Empirisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Empirisme menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Empirisme lahir di Inggris dengan tiga eksponennya adalah David Hume, George Berkeley dan John Locke.

Filsafat ilmu
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu[1]. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

Daftar isi
[sembunyikan]

1 Konsep dan pernyataan ilmiah o 1.1 Empirisme o 1.2 Falsifiabilitas 2 Catatan kaki

[sunting] Konsep dan pernyataan ilmiah
Ilmu berusaha menjelaskan tentang apa dan bagaimana alam sebenarnya dan bagaimana teori ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena yang terjadi di alam. Untuk tujuan ini, ilmu menggunakan bukti dari eksperimen, deduksi logis serta pemikiran rasional untuk mengamati alam dan individual di dalam suatu masyarakat. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bf/Button_pagename.png

[sunting] Empirisme

Salah satu konsep mendasar tentang filsafat ilmu adalah empirisme, atau ketergantungan pada bukti. Empirisme adalah cara pandang bahwa ilmu pengetahuan diturunkan dari pengalaman yang kita alami selama hidup kita. Di sini, pernyataan ilmiah berarti harus berdasarkan dari pengamatan atau pengalaman. Hipotesa ilmiah dikembangkan dan diuji dengan metode empiris, melalui berbagai pengamatan dan eksperimentasi. Setelah pengamatan dan eksperimentasi ini dapat selalu diulang dan mendapatkan hasil yang konsisten, hasil ini dapat dianggap sebagai bukti yang dapat digunakan untuk mengembangkan teori-teori yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena alam.
[sunting] Falsifiabilitas

Salah satu cara yang digunakan untuk membedakan antara ilmu dan bukan ilmu adalah konsep falsifiabilitas. Konsep ini digagas oleh Karl Popper pada tahun 1919-20 dan kemudian dikembangkan lagi pada tahun 1960-an. Prinsip dasar dari konsep ini adalah, sebuah pernyataan ilmiah harus memiliki metode yang jelas yang dapat digunakan untuk membantah atau menguji teori tersebut. Misalkan dengan mendefinisikan kejadian atau fenomena apa yang tidak mungkin terjadi jika pernyataan ilmiah tersebut memang benar.
Artikel bertopik ideologi atau filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

[sunting] Catatan kaki
1. ^ Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008. Halaman 20. III. DUALISME a. Pengertian Pokok. Dualisme adalah ajaran atau aliran/faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakekat yaitu hakekat materi dan hakekat rohani. Kedua macam hakekat itu masing-masing bebas berdiri sendiri, sama azazi dan abadi. Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakekat ini adalah terdapat dalam diri manusia. b. Tokoh-tokohnya. 1. Plato (427 -347 Sb.H) 2. Aristoteles (384 -322 Sb.H) 3. Descartes (1596 -1650) 4. Fechner (1802 -1887) 5. Arnold Gealinex 6 .Leukippos

EMPIRISME a. Rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari ratio. Oleh karena itu empirisme dinisbatkan kepada faham yang memilih pengalaman sebagai sumber utama pengenalanan dan yang dimaksudkan dengannya adalah baik pengalaman lahiriah yang menyangkut dunia maupun pengalaman batiniah yang menyangkut pribadi manusia. Schopenhauer (1788 -1860) IV. b. kemudian di dalam otal dipahami dan akibat dari rangsangan tersebut dibentuklah tanggapantanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat inderawi tersebut. Ini berarti semua pengetahuan betapapun rumitnya dapat dilacak kembali dan apa yang tidak dapat bukanlah ilmu pengetahuan. Thomas Hobbes ( 1588 -1679) 3. tidak ada sumber kebenaran yang hakiki. RASIONALISME. Tokoh-tokohnya.Selain itu. sehingga pengenalan inderawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. Daugall 9. ide-ide yang masuk akal. sebaliknya Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan inderawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Hc. George Berkeley ( 1665 -1753) 5. Pengertian Pokok. a. Rasionalisme adalah merupakan faham atau aliran atau ajaran yang berdasarkan ratio. Pada dasarnya Empirisme sangat bertentangan dengan Rasionalisme. Roger Bacon ( 1214 -1294) V. Francis Bacon (1210 -1292) 2. Empirisme memegang peranan yang amat penting bagi pengetahuan. John Locke ( 1632 -1704) 4. 1.7. Empirisme radikal berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai kepada pengalaman inderawi dan apa yang tidak dapat dilacak bukan pengetahuan. malah barangkali merupakan satu-satunya sumber dan dasar ilmu pengetahuan menurut penganut Empirisme. Lebih lanjut penganut Empirisme mengatakan bahwa pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat inderawi. Zaman Rasionalisme berlangsung dari pertengahan abad ke XVII sampai akhir abad ke XVIII. Anaxagoras 8. Seorang yang beraliran Empirisme biasanya berpendirian bahwa pengetahuan didapat melalui penampungan yang secara pasip menerima hasil-hasil penginderaan tersebut. David Hume ( 1711 -1776) 6. A. . Pengalaman inderawi sering dianggap sebagai pengadilan yang tertinggi. Pada zaman ini hal yang khas bagi ilmu pengetahuan adalah penggunaan yang eksklusif daya akal budi (ratio) untuk menemukan kebenaran. Pengertian Pokok Empirisme berasal dari kata Yunani yaitu "empiris" yang berarti pengalaman inderawi.

5. b. telinga. kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia. Semua gejala alam harus diterangkan menurut jalan mekanis ini.Leibniz (1946-1716) 5. Berkat sarjana geniaal Fisika Inggeris ini yaitu menurutnya Fisika itu terdiri dari bagian-bagian kevil (atom) yang berhubungan satu sama lain menurut hukum sebab akibat. Pengalaman inderawi adalah satu-satunya sumber pengetahuan. dan bukan akal atau rasio. 2. Ajaran-ajaran pokok empirisme yaitu: 1. yaitu mata. G. Nicholas Malerbranche (1638 -1775) 3. Blaise Pascal (1623 -1662 M) Empirisme Empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal. lidah. atau di simpulkan secara tidak langsung dari data inderawi (kecuali beberapa kebenaran definisional logika dan matematika). De Spinoza (1632 -1677 M) 4. Maka tidak mengherankan bahwa pada abad-abad berikut orang-orang yang terpelajar Makin percaya pada akal budi mereka sebagai sumber kebenaran tentang hidup dan dunia.Ternyata. Christian Wolff (1679 -1754) 6. Hal ini menjadi menampak lagi pada bagian kedua abad ke XVII dan lebih lagi selama abad XVIII antara lain karena pandangan baru terhadap dunia yang diberikan oleh Isaac Newton (1643 -1727). Akal budi sendiri tidak dapat memberikan kita pengetahuan tentang realitas tanpa acuan pada pengalaman inderawi dan penggunaan panca indera kita. Dengan kata lain. . Akal budi mendapat tugas untuk mengolah bahan bahan yang di peroleh dari pengalaman. Harus diakui bahwa Newton sendiri memiliki suatu keinsyafan yang mendalam tentang batas akal budi dalam mengejar kebenaran melalui ilmu pengetahuan. Semua yang kita ketahui pada akhirnya bergantung pada data inderawi. karena kepercayaan itu pada abad XVIII disebut juga zaman Aufklarung (pencerahan). Rene Descartes (1596 -1650) 2. Tokoh-tokohnya 1. kulit dan hidung. 4. melainkan di peroleh atau bersumber dari panca indera manusia.W. Sebagai suatu doktrin empirisme adalah lawan dari rasionalisme. penggunaan akal budi yang demikian tidak sia-sia. 3. B. Berdasarkan kepercayaan yang makin kuat akan kekuasaan akal budi lama kelamaan orang-orang abad itu berpandangan dalam kegelapan. Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan tentang kebenaran yang sempurna tidak diperoleh melalui akal. melihat tambahan ilmu pengetahuan yang besar sekali akibat perkembangan yang pesat dari ilmu-ilmu alam. Pandangan bahwa semua ide atau gagasan merupakan abstraksi yang dibentuk dengan menggabungkan apa yang dialami. Istilah empirisme di ambil dari bahasa Yunani empeiria yang berarti coba-coba atau pengalaman. Baru dalam abad mereka menaikkan obor terang yang menciptakan manusia dan masyarakat modern yang telah dirindukan. Semua pengetahuan turun secara langsung.

John Locke (1632-1704) Ia lahir tahun 1632 di Bristol Inggris dan wafat tahun 1704 di Oates Inggris. Aliran ini juga anti metafisik. David Hume (1711-1776). yaitu melalui suatu institusi dalam diri manusia (impression. baru melalui pengalamanlah kertas itu terisi. karena dituntut oleh tuntunan sifat netral filsafat. Sebagai gantinya aliran ini mengajukan konsep dunia sebagai kumpulan jumlah elemenelemen netral atau sensasi-sensasi (pencerapan-pencerapan). Bila rasionalisme mengatakan bahwa kebenaran adalah rasio. Di samping itu pemikiran Hume ini merupakan usaha analisias agar empirisme dapat di rasionalkan teutama dalam pemunculan ilmu pengetahuan yang di dasarkan pada pengamatan “(observasi ) dan uji coba (eksperimentasi). Tokoh-Tokoh Empirisme Aliran empirisme dibangun oleh Francis Bacon (1210-1292) dan Thomas Hobes (1588-1679). letters on tolerantion terbit tahun 16891692. mengakui bahwa pengalaman sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. Otak tak lebih dari sehelai kertas yang masih putih. a. Aliran ini dapat dikatakan sebagai kebangkitan kembali ide Barkeley dan Hume tatapi secara sembunyi-sembunyi. Pemikiran empirisnya terakumulasi dalam ungkapannya yang singkat yaitu I never catch my self at any time with out a perception (saya selalu memiliki persepsi pada setiap pengalaman saya). ebuah aliran filsafat yang bersifat subyaktif-idealistik. ilmu alam. terbit tahun 1600. Inti aliran ini adalah ingin “membersihkan” pengertian pengalaman dari konsep substansi. dan two treatises on government. dan sebagainya. Hume seorang nyang menguasai hukum. Ia juga ahli politik. keniscayaan. namun mengalami sistematisasi pada dua tokoh berikutnya. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap aliran rasionalisme. Dengan demikian dia menyamakan pengalaman batiniah (yang bersumber dari akal budi) dengan pengalaman lahiriah (yang bersumber dari empiri). Dari ungkapan ini Hume menyampaikan bahwa seluruh pemikiran dan pengalaman tersusun dari rangkaian-rangkaian kesan (impression). dasarnya ialah pengalaman manusia yang diperoleh melalui panca indera. kemudian menimbulkan kesan-kesan. Karya tepentingnya ialah an encuiry concercing humen understanding. terbit tahun 1748 dan an encuiry into the principles of moral yang terbit tahun 1751. . bukan budi (otak). John Locke dan David Hume. David Hume lahir di Edinburg Scotland tahun 1711 dan wafat tahun 1776 di kota yang sama. kemudian pengertian-pengertian dan akhirnya pengetahuan. terbit tahun 1690. Aliran ini didirikan oleh Avenarius dan Mach. sebagai pengertian apriori. atau kesan yang disistematiskan ) dan kemudian menjadi pengetahuan. maka menurut empiris. dan kedokteran. kausalitas. Empirio-kritisisme Disebut juga Machisme. Dengan ungkapan singkat Locke : Segala sesuatu berasal dari pengalaman inderawi. rangkaian pemikiran tersebut dapat di gambarkan sebagai berikut: Beberapa Jenis Empirisme 1. Pemikiran ini lebih maju selangkah dalam merumuskan bagaimana sesuatu pengetahuan terangkai dari pengalaman. sastra dan juga filsafat. b. Pemikiran John termuat dalam tiga buku pentingnya yaitu essay concerning human understanding. Empirisme sebagai filsafat pengalaman.6.

tidak memerlukan dalil-dalil yang muluk-muluk dan abstrak. Kelompok falibisme akan menjawab bahwa: tak ada pernyataan empiris yang pasti karena terdapat sejumlah tak terbatas data inderawi untuk setiap benda. Padahal kata Hegel. Dalam situasi semacam iti. Apa yang tidak dapat dilacak secara demikian itu. Mereka mengatakan bahwa pernyataan. Empirisme Logis berpegang pada pandangan-pandangan berikut : a. Materialisme menyatakan bahwa alam wujud ini terjadi dengan sendirinya dari chaos (kacau balau). MATERIALISME Yaitu faham yang menganggap bahwa dunia ini tidak ada selain materi atau nature (alam) dan dunia fisik adalah satu. Semua proposisi yang benar dapat dijabarkan (direduksikan) pada proposisi-proposisi mengenai data inderawi yang kurang lebih merupakan data indera yang ada seketika c. dapat diterima sebagai pasti jika tidak ada kemungkinan untuk mengujinya lebih lanjut dan dengan begitu tak ada dasar untukkeraguan. tetapi aku yakin. 3. Ditulis dalam FilsAFat « Nasehat Mbah Hasyim Benarkah perbedaan itu Rohmat? » Beberapa Aliran-Aliran Filsafat 1. dan bukti-bukti tidak dapat ditimba sampai habis sama sekali. kita tidak hanya berkata: Aku merasa yakin (I feel certain). b. Ada pihak yang belum dapat menerima pernyataan bahwa penyelidikan empiris hanya dapa memberikan kepada kita suatu pengetahuan yang belum pasti (Probable). Pada abad 19 pertengahan faham ini popular di Eropa Barat. Ada batas-batas bagi Empirisme. Prinsip system logika formal dan prinsip kesimpulan induktif tidak dapat dibuktikan dengan mengacu pada pengalaman. yang disebabkan orang-orang merasa mempunyai harapan-harapan yang besar atas hasil-hasil ilmu pengetahuan alam. dianggap bukan pengetahuan. Faham ini mendapat tanggapan yang serius pada zaman Aufklarung (pencerahan) di Eropa Barat. Soal kemungkinan melawan kepastian atau masalah kekeliruan melawan kebenaran telah menimbulkan banyak pertentangan dalam filsafat.2. Adapun kritikan kaum agama untuk materalisme : a. Faham ini tidak mengakui adanya Tuhan (ateis) sehingga mendapat tantangan yang keras dari kaum agama di mana-mana.pernyataan empiris. Empiris Radikal Suatu aliran yang berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai pada pengalaman inderawi. Pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat kenyataan yang terdalam pada dasarnya tidak mengandung makna. Empirisme Logis Analisis logis Modern dapat diterapkan pada pemecahan-pemecahan problem filosofis dan ilmiah. Teori materialisme jelas berpegang pada kenyataan-kenyataan yang jelas dan mudah dimengerti. kacau balau yang mengatur bukan lagi kacau balau namanya .

yang kemudian dipahami di dalam otak. Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman dengan cara observasi/penginderaan. 3. Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakikat ini adalah terdapat dalam diri manusia.Daugall dan A. Feuerbach (1804-1877). Lamettrie (1709-1715). Thales (625-545). Aliran ini sangat bertentangan dengan rasionalisme. Anaximandros (610-545).b. Fechner (18021887). Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam. Faham empirisme memiliki kelemahan : 1. EMPIRISME Yaitu aliran yang menjadikan pengalaman sebagai sumber pengetahuan. Indera sering menipu 3.460-545). Aristoteles (384-322).Schopenhaur (1788-1860). Padahal pada hakikatnya hukum ala mini adalah perbuatan rohani juga c. Descartes (1596-1650). Indera sifatnya terbatas 2. Materialisme mendasarkan segala kejadian dunia dan kehidupan pada asal benda itu sendiri. sama asasi dan abadi. Materialisme tidak sanggup menerangkan suatu kejadian rohani yang paling mendasar sekalipun Tokoh faham materialisme : Aniximenes (585-528). Spencer (1820-1903). DUALISME Yaitu faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakikat yaitu hakikat materi dan hakikat rohani. Anaxagoras. Arnold Gealinex. Pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat indriawi. Tokohnya : Plato (427-347). Pengalaman merupakan faktor fundamental dalam pengetahuan. karena itu pengenalan indrawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. Padahal dalil itu menunjukan adanya sumber dari luar alam sendiri yaitu Tuhan d. Objek juga menipu. seperti ilusi/fatamorgana . dan Karl Marx (1818-1883) 2. dan akibat dari rangsangan itu terbentuklah tanggapan-tanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat indriawi tersebut. Materialisme menerangkan bahwa segala peristiwa diatur oleh hukum alam. Thomas Hobbes (1588-1679). Leukippos. Kedua macam hakikat itu masing-masing bebas berdiri sendiri. rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari rasio. Sebaliknya empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan indriawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. ia merupakan sumber dari pengetahuan manusia. Demokritos (kl. Hc.

Tokohnya : Rene Descartes. Rasionalisme yaitu faham yang berdasarkan rasio. Untuk memperoleh pengetahuan dan kebenaran. RASIONALISME Seperti yang telah disebutkan di atas. dalam pengenalan indriawi sudah ada dua bentuk apriori. KRITISISME Kehadiran aliran rasionalisme dan empirisme sangat bertolak belakang dari tujuan semula. oleh sejarawan istilah tersebut digunakan untuk menunjukan berbagai periode kebangkitan intelektual. Kita hanya mengenal gejala-gejala yang merupakan sintesis antara yang di luar (aposteriori) dan ruang waktu ( a priori) 6. Idealisme menganggap bahwa realitas terdiri atas ruh-ruh (sukma) atau jiwa. B.De Spinoza. Herbert Spencer (1820-1903M). Immanuel Kant sangat menolak kedua pandangan itu. ide-ide dan pikiran. yaitu ruang dan waktu. Oleh karena itu tokoh-tokoh teisme yang mengajarkan bahwa materi bergantung kepada spirit tidak disebut idealis karena mereka tidak menggunakan argumen epistemology yang digunakan oleh idealisme. IDEALISME Yaitu suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami kaitannya dengan jiwa dan ruh. Schelling. tapi realitas tidak pernah dikenalinya. Bagi Kant. pengalaman tidak mungkin dapat menguji kebenaran hukum “sebab-akibat”. dan dapat dikoreksi seandainya akal digunakan. karena peristiwa yang tak terhingga dalam kejadian ala mini tidak mungkin dapat diobservasi. Kedua-duanya berakar pada struktur dan objek sendiri. Nicholas Malerbranche. RENAISSANCE Yaitu kebangkitan kembali. dan Blaise Pascal 5. Thomas Hobbes (1588-1679M). yakni sesuatu yang hadir dalam jiwa. Spinoza. Menurut rasionalisme. yakni abad pertengahan yang lebih menitikberatkan pada aspek ajaran agama Kristen di mana gereja menjadi symbol kejayaan dan kekuasaan dalam segala aspek kehidupan termasuk dalam . J.Tokoh-tokohnya : Francis Bacon (1210-1292 M). Kant berusaha menawarkan persepektif baru dan berusaha mengadakan penyelesaian terhadap pertikaian itu dengan filsafatnya yang dinamakan kritisisme. bahwa kelemahan empirisme ini karena keterbatasan indera manusia sehingga muncullah aliran rasionalisme. Hegel 7. Bagi aliran ini kekeliruan pada aliran empirisme disebabkan kelemahan alat indera tadi. John Locke (1632-1753M). ide-ide yang masuk akal. Tokohnya : Plato. Berkeley. Istilah idealisme diambil dari kata idea. dan Roger Bacon (1214-1294M) 4. rasionalisme selalu berpendapat bahwa akal merupakan faktor fundamental dalam suatu pengetahuan. Memang ada suatu realitas terlepas dari subjek yang mengindra. Leibniz. Berbeda dengan abad sebelumnya. Christian Wolff. Liebniz. Immanuel Kant. Fichte. Idealisme mempunyai argumen epistomologi tersendiri.

demikian kata Abu Y’aqub al-kindi (dalam Hossein Nasr. Renaissance menandakan kebangkitan kembali ke pemikiran yang rasional. Benih rasionalisme sebenarnya sudah ditanam sejak jaman Yunani kuno. 26. Kunci untuk memahami dirinya itu adalah kekuatan rasio. filsafat ilmu hilang dan tumbuh berganti dari mashab yang satu ke mashab yang lainnya. 1993) Makalah ini tertarik untuk mengkaji tentang aliran-aliran yang berkembang dalam filsafat ilmu. Prinsip prinsip dari filsafat ilmu akan dijelaskan. Pandangan ini misalnya disokong oleh Descartes yang menyatakan bahwa . rasionalisme diasosiasikan dengan pengenalan metode matematika (Rasionalisme continental). Sehingga akhirnya gereja sangat mendominasi dan siapa pun tidak bisa mengganggu gugat kekuasaan dan otoritasnya. dengan demikian. January. kriteria kebenaran berbasis pada intelektualitas. adalah mengeksplorasi gagasan dengan kemampuan intelektual manusia. Sejak abad pencerahan. Salah satu tokohnya. Aliran-Aliran Filsafat Ilmu Wednesday. karena filsafat berakhir pada teori ilmu pengetahuan untuk memperoleh kebenaran dan bertindak di atas rel kebenaran yang sudah ditemukan”. Leibniz dan Spinoza.pemikiran. Rasionalisme Rasionalisme adalah mashab filsafat ilmu yang berpandangan bahwa rasio adalah sumber dari segala pengetahuan. cara pemerolehan ilmu dalam masing-masing aliran akan dieksplorasi dan kontribusi masing-masing aliran dalam membangun pengetahuan akan didiskusikan. Para pemikir rasionalisme berpandangan bahwa tugas dari para filosof diantaranya adalah membuang pikiran irasional dengan rasional. Socrates. Fauzan Arrasyid Latar Belakang Sebagai bagian dari bangunan besar filsafat. Segala sesuatunya dikembalikan kepada Tuhan. 14:03 Filsafat Ilmu Oleh. Renaissance berbeda dengan abad pertengahan yang memiliki semangat kebebasan. Strategi pengembangan ilmu model rasionalisme. Dengan demikian. yang pada zaman terdaulunya yaitu pertengahan selalu dikembalikan kepada Tuhan. “Filsafat adalah pengetahuan atas realitas dalam kemungkingn-kemungkinan akal manusia. Tokoh-tokoh rasionalisme diantaranya adalah Descartes. mengajukan sebuah proposisi yang terkenal bahwa sebelum manusia memahami dunia ia harus memahami dirinya sendiri. Ini karena pemikiran filsafat ilmu berasal dari pikiran manusia.

empirisme menempati tempat yang terhormat dalam metodologi ilmu pengetahuan sosial. 2002). Namun demikian keduanya mewakili pemikiran filsafat ilmu yang berbeda. Dalam membangun ilmu pengetahuan. Sumbangan utama dari aliran empirisme adalah lahirnya ilmu pengetahuan modern dan penerapan metode ilmiah untuk membangun pengetahuan. Baruch Spinoza secara lebih berani bahkan mengatakan : “God exists only philosophically” (Calhoun. 2002). ilmuwan dapat saja menganalisa kategori fenomena-fenomena yang secara teoritis eksis walaupun tidak dapat diobservasi secara langsung. Realisme Dalam pemikiran filsafat.pengetahuan sejati hanya didapat dengan menggunakan rasio. realisme memberikan teori dengan metode induksi empiris. Acapkali empirisme diparalelkan dengan tradisi positivism. Gagasan utama dari realisme dalam konteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapatkan dari dual hal. Dalam konteks ini. Sumbangan rasionalisme tampak nyata dalam membangun ilmu pengetahuan modern yang didasarkan pada kekuatan pikiran atau rasio manusia. Hasil-hasil teknologi era industri dan era informasi tidak dapat dilepaskan dari andil rasionalisme untuk mendorong manusia menggunakan akal pikiran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan manusia. Tradisi realisme mengakui bahwa entitas yang bersifat abstrak dapat menjadi nyata (realitas) dengan bantuan symbol-simbol linguistik dan kesadaran manusia. Strategi utama pemerolehan ilmu. aliran empirisme memiliki sifat kritis terhadap abstraksi dan spekulasi dalam membangun dan memperoleh ilmu. Para ilmuwan berkebangsaan Inggris seperti John Locke. Empirisme Empirisme adalah sebuah orientasi filsafat yang berhubungan dengan kemunculan ilmu pengetahuan modern dan metode ilmiah. Empirisme menekankan bahwa ilmu pengetahuan manusia bersifat terbatas pada apa yang dapat diamati dan diuji. 2002). Tokoh lain. Gagasan ini sejajar dengan filsafat modern dari pendekatan pengetahuan versi Kantianism fenonomologi sampai pendekatan struktural (Ibid. dengan demikian. Sejak saat itu. de Saussure adalah salah satu tokoh yang terpengaruh mengadopsi pendekatan empirisme Durkheim. terutama dalam konteks perdebatan apakah ilmu pengtahuan sosial itu berbeda dengan ilmu alam. yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan. Dalam area linguistik atau ilmu bahasa. Dengan demikian realisme dapat dikatakan sebagai bentuk penolakan terhadap gagasan ekstrim idealisme dan empirisme. Bagi . George Berkeley dan David Hume adalah pendiri utama tradisi empirisme (Calhoun. dilakukan dengan penerapan metode ilmiah. tradisi empirisme adalah fundamen yang mengawali mata rantai evolusi ilmu pengetahuan sosial. realisme berpandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman inderawi ataupun gagasan yang tebangun dari dalam. Mediasi bahasa dan kesadaran manusia yang bersifat nyata inilah yang menjadi ide dasar ‘Emile Durkheim’ dalam pengembangan ilmu pengetahuan sosial. Oleh karena itu. Selain itu.

yakni kesadaran transedental yang berada pada pikiran manusia (ibid. pemikiran yang turut memberikan saham bagi tradisi idealis adalah mistisisme Yahudi. Aritoteles menjadi orang yang memberikan tantangan pemikiran bagi gagasan-gagasan idealis Plato. idealisme tak bisa dipisahkan dengan gerakan Pencerahan dan filsafat Pasca Pencerahan Jerman. Ilmu pengetahuan modern diniscayakan oleh kohesi antara bukti-bukti empiris dan formasi teori. Sumbangan idealism terhadap ilmu pengetahuan modern sangatlah jelas. Idealism Idealisme adalah tradisi pemikiran filsafat yang berpandangan bahwa doktrin tentang realitas eksternal tidak dapat dipahami secara terpisah dari kesadaran manusia. Georg Hegel. Dengan kata lain kategori dan gagasan eksis di dalam ruang kesadaran manusia terlebih dahulu sebelum adanya pengalaman-pengalaman inderawi. Kant mengatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman dunia memerlukan kategori dan pandangan yang berada dalam ruang kesadaran manusia (ibid. 2002). Generasi idealis berikutnya dipelopori oleh. Selain Kristen. yakni “Permulaan adalah kata-kata” (Ibid. terutama dalam konteks perdebatan antara klaim-klaim kebenaran dan metodologi yang disebut sebagai ‘methodenstreit’ (Calhoun. 2002). Dalam konsep ini Kant berargumen bahwa ide-ide rasional dibentuk tidak saja oleh ‘phenomenal’ tapi juga ‘noumenal’. Salah satu sumbangan dari tradisi filsafat idealisme adalah pengaruh idealism platonic dalam agama kristen. Aristoteles mendasarkan pemikiran filsafatnya berdasarkan materi dan fisik. Karya dan pandangan Plato memberikan garis demarkasi yang jelas antara pikiran-pikiran idealis dengan pandangan materialis. Kontribusi lain dari tradisi realisme adalah sumbangannya terhadap filsafat kontemporer ilmu pengetahuan. Gerakan-gerakan pemikiran inilah yang kemudian membentuk dialektika modern antara idealisme dan materialism sejak era renaisans. Gagasan Kant yang terkenal adalah ‘idealisme transedental’. obyek penelitian bahasa yang diteliti diistilahkan sebagai ‘la langue’ yaitu simbol-simbol linguistic yang dapat diobservasi (Francis & Dinnen. Kaum materialis mendasarkan pemikirannya pada bukti-bukti empiris sedangkan kaum idealis pada formasi teori. Melalui bukunya “Critique of pure reason” yang diterbitakan tahun 1781. Kant menentang pendapat tradisi tokoh empiris seperti David Hume dan lain-lainnya. 2002). dalam sejarah. Hegel mengenalkan gagasan pendekatan dialektis yang tidak memihak baik gagasan . 2002). Salah satu tokoh pemikir idealis yang tersohor adalah Immanuel Kant. terutama melalui karya Roy Bashkar. Sebagai sebuah tradisi filosofi. mistisisme Kristen dan pengembangan pemikiran matematika oleh bangsabangsa Arab. Pada gilirannya. Pandangan Plato bahwa semua konsep eksis terpisah dari entitas materinya dapat dikatakan sebagai sumber dari pandangan idealism radikal. pemikiran Kristen turut memberikan andil dalam membentuk tradisi idealis terutama gagasan-gagasan dari Sain Augustine dengan pengembangan konsep penyucian jiwa. Dalam Perjanjian Baru terdapat gagasan yang diagungkan.de Saussure. 1996) Ide-ide kaum realis seperti ini sangatlah kontributif pada abad 19 dalam menjembatani antara ilmu alam dan humaniora. dalam memberikan argument-argument terhadap status ilmu pengetahuan spekulatif yang diklaim oleh tradisi empirisme.

Positivisme Positivisme adalah doktrin filosofi dan ilmu pengetahuan sosial yang menempatkan peran sentral pengalaman dan bukti empiris sebagai basis dari ilmu pengetahuan dan penelitian. digantikan oleh fakta yang bisa diamati serta penerapan metode ini untuk membangun ilmu pengetahuan yang diabdikan untuk memperbaiki kehidupan manusia. bangunan filsafat politik modern yang berpaham bahwa manusia dapat mengatur dunia melalui ilmu pengetahuan telah membuktikan vitalitas aliran idealisme Kantian. and filosof lainnya. Terminologi positivisme dikenalkan oleh Auguste Comte untuk menolak doktrin nilai subyektif. kenyataan sejarah merupakan determinisme sejarah yang statis dan tidak dapat ditolak. Menurut para oponen positivism. Habermas memposisikan manusia menjadi subyek aktif dalam praktekpraktek politik dan dalam membangun institusi-institusi sosial. Positivisme ini dikembangkan oleh para filosof yang menamakan dirinya ‘Lingkaran Vienna’ (Calhoun.V. Tokohtokoh yang meletakkan batu pertama bagi fondasi filsafat politik modern antara lain John Rawls yang menulis tentang teori keadilan dan Habermas (1987) yang membuahkan karya ‘Communication action’. Bagi kaum idealis konvensional. penelitian dan pengembangan ilmu atas realitas sosial dan kebudayaan manusia tidak dapat begitu saja direduksi kedalam kuantifikasi angka yang bisa diverikasi karena realitas sosial sejatinya menyodorkan nilai-nilai yang bersifat kualitatif (Calhoun.‘kesadaran mental’ Kant maupun ‘bukti-bukti material’ dari kaum empiris. kenyataan sejarah adalah hasil dari dialektika dan komunikasi antar manusia. Kerangka pengembangan ilmu menurut tradisi positivisme telah memunculkan perdebatan tentang apakah ilmu pengetahuan sosial memang harus “diilmiahkan”. Dengan demikian. Fyerabend. Kritik atas positivism berkaitan dengan penggunaan fakta-fakta yang kaku dalam penelitian sosial. W. Dengan kata lain. 2002) pada awal abad ke duapuluh. Namun bagi Habermas. Menjawab kritik ini. Namun demikian. positivisme logis ingin membangun kepastian ilmu pengetahuan yang disandarkan lebih pada deduksi logis daripada induksi empiris. Tokoh-tokoh yang paling berpengaruh dalam mengembangkan tradisi positivisme adalah Thomas Kuhn. Pikiran-pikiran Hegel inilah yang kemudian melahirkan konsep ‘spirit’-sebuah konsep yang integral dengan kelahiran tradisi ‘idealisme absolut’ (ibid. 2002). Sebagai salah satu bagian dari positivisme. pemikiran filsafat idealisme dibangun terutama oleh gagasan-gagasan Hegel dan Kant. Melalui karya ini Habermas menjadi tokoh idealis yang mengoreksi idealisme konvensional. Pragmatisme .O. Pikiran-pikiran para tokoh ini membuka jalan bagi penggunaan berbagai metodologi dalam membangun pengetahuan dari mulai studi etnografi sampai penggunaan analisa statistik. kaum positivis mengatakan bahwa metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian sosial tidak menemukan ketepatan karena sulitnya untuk di verifikasi secara empiris. Salah satu bagian dari tradisin positivism adalah sebuah konsep yang disebut dengan positivisme logis. Quine. 2002). Paul K.

Peirce adalah tokoh yang menggagas konsep bahasa sebagai media dalam relasi instrumental antara manusia dengan benda.C. menitikberatkan pada penguasaan proses berpikir kritis daripada metode hafalan materi pelajaran. John Dewey. kepercayaan dan nilai-nilai kemasyarakatan. Pendekatan Dewey (1916) yang pragmatis dalam pendidikan. misalnya. lebih tertarik dalam menghubungkan antara konsepsi kebenaran dengan area pengalaman manusia yang lain seperti. F. Pragmatisme berargumentasi bahwa filsafat ilmu haruslah meninggalkan ilmu pengetahuan transendental dan menggantinya dengan aktifitas manusia sebagai sumber pengetahuan. berhasil mendirikan sebuah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berpusat di Demak Jawa Tengah. Tokoh selanjutnya. pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta pengembangan Islam di pulau jawa adalah para ulama/mubaligh yang berjumlah sembilan. James.S Schiller dan Richard Rorty. Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam. lebih tertarik dalam meletakkan praktek dalam bentuk klarifikasi gagasan-gagasan. Pada awalnya pragmatisme dengan tokoh-tokohnya mengambil jalan berpikir yang berbeda antara satu dengan lainnya. sistematis dan refleksi dari realitas. . George Herbert Mead. 2002).S Peirce. Gagasan ini kemudian disebut sebagai semiotik. Peirce (dalam Calhoun. Dalam area ini pragmatisme memfokuskan pada kekuatan individu untuk meraih solusi kreatif terhadap masalah yang dihadapi. Atas perjuangan mereka. Bagi para penganut mashab pragmatisme. Tradisi pragmatism muncul atas reaksi terhadap tradisi idealis yang dominan yang menganggap kebenaran sebagai entitas yang abstrak. Sumbangan dari pragmatisme yang lain adalah dalam praktek demokrasi. tokoh yang mempopulerkan pragmatism. Sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian Perintis. Dewey. misalnya. menjadikan pragmatisme sebagai basis dari praktekpraktek berpikir secara kritis. yang popular dengan sebuatan wali songo. ilmu pengetahuan dan kebenaran adalah sebuah perjalanan dan bukan merupakan tujuan. William James.Pragmatisme adalah mashab pemikiran filsafat ilmu yang dipelopori oleh C.

Catur masya. Selanjutnya diteruskan dengan menghidangkan saji-sajian berupa makanan. Sunan Muria. pada hari-hari tersebut harus diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci untuk memohon kepada dewa-dewa agar rohnya si pulan menjalani karma menjadi manusia yang baik. Yajna besar dibagi menjadi dua bagian yaitu Hafiryayajna dan Somayjna. Adapun ALIRAN TUBAN adalah suatu aliran yang dipimpin oleh R. Agar mereka jangan terlalu jauh menyimpang dari syari‟at Islam. 100. Hafiryayajna terbagi menjadi empat bagian yaitu : Aghnidheya. Maka para wali aliran Tuban berusaha adat istiadat Budha. minuman dan lain-lain untuk dipersembahkan ke para dewa. pernah diadakan musyawarah antara para wali untuk memecahkan adat istiadat lama bagi orang yang telah masuk Islam. Maka aliran ini dicap sebagai aliran Islam abangan. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang. harus mau membuang jauhjauh segala adat istiadat lama yang bertentangan dengan syari‟at Islam tanpa reseve. ada suatu keyakinan bahwa manusia setelah mati. Sebuah kitab yang isinya mengatur tata cara pelaksanaan kurban. Aliran ini dalam masalah ibadah sama sekali tidak mengenal kompromi dengan ajaran Budha. Pelaksanaan upacara tersebut diawali dengan aghnideya. 1000 dari kematiannya. jangan menjadi yang lainnya. roh tersebut datang lagi ke rumah keluarganya.Para ulama yang sembilan (wali songo) dalam menangguangi masalah adat istiadat lama bagi mereka yang telah masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN. maka aliran ini disebut ISLAM PUTIH. dari 1-7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. Syarifuddin (Sunan Drajat) dan lain-lain. *1 Musyawarah para wali *2 Pada masa para wali dibawah pimpinan Sunan Ampel. yaitu menyalakan api suci (membakar kemenyan) untuk kontak dengan para dewa dan roh si pulan yang dituju. dan Sunan Gunung Djati. Dari empat macam tersebut ada satu yang sangat berat dibuang sampai sekarang bagi orang yang sudah masuk Islam adalah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu suatu upacara menghormati roh-roh orang yang sudah mati. Karena moderatnya aliran ini maka pengikutnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengikut aliran Giri yang “radikal”. Hindu. Pada hari ke 40. Pinda Pitre Yajna. termasuk didalamnya upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman. yang penting mereka mau memeluk Islam. manusia. Aliran ini sangat moderat. binatang dan bahkan menjelma menjadi batu. keyakinan animisme dan dinamisme. mereka membiarkan dahulu terhadap pengikutnya yang mengerjakan adat istiadat upacara keagamaan lama yang sudah mendarah daging sulit dibuang. yakni menjelma lahir kembali kedunia ada yang menjadi dewa. dan Aghrain. Dengan ajarah agama Hindu yang terdapat dalam kitab Brahmana. Sunan Kudus. tumbuh-tumbuhan dan lain-lain sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup.M. aliran ini sangat disorot oleh aliran Giri karena dituduh mencampur adukan syari‟at Islam dengan agama lain. Usulan tersebut menjadi masalah yang serius pada waktu itu sebab para ulama (wali) tahu benar bahwa upacara kematian adat lama dan lain-lainnya sangat menyimpang dengan ajaran Islam yang sebenarnya. Karena murninya aliran dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam. Maka dari itu. kemudian dilanjutkan dengan bacaan mantra-mantra dan nyanyian-nyanyian suci oleh para pendeta agar permohonannya dikabulkan. sebelum memasuki karman. animisme dan dinamisme diwarnai keislaman. Dalam musyawarah tersebut Sunan Kali Jaga selaku Ketua aliran Tuban mengusulkan kepada majlis musyawarah agar adat istiadat lama yang sulit dibuang. . sajian-sajian untuk menyembah dewa-dewa dan upacara menghormati roh-roh untuk menghormati orang yang telah mati (nenek moyang) ada aturan yang disebut Yajna besar dan Yajna kecil. Somayajna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. Hindu. ALIRAN GIRI adalah suatu aliran yang dipimpin oleh Raden Paku (Sunan Giri) dengan para pendukung Raden Rahmat (Sunan Ampel). Syahid (Sunan Kalijaga) yang didukung oleh Sunan Bonang. Orang yang dengan suka rela masuk Islam lewat aliran ini. Dalam upacara Pinda Pitre Yajna.

dibawah pimpinan raja Amangkurat I. Ahmad Dahlan yang berusaha sekuat kemampuannya untuk mengembalikan Islam dari sumbernya yaitu Al Qur‟an dan As Sunnah. mitung dina. Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh.H.H. terutama upacara adat Pinde Pitre Yajna dalam upacara kematian. Ulama-ulama yang boleh hidup dimasa itu adalah ulama-ulama yang lunak (moderat) yang mau menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang ada. Pada masa kerajaan Islam di Jawa. yang ternyata ulama-ulama tersebut adalah ulama-ulama yang . Sehingga pusat pemerintahan kerajaan di Demak berusaha dipindahkan ke Pajang agar terlepas dari pengaruh para ulama aliran Giri. Mulai saat itulah secara resmi berdasarkan hasil musyawarah. Sunan Ampel selaku penghulu para wali pada waktu itu dan sekaligus menjadi ketua sidang/musyawarah mengajukan pertanyaan sebagai berikut : “Apakah tidak dikhawatirkan dikemudian hari?. matang puluh. Pertanyaan Sunan Ampel tersebut kemudian dijawab oleh Sunan Kudus sebagai berikut : “Saya sangat dengan pendapat Sunan Kali Jaga”. akan tetapi keyakinan animisme dan dinamisme serta upacara-upacara adat lain ikut berkembang subur. Dari hasil olahannya. Dan tumbuhlah apa yang disebut “Manunggaling Kaula Gusti” yang artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku. kemunculan beliau tersebut disambut negatif oleh sebagian ulama itu sendiri. Dengan demikian lenyaplah sudah ulama-ulama penegak Islam yang konsekwen. akan tetapi mayoritas anggota musyawarah menyetujui usulan Sunan Kali Jaga. muncul seorang ulama di Yogyakarta bernama K.000 orang ulama. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat shalat. nyatus. dimana-mana merajalela perbuatan khurafat dan bid‟ah sehingga umat Islam hidup dalam keadaan konservatif dan tradisional. agar umat Islam menjadi umat yang maju seperti umat-umat lain. Sekalipun Sunan Ampel. zakat. maka bertambah suburlah adat-istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam. akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar dimana-mana. dendam terhadap Truno Joyo yang menyerang pemerintahan ayahnya. maka Trunojoyo Santri Giri berusaha menyusun kekuatan untuk menyerang Amangkurat I yang keparat itu.Mendengar usulan Sunan Kali Jaga yang penuh diplomatis itu. Melihat tindakan yang sewenang-wenang terhadap ulama aliran Giri itu. Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulamapun yang muncul untuk mengikis habis adat-istiadat lama yang melekat pada Islam terutama Pinda Pitre Yajna. upacara dalam agama Hindu yang bernama Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino. Ahmad Dahlan bukan saja berusaha mengikis habis segala adat istiadat Budha. animisme. Dari akibat lunaknya aliran Tuban. dinamisme yang melekat pada Islam. dan nyewu. Pada masa kerajaan dipegang oleh Amangkurat II sebagai pengganti ayahnya. bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam. Dari itu maka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang. Hindu. ia membela. para Ulama aliran Giri yang terus mempengaruhi pra raja Islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menegakkan syari‟at Islam yang murni mendapat kecaman dan ancaman dari para raja Islam pada waktu itu. Akan tetapi aneh bin ajaib. Keadaan umat Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. karena beliau telah memandang bahwa Islam dalam masyrakat Indonesia telah banyak dicampuri berbagai ajaran yang tidak berasal dari Al Qur‟an dan Al Hadits. Sunan Giri. dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui. maka hal tersebut berjalan sesuai dengan keinginannya. maka bukan saja upacara seperti itu yang berkembang subur. para ulama yang berusaha mempengaruhi keraton dan masyarakat. sehingga kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid‟ah”. haji dan lain sebagainya tidak usah dilakukan. puasa. bahkan semua keturunan Sunan Giri dihabisi pula. Maka dari itu tidaklah heran muridnya Sunan Kali Jaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk mensinkritismekan ajaran Hindu dalam Islam. mereka ditangkapi dan dibunuh/dibrondong di lapangan Surakarta sebanyak 7. akan tetapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan dalam Islam. karena raja-raja Islam mayoritas menganut aliran Tuban. Munculnya K. maka lahir suatu ajaran kleni / aliran kepercayaan yang berbau Islam. Ia bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton dan semua upala serta santri aliran Giri dibunuh habis-habisan. Baru pada tahun 1912 M.

tidak setuju untuk membuang beberapa adat istiadat Budha dan Hindu yang telah diwarnai keislaman yang telah dilestarikan oleh ulama-ulama aliran Tuban dahulu. matang dina. Ab. Pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang diberi nama “Nahdhotul Ulama” yang disingkat NU. Dengan sudah tahunya sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian yang terurai diatas.Siti Syamsiyah Solo 1977 . Na‟udzu billahi mindzalik Penulis SUHADI Daftar Literatur 1. Al Ma’arif Bandung 1979 2. Umar Hasyim. Keputusan ini nampaknya benar-benar dilaksanakan oleh orang NU. Ada satu hal yang perlu kita jaga baik-baik. Mulai saat itulah secara lambat laun upacara Pinda Pitre Yajna yang diwarnai keislaman berubah nama menjadi tahlilan sampai sekarang. Drs. yang terkenal dengan nama upacara nelung dina. karena berarti Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya serta kaum muslimin seluruh dunia selain orang pulau Jawa yang matinya tidak ditahlili adalah kerbau semua. Pada muktamarnya di Makasar NU mengeluarkan suatu keputusan yang antara lain : “Setiap acara yang bersifat keagamaan harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistimatikanya seperti yang kita kenal sekarang di masyarakat”. termasuk acara kematian. Sekitar Wali Sanga. K. Mesir. Apalagi di negara-negara lain seperti Arab. Mereka beranggapan ajaran Rasulullah masih kurang sempurna. nyatus. Sesuai dengan sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. Tak cukupkah bagi kita Sunnah Rasulullah yg sudah jelas terang benderang saja yg kita kerjakan. Mudah-mudahan setelah kita tahu sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. Menurut penulis. Solihin Salam. maka kita tidak akan lagi mengatakan bahwa upacara kematian adalah ajaran Islam. Orang-orang Hindu sama sekali tidak mau melestarikan ajaran Islam. Sunan Giri. kita mau membuka hati untuk menerima kebenaran yang hakiki dan kita mudah-mudahan akan menjadi orang Islam yang konsekwen terhadap ajaran Alloh dan RosulNya. Tetapi kenapa kita orang Islam justru melestarikan keyakinan dan ajaran mereka. yang antara lain upacara Pinda Pitre Yajna yang diisi nafas Islam. Abu Ahmadi. bahkan tidak mau kepercikan ajaran Islam sedikitpun. Saifuddin Zuhn. Seandainya ada pun hanya sebagai rembesan dari pulau Jawa saja. maka istilah tahlilan dalam upacara kemagian hanya dikenal di Jawa saja. mitung dina. Sehingga semua acara yang bersifat keagamaan diawali dengan bacaan tahlil. jangan sekali-kali kita berani mengatakan bahwa orang yang matinya tidak ditahlil adalah kerbau. dan nyewu. Perbandingan Agama. Menara Kudus 1974 4. perkataan seperti ini termasuk dosa besar. Sejarah Kebangkitan Islam dan Perkembangannya di Indonesia. bahkan kita akan bisa mengatakan bahwa orang yang tidak mau membuang upacara tersebut berarti melestarikan salah satu ajaran agama Hindu. Kenapa harus ditambah-tambahin/mengada-ngada. Di pulau-pulau lain seluruh Indonesia tidak ada acara ini. dan negara-negara lainnnya diseluruh dunia sama sekali tidak mengenal upacara tahlilan dalam kematian ini.H. Menara Kudus 1979 3.

sesuai dengan hadits riwayat Ahmad dari Jarir bin Abdullah al Bajali yang berkata: ”kami menganggap berkumpul di (rumah keluarga) mayit dengan menyuguhi makanan pada mereka. dengan maksud bersedekah untuk mayat tersebut? Apakah keluarga memperoleh pahala sedekah tersebut? JAWAB : Menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh itu hukumnya MAKRUH. apabila harus dengan cara berkumpul bersama-sama dan pada hari-hari tertentu. Bagaimanakah tentang hewan yang disembelih dan dimasak kemudian dibawa di belakang mayit menuju kuburan untuk disedekahkan ke para penggali kubur saja. Tri Karya. Hasil wawancara dengan tokoh Agama Hindu. dan TENTANG YANG DILAKUKAN PADA HARI KETIGA KEMATIAN DALAM BENTUK PENYEDIAAN MAKANAN UNTUK PARA FAKIR DAN YANG LAIN.5. Hasan.” Dalam kitab Al Fatawa Al Kubra disebutkan : “Beliau ditanya semoga Allah mengembalikan barokah-Nya kepada kita. Soal Jawab. A.us/showthread.kaskus. KETERANGAN : Dalam kitab I‟anatut Thalibin Kitabul Janaiz: “MAKRUH hukumnya bagi keluarga mayit ikut duduk bersama orang-orang yang sengaja dihimpun untuk berta‟ziyah dan membuatkan makanan bagi mereka. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. DAN DEMIKIAN HALNYA YANG DILAKUKAN PADA HARI . Jakarta 1961 6. Soekmono. itu sebagai bagian dari RATAPAN (YANG DILARANG). 7. Diponegoro Bandung 1975 Source: http://www. setelah si mayit dikubur. sedang hukum makruh tersebut tidak menghilangkan pahala itu.php?t=4135127 MUKTAMAR I NAHDLATUL ULAMA (NU) KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 TENTANG KELUARGA MAYIT MENYEDIAKAN MAKAN KEPADA PENTAKZIAH TANYA : Bagaimana hukumnya keluarga mayat menyediakan makanan untuk hidangan kepada mereka yang datang berta‟ziah pada hari wafatnya atau hari-hari berikutnya.

Penerbit Lajnah Ta‟lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur dan Khalista. A. Tirkah tidak boleh diambil / dikurangi seperti kasus di atas. tradisi demikian. Sebab. Pendapat Para Ulama tentang Tahlilan Bismillah… Assalaamu’alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokaatuh… Yang berkembang dimasyarakat luas pada saat ini adalah AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH adalah mereka yang melakukan qunut pada waktu sholat subuh. Keputusan Muktamar.” Beliau menjawab bahwa semua yang dilakukan sebagaimana yang ditanyakan di atas termasuk BID‟AH YANG TERCELA tetapi tidak sampai haram (alias makruh).III. Dengan sikap demikian.Aziz Masyhuri. tetapi sebagian dari mereka tidak rela (jika tirkah itu digunakan sebelum dibagi kepada ahli waris). Ini demi untuk menjaga kehormatan dirinya.MA Sahal Mahfudh. Munas. SELESAI . jika ia berbuat di luar kebiasaan masyarakat. KH. Pengantar: Rais „Am PBNU. • Masalah Keagamaan Jilid 1 – Hasil Muktamar dan Munas Ulama Nahdlatul Ulama Kesatu/1926 s/d/ Ketigapuluh/2000. bagaimana hukumnya. dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M). menurut anggapan masyarakat harus dilaksanakan seperti “wajib”. serta yang dilakukan pada genap sebulan dengan pemberian roti yang diedarkan ke rumah-rumah wanita yang menghadiri proses ta‟ziyah jenazah. Mereka melakukan semua itu tujuannya hanya sekedar melaksanakan kebiasaan penduduk setempat sehingga bagi yang tidak mau melakukannya akan dibenci oleh mereka dan ia akan merasa diacuhkan. Pebruari 2007. DR. ia harus bertujuan untuk menangkal “OCEHAN” ORANG-ORANG BODOH (yaitu orang-orang yang punya adat kebiasaan menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh. agar mereka tidak menodai kehormatan dirinya.KH. orang yang suka melakukan TAHLILAN/ MA‟TAM. Sebab tirkah yang belum dibagikan mutlak harus disterilkan jika terdapat ahli waris yang majrur ilahi. maka bagaimana hukumnya. Kalau mereka melaksanakan adat tersebut dan bersedekah tidak bertujuaan (pahala) akhirat. boleh atau tidak? Apakah harta yang telah ditasarufkan. dst-penj. KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 REFERENSI : • Lihat : Ahkamul Fuqaha. diharapkan ia mendapatkan pahala setara dengan realisasi perintah Nabi SAW terhadap seseorang yang batal (karena hadast) shalatnya untuk menutup hidungnya dengan tangan (seakan-akan hidungnya keluar darah). Walaupun ahli warisnya sudah pandai-pandai. cet. atas keingnan ahli waris itu masih ikut dibagi/dihitung dalam pembagian tirkah/harta warisan. gara-gara ia tidak mau melakukan prosesi penghormatan di atas.). walau sebagian ahli waris yang lain tidak senang pentasarufan sebagaian tirkah bertujuan sebagai sedekah bagi si mayit selama satu bulan berjalan dari kematiannya.KETUJUH. halaman 15-17). kecuali (bisa haram) jika prosesi penghormatan pada mayit di rumah ahli warisnya itu bertujuan untuk “meratapi” atau memuji secara berlebihan (rastsa‟). orang yang suka . Dalam melakukan prosesi tersebut. Penerbit PPRMI dan Qultum Media. Solusi Problematika Hukum Islam.

” PANDANGAN ULAMA TERHADAP TAHLILAN/ MA’TAM 1. tetapi masyarakat dibiarkan tetap berkumpul namun acaranya diganti dengan mendoakan pada mayit. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . hal. berdasarkan keterangan yang mutlak dari para Ulama Mutaqaddimin (Al-Qur‟an dan As-Sunnah) . (Pengajian Mansyura: Bpk. Juz X. Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahulloh) HISTORY TAHLILAN/ MA’TAM Pada mulanya ditradisikan oleh Wali Songo (sembilan pejuang Islam di tanah Jawa). TAHLILAN/ MA‟TAM merupakan kebiasaan orang-orang Hindu PANDANGAN AL-QUR’AN DAN AL-HADITS 1. 426) 3. Imam Syafi‟I dan Imam Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali)”. Al-Muatha’ “Telah aku tinggalkan untuk kalian sesuatu yang bila mana kalian berpegang teguh dengannya niscaya kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya. Imam Nawawi “Adapun bacaan Al-Qur‟an dan mengirimkan pahalanya untuk mayit dan menggantikan shalatnya mayit tersebut. TAKMILATUL MAJMU. Seperti yang telah kita ketahui. hal.” (AlMuatha‟. syarah MUHADZAB. KESIMPULAN: 1. para shabat. TAHLILAN/ MA‟TAM tidak ada dasar syaria‟ahnya 2. Al-Qadar. Mereka bukannya mendoakan mayit tetapi begadang dengan bermain judi atau mabuk-mabukan. Juz 1. Imam Malik bin Annas (Amam Annasa‟i). Al-Haitami “Mayit tidak boleh dibacakan apa pun. 2/197) 3.” (Tafsir Jalalain. Jadi istilah tahlil seperti pengertian di atas tidak dikenal sebelum Wali Songo. yaitu kitab Allah (Al-Qur‟an –red) dan Sunnahku (Al-Hadits Shahihah). Tafsir Jalalain “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. maka sanak famili dan tetangga berkumpul di rumah duka. bila ada orang meninggal. Imam Syafi’I “Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan. Menrut Imam Syafi‟I dan Jumhur Ulama mengatakan tidak dapt sampai kepada simayit yang dikirimkan dan keterangan seperti ini telah diulang-ulang oleh Imam Nawawi didalam kitabnya Syarah Muslim.560.” (As Subuki. no.3) 2. dan maulidan berarti mereka bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH berarti Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) dan Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali) yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat subuh beratri beliau bukan termasuk ahlussunah waljama‟ah dan lebih jauhnya Imam Madzhab yang 4 “Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi).” (Al-Umm. hanya saja isinya diganti dengan nilai Islam. Keberhasilan dakwah Wali Songo ini tidak lepas dari cara dakwahnya yang mengedepankan metode kultural atau budaya.” “Maka seseorang tidak akan memperoleh pahala sedikit pun dari hasil usaha orang lain. TAHLILAN/ MA‟TAM.melakukan maulidan (penbacaan barjanji dan lain sebagainya). namun membiarkan tradisi itu berjalan. jika itu yang menjadi patokan mereka berarti dapat ditarik kesimpulan bahwasanya orang-orang yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat Subuh. bahkan Rosul SAW yang tidak melakukan tahlilan dan tidak melakukan maulidan bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH. di antara yang paling berjasa menyebarkan ajaran Islam di Indonesia adalah Wali Songo. Dalam tradisi lama. ini adalah suatu anggapan yang SALAH BESAR dan ini bukan termasuk golongan AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH melainkan ALUSSALAH WAL GAGABAH. Wali Songo mengajarkan nilai-nilai Islam secara luwes dan tidak secara frontal menentang TRADISI HINDU yang telah mengakar kuat di masyarakat. hal 248) 2. Wali Songo tidak serta merta membubarkan tradisi tersebut. Hadits Shahih dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii “Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap.

a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. sebab pahala bacaan itu adalah untuk pembacanya saja. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan). Juz 2 hal. Imam Syafi‟I r. I’anatut Thalibin “ya. Karena ada hadits shahih yang diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) . 3. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya.9) 4. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya.236) 5.784. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan). karena bukan dari hasil usahanya sendiri. Imam Syafi‟I r. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. Tafsir Ibnu Katsir IV: 258 (maksudnya) ialah bagaimana seseorang tidak akan dibebani dengan dosa (orang) lain. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut. padahal amalan qurban (mendekatkan diri kepada Allah ) hanya terbatas yang ada nash-nashnya (dalam Al-Qur‟an dan Sunnah Rosulullah SAW) dan tidak boleh dipalingkan dengan qiyas-qiyas dan pendapat-pendapat. Sebagaimana berkumpul dirumah simayit itu sendiri. hal. sementara sebagian pengikut Imam Syafi‟I berpendapat bahwa pahala bacaan itu sampai kepada orang yang telah mati. Adapun apabila mengambil bayaran atau upah sebagaimana dilakukan orang-orang dewasa ini. Al-Fatwa Wa Al Kubra Al Fighiyah. karena bukan dari hasil usahanya sendiri.a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. kalau toh amalan semacam itu baik . Ibnu Katsir “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. demikian ia tidak dapat memperoleh pahala selain dari apa yang telah iya upayakan untuk dirinya. apa bila bacaan itu dilakukan dengan tidak mengambil upah. Dan tidak pernah memnerikan bimbingan. A. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut. Imam Al Khazin “Dan yang masyhur dalam madzhab Syafi‟I. ialah dengan member bayaran/ upah kepada pembaca Al-Qur‟an diatas kuburan dan yang lainnya. hal.Zakariya) Analisa Kitab 1.” (I‟anatut Thalibin. Tafsir Al-Maraghi XXVII:66) Adapun madzhab Ahmad bin Hanbal dan segolongan para ulama (menyatakan) bahwa bacaan Al-Qur‟an akan sampai (pahalanya) kepada yang telah mati. maka pendapat yang masyhur dari madzhab Imam Syafi‟I serta golongan para ulama bahwasanya pahala bacaan Al-Qur‟an itu tidak akan sampai kepada orang yang telah mati. Sarah Fathul Mu‟in. bahwa bacaan (yang pahalanya dikirimkan kepada simayit) adalah tidak sampai kepadanya. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. Dan tidak pernah memberikan bimbingan. Adalah BID‟AH yang tidak disukai dalam agama. bahwa bacaan Al-Qur‟an (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit) adalah tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi. Adzkar An-Nawawi Para ulama berselisih pendapat dalam hal sampai dan tidaknya pahala bacaan Al-Qur‟an. 145) Dan apa yang dibiasakan orang tentang hidangan makanan oleh keluarga mayit untuk dihidangkan para undangan.” (Al-Haitami. berdasarkan firman Allah “Dan manusia tidak memperoleh. kecuali dari pahala hasil usahanya sendiri. apa yang dikerjakan orang. maka hal seperti itu tidak akan sampai kepada yang telah mati. (AL HIDAYAH. kalau toh amalan semacam itu baik . Yang bagi memberantasnya akan diberi pahala.(terdahulu).”(An-Najm :39). yaitu berkumpul dirumah keluarga mayit dan dihidangkannya makanan untuk itu. Al-Jamal. Juz IV. Sarah Shahih Muslim Adapun Al-Qur‟an pendapat yang masyhur dari madzhab Syafi‟I tidak sampai pahalanya kepada yang telah mati. Sedangkan pahala hasil amalan tidak dapat dipindahkan ari amil (yang mengamalkan) pernuatan itu. Juz II. 2. baik dengan nash maupun isyarat. Bab Menghadiyahkan Pahala Bacaan Al-Qur‟an Kepada Orang Yang Telah Mati hal. adalah termasuk BID‟AH Munkarat (bid‟ah yang diingkari agama).” (Tafsir Ibnu Katsir IV:258) Analisi Firman Allah: “Dan bahwasanya seseorang tidak akan mendapatkan sesuatu selain apa yang telah diusahakan” 1.” (Al Khazin. 4. baik dengan nash maupun isyarat.

Ini harus kita jadikan contoh terutama bagi orang-orang yang mengaku Ahlussunah. adalah BID‟AH yang tidak disunatkan.” (Mughnil Muhtaj. Jus 1. afwan ane pribadi miris ketika orang-orang diluar sana mencap NU sebagai Ahlul Bid‟ah. apa yang dikerjakan orang tentang menolong binatangbinatang ketika mayit dikeluarkandari tempat bersemayamnya. Sarah Fathul Mu‟in. dan juga memindahkan makanan ke luburan secara musiman seperti haul. 146) Dan diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak disukai ialah apa yang biasa dikerjakan orang tentang cara penyampaian rasa duka cita. (I‟anatut Thalibin. Qaul Ulama.H Wahab Muhsin dan K. karena orang-orang memaksa-maksa diri mereka berbuat hal-hal yang akan membawa kepada hal yang diharamkan. adalah BID‟AH. yang tidak disukai dikerjakan. akan tetapi kenapa lagi-lagi masih banyak disekitar kita yang melakukan hal BODOH seperti itu. Juz 1. hal. Sarah Fathul Mu‟in. Tasikmalaya. sesudah seminggu. Suka Rapih. dan juga penyembelihan dikuburan.” (Al-Umm. Hasyiyatul Qalyubi Syekh Ar Romli berkata “diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak dibenarkan agama. Baik senelum maupun sesudah kematian. Al-Majmu’ Sarah Muhadzab Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. hal 539) (TAHLILAN dan SELAMATAN: Menurut Madzhab Syafi’i) Dari awal sampai saat ini sudah teramat sangat jelas apa itu TAHLILAN/ MA‟TAM dari sudut pandang Syari‟ah (AlQur‟an dan As-Sunah).” (I‟anatut Thalibin. yaitu sebagaimana yang diterngangkan dalam kitab Ar Raudlah. (I‟anatut Thalibin. bahwa mencegah umat dari bid‟ah munkarat ini adalah menghidupkan Sunnah Nabi SAW . membuka seluas-luasnya pintu kebaikan dan menutup serapat-rapatnya pintu-pintu keburukan.” (Al-Majmu‟ Sarah Muhadzab. Juz 2 hal. hal 268) 4.286 6.H Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahullah beserta para asatidz NU lainnya berjuang memerangi TAHLILAN/ MA‟TAM 17 tahun lamanya didaerah Suka Rame. Juz 2 hal. atau dikuburan. bahkan semua itu adalah haram. “Yaa Allah bukakan lah pintu hidayahMu dan bimbinglah kami kedalam jalan yang Engkau ridhoi” . berkumpul dan acara hari keempat puluh. mematikan BID‟AH. Al-Umm ” Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan. Juz 5. 146) Dan tidak disukai menyediakan makana pada hari pertama kematian. hal 248) 3. Imbalan sehabis TAHLILAN/ MA‟TAM). yaitu apa yang dikerjakan orang. dan hidangan makanan untuk acara berkumpul dirumah keluarga mayit. apakah para asatidz yang pura-pura tidak tahu ? ? ? tidak ingin tahu ? ? ? takut kehilangan BESEK (Berkat. naudzubillahhi min dzalik. dan didalam hal ini Imam Ahmad bin Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad yang sah dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram.” (Hasyiyatul Qalyubi. karena NU bukan perkumpulan orang yang CINTA BID‟AH. TAQLID BUTA dan FANATIK akan tetapi tajdid yang senantiasa berpegang kepada Al-Qur‟an dan As-Sunah Shahihah. Hari ketiga. yang tidak disunatkan. Juz 2 hal. dan juga menghidangkan makanan yang diperuntukkna bagi orang-orang yang ta‟ziah (menjenguk yang meninggal). majalah NU Al-Mawa‟id menentang keras TAHLILAN/ MA‟TAM bahkan didalam majalah yang tebit pada tahun 1930an itu mengutip “bahwasanya Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan TAHLILAN/ MA‟TAM min AF‟ALIL JAHILIYAH (PERBUATAN ORANG JAHILIYAH) dan menurut sejarah itu berasal dari agama BUDHA. 145-146) 2. ana miris karena ini semua perbuatan masyarakat BODOH yang TAQLID dan FANATIK yang mengakungaku Nahdiyin akan tetapi ia tidak tau menau apa-apa (BODOH).memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . Mughnil Muhtaj Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. Juz 1. Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba’ah “Dan diantara BID‟AH yang tidak disukai agama ialah.” (Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba‟ah. Kitab-kitab dan lain sebagainya. yang disebut kifarah. (I‟anatut Thalibin. Singaparna. 145-146) Dan tidak ada keraguan sedikitpun. Sarah Fathul Mu‟in. dan biasanya hal ini identik dengan kegiatan orang-orang NU. hal 353) 5. Juz 2 hal. Sarah Fathul Mu‟in. Juz 1. K.

saya mohon maaf karena tulisannya dimuat di blog ini.Note: Saya tidak cantumkan penulisnya karena lupa. tidak tercatat.Terima kasih (Selengkapnya) . tapi saya setuju dengan dalil-dalil ini . kepada penulis.