BAB I PENDAHULUAN

1.0 Latar Belakang
1. Pemerintah memiliki kewajiban untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara seluasluasnya. Hal ini didasari dengan pembukaan UUD 1945 yang terdapat dalam aline IV yang berbunyi “. . . .Meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa …” itulah beberapa dari tujuan negara ini secara umum. Jadi, secara tidak langsung, diharapkan bahwa investasi yang dilakukan pemerintah bisa membantu mewujudkan tujuan-tujuan negara Indonesia. 2. Karena adanya perkembangan pembangunan, pemerintah memanfaatkan sebagian pendapatan yang diterima untuk investasi. Pembangunan di Indonesia berjalan sangat cepat, hal ini disebabkan bahwa Indonesia merupakan negara berkembang. Artinya, dalam masa seperti saat ini, Indonesia sangatlah membutuhkan pembangunan, baik structural maupun fungsional. Nah, dari pembangunan tsb, tentunya ada keuntungan meskipun tidak banyak yang dapat dimanfaatkan untuk investasi. It’s work ! 3. Pemerintah berusaha untuk memperoleh keuntungan denga menanamkan investasi. Why ? Karena untuk memenuhi tujuan bernegara yang harus dipenuhi oleh pemerintah, pemerintah membutuhkan banyak dana. Dengan berinvestasi, pemerintah berharap bahwa mereka bisa dengan sigap dalam memanajemen aliran kas mereka, sehingga tujuan mulia negara bisa terealisasi dalam waktu yang cepat. 4. Memperluas investasi langsung di bidang infrastruktur dan di bidang lainnya Maksud dari tujuan ini adalah, pemerintah secara perlahan memberikan pengaruhnya dalam bidang infrastruktur dan bidang lainnya agar dapat memobilisasi tingkat pertumbuhan kegiatan ekonomi yang kelak akan bisa membantu percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat. 5. Memberikan peluang kerja sama dalam berinvestasi Dengan ikutnya pemerintah sebagai investor, maka pemerintah akan juga membuat peluang kerja sama. Hal ini berperan penting dalam meningkatkan hubungan kemitraan yang baik dengan investor non-pemerintah dan diyakini akan mampu meningkatkan tingkat kepercayaan mereka terhadap pemerintah dan juga tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

1.1 Tujuan
1. Menjelaskan apa yang melatarbelakangi investasi yang dilakukan oleh pemerintah 2. Menjelaskan pengertian investasi pemerintah INVESTASI PEMERINTAH Page 1

3. 4. 5. 6.

Mengetahui Jenis dan manfaat investasi pemerintah Menjelaskan mekanisme investasi pemerintah Menjelaskan bagaimana pemerintah mengelola investasinya Mendeskripsikan hal-hal apa saja yang dilakukan pemerintah dalam memanajemenkan investasi yang dilakukannya

1.3 Perumusan Masalah
1. 2. 3. 4. 5. Apa itu investasi pemerintah ? Apa maksud dan tujuan pemerintah melakukan investasi? Apa-apa saja manfaat yang ditimbulkan dari investasi pemerintah? Bagaimana cara memaksimalkan investasi pemerintah? Bagaimana cara pemerintah dalam meminimalisasi resiko dalam berinvestasi?

INVESTASI PEMERINTAH

Page 2

BAB I PEMBAHASAN
1. Latar Belakang Investasi Pemerintah

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara pasal 41 telah mengamanatkan Pemerintah untuk melakukan investasi jangka panjang dengan tujuan memperoleh manfaat ekonomi, sosial, dan/atau manfaat lainnya. Amanat Undang- undang tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Investasi Pemerintah. Namun, sesuai dengan perkembangan keadaan, dirasakan perlu dilakukan revisi PP tersebut untuk memberikan peluang kerjasama yang lebih luas dalam berinvestasi dengan menambah bentuk investasi pemerintah. Selanjutnya, sebagai hasil revisi tersebut telah terbit Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2008 tentang Investasi Pemerintah pada tanggal 4 Pebruari 2008. Sebagai aturan pelaksanaan telah diterbitkan beberapa Peraturan Menteri Keuangan (PMK), antara lain: 1. PMK Nomor 179/PMK/2008 tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan,

dan pengelolaan Dana dalam Rekening Induk Dana Investasi 2. PMK Nomor 180/PMK/2008 tentang Tata Cara Penyusunan Perencanaan

Investasi Pemerintah 3. PMK Nomor 181/PMK/2008 tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah 4. PMK Nomor 182/PMK/2008 tentang Pelaporan atas Pelaksanaan Investasi 5. PMK Nomor 183/PMK/2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Divestasi

Terhadap Investasi Pemerintah

Untuk

meningkatkan

efektifitas pengelolaan

investasi pemerintah

dan

memperluas wawasan pengetahuan practices terkait investasi kegiatan peraturan
INVESTASI PEMERINTAH

serta mengembangkannya berdasarkan best telah dilakukan beberapa terkait dengan

pemerintah,

dalam

bentuk seminar/lokakarya/sosialisasi kebijakan dalam rangka

mendukung

pelaksanaan
Page 3

3. Asas Pelaksanaan Investasi Pemerintah Pengelolaan investasi Pemerintah harus dilaksanakan dengan mengacu pada asasasas berikut : 1. Agar pendapatan investasi pemerintah yang dilakukan oleh Badan Investasi Pemerintah dapat menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang cukup besar. 2. memperluas.1. Agar investasi yang dilakukan pemerintah dapat menjadi stimulus sehingga pertumbuhan investasi yang dilakukan oleh sektor swasta pertumbuhan investasi yang ditargetkan oleh pemerintah dapat tercapai. dan terpadu dalam rangka menciptakan tata kelola investasi pemerintah yang efisien. yang intinya adalah untuk tidak melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan Kerugian Negara. Seminar dilakukan dengan topik Kerugian Negara dengan harapan dapat menambah. wewenang. Asas fungsional Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah di bidang investasi dilaksanakan sesuai dengan fungsi. Agar PP 1/2008 ini dapat menjadi payung hukum atau guideline yang jelas bagi unit. Asas kepastian hukum Investasi pemerintah harus dilaksanakan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan sosialisasi PP 1/2008 bertujuan untuk : 1. dan akuntabel. dan tanggung jawab yang dimiliki. 2. baik dari pengalaman masa lalu maupun dalam rangka implementasi paket perundang-undangan dibidang Keuangan Negara. 1. transparan. dan memberikan pembelajaran terkait dengan Kerugian Negara. INVESTASI PEMERINTAH Page 4 . terkoordinasi.investasi pemerintah.unit pelaksana investasi pemerintah sehingga pengelolaan investasi dapat dilaksanakan secara terarah.

2. Investasi surat berharga 2008 pasal 3. 2. 1. Investasi Pemerintah Investasi Surat Berharga dapat dilaksanakan dalam 2 (dua) cara. Asas kepastian nilai Investasi pemerintah harus didukung oleh adanya ketepatan jumlah dan nilai investasi dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dana dan divestasi. 4. Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam bentuk surat berharga dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan berupa manfaat ekonomi. Asas akuntabilitas Setiap kegiatan investasi pemerintah harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Investasi Langsung Investasi Langsung dapat dilaksanakan dengan 2 (dua) cara. capital gain. 5. yaitu memperoleh dividen. Asas efisiensi Investasi pemerintah diarahkan agar sesuai dengan batasan standar kebutuhan dalam rangka menunjang penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pemerintahan secara optimal. Jenis dan Manfaat Pelaksanaan Investasi Pemerintah Berdasarkan PP Nomor 1 tahun dapat dilakukan dalam 2 (dua) bentuk : 1. yaitu penyertaan modal INVESTASI PEMERINTAH Page 5 . dan pertumbuhan nilai perusahaan dalam jumlah tertentu dan jangka waktu tertentu. yaitu investasi dengan cara pembelian saham dan/atau investasi dengan cara pembelian surat utang.3. bunga.

BLU.dan/atau pemberian pinjaman. dan atau badan hukum asing dengan menggunakan pola selain public private partnership. (c) Peningkatan pemasukan pajak bagi negara sebagai akibat langsung dari investasi bersangkutan. INVESTASI PEMERINTAH Page 6 . bunga. Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam bentuk Investasi Langsung dimaksudkan untuk memperoleh manfaat ekonomi. Investasi langsung dapat dilaksanakan melalui 2 (dua) pola mekanisme : pertama. (b) Peningkatan berupa jasa dan keuntungan bagi hasil investasi dalam jumlah dan jangka waktu tertentu. Investasi langsung berupa pemberian pinjaman dilaksanakan pada bidang infrastruktur atau bidang lain sesuai persetujuan Menteri Keuangan. dan pertumbuhan nilai perusahaan dalam jumlah tertentu dan jangka waktu tertentu. kedua. BLUD. (d) Peningkatan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah dan waktu tertentu sebagai akibat langsung dari investasi bersangkutan. melalui kerjasama investasi antara Badan Investasi Pemerintah dengan suatu Badan Usaha. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. yang berupa : (a) Keuntungan berupa dividen. capital gain. dan/atau manfaat lainnya. sosial. melalui kerjasama antara Badan Investasi Pemerintah dengan suatu badan usaha dan atau Badan Layanan Umum (BLU) dengan pola kerjasama pemerintah dan swasta (Public Private Partnership).

KEP-239/PB/2009) 5. SMI selaku KPA. Dit. Dit. PIP menyampaikan RKI kepada DJPBN cq Dit. Proses / Mekanisme Pelaksanaan Investasi Pemerintah Keterangan Bagan : 1. SMI membuat RKA kepada DJA untuk diterbitkan SAP SK dan selanjutnya ke Dirjen Perbendaharaan untuk dilakukan pengesahan DIPA 3. PIP mengajukan permohonan pencairan kegiatan investasi melalui Dit.d.1. SMI menerbitkan SPM untuk diajukan ke KPPN Jakarta II (Keputusan Dirjen Perbendaharaan No. SMI sebagai bahan penyusunan DIPA 2. KPPN Jakarta II selanjutnya menerbitkan SP2D Investasi Pemerintah dan melaksanakan pembayaran ke PIP (RIDI) Langkah 1 s. 5 dilaksanakan apabila PIP komitmennya sudah disetujui KIPP INVESTASI PEMERINTAH Page 7 . 4.3.

Apabila diterima. Setelah semua transaksi dan kegiatan investasi dilaksanakan. hal penting yang harus selalu diperhatikan adalah timbulnya potensi kerugian yang akan berpengaruh.Apabila ditolak. SMI 1. (a).Apabila ditolak. proposal investasi dapat direkomendasikan untuk diteruskan ke proses berikutnya. penerapan manajemen risiko sebagai munculnya variabel risiko Investasi langkah-langkah antisipasi dan mitigasi Pemerintah sangat penting untuk diperhatikan dalam perencanaan maupun pelaksanaan investasi. maka PIP melakukan kerjasama investasi dengan BUMN/BUMD/BLU/BLUD/Swasta/Asing. (a). (b). PIP selanjutnya melakukan analisa kelayakan dan risiko investasi sesuai amanat PP 1/2008 dan PMK 181/2008 8. Berdasarkan rekomendasi KIPP tersebut. INVESTASI PEMERINTAH Page 8 . dibahas proposal investasi yang diajukan. BUMN/BUMD/BLU/Pemda/BLUD/Swasta/Asing investasi kepada PIP menyerahkan proposal 7. 12. 10. selanjutnya dikeluarkan rekomendasi diterima/ditolak. baik terhadap pendapatan maupun modal Pusat Investasi Pemerintah. Oleh karena itu. PIP menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan investasi kepada Dit. Dalam rapat KIPP. disamping menargetkan tingkat pendapatan yang diharapkan. proposal investasi dapat diteruskan oleh PIP ke rapat KIPP untuk diperoleh rekomendasi keputusan final diterima/ditolaknya proposal investasi (b). Manajemen Risiko Investasi Pemerintah Dalam rangka mengurangi risiko pelaksanaan Investasi Pemerintah. proposal investasi dikembalikan kepada BUMN/BUMD/BLU/ BLUD/Swasta/Asing 9.6. maka proposal investasi dikembalikan kepada BUMN/BUMD/ BLU/Pemda/BLUD/Swasta/Asing 11.4. Apabila diterima.

Pengelolaan Investasi Pemerintah. Peraturan Menteri Keuangan Nomor Persyaratan dan Tata Cara Divestasi. 183/PMK. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 181/PMK. 3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK. 2.01/2006 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengendalian dan Pengolahan Risiko atas Infrastruktur 5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 180/PMK.1. Peraturan Pemerintah. 10. 4.5. 8.05/2008 Tentang Public Private Partnerships Infrastructure Project in Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 179/PMK. 7. Pencairan dan Pengelolaan Dana dalam Rekening Induk Investasi. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.05/2008 Tentang Pelaporan atas Pelaksanaan Investasi. 9.05/2008 Tentang Penyediaan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2008 Tentang Investasi Pelaksanaan Investasi Pemerintah. Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005 Tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrasruktur.05/2008 Tentang Tata Cara Penyediaan. INVESTASI PEMERINTAH Page 9 .05/2008 Tentang Tata Cara Penyusunan Perencanaan Investasi Pemerintah. 6. Daftar peraturan terkait investasi pemerintah 1.

Page 10 INVESTASI PEMERINTAH . termasukpendirian Perseroan Terbatas dan/atau pengambilalihan Perseroan Terbatas.  Badan Usaha adalah Badan Usaha swasta berbentuk Perseroan Terbatas. dan/atau biaya lainnya. Badan Usaha Milik Negara (BUMN).PemerintahProvinsi/Kabupaten/Kota. sosial. Menteri Teknis/Pimpinan Lembaga adalah pimpinan kementerian/lembag yang ruanglingkup tugasdan tanggung jawabnya meliputibidang infrastrukturdan bidang lainnya yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini. dan/atau manfaat lainnya dalam jangka waktu tertentu. Pemberian Pinjaman adalah bentuk Investasi Pemerintah pada BadanUsaha.  Penyertaan Modal adalah bentuk Investasi Pemerintah pada Bada Usaha dengan mendapat  hak kepemilikan.yang mampu mengembalikan nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi.  Komite Investasi Pemerintah adalah pihak yang memberikan kajian. berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan.1. dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan  hak memperoleh pengembalian berupa pokok pinjaman.  Badan Investasi Pemerintah adalah unit pelaksana investasi sebagai satuan kerja yang mempunyai tugas dan tanggung jawab Pemerintah atau badan pelaksanaan Investasi hukumyang lingkup kegiatannya dibidang pelaksanaan Investasi Pemerintah.6 Pengertian Investasi Pemerintah Investasi Pemerintah adalah penempatan sejumlah dana dan/atau barang oleh pemerintah pusat dalam jangka panjang untuk investasi pembelian surat berharga dan investasi langsung. dan Koperasi.7 Konsep dasar investasi pemerintah   Surat Berharga adalah saham dan/atau surat utang. Investasi Langsung adalah penyertaan modal dan/atau pemberian pinjaman oleh badan investasi pemerintah untuk membiayai kegiatan usaha. bunga. Badan Layanan Umum(BLU). Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 1.

social. Investasi Pemerintah. dan/atau manfaat lainnya adalah: f Keuntungan berupa deviden. dan/atau manfaat lainnya •Investasi pemerintah bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam rangka memajukan kesejahteraan umum •Yang dimaksud dengan “manfaat ekonomi. social.   Dewan Pengawas adalah organ Badan Investasi Pemerintah yang bertugas melakukan pengawasan dan memberikan pengarahan pelaksanaan investasi.  Rekening Induk Dana Investasi adalah rekening pada setiap Badan Investasi Pemerintah berbentuk satuan kerja yang Keuangan sebagai tempat penyimpanan.  ditetapkan oleh Menteri dan pengembalian penyaluran. pemerintah 1. dan evaluasi atas pelaksanaan investasi oleh Badan Investasi Pemerintah. dan pertumbuhan nilai perusahaan f Peningkatan berupa jasa dan keuntungan bagi hasil investasi f Peningkatan pemasukan pajak f Peningkatan penyerapan tenaga kerja INVESTASI PEMERINTAH Page 11 .8 Maksud dan Tujuan •Investasi yang dilaksanakan oleh pemerintah dimaksudkan untuk memperoleh manfaat ekonomi. Divestasi adalah penjualan surat berharga dan/atau kepemilikan baik sebagian atau keseluruhan kepada pihak lain.penetapan kriteria. bunga. Penasihat Investasi adalah tenaga profesional dan independe yang member nasihat mengenai Investasi Pemerintah kepada Badan Investasi Pemerintah.

3.undangan yang berlaku. Asas fungsional Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah di bidang investasi dilaksanakan sesuai dengan fungsi. 5. INVESTASI PEMERINTAH Page 12 . wewenang.Asas efisiensi Investasi pemerintah diarahkan agar sesuai dengan batasan standar kebutuhan dalam rangka menunjang penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pemerintahan secara optimal. 2. 4. dan tanggung jawab yang dimiliki.1. Asas kepastian nilai Investasi pemerintah harus didukung oleh adanya ketepatan jumlah dan nilai investasi dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dana dan divestasi. Asas kepastian hukum Investasi pemerintah harus dilaksanakan berdasarkan hukum dan peraturan perundang.9 Asas – asas Pengelolaan investasi Pemerintah harus dilaksanakan dengan mengacu pada asas-asas berikut: 1. Asas akuntabilitas Setiap kegiatan investasi pemerintah harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

huruf c. Keuntungan investasi terdahulu c. dan huruf d. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara b.1.11 Sumber Dana Investasi a. Dana/barang amanat pihak lain yang dikelola Badan Investasi Pemerintah d. Sumber-sumber lainnya yang sah Sumber dana Investasi Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam huruf a ditempatkan pada Rekening Induk Dana Investasi yang ditentukan oleh Menteri Keuangan.10 Bentuk Investasi KSI: Kerja Sama Investasi BIP: Badan Investasi Pemerintah 1. ditempatkan pada Badan Investasi Pemerintah dan dikelola secara tersendiri oleh Badan Investasi Pemerintah INVESTASI PEMERINTAH Page 13 .Sumber dana Investasi Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam huruf b.

1.1. Atas dasar prinsip tersebut. Menteri Keuangan dapat membentuk Dewan Pengawas apabila diperlukan sesuai dengan kebutuhan rentang pengendalian internal dalam pelaksanaan Investasi Pemerintah. mengatur.12 Kewenangan Pengelolaan Pemerintah Pada prinsipnya sesuai dengan Pasal 7 ayat (2) huruf h Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara bahwa Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara berwenang menempatkan uang negara dan mengelola/menatausahakan investasi. Dalam pelaksanaan pengelolaan Investasi Pemerintah diperlukan juga Badan Investasi Pemerintah yang menjalankan kewenangan sebagai operator. Kelembagaan yang terkait dengan penanganan pengelolaan Investasi Pemerintah ini mempunyai pemisahan fungsi yang jelas antara fungsi regulasi. Kewenangan pengelolaan Investasi Pemerintah meliputi kewenangan regulasi. maka kewenangan pengelolaan Investasi Pemerintah dilaksanakan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara. Kewenangan regulasi Dalam rangka pelaksanaan kewenangan regulasi Menteri Keuangan selaku pengelola Investasi Pemerintah berwenang dan bertanggung jawab: a. supervisi. dan operasional. Untuk pengawasan internal dalam Badan Investasi Pemerintah yang berbentuk satuan kerja. dan operasional. supervisi. merumuskan kebijakan. INVESTASI PEMERINTAH Page 14 . dan menetapkan pedoman pengelolaan Investasi Pemerintah.

mengevaluasi secara berkesinambungan mengenai pembiayaan dan keuntungan atas pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam jangka waktu tertentu. c. dan d. menetapkan kriteria pemenuhan perjanjian dalam pelaksanaan Investasi Pemerintah. Kewenangan Operasional INVESTASI PEMERINTAH Page 15 . melakukan koordinasi dengan instansi terkait khususnya sehubungan dengan Investasi Langsung dalam penyediaan infrastruktur dan bidang lainnya. Untuk menyelenggarakan kewenangan supervisi Menteri Keuangan membentuk Komite Investasi Pemerintah yang bersifat ad hoc. dan kegagalan pemenuhan Perjanjian Investasi. melakukan kajian kelayakan dan memberikan rekomendasi atas pelaksanaan Investasi Pemerintah. memonitor pelaksanaan Investasi Pemerintah yang terkait dengan dukungan pemerintah. pembayaran subsidi. 3. dan c. termasuk apabila terjadi kegagalan pemenuhan kerjasama. Kewenangan Supervisi Dalam rangka pelaksanaan kewenangan supervisi Menteri Keuangan selaku pengelola Investasi Pemerintah berwenang dan bertanggung jawab: a. menetapkan tata cara pembayaran kewajiban yang timbul dari proyek penyediaan Investasi Pemerintah dalam hal terdapat penggantian atas hak kekayaan intelektual. 2. b.b.

c. d. menempatkan dana atau barang dalam rangka Investasi Pemerintah. e. meneliti dan menyetujui atau menolak usulan permintaan dana Investasi Pemerintah dari Badan Usaha. 1. mengusulkan rencana kebutuhan dana Investasi Pemerintah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. k. mengelola Rekening Induk Dana Investasi.Dalam rangka pelaksanaan kewenangan operasional Menteri Keuangan selaku pengelola Investasi Pemerintah berwenang dan bertanggung jawab: a. dan INVESTASI PEMERINTAH Page 16 . melakukan pengendalian atas pengelolaan risiko terhadap pelaksanaan Investasi Pemerintah. mengusulkan perubahan Perjanjian Investasi. b. melakukan tindakan untuk dan atas nama pemerintah apabila terjadi sengketa atau perselisihan dalam pelaksanaan Perjanjian Investasi. melaksanakan Investasi Pemerintah dan Divestasinya. menyusun dan menandatangani Perjanjian Investasi. BLU. i. f. melakukan Perjanjian Investasi dengan Badan Usaha terkait dengan penempatan dana Investasi Pemerintah. g. Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. BLUD. dan/atau badan hukum asing. mewakili dan melaksanakan kewajiban serta menerima hak pemerintah yang diatur dalam Perjanjian Investasi. h. j. mengusulkan rekomendasi atas pelaksanaan Investasi Pemerintah.

m. Perencanaan Investasi Pemerintah memerlukan suatu koordinasi kelembagaan pada pengelolaan Investasi Pemerintah. e. INVESTASI PEMERINTAH Page 17 . b. perencanaan. penatausahaan dan pertanggungjawaban investasi. apabila diperlukan. Lingkup pengelolaan investasi pemerintah meliputi: a. Kewenangan operasional dilaksanakan oleh suatu Badan Investasi Pemerintah berbentuk Badan Layanan Umum (BLU). pelaksanaan investasi. termasuk dalam perencanaan kebutuhan dan sumber dana yang diperlukan dalam pelaksanaan Investasi Pemerintah. Hal ini telah diatur secara teknis dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 180/PMK. c. Untuk menyelenggarakan kewenangan operasional Menteri Keuangan membentuk Badan Investasi Pemerintah yang dapat berupa satu atau lebih satuan kerja atau badan hukum. diterbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 52/PMK.01/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Investasi Pemerintah. Dalam rangka melaksanakan kewenangan operasional. Perencanaan Investasi Perencanaan investasi merupakan proses awal yang harus dilakukan oleh Pusat Investasi Pemerintah dengan menganut prinsip kehati-hatian sehingga tujuan investasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.05/2008 tentang Tata Cara Penyusunan Perencanaan Investasi Pemerintah. d. 1. divestasi. yaitu Pusat Investasi Pemerintah. pengawasan. dapat mengangkat dan memberhentikan Penasihat Investasi.

Dalam rangka pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan Investasi Pemerintah. Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Investasi Untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Investasi Pemerintah. Pada pelaksanaan investasi surat berharga.05/2008 tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah. Akuntansi atas pelaksanaan Investasi Pemerintah mengacu kepada Standar Akuntansi Keuangan (untuk Badan Investasi Pemerintah berbentuk Badan Hukum) dan Standar Akuntansi Pemerintahan (untuk Badan Investasi Pemerintah berbentuk Satuan Kerja). Pusat Investasi Pemerintah selaku operator investasi harus menyelenggarakan akuntansi atas pelaksanaan Investasi Pemerintah. Proses pelaksanaan Investasi Pemerintah telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 181/PMK. inisiatif pelaksanaan investasi dapat berasal dari Pusat Investasi Pemerintah.2. Hal ini sesuai dengan konsekuensi logis bahwa peran pemerintah sebenarnya sebatas memberikan dukungan sebagai fasilitator dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam pelaksanaan pembangunan nasional. 3. Pusat Investasi Pemerintah wajib menyusun laporan keuangan dan kinerja yang disampaikan kepada Menteri Keuangan. Sedangkan pada investasi langsung. Pelaksanaan Investasi Pelaksanaan Investasi Pemerintah dilakukan oleh Pusat Investasi Pemerintah berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan c.05/2008 tentang Pelaporan atas Pelaksanaan Kegiatan Investasi.q Komite Investasi Pemerintah Pusat. INVESTASI PEMERINTAH Page 18 . dilakukan dengan prinsip menitikberatkan pada sumber dana komersial/swasta serta meminimalkan sumber dana pemerintah. Proses penatausahaan dan pertanggungjawaban tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.

Divestasi Dalam pengelolaan Investasi Pemerintah. investasi yang telah dilaksanakan secara baik akan berakhir melalui divestasi yang juga baik. Pada prinsipnya. peran Pusat Investasi Pemerintah sebagai pelaku investasi mempunyai maksud untuk memfasilitasi terciptanya pertumbuhan ekonomi dalam rangka pembangunan nasional. 1.4. Pengawasan atas Pelaksanaan Investasi Sebagai pelaksanaan mekanisme check and balance atas pengelolaan Investasi Pemerintah. baik terhadap pendapatan maupun modal Pusat Investasi Pemerintah. disamping menargetkan tingkat pendapatan yang diharapkan. sedangkan divestasi atas investasi langsung dimaksudkan dapat diinvestasikan kembali dalam rangka meningkatkan fasilitas infrastruktur dan bidang lainnya guna memacu roda perekonomian masyarakat. diharapkan agar pelaksanaan investasi sesuai dengan ketentuan perundangundangan. Hal ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 183/PMK. Fungsi ini diharapkan dapat membantu menciptakan pelaksanaan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) pada pengelolaan Investasi Pemerintah. penerapan manajemen risiko sebagai langkah-langkah antisipasi INVESTASI PEMERINTAH Page 19 .05/2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Divestasi terhadap Investasi Pemerintah. Hal ini untuk mencegah agar jangan sampai terjadi penyimpangan sehingga dengan pengawasan tersebut. Proses divestasi yang dilakukan atas investasi surat berharga dapat memperoleh manfaat ekonomi. Oleh karena itu. Proses supervisi investasi dilaksanakan oleh Komite Investasi Pemerintah Pusat sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2008.12 Manajemen Risiko Investasi Pemerintah Dalam rangka mengurangi risiko pelaksanaan Investasi Pemerintah. 5. hal penting yang harus selalu diperhatikan adalah timbulnya potensi kerugian yang akan berpengaruh. perlu pelaksanaan fungsi pengawasan dan evaluasi.

dari Rekening Induk cara pemindahbukuan rekening dan/atau Investasi untuk untung BLUD. Badan Usaha.13 Pencairan dan penyaluran dana investasi • Pencairan Pencairan dana untuk pembelian Surat Berharga dilakukan dengan cara pemindahbukuan dari Rekening Induk Dana Investasi untuk untung rekening pihak lain yang berhak sesuai peraturan perundang-undangan. Pencairan dana untuk Investasi Langsung melalui penyertaan modal. INVESTASI PEMERINTAH Page 20 .dilakukan Provinsi/Kabupaten/Kota.dan mitigasi munculnya variable risiko Investasi Pemerintah sangat penting untuk diperhatikan dalam perencanaan maupun pelaksanaan investasi. Pengembalian pokok dari investasi dan dari divestasi disetorkan/dipindahbukukan ke Rekening Induk Dana Investasi. 1. berdasarkan perjanjian investasi. BLU. dilakukan dengan cara pemindahbukuan dari Rekening Induk Dana Investasi untuk untung rekening Badan Usaha Langsung yang berbadan hukum. Sedangkan pencairan dana untuk Investasi dilakukan Dana dengan melalui pemberian pinjaman. Pemerintah badan hukum asing.

INVESTASI PEMERINTAH Page 21 .

Selain itu. Pada TA 2009 terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) setelah penyesuaian sebesar Rp23. Maksudnya. pemerintah dapat Pemerintah dapat menerbitkan Surat Berharga Negara untuk membiayai kebutuhan pengelolaan kas bagi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Neqara (APBN). yang penggunaannya ditetapkan oleh Menteri Keuangan sesuai ketentuan yang berlaku dan dilaporkan dalam pertanggungiawaban pelaksanaan APBN.900. dalam UU APBN 2009 disebutkan bahwa sisa anggaran lebih itu digunakan untuk menalangi dana realisasi penerimaan negara tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran negara pada saat tertentu. seperti yang disebutkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2010 Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2009 jumlahnya telah mencapai Rp 66.021.1. SAL digunakan untuk menalangi pembayaran di awal tahun atau pada keadaan tertentu. SAL diutamakan untuk digunakan dalam rangka membiayai defisit APBN tahun anggaran berjalan dan SAL tersebut dilaksanakan sesuai Undang-Undang mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.05/2010 tentang Pengelolaan Saldo Anggaran Lebih.685. apabila dana tunai pengelolaan kas tidak cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan awal tahun anggaran ‘berikutnya.425.922.14 Peran Strategis Pusat Investasi Pemerintah dalam Pengelolaan Saldo Anggaran Lebih Sisa anggaran lebih (SAL) dari APBN tiga tahun terakhir telah mencapai puluhan triliun rupiah. Saldo ini tidak termasuk termasuk saldo anggaran lebih yang merupakan saldo kas di Badan Layanan umum (BLU).581. sehingga saldo akhir SAL per INVESTASI PEMERINTAH Page 22 .523.844. apabila belum ada penerimaan yang masuk ke Kas Negara. Penggunaan ini dijabarkan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.799.114 merupakan saldo awal SAL Tahun Anggaran 2009 setelah penyesuaian.176.347. SAL tahun Anggara 2009 berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp43.

523.425.627 triliun per akhir Juli 2010. Potensi pertumbuhan kurang efektifnya ekonomi dari suntikan belanja pemerintah kurang memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sejak adanya Undang-Undang nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara.044 triliun dan pinjaman sebesar Rp 583 triliun. tapi pajak yang ditarik pemerintah dalam jumlahnya sangat besar besar.barang publik. seringnya pemerintah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) telah mendesak investasi swasta dengan menghambat kredit bank. Ketersediaan barang-barang publik (Public Goods) inilah sebagai salah satu syarat terciptanya kesejahteraan umum. lahir peran baru yang diemban oleh Pemerintah yaitu melaksanakan investasi. Meskipun target pertumbuhan bisa tercapai. Artinya. Harus membahasnya bersama DPR. serta Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.922. Penyebabnya adalah kegagalan pasar dalam menyediakan barang. Peran pemerintah dalam menyediakan public goods tersebut salah satunya dengan Page 23 INVESTASI PEMERINTAH . Penerbitan obligasi di dalam negeri yang tidak terkendali akan menimbulkan crowding out effect. Besarny SAL adlam jumlah yang banyak menandakan penyerapan anggaran. Utang tersebut merupakan beban tersendiri bagi masyarakat. Penggunaan SAL yang ada di Badan Layanan Umum tidak harus memperoleh persetujuan dari DPR. Pajak ini diharapkan akan digunakan pemerintah untuk membiayai kebutuhannya sehingga multiplier effect-nya mampu menggerakkan roda perekonomian kemudian menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja untuk menanggulangi pengangguran. Penggunaan SAL sebaiknya memperhatikan jumlah utang Indonesia yang telah mencapai Rp 1.31 Desember 2009 menjadi sebesar Rp66. Hal itu ditambah lagi terlebih tren belanja pemerintah yang menumpuk di akhir tahun. jumlah tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara sebesar Rp 1.800. Ketika SAL tahun anggaran sebelumnya digunakan untuk menutup defisit Tahun Anggaran 2010.

dan penerapan praktik bisnis yang sehat sebagaimana dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Tujuan dibentuknya BLU PIP adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan fleksibilitas pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi. terbitlah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2008 tentang Investasi Pemerintah. Hal ini seperti yang dilakukan oleh negara-negara lain seperti Singapura (Temasek) dan Malaysia (Khazanah). Pusat Investasi Pemerintah berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan yang pembinaan teknis dilakukan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan dan pembinaan administratif dilakukan oleh Sekretaris Jenderal.investasi. produktivitas.01/2007 tanggal 16 Mei 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Investasi Pemerintah. Fungsi regulator dipegang oleh Direktorat Pengelolaan Dana Investasi Ditjen Perbendaharaan. PIP menjalankan pola Pengelolaan Keuangan Ber bentuk Badan Layanan Umum merupakan hal yang baru. PP tersebut memisahkan fungsi regulator dan fungsi operator dalam investasi pemerintah. Pembentukan Pusat Investasi Pemerintah tersebut dilaksanakan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 52/PMK. Pemisahan fungsi ini adalah untuk menciptakan check and balances. Ketentuan dalam Pasal 41 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara mengamanatkan pemerintah untuk melaksanakan investasi jangka panjang dengan tujuan untuk memberikan manfaat ekonomi. Pusat Investasi Pemerintah merupakan instansi pemerintah pada Departemen Keuangan yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). PIP sendiri memegang fungsi operator. dan manfaat lainnya. manfaat sosial. Dalam melaksanakan Undang- Undang tersebut. INVESTASI PEMERINTAH Page 24 . Organisasi PIP dalam PMK tersebut dinyatakan dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU).

Rekening Induk Dana Investasi pada bank umum setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara.05/2008 Tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah. Kedua jenis investasi ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 181/PMK.0 % pinjaman. Kas tersebut masuk ke dalam Saldo Anggaran Lebih TA 2009 dalam akun Kas Pada BLU. dan 84.975 rupiah. Investasi.990.5 % Equity (surat berharga). Dan Pengelolaan Dana Dalam Rekening Induk Dana Kepala Pusat Investasi Pemerintah membuka.771. PIP telah menghasilkan surplus yang meningkat dari Tahun Anggaran 2008 sebesar Rp190.05/2008 Tentang Tata Cara Pencairan. Meski demikian penggunaannya tidak harus melalui ijin DPR. Sebagai contoh investasi yang dilakukan PIP dalam bentuk investasi langsung adalah ? INVESTASI PEMERINTAH Page 25 . sesuai dengan Nomor 179/PMK.37 miliar. penyertaan modal. Dana ini berasal dari Rekening Rekening Induk Dana Investasi yang pengelolaannya Peraturan Menteri Keuangan Penyediaan. Sedangkan pemberian pinjaman dan penugasan khusus tersebut adalah bentuk investasi langsung. PIP berusaha mengembangkan instrumen portofolio investasinya Dana kelolaan akan dialokasikan pada investasi pinjaman. sisa dana yang ada itulah yang akan menjadi salah satu komponen Saldo Anggaran Lebih (SAL).7 % berbentuk penugasan khusus. Proyeksi Portofolio Investasi PIP pada Tahun Anggaran 2010 terdiri dari dalam bentuk investasi pinjaman antara lain adalah 9. Di akhir tahun anggaran. 6. dan surat berharga.18 miliar menjadi Rp447. Dan Kas yang ada di rekening Induk Dana Investasi per 31 Desember 2009 sebesar Rp3.Dalam Rancangan Bisnis Anggaran Tahun 2011.129. Sumber dana pada Rekening Induk Dana Investasi berasal dari APBN. Investasi dalam bentuk equity itu antara lain terdiri dari saham dan surat utang.

(satu kuadriliun). SaldoAnggaran lebih (SAL) memiliki tren yang menaik. Salah satu bentuk barang publik adalah infrastruktur. Terjaganya APBN terhadap jumlah dan proporsi defisit meningkatkan keterjaminan fiscal sustainability dalam menggerakkan roda perekonomian.000. PIP diharapkan menjadai katalisator bagi penyediaan barang publik.. Investasi Pada Pembangunan Jalan dan Jembatan perjanjian pinjaman modal kerja atas pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan Molibagu-Mamalia-Taludaa di Provinsi Sulawesi Utara dengan PT. Investasi Pada Infrastruktur Pengairan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah melakukan penandatanganan perjanjian pinjaman modal kerjasama atas pekerjaan rehabililasi Bendungan Gintung dan Irigasi Satang Anai dengan PT Nindya Karya (Persero) senilai 29 milyar rupiah dalam jangka waktu selama 18 bulan Meski jumlah imbal hasil investasi tidak begitu signifikan jika dibandingkan dengan penerimaan pajak atau PNBP lainnya.1. mengindikasikan bahwa APBN kurang sehat. INVESTASI PEMERINTAH Page 26 . SAL yang terus menaik-berdasarkan-proporsi tadi. Memang dalam Performance Budgeting System sangat berbeda dengan anggaran berbasis ‘penyerapan’. Meski demikian. Penyebabnya antara lain kurangnya penyerapan anggaran. Kedudukan SAL sangat penting dalam memutar roda Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pusat Investasi Pemerintah memberikan nilai tambah dalam hal lain sesuai dengan tujuan awal dibentuknya PIP. SAL ibarat uang jaga-jaga dan dapat digunakan berdasarkan prioritas. 2. Peraturan perundangundangan mengatur bahwa SAL diproiritaskan untuk menutup defisit APBN. Perlu diperhatikan bahwa belanja pemerintah dalam APBN telah menembus Rp1. Nindya Karya (persero pada tanggal 20 Januari 2011 dengan nilai pinjaman Rp15 milyar dari keseluruhan nilai proyek sebesar Rp42 Milyar.

Mengingat SAL digunakan sebagai dana talangan pada awal tahun anggara. Jika masih ada sisa terlalu banyak (SAL) di akhir tahun anggaran. Bahkan proyeksi penyerapan utang. Meski SAL jumlahnya banyak. SAL pada PIP terus bertambah ini semata-mata untuk investasi dalam rangka menjadi katalisator pembangunan. baik dalam negeri maupun luar negeri tetap dipertahankan. opportunity cost-nya tinggi. Hal itu selain mengurangi beban negara. Rekening KPPN. Pendirian PIP sebagai wakil pemerintah dalam mengelola investasi merupakan langkah strategis untuk menyediakan barang publik sekaligus memanfaatkan kas negara yang ‘idle’. Surat Berharga Negara Syariah (Sukuk).Kurangnya penyerapan ini dapat mengakibatkan pertumbuhan tidak optimal. maka sebaiknya ditetapkan berapa jumlah SAL yang harus tersisa di rekening SAL pada BI. SAL seharunya bisa menutup beban utang itu agar tidak terakumulasi terlalu banyak. serta penarikan pinjaman dari luar negeri dapat ditekan. Sampai saat ini kinerja keuangan PIP termasuk mengesankan. Diharapkan dari belanja pemerintah tersebut sektor produksi bergerak. Penarikan pajak oleh pemerintah sedikit banyak mengurangi ‘jatah’ sektor produksi melakukan ekspansi usahanya. Rekening BUN pada BI. juga untuk mencegah crowding out effect. tidak semuanya digunakan untuk mengurangi defisit anggaran. dan Rekening pada Penempatan Bank Umum secara proporsional dibandingkan jumlah rencana pendapatan pada tahun anggaran yang akan datang. SAL sebaiknya benar-benar digunakan untuk menutup defisit sehingga penyerapan penerimaan pembiayaan dari penerbitan Surat Utang Negara (SUN). terutama untuk pembangunan infrastruktur dengan mekanisme public-privat partnership (PPP) untuk mempercepat pembangunan. Investasi langsung oleh PIP sebaiknya terus ditingkatkan. INVESTASI PEMERINTAH Page 27 .

Angka yang dipatokpun tak tanggung-tanggung. penurunan karbon ditarget akan diturunkan dari 40 menjadi 26 sesuai dengan ekspektasi sang presiden SBY. Ke-13 proyek yang siap untuk dievaluasi itu diantaraya rumah sakit umum. Pepatah itu rupanya relevan dengan didirikannya Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang ditujukan untuk membiayai proyek-proyek pembangunan. Tercatat. Kepala Pusat Investasi Pemerintah (PIP) menjelaskan bahwa dana yang diperoleh untuk pembentukan anak usaha tersebut berasal dari kasnya Kemenkeu. Indonesia Green Investment yang rencananya akan didirikan sebelum tahun 2011. 247 triliun pada tahun 2010. pengolahan air.Manfaat Pusat Investasi Pemerintah Sariton Siregar. dan bendungan. Sebagaimana diketahui Amazon fund di launching pemerintah Brazil tahun lalu untuk mengkampanyekan pembangunan secara sustainabel dan membiayai berbagai proyek penelitian tentang hijau yang sebagian besar dananya berasal dari negaranegara Eropa. Sebetulnya. dimana tak tanggung-tanggung perusahaan ini membutuhkan dana sekitar 4 triliun rupiah. Investasi yang sudah terealisasi sekitar Rp. Selain itu.6 triliun yang digunakan untuk INVESTASI PEMERINTAH Page 28 . 1. perusahaan tersebut akan melakukan pengelolaan dana lingkungan hidup. Badan ini akan mendirikan sebuah perusahaan dengan bendera PT. 2. kabarnya juga pemerintahan Brazil pun akan menyumbang dana yang juga sangat besar untuk mendukung kampanye lingkungan hijau lewat Amazon fund. diawal tahun ini saja pemerintah sudah mengucurkan dana US$ 1 miliar yang diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan dana untuk green investment.15. Tak akan ada asap jika tak ada api.15 Informasi Lain Terkait Investasi Pemerintah 1.1. Perusahaan tersebut dimaksudkan untuk tujuan penurunan emisi karbon yang dari tahun ke tahunnya sudah semakin mengkhawatirkan. Nantinya.1 Maksimalkan Pusat Investasi Pemerintah! Pusat Investasi pemerintah (PIP) merupakan badan layanan umum (BLU) yang bertugas di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). badan yang berada di bawah Kemenkeu ini telah menargetkan pembiayaan untuk sekitar 13 proyek swasta dengan nilai fantastis.

PLN senilai Rp 7. dan membangun LPG di Tanjung Sekong senilai Rp 50 miliar.membiayai pembebasan dan pembangunan jalan tol senilai Rp 1.16 Berita terkait Investasi pemerintah 1. Meskipun penyerapannya lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (2010) yang tercatat -7.5 persen dipandang belum maksimal lantaran minimnya investasi pemerintah. "Rendahnya investasi pemerintah berpengaruh pada realisasi investasi triwulan I yang INVESTASI PEMERINTAH Page 29 . Direktur Perencanaan Ekonomi Makro Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Prijambodo mengungkapkan. 6 miliar. 1. pembangunan senilai Rp. Tentu menjadi masalah ketika amanat PP ini tidak dijalanakan sebagaimana mestinya.1 Investasi Pemerintah Berpengaruh Signifikan Investasi pemerintah dinilai memiliki peran besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Beberapa penilaian kelayakan juga tengah dilakukan diantaranya climate change programe senilai Rp 1 tiliun. termasuk didalamnya yang dilakukan PIP merugi. investasi pemerintah perlu digenjot pada tiga triwulan berikutnya di tahun ini. pada triwulan I tahun ini.444 triliun. investasi pemerintah hanya sebesar tiga persen dan terbilang rendah jika dilihat dari target investasi pemerintah tahun ini yang dipatok pada level enam persen.Padahal sebagaimana PP No 1 Tahun 2008 yang memayungi berdirinya PIP ini dikatakan bahwa badan ini dibentuk untuk melakukan berbagai modal investasi dalam beragam sektor. Diantaranya masalah hukum. serta ada&nbsp.16. Beberapa kendala bukan tak merintangi berbagai rencana dan aplikasi program-program Pusat Investasi ini. Pertumbuhan ekonomi triwulan I yang hanya mampu tumbuh 6.5 triliun. Dri sektor riil sampai surat berharga. asalkan jangan sampai rugi. serta pemberian bantuan lunak kepada PT. 194. beberapa infrastruktur yang belum dibangun secar maksimal sesuai dengan target.6 persen. kerugian dari pembiayaan yang dilakukan.

1 persen. Dia mencontohkan. "Kalau anggaran sebesar itu terserap. angka tersebut seharusnya lebih besar.3 persen. permintaan dalam negeri perlu diperkuat dengan mengupayakan daya beli masyarakat tetap terjaga. Besarnya pengaruh belanja modal atau investasi pemerintah terhadap laju pertumbuhan ekonomi nasional dibuktikan pada realisasi pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang mencapai 6." tegas Bambang. Bambang memaparkan.3 persen. Hal ini mengacu pada pengaruh ekonomi dunia yang mulai membaik dan perlahan menggerus kinerja ekspor. Senin (9/5/2011). Alasannya. triwulan I-2010 investasi secara keseluruhan mencapai delapan persen." kata Bambang di Jakarta. maka pengaruhnya besar sekali. Menurutnya.mencapai 7.7 persen ditopang dari kontribusi belanja atau konsumsi masyarakat. “Kalau sampai ini tertekan karena tidak stabilnya harga. maka pertumbuhan kita bisa 6." tutupnya. Indikasi tersebut sudah terlihat dengan realisasi ekspor triwulan I tahun ini yang hanya tumbuh 12 persen dan lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mampu tumbuh 20 persen. pertumbuhan ekonomi 2010. Ada potensi penambahan 0. Menurutnya. (Wisnoe Moerti/Koran SI/ade) INVESTASI PEMERINTAH Page 30 .2 persen dari belanja modal sebesar itu. daya beli masyarakat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Padahal. 56. tahun lalu ada sekira Rp18 triliun belanja modal yang tidak terserap.

hal penting yang harus selalu diperhatikan adalah timbulnya potensi kerugian yang akan berpengaruh. Investasi pemerintah terbagi atas investasi pada surat berharga (penyertaan modal dan/atau pemberian pinjaman) dan investasi langsung (investasi dengan cara pembelian saham dan/atau investasi dengan cara pembelian surat utang). penerapan manajemen risiko sebagai langkah-langkah antisipasi dan mitigasi munculnya variable risiko Investasi Pemerintah sangat penting untuk diperhatikan dalam perencanaan maupun pelaksanaan investasi. sosial. INVESTASI PEMERINTAH Page 31 . dan/atau manfaat lainnya dalam jangka waktu tertentu. disamping menargetkan tingkat pendapatan yang diharapkan. baik terhadap pendapatan maupun modal Pusat Investasi Pemerintah.yang mampu mengembalikan nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi. Dalam rangka mengurangi risiko pelaksanaan Investasi Pemerintah.BAB II KESIMPULAN Investasi Pemerintah adalah menempatkan sejumlah dana atau barang oleh pemerintah pusat dalam jangka panjang untuk investasi pembelian surat berharga dan investasi langsung. Oleh karena itu.

com/doc/43439109/INVESTASI-PEMERINTAH http://economy.html INVESTASI PEMERINTAH Page 32 .DAFTAR PUSTAKA www.scribd.htm http://mahasiswapsytrap.php?option=com_content&view=article&id=17:i nvestasi-pemerintah&catid=2:peraturan-pemerintah&Itemid=3 http://www.com/pusat-investasi-pemerintah.blogspot.id/tatalaksana/hukum/index.anneahira.dikti.com/2012/03/revie-kuliah-pengelolaan-investasi.com/read/2011/05/09/20/455071/investasi-pemerintah-berpengaruhsignifikan http://www.go.okezone.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.