.

.

. Pada dasarnya energi angin terjadi karena adanya perbedaan suhu antara udara panas dengan udara dingin.

.Energi angin adalah pemanfaatan angin sebagai sumber energi. Sistem energi angin adalah perubahan energi kinetik (pergerakan) dari angin menjadi energi mekanik atau listrik yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan praktis.

kerapatan dan kecepatan. Akan tetapi faktor kecepatan lebih mendominasi posisi massa terhadap permukaan bumi. Dengan demikian energi kinetik lebih dominan daripada energi potensial. yang terjadi dialam. Udara yang bergerak tersebut mempunyai massa. Sehingga dengan adanya faktorfaktor tersebut.angin mempunyai energi kinetik dan energi potensial.  . Angin merupakan udara yang bergerak Angin adalah udara yang bergerak dari tekanan yang tinggi ke tekanan yang rendah.

  Energi mekanik yang berasal dari angin dapat dimanfaatkan pelayaran(transportasi) dan kepentingan yang lainnya.gergaji kayu. Pembangkit tenaga listrik . seperti memompa air dari sumur yang dalam dan menggiling gandum.

.

.

5 q . A . v³ Dimana : P = Daya (W) q = Kepadatan Udara (Kg/m³) A = Luas penampang (m²) V = Kecepatan Angin (m/d) .P = Energi Persatuan Waktu = 0.

semua wind machine memindahkan energi kinetik dari angin dengan menghembuskannya perlahan dan merubahnya energi ini menjadi energi mekanik dengan menggerakan putaran poros.Alat yang mengubah energi kinetik pada angin ke bentuk energi yangdapat dimanfaatkan disebut wind machine. Pada dasarnya. .

.

1. Belum membumingnya pemanfaatan energi angin di indonesia? Apakah memang tenaga angin di indonesia tidak memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik? . 2.

3. . 1. Masih kurangnya perhatian pemerintah untuk pemanfaatan energi angin seperti proyek-proyek besar untuk membangun sebuah kontruksi yang mana bisa mengcover setidaknya untuk wilayah yang memiliki sumber angin yang memadai untuk digunakan sebagai pembangkit.Masih adanya kecendrungan untuk menggunakan energi yang bersumber dari fosil. 2. Secara keseluruhan memang indonesia dirataratakan memiliki kecepatan angin kurang dari 5.9 m/d per detik yang secara ekonomi kurang layak untuk membangun pembangkit listrik.

Perlunya pemetaan potensi energi angin di Indonesia. Harusnya kita berfikir bahwa energi yang bersumber dari fosil bukanlah energi berkelanjutan . 2. .1.