PENGERTIAN JAGAT RAYA Jagat raya adalah istilah lain dari alam semesta.

Jagat raya adalah sebuah ruang tempat segenap benda langit berada, termasuk bumi tempat manusia hidup. Di jagat raya terdapat bermilyar-milyar bintang, planet-planet, komet,meteor. Selain itu di jagat raya juga terdapat debu, kabut dan gas. TERBENTUKNYA JAGAT RAYA Beberapa teori yang menjelaskan tentang terbentuknya Jagat Raya : 1. Teori Keadaan Tetap 2. Teori Dentuman Besar 3. Teori alam semesta yang berayun PENJELASAN : TEORI KEADAAN TETAP Teori Keadaan Tetap menyebutkan bahwa alam semesta selalu memuai dengan laju tetap dan materi baru terus menerus tercipta. Akibatnya, dalam ruang tertentu selalu dipadati oleh materi yang berjumlah tetap. Teori ini diajukan oleh ahli kosmologi bangsa Inggris (Fred Hoyle, Herman Bondi dan Thomas Gold). Dikatakan bahwa alam semesta ini tak berawal dan tak berakhir. Di mana-mana sama setiap saat. Agar alam semesta selalu dalam keadaan begitu maka perlu diciptakan bahan baru secara sinambung. Bahan baru ini menimbulkan tekanan yang memaksa alam semesta memuai secara terus-menerus. Bahan baru tersebut selanjutnya memadat menjadi galaksi untuk mengisi kekosongan yang ditimbulkan karena pemuaian.

TEORI DENTUMAN BESAR (BIG BANG) Teori Dentuman Besar menyatakan bahwa alam semesta ini bermula dari suatu ledakan dahsyat (Big Bang) dan galaksi akan meluas tanpa batas. Teori lahir dari pemikiran ahli fisika Amerika (George Gamow). Ia mengatakan bahwa pada mulanya, alam semsta ini seperti bola raksasa yang sangat padat. Bola raksasa ini terdiri dari neutron dan tenaga pancaran yang disebut ‘Ylem” (diucapkan ‘ailem’). Sekitar 18 milyar tahun yang lalu, ylem ini meledak dahsyat. Bola mengembang sehingga berkurang kepadatannya dan turunlah suhunya dari milyaran derajad hingga jutaan derajad. Pada suhu sekitar 60 juta derajad semua neutron berubah menjadi proton dan elektron. Bersamaan dengan suhu yang menurun, terbentuklah semua unsur yang ada di alam sekarang ini. Pada suhu sekitar 300 derajad semua unsur berubah menjadi gas. Gumpalan gas inilah yang menjadi awal dari sebuah galaksi. Pengertian lebih lanjut tentang teori BIG BANG :

di mana materi ini saling bertemu dan mengumpul. Seiring dengan berjalannya waktu. Australia dan Amerika. Big Bang diterima oleh sebagian besar astrofisikawan masa kini.000 galaksi. dan berdiri tegar tak terkalahkan di atas pijakan yang teramat kokoh.Dalam penelitiannya selama sepuluh tahun. Matthew Colless. yang terdiri dari ilmuwan Inggris. ruang angkasa mengembang dan ruang yang memisahkan antara benda-benda langit pun mengembang. Pemetaan ini. adalah mungkin untuk mengacu pada informasi tentang penyebaran dan letak galaksi-galaksi sebagai "sebuah jendela yang membuka pengetahuan tentang sejarah alam semesta. hampir sepuluh kali lebih besar dari penelitian serupa sebelumnya. Oleh karenanya. kelompok ilmuwan ini pertama-tama menentukan letak dan jarak antar-galaksi. dan membuat penemuan penting berkenaan dengan asal usul galaksi-galaksi."Dalam penelitian mereka yang berlangsung beberapa tahun. Observatorium Anglo-Australia di negara bagian New South Wales. Lalu mereka membuat model penyebaran galaksi-galaksi dan mempelajari variasi-variasi teramat kecil dalam model ini secara amat rinci. menentukan letak 221. dan menjadi bukti ilmiah yang membenarkan kenyataan bahwa Allah telah menciptakan alam semesta dari ketiadaan. segala sesuatu berawal dari ledakan satu titik tunggal berkerapatan tak terhingga dan bervolume nol. Hasil penelitian tersebut disampaikan pada pertemuan musim dingin American Astronomical Society. dan kemudian mendapatkan bentuknya akibat pengaruh gaya gravitasi.Melalui dua proyek besar pemetaan galaksi yang dilakukan hingga kini.9 meter pada menara observatorium itu.Menurut teori Big Bang. kepala observatorium tersebut. Teori ini terus-menerus dibuktikan kebenarannya melalui sejumlah pengkajian yang terdiri dari puluhan tahun pengamatan astronomi. Australia. yang dilakukan dengan bantuan teleskop bergaris tengah 3.(Di bawah pimpinan Dr. . Para ilmuwan tersebut membandingkan data tentang penyebaran galaksi yang mereka kumpulkan dengan data dari Cosmic Background Radiation [Radiasi Latar Alam Semesta] yang dipancarkan ke segenap penjuru alam semesta. yang menyatakan bahwa jagat raya berawal dari ledakan satu titik tunggal bervolume nol dan berkerapatan tak terhingga yang terjadi sekitar 14 miliar tahun lalu.000 galaksi di jagat raya dengan menggunakan teknik pemetaan tiga dimensi. berhasil membuat peta tiga dimensi dari sekitar 266.000 tahun setelah peristiwa Big Bang. para ilmuwan telah membuat penemuan yang memberikan dukungan sangat penting bagi teori "Big Bang". dua kelompok peneliti yang berbeda.Luasnya penyebaran galaksi-galaksi dinilai oleh para astrofisikawan sebagai salah satu warisan terpenting dari tahap-tahap awal alam semesta yang masih ada hingga saat ini. Para peneliti yang mengkaji data tersebut menyimpulkan bahwa galaksi-galaksi terbentuk pada materi yang terbentuk 350.Penemuan tersebut membenarkan teori Big Bang.

Amerika Serikat. dan partikel lainnya dialam semesta ini. dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus.5 meter. Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain. namun bergerak mengembang. Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Penelitian ini. energi. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari suatu ledakan sangat besar pada suatu saat di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar. debu kosmis. dan akan diterbitkan dalam Astrophysical Journal [Jurnal Astrofisika].Data yang diperoleh dari satelit COBE pada tahun 1992 mengungkap adanya fluktuasi sangat kecil pada pancaran Radiasi Latar Alam Semesta. yang menggunakan teleskop Sloan bergaris tengah 2.Dalam pengkajian serupa yang dilakukan oleh Observatorium Apache Point di New Mexico. Amerika Serikat pada tanggal 11 Januari 2005. Materi-materi ini kemudian yang kemudian mengisi alam semesta ini dalam bentuk bintang.000 galaksi di wilayah lain dari jagat raya juga dipetakan dengan cara serupa dan penyebarannya diteliti. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini terbentuk dari ledakan mahadahsyat yang terjadi sekitar 13. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi. planet. Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nol. dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga. kemudian meledak dan mengembang . letak dari sekitar 46. Big-Bang dan Alam Semesta yang Mengembang Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat. Big Bang dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta.700 juta tahun lalu. diketuai oleh Daniel Eisenstein dari Universitas Arizona. asteroid/meteor. Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta.Para ilmuwan tersebut mengajukan hasil penelitian mereka untuk diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society [Warta Bulanan Masyarakat Astronomi Kerajaan]. California. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Hasil yang dicapai oleh dua kelompok peneliti ini diumumkan dalam pertemuan musim dingin American Astronomical Society [Masyarakat Astronomi Amerika] di San Diego.

tetapi karena Bumi terletak di dalam galaksi. dan debu. gas. .namun dengan kelajuan yang semakin kecil. Galaksi terjaga oleh gaya gravitasi dan bagian galaksi yang mengorbit ke suatu pusat. Jumlah total seluruh energi di Alam Semesta ini adalah tepat nol. Alam Semesta berkembang. meskipun tidak benar-benar mencapai nol. Walaupun andaikata Alam Semesta berkontraksi. Pusat dari bimasakti diperkirakan bintang yang memiliki ukuran beberapa kali lebih besar dari matahari.Matahari hanyalah satu dari sekian ribu bintang yang terdapat di galaksi bimasakti. Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. Berbagai macam energi yang ada di Alam Semesta ini jika ditelusuri adalah berasal dari energi Big Bang. dengan laju 5%-10% per seribu juta tahun. Galaksi kita dikenal dengan Bima Sakti.Galaksi Andromeda. atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. ANGGOTA JAGAT RAYA Galaksi Galaksi adalah tata bintang. dan bagian tengahnya kira-kira setebal 15000 tahun cahaya. yaitu energi pada saat penciptaan. debu. bersama dengan gas. Dalam galaksi kita kira-kira terdapat 200 milyar bintang. Galaksi ber-evolusi dari protogalaksi. Alam Semesta secara keseluruhan akan terus mengembang dan mendingin. ini tidak akan terjadi setidaknya untuk beberapa milyar tahun lagi.Bima Sakti berbentuk spiral (gulungan). Dan sesudah itu.dan semakin kecil. kurang lebih jutaan tahun berikutnya. yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut.dengan laju pengembangan yang kritis. Alam Semesta akan mengembang terus. atau kebanyakan galaksi. Bima Sakti kira-kira terbentang selebar 100000 tahun cahaya. kita melihatnya sebagai pita kabur berisikan bintang-bintang. dan "materi gelap".Terdapat banyak Galaksi di alam semesta.maupun Galaksi yang belum diberi nama atau belum ditemukan. contohnya: Galaksi Bimasakti. ±10-20% galaksi terdiri dari bintang.Ada beberapa bukti bahwa lubang hitam mungkin ada di pusat beberapa. Bintang selalu berada dalam kelompok-kelompok yang disebut galaksi. Tata surya kita terletak sekitar 30000 tahun cahaya dari pusat galaksi.

kecuali bagi awan gas intergalaktik.GALAKSI BIMASAKTI Jenis galaksi Galaksi terdapat dalam tiga bentuk utama: ellipticals. Ketika bintang bergerak ke dalam lengan. tetapi ia berlaku pada angular velocity tetap. kelompok. Hanya sebahagian kecil galaksi wujud secara bersendirian. Bima Sakti. dengan itu menghasilkan kepadatan lebih tinggi. Kebanyakan galaksi terikat oleh daya tarikan graviti dengan beberapa galaksi yang lain.000 tahun cahaya diameter. Lengan galaksi jelas kelihatan disebabkan kepadatan tinggi memudahkan pembentukan bintang dan dengan itu ia mempunyai banyak bintang muda dan terang. ia menyerupai "gelombang" pergerakan perlahan sepanjang highway yang dipenuhi kereta. . Seperti bintang. Gambaran yang lebih lengkap mengenai jenis-jenis galaksi diberikan oleh aturan Hubble ( Hubble sequence ). spirals.000 tahun cahaya melintang. dan struktur mengandungi beribu-ribu galaksi terkandung dalam kawasan beberapa megaparsec melintang dikenali sebagai gugusan galaksi. dan kadang-kala bersendirian. 2. mengandungi hampir 300 juta bintang dan mempunyai jumlah keseluruhan jisim sekitar satu trillion kali ganda jisim matahari. pola yang boleh dibuktikan secara teorinya hasil dari gangguan dalam jisim bintang berputar secara sekata. lengan spiral juga berputar pada satu pusat. dan ia dikenali sebagai galaksi lapangan ('field Galaksi'). kadang-kala secara ringkas dipanggil Galaksi (dengan huruf besar). the spiral arms mempunyai bentuk bersamaan logarithmic spiral. ia menjadi perlahan. Dilihat melalui tabir latar belakang bintang yang terletak dalam galaksi kita (Bima Sakti). Galaksi kita. adalah barred spiral yang besar sekitar 30 kiloparsecs atau 100. Struktur yang mengandungi sehingga 50 galaksi dipanggil sebagai kelompok galaksi ( groups of galaksi ). Gugusan super ( Supercluster ) adalah satu kumpulan besar bintang yang mengandungi beribu juta galaksi. Struktur berskala besar Ruang antara galaksi hampir kosong. Lengan spiral dijangkakan sebagai kawasan kepadatan tinggi atau gelombang kepadatan. dan tidak sekata ( irregulars ). Ini bererti bahawa bintang bergerak kedalam dan keluar lengan spiral. galaksi spiral (ESO 269-57) sekitar 150 juta tahun cahaya dan 200. dalam gugusan. Dalam spiral galaksi.

Menggunakan pendekatan yang lebih baik. aturan Hubble. dan bersamasama dengan Galaksi Andromeda menguasainya. Pada akhir abad ke 18. menjangkakan (secara benar) bahawa galaksi terdiri daripada sejumlah besar bintang yang berputar. Dia juga berjaya mengenal pasti sumber titik individu sebahagian dari nebulae ini. Charles Messier mengumpulkan katalog mengandungi 109 nebulae paling jelas. Bagaimanapun. menggunakan hasil kerja awal oleh astronomi Thomas Wright. Kumpulan Tempatan merupakan sebahagian dari Gugusan super tempatan ( Local Supercluster ). nebulae tidak diterima umum sebagai galaksi terasing jauh sehingga pekara itu diselesaikan oleh Edwin Hubble pada awal 1920an dengan menggunakan teleskop baru. Galileo Galilei menggunakan teleskop untuk mengkaji jalur terang di langit yang dikenali sebagai Milky Way dan mendapati bahawa ia terdiri daripada bintang malap yang banyak.sepanjang yang kita ketahui alam sejagat adalah sekata pada skala lebih dari ini. Cakera bintang yang terhasil akan dilihat sebagai jalur di langit dari sudut pandangan kita pada kedudukan dalam cakera. Pada tahun 1845. juga dikenali sebagai Virgo Supercluster. Galaksi kita merupakan ahli Kumpulan Tempatan ( Local Group ). Sejarah Pada tahun 1610. kemudian diikuti dengan katalog 5000 nebulae dihimpun oleh William Herschel. dengan itu membenarkan anggaran mengenai jarak kepada nebulae: ia terlalu jauh untuk menjadi sebahagian Bima Sakti Milky Way. dikekalkan oleh daya tarikan graviti seumpama dengan sistem suria tetapi pada skala yang lebih besar. Dia berjaya menyelesaikan bahagian luar sesetengah spiral nebulae sebagai kumpulan bintang individual dan mengenal pasti sebahagian pengubah Cepheid ( Cepheid variable ). Immanuel Kant. pada keseluruhannya Kumpulan Tempatan mengandungi sekitar 30 galaksi dalam ruang sekitar ten megaparsecs melintang. Lord Rosse membina teleskop baru dan mampu membezakan antara nebulae elliptical dan spiral nebulae. Kapteyn pada tahun 1920 arrived at the picture of a small (diameter ~15 kiloparsecs) ellipsoid galaxy with the sun close to the center. Pada tahun 1936. Kaedah berlainan digunakan oleh Harlow Shapley berasaskan pengkatalog globular cluster mendorong kepada gambaran . Cubaan pertama menjelaskan bentuk Bima Sakti dan kedudukan matahari di dalamnya dijalankan oleh William Herschel pada tahun 1785 dengan mengira dengan cermat jumlah bintang pada kedudukan berlainan di langit. menyokong jangkaan Kant yang lebih awal. Kant juga menjangkakan bahawa sebahagian nebula yang kelihatan di langit mungkin galaksi yang terasing. 3. Dalam treatise pada tahun 1755. Hubble menghasilkan sistem pengkelasan untuk Galaksi yang masih digunakan sehingga hari ini.

Ia mengambil gambar Hubble Deep Field. Pada tahun 2004. dengan itu mendorong kepada postulation jisim gelap ( dark matter ). dan lain-lain yang masih menjadi misteri sampai saat ini Diposkan oleh NURAZKUN di 06:53 Jumlah galaxy . semakin kemerahan atau kuning maka temperaturnya semakin rendah. Antara lain. Kedua analisa gagal mengambil kira penyerapan cahaya oleh habuk interstellar dust yang hadir dalam galactic plane. Pemerhatian ini membawa kepada postulation of a rotating bar structure dipusat Galaksi. apabila Robert Julius Trumpler mengambil kira kesan ini pada 1930 dengan mengkaji open cluster. Radiasi ini membenarkan kajian mengenai Galaksi yang lebih baik kerana ia tidak terjejas oleh penyerapan debu dan Doppler shiftnya boleh digunakan untuk memetakan pergerakan gas dalam Galaksi. Hendrik van de Hulst menjangkakan radiasi microwave pada jarak gelombang 21 sentimeter. Dengan teleskop radio yang lebih baik. ia mengesahkan bahawa jisim gelap yang hilang dalam galaksi kita tidak semata-mata terdiri dari bintang kecil yang malap. ada yang putih kebirubirua. BINTANG Bintang merupakan benda langit yang mempunyai cahaya sendiri akibat reaksi inti di dalamnya. gambar galaksi kita hari ini seperti digambarkan di atas muncul. Bermula pada 1990-an. Teleskop Angkasa Hubble ( Hubble Space Telescope ) menghasilkan pemantauan lebih baik. radiasi ini dikesan pada tahun 1951. Pada tahun 1944. galaksi Abell 1835 IR1916 menjadi galaksi terjauh pernah dilihat manusia. Cahaya bintang terdiri atas gas berpijar yang jika diamati mengeluarkan cahaya dengan warna yang berbeda. Dengan mempelajari bab ini maka kita mengetahui bagaimana proses terbentuknya Jagat Raya. Menurut hukum Fisika. bintang yang memiliki cahaya putih kebiru-biruan memiliki temperature yang tinggi. merah. memberikan bukti bahawa dalam alam yang dapat dilihat sahaja.berlainan: cakera leper dengan diameter sekitar ~70 kiloparsecs dan matahari jauh dari pusat. atau kekuning-kuningan. anggota Jagat Raya seperti Galaksi dan bintang. gas hidrogen boleh dijejak dalam Galaksi lain. terhasil dari gas hidrogen atomik interstellar atomic. Pada tahun 1970-an ia disedari bahawa jumlah keseluruhan jisim yang dapat dilihat (dari bintang dan gas) tidak memberikan kelajuan putaran gas. wujudnya beratus juta Galaksi.

.biasanya berdasarkan jarak yang berdekatan. kalau tidak salah Ver. dibedakan dengan huruf G besar dan g kecil. galaxy bima sakti merupakan bagian dari galaxy yang lebih besar... Jumlah galaxy yang ada dalam Galaxy dimana bima sakti berada lebih kurang seratusan juta galaxy. Hasilnya.. galaxy dengan g kecil umumnya digunakan apabila kumpulan platnet tersebut memiliki matahari tersendiri atau ada pusat dimana seluruh planet mengelilingi satu sama lainnya.. jadi bisa dibayangkan bagaimana luasnya alam semesta ini.. galaxy (dengan g kecil) kita adalah bima sakti yang memiliki satu matahari dan planet2 dari merkurius sampai std 18 (pluto bukan lagi dikategorikan sebagai planet tetapi kumpulan gas yang terperangkap). namanya lupa. apa gitu. diperkirakan ada 50 miliar planet di galaksi tersebut. Sensus: Ada 50 Miliar Planet di Bima Sakti 20 Feb 2011 5 Komentar by scorpio in Jelajah Antariksa Citra Galaksi Bima Sakti VIVAnews .Ada dua pengertian galazy disini... jarak antara satu Galaxy dengan galaxy lainnya bisa mencapai 1000 tahun cahaya.. . lazimnya.. sementara Galaxy yang sudah besar (gabungan dari galaxy2) berjumlah kurang lebih 250 milyar.... Sementara Galaxy (dengan G besar) adalah himpunan galaxy2 lainnya yang tidak harus memiliki pusat namun berdasarkan pengelompokan .Para ilmuwan antariksa mengadakan sensus kosmik pertama di galaksi Bima Sakti.

tahun lalu. satu dari dua bintang memiliki planet. dan satu dibanding 200 bintang memiliki planet yang berpotensi ditinggali makhluk hidup. Jumlah sebanyak itu hanya ada di galaksi Bima Sakti. NASA. Borucki dan rekan-rekannya menggambarkan. jumlah planet tersebut diperoleh dari pengamatan zona kecil di langit malam. 54 di antaranya berada di zona Goldilocks. Ini baru perkiraan minimum. Misi Kepler bukan untuk memeriksa setiap planet. sementara itu. para ilmuwan menggunakan frekuensi yang telah diterapkan dan mengaplikasikannya ke beberapa bintang di Bima Sakti. ada 100 miliar bintang di Bima Sakti. setiap bintang memiliki sejumlah planet. Kepler menghitung planet-planet tersebut saat melintas antara Bumi dan orbit bintang. mengatakan. Ilmuwan Kepler. Estimasi ini diumumkan dalam konferensi tahunan American Association for the Advancement of Science. para astronom Universitas Yale. Bayangkan jumlah seluruh planet di alam semesta. Misalnya. Kepler milik Badan Antariksa Amerika Serikat. Untuk mendapatkan estimasi total jumlah planet.Setidaknya ada 500 juta planet di wilayah yang tidak terlalu panas dan tidak tidak terlalu dingin — di mana mungkin ada kehidupan. jika Kepler berjarak 1. sebab bintang-bintang tersebut bisa memiliki lebih dari satu planet. lalu membuat estimasi dengan dasar asumsi. hanya ada kemungkinan 1:8 Kepler melihat Bumi. Kepler telah menemukan 1.000 tahun cahaya dari Bumi dan melihat ke Matahari. Sejauh ini. para ilmuwan berasumsi.235 kandidat planet yang diperkirakan bisa menopang kehidupan. Apalagi. Sebelum sensus dilakukan. ketika Venus melintas. namun memberi gambaran pada para astronom tentang jumlah planet. jumlah galaksi diperkirakan ada 100 miliar. khususnya yang berpotensi ditinggali makhluk hidup. Perkiraan jumlah ini didasarkan hasil sementara yang diperoleh teleskop pemburu planet. William Borucki. memperkirakan ada 300 miliar bintang. Kepler pun belum mampu melihat planet-planet di sisi luar bintang. . Sabtu 19 Februari 2011.

Jarak terdekat dan terjauh ke matahari adalah 4.4 Milyar km. Charon juga sebenarnya terlalu besar untuk dijadikan “bulan” untuk Pluto. Sudah 4 tahun lalu Pluto terhapus dari daptar planet di tata-surya kita. Sabuk ini dihuni oleh banyak sekali objek-objek langit. Dibanding dengan objek lain yang dianggap satelitnya. planet harus memiliki orbit mengitari matahari. Pluto memiliki orbit yang sangat eksentrik. dua per tiga dari diameter bulan (3476 km). . Jawabannya? “Saya tidak tahu. Lintasan elips ini membentuk bidang dengan kemiringan 17° dari bidang ekliptik.Borucki mengatakan. dan harus mampu menyapu objekobjek yang berada di lintasan orbitnya. kalkulasi teranyar berdasar sensus ini akan mengantarkan kepada pertanyaan. yaitu bidang yang dibentuk oleh lintasan bumi terhadap matahari. yakni Charon. Sebenarnya dua kriteria yang lain pun memberatkan sebagai kandidat planet. Pada satu saat Pluto memiliki jarak lebih dekat ke matahari dibanding Neptunus. Dari segi lintasannya. yaitu 7°. Alasannya adalah redefinisi kriteria planet oleh International Astronomical Union (IAU) pada tahun 2006.” kata Borucki. Konsekuensinya Pluto turun peringkat menjadi planet-kerdil (dwarf planet). “Pertanyaan berikutnya. Lintasan Pluto sesungguhnya berada pada sebuah sabuk atau ring matahari yang diberi nama Sabuk Kuiper (Kuiper Belt). Kriteria yang di klaim menjatuhkan Pluto dari definisi planet adalah yang terakhir. Perbandingan ukuran yang tidak jauh ini mengakibatkan Charon tidak mengitari Pluto pada porosnya. Ada tiga kriteria utama dari sebuah planet. Kemiringan ini sangat ekstrim jika dibanding dengan planet lain. seperti dimuat Associated Press. Walaupun dari segi bentuk tidak ada masalah. mengapa mereka tidak mengunjungi kita di Bumi. 7. dari segi ukuran Pluto bisa dikatakan terlalu kecil. Massa Pluto adalah sepertujuh dari massa bulan kita. setelah pertemuan sekitar 2000 astronom dunia di Prag. Minggu 20 Februari 2011. diameternya hanya kurang lebih dua kali lebih besar.4 Milyar km. setelah beberapa objek ditemukan di sekitar lintasannya. dengan diameter 2300 km. Kemiringan bidang lintasan planet terhadap ekliptik yang terbesar dimiliki oleh Merkurius. IAU memandang perlu untuk membuat definisi dari “planet” yang sebelumnya masih belum jelas (baca vague).” tukas dia. harus memiliki massa yang cukup besar sehingga memiliki bentuk (kurang lebih) bulat seperti bola. adakah kehidupan lain di luar sana. dan Pluto mewakili objek terbesar penghuni sabuk ini.

Keberadaan planet tersebut masih perlu dibuktikan. Planet tersebut diduga berukuran empat kali lebih besar daripada Jupiter dan berada pada jarak yang sangat jauh dari Matahari. sehingga ada pernyataan bahwa “Pluto akan tetap menjadi planet selamanya di langit New Mexico!”. "Jika benar. Mendebat diskualifikasi IAU terhadap Pluto. dianggap Planet yang kedelapan. Nama itu diambil dari nama dewi Yunani yang menentukan nasib suatu kota. sehingga Pluto dengan Charon bagaikan putaran dumble yang berat ujung-ujungnya sedikit berbeda. Kasus diskualifikasi Pluto memiliki muatan emosional yang sangat kuat. akan tetapi ini adalah satu dari fungsi koreksi diri dari ilmu pengetahuan. Data terkait temuan planet tersebut akan dipublikasikan tahun ini.Kedua objek ini sama-sama bergerak mengitari. Ceres pun didiskualifikasi dari jajaran planet. John Matese. Bagi masyarakat Amerika Serikat. Akibatnya. Untuk sementara." katanya. beberapa kalangan percaya bahwa bukti-bukti telah terkumpul lewat hasil observasi teleskop NASA. Tyche diduga merupakan planet gas raksasa. akan jungkir balik. Daniel Whitmire dari Universitas Lousiana Lafayette. Sekelompok astronom yakin bahwa mereka telah menemukan planet baru dalam tata surya. Pluto adalah satu-satunya “planet” yang ditemukan oleh orang Amerika. banyak protes dan demonstrasi menentang IAU. Sekitar abad 18. Beberapa astronom kemudian mengkatagorikan sebagai planet-kerdil ganda (dwarf double planet). saya dan rekan saya. setelah ditemukan objek-objek lain disekitarnya. beresiko untuk memasukkan Ceres kembali dalam daptar planet. jenis planet yang sama seperti Jupiter. keputusan IAU ini sangat tidak mengenakkan. . Dan. sebuah objek yang memiliki lintasan diantara Mars dan Jupiter. AS. WISE. Namun. percaya bahwa datadata bisa membuktikan keberadaan planet itu dalam dua tahun. itu tidak mudah pada usia kami. Akan tetapi. planet itu dinamai Tyche. Ceres. Saya tidak tahu secara pasti apakah dalam buku-buku pelajaran di Indonesia Pluto masih planet atau bukan. yang juga pernah terjadi sebelumnya.

Hasil penelitian Whitmire itu didasarkan pada adanya kejanggalan sudut datang komet yang dipublikasikan di jurnal Icarus bulan ini.Tyche diduga terdapat di bagian luar Awan Oort. Sebesar 20 persen jumlah tertentu yang muncul sejak tahun 1898 memiliki sudut datang yang lebih besar dari seharusnya. International Astronomical Union (IAU) akan menjadi pihak yang menyetujui atau menolak keberadaan planet ini. Whitmire percaya. Tyche diperkirakan memiliki suhu -73 derajat celsius. Whitmire dan Matese menduga keberadaan planet berdasarkan adanya kejanggalan pada sudut kedatangan komet yang banyak terdapat di Awan Oort." katanya. Namun. Minggu (13/2/2011). "Anda juga bisa berharap planet ini memiliki beberapa satelit. . 4-5 kali lebih hangat dari Pluto. penyusun utama Tyche adalah Hidrogen dan Helium. sebuah kawasan "terpencil" di tata surya.000 kali dari jarak Matahari-Bumi atau 375 kali jarak Matahari-Pluto. Jarak planet ini dengan Matahari mencapai 15. Tyche akan menjadi planet kesembilan sekaligus terbesar. Umumnya. Jika terbukti kebenaran keberadaannya. Ia juga mengungkapkan bahwa atmosfer planet ini mirip atmosfer Jupiter. Kemungkinan keberadaan Tyche diungkapkan Whitmire dalam wawancaranya dengan The Independent. planet yang berada di wilayah Awan Oort memiliki suhu hampir nol mutlak (-273 derajat celsius).