P. 1
Audit Kepegawaian

Audit Kepegawaian

|Views: 315|Likes:
Published by Niens Kinanti

More info:

Published by: Niens Kinanti on Apr 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2014

pdf

text

original

Audit Kepegawaian Thursday, December 18, 2008 BAB I PENDAHULUAN Sebagaimana pembahasan tentang Audit kepegawaian ini adalah untuk

membantu pegawai dalam pekerjaan mereka secara efektif dan bertanggung jawab atas pekerjaan mereka. Kecenderungan sekarang sebuah perusahaan menganggap manusia adalah sebuah faktor penting yang senantiasa meningkat dalam membedakan antara perusahaan satu dengan yang lain. Dengan cara melakukan Audit (penilaian) terhadap diri sendiri sebagai langkah pertama menuju perbaikan yang terus menurus dan memperbaiki masalah-masalah sebelum masalah tersebut menjadi serius. Suatu Audit yang efektif tidaklah hanya menguji Sub sistem. Melainkan menyakinkan bahwa semua substansistem yang ada harus membentuk sebuah pendekatan rasional terhadap pembentukan dan pemberian pelayanan. Dengan demikian Audit sebagai suatu proses dengan kemampuan dan independensi seseorang dapat menghimpun dan mengevaluasi bukti-bukti dari keterangan yang terukur dari kesatuan ekonomi dengan tujuan mempertimbangkan dan melaporkan tingkat kesesuaian dan keterangan terukur dengan kriteria yang telah di tetapkan. Audit SDM mengevaluasi kegiatan-kegiatan SDM yang dilakukan dalam suatu perusahaan secara keseluruhan. Intinya, melalui Audit dapat menemukan permasalahan dan memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan per undang-undangan dan rencana-

rencana strategis perusahaan, dan Audit dapat menelaah seberapa baik seorang manajer mematuhi kebijakan SDM. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Manajemen Audit Pegawai (SDM) Manajemen Audit yaitu suatu evolusi yang bersifat mandiri, bebas, selektif, analisis, obyektif, sistimatis, oleh karena itu manajemen Audit di perlukan oleh Audit pegawai sebagai pengelolaan sumber daya manusia baik yang menyangkut kualitas keterampilan maupun jumlah personalia yang memadai baik menyangkut administrasi kepegawaian, pendidikan dan lain-lain . Jadi audit pegawai adalah pemeriksaan kualitas secara menyeluruh kegiatan SDM dalam suatu perusahaan dengan menitik beratkan pada peningkatan/perbaikan kegiatan. Semua kegiatan yang terjadi terutama yang menyangkut SDM semuanya perlu di audit. Untuk mengetahui seberapa baik kebutuhan karyawan. Tim Audit harus mengumpulkan informasi dari karyawan mengenai gajih, tunjangan, bantuan perencanaan karir dan umpan balik yang diterima karyawan mengenai kinerja mereka. Audit pegawai (SDM) dapat dilaksanakan dalam beberapa situasi. 1. Ketika dirasa perlu oleh manejemen puncak. 2. Ketika suatu kekuatan eksternal yang memaksa suatu tinjauan. 3. Ketika seorang manajer baru yang bertanggung jawab atas departemen SDM.

4. Observasi e. 5. Mengenai aspek-aspek yang masih dapat diperbaiki 3. Tujuan dari Audit ini adalah untuk membantu setiap SDM dalam melaksanakan tanggung jawab mereka secara efektif. Pelaksanaan Audit juga harus mencakup perencanaan Audit. Sumber data Audit SDM untuk keperluan Audit dapat di diperoleh antara lain yaitu: a. 3. Meningkatkan citra professional departemen SDM. Ketika untuk menguat SDM dalam praktik dan sistem SDM perusahaan. ancaman sedikit pekerja. Pengujian evaluasi terhadap informasi. Audit ini dilaksanakan secara interen oleh Departemen Audit yang ada dalam perusahaan. Tujuan Audit Pegawai (SDM) Tujuan Audit pegawai (SDM) adalah untuk mengevaluasi kegiatan SDM dengan maksud untuk: 1. Dokumentasi d. Menemukan masalah-masalah pegawai yang kritis memberikan evaluasi yang cermat atas sistim informasi departemen SDM. dan peraturan karyawan yang tinggi sekali. Menunjukkan kemungkinan perbaikan dan membuat rekomendasi utuk pelaksanaan perbaikan tersebut. Menilai efektivitas SDM 2. Pemeriksaan fisik b. 5. C. 2.4. penyampaian hasil-hasil Audit dan penindak lanjutan hasil Audit. Mendorong tanggung jawab dan profesionalisme yang lebih besar di antara karyawan. Mempelajari aspek-aspek tersebut secara mendalam. Ketika perusahaan mengalami penurunan bisnis. Audit ini dilaksanakan sebagai fungsi penilaian yang bebas di bentuk di dalam suatu organisasi perusahaan terutama dengan SDM. Memperjelas tugas-tugas dan tanggung jawab pegawai. Mengidentifikasi konstribusi-kontribusi departemen SDM terhadap perusahaan. Pertanyaan pada klien B. . Konfirmasi c. 4. Manfaat Audit Pegawai (SDM) Adapun manfaat dari Audit manajemen pegawai (SDM) antara lain adalah: 1.

2. dengan cara mengumpulkan informasi-informasi tentang kebutuhan karyawan barulah akan di berikan keputusan kerja untuk karyawan tersebut. . perputaran karyawan. Pendekatan komperatif kerap digunakan untuk membandingkan masalah ketidakhadiran. Pendekatan Riset Audit SDM Riset ini diarahkan untuk meningkatkan kinerja. Survei 4. Audit internasional Sedangkan mengaudit SDM dengan riset ini ada beberapa pendekatan yang dapat diterapkan yaitu: 1. maka perlu diadakan prospek Audit mendatang supaya ada tanggung jawab terhadap perusahaan. 5. 3.D. Audit keputusan kerja Seorang Auditor akan melakukan tindakan keputusan apabila kebutuhan karyawan terpenuhi atau tidak terpenuhi. Audit strategi kerja sama Strategi kerja sama ini menekankan agar perusahaan kesuksesannya supaya perusahaan memperoleh keuntungan dengan melalui uji coba kekuatan dan kelemahan internal perusahaan serta ancaman eksternal. Prospek Audit 1. E. Riset terapan (Applied Research) Riset ini dterapkan untuk mengevaluasi aktivitas-aktivitas SDM. Analisis sejarah 6. Prospek audit SDM Maksudnya suatu proses yang memikirkan bagaimana cara atau pun solusi seandainya di masa mendatang akan ada tantangan yang menghadang. 4. Informasi eksternal 3. Wawancara (interview) 2. Audit fungsi SDM Audit ini mengadakan evaluasi tentang beberapa jumlah para manajer yang mampu melaksanakan segala kebijakan dan prosedur yang telah di gariskan oleh departemen SDM. Audit strategi perusahaan Dilakukan oleh kekuatan sendirilah yang menentukan kesuksesannya supaya perusahaan memperoleh keuntungan kompetitif. 2. ada beberapa alat untuk mengumpulkan atau dalam menghimpun data mengenai aktifitas SDM sebuah perusahaan adapun alat-alat tersebut adalah: 1. Pendekatan komperatif (compratif approach) Pendekatan ini menggunakan perusahaan lain sebagai model setelah itu membandingkan hasil atau prosedur mereka dengan perusahaan lain tersebut. Eksperimen SDM 5. dan data gajih.

F. Pendekatan statistic (statical approach) Pendekatan ini untuk mengukur statistical kinerja berdasarkan sistim informasi perusahaan yang ada. Pendekatan otoritas pihak luar (outside authority approach) Seorang Auditor dapat menggunakan pendekatan keahlian yang standarnya ditentukan oleh konsultan dari temuan penelitian yang sudah dipbulikasikan kemudian dijadikan standar atas kegiatan dan selanjutnya dievaluasi. yaitu: 6. Instrumen-instrumen Audit Pegawai (SDM). Dalam pengumpulan informasi tentang aktivitas pegawai (SDM) ada beberapa instrument yang dapat digunakan. 1. Dengan demikian melalui kuesioner dapat memberikan jawabanjawaban yang lebih terbuka bebas dan jujur. Analisis catatan Tidak semua masalah dapat di deteksi dari sikap karyawan dan kadangkadang masalah itu lebih mudah ditemukan melalui analisis catatan. 4. Audit-audit international Audit ini lebih sulit karena menyangkut perbedaan bahasa. 4. Informasi eksternal Berguna sebagai bahan perbandingan dan untuk mengungkap perspektif lain yang tidak diperoleh dari isntrumen sebelumnya. 3. hukum. Eksperimen-eksperimen riset Eksperimen yang membandingkan kelompok eksperimental dengan kelompok kendali dibawah kondisi-kondisi realistik. Kuesioner Digunakan karna wawancara menyita waktu dan mahal biayanya. Pendekatan manajemen berdasarkan sasaran Pendekatan ini adalah untuk meminta staf SDM dan manajer menetapkan tujuan sesuai dengan tanggung jawab mereka. 2. . Contoh catatan yang mengungkap tingkat ketidak hadiran dan perbuatan karyawan 5. tradisional. kultural. 6. 5. Wawancara Wawancara dengan karyawan dan manajer adalah suatu informasi mengenai aktivitas SDM dan membantu auditor mencari bidang-bidang yang butuh di perbaiki. Pendekatan kepatuhan (complieance approach) Metode ini meninjau praktik-praktik di masa lalu untuk menentukan apakah tindakan-tindakan tersebut telah sesuai terjadi penyimpanganpenyimpangan hukum.3. Eksperimen ini untuk meneliti ketidak hadirin pegawai dan lain-lain.

Laporan untuk manajer sumber daya Laporan Audit pada umumnya berisikan seperti berikut: 1. tetapi jelas dan lengkap menyajikan semua fakta dan tidak memihak (netral) serta temuan dan kesimpulan secara objektif. efektivitas dan produktivitas yang semakin tinggi. praktek perekrutan dan seleksi. dan Audit seperti ini dapat mengidentifikasikan masalah pemenuhan legal. Kesimpulan dan saran 6. Tubuh (berisi data fakta.G. Daftar isi 3. dan keamanan dan kesehatan. semua itu dimaksudkan agar para pekerja benar-benar memperoleh haknya itu dimaksudkan agar para pekerja benar-benar memperoleh haknya dan sebaliknya menunaikan semua kewajiban sesuai dengan kesepakatan bersama. Judul 2. Ringkasan dan simpulan berguna untuk pemimpin eksekutif puncak 4. Terkadang sebuah audit SDM memerlukan lebih dari opini seorang pakar. Laporan untuk menajer-manajer lini 2. Usaha ini pun merupakan bagian integral dari keseluruhan upaya organisasi guna lebih menjamin bahwa seluruh jajaran organisasi bekerja dengan tingkat efisiensi. Kemudian rekomendasi tentang hasil audit hal ini memuat temuan atas hasil audit yang dilakukan oleh Auditor. sistem penilaian kinerja. Masalah-masalah pokok (tujuan Audit. . 7. sering menggunakan pendekatan daftar pemiriksaan yang ekstensif. pandangan alasan yang merupakan dasar kesimpulan dan saran). Laporan untuk manajer SDM 3. program upah dan gajih. termasuk diskripsi pekerjaan. Analisis. Data temuan tersebut setelah audit selesai perlu di tanggapi dari perusahaan yang di audit sehingga penyimpangan-penyimpangan yang ditemukan dapat dijelaskan agar tidak terjadi lagi di kemudian hari. temuan-temuan yang bersifat negatif biasanya di buat dalam bentuk KDT (Kertas Data Temuan) untuk dijadikan laporan kepada instituasi auditor. Laporan Audit Laporan Audit adalah diskripsi komprehensif yang berisi hasil olahan temuan dan kegiatan Audit SDM yang meliputi penghargaan terhadap praktik-prakti efektif maupun yang tidak efektif laporan Audit SDM kerap terjadi dari beberapa bagian yang ditunjukkan kepada: 1. disusun seringkali mungkin. Sumber data 8. Lampiran yang dianggap penting Laporan Audit tersebut hendaknya menerangkan secara jelas ruang lingkup dan tujuan Audit. evaluasi dan sebagainya) 5. prosuder dalam audit ini yang biasa ini mengevaluasi setiap aktivitas SDM perusahaan.

1996. 1999. Muijono. 2004. Teguh Pudjo. 2005. Jakarta: Bumi Aksara. Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta: PT. • Laporan Audit itu berisikan penemuan dari hasil kegiatan Audit SDM DAFTAR PUSTAKA Bessler. • Tujuan dari Audit ini adalah untuk membantu setiap pegawai (SDM) dalam melaksanakan tanggung jawab mereka secara efektif. Aplikasi Manajement Audit. Manajemen Sumberdaya Manusia. Konfirmasi dokumentasi.BAB III PENUTUP Kesimpulan • Audit pegawai adalah suatu penilaian dalam kegiatan pemeriksaan kualitas secara menyeluruh tentang kegaiatan-kegiatan SDM dalam suatu perusahaan dengan menitik beratkan kepada perbaikan suatu kegiatan. Yogyakarta: BPFE. Indeks Kelompok Gramedia. Manajemen SDM Untuk Perusahaan. . Sondang P. Jakarta: PT. dan pertanyaan kepada klien. Veithzal. • Melalui Audit kita dapat menemukan permasalahan dan memastikan apakah pegawai mematuhi peraturan UU dan apakah sesuai dengan strategi perusahaan yang sudah di rencanakan. Garly. dan mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi dalam perusahaan. Siagia. • Sumber-sumber data Audit juga dapat diperoleh dari pemeriksaan fisik. Raja Grafindo Persada. observasi. Rivai.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->