12. . sedangkan jika dilakukan dibawah temperatur reskristalisasi disebut pengerjaan dingin (cold working).pengerjaan dingin : -Pkualitas permukaan logam yang lebih baik -Pkontrol dimensi lebih mudah roses forging. . exrusion dan drawing bisa dilihat pada gb. rolling. Jika proses deformasi plastis dilakukan diatas temperatur reskristalisasi maka proses disebut pengerjaan panas (hot working).BAB VIII LOGAM BESI PABRIKASI LOGAM METAL FABRI TECHNIQUE CATION S FORMIN OPERATIONS G CASTIN G LAINLAIN FORGING EXTRUSIO N DRAWIN G SAN D DIE INVESTMEN T ELDING W OWDER METALLURYG Y ROLLIN G Forming operation : adalah dimana bentuk potongan logam dirubah dengan proses defomasi plastis.pengerjaan panas :P-Pdimungkinkan untuk terjadinya deformasi yang lebih besar -Penergi untuk melakukan deformasi lebih kecil dari cold working -Ppermukaan logam mengalami oksidasi .2.

batangan logam/ kawat. Rollin g roses dilakukan degan melewatkan logam pada 2 buah logam yang aikan mengkompresi logam sehngga tebalnya berkurang. plat dll. Produk yang di hasilkan bisa berupa bulat. Batangan logam. Contoh produk forging al: pada roda kereta api . crank shft mobil dll. Produk extrusion al . Gaya diberikan pada cetak yang mmbentuk produk logam. Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 99 . tiang 1 dan rel kereta api. Extrusion Batangan logam didorong melalui cetakan dan produk akan berbentuk sesuai yang dikehandaiki dan penampang yang lebih kecil. kunci kunci. tube.Forging: Dilakukan dengan cara memukul potongan logam.kawat. tube adalah produk produk yang bisa di hasaijkan dengan drawing. Drawing Dilakukan dengan cara menarik potongan logam pada sisi keluar cetakan. dll.

Logam coran biasanya dipakai yang mempunyai tiik leleh rendah seperti: seng. Contohnya : perhiasan. Cetakan siap digunakan . Die casting ada die casting. logam didorong masuk cetak pada tekanan tertentu dan kecepatan tinggi dan kemudian logam membeku dengan menjaga tekanan. Disekililing pola dituang lumpur cair biasanya dari bahan gips. fitting pipa yang besar-besar.Casting Adalah proses pabrikasi di mana logam cair dituang. 3. aling ekonomis . Cetakan bisa di gunakan berulang-ulang. 4. almunium. Sand casting (cetakan pasir ) Adalah metoda yang paling umum. Investment casting ola untuk membuat cetakan biasanya dipakai lilin atau palstik. Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 100 . Casting dilakukan jika : 1. Pasir digunakan sebagai bahan cetakan potongan cetakan pasir di buat dengan memadatkan pasir ke pola yang berbentuk dimensi yang diinginkan. Proses pencetakan dilakukan dengan mengalirkan logam cair kedalam cetakan. Cetakannya biasanya dari baja. dan magnesium. gigi palsu dll. fire hydrant. Teknik ini biasanya digunakan untuk cetakan dengan dengan kualitas tinggi. Contoh produk : silinder blok mobil. 2. Setelah mengeras cetakan dipanaskan sehingga lilin didalamnya menguap. Dan produk akhir yang tinggi. Benyuk akhir besar atau complicated Kualitas dan kekuata bukan merupakan pertimbangan utama Bahan logam mempunyaikeuletan rendah sehingga tidak bisa dilakukan “forming operation “.

TEKNIK-TEKNIK LAIN Metalurgi bubuk (powder methallurgy) Dipakai untuk menghasilkan produk akhir yang tingkat kerapatan nya tinggi. aduan besi adalah paduan logam dimana besi paling dominan dan digunakan secara luas didalam masyarakat. Pengelasan dilakukan apabila membentuk potongan logam menelan biaya tinggi atau susah untuk dilakukan. Klasifikasi skema berbagai logam besi ditunjukkan berikut ini: Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 101 . Pengelasan engelasan dilakukan untuk menyambung dua atau lebih potongan menjadi satu potongan logam. PADUAN BESI (FERROUS ALLOUYS). Proses dilakukan dengan memanfaatkan bubuk logam dan diikui dengan perlakuan panas.

nikel dan molibdenum meningkatkan kemampuan untuk perlakuan panas. Beberapa baja karbon rendah bisa dilihat pada tabel 12. -Paplikasi : roda kereta api. low-alloy (HSLA) : adalah baja karbon rendah yang ditambah unsur lain seperti : tembaga. Kandungan karon biasanya kurang dari 1.berdasarkan kandungan karbon. struktur (tiang I. -Pbaja yang telah mengalami perlakuan panas lebih kuat dari pada baja karbon rendah namun keuletan dan ketangguhannya menurun. kaleng.1b. rel. -Ppenambahan chrom. vanadium. High strength. nikel. quenching .2a dan 12. dll). roda gigi. -Psering digunakan dalam bentuk struktur martensite. -Paplikasi :komponen bodi mobil. -Pbisa diberikan perlakuan panas : austenitizing. Beberapa type baja karbon sedang bisa dilihat pada tabel :12.60wt %. molibdenum yang akan menaikkan kekuatan baja. paling murah di produksi. jembatan . Penguatan dilakukan dengan : -Pstruktur mikro berupa : ferit +pearlite. dan komponen mesin yang membutuh kan kekuatan tinggi. pipa gedung.sifat : .BAJA Baja merupakan paduan besi dengan karbon serta sejumlah kecil campuan bahan lainnya. Baja Karbon Rendah Baja karbon rendah mengandung karbon (0.lunak dan lemah tetapi keuletan dan tangguhan sangat tinggi -mudah di “maching“.0 wt %.dan tempering untuk menaikan sifat mekanik.25wt%) berdasarkan kandungan karbon baja ini bersifat tidak respontif terhadap perlakuan panas yang bertujuan untuk membentuk martensit.2-0.2b Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 102 . baja. crank shaft.diantara semua baja karbon. sedang dan tinggi. Baja karbon sedang -Pbaja ini mengandung karbon kira-kira 0. di las . C. .1a dan 12. baja dibagi atas baja karbon rendah.

A memperlihatkan temperatur dimana cm sementit mulai terbentuk.60-1. gergaji. dimana pada daerah ini bisa terjadi reaksi eutektik. -Ppemakaian : pisau. -Pdibagi atas tiga jenis : -baja anti karat martensitie -baja anti karat feritic.2) dimana garis kelarutan dan isotermal eutektoid terlihat. dan A1 adalah temperatur eutektoid. Pada baja. tungsten molibdenum dan banyak digunakan untuk baja tool dan baja cetak.4 %wt. -Pmartensitc dan feritic stailess bersifat magnet sedangkan baja anti karat austenitic tidak. paling kuat namun keuletan paling rendah. Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 103 . A memperlihatkan temperatur dimana ferit mulai 3 terbentuk pada proses pendinginan. Baja anti karat (stainless steel)-Pelement paduan utama : chrom (>11wt%). -Pmempunyai sifat : paling keras. -Pcampuran bahan lain berupa chrom.Baja karbon tinggi -Pkandungan karbon antara 0. pegas dan kawat.11%. Sehingga tahan aus dan mampu menahan alat potong yang tajam. Penomoran Baja Titik pembagi antara baja dan besi cor adalah kandungan karbon baja adalah 2. -Ppenguatan baja anti karat feritic dan austetic dilakukan dengan penger jaan dingin. vanadium. -baja anti karat austenitic -Pbaja martensitic bisa diberikan pelakuan panas sementara baja feritic dan austeritic tidak bisa. -Pumumnya digunakan dalam kondisi sudah diperkeras dan ditemper. kita konsentrasi di daerah eutektik (Gambar 12. pisau cukur.

Dua angka pertama merujuk pada elemen pemadu utama.3 memperlihatkan tiga susunan struktur mikro ferit dan sementit yang biasanya dibuat. Pearlit mempunyai struktur lamellar P(berlapis) ferit dengan sementit. Dimana digunakan 4 atau 5 digit angka. PadaP Bainit. Martensit mempunyai struktur campuran halus dan hampir bulat sementit di dalam ferit. AISI (American Iron and Steel Institute) dan SAE (Society of Automotive Engineers) mempunyai sistem pengelompokan seperti pada tabel 1. Gambar 12.Hampir semua perlakuan panas baja diarahkan untuk mendapatkan struktur campuran ferit dan sementit. sementit lebih bulat daripada pearlit. dan dua atau tiga angka berikutnya merujuk kepada persentase Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 104 .

30%Mo 0.15-0.30 0.30 0.43 0.03 0.56-0.80-1.40%.15-0.90 0. menghilangkan efek pengerjaan dingin.17-0.90 0. cerlakuan panas rekristalisasi digunakan untuk menghilangkan efek pengerjaan dingin pada baja yang kandungan karbonnya kurang dari 0. mengontrol penguatan dispersi dan 3.15-0.40-0.10 0.18-0.22 0.60-0.75-1.00 0.88 0.0 0.10 0.80 0.65-2.25%V 0.65 0.15-0.70-1.55-0.45-0.00 0. Annealing proses . 2. NomorP Grade BS AISI-SAE setara 1020 1040 1060 1080 1095 1140 4140 P 4340 4620 52100P 8620 9260 040A20 080A40 080A62 070A78 060A96 212M44 708M40 817M49 665H20 534A99 805H20 250A58 %C 0. Material Teknik 105 Universitas darma Persada Jakarta .4).37-0.Menghilangkan efek pengerjaan dingin.40-0.30%Mo 0.23 0.60-0.20 Perlakuan Panas Sederhana Empat perlakuan panas sederhana yaitu: annealing proses.90 0.37-0.15-0.25% dan disebut Anneal proses.30-0.65-2. Perlakuan panas ini bertujuan untuk mencapai salah satu dari: 1.30-0.15-0.43 0.50 0.45P0. meningkatkan kemampumesinan.60-0. normalising.70-0.64 %Mn %Si %Ni %Cr Lainnya 0. Misal: baja AISI 1040 adalah baja karbon dengan kandungan karbon 0.0 0.75-0.60 0.80-2.70P0.90 0.30 1. Tabel 1.44 0.18-0.98-1.30 0.20-0.90 0.44 0.65 0.00P1.25-0.15-0.38-0.23 0.75-1. Komposisi beberapa baja BS dan AISI-SAE.90-1.38-0. annealing.13% S 0.20-0.25%Mo 0.karbon.60 0.08-0.60-0.70-0.30 1. dan pheroidising umum dipakai pada baja (Gambar 12.

Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 106 . Annealing atau anneal penuh (full anneal) adalah mendinginkan baja secara perlahan pada dapur pemanas sehingga menghasilkan butiran pearlit kasar. proses ini mencegah pembentukan bentukan yang getas. di udara. sehingga menghasilkan butiran pearlit halus.Penguatan Dispersi. langkah ini disebut austenising. Austenising untuk baja hypereutectoid dilakukan pada kira-kira 30C 0diatas A. Annealing dan Normalising . Baja pertama-tama dipanaskan untuk menghasilkan austenit yang homogen. ada kedua kasus ini dihasilkan pearlit kasar dengan kekuatan rendah namun keuletan tinggi. Gambar 12. pembentukan austenit (austenising) baja hypoeutectoid 0 dilakukan kira-kira 30C diatas A. 3 menghasilkan 100% γ. lapisan tipis 3 kontinyu FeC di batas butir yang terjadi pada pendinginan pelan dari daerah 3 100% γ.5 memperlihatkan sifat-sifat yang diperoleh pada proses annealing dan normalising pada baja karbon biasa. ada annealing. Normalising adalah mendinginkan baja secara cepat. 1 Ini diatas temperatur rekristalisasi ferit. Baja bisa diperkuat dengan dispersi dengan mengatur kehalusan butir pearlit. menghasilkan austenit 1 dan FeC.0 0 Anneal proses dilakukan pada suhu 80C hingga 170C dibawah temperatur A.

FeC berubah bentuk menjadi partikel besar. besi tuang putih. -Ppembentukan grafit dipengarui oleh : kadar si>1%. yang dilakukan beberapa jam pada suhu kira0 kira 30C dibawah A. Besi tuang kelabu (gray cast iron) -Pdiproses melalui pendinginan pelan grafit yang berbentuk panjang serpihan. endinginan cepat menghasilkan pearlit halus yang mempunyai kekuatan lebih tinggi.ada normalising. 0 0 -Ptitik leleh : 1150-1300 c. speris yang 1 3 cm mengurangi area butir. 3 baja kemudian dikeluarkan dari dapur pamanas dan didinginkan di udara. BESI TUANG Besi tuang adalah paduan besi dengan kadar karbon diatas 2. lebih rendah dari baja -Pmempunyai sifat rapuh/getas. -Pbesi tuang umumnya berupa : besi tuang kelabu. Struktur sejenis didapatkan bila martensit di temper sedikit dibawah A untuk waktu yang 1 lama. dan besi tuang maliable. 3 Selama perlakuan spheroidising. mempunyai matriks ferit kontinyu yang lunak dan mampu dimesin (gambar 6).0-4. struktur : ferit+perlit dan Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 107 .5wt%.1%wt. Baja karbon tinggi yang mengandung sejumlah besar FeC mempunyai karakteristik pemesinan rendah.Meningkatkan Kemampumesinan. Spheroidising . besi tuang nodular. Struktur mikronya disebut karbida spheroid. austenising dilakukan pada kira-kira 55C0diatas A atau A . Umumnya kadar karbon berkisar antara 3.

Sifat besi tuang sangat dipengaruhi oleh bentuk grafit. Sifat besi tuang ini sangat keras dan cocok 3 untuk digunakan pada peralatan dengan ketahanan aus tinggi seperti alatalat penghancur (crusher).getas. Keuletan dan kekuatan besi tuang nodular lebih tinggi dari besi tuang kelabu.Grafit merupakan karbon bebas yang kekuatannya sangat rendah 2 sekitar 1kg/mm. Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 108 .tahan terhadap panas. korosi. Besi tuang malleable Besi tuang dibuat dengan memberi proses perlakuan panas pada besi tuang putih sehingga kekerasannya menurun. kandungan karbonnya tidak membentuk grafit melainkan karbida (Fec). rangka mesin-mesin lainnya. Besi tuang putih ada besi tuang putih. keuletan rendah . Besi tuang nodular erbedaan dengan besi tuang kelabu adalah bentuk grafitnya berbentuk bulat. dan aus . cerium (Ce) kedalam besi tuang kelabu. dll. -Paplikasi : blok mesin. alat-alat pertambangan.memiliki sifat mampu potong (machining ability) yang baik -Pbiaya pembuatan murah . perkakas.mampu meredam getaran . rangka mesin. Bentuk grafitnya yang bulat karena dengan bahan sejumlah kecil magnesium (Mg). - Sifat-sifat : .kekuatannya relatif rendah .

Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 109 .

Material Teknik Universitas darma Persada Jakarta 110 .