Pengertian Tubektomi Tubektomi atau kontap wanita ialah suatu kontrasepsi permanen untuk mencegah keluarnya ovum dengan

cara tindakan mengikat atau memotong pada kedua saluran tuba. Dengan demikian maka ovum yang matang tidak akan bertemu dengan sperma karena adanya hambatan pada tuba (Suratun dkk, 2008). Kefektifian Tubektomi Angka kegagalannya hanya 0,2-0,4 per 100 wanita pertahun, kegagalan ini umumnya karena kesalahan tehnik operasi tetapi mungkin juga karena rekanalisasi (Siswasudarmo.et.al, 2007). Sedangkan menurut Saifuddin (2008), angka kefektifannya 0,5 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan. Yang Dapat Menjalani dan Yang Sebaiknya Tidak Menjalani Tubektomi Yang Dapat Menjalani Tubektomi 1) Usia > 26 tahun 2) Paritas > 2 3) Yakin telah mempunyai besar keluarga yang sesuai dengan kehendaknya 4 Pada kehamilannya akan menimbulkan resiko kesehatan yang serius. 5) Pascapersalinan 6) Pasca keguguran 7) Paham dan secara sukarela setuju dengan prosedur ini

Yang Sebaiknya Tidak Menjalani Tubektomi 1) Hamil (sudah terdeteksi atau dicurigai) 2)

Perdarahan vaginal yang belum terjelaskan (hingga harus dievaluasi). 3)

Infeksi sistemik atau pelvic yang akut (hingga masalah itu disembuhkan atau dikontrol) 4)

Tidak boleh menjalani proses pembedahan 5)

Kurang pasti mengenai keinginannya untuk fertilitas di masa depan 6)

seandainya calon akseptor menggunakan salah satu cara kontrasepsi dalam siklus tersebut. sebaiknya dilakukan dalam 2 minggu pertama dari siklus haid ataupun setelahnya. 2006) Waktu Pelaksanaan Tubektomi Menurut Suratun dkk (2008). (Saifuddin. Keuntungan dan Kerugian Tubektomi Keuntungan yang utama bahwa kontap merupakan suatu metode cara KB yang paling efektif disbanding seluruh cara yang tersedia. bebas dari efek samping asal semua prosedur dan persyaratan operasi terpenuhi. Kontrasepsi mantap ini merupakan suatu metode kontrasepsi permanen yang dilakukan terhadap saluran telur wanita (sterilisasi) atau saluran bibit pria (vasektomi) sehingga dapat enghalangi pertemuan ovum dan sperma dan dapat mencegah terjadinya kehamilan. Dengan kata lain cara ini selain tidak user dependent.4. Tubektomi merupakan cara KB jangka panjang yang tidak memerlukan tindakan ulang artinya cukup sekali dikerjakan. Kontrasepsi mantap pada umumnya bersifat permanen walau juga terdapat . Sebagaimana cara KB lainya kontap bersifat praktis artinya tidak membutuhkan Kontrasepsi mantap atau biasa disebut sterilisasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu tubektomi untuk wanita dan vasektomi untuk pria. Meskipun kontap harus ditempuh melalui operasi tubektomi merupakan cara yang paling aman.2.2.Belum memberikan persetujuan tertulis. dapat dilakukan pada hari yang sama dengan evakuasi rahim atau keesokan harinya 2. 2. Dengan kata lain cara ini selain tidak user dependent. Dalam masa interval (keadaan tidak hamil). Sebagaimana cara KB lainya kontap bersifat praktis artinya tidak membutuhkan Keuntungan dan Kerugian Tubektomi Keuntungan yang utama bahwa kontap merupakan suatu metode cara KB yang paling efektif disbanding seluruh cara yang tersedia.2.4. Keefektifannya tercapai begitu operasi selesai dikerjakan.3. Pasca keguguran. bebas dari efek samping asal semua prosedur dan persyaratan operasi terpenuhi. Meskipun kontap harus ditempuh melalui operasi tubektomi merupakan cara yang paling aman.4. dapat dikatakan continuation rate-nya praktis 100%. Keefektifannya tercapai begitu operasi selesai dikerjakan.2. dapat dikatakan continuation rate-nya praktis 100%. Tubektomi merupakan cara KB jangka panjang yang tidak memerlukan tindakan ulang artinya cukup sekali dikerjakan. Pasca persalinan. waktu palaksanaan tubektomi sebaiknya dilakukan pada saat : 2.1. Karena cara ini permanent. Karena cara ini permanent. sebaiknya dalam jangka waktu 48 jam pasca persalinan.

Indikasi: Pada awal perkembangannya tubektomi atau biasanya dikenal dengan sterilisasi dilakukan terutama atas indikasi medik. seperti kelainan jiwa. Teknik ini kegagalannya sangat kecil bahkan tidak akan terjadi kegagalan namun kurang disukai karena bisa mengakibatkan . infeksi sehingga dapat mengakibatkan kegagalan sterilisasi. Tubektomi Defenisi : Tubektomi merupakan suatu tindakan memotong atau menutup salura tuba falopi sehingga memutuskan jalur pertemuan ovum dan sperma. Namun seiring dengan terjadinya peledakan jumlah penduduk dunia.. .Cari tuba lalu diangkat pada pertengahannya sampai membentuk lengkungan.Lakukan fimbriektomi pada ujung yang tidak diikat. Cara Kroener Teknik : . Dengan memotong saluran telur (tubektomi) 1. . 2. satu pada bagian avaskular mesosalping dibawah fimbriae dengan dua kali lilitan. Teknik sterilisasi menurut Pomeroy ini disukai dan banyak dilakukan dibanding teknik yang lain. Cara Pomeroy Teknik : .Cari tuba lalu angkat pada fimbrie dengan klem . Angka kegagalannya adalah 0-0. Waktu pelaksanaan tubektomi: • Masa interval : selesai haid • Pasca persalinan : sebaiknya sebelum 24 jam dan selambat-lambatnya 48 jam pasca persalinan. 0 atau no. Jika lewat dari 48 jam maka tindakan tubektomi akan dipersulit oleh udem tuba.beberapa teknik yang memungkinkan rekanalisasi saluran tuba atau vas deferen.Lakukan pemotongan (tubektomi) bagian atas ikatan. a. dasarnya diklem.Buat dua ikatan dengan benang sutera.Setelah luka sembuh dan benang ikatan diserap. konsep tersebut telah berubah. sebuah lagi pada bagian proksimal dari ikatan pertama. kemungkinan kehamilan yang dapat membahayakan jiwa ibu. • Pasca keguguran (post abortum) : sesudah terjadi abortus dapat langsung dilakukan sterilisasi. dan sekarang kontap merupakan salah satu upaya pembatasan jumlah anak. atau penyakit keturunan.Bagian di bawah klem diikat dengan benang dari bahan yang bisa diserap oleh darah crhomic cut gut no. Cara sterilisasi saluran telur.. jika dilakukan 7-10 hari pasca persalinan maka uterus dan alat-alat genital lainnya telah mengecil dan operasi menjadi lebih sulit dilakukan mudah berdarah dan infeksi. kedua ujung potongan akan berpisah satu dan lainnya. Untuk angka keberhasilan kontrasepsi ini cukup tinggi dan angka kegagalannya rendah sehingga kontap merupakan salah satu jenis kotrasepsi pilihan.1 .4%. . • Waktu operasi membuka perut: setiap operasi yang dilakukan dengan membuka perut perlu dipikirkan apakah sudah ada indikasi untuk sterilisasi.

b. . Mesosalping terbakar sejauh 2cm. Teknik ini angka kegagalannya kecil. Cara elektro koagulasi dan pemutusan saluran telur Banyak digunakan pada tubektomi laparoskopik. Pemasangan cincin falope ( yoon ring ) terbuat dari silikon. Teknik : dengan memasukkan grasping forceps melalui laparoskop. .Tuba diikat kemudian dipotong .Dibuat insisi kecil kedalam miometrium di sudut tuba fundus uteri.Tuba dicari dan dikait keluar. .Lakukan insisi kecil di daerah ini.Kemudian angkat tuba menjauhi uterus dan alat-alat panggul lainnya.Tuba terbakar >1cm ke proksimal dan distal. menggembung lalu putus. laparoskopi. Saat kauterisasi tuba terlihat putih. Sesudah terpasang lipatan tuba tampak keputih-putihan oleh karena tidak mendapat suplai darah dan akan menjadi fibrotik. . lakukan kauterisasi. . .Tuba diikat pada dua tempat dengan benang yang dapat diserap cat gut crhomic no. Sterilisasi dilakukan dalam masa pasca persalinan 24-48 jam pasca persalinan dengan keuntungan teknik sederhana dan luka jahit kecil. Teknik : Klip yang digunakan klip yang memberikan kerusakan minimal pada tuba sehingga memungkinkan dilakukan rekanalisasi.perdarahan fungsional karena adanya gangguan inervasi dan sirkulasi indung telur. Cara menjepit saluran telur 1.Ujung bagian distal bisa juga dibenamkan ke ligamentum latum. bebaskan serosa sepanjang 4-6 cm sampai tuba terlihat kemudian klem . 3. Cara Uchida Teknik: . Pemasangan klip. 4. Pemasangan cicin falope dapat dilakukan pada laparatomi mini.Luka pada serosa dijahit sedemikian rupa pada ujung tuba yang menonjol ke arah rongga perut.Tuba dijepit Kira-kira 2 cm dari kornu . . atau dengan laprokator. Teknik Irving ini hanya bisa dilakukan pada laparatomi besar seperti seksio sesarea. klip Filshie mempunyai keuntungan dapat digunakan pada tuba yang udem. 2. Teknik: Bagian ismus tuba ditarik dan cincin dipasang pada bagian tuba tersebut. 5. lalu dilakukan tubektomi diantara kedua ikatan. 0 atau 00. pada sekitar ampula tuba disuntikkan larutan saline-adrenalin subserosa sebagai vasokonstriksi dan menyebabkan mesosalping gembung. Cara Irving Teknik : .Ujung proksimal dibenamkan ke dalam insisi miometrium tadi.

Kembalikan tuba pada tempatya.Lakukan insisi melintang di lipat bawah pusat kira-kira 1 cm. yang dimasukkan ke dalam rongga rahim disebut histeroskopi.Vagina dibersihkan denga larutan antiseptik betadin . Sterilisasi mini laparotomi Prinsip operasi : suatu cara operasi kecil untuk mencapai saluaran telur melalui sayatan mini 1-2 cm di dinding perut. .yang dimasukkan ke dalam kandung kemih disebut sistoskopi. Saat operasi minilap: pasca persalinan.Bekas laparotomi 2.Dibawah lipatan pusat atau di atas lipatan pusat pada pasca persalinan dinii. Sterilisasi Laparoskopi Laparoskopi adalah cara visualisasi rongga perut dan panggul melalui insisi kecil pada perut setelah dibuat pneumoperitonium. yang dimasukkan ke dalam vagina (kolpos) disebut kolposkopi. Kontraindikasi mutlak kuldoskopi: . pasca keguguran dan masa interval. kemudian trokar dilepas.Kelainan adneksa patologik .Masukkan alat kuldoskopi dan lihat rongga pelvis. pasang laparoskop.Buka denga spekulum sehingga lapangan operasi terbuka. yang dimasukkan melalui forniks posterior disebut kuldoskopi.Setelah tuba diidentifikasi. Lokasi sayatan: . masukkan cunam penangkap ( grasping forcep). . .lakukan pada tuba ke dua.peradangan dalam rongga panggul . . lakukan sayatan kecil pada forniks posterior atau dipungsi . terdiri atas: 1.Buat pneumo peritoneum dengan emasukkan gas 1-3 liter.Kemudian tuba diikat.Masukkan trokar secara hati-hati sampai menembus fasia dan peritoneum.Akseptor dibaringkan dalam posisi tredelenburg agar usus terdorong keatas. dipotong atau ditutup sesuai cara sterilisasi tuba. Teknik laparoskopi: . .Kavum dauglasi tidak bebas . melalui luka sayatan untuk meneluarkan tuba.Peradangan liang sanggama . Endoskop yang dimasukkan ke dalam rogga perut melalui insisi kecil disebut Laparoskopi.Sterilisasi Endoskopi Endoskop merupakan alat untuk melihat bagian dalam tubuh dengan sumber cahayaoptik seperti senter. .Dengan menggerakkan manipulator uterus dari bawah da eksplorasi akan 3.Penyakit kardiovaskuler berat Kontraindikasi relatif: . rongga panggul bebas. . Sterilisasi Kuldoskopi Teknik: . Sterilisasi pada wanita memakai alat endoskop disebut sterilisasi endoskopi. .Obesitas berlebihan .

Robekan pada mesosalping. Pada abad 19 para ahli bedah telah melakukan vasektomi untuk tujuan pengobatan.00 dan kulit denga 1-2 jahitan sutera atau cutgut no. potong lemak dengan gunting mayo sampai fasia otot rektus abdominis. Tembus sekaligus dengan gunting bengkok. Komplikasi minilap: a. perforasi rahim b. infeksi lokal pada luka operasi. Fasia dijepit dengan 2 klem arteri.00 subkutis. Lanjut dengan menyayat otot dan peritoneum. disayat melintang sampai hampir menembus peritonium. Tampilkan tuba dengan menarik retraktor ke arah tuba yang akan dicapai dengan mendorog uterus da tuba dengan jari lewat lubang sayatan. 2.Diliea alba pada postpartum dalam 24-48 jam sedang rahim mulai agak mengecil. 4. . Hal ini disebabkan masih adanya anggapan vasektomi sama dengan dikebiri. 0 masingmasing pada lumen kiri dan kanan. 6. Vasektomi Defenisi : Vasektomi adalah tindakan memotong dan menutup saluran sperma (vasdeferens) yang menyalurkan sperma keluar dari testis. Ikat dasar lipatan dengan catgut no. Jika fundus di bawah pusat pada pada hari 3-5 post partus. 5. Jepit 1/3 bagian proksimal tuba dengan klem Babcock. 0 atau Dexon no. buat insisi kecil sepanjang 2cm setinggi fundus. Di Indonesia vasektomi sebagai salah satu pilihan jenis kontrasepsi masih belum begitu digalakkan . Tutup peritoneum dengan jahitan jelujur cat gut no. untuk tujuan kontrasepsi yang bersifat permanen 2. Calon aseptor yang sudah dipuasakan 6-8 jam sebelum tindakan diminta berbaring.. Vasektomi telah dikenal sejak lama. seperti mencegah infeksi dari kelenjar prostat atau hipertrofi kelenjar prostat. Lalu lebarkan lubangnya dengan jari telunjuk dan sebuah tang tampon. Kulit disayat melintang sampai terlihat fasia. Tutup dengan kain steril berlobang ditengahnya. lakukan insisi mediana setinggi fundus uteri sepanjang 1-2 cm. trauma usus d. Indikasi: 1. angkat sampai melipat.Suprapubik pada masa interval dan pasca keguguran. jepit peritoneum lalu potong denga pisau pasang retraktor abdomen. Tembus kulit perut dengan pisau. 7. 3. ruptur vesika urinaria c. Jepit tuba tarik perlahan keluar lubang. Kembalikan kedalam rongga perut. Lakukan antisepsis lapangan operasi sekitar pusat. Potog bagian di atas ikatan. Teknik mini laparotomi 1. e. Dengan posisi operator di kiri calon akseptor dan asisten di kanan. untuk tujuan pengobatan supaya mencegah terjadinya epididitimis Teknik Vasektomi Penutupan vas deferens dapat dilakukan dengan beberapa cara: . Anestesi umum dengan anestesi lokal dengan lidokain.

. 9. Bebaskan jaringan sekitarnya.diikat (ligasi) . hematoma. Keuntungan Vasektomi: . Post vasektomi pria tidak langsung menjadi steril. 4. yang dapat dibuktikan dengan pemeriksaan analisa semen.dipotong(vasektomi) . 5. 6. Karena itu sebelum pulang pasien diberikan 15 buah kondom. karena di dalam saluran proksimal vasdeferens dan dalam vesikula seminalis masih terdapat ratusan juta sperma. 12. Berikan obat anti sakit dan antibiotik. Lakukan vasektomi: pemotongan sekitar 1-2 cm vas deferens. Palpasi dan cari vas deferens pada kantong skrotum. Daerah operasi yang sudah suci hama ditutupdengan kain steril berlobang ditengahnya.Walaupun pada prinsipnya dapat disambung kembali namun masih banyak diperlukan tenaga terlatih untuk tindakan tersebut. Komplikasi jangka panjang: spermatic granuloma. Komplikasi\ a. 11.Komplikasi yang ditemukan tidak terlalu berat.Jika terdapat duplikasi vas deferens. . lalu fiksir dengan jari. Tarik kira-kira sampai pada batas yang akan dipotong. Kegagalan vasektomi dapat terjadi akibat: . 3. rasa pegal dan infeksi b. jangan kena air selama kira-kira 1 minggu.Biaya murah terjangkau masyarakat .Salah pemotongan .pakai cincin . Komplikasi pasca bedah: – perdarahan. Desinfeksi kulit skrotum dan daerah operasi. kemungkinan rekanalisasi.Rekanalisasi spontan .Akseptor bersenggama sebelum benar-benar steril. Pria baru dikatakan steril biasanya setelah 10-15 kali ejakulasi. Lakukan sayatan kira-kira 1-2 cm 7. 10.. . yang harus dipakai saat koitus. 8. Berikan nasehat perawatan luka. Rambut kemaluan dicukur dan dibersihkan 2. Beri anestesi local pada daerah operasi. tangkap vas deferens tersebut. bisa dilakukan setiap saat.Bisa dilakukan operasi rekanalisasi Kekurangan Vasektomi: .Teknik operasi kecil dan sederhana. . . lalu dijahit.cara ini tidak langsung efektif tapi memerlukan waktu sampai sperma menjadi negatif dalam analisa semen. rasa nyeri. Luka operasi dijahit.Efektifitas hampir 100% .pakai badan Prosedur tindakan vasektomi: 1.

Seorang pria yang sudah divasektomi. saluran benih dipotong 0. Luka operasi akan sembuh/kering dalam waktu 3-5 hari Mekanisme Tindakan Vasektomi Tanpa Pisau • Celana dibuka dan baringkan pasien dalam posisi terlentang. • .Vasektomi dilakukan dengan cara pemotongan Vas Deferens sehingga saluran transportasi sperma terhambat dan proses penyatuan dengan ovum tidak bekerja. kemudian dibuat lobang (onehole) kurang lebih 2-3 cm dibawah pangkal zakar (penis). S p e r m a y a n g s u d a h dib entuk tidak akan dikeluarkan oleh tubuh. 1 5 c c y a n g t e r t a h a n t i d a k i k u t k e l u a r bersama ejakulasi k a r e n a s c r o t u m y a n g m e n g a l i r k a n n y a s u d a h d i b i k i n b u n t u . volume air maninyas e k i t a r 0 . Luka operasi tanpa dijahit. tetapi diserap & dihancurkanoleh tubuh Vasektomi tanpa pisau adalah suatu tehnik bedah minor tanpa menggunakan pisau bedah Kantung buah zakar (skrotum) dilakukan pembiusan lokal. dapatkembali bekerja seperti biasa. hanya ditutup dengan tensoplast (band aid). Proses tindakan vasektomi hanya membutuhkan waktu sekitar 10 – 15 menit bila dilakukan olehtenaga dokter yang terlatih atau kompeten.5 – 1 cm dandiikat pada ujungnya. Tindakan vasektomi tidak perlu rawat inap.

penis. Neerbeken c. Memasukan cooper T kedalam alat pemasang sesuai batas pada alat pemasang. lalu jarum diteruskan masuk sejajar vas deferens kearah distal. bukalah seluruh bungkus plastik dan lipatlah sisi-sisi sayap T dan masukkan kedalam alat pemasang sampai 0. Vas deferens dengan kulit skrotum yang ditegakan difiksasi didalam lingkaran klem fiksasi pada garis tengah skrorum. • Penis diplester ke dinding perut • Daerah kulit skrotum. c. Bethadine d. cukup separuh saja dimulai dari ujung dan jagalah agar AKDR tertutup dengan bungkus plastiknya b. Kemudian klem direbahkan kebawah sehingga vas deferens mengarah kebawah kulit.Rambut di daerah skrotum dicukur sampai bersih. Lampu Copeer T a. Ukur alat pemasang sampai batas biri(untuk batas servix). Alat-alat untuk pemasangan AKDR a. kulit skrotum diberi anestesi local (Prokain atau Novokain atau Xilokain 1%) 0. bak steril berisi 1) duk 2) sarung tangan 3) kapas basah lysol/sublimatd 4) spekulum 5) tenakulum 6) AKDR 7) Gunting 8) Lidi berkapasi 9) Pinset panjang 10) Sonde uterus b.6 cm. Dengan memakai sarung tangan karet kecil. prosedur ini dilakukan sebelah kanan dan kiri. Bukalah bungkus copper T. supra pubis dan bagian dalam pangkal paha kiri kanandibersihkan dengan cairan yang tidak merangsang seperti larutan iodofor (Betadine)atau larutan klorheksidin (Hibis-crub) 4%. kemudian dideponair lagi masing-masing 3-4 ml. • tepat di linea mediana diatas vas deferens. sesuai dengan panjang rahim sewaktu melakukan pengukuran dengan sonde. hati-hati dan yakinkan agar sayap T didalam alat pemasang dalam kedudukan bidang horizontal yang sama dengan batas biru (untuk servix) .5 ml. • Tutuplah daerah yang telah dibersihkan tersebut dengan kain steril berlubang padatempat skrotum ditonjolkan keluar. Masukkan pendorong (plunger) kedalam lobang pemasang.

h a t i d a n y a k i n k a a g a r s a y a p T d i d a l a m a l a t p e m a s a n g d a l a m k ed udu ka n b i da ng hor i zon t a l yang s a ma d e n g a n b a t a s b i r u ( u n t u k servix ) .6 cm. H a t i .f .s i s i .s i s i s a y a p T d a n m a s u k k a n kedalam alat pemasang sampai 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful