MIAH: YUNANI KUNO, ABAD PERTENGAHAN, MASA KEKHILAFAHAN, RENAISSANCE DAN AUFKLAERUNG, ZAMAN MODERN, DAN ZAMAN KONTEMPORER

(sebuah pengantar)
07 Nov A. Zaman Yunani Kuno Pada masa Yunani kuno, filsafat secara umum sangat dominan, meski harus diakui bahwa agama masih kelihatan memainkan peran. Hal ini terjadi pada tahap permulaan, yaitu pada masa Thales (640-545 SM), yang menyatakan bahwa esensi segala sesuatu adalah air, belum murni bersifat rasional. Argumen Thales masih dipengaruhi kepercayaan pada mitos Yunani. Demikian juga Phitagoras (572-500 SM) belum murni rasional. Ordonya yang mengharamkan makan biji kacang menunjukkan bahwa ia masih dipengaruhi mitos. Jadi, dapat dikatakan bahwa agama alam bangsa Yunani masih dipengaruhi misteri yang membujuk pengikutnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa mitos bangsa Yunani bukanlah agama yang berkualitas tinggi. Secara umum dapat dikatakan, para filosof pra-Socrates berusaha membebaskan diri dari belenggu mitos dan agama asalnya. Sokrates menyumbangkan teknik kebidanan (maieutika tekhne) dalam berfilsafat. Bertolak dari pengalaman konkrit, melalui dialog seseorang diajak Sokrates (sebagai sang bidan) untuk “melahirkan” pengetahuan akan kebenaran yang dikandung dalam batin orang itu. Dengan demikian Sokrates meletakkan dasar bagi pendekatan deduktif. Pemikiran Sokrates dibukukan oleh Plato, muridnya. Hidup pada masa yang sama dengan mereka yang menamakan diri sebagai “sophis” (“yang bijaksana dan berapengetahuan”), Sokrates lebih berminat pada masalah manusia dan tempatnya dalam masyarakat, dan bukan pada kekuatan-kekuatan yang ada dibalik alam raya ini (para dewa-dewi mitologi Yunani). Seperti diungkapkan oleh Cicero kemudian, Sokrates “menurunkan filsafat dari langit, mengantarkannya ke kota-kota, memperkenalkannya ke rumah-rumah”. Karena itu dia didakwa “memperkenalkan dewa-dewi baru, dan merusak kaum muda” dan dibawa ke pengadilan kota Athena. Dengan mayoritas tipis, juri 500 orang menyatakan ia bersalah. Ia sesungguhnya dapat menyelamatkan nyawanya dengan meninggalkan kota Athena, namun setia pada hati nuraninya ia memilih meminum racun cemara di hadapan banyak orang untuk mengakhiri hidupnya. Filsafat pra-sokrates ditandai oleh usaha mencari asal (asas) segala sesuatu . Tidakkah di balik keanekaragaman realitas di alam semesta itu hanya ada satu azas? Thales

menghabiskan waktu secara sia-sia. manusia dan dunia. Anaximandros: yang tak terbatas. khususnya mengenai soal-soal tentang kebebasan manusia. Democritus (460-370 sM) dikenal oleh konsepnya tentang atom sebagai basis untuk menerangkannya. Jadi dalam hidup ini rasa itulah satu-satunya yang dituntun oleh Kitab Suci. Zaman Pertengahan Filsafat Barat Abad Pertengahan (476 – 1492) juga dapat dikatakan sebagai “abad gelap”. Ciri-ciri pemikiran filsafat barat abad pertengahan adalah: cara berfilsafatnya dipimpin oleh gereja. Dunia Barat agama Khatolik mulai tersebar dengan ajarannya tentang Tuhan. dan berfilsafat dengan pertolongan Augustinus dan lain-lain.mengusulkan: air. tentang manusia. Di dunia Barat agama Khatolik mulai tersebar dengan ajarannya tentang Tuhan. beserta etikanya. ajarannya meliputi pengetahuan. Oleh karena itu tujuan dari filsafat adalah bersatu dengan Tuhan. tata dalam alam. sedang Parmenides mengatakan bahwa kenyataan justru sama sekali tak berubah. B. Agustinus (354-430). Hal itu kelihatan jelas pada Filsafat Plotinus. Periode ini ditandai oleh bapak-bapak Gereja (patristik) yang dimulai dengan tampilnya apologet dan para pengarang Gereja. Filsafat rasional dan sains tidak penting. masyarakat dan sejarah. Bukti adanya Tuhan. melalui peletakan dasar intelektual untuk agama kristen. Herakleitos mengajar bahwa segala sesuatu mengalir (“panta rei” = selalu berubah). kepribadian. Untuk mempertahankan dan menyebarkannya maka mereka menggunakan Filsafat Yunani dan mengembangkannya lebih lanjut. dan etikanya. sifat Tuhan. 2003: 191). Akal pada Abad Pertengahan ini benar-benar kalah. jiwa. pedoman hidup manusia. Origenes (185-254). sifat tentang Tuhan (Burhanuddin. Pemasungan akal dengan jelas terlihat pada pemikiran Plotinus. Pada Aquinas penghargaan terhadap akal muncul kembali. Yang terkenal Tertulianus (160222). Untuk mempertahankan dan menyebarkanya maka mereka menggukanakan falsafat Yunani dan memperkembangkanya lebih lanjut. terutama pada Zaman Sofis. Agustinus. kepribadian. Masa abad pertengahan ini terbagi menjadi dua masa yaitu masa Patristik dan masa Skolastik. Empedokles: api-udara-tanah-air. mempelajarinya merupakan usaha mubadzir. dan bagaimana yang banyak itu sebenarnya hanya satu? Pythagoras (580-500 sM) dikenal oleh sekolah yang didirikannya untuk merenungkan hal itu. berfilsafat di dalam lingkungan ajaran Aristoteles. Istilah Patristik berasal dari kata latin patres yang berarti Bapak dalam lingkungan gereja. Plato (428-348 sM) dan Aristoteles (384-322 sM). Ia mengatakan bahwa Tuhan bukan untuk dipahami melainkan untuk dirasakan. Berdasarkan ajaran Neo-Plaonisi da Stoa. Namun tetap menjadi pertanyaan: bagaimana yang satu itu muncul dalam bentuk yang banyak. kesusilaan. Bapak yang mengacu pada pujangga Kristen. khususnya mengenai soal-soal yang berhubungan dengan manusia. etika. yang sangat besar pengaruhnya (De Civitate Dei). Karena . Sebagaimana telah dikatakan. Anselmus. dan kerena itu filsafatnya mendapat kritikan. Puncak zaman Yunani dicapai pada pemikiran filsafati Sokrates (470-399 sM). manusia dan dunia. kesusilaan. Abad Pertengahan merupakan dominasi akal yang hampir seratus persen pada Zaman Yunani sebelumnya. mencari jalan menuju teologi Kristiani.

Pengertian umum tentang zaman pertengahan yang berkaitan dengan perkembangan pengetahuan ialah suatu periode panjang yang dimulai dari jatuhnya kekaisaran Romawi Barat tahun 476 M hingga timbulnya Renaisance di Italia. C. yang pernah dibakar pasukan Salib Eropa. yang dalam catatan Chatolique . Menurut Montgomery Watt dalam bukunya The Influence of Islam on Medieval Europa (1994) sebagaimana dikutip Kusman Sadik (2011: 31) menyatakan “peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri. Orang Romawi sibuk dengan masalah keagamaan tanpa memperhatikan masalah duniawi dan ilmu pengetahuan. maka filsafat mereka menempati pengertian agama yang absolut dalam dirinya. ada kemajuan-kemajuan yang tampak dalam masyarakat berupa penemuan-penemuan. Zaman ini ditandai dengan pengaruh yang cukup besar dari agama Katolik terhadap kekaisaran dan perkembangan kebudayaan pada saat itu. Ada pula Madrasah An-Nuriah yang didirikan pada abad 6 H oleh Khalifah Sultan Muhammad Nuruddin Zanky. Perpustakaan Darul Hikmah di Kairo mengoleksi tidak kurang dari 2 juta judul buku. yang berarti iman terlebih dahulu setelah itu mengerti. Oleh karena itu sejak jatuhnya kekaisaran Romawi Barat hingga kira-kira abad ke-10. tidak absolut. Maka pada tahun 415 M. Perpustakaan Umum Tripoli di Syam. yaitu Credo Ut Intelligam. Hypatia seorang yang terpelajar ahli filsafat pada zaman Aristoteles dibunuh. Bukti perkembangan tradisi pemikiran ilmiah pada masa kekhilafahan Islam dapat dilihat dari sarana dan prasarana pendidikan yang telah maju pada zamannya. di dunia Islam pada masa yang sama justru malah mengalami masa keemasan ilmu pengetahuan dan teknologi. tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi motornya. Pada abad ke-10. Karena iman harus menang mutlak orangorang yang masiih menghidupkan filsafat (akal) harus dimusuhi. Zaman Kekhilafahan Berbeda dengan keaadan di Eropa. Sedangkan kelemahan dalam Filsafat Kristen pada Abad Pertengahan itu adalah sifatnya yang terlalu yakin terhadap penafsiran teks kitab suci. Menjelang berakhirnya abad tengah. Bandingkan dengan perpustakaan Gereja Canterbury yang berdiri empat abad setelahnya. Ciri khas Filsafat Abad pertengahan terletak pada rumusan terkenal yang dikemukakan oleh Saint Anselmus. di Andalusia terdapat 20 perpustakaan umum. diantaranya yang terkenal adalah perpustakaan Cordova yang saat itu memiliki tidak kurang 400 ribu judul buku. Thomas Aquinas. Penafsiran sebanarnya tidak lebih berarti dari pada sekedar filsafat juga. Jadi penafsiran pada dasarnya bersifat relatif kebenarannya. kondisi barat tidak akan ada artinya”. Tahun 529 M Kaisar Justianus mengeluarkan Undang-Undang yang melarang Filsafat. Tokoh-Tokoh Filsafat Pada Zaman Patristik adalah Augustinus. di Eropa tidak ada kegiatan dalam bidang ilmu pengetahuan yang spektakuler yang dapat dikemukakan dan di sebut abad kegelapan. Karena filosof pada zaman itu rata-rata menjabat sebagai orang suci (Saint). Anselmus. telah menutup sama sekali ruang gerak filsafat rasional. iman telah menang mutlak. mengoleksi lebih dari 3 juta judul buku. Terdapat Madrasah al-Muntashiriah yang didirikan oleh Khalifah al-Muntashir Billah di Kota Baghdad.Simplicius salah seorang pemikir zaman Plotinus.

hanya memiliki tidak lebih dari 2 ribu judul buku (Sadik. Jonathan Bloom dan Sheila Blair dalam bukunya Islam: A Thousand Years of Faith and Power (2002) sebagaimana dikutip Kusman Sadik (2011: 32) menyatakan bahwa “rata-rata tingkat kemampuan literasi (membaca dan menulis) di dunia Islam pada Abad Pertengahan lebih tinggi daripada Byzantium dan Eropa”. 2011: 32). al-Maqalah fi Hisab al-Jabr wa al-Muqabilah. . Imam Ahmad bin Hanbal yang terkenal dengan kitabnya Al-Musnad. Al-Biruni. Al-Jawahir atau Book of Precious Stones. yang oleh saintis Barat. Dalam kitabnya. adab. Boyer dalam bukunya The Arabic Hegemony: A History of Mathematics. terdapat cendekiawan bidang sains yang disegani di dunia barat yaitu Ibnu Sina (dikalangan ilmuwan Barat dikenal dengan nama Avicenna). dan benda) semuanya relatif dan tidak absolute. Karyanya yang sangat terkenal Al-Qanun fi ath-Thibb. kekerasan. Melalui kitabnya ini. 1927). diantaranya Imam Syafi’I yang menurut Imam Al-Mawardi karyanya mencapai 113 kitab tentang tafsir. fiki. Selain itu. 1000 tahun sebelum Einstein mencetuskan teori relativitas. Carl B. Tokoh-tokoh yang terkenal memberi dasar pada kemajuan tradisi pemikiran ilmiah. Ilmuwan Muslim lainnya yang memajukan tradisi pemikiran ilmiah pada masa keemasan Islam adalah al-Khawarizmi yang terkenal dengan kitab monumentalnya. sains dan teknologi pada masa kekhilafahan Islam. Kemudian. mengungkapkan bahwa kitab Al-Jabr karya al-Khawarizmi itu telah menguraikan perhitungan yang lengkap dalam memecahkan akar positif polynomial persamaan sampai dengan derajat kedua. Al-Falsafah al-Ula. 2011: 31). yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris The Canon of Medicine merupakan tujukan bidang kedokteran dunia selama berabad-abad. kepadatan serta beratnya. dan Descartes yang menanggap semua fenomena itu sebagai sesuatu yang absolute. yaitu al-Kindi. Al-Biruni merupakan ilmuwan Muslim pertama yang mengemukakan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat daripada kecepatan suara. Teori relativitas merupakan revolusi dari ilmu matematika dan fisika. Dalam kitabnya. ruang. yang versi terjemahan bahasa Inggrisnya adalah The Compendious Book on Calcuation By Completion and Balancing. dikategorikan sebagai ilmuwan terhebat sepanjang zaman. gerakan. al-Kindi mengemukakan bahwa fisik bumi dan seluruh fenomena fisik bumi (waktu. Menurut catatan sejarah. Ia berbeda dengan Galileo. Di dalam kitabnya. menyebutkan bahwa Al-Biruni telah berkontribusi penting dalam geodesi dan geografi karena dialah yang pertama kali memperkenalkan teknik mengukur jarak di bumi menggunakan metode triangulasi. seorang ilmuwan Muslim abad ke-9 M telah meletakkan dasar-dasar teori relativitas tersebut. Karya lainnya adalah Kitab Asy-Syifa yang terdiri dari 18 jilid dan dikenal di dunia kedokteran modern sebagai ensiklopedia filosofi kedokteran (Sadik.Encyclopedia. al-Biruni menjelaskan beragam mineral dan mengklasifikasikannya berdasarkan warna. ia menulis ensiklopedia jutaan item tentang pengobatan dan obat-obatan. bau. George Sarton (Introduction to the History of Science. alKhawarizmi telah meletakkan dasar cabang Matematika modern yakni Aljabar (Algebra). dan lain-lain. Teori Einstein tentang relativitas yang dipublikasikan dalam La Relativite banyak dipengaruhi oleh pemikiran al-Kindi. John J O’Connor dan Edmund F Robertson dalam bukunya History of Mathematics.

tashim Billah fi al-falsafah al-Ula. telah menjadi rujukan di berbagai universitas Eropa selama ratusan tahun. teknik distilasi dan teknik kritalisasi. Karya monumental Al-Farabi diantaranya Kitab Al-Qiyas. dalam bidang logika sebanyak 36 buah. dalam bidang logika ada 20 topik. Perkembangan pemikiran filsafat di era kekhilafahan Islam dimulai dari seorang tokoh yang bernama Al-Kindi yang merupakan orang arab keturunan Qahtan. asam nitrat. Setelah Al-Farabi yang meninggal pada 339 H/951 M di damaskus. sahih dan jujur dari segi periwayatannya dalam bidang filsafat selain Ibnu Bajjah. asam nitrat. Al-Farabi anak seorang njenderal pada masa Abbasiyah yang lahir di Farab Transoxiana. Ibnu Sina memiliki karya sebanyak 276 Kitab.Sepuluh abad sebelum ahli kimia barat John Dalton mencetuskan teori molekul kimia. Kedudukan AlKindi diakui oleh ahli sehrah pemikiran Ibnu An-Nadlim. astronomi dan perbintangan 45 topik. Penelitiannya mengenai cahaya telah memberikan dasar penting kepada saintis Barat yaitu Boger. Tawti’ah fi al-Mantiq. Keduanya berusaha untuk mengintegrasikan pandangan kefilsafatan dengan agama.Perkembangan dunia sains juga dipelopori oleh al-Haitham atau Alhazen. muncul filosuf muslim yang mengembangkan tradisi pemikiran filsafat Islam di Barat yakni Ibnu Bajjah (478-503 H/1099-1124 M). Dari kampungnya Al-Farabi menuju Baghdad yang terkenal pada masa itu sebagai pusat studi sains. Ibnu Bajjah sezaman dengan alGhazali. Al-farabi merupakan filosuf muslim kedua setelah Al-Kindi. muncul filosuf lain yaitu Ibu Sina (370H/980 M). Karya-karya al-Farabi sebanyak 128 buah. Ibnu Sina meninggal dalam usia 58 tahun pada hari Jum’at pertama Ramadhan tahun 428 H/1049 M (Maghfur. Adapun Jabir Ibnu Hayyan atau di Barat dikenal dengan nama Geber merupakan peletak dasar ilmu kimia modern. Bacon. antara . Berkat jasa Jabir. Mendalamnya pengetahuan Al-Kindi Nampak dari karya-karyanya yang telah dikumpulkan oleh An-Nadlim sebanyak 241 topik. matematika 18 topik. dan metafisika. asam sitrat. yang menyatakan bahwa di Andalusia (Spanyol) belum pernah ada orang yang berpengetahuan lebih mendalam. yaitu logika. geometri 23 topik. asam asetat. al-Farabi juga telah melakukan kompromi antara agama dengan filsafat. Sepeninggal Al-Kindi pada tahun 260 H/873 M. 2002: 75). kitabnya yang berjudul AlKimya atau versi terjemahannya The Book of Composition Aichemy. Menurut Ibnu Tufayl dalam pengantar Risalah Hayyi bin Yaqzan. Secara umum. fisika. sebagai salah seorang tokoh agung pada zamannya bahkan dinobatkan sebagai filosuf arab pertama (Maghfur. oleh Ibnu an-Nadlim disebut sebagai tokoh sentral filsafat Islam di Barat. Jabir Ibnu Hayyan (721 M-815 M) telah menemukannya pada abad ke-8. muncul nama besar lainnya dalam sejarah filsafat Islam yaitu Al-Farabi. dan Kepler dalam penciptaan mikroskop serta teleskop. Karya monumental Al-Kindi di bidang filsafat adalah Kitab Ila alMu. namun menurut Al-Badawi yang tersisa saat ini hanya 17 buah antara lain yang terkenal al-Syifa’. 2002: 66). Sepeninggal Ibnu Sina. yang terdiri dari empat bagian. filsafat 22 topik. kecenderungan filsafat Ibnu Sina tidak juah beda dengan al-Farabi. matematika. dan sebagainya. Saat ini karya Ibnu Bajjah yang telah didaftar oleh Oxford meliputi 29 judul. Seperti halnya Al-Kindi. ilmu pengetahuan modern bisa mengenal asam klorida.

Saat dalam bidang ini orang-orang Yunani tidak memiliki pengalaman industri dan hanya memberikan hipotesis yang meragukan. para ilmuwan Muslim mengantarkan pada mengamatan teliti. Dapat dipastikan bahwa banyak ide yang sebelumnya kita anggap merupakan konsep-konsep brilian matematikawan Eropa pada abad 15.lain: Maqalat al-Sama’ awa al-Tabi’I.seventeenth and eighteenth centuries are now known to have been developed by Arabic/Islamic mathamatichians around four centuries earlier. (Kimia adalah ilmu yang hampir seluruhnya diciptakan oleh kaum muslim. sebagaimana John J.studied and manufactured hundreds of drugs.which the moslems inherited from Egypt.They invented and named the alembic (al-anbiq). Filsafat Ibnu Bajjah banyak dipengaruhi unsur Platonisme dibanding Aristoteleanisme (Maghfur. Filosuf muslim Barat kedua adalah Ibnu Tufayl. Zaman ini merupakan era kebangkitan kembali pemikiran yang bebas dari dogma-dogma agama. 2011: 48). . the sarancens. D.which was the most scientific of all medival operations. Mereka menemukan dan memberi nama alembic (al-anbic). 2002: 82). membedakan alkali dan asam. Zaman Renaissance Kata Renaissance berarti kelahiran kembali. (Penelitian terkini memberikan gambaran yang baru pada hutang yang telah diberikan matematika Islam pada kita. Certainly many of the ideas which were previously thought to have been brilliant new conceptions due to Europen mathamatichians of the sixteenth. contributed to Chemistry by a thousand. Introduced precise observation. controlled experiment. Manusia pasa zaman ini adalah manusia yang merindukan pemikiran bebas. Setelah itu muncul generasi setelahnya yakni Ibnu Rusyd pada tahun 520 H/1137 M atau 15 tahun setelah wafatnya al-Ghazali. Secara historis Renaisance adalah suatu gerakan yang meliputi suatu zaman ketika orang merasa telah dilahirkan kembali dalam keadaban. and careful records. menganalisis substansi yang tak terhitung banyaknya. composed lapidaries distinguished alkalis and acids. for in this field. Robertson (1999) menulis dalam MacTutor History of Mathematics Archive: Recent research paints a new picture of the debt that we owe to Islamic mathematics. Pengakuan jujur para peneliti telah menjadi bukti akan kemajuan tradisi berpikir ilmiah pada masa kekhilafahan Islam. Alkimia yang diwarisi kaum muslim dari mesir menyumbangkan untuk kimia ribuan penemuan incidental. 17 dan 18 ternyata telah dikembangakan oleh matematikawan Arab/Islam kirakira empat abad lebih awal) (Amhar: 2011: 48) Will Durant juga menulis dalam The Story of Civilization IV: The Age of Faith: Chemistry as a science was almost created by the moslems. mempelajari dan memproduksi ratusan jenis obat. menyelidiki kemiripannya. yang paling ilmiah dari seluru kegiatan pada zaman pertangahan) (Amhar. Serta masih banyak lagi pemikir atau filosuf muslim lainnya yang pernah dilahirkan pada masa keemasan peradaban Islam (masa Kekhilafahan). Where the Geeks (so far as we know) were confined to industrial experience and vague hypothesis. dari metodenya.O’Connor dan Edmund F. eksperimen terkontrol dan catatan yang hati-hati. seperti pada zaman Yunani Kuno. alchemy . investigated their affinities. Beliau lahir di Granada sekitar 506 H/1123 M. Chemicall analyzed innumerable substances.

(2) memilah-milah masalah menjadi bagian-bagian terkecil untuk mempermudah penyelesaiannya. teknologi mendapat arti baru sebagai applied scince (Ilmu terapan). Menurut Comte. yaitu dari Hugo de Groot (1583-1645) dengan gagasannya tentang hukum internasional. Ditemukannya mesin uap oleh James Watt mendorong tercetusnya Revolusi Industri di Inggris pada abad ke-18. (4) perincian yang lengkap dan pemeriksaan yang menyeluruh diperlukan supaya tidak ada yang terlupakan dari permasalahan yang dikaji (Mustansyir. E. Disamping perkembangan di bidang ilmu pengetahuan alam. seperti rasionalisme dan empirisme. Johannes Kepler. Kebangkitan ilmu pengetahuan ini dipelopori oleh beberapa orang biarawan yang menuntut ilmu di Spanyol. langkah-langkah berpikir terdiri dari empat hal. Thompson sebagai penemu electron. (3) jatuhnya Istanbul ke tangan bangsa Turki (1453). kecuali kalau diyakini sendiri bahwa itu memang benar. perkembangan pemikiran manusia berlangsung dalam . Menurut Slamet Iman Santosa (1977:65) perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman Renaissance mempunyai tiga sumber.Gejala-gejala kebangkitan kembali pemikiran bebas telah mulai tampak pada abad ke-12M dan merupakan dasar dari perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya. J. 2001: 81-82). Segala uraian dan persoalan yang diluar apa yang ada sebagai fakta atau kenyataan dikesampingkan. yang factual. Tokoh yangmemberikan sumbangan pada masa modern adalah Rene Descartes (1596-1650) merupakan tokoh yang amat mendewakan rasio dan terkenal sebagai Bapak Filsafat Modern. (2) Perang Salib (1100-1300) yang terulang sebanyak enam kali. Galileo Galilei.J. kemudian menyebarkan kebeberapa tempat di Eropa. sekalipun puncaknya baru terdapat pada awal abad ke-17. Mulai saat zaman modern. dan matematika. yaitu syarat yang dituntut oleh semua pengetahuan ilmiah. Menurut Decrates. Tycho Brahe. Pemikiran ini berpangkal dari apa yang telah diketahui. dan menjadi pelopor dalam usaha mensistemalisasi secara logis prosedur ilmiah. Sementara. Orang yang merintis suatu perkembangan besar pada abad ke-17 adalah Francis Bacon (1561-1626). Tokoh-tokoh yang lain adalah Isaac Newton (1643-1727) yakni dalam bidang ilmu fisika. (3) berpikir runtut dengan mulai dari hal yang paling rumit. aliran empirisme berpendapat bahwa empiri ata pengalamanlah yang menjadi sumber pengetahuan baik pengalaman batiniah maupun lahiriah. Kabangkitan ilmu pengetahuan pada zaman Renaisance ditandai dengan timbulnya pemikiran dari tokoh-tokoh terkenal seperti: Nicolas Copernicus. Ia dapat dipandang sebagai orang yang meletakkan dasardasarr bagi metode induksi yang modern. pada zaman Renaisance juga terdapat perkembangan di bidang ilmu negara. Muncul pemikiran positivisme pada abad ke-19 yang dikemukakan oleh Auguste Comte (1798-1857). Zaman Modern Pada masa ini muncul pemikir-pemikir yang mendorong cara pendekatann yang sama sekali baru terhadap masalah-masalah manusia. (1) tidak menerima apa pun sebagai hal yang benar. Darwin menyumbangkan teori evolusi serta tokoh-tokoh lainnya. dan Francis Bacon. yaitu: (1) adanya hubungan dengan kerajaan Islam di Semenanjung Iberia dengan negara-nagara Perancis. yang positif. Aliran rasionalisme berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang dapat dipercaya adalah rasio (akal).

Zaman teologis. dll. yan gpenuh katidakpastian dan kecemasan. Dalam disiplin ilmu social. Dalam bidang kedokteran. Sekarang microelektronik dan multi media memebawa kita ke masyarakat informasi yang sanggup menyajikan gambar. Zaman metafisis . yaitu dengan pengamatan dan dengan memakai akal. penemuan mesin cetak merupakan peristiwa yang sangat penting. yang dimanfaatkan dengan baik pertama kali di Eropa. Disisi lain pada zaman Kontemporer perkembangan ilmu juga ditandai dengan terjadinya . Menurut Comte ilmu pasti adalah dasar segala filsafat. dengan pengertian-pengertian yang dipersatukan dalam sesuatu yang bersifat umum. orang mengarahkan rohnya kepada hakekat batiniah segala sesuatu. Perkembangan teknologi akan menambah kuatitas produk. Perkembangan teknologi juga ditrandai dengan makin meluasnya penggunaan teknologi modern itu dalam kehidupan sehari-hari. sehingga kalau diukur dari jangka waktu yang pendek tersebut . 2993: 20-21). Informasi ilmiah diproduksi dengan cepat. Zaman Kontemporer Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman kontemporer berkembang dengan sangat cepat. yaitu teologis. ilmiah atau positif. 1993:19). berbagai macam pendekatan dihasilkan guna semakin menajamkan daya analisa terhadap fenomena yang ditelitinya. kekuatan-kekuatan adikodrati hanya diganti dengan kekuatan-kekuatan yang abstrak. Media elektronik kemudian merevolisi informasi dengan telavisa. Dalam dasawarsa-dasawarsa akhir datang pula arus kontra dengan gerakan ke holism lagi. Penemuan dan penciptaan terjadi silih berganti dan makin sering. Dalam media komunikasi. Dalam 20 tahun terakhir ini. terutama fisika sianggap memiliki perkembangan yang sangat spektakuler. suara dan cetakan sekaligus dan dapat bersifat individual dan personal. kepada sebab pertama dan tujuan terakhir segala sesuatu. Mahzhab Hippokrates melihat kedokteran secara historis . tetapi menurunkan kualitas. materi dan jiwa harus dipisahkan. dan makin lama makin mencapai skala masal. yang dipandang sebagai asal segala penampakan atau gejala yang khusus. meliputi dua setiap tahun. Orang membayangkan masa depan yang penuh shock. karena pengaruh negative teknologi dan pengaruh positif ekologi (Jacob. metafisis.tiga tahap. Sekarang orang berusaha menemukan hukum-hukum kasamaan dan urutan yang terdapat pada fakta-fakta yang telah dikenal atau disajikan kepadanya. bahkan disiplindisiplin tertentu seperti genetika setiap dua tahun (Jacob. Zaman positif adalah zaman ketika orang tahu bahwa tiada gunanya untuk berusaha untuk mencapaii pengetahuan yang mutlak. Di masa depan teknologi akan jauh lebih pesat lagi perkembangannya. tetapi sekitar lima abad yang lalu terjadi perubahan besar dengan gagasan manusia harus menguasai alam. Teknologi sengaja dibuat segera usang atau tidak tahan lama. percepatan pertumbuhan teknologi itu sedemikian rupa. Inilah yang disebut technostress. G. Sementara itu dalam ilmu pengetahuan alam. pertumbuhan itu laksana sebuah ledakan. Salah satu fisikawan yang termasyur pada masa itu adalah Albert Einstein. karena lingkungan yang terlalu cepat berubah. Koran jarak jauh. Masing-masing ilmu mengembangkan disiplin keilmuannya dan berbagai macam penemuan-penemuannya.

Namun pada masa sekarang komunikasi antar ilmuan menjadi sangat mudah karena munculnya pendukung lain seperti internet. Hingga perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Kontemporer (abad 20 M – sekarang) yang ditandai dengan perkembangan disiplin ilmu dari masing-masing ilmu yang menghasilkan berbagai macam penemuan yang silih berganti dan makin sering. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Yunani (abad 7 SM–6 M) yang dikenal sebagai masa kelahiran pemikiran kritis refleksi manusia. Mulai dari Zaman Purba yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah Mesir dan Babylonia pada abad 3–1 SM. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Kekhilafahan Islam yang merupakan dasar perkembangan tradisi pemikiran ilmiah. bidang pengkajian suatu bidang keilmuan makin sempit yang ditambah dengan berbagai pembatasan dalam pengkajiannya seperti asumsi dan prinsip sehingga membuat lingkup penglihatan keilmuan bertambah sempit pula. Komunikasi ilmiah antar ilmuan juga sangat mendukung bagi percepatan perkembangna ilmu pengetahuan. Hal inilah yang menimbulkan gejala deformation professionelle. kecenderungan lainnya dalam perkembangan ilmu pada zaman kontemporer ini adalah sintesis antara bidang ilmu satu dengan bidang ilmu yang lainnya. Zaman Renaissance (abad 14–17 M) yang merupakan zaman peralihan ketika kebudayaan abad tengah mulai berubah menjadi suatu kebudayaan modern. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Modern (abad 17-19 M) yang ditandai dengan percepatan kemajuan ilmu pengetahuan di Eropa. perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah India pada tahun 2000 SM.spesialisasi-spesialisasi yang semakin tajam. Hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang ilmuan disuatu wilayah akan dapat dengan mudah diketahui oleh ilmuan lain di wilayah lain. Yang terjadi tidak hanya pada benua Eropa tetapi dunia Timur juga memegang peran penting dalam perkembangan ilmu dan peradaban manusia. Kemudian perkembangan ilmu pengetahuan pada Zaman Pertengahan (abad 6 SM–15M) yang dimulai dengan kejatuhan Kekaisaran Romawi Barat hingga timbulnya Renaissance di Italia. berladang hingga penggunaan teknologi modern merupakan bentuk dari perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju seiring dengan perkembangan akal pikiran manusia. Inilah yang menjad kunci percepatan perkembangan ilmu sekarang ini. Akibatnya. Dan perkembangan ilmu pengetahuan tidak terpusat hanya pada suatu wilayah tertentu saja. Melainkan merata pada wilayah-wilayah yang dihuni manusia. Perkembangan ilmu yang semakin cepat pada masa sekarang dimungkinkan karena adanya metode ilmiah dan komunikasi ilmiah antar ilmuan. Di samping kecenderungan ke arah spesialisasi. . dan perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah Cina pada masa Dinasti Shang dan Dinasti Chon. PENUTUP Ilmu pengetahuan berkembang sesuai dengan perkembangan akal pikiran manusia yang semakin lama semakin maju dan meluas. dan perkembangan IPTEK di barat. Perubahan perilaku/ kebiasaan masyarakat mulai dari berburu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful