran suara oli melalui orifice ketika batang torak mendekati akhir langkah ? Seharusnya kedengaran. • Pengetesan pompa hidroik merupakan permulaan pengetesan seluruh sistem karena pompa hidrolik merupakan pembangkit aliran fluida ke seluruh sistem. temperature gauge dan katup beban (pressure load valve). gerakkan naikturun. lepas selang (konduktor) antara pompa dan katup. Tetapi apabila lain dari yangtersebut di atas berati cushion ada kelainan atau rusak. Tekanan. Pengetesan kebocoran untuk mengisolasi kebocoran pada setiap komponen yang bocor. • • • • • • • Bebaskan tekanan dalam system. Apabila hasil infestigasi menunjukkan hasil seperti tersebut di atas berati cushion masih baik. Tapi ingat ! jangalah bebannya melebihi tekanan maksimum. kemudian aktifkan silinder penggerak backhoe (misalnya). Dengan hydraulic tester ini dapat ditest : • • • Temperatur. Lihat : Kecepatan batang torak ketika mendekati akhir langkah. Cara mengetes pompa : (Gb. Apabila cushion masih baik dan berfungsi maka kecepatan batang torak semakin lambat. Periksa permukaan oli (oil level) Pastikan bahwa katup beban dalam keadaan terbuka sebelum mesin dihidupkan atau sebelum proses pengetesan distart.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 30 Mengetes cushion pada silinder kerja ganda Hidupkan mesin. Secara perlahan tutuplah katup beban pada hydraulic tester untuk memberikan beban pada pompa. Menginstalasikan hydraulic tester. Sedangkan bila menggunakan closed center system. Perhatikan suara dan kecepatan geraknya ketika mendekati akhir langkah. pengecekan tekanan untuk mengidentifikasi bekerjanya pompa utama. Sambungkan saluran keluar (outlet) hydraulic tester ke tangki hidrolic. sehingga sebelum pompa beres berarti komponen yang lain belum akan dapat dites.

Cyl. • Matikan mesin Gb.0 500 25. amati kenaikan tekanan dan catatlah besar aliran setiap kenaikan tekanan 250 psi atau 17 bar sampai mencapai tekanan maksimum.0 Gln/min. psi Aliran. misalnya tercatat 31 Gln/min. test trvl 0 31. misal pada tekanan 2000 psi besar aliran 7. Sehingga bila kita lihat hasil pengetesan yang catatannya tercantum pada tabel di atas. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.0 750 22.0 Sebagai pedoman bahwa yang dikatakan pompa tersebut baik ialah apabila jumlah aliran atau flow rate pada tekanan maksimum dapat mencapai paling tidak 75 % dari flow rate pada tekanan nol.0 10. Pengetesan pompa hidrolik Catatan hasil pengetesan : Pemilik : …………………………………… Seri ………………………….19.0 250 28. menunjukkan bahwa pompa tersebut adalah pompa yang sudah jelek. Bahkan pada pompa tipe radial piston. • Buka kembali katup beban hingga tekanan kembali ke nol.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 31 2).0 1000 19.0 13. • Setelah katup beban ditutup.0 1250 1500 1750 2000 2250 16. variable displacement yang moderen dapat mencapai 90 %.doc Page 56 . Direct. Model : …………………………………… Tekanan.0 7. Gl/mn Circuit. Mengoperasikan hydraulic tester • Catatlah besar aliran pompa pada waktu tekanan nol yaitu ketika katup beban terbuka.

20. Cara menginstal hydraulic tester seperti terlihat pada Gb. pada tekanan nol. Tutuplah katup beban dan perhatikan kenaikan tekanan pada sistem. Operasi pengetesan sebagai berikut : • • Buka katup beban valve) pada tester. Gb. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 32 Mengetes Sistem hidrolik. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. bila aliran pada setiap tekanan sama sebagaimana pada pengetesan pompa yang baik berarti seluruh komponen sistem adalah baik. Catat flow rate setiap kenaika tekanan 250 psi atau 17 bar. Sebagai pedoman diagnose hasil pengetesan. Tetapi bila tekanan telah mulai turun sebelum mencapai beban penuh berarti ada bagian atau komponen dari sistem yang bocor atau telah rusak. Operasikan katup pengatur arah dan tahan pada suatu posisi sesuai dengan keperluan pengetesan. Bila terjadi kenaikan suhu maka cairan hidrolik perlu dilewatkan ke sistem pendinginan. adalah (load- Hidupkan mesin dan stel kecepatannya sesuai dengan rekomendasi pembuatnya. Pengetesan system hidrolik • • • Pengetesan harus dilakukan pada suhu cairan hidrolik yang sama. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang diagnose gangguan pada sistem hidrolik.20 di samping. Untuk itu teslah bagian atau komponen yang dicurigai dengan cara pengetesan seperti yang tersebut di atas. Buka katup beban untuk mencatat aliran maks.doc Page 57 .

Kemungkian saluran intake tersumbat. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. 4.doc Page 58 .(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Mungkin hanya sebagian kecil yang rusak sehingga dapat kita perbaiki. oli terlampau kental dan sebagainya. Udara bocor masuk ke • dalam sistem • Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 33 4. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. Timbul gelembung udara • dalam saluran masuk • 3). mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Cara mengatasi kerusakan. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. anda akan mempelajari dari setiap komponen itu mengenai hal-hal berikut : • • • • • Diskripsi tentang fungsi-fungsi komponen (sudah dipelajari sebelumnya) Gambar komponen (dapat dilihat pada modul hidrolik 1 dan hidrolik 2) Bentuk kerusakan Penyebap terjadinya kerusakan. saringan tersumbat dan pipanya bocor. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari cara-cara memperbaiki setiap komponen hidrolik yang mengalami kerusakan. jadi tidak menyedot udara. Terjadi cavitation (rongga • dalam pipa / saluran hidrolik) • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1. Ternyata sebagian besar gangguan pada sistem hidrolik disebabkan adanya kerusakan pada komponen. • • 2). ada bagian yang sobek (berlubang). Untuk mempelajari cara-cara perbaikan komponen. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. Apakah setiap komponen yang rusak itu mesti rusak semua bagiannya ? Tentu saja tidak. Ingat bahwa : Prosedur perbaikan setiap komponen juga harus sesuai dengan sistematika perbaikan yang telah dibahas di depan. mengganti yang sobek. mungkin juga sebagian besar dari komponen itu rusak sehingga tidak dapat di perbaiki lagi. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat.

Pompa berputar terla.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). 8). Ada bagian yang rusak • atau hilang • • • 5). maka bersihkan dengan larutan pembersih.doc Page 59 . lepas dari • Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. ganti saja. • 6). barang kali ada yang mengganti. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. Bila kekentalan oli kurang cocok. dan ukuran roda. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. keringkan baru dipasang lagi. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Sudu atau kipas dari • pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston • Mengatasi / memperbaiki Periksa manufacture’s maintenance instruction. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Pompa motornya. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan 7). puli. Filter dan strainer sangat • kotor atau terlalu kecil • • Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.lu • cepat • Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek.

Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Kerusakan mekanik seperti • lepas kopling. roda gigi dan sebaganya. Periksa penginstalan motor. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. belt. Permukaan oli (terlalu rendah) turun • Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. bersihkan • • 2).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 35 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Putaran poros terlalu rendah pompa • Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Udara masuk ke dalam • saluran hisap (intake) • 5). Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Oli terlalu kental • Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. • • 6).doc Page 60 . Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Pompa tidak memompa Penyebab 1). Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Saluran hisap tersumbat • • • 3). Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. yang diganti. maka luruskan. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . 7).2. Putaran terbalik poros pompa • • Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. Bila ada pipa yang tersumbat. 4).

Viskositas oli terlalu tinggi • • Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve.3. Maka gantilah dengan yang baru. Kebocoran dalam terlalu • besar • Periksalah ke-ausan dan kehilangan kemudian perbaiki dan setel kembali perapatan. • 5). misalignment. menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. Terlalu sering membuang • oli pada relief valve Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. kurang sejajar). Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 36 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Perfak (packing) aus • Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus.4. Overheating Penyebab 1). 3). tidak sejajar. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. Viskositas oli terlalu kecil (encer ). • 4. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1).doc Page 61 . Pendingin oli tersumbat 4). Periksa dan setel kembali hingga sempurna. kurang • lurus. Bagian-bagian yang kondor. Penyetelan / perakitan • bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. gantilah dengan oli yang sesuai. 2). Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli.

Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. oli mengandung vernish. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). • • • 2). Katup-katup. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu.5. yang bengkok diluruskan bila mungkin. Relief valve disetel terlalu • rendah • terbuka • • Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). Mesin sangat lamban pada • waktu start pertama. ke-ausan bearing dan sebagainya.6. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). Kebocoran pada sistem • Periksalah seluruh sistem. piston dan • sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. endapan dan sebagainya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. 2). Carilah tanda-tanda oli yang kotor. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa.doc Page 62 . Untuk bagian yang aus perlu diganti. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Relief valve (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. 4. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat.

Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Rusak. aus atau macet • pada komponen pompa Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksanya. Salah penyetelan katup • sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted • circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 38 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab 4). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan komponen hidrolik. pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai • 6).doc Page 63 .

• • • 5. pengangkatan (dengan alat berat).2. Hal ini perlu diperhitungkan karena akan menyangkut dengan biaya.doc Page 64 . Apa sajakah yang harus direncanakan sebelum pelaksanaan overhol itu ? Hal-hal berikut inilah antara lain yang perlu direncanakan : 5. Apakah ada perbedaan antara perbaikan dan overhol sistem hidrolik ? Tentu saja ada. Perbedaannya ialah bahwa overhol itu merupakan perbaikan secara menyeluruh dari kerusakan mesin / peralatan yang disebabkan oleh keausan atau karena umur pemakaian sudah mencapai jumlah jam kerja yang ditetapkan. PERBAIKAN/OVERHOL SISTEM HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari sistematika mengoverhol sistem hidrolik . pekerjaan pemesinan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1.1.2. Perencanaan Overhol (Overhaul Planning). Untuk overhol sistem hidrolik ini akan memerlukan beberapa teknisi dari beberapa jenis keahlian. Sistematika pelaksanaan overhol hampir sama dengan sistematika perbaikan. Perhitungan waktu pengerjaan. Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja. lama bekerja dan upah kerjanya.1. meliputi : • Perhitungan jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam overhol. antara lain : • • • • Teknisi hidrolik Teknisi listrik dan elektronik Teknisi mekanik. pekerjaan elektroplating dan sebagainya. Berapa lama mesin / alat akan dioverhol sangat menentukan proses produksi karena semakin lama mesin / alat tidak beroperasi semakin banyak kerugian Perhitungan tenaga kerja meliputi tenaga ahli sampai tenaga biasa direncanakan baik tempat kerjanya.1. Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). misalnya pekerjaan bongkar-pasang. Misal 4000 jam kerja untuk sistem hidrolik pada alat berat . tidak boros pembiayaan dan masih menguntungkan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 39 5. sehingga anda akan mampu nantinya melaksanakan overhol sistem hidrolik di bengkel anda.1. Jadi untuk overhol ini tidak harus ada diagnose karena memang sudah diprediksi/diketahui rusak total. biaya alat. Untuk itu pelajarilah uraian berikut : 5. maksudnya kapan overhol ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja perusahaan. Teknisi overhol. biaya bahan maupun biaya perbaikan komponen atau penggantian komponen. 4. Untuk overhol ini perlu adanya perencanaan yang matang agar lancar pelaksanaannya. Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting). Mengenai perbaikan atau penggantian komponen perlu dipertimbangkan yang mana lebih murah dan lebih baik. Jadwal pelaksanaan overhol.

• • 5. Yang perlu diperhatikan dalam isolasi ini antara lain .assembly jangan sampai hilang. Pemeriksaan Komponen Yang dimaksud dengan pemeriksaan komponen ialah pemeriksaan seperti apa bentuk dan jenis kerusakan komponen tersebut kemudian dianalisis dan diuji sejauh mana /seberat apa kerusakan tersebut terjadi .assembly yang nantinya akan dipisahpisahkan untuk mempermudah pada waktu penyatuan kembali (reassembling). Jadwal penyatuan kembali (reasembling ) dan pengujian hasil overhol. Karena overhol adalah proses perbaikan menyeluruh dari kerusakan total disebabkan keausan maka untuk bagian-bagian komponen sistem hidrolik yang diprediksi telah aus seperti sealseal. • Prosedur isolasi. valve tube. Setiap komponen atau sub. 5. Setelah pembongkaran selesai kemudian proses pembersihan atau pencucian dari bagian-bagian terkecil agar mudah diidentifikasi dan diperiksa. kapan waktunya. Agar keselamatan dan kesehatan kerja terjamin kita harus mematuhi prosedur yang berlaku secara umum maupun prosedur yang ada di perusahaan. cylinder barrel.3.doc .assembly gear box dikirim ke bengkel mekanik. hal ini perlu dicermati dan selalu memperhatikan gambar susunan pada maintenance manual.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 40 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • • • Jadwal pembongkaran (dismatling) dan pemeriksaan komponen. Alat pembongkaran seperti alat pengencang / pengendor. Prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan perlu dipatuh bersama. perlu mengosongkan oli bertekanan yang masih ada di dalam sistem. atau alat pemukul. valve disc. Isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol Yang dimaksud denagan isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol ialah memindahkan atau memisahkan mesin tersebut ke bengkel ovehol agar terpisah dari mesin / peralatan yang sedang beroperasi. Ingat ! label atau tagged pada setiap sub. atau alat pemotong harus benar-benar sesuai atau cocok dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Tetapi bagian-bagian yang lain seperti piston. bearing.2. Memberikan label (tagged) pada sub. Dismantling atau pembongkaran. piston rod. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan overhol tidak terganggu dan juga tidak mengganggu. pasak/pena dan lain-lainnya. Langkah-langkah pemeriksaan adalah sebagai berikut: • Membongkar / memindahkan komponen dari induk mesin / peralatan. Misalnya siapa yang harus melakukan. Prosedur keselamatan kerja. Jadwal perbaikan / penggantian komponen.assembly kelistrikan dikirim ke bengkel listrik dan sebagainya.assembly dicabut (dipindahkan) dari induk mesin / peralatan kemudian dikirim ke bengkel yang sesuai misalnya sub. control plunger dan lain sebagainya perlu diperiksa / ditest apakah kondisinya masih baik atau sudah Page 65 • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pemeriksaan atau pengujian komponen. alat apa yang memenuhi syarat yang akan dipergunakan dan sebagainya. pasti sudah harus diganti kerena aus. Jadi tidak perlu diperiksa lagi. sub. Khusus untuk sistem hidrolik misalnya. Pembongkaran komponen menjadi bagianbagian terkecil dari komponen atau bijian.

Setiap hasil perbaikan. Oleh karena itu perlu kiranya alat-alat perbaikan tersebut memenuhi persyaratan teknis.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 41 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) cacat misalnya pengurangan demensi. Misalnya untuk memperbaiki eksentrisitas dan menguji sentrisitasnya atau untuk perlakuan panas dan sebagainya. Pengabilan keputusan. Ini semua harus dilaksanakan dengan cermat karena hasilnya akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan selanjutnya. karena apabila alat ujinya tidak standar maka hasil perbaikannya pun tidak akan memenuhi standar. Alat-alat perbaikan merupakan faktor penentu keberhasilan perbaikan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Langkah-langkah reassembling dapat anda ikuti sebagai berikut : • Persiapan. Perbaikan Komponen • Teknisi Perbaikan. Pengetesan hasil perbaikan komponen. Alat perbaikan dan alat testing. Dalam menetapkan personel untuk melaksanakan perbaikan ini harus disesuaikan antara kerusakan komponen yang akan diperbaiki dengan kompetensi teknisi pelaksana perbaikan. Kemungkinan memerlukan teknisi ahli apabila memerlukan perbaikan yang sangat presisi. perlu dites sebelum dirakit kembali ke dalam komponen induknya dengan mempergunakan alat-alat tes yang telah disebutkan di atas. Kegiatan reassembling ini sangat tergantung pada pelaksanaan perbaikan komponen. Maksudnya ialah apakah pelaksanaan perbaikan itu di bengkel sendiri atau harus ke bengkel di luar perusahaan. perubahan bentuk seperti bengkok. tidak sentris atau bahkan retak atau patah. Oleh karena itu monitoring pelaksanaan perbaikan harus dilaksanakan secara konsisten agar jadwal perbaikan yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara tepat. Dari hasil pemeriksaan dan pengujian kerusakan tadi anda dapat mengambil keputusan apakah bagian tersebut perlu diganti dengan yang baru atau cukup diperbaiki saja.doc Page 66 . Hal pokok yang harus dilakukan dalam persiapan ini adalah mengumpulkan komponen-komponen yang telah selesai diperbaik baik yang diperbaik di dalam bengkel sendiri atau pun yang di bengkel luar. • Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan oleh teknisi ahli dan didukung dengan alat pemeriksa / alat uji yang memadai di bengkel atau lab masingmasing. • • • 5. Misalnya poros yang bengkok diluruskan. • 5. Demikian juga alat pengujian (testing tools) harus memenuhi syarat (terstandar). Karena tidak semua keahlian dan peralatan untuk perbaikan itu dimiliki oleh suatu perusahaan maka pada perbaikan komponen tertentu perlu dibawa ke bengkel lain. sekecil apapun bagian komponen tersebut.4. valve disc yang berkurang ukurannya dapat dilapis lagi (elektro plating) dan sebagainya. Tentu saja harus diperhitungkan bahwa perbaikan ini dijamin akan mencapai kualitas yang sama dengan yang baru dengan biaya lebih murah. Tempat Perbaikan.5. Penyatuan Kembali (Reassembling) Penyatuan kembali atau reassembling merupakan pekerjaan akhir dari proses perbaikan atau overhol.

bearing. Setelah selesai perakitan. selang. setelah melalui pengujian sebelumnya. pegas.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 42 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) • Periksalah semua komponen apakah sudah terkumpul semuanya dan cocokan dengan gambar kerja.sistem yang lain tetapi dapat juga hanya sub. cincin washer dan lain sebagainya. dengan cara mengoperasikan mesin / peralatan dengan dibebani mulai dari beban ringan hingga beban penuh selama waktu yang telah ditetapkan. kabel dan lain sebagainya. Apabila secara fisual belum dapat diterima maka bagian quality control perlu mengembalikan hasil overhol tersebut untuk diperbaiki lagi. Pelaksanaan perakitan. grease.doc Page 67 . Pengujian ini dengan cara menjalankan / menggerakkan semua bagian yang bergerak tanpa beban sambil diamati apakah jalannya / gerakannya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian hasil overhol. Dengan demikian pelaksanaan overholnya kemungkinan bersamaan dengan sub. Dalam pelaksanaan perakitan ini harus selalu dimonitor oleh Supervisor agar tidak terjadi kesalahan. udara kempa. Uji coba atau running test yaitu pengujian hasil perbaikan / overhol.sistem hidrolik saja yang dioverhol. selang. kerapian pemasangan selang-selangnya. Supervisor perakitan harus memeriksa kembali hasil kerja stafnya sebelum menyerahkan mesin / peralatan yang dioverhol ke bagian quality control dan quality Assurance. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan/overhol system hidrolik dan selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda ! • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kebenaran posisi setiap komponen dan lain lainnya. alat keselamatan kerja. Biasanya sistem hidrolik merupakan bagian atau sub.sistem dari suatu mesin / peralatan. Setelah semua pengujian selesai dan dinyatakan baik maka bagian quality assurance mengeluarkan sertifikat tanda uji bahwa mesin / peralatan tersebut telah layak untuk dioperasikan lagi. Jangan lupa persiapkan pula bahan-bahan yang diperlukan seperti oli. Disamping itu tentu saja dipersiapkan pula alat-alat perakitan dan alat penunjangnya seperti alat angkat. Uji fungsi yaitu menguji setiap komponen apakah sudah dapat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing komponen. Apabila dalam pengujian masih terdapat kelainan-kelainan maka bagian quality control perlu mengembalikan lagi mesin / peralatan tersebut untuk disetel atau diperbaiki kembali sampai berhasil dengan baik. Untuk pengujian hasil overhol sistem hidrolik yang perlu dilakukan adalah : Uji tampak yaitu diperiksa / diamati tata letak pemasangan komponennya. Komponen yang akan dirakit kembali ini adalah komponen yang telah selesai diperbaiki dan telah dikumpulkan dan juga komponen-komponen baru (replacement) seperti : seal.

2. Setelah semuanya lengkap dan terpasang kemudian mesin / peralatan diperiksa kedatarannya (leveling).doc Page 68 . Prosedur Recommisioning Hydraulic System. barang kali sarana-sarana penunjang tadi perlu dibuat lagi instalasinya. yang kemungkinan kembali ke tempat semula atau mungkin pindah ke tempat lain. Pinpinan perusahaan memastikan kebenaran laporan. Bila mesin adalah kepunyaan pelanggan maka pimpinan perusahaan memberitahukan kepada pelanggan agar yang bersangkutan mengambilnya. Bila mesin dipakai di perusahaan sendiri maka pimpinan perusahaan melimpahkannya kepada pimpinan produksi atau pimpinan pemakai mesin tersebut. Setelah itu baru disambungkan ke sumber tegangan listrik dan sumber udara kempa. • • • • • 6. Hal ini terserah kepada sistem administrasi perusahaan yang bersangkutan . Dalam penyerahan dan pemakaian kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol ditempuhlah prosedur berikut : • Kepala bengkel melaporkan hasil perbaikan/overhol kepada pimpinan perusahaan lengkap dengan data-data hasil perbaikan/overhol dan hasil pengujiannya. Mesin hasil perbaikan/overhol diserah terimakan Prosedur penyerahan juga difokuskan pada prosedur adaministrasi. apakah sistem pendinginan sudah siap dan sebagainya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 43 6. apakah kabel-kabel listrik telah tersambung dengan baik. Tetapi bila pindah tempat. Yang dimaksud dengan recommisioning ialah penyerahan kembali mesin / peralatan yang telah selesai dioverhol dari bagian maintenance ke bagian produksi (lini produksi) atau bagian pemakai mesin / peralatan tersebut atau ke pelanggan yang menggunakan jasa overhol di bengkel ini untuk digunakan atau dioperasikan lagi. Bila kembali ke tempat semula tentu saja sarana penunjangnya masih lengkap seperti fondasi. • • • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : • Pemasangan kembali (reinstalling) yaitu memasang kembali mesin / peralatan hasil overhol. saluran udara kempa (bagi yang perlu) apakah sudah tersambung denga baik. SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI 6.1. saluran udara kempa (bagi mesin yang memerlukan) dan lain sebagainya. perlu diverivikasi terlebih dulu sebelum dioperasikan untuk produksi. dan dikencangkan pengikatannya sekuat mungkin. Verivikasi hasil perbaikan/overhol Mesin hasil perbaikan/overhol yang telah diserah terimakan. kabel listrik dan kelengkapannya. Pemeriksaan pra pengoperasian yaitu apakah oli hidrolik maupun oli pelumas telah diisi sesuai dengan ketentuan.

jenis perbaikan. bulanan (monthly). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. lancar dan berkesinambungan perlu kiranya ada dukungan administrasi yang memadai . kartu pengoperasin mesin (bila mungkin ada perubahan karena ada yang dimodifikasi) dan laporan . apakah mesin / peralatan dapat dioperasikan seperti semula. Updating Administrasi Pemeliharaan Updating administrasi pemeliharaan yaitu memperbaharui kartu-kartu seperti kartu mesin. • Kartu Pemeliharaan ( Maintenance Record ) Kartu pemeliharaan ini perlu dibuat untuk mencatat segala perbaikan yang telah dilakukan terhadap suatu mesin/peralatan. kartu pemakaian. Kartu ini berupa tabel yang berisi waktu pelaksanaan (tanggal). Jadwal ini harus dibuat berdasarkan petunjuk dari buku petunjuk pemeliharaan (maitenace manual). Setelah mesin / peralatan hasil perbaikan/overhol selesai diuji coba pada lini produksi dan hasilnya memuaskan maka surat tanda serah terima ditanda tangani.3.doc Page 69 . • 6. mingguan (weekly). Pengoperasiannya seperti uji coba (running test) selama waktu yang telah ditetapkan. Bila masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan maka bengkel perbaikan/overholseharusnya masih bertanggung jawab untuk menyempurnakan hasil perbaikan tersebut.spare part dan bahan yang digunakan serta petugas pelaksana.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 44 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan yaitu pengoperasian percobaan kembali oleh operator. enam bulanan (six monthly) dan tahunan (yearly). Macam-macam kegiatan administrasi pemeliharaan antara lain : • Jadwal Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan preventive perlu dijadwalkan misalnya kegiatan mana yang dilaksanakan secara harian (daily). Dengan jadwal tersebut berarti kita sebagai teknisi atau pun sebagai superviser dapat mempedomani untuk bekerja. Agar proses pemeliharaan selanjutnya berjalan dengan baik.

Dengan tercatatnya segala sesuatu kita akan mudah menemukan hal-hal yang kita perlukan.doc Page 70 . Bahan pemeliharaan dan spare part. • Gudang atau tempat komponen bekas dan catatan barang-barang yang akan dibuang atau barang kali masih dapat dihibahkan kepada orang lain. Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Disamping itu harus tercatat pula antara lain : • Komponen-komponen yang dapat diperbaiki untuk dipasang kembali Untuk dapat menentukan komponen yang diperlukan kita harus dapat membaca katalog untuk memilih spesifikasi komponen yang tepat. Buku-buku manual dan katalog Mesin atau peralatan itu sendiri. Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang recommissioning hasil perbaikan/overhol sistem hidrolik .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 45 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf • Inventarisasi Pemeliharaan Sistem inventarisasi ini akan membantu menertibkan pelaksanaan pemeliharaan karena semua yang kita perlukan telah dicatat. Hal-hal yang perlu diinventarisasikan antara lain : o o o o Alat-alat pemeliharaan dan perbaikan termasuk alat pengujian.

d. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Macam-macam kegiatan pemeliharaan pencegahan. b. e. Perbedaan antara pemeliharaan pencegahan dan perbaikan. Istilah-istilah di dalam pemeliharaan . Langkah kerja perbaikan .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Membuat Rangkuman untuk Medalami Sistematika Pemeliharaan Buatlah rangkuman dari materi tentang Sistematika Pemeliharaan yang isinya kurang lebih menyangkut hal-hal berikut : a.doc Page 71 . Macam-macam kegiatan perbaikan. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. c.

Coba identifikasi alat / bahan / fasilitas yang telah dipersiapkan untuk memperlancar pelaksanaan pemeliharaan selanjutnya. Kemudian diskusikan dengan grup anda dan buatlah daftar dari apa yang telah anda identifikasi tersebut. Setelah selesai pembuatan daftar tadi periksakanlah kepada pelatih anda.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi hal-hal yang dipersiapkan (Pra Pemeliharaan ).doc Page 72 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 73 . • • • • • Setelah selesai laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai bekerja lepaslah komponen-komponen yang perlu dilepas. bersihkan dan kemudian simpanlah pada tempatnya. Laksanakanlah pemeliharaan berikut ini ! • Sebelum mengoperasikan mesin / peralatan hidrolik periksalah terlebih dulu kondisi mesin / perlatan baik tata letaknya. Bersihkan ruangan sesuai dengan standar kebersihan yang berlaku. pemasangan konduktor.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Harian . Setel tekanan kerja sistem hidrolik sesuai dengan kebutuhan. pengikatan konponen. Amati selama bekerja jangan sampai terjadi beban lebih. kelengkapan alat dan sebagainya. Jaga selalu kebersihan ruang.

Periksa regulator dan distributor bekerja dengan baik. Setelah selesai laporkanlah hasil kegiatan anda ini kepada pelatih anda. Laksanakanlah pemeliharaan berkala berikut ini ! a. debu atau partikel lain yang dapat mengganggu .doc Page 74 . c. penyetelan mur-baut pengikat dan lain-lainnya! g. Periksa keadaan oli hidrolik memeriksa gelas penduga (sight glass). b. Periksa kondisi konektor dan konduktor. e. Periksa katup-katup yang digunakan. apakah ada bocoran-bocoran dan bila ada betulkanlah ! f. apakah masih layak untuk dipakai dan menjamin keamanan kerja. Lakukan penyetelan-penyetelan terhadap komponen-komponen seperti. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Buatlah langkah kerja cara penggantian oli hidrolik sebelum melakukan penggantian oli. d. apakah terdapat kotoran. Periksa kondisi sambungan dan perapatnya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Berkala.

Setelah selesai pembuatan rangkuman ini periksakanlah kepada pelatih anda.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5.doc Page 75 . : Membuat rangkuman materi tentang cara-cara menemukan gangguan Buatlah rangkuman secara singkat tentang cara-cara menemukan kesalahan / gangguan yang isinya mrliputi : • • • Tanda-tanda kerusakan / gangguan Sistematika menemukan gangguan Sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Apa kira-kira penyebabnya dan bagai mana cara mencarinya. c) Sistem hidrolik mendengung (huming). d) Sistem hidrolik suhunya menjadi cukup tinggi. : Diskusi tentang cara menemukan gangguan / kesalahan. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. Perkirakan apa saja penyebabnya dan bagaimana menemukan gangguannya. e) Pada sistem hidrolik tercium bau kebakaran. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai tulislah hasil diskusi anda kemudian laporkanlah kepada Pelatih anda dan mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif menemukan gangguannya.doc Page 76 . Diskusikanlah dengan teman anda / grup anda hal-hal berikut : a) Sistem hidrolik tidak dapat bekerja sejak awal (tidak dapat distart). b) Sistem hidrolik tiba-tiba berhenti . Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Task 6 Tugas 6. tidak seperti biasanya.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7. Apa yang kira-kira akan terjadi bila relief valve pada pompa disetel kendor. : Menemukan kerusakan / gangguan pada sistem hidrolik Perhatikan sirkuit hidrolik berikut ini.doc Page 77 . Operasikan sirkuit tersebut pada alternatif perubahan jumlah aliran yang ada. Coba analisis bila motor hidrolik setelah berjalan kemudian akan dibalik arah putarannya tetapi tidak mau berbalik arah. kemudia kerjakan tugas berikut : • • • • • Sebutkan nama-nama komponen yang ada pada sirkuit tersebut Jelaskan cara kerja sirkuit Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plate yang ada. apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya. • Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 78 .double solenoide Silinder kerja ganda Check valve Selang Regulator Setelah selesai setiap job laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Setelah itu amati dan identifikasi. Komponen berikut adalah : • • • • • • • • • Pompa hidrolik Filter Pressure gauge Katup 4/2 manually Katup 4/3 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Ambillah komponen-komponen berikut kemudian lakukan pembongkaran (desmantling).Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas. kalau ada pada bagian mana dan bila tidak beri alasannya.8 Menemukan dan mengidentifikasi kerusakan komponen . apakah komponen tersebut ada kerusakan.

. Mengganti atau memperbaiki kerusakan komponen Lanjutkanlah tugas No. nama bagian-bagian dan fungsi setiap bagian tersebut.. ……………………………………………………………………. ………………………………………………………………..doc Page 79 .. kemudian tuliskan namanya.. ………………………………………………………………… …………………………………………………………………..Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9. ………………………………………………………………….. spesifikasi umum. …………………………………………………………………. ………………………………………………………………. ………………………………………………………………. 8 dengan memperbaiki atau mengganti komponen-komponen yang anda nyatakan rusak. Kemudian pertukarkan diantara peserta. fungsi komponen tersebut . ………………………………………………………………. ………………………………………………………………… ………………………………………………………………… …………………………………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. ………………………………………………………………. ………………………………………………………………... carakerja dan cara pemeliharaannya. …………………………………………………………………. Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah komponen . …………………………………………………………………….

doc Page 80 . yang isinya meliputi : Perencanaan overhol Perhitungan overhol Penjadwalan perbaikan komponen Reassembling Pengujian hasil overhol Recommissioning Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 • • • • • • Membuat rangkuman untuk pendalaman materi . Buatlah rangkuman tentang overhol sistem hidrolik.

single solenoid spring return Piston ring Cylinder seal Filter Reducing valve (regulator) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11. Untuk itu buat dulu spesifikasi komponen berikut : • • • • • • • • Pressure gauge Flexible hose Double acting cylinder Katup 4/3 . Pemilihan spesifikasi komponen Pilihlah komponen-komponen pengganti pada proses overhol berdasarkan katalok.doc Page 81 .

Setelah selasai overhol dan mesin / alat akan digunakan kembali (recommissioning).Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12 Memperbaharui / memodifikasi perangkat administrasi pemeliharaan . maka perangkat administrasinya juga perlu diperbaharui atau bahkan mungkin ada yang dimodifikasi misalnya prosedur pengoperasian berbeda dengan yang dulu karena adanya modifikasi mesin.doc Page 82 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Untuk itu coba anda rancang jenis kartu apa yang diperlukan dan diskusikan untuk pembuatannya.

doc Page 83 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi OHT 1 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) PREVENTIVE MAINTENANCE CORECTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 84 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 2 SISTEMATIKA PERBAIKAN • • • D I A G N O S E K E R U S A K A N PK PP KM • • • T TA AL T TA AL Supervisor U J I P E R B A I K A N Q.dalam Periksa kerusakan Perhit.luar *Test Standar *PK Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.A FASILITAS RUSAK ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Bk. perbaikan Jadwal perbaikan Bk.

doc Page 85 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 PENYEBAB TERJADINYA PERMASALAHAN PEMELIHARAAN 1 4 2 3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc Page 86 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 PEMERIKSAAN SISTEM HIDROLIK SEBELUM OPERASI Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katup-katup atau unit pengatur Periksa saluran oli saluran- Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Periksa hidrolik dan hidrolik (oli) tangki cairan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter Inlet screen Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 87 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 6 MENEMUKAN KERUSAKAN TANDA-TANDA KERUSAKAN : • SISTEM BERHENTI • GETARAN BERLEBIHAN • TIMBUL SUARA ASING • MENINGKATNYA SUHU • TERCIUM BAU KEBAKARAN SISTEMATIKA MENEMUKAN KERUSAKAN • MEMPELAJARI CARA KERJA ALAT • MEMPELAJARI URUTAN PEMINDAHAN • MEMPELAJARI GRAFIK URUTAN KERJA • MEMBACA DIAGRAM SIRKUIT • MELOKALISASI DAN MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA KERUSAKAN • KERUSAKAN ATAU GANGGUAN PADA KOMPONEN • KESALAHAN SIRKUIT YAITU SALAH DESAIN ATAU SALAH MENGINSTAL • PENGIKATAN ATAU PEMASANGAN YANG KURANG SEMPURNA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 88 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 7 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) TUJUH LANGKAH MENEMUKAN GANGGUAN MENGUASAI SISTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 89 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 8 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) BERTANYA KEPADA OPERATOR MENCOBA MENGOPERASIKAN MESIN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 90 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENGINSPEKSI MESIN MEMBUAT DAFTAR PENYEBAB KERUSAKAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 91 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENCAPAI KESIMPULAN MENGUJI KESIMPULAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 92 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 MENGETES KEBOCORAN SILINDER KERJA GANDA MENGETES KEBOCORAN KATUP PENGARAH Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 93 .

doc Page 94 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 MENGETES POMPA DENGAN HYDRAULIC TESTER MENGETES SISTEM HIDROLIK DENGAN HYDRAULIC TESTER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. ada bagian yang sobek (berlubang). saringan tersumbat dan pipanya bocor. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Timbul gelembung udara dalam saluran masuk Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Ada bagian yang rusak atau hilang Periksa manufacture’s maintenance instruction. 4).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 4. oli terlampau kental dan sebagainya.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) 2). Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. mengganti yang sobek. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. jadi tidak menyedot udara. Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Kemungkian saluran intake tersumbat. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila kekentalan oli kurang cocok. ganti saja.1. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab 1). Udara bocor masuk ke dalam sistem Mengatasi / memperbaikinya Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli.doc Page 95 . 3).

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan 7). barang kali ada yang mengganti.doc Page 96 . puli. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Pompa lepas dari motornya. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. 6). 8). Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. dan ukuran roda. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. keringkan baru dipasang lagi. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok.lu cepat Periksa motor penggerak. Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi 5). Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Pompa berputar terla. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor.

7). Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 4. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Putaran poros pompa terbalik Mengatasi / memperbaikinya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan.doc Page 97 . Periksa penginstalan motor. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya 5). Permukaan oli turun (terlalu rendah) 4). yang diganti. Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. roda gigi dan sebaganya. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. poros patah dan sebagainya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. belt. Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor.2. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). 2). bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Bila ada pipa yang tersumbat. Saluran hisap tersumbat Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. maka luruskan. Oli terlalu kental Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Pompa tidak memompa Penyebab 1). Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. bersihkan 3). Putaran poros pompa terlalu rendah Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. 6).

4. 5). Pendingin oli tersumbat Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. kurang lurus. Bocor di sekeliling pompa Penyebab 1). Terlalu sering membuang oli pada relief valve 4). Penyetelan / perakitan bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. Perfak (packing) aus Mengatasi / memperbaikinya Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. Bagian-bagian yang kondor. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. Viskositas oli terlalu tinggi Mengatasi / memperbaikinya Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan.3. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. tidak sejajar. kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ). kurang sejajar). gantilah dengan oli yang sesuai.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 4.4. Overheating Penyebab 1). Maka gantilah dengan yang baru. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve.doc Page 98 . menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. 2). Kebocoran dalam terlalu besar Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan. 3). misalignment. Periksa dan setel kembali hingga sempurna.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 4. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. keausan bearing dan sebagainya.doc Page 99 . Carilah tanda-tanda oli yang kotor. endapan dan sebagainya. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab 1). Mengatasi / memperbaikinya Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. Katup-katup. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. oli mengandung vernish. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. yang bengkok diluruskan bila mungkin. piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. 2).5. Untuk bagian yang aus perlu diganti.

Tekanan dalam sistem rendah Penyebab 1). Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini.6. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. 4).doc Page 100 . Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted circuited) yang langsung kembali ke tangki Kesalahan atau keausan pada katup-katup. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Rusak. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. 2).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 18 4. Relief valve disetel terlalu rendah Mengatasi / memperbaikinya Untuk memeriksa penyetelan relief valve. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. aus atau macet pada komponen pompa Untuk memeriksanya. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai 6).

• Tempat Perbaikan • Alat perbaikan dan alat testing. • Pengetesan hasil perbaikan komponen. ISOLASI MESIN / PERALATAN YANG AKAN DIOVERHOL • Prosedur isolasi • Prosedur keselamatan kerja • Memberikan label (tagged) pada sub.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PERENCANAAN OVERHOL (OVERHAUL PLANNING). • Teknisi overhol • Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling).assembly PEMERIKSAAN KOMPONEN • Membongkar / memindahkan komponen • Dismantling atau pembongkaran • Pemeriksaan atau pengujian komponen • Pengabilan keputusan PERBAIKAN KOMPONEN • Teknisi Perbaikan.doc Page 101 . • Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PENYATUAN KEMBALI (REASSEMBLING) • Persiapan • Pelaksanaan perakitan. PENGUJIAN HASIL OVERHOL • Uji tampak • Uji fungsi • Uji coba • Sertifikat tanda uji RECOMMISIONING HYDRAULIC SYSTEM.doc Page 102 . • Prosedur penyerahan • Pemasangan kembali (reinstalling) • Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan • Updating kartu-kartu maintenance Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc Page 103 .

apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Penilaian mengakui bahwa individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara: • • kualifikasi terdahulu belajar secara informal. Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berati bahwa orang tersebut harus mampu untuk : • • • • • menampilkan ketrampitan pada level (tingkat) yang dapat diterima mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memadai . Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembuatan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang dimaksud dalam Standard Kompetensi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. seorang peniIai industri yang diakui akan menentukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini. merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah memenuhi suatu peranan dalam pekerjaan sesuatu rangkaian tugas-tugas pada mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru. Penilaian lebih untuk mengidentifikasi pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. pertanyaan : “Kemampuan kerja apa yang benar-benar dibutuhkan oleh karyawan”? Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kita maksud dengan kata “kompeten”. Bila anda meniiai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue diatas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata .doc Page 104 . Untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pedoman ini. Para penilai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutuskan metode penilaian yang akan dipakai. Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan untuk dinilai. baik memenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal. Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja. atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian.

Sebagai contoh. 2).1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan sistematika pemeliharaan. berdasar pada dua hal yaitu: • • pengetahuan dan ketrampilan pokok dan hubungan dengan ketrampilan praktik.…………………. e. Penilaian untuk unit ini. komparasi. d. Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi. …………………………….. ………………………. Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar menguasai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . Tujuan pemeliharaan ialah …………………………………………. pilihan ganda..Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. Sesi praktik seharusnya diulang sampai tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi dicapai. secara umum mengikuti format berikut: (a) (b) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja. Yang dimaksud dengan prevetive maintenance………………………. Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub. dengan cara mengisi titik-titik berikut : a. Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk pengetahuan pokok pada setiap elemen kompetensi. 2)……………………………………… 3). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kegiatan yang dilakukan pada pra pemeliharaa antara lain : 1). mengisi/melengkapi kalimat. Yang dimaksud dengan pemeliharaan ialah…………………………………………….………. dan berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu ketrampilan. cara penilaian berikut ini disarankan untuk digunakan. Tes Essay dapat juga digunakan dengan soal-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini. seperti hal ini. Yang termasuk preventive maintenance adalah : 1) ……………………………………. Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif.… c.doc Page 105 .Kompetensi Satu : Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. ……………………………………… 3) …………………….………. b. Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1.………. Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri . Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya dinilai secara individu untuk tiap sub kompetensi.

……………………………………/…………………………………… g.. Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2.………….……………………………………….2 Yang dimaksud dengan predictive maintenance ialah ……………………………….……. ………………………………………………………………………………… Sub. Compound sequence valve .……. c). 3)………………………………………….…… 5) ………………………maksudnya………………………. a..Kompetensi Dua : Memperbaiki / mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak.. ……………………………………….doc Page 106 . 2) ………………………maksudnya……………………….. b. a).……. Menemukan gangguan dengan operational checkout prosedurnya adalah ……. a.. …………………………………………. Kegiatan yang dilakukan secara rutin (harian) selama sistem hidrolik beroperasi antara lain :1)……………………..... 3) ………………………maksudnya………………………. .3.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini f./ …………………………………. Kegiatan pemeliharaan berkala untuk sistem hidrolik antara lain : h 1.……………………2)………………………………………………./ ………………………………….... ……………………………………/…………………………………… d. ……………………………………… d.…… 6) ………………………maksudnya……………………….…… 7) ………………………maksudnya……………………….…… 4) ………………………maksudnya………………………. Kesalahan didokumentasikan dan dilaporka dengan tujuan……………………………….…… b). Ada tujuh langkah dalam menemukan kesalahan atau gangguan ialah : 1) ………………………maksudnya……………………….. 1. Data-data kesalahan dapat diperoleh dari : . ………………………………………………………………………………………………. Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya.. 1. …………………………………………………………………………………….. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a. c.4.. Fungsi/kegunaan hydraulic annalyzer ialah………………………………………….. …………………………………….4)……………………………. ……………………………………. c. b. b. a. Motor hidrolik yang dapat dibalik.

……………………………………. ……………………………………. ………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini 2.2 Dalam perencanaan overhol hal-hal berikut perlu diperhitungkan : 1. ……………………………………………………… c. 2. 3.. ………………………………. :……………………………………………. Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4. Sub. b. …………………………. ……………………………………. 3.3 Pilihlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2.. ……………………………………………. c. ………………………………. Penilaian Empat . . b.. …………………………… ………………………….. 3.1 dari buku katalog (buku katalog disediakan ) dan tulislah………………………………………………………… spesifiksinya…………………………………………………………………………………….Kompetensi Empat :Menyerah terimakan penggunaan kembali sistem hidrolik.. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.. 2. ………………………….1 a.4.doc Page 107 . 3. 2. ………………………….4 Ada bermacam-macam pengujian hasil perbaikan / overhol yaitu : a b c d …………………………. ……………………………….. Tuliskan prosedur pemeriksaan kerusakan komponen ……………………………….1 Prosedur penyerahan untuk penggunaan kembali sistem / mesin adalah : a. …………………………………. Sub. c.2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a.Kompetensi Tiga : Memperbaiki dan / atau mengoverhol sistem hidrolik Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3. Langkah-langkah mengisolasi mesin yang akan dioverhol ialah .: …………………………………………………………… b.3 Prosedur perbaikan atau penggantian komponen adalah sebagai berikut : a..

Dalam mempersiapkan peralatan . …………………………………… 4. adaptor dan sebagainya harus benar .doc Page 108 . ………………………………………………………… b. c. Bila melaksanakan penilaian praktek hal-hal berikut perlu dipertimbangkan : • • • • • • • • Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar . Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit.3 Perangkat administrasi pemeliharaan yang perlu di-update antara lain :: a.. ……………………………………….dapat dicapai. .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini b. selang .12 Setiap pelaksanaan praktek hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peserta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan. Penilaian Praktik Penilaian Praktek . c. Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar. Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar .2 Mesin / sistem yang akan digunakan harus diverivikasi lebih dulu sebagai berikut : a. Perakitan instalasi sirkuit secara aman. …………………………………………………………. c. Penyelesaian seluruh tugas. b. …………………………………………. …………………………………. Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari setiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang penting Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. meliputi tugas : 1 .. …………………………………………………………… 4. . konektor . ………………………………………….

Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. 2. kesalahan hidrolik dan dilaksanakan penyebabnya Yah Tidak Perlu latihan lanjut Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.3 1. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.doc Page 109 . Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda telah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Masalah / indikasi diidentifikasikan.1 Memperbaiki/mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak. 1.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan.4 Tugas-tugas untuk penilaian Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya Pemeliharaan pencegahan sistem sesuai prosedur yang sistematis. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan 02 2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.2 2.2 hidrolik. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. konsultasi operator sistem. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.4 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 01 Melaksanakan pemeliharaan 1.1 dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem 1.3 2.

perbaikan atau overhol.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan 03. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem. . Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.1 3. Yah Tidak Perlu latihan lanjut 3.2 Tugas-tugas untuk penilaian Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur.2 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. teknik. 4. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. dites dan diperiksa.4 04. 4. apakah perlu penggantian.1 penggunaan kembali sistem hidrolik. dengan menggunakan prinsip. Menyerah-terimakan / 4.3 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.3 3. hasil perbaikan diverifikasikan.doc Page 110 . dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.

menyebutkan fungsi dan konstruksi. Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan : Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan.hal-hal yang meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi.sebelum menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga.mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah sesuai dengan desain. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit. Menyambungkan peralatan dan komponen kemudian diperiksa .kalau perlu dengan Pelatih / Guru .senantiasa menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja . Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang dalam kelompok. Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang belum jelas atau meragukan .doc Page 111 .menyebutkan nama-nama komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram sirkit . Mendemonstrasikan Pengetahuan : Menjelaskan. Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif : Merencanakan kegiatan praktek sebelum menyambungkan komponen dan peralatan.menggunakan komponen. Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan peralatan yang benar : Memilih.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk: Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Calon : Nama Penilai : Catatan-catatan Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa dia dapat : Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke dalam unit lain yang terkait : Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2). Menjelaskan pengertian simbol .

misalnya suara atau bau yang asing.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kegiatan pekerjaan : Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis.doc Page 112 . terjadi selama Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Mengamati lingkungan dan hal-hal yang bekerja.keselamatan dan kesehatan kerja secara terintegrasi : Memakai pakaian workshop. IPenerapan prosedur keamanan. kerja yang sesuai dengan kegiatan Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai.

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC .doc Page 113 . Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Penilai: penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Peserta Pelatihan: penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut. Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.………………………………………………….0304 Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Perserta Pelatihan: ……………………………………………… Nama Penilai: ………….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful