Empirisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Empirisme menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Empirisme lahir di Inggris dengan tiga eksponennya adalah David Hume, George Berkeley dan John Locke.

Filsafat ilmu
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu[1]. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

Daftar isi
[sembunyikan]

1 Konsep dan pernyataan ilmiah o 1.1 Empirisme o 1.2 Falsifiabilitas 2 Catatan kaki

[sunting] Konsep dan pernyataan ilmiah
Ilmu berusaha menjelaskan tentang apa dan bagaimana alam sebenarnya dan bagaimana teori ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena yang terjadi di alam. Untuk tujuan ini, ilmu menggunakan bukti dari eksperimen, deduksi logis serta pemikiran rasional untuk mengamati alam dan individual di dalam suatu masyarakat. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bf/Button_pagename.png

[sunting] Empirisme

Salah satu konsep mendasar tentang filsafat ilmu adalah empirisme, atau ketergantungan pada bukti. Empirisme adalah cara pandang bahwa ilmu pengetahuan diturunkan dari pengalaman yang kita alami selama hidup kita. Di sini, pernyataan ilmiah berarti harus berdasarkan dari pengamatan atau pengalaman. Hipotesa ilmiah dikembangkan dan diuji dengan metode empiris, melalui berbagai pengamatan dan eksperimentasi. Setelah pengamatan dan eksperimentasi ini dapat selalu diulang dan mendapatkan hasil yang konsisten, hasil ini dapat dianggap sebagai bukti yang dapat digunakan untuk mengembangkan teori-teori yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena alam.
[sunting] Falsifiabilitas

Salah satu cara yang digunakan untuk membedakan antara ilmu dan bukan ilmu adalah konsep falsifiabilitas. Konsep ini digagas oleh Karl Popper pada tahun 1919-20 dan kemudian dikembangkan lagi pada tahun 1960-an. Prinsip dasar dari konsep ini adalah, sebuah pernyataan ilmiah harus memiliki metode yang jelas yang dapat digunakan untuk membantah atau menguji teori tersebut. Misalkan dengan mendefinisikan kejadian atau fenomena apa yang tidak mungkin terjadi jika pernyataan ilmiah tersebut memang benar.
Artikel bertopik ideologi atau filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

[sunting] Catatan kaki
1. ^ Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008. Halaman 20. III. DUALISME a. Pengertian Pokok. Dualisme adalah ajaran atau aliran/faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakekat yaitu hakekat materi dan hakekat rohani. Kedua macam hakekat itu masing-masing bebas berdiri sendiri, sama azazi dan abadi. Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakekat ini adalah terdapat dalam diri manusia. b. Tokoh-tokohnya. 1. Plato (427 -347 Sb.H) 2. Aristoteles (384 -322 Sb.H) 3. Descartes (1596 -1650) 4. Fechner (1802 -1887) 5. Arnold Gealinex 6 .Leukippos

Empirisme radikal berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai kepada pengalaman inderawi dan apa yang tidak dapat dilacak bukan pengetahuan. EMPIRISME a. sebaliknya Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan inderawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. b. Zaman Rasionalisme berlangsung dari pertengahan abad ke XVII sampai akhir abad ke XVIII. Oleh karena itu empirisme dinisbatkan kepada faham yang memilih pengalaman sebagai sumber utama pengenalanan dan yang dimaksudkan dengannya adalah baik pengalaman lahiriah yang menyangkut dunia maupun pengalaman batiniah yang menyangkut pribadi manusia. Hc. Seorang yang beraliran Empirisme biasanya berpendirian bahwa pengetahuan didapat melalui penampungan yang secara pasip menerima hasil-hasil penginderaan tersebut. Schopenhauer (1788 -1860) IV. Rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari ratio. ide-ide yang masuk akal. Roger Bacon ( 1214 -1294) V. Tokoh-tokohnya. Rasionalisme adalah merupakan faham atau aliran atau ajaran yang berdasarkan ratio. John Locke ( 1632 -1704) 4. kemudian di dalam otal dipahami dan akibat dari rangsangan tersebut dibentuklah tanggapantanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat inderawi tersebut. Daugall 9. Lebih lanjut penganut Empirisme mengatakan bahwa pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat inderawi. a. Anaxagoras 8. Thomas Hobbes ( 1588 -1679) 3. Pengertian Pokok. . Pada zaman ini hal yang khas bagi ilmu pengetahuan adalah penggunaan yang eksklusif daya akal budi (ratio) untuk menemukan kebenaran. 1. sehingga pengenalan inderawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. tidak ada sumber kebenaran yang hakiki. George Berkeley ( 1665 -1753) 5. Pada dasarnya Empirisme sangat bertentangan dengan Rasionalisme. A. Empirisme memegang peranan yang amat penting bagi pengetahuan.Selain itu. Francis Bacon (1210 -1292) 2.7. Ini berarti semua pengetahuan betapapun rumitnya dapat dilacak kembali dan apa yang tidak dapat bukanlah ilmu pengetahuan. malah barangkali merupakan satu-satunya sumber dan dasar ilmu pengetahuan menurut penganut Empirisme. Pengalaman inderawi sering dianggap sebagai pengadilan yang tertinggi. Pengertian Pokok Empirisme berasal dari kata Yunani yaitu "empiris" yang berarti pengalaman inderawi. RASIONALISME. David Hume ( 1711 -1776) 6.

B. Semua pengetahuan turun secara langsung. atau di simpulkan secara tidak langsung dari data inderawi (kecuali beberapa kebenaran definisional logika dan matematika). Hal ini menjadi menampak lagi pada bagian kedua abad ke XVII dan lebih lagi selama abad XVIII antara lain karena pandangan baru terhadap dunia yang diberikan oleh Isaac Newton (1643 -1727). . telinga. b. Blaise Pascal (1623 -1662 M) Empirisme Empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal. Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan tentang kebenaran yang sempurna tidak diperoleh melalui akal. 5. Baru dalam abad mereka menaikkan obor terang yang menciptakan manusia dan masyarakat modern yang telah dirindukan. Berdasarkan kepercayaan yang makin kuat akan kekuasaan akal budi lama kelamaan orang-orang abad itu berpandangan dalam kegelapan.Ternyata. Akal budi mendapat tugas untuk mengolah bahan bahan yang di peroleh dari pengalaman. lidah. Sebagai suatu doktrin empirisme adalah lawan dari rasionalisme.Leibniz (1946-1716) 5. kulit dan hidung. Tokoh-tokohnya 1. penggunaan akal budi yang demikian tidak sia-sia. Maka tidak mengherankan bahwa pada abad-abad berikut orang-orang yang terpelajar Makin percaya pada akal budi mereka sebagai sumber kebenaran tentang hidup dan dunia. Dengan kata lain. De Spinoza (1632 -1677 M) 4. Semua gejala alam harus diterangkan menurut jalan mekanis ini. dan bukan akal atau rasio. 2. G. Harus diakui bahwa Newton sendiri memiliki suatu keinsyafan yang mendalam tentang batas akal budi dalam mengejar kebenaran melalui ilmu pengetahuan. Akal budi sendiri tidak dapat memberikan kita pengetahuan tentang realitas tanpa acuan pada pengalaman inderawi dan penggunaan panca indera kita. 4.W. melainkan di peroleh atau bersumber dari panca indera manusia. Istilah empirisme di ambil dari bahasa Yunani empeiria yang berarti coba-coba atau pengalaman. Christian Wolff (1679 -1754) 6. karena kepercayaan itu pada abad XVIII disebut juga zaman Aufklarung (pencerahan). Pandangan bahwa semua ide atau gagasan merupakan abstraksi yang dibentuk dengan menggabungkan apa yang dialami. Semua yang kita ketahui pada akhirnya bergantung pada data inderawi. Pengalaman inderawi adalah satu-satunya sumber pengetahuan. yaitu mata. Ajaran-ajaran pokok empirisme yaitu: 1. Berkat sarjana geniaal Fisika Inggeris ini yaitu menurutnya Fisika itu terdiri dari bagian-bagian kevil (atom) yang berhubungan satu sama lain menurut hukum sebab akibat. kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia. Nicholas Malerbranche (1638 -1775) 3. Rene Descartes (1596 -1650) 2. melihat tambahan ilmu pengetahuan yang besar sekali akibat perkembangan yang pesat dari ilmu-ilmu alam. 3.

ebuah aliran filsafat yang bersifat subyaktif-idealistik. . John Locke dan David Hume. David Hume lahir di Edinburg Scotland tahun 1711 dan wafat tahun 1776 di kota yang sama. Dengan demikian dia menyamakan pengalaman batiniah (yang bersumber dari akal budi) dengan pengalaman lahiriah (yang bersumber dari empiri). Sebagai gantinya aliran ini mengajukan konsep dunia sebagai kumpulan jumlah elemenelemen netral atau sensasi-sensasi (pencerapan-pencerapan). Ia juga ahli politik. atau kesan yang disistematiskan ) dan kemudian menjadi pengetahuan. terbit tahun 1748 dan an encuiry into the principles of moral yang terbit tahun 1751. Pemikiran John termuat dalam tiga buku pentingnya yaitu essay concerning human understanding. sebagai pengertian apriori. dan kedokteran. ilmu alam. bukan budi (otak). Pemikiran empirisnya terakumulasi dalam ungkapannya yang singkat yaitu I never catch my self at any time with out a perception (saya selalu memiliki persepsi pada setiap pengalaman saya). rangkaian pemikiran tersebut dapat di gambarkan sebagai berikut: Beberapa Jenis Empirisme 1. kemudian menimbulkan kesan-kesan. Aliran ini dapat dikatakan sebagai kebangkitan kembali ide Barkeley dan Hume tatapi secara sembunyi-sembunyi. Bila rasionalisme mengatakan bahwa kebenaran adalah rasio. Aliran ini didirikan oleh Avenarius dan Mach. Tokoh-Tokoh Empirisme Aliran empirisme dibangun oleh Francis Bacon (1210-1292) dan Thomas Hobes (1588-1679). a. yaitu melalui suatu institusi dalam diri manusia (impression. sastra dan juga filsafat. John Locke (1632-1704) Ia lahir tahun 1632 di Bristol Inggris dan wafat tahun 1704 di Oates Inggris. dasarnya ialah pengalaman manusia yang diperoleh melalui panca indera. Karya tepentingnya ialah an encuiry concercing humen understanding. Di samping itu pemikiran Hume ini merupakan usaha analisias agar empirisme dapat di rasionalkan teutama dalam pemunculan ilmu pengetahuan yang di dasarkan pada pengamatan “(observasi ) dan uji coba (eksperimentasi). b. baru melalui pengalamanlah kertas itu terisi. terbit tahun 1600. Empirisme sebagai filsafat pengalaman. keniscayaan. kausalitas. Dengan ungkapan singkat Locke : Segala sesuatu berasal dari pengalaman inderawi. Hume seorang nyang menguasai hukum. Dari ungkapan ini Hume menyampaikan bahwa seluruh pemikiran dan pengalaman tersusun dari rangkaian-rangkaian kesan (impression). dan sebagainya. Aliran ini juga anti metafisik. maka menurut empiris.6. Otak tak lebih dari sehelai kertas yang masih putih. kemudian pengertian-pengertian dan akhirnya pengetahuan. dan two treatises on government. David Hume (1711-1776). letters on tolerantion terbit tahun 16891692. terbit tahun 1690. Pemikiran ini lebih maju selangkah dalam merumuskan bagaimana sesuatu pengetahuan terangkai dari pengalaman. Empirio-kritisisme Disebut juga Machisme. namun mengalami sistematisasi pada dua tokoh berikutnya. Inti aliran ini adalah ingin “membersihkan” pengertian pengalaman dari konsep substansi. mengakui bahwa pengalaman sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. karena dituntut oleh tuntunan sifat netral filsafat. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap aliran rasionalisme.

Faham ini tidak mengakui adanya Tuhan (ateis) sehingga mendapat tantangan yang keras dari kaum agama di mana-mana. Soal kemungkinan melawan kepastian atau masalah kekeliruan melawan kebenaran telah menimbulkan banyak pertentangan dalam filsafat. dapat diterima sebagai pasti jika tidak ada kemungkinan untuk mengujinya lebih lanjut dan dengan begitu tak ada dasar untukkeraguan. Mereka mengatakan bahwa pernyataan. Empirisme Logis Analisis logis Modern dapat diterapkan pada pemecahan-pemecahan problem filosofis dan ilmiah. dianggap bukan pengetahuan. Prinsip system logika formal dan prinsip kesimpulan induktif tidak dapat dibuktikan dengan mengacu pada pengalaman. Padahal kata Hegel. Pada abad 19 pertengahan faham ini popular di Eropa Barat. Ada pihak yang belum dapat menerima pernyataan bahwa penyelidikan empiris hanya dapa memberikan kepada kita suatu pengetahuan yang belum pasti (Probable). Dalam situasi semacam iti. yang disebabkan orang-orang merasa mempunyai harapan-harapan yang besar atas hasil-hasil ilmu pengetahuan alam. tidak memerlukan dalil-dalil yang muluk-muluk dan abstrak. Ada batas-batas bagi Empirisme. Materialisme menyatakan bahwa alam wujud ini terjadi dengan sendirinya dari chaos (kacau balau). Ditulis dalam FilsAFat « Nasehat Mbah Hasyim Benarkah perbedaan itu Rohmat? » Beberapa Aliran-Aliran Filsafat 1. dan bukti-bukti tidak dapat ditimba sampai habis sama sekali. Apa yang tidak dapat dilacak secara demikian itu. 3. tetapi aku yakin. MATERIALISME Yaitu faham yang menganggap bahwa dunia ini tidak ada selain materi atau nature (alam) dan dunia fisik adalah satu. Empiris Radikal Suatu aliran yang berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai pada pengalaman inderawi. Empirisme Logis berpegang pada pandangan-pandangan berikut : a.2. Teori materialisme jelas berpegang pada kenyataan-kenyataan yang jelas dan mudah dimengerti. kacau balau yang mengatur bukan lagi kacau balau namanya . Faham ini mendapat tanggapan yang serius pada zaman Aufklarung (pencerahan) di Eropa Barat. kita tidak hanya berkata: Aku merasa yakin (I feel certain).pernyataan empiris. Pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat kenyataan yang terdalam pada dasarnya tidak mengandung makna. Kelompok falibisme akan menjawab bahwa: tak ada pernyataan empiris yang pasti karena terdapat sejumlah tak terbatas data inderawi untuk setiap benda. Adapun kritikan kaum agama untuk materalisme : a. Semua proposisi yang benar dapat dijabarkan (direduksikan) pada proposisi-proposisi mengenai data inderawi yang kurang lebih merupakan data indera yang ada seketika c. b.

Sebaliknya empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan indriawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Objek juga menipu. Hc. Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam. Kedua macam hakikat itu masing-masing bebas berdiri sendiri. Indera sifatnya terbatas 2. Pengalaman merupakan faktor fundamental dalam pengetahuan. seperti ilusi/fatamorgana . Spencer (1820-1903). yang kemudian dipahami di dalam otak. Tokohnya : Plato (427-347). ia merupakan sumber dari pengetahuan manusia. Materialisme mendasarkan segala kejadian dunia dan kehidupan pada asal benda itu sendiri. Descartes (1596-1650). Arnold Gealinex. Anaxagoras. dan akibat dari rangsangan itu terbentuklah tanggapan-tanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat indriawi tersebut. Thales (625-545). Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman dengan cara observasi/penginderaan. Materialisme tidak sanggup menerangkan suatu kejadian rohani yang paling mendasar sekalipun Tokoh faham materialisme : Aniximenes (585-528). 3. Aristoteles (384-322). Thomas Hobbes (1588-1679). Lamettrie (1709-1715). Aliran ini sangat bertentangan dengan rasionalisme.460-545). DUALISME Yaitu faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakikat yaitu hakikat materi dan hakikat rohani.b. Padahal pada hakikatnya hukum ala mini adalah perbuatan rohani juga c. Demokritos (kl.Daugall dan A. Padahal dalil itu menunjukan adanya sumber dari luar alam sendiri yaitu Tuhan d. Leukippos. Anaximandros (610-545).Schopenhaur (1788-1860). karena itu pengenalan indrawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. Indera sering menipu 3. Feuerbach (1804-1877). Materialisme menerangkan bahwa segala peristiwa diatur oleh hukum alam. Fechner (18021887). rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari rasio. Faham empirisme memiliki kelemahan : 1. dan Karl Marx (1818-1883) 2. EMPIRISME Yaitu aliran yang menjadikan pengalaman sebagai sumber pengetahuan. Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakikat ini adalah terdapat dalam diri manusia. Pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat indriawi. sama asasi dan abadi.

yaitu ruang dan waktu. Rasionalisme yaitu faham yang berdasarkan rasio. Tokohnya : Plato. Kant berusaha menawarkan persepektif baru dan berusaha mengadakan penyelesaian terhadap pertikaian itu dengan filsafatnya yang dinamakan kritisisme. bahwa kelemahan empirisme ini karena keterbatasan indera manusia sehingga muncullah aliran rasionalisme. Menurut rasionalisme. Thomas Hobbes (1588-1679M). ide-ide yang masuk akal. yakni sesuatu yang hadir dalam jiwa. pengalaman tidak mungkin dapat menguji kebenaran hukum “sebab-akibat”. Liebniz. Kita hanya mengenal gejala-gejala yang merupakan sintesis antara yang di luar (aposteriori) dan ruang waktu ( a priori) 6. yakni abad pertengahan yang lebih menitikberatkan pada aspek ajaran agama Kristen di mana gereja menjadi symbol kejayaan dan kekuasaan dalam segala aspek kehidupan termasuk dalam . Hegel 7. J. Christian Wolff. Leibniz. oleh sejarawan istilah tersebut digunakan untuk menunjukan berbagai periode kebangkitan intelektual. dan Blaise Pascal 5. Schelling.Tokoh-tokohnya : Francis Bacon (1210-1292 M). ide-ide dan pikiran. karena peristiwa yang tak terhingga dalam kejadian ala mini tidak mungkin dapat diobservasi. Idealisme mempunyai argumen epistomologi tersendiri. Memang ada suatu realitas terlepas dari subjek yang mengindra. B. Berkeley. dalam pengenalan indriawi sudah ada dua bentuk apriori. Untuk memperoleh pengetahuan dan kebenaran. Berbeda dengan abad sebelumnya. Bagi Kant. Bagi aliran ini kekeliruan pada aliran empirisme disebabkan kelemahan alat indera tadi. tapi realitas tidak pernah dikenalinya. RENAISSANCE Yaitu kebangkitan kembali. Herbert Spencer (1820-1903M). Tokohnya : Rene Descartes. dan dapat dikoreksi seandainya akal digunakan. John Locke (1632-1753M). RASIONALISME Seperti yang telah disebutkan di atas. Spinoza. rasionalisme selalu berpendapat bahwa akal merupakan faktor fundamental dalam suatu pengetahuan. IDEALISME Yaitu suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami kaitannya dengan jiwa dan ruh. Istilah idealisme diambil dari kata idea. Immanuel Kant. KRITISISME Kehadiran aliran rasionalisme dan empirisme sangat bertolak belakang dari tujuan semula. Fichte.De Spinoza. Oleh karena itu tokoh-tokoh teisme yang mengajarkan bahwa materi bergantung kepada spirit tidak disebut idealis karena mereka tidak menggunakan argumen epistemology yang digunakan oleh idealisme. dan Roger Bacon (1214-1294M) 4. Idealisme menganggap bahwa realitas terdiri atas ruh-ruh (sukma) atau jiwa. Kedua-duanya berakar pada struktur dan objek sendiri. Nicholas Malerbranche. Immanuel Kant sangat menolak kedua pandangan itu.

adalah mengeksplorasi gagasan dengan kemampuan intelektual manusia. Aliran-Aliran Filsafat Ilmu Wednesday. Renaissance menandakan kebangkitan kembali ke pemikiran yang rasional. kriteria kebenaran berbasis pada intelektualitas. “Filsafat adalah pengetahuan atas realitas dalam kemungkingn-kemungkinan akal manusia. Ini karena pemikiran filsafat ilmu berasal dari pikiran manusia. Strategi pengembangan ilmu model rasionalisme. Dengan demikian. Sejak abad pencerahan. Renaissance berbeda dengan abad pertengahan yang memiliki semangat kebebasan. Salah satu tokohnya. Benih rasionalisme sebenarnya sudah ditanam sejak jaman Yunani kuno. Leibniz dan Spinoza. mengajukan sebuah proposisi yang terkenal bahwa sebelum manusia memahami dunia ia harus memahami dirinya sendiri. 14:03 Filsafat Ilmu Oleh. January. Prinsip prinsip dari filsafat ilmu akan dijelaskan. Para pemikir rasionalisme berpandangan bahwa tugas dari para filosof diantaranya adalah membuang pikiran irasional dengan rasional. 1993) Makalah ini tertarik untuk mengkaji tentang aliran-aliran yang berkembang dalam filsafat ilmu. yang pada zaman terdaulunya yaitu pertengahan selalu dikembalikan kepada Tuhan. Rasionalisme Rasionalisme adalah mashab filsafat ilmu yang berpandangan bahwa rasio adalah sumber dari segala pengetahuan.pemikiran. Pandangan ini misalnya disokong oleh Descartes yang menyatakan bahwa . Sehingga akhirnya gereja sangat mendominasi dan siapa pun tidak bisa mengganggu gugat kekuasaan dan otoritasnya. rasionalisme diasosiasikan dengan pengenalan metode matematika (Rasionalisme continental). filsafat ilmu hilang dan tumbuh berganti dari mashab yang satu ke mashab yang lainnya. Kunci untuk memahami dirinya itu adalah kekuatan rasio. 26. Tokoh-tokoh rasionalisme diantaranya adalah Descartes. dengan demikian. demikian kata Abu Y’aqub al-kindi (dalam Hossein Nasr. cara pemerolehan ilmu dalam masing-masing aliran akan dieksplorasi dan kontribusi masing-masing aliran dalam membangun pengetahuan akan didiskusikan. Fauzan Arrasyid Latar Belakang Sebagai bagian dari bangunan besar filsafat. Socrates. Segala sesuatunya dikembalikan kepada Tuhan. karena filsafat berakhir pada teori ilmu pengetahuan untuk memperoleh kebenaran dan bertindak di atas rel kebenaran yang sudah ditemukan”.

2002). Empirisme menekankan bahwa ilmu pengetahuan manusia bersifat terbatas pada apa yang dapat diamati dan diuji. Para ilmuwan berkebangsaan Inggris seperti John Locke. Mediasi bahasa dan kesadaran manusia yang bersifat nyata inilah yang menjadi ide dasar ‘Emile Durkheim’ dalam pengembangan ilmu pengetahuan sosial. George Berkeley dan David Hume adalah pendiri utama tradisi empirisme (Calhoun. ilmuwan dapat saja menganalisa kategori fenomena-fenomena yang secara teoritis eksis walaupun tidak dapat diobservasi secara langsung. Tradisi realisme mengakui bahwa entitas yang bersifat abstrak dapat menjadi nyata (realitas) dengan bantuan symbol-simbol linguistik dan kesadaran manusia. Baruch Spinoza secara lebih berani bahkan mengatakan : “God exists only philosophically” (Calhoun. Dalam konteks ini. realisme berpandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman inderawi ataupun gagasan yang tebangun dari dalam. yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan. Bagi . Oleh karena itu. aliran empirisme memiliki sifat kritis terhadap abstraksi dan spekulasi dalam membangun dan memperoleh ilmu. Sejak saat itu.pengetahuan sejati hanya didapat dengan menggunakan rasio. realisme memberikan teori dengan metode induksi empiris. Realisme Dalam pemikiran filsafat. Gagasan ini sejajar dengan filsafat modern dari pendekatan pengetahuan versi Kantianism fenonomologi sampai pendekatan struktural (Ibid. Dalam membangun ilmu pengetahuan. Selain itu. Sumbangan rasionalisme tampak nyata dalam membangun ilmu pengetahuan modern yang didasarkan pada kekuatan pikiran atau rasio manusia. Gagasan utama dari realisme dalam konteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapatkan dari dual hal. Acapkali empirisme diparalelkan dengan tradisi positivism. tradisi empirisme adalah fundamen yang mengawali mata rantai evolusi ilmu pengetahuan sosial. Tokoh lain. Hasil-hasil teknologi era industri dan era informasi tidak dapat dilepaskan dari andil rasionalisme untuk mendorong manusia menggunakan akal pikiran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan manusia. Empirisme Empirisme adalah sebuah orientasi filsafat yang berhubungan dengan kemunculan ilmu pengetahuan modern dan metode ilmiah. terutama dalam konteks perdebatan apakah ilmu pengtahuan sosial itu berbeda dengan ilmu alam. 2002). 2002). Sumbangan utama dari aliran empirisme adalah lahirnya ilmu pengetahuan modern dan penerapan metode ilmiah untuk membangun pengetahuan. empirisme menempati tempat yang terhormat dalam metodologi ilmu pengetahuan sosial. Namun demikian keduanya mewakili pemikiran filsafat ilmu yang berbeda. Dengan demikian realisme dapat dikatakan sebagai bentuk penolakan terhadap gagasan ekstrim idealisme dan empirisme. de Saussure adalah salah satu tokoh yang terpengaruh mengadopsi pendekatan empirisme Durkheim. Strategi utama pemerolehan ilmu. Dalam area linguistik atau ilmu bahasa. dengan demikian. dilakukan dengan penerapan metode ilmiah.

Dalam Perjanjian Baru terdapat gagasan yang diagungkan. 2002). Aristoteles mendasarkan pemikiran filsafatnya berdasarkan materi dan fisik. Hegel mengenalkan gagasan pendekatan dialektis yang tidak memihak baik gagasan . Salah satu sumbangan dari tradisi filsafat idealisme adalah pengaruh idealism platonic dalam agama kristen. Ilmu pengetahuan modern diniscayakan oleh kohesi antara bukti-bukti empiris dan formasi teori. mistisisme Kristen dan pengembangan pemikiran matematika oleh bangsabangsa Arab. Dalam konsep ini Kant berargumen bahwa ide-ide rasional dibentuk tidak saja oleh ‘phenomenal’ tapi juga ‘noumenal’. Generasi idealis berikutnya dipelopori oleh. Karya dan pandangan Plato memberikan garis demarkasi yang jelas antara pikiran-pikiran idealis dengan pandangan materialis. Gagasan Kant yang terkenal adalah ‘idealisme transedental’. 1996) Ide-ide kaum realis seperti ini sangatlah kontributif pada abad 19 dalam menjembatani antara ilmu alam dan humaniora. Kant menentang pendapat tradisi tokoh empiris seperti David Hume dan lain-lainnya. 2002). Idealism Idealisme adalah tradisi pemikiran filsafat yang berpandangan bahwa doktrin tentang realitas eksternal tidak dapat dipahami secara terpisah dari kesadaran manusia. Kontribusi lain dari tradisi realisme adalah sumbangannya terhadap filsafat kontemporer ilmu pengetahuan. Kaum materialis mendasarkan pemikirannya pada bukti-bukti empiris sedangkan kaum idealis pada formasi teori. Sumbangan idealism terhadap ilmu pengetahuan modern sangatlah jelas. Dengan kata lain kategori dan gagasan eksis di dalam ruang kesadaran manusia terlebih dahulu sebelum adanya pengalaman-pengalaman inderawi. Salah satu tokoh pemikir idealis yang tersohor adalah Immanuel Kant. Georg Hegel.de Saussure. dalam memberikan argument-argument terhadap status ilmu pengetahuan spekulatif yang diklaim oleh tradisi empirisme. 2002). Melalui bukunya “Critique of pure reason” yang diterbitakan tahun 1781. terutama melalui karya Roy Bashkar. Selain Kristen. Pada gilirannya. Kant mengatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman dunia memerlukan kategori dan pandangan yang berada dalam ruang kesadaran manusia (ibid. Pandangan Plato bahwa semua konsep eksis terpisah dari entitas materinya dapat dikatakan sebagai sumber dari pandangan idealism radikal. Sebagai sebuah tradisi filosofi. obyek penelitian bahasa yang diteliti diistilahkan sebagai ‘la langue’ yaitu simbol-simbol linguistic yang dapat diobservasi (Francis & Dinnen. yakni kesadaran transedental yang berada pada pikiran manusia (ibid. dalam sejarah. idealisme tak bisa dipisahkan dengan gerakan Pencerahan dan filsafat Pasca Pencerahan Jerman. Aritoteles menjadi orang yang memberikan tantangan pemikiran bagi gagasan-gagasan idealis Plato. Gerakan-gerakan pemikiran inilah yang kemudian membentuk dialektika modern antara idealisme dan materialism sejak era renaisans. 2002). pemikiran yang turut memberikan saham bagi tradisi idealis adalah mistisisme Yahudi. terutama dalam konteks perdebatan antara klaim-klaim kebenaran dan metodologi yang disebut sebagai ‘methodenstreit’ (Calhoun. pemikiran Kristen turut memberikan andil dalam membentuk tradisi idealis terutama gagasan-gagasan dari Sain Augustine dengan pengembangan konsep penyucian jiwa. yakni “Permulaan adalah kata-kata” (Ibid.

2002). kenyataan sejarah merupakan determinisme sejarah yang statis dan tidak dapat ditolak. Dengan kata lain. Positivisme Positivisme adalah doktrin filosofi dan ilmu pengetahuan sosial yang menempatkan peran sentral pengalaman dan bukti empiris sebagai basis dari ilmu pengetahuan dan penelitian. Terminologi positivisme dikenalkan oleh Auguste Comte untuk menolak doktrin nilai subyektif. Pikiran-pikiran Hegel inilah yang kemudian melahirkan konsep ‘spirit’-sebuah konsep yang integral dengan kelahiran tradisi ‘idealisme absolut’ (ibid. Paul K. W. digantikan oleh fakta yang bisa diamati serta penerapan metode ini untuk membangun ilmu pengetahuan yang diabdikan untuk memperbaiki kehidupan manusia. Salah satu bagian dari tradisin positivism adalah sebuah konsep yang disebut dengan positivisme logis. bangunan filsafat politik modern yang berpaham bahwa manusia dapat mengatur dunia melalui ilmu pengetahuan telah membuktikan vitalitas aliran idealisme Kantian. and filosof lainnya. Pikiran-pikiran para tokoh ini membuka jalan bagi penggunaan berbagai metodologi dalam membangun pengetahuan dari mulai studi etnografi sampai penggunaan analisa statistik.V. Kerangka pengembangan ilmu menurut tradisi positivisme telah memunculkan perdebatan tentang apakah ilmu pengetahuan sosial memang harus “diilmiahkan”. Namun bagi Habermas. Positivisme ini dikembangkan oleh para filosof yang menamakan dirinya ‘Lingkaran Vienna’ (Calhoun. Kritik atas positivism berkaitan dengan penggunaan fakta-fakta yang kaku dalam penelitian sosial. Menjawab kritik ini. 2002). Pragmatisme . Tokoh-tokoh yang paling berpengaruh dalam mengembangkan tradisi positivisme adalah Thomas Kuhn. penelitian dan pengembangan ilmu atas realitas sosial dan kebudayaan manusia tidak dapat begitu saja direduksi kedalam kuantifikasi angka yang bisa diverikasi karena realitas sosial sejatinya menyodorkan nilai-nilai yang bersifat kualitatif (Calhoun. Bagi kaum idealis konvensional. 2002) pada awal abad ke duapuluh. kaum positivis mengatakan bahwa metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian sosial tidak menemukan ketepatan karena sulitnya untuk di verifikasi secara empiris. Quine. Fyerabend. Dengan demikian.O. Sebagai salah satu bagian dari positivisme. Melalui karya ini Habermas menjadi tokoh idealis yang mengoreksi idealisme konvensional. Habermas memposisikan manusia menjadi subyek aktif dalam praktekpraktek politik dan dalam membangun institusi-institusi sosial. kenyataan sejarah adalah hasil dari dialektika dan komunikasi antar manusia.‘kesadaran mental’ Kant maupun ‘bukti-bukti material’ dari kaum empiris. pemikiran filsafat idealisme dibangun terutama oleh gagasan-gagasan Hegel dan Kant. positivisme logis ingin membangun kepastian ilmu pengetahuan yang disandarkan lebih pada deduksi logis daripada induksi empiris. Tokohtokoh yang meletakkan batu pertama bagi fondasi filsafat politik modern antara lain John Rawls yang menulis tentang teori keadilan dan Habermas (1987) yang membuahkan karya ‘Communication action’. Menurut para oponen positivism. Namun demikian.

George Herbert Mead. menitikberatkan pada penguasaan proses berpikir kritis daripada metode hafalan materi pelajaran. Pragmatisme berargumentasi bahwa filsafat ilmu haruslah meninggalkan ilmu pengetahuan transendental dan menggantinya dengan aktifitas manusia sebagai sumber pengetahuan. menjadikan pragmatisme sebagai basis dari praktekpraktek berpikir secara kritis. Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam. John Dewey. Tradisi pragmatism muncul atas reaksi terhadap tradisi idealis yang dominan yang menganggap kebenaran sebagai entitas yang abstrak. James. Pendekatan Dewey (1916) yang pragmatis dalam pendidikan. berhasil mendirikan sebuah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berpusat di Demak Jawa Tengah. Sumbangan dari pragmatisme yang lain adalah dalam praktek demokrasi. lebih tertarik dalam menghubungkan antara konsepsi kebenaran dengan area pengalaman manusia yang lain seperti.S Schiller dan Richard Rorty. 2002). Tokoh selanjutnya. . misalnya. kepercayaan dan nilai-nilai kemasyarakatan. Atas perjuangan mereka. Dalam area ini pragmatisme memfokuskan pada kekuatan individu untuk meraih solusi kreatif terhadap masalah yang dihadapi.C.Pragmatisme adalah mashab pemikiran filsafat ilmu yang dipelopori oleh C. lebih tertarik dalam meletakkan praktek dalam bentuk klarifikasi gagasan-gagasan. sistematis dan refleksi dari realitas. Peirce (dalam Calhoun. pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta pengembangan Islam di pulau jawa adalah para ulama/mubaligh yang berjumlah sembilan. Dewey. Pada awalnya pragmatisme dengan tokoh-tokohnya mengambil jalan berpikir yang berbeda antara satu dengan lainnya. Peirce adalah tokoh yang menggagas konsep bahasa sebagai media dalam relasi instrumental antara manusia dengan benda. ilmu pengetahuan dan kebenaran adalah sebuah perjalanan dan bukan merupakan tujuan. William James. misalnya. Sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian Perintis. F. yang popular dengan sebuatan wali songo. Bagi para penganut mashab pragmatisme. Gagasan ini kemudian disebut sebagai semiotik. tokoh yang mempopulerkan pragmatism.S Peirce.

yang penting mereka mau memeluk Islam. Usulan tersebut menjadi masalah yang serius pada waktu itu sebab para ulama (wali) tahu benar bahwa upacara kematian adat lama dan lain-lainnya sangat menyimpang dengan ajaran Islam yang sebenarnya. binatang dan bahkan menjelma menjadi batu. termasuk didalamnya upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman. *1 Musyawarah para wali *2 Pada masa para wali dibawah pimpinan Sunan Ampel. yakni menjelma lahir kembali kedunia ada yang menjadi dewa. Dari empat macam tersebut ada satu yang sangat berat dibuang sampai sekarang bagi orang yang sudah masuk Islam adalah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu suatu upacara menghormati roh-roh orang yang sudah mati. 100. yaitu menyalakan api suci (membakar kemenyan) untuk kontak dengan para dewa dan roh si pulan yang dituju. minuman dan lain-lain untuk dipersembahkan ke para dewa. pernah diadakan musyawarah antara para wali untuk memecahkan adat istiadat lama bagi orang yang telah masuk Islam. Adapun ALIRAN TUBAN adalah suatu aliran yang dipimpin oleh R. Syarifuddin (Sunan Drajat) dan lain-lain. kemudian dilanjutkan dengan bacaan mantra-mantra dan nyanyian-nyanyian suci oleh para pendeta agar permohonannya dikabulkan. . Pada hari ke 40. dari 1-7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. aliran ini sangat disorot oleh aliran Giri karena dituduh mencampur adukan syari‟at Islam dengan agama lain. mereka membiarkan dahulu terhadap pengikutnya yang mengerjakan adat istiadat upacara keagamaan lama yang sudah mendarah daging sulit dibuang. Pinda Pitre Yajna. tumbuh-tumbuhan dan lain-lain sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup. Hafiryayajna terbagi menjadi empat bagian yaitu : Aghnidheya. Karena moderatnya aliran ini maka pengikutnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengikut aliran Giri yang “radikal”. Sunan Kudus. maka aliran ini disebut ISLAM PUTIH. Dalam musyawarah tersebut Sunan Kali Jaga selaku Ketua aliran Tuban mengusulkan kepada majlis musyawarah agar adat istiadat lama yang sulit dibuang. dan Aghrain. Selanjutnya diteruskan dengan menghidangkan saji-sajian berupa makanan. harus mau membuang jauhjauh segala adat istiadat lama yang bertentangan dengan syari‟at Islam tanpa reseve. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang. Agar mereka jangan terlalu jauh menyimpang dari syari‟at Islam. Hindu. sebelum memasuki karman. Dalam upacara Pinda Pitre Yajna.Para ulama yang sembilan (wali songo) dalam menangguangi masalah adat istiadat lama bagi mereka yang telah masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN. Maka dari itu. ada suatu keyakinan bahwa manusia setelah mati. 1000 dari kematiannya. Dengan ajarah agama Hindu yang terdapat dalam kitab Brahmana. Maka para wali aliran Tuban berusaha adat istiadat Budha. Hindu. dan Sunan Gunung Djati. Yajna besar dibagi menjadi dua bagian yaitu Hafiryayajna dan Somayjna. ALIRAN GIRI adalah suatu aliran yang dipimpin oleh Raden Paku (Sunan Giri) dengan para pendukung Raden Rahmat (Sunan Ampel). manusia. Pelaksanaan upacara tersebut diawali dengan aghnideya. Sunan Muria. roh tersebut datang lagi ke rumah keluarganya. Syahid (Sunan Kalijaga) yang didukung oleh Sunan Bonang. Aliran ini sangat moderat. Somayajna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu.M. Orang yang dengan suka rela masuk Islam lewat aliran ini. sajian-sajian untuk menyembah dewa-dewa dan upacara menghormati roh-roh untuk menghormati orang yang telah mati (nenek moyang) ada aturan yang disebut Yajna besar dan Yajna kecil. Catur masya. jangan menjadi yang lainnya. Maka aliran ini dicap sebagai aliran Islam abangan. Sebuah kitab yang isinya mengatur tata cara pelaksanaan kurban. Karena murninya aliran dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam. Aliran ini dalam masalah ibadah sama sekali tidak mengenal kompromi dengan ajaran Budha. animisme dan dinamisme diwarnai keislaman. pada hari-hari tersebut harus diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci untuk memohon kepada dewa-dewa agar rohnya si pulan menjalani karma menjadi manusia yang baik. keyakinan animisme dan dinamisme.

H. Akan tetapi aneh bin ajaib. dendam terhadap Truno Joyo yang menyerang pemerintahan ayahnya. Pertanyaan Sunan Ampel tersebut kemudian dijawab oleh Sunan Kudus sebagai berikut : “Saya sangat dengan pendapat Sunan Kali Jaga”. Mulai saat itulah secara resmi berdasarkan hasil musyawarah. Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulamapun yang muncul untuk mengikis habis adat-istiadat lama yang melekat pada Islam terutama Pinda Pitre Yajna. Ulama-ulama yang boleh hidup dimasa itu adalah ulama-ulama yang lunak (moderat) yang mau menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang ada. akan tetapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan dalam Islam. bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam. Baru pada tahun 1912 M. dibawah pimpinan raja Amangkurat I. mitung dina. puasa. Sunan Giri. akan tetapi mayoritas anggota musyawarah menyetujui usulan Sunan Kali Jaga. akan tetapi keyakinan animisme dan dinamisme serta upacara-upacara adat lain ikut berkembang subur. para Ulama aliran Giri yang terus mempengaruhi pra raja Islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menegakkan syari‟at Islam yang murni mendapat kecaman dan ancaman dari para raja Islam pada waktu itu. muncul seorang ulama di Yogyakarta bernama K. maka hal tersebut berjalan sesuai dengan keinginannya. Dari akibat lunaknya aliran Tuban. para ulama yang berusaha mempengaruhi keraton dan masyarakat. kemunculan beliau tersebut disambut negatif oleh sebagian ulama itu sendiri. Maka dari itu tidaklah heran muridnya Sunan Kali Jaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk mensinkritismekan ajaran Hindu dalam Islam. Pada masa kerajaan dipegang oleh Amangkurat II sebagai pengganti ayahnya. sehingga kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid‟ah”. mereka ditangkapi dan dibunuh/dibrondong di lapangan Surakarta sebanyak 7. Hindu. karena beliau telah memandang bahwa Islam dalam masyrakat Indonesia telah banyak dicampuri berbagai ajaran yang tidak berasal dari Al Qur‟an dan Al Hadits. upacara dalam agama Hindu yang bernama Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino. dan nyewu. Dengan demikian lenyaplah sudah ulama-ulama penegak Islam yang konsekwen. zakat. Ia bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton dan semua upala serta santri aliran Giri dibunuh habis-habisan. haji dan lain sebagainya tidak usah dilakukan. Ahmad Dahlan bukan saja berusaha mengikis habis segala adat istiadat Budha. Dari itu maka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang. animisme. maka bukan saja upacara seperti itu yang berkembang subur.000 orang ulama. ia membela. akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar dimana-mana. Sekalipun Sunan Ampel. dinamisme yang melekat pada Islam. bahkan semua keturunan Sunan Giri dihabisi pula. Melihat tindakan yang sewenang-wenang terhadap ulama aliran Giri itu. matang puluh. Dan tumbuhlah apa yang disebut “Manunggaling Kaula Gusti” yang artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku.Mendengar usulan Sunan Kali Jaga yang penuh diplomatis itu. Dari hasil olahannya. Pada masa kerajaan Islam di Jawa. Sehingga pusat pemerintahan kerajaan di Demak berusaha dipindahkan ke Pajang agar terlepas dari pengaruh para ulama aliran Giri. Ahmad Dahlan yang berusaha sekuat kemampuannya untuk mengembalikan Islam dari sumbernya yaitu Al Qur‟an dan As Sunnah. agar umat Islam menjadi umat yang maju seperti umat-umat lain. karena raja-raja Islam mayoritas menganut aliran Tuban. maka lahir suatu ajaran kleni / aliran kepercayaan yang berbau Islam. terutama upacara adat Pinde Pitre Yajna dalam upacara kematian. Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh. Sunan Ampel selaku penghulu para wali pada waktu itu dan sekaligus menjadi ketua sidang/musyawarah mengajukan pertanyaan sebagai berikut : “Apakah tidak dikhawatirkan dikemudian hari?. Keadaan umat Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. maka Trunojoyo Santri Giri berusaha menyusun kekuatan untuk menyerang Amangkurat I yang keparat itu.H. maka bertambah suburlah adat-istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam. dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat shalat. dimana-mana merajalela perbuatan khurafat dan bid‟ah sehingga umat Islam hidup dalam keadaan konservatif dan tradisional. yang ternyata ulama-ulama tersebut adalah ulama-ulama yang . nyatus. Munculnya K.

Ab.tidak setuju untuk membuang beberapa adat istiadat Budha dan Hindu yang telah diwarnai keislaman yang telah dilestarikan oleh ulama-ulama aliran Tuban dahulu. Abu Ahmadi. Umar Hasyim. perkataan seperti ini termasuk dosa besar. Na‟udzu billahi mindzalik Penulis SUHADI Daftar Literatur 1. bahkan tidak mau kepercikan ajaran Islam sedikitpun. Perbandingan Agama. K. Drs. Menara Kudus 1979 3. Pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang diberi nama “Nahdhotul Ulama” yang disingkat NU. jangan sekali-kali kita berani mengatakan bahwa orang yang matinya tidak ditahlil adalah kerbau. Orang-orang Hindu sama sekali tidak mau melestarikan ajaran Islam. mitung dina. maka istilah tahlilan dalam upacara kemagian hanya dikenal di Jawa saja. Keputusan ini nampaknya benar-benar dilaksanakan oleh orang NU. karena berarti Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya serta kaum muslimin seluruh dunia selain orang pulau Jawa yang matinya tidak ditahlili adalah kerbau semua. dan nyewu. bahkan kita akan bisa mengatakan bahwa orang yang tidak mau membuang upacara tersebut berarti melestarikan salah satu ajaran agama Hindu. Ada satu hal yang perlu kita jaga baik-baik. Sejarah Kebangkitan Islam dan Perkembangannya di Indonesia. Menurut penulis. Mereka beranggapan ajaran Rasulullah masih kurang sempurna. Solihin Salam. nyatus. Mudah-mudahan setelah kita tahu sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. Di pulau-pulau lain seluruh Indonesia tidak ada acara ini.H. Mesir. Apalagi di negara-negara lain seperti Arab. Sunan Giri. Sekitar Wali Sanga. kita mau membuka hati untuk menerima kebenaran yang hakiki dan kita mudah-mudahan akan menjadi orang Islam yang konsekwen terhadap ajaran Alloh dan RosulNya. Seandainya ada pun hanya sebagai rembesan dari pulau Jawa saja. Menara Kudus 1974 4. maka kita tidak akan lagi mengatakan bahwa upacara kematian adalah ajaran Islam. Sehingga semua acara yang bersifat keagamaan diawali dengan bacaan tahlil. Saifuddin Zuhn. Tak cukupkah bagi kita Sunnah Rasulullah yg sudah jelas terang benderang saja yg kita kerjakan. termasuk acara kematian. matang dina. yang antara lain upacara Pinda Pitre Yajna yang diisi nafas Islam. Mulai saat itulah secara lambat laun upacara Pinda Pitre Yajna yang diwarnai keislaman berubah nama menjadi tahlilan sampai sekarang. Dengan sudah tahunya sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian yang terurai diatas.Siti Syamsiyah Solo 1977 . Al Ma’arif Bandung 1979 2. Pada muktamarnya di Makasar NU mengeluarkan suatu keputusan yang antara lain : “Setiap acara yang bersifat keagamaan harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistimatikanya seperti yang kita kenal sekarang di masyarakat”. Sesuai dengan sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. yang terkenal dengan nama upacara nelung dina. Kenapa harus ditambah-tambahin/mengada-ngada. Tetapi kenapa kita orang Islam justru melestarikan keyakinan dan ajaran mereka. dan negara-negara lainnnya diseluruh dunia sama sekali tidak mengenal upacara tahlilan dalam kematian ini.

A. dengan maksud bersedekah untuk mayat tersebut? Apakah keluarga memperoleh pahala sedekah tersebut? JAWAB : Menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh itu hukumnya MAKRUH. Tri Karya. apabila harus dengan cara berkumpul bersama-sama dan pada hari-hari tertentu. Diponegoro Bandung 1975 Source: http://www. Hasan.5. sesuai dengan hadits riwayat Ahmad dari Jarir bin Abdullah al Bajali yang berkata: ”kami menganggap berkumpul di (rumah keluarga) mayit dengan menyuguhi makanan pada mereka.kaskus. sedang hukum makruh tersebut tidak menghilangkan pahala itu. 7. setelah si mayit dikubur.” Dalam kitab Al Fatawa Al Kubra disebutkan : “Beliau ditanya semoga Allah mengembalikan barokah-Nya kepada kita. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Soekmono. Bagaimanakah tentang hewan yang disembelih dan dimasak kemudian dibawa di belakang mayit menuju kuburan untuk disedekahkan ke para penggali kubur saja. Soal Jawab. Jakarta 1961 6. Hasil wawancara dengan tokoh Agama Hindu. DAN DEMIKIAN HALNYA YANG DILAKUKAN PADA HARI . itu sebagai bagian dari RATAPAN (YANG DILARANG). KETERANGAN : Dalam kitab I‟anatut Thalibin Kitabul Janaiz: “MAKRUH hukumnya bagi keluarga mayit ikut duduk bersama orang-orang yang sengaja dihimpun untuk berta‟ziyah dan membuatkan makanan bagi mereka.php?t=4135127 MUKTAMAR I NAHDLATUL ULAMA (NU) KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 TENTANG KELUARGA MAYIT MENYEDIAKAN MAKAN KEPADA PENTAKZIAH TANYA : Bagaimana hukumnya keluarga mayat menyediakan makanan untuk hidangan kepada mereka yang datang berta‟ziah pada hari wafatnya atau hari-hari berikutnya.us/showthread. dan TENTANG YANG DILAKUKAN PADA HARI KETIGA KEMATIAN DALAM BENTUK PENYEDIAAN MAKANAN UNTUK PARA FAKIR DAN YANG LAIN.

KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 REFERENSI : • Lihat : Ahkamul Fuqaha. maka bagaimana hukumnya.III. Keputusan Muktamar. Munas.KH. menurut anggapan masyarakat harus dilaksanakan seperti “wajib”. Walaupun ahli warisnya sudah pandai-pandai.). kecuali (bisa haram) jika prosesi penghormatan pada mayit di rumah ahli warisnya itu bertujuan untuk “meratapi” atau memuji secara berlebihan (rastsa‟). Sebab. boleh atau tidak? Apakah harta yang telah ditasarufkan. Penerbit PPRMI dan Qultum Media. halaman 15-17). agar mereka tidak menodai kehormatan dirinya. bagaimana hukumnya. dst-penj.Aziz Masyhuri. Mereka melakukan semua itu tujuannya hanya sekedar melaksanakan kebiasaan penduduk setempat sehingga bagi yang tidak mau melakukannya akan dibenci oleh mereka dan ia akan merasa diacuhkan. tradisi demikian. Dengan sikap demikian. Solusi Problematika Hukum Islam. Tirkah tidak boleh diambil / dikurangi seperti kasus di atas. • Masalah Keagamaan Jilid 1 – Hasil Muktamar dan Munas Ulama Nahdlatul Ulama Kesatu/1926 s/d/ Ketigapuluh/2000. Sebab tirkah yang belum dibagikan mutlak harus disterilkan jika terdapat ahli waris yang majrur ilahi. Ini demi untuk menjaga kehormatan dirinya. gara-gara ia tidak mau melakukan prosesi penghormatan di atas. Kalau mereka melaksanakan adat tersebut dan bersedekah tidak bertujuaan (pahala) akhirat. SELESAI . cet. Pengantar: Rais „Am PBNU. Pebruari 2007. tetapi sebagian dari mereka tidak rela (jika tirkah itu digunakan sebelum dibagi kepada ahli waris).MA Sahal Mahfudh. walau sebagian ahli waris yang lain tidak senang pentasarufan sebagaian tirkah bertujuan sebagai sedekah bagi si mayit selama satu bulan berjalan dari kematiannya. KH. Penerbit Lajnah Ta‟lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur dan Khalista. Pendapat Para Ulama tentang Tahlilan Bismillah… Assalaamu’alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokaatuh… Yang berkembang dimasyarakat luas pada saat ini adalah AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH adalah mereka yang melakukan qunut pada waktu sholat subuh. orang yang suka . atas keingnan ahli waris itu masih ikut dibagi/dihitung dalam pembagian tirkah/harta warisan. dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M). ia harus bertujuan untuk menangkal “OCEHAN” ORANG-ORANG BODOH (yaitu orang-orang yang punya adat kebiasaan menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh. orang yang suka melakukan TAHLILAN/ MA‟TAM. DR. A.KETUJUH. serta yang dilakukan pada genap sebulan dengan pemberian roti yang diedarkan ke rumah-rumah wanita yang menghadiri proses ta‟ziyah jenazah. Dalam melakukan prosesi tersebut.” Beliau menjawab bahwa semua yang dilakukan sebagaimana yang ditanyakan di atas termasuk BID‟AH YANG TERCELA tetapi tidak sampai haram (alias makruh). jika ia berbuat di luar kebiasaan masyarakat. diharapkan ia mendapatkan pahala setara dengan realisasi perintah Nabi SAW terhadap seseorang yang batal (karena hadast) shalatnya untuk menutup hidungnya dengan tangan (seakan-akan hidungnya keluar darah).

para shabat. (Pengajian Mansyura: Bpk. berdasarkan keterangan yang mutlak dari para Ulama Mutaqaddimin (Al-Qur‟an dan As-Sunnah) . Keberhasilan dakwah Wali Songo ini tidak lepas dari cara dakwahnya yang mengedepankan metode kultural atau budaya. 426) 3. Imam Malik bin Annas (Amam Annasa‟i). KESIMPULAN: 1. hanya saja isinya diganti dengan nilai Islam. 2/197) 3. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . hal. hal.560. ini adalah suatu anggapan yang SALAH BESAR dan ini bukan termasuk golongan AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH melainkan ALUSSALAH WAL GAGABAH. Seperti yang telah kita ketahui. Wali Songo tidak serta merta membubarkan tradisi tersebut.” PANDANGAN ULAMA TERHADAP TAHLILAN/ MA’TAM 1. Menrut Imam Syafi‟I dan Jumhur Ulama mengatakan tidak dapt sampai kepada simayit yang dikirimkan dan keterangan seperti ini telah diulang-ulang oleh Imam Nawawi didalam kitabnya Syarah Muslim. Juz 1. dan maulidan berarti mereka bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH berarti Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) dan Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali) yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat subuh beratri beliau bukan termasuk ahlussunah waljama‟ah dan lebih jauhnya Imam Madzhab yang 4 “Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi).” (As Subuki.” (Al-Umm. yaitu kitab Allah (Al-Qur‟an –red) dan Sunnahku (Al-Hadits Shahihah). Jadi istilah tahlil seperti pengertian di atas tidak dikenal sebelum Wali Songo. TAKMILATUL MAJMU. Dalam tradisi lama.3) 2. Imam Nawawi “Adapun bacaan Al-Qur‟an dan mengirimkan pahalanya untuk mayit dan menggantikan shalatnya mayit tersebut. bahkan Rosul SAW yang tidak melakukan tahlilan dan tidak melakukan maulidan bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH.” “Maka seseorang tidak akan memperoleh pahala sedikit pun dari hasil usaha orang lain. Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahulloh) HISTORY TAHLILAN/ MA’TAM Pada mulanya ditradisikan oleh Wali Songo (sembilan pejuang Islam di tanah Jawa). maka sanak famili dan tetangga berkumpul di rumah duka. Al-Qadar. TAHLILAN/ MA‟TAM merupakan kebiasaan orang-orang Hindu PANDANGAN AL-QUR’AN DAN AL-HADITS 1. Imam Syafi’I “Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan. bila ada orang meninggal. Al-Muatha’ “Telah aku tinggalkan untuk kalian sesuatu yang bila mana kalian berpegang teguh dengannya niscaya kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya. TAHLILAN/ MA‟TAM. Mereka bukannya mendoakan mayit tetapi begadang dengan bermain judi atau mabuk-mabukan. Al-Haitami “Mayit tidak boleh dibacakan apa pun. Wali Songo mengajarkan nilai-nilai Islam secara luwes dan tidak secara frontal menentang TRADISI HINDU yang telah mengakar kuat di masyarakat. tetapi masyarakat dibiarkan tetap berkumpul namun acaranya diganti dengan mendoakan pada mayit. Imam Syafi‟I dan Imam Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali)”. namun membiarkan tradisi itu berjalan. Tafsir Jalalain “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. TAHLILAN/ MA‟TAM tidak ada dasar syaria‟ahnya 2. di antara yang paling berjasa menyebarkan ajaran Islam di Indonesia adalah Wali Songo.” (Tafsir Jalalain. jika itu yang menjadi patokan mereka berarti dapat ditarik kesimpulan bahwasanya orang-orang yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat Subuh.” (AlMuatha‟.melakukan maulidan (penbacaan barjanji dan lain sebagainya). Hadits Shahih dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii “Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap. no. hal 248) 2. syarah MUHADZAB. Juz X.

A. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut. Tafsir Al-Maraghi XXVII:66) Adapun madzhab Ahmad bin Hanbal dan segolongan para ulama (menyatakan) bahwa bacaan Al-Qur‟an akan sampai (pahalanya) kepada yang telah mati. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. Sarah Shahih Muslim Adapun Al-Qur‟an pendapat yang masyhur dari madzhab Syafi‟I tidak sampai pahalanya kepada yang telah mati.” (I‟anatut Thalibin. baik dengan nash maupun isyarat. Imam Syafi‟I r. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya.” (Al-Haitami. maka hal seperti itu tidak akan sampai kepada yang telah mati. sementara sebagian pengikut Imam Syafi‟I berpendapat bahwa pahala bacaan itu sampai kepada orang yang telah mati. 3. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan). karena bukan dari hasil usahanya sendiri. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut.a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. Imam Al Khazin “Dan yang masyhur dalam madzhab Syafi‟I. hal.9) 4. Sarah Fathul Mu‟in. 145) Dan apa yang dibiasakan orang tentang hidangan makanan oleh keluarga mayit untuk dihidangkan para undangan. Adzkar An-Nawawi Para ulama berselisih pendapat dalam hal sampai dan tidaknya pahala bacaan Al-Qur‟an. yaitu berkumpul dirumah keluarga mayit dan dihidangkannya makanan untuk itu. kalau toh amalan semacam itu baik . 4. Adalah BID‟AH yang tidak disukai dalam agama. karena bukan dari hasil usahanya sendiri. Al-Jamal. Al-Fatwa Wa Al Kubra Al Fighiyah. Dan tidak pernah memnerikan bimbingan. sebab pahala bacaan itu adalah untuk pembacanya saja. Sebagaimana berkumpul dirumah simayit itu sendiri.” (Tafsir Ibnu Katsir IV:258) Analisi Firman Allah: “Dan bahwasanya seseorang tidak akan mendapatkan sesuatu selain apa yang telah diusahakan” 1. Dan tidak pernah memberikan bimbingan. Ibnu Katsir “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Tafsir Ibnu Katsir IV: 258 (maksudnya) ialah bagaimana seseorang tidak akan dibebani dengan dosa (orang) lain.784. Juz 2 hal. hal.Zakariya) Analisa Kitab 1. apa yang dikerjakan orang. bahwa bacaan Al-Qur‟an (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit) adalah tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi. Bab Menghadiyahkan Pahala Bacaan Al-Qur‟an Kepada Orang Yang Telah Mati hal. I’anatut Thalibin “ya.a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. 2.”(An-Najm :39). Adapun apabila mengambil bayaran atau upah sebagaimana dilakukan orang-orang dewasa ini. ialah dengan member bayaran/ upah kepada pembaca Al-Qur‟an diatas kuburan dan yang lainnya. Imam Syafi‟I r.(terdahulu).236) 5. demikian ia tidak dapat memperoleh pahala selain dari apa yang telah iya upayakan untuk dirinya. Yang bagi memberantasnya akan diberi pahala. padahal amalan qurban (mendekatkan diri kepada Allah ) hanya terbatas yang ada nash-nashnya (dalam Al-Qur‟an dan Sunnah Rosulullah SAW) dan tidak boleh dipalingkan dengan qiyas-qiyas dan pendapat-pendapat. adalah termasuk BID‟AH Munkarat (bid‟ah yang diingkari agama). (AL HIDAYAH. apa bila bacaan itu dilakukan dengan tidak mengambil upah. Karena ada hadits shahih yang diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) .” (Al Khazin. bahwa bacaan (yang pahalanya dikirimkan kepada simayit) adalah tidak sampai kepadanya. Juz II. Sedangkan pahala hasil amalan tidak dapat dipindahkan ari amil (yang mengamalkan) pernuatan itu. Juz IV. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. kalau toh amalan semacam itu baik . berdasarkan firman Allah “Dan manusia tidak memperoleh. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan). kecuali dari pahala hasil usahanya sendiri. maka pendapat yang masyhur dari madzhab Imam Syafi‟I serta golongan para ulama bahwasanya pahala bacaan Al-Qur‟an itu tidak akan sampai kepada orang yang telah mati. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya. baik dengan nash maupun isyarat.

” (I‟anatut Thalibin. adalah BID‟AH. Juz 1.” (Al-Majmu‟ Sarah Muhadzab. Imbalan sehabis TAHLILAN/ MA‟TAM).H Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahullah beserta para asatidz NU lainnya berjuang memerangi TAHLILAN/ MA‟TAM 17 tahun lamanya didaerah Suka Rame. bahwa mencegah umat dari bid‟ah munkarat ini adalah menghidupkan Sunnah Nabi SAW . dan juga penyembelihan dikuburan. yang tidak disunatkan. hal 539) (TAHLILAN dan SELAMATAN: Menurut Madzhab Syafi’i) Dari awal sampai saat ini sudah teramat sangat jelas apa itu TAHLILAN/ MA‟TAM dari sudut pandang Syari‟ah (AlQur‟an dan As-Sunah). dan hidangan makanan untuk acara berkumpul dirumah keluarga mayit.” (Al-Umm. membuka seluas-luasnya pintu kebaikan dan menutup serapat-rapatnya pintu-pintu keburukan. “Yaa Allah bukakan lah pintu hidayahMu dan bimbinglah kami kedalam jalan yang Engkau ridhoi” . Mughnil Muhtaj Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. hal 268) 4.286 6. Sarah Fathul Mu‟in. dan didalam hal ini Imam Ahmad bin Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad yang sah dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram.memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram. Suka Rapih.” (Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba‟ah. Hasyiyatul Qalyubi Syekh Ar Romli berkata “diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak dibenarkan agama. Juz 1. Juz 2 hal. Juz 2 hal. Juz 2 hal. 145-146) Dan tidak ada keraguan sedikitpun. yaitu sebagaimana yang diterngangkan dalam kitab Ar Raudlah. dan juga memindahkan makanan ke luburan secara musiman seperti haul. berkumpul dan acara hari keempat puluh. Tasikmalaya. Juz 2 hal.H Wahab Muhsin dan K. dan juga menghidangkan makanan yang diperuntukkna bagi orang-orang yang ta‟ziah (menjenguk yang meninggal). Sarah Fathul Mu‟in. Juz 1. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . 146) Dan diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak disukai ialah apa yang biasa dikerjakan orang tentang cara penyampaian rasa duka cita. yang disebut kifarah. atau dikuburan. Jus 1. Qaul Ulama. TAQLID BUTA dan FANATIK akan tetapi tajdid yang senantiasa berpegang kepada Al-Qur‟an dan As-Sunah Shahihah. hal. hal 353) 5. Sarah Fathul Mu‟in. apakah para asatidz yang pura-pura tidak tahu ? ? ? tidak ingin tahu ? ? ? takut kehilangan BESEK (Berkat. Sarah Fathul Mu‟in. ana miris karena ini semua perbuatan masyarakat BODOH yang TAQLID dan FANATIK yang mengakungaku Nahdiyin akan tetapi ia tidak tau menau apa-apa (BODOH). mematikan BID‟AH. Al-Umm ” Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan. karena orang-orang memaksa-maksa diri mereka berbuat hal-hal yang akan membawa kepada hal yang diharamkan. Al-Majmu’ Sarah Muhadzab Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. 145-146) 2. akan tetapi kenapa lagi-lagi masih banyak disekitar kita yang melakukan hal BODOH seperti itu. (I‟anatut Thalibin. (I‟anatut Thalibin. Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba’ah “Dan diantara BID‟AH yang tidak disukai agama ialah. majalah NU Al-Mawa‟id menentang keras TAHLILAN/ MA‟TAM bahkan didalam majalah yang tebit pada tahun 1930an itu mengutip “bahwasanya Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan TAHLILAN/ MA‟TAM min AF‟ALIL JAHILIYAH (PERBUATAN ORANG JAHILIYAH) dan menurut sejarah itu berasal dari agama BUDHA. Singaparna. sesudah seminggu. bahkan semua itu adalah haram. Baik senelum maupun sesudah kematian.” (Hasyiyatul Qalyubi. 146) Dan tidak disukai menyediakan makana pada hari pertama kematian. Kitab-kitab dan lain sebagainya. yang tidak disukai dikerjakan. Juz 5. adalah BID‟AH yang tidak disunatkan. K. afwan ane pribadi miris ketika orang-orang diluar sana mencap NU sebagai Ahlul Bid‟ah. naudzubillahhi min dzalik. dan biasanya hal ini identik dengan kegiatan orang-orang NU. Hari ketiga. karena NU bukan perkumpulan orang yang CINTA BID‟AH.” (Mughnil Muhtaj. hal 248) 3. apa yang dikerjakan orang tentang menolong binatangbinatang ketika mayit dikeluarkandari tempat bersemayamnya. (I‟anatut Thalibin. yaitu apa yang dikerjakan orang. Ini harus kita jadikan contoh terutama bagi orang-orang yang mengaku Ahlussunah.

Terima kasih (Selengkapnya) . tapi saya setuju dengan dalil-dalil ini . kepada penulis.Note: Saya tidak cantumkan penulisnya karena lupa. tidak tercatat. saya mohon maaf karena tulisannya dimuat di blog ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful