P. 1
MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS

MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS

|Views: 2,636|Likes:
Published by Ii Hut

More info:

Published by: Ii Hut on Apr 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS & BAHAGIA “Maka ALLAH menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar ALLAH

diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” Kejadian 1:27 Keluarga adalah sebuah lembaga yang diciptakan oleh ALLAH sendiri, ALLAH yang mengambil inisiatif untuk menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin yang berbeda yaitu : laki-laki dan perempuan, karena itu pernikahan dalam konsep agama Kristen memiliki nilai “sakral” yang sangat tinggi sebab pernikahan itu adalah KUDUS. Dalam perkembangan jaman yang semakin modern ini, makna dari nilai “sakral” dalam sebuah pernikahan jadi semakin luntur. Banyak orang yang menganggap pernikahan seperti sebuah “mainan” yang dapat digunakan untuk kesenangan dan kepentingan diri sendiri demi memuaskan nafsu duniawi. Hal ini dapat dilihat dari tingginya angka perceraian yang terjadi di dunia. Di Indonesia saja, menurut data Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kementerian Agama Indonesia, angka perceraian mencapai 10% dalam setiap tahunnya, yaitu sekitar 250.000 pasangan kawin yang sah bercerai setiap tahunnya. Belum lagi perkawinan-perkawinan yang tidak tercatat, seperti “nikah sirih” dan lain sebagainya. Sebagai pengikut KRISTUS, kita harus mengetahui bahwa TUHAN yang kita sembah itu membenci perceraian. Karena itu, konsep perkawinan dalam agama Kristen adalah : “SEKALI UNTUK SELAMANYA, SAMPAI MAUT MEMISAHKAN”. Salah satu faktor penyebab tingginya angka perceraian ialah karena KETIDAKHARMONISAN dalam rumah tangga. Suami-istri yang sering bertengkar, salah paham yang terjadi, masalah ekonomi, serta faktor “orang ke-tiga”, seringkali menjadi penyebab terjadinya perceraian. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka hari ini kita akan sama-sama belajar tentang bagaimana cara untuk membangun keluarga Kristen yang harmonis dan bahagia. 1. Meletakan KASIH KRISTUS sebagai DASAR yang mempersatukan “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” Kolose 3:14 Bahasa Yunani untuk kata “kasih” yang digunakan dalam kitab Kolose 3:14 ini menggunakan kata “agape”. Dalam bahasa Yunani, sedikitnya ada 4 kata yang dapat menggambarkan tentang KASIH, yaitu : Agape, Philia, Storage dan Eros. Dan kasih “agape” memiliki tingkat yang paling tinggi dari semua jenis “kasih” yang lain. Kasih “agape” adalah kasih ALLAH sendiri, kasih yang tulus, murni dan suci, kasih yang tidak egois dan mencari keuntungan sendiri seperti yang terdapat dalam 1 Korintus 13:4-8. Dalam membangun keluarga kristen yang harmonis dan bahagia, unsur kasih ini mutlak diperlukan. Sehingga dengan demikian setiap masalah maupun persoalan yang timbul, dapat diselesaikan dengan baik, karena keluarga tersebut memiliki kasih KRISTUS sebagai dasar yang mengikat dan mempersatukan mereka. Dengan adanya kasih ini, maka masalah yang besar dapat dibuat menjadi kecil, dan masalah yang kecil dapat dihilangkan. Tetapi jika sebuah keluarga tidak memiliki kasih KRISTUS, maka yang terjadi adalah sebaliknya, masalah yang sebenarnya kecil, dapat berkembang menjadi sangat besar, karena ada unsur emosi, kemarahan dan sakit hati yang turut “bermain” didalamnya.

Mereka juga akan belajar disiplin untuk berdoa. Tentu proses pembentukan karakter tersebut tidak akan terjadi dalam “semalam”. dan orang tua JANGAN SAKITI HATI anak . Contoh : jika suami tidak mengasihi istri dan berlaku kasar. Karena itu kedua hal ini harus berjalan bersamasama. dan suami MENGASIHI istri. Dan semua pria didunia mempunyai kebutuhan yang sama juga. tunduklah kepada suamimu. yaitu mereka ingin merasa DISAYANG oleh suaminya. yaitu istri TUNDUK kepada suami. 5. Jika ada salah satunya yang dilanggar. 3. dan Dia mengenal kita lebih dari kita mengenal diri kita sendiri. Sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia membutuhkan sebuah “figur“ yang dapat dijadikan panutan/ teladan bagi seisi rumahnya. dan suami MENGASIHI istri Hai isteri-isteri. Melalui mezbah ini setiap anggota keluarga dibawa untuk menjadi semakin dekat dan semakin intim dengan TUHAN. membutuhkan rasa aman dan dilindungi oleh suaminya. Ia harus menanamkan “nilai-nilai” atau “prinsip-prinsip” kebenaran iman Kristen kedalam kehidupan keluarganya. sebagaimana seharusnya di dalam TUHAN. Suami harus menjadi IMAM dalam keluarga karena suami adalah kepala isteri sama seperti KRISTUS adalah kepala jemaat. Membangun MEZBAH DOA KELUARGA “Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN. Lalu ALLAH memberkati Nuh dan anakanaknya” Kejadian 8:20. maka akan mengakibatkan suami berlaku kasar kepadanya. Hai suami-suami. Karena itu Dia tahu. Seorang suami yang tidak menjalakan fungsinya sebagai imam dalam keluarga akan berdampak buruk bagi keharmonisan rumah tangga tersebut. Istri TUNDUK kepada suami. Mereka akan membiasakan diri untuk berdiskusi tentang kebenaran Firman TUHAN. sehingga karakter dari setiap anggota keluarga menjadi semakin terbentuk melalui kebenaran Firman TUHAN tersebut. bahwa semua wanita di dunia mempunyai kebutuhan yang sama. maka akan mengakibatkan istri tidak mau tunduk kepada suami. 9:1 Adalah sangat penting membangun mezbah doa dalam sebuah keluarga. maka akan mengakibatkan pelanggaran juga pada sisi yang lain. yaitu mereka ingin DIHARGAI / DIHORMATI oleh istrinya. kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Karena itu bagi para suami : jadilah IMAM dalam keluargamu.2. Anak TAAT kepada orang tua. karena itu dia berusaha dengan sekuat tenaga untuk merusak “figur” ini. Kolose 3:18-19 ALLAH yang kita sembah adalah ALLAH yang luar biasa. dan iblis mengetahui hal ini. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Dan pria sebagai mahkluk yang secara fisik lebih kuat dari wanita. Ia bertanggung jawab untuk membawa seluruh anggota keluarganya datang kepada TUHAN. membutuhkan pengakuan bahwa memang dia lebih kuat. memuji dan menyembah TUHAN. lebih perkasa dari istrinya. Wanita sebagai mahkluk yang secara fisik lebih lemah dari pria. Atau jika istri tidak mau tunduk kepada suami melainkan “tanduk”. Karena itu mezbah keluarga juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi setiap anggota keluarga. suami harus menjalankan fungsinya sebagai imam dalam keluarga. dibutuhkan kesabaran dan kerja keras dari setiap anggota keluarga agar semakin hari menjadi semakin “serupa” dengan pribadi YESUS. Efesus 5:23 Dalam kehidupan berumahtangga. Dia yang menciptakan kita manusia. 4.

Hai anak-anak. menghukum secara berlebihan. Tetapi hal ini sering tidak disadari oleh sang anak. [SEH/2011] Kami datang dihadiratMu Dalam satu kasih dengan bersehati Berjanji setia sampai akhir Mengasihimu Tuhan Reff : Bersama keluargaku melayani Tuhan Bersatu selamanya mengasihi Engkau Tiada yang dapat melebihi kasihMu ya Tuhan Bagi kami Engkau segalanya . agar mereka bertumbuh besar menjadi anak-anak yang cinta TUHAN dan berhasil dalam hidupnya. seorang anak harus menjalankan perannya dengan baik. Sebagai orang tua. sukses dan hidup bahagia. Didalam kekristenan. Namun untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh serta komitmen dari setiap anggota keluarga untuk mau menjalankan fungsi perannya masing-masing sesuai dengan kebenaran Firman TUHAN. karena itulah yang indah di dalam TUHAN. setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya berhasil. Dan sebaliknya. kita harus menyadari bahwa anak adalah “titipan TUHAN” yang harus dididik. Tidak ada orang tua yang mau mencelakakan anaknya sendiri. sebab hanya Firman TUHANlah satu-satunya standar yang harus kita milki untuk mencapai keluarga yang harmonis dan bahagia. Kesimpulan : Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia tentu menjadi idaman bagi setiap rumah tangga. Kolose 3:20-21 Untuk membangun sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia dibutuhkan kerjasama yang baik antara anak dan orang tuanya. sebagai orang yang masih muda mereka cenderung mengikuti keinginan hatinya sendiri. Peraturan bagi seorang anak ialah TAAT kepada orang tua. dibesarkan dan dibina sesuai dengan nilai-nilai kristiani. bagi orang tua peraturannya adalah JANGAN SAKITI HATI ANAK. taatilah orang tuamu dalam segala hal. orang tua memegang otoritas atas anaknya. Selama anak tersebut belum menikah dan membangun keluarganya sendiri. Sebagai seorang yang sudah banyak makan “asam garam” kehidupan tentu orang tua memiliki pengalaman yang lebih banyak daripada anaknya. sehingga mereka memberontak dan tidak mau TAAT kepada orang tua. yaitu TAAT kepada orang tua. supaya jangan tawar hatinya. misalnya dengan cara tidak menepati janji. Untuk membangun sebuah keluarga yang harmonis. Hai bapa-bapa. pertengkaran antara suami istri dan lain sebagainya. maka yang memegang otoritas atas anak itu ialah orang tuanya. janganlah sakiti hati anakmu. Ada banyak orang tua yang menyakiti hati anaknya.

ibu dan anak.Keluarga Kristen yang Bertanggung Jawab PENDAHULUAN A. juga termasuk orang-orang yang tinggal dalam satu rumah. . Bukan hanya suami. perhatian terhadap anak tidak ada bahkan antara suami istri . maka diperlukan konsep atau sistem sehingga suami-istri dapat berperan maksimal dalam membina keluarga bahagia. ALASAN PEMILIHAN JUDUL Fenomena tentang keluarga tentang bagaimana tanggung jawab suami . misalnya saudara yang punya hubungan dengan keluarga. Dewasa ini sering jumpai suami-istri yang semakin sibuk bekerja untuk mencari uang sehingga komunikasi kurang. website dan forum diskusi online di dunia maya. media masa. LANDASAN TEORI A. yang telah membuat persamaan. PENGERTIAN KELUARGA KRISTEN Dalam Kamus Basar Bahasa Indonesia (KBBI) keluarga adalah terdiri dari ayah. Jadi tidak heran jika kita dalam sebuah kelurga kelihatannya suami istri jalannya masing-masing tanpa ada keharmonisan lagi sehingga tanggung jawab tidak terrealisasi dengan baik. penulis memilih judul “KELUARGA KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB“. Untuk itu. sehingga tidak ada alasan keluarga menjadi korban karena suami-istri yang sibuk. Alkitab adalah sebuah kitab sempurna. para istri juga masih melihat bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peranan yang khas.istri dalam keluarga semakin sering diangkat dalam seminar-seminar keluarga. sentuhan dan pemisahan-pemisahan yang sangat jelas tentang peran suami-istri. Dapat dijumpai bahwa para suamiistri sering menganut pandangan yang memisahkan peranan maskulin dan feminim.

Ada tanggungjawab dalam setiap keluarga Kristen untuk memberi kontribusi positif dalam pembentukan masyarakat yang teratur. kelompok sanak yang lebih besar/luas termasuk dua atau lebih generasi (Kej 7. kerabat lain. Jika dikaitkan dalam keluarga banyak berharap dapat mengajarkan tanggung jawab dengan memberikan tugas-tugas kecil kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. merasa keberatan. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB Pada umumnya “tanggung jawab” diartikan sebagai keharusan untuk “menanggung” dan “menjawab” dalam pengertian lain yaitu suatu keharusan untuk menanggung akibat yang ditimbulkan oleh perilaku seseorang dalam rangka menjawab suatu persoalan. Kata lain menunjuk ke kelompok sanak yang besar dan kadang-kadang diterjemahkan sebagai “kaum” (Bil 27. KELUARGA DI PERJANJIAN LAMA Tidak ada kata untuk “keluarga” di PL bahasa Ibrani yang dapat disamakan secara tepat dengan kata modern.8-11). keluarga-keluarga yang digambarkan di PL adalah rumah tangga yang mempunyai seorang lelaki pada pusat kehidupan keluarga.7-8). Arti tanggung jawab di atas semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap orang. Dan sebagai orangtua tentu berkeinginan untuk menanamkan rasa tanggung jawab pada anak.Keluarga Kristen adalah bagian integral dari keluarga-keluarga dalam masyarakat yang plural. Beberapa kelompok sosial digambarkan sebagai “suku”. adil dan sejahtera. dan menggambar asal etnik. Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab. B. 14. Tetapi jika kita diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi.38). karena jauh lebih mudah untuk “menghindari” tanggung jawab.14). Pada kenyataannya. “keluarga inti”. anak-anak. pelayan-pelayan dan orang lain yang tinggal . Makna dari istilah “tanggung jawab” adalah “siap menerima kewajiban atau tugas”. Rumah tangga terdiri atas semua orang. C. maka seringkali masih merasa sulit. bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab.1. Kata umumnya (beth ab = rumah ayah) dapat berarti keluarga inti yang tinggal di rumah yang sama (Kej 50. Dalam hal ini tentunya keluarga Kristen juga memiliki hak dan tanggungjawab dalam pembangunan masyarakat yang madani. daripada “menerima” tanggung jawab. Tentunya hal ini harus senantiasa di bangun atas dasar kesadaran dan apresiasinya akan eksistensinya sebagai ciptaan Allah yang istimewa. damai dan sejahtera. Demikian juga antara suami istri. dan juga sanak dengan berarti lebih luas (Kej 24.

Ada tekanan pada asal etnik dan jabatan ayah. utang meningkat dan orang kaya membeli tanah orang miskin. tetapi menunjukkan hubungan-hubungan yang beragam di dalam keluarga itu sendiri. orang tua. dan perlindungan. Sebelum masa Daud. TANGGUNG JAWAB KELUARGA KRISTEN SEBAGAI MANDAT DARI ALLAH Alkitab (secara khusus kitab Kejadian) dengan tegas dan lugas mendeskripsikan eksistensi manusia. Pedoman ini mungkin dimaksudkan untuk membantu anggota rumah tangga Kristen untuk hidup secara terterima sesuai dengan kebudayaannya.3. Keluarga Greco-Roman juga rumah tangga besar.6.1-10). Ada pemindahan kekuasaan dari kepala keluarga ke penguasa di pusat. Pendeskripsian ini dimulai dari proses penciptaan hingga pada . Kemudian.9. Rumah tangga adalah tempat dimana pendidikan. Tidak ada kata di bahasa Yunani yang dapat disamakan secara tepat dengan ide modern. Kata umum adalah “rumah” (oikos). Keluarga harus menyumbang ke keperluan umum (seperti Samuel mengatakan bahwa mereka harus melakukannya . yaitu rumah tangga termasuk semua orang yang tinggal di rumah.6-8). Kita seharusnya memperhatikan bahwa bagian-bagian ini tidak menunjukkan keluarga sebagai satuan. Tit 2. Di PB ada beberapa yang dinamakan ‘pedoman-pedoman kehidupan keluarga’ (Kol 3. selama negara berjalan dari satu krisis ke lain. sosialisasi.8-15. D. menunjukkan bahwa ajaran Kristen khusus diterapkan ke kehidupan rumah tangga.1.21 . Daud). terjadi . Ef 5.4. KELUARGA KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB A. 1 Pet 2. dan lebih dari itu mereka membeli orang miskin itu sendiri (Yes 5. Sentralisasi negara di Yerusalem di bawah Daud dan Salomo menjadi perubahan serupa dengan yang terjadi di peradaban lain. ada banyak penyalahgunaan. “keluarga inti”.1-2. hidup keluarga difokuskan pada keperluan umum yaitu pekerjaan. Di pihak lain kenyataan bahwa pedoman itu tertuju kepada para suami. Am 2.18 . dan pelayan.18 .8-10. atau frasa “kepunyaan sendiri”.di rumah. Yakub. 1 Tim 2.10-18). istri. makanan.1 Sam 8. dan banyak contoh keluarga yang fungsinya terganggu di PL (misalnya keluarga Ishak. Rumah tangga besar ini adalah satuan dasar masyarakat. Walaupun ada kekuatankekuatan di pola hidup ini.7. KELUARGA DI PERJANJIAN BARU Keluarga Yahudi di PB tersusun seperti rumah tangga di PL. anak. dan pendidikan agamani. 6.

B. Inilah yang menjadi faktor penentu kesuksesan manusia dalam pelaksanaan tanggungjawabnya sebagai ciptaan yang istimewa di hadapan Allah. Dan itu dinyatakan atas kesadaran dan tanggungjawabnya sebagai ciptaan Allah yang istimewa. Dalam pembentukan keluarga Kristen. Pertanggungjawaban manusia kepada Allah nyata dalam mandat Allah kepada manusia untuk menaklukkan dan menguasai segenap ciptaan. kekuatan dan kesanggupan manusia dalam pelaksanaan tanggungjawab tersebut juga tergantung kepada Allah sebagai pemberi tanggungjawab. Manusia akan mampu menata dunia dan seluruh ciptaan sesuai dengan kehendak Allah apabila dalam diri manusia tersebut terkandung dimensi ketaatan kepada Allah. Dengan demikian perlu ada komunikasi dan koordinasi yang kontiniu antara manusia dengan Allah dalam perwujudan dunia yang diwarnai keteraturan. Dalam proses penciptaan dinyatakan bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang istimewa. Setiap keluarga Kristen dibangun dari pribadi yang bertanggungjawab kepada Allah sebagai alat pembentukan tatanan dunia (keluarga) yang teratur. Bahkan itulah yang seharusnya menjadi titik berangkat pembentukan kelauarga Kristen. kedamaian dan kesejahteraan sebagai konsekwensi keistimewaan itu. Anggota keluarga yang memberi apresiasi terhadap pemahaman yang demikian niscaya akan memandang setiap anggota keluarga sebagai pribadi yang harus dihormati dan dibahagiakan. kedamaian dan kesejahteraan itu. Keistimewaan manusia ini pada akhirnya menimbulkan suatu tanggungjawab manusia kepada Allah. Manusia harus senantiasa proaktif untuk mewujudkan dunia yang diwarnai dengan keteraturan. PERANAN SUAMI ISTRI DALAM KELUARGA. damai dan sejahtera. a. keutuhan dan bahkan kesejahteraan seluruh ciptaan adalah tanggungjawab manusia. damai dan sejahtera menjadi variabel yang sangat menentukan. Dan yang menarik dalam hal ini adalah.pengingkaran manusia kepada Allah (dosa). kesadaran akan tanggungjawab manusia sebagai perpanjangan tangan Allah dalam pembentukan tatanan dunia yang teratur. Pertanggungjawaban manusia sebagai ciptaan yang unik dan istimewa berpusat kepada Allah. Dengan kata lain. Keistimewaan ini terletak pada penciptaan manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei) dan juga diciptakan dengan sikap proaktif Allah. Peran Ayah Dalam keluarga . Kesadaran yang demikian akan membentuk anggota keluarga yang juga bertanggungjawab terhadap anggota keluarga lainnya sebagai bagian dari dunia ciptaan Allah.

sekolah dan hidup yang baik. Hajarlah anakmu selama ada harapan.Ayah adalah pemimpin anak. 139:1) . . istri mendapat tempat pertama dihati suami (Matius 10:37) Menyediakan waktu bagi istri dan anak untuk relax bersama. Tubuh suami adalah milik istri dan sebaliknya (I Korintus 7:4. tetapi janganlah engkau menginginkan kematiannya (Ams 19:18). ) Melayani Tuhan bersama.Memberi teladan bagi anak untuk hidup hormat dan takut akan Tuhan Keluarga Kristen tidak hanya membawa anak beragama. (Kisah para rasul 3:11. berdoa dan membuka Alkitab bersama (Mazmur 127:1) . sebab Yesus datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani ( Matius 20:28. karena tugas memimpin mewakili Allah. Filipi 3:17) Memimpin berarti rela berkorban (Efesus 5:28:30) Tidak memukul atau berlaku kasar.Penanggung utama terhadap anak(Amsal 1:8. Pemimpin rohani terhadap istri berarti suami harus mendoakan. Kepemimpinan rohani terhadap istri memberikan wibawa terhadap istri dan anak: • Bertanggung jawab kepada Kristus. Kejadian 2:24. perbuatan dan teladan (II Kor 3:11. 43) Memimpin berarti menjadi teladan (I Kor 4: 16.Memimpin berarti bergaul dan memberi waktu (Yohanes 1:39.Anak ciptaan Allah (Mazmur 127:3. Disiplin ditanamkan mulai sejak anak kecil. Kolose 3:9). bukan menuntut atau berlaku sebagai boss. 6:20) • . Memimpin berarti memimpin dan mengasihi dan melayani. . namun tiap anak harus didoakan atau dibimbing untuk bertobat dan mengenal Tuhan Yesus secara sungguh-sungguh. mengasihi dan memimpim istri sesuai dengan peraturan Allah. tubuh jiwa dan roh dengan penuh tanggug jawab. ekspresi cinta harus benar dan tidak boleh egois.Memperhatikan kebutuhan anak secara total. malalui pikiran. Selain Kristus. sebab istri adalah milik Kristus dan tubuh istri adalah bait Roh Kudus ( I Korintus 6:19-20. Roma 16) Pemimpin Anak . Efesus 5:23) . Efesus 5:25. yaitu terdiri dari : • Pemimpin rohani terhadap Istri.Peran ayah dalam keluarga sangat luas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang kepemimpinan seorang ayah yaitu : Mengagumi dan memberi penghargaan pada istri (Mazmur 139:13-14) Memperhatikan dan memelihara hubungan pribadi dengan sopan dan hormat. Efesus 5:31).

mengisi kekurangan. pekerjaan dan pelayanan.Menjaga Rahasia yaitu Siapa menjaga mulutya. karena apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia (Matius 19:5-6). mengantikan dan mewakili bila diperlukan. tetapi istri yang bodoh meruntuhkan dengan tangannya (Amsal 15:13). Istri sebagai penolong berarti: Berharga atau Bermutu Istri yang cakap lebih berharga dari permata (Amsal 31:10). jemaat dan Tuhan.7). bibirnya adalah jerat bagi nyawanya (Amsal 18:6. memelihara nyawanya. . siapa yang lebar bibir. menjaga rahasia pribadi. perasaan dan perbuatannya bermutu. Istri yang bijak membangun rumahnya. Peranan Istri terhadap suami 1.Mengatur Rumah Tangga yaitu tugas mengatur rumah tangga bukanlah tugas yang sepele (Titus 2:5). Rajin dan kreatif . Pikiran. sehingga istri merupakan harta kekayaan yang tak ternilai harganya. hati-hati dalam berkata-kata. anak dan keluarga sebagaimana janji pernikahan yang diucapkan dihadapan pendeta. Istri harus dapat dipercayai suami. Termasuk wanita karir seharusnya tahu mengatur rumah tangga dengan baik dan tidak boleh menelantarkan rumah tangga.Peranan Istri dalam keluarga A. dalam hal: . Sebagai penolong bagi suami.Mengatur keuangan yaitu Istri yang baik akan dipercaya oleh suami karena mampu mengatur keuangan dengan penuh tanggung jawab. . keluarga. akan ditimpa kebinasaan (Amsal 18:21). Gelar penolong diberikan oleh Allah sendiri (kejadian 2:18). mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh diceritakan agar gosip tidak berkembang. Istri merupakan asisten. Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan dan mulutnya berseru meminta pukulan orang bebal dibinasakan oleh mulutnya. . istri harus tetap bertekat untuk hidup bersama.Kesetiaan yaitu Istri berkewajiban setia kepada suami. Istri adalah penolong dan bukan perongrong suami. Dapat dipercaya Hati suaminya percaya kepadanya (Amsal 31:11a).

(I Petrus 3:1-2) . Ia tahu kapan harus memberikan pujian atau koreksi kepada suaminya. boros dan hanya bermalas-malasan akan mengakibatkan rumah tangga yang berantakan. hai istri-istri. Allah telah mengajarkan bagaimana istri berlaku kepada suami. tempat dan situasi. Sangat menyedihkan jika istri menyambut suami dengan rambut kusut dan daster yang kotor. supaya jika ada diantara mereka yang tidak taat kepada Firman. prinsip-prinsip keluarga dalam Alkitab perlu digali dan ditaati. Dalam penampilan yang terutama adalah perhiasan rohani (batin). Istilah tunduk dan hormat mungkin merupakan istilah yang menjengkelkan bagi istri yang dominan terhadap suami. Jangan mengeluh jika suami mulai melihat wanita lain yang tahu merawat diri. yaitu tunduk dan hormat. ibu rumah tangga yang malas. jika mereka meliht. bagaimana murni dan salehnya hidup istri mereka. istri yang melalaikan diri tidak menjadi penolong yang baik. mempunyai kesediaan dan kemampuan bekerja keras. prinsipnya disini adalah seorang istri hendaknya rajin dan kreatif. merka juga tanpa perkataan dimenengkan oleh kelakuan istri. tunduklah kepada suamimu.Bangun kala masih malam (Amsal 31:15a) pada malam hari pelitanya tidak padam (Amsal 31:18b) ia sedang bekerja dengan tangannya (Amsal 31:13b). Perkataan yang diucapkan pada waktunya. penolong yang mantap dalam penampilannya. Penolong yang berhikmat Ia membuka mulutnya dngan hikmat (Amsal 31:26) istri tahu kapan harus berkata-kata sesuai dengan waktu. Prinsip istri tunduk terhadap suami memang sudah sewajarnya. terlebih lagi merupakan perintah Allah agar istri tunduk terhadap suami. termasuk tunduk kepada suami yang tidak beriman (Efesus 5:21. seperti buah apel emas dalam pinggan perak (Amsal 25:11). terlebih bagi istri yang memiliki alasan rasional untuk dominan dalam keluarga. I Petrus 3:27). Hai Istri tunduklah kepada suamimu sepei kepda Tuhan (Efesus 5:22). Namun agar keluarga menjadi bahagia. namun jangan mengabaikan perhiasan lahiriah. Kemungkinan kehancuran keluarga karena diabaikannya prinsip tersebut dalam kehidupan keluarga Kristen. Seorang istri. baik dilihat secara kronologis penciptaan. Demikian juga kamu. Istri yang baik juga tahu menghias diri sesuai dengan profesi suaminya shingga membeikan rasa hormat dan wibawa Tunduk dan menghormati Suami Istri hendaklah menghormati suami (Efesus 5:33b).

14:1. Kualitas kasih dalam keluarga Kristen adalah sepeti kasih Tuhan Yesus kepada jemaat. perbuatan. istri lebih banyak mencurahkan kasihnya untuk anak-anak.Mengasihi Suami Pernikahan Kristen diikat oleh kasih Kristus. Istri tidak hanya berperan terhadap hidup dan kemajuan karier suami. . tetapi juga menentukan kemajuan anak. 31:20). .Imam bagi anak-anaknya Doa orang benar besar kuasanya dan Tuhan mendengarkan doa orang yang jujur dan Tuhan berjanji untuk menjawab doa (Matius 7:7). yaitu menyampaikan Firman Allah kepada anak. Kasih akan menciptakan kebahagiaan dalam keluarga. . Sikap ini tidak baik. Ayah dan ibu harus bersam-sama mengasihi dan memelihara anak-anak mereka. akan tetapi kehadiran anak-anak tidak boleh mengurangi kasih suami istri. Di dalam beberapa rumah tangga mungkin saja istri melupakan persekutuan dengan suaminya. istri harus mengasihi suaminya terlebih dahulu. karena kehancuran dan ketidak bahagiaan rumah tangga dapat mengakibatkan anak menjadi korban. Bahkan setelah mereka memiliki anak sekalipun. Kualitas keluarga dari sisi lain juga dapat tercermin dari kebahagiaan.Menyediakan makanan bagi anaknya (Amsal 31:15a) .Teladan bagi anaknya Perlu disadari bahwa kehidupan ibu sangat mewarnai kehidupan anak. Di bawah ini akan diuraikan peran ibu terhadap anaknya antara lain: . dan gaya hidup orang tua akan diteladani anak-anak (Amsal 20:15. Yang pertama harus dikasihi seorang istri adalah suaminya. B. Peranan Ibu bagi Anak. Hai anak-anakku dengarlah didikan ayahmu dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu (Amsal 1:8b). Perkataan. pertumbuhan dan kemajuan anak. . baik hal positif maupun hal yang negatif. masalah dan sukacita anak kepada Tuhan.Mengasuh dan mengawasi anak (Amsal 31:27a) . Sebagai imam berarti menyampaikan keluhan.Memelihara dan mengasuh anak.Sebagai guru Sebagai guru seorang ibu harus dapat mendidik anak-anaknya. ibu juga berperan menjadi penyambung lidah Allah. karenanya suami istri harus saling mengasihi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->