Empirisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Empirisme menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Empirisme lahir di Inggris dengan tiga eksponennya adalah David Hume, George Berkeley dan John Locke.

Filsafat ilmu
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu[1]. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

Daftar isi
[sembunyikan]

1 Konsep dan pernyataan ilmiah o 1.1 Empirisme o 1.2 Falsifiabilitas 2 Catatan kaki

[sunting] Konsep dan pernyataan ilmiah
Ilmu berusaha menjelaskan tentang apa dan bagaimana alam sebenarnya dan bagaimana teori ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena yang terjadi di alam. Untuk tujuan ini, ilmu menggunakan bukti dari eksperimen, deduksi logis serta pemikiran rasional untuk mengamati alam dan individual di dalam suatu masyarakat. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bf/Button_pagename.png

[sunting] Empirisme

Salah satu konsep mendasar tentang filsafat ilmu adalah empirisme, atau ketergantungan pada bukti. Empirisme adalah cara pandang bahwa ilmu pengetahuan diturunkan dari pengalaman yang kita alami selama hidup kita. Di sini, pernyataan ilmiah berarti harus berdasarkan dari pengamatan atau pengalaman. Hipotesa ilmiah dikembangkan dan diuji dengan metode empiris, melalui berbagai pengamatan dan eksperimentasi. Setelah pengamatan dan eksperimentasi ini dapat selalu diulang dan mendapatkan hasil yang konsisten, hasil ini dapat dianggap sebagai bukti yang dapat digunakan untuk mengembangkan teori-teori yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena alam.
[sunting] Falsifiabilitas

Salah satu cara yang digunakan untuk membedakan antara ilmu dan bukan ilmu adalah konsep falsifiabilitas. Konsep ini digagas oleh Karl Popper pada tahun 1919-20 dan kemudian dikembangkan lagi pada tahun 1960-an. Prinsip dasar dari konsep ini adalah, sebuah pernyataan ilmiah harus memiliki metode yang jelas yang dapat digunakan untuk membantah atau menguji teori tersebut. Misalkan dengan mendefinisikan kejadian atau fenomena apa yang tidak mungkin terjadi jika pernyataan ilmiah tersebut memang benar.
Artikel bertopik ideologi atau filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

[sunting] Catatan kaki
1. ^ Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008. Halaman 20. III. DUALISME a. Pengertian Pokok. Dualisme adalah ajaran atau aliran/faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakekat yaitu hakekat materi dan hakekat rohani. Kedua macam hakekat itu masing-masing bebas berdiri sendiri, sama azazi dan abadi. Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakekat ini adalah terdapat dalam diri manusia. b. Tokoh-tokohnya. 1. Plato (427 -347 Sb.H) 2. Aristoteles (384 -322 Sb.H) 3. Descartes (1596 -1650) 4. Fechner (1802 -1887) 5. Arnold Gealinex 6 .Leukippos

sehingga pengenalan inderawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. Rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari ratio. sebaliknya Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan inderawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Pengalaman inderawi sering dianggap sebagai pengadilan yang tertinggi. a. Seorang yang beraliran Empirisme biasanya berpendirian bahwa pengetahuan didapat melalui penampungan yang secara pasip menerima hasil-hasil penginderaan tersebut. David Hume ( 1711 -1776) 6. . b. kemudian di dalam otal dipahami dan akibat dari rangsangan tersebut dibentuklah tanggapantanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat inderawi tersebut. ide-ide yang masuk akal. Roger Bacon ( 1214 -1294) V. Pengertian Pokok. 1. Rasionalisme adalah merupakan faham atau aliran atau ajaran yang berdasarkan ratio. Pada zaman ini hal yang khas bagi ilmu pengetahuan adalah penggunaan yang eksklusif daya akal budi (ratio) untuk menemukan kebenaran. A. Empirisme memegang peranan yang amat penting bagi pengetahuan. George Berkeley ( 1665 -1753) 5. Pengertian Pokok Empirisme berasal dari kata Yunani yaitu "empiris" yang berarti pengalaman inderawi. Tokoh-tokohnya. Zaman Rasionalisme berlangsung dari pertengahan abad ke XVII sampai akhir abad ke XVIII. Empirisme radikal berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai kepada pengalaman inderawi dan apa yang tidak dapat dilacak bukan pengetahuan. malah barangkali merupakan satu-satunya sumber dan dasar ilmu pengetahuan menurut penganut Empirisme. Schopenhauer (1788 -1860) IV. tidak ada sumber kebenaran yang hakiki.Selain itu. Francis Bacon (1210 -1292) 2. EMPIRISME a. Daugall 9. Ini berarti semua pengetahuan betapapun rumitnya dapat dilacak kembali dan apa yang tidak dapat bukanlah ilmu pengetahuan. Oleh karena itu empirisme dinisbatkan kepada faham yang memilih pengalaman sebagai sumber utama pengenalanan dan yang dimaksudkan dengannya adalah baik pengalaman lahiriah yang menyangkut dunia maupun pengalaman batiniah yang menyangkut pribadi manusia. Pada dasarnya Empirisme sangat bertentangan dengan Rasionalisme. Thomas Hobbes ( 1588 -1679) 3. Lebih lanjut penganut Empirisme mengatakan bahwa pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat inderawi. John Locke ( 1632 -1704) 4. Hc.7. Anaxagoras 8. RASIONALISME.

2. B. .Leibniz (1946-1716) 5. 5. b. Akal budi mendapat tugas untuk mengolah bahan bahan yang di peroleh dari pengalaman. Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan tentang kebenaran yang sempurna tidak diperoleh melalui akal. penggunaan akal budi yang demikian tidak sia-sia. Semua gejala alam harus diterangkan menurut jalan mekanis ini. Pengalaman inderawi adalah satu-satunya sumber pengetahuan. Blaise Pascal (1623 -1662 M) Empirisme Empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal.W. atau di simpulkan secara tidak langsung dari data inderawi (kecuali beberapa kebenaran definisional logika dan matematika). Pandangan bahwa semua ide atau gagasan merupakan abstraksi yang dibentuk dengan menggabungkan apa yang dialami. 4. Berkat sarjana geniaal Fisika Inggeris ini yaitu menurutnya Fisika itu terdiri dari bagian-bagian kevil (atom) yang berhubungan satu sama lain menurut hukum sebab akibat. Baru dalam abad mereka menaikkan obor terang yang menciptakan manusia dan masyarakat modern yang telah dirindukan. Semua pengetahuan turun secara langsung. Rene Descartes (1596 -1650) 2. karena kepercayaan itu pada abad XVIII disebut juga zaman Aufklarung (pencerahan). Maka tidak mengherankan bahwa pada abad-abad berikut orang-orang yang terpelajar Makin percaya pada akal budi mereka sebagai sumber kebenaran tentang hidup dan dunia. Dengan kata lain. kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia. De Spinoza (1632 -1677 M) 4. yaitu mata. Christian Wolff (1679 -1754) 6. Ajaran-ajaran pokok empirisme yaitu: 1. Hal ini menjadi menampak lagi pada bagian kedua abad ke XVII dan lebih lagi selama abad XVIII antara lain karena pandangan baru terhadap dunia yang diberikan oleh Isaac Newton (1643 -1727). melainkan di peroleh atau bersumber dari panca indera manusia. Tokoh-tokohnya 1. 3. telinga. Semua yang kita ketahui pada akhirnya bergantung pada data inderawi.Ternyata. lidah. G. Berdasarkan kepercayaan yang makin kuat akan kekuasaan akal budi lama kelamaan orang-orang abad itu berpandangan dalam kegelapan. Nicholas Malerbranche (1638 -1775) 3. Akal budi sendiri tidak dapat memberikan kita pengetahuan tentang realitas tanpa acuan pada pengalaman inderawi dan penggunaan panca indera kita. Istilah empirisme di ambil dari bahasa Yunani empeiria yang berarti coba-coba atau pengalaman. melihat tambahan ilmu pengetahuan yang besar sekali akibat perkembangan yang pesat dari ilmu-ilmu alam. Sebagai suatu doktrin empirisme adalah lawan dari rasionalisme. dan bukan akal atau rasio. kulit dan hidung. Harus diakui bahwa Newton sendiri memiliki suatu keinsyafan yang mendalam tentang batas akal budi dalam mengejar kebenaran melalui ilmu pengetahuan.

David Hume (1711-1776). Pemikiran John termuat dalam tiga buku pentingnya yaitu essay concerning human understanding. John Locke (1632-1704) Ia lahir tahun 1632 di Bristol Inggris dan wafat tahun 1704 di Oates Inggris. sebagai pengertian apriori. Aliran ini didirikan oleh Avenarius dan Mach. a. Inti aliran ini adalah ingin “membersihkan” pengertian pengalaman dari konsep substansi. namun mengalami sistematisasi pada dua tokoh berikutnya.6. kemudian pengertian-pengertian dan akhirnya pengetahuan. Sebagai gantinya aliran ini mengajukan konsep dunia sebagai kumpulan jumlah elemenelemen netral atau sensasi-sensasi (pencerapan-pencerapan). terbit tahun 1600. John Locke dan David Hume. Dari ungkapan ini Hume menyampaikan bahwa seluruh pemikiran dan pengalaman tersusun dari rangkaian-rangkaian kesan (impression). Hume seorang nyang menguasai hukum. terbit tahun 1690. yaitu melalui suatu institusi dalam diri manusia (impression. ebuah aliran filsafat yang bersifat subyaktif-idealistik. sastra dan juga filsafat. Pemikiran ini lebih maju selangkah dalam merumuskan bagaimana sesuatu pengetahuan terangkai dari pengalaman. Tokoh-Tokoh Empirisme Aliran empirisme dibangun oleh Francis Bacon (1210-1292) dan Thomas Hobes (1588-1679). dasarnya ialah pengalaman manusia yang diperoleh melalui panca indera. Bila rasionalisme mengatakan bahwa kebenaran adalah rasio. mengakui bahwa pengalaman sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. Empirisme sebagai filsafat pengalaman. Dengan ungkapan singkat Locke : Segala sesuatu berasal dari pengalaman inderawi. Aliran ini dapat dikatakan sebagai kebangkitan kembali ide Barkeley dan Hume tatapi secara sembunyi-sembunyi. terbit tahun 1748 dan an encuiry into the principles of moral yang terbit tahun 1751. keniscayaan. Pemikiran empirisnya terakumulasi dalam ungkapannya yang singkat yaitu I never catch my self at any time with out a perception (saya selalu memiliki persepsi pada setiap pengalaman saya). bukan budi (otak). Di samping itu pemikiran Hume ini merupakan usaha analisias agar empirisme dapat di rasionalkan teutama dalam pemunculan ilmu pengetahuan yang di dasarkan pada pengamatan “(observasi ) dan uji coba (eksperimentasi). maka menurut empiris. Aliran ini juga anti metafisik. dan two treatises on government. dan kedokteran. Empirio-kritisisme Disebut juga Machisme. Karya tepentingnya ialah an encuiry concercing humen understanding. Dengan demikian dia menyamakan pengalaman batiniah (yang bersumber dari akal budi) dengan pengalaman lahiriah (yang bersumber dari empiri). dan sebagainya. David Hume lahir di Edinburg Scotland tahun 1711 dan wafat tahun 1776 di kota yang sama. rangkaian pemikiran tersebut dapat di gambarkan sebagai berikut: Beberapa Jenis Empirisme 1. baru melalui pengalamanlah kertas itu terisi. kausalitas. letters on tolerantion terbit tahun 16891692. karena dituntut oleh tuntunan sifat netral filsafat. b. ilmu alam. . kemudian menimbulkan kesan-kesan. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap aliran rasionalisme. Ia juga ahli politik. Otak tak lebih dari sehelai kertas yang masih putih. atau kesan yang disistematiskan ) dan kemudian menjadi pengetahuan.

pernyataan empiris. Mereka mengatakan bahwa pernyataan. Kelompok falibisme akan menjawab bahwa: tak ada pernyataan empiris yang pasti karena terdapat sejumlah tak terbatas data inderawi untuk setiap benda. Pada abad 19 pertengahan faham ini popular di Eropa Barat. tidak memerlukan dalil-dalil yang muluk-muluk dan abstrak. Faham ini mendapat tanggapan yang serius pada zaman Aufklarung (pencerahan) di Eropa Barat. Empiris Radikal Suatu aliran yang berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai pada pengalaman inderawi. Ada pihak yang belum dapat menerima pernyataan bahwa penyelidikan empiris hanya dapa memberikan kepada kita suatu pengetahuan yang belum pasti (Probable). yang disebabkan orang-orang merasa mempunyai harapan-harapan yang besar atas hasil-hasil ilmu pengetahuan alam. Ada batas-batas bagi Empirisme. Semua proposisi yang benar dapat dijabarkan (direduksikan) pada proposisi-proposisi mengenai data inderawi yang kurang lebih merupakan data indera yang ada seketika c. Soal kemungkinan melawan kepastian atau masalah kekeliruan melawan kebenaran telah menimbulkan banyak pertentangan dalam filsafat. MATERIALISME Yaitu faham yang menganggap bahwa dunia ini tidak ada selain materi atau nature (alam) dan dunia fisik adalah satu. Empirisme Logis Analisis logis Modern dapat diterapkan pada pemecahan-pemecahan problem filosofis dan ilmiah. Padahal kata Hegel. Teori materialisme jelas berpegang pada kenyataan-kenyataan yang jelas dan mudah dimengerti. 3. dianggap bukan pengetahuan. Ditulis dalam FilsAFat « Nasehat Mbah Hasyim Benarkah perbedaan itu Rohmat? » Beberapa Aliran-Aliran Filsafat 1. dapat diterima sebagai pasti jika tidak ada kemungkinan untuk mengujinya lebih lanjut dan dengan begitu tak ada dasar untukkeraguan. kacau balau yang mengatur bukan lagi kacau balau namanya .2. Pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat kenyataan yang terdalam pada dasarnya tidak mengandung makna. Dalam situasi semacam iti. b. Materialisme menyatakan bahwa alam wujud ini terjadi dengan sendirinya dari chaos (kacau balau). dan bukti-bukti tidak dapat ditimba sampai habis sama sekali. Empirisme Logis berpegang pada pandangan-pandangan berikut : a. Prinsip system logika formal dan prinsip kesimpulan induktif tidak dapat dibuktikan dengan mengacu pada pengalaman. Faham ini tidak mengakui adanya Tuhan (ateis) sehingga mendapat tantangan yang keras dari kaum agama di mana-mana. kita tidak hanya berkata: Aku merasa yakin (I feel certain). tetapi aku yakin. Apa yang tidak dapat dilacak secara demikian itu. Adapun kritikan kaum agama untuk materalisme : a.

Padahal dalil itu menunjukan adanya sumber dari luar alam sendiri yaitu Tuhan d. Anaximandros (610-545). Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam. karena itu pengenalan indrawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. Lamettrie (1709-1715). Padahal pada hakikatnya hukum ala mini adalah perbuatan rohani juga c. Descartes (1596-1650). Fechner (18021887). EMPIRISME Yaitu aliran yang menjadikan pengalaman sebagai sumber pengetahuan. Indera sering menipu 3. Faham empirisme memiliki kelemahan : 1. Objek juga menipu. Kedua macam hakikat itu masing-masing bebas berdiri sendiri. Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakikat ini adalah terdapat dalam diri manusia. Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman dengan cara observasi/penginderaan. dan akibat dari rangsangan itu terbentuklah tanggapan-tanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat indriawi tersebut.460-545).Daugall dan A. Materialisme menerangkan bahwa segala peristiwa diatur oleh hukum alam. Feuerbach (1804-1877). Aliran ini sangat bertentangan dengan rasionalisme. Arnold Gealinex. Thomas Hobbes (1588-1679).Schopenhaur (1788-1860). Materialisme tidak sanggup menerangkan suatu kejadian rohani yang paling mendasar sekalipun Tokoh faham materialisme : Aniximenes (585-528). Materialisme mendasarkan segala kejadian dunia dan kehidupan pada asal benda itu sendiri. Leukippos. Spencer (1820-1903). Indera sifatnya terbatas 2. Tokohnya : Plato (427-347). yang kemudian dipahami di dalam otak. Thales (625-545). Anaxagoras. Aristoteles (384-322). Sebaliknya empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan indriawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Hc. 3. DUALISME Yaitu faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakikat yaitu hakikat materi dan hakikat rohani. Pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat indriawi. rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari rasio. sama asasi dan abadi. seperti ilusi/fatamorgana . Pengalaman merupakan faktor fundamental dalam pengetahuan. Demokritos (kl.b. dan Karl Marx (1818-1883) 2. ia merupakan sumber dari pengetahuan manusia.

tapi realitas tidak pernah dikenalinya. Liebniz. RASIONALISME Seperti yang telah disebutkan di atas. Thomas Hobbes (1588-1679M). Leibniz. B. Menurut rasionalisme. Schelling. Memang ada suatu realitas terlepas dari subjek yang mengindra. pengalaman tidak mungkin dapat menguji kebenaran hukum “sebab-akibat”. Kedua-duanya berakar pada struktur dan objek sendiri. Fichte. John Locke (1632-1753M). yakni sesuatu yang hadir dalam jiwa. rasionalisme selalu berpendapat bahwa akal merupakan faktor fundamental dalam suatu pengetahuan. Tokohnya : Plato. yakni abad pertengahan yang lebih menitikberatkan pada aspek ajaran agama Kristen di mana gereja menjadi symbol kejayaan dan kekuasaan dalam segala aspek kehidupan termasuk dalam . Spinoza. Berkeley. Hegel 7. Istilah idealisme diambil dari kata idea. Christian Wolff. Berbeda dengan abad sebelumnya. Nicholas Malerbranche.De Spinoza. bahwa kelemahan empirisme ini karena keterbatasan indera manusia sehingga muncullah aliran rasionalisme. Idealisme mempunyai argumen epistomologi tersendiri. Immanuel Kant. karena peristiwa yang tak terhingga dalam kejadian ala mini tidak mungkin dapat diobservasi. KRITISISME Kehadiran aliran rasionalisme dan empirisme sangat bertolak belakang dari tujuan semula. yaitu ruang dan waktu. dan Blaise Pascal 5. dan dapat dikoreksi seandainya akal digunakan.Tokoh-tokohnya : Francis Bacon (1210-1292 M). Bagi Kant. Bagi aliran ini kekeliruan pada aliran empirisme disebabkan kelemahan alat indera tadi. ide-ide dan pikiran. Kita hanya mengenal gejala-gejala yang merupakan sintesis antara yang di luar (aposteriori) dan ruang waktu ( a priori) 6. RENAISSANCE Yaitu kebangkitan kembali. Tokohnya : Rene Descartes. oleh sejarawan istilah tersebut digunakan untuk menunjukan berbagai periode kebangkitan intelektual. Oleh karena itu tokoh-tokoh teisme yang mengajarkan bahwa materi bergantung kepada spirit tidak disebut idealis karena mereka tidak menggunakan argumen epistemology yang digunakan oleh idealisme. ide-ide yang masuk akal. Untuk memperoleh pengetahuan dan kebenaran. Rasionalisme yaitu faham yang berdasarkan rasio. Kant berusaha menawarkan persepektif baru dan berusaha mengadakan penyelesaian terhadap pertikaian itu dengan filsafatnya yang dinamakan kritisisme. Herbert Spencer (1820-1903M). J. Immanuel Kant sangat menolak kedua pandangan itu. IDEALISME Yaitu suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami kaitannya dengan jiwa dan ruh. dalam pengenalan indriawi sudah ada dua bentuk apriori. dan Roger Bacon (1214-1294M) 4. Idealisme menganggap bahwa realitas terdiri atas ruh-ruh (sukma) atau jiwa.

Tokoh-tokoh rasionalisme diantaranya adalah Descartes. Dengan demikian. demikian kata Abu Y’aqub al-kindi (dalam Hossein Nasr.pemikiran. Para pemikir rasionalisme berpandangan bahwa tugas dari para filosof diantaranya adalah membuang pikiran irasional dengan rasional. Pandangan ini misalnya disokong oleh Descartes yang menyatakan bahwa . Fauzan Arrasyid Latar Belakang Sebagai bagian dari bangunan besar filsafat. filsafat ilmu hilang dan tumbuh berganti dari mashab yang satu ke mashab yang lainnya. yang pada zaman terdaulunya yaitu pertengahan selalu dikembalikan kepada Tuhan. Sejak abad pencerahan. kriteria kebenaran berbasis pada intelektualitas. karena filsafat berakhir pada teori ilmu pengetahuan untuk memperoleh kebenaran dan bertindak di atas rel kebenaran yang sudah ditemukan”. Renaissance berbeda dengan abad pertengahan yang memiliki semangat kebebasan. Ini karena pemikiran filsafat ilmu berasal dari pikiran manusia. “Filsafat adalah pengetahuan atas realitas dalam kemungkingn-kemungkinan akal manusia. 14:03 Filsafat Ilmu Oleh. Prinsip prinsip dari filsafat ilmu akan dijelaskan. Rasionalisme Rasionalisme adalah mashab filsafat ilmu yang berpandangan bahwa rasio adalah sumber dari segala pengetahuan. adalah mengeksplorasi gagasan dengan kemampuan intelektual manusia. Socrates. Benih rasionalisme sebenarnya sudah ditanam sejak jaman Yunani kuno. Strategi pengembangan ilmu model rasionalisme. dengan demikian. Salah satu tokohnya. Segala sesuatunya dikembalikan kepada Tuhan. 26. mengajukan sebuah proposisi yang terkenal bahwa sebelum manusia memahami dunia ia harus memahami dirinya sendiri. cara pemerolehan ilmu dalam masing-masing aliran akan dieksplorasi dan kontribusi masing-masing aliran dalam membangun pengetahuan akan didiskusikan. rasionalisme diasosiasikan dengan pengenalan metode matematika (Rasionalisme continental). 1993) Makalah ini tertarik untuk mengkaji tentang aliran-aliran yang berkembang dalam filsafat ilmu. Sehingga akhirnya gereja sangat mendominasi dan siapa pun tidak bisa mengganggu gugat kekuasaan dan otoritasnya. Leibniz dan Spinoza. Renaissance menandakan kebangkitan kembali ke pemikiran yang rasional. Kunci untuk memahami dirinya itu adalah kekuatan rasio. January. Aliran-Aliran Filsafat Ilmu Wednesday.

2002). Para ilmuwan berkebangsaan Inggris seperti John Locke. ilmuwan dapat saja menganalisa kategori fenomena-fenomena yang secara teoritis eksis walaupun tidak dapat diobservasi secara langsung. Oleh karena itu. Tokoh lain. George Berkeley dan David Hume adalah pendiri utama tradisi empirisme (Calhoun. Sejak saat itu. Empirisme menekankan bahwa ilmu pengetahuan manusia bersifat terbatas pada apa yang dapat diamati dan diuji. Selain itu. dengan demikian. Bagi . de Saussure adalah salah satu tokoh yang terpengaruh mengadopsi pendekatan empirisme Durkheim. Baruch Spinoza secara lebih berani bahkan mengatakan : “God exists only philosophically” (Calhoun. realisme memberikan teori dengan metode induksi empiris.pengetahuan sejati hanya didapat dengan menggunakan rasio. 2002). Realisme Dalam pemikiran filsafat. Mediasi bahasa dan kesadaran manusia yang bersifat nyata inilah yang menjadi ide dasar ‘Emile Durkheim’ dalam pengembangan ilmu pengetahuan sosial. Dalam area linguistik atau ilmu bahasa. Namun demikian keduanya mewakili pemikiran filsafat ilmu yang berbeda. Gagasan ini sejajar dengan filsafat modern dari pendekatan pengetahuan versi Kantianism fenonomologi sampai pendekatan struktural (Ibid. Sumbangan rasionalisme tampak nyata dalam membangun ilmu pengetahuan modern yang didasarkan pada kekuatan pikiran atau rasio manusia. Hasil-hasil teknologi era industri dan era informasi tidak dapat dilepaskan dari andil rasionalisme untuk mendorong manusia menggunakan akal pikiran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan manusia. yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan. tradisi empirisme adalah fundamen yang mengawali mata rantai evolusi ilmu pengetahuan sosial. Dengan demikian realisme dapat dikatakan sebagai bentuk penolakan terhadap gagasan ekstrim idealisme dan empirisme. realisme berpandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman inderawi ataupun gagasan yang tebangun dari dalam. 2002). Dalam konteks ini. aliran empirisme memiliki sifat kritis terhadap abstraksi dan spekulasi dalam membangun dan memperoleh ilmu. Empirisme Empirisme adalah sebuah orientasi filsafat yang berhubungan dengan kemunculan ilmu pengetahuan modern dan metode ilmiah. Dalam membangun ilmu pengetahuan. terutama dalam konteks perdebatan apakah ilmu pengtahuan sosial itu berbeda dengan ilmu alam. Tradisi realisme mengakui bahwa entitas yang bersifat abstrak dapat menjadi nyata (realitas) dengan bantuan symbol-simbol linguistik dan kesadaran manusia. Sumbangan utama dari aliran empirisme adalah lahirnya ilmu pengetahuan modern dan penerapan metode ilmiah untuk membangun pengetahuan. empirisme menempati tempat yang terhormat dalam metodologi ilmu pengetahuan sosial. Acapkali empirisme diparalelkan dengan tradisi positivism. Strategi utama pemerolehan ilmu. Gagasan utama dari realisme dalam konteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapatkan dari dual hal. dilakukan dengan penerapan metode ilmiah.

Sumbangan idealism terhadap ilmu pengetahuan modern sangatlah jelas. Hegel mengenalkan gagasan pendekatan dialektis yang tidak memihak baik gagasan . pemikiran yang turut memberikan saham bagi tradisi idealis adalah mistisisme Yahudi.de Saussure. yakni kesadaran transedental yang berada pada pikiran manusia (ibid. Salah satu sumbangan dari tradisi filsafat idealisme adalah pengaruh idealism platonic dalam agama kristen. Kontribusi lain dari tradisi realisme adalah sumbangannya terhadap filsafat kontemporer ilmu pengetahuan. Selain Kristen. obyek penelitian bahasa yang diteliti diistilahkan sebagai ‘la langue’ yaitu simbol-simbol linguistic yang dapat diobservasi (Francis & Dinnen. yakni “Permulaan adalah kata-kata” (Ibid. Dengan kata lain kategori dan gagasan eksis di dalam ruang kesadaran manusia terlebih dahulu sebelum adanya pengalaman-pengalaman inderawi. idealisme tak bisa dipisahkan dengan gerakan Pencerahan dan filsafat Pasca Pencerahan Jerman. Dalam konsep ini Kant berargumen bahwa ide-ide rasional dibentuk tidak saja oleh ‘phenomenal’ tapi juga ‘noumenal’. 2002). dalam memberikan argument-argument terhadap status ilmu pengetahuan spekulatif yang diklaim oleh tradisi empirisme. Gagasan Kant yang terkenal adalah ‘idealisme transedental’. Kaum materialis mendasarkan pemikirannya pada bukti-bukti empiris sedangkan kaum idealis pada formasi teori. terutama dalam konteks perdebatan antara klaim-klaim kebenaran dan metodologi yang disebut sebagai ‘methodenstreit’ (Calhoun. Kant menentang pendapat tradisi tokoh empiris seperti David Hume dan lain-lainnya. Pada gilirannya. pemikiran Kristen turut memberikan andil dalam membentuk tradisi idealis terutama gagasan-gagasan dari Sain Augustine dengan pengembangan konsep penyucian jiwa. Aritoteles menjadi orang yang memberikan tantangan pemikiran bagi gagasan-gagasan idealis Plato. Melalui bukunya “Critique of pure reason” yang diterbitakan tahun 1781. 2002). Dalam Perjanjian Baru terdapat gagasan yang diagungkan. Karya dan pandangan Plato memberikan garis demarkasi yang jelas antara pikiran-pikiran idealis dengan pandangan materialis. 1996) Ide-ide kaum realis seperti ini sangatlah kontributif pada abad 19 dalam menjembatani antara ilmu alam dan humaniora. Kant mengatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman dunia memerlukan kategori dan pandangan yang berada dalam ruang kesadaran manusia (ibid. mistisisme Kristen dan pengembangan pemikiran matematika oleh bangsabangsa Arab. Generasi idealis berikutnya dipelopori oleh. Idealism Idealisme adalah tradisi pemikiran filsafat yang berpandangan bahwa doktrin tentang realitas eksternal tidak dapat dipahami secara terpisah dari kesadaran manusia. terutama melalui karya Roy Bashkar. dalam sejarah. Pandangan Plato bahwa semua konsep eksis terpisah dari entitas materinya dapat dikatakan sebagai sumber dari pandangan idealism radikal. Aristoteles mendasarkan pemikiran filsafatnya berdasarkan materi dan fisik. Sebagai sebuah tradisi filosofi. Salah satu tokoh pemikir idealis yang tersohor adalah Immanuel Kant. 2002). Ilmu pengetahuan modern diniscayakan oleh kohesi antara bukti-bukti empiris dan formasi teori. Georg Hegel. Gerakan-gerakan pemikiran inilah yang kemudian membentuk dialektika modern antara idealisme dan materialism sejak era renaisans. 2002).

positivisme logis ingin membangun kepastian ilmu pengetahuan yang disandarkan lebih pada deduksi logis daripada induksi empiris. Terminologi positivisme dikenalkan oleh Auguste Comte untuk menolak doktrin nilai subyektif. and filosof lainnya. Fyerabend. Bagi kaum idealis konvensional. kenyataan sejarah adalah hasil dari dialektika dan komunikasi antar manusia.O. Pikiran-pikiran Hegel inilah yang kemudian melahirkan konsep ‘spirit’-sebuah konsep yang integral dengan kelahiran tradisi ‘idealisme absolut’ (ibid. Menjawab kritik ini. W. 2002). Salah satu bagian dari tradisin positivism adalah sebuah konsep yang disebut dengan positivisme logis. digantikan oleh fakta yang bisa diamati serta penerapan metode ini untuk membangun ilmu pengetahuan yang diabdikan untuk memperbaiki kehidupan manusia. Melalui karya ini Habermas menjadi tokoh idealis yang mengoreksi idealisme konvensional. Tokoh-tokoh yang paling berpengaruh dalam mengembangkan tradisi positivisme adalah Thomas Kuhn. Namun bagi Habermas. Pragmatisme . Sebagai salah satu bagian dari positivisme. Dengan demikian. Kerangka pengembangan ilmu menurut tradisi positivisme telah memunculkan perdebatan tentang apakah ilmu pengetahuan sosial memang harus “diilmiahkan”. Pikiran-pikiran para tokoh ini membuka jalan bagi penggunaan berbagai metodologi dalam membangun pengetahuan dari mulai studi etnografi sampai penggunaan analisa statistik. Namun demikian. Kritik atas positivism berkaitan dengan penggunaan fakta-fakta yang kaku dalam penelitian sosial. bangunan filsafat politik modern yang berpaham bahwa manusia dapat mengatur dunia melalui ilmu pengetahuan telah membuktikan vitalitas aliran idealisme Kantian. Paul K. Tokohtokoh yang meletakkan batu pertama bagi fondasi filsafat politik modern antara lain John Rawls yang menulis tentang teori keadilan dan Habermas (1987) yang membuahkan karya ‘Communication action’. Dengan kata lain. penelitian dan pengembangan ilmu atas realitas sosial dan kebudayaan manusia tidak dapat begitu saja direduksi kedalam kuantifikasi angka yang bisa diverikasi karena realitas sosial sejatinya menyodorkan nilai-nilai yang bersifat kualitatif (Calhoun. 2002) pada awal abad ke duapuluh. kenyataan sejarah merupakan determinisme sejarah yang statis dan tidak dapat ditolak. Habermas memposisikan manusia menjadi subyek aktif dalam praktekpraktek politik dan dalam membangun institusi-institusi sosial. Positivisme Positivisme adalah doktrin filosofi dan ilmu pengetahuan sosial yang menempatkan peran sentral pengalaman dan bukti empiris sebagai basis dari ilmu pengetahuan dan penelitian. Quine.V. kaum positivis mengatakan bahwa metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian sosial tidak menemukan ketepatan karena sulitnya untuk di verifikasi secara empiris.‘kesadaran mental’ Kant maupun ‘bukti-bukti material’ dari kaum empiris. 2002). Positivisme ini dikembangkan oleh para filosof yang menamakan dirinya ‘Lingkaran Vienna’ (Calhoun. pemikiran filsafat idealisme dibangun terutama oleh gagasan-gagasan Hegel dan Kant. Menurut para oponen positivism.

tokoh yang mempopulerkan pragmatism. 2002). berhasil mendirikan sebuah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berpusat di Demak Jawa Tengah.S Peirce. F. Bagi para penganut mashab pragmatisme. Pada awalnya pragmatisme dengan tokoh-tokohnya mengambil jalan berpikir yang berbeda antara satu dengan lainnya. sistematis dan refleksi dari realitas. Gagasan ini kemudian disebut sebagai semiotik. menitikberatkan pada penguasaan proses berpikir kritis daripada metode hafalan materi pelajaran. Pragmatisme berargumentasi bahwa filsafat ilmu haruslah meninggalkan ilmu pengetahuan transendental dan menggantinya dengan aktifitas manusia sebagai sumber pengetahuan. ilmu pengetahuan dan kebenaran adalah sebuah perjalanan dan bukan merupakan tujuan. kepercayaan dan nilai-nilai kemasyarakatan. Peirce (dalam Calhoun. lebih tertarik dalam meletakkan praktek dalam bentuk klarifikasi gagasan-gagasan. John Dewey. misalnya. Tokoh selanjutnya.S Schiller dan Richard Rorty. Pendekatan Dewey (1916) yang pragmatis dalam pendidikan. lebih tertarik dalam menghubungkan antara konsepsi kebenaran dengan area pengalaman manusia yang lain seperti. menjadikan pragmatisme sebagai basis dari praktekpraktek berpikir secara kritis. . James. Dewey. Sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian Perintis. Sumbangan dari pragmatisme yang lain adalah dalam praktek demokrasi.C. pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta pengembangan Islam di pulau jawa adalah para ulama/mubaligh yang berjumlah sembilan. Dalam area ini pragmatisme memfokuskan pada kekuatan individu untuk meraih solusi kreatif terhadap masalah yang dihadapi. Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam. yang popular dengan sebuatan wali songo. William James. Atas perjuangan mereka. George Herbert Mead. misalnya. Peirce adalah tokoh yang menggagas konsep bahasa sebagai media dalam relasi instrumental antara manusia dengan benda.Pragmatisme adalah mashab pemikiran filsafat ilmu yang dipelopori oleh C. Tradisi pragmatism muncul atas reaksi terhadap tradisi idealis yang dominan yang menganggap kebenaran sebagai entitas yang abstrak.

Syarifuddin (Sunan Drajat) dan lain-lain. 100. Hafiryayajna terbagi menjadi empat bagian yaitu : Aghnidheya. Somayajna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. Hindu. pada hari-hari tersebut harus diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci untuk memohon kepada dewa-dewa agar rohnya si pulan menjalani karma menjadi manusia yang baik. yang penting mereka mau memeluk Islam. manusia. . sebelum memasuki karman. binatang dan bahkan menjelma menjadi batu. Maka aliran ini dicap sebagai aliran Islam abangan. Maka para wali aliran Tuban berusaha adat istiadat Budha. 1000 dari kematiannya. Pinda Pitre Yajna. animisme dan dinamisme diwarnai keislaman. aliran ini sangat disorot oleh aliran Giri karena dituduh mencampur adukan syari‟at Islam dengan agama lain. Agar mereka jangan terlalu jauh menyimpang dari syari‟at Islam. Sunan Kudus. Dari empat macam tersebut ada satu yang sangat berat dibuang sampai sekarang bagi orang yang sudah masuk Islam adalah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu suatu upacara menghormati roh-roh orang yang sudah mati. tumbuh-tumbuhan dan lain-lain sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup. jangan menjadi yang lainnya. *1 Musyawarah para wali *2 Pada masa para wali dibawah pimpinan Sunan Ampel. harus mau membuang jauhjauh segala adat istiadat lama yang bertentangan dengan syari‟at Islam tanpa reseve. Catur masya. termasuk didalamnya upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman. Selanjutnya diteruskan dengan menghidangkan saji-sajian berupa makanan. Pelaksanaan upacara tersebut diawali dengan aghnideya. Sebuah kitab yang isinya mengatur tata cara pelaksanaan kurban. mereka membiarkan dahulu terhadap pengikutnya yang mengerjakan adat istiadat upacara keagamaan lama yang sudah mendarah daging sulit dibuang. Aliran ini sangat moderat. Yajna besar dibagi menjadi dua bagian yaitu Hafiryayajna dan Somayjna. Dalam upacara Pinda Pitre Yajna. ALIRAN GIRI adalah suatu aliran yang dipimpin oleh Raden Paku (Sunan Giri) dengan para pendukung Raden Rahmat (Sunan Ampel). maka aliran ini disebut ISLAM PUTIH. Karena murninya aliran dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam. dari 1-7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. keyakinan animisme dan dinamisme. Aliran ini dalam masalah ibadah sama sekali tidak mengenal kompromi dengan ajaran Budha. ada suatu keyakinan bahwa manusia setelah mati.Para ulama yang sembilan (wali songo) dalam menangguangi masalah adat istiadat lama bagi mereka yang telah masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN. Adapun ALIRAN TUBAN adalah suatu aliran yang dipimpin oleh R. yakni menjelma lahir kembali kedunia ada yang menjadi dewa. Pada hari ke 40. kemudian dilanjutkan dengan bacaan mantra-mantra dan nyanyian-nyanyian suci oleh para pendeta agar permohonannya dikabulkan. dan Aghrain. Usulan tersebut menjadi masalah yang serius pada waktu itu sebab para ulama (wali) tahu benar bahwa upacara kematian adat lama dan lain-lainnya sangat menyimpang dengan ajaran Islam yang sebenarnya. dan Sunan Gunung Djati. Karena moderatnya aliran ini maka pengikutnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengikut aliran Giri yang “radikal”. Dalam musyawarah tersebut Sunan Kali Jaga selaku Ketua aliran Tuban mengusulkan kepada majlis musyawarah agar adat istiadat lama yang sulit dibuang.M. pernah diadakan musyawarah antara para wali untuk memecahkan adat istiadat lama bagi orang yang telah masuk Islam. Maka dari itu. Orang yang dengan suka rela masuk Islam lewat aliran ini. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang. Syahid (Sunan Kalijaga) yang didukung oleh Sunan Bonang. sajian-sajian untuk menyembah dewa-dewa dan upacara menghormati roh-roh untuk menghormati orang yang telah mati (nenek moyang) ada aturan yang disebut Yajna besar dan Yajna kecil. roh tersebut datang lagi ke rumah keluarganya. Sunan Muria. yaitu menyalakan api suci (membakar kemenyan) untuk kontak dengan para dewa dan roh si pulan yang dituju. Hindu. minuman dan lain-lain untuk dipersembahkan ke para dewa. Dengan ajarah agama Hindu yang terdapat dalam kitab Brahmana.

Hindu. akan tetapi keyakinan animisme dan dinamisme serta upacara-upacara adat lain ikut berkembang subur. Pada masa kerajaan dipegang oleh Amangkurat II sebagai pengganti ayahnya. Ahmad Dahlan bukan saja berusaha mengikis habis segala adat istiadat Budha. nyatus. dinamisme yang melekat pada Islam. Melihat tindakan yang sewenang-wenang terhadap ulama aliran Giri itu. upacara dalam agama Hindu yang bernama Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino.H. agar umat Islam menjadi umat yang maju seperti umat-umat lain. Keadaan umat Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. Dengan demikian lenyaplah sudah ulama-ulama penegak Islam yang konsekwen. animisme. akan tetapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan dalam Islam. mereka ditangkapi dan dibunuh/dibrondong di lapangan Surakarta sebanyak 7. dan nyewu. para ulama yang berusaha mempengaruhi keraton dan masyarakat. bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam. akan tetapi mayoritas anggota musyawarah menyetujui usulan Sunan Kali Jaga. kemunculan beliau tersebut disambut negatif oleh sebagian ulama itu sendiri. Dari hasil olahannya. Sehingga pusat pemerintahan kerajaan di Demak berusaha dipindahkan ke Pajang agar terlepas dari pengaruh para ulama aliran Giri. puasa. maka bertambah suburlah adat-istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam. mitung dina. akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar dimana-mana. muncul seorang ulama di Yogyakarta bernama K. Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulamapun yang muncul untuk mengikis habis adat-istiadat lama yang melekat pada Islam terutama Pinda Pitre Yajna.000 orang ulama. maka Trunojoyo Santri Giri berusaha menyusun kekuatan untuk menyerang Amangkurat I yang keparat itu. dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui. bahkan semua keturunan Sunan Giri dihabisi pula. dendam terhadap Truno Joyo yang menyerang pemerintahan ayahnya.Mendengar usulan Sunan Kali Jaga yang penuh diplomatis itu. haji dan lain sebagainya tidak usah dilakukan. ia membela. karena beliau telah memandang bahwa Islam dalam masyrakat Indonesia telah banyak dicampuri berbagai ajaran yang tidak berasal dari Al Qur‟an dan Al Hadits. karena raja-raja Islam mayoritas menganut aliran Tuban. maka bukan saja upacara seperti itu yang berkembang subur. sehingga kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid‟ah”. Mulai saat itulah secara resmi berdasarkan hasil musyawarah. Ahmad Dahlan yang berusaha sekuat kemampuannya untuk mengembalikan Islam dari sumbernya yaitu Al Qur‟an dan As Sunnah. para Ulama aliran Giri yang terus mempengaruhi pra raja Islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menegakkan syari‟at Islam yang murni mendapat kecaman dan ancaman dari para raja Islam pada waktu itu. zakat. Pertanyaan Sunan Ampel tersebut kemudian dijawab oleh Sunan Kudus sebagai berikut : “Saya sangat dengan pendapat Sunan Kali Jaga”. Akan tetapi aneh bin ajaib. yang ternyata ulama-ulama tersebut adalah ulama-ulama yang . maka hal tersebut berjalan sesuai dengan keinginannya. Ia bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton dan semua upala serta santri aliran Giri dibunuh habis-habisan. terutama upacara adat Pinde Pitre Yajna dalam upacara kematian. dimana-mana merajalela perbuatan khurafat dan bid‟ah sehingga umat Islam hidup dalam keadaan konservatif dan tradisional. Ulama-ulama yang boleh hidup dimasa itu adalah ulama-ulama yang lunak (moderat) yang mau menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang ada. Dari itu maka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang. Pada masa kerajaan Islam di Jawa. Sunan Giri.H. Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat shalat. Sekalipun Sunan Ampel. Maka dari itu tidaklah heran muridnya Sunan Kali Jaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk mensinkritismekan ajaran Hindu dalam Islam. Munculnya K. Dan tumbuhlah apa yang disebut “Manunggaling Kaula Gusti” yang artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku. Baru pada tahun 1912 M. Dari akibat lunaknya aliran Tuban. maka lahir suatu ajaran kleni / aliran kepercayaan yang berbau Islam. matang puluh. Sunan Ampel selaku penghulu para wali pada waktu itu dan sekaligus menjadi ketua sidang/musyawarah mengajukan pertanyaan sebagai berikut : “Apakah tidak dikhawatirkan dikemudian hari?. dibawah pimpinan raja Amangkurat I.

Al Ma’arif Bandung 1979 2. Sunan Giri. Mulai saat itulah secara lambat laun upacara Pinda Pitre Yajna yang diwarnai keislaman berubah nama menjadi tahlilan sampai sekarang. karena berarti Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya serta kaum muslimin seluruh dunia selain orang pulau Jawa yang matinya tidak ditahlili adalah kerbau semua.H. mitung dina. Di pulau-pulau lain seluruh Indonesia tidak ada acara ini. Pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang diberi nama “Nahdhotul Ulama” yang disingkat NU.tidak setuju untuk membuang beberapa adat istiadat Budha dan Hindu yang telah diwarnai keislaman yang telah dilestarikan oleh ulama-ulama aliran Tuban dahulu. Dengan sudah tahunya sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian yang terurai diatas.Siti Syamsiyah Solo 1977 . bahkan kita akan bisa mengatakan bahwa orang yang tidak mau membuang upacara tersebut berarti melestarikan salah satu ajaran agama Hindu. Tak cukupkah bagi kita Sunnah Rasulullah yg sudah jelas terang benderang saja yg kita kerjakan. perkataan seperti ini termasuk dosa besar. Mudah-mudahan setelah kita tahu sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. Abu Ahmadi. maka kita tidak akan lagi mengatakan bahwa upacara kematian adalah ajaran Islam. Menurut penulis. Saifuddin Zuhn. Sehingga semua acara yang bersifat keagamaan diawali dengan bacaan tahlil. kita mau membuka hati untuk menerima kebenaran yang hakiki dan kita mudah-mudahan akan menjadi orang Islam yang konsekwen terhadap ajaran Alloh dan RosulNya. Solihin Salam. Ab. termasuk acara kematian. Orang-orang Hindu sama sekali tidak mau melestarikan ajaran Islam. matang dina. Menara Kudus 1974 4. yang antara lain upacara Pinda Pitre Yajna yang diisi nafas Islam. nyatus. Menara Kudus 1979 3. jangan sekali-kali kita berani mengatakan bahwa orang yang matinya tidak ditahlil adalah kerbau. Seandainya ada pun hanya sebagai rembesan dari pulau Jawa saja. Tetapi kenapa kita orang Islam justru melestarikan keyakinan dan ajaran mereka. Pada muktamarnya di Makasar NU mengeluarkan suatu keputusan yang antara lain : “Setiap acara yang bersifat keagamaan harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistimatikanya seperti yang kita kenal sekarang di masyarakat”. dan nyewu. Sekitar Wali Sanga. Na‟udzu billahi mindzalik Penulis SUHADI Daftar Literatur 1. yang terkenal dengan nama upacara nelung dina. Ada satu hal yang perlu kita jaga baik-baik. Mereka beranggapan ajaran Rasulullah masih kurang sempurna. Apalagi di negara-negara lain seperti Arab. Drs. Keputusan ini nampaknya benar-benar dilaksanakan oleh orang NU. Umar Hasyim. Sejarah Kebangkitan Islam dan Perkembangannya di Indonesia. maka istilah tahlilan dalam upacara kemagian hanya dikenal di Jawa saja. Kenapa harus ditambah-tambahin/mengada-ngada. dan negara-negara lainnnya diseluruh dunia sama sekali tidak mengenal upacara tahlilan dalam kematian ini. Sesuai dengan sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. Perbandingan Agama. Mesir. K. bahkan tidak mau kepercikan ajaran Islam sedikitpun.

itu sebagai bagian dari RATAPAN (YANG DILARANG). sesuai dengan hadits riwayat Ahmad dari Jarir bin Abdullah al Bajali yang berkata: ”kami menganggap berkumpul di (rumah keluarga) mayit dengan menyuguhi makanan pada mereka. Tri Karya. dan TENTANG YANG DILAKUKAN PADA HARI KETIGA KEMATIAN DALAM BENTUK PENYEDIAAN MAKANAN UNTUK PARA FAKIR DAN YANG LAIN.us/showthread.” Dalam kitab Al Fatawa Al Kubra disebutkan : “Beliau ditanya semoga Allah mengembalikan barokah-Nya kepada kita. Hasil wawancara dengan tokoh Agama Hindu. DAN DEMIKIAN HALNYA YANG DILAKUKAN PADA HARI . Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. KETERANGAN : Dalam kitab I‟anatut Thalibin Kitabul Janaiz: “MAKRUH hukumnya bagi keluarga mayit ikut duduk bersama orang-orang yang sengaja dihimpun untuk berta‟ziyah dan membuatkan makanan bagi mereka. 7. Hasan. Diponegoro Bandung 1975 Source: http://www. A. sedang hukum makruh tersebut tidak menghilangkan pahala itu. dengan maksud bersedekah untuk mayat tersebut? Apakah keluarga memperoleh pahala sedekah tersebut? JAWAB : Menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh itu hukumnya MAKRUH. apabila harus dengan cara berkumpul bersama-sama dan pada hari-hari tertentu. Soal Jawab. Soekmono. Jakarta 1961 6. Bagaimanakah tentang hewan yang disembelih dan dimasak kemudian dibawa di belakang mayit menuju kuburan untuk disedekahkan ke para penggali kubur saja.5.php?t=4135127 MUKTAMAR I NAHDLATUL ULAMA (NU) KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 TENTANG KELUARGA MAYIT MENYEDIAKAN MAKAN KEPADA PENTAKZIAH TANYA : Bagaimana hukumnya keluarga mayat menyediakan makanan untuk hidangan kepada mereka yang datang berta‟ziah pada hari wafatnya atau hari-hari berikutnya. setelah si mayit dikubur.kaskus.

atas keingnan ahli waris itu masih ikut dibagi/dihitung dalam pembagian tirkah/harta warisan. agar mereka tidak menodai kehormatan dirinya. Pebruari 2007. kecuali (bisa haram) jika prosesi penghormatan pada mayit di rumah ahli warisnya itu bertujuan untuk “meratapi” atau memuji secara berlebihan (rastsa‟). Ini demi untuk menjaga kehormatan dirinya. A. menurut anggapan masyarakat harus dilaksanakan seperti “wajib”. Dalam melakukan prosesi tersebut. cet. walau sebagian ahli waris yang lain tidak senang pentasarufan sebagaian tirkah bertujuan sebagai sedekah bagi si mayit selama satu bulan berjalan dari kematiannya. dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M). Sebab. gara-gara ia tidak mau melakukan prosesi penghormatan di atas.III. Pengantar: Rais „Am PBNU.Aziz Masyhuri. KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 REFERENSI : • Lihat : Ahkamul Fuqaha. boleh atau tidak? Apakah harta yang telah ditasarufkan. Pendapat Para Ulama tentang Tahlilan Bismillah… Assalaamu’alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokaatuh… Yang berkembang dimasyarakat luas pada saat ini adalah AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH adalah mereka yang melakukan qunut pada waktu sholat subuh. Solusi Problematika Hukum Islam. • Masalah Keagamaan Jilid 1 – Hasil Muktamar dan Munas Ulama Nahdlatul Ulama Kesatu/1926 s/d/ Ketigapuluh/2000.). Keputusan Muktamar. Mereka melakukan semua itu tujuannya hanya sekedar melaksanakan kebiasaan penduduk setempat sehingga bagi yang tidak mau melakukannya akan dibenci oleh mereka dan ia akan merasa diacuhkan.KH. orang yang suka .MA Sahal Mahfudh.KETUJUH. Sebab tirkah yang belum dibagikan mutlak harus disterilkan jika terdapat ahli waris yang majrur ilahi. halaman 15-17). SELESAI . Dengan sikap demikian. Walaupun ahli warisnya sudah pandai-pandai. Munas. serta yang dilakukan pada genap sebulan dengan pemberian roti yang diedarkan ke rumah-rumah wanita yang menghadiri proses ta‟ziyah jenazah. dst-penj. Tirkah tidak boleh diambil / dikurangi seperti kasus di atas. ia harus bertujuan untuk menangkal “OCEHAN” ORANG-ORANG BODOH (yaitu orang-orang yang punya adat kebiasaan menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh. tetapi sebagian dari mereka tidak rela (jika tirkah itu digunakan sebelum dibagi kepada ahli waris). KH. Penerbit PPRMI dan Qultum Media.” Beliau menjawab bahwa semua yang dilakukan sebagaimana yang ditanyakan di atas termasuk BID‟AH YANG TERCELA tetapi tidak sampai haram (alias makruh). tradisi demikian. DR. Penerbit Lajnah Ta‟lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur dan Khalista. diharapkan ia mendapatkan pahala setara dengan realisasi perintah Nabi SAW terhadap seseorang yang batal (karena hadast) shalatnya untuk menutup hidungnya dengan tangan (seakan-akan hidungnya keluar darah). orang yang suka melakukan TAHLILAN/ MA‟TAM. jika ia berbuat di luar kebiasaan masyarakat. maka bagaimana hukumnya. bagaimana hukumnya. Kalau mereka melaksanakan adat tersebut dan bersedekah tidak bertujuaan (pahala) akhirat.

Tafsir Jalalain “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Al-Haitami “Mayit tidak boleh dibacakan apa pun. syarah MUHADZAB. Seperti yang telah kita ketahui. Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahulloh) HISTORY TAHLILAN/ MA’TAM Pada mulanya ditradisikan oleh Wali Songo (sembilan pejuang Islam di tanah Jawa). TAHLILAN/ MA‟TAM merupakan kebiasaan orang-orang Hindu PANDANGAN AL-QUR’AN DAN AL-HADITS 1. ini adalah suatu anggapan yang SALAH BESAR dan ini bukan termasuk golongan AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH melainkan ALUSSALAH WAL GAGABAH. KESIMPULAN: 1.” (Tafsir Jalalain. Al-Qadar.” PANDANGAN ULAMA TERHADAP TAHLILAN/ MA’TAM 1. TAHLILAN/ MA‟TAM tidak ada dasar syaria‟ahnya 2. 426) 3. Juz 1. tetapi masyarakat dibiarkan tetap berkumpul namun acaranya diganti dengan mendoakan pada mayit. Menrut Imam Syafi‟I dan Jumhur Ulama mengatakan tidak dapt sampai kepada simayit yang dikirimkan dan keterangan seperti ini telah diulang-ulang oleh Imam Nawawi didalam kitabnya Syarah Muslim. maka sanak famili dan tetangga berkumpul di rumah duka. dan maulidan berarti mereka bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH berarti Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) dan Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali) yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat subuh beratri beliau bukan termasuk ahlussunah waljama‟ah dan lebih jauhnya Imam Madzhab yang 4 “Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi). para shabat.3) 2. Wali Songo mengajarkan nilai-nilai Islam secara luwes dan tidak secara frontal menentang TRADISI HINDU yang telah mengakar kuat di masyarakat. hal. Hadits Shahih dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii “Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap. Imam Syafi’I “Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan. Wali Songo tidak serta merta membubarkan tradisi tersebut. TAKMILATUL MAJMU. Imam Syafi‟I dan Imam Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali)”. berdasarkan keterangan yang mutlak dari para Ulama Mutaqaddimin (Al-Qur‟an dan As-Sunnah) . namun membiarkan tradisi itu berjalan. hanya saja isinya diganti dengan nilai Islam.” (AlMuatha‟. 2/197) 3. Mereka bukannya mendoakan mayit tetapi begadang dengan bermain judi atau mabuk-mabukan.” (Al-Umm. Imam Nawawi “Adapun bacaan Al-Qur‟an dan mengirimkan pahalanya untuk mayit dan menggantikan shalatnya mayit tersebut. Imam Malik bin Annas (Amam Annasa‟i). di antara yang paling berjasa menyebarkan ajaran Islam di Indonesia adalah Wali Songo. Dalam tradisi lama. bahkan Rosul SAW yang tidak melakukan tahlilan dan tidak melakukan maulidan bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH. jika itu yang menjadi patokan mereka berarti dapat ditarik kesimpulan bahwasanya orang-orang yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat Subuh. no.melakukan maulidan (penbacaan barjanji dan lain sebagainya). (Pengajian Mansyura: Bpk.” (As Subuki. Jadi istilah tahlil seperti pengertian di atas tidak dikenal sebelum Wali Songo. Al-Muatha’ “Telah aku tinggalkan untuk kalian sesuatu yang bila mana kalian berpegang teguh dengannya niscaya kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . Keberhasilan dakwah Wali Songo ini tidak lepas dari cara dakwahnya yang mengedepankan metode kultural atau budaya. bila ada orang meninggal. TAHLILAN/ MA‟TAM. yaitu kitab Allah (Al-Qur‟an –red) dan Sunnahku (Al-Hadits Shahihah). hal 248) 2.560. hal.” “Maka seseorang tidak akan memperoleh pahala sedikit pun dari hasil usaha orang lain. Juz X.

236) 5. kecuali dari pahala hasil usahanya sendiri. Juz IV.” (Tafsir Ibnu Katsir IV:258) Analisi Firman Allah: “Dan bahwasanya seseorang tidak akan mendapatkan sesuatu selain apa yang telah diusahakan” 1. Adzkar An-Nawawi Para ulama berselisih pendapat dalam hal sampai dan tidaknya pahala bacaan Al-Qur‟an.a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. Sarah Shahih Muslim Adapun Al-Qur‟an pendapat yang masyhur dari madzhab Syafi‟I tidak sampai pahalanya kepada yang telah mati. sementara sebagian pengikut Imam Syafi‟I berpendapat bahwa pahala bacaan itu sampai kepada orang yang telah mati.” (I‟anatut Thalibin. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan).a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. padahal amalan qurban (mendekatkan diri kepada Allah ) hanya terbatas yang ada nash-nashnya (dalam Al-Qur‟an dan Sunnah Rosulullah SAW) dan tidak boleh dipalingkan dengan qiyas-qiyas dan pendapat-pendapat. baik dengan nash maupun isyarat. apa bila bacaan itu dilakukan dengan tidak mengambil upah. kalau toh amalan semacam itu baik . Al-Fatwa Wa Al Kubra Al Fighiyah. maka hal seperti itu tidak akan sampai kepada yang telah mati. bahwa bacaan Al-Qur‟an (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit) adalah tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya. Sarah Fathul Mu‟in. Imam Syafi‟I r. Sebagaimana berkumpul dirumah simayit itu sendiri. Dan tidak pernah memberikan bimbingan. Karena ada hadits shahih yang diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) . 4. Juz II. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. (AL HIDAYAH. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. Adapun apabila mengambil bayaran atau upah sebagaimana dilakukan orang-orang dewasa ini. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan). Dan tidak pernah memnerikan bimbingan. yaitu berkumpul dirumah keluarga mayit dan dihidangkannya makanan untuk itu.” (Al-Haitami. A. Ibnu Katsir “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. hal. Bab Menghadiyahkan Pahala Bacaan Al-Qur‟an Kepada Orang Yang Telah Mati hal. 145) Dan apa yang dibiasakan orang tentang hidangan makanan oleh keluarga mayit untuk dihidangkan para undangan. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut. adalah termasuk BID‟AH Munkarat (bid‟ah yang diingkari agama). 2. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya. Al-Jamal. apa yang dikerjakan orang. I’anatut Thalibin “ya. Juz 2 hal. Yang bagi memberantasnya akan diberi pahala.9) 4. Tafsir Al-Maraghi XXVII:66) Adapun madzhab Ahmad bin Hanbal dan segolongan para ulama (menyatakan) bahwa bacaan Al-Qur‟an akan sampai (pahalanya) kepada yang telah mati. kalau toh amalan semacam itu baik . Imam Syafi‟I r. Imam Al Khazin “Dan yang masyhur dalam madzhab Syafi‟I. Sedangkan pahala hasil amalan tidak dapat dipindahkan ari amil (yang mengamalkan) pernuatan itu. Tafsir Ibnu Katsir IV: 258 (maksudnya) ialah bagaimana seseorang tidak akan dibebani dengan dosa (orang) lain. hal. berdasarkan firman Allah “Dan manusia tidak memperoleh. sebab pahala bacaan itu adalah untuk pembacanya saja.784. 3. Adalah BID‟AH yang tidak disukai dalam agama. maka pendapat yang masyhur dari madzhab Imam Syafi‟I serta golongan para ulama bahwasanya pahala bacaan Al-Qur‟an itu tidak akan sampai kepada orang yang telah mati. baik dengan nash maupun isyarat. ialah dengan member bayaran/ upah kepada pembaca Al-Qur‟an diatas kuburan dan yang lainnya.(terdahulu). karena bukan dari hasil usahanya sendiri.” (Al Khazin.Zakariya) Analisa Kitab 1. bahwa bacaan (yang pahalanya dikirimkan kepada simayit) adalah tidak sampai kepadanya.”(An-Najm :39). karena bukan dari hasil usahanya sendiri. demikian ia tidak dapat memperoleh pahala selain dari apa yang telah iya upayakan untuk dirinya. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut.

yang tidak disukai dikerjakan.” (Hasyiyatul Qalyubi. apa yang dikerjakan orang tentang menolong binatangbinatang ketika mayit dikeluarkandari tempat bersemayamnya. akan tetapi kenapa lagi-lagi masih banyak disekitar kita yang melakukan hal BODOH seperti itu. yaitu sebagaimana yang diterngangkan dalam kitab Ar Raudlah. dan hidangan makanan untuk acara berkumpul dirumah keluarga mayit.” (I‟anatut Thalibin.memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram. Juz 2 hal. sesudah seminggu. Jus 1. Juz 1.” (Al-Majmu‟ Sarah Muhadzab. afwan ane pribadi miris ketika orang-orang diluar sana mencap NU sebagai Ahlul Bid‟ah. Juz 2 hal. yang disebut kifarah. hal 539) (TAHLILAN dan SELAMATAN: Menurut Madzhab Syafi’i) Dari awal sampai saat ini sudah teramat sangat jelas apa itu TAHLILAN/ MA‟TAM dari sudut pandang Syari‟ah (AlQur‟an dan As-Sunah). Ini harus kita jadikan contoh terutama bagi orang-orang yang mengaku Ahlussunah. Kitab-kitab dan lain sebagainya. karena orang-orang memaksa-maksa diri mereka berbuat hal-hal yang akan membawa kepada hal yang diharamkan. “Yaa Allah bukakan lah pintu hidayahMu dan bimbinglah kami kedalam jalan yang Engkau ridhoi” . dan juga penyembelihan dikuburan. adalah BID‟AH yang tidak disunatkan. Juz 2 hal. Hari ketiga. hal 353) 5. yang tidak disunatkan. Juz 5. Baik senelum maupun sesudah kematian. membuka seluas-luasnya pintu kebaikan dan menutup serapat-rapatnya pintu-pintu keburukan. ana miris karena ini semua perbuatan masyarakat BODOH yang TAQLID dan FANATIK yang mengakungaku Nahdiyin akan tetapi ia tidak tau menau apa-apa (BODOH). Sarah Fathul Mu‟in. Juz 1. Mughnil Muhtaj Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. hal. hal 268) 4. dan biasanya hal ini identik dengan kegiatan orang-orang NU. hal 248) 3. (I‟anatut Thalibin. Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba’ah “Dan diantara BID‟AH yang tidak disukai agama ialah. Imbalan sehabis TAHLILAN/ MA‟TAM). karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . berkumpul dan acara hari keempat puluh.” (Al-Umm. Suka Rapih. Qaul Ulama. Sarah Fathul Mu‟in. 145-146) 2. (I‟anatut Thalibin. 146) Dan diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak disukai ialah apa yang biasa dikerjakan orang tentang cara penyampaian rasa duka cita.” (Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba‟ah. naudzubillahhi min dzalik. Al-Umm ” Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan. atau dikuburan. K. TAQLID BUTA dan FANATIK akan tetapi tajdid yang senantiasa berpegang kepada Al-Qur‟an dan As-Sunah Shahihah. dan juga menghidangkan makanan yang diperuntukkna bagi orang-orang yang ta‟ziah (menjenguk yang meninggal).H Wahab Muhsin dan K. karena NU bukan perkumpulan orang yang CINTA BID‟AH. Sarah Fathul Mu‟in. Hasyiyatul Qalyubi Syekh Ar Romli berkata “diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak dibenarkan agama.H Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahullah beserta para asatidz NU lainnya berjuang memerangi TAHLILAN/ MA‟TAM 17 tahun lamanya didaerah Suka Rame. majalah NU Al-Mawa‟id menentang keras TAHLILAN/ MA‟TAM bahkan didalam majalah yang tebit pada tahun 1930an itu mengutip “bahwasanya Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan TAHLILAN/ MA‟TAM min AF‟ALIL JAHILIYAH (PERBUATAN ORANG JAHILIYAH) dan menurut sejarah itu berasal dari agama BUDHA. Juz 1. (I‟anatut Thalibin. bahwa mencegah umat dari bid‟ah munkarat ini adalah menghidupkan Sunnah Nabi SAW . Tasikmalaya. Sarah Fathul Mu‟in. 145-146) Dan tidak ada keraguan sedikitpun. adalah BID‟AH. dan didalam hal ini Imam Ahmad bin Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad yang sah dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram. yaitu apa yang dikerjakan orang. mematikan BID‟AH.” (Mughnil Muhtaj. Juz 2 hal. Al-Majmu’ Sarah Muhadzab Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. bahkan semua itu adalah haram. 146) Dan tidak disukai menyediakan makana pada hari pertama kematian.286 6. dan juga memindahkan makanan ke luburan secara musiman seperti haul. Singaparna. apakah para asatidz yang pura-pura tidak tahu ? ? ? tidak ingin tahu ? ? ? takut kehilangan BESEK (Berkat.

tidak tercatat.Note: Saya tidak cantumkan penulisnya karena lupa. saya mohon maaf karena tulisannya dimuat di blog ini.Terima kasih (Selengkapnya) . tapi saya setuju dengan dalil-dalil ini . kepada penulis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful