MIAH: YUNANI KUNO, ABAD PERTENGAHAN, MASA KEKHILAFAHAN, RENAISSANCE DAN AUFKLAERUNG, ZAMAN MODERN, DAN ZAMAN KONTEMPORER

(sebuah pengantar)
07 Nov A. Zaman Yunani Kuno Pada masa Yunani kuno, filsafat secara umum sangat dominan, meski harus diakui bahwa agama masih kelihatan memainkan peran. Hal ini terjadi pada tahap permulaan, yaitu pada masa Thales (640-545 SM), yang menyatakan bahwa esensi segala sesuatu adalah air, belum murni bersifat rasional. Argumen Thales masih dipengaruhi kepercayaan pada mitos Yunani. Demikian juga Phitagoras (572-500 SM) belum murni rasional. Ordonya yang mengharamkan makan biji kacang menunjukkan bahwa ia masih dipengaruhi mitos. Jadi, dapat dikatakan bahwa agama alam bangsa Yunani masih dipengaruhi misteri yang membujuk pengikutnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa mitos bangsa Yunani bukanlah agama yang berkualitas tinggi. Secara umum dapat dikatakan, para filosof pra-Socrates berusaha membebaskan diri dari belenggu mitos dan agama asalnya. Sokrates menyumbangkan teknik kebidanan (maieutika tekhne) dalam berfilsafat. Bertolak dari pengalaman konkrit, melalui dialog seseorang diajak Sokrates (sebagai sang bidan) untuk “melahirkan” pengetahuan akan kebenaran yang dikandung dalam batin orang itu. Dengan demikian Sokrates meletakkan dasar bagi pendekatan deduktif. Pemikiran Sokrates dibukukan oleh Plato, muridnya. Hidup pada masa yang sama dengan mereka yang menamakan diri sebagai “sophis” (“yang bijaksana dan berapengetahuan”), Sokrates lebih berminat pada masalah manusia dan tempatnya dalam masyarakat, dan bukan pada kekuatan-kekuatan yang ada dibalik alam raya ini (para dewa-dewi mitologi Yunani). Seperti diungkapkan oleh Cicero kemudian, Sokrates “menurunkan filsafat dari langit, mengantarkannya ke kota-kota, memperkenalkannya ke rumah-rumah”. Karena itu dia didakwa “memperkenalkan dewa-dewi baru, dan merusak kaum muda” dan dibawa ke pengadilan kota Athena. Dengan mayoritas tipis, juri 500 orang menyatakan ia bersalah. Ia sesungguhnya dapat menyelamatkan nyawanya dengan meninggalkan kota Athena, namun setia pada hati nuraninya ia memilih meminum racun cemara di hadapan banyak orang untuk mengakhiri hidupnya. Filsafat pra-sokrates ditandai oleh usaha mencari asal (asas) segala sesuatu . Tidakkah di balik keanekaragaman realitas di alam semesta itu hanya ada satu azas? Thales

Karena . jiwa. Origenes (185-254). B. manusia dan dunia. Agustinus (354-430). mempelajarinya merupakan usaha mubadzir. Pemasungan akal dengan jelas terlihat pada pemikiran Plotinus. beserta etikanya. Anselmus. kepribadian. Namun tetap menjadi pertanyaan: bagaimana yang satu itu muncul dalam bentuk yang banyak. mencari jalan menuju teologi Kristiani. Jadi dalam hidup ini rasa itulah satu-satunya yang dituntun oleh Kitab Suci. khususnya mengenai soal-soal yang berhubungan dengan manusia. Sebagaimana telah dikatakan. ajarannya meliputi pengetahuan. Dunia Barat agama Khatolik mulai tersebar dengan ajarannya tentang Tuhan. 2003: 191). berfilsafat di dalam lingkungan ajaran Aristoteles. melalui peletakan dasar intelektual untuk agama kristen. Yang terkenal Tertulianus (160222). yang sangat besar pengaruhnya (De Civitate Dei). kesusilaan. Pada Aquinas penghargaan terhadap akal muncul kembali. tata dalam alam. Ciri-ciri pemikiran filsafat barat abad pertengahan adalah: cara berfilsafatnya dipimpin oleh gereja.mengusulkan: air. tentang manusia. Akal pada Abad Pertengahan ini benar-benar kalah. dan bagaimana yang banyak itu sebenarnya hanya satu? Pythagoras (580-500 sM) dikenal oleh sekolah yang didirikannya untuk merenungkan hal itu. Herakleitos mengajar bahwa segala sesuatu mengalir (“panta rei” = selalu berubah). pedoman hidup manusia. Ia mengatakan bahwa Tuhan bukan untuk dipahami melainkan untuk dirasakan. sedang Parmenides mengatakan bahwa kenyataan justru sama sekali tak berubah. Bapak yang mengacu pada pujangga Kristen. Periode ini ditandai oleh bapak-bapak Gereja (patristik) yang dimulai dengan tampilnya apologet dan para pengarang Gereja. Empedokles: api-udara-tanah-air. masyarakat dan sejarah. Zaman Pertengahan Filsafat Barat Abad Pertengahan (476 – 1492) juga dapat dikatakan sebagai “abad gelap”. dan kerena itu filsafatnya mendapat kritikan. Bukti adanya Tuhan. kesusilaan. Untuk mempertahankan dan menyebarkanya maka mereka menggukanakan falsafat Yunani dan memperkembangkanya lebih lanjut. kepribadian. sifat tentang Tuhan (Burhanuddin. Filsafat rasional dan sains tidak penting. Masa abad pertengahan ini terbagi menjadi dua masa yaitu masa Patristik dan masa Skolastik. terutama pada Zaman Sofis. Di dunia Barat agama Khatolik mulai tersebar dengan ajarannya tentang Tuhan. dan berfilsafat dengan pertolongan Augustinus dan lain-lain. Istilah Patristik berasal dari kata latin patres yang berarti Bapak dalam lingkungan gereja. Anaximandros: yang tak terbatas. manusia dan dunia. Hal itu kelihatan jelas pada Filsafat Plotinus. Democritus (460-370 sM) dikenal oleh konsepnya tentang atom sebagai basis untuk menerangkannya. Untuk mempertahankan dan menyebarkannya maka mereka menggunakan Filsafat Yunani dan mengembangkannya lebih lanjut. Abad Pertengahan merupakan dominasi akal yang hampir seratus persen pada Zaman Yunani sebelumnya. khususnya mengenai soal-soal tentang kebebasan manusia. sifat Tuhan. dan etikanya. Agustinus. Berdasarkan ajaran Neo-Plaonisi da Stoa. Oleh karena itu tujuan dari filsafat adalah bersatu dengan Tuhan. menghabiskan waktu secara sia-sia. Puncak zaman Yunani dicapai pada pemikiran filsafati Sokrates (470-399 sM). Plato (428-348 sM) dan Aristoteles (384-322 sM). etika.

diantaranya yang terkenal adalah perpustakaan Cordova yang saat itu memiliki tidak kurang 400 ribu judul buku. di Eropa tidak ada kegiatan dalam bidang ilmu pengetahuan yang spektakuler yang dapat dikemukakan dan di sebut abad kegelapan. di dunia Islam pada masa yang sama justru malah mengalami masa keemasan ilmu pengetahuan dan teknologi.Simplicius salah seorang pemikir zaman Plotinus. Bandingkan dengan perpustakaan Gereja Canterbury yang berdiri empat abad setelahnya. Pengertian umum tentang zaman pertengahan yang berkaitan dengan perkembangan pengetahuan ialah suatu periode panjang yang dimulai dari jatuhnya kekaisaran Romawi Barat tahun 476 M hingga timbulnya Renaisance di Italia. yang dalam catatan Chatolique . Pada abad ke-10. Perpustakaan Darul Hikmah di Kairo mengoleksi tidak kurang dari 2 juta judul buku. ada kemajuan-kemajuan yang tampak dalam masyarakat berupa penemuan-penemuan. yang pernah dibakar pasukan Salib Eropa. Jadi penafsiran pada dasarnya bersifat relatif kebenarannya. Thomas Aquinas. Anselmus. Ciri khas Filsafat Abad pertengahan terletak pada rumusan terkenal yang dikemukakan oleh Saint Anselmus. tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi motornya. maka filsafat mereka menempati pengertian agama yang absolut dalam dirinya. Oleh karena itu sejak jatuhnya kekaisaran Romawi Barat hingga kira-kira abad ke-10. yang berarti iman terlebih dahulu setelah itu mengerti. yaitu Credo Ut Intelligam. kondisi barat tidak akan ada artinya”. Menjelang berakhirnya abad tengah. Zaman ini ditandai dengan pengaruh yang cukup besar dari agama Katolik terhadap kekaisaran dan perkembangan kebudayaan pada saat itu. Penafsiran sebanarnya tidak lebih berarti dari pada sekedar filsafat juga. telah menutup sama sekali ruang gerak filsafat rasional. Sedangkan kelemahan dalam Filsafat Kristen pada Abad Pertengahan itu adalah sifatnya yang terlalu yakin terhadap penafsiran teks kitab suci. Tahun 529 M Kaisar Justianus mengeluarkan Undang-Undang yang melarang Filsafat. iman telah menang mutlak. di Andalusia terdapat 20 perpustakaan umum. mengoleksi lebih dari 3 juta judul buku. Ada pula Madrasah An-Nuriah yang didirikan pada abad 6 H oleh Khalifah Sultan Muhammad Nuruddin Zanky. Zaman Kekhilafahan Berbeda dengan keaadan di Eropa. Karena filosof pada zaman itu rata-rata menjabat sebagai orang suci (Saint). Bukti perkembangan tradisi pemikiran ilmiah pada masa kekhilafahan Islam dapat dilihat dari sarana dan prasarana pendidikan yang telah maju pada zamannya. C. Orang Romawi sibuk dengan masalah keagamaan tanpa memperhatikan masalah duniawi dan ilmu pengetahuan. Hypatia seorang yang terpelajar ahli filsafat pada zaman Aristoteles dibunuh. Maka pada tahun 415 M. tidak absolut. Karena iman harus menang mutlak orangorang yang masiih menghidupkan filsafat (akal) harus dimusuhi. Tokoh-Tokoh Filsafat Pada Zaman Patristik adalah Augustinus. Perpustakaan Umum Tripoli di Syam. Terdapat Madrasah al-Muntashiriah yang didirikan oleh Khalifah al-Muntashir Billah di Kota Baghdad. Menurut Montgomery Watt dalam bukunya The Influence of Islam on Medieval Europa (1994) sebagaimana dikutip Kusman Sadik (2011: 31) menyatakan “peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri.

1000 tahun sebelum Einstein mencetuskan teori relativitas. Carl B.Encyclopedia. John J O’Connor dan Edmund F Robertson dalam bukunya History of Mathematics. fiki. Selain itu. seorang ilmuwan Muslim abad ke-9 M telah meletakkan dasar-dasar teori relativitas tersebut. dan benda) semuanya relatif dan tidak absolute. Kemudian. kekerasan. George Sarton (Introduction to the History of Science. hanya memiliki tidak lebih dari 2 ribu judul buku (Sadik. Al-Jawahir atau Book of Precious Stones. kepadatan serta beratnya. sains dan teknologi pada masa kekhilafahan Islam. mengungkapkan bahwa kitab Al-Jabr karya al-Khawarizmi itu telah menguraikan perhitungan yang lengkap dalam memecahkan akar positif polynomial persamaan sampai dengan derajat kedua. Jonathan Bloom dan Sheila Blair dalam bukunya Islam: A Thousand Years of Faith and Power (2002) sebagaimana dikutip Kusman Sadik (2011: 32) menyatakan bahwa “rata-rata tingkat kemampuan literasi (membaca dan menulis) di dunia Islam pada Abad Pertengahan lebih tinggi daripada Byzantium dan Eropa”. terdapat cendekiawan bidang sains yang disegani di dunia barat yaitu Ibnu Sina (dikalangan ilmuwan Barat dikenal dengan nama Avicenna). . Ia berbeda dengan Galileo. Al-Falsafah al-Ula. gerakan. Imam Ahmad bin Hanbal yang terkenal dengan kitabnya Al-Musnad. Dalam kitabnya. yang versi terjemahan bahasa Inggrisnya adalah The Compendious Book on Calcuation By Completion and Balancing. Al-Biruni. 2011: 32). al-Maqalah fi Hisab al-Jabr wa al-Muqabilah. adab. ruang. bau. 2011: 31). Teori relativitas merupakan revolusi dari ilmu matematika dan fisika. Dalam kitabnya. Di dalam kitabnya. Karya lainnya adalah Kitab Asy-Syifa yang terdiri dari 18 jilid dan dikenal di dunia kedokteran modern sebagai ensiklopedia filosofi kedokteran (Sadik. yang oleh saintis Barat. Tokoh-tokoh yang terkenal memberi dasar pada kemajuan tradisi pemikiran ilmiah. yaitu al-Kindi. Ilmuwan Muslim lainnya yang memajukan tradisi pemikiran ilmiah pada masa keemasan Islam adalah al-Khawarizmi yang terkenal dengan kitab monumentalnya. dikategorikan sebagai ilmuwan terhebat sepanjang zaman. menyebutkan bahwa Al-Biruni telah berkontribusi penting dalam geodesi dan geografi karena dialah yang pertama kali memperkenalkan teknik mengukur jarak di bumi menggunakan metode triangulasi. Menurut catatan sejarah. al-Kindi mengemukakan bahwa fisik bumi dan seluruh fenomena fisik bumi (waktu. 1927). Al-Biruni merupakan ilmuwan Muslim pertama yang mengemukakan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat daripada kecepatan suara. Melalui kitabnya ini. ia menulis ensiklopedia jutaan item tentang pengobatan dan obat-obatan. dan Descartes yang menanggap semua fenomena itu sebagai sesuatu yang absolute. alKhawarizmi telah meletakkan dasar cabang Matematika modern yakni Aljabar (Algebra). Karyanya yang sangat terkenal Al-Qanun fi ath-Thibb. al-Biruni menjelaskan beragam mineral dan mengklasifikasikannya berdasarkan warna. dan lain-lain. yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris The Canon of Medicine merupakan tujukan bidang kedokteran dunia selama berabad-abad. Boyer dalam bukunya The Arabic Hegemony: A History of Mathematics. diantaranya Imam Syafi’I yang menurut Imam Al-Mawardi karyanya mencapai 113 kitab tentang tafsir. Teori Einstein tentang relativitas yang dipublikasikan dalam La Relativite banyak dipengaruhi oleh pemikiran al-Kindi.

Menurut Ibnu Tufayl dalam pengantar Risalah Hayyi bin Yaqzan. asam nitrat.Sepuluh abad sebelum ahli kimia barat John Dalton mencetuskan teori molekul kimia. 2002: 75). sebagai salah seorang tokoh agung pada zamannya bahkan dinobatkan sebagai filosuf arab pertama (Maghfur. Sepeninggal Al-Kindi pada tahun 260 H/873 M. sahih dan jujur dari segi periwayatannya dalam bidang filsafat selain Ibnu Bajjah. Karya monumental Al-Farabi diantaranya Kitab Al-Qiyas. filsafat 22 topik.Perkembangan dunia sains juga dipelopori oleh al-Haitham atau Alhazen. al-Farabi juga telah melakukan kompromi antara agama dengan filsafat. kecenderungan filsafat Ibnu Sina tidak juah beda dengan al-Farabi. namun menurut Al-Badawi yang tersisa saat ini hanya 17 buah antara lain yang terkenal al-Syifa’. Keduanya berusaha untuk mengintegrasikan pandangan kefilsafatan dengan agama. dan metafisika. Adapun Jabir Ibnu Hayyan atau di Barat dikenal dengan nama Geber merupakan peletak dasar ilmu kimia modern. Tawti’ah fi al-Mantiq. matematika 18 topik. Perkembangan pemikiran filsafat di era kekhilafahan Islam dimulai dari seorang tokoh yang bernama Al-Kindi yang merupakan orang arab keturunan Qahtan. Secara umum. Bacon. dan Kepler dalam penciptaan mikroskop serta teleskop. fisika. dalam bidang logika sebanyak 36 buah. yang menyatakan bahwa di Andalusia (Spanyol) belum pernah ada orang yang berpengetahuan lebih mendalam. dan sebagainya. Ibnu Sina memiliki karya sebanyak 276 Kitab. antara . Saat ini karya Ibnu Bajjah yang telah didaftar oleh Oxford meliputi 29 judul. muncul nama besar lainnya dalam sejarah filsafat Islam yaitu Al-Farabi. Sepeninggal Ibnu Sina. Ibnu Sina meninggal dalam usia 58 tahun pada hari Jum’at pertama Ramadhan tahun 428 H/1049 M (Maghfur. yaitu logika. Al-farabi merupakan filosuf muslim kedua setelah Al-Kindi. asam sitrat. yang terdiri dari empat bagian. Berkat jasa Jabir. asam asetat. Al-Farabi anak seorang njenderal pada masa Abbasiyah yang lahir di Farab Transoxiana. oleh Ibnu an-Nadlim disebut sebagai tokoh sentral filsafat Islam di Barat. matematika. Ibnu Bajjah sezaman dengan alGhazali. muncul filosuf lain yaitu Ibu Sina (370H/980 M).tashim Billah fi al-falsafah al-Ula. teknik distilasi dan teknik kritalisasi. Setelah Al-Farabi yang meninggal pada 339 H/951 M di damaskus. dalam bidang logika ada 20 topik. Kedudukan AlKindi diakui oleh ahli sehrah pemikiran Ibnu An-Nadlim. muncul filosuf muslim yang mengembangkan tradisi pemikiran filsafat Islam di Barat yakni Ibnu Bajjah (478-503 H/1099-1124 M). Karya monumental Al-Kindi di bidang filsafat adalah Kitab Ila alMu. kitabnya yang berjudul AlKimya atau versi terjemahannya The Book of Composition Aichemy. Jabir Ibnu Hayyan (721 M-815 M) telah menemukannya pada abad ke-8. Seperti halnya Al-Kindi. astronomi dan perbintangan 45 topik. telah menjadi rujukan di berbagai universitas Eropa selama ratusan tahun. geometri 23 topik. asam nitrat. Penelitiannya mengenai cahaya telah memberikan dasar penting kepada saintis Barat yaitu Boger. ilmu pengetahuan modern bisa mengenal asam klorida. 2002: 66). Dari kampungnya Al-Farabi menuju Baghdad yang terkenal pada masa itu sebagai pusat studi sains. Karya-karya al-Farabi sebanyak 128 buah. Mendalamnya pengetahuan Al-Kindi Nampak dari karya-karyanya yang telah dikumpulkan oleh An-Nadlim sebanyak 241 topik.

Robertson (1999) menulis dalam MacTutor History of Mathematics Archive: Recent research paints a new picture of the debt that we owe to Islamic mathematics.seventeenth and eighteenth centuries are now known to have been developed by Arabic/Islamic mathamatichians around four centuries earlier. Mereka menemukan dan memberi nama alembic (al-anbic). Introduced precise observation. 17 dan 18 ternyata telah dikembangakan oleh matematikawan Arab/Islam kirakira empat abad lebih awal) (Amhar: 2011: 48) Will Durant juga menulis dalam The Story of Civilization IV: The Age of Faith: Chemistry as a science was almost created by the moslems. 2002: 82). yang paling ilmiah dari seluru kegiatan pada zaman pertangahan) (Amhar. Pengakuan jujur para peneliti telah menjadi bukti akan kemajuan tradisi berpikir ilmiah pada masa kekhilafahan Islam. Chemicall analyzed innumerable substances. Beliau lahir di Granada sekitar 506 H/1123 M. menganalisis substansi yang tak terhitung banyaknya. Alkimia yang diwarisi kaum muslim dari mesir menyumbangkan untuk kimia ribuan penemuan incidental.They invented and named the alembic (al-anbiq). investigated their affinities. membedakan alkali dan asam. seperti pada zaman Yunani Kuno. Filsafat Ibnu Bajjah banyak dipengaruhi unsur Platonisme dibanding Aristoteleanisme (Maghfur. eksperimen terkontrol dan catatan yang hati-hati.O’Connor dan Edmund F. 2011: 48). menyelidiki kemiripannya.which the moslems inherited from Egypt. composed lapidaries distinguished alkalis and acids. and careful records. D. Manusia pasa zaman ini adalah manusia yang merindukan pemikiran bebas. Serta masih banyak lagi pemikir atau filosuf muslim lainnya yang pernah dilahirkan pada masa keemasan peradaban Islam (masa Kekhilafahan). Where the Geeks (so far as we know) were confined to industrial experience and vague hypothesis. Saat dalam bidang ini orang-orang Yunani tidak memiliki pengalaman industri dan hanya memberikan hipotesis yang meragukan. (Penelitian terkini memberikan gambaran yang baru pada hutang yang telah diberikan matematika Islam pada kita. (Kimia adalah ilmu yang hampir seluruhnya diciptakan oleh kaum muslim.lain: Maqalat al-Sama’ awa al-Tabi’I. para ilmuwan Muslim mengantarkan pada mengamatan teliti. alchemy . Setelah itu muncul generasi setelahnya yakni Ibnu Rusyd pada tahun 520 H/1137 M atau 15 tahun setelah wafatnya al-Ghazali.which was the most scientific of all medival operations. Secara historis Renaisance adalah suatu gerakan yang meliputi suatu zaman ketika orang merasa telah dilahirkan kembali dalam keadaban. Zaman Renaissance Kata Renaissance berarti kelahiran kembali. Zaman ini merupakan era kebangkitan kembali pemikiran yang bebas dari dogma-dogma agama. dari metodenya. sebagaimana John J. for in this field. Certainly many of the ideas which were previously thought to have been brilliant new conceptions due to Europen mathamatichians of the sixteenth. . contributed to Chemistry by a thousand.studied and manufactured hundreds of drugs. Filosuf muslim Barat kedua adalah Ibnu Tufayl. mempelajari dan memproduksi ratusan jenis obat. the sarancens. controlled experiment. Dapat dipastikan bahwa banyak ide yang sebelumnya kita anggap merupakan konsep-konsep brilian matematikawan Eropa pada abad 15.

dan Francis Bacon. yang positif. kecuali kalau diyakini sendiri bahwa itu memang benar. (2) Perang Salib (1100-1300) yang terulang sebanyak enam kali. Muncul pemikiran positivisme pada abad ke-19 yang dikemukakan oleh Auguste Comte (1798-1857). Tokoh-tokoh yang lain adalah Isaac Newton (1643-1727) yakni dalam bidang ilmu fisika. Johannes Kepler. perkembangan pemikiran manusia berlangsung dalam . Tycho Brahe. dan menjadi pelopor dalam usaha mensistemalisasi secara logis prosedur ilmiah. (2) memilah-milah masalah menjadi bagian-bagian terkecil untuk mempermudah penyelesaiannya. Aliran rasionalisme berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang dapat dipercaya adalah rasio (akal). yaitu: (1) adanya hubungan dengan kerajaan Islam di Semenanjung Iberia dengan negara-nagara Perancis. (3) berpikir runtut dengan mulai dari hal yang paling rumit. Orang yang merintis suatu perkembangan besar pada abad ke-17 adalah Francis Bacon (1561-1626). Menurut Decrates. (4) perincian yang lengkap dan pemeriksaan yang menyeluruh diperlukan supaya tidak ada yang terlupakan dari permasalahan yang dikaji (Mustansyir. pada zaman Renaisance juga terdapat perkembangan di bidang ilmu negara. Thompson sebagai penemu electron. sekalipun puncaknya baru terdapat pada awal abad ke-17. langkah-langkah berpikir terdiri dari empat hal. Sementara. Ditemukannya mesin uap oleh James Watt mendorong tercetusnya Revolusi Industri di Inggris pada abad ke-18. J. Tokoh yangmemberikan sumbangan pada masa modern adalah Rene Descartes (1596-1650) merupakan tokoh yang amat mendewakan rasio dan terkenal sebagai Bapak Filsafat Modern. Zaman Modern Pada masa ini muncul pemikir-pemikir yang mendorong cara pendekatann yang sama sekali baru terhadap masalah-masalah manusia.Gejala-gejala kebangkitan kembali pemikiran bebas telah mulai tampak pada abad ke-12M dan merupakan dasar dari perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya. 2001: 81-82). Pemikiran ini berpangkal dari apa yang telah diketahui.J. yang factual. Kebangkitan ilmu pengetahuan ini dipelopori oleh beberapa orang biarawan yang menuntut ilmu di Spanyol. seperti rasionalisme dan empirisme. teknologi mendapat arti baru sebagai applied scince (Ilmu terapan). dan matematika. yaitu syarat yang dituntut oleh semua pengetahuan ilmiah. Mulai saat zaman modern. (3) jatuhnya Istanbul ke tangan bangsa Turki (1453). (1) tidak menerima apa pun sebagai hal yang benar. Ia dapat dipandang sebagai orang yang meletakkan dasardasarr bagi metode induksi yang modern. Darwin menyumbangkan teori evolusi serta tokoh-tokoh lainnya. Menurut Slamet Iman Santosa (1977:65) perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman Renaissance mempunyai tiga sumber. Menurut Comte. Kabangkitan ilmu pengetahuan pada zaman Renaisance ditandai dengan timbulnya pemikiran dari tokoh-tokoh terkenal seperti: Nicolas Copernicus. Galileo Galilei. aliran empirisme berpendapat bahwa empiri ata pengalamanlah yang menjadi sumber pengetahuan baik pengalaman batiniah maupun lahiriah. kemudian menyebarkan kebeberapa tempat di Eropa. E. yaitu dari Hugo de Groot (1583-1645) dengan gagasannya tentang hukum internasional. Segala uraian dan persoalan yang diluar apa yang ada sebagai fakta atau kenyataan dikesampingkan. Disamping perkembangan di bidang ilmu pengetahuan alam.

yang dipandang sebagai asal segala penampakan atau gejala yang khusus. Informasi ilmiah diproduksi dengan cepat. kepada sebab pertama dan tujuan terakhir segala sesuatu. Media elektronik kemudian merevolisi informasi dengan telavisa. penemuan mesin cetak merupakan peristiwa yang sangat penting. kekuatan-kekuatan adikodrati hanya diganti dengan kekuatan-kekuatan yang abstrak. tetapi sekitar lima abad yang lalu terjadi perubahan besar dengan gagasan manusia harus menguasai alam. Inilah yang disebut technostress. Teknologi sengaja dibuat segera usang atau tidak tahan lama. yaitu dengan pengamatan dan dengan memakai akal. percepatan pertumbuhan teknologi itu sedemikian rupa. Sekarang microelektronik dan multi media memebawa kita ke masyarakat informasi yang sanggup menyajikan gambar. meliputi dua setiap tahun. Koran jarak jauh. Perkembangan teknologi juga ditrandai dengan makin meluasnya penggunaan teknologi modern itu dalam kehidupan sehari-hari.tiga tahap. Perkembangan teknologi akan menambah kuatitas produk. Dalam dasawarsa-dasawarsa akhir datang pula arus kontra dengan gerakan ke holism lagi. dengan pengertian-pengertian yang dipersatukan dalam sesuatu yang bersifat umum. materi dan jiwa harus dipisahkan. Di masa depan teknologi akan jauh lebih pesat lagi perkembangannya. 2993: 20-21). pertumbuhan itu laksana sebuah ledakan. Salah satu fisikawan yang termasyur pada masa itu adalah Albert Einstein. Sekarang orang berusaha menemukan hukum-hukum kasamaan dan urutan yang terdapat pada fakta-fakta yang telah dikenal atau disajikan kepadanya. karena pengaruh negative teknologi dan pengaruh positif ekologi (Jacob. tetapi menurunkan kualitas. Dalam 20 tahun terakhir ini. orang mengarahkan rohnya kepada hakekat batiniah segala sesuatu. Sementara itu dalam ilmu pengetahuan alam. yan gpenuh katidakpastian dan kecemasan. yang dimanfaatkan dengan baik pertama kali di Eropa. dll. Masing-masing ilmu mengembangkan disiplin keilmuannya dan berbagai macam penemuan-penemuannya. Mahzhab Hippokrates melihat kedokteran secara historis . G. ilmiah atau positif. Orang membayangkan masa depan yang penuh shock. Menurut Comte ilmu pasti adalah dasar segala filsafat. Zaman positif adalah zaman ketika orang tahu bahwa tiada gunanya untuk berusaha untuk mencapaii pengetahuan yang mutlak. karena lingkungan yang terlalu cepat berubah. Dalam bidang kedokteran. sehingga kalau diukur dari jangka waktu yang pendek tersebut . Zaman metafisis . dan makin lama makin mencapai skala masal. Dalam disiplin ilmu social. Disisi lain pada zaman Kontemporer perkembangan ilmu juga ditandai dengan terjadinya . suara dan cetakan sekaligus dan dapat bersifat individual dan personal. yaitu teologis. terutama fisika sianggap memiliki perkembangan yang sangat spektakuler. Dalam media komunikasi. 1993:19). bahkan disiplindisiplin tertentu seperti genetika setiap dua tahun (Jacob. Zaman Kontemporer Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman kontemporer berkembang dengan sangat cepat. berbagai macam pendekatan dihasilkan guna semakin menajamkan daya analisa terhadap fenomena yang ditelitinya. Zaman teologis. metafisis. Penemuan dan penciptaan terjadi silih berganti dan makin sering.

Akibatnya. Komunikasi ilmiah antar ilmuan juga sangat mendukung bagi percepatan perkembangna ilmu pengetahuan. Di samping kecenderungan ke arah spesialisasi. bidang pengkajian suatu bidang keilmuan makin sempit yang ditambah dengan berbagai pembatasan dalam pengkajiannya seperti asumsi dan prinsip sehingga membuat lingkup penglihatan keilmuan bertambah sempit pula. PENUTUP Ilmu pengetahuan berkembang sesuai dengan perkembangan akal pikiran manusia yang semakin lama semakin maju dan meluas. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Modern (abad 17-19 M) yang ditandai dengan percepatan kemajuan ilmu pengetahuan di Eropa. . Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Yunani (abad 7 SM–6 M) yang dikenal sebagai masa kelahiran pemikiran kritis refleksi manusia. kecenderungan lainnya dalam perkembangan ilmu pada zaman kontemporer ini adalah sintesis antara bidang ilmu satu dengan bidang ilmu yang lainnya. Perubahan perilaku/ kebiasaan masyarakat mulai dari berburu. berladang hingga penggunaan teknologi modern merupakan bentuk dari perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju seiring dengan perkembangan akal pikiran manusia. Inilah yang menjad kunci percepatan perkembangan ilmu sekarang ini. Perkembangan ilmu yang semakin cepat pada masa sekarang dimungkinkan karena adanya metode ilmiah dan komunikasi ilmiah antar ilmuan.spesialisasi-spesialisasi yang semakin tajam. Namun pada masa sekarang komunikasi antar ilmuan menjadi sangat mudah karena munculnya pendukung lain seperti internet. Hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang ilmuan disuatu wilayah akan dapat dengan mudah diketahui oleh ilmuan lain di wilayah lain. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Pertengahan (abad 6 SM–15M) yang dimulai dengan kejatuhan Kekaisaran Romawi Barat hingga timbulnya Renaissance di Italia. Mulai dari Zaman Purba yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah Mesir dan Babylonia pada abad 3–1 SM. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Kekhilafahan Islam yang merupakan dasar perkembangan tradisi pemikiran ilmiah. Hingga perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Kontemporer (abad 20 M – sekarang) yang ditandai dengan perkembangan disiplin ilmu dari masing-masing ilmu yang menghasilkan berbagai macam penemuan yang silih berganti dan makin sering. Dan perkembangan ilmu pengetahuan tidak terpusat hanya pada suatu wilayah tertentu saja. Zaman Renaissance (abad 14–17 M) yang merupakan zaman peralihan ketika kebudayaan abad tengah mulai berubah menjadi suatu kebudayaan modern. dan perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah Cina pada masa Dinasti Shang dan Dinasti Chon. perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah India pada tahun 2000 SM. Melainkan merata pada wilayah-wilayah yang dihuni manusia. Yang terjadi tidak hanya pada benua Eropa tetapi dunia Timur juga memegang peran penting dalam perkembangan ilmu dan peradaban manusia. dan perkembangan IPTEK di barat. Hal inilah yang menimbulkan gejala deformation professionelle.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful