MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS

MEMBANGUN KELUARGA HARMONIS & BAHAGIA “Maka ALLAH menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar ALLAH

diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” Kejadian 1:27 Keluarga adalah sebuah lembaga yang diciptakan oleh ALLAH sendiri, ALLAH yang mengambil inisiatif untuk menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin yang berbeda yaitu : laki-laki dan perempuan, karena itu pernikahan dalam konsep agama Kristen memiliki nilai “sakral” yang sangat tinggi sebab pernikahan itu adalah KUDUS. Dalam perkembangan jaman yang semakin modern ini, makna dari nilai “sakral” dalam sebuah pernikahan jadi semakin luntur. Banyak orang yang menganggap pernikahan seperti sebuah “mainan” yang dapat digunakan untuk kesenangan dan kepentingan diri sendiri demi memuaskan nafsu duniawi. Hal ini dapat dilihat dari tingginya angka perceraian yang terjadi di dunia. Di Indonesia saja, menurut data Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kementerian Agama Indonesia, angka perceraian mencapai 10% dalam setiap tahunnya, yaitu sekitar 250.000 pasangan kawin yang sah bercerai setiap tahunnya. Belum lagi perkawinan-perkawinan yang tidak tercatat, seperti “nikah sirih” dan lain sebagainya. Sebagai pengikut KRISTUS, kita harus mengetahui bahwa TUHAN yang kita sembah itu membenci perceraian. Karena itu, konsep perkawinan dalam agama Kristen adalah : “SEKALI UNTUK SELAMANYA, SAMPAI MAUT MEMISAHKAN”. Salah satu faktor penyebab tingginya angka perceraian ialah karena KETIDAKHARMONISAN dalam rumah tangga. Suami-istri yang sering bertengkar, salah paham yang terjadi, masalah ekonomi, serta faktor “orang ke-tiga”, seringkali menjadi penyebab terjadinya perceraian. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka hari ini kita akan sama-sama belajar tentang bagaimana cara untuk membangun keluarga Kristen yang harmonis dan bahagia. 1. Meletakan KASIH KRISTUS sebagai DASAR yang mempersatukan “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” Kolose 3:14 Bahasa Yunani untuk kata “kasih” yang digunakan dalam kitab Kolose 3:14 ini menggunakan kata “agape”. Dalam bahasa Yunani, sedikitnya ada 4 kata yang dapat menggambarkan tentang KASIH, yaitu : Agape, Philia, Storage dan Eros. Dan kasih “agape” memiliki tingkat yang paling tinggi dari semua jenis “kasih” yang lain. Kasih “agape” adalah kasih ALLAH sendiri, kasih yang tulus, murni dan suci, kasih yang tidak egois dan mencari keuntungan sendiri seperti yang terdapat dalam 1 Korintus 13:4-8. Dalam membangun keluarga kristen yang harmonis dan bahagia, unsur kasih ini mutlak diperlukan. Sehingga dengan demikian setiap masalah maupun persoalan yang timbul, dapat diselesaikan dengan baik, karena keluarga tersebut memiliki kasih KRISTUS sebagai dasar yang mengikat dan mempersatukan mereka. Dengan adanya kasih ini, maka masalah yang besar dapat dibuat menjadi kecil, dan masalah yang kecil dapat dihilangkan. Tetapi jika sebuah keluarga tidak memiliki kasih KRISTUS, maka yang terjadi adalah sebaliknya, masalah yang sebenarnya kecil, dapat berkembang menjadi sangat besar, karena ada unsur emosi, kemarahan dan sakit hati yang turut “bermain” didalamnya.

Dia yang menciptakan kita manusia. Melalui mezbah ini setiap anggota keluarga dibawa untuk menjadi semakin dekat dan semakin intim dengan TUHAN. sehingga karakter dari setiap anggota keluarga menjadi semakin terbentuk melalui kebenaran Firman TUHAN tersebut. Efesus 5:23 Dalam kehidupan berumahtangga. yaitu mereka ingin merasa DISAYANG oleh suaminya. karena itu dia berusaha dengan sekuat tenaga untuk merusak “figur” ini. Dan semua pria didunia mempunyai kebutuhan yang sama juga. Lalu ALLAH memberkati Nuh dan anakanaknya” Kejadian 8:20. Membangun MEZBAH DOA KELUARGA “Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN. Karena itu mezbah keluarga juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi setiap anggota keluarga. maka akan mengakibatkan pelanggaran juga pada sisi yang lain. Anak TAAT kepada orang tua. Mereka juga akan belajar disiplin untuk berdoa. Karena itu Dia tahu. 5. Tentu proses pembentukan karakter tersebut tidak akan terjadi dalam “semalam”. Karena itu bagi para suami : jadilah IMAM dalam keluargamu. Ia harus menanamkan “nilai-nilai” atau “prinsip-prinsip” kebenaran iman Kristen kedalam kehidupan keluarganya. Hai suami-suami. membutuhkan pengakuan bahwa memang dia lebih kuat. Sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia membutuhkan sebuah “figur“ yang dapat dijadikan panutan/ teladan bagi seisi rumahnya. membutuhkan rasa aman dan dilindungi oleh suaminya. 3. Atau jika istri tidak mau tunduk kepada suami melainkan “tanduk”. dan suami MENGASIHI istri Hai isteri-isteri. kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. dan iblis mengetahui hal ini. Mereka akan membiasakan diri untuk berdiskusi tentang kebenaran Firman TUHAN. Contoh : jika suami tidak mengasihi istri dan berlaku kasar. Kolose 3:18-19 ALLAH yang kita sembah adalah ALLAH yang luar biasa. memuji dan menyembah TUHAN. Istri TUNDUK kepada suami. Dan pria sebagai mahkluk yang secara fisik lebih kuat dari wanita. Wanita sebagai mahkluk yang secara fisik lebih lemah dari pria. Suami harus menjadi IMAM dalam keluarga karena suami adalah kepala isteri sama seperti KRISTUS adalah kepala jemaat. tunduklah kepada suamimu. dan suami MENGASIHI istri. yaitu istri TUNDUK kepada suami.2. Seorang suami yang tidak menjalakan fungsinya sebagai imam dalam keluarga akan berdampak buruk bagi keharmonisan rumah tangga tersebut. lebih perkasa dari istrinya. 9:1 Adalah sangat penting membangun mezbah doa dalam sebuah keluarga. dan orang tua JANGAN SAKITI HATI anak . Karena itu kedua hal ini harus berjalan bersamasama. dibutuhkan kesabaran dan kerja keras dari setiap anggota keluarga agar semakin hari menjadi semakin “serupa” dengan pribadi YESUS. suami harus menjalankan fungsinya sebagai imam dalam keluarga. bahwa semua wanita di dunia mempunyai kebutuhan yang sama. Ia bertanggung jawab untuk membawa seluruh anggota keluarganya datang kepada TUHAN. 4. sebagaimana seharusnya di dalam TUHAN. yaitu mereka ingin DIHARGAI / DIHORMATI oleh istrinya. maka akan mengakibatkan istri tidak mau tunduk kepada suami. Jika ada salah satunya yang dilanggar. Dialah yang menyelamatkan tubuh. dan Dia mengenal kita lebih dari kita mengenal diri kita sendiri. maka akan mengakibatkan suami berlaku kasar kepadanya.

Selama anak tersebut belum menikah dan membangun keluarganya sendiri. dibesarkan dan dibina sesuai dengan nilai-nilai kristiani. supaya jangan tawar hatinya. maka yang memegang otoritas atas anak itu ialah orang tuanya. agar mereka bertumbuh besar menjadi anak-anak yang cinta TUHAN dan berhasil dalam hidupnya. sebab hanya Firman TUHANlah satu-satunya standar yang harus kita milki untuk mencapai keluarga yang harmonis dan bahagia. taatilah orang tuamu dalam segala hal. menghukum secara berlebihan. Peraturan bagi seorang anak ialah TAAT kepada orang tua. [SEH/2011] Kami datang dihadiratMu Dalam satu kasih dengan bersehati Berjanji setia sampai akhir Mengasihimu Tuhan Reff : Bersama keluargaku melayani Tuhan Bersatu selamanya mengasihi Engkau Tiada yang dapat melebihi kasihMu ya Tuhan Bagi kami Engkau segalanya . Tetapi hal ini sering tidak disadari oleh sang anak. setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya berhasil.Hai anak-anak. Sebagai orang tua. misalnya dengan cara tidak menepati janji. sukses dan hidup bahagia. bagi orang tua peraturannya adalah JANGAN SAKITI HATI ANAK. Dan sebaliknya. Ada banyak orang tua yang menyakiti hati anaknya. Untuk membangun sebuah keluarga yang harmonis. pertengkaran antara suami istri dan lain sebagainya. Kesimpulan : Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia tentu menjadi idaman bagi setiap rumah tangga. Kolose 3:20-21 Untuk membangun sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia dibutuhkan kerjasama yang baik antara anak dan orang tuanya. orang tua memegang otoritas atas anaknya. yaitu TAAT kepada orang tua. Sebagai seorang yang sudah banyak makan “asam garam” kehidupan tentu orang tua memiliki pengalaman yang lebih banyak daripada anaknya. Tidak ada orang tua yang mau mencelakakan anaknya sendiri. seorang anak harus menjalankan perannya dengan baik. karena itulah yang indah di dalam TUHAN. janganlah sakiti hati anakmu. sebagai orang yang masih muda mereka cenderung mengikuti keinginan hatinya sendiri. kita harus menyadari bahwa anak adalah “titipan TUHAN” yang harus dididik. Hai bapa-bapa. Didalam kekristenan. sehingga mereka memberontak dan tidak mau TAAT kepada orang tua. Namun untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh serta komitmen dari setiap anggota keluarga untuk mau menjalankan fungsi perannya masing-masing sesuai dengan kebenaran Firman TUHAN.

yang telah membuat persamaan. ibu dan anak. . Alkitab adalah sebuah kitab sempurna. para istri juga masih melihat bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peranan yang khas. Jadi tidak heran jika kita dalam sebuah kelurga kelihatannya suami istri jalannya masing-masing tanpa ada keharmonisan lagi sehingga tanggung jawab tidak terrealisasi dengan baik. Untuk itu. perhatian terhadap anak tidak ada bahkan antara suami istri . sentuhan dan pemisahan-pemisahan yang sangat jelas tentang peran suami-istri. Dapat dijumpai bahwa para suamiistri sering menganut pandangan yang memisahkan peranan maskulin dan feminim. LANDASAN TEORI A. sehingga tidak ada alasan keluarga menjadi korban karena suami-istri yang sibuk. ALASAN PEMILIHAN JUDUL Fenomena tentang keluarga tentang bagaimana tanggung jawab suami . Bukan hanya suami. penulis memilih judul “KELUARGA KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB“. Dewasa ini sering jumpai suami-istri yang semakin sibuk bekerja untuk mencari uang sehingga komunikasi kurang. misalnya saudara yang punya hubungan dengan keluarga. website dan forum diskusi online di dunia maya. media masa.Keluarga Kristen yang Bertanggung Jawab PENDAHULUAN A.istri dalam keluarga semakin sering diangkat dalam seminar-seminar keluarga. maka diperlukan konsep atau sistem sehingga suami-istri dapat berperan maksimal dalam membina keluarga bahagia. PENGERTIAN KELUARGA KRISTEN Dalam Kamus Basar Bahasa Indonesia (KBBI) keluarga adalah terdiri dari ayah. juga termasuk orang-orang yang tinggal dalam satu rumah.

7-8). C. damai dan sejahtera. Rumah tangga terdiri atas semua orang. adil dan sejahtera. Ada tanggungjawab dalam setiap keluarga Kristen untuk memberi kontribusi positif dalam pembentukan masyarakat yang teratur. Demikian juga antara suami istri. karena jauh lebih mudah untuk “menghindari” tanggung jawab.8-11). keluarga-keluarga yang digambarkan di PL adalah rumah tangga yang mempunyai seorang lelaki pada pusat kehidupan keluarga. Jika dikaitkan dalam keluarga banyak berharap dapat mengajarkan tanggung jawab dengan memberikan tugas-tugas kecil kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. Kata lain menunjuk ke kelompok sanak yang besar dan kadang-kadang diterjemahkan sebagai “kaum” (Bil 27. 14. Tentunya hal ini harus senantiasa di bangun atas dasar kesadaran dan apresiasinya akan eksistensinya sebagai ciptaan Allah yang istimewa. kerabat lain. B. bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab. Pada kenyataannya. Tetapi jika kita diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi. maka seringkali masih merasa sulit. merasa keberatan. anak-anak. daripada “menerima” tanggung jawab. Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab.14). Dalam hal ini tentunya keluarga Kristen juga memiliki hak dan tanggungjawab dalam pembangunan masyarakat yang madani. Beberapa kelompok sosial digambarkan sebagai “suku”.1. KELUARGA DI PERJANJIAN LAMA Tidak ada kata untuk “keluarga” di PL bahasa Ibrani yang dapat disamakan secara tepat dengan kata modern. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB Pada umumnya “tanggung jawab” diartikan sebagai keharusan untuk “menanggung” dan “menjawab” dalam pengertian lain yaitu suatu keharusan untuk menanggung akibat yang ditimbulkan oleh perilaku seseorang dalam rangka menjawab suatu persoalan. Arti tanggung jawab di atas semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap orang. Kata umumnya (beth ab = rumah ayah) dapat berarti keluarga inti yang tinggal di rumah yang sama (Kej 50. kelompok sanak yang lebih besar/luas termasuk dua atau lebih generasi (Kej 7.38).Keluarga Kristen adalah bagian integral dari keluarga-keluarga dalam masyarakat yang plural. pelayan-pelayan dan orang lain yang tinggal . Makna dari istilah “tanggung jawab” adalah “siap menerima kewajiban atau tugas”. Dan sebagai orangtua tentu berkeinginan untuk menanamkan rasa tanggung jawab pada anak. dan menggambar asal etnik. “keluarga inti”. dan juga sanak dengan berarti lebih luas (Kej 24.

tetapi menunjukkan hubungan-hubungan yang beragam di dalam keluarga itu sendiri. dan banyak contoh keluarga yang fungsinya terganggu di PL (misalnya keluarga Ishak. Pendeskripsian ini dimulai dari proses penciptaan hingga pada . dan lebih dari itu mereka membeli orang miskin itu sendiri (Yes 5. menunjukkan bahwa ajaran Kristen khusus diterapkan ke kehidupan rumah tangga. Daud).1. D. ada banyak penyalahgunaan. anak. Ada tekanan pada asal etnik dan jabatan ayah. Yakub.21 . atau frasa “kepunyaan sendiri”. Di PB ada beberapa yang dinamakan ‘pedoman-pedoman kehidupan keluarga’ (Kol 3. 1 Pet 2.4. Ada pemindahan kekuasaan dari kepala keluarga ke penguasa di pusat.1-2.18 . Ef 5.3. Rumah tangga besar ini adalah satuan dasar masyarakat. terjadi .6-8).18 .8-10. selama negara berjalan dari satu krisis ke lain. sosialisasi. Pedoman ini mungkin dimaksudkan untuk membantu anggota rumah tangga Kristen untuk hidup secara terterima sesuai dengan kebudayaannya.9.7. TANGGUNG JAWAB KELUARGA KRISTEN SEBAGAI MANDAT DARI ALLAH Alkitab (secara khusus kitab Kejadian) dengan tegas dan lugas mendeskripsikan eksistensi manusia. Sebelum masa Daud. dan pelayan. makanan. “keluarga inti”. utang meningkat dan orang kaya membeli tanah orang miskin.1 Sam 8. KELUARGA KRISTEN YANG BERTANGGUNG JAWAB A. Tidak ada kata di bahasa Yunani yang dapat disamakan secara tepat dengan ide modern. Tit 2. dan pendidikan agamani. Am 2. istri. Rumah tangga adalah tempat dimana pendidikan. Sentralisasi negara di Yerusalem di bawah Daud dan Salomo menjadi perubahan serupa dengan yang terjadi di peradaban lain. Kemudian. Kita seharusnya memperhatikan bahwa bagian-bagian ini tidak menunjukkan keluarga sebagai satuan. Di pihak lain kenyataan bahwa pedoman itu tertuju kepada para suami.1-10).di rumah.8-15. 1 Tim 2. Keluarga harus menyumbang ke keperluan umum (seperti Samuel mengatakan bahwa mereka harus melakukannya .10-18). 6. dan perlindungan. orang tua. Keluarga Greco-Roman juga rumah tangga besar. Kata umum adalah “rumah” (oikos). hidup keluarga difokuskan pada keperluan umum yaitu pekerjaan.6. yaitu rumah tangga termasuk semua orang yang tinggal di rumah. KELUARGA DI PERJANJIAN BARU Keluarga Yahudi di PB tersusun seperti rumah tangga di PL. Walaupun ada kekuatankekuatan di pola hidup ini.

B. kekuatan dan kesanggupan manusia dalam pelaksanaan tanggungjawab tersebut juga tergantung kepada Allah sebagai pemberi tanggungjawab. Kesadaran yang demikian akan membentuk anggota keluarga yang juga bertanggungjawab terhadap anggota keluarga lainnya sebagai bagian dari dunia ciptaan Allah. damai dan sejahtera. PERANAN SUAMI ISTRI DALAM KELUARGA. Pertanggungjawaban manusia kepada Allah nyata dalam mandat Allah kepada manusia untuk menaklukkan dan menguasai segenap ciptaan. Inilah yang menjadi faktor penentu kesuksesan manusia dalam pelaksanaan tanggungjawabnya sebagai ciptaan yang istimewa di hadapan Allah. Dalam pembentukan keluarga Kristen. Manusia harus senantiasa proaktif untuk mewujudkan dunia yang diwarnai dengan keteraturan. keutuhan dan bahkan kesejahteraan seluruh ciptaan adalah tanggungjawab manusia. Bahkan itulah yang seharusnya menjadi titik berangkat pembentukan kelauarga Kristen. Dengan kata lain. Dalam proses penciptaan dinyatakan bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang istimewa. Anggota keluarga yang memberi apresiasi terhadap pemahaman yang demikian niscaya akan memandang setiap anggota keluarga sebagai pribadi yang harus dihormati dan dibahagiakan. Pertanggungjawaban manusia sebagai ciptaan yang unik dan istimewa berpusat kepada Allah. kedamaian dan kesejahteraan itu.pengingkaran manusia kepada Allah (dosa). Keistimewaan manusia ini pada akhirnya menimbulkan suatu tanggungjawab manusia kepada Allah. Manusia akan mampu menata dunia dan seluruh ciptaan sesuai dengan kehendak Allah apabila dalam diri manusia tersebut terkandung dimensi ketaatan kepada Allah. Dan itu dinyatakan atas kesadaran dan tanggungjawabnya sebagai ciptaan Allah yang istimewa. Setiap keluarga Kristen dibangun dari pribadi yang bertanggungjawab kepada Allah sebagai alat pembentukan tatanan dunia (keluarga) yang teratur. Dengan demikian perlu ada komunikasi dan koordinasi yang kontiniu antara manusia dengan Allah dalam perwujudan dunia yang diwarnai keteraturan. a. damai dan sejahtera menjadi variabel yang sangat menentukan. Keistimewaan ini terletak pada penciptaan manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei) dan juga diciptakan dengan sikap proaktif Allah. kedamaian dan kesejahteraan sebagai konsekwensi keistimewaan itu. Peran Ayah Dalam keluarga . kesadaran akan tanggungjawab manusia sebagai perpanjangan tangan Allah dalam pembentukan tatanan dunia yang teratur. Dan yang menarik dalam hal ini adalah.

sekolah dan hidup yang baik. ekspresi cinta harus benar dan tidak boleh egois.Memimpin berarti bergaul dan memberi waktu (Yohanes 1:39.Ayah adalah pemimpin anak. tubuh jiwa dan roh dengan penuh tanggug jawab. 6:20) • . Selain Kristus. 43) Memimpin berarti menjadi teladan (I Kor 4: 16. perbuatan dan teladan (II Kor 3:11. sebab Yesus datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani ( Matius 20:28.Penanggung utama terhadap anak(Amsal 1:8. malalui pikiran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang kepemimpinan seorang ayah yaitu : Mengagumi dan memberi penghargaan pada istri (Mazmur 139:13-14) Memperhatikan dan memelihara hubungan pribadi dengan sopan dan hormat. Memimpin berarti memimpin dan mengasihi dan melayani. Kolose 3:9). Efesus 5:23) . istri mendapat tempat pertama dihati suami (Matius 10:37) Menyediakan waktu bagi istri dan anak untuk relax bersama. Hajarlah anakmu selama ada harapan. Efesus 5:31).Memberi teladan bagi anak untuk hidup hormat dan takut akan Tuhan Keluarga Kristen tidak hanya membawa anak beragama. . . bukan menuntut atau berlaku sebagai boss. (Kisah para rasul 3:11. Filipi 3:17) Memimpin berarti rela berkorban (Efesus 5:28:30) Tidak memukul atau berlaku kasar. 139:1) . namun tiap anak harus didoakan atau dibimbing untuk bertobat dan mengenal Tuhan Yesus secara sungguh-sungguh. yaitu terdiri dari : • Pemimpin rohani terhadap Istri. Kepemimpinan rohani terhadap istri memberikan wibawa terhadap istri dan anak: • Bertanggung jawab kepada Kristus. karena tugas memimpin mewakili Allah.Peran ayah dalam keluarga sangat luas.Memperhatikan kebutuhan anak secara total. sebab istri adalah milik Kristus dan tubuh istri adalah bait Roh Kudus ( I Korintus 6:19-20. Pemimpin rohani terhadap istri berarti suami harus mendoakan.Anak ciptaan Allah (Mazmur 127:3. tetapi janganlah engkau menginginkan kematiannya (Ams 19:18). berdoa dan membuka Alkitab bersama (Mazmur 127:1) . Roma 16) Pemimpin Anak . Efesus 5:25. Disiplin ditanamkan mulai sejak anak kecil. Kejadian 2:24. ) Melayani Tuhan bersama. Tubuh suami adalah milik istri dan sebaliknya (I Korintus 7:4. mengasihi dan memimpim istri sesuai dengan peraturan Allah.

Gelar penolong diberikan oleh Allah sendiri (kejadian 2:18). hati-hati dalam berkata-kata. tetapi istri yang bodoh meruntuhkan dengan tangannya (Amsal 15:13). siapa yang lebar bibir. istri harus tetap bertekat untuk hidup bersama. Istri harus dapat dipercayai suami.7). Peranan Istri terhadap suami 1. keluarga. memelihara nyawanya. Rajin dan kreatif .Peranan Istri dalam keluarga A. jemaat dan Tuhan. anak dan keluarga sebagaimana janji pernikahan yang diucapkan dihadapan pendeta. . .Menjaga Rahasia yaitu Siapa menjaga mulutya. . Dapat dipercaya Hati suaminya percaya kepadanya (Amsal 31:11a). perasaan dan perbuatannya bermutu. akan ditimpa kebinasaan (Amsal 18:21).Mengatur Rumah Tangga yaitu tugas mengatur rumah tangga bukanlah tugas yang sepele (Titus 2:5). Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan dan mulutnya berseru meminta pukulan orang bebal dibinasakan oleh mulutnya. Pikiran. dalam hal: . menjaga rahasia pribadi.Kesetiaan yaitu Istri berkewajiban setia kepada suami. mengantikan dan mewakili bila diperlukan. Istri yang bijak membangun rumahnya. mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh diceritakan agar gosip tidak berkembang.Mengatur keuangan yaitu Istri yang baik akan dipercaya oleh suami karena mampu mengatur keuangan dengan penuh tanggung jawab. sehingga istri merupakan harta kekayaan yang tak ternilai harganya. mengisi kekurangan. Sebagai penolong bagi suami. Istri sebagai penolong berarti: Berharga atau Bermutu Istri yang cakap lebih berharga dari permata (Amsal 31:10). karena apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia (Matius 19:5-6). Termasuk wanita karir seharusnya tahu mengatur rumah tangga dengan baik dan tidak boleh menelantarkan rumah tangga. Istri merupakan asisten. pekerjaan dan pelayanan. Istri adalah penolong dan bukan perongrong suami. bibirnya adalah jerat bagi nyawanya (Amsal 18:6.

ibu rumah tangga yang malas. namun jangan mengabaikan perhiasan lahiriah. seperti buah apel emas dalam pinggan perak (Amsal 25:11). Ia tahu kapan harus memberikan pujian atau koreksi kepada suaminya. Istri yang baik juga tahu menghias diri sesuai dengan profesi suaminya shingga membeikan rasa hormat dan wibawa Tunduk dan menghormati Suami Istri hendaklah menghormati suami (Efesus 5:33b). termasuk tunduk kepada suami yang tidak beriman (Efesus 5:21. I Petrus 3:27). Perkataan yang diucapkan pada waktunya. merka juga tanpa perkataan dimenengkan oleh kelakuan istri. bagaimana murni dan salehnya hidup istri mereka. Allah telah mengajarkan bagaimana istri berlaku kepada suami. terlebih lagi merupakan perintah Allah agar istri tunduk terhadap suami. Penolong yang berhikmat Ia membuka mulutnya dngan hikmat (Amsal 31:26) istri tahu kapan harus berkata-kata sesuai dengan waktu. Hai Istri tunduklah kepada suamimu sepei kepda Tuhan (Efesus 5:22). istri yang melalaikan diri tidak menjadi penolong yang baik. hai istri-istri.Bangun kala masih malam (Amsal 31:15a) pada malam hari pelitanya tidak padam (Amsal 31:18b) ia sedang bekerja dengan tangannya (Amsal 31:13b). tunduklah kepada suamimu. Istilah tunduk dan hormat mungkin merupakan istilah yang menjengkelkan bagi istri yang dominan terhadap suami. baik dilihat secara kronologis penciptaan. Sangat menyedihkan jika istri menyambut suami dengan rambut kusut dan daster yang kotor. Dalam penampilan yang terutama adalah perhiasan rohani (batin). penolong yang mantap dalam penampilannya. mempunyai kesediaan dan kemampuan bekerja keras. terlebih bagi istri yang memiliki alasan rasional untuk dominan dalam keluarga. boros dan hanya bermalas-malasan akan mengakibatkan rumah tangga yang berantakan. jika mereka meliht. Seorang istri. Namun agar keluarga menjadi bahagia. supaya jika ada diantara mereka yang tidak taat kepada Firman. Kemungkinan kehancuran keluarga karena diabaikannya prinsip tersebut dalam kehidupan keluarga Kristen. Prinsip istri tunduk terhadap suami memang sudah sewajarnya. Jangan mengeluh jika suami mulai melihat wanita lain yang tahu merawat diri. (I Petrus 3:1-2) . prinsip-prinsip keluarga dalam Alkitab perlu digali dan ditaati. tempat dan situasi. Demikian juga kamu. prinsipnya disini adalah seorang istri hendaknya rajin dan kreatif. yaitu tunduk dan hormat.

akan tetapi kehadiran anak-anak tidak boleh mengurangi kasih suami istri.Mengasuh dan mengawasi anak (Amsal 31:27a) . Hai anak-anakku dengarlah didikan ayahmu dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu (Amsal 1:8b).Sebagai guru Sebagai guru seorang ibu harus dapat mendidik anak-anaknya. . . Di dalam beberapa rumah tangga mungkin saja istri melupakan persekutuan dengan suaminya. 31:20). Di bawah ini akan diuraikan peran ibu terhadap anaknya antara lain: . istri harus mengasihi suaminya terlebih dahulu.Teladan bagi anaknya Perlu disadari bahwa kehidupan ibu sangat mewarnai kehidupan anak. Bahkan setelah mereka memiliki anak sekalipun. baik hal positif maupun hal yang negatif. Peranan Ibu bagi Anak. . dan gaya hidup orang tua akan diteladani anak-anak (Amsal 20:15. . Sebagai imam berarti menyampaikan keluhan. Yang pertama harus dikasihi seorang istri adalah suaminya. tetapi juga menentukan kemajuan anak.Imam bagi anak-anaknya Doa orang benar besar kuasanya dan Tuhan mendengarkan doa orang yang jujur dan Tuhan berjanji untuk menjawab doa (Matius 7:7). B.Menyediakan makanan bagi anaknya (Amsal 31:15a) . karenanya suami istri harus saling mengasihi. Kualitas keluarga dari sisi lain juga dapat tercermin dari kebahagiaan. masalah dan sukacita anak kepada Tuhan. ibu juga berperan menjadi penyambung lidah Allah. Ayah dan ibu harus bersam-sama mengasihi dan memelihara anak-anak mereka. istri lebih banyak mencurahkan kasihnya untuk anak-anak. Kasih akan menciptakan kebahagiaan dalam keluarga. 14:1. Kualitas kasih dalam keluarga Kristen adalah sepeti kasih Tuhan Yesus kepada jemaat.Memelihara dan mengasuh anak. Perkataan. Sikap ini tidak baik. yaitu menyampaikan Firman Allah kepada anak. perbuatan. karena kehancuran dan ketidak bahagiaan rumah tangga dapat mengakibatkan anak menjadi korban.Mengasihi Suami Pernikahan Kristen diikat oleh kasih Kristus. pertumbuhan dan kemajuan anak. Istri tidak hanya berperan terhadap hidup dan kemajuan karier suami.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful