Psikologi wanita dewasa

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Eni indra diana Erika Friska Fiska Hesti Hasni

Disusun oleh : 7. intan 8. kartika 9. juliana 10. indah

Prodi d3 kebidanan Stik siti khodijah plg Tahun ajaran 2011/2012

. baik fisik maupun psikisyang tampaknya hal tersebut berhubungan dengan perubahan biologis (hormonal) yang dialaminya. begitu pula halnya dengan suami. wanita tersebut mengubah konsep dirinya agar dia siap menjadi orang tua.  Seiring persiapanya untuk menghadapi peran baru.  kehamilan merupakan episode dramatis dari kondisi biologis maupun psikologis yang tentunya memerlukan adaptasi dari seorang wanita yang sedang mengalaminya. Pada umumnya ibu mengalami perubahan. Kata pengantar  kehamilan merupakan periode krisis yang akan berakhir dengan dilahirkannya bayi.

 PERUBAHAN DAN ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA KEHAMILAN TRIMESTER 1  STRES YANG TERJADI PADA KEHAMILAN TRIMESTER II  PERUBAHAN ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA TRIMESTER 11  PERUBAHAN DAN ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA KEHAMILAN TRIMESTER III .

 PENYEBAB INFERTILISASI  TANDA GEJALA GANGUANPSIKOLOGIS PADA WANITA INFERTILISASI  Pengelolaan ganguan psikologis pada infertilisasi . GANGUAN PSIKOLOGIS PADA MASA KEHAMILAN  Ganguan psikologis pada pasangan infertil Infertilisasi merupakan suatu kondisi yang menunjukan ketidakmampuan suatu pasangan untuk mendapatkan atau meghasilkan keturunan.

 Gangguan psikologis pada kehamilan palsu ( pseudocyesis ) Kehamilan palsu ( pseudocyesis ) adalah suatu keadaan dimana seorang wanita berada pada kondisi yang menunjukkan berbagai tanda dan gejala kehamilan seperti tidak mendapatkan menstruasi . pembesaran perut . peningkatan BB dan gejala kehamilan lainnya bahkan kadang kala hasil tes urin dapat menjadi positifpalsu (false positive). adanya mual .muntah .  Gangguan psikologis diluar nikah  Fenomena kehamilan diluar nikah  Tanda gejala gangguan psikologis pada kehamilan diluar nikah  Pengelolaan gangguan psikologis pada kehamilan diluar nikah. . tetapi sesungguhnya tidak benar-benar hamil.

pada fase ini ibu meresa khawatir akan ketidak mampuannya dalam merawat bayinya. b.ibu pasif terhadap lingkungan 2.berlangsung 10 hari setelah melahirkan.berlangsung 1-2 setelah melahirkan b. periode Taking hold a.berlangsung 3-10 harisetelah melahirkan. 3. periode Letting Go a. . ibu menerima tanggung jawab sebagai ibu dan mulai menyesuaikan Diri dengan ketergantungan bayinya. periode Taking in a. b. PERUBAHAN PSIKOLOGIS PADA MASA NIFAS Adaptasi psikologi masa postpartum menurut teori rubin 1.

sambil menetap bayinya dengan kepuasan kagum dan gembira. ibu akan merasakan kenikmatan berbaring dalam rangka pemuasan diri. . Gangguan psikologis pada masa nifas  Postpartum blues (baby blues)  Depresi postpartum  Postpartum psikokis atau postpartum kejiwaan  Kesedihan dan duka cita Setelah ibu melahirkan selain perasaan gembira ibu juga merasakan kesedihan dan duka cita. Hari kedua setelah melahirkan. Adapun kesedihan dan duka cita ibu meliputi hari pertama setelah persalinan yang umumnya merupakan satu hari untuk istirahat dan pemulihan.

Kehilangan anggota keluarga 5. Fase pramonopouse ( klimakterium ) 2. Pertambahan usia 6. fase monopouse 3. Mudah sakit-sakitan . Perubahan psikologis pada masa monopouse  tahapan monopouse ( fase monopouse ) 1.ibu merasa tidak lagi di butuhkan 3. Fase postmenopouse  Macam–macam perubahan psikologis pada masa monopouse 1. Perubahan hubungan sosial dengan lingkungan 4. Perubahan peran dalam keluarga 2.

menurut blackburn dan davidson adalah sbb : Suasana hati Pikiran Motivasi Prilaku gelisah Reaksi-reaksi biologis yang tak terkendali.      . Ganguan psikologis pada masa monopouse monopouse yang secara hormonal di tandai dengan menurunya kadar estrogen memang berdampak pada fisik maupun psikis wanita. adapun gejala” psikologis seperti adanya kecemasan menghadapi monopouse bila di tinjau dario beberapa aspek.

Sekian & terimakasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful