Pemisahan dan Pembuatan Unsur Kimia Leave a comment

Contoh Pemisahan dan Pembuatan Unsur Kimia 1. Golongan Alkali a. Unsur Natrium Natrium dapat diperoleh dengan cara elektrolisis NaCl yang dicairkan dengan katode besi dan anode karbon. Sel yang digunakan adalah sel Downs. Natrium cair terbentuk pada katode, selanjutnya dialirkan dan ditampung dalam wadah berisi minyak tanah. Dalam proses ini bejana elektrolisis dipanaskan dari luar dan dijaga agar natrium yang terbentuk tidak bersinggungan dengan udara, karena akan terbakar. Hasil samping elektrolisis ini adalah klorin. b. Senyawa Natrium klorida Natrium klorida (NaCl) atau garam dapur diambil dari air laut dengan menguapkan air laut dalam kolam atau tambak yang luas di tepi laut. Metode ini dapat diterapkan di daerah panas. Adapun di daerah dingin, garam dapur didapat dengan membekukan air. Air beku yang terbentuk tidak mengandung NaCl, sehingga larutan yang disisakan merupakan larutan pekat dengan kadar NaCl yang tinggi. Garamnya dapat dipisahkan dengan penguapan. Garam darat diperoleh dengan menggalinya. Hasil penggalian yang sudah putih bersih dapat langsung diperdagangkan. Adapun hasil penggalian yang masih kotor, lebih dahulu dilarutkan dalam air agar kotorannya mengendap dan dipisahkan dengan penyaringan. Selanjutnya garam dapat diperoleh kembali dengan penguapan. Apabila lapisan-lapisan yang mengandung garam itu terlalu dalam letaknya di dalam tanah maka untuk mendapatkan garam darat tersebut terlebih dulu perlu dipompakan air ke dalam tanah untuk melarutkan garamnya, kemudian larutan itu dipompa kembali ke atas (cara Frasch). c. Senyawa Natrium karbonat Natrium karbonat (Na2CO3) dapat diperoleh dengan cara: 1) Elektrolisis larutan NaCl dengan diafragma Ke dalam ruangan katode, di mana terbentuk NaOH dipompakan (dialirkan dengan tekanan) gas CO2, sehingga terbentuk NaHCO3, kemudian NaHCO3 yang terbentuk dipanaskan. d. Senyawa Natrium Hidrogen Karbonat Pada pembuatan soda dengan proses solvay sebagai hasil pertama terbentuk senyawa natrium hidrogen karbonat (NaHCO3) yang akan terurai pada suhu 650 °C. Oleh karena itu garam yang terbentuk harus

CaCO3(s) ? CaO(s) + CO2(g) CaO juga disebut kapur tohor dan dalam perdagangan disebut gamping. b. Mg juga dapat diperoleh dari air. Pada proses ini bauksit ditempatkan dalam tangki baja yang dilapisi karbon dan berfungsi sebagai katode. Silikon Silikon dapat dibuat dari reduksi SiO2 murni dengan serbuk aluminium pada suhu tinggi. Unsur Boron Boron dibuat dengan mereduksi boron oksida B2O3. f.dihablurkan di bawah suhu tersebut. Udara bersih dimasukkan ke dalam kompresor. Golongan Alkali Tanah a. 4. keluar sebagai gas. Senyawa Kalsium Oksida Senyawa kalsium oksida (CaO) dibuat secara besar-besaran dengan memanaskan (pembakaran) batu kapur atau kulit kerang dalam tanur pembakar. Perhatikan reaksi berikut. Unsur Nitrogen Nitrogen dibuat dengan penyulingan bertingkat udara cair. 3. Golongan VA a. Proses ini dikenal dengan proses Hall. Unsur Aluminium Aluminium diperoleh dari elektrolisis bauksit yang dilarutkan dalam kriolit cair. Unsur Magnesium Magnesium diperoleh dengan cara elektrolisis lelehan magnesium klorida. c. Udara dingin mengembang melalui celah dan hasilnya adalah udara yang suhunya lebih dingin. Selain itu Mg diperoleh juga dari reduksi MgO dengan karbon. Natrium hidrogen karbonat dapat juga terbentuk jika dalam larutan soda yang jenuh dialirkan karbon dioksida di bawah suhu 310 °C. dengan reaksi seperti berikut. b. Senyawa Kalium hidroksida Kalium hidroksida (KOH) diperoleh dari elektrolisis larutan KCl dengan diafragma (sama dengan cara pembuatan NaOH dari elektrolisis larutan NaCl). kemudian didistilasi dengan cara udara cair memasuki bagian puncak kolom di mana nitrogen. cukup untuk menyebabkan mencair. Gas CO2 yang terbentuk harus segera dialirkan keluar. Selanjutnya udara cair disaring untuk memisahkan unsur CO2 dan hidrokarbon. Golongan IIIA a. c. 2. dan pada pertengahan kolom. Sekarang ini. dengan magnesium atau aluminium. gas argon keluar dan oksigen cair sedang komponen yang paling sulit menguap terkumpul di dasar kolom. kemudian didinginkan dengan pendingin. Hasil sampingnya adalah klorin. Reaksi yang terjadi seperti berikut. . Senyawa Aluminium Sulfat Aluminium sulfat (Al2(SO4)) dibuat dari pemanasan tanah liat murni (kaolin) dengan asam sulfat pekat. 5. Adapun anode berupa batang-batang karbon yang dicelupkan dalam campuran. karena reaksinya dapat balik kembali. komponen yang paling mudah menguap. Kapur tohor sangat higroskopis. Unsur Kalsium Kalsium dapat dibuat dengan elektrolisis CaCl2 cair sehingga dihasilkan Ca pada katode.

Setelah didinginkan sampai 400 °C. Unsur Brom Secara teknis brom dihasilkan terutama dari garam singkiran. Senyawa Asam Nitrat Asam nitrat (HNO3) dibuat dengan proses Haber-Ostwald.b. HCl dapat juga dibuat dari sintesis hidrogen dan klor. antara lain seperti berikut ini. sehingga terbentuk busa belerang yang keluar mencapai 99. Garam Hipoklorit dan garam klorat Garam-garam hipoklorit terbentuk bersama-sama dengan garam-garam klorida. Unsur Oksigen Oksigen dapat dibuat dengan beberapa cara. Bromin yang terjadi dimurnikan dengan . Dalam proses ini bahan baku digunakan adalah nitrogen dan hidrogen dengan katalis Fe. b. Reaksi dilakukan pada suhu 450 °C – 474 °C. selanjutnya dimasukkan udara bertekanan tinggi melalui pipa terkecil. kemudian dimurnikan dengan cara pengendapan elektrostastik. antara lain seperti berikut ini. Adapun Fosfor merah dihasilkan dengan jalan memanaskan fosfor kuning pada suhu 250 °C tanpa udara. d. 2) Elektrolisis air. Reaksi yang terjadi seperti berikut.5%. 6. Perhatikan reaksi yang terjadi berikut ini. Unsur Fosfor Fosfor dibuat dalam tanur listrik dengan memanaskan fosforit. Reaksi yang terjadi adalah eksoterm. jika gas klorin dialirkan ke dalam suatu larutan basa. c. Kedua gas ini diperoleh sebagai hasil samping pembuatan NaOH dari elektrolisis larutan NaCl. sehingga belerang meleleh. Unsur Belerang Pembuatan belerang pertama kali dikembangkan pada tahun 1904 oleh Frasch yang mengembangkan cara untuk mengekstrak belerang yang dikenal dengan cara Frasch. pasir. Reaksi ini berlangsung pada suhu +500 °C dengan tekanan antara 130 – 200 atm. d. dan kokas dengan reaksi seperti berikut. Senyawa Asam Sulfat Asam sulfat (H2SO4) dibuat dengan proses kontak. 1) Distilasi bertingkat udara cair. Dalam proses ini dihasilkan fosfor kuning. Sebagian besar dari garam-garamnya menghablur. Golongan VIA a. Senyawa Amonia Amonia (NH3) adalah senyawa yang sangat bermanfaat dan diproduksi secara komersial dalam jumlah yang sangat besar. b. di mana amonia yang didapat dengan proses Haber dicampur dengan udara berlebih kemudian dialirkan melalui platina abses sebagai katalis pada suhu 700 °C – 800 °C. Selanjutnya gas klorin dialirkan ke dalam Mutterlauge ini. Belerang dibakar dalam udara kering di ruang pembakar pada suhu 100 °C. Pada proses ini pipa logam berdiameter 15 cm yang memiliki dua pipa konsentrik yang lebih kecil ditanam sampai menyentuh lapisan belerang. sedangkan MgBr2 masih tertinggal dalam larutan (Mutterlauge). Garam-garam ini dilarutkan dalam air dan kemudian diuapkan. 7. Gas yang dihasilkan mengandung kurang lebih 10% volume sulfur dioksida. d. Unsur Klor Klorin dibuat dengan beberapa cara. Senyawa Hidrogen Klorida Hidrogen klorida (HCl) dapat dibuat dari garam dapur dan asam sulfat. Reaksi yang terjadi dapat ditulis seperti berikut. dengan reaksi seperti berikut. c. Oksigen dapat dibuat secara komersial dengan cara seperti berikut ini. Pembuatan secara komersial menggunakan proses Haber-Bosch. Uap air yang sangat panas dipompa dan dimasukkan melalui pipa luar. Golongan VIIA atau Halogen a. Sulfur dioksida yang terbentuk kemudian dikonversi menjadi SO3 dengan menggunakan vanadium (V) oksida.

81 – 87. Pemurnian logam f. Hablur-hablur iodin berbentuk keping-keping berwarna abu-abu tua. nitrogen. h. Kita dapat memisahkannya dengan menggunakan metode distilasi bertingkat udara cair. f.com/2011/05/24/kimia/ . Unsur Iod Garam-garam iodat direduksi na-hidrogensulfit menjadi iodin. memberikan uap merah cokelat yang berbau rangsang. Wening. Cara Memisahkan Logam dari Bijinya a.penyulingan. • http://akatsukispread. 8. Pembuatan paduan logam Cara memisahkan gas dari udara Udara tersusun atas gas gas seperti hydrogen. Reaksi yang terjadi seperti berikut. Source : Daftar Pustaka Sukmanawati. Kimia untuk SMA dan MA kelas XII. HF di bawah suhu 20 oC berupa zat cair dan di atas suhu 20 oC berupa gas. Jakarta : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. tetapi mudah larut dalam kalium alkohol dan eter. dan lain lain. 2009. Suka One blogger likes this post. Senyawa Hidrogen Fluorida Hidrogen fluorida (HF) diperoleh dengan mereaksikan fluorit dan asam sulfat pekat kemudian dipanaskan dalam bejana dari timbal atau platina.wordpress. dengan reaksi seperti berikut. e. Pemekatan biji logam c. Pengubahan senyawa menjadi logam e. Bromin berupa zat cair berwarna cokelat tua. Pengubahan mineral menjadi senyawa d. Iod tidak mudah larut dalam air. Penambangan b. Golongan VIIIA atau Gas Mulia Semua unsur gas mulia dapat diperoleh dengan distilasi fraksionasi udara cair.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful