BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dalam berbagai wacana selalu terungkap bahwa telah menjadi kesepakatan bangsa adanya empat pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara bagi negarabangsa Indonesia. Bahkan beberapa partai politik dan organisasi kemasyarakatan telah bersepakat dan bertekad untuk berpegang teguh serta mempertahankan empat pilar kehidupan bangsa tersebut. Empat pilar dimaksud dimanfaatkan sebagai landasan perjuangan dalam menyusun program kerja dan dalam melaksanakan kegiatannya. Empat pilar tersebut adalah (1) Pancasila, (2) Undang-Undang Dasar1945, (3) Negara Kesatuan Republik Indonesia dan (4) Bhinneka TunggalIka. Meskipun hal ini telah menjadi kesepakatan bersama, atau tepatnya sebagian besar rakyat Indonesia, masih ada yang beranggapan bahwa empat pilar tersebut adalah sekedar berupa slogan-slogan, sekedar suatu ungkapan indah, yang kurang atau tidak bermakna dalam menghadapi era globalisasi. Bahkan ada yang beranggapan bahwa empat pilar tersebut sekedar sebagai jargon politik. Yang diperlukan adalah landasan riil dan konkrit yang dapat dimanfaatkan dalam persaingan menghadapi globalisasi.

B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka dapat ditentukan rumusan masalah dalam Makalah ini seperti: 1. Bagaimana cara menerapkan 4 pilar bangsa dan negara di masyarakat? 2. Apa makna dari 4 Pilar bangsa dan negara ? 3. Nilai-nilai apa yang terkandung dalam 4 pilar bangsa dan negara?

1

C. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui bagaimana cara menerapkan 4 pilar bangsa dan negara di masyarakat. 2. Untuk mengetahui makna dari 4 pilar bangsa dan negara. 3. Untuk nilai-nilai apa yang terkandung dalam 4 pilar bangsa dan negara.

D. Manfaat Penelitian Makalah ini diharapkan dapat brmanfaat secara teoritis dapat memberikan solusi dalam memahami materi 4 pilar bangsa dan negara. Dengan pemahaman dalam ke 4 pilar bangsa dan negara, mudah-mudahan kita bisa berpegang teguh kepada 4 pilar tersebut untuk memperjuangkan negara RI ini.

2

mengapa bangsa Indonesia menetapkan Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Sila pertama Pancasila. namun dalam implementasinya dilaksanakan dengan bersendi pada hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sedang kehidupan berbangsa dan bernegara iniadalah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. prinsip dan nilai yang merupakan kristalisasi dari belief system yang terdapat di seantero wilayah Indonesia. Nampak bahwa Pancasila sangattepat sebagai pilar bagi negara-bangsa yang pluralistik. Demikian jugadengan sila kedua. Pancasila mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan negara-bangsa Indonesia. Perlu dasar pemikiran yang kuat dan dapat dipertanggung jawabkan sehingga dapat diterima oleh seluruh warga bangsa. Pancasila menjunjung tinggi kedaulatan rakyat. merupakan common denominator dari berbagai agama.BAB II EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSADAN BERNEGARA A. 3 . tidak hanya setara. PILAR PANCASILA Pilar pertama bagi tegak kokoh berdirinya negara-bangsa Indonesia adalah Pancasila. merupakan penghormatan terhadap hak asasi manusia. bukan untuk kesejahteraan perorangan atau golongan. tetapi juga secara adil dan beradab. mengandung konsep dasar yang terdapat pada segala agama dan keyakinan yang dipeluk atau dianut oleh rakyat Indonesia. Manusia didudukkan sesuai dengan harkat danmartabatnya. Pancasila dinilai memenuhi syarat sebagai pilar bagi negara-bangsa Indonesia yang pluralistik dan cukup luas dan besar ini. Pancasila sebagai salah satu pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki konsep. Ketuhanan Yang Maha Esa. sehingga dapat diterima semua agama dan keyakinan. kemanusiaan yang adil dan beradab. mengapa Pancasila diangkat sebagai pilar bangsa Indonesia. sehingga memberikan jaminan kokoh kuatnya Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Timbul pertanyaan. Berikuta lasannya.

43 tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian UU No. persatuan Indonesia. yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. dan dinyatakan sebagai dasar negara. Ketetapan MPR RI No. Pancasila sebagai dasar negara Negara Kesataun Republik Indonesia Rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia. . UU No. Citahukum memiliki fungsi konstitutif dan regulatif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.1. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawa-ratan/perwakilan. Berikut disampaikan beberapa contoh peraturan perundang-undangan yang merupakan penjabaran dari Pancasila. di antaranya disebutkan: . cita negara sekaligus sebagai cita hukum atau rechtsidee.sebagai staatsidee. Ketetapan MPR RI No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 4 . kemanusiaan yang adil dan beradab. Dalam setiap dasar negara terdapat dasar fikiran yang mendasar. Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Segala peraturan perundangan-undangan yang tidak konkordan apalagi bertentangan dengan Pancasila. XVIII/MPR/1998. XVII/MPR/1998 Tentang Hak Asasi Manusia. . serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagiseluruh rakyat Indonesia. Segala peraturan perundang-undangan harus merupakan derivasidari prinsip dan nilai yang terkandung dalam Pancasila. merupakan cita hukum atau rechtsidee bagi negara-bangsa yang bersangkutan. batal demi hukum. Pancasila menurut rumusan di atas berkedudukan sebagai dasar negara. .

2. Kedamaian b. Keberadaban h. Tanpa memahami konsep yang terkandung dalam Pancasila tidak mungkin kita dapat mengaktualisasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegarasecara tepat dan benar. sehingga timbul keyakinan akan kebenaran Pancasila sebagai dasar negara perlu memahami konsep yang terdapat dalam Pancasila yang merupakan common denominator dari gagasan yang berkembang pada berbagai suku bangsa di seantero tanah air. Persatuan dan Kesatuan i. Keadilane. Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila a. Ketaqwaan d. Kesejahteraan 3. Mufakat j.Sementara itu setiap warganegara memiliki kewa-jiban untuk taat kepadasegala peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pancasila Ideologi Nasional Bangsa Indonesia Pancasila memiliki berbagai fungsi bagi bangsa Indonesia. Keselarasan g. Agar kita dapat memahami dengan baik dan benar Pancasila. suatu ketika dipandang sebagai ideologinasional. suatu ketika Pancasila berfungsi sebagai dasar negara. suatu ketika sebagai pandangan hidup dan suatu ketika sebagai 5 . Keimanan c. Kesetaraan f. sehingga wajib pula untuk berpegang teguh pada Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebijaksanaan k.

Maka ideologi Pancasila harus dibudayakan dan diamalkan. terdapat dalam kehidupan di berbagai pelosok tanah air.ligatur bangsa. sehingga akan menjiwai serta memberi arah proses pembangunan dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat.Sebagai ideologi terbuka Pancasila diharapkan selalu tetap komunikatif dengan perkembangan masyarakatnya yang dinamis dan sekaligus mempermantap keyakinan masyarakat terhadapnya. berkaitan dengan sistem nilai. sosial budaya dan hankam dikelola sesuai dengan konsep. Kedua bahwa nilai dasaryang terdapat dalam Pancasila memberikan harapan tentang masa depan yang lebih baik. tentang baik dan buruk. sehingga nilai dasar tersebut bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah bangsa. tentang adil dan zalim. Pancasila adalah Ideologi Terbuka Pancasila tidak diragukan memiliki tiga dimensi tersebut. Pancasila sebagai ideologi nasional berfungsi sebagai acuan bagi bangsa Indonesia dalam mengelola berbagai kegiatan dalam mencapai tujuan yang ingin diwujudkan oleh negara. Pancasila sebagai dasar negara berfungsi sebagai acuan bagi warganegara dalam memahami hak dan kewajibannya sebagai warganegara. ketiga bahwa Pancasila memiliki keluwesan yang memungkinkan dan bahkan merangsang pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang relevan tentang dirinya. jujur dan 6 . 5. secara riil. sehingga berkaitan dengan pengelolaan dan implementasi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Redpublik Indonesia. Pancasila Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Pancasila sebagai pandangan hidup memiliki fungsi sebagai pegangan atauacuan bagi manusia Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku. tanpa menghilangkan atau mengingkari hakikat atau jatidiri yang terkandung dalam nilai dasarnya. berbangsa dan bernegara. menggambarkan cita-cita yang ingin dicapai dalam kehidupan bersama. prinsip dan nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kehidupan politik. ekonomi. 4. pertama bahwa nilai dasar yang terdapat dalam Pancasila memang senyatanya.

1. Misal dalam kepustakaan Belanda. PILAR UNDANG-UNDANG DASAR 1945 Pilar kedua kehidupan berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia adalah UndangUndang Dasar 1945. diperlukan memahami lebih dahulu makna undang-undang dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. van Apeldoorn. Sangat mungkin para founding fathers dalam menyusun rancangan UUD mengikuti pola pikir ini.bohong. yang berisi prinsipprinsiup dan norma-norma hukum yang mendasari kehidupan kenegaraan. Tanpa memahami prinsip yang terkandung dalam Pembukaan tersebut tidak mungkin mengadakan evaluasi terhadap pasal-pasalyang terdapat dalam batang tubuhnya dan barbagai undang-undang yang menjadi derivatnya. sehingga grondwet bermakna hukum dasar. masalah moral yang menjadi kepedulian manusia sepanjang masa. Istilah undangundang dasar sangat mungkin terjemahan dari grondwet (bahasa Belanda). Dengan demikian membahas Pancasila sebagai pandangan hidup akan memasuki domein etika. Makna Undang-Undang Dasar Beberapa pihak membedakan antara pengertian konstitusi dan undangundang dasar. sedang disampingnya 7 . hal ini terbukti dalam Penjelasan UUD 1945 dinyatakan hal sebagai berikut: Undang-Undang Dasar suatu negara ialah hanya sebagian dari hukum dasar negara itu. di antaranya yang disampaikanoleh L. yang berasal dari kata grond yang bermakna dasar dan wet yang berarti hukum. sedang undang-undang dasar hanya memuat bagian yang tertulis saja. bahwa konstitusi berisi seluruh peraturanperaturan dasar. Dalam rangka memahami dan mendalami UUD 1945. baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Undang-Undang Dasar ialah hukum dasar yang tertulis.J. B. Atau mungkin juga dari istilah Grundgesetz yang terdiri dari kata Grund yang bermakna dasar dan Gesetz yang bermakna hukum. dan sebagainya. membahas hal ihwal yang selayaknya dikerjakan dan yang selayaknya dihindari.

yang biasa disebut juga dengan istilah Preambule atau Mukaddimah.Undang-Undang Dasar itu berlaku juga hukum dasar yang tidak tertulis. Ada baiknya bila kita fahami dahulu prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. ialah atura-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis. 2. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia. 8 . Berikut disampaikan perbandingan antara Preamble Konstitusi Amerika Serikat dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. berdaulat. Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Marilah kita bandingkan Pembukaan UUD 1945 dengan Preamble Konstitusi Amerika Serikat. Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan olehsebab itu. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. yang dijadikan pegangan dalam hidup bernegara. yang merdeka. Dalam Pembukaan suatu UUD atau Konstitusi terkan dungprinsip atau pandangan filsafat yang menjadi dasar perumusan pasal-pasal Batang Tubuh Konstitusi.bersatu. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Untuk itu marilah kita cermati rumusan Pembukaan UUD 1945 dimaksud. Makna Pembukaan suatu Undang-Undang Dasar Salah satu bagian yang penting dalam Konstitusi atau UndangUndangDasar adalah Pembukaannya. adil dan makmur.

“ 9 .Suatu pengakuan adanya suatu kekuasaan di atas kekuasaan manusia yang mengatur segala hal yang terjadi di alam semesta ini. Sumber Kekuasaan  Di alinea ketiga disebutkan bahwa “pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia itu atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. . Hal ini ditegaskan lebih lanjut dalam Bab I. Dengan kata lainbahwa kekuasaan yang diperoleh rakyat Indonesia dalam menyatakan kemerdekaan dan dalam mengatur kehidupan kenegaraan bersumber dari Allah Yang Maha Kuasa. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. pada alinea ke-empat disebutkan bahwa “ Negara Republik Indonesia tersusun dalam bentuk kedaulatan rakyat.Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwa-kilan. Persatuan Indonesia. pasal 1 ayat (2) yang menyatakan bahwa “Kedaulatan adalah di tangan rakyat. Marilah kita mencoba untuk memahami prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD ini. .” yang bermakna bahwa kemerdekaan yang dinyatakan oleh bangsa Indonesia itusemata-mata karena mendapat rahmat dan ridho Allah Yang Maha Kuasa. serta dengan mewujudkan suatu keadilan srosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini ditegaskan lebih lanjut dalam dasar negara sila yang pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhan Yang Maha Esa. mencerdaskan kehidupan bangsa.” yang berarti bahwa sumber kekuasaan juga terletak di tangan rakyat. .  Namun di sisi lain. perdamaian abadi dan keadilan sosial. a.Kemanusiaan yang adil dan berasab.

Berikut disampaikan beberapa rumusan yang menggambarkan tentang kepedulian para founding fathers tentang hak asasi manusia yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945. yakni kebebasan dan kesetaraan. adil dan makmur.  Kemerdekaan Negara Indonesia berciri merdeka. Hak Asasi Manusia Dalam Pembukaan UUD 1945. bersatu. 10 . Hak kebebasan dan mengejar kebahagiaan diakui diNegara Kesatuan Republik Indonesia.  Kemerdekaan yang dinyatakan oleh rakyat dan bangsa Indonesia adalah untuk “ menciptakan kehidupan kebangsaan yang bebas. Dari frase-frase terbut di atas jelas bahwa sumber kekuasaan untuk mengatur kehidupan kenegaraan dan pemerintahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa dan Rakyat. b. Namun bila kita cermati dengan seksama akan nampak bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 memuat begitu banyak frase yang berisi muatan hak asasi manusia. merupakan gambaran tentang negara yang menjunjung hak asasi manusia. berdaulat.  Perlu adanya suatu pola sistem penyelenggaraan negara dan pemerintahan yang bersumber dari dua sumber kekuasaan tersebut. pernyataan mengenai hak asasi manusia tidak terumuskan secara eksplisit.Terdapat dua sumber kekuasaan yang diametral.”salah satu hak asasi manusia yang selalu didambakan. Perlu pemikiran baru bagaimana meng-integrasikan dua sumber kekuasaan tersebut sehingga tidak terjadi kontroversi.  Keseluruhan alinea kesatu Pembukaan UUD 1945 merupakan suatu pernyataan tentang hak asasi manusia. dan dituntut oleh setiap manusia.

Kemanusiaan yangadil dan beradab. ”Frase ini menggambarkan sistem pemerintahan demokrasi.” ketika lain berorientrasi pada faham liberalisme. Kegotong-royongan 11 . c. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhan Yang Maha Esa. apalagi setelah diadakan perubahanUUD. ”suatu ketika “demokrasi Pancasila. 28. perikemanusiaan dan perikeadilan merupakan realisasi hak kebebasan dan kesetaraan. d.  Sementara pasal 27. 29.Kemerdekaan.Dari frase-frase yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945. Istilah kedaulatan rakyat atau kerakyatan adalah identik dengan demokrasi. serta dengan mewujudkan suatu keadilan srosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 30dan 31 dalam batang tubuh UUD 1945adalah pasal-pasal yang merupakan penjabaran hak asasi manusia.Tidak benar bila UUD 1945 yang asli tidak mengakomodasi hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sistem Demokrasi Sistem pemerintahan bagi bangsa Indonesia terdapat dalam dalam alinea ke-empat yang menyatakan:” maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Sumber kekuasaan dalam berdemokrasi adalah dari Tuhan Yang Maha Esa sekaligus dari rakyat. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dalam menemukan sistem demokrasi di Indonesia pernah berkembang yang disebut “demokrasi terpimpin. dan beberapapasal dalam UUD 1945 telah memuat ketentuan mengenai hak asasi manusia. Persatuan Indonesia. Namun dalam penerapan demokrasi disesuaikan dengan adat budaya yang berkembang di Negara Indonesia. Faham Kebersamaan.

Begitu banyak istilah Bangsa diungkap dalam Pembukaan UUD 1945. Hal ini dapat ditemukan dalamfrase sebagai berikut:  Misi Negara di antaranya adalah “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. harkat dan martabatnya sebagai ciptaan Tuhan.  Yang ingin diwujudkan dengan berdirinya Negara Indonesia adalah. Nampak dengan jelas bahwa maksud didirikannya Negara Republik Indonesia yang utama adalah untuk melayani kepentingan bangsa dan kepentingan bersama. berbeda dengan konstitusi Amerika Serikat. wajib bersyukur atas segala rahmat dan karuniaNya. Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut :  Mendudukkan manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan. tunduk pada segalaperintahNya dan mengagungkan akan kebesaranNya.Dalam Pembukaan UUD 1945 tidak diketemukan istilah individu atauo rang. Namun dengan rumusan tersebut tidak berarti bahwa kepentingan individu diabaikan. 12 . Sehingga merupakan hal yang benar apabila manusia berterima kasih atas kasih sayangNya.” bukan untuk melindungi masingmasing individu. bahwa konstitusinya adalah untuk mengabdi pada kepentingan individu. tetapi keseluruhan rakyat Indonesia.  Manusia memandang manusia yang lain dalam kesetaraan dan didudukkan sesuai dengan kodrat.” suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indnesia.” Sekali lagi dalam rumusan tersebut tidak tersirat dan tersurat kepentingan pribadi yang ditonjolkan. Dari uraian yang disampaikan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Pembukaan UUD 1945 dan beberapa pasalnya mengandung prinsip-prinsip yang mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

dan dari pulau Miangas sampai pulau Rote membentuk suatu kesatuan geographical politics. Hal ini yang merupakan dambaan bagi setiap manusia dalam hidup bersama. diakui perbe-daannya. Bagi bangsa Indonesia cita-cita tersebut adalah kesejahteraan bersama. kelestarian dan keharmonian dunia.” suatu cara menghormati kedaulatan setiap unsur yang terlibat dalam kehidupan bersama. Pengakuan keanekaragaman adalah untuk merealisasikan amanah Tuhan Yang MahaEsa. memilih cara yang disebut “musyawarah untuk mencapai mufakat. memiliki cita-cita yang sama. Tiada akan ada artinya terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran pribadi tanpa terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran bersama.  Bangsa Indonesia dalam mencari pemecahan masalah yang dihadapi bersama. namund iperlakukan dalam koridor hakikat yang sama. Keanekaragaman individu ditempatkan dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika. yakni untuk menciptakan kebaikan.  Manusia dalam kehidupan bersama bercita-cita untuk mewujudkan kesejahteraan. memiliki sejarah hidup yang sama. sehingga terbentuk karakter yang sama. kemakmuran bersama. merupakan suatu bangsa yang disebut Indonesia yang memiliki jatidiri sebagai pembeda dengan bangsa yang lain. Jatidiri tersebut tiada lain adalah Pancasila yang menjadi acuan bagi warga-bangsa dalam bersikap dan bertingkah laku dalam menghadapi berbagai tantangan dalam berbangsa dan bernegara. Apabila prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila ini diterapkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.  Manusia yang menempati puluhan ribu pulau dari Sabang sampai Merauke.Manusia diakui akan hak-haknya. berbangsa dan bernegara sesuai 13 .

2. maka akan tercipta suasana kehidupan yang selaras. berwibawa. 14 . Sebab itu. 1. tenteram dan sejahtera bahagia. memiliki pemerintahan dan 4. hak dan kewajiban serta perannya dalam kehidupan bersama sesuai dengan kodrat dan sifat alami yang dikaruniakan oleh Tuhan. NKRI lahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga para pejuang bangsa yang bertekad mempertahankan keutuhan bangsa. adanya pengakuan dari negara lain. memiliki penduduk. 1. serasi dan seimbang. NKRI adalah prinsip pokok. Hal ini disebabkan oleh karena masing-masing unsur yang terlibat dalam kehidupan bersama memahami dengansungguh-sungguh kedudukan. C. memiliki wilayah. teratur. Selaras atau harmoni menggambarkan suatu situasi yang tertib. Situasi semacam ini yang akan mengantar manusia dalam situasi kenikmatan duniawi dan ukhrowi. hukum. dan harga mati. tegas. 3. Apa yang dikerjakan tiada lain adalah semata-mata demi kemaslahatan ummat manusiadan alam semesta. yaitu . nikmat dan adil. sehingga akan terasa suasana nyaman. Dan karena memenuhi empat syarat itulah kemudian Negara Indonesia lahir dengan nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 2. PILAR NKRI Kita tentunya sudah tahu bahwa syarat berdirinya sebuah negara ada empat. dan 3.dengan ketentuan yang disyaratkan. adil. NKRI hanya dapat dipertahankan apabila pemerintahan.damai.

sekitar 600 tahun setelah pertama kali semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang diungkap oleh mPu Tantular. apa pun akan kita lakukan. Bhinneka Tunggal Ika dikukuhkan sebagai semboyan resmi yang terdapat dalam Lambang Negara.” kemudian dirangkai menjadi satu kata“ bhinneka”. D.Dengan pemerintahan yang adil. kakawin Sutasoma yang berbunyi “Bhinna ika tunggal ika. hampir sama dengan semboyan e Pluribus Unum.“Garuda Pancasila. Penemuan dan Landasan Hukum Bhinneka Tunggal Ika Sesanti atau semboyan Bhinneka Tunggal Ika diungkapkan pertama kali oleh mPu Tantular. Semboyan tersebut terungkap di abad 15 .66 tahun 1951. Pada tahun 1951. semboyan Bangsa Amerika Serikat yang maknanya diversity in unity. di abad ke empatbelas (1350-1389). satu itu.” Semboyan yang kemudian dijadikan prinsip dalam kehidupan dalam pemerintahan kerajaan Majapahit itu untuk mengantisipasi adanya keaneka-ragaman agama yang dipeluk oleh rakyat Majapahit pada waktu itu. dantercantum dalam pasal 36a UUD 1945. “ yang artinya “Berbeda-beda itu. dan berwibawalah masalah dan konflik di Indonesia dapat diselesaikan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mengacu pada bahasa Sanskrit. Bhinneka Tunggal Ika ditetapkan sebagai seboyan yang terdapat dalam Lambang Negara Republik Indonesia. tegas. Sesanti tersebut terdapat dalam karyanya.” Kata “bhinna ika. “Demi NKRI. Pada perubahan UUD 1945 yang kedua. Peraturan Pemerintah tersebut menentukan bahwa sejak 17 Agustus 1950. tan hana dharma mangrwa. tak ada pengabdian yang mendua. perbedaan dalam kesatuan. NKRI adalah hal pokok yang harus kita pertahankan. Meskipun mereka berbeda agama tetapi mereka tetap satu dalam pengabdian. pujangga agung kerajaan Majapahit yang hidup pada masa pemerintahan Raja Hayamwuruk. PILAR BHINNEKA TUNGGAL IKA SEBAGAI PEREKAT KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA 1. ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai semboyan resmi Negara Republik Indonesia dengan Peraturan Pemerintah No.

Sangat mungkin tidak adahubungannya. Seperti halnya Pancasila .istilah Bhinneka Tunggal Ika juga tidak tertera dalam UUD 1945 (asli).ke XVIII. dalam pasal 36A menyebutkan :”Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. namun esensinya terdapat didalamnya . dijadikan semboyan dan pegangan bangsa dalam membawa diri dalam hidup berbangsa dan bernegara. Daerah daerah itu mempunyai susunan asli. namun yang jelas konsep keanekaragaman dalam kesatuan telah diungkap oleh mPu Tantular lebih dahulu. pasal 3 ayat (3) menentukan perlunya ditetapkan lambang negara oleh Pemerintah. yang diharapkan dijadikan acuan bagi rakyat Majapahit dalam berdharma.” Dengan demikian Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang merupakan kesepakatan bangsa.” Maknanyabahwa dalam menyelenggarakan kehidupan kenegaraan perlu ditampung keanekaragaman atau kemajemukan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. oleh bangsa Indonesia setelah menyatakan kemerdekaannya. ditambah denganutusan-utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan. Sebagai tindak lanjut dari pasal tersebut terbit Peraturan Pemerintah No. oleh karena didaerahpun pemerintahan akan bersendi atas dasar permusyawaratan. Oleh karena itu untuk dapat dijadikan acuan secara tepat dalam hidup berbangsa dan 16 . dan olehkarenanya dapat dianggap sebagai daerah yang bersifat istimewa. Sasanti yang merupakan karya mPu Tantular.66 tahun 1951 tentang Lambang Negara.terdiri atas anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat. dan Undang-Undang Dasar Sementera tahun 1950. seperti yang dinyatakan :” Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. sekitar empat abad setelah mpu Tantular mengemukakan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam Konstitusi Republik Indonesia Serikat.” Selanjutnya dalam Penjelasan UUD 1945 dinyatakan :”Di daerah yang bersifat otonom akan diadakan badan perwakilan daerah. Dalamterritoir Negara Indonesia terdapat lebih kurang 250 zelfbesturende landschappen dan voksgemeenschappen. Baru setelah diadakan perubahan UUD 1945. yang ditetapkan dalam UUDnya.

Burung Garuda yang menengok dengan kepalanya lurus ke sebelahkanannya. Bhinneka Tunggal Ika tidak dapat dipisahkan dari Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia. jumlah bulu dibawah perisai sebanyak 19. Menurut pasal 1 Peraturan Pemerintah No. Dengan demikian jumlah bulu-bulu burung garuda tersebut melambangkan tanggal hari kemerdekaan bangsa Indonesia.dan c. sedang jumlah bulu pada leher sebanyak 45. Di ataspita tertulis dengan huruf Latin sebuah semboyan dalam bahasa JawaKuno yang berbunyi : BHINNEKA TUNGGAL IKA. Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan bintang bersudut lima yang terletak di tengah perisai yang menggambarkan sinar ilahi. dilambangkan dengan garis hitam horizontal yang membagi perisai. Hal ini sesuai dengan komponen yang terdapat dalam Lambang Negara Indonesia.bernegara. b. Semboyan yang ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. sedang lima segmen menggambarkan sila-sila Pancasila. Sementara itu perisai yang tergantung di leher garuda menggambarkan Negara Indonesia yang terletak di garis khalustiwa. jumlah bulu pada ekor sebanyak 8 melambangkan bulan 8. 17 . Perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda. yakni 17 Agustus 1945. Adapun makna Lambang Negara tersebut adalah sebagaki berikut: Burung Garuda disamping menggambarkan tenaga pembangunan yang kokoh dan kuat. juga melambangkan tanggal kemerdekaan bangsa Indonesia yang digambarkan oleh bulu-bulu yang terdapat pada Burung Garuda tersebut. dan Dasar Negara Pancasila. Jumlah bulu sayap sebanyak 17 di tiap sayapnya melambangkan tanggal 17. yaitu: a. makna Bhinneka Tunggal Ika perlu difahami secara tepat dan benar untuk selanjutnya difahami bagaimana cara untuk mengimplementasikan secara tepat dan benar pula. 66 tahun 1951 disebutkan bahwa : Lambang Negara terdiri atas tiga bagian.

neokapitalisme. Dengan kemerdekaan kita maknai bebas dari berbagai eksploatasi manusia oleh manusia dalam segala dimensi kehidupan dari manapun.” Memang semula kemerdekaan atau kebebasan diberi makna bebas dari penjajahan negara asing tetapi ternyata bahwa kemerdekaan atau kebebasan ini memiliki makna yang lebih luas dan lebih dalam karena menyangkut harkat dan martabat manusia. Memasuki era globalisasi kemerdekaan atau kebe-basan memiliki makna lebih luas. Sementara itu penerapan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus berdasar pada Pancasila yang telah ditetapkan 18 . yakni berkaitan dengan hak asasi manusia. dalam bidang politik. Marilah secara singkat kita mencoba untuk memberi makna kemerdekaan sesuai dengan kesepakatan bangsa.Rantai yang merupakan rangkaian yang tidak terputus dari bulatan dan persegi menggambarkan kemanusiaan yang adil dan beradab. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri-keadilan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawa-rakatan/perwakilan dilambangkan dengan banteng yang menggambarkan kekuatan dan kedaulatan rakyat. bebas dari segala macam ketakutan yang merupakan aktualisasi dari konsep hak asasi manusia yakni mendudukkan manusia sesuai dengan harkat danmartabatnya. Terjadilah penjajahan dalam bidangekonomi. Dalam Pembukaan UUD 1945. terjadilah penjajahan dalam bentuk baru. bebas berkehendak dan memilih. Dari gambaran tersebut. Sedang Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan kapas dan padi yang menggambarkan kesejahteraan dan kemakmuran. dalam bidang sosial budaya dan dalam aspek kehidupan yang lain. yang sekaligus melambangkan monodualistik manusia Indonesia. Kebangsaan dilambangkanoleh pohon beringin.baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri. sebagai tempat berlindung. Manusia memiliki kebebasan dalam olah fikir. dan dasar negara Pancasila. karena dengan globalisasi berkembang neoliberalisme. maka untuk dapat memahami lebih dalam makna Bhinneka Tunggal Ika tidak dapat dipisahkan dari pemahaman makna merdeka. alinea pertama disebutkan “Bahw a sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu.

Konsep dasar Bhinneka Tunggal Ika Berikut disampaikan konsep dasar yang terdapat dalam Bhinneka Tunggal Ika yang kemudian terjabar dalam prinsip-prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika yang dijadikan acuan bagi bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Hanya dengan ini maka Bhinneka Tunggal Ika akan teraktualisasi dengan sepertinya. ibarat onggokan material bangunan yang dibiarkan teronggok sendiri-sendiri. sehingga tidak akan membentuk suatubangunan yang namanya rumah. humanitas. Demikian pulahalnya dengan faham multikulturalisme. Pluralistik bukan pluralisme. Dengan demikian maka penerapan Bhinneka Tunggal Ika harus dijiwai oleh konsep religiositas. Pluralisme berasal dari kata plural yang berarti banyak. Bhinneka Tunggal Ika berisi konsep pluralistik dan multikulturalistik dalam kehidupan yang terikat dalam suatu kesatuan. sehingga tidak perlu adanya substansi pengganti yang mensubstitusi 19 . Dalam rangka memahami konsep dasar dimaksud ada baiknya kita renungkan lambang negara yang tidak terpisahkan dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan faham pluralismetidak perlu adanya konsep yang mensubstitusi keanekaragaman.nasionalitas.olehbangsa Indonesia menjadi dasar negaranya.Membiarkan setiap entitas yang menunjukkan ke-berbedaan tanpa peduli adanya common denominator pada keanekaragaman tersebut. 2. Ada baiknya dalam rangka lebih memahami makna pluralistik bangsa difahami pengertian pluralisme. Masyarakat yang menganut fahampluralisme dan multikulturalisme. Masing-masing faham atau entitas berdiri sendiri tidak terikat satu sama lain. adalah suatu faham yang mengakui bahwa terdapat berbagai faham atau entitas yang tidak tergantung yang satu dari yang lain. Perlu kita mengadakan refleksi terhadap lambang negara tersebut. agar dalam penerapan konsep pluralistik tidak terjerumus ke dalam faham pluralisme. sovereinitas dan sosialitas. suatu faham yang membiarkan keanekaragaman seperti apa adanya.

Faham pluralisme melahirkan faham individualisme yang mengakui bahwa setiap individu berdiri sendiri lepas dari individu yang lain. Salahsatu contoh misal di Indonesia terdapat ratusan suku bangsa. tidak perlu adanya substansi lain. Setiap individu memiliki cirinya masing-masing yangharus dihormati dan dihargai seperti apa adanya. yang mereduksi eksistensi suku-suku bangsa tersebut. Dalam rangka membentuk kesatuan dari keaneka ragaman tidak terjadi pembentukan konsep baru dari keanekaragaman konsep-konsep yang terdapat pada unsur-unsur atau komponen bangsa. Menurut faham pluralisme setiap suku bangsa dibiarkan berdiri sendiri lepas yang satu dari yanglain. misal yang namanya bangsa. Faham individualisme ini yang melahirkan faham liberalisme. Prinsip-prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika Untuk dapat mengimplementasikan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dipandang perlu untuk memahami secara mendalam prinsip-prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika. 3. Trilogi faham pluralisme. Dengan 20 . bahwa manusia terlahir di dunia dikaruniai kebebasan. Faham individualisme ini mengakui adanya perbedaan individual atau yang biasa disebut individual differences. Prinsipprinsip tersebut adalah sebagai berikut : a. individualisme dan liberalisme.faham-faham atau berbagai entitas tersebut. Suatu contoh di negara tercinta ini terdapat begitu aneka ragam agama dan kepercayaan. Hanya dengan kebebasan ini maka harkat dan martabat individu dapat didudukkan dengan semestinya. Sebagai contoh berikut disampaikan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat dan Deklarasi Hak Manusia dan Warganegara Perancis yang melandasi pelaksanaan sistem demokrasi di negara tersebut yang berdasar pada fahampluralisme. individualisme dan liberalisme inilah yang melahirkan sistem demokrasi dalam sistem pemerintahanutamanya di Negara Barat.

yang bermakna perbedaan yang terjadi dalam keanekaragaman tidak untuk dibesar- 21 . bukan faham sinkretisme. tetap diakui eksistensinya dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berwawasan kebangsaan. memupuk kecurigaan. namun dalam kehidupan beragama di Indonesia dicari common denominator . dan tidak mengakui harkat dan martabat pihak lain. d. Bhinneka Tunggal Ika tidak bersifat sektarian dan eksklusif. b. Bhinneka Tunggal Ika bersifat inklusif. saling cinta mencintai dan rukun. c. Bhinneka Tunggal Ika tidak bersifat formalistis yang hanya menunjukkan perilaku semu. yang mencoba untuk mengembangkan konsep baru dari unsur asli denganunsur yang datang dari luar. Faham Bhinneka Tunggal Ika. yakni prinsip-prinsip yang ditemui dari setiap agama yag memiliki kesamaan. Golongan mayoritas dalam hidup berbangsa dan bernegara tidak memaksakan kehendaknya pada golongan minoritas. paling hebat.dan common denominator ini yang kita pegang sebagai ketunggalan. dan persaingan yang tidak sehat. saling hormat menghormati. hal inibermakna bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dibenarkan merasa dirinya yang paling benar. kecemburuan. untuk kemudian dipergunakan sebagai acuan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Pandangan sektarian dan eksklusif ini akan memicu terbentuknya keakuan yang berlebihan dengan tidak atau kurang memperhitungkan pihak lain.ke-tunggalan Bhinneka Tunggal Ika tidak dimaksudkan untuk membentuk agama baru. Bhinneka Tunggal Ika bersifat konvergen tidak divergen. yang oleh Ir Sujamto disebut sebagai faham Tantularisme. Setiap agama diakui seperti apa adanya. Demikian pula halnya dengan adat budaya daerah. Hanya dengan cara demikian maka keanekaragaman ini dapat dipersatukan. Bhinneka Tunggal Ika dilandasi oleh sikap saling percaya mempercayai.

tetapi dicari titik temu.menggambarkan sempitnya kesadaran nasional yang semata-mata untuk memenuhi aspirasi kedaerahan.atau yang semata-mata untuk mengakomodasi kepentingan unsur bangsa harus dihindari. Dengan menerapkan nilai-nilai tersebut secara konsisten akan terwujud masyarakat yang damai.Hal ini tidak mencerminkan penerapan prinsip Bhinneka Tunggal Ika. (3) ko-eksistensi damai dan kebersamaan. Suatu masyarakat yang tertutup atau eksklusif sehingga tidak memungkinkan terjadinya perkembangan tidak mungkin menghadapi arus globalisasi yang demikian deras dan kuatnya. Sehingga keterbukaan dan berdiri sama tinggi serta duduk sama rendah. teratur. (5) tidak merasa yangpaling benar. dan rukun. (6) tolerans. tidak merasa dirinya yang paling benar dan tidak memaksakan kehendak yang menjadi keyakinannya kepada pihak lain. Prinsip atau asas pluralistik dan multikultural Bhinneka Tunggal Ikamendukung nilai: (1) inklusif. akomodatif . (4) kesetaraan. Suatu peraturan perundang-undangan. tertib. memungkinkan terbentuknya masyarakat yang pluralistik secara ko-eksistensi. tidak bersifat eksklusif. non sektarian. saling hormat menghormati. Sifat terbuka yang terarah merupakan syarat bagi berkembangnya masyarakat modern. aman. (2) terbuka. utamanya peraturan daerah yang memberi peluang terjadinya perpecahan bangsa. serta dalam menghadapi keanekaragaman budaya bangsa. sehingga kesejahteraan dan keadilan akan terwujud. dengan tetap berpegang teguh pada dasar negara Pancasila dan UUD 1945.besarkan. (7) musyawarah disertai dengan penghargaan terhadap pihak lain yang berbeda. inklusif. Suatu contoh persyaratan untuk jabatan daerah harus dari putra daerah . Hal ini akan terwujud apabila dilandasi oleh sikap toleran. 22 . yang akan mengundang terjadinya perpecahan. dalam bentuk kesepakatan bersama. Segala peraturan perundang-undangan khususnya peraturan daerah harus mampu mengakomodasi masyarakat yang pluralistik dan multikutural.

Dilandasi rasa kasih sayang dan rela berkorba 23 . maka langkah selanjutnya adalah bagaimana prinsip-prinsip Bhinneka Tunggal Ika ini diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa danbernegara. Musyawarah untuk mencapai mufakat e. Mengakomodasi sifat pluralistik c. a. Perilaku inklusif b.4. Implementasi Bhineka Tunggal Ika Setelah kita fahami beberapa prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika. Tidak mencari menangnya sendiri d.

mengapa bangsa Indonesia menetapkan Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. suatu ketika Pancasila berfungsi sebagai dasar negara. Pancasila sebagai dasar negara berfungsi sebagai acuan bagi warganegara 24 . suatu ketika sebagai pandangan hidup dan suatu ketika sebagai ligatur bangsa. Timbul pertanyaan. Pancasila Ideologi Nasional Bangsa Indonesia Pancasila memiliki berbagai fungsi bagi bangsa Indonesia. Perlu dasar pemikiran yang kuat dan dapat dipertanggung jawabkan sehingga dapat diterima oleh seluruh warga bangsa. Kesetaraan e) Keselarasan f) Keberadaban g) Persatuan dan Kesatuan h) Mufakat i) Kebijaksanaan j) Kesejahteraan c. Pancasila sebagai dasar negara Negara Kesataun Republik Indonesia b. mengapa Pancasila diangkat sebagai pilar bangsa Indonesia. Berikuta lasannya. Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila a) Kedamaian b) Keimanan c) Ketaqwaan d) Keadilane. suatu ketika dipandang sebagai ideologinasional. a.BAB III PENUTUP A. Simpulan 1 . PILAR PANCASILA Pilar pertama bagi tegak kokoh berdirinya negara-bangsa Indonesia adalah Pancasila.

hal ini terbukti dalam Penjelasan UUD 1945 dinyatakan hal sebagai berikut: Undang-Undang Dasar suatu negara ialah hanya sebagian dari hukum dasar negara itu. Sangat mungkin para founding fathers dalam menyusun rancangan UUD mengikuti pola pikir ini. Dengan demikian membahas Pancasila sebagai pandangan hidup akan memasuki domein etika. Pancasila Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Pancasila sebagai pandangan hidup memiliki fungsi sebagai pegangan atauacuan bagi manusia Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku. Undang-Undang Dasar ialah hukum dasar yang tertulis. yang berisi prinsipprinsiup dan norma-norma hukum yang mendasari kehidupan kenegaraan. van Apeldoorn. Makna Undang-Undang Dasar Beberapa pihak membedakan antara pengertian konstitusi dan undangundang dasar. dan sebagainya. membahas hal ihwal yang selayaknya dikerjakan dan yang selayaknya dihindari. tentang baik dan buruk. sedang undang-undang dasar hanya memuat bagian yang tertulis saja. B. tentang adil dan zalim. Pancasila adalah Ideologi Terbuka e. sehingga grondwet bermakna hukum dasar. Atau mungkin juga dari istilah Grundgesetz yang terdiri dari kata Grund yang bermakna dasar dan Gesetz yang bermakna hukum. berkaitan dengan sistem nilai. jujur dan bohong. PILAR UNDANG-UNDANG DASAR 1945 a.J. sedang disampingnya Undang-Undang Dasar itu berlaku juga hukum dasar yang tidak tertulis. baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. ialah 25 .d. bahwa konstitusi berisi seluruh peraturanperaturan dasar. yang berasal dari kata grond yang bermakna dasar dan wet yang berarti hukum. di antaranya yang disampaikanoleh L. Istilah undangundang dasar sangat mungkin terjemahan dari grondwet (bahasa Belanda). Misal dalam kepustakaan Belanda. masalah moral yang menjadi kepedulian manusia sepanjang masa.

memiliki wilayah. Makna Pembukaan suatu Undang-Undang Dasar Salah satu bagian yang penting dalam Konstitusi atau UndangUndangDasar adalah Pembukaannya. faham Kebersamaan. a. Sistem Demokrasi d. adanya pengakuan dari negara lain. PILAR NKRI Kita tentunya sudah tahu bahwa syarat berdirinya sebuah negara ada empat.atura-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis. memiliki pemerintahan dan 8. Sumber Kekuasaan b. Dalam Pembukaan suatu UUD atau Konstitusi terkan dungprinsip atau pandangan filsafat yang menjadi dasar perumusan pasal-pasal Batang Tubuh Konstitusi. Kegotong-royongan C. 6. memiliki penduduk. yang dijadikan pegangan dalam hidup bernegara. b. Hak Asasi Manusia c. Berikut disampaikan perbandingan antara Preamble Konstitusi Amerika Serikat dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 5. 7. c. yaitu . 26 . yang biasa disebut juga dengan istilah Preambule atau Mukaddimah. Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Marilah kita mencoba untuk memahami prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD ini.

PILAR BHINNEKA TUNGGAL IKA SEBAGAI PEREKAT KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA a. NKRI lahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga para pejuang bangsa yang bertekad mempertahankan keutuhan bangsa. apa pun akan kita lakukan. NKRI adalah prinsip pokok. yaitu: a) Burung Garuda yang menengok dengan kepalanya lurus ke sebelahkanannya. berwibawa. hukum. tegas. “Demi NKRI.dan 27 . Penemuan dan Landasan Hukum Bhinneka Tunggal Ika Bhinneka Tunggal Ika tidak dapat dipisahkan dari Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia. dan 6. adil. Hal ini sesuai dengan komponen yang terdapat dalam Lambang Negara Indonesia. Menurut pasal 1 Peraturan Pemerintah No. 66 tahun 1951 disebutkan bahwa : Lambang Negara terdiri atas tiga bagian. b) Perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda. dan Dasar Negara Pancasila. 5. NKRI adalah hal pokok yang harus kita pertahankan. dan berwibawalah masalah dan konflik di Indonesia dapat diselesaikan. 4. dan harga mati. NKRI hanya dapat dipertahankan apabila pemerintahan. D. Sebab itu. tegas.Dan karena memenuhi empat syarat itulah kemudian Negara Indonesia lahir dengan nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan pemerintahan yang adil.

Musyawarah untuk mencapai mufakat j. Saran Buat Pembaca Dari beberapa uraian di atas yang telah kami susun dari berbagai sumber buku dan internet. Di ataspita tertulis dengan huruf Latin sebuah semboyan dalam bahasa JawaKuno yang berbunyi : BHINNEKA TUNGGAL IKA. dan tidak lupa kami ucapkan banyak terimakasih. Tidak mencari menangnya sendiri i. f. Perilaku inklusif g.c) Semboyan yang ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. b. Dilandasi rasa kasih sayang dan rela berkorba B. maka langkah selanjutnya adalah bagaimana prinsip-prinsip Bhinneka Tunggal Ika ini diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa danbernegara. Implementasi Bhineka Tunggal Ika Setelah kita fahami beberapa prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika. Akan tetapi dengan tersusunnya makalah ini kami selaku manusia biasa sangatlah memohon dan meminta kepada pembaca khususnya Dosen Pembimbing materi kuliah ini. 28 . Mengakomodasi sifat pluralistik h. untuk merevisi atau mengkeritisi yang membangun demi sempurnanya makalah yang telah kami susun.

http://www.DAFTAR PUSTAKA 1.com/doc/86318907/Empat-Pilar-KehidupanBerbangsa-Dan 29 .scribd.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful