Empirisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Empirisme menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Empirisme lahir di Inggris dengan tiga eksponennya adalah David Hume, George Berkeley dan John Locke.

Filsafat ilmu
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu[1]. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

Daftar isi
[sembunyikan]

1 Konsep dan pernyataan ilmiah o 1.1 Empirisme o 1.2 Falsifiabilitas 2 Catatan kaki

[sunting] Konsep dan pernyataan ilmiah
Ilmu berusaha menjelaskan tentang apa dan bagaimana alam sebenarnya dan bagaimana teori ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena yang terjadi di alam. Untuk tujuan ini, ilmu menggunakan bukti dari eksperimen, deduksi logis serta pemikiran rasional untuk mengamati alam dan individual di dalam suatu masyarakat. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bf/Button_pagename.png

[sunting] Empirisme

Salah satu konsep mendasar tentang filsafat ilmu adalah empirisme, atau ketergantungan pada bukti. Empirisme adalah cara pandang bahwa ilmu pengetahuan diturunkan dari pengalaman yang kita alami selama hidup kita. Di sini, pernyataan ilmiah berarti harus berdasarkan dari pengamatan atau pengalaman. Hipotesa ilmiah dikembangkan dan diuji dengan metode empiris, melalui berbagai pengamatan dan eksperimentasi. Setelah pengamatan dan eksperimentasi ini dapat selalu diulang dan mendapatkan hasil yang konsisten, hasil ini dapat dianggap sebagai bukti yang dapat digunakan untuk mengembangkan teori-teori yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena alam.
[sunting] Falsifiabilitas

Salah satu cara yang digunakan untuk membedakan antara ilmu dan bukan ilmu adalah konsep falsifiabilitas. Konsep ini digagas oleh Karl Popper pada tahun 1919-20 dan kemudian dikembangkan lagi pada tahun 1960-an. Prinsip dasar dari konsep ini adalah, sebuah pernyataan ilmiah harus memiliki metode yang jelas yang dapat digunakan untuk membantah atau menguji teori tersebut. Misalkan dengan mendefinisikan kejadian atau fenomena apa yang tidak mungkin terjadi jika pernyataan ilmiah tersebut memang benar.
Artikel bertopik ideologi atau filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

[sunting] Catatan kaki
1. ^ Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008. Halaman 20. III. DUALISME a. Pengertian Pokok. Dualisme adalah ajaran atau aliran/faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakekat yaitu hakekat materi dan hakekat rohani. Kedua macam hakekat itu masing-masing bebas berdiri sendiri, sama azazi dan abadi. Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakekat ini adalah terdapat dalam diri manusia. b. Tokoh-tokohnya. 1. Plato (427 -347 Sb.H) 2. Aristoteles (384 -322 Sb.H) 3. Descartes (1596 -1650) 4. Fechner (1802 -1887) 5. Arnold Gealinex 6 .Leukippos

Pengalaman inderawi sering dianggap sebagai pengadilan yang tertinggi. Pengertian Pokok. Thomas Hobbes ( 1588 -1679) 3. Tokoh-tokohnya. RASIONALISME. Anaxagoras 8. Daugall 9. 1. Empirisme radikal berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai kepada pengalaman inderawi dan apa yang tidak dapat dilacak bukan pengetahuan. Pada dasarnya Empirisme sangat bertentangan dengan Rasionalisme. A. John Locke ( 1632 -1704) 4. ide-ide yang masuk akal. Ini berarti semua pengetahuan betapapun rumitnya dapat dilacak kembali dan apa yang tidak dapat bukanlah ilmu pengetahuan. . Rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari ratio.Selain itu. Pengertian Pokok Empirisme berasal dari kata Yunani yaitu "empiris" yang berarti pengalaman inderawi. Schopenhauer (1788 -1860) IV. a. Empirisme memegang peranan yang amat penting bagi pengetahuan. kemudian di dalam otal dipahami dan akibat dari rangsangan tersebut dibentuklah tanggapantanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat inderawi tersebut. Francis Bacon (1210 -1292) 2. Roger Bacon ( 1214 -1294) V. Lebih lanjut penganut Empirisme mengatakan bahwa pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat inderawi. Zaman Rasionalisme berlangsung dari pertengahan abad ke XVII sampai akhir abad ke XVIII. Pada zaman ini hal yang khas bagi ilmu pengetahuan adalah penggunaan yang eksklusif daya akal budi (ratio) untuk menemukan kebenaran. tidak ada sumber kebenaran yang hakiki. sebaliknya Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan inderawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Oleh karena itu empirisme dinisbatkan kepada faham yang memilih pengalaman sebagai sumber utama pengenalanan dan yang dimaksudkan dengannya adalah baik pengalaman lahiriah yang menyangkut dunia maupun pengalaman batiniah yang menyangkut pribadi manusia.7. Seorang yang beraliran Empirisme biasanya berpendirian bahwa pengetahuan didapat melalui penampungan yang secara pasip menerima hasil-hasil penginderaan tersebut. George Berkeley ( 1665 -1753) 5. malah barangkali merupakan satu-satunya sumber dan dasar ilmu pengetahuan menurut penganut Empirisme. b. Hc. sehingga pengenalan inderawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. Rasionalisme adalah merupakan faham atau aliran atau ajaran yang berdasarkan ratio. EMPIRISME a. David Hume ( 1711 -1776) 6.

G. Tokoh-tokohnya 1. Hal ini menjadi menampak lagi pada bagian kedua abad ke XVII dan lebih lagi selama abad XVIII antara lain karena pandangan baru terhadap dunia yang diberikan oleh Isaac Newton (1643 -1727). dan bukan akal atau rasio. kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia. B. Baru dalam abad mereka menaikkan obor terang yang menciptakan manusia dan masyarakat modern yang telah dirindukan. Berkat sarjana geniaal Fisika Inggeris ini yaitu menurutnya Fisika itu terdiri dari bagian-bagian kevil (atom) yang berhubungan satu sama lain menurut hukum sebab akibat. Pengalaman inderawi adalah satu-satunya sumber pengetahuan. Nicholas Malerbranche (1638 -1775) 3. Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan tentang kebenaran yang sempurna tidak diperoleh melalui akal. Semua pengetahuan turun secara langsung. kulit dan hidung. telinga. De Spinoza (1632 -1677 M) 4.Leibniz (1946-1716) 5. Dengan kata lain. Sebagai suatu doktrin empirisme adalah lawan dari rasionalisme. 5. Christian Wolff (1679 -1754) 6. melihat tambahan ilmu pengetahuan yang besar sekali akibat perkembangan yang pesat dari ilmu-ilmu alam. Semua gejala alam harus diterangkan menurut jalan mekanis ini. . Berdasarkan kepercayaan yang makin kuat akan kekuasaan akal budi lama kelamaan orang-orang abad itu berpandangan dalam kegelapan. 4. atau di simpulkan secara tidak langsung dari data inderawi (kecuali beberapa kebenaran definisional logika dan matematika). Semua yang kita ketahui pada akhirnya bergantung pada data inderawi. karena kepercayaan itu pada abad XVIII disebut juga zaman Aufklarung (pencerahan). Istilah empirisme di ambil dari bahasa Yunani empeiria yang berarti coba-coba atau pengalaman.Ternyata. Harus diakui bahwa Newton sendiri memiliki suatu keinsyafan yang mendalam tentang batas akal budi dalam mengejar kebenaran melalui ilmu pengetahuan. 2. Blaise Pascal (1623 -1662 M) Empirisme Empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal.W. Akal budi mendapat tugas untuk mengolah bahan bahan yang di peroleh dari pengalaman. melainkan di peroleh atau bersumber dari panca indera manusia. penggunaan akal budi yang demikian tidak sia-sia. b. Ajaran-ajaran pokok empirisme yaitu: 1. 3. lidah. Pandangan bahwa semua ide atau gagasan merupakan abstraksi yang dibentuk dengan menggabungkan apa yang dialami. Rene Descartes (1596 -1650) 2. Akal budi sendiri tidak dapat memberikan kita pengetahuan tentang realitas tanpa acuan pada pengalaman inderawi dan penggunaan panca indera kita. yaitu mata. Maka tidak mengherankan bahwa pada abad-abad berikut orang-orang yang terpelajar Makin percaya pada akal budi mereka sebagai sumber kebenaran tentang hidup dan dunia.

Pemikiran John termuat dalam tiga buku pentingnya yaitu essay concerning human understanding. ilmu alam. dan kedokteran. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap aliran rasionalisme. dan two treatises on government. terbit tahun 1748 dan an encuiry into the principles of moral yang terbit tahun 1751. Di samping itu pemikiran Hume ini merupakan usaha analisias agar empirisme dapat di rasionalkan teutama dalam pemunculan ilmu pengetahuan yang di dasarkan pada pengamatan “(observasi ) dan uji coba (eksperimentasi). Otak tak lebih dari sehelai kertas yang masih putih. terbit tahun 1600. bukan budi (otak). John Locke (1632-1704) Ia lahir tahun 1632 di Bristol Inggris dan wafat tahun 1704 di Oates Inggris. Dari ungkapan ini Hume menyampaikan bahwa seluruh pemikiran dan pengalaman tersusun dari rangkaian-rangkaian kesan (impression). dan sebagainya. sastra dan juga filsafat. terbit tahun 1690. Empirio-kritisisme Disebut juga Machisme. Aliran ini juga anti metafisik. Aliran ini didirikan oleh Avenarius dan Mach. letters on tolerantion terbit tahun 16891692. Pemikiran empirisnya terakumulasi dalam ungkapannya yang singkat yaitu I never catch my self at any time with out a perception (saya selalu memiliki persepsi pada setiap pengalaman saya). Empirisme sebagai filsafat pengalaman. maka menurut empiris. kemudian pengertian-pengertian dan akhirnya pengetahuan. kausalitas. yaitu melalui suatu institusi dalam diri manusia (impression. David Hume lahir di Edinburg Scotland tahun 1711 dan wafat tahun 1776 di kota yang sama. Hume seorang nyang menguasai hukum. John Locke dan David Hume. baru melalui pengalamanlah kertas itu terisi. Dengan ungkapan singkat Locke : Segala sesuatu berasal dari pengalaman inderawi. Bila rasionalisme mengatakan bahwa kebenaran adalah rasio. mengakui bahwa pengalaman sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. Aliran ini dapat dikatakan sebagai kebangkitan kembali ide Barkeley dan Hume tatapi secara sembunyi-sembunyi. . dasarnya ialah pengalaman manusia yang diperoleh melalui panca indera. David Hume (1711-1776). Tokoh-Tokoh Empirisme Aliran empirisme dibangun oleh Francis Bacon (1210-1292) dan Thomas Hobes (1588-1679). b. Inti aliran ini adalah ingin “membersihkan” pengertian pengalaman dari konsep substansi. Sebagai gantinya aliran ini mengajukan konsep dunia sebagai kumpulan jumlah elemenelemen netral atau sensasi-sensasi (pencerapan-pencerapan). Ia juga ahli politik. keniscayaan. Pemikiran ini lebih maju selangkah dalam merumuskan bagaimana sesuatu pengetahuan terangkai dari pengalaman. Dengan demikian dia menyamakan pengalaman batiniah (yang bersumber dari akal budi) dengan pengalaman lahiriah (yang bersumber dari empiri). namun mengalami sistematisasi pada dua tokoh berikutnya. atau kesan yang disistematiskan ) dan kemudian menjadi pengetahuan. ebuah aliran filsafat yang bersifat subyaktif-idealistik. a.6. sebagai pengertian apriori. rangkaian pemikiran tersebut dapat di gambarkan sebagai berikut: Beberapa Jenis Empirisme 1. Karya tepentingnya ialah an encuiry concercing humen understanding. kemudian menimbulkan kesan-kesan. karena dituntut oleh tuntunan sifat netral filsafat.

Semua proposisi yang benar dapat dijabarkan (direduksikan) pada proposisi-proposisi mengenai data inderawi yang kurang lebih merupakan data indera yang ada seketika c. tidak memerlukan dalil-dalil yang muluk-muluk dan abstrak. yang disebabkan orang-orang merasa mempunyai harapan-harapan yang besar atas hasil-hasil ilmu pengetahuan alam.2. Empiris Radikal Suatu aliran yang berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai pada pengalaman inderawi. dan bukti-bukti tidak dapat ditimba sampai habis sama sekali. b. Dalam situasi semacam iti. Prinsip system logika formal dan prinsip kesimpulan induktif tidak dapat dibuktikan dengan mengacu pada pengalaman. MATERIALISME Yaitu faham yang menganggap bahwa dunia ini tidak ada selain materi atau nature (alam) dan dunia fisik adalah satu. Empirisme Logis Analisis logis Modern dapat diterapkan pada pemecahan-pemecahan problem filosofis dan ilmiah. dapat diterima sebagai pasti jika tidak ada kemungkinan untuk mengujinya lebih lanjut dan dengan begitu tak ada dasar untukkeraguan. Adapun kritikan kaum agama untuk materalisme : a. Faham ini mendapat tanggapan yang serius pada zaman Aufklarung (pencerahan) di Eropa Barat. Soal kemungkinan melawan kepastian atau masalah kekeliruan melawan kebenaran telah menimbulkan banyak pertentangan dalam filsafat. Padahal kata Hegel. Materialisme menyatakan bahwa alam wujud ini terjadi dengan sendirinya dari chaos (kacau balau). Apa yang tidak dapat dilacak secara demikian itu. Mereka mengatakan bahwa pernyataan. Ditulis dalam FilsAFat « Nasehat Mbah Hasyim Benarkah perbedaan itu Rohmat? » Beberapa Aliran-Aliran Filsafat 1. Teori materialisme jelas berpegang pada kenyataan-kenyataan yang jelas dan mudah dimengerti. kita tidak hanya berkata: Aku merasa yakin (I feel certain). Pada abad 19 pertengahan faham ini popular di Eropa Barat.pernyataan empiris. Pertanyaan-pertanyaan mengenai hakikat kenyataan yang terdalam pada dasarnya tidak mengandung makna. Kelompok falibisme akan menjawab bahwa: tak ada pernyataan empiris yang pasti karena terdapat sejumlah tak terbatas data inderawi untuk setiap benda. dianggap bukan pengetahuan. Ada batas-batas bagi Empirisme. Ada pihak yang belum dapat menerima pernyataan bahwa penyelidikan empiris hanya dapa memberikan kepada kita suatu pengetahuan yang belum pasti (Probable). Empirisme Logis berpegang pada pandangan-pandangan berikut : a. tetapi aku yakin. Faham ini tidak mengakui adanya Tuhan (ateis) sehingga mendapat tantangan yang keras dari kaum agama di mana-mana. kacau balau yang mengatur bukan lagi kacau balau namanya . 3.

Faham empirisme memiliki kelemahan : 1. Aristoteles (384-322). Perhubungan antara keduanya itu menciptakan kehidupan dalam alam. Materialisme menerangkan bahwa segala peristiwa diatur oleh hukum alam. Anaximandros (610-545). dan akibat dari rangsangan itu terbentuklah tanggapan-tanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat indriawi tersebut. Kedua macam hakikat itu masing-masing bebas berdiri sendiri. Thomas Hobbes (1588-1679). Aliran ini sangat bertentangan dengan rasionalisme. Indera sering menipu 3.460-545). Contoh yang paling jelas tentang adanya kerja sama kedua hakikat ini adalah terdapat dalam diri manusia. Indera sifatnya terbatas 2. ia merupakan sumber dari pengetahuan manusia. yang kemudian dipahami di dalam otak. EMPIRISME Yaitu aliran yang menjadikan pengalaman sebagai sumber pengetahuan. sama asasi dan abadi. Sebaliknya empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan indriawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna. Tokohnya : Plato (427-347). DUALISME Yaitu faham yang memandang alam ini terdiri atas dua macam hakikat yaitu hakikat materi dan hakikat rohani. dan Karl Marx (1818-1883) 2. Feuerbach (1804-1877). Demokritos (kl. karena itu pengenalan indrawi merupakan suatu bentuk pengenalan yang kabur. 3. Padahal dalil itu menunjukan adanya sumber dari luar alam sendiri yaitu Tuhan d. Pengalaman merupakan faktor fundamental dalam pengetahuan. Spencer (1820-1903). Descartes (1596-1650). Fechner (18021887).Daugall dan A.Schopenhaur (1788-1860). Pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat indriawi.b. rasionalisme mengatakan bahwa pengenalan yang sejati berasal dari rasio. Objek juga menipu. Materialisme tidak sanggup menerangkan suatu kejadian rohani yang paling mendasar sekalipun Tokoh faham materialisme : Aniximenes (585-528). Materialisme mendasarkan segala kejadian dunia dan kehidupan pada asal benda itu sendiri. Anaxagoras. Arnold Gealinex. Padahal pada hakikatnya hukum ala mini adalah perbuatan rohani juga c. seperti ilusi/fatamorgana . Leukippos. Lamettrie (1709-1715). Hc. Thales (625-545). Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman dengan cara observasi/penginderaan.

Immanuel Kant. Berbeda dengan abad sebelumnya. Thomas Hobbes (1588-1679M). John Locke (1632-1753M). dalam pengenalan indriawi sudah ada dua bentuk apriori. Berkeley. bahwa kelemahan empirisme ini karena keterbatasan indera manusia sehingga muncullah aliran rasionalisme. B. ide-ide yang masuk akal. Bagi Kant. Kant berusaha menawarkan persepektif baru dan berusaha mengadakan penyelesaian terhadap pertikaian itu dengan filsafatnya yang dinamakan kritisisme. dan Roger Bacon (1214-1294M) 4. Fichte. Christian Wolff. yaitu ruang dan waktu. J.Tokoh-tokohnya : Francis Bacon (1210-1292 M).De Spinoza. RENAISSANCE Yaitu kebangkitan kembali. Leibniz. dan dapat dikoreksi seandainya akal digunakan. Memang ada suatu realitas terlepas dari subjek yang mengindra. Kita hanya mengenal gejala-gejala yang merupakan sintesis antara yang di luar (aposteriori) dan ruang waktu ( a priori) 6. pengalaman tidak mungkin dapat menguji kebenaran hukum “sebab-akibat”. Rasionalisme yaitu faham yang berdasarkan rasio. Spinoza. Menurut rasionalisme. Idealisme mempunyai argumen epistomologi tersendiri. Tokohnya : Plato. rasionalisme selalu berpendapat bahwa akal merupakan faktor fundamental dalam suatu pengetahuan. Hegel 7. ide-ide dan pikiran. yakni abad pertengahan yang lebih menitikberatkan pada aspek ajaran agama Kristen di mana gereja menjadi symbol kejayaan dan kekuasaan dalam segala aspek kehidupan termasuk dalam . Schelling. Immanuel Kant sangat menolak kedua pandangan itu. dan Blaise Pascal 5. RASIONALISME Seperti yang telah disebutkan di atas. yakni sesuatu yang hadir dalam jiwa. Bagi aliran ini kekeliruan pada aliran empirisme disebabkan kelemahan alat indera tadi. Kedua-duanya berakar pada struktur dan objek sendiri. oleh sejarawan istilah tersebut digunakan untuk menunjukan berbagai periode kebangkitan intelektual. Oleh karena itu tokoh-tokoh teisme yang mengajarkan bahwa materi bergantung kepada spirit tidak disebut idealis karena mereka tidak menggunakan argumen epistemology yang digunakan oleh idealisme. Istilah idealisme diambil dari kata idea. tapi realitas tidak pernah dikenalinya. IDEALISME Yaitu suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat dipahami kaitannya dengan jiwa dan ruh. Nicholas Malerbranche. Liebniz. KRITISISME Kehadiran aliran rasionalisme dan empirisme sangat bertolak belakang dari tujuan semula. Herbert Spencer (1820-1903M). Tokohnya : Rene Descartes. Untuk memperoleh pengetahuan dan kebenaran. Idealisme menganggap bahwa realitas terdiri atas ruh-ruh (sukma) atau jiwa. karena peristiwa yang tak terhingga dalam kejadian ala mini tidak mungkin dapat diobservasi.

karena filsafat berakhir pada teori ilmu pengetahuan untuk memperoleh kebenaran dan bertindak di atas rel kebenaran yang sudah ditemukan”. Segala sesuatunya dikembalikan kepada Tuhan. Socrates. mengajukan sebuah proposisi yang terkenal bahwa sebelum manusia memahami dunia ia harus memahami dirinya sendiri. demikian kata Abu Y’aqub al-kindi (dalam Hossein Nasr. Aliran-Aliran Filsafat Ilmu Wednesday. Benih rasionalisme sebenarnya sudah ditanam sejak jaman Yunani kuno. Renaissance menandakan kebangkitan kembali ke pemikiran yang rasional. January. yang pada zaman terdaulunya yaitu pertengahan selalu dikembalikan kepada Tuhan. Salah satu tokohnya. Tokoh-tokoh rasionalisme diantaranya adalah Descartes. 26. Kunci untuk memahami dirinya itu adalah kekuatan rasio. rasionalisme diasosiasikan dengan pengenalan metode matematika (Rasionalisme continental). cara pemerolehan ilmu dalam masing-masing aliran akan dieksplorasi dan kontribusi masing-masing aliran dalam membangun pengetahuan akan didiskusikan. Leibniz dan Spinoza. Para pemikir rasionalisme berpandangan bahwa tugas dari para filosof diantaranya adalah membuang pikiran irasional dengan rasional. Sehingga akhirnya gereja sangat mendominasi dan siapa pun tidak bisa mengganggu gugat kekuasaan dan otoritasnya. Rasionalisme Rasionalisme adalah mashab filsafat ilmu yang berpandangan bahwa rasio adalah sumber dari segala pengetahuan.pemikiran. 1993) Makalah ini tertarik untuk mengkaji tentang aliran-aliran yang berkembang dalam filsafat ilmu. Prinsip prinsip dari filsafat ilmu akan dijelaskan. 14:03 Filsafat Ilmu Oleh. Strategi pengembangan ilmu model rasionalisme. Renaissance berbeda dengan abad pertengahan yang memiliki semangat kebebasan. Ini karena pemikiran filsafat ilmu berasal dari pikiran manusia. Fauzan Arrasyid Latar Belakang Sebagai bagian dari bangunan besar filsafat. “Filsafat adalah pengetahuan atas realitas dalam kemungkingn-kemungkinan akal manusia. dengan demikian. Sejak abad pencerahan. Pandangan ini misalnya disokong oleh Descartes yang menyatakan bahwa . Dengan demikian. kriteria kebenaran berbasis pada intelektualitas. filsafat ilmu hilang dan tumbuh berganti dari mashab yang satu ke mashab yang lainnya. adalah mengeksplorasi gagasan dengan kemampuan intelektual manusia.

Sejak saat itu. Selain itu. 2002). Empirisme menekankan bahwa ilmu pengetahuan manusia bersifat terbatas pada apa yang dapat diamati dan diuji. dengan demikian. realisme berpandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman inderawi ataupun gagasan yang tebangun dari dalam. dilakukan dengan penerapan metode ilmiah. Gagasan ini sejajar dengan filsafat modern dari pendekatan pengetahuan versi Kantianism fenonomologi sampai pendekatan struktural (Ibid. realisme memberikan teori dengan metode induksi empiris. Dalam membangun ilmu pengetahuan. Realisme Dalam pemikiran filsafat. ilmuwan dapat saja menganalisa kategori fenomena-fenomena yang secara teoritis eksis walaupun tidak dapat diobservasi secara langsung. Sumbangan utama dari aliran empirisme adalah lahirnya ilmu pengetahuan modern dan penerapan metode ilmiah untuk membangun pengetahuan. Hasil-hasil teknologi era industri dan era informasi tidak dapat dilepaskan dari andil rasionalisme untuk mendorong manusia menggunakan akal pikiran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan manusia. 2002). Gagasan utama dari realisme dalam konteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapatkan dari dual hal. Tradisi realisme mengakui bahwa entitas yang bersifat abstrak dapat menjadi nyata (realitas) dengan bantuan symbol-simbol linguistik dan kesadaran manusia. Strategi utama pemerolehan ilmu. tradisi empirisme adalah fundamen yang mengawali mata rantai evolusi ilmu pengetahuan sosial. Sumbangan rasionalisme tampak nyata dalam membangun ilmu pengetahuan modern yang didasarkan pada kekuatan pikiran atau rasio manusia. Para ilmuwan berkebangsaan Inggris seperti John Locke. Dalam konteks ini.pengetahuan sejati hanya didapat dengan menggunakan rasio. Acapkali empirisme diparalelkan dengan tradisi positivism. Tokoh lain. George Berkeley dan David Hume adalah pendiri utama tradisi empirisme (Calhoun. 2002). terutama dalam konteks perdebatan apakah ilmu pengtahuan sosial itu berbeda dengan ilmu alam. de Saussure adalah salah satu tokoh yang terpengaruh mengadopsi pendekatan empirisme Durkheim. Dalam area linguistik atau ilmu bahasa. Mediasi bahasa dan kesadaran manusia yang bersifat nyata inilah yang menjadi ide dasar ‘Emile Durkheim’ dalam pengembangan ilmu pengetahuan sosial. Bagi . Namun demikian keduanya mewakili pemikiran filsafat ilmu yang berbeda. Empirisme Empirisme adalah sebuah orientasi filsafat yang berhubungan dengan kemunculan ilmu pengetahuan modern dan metode ilmiah. Oleh karena itu. empirisme menempati tempat yang terhormat dalam metodologi ilmu pengetahuan sosial. Baruch Spinoza secara lebih berani bahkan mengatakan : “God exists only philosophically” (Calhoun. yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan. aliran empirisme memiliki sifat kritis terhadap abstraksi dan spekulasi dalam membangun dan memperoleh ilmu. Dengan demikian realisme dapat dikatakan sebagai bentuk penolakan terhadap gagasan ekstrim idealisme dan empirisme.

Pada gilirannya. Gerakan-gerakan pemikiran inilah yang kemudian membentuk dialektika modern antara idealisme dan materialism sejak era renaisans. Kontribusi lain dari tradisi realisme adalah sumbangannya terhadap filsafat kontemporer ilmu pengetahuan. Kant mengatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman dunia memerlukan kategori dan pandangan yang berada dalam ruang kesadaran manusia (ibid. Dalam Perjanjian Baru terdapat gagasan yang diagungkan. Dalam konsep ini Kant berargumen bahwa ide-ide rasional dibentuk tidak saja oleh ‘phenomenal’ tapi juga ‘noumenal’. dalam sejarah. Salah satu sumbangan dari tradisi filsafat idealisme adalah pengaruh idealism platonic dalam agama kristen. Aritoteles menjadi orang yang memberikan tantangan pemikiran bagi gagasan-gagasan idealis Plato. Salah satu tokoh pemikir idealis yang tersohor adalah Immanuel Kant. Idealism Idealisme adalah tradisi pemikiran filsafat yang berpandangan bahwa doktrin tentang realitas eksternal tidak dapat dipahami secara terpisah dari kesadaran manusia. mistisisme Kristen dan pengembangan pemikiran matematika oleh bangsabangsa Arab. idealisme tak bisa dipisahkan dengan gerakan Pencerahan dan filsafat Pasca Pencerahan Jerman. 2002). dalam memberikan argument-argument terhadap status ilmu pengetahuan spekulatif yang diklaim oleh tradisi empirisme. 1996) Ide-ide kaum realis seperti ini sangatlah kontributif pada abad 19 dalam menjembatani antara ilmu alam dan humaniora. 2002). Sebagai sebuah tradisi filosofi. Karya dan pandangan Plato memberikan garis demarkasi yang jelas antara pikiran-pikiran idealis dengan pandangan materialis. Gagasan Kant yang terkenal adalah ‘idealisme transedental’. Georg Hegel. obyek penelitian bahasa yang diteliti diistilahkan sebagai ‘la langue’ yaitu simbol-simbol linguistic yang dapat diobservasi (Francis & Dinnen. Sumbangan idealism terhadap ilmu pengetahuan modern sangatlah jelas. pemikiran Kristen turut memberikan andil dalam membentuk tradisi idealis terutama gagasan-gagasan dari Sain Augustine dengan pengembangan konsep penyucian jiwa. yakni “Permulaan adalah kata-kata” (Ibid.de Saussure. Kaum materialis mendasarkan pemikirannya pada bukti-bukti empiris sedangkan kaum idealis pada formasi teori. yakni kesadaran transedental yang berada pada pikiran manusia (ibid. Selain Kristen. 2002). pemikiran yang turut memberikan saham bagi tradisi idealis adalah mistisisme Yahudi. Pandangan Plato bahwa semua konsep eksis terpisah dari entitas materinya dapat dikatakan sebagai sumber dari pandangan idealism radikal. Kant menentang pendapat tradisi tokoh empiris seperti David Hume dan lain-lainnya. terutama melalui karya Roy Bashkar. Generasi idealis berikutnya dipelopori oleh. Dengan kata lain kategori dan gagasan eksis di dalam ruang kesadaran manusia terlebih dahulu sebelum adanya pengalaman-pengalaman inderawi. Melalui bukunya “Critique of pure reason” yang diterbitakan tahun 1781. 2002). Hegel mengenalkan gagasan pendekatan dialektis yang tidak memihak baik gagasan . terutama dalam konteks perdebatan antara klaim-klaim kebenaran dan metodologi yang disebut sebagai ‘methodenstreit’ (Calhoun. Ilmu pengetahuan modern diniscayakan oleh kohesi antara bukti-bukti empiris dan formasi teori. Aristoteles mendasarkan pemikiran filsafatnya berdasarkan materi dan fisik.

Namun demikian. Bagi kaum idealis konvensional. pemikiran filsafat idealisme dibangun terutama oleh gagasan-gagasan Hegel dan Kant. Menjawab kritik ini. 2002). Namun bagi Habermas. Tokohtokoh yang meletakkan batu pertama bagi fondasi filsafat politik modern antara lain John Rawls yang menulis tentang teori keadilan dan Habermas (1987) yang membuahkan karya ‘Communication action’. Fyerabend. penelitian dan pengembangan ilmu atas realitas sosial dan kebudayaan manusia tidak dapat begitu saja direduksi kedalam kuantifikasi angka yang bisa diverikasi karena realitas sosial sejatinya menyodorkan nilai-nilai yang bersifat kualitatif (Calhoun. Kerangka pengembangan ilmu menurut tradisi positivisme telah memunculkan perdebatan tentang apakah ilmu pengetahuan sosial memang harus “diilmiahkan”. Pikiran-pikiran Hegel inilah yang kemudian melahirkan konsep ‘spirit’-sebuah konsep yang integral dengan kelahiran tradisi ‘idealisme absolut’ (ibid. W. Tokoh-tokoh yang paling berpengaruh dalam mengembangkan tradisi positivisme adalah Thomas Kuhn.V. kenyataan sejarah merupakan determinisme sejarah yang statis dan tidak dapat ditolak. kenyataan sejarah adalah hasil dari dialektika dan komunikasi antar manusia. Menurut para oponen positivism. and filosof lainnya. Terminologi positivisme dikenalkan oleh Auguste Comte untuk menolak doktrin nilai subyektif. bangunan filsafat politik modern yang berpaham bahwa manusia dapat mengatur dunia melalui ilmu pengetahuan telah membuktikan vitalitas aliran idealisme Kantian. Paul K. Salah satu bagian dari tradisin positivism adalah sebuah konsep yang disebut dengan positivisme logis. kaum positivis mengatakan bahwa metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian sosial tidak menemukan ketepatan karena sulitnya untuk di verifikasi secara empiris. Kritik atas positivism berkaitan dengan penggunaan fakta-fakta yang kaku dalam penelitian sosial. digantikan oleh fakta yang bisa diamati serta penerapan metode ini untuk membangun ilmu pengetahuan yang diabdikan untuk memperbaiki kehidupan manusia. Dengan demikian. Melalui karya ini Habermas menjadi tokoh idealis yang mengoreksi idealisme konvensional. 2002). positivisme logis ingin membangun kepastian ilmu pengetahuan yang disandarkan lebih pada deduksi logis daripada induksi empiris. Dengan kata lain. Sebagai salah satu bagian dari positivisme. Pragmatisme . Positivisme ini dikembangkan oleh para filosof yang menamakan dirinya ‘Lingkaran Vienna’ (Calhoun. Pikiran-pikiran para tokoh ini membuka jalan bagi penggunaan berbagai metodologi dalam membangun pengetahuan dari mulai studi etnografi sampai penggunaan analisa statistik.O.‘kesadaran mental’ Kant maupun ‘bukti-bukti material’ dari kaum empiris. Quine. Positivisme Positivisme adalah doktrin filosofi dan ilmu pengetahuan sosial yang menempatkan peran sentral pengalaman dan bukti empiris sebagai basis dari ilmu pengetahuan dan penelitian. Habermas memposisikan manusia menjadi subyek aktif dalam praktekpraktek politik dan dalam membangun institusi-institusi sosial. 2002) pada awal abad ke duapuluh.

Tradisi pragmatism muncul atas reaksi terhadap tradisi idealis yang dominan yang menganggap kebenaran sebagai entitas yang abstrak. Gagasan ini kemudian disebut sebagai semiotik. tokoh yang mempopulerkan pragmatism. Para ulama yang sembilan dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dalam membuang adat istiadat upacara keagamaan lama bagi mereka yang telah masuk Islam. William James. Pada awalnya pragmatisme dengan tokoh-tokohnya mengambil jalan berpikir yang berbeda antara satu dengan lainnya. Peirce (dalam Calhoun. misalnya. kepercayaan dan nilai-nilai kemasyarakatan. lebih tertarik dalam meletakkan praktek dalam bentuk klarifikasi gagasan-gagasan. lebih tertarik dalam menghubungkan antara konsepsi kebenaran dengan area pengalaman manusia yang lain seperti. . pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta pengembangan Islam di pulau jawa adalah para ulama/mubaligh yang berjumlah sembilan. F. Pragmatisme berargumentasi bahwa filsafat ilmu haruslah meninggalkan ilmu pengetahuan transendental dan menggantinya dengan aktifitas manusia sebagai sumber pengetahuan.Pragmatisme adalah mashab pemikiran filsafat ilmu yang dipelopori oleh C. Dalam area ini pragmatisme memfokuskan pada kekuatan individu untuk meraih solusi kreatif terhadap masalah yang dihadapi. sistematis dan refleksi dari realitas. George Herbert Mead. John Dewey. Peirce adalah tokoh yang menggagas konsep bahasa sebagai media dalam relasi instrumental antara manusia dengan benda. menitikberatkan pada penguasaan proses berpikir kritis daripada metode hafalan materi pelajaran. 2002). menjadikan pragmatisme sebagai basis dari praktekpraktek berpikir secara kritis. Atas perjuangan mereka. berhasil mendirikan sebuah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berpusat di Demak Jawa Tengah. Sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian Perintis.S Schiller dan Richard Rorty. Tokoh selanjutnya. Pendekatan Dewey (1916) yang pragmatis dalam pendidikan. Sumbangan dari pragmatisme yang lain adalah dalam praktek demokrasi. Bagi para penganut mashab pragmatisme. misalnya. yang popular dengan sebuatan wali songo.S Peirce. Dewey. James.C. ilmu pengetahuan dan kebenaran adalah sebuah perjalanan dan bukan merupakan tujuan.

binatang dan bahkan menjelma menjadi batu. Dalam musyawarah tersebut Sunan Kali Jaga selaku Ketua aliran Tuban mengusulkan kepada majlis musyawarah agar adat istiadat lama yang sulit dibuang. ada suatu keyakinan bahwa manusia setelah mati. manusia. Sebuah kitab yang isinya mengatur tata cara pelaksanaan kurban. Catur masya. ALIRAN GIRI adalah suatu aliran yang dipimpin oleh Raden Paku (Sunan Giri) dengan para pendukung Raden Rahmat (Sunan Ampel). Karena murninya aliran dalam menyiarkan dan mengembangkan Islam.Para ulama yang sembilan (wali songo) dalam menangguangi masalah adat istiadat lama bagi mereka yang telah masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN. kemudian dilanjutkan dengan bacaan mantra-mantra dan nyanyian-nyanyian suci oleh para pendeta agar permohonannya dikabulkan. yang penting mereka mau memeluk Islam. *1 Musyawarah para wali *2 Pada masa para wali dibawah pimpinan Sunan Ampel. dari 1-7 hari roh tersebut masih berada dilingkungan rumah keluarganya. Hindu. Sunan Kudus. keyakinan animisme dan dinamisme. Yajna besar dibagi menjadi dua bagian yaitu Hafiryayajna dan Somayjna. termasuk didalamnya upacara Pinda Pitre Yajna dimasuki unsur keislaman. tumbuh-tumbuhan dan lain-lain sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup. Aliran ini dalam masalah ibadah sama sekali tidak mengenal kompromi dengan ajaran Budha. Sunan Muria. Hindu. aliran ini sangat disorot oleh aliran Giri karena dituduh mencampur adukan syari‟at Islam dengan agama lain. Adapun Hafiryayajna untuk semua orang. pernah diadakan musyawarah antara para wali untuk memecahkan adat istiadat lama bagi orang yang telah masuk Islam. jangan menjadi yang lainnya. Adapun ALIRAN TUBAN adalah suatu aliran yang dipimpin oleh R. yakni menjelma lahir kembali kedunia ada yang menjadi dewa. dan Aghrain. maka aliran ini disebut ISLAM PUTIH. sebelum memasuki karman. harus mau membuang jauhjauh segala adat istiadat lama yang bertentangan dengan syari‟at Islam tanpa reseve. roh tersebut datang lagi ke rumah keluarganya. animisme dan dinamisme diwarnai keislaman. Dalam upacara Pinda Pitre Yajna. . Aliran ini sangat moderat. Syarifuddin (Sunan Drajat) dan lain-lain. Usulan tersebut menjadi masalah yang serius pada waktu itu sebab para ulama (wali) tahu benar bahwa upacara kematian adat lama dan lain-lainnya sangat menyimpang dengan ajaran Islam yang sebenarnya. dan Sunan Gunung Djati. yaitu menyalakan api suci (membakar kemenyan) untuk kontak dengan para dewa dan roh si pulan yang dituju. Orang yang dengan suka rela masuk Islam lewat aliran ini. Selanjutnya diteruskan dengan menghidangkan saji-sajian berupa makanan.M. 100. minuman dan lain-lain untuk dipersembahkan ke para dewa. Hafiryayajna terbagi menjadi empat bagian yaitu : Aghnidheya. Maka dari itu. Maka para wali aliran Tuban berusaha adat istiadat Budha. Agar mereka jangan terlalu jauh menyimpang dari syari‟at Islam. Pada hari ke 40. Dengan ajarah agama Hindu yang terdapat dalam kitab Brahmana. mereka membiarkan dahulu terhadap pengikutnya yang mengerjakan adat istiadat upacara keagamaan lama yang sudah mendarah daging sulit dibuang. Syahid (Sunan Kalijaga) yang didukung oleh Sunan Bonang. pada hari-hari tersebut harus diadakan upacara saji-sajian dan bacaan mantera-mantera serta nyanyian suci untuk memohon kepada dewa-dewa agar rohnya si pulan menjalani karma menjadi manusia yang baik. sajian-sajian untuk menyembah dewa-dewa dan upacara menghormati roh-roh untuk menghormati orang yang telah mati (nenek moyang) ada aturan yang disebut Yajna besar dan Yajna kecil. Somayajna adalah upacara khusus untuk orang-orang tertentu. 1000 dari kematiannya. Pinda Pitre Yajna. Maka aliran ini dicap sebagai aliran Islam abangan. Dari empat macam tersebut ada satu yang sangat berat dibuang sampai sekarang bagi orang yang sudah masuk Islam adalah upacara Pinda Pitre Yajna yaitu suatu upacara menghormati roh-roh orang yang sudah mati. Pelaksanaan upacara tersebut diawali dengan aghnideya. Karena moderatnya aliran ini maka pengikutnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengikut aliran Giri yang “radikal”.

Sekalipun Sunan Ampel. sehingga kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadikan bid‟ah”. puasa. maka bertambah suburlah adat-istiadat lama yang melekat pada orang-orang Islam. Munculnya K. dinamisme yang melekat pada Islam. Pada masa kerajaan dipegang oleh Amangkurat II sebagai pengganti ayahnya. akan tetapi murid-muridnya yang cukup banyak sudah menyebar dimana-mana. para ulama yang berusaha mempengaruhi keraton dan masyarakat. terutama upacara adat Pinde Pitre Yajna dalam upacara kematian. yang ternyata ulama-ulama tersebut adalah ulama-ulama yang . zakat.H. ia membela.Mendengar usulan Sunan Kali Jaga yang penuh diplomatis itu. akan tetapi juga menyebarkan fikiran-fikiran pembaharuan dalam Islam. haji dan lain sebagainya tidak usah dilakukan. Akan tetapi aneh bin ajaib. Hindu. muncul seorang ulama di Yogyakarta bernama K. Melihat tindakan yang sewenang-wenang terhadap ulama aliran Giri itu. Sekalipun Syekh Siti Jenar berhasil dibunuh. mereka ditangkapi dan dibunuh/dibrondong di lapangan Surakarta sebanyak 7. maka lahir suatu ajaran kleni / aliran kepercayaan yang berbau Islam. agar umat Islam menjadi umat yang maju seperti umat-umat lain. mitung dina. Ahmad Dahlan bukan saja berusaha mengikis habis segala adat istiadat Budha. Maka tatacara untuk mendekatkan diri kepada Allah lewat shalat. Pada masa kerajaan Islam di Jawa. Dengan demikian lenyaplah sudah ulama-ulama penegak Islam yang konsekwen. maka hal tersebut berjalan sesuai dengan keinginannya. dibawah pimpinan raja Amangkurat I. Pertanyaan Sunan Ampel tersebut kemudian dijawab oleh Sunan Kudus sebagai berikut : “Saya sangat dengan pendapat Sunan Kali Jaga”.H. animisme. maka Trunojoyo Santri Giri berusaha menyusun kekuatan untuk menyerang Amangkurat I yang keparat itu. Maka dari itu tidaklah heran muridnya Sunan Kali Jaga sendiri yang bernama Syekh Siti Jenar merasa mendapat peluang yang sangat leluasa untuk mensinkritismekan ajaran Hindu dalam Islam. kemunculan beliau tersebut disambut negatif oleh sebagian ulama itu sendiri. maka bukan saja upacara seperti itu yang berkembang subur. Ulama-ulama yang boleh hidup dimasa itu adalah ulama-ulama yang lunak (moderat) yang mau menyesuaikan diri dengan keadaan masyarakat yang ada. nyatus. Baru pada tahun 1912 M. bahwa adat istiadat lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam. Ia bekerja sama dengan VOC menyerang Giri Kedaton dan semua upala serta santri aliran Giri dibunuh habis-habisan. dan Sunan Drajat sangat tidak menyetujui. karena beliau telah memandang bahwa Islam dalam masyrakat Indonesia telah banyak dicampuri berbagai ajaran yang tidak berasal dari Al Qur‟an dan Al Hadits. Ahmad Dahlan yang berusaha sekuat kemampuannya untuk mengembalikan Islam dari sumbernya yaitu Al Qur‟an dan As Sunnah. Sunan Ampel selaku penghulu para wali pada waktu itu dan sekaligus menjadi ketua sidang/musyawarah mengajukan pertanyaan sebagai berikut : “Apakah tidak dikhawatirkan dikemudian hari?. para Ulama aliran Giri yang terus mempengaruhi pra raja Islam pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menegakkan syari‟at Islam yang murni mendapat kecaman dan ancaman dari para raja Islam pada waktu itu. karena raja-raja Islam mayoritas menganut aliran Tuban. Dan tumbuhlah apa yang disebut “Manunggaling Kaula Gusti” yang artinya Tuhan menyatu dengan tubuhku. matang puluh. Dari akibat lunaknya aliran Tuban. dan nyewu.000 orang ulama. Mulai saat itulah secara resmi berdasarkan hasil musyawarah. akan tetapi mayoritas anggota musyawarah menyetujui usulan Sunan Kali Jaga. Sehingga pusat pemerintahan kerajaan di Demak berusaha dipindahkan ke Pajang agar terlepas dari pengaruh para ulama aliran Giri. dimana-mana merajalela perbuatan khurafat dan bid‟ah sehingga umat Islam hidup dalam keadaan konservatif dan tradisional. Dari hasil olahannya. Dari itu maka kepercayaan seperti itu hidup subur sampai sekarang. Keadaan umat Islam setelah para wali meninggal dunia semakin jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. Keadaan yang demikian terus berjalan berabad-abad tanpa ada seorang ulamapun yang muncul untuk mengikis habis adat-istiadat lama yang melekat pada Islam terutama Pinda Pitre Yajna. Sunan Giri. upacara dalam agama Hindu yang bernama Pinda Pitre Yajna dilestarikan oleh orang-orang Islam aliran Tuban yang kemudian dikenal dengan nama nelung dino. dendam terhadap Truno Joyo yang menyerang pemerintahan ayahnya. bahkan semua keturunan Sunan Giri dihabisi pula. akan tetapi keyakinan animisme dan dinamisme serta upacara-upacara adat lain ikut berkembang subur.

Saifuddin Zuhn.tidak setuju untuk membuang beberapa adat istiadat Budha dan Hindu yang telah diwarnai keislaman yang telah dilestarikan oleh ulama-ulama aliran Tuban dahulu. Sejarah Kebangkitan Islam dan Perkembangannya di Indonesia. maka kita tidak akan lagi mengatakan bahwa upacara kematian adalah ajaran Islam. maka istilah tahlilan dalam upacara kemagian hanya dikenal di Jawa saja. Ada satu hal yang perlu kita jaga baik-baik. Menurut penulis. Seandainya ada pun hanya sebagai rembesan dari pulau Jawa saja. Ab. Al Ma’arif Bandung 1979 2. dan negara-negara lainnnya diseluruh dunia sama sekali tidak mengenal upacara tahlilan dalam kematian ini. kita mau membuka hati untuk menerima kebenaran yang hakiki dan kita mudah-mudahan akan menjadi orang Islam yang konsekwen terhadap ajaran Alloh dan RosulNya. Sekitar Wali Sanga. K. Perbandingan Agama. perkataan seperti ini termasuk dosa besar. Mesir. yang terkenal dengan nama upacara nelung dina. Menara Kudus 1974 4.Siti Syamsiyah Solo 1977 . Orang-orang Hindu sama sekali tidak mau melestarikan ajaran Islam. Kenapa harus ditambah-tambahin/mengada-ngada. Abu Ahmadi. dan nyewu. karena berarti Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya serta kaum muslimin seluruh dunia selain orang pulau Jawa yang matinya tidak ditahlili adalah kerbau semua. Mereka beranggapan ajaran Rasulullah masih kurang sempurna. Keputusan ini nampaknya benar-benar dilaksanakan oleh orang NU. Apalagi di negara-negara lain seperti Arab. Menara Kudus 1979 3. Drs. Mudah-mudahan setelah kita tahu sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. Di pulau-pulau lain seluruh Indonesia tidak ada acara ini. matang dina. jangan sekali-kali kita berani mengatakan bahwa orang yang matinya tidak ditahlil adalah kerbau.H. Sesuai dengan sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian. mitung dina. Sehingga semua acara yang bersifat keagamaan diawali dengan bacaan tahlil. Mulai saat itulah secara lambat laun upacara Pinda Pitre Yajna yang diwarnai keislaman berubah nama menjadi tahlilan sampai sekarang. Tetapi kenapa kita orang Islam justru melestarikan keyakinan dan ajaran mereka. nyatus. Na‟udzu billahi mindzalik Penulis SUHADI Daftar Literatur 1. Tak cukupkah bagi kita Sunnah Rasulullah yg sudah jelas terang benderang saja yg kita kerjakan. Sunan Giri. Dengan sudah tahunya sejarah lahirnya tahlilan dalam upacara kematian yang terurai diatas. bahkan kita akan bisa mengatakan bahwa orang yang tidak mau membuang upacara tersebut berarti melestarikan salah satu ajaran agama Hindu. Solihin Salam. Pada muktamarnya di Makasar NU mengeluarkan suatu keputusan yang antara lain : “Setiap acara yang bersifat keagamaan harus diawali dengan bacaan tahlil yang sistimatikanya seperti yang kita kenal sekarang di masyarakat”. Umar Hasyim. bahkan tidak mau kepercikan ajaran Islam sedikitpun. yang antara lain upacara Pinda Pitre Yajna yang diisi nafas Islam. Pada tahun 1926 para ulama Indonesia bangkit dengan didirikannya organisasi yang diberi nama “Nahdhotul Ulama” yang disingkat NU. termasuk acara kematian.

php?t=4135127 MUKTAMAR I NAHDLATUL ULAMA (NU) KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 TENTANG KELUARGA MAYIT MENYEDIAKAN MAKAN KEPADA PENTAKZIAH TANYA : Bagaimana hukumnya keluarga mayat menyediakan makanan untuk hidangan kepada mereka yang datang berta‟ziah pada hari wafatnya atau hari-hari berikutnya. Hasil wawancara dengan tokoh Agama Hindu. Bagaimanakah tentang hewan yang disembelih dan dimasak kemudian dibawa di belakang mayit menuju kuburan untuk disedekahkan ke para penggali kubur saja. 7. KETERANGAN : Dalam kitab I‟anatut Thalibin Kitabul Janaiz: “MAKRUH hukumnya bagi keluarga mayit ikut duduk bersama orang-orang yang sengaja dihimpun untuk berta‟ziyah dan membuatkan makanan bagi mereka.” Dalam kitab Al Fatawa Al Kubra disebutkan : “Beliau ditanya semoga Allah mengembalikan barokah-Nya kepada kita. Diponegoro Bandung 1975 Source: http://www. DAN DEMIKIAN HALNYA YANG DILAKUKAN PADA HARI . Jakarta 1961 6.us/showthread. sesuai dengan hadits riwayat Ahmad dari Jarir bin Abdullah al Bajali yang berkata: ”kami menganggap berkumpul di (rumah keluarga) mayit dengan menyuguhi makanan pada mereka. setelah si mayit dikubur. Soekmono.kaskus. itu sebagai bagian dari RATAPAN (YANG DILARANG). dan TENTANG YANG DILAKUKAN PADA HARI KETIGA KEMATIAN DALAM BENTUK PENYEDIAAN MAKANAN UNTUK PARA FAKIR DAN YANG LAIN.5. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. apabila harus dengan cara berkumpul bersama-sama dan pada hari-hari tertentu. Hasan. sedang hukum makruh tersebut tidak menghilangkan pahala itu. Tri Karya. dengan maksud bersedekah untuk mayat tersebut? Apakah keluarga memperoleh pahala sedekah tersebut? JAWAB : Menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh itu hukumnya MAKRUH. A. Soal Jawab.

jika ia berbuat di luar kebiasaan masyarakat. gara-gara ia tidak mau melakukan prosesi penghormatan di atas. A. tetapi sebagian dari mereka tidak rela (jika tirkah itu digunakan sebelum dibagi kepada ahli waris).Aziz Masyhuri. Sebab tirkah yang belum dibagikan mutlak harus disterilkan jika terdapat ahli waris yang majrur ilahi. maka bagaimana hukumnya.). Penerbit PPRMI dan Qultum Media. Kalau mereka melaksanakan adat tersebut dan bersedekah tidak bertujuaan (pahala) akhirat. serta yang dilakukan pada genap sebulan dengan pemberian roti yang diedarkan ke rumah-rumah wanita yang menghadiri proses ta‟ziyah jenazah. Munas.KETUJUH.KH. Pengantar: Rais „Am PBNU. ia harus bertujuan untuk menangkal “OCEHAN” ORANG-ORANG BODOH (yaitu orang-orang yang punya adat kebiasaan menyediakan makanan pada hari wafat atau hari ketiga atau hari ketujuh. Walaupun ahli warisnya sudah pandai-pandai. DR. Dalam melakukan prosesi tersebut. agar mereka tidak menodai kehormatan dirinya. dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M).MA Sahal Mahfudh. KH. diharapkan ia mendapatkan pahala setara dengan realisasi perintah Nabi SAW terhadap seseorang yang batal (karena hadast) shalatnya untuk menutup hidungnya dengan tangan (seakan-akan hidungnya keluar darah). Penerbit Lajnah Ta‟lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur dan Khalista.III. menurut anggapan masyarakat harus dilaksanakan seperti “wajib”. atas keingnan ahli waris itu masih ikut dibagi/dihitung dalam pembagian tirkah/harta warisan. Mereka melakukan semua itu tujuannya hanya sekedar melaksanakan kebiasaan penduduk setempat sehingga bagi yang tidak mau melakukannya akan dibenci oleh mereka dan ia akan merasa diacuhkan. SELESAI . dst-penj. Keputusan Muktamar. cet. Pendapat Para Ulama tentang Tahlilan Bismillah… Assalaamu’alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokaatuh… Yang berkembang dimasyarakat luas pada saat ini adalah AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH adalah mereka yang melakukan qunut pada waktu sholat subuh. tradisi demikian. Tirkah tidak boleh diambil / dikurangi seperti kasus di atas. Sebab.” Beliau menjawab bahwa semua yang dilakukan sebagaimana yang ditanyakan di atas termasuk BID‟AH YANG TERCELA tetapi tidak sampai haram (alias makruh). KEPUTUSAN MASALAH DINIYYAH NO: 18 / 13 RABI‟UTS TSAANI 1345 H / 21 OKTOBER 1926 REFERENSI : • Lihat : Ahkamul Fuqaha. Ini demi untuk menjaga kehormatan dirinya. boleh atau tidak? Apakah harta yang telah ditasarufkan. bagaimana hukumnya. orang yang suka . Solusi Problematika Hukum Islam. walau sebagian ahli waris yang lain tidak senang pentasarufan sebagaian tirkah bertujuan sebagai sedekah bagi si mayit selama satu bulan berjalan dari kematiannya. orang yang suka melakukan TAHLILAN/ MA‟TAM. Dengan sikap demikian. • Masalah Keagamaan Jilid 1 – Hasil Muktamar dan Munas Ulama Nahdlatul Ulama Kesatu/1926 s/d/ Ketigapuluh/2000. halaman 15-17). Pebruari 2007. kecuali (bisa haram) jika prosesi penghormatan pada mayit di rumah ahli warisnya itu bertujuan untuk “meratapi” atau memuji secara berlebihan (rastsa‟).

bahkan Rosul SAW yang tidak melakukan tahlilan dan tidak melakukan maulidan bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH. hal. Mereka bukannya mendoakan mayit tetapi begadang dengan bermain judi atau mabuk-mabukan. Wali Songo tidak serta merta membubarkan tradisi tersebut. Seperti yang telah kita ketahui. TAHLILAN/ MA‟TAM. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . Dalam tradisi lama. Wali Songo mengajarkan nilai-nilai Islam secara luwes dan tidak secara frontal menentang TRADISI HINDU yang telah mengakar kuat di masyarakat. Menrut Imam Syafi‟I dan Jumhur Ulama mengatakan tidak dapt sampai kepada simayit yang dikirimkan dan keterangan seperti ini telah diulang-ulang oleh Imam Nawawi didalam kitabnya Syarah Muslim. namun membiarkan tradisi itu berjalan. para shabat.” “Maka seseorang tidak akan memperoleh pahala sedikit pun dari hasil usaha orang lain. yaitu kitab Allah (Al-Qur‟an –red) dan Sunnahku (Al-Hadits Shahihah). no. Imam Syafi’I “Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan.3) 2. berdasarkan keterangan yang mutlak dari para Ulama Mutaqaddimin (Al-Qur‟an dan As-Sunnah) . bila ada orang meninggal. Hadits Shahih dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii “Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap. TAHLILAN/ MA‟TAM tidak ada dasar syaria‟ahnya 2.melakukan maulidan (penbacaan barjanji dan lain sebagainya).” PANDANGAN ULAMA TERHADAP TAHLILAN/ MA’TAM 1. Imam Malik bin Annas (Amam Annasa‟i). Tafsir Jalalain “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. tetapi masyarakat dibiarkan tetap berkumpul namun acaranya diganti dengan mendoakan pada mayit. hal 248) 2. hanya saja isinya diganti dengan nilai Islam.” (As Subuki. jika itu yang menjadi patokan mereka berarti dapat ditarik kesimpulan bahwasanya orang-orang yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat Subuh. TAHLILAN/ MA‟TAM merupakan kebiasaan orang-orang Hindu PANDANGAN AL-QUR’AN DAN AL-HADITS 1. TAKMILATUL MAJMU. Al-Haitami “Mayit tidak boleh dibacakan apa pun. hal. Juz X. Al-Muatha’ “Telah aku tinggalkan untuk kalian sesuatu yang bila mana kalian berpegang teguh dengannya niscaya kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya. di antara yang paling berjasa menyebarkan ajaran Islam di Indonesia adalah Wali Songo. dan maulidan berarti mereka bukan termasuk AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH berarti Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) dan Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali) yang tidak melakukan Qunut pada waktu sholat subuh beratri beliau bukan termasuk ahlussunah waljama‟ah dan lebih jauhnya Imam Madzhab yang 4 “Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi). Imam Syafi‟I dan Imam Ahmad bin Hanbal (Imam Hambali)”. Keberhasilan dakwah Wali Songo ini tidak lepas dari cara dakwahnya yang mengedepankan metode kultural atau budaya.” (AlMuatha‟. Al-Qadar. Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahulloh) HISTORY TAHLILAN/ MA’TAM Pada mulanya ditradisikan oleh Wali Songo (sembilan pejuang Islam di tanah Jawa). (Pengajian Mansyura: Bpk. Imam Nawawi “Adapun bacaan Al-Qur‟an dan mengirimkan pahalanya untuk mayit dan menggantikan shalatnya mayit tersebut. ini adalah suatu anggapan yang SALAH BESAR dan ini bukan termasuk golongan AHLUSSUNAH WAL JAMA‟AH melainkan ALUSSALAH WAL GAGABAH. syarah MUHADZAB. Juz 1.” (Tafsir Jalalain.560. KESIMPULAN: 1. maka sanak famili dan tetangga berkumpul di rumah duka.” (Al-Umm. 426) 3. 2/197) 3. Jadi istilah tahlil seperti pengertian di atas tidak dikenal sebelum Wali Songo.

784. padahal amalan qurban (mendekatkan diri kepada Allah ) hanya terbatas yang ada nash-nashnya (dalam Al-Qur‟an dan Sunnah Rosulullah SAW) dan tidak boleh dipalingkan dengan qiyas-qiyas dan pendapat-pendapat.a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. Adapun apabila mengambil bayaran atau upah sebagaimana dilakukan orang-orang dewasa ini. Bab Menghadiyahkan Pahala Bacaan Al-Qur‟an Kepada Orang Yang Telah Mati hal. Juz 2 hal. apa yang dikerjakan orang. bahwa bacaan (yang pahalanya dikirimkan kepada simayit) adalah tidak sampai kepadanya. karena bukan dari hasil usahanya sendiri.” (Tafsir Ibnu Katsir IV:258) Analisi Firman Allah: “Dan bahwasanya seseorang tidak akan mendapatkan sesuatu selain apa yang telah diusahakan” 1. sebab pahala bacaan itu adalah untuk pembacanya saja.a dan ulama-ulama yang mengikitinya mengambil kesimpulan. Dan tidak pernah memnerikan bimbingan. Al-Jamal. Sarah Shahih Muslim Adapun Al-Qur‟an pendapat yang masyhur dari madzhab Syafi‟I tidak sampai pahalanya kepada yang telah mati. Dan tidak pernah memberikan bimbingan.” (Al-Haitami.Zakariya) Analisa Kitab 1. maka hal seperti itu tidak akan sampai kepada yang telah mati. (AL HIDAYAH. Adzkar An-Nawawi Para ulama berselisih pendapat dalam hal sampai dan tidaknya pahala bacaan Al-Qur‟an. Karena ada hadits shahih yang diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) . berdasarkan firman Allah “Dan manusia tidak memperoleh. Sedangkan pahala hasil amalan tidak dapat dipindahkan ari amil (yang mengamalkan) pernuatan itu. apa bila bacaan itu dilakukan dengan tidak mengambil upah.9) 4. Juz IV.236) 5. demikian ia tidak dapat memperoleh pahala selain dari apa yang telah iya upayakan untuk dirinya. 4. sementara sebagian pengikut Imam Syafi‟I berpendapat bahwa pahala bacaan itu sampai kepada orang yang telah mati. 3.” (I‟anatut Thalibin. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan).”(An-Najm :39). bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. Tafsir Ibnu Katsir IV: 258 (maksudnya) ialah bagaimana seseorang tidak akan dibebani dengan dosa (orang) lain. Ibnu Katsir “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Imam Syafi‟I r. yaitu berkumpul dirumah keluarga mayit dan dihidangkannya makanan untuk itu. kalau toh amalan semacam itu baik . Imam Al Khazin “Dan yang masyhur dalam madzhab Syafi‟I. 145) Dan apa yang dibiasakan orang tentang hidangan makanan oleh keluarga mayit untuk dihidangkan para undangan. 2. Imam Syafi‟I r. bahwa pahala bacaan yang pahalanya dikirimkan kepada simayit adalah tidak dapat sampai. Adalah BID‟AH yang tidak disukai dalam agama.” (Al Khazin. I’anatut Thalibin “ya. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut. Al-Fatwa Wa Al Kubra Al Fighiyah. Sarah Fathul Mu‟in. maka pendapat yang masyhur dari madzhab Imam Syafi‟I serta golongan para ulama bahwasanya pahala bacaan Al-Qur‟an itu tidak akan sampai kepada orang yang telah mati. kalau toh amalan semacam itu baik . kecuali dari pahala hasil usahanya sendiri. Juz II. Tafsir Al-Maraghi XXVII:66) Adapun madzhab Ahmad bin Hanbal dan segolongan para ulama (menyatakan) bahwa bacaan Al-Qur‟an akan sampai (pahalanya) kepada yang telah mati. A. hal. baik dengan nash maupun isyarat. Oleh karena itu Rosulullah SAW tidak pernah menganjurkan umatnya untuk mengamalkan (pengiriman pahala bacaan). tentu mereka lebih dulu mengerjakannya. Yang bagi memberantasnya akan diberi pahala. ialah dengan member bayaran/ upah kepada pembaca Al-Qur‟an diatas kuburan dan yang lainnya. baik dengan nash maupun isyarat. dan tidak ada seorang sahabatpun yang tidak pernah mengamalkan hal tersebut. hal. tentu mereka lebih dulu mengerjakannya. karena bukan dari hasil usahanya sendiri. bahwa bacaan Al-Qur‟an (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit) adalah tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi. adalah termasuk BID‟AH Munkarat (bid‟ah yang diingkari agama).(terdahulu). Sebagaimana berkumpul dirumah simayit itu sendiri.

majalah NU Al-Mawa‟id menentang keras TAHLILAN/ MA‟TAM bahkan didalam majalah yang tebit pada tahun 1930an itu mengutip “bahwasanya Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan TAHLILAN/ MA‟TAM min AF‟ALIL JAHILIYAH (PERBUATAN ORANG JAHILIYAH) dan menurut sejarah itu berasal dari agama BUDHA. hal 248) 3.memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram.” (Hasyiyatul Qalyubi.” (Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba‟ah. Suka Rapih. apa yang dikerjakan orang tentang menolong binatangbinatang ketika mayit dikeluarkandari tempat bersemayamnya. sesudah seminggu. hal. Juz 1. yaitu apa yang dikerjakan orang. dan hidangan makanan untuk acara berkumpul dirumah keluarga mayit.” (Al-Umm. Tasikmalaya. adalah BID‟AH yang tidak disunatkan. membuka seluas-luasnya pintu kebaikan dan menutup serapat-rapatnya pintu-pintu keburukan. karena orang-orang memaksa-maksa diri mereka berbuat hal-hal yang akan membawa kepada hal yang diharamkan. Al-Umm ” Aku benci Al MA‟TAM yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan.286 6. bahkan semua itu adalah haram. karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan . Al-Majmu’ Sarah Muhadzab Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. Juz 1. dan juga memindahkan makanan ke luburan secara musiman seperti haul. hal 353) 5.H Muhammad Syihabuddin Muhsin rohimahullah beserta para asatidz NU lainnya berjuang memerangi TAHLILAN/ MA‟TAM 17 tahun lamanya didaerah Suka Rame. Hasyiyatul Qalyubi Syekh Ar Romli berkata “diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak dibenarkan agama.” (Mughnil Muhtaj. (I‟anatut Thalibin. apakah para asatidz yang pura-pura tidak tahu ? ? ? tidak ingin tahu ? ? ? takut kehilangan BESEK (Berkat. 145-146) 2. berkumpul dan acara hari keempat puluh. dan juga penyembelihan dikuburan. yaitu sebagaimana yang diterngangkan dalam kitab Ar Raudlah. mematikan BID‟AH. yang tidak disunatkan. (I‟anatut Thalibin. “Yaa Allah bukakan lah pintu hidayahMu dan bimbinglah kami kedalam jalan yang Engkau ridhoi” . adalah BID‟AH. Sarah Fathul Mu‟in. Qaul Ulama. Sarah Fathul Mu‟in. Al Fiqhu Alal Madzahibil Arba’ah “Dan diantara BID‟AH yang tidak disukai agama ialah. K. bahwa mencegah umat dari bid‟ah munkarat ini adalah menghidupkan Sunnah Nabi SAW . Juz 5. Kitab-kitab dan lain sebagainya. 145-146) Dan tidak ada keraguan sedikitpun. Mughnil Muhtaj Adapun menyediakan hidangan makanan oleh keluarga mayit dan berkumpulnya orang-orang banyak disitu. karena NU bukan perkumpulan orang yang CINTA BID‟AH. hal 539) (TAHLILAN dan SELAMATAN: Menurut Madzhab Syafi’i) Dari awal sampai saat ini sudah teramat sangat jelas apa itu TAHLILAN/ MA‟TAM dari sudut pandang Syari‟ah (AlQur‟an dan As-Sunah). hal 268) 4. yang tidak disukai dikerjakan.” (Al-Majmu‟ Sarah Muhadzab. Juz 2 hal.H Wahab Muhsin dan K. dan didalam hal ini Imam Ahmad bin Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad yang sah dari Jarir bin Abdullah Al Bajalii ” Kami ( yakni para Shahabat semuanya ) memandang/menganggap ( yakni menurut madzhab kami para Shahabat ) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan adalah sama dengan hokum Niyahah (meratapi mayit) yakni haram. Singaparna. naudzubillahhi min dzalik. dan juga menghidangkan makanan yang diperuntukkna bagi orang-orang yang ta‟ziah (menjenguk yang meninggal). 146) Dan tidak disukai menyediakan makana pada hari pertama kematian. (I‟anatut Thalibin. atau dikuburan. Jus 1. Juz 2 hal. Ini harus kita jadikan contoh terutama bagi orang-orang yang mengaku Ahlussunah. Juz 1. TAQLID BUTA dan FANATIK akan tetapi tajdid yang senantiasa berpegang kepada Al-Qur‟an dan As-Sunah Shahihah. Juz 2 hal.” (I‟anatut Thalibin. 146) Dan diantara bid‟ah yang munkarat yang tidak disukai ialah apa yang biasa dikerjakan orang tentang cara penyampaian rasa duka cita. Sarah Fathul Mu‟in. yang disebut kifarah. Sarah Fathul Mu‟in. ana miris karena ini semua perbuatan masyarakat BODOH yang TAQLID dan FANATIK yang mengakungaku Nahdiyin akan tetapi ia tidak tau menau apa-apa (BODOH). Hari ketiga. Baik senelum maupun sesudah kematian. dan biasanya hal ini identik dengan kegiatan orang-orang NU. Juz 2 hal. afwan ane pribadi miris ketika orang-orang diluar sana mencap NU sebagai Ahlul Bid‟ah. akan tetapi kenapa lagi-lagi masih banyak disekitar kita yang melakukan hal BODOH seperti itu. Imbalan sehabis TAHLILAN/ MA‟TAM).

saya mohon maaf karena tulisannya dimuat di blog ini. tidak tercatat.Terima kasih (Selengkapnya) . kepada penulis.Note: Saya tidak cantumkan penulisnya karena lupa. tapi saya setuju dengan dalil-dalil ini .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful