PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SOSIAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C UMUM

DIREKTORAT PENDIDIKAN KESETARAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2010

SAMBUTAN Pendidikan nasional sangat berperan bagi pembangunan manusia karena dapat menginvestasikan perwujudan manusia Indonesia yang berakhlak mulia, berkarakter produktif, dan berdaya saing sehingga dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Pendidikan sebagai hak azasi manusia tercantum pada pasal 28B ayat (2) UUD 1945 yang tertulis: “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”. Pasal 28C ayat (1) yang tertulis, “Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia”. Sejalan dengan Undang-undang tersebut untuk memenuhi hak-hak warga negara terhadap akses pendidikan bermutu, Pendidikan Kesetaraan sebagai salah satu bagian dari Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia, telah diperkenakan mulai tahun 1990, terutama untuk kalangan marjinal. Jumlah peserta didik dan lulusan Pendidikan Kesetaraan terus meningkat setiap tahun terutama pada tahun 2006, bahkan secara signifikan telah membantu mereka yang terkendala dalam menyelesaikan pendidikannya melalui jalur formal. Dengan demikian keberadaan Pendidikan Kesetaraan menjadi lebih penting dalam meningkatkan pendidikan sepanjang hayat di negara ini, dan terutama untuk menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar
iv
Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum

9 tahun baik yang masih usia sekolah maupun usia dewasa. Oleh karena itu pelaksanaan Pendidikan Kesetaraan masih perlu dikembangkan dan diperbaharui, melalui pemikiran kreatif dan inovatif, khususnya dalam diversifikasi pelayanan mengingat luas dan heterogennya cakupan sasaran Pendidikan Kesetaraan. Untuk itulah maka Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A, Paket B dan Paket C, dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan disusun agar dapat memberikan kemudahan bagi pendidik dan penyelenggara dalam melaksanakan pendidikan kesetaraan. Semoga Allah SWT berkenan memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin. Jakarta, Januari 2010 Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal.

Hamid Muhamad, Ph.D

Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum

v

diharapkan vi Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Jakarta. Januari 2010 Direktorat Pendidikan Kesetaraan Dr. masyarakat. Dengan adanya pedoman ini. dan tutor dalam memberikan layanan terbaiknya untuk program-program pendidikan kesetaraan bagi warga masyarakat. Direktorat Pendidikan Kesetaraan menyusun Pedoman Proses Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan yang memberikan rujukan teknis dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan. Pedoman dan petunjuk teknis ini diharapkan dapat dijadikan pegangan bagi para pembina. Pendidikan Kesetaraan menguatkan kreativitas dan produktivitas yang mungkin telah berkembang pada seseorang melalui pembelajaran kecakapan hidup. vii . akademisi. Kreativitas dan produktivitas peserta didik pendidikan kesetaraan sangat berpengaruh untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM). dan karakteristik peserta didik.pengambil keputusan. Pendidikan Kesetaraan dirancang untuk memberikan pengakuan terhadap pembelajaran mandiri dan pengetahuan yang diperoleh di luar sekolah. pamong belajar. praktisi. secara perorangan atau kelompok. Triyadi. KATA PENGANTAR Pendidikan dapat berperan untuk membangun kreativitas dan produktivitas SDM sekaligus penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan dunia kerja dan kesiapan belajar sepanjang hayat. dan seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan pendidikan nasional semakin mamahami arti penting dan strategisnya Pendidikan Kesetaraan dalam sistem pendidikan nasional. penyelenggara. penulis bahan ajar. potensi. Untuk meningkatkan mutu pendidikan kesetaraan. Sumber daya manusia yang kreatif dan produktif akan menampilkan hasil kerja atau kinerja yang baik.

.............. 17 B...... C....... 39 11...................... 1 1 2 3 3 BAB IV........... 19 LAMPIRAN ............................... Biodata Peserta Didik dan Tutor ..... Data Peserta Didik dan Tutor ...................... Tim Penilai .... Surat Rekomendasi .. Contoh Instrumen Penilaian Substansi .............. Jadwal Kegiatan Penyaluran Dana Bansos . 12 D... Maksud dan Tujuan ...... 11 A.. Pengertian ................................ 37 10............................... PROSEDUR PENGAJUAN............................................... 5 Proses Pembelajaran . 5 Peserta Didik ....... Mekanisme Pengajuan Proposal .......... 42 13........... 31 7....... Dasar Hukum ................ Petunjuk Penggunaan Dana Keterampilan Pendiidikan Kesetaraan Integrasi Kewirausahaan ........ Penyusunan Proposal . BAB II..................... D................ Biodata Pendidik/Tutor dan Tenaga Kependidikan .......... Penyaluran Dana ....... vi DAFTAR ISI .................... Latar Belakang .................. viii BAB I............. 30 6......... B.................. 15 G........ Matrik Succes Storry ........ 6 Pemanfaatan Dana ............ iv KATA PENGANTAR .................................................................................. 29 5... A.............................. 11 B......................... 13 E............................DAFTAR ISI SAMBUTAN .. Indikator Keberhasilan ....................................... Profil Lembaga ....................... 17 BAB V........................ 43 PENYELENGGARAAN ...................................... Pembukuan Penggunaan Dana Bansos Penyelenggaraan Paket C Umum ............. Sistematika Proposal Pendidikan Program Paket C Umum ......................... INDIKATOR KEBERHASILAN DAN PENGENDALIAN MUTU ...... Format Laporan ...................................................... 16 viii Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum ix .... PENILAIAN PROPOSAL DAN PENYALURAN DANA ................................ PENDAHULUAN ................................................................................................................. 36 9.................. Mekanisme Penilaian Proposal .............................................. 15 F....... 8 BAB III........ 12 C........ 22 2......... A....................................... C.......... 17 A............ Pengendalian Mutu . D.............................. 28 4...... Penetapan Lembaga Penyelenggara ................ 21 1......................................... Kelengkapan Administrasi ....................... B..................... Pelaporan Kegiatan ........ 5 Penyelenggara Program Paket C Umum ............. PENUTUP .................. 32 8. 40 12........ 27 3..

Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Visi Ditjen PNFI: Menuju Masyarakat Pembelajar Sepanjang Hayat Visi Direktorat Pendidikan Kesetaraan: Terwujudnya Insan Belajar Berakhlak Mulia. Direktorat Pendidikan Kesetaraan memberikan fasilitas berupa bantuan sosial untuk penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Program Paket C Umum melalui lembaga penyelenggara yang memenuhi persyaratan administrasi dan teknis penyelenggaraan. Cerdas. dan inovasi untuk mendorong peserta didik mencapai kemampuan terbaiknya. Departemen Pendidikan Nasional. agar sasaran peserta didik terbantu mendapatkan layanan pendidikan program kesetaraan. motivasi. dan (2) memberi pelayanan pendidikan kepada orang dewasa yang ingin memperoleh pendidikan setara SMA/MA/SMK. Program pendidikan kesetaraan diperuntukkan bagi warga masyarakat yang ingin memperoleh pendidikan setara SD. Pelaksanaan Pendidikan Kesetaraan mempunyai dua fungsi strategis yaitu: (1) menunjang suksesnya wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun terutama bagi anak-anak usia 7-15 tahun yang tidak tertampung di sekolah. relevan. dan informal. menghargai perbedaan. Terampil dan Berdaya Misi Direktorat Pendidikan Kesetaraan: Memberikan layanan Pendidikan Kesetaraan yang merata. SMP.BAB I PENDAHULUAN A. x Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 1 . yang oleh karena sesuatu hal tidak bisa menempuh melalui jalur pendidikan formal dan atau memang mereka memilih jalur pendidikan nonformal. nonformal. Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal. penuh perhatian. Melalui jalur pendidikan nonformal. bermutu. dan SMA/sederajat. salah satu program yang dikembangkan adalah program pendidikan kesetaraan. dan menjangkau sasaranyang tak terlayani dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif. meluas. LATAR BELAKANG Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional Pasal 13 ayat (1) menyatakan bahwa penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu jalur pendidikan formal.

b. 7. DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Nomor: 0249. 6. 2.B.0/023-05.20 Tahun 2003. keterampilan dan sikap peserta didik Program Paket C Umum sehingga memiliki hak yang sama dalam pelayanan pendidikan. Tujuan a.1/-/2010. Program Paket C Umum adalah program pendidikan menengah pada jalur pendidikan nonformal yang dapat diikuti oleh peserta didik yang ingin menyelesaikan pendidikan setara SMA/MA. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2008 Tentang Standar Proses Pendidikan Kesetaraan. Keputusan Mendiknas No.14 Tahun 2007 tentang Standar Isi Pendidikan Kesetaraan. Maksud Memberikan petunjuk bagi para pengelola dan lembaga penyelenggara Program Paket C Umum agar memahami kebijakan pemerintah di bidang pendidikan kesetaraan serta mampu membuat usulan/proposal sesuai dengan petunjuk teknis. MAKSUD DAN TUJUAN 1. PKBM b. PENGERTIAN 1. 0132/U/2004 Tentang Program Paket C. D. Memberikan bantuan penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan kepada peserta Program Paket C Umum melalui lembaga/satuan PNF. Undang-undang Republik Indonesia No. c. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. tertanggal 31 Desember 2009. Dan Lembaga lainnya yang melaksanakan program Paket C C. DASAR HUKUM 1. yang memenuhi persyaratan. 4. 5. tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lulusan Program Paket C Umum berhak mendapat ijazah dan diakui setara dengan ijazah SMA/MA Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 2 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 3 . Pondok Pesantren. 3. 19 Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan. Meningkatkan pengetahuan. 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. Sasaran Sasarannya adalah peserta didik Program Paket C Umum yang antara lain berada di lembaga sebagai berikut: a. Yayasan d. 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2007 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Depdiknas.

6. Memiliki kesanggupan untuk menyelenggarakan Program Paket C Umum. Kriteria Peserta Didik Kriteria sasaran (peserta didik) Program Paket C Umum adalah: 1) Penduduk usia produktif (15-30 tahun). dan jenis pendidikan tertentu. adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaaan. adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. Mendapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota. 3. 4. 8. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. 7. Memiliki fasilitas pembelajaran terutama untuk pembelajaran keterampilan. kompetensi mata pelajaran. Tutor. B. adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur. 6. Memiliki sekretariat dan alamat lembaga yang jelas. Standar Nasional Pendidikan (SNP). pelaksanaan. Memiliki ijin operasional penyelenggaraan Pendidikan Program Paket C Umum. 3. PENYELENGGARA PROGRAM PAKET C UMUM Penyelenggara program Program Paket C Umum ini adalah lembaga berbadan hukum. adalah tenaga pendidik yang berkualifikasi sebagai pembimbing dan pelatih dengan sebutan lain sesuai penyelenggaraan pendidikan keterampilan/ vokasi. Memiliki NPWP dan rekening atas nama lembaga.2. adalah tenaga pendidik pada jalur pendidikan nonformal yang membantu proses pembelajaran sesuai dengan kompetensinya pada Program Paket C. Standar isi. Standar proses. kompetensi bahan kajian. adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum negara kesatuan Republik Indonesia. 4. jenjang. Memiliki jaringan kemitraan. 7. Memiliki tenaga pendidik yang dibutuhkan. PESERTA DIDIK 1. yang memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Nara Sumber Teknis. BAB II PENYELENGGARAAN A. 5. penilaian dan pengawasan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar lulusan. 5. 2. perempuan mau- 4 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 5 . Peserta didik. sesuai jenis keterampilan/vokasi yang diusulkan.

Pembelajaran Keterampilan/Bidang Studi Keahlian Membelajarkan peserta didik Program Paket C Umum agar memiliki keterampilan/vokasi yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi lingkungan. Seleksi peserta didik dilakukan oleh lembaga penyelenggara Program Paket C Umum. 4) Memiliki kemauan untuk belajar. sehingga dapat dijadikan bekal oleh peserta didik untuk memperoleh pekerjaan atau berusaha mandiri dalam rangka peningkatan kualitas hidupnya. 2) Teknologi Informasi dan Komunikasi. penilaian dan pengawasan proses pembelajaran. Kerajinan dan Pariwisata. c. penilaian dan pengawasan proses pembelajaran. 2. Pembelajaran akademik diperlukan untuk persiapan mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) pada Program Paket C Umum. b. a. C. 7) Jasa-jasa lainnya yang sesuai dengan kebutuhan laPetunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 7 . Proses pembelajaran meliputi: 6 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 1. pelaksanaan. Dapat dilakukan langsung oleh lembaga penyelenggara Program Paket C Umum. Jumlah Peserta Didik Jumlah peserta didik yang dibelajarkan adalah 20-30 orang/kelompok. PROSES PEMBELAJARAN Proses pembelajaran yang direncanakan mencakup: perencanaan. 4) Seni. dibuktikan dengan surat pernyataan kesanggupan untuk mengikuti program pendidikan Paket C sampai tuntas. 2. yang tidak sekolah. 3) Kesehatan. 5) Agribisnis dan Agroteknologi. 5) Prioritas berdomisili tidak jauh dari tempat pembelajaran.pun laki-laki. Bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti petugas desa/kelurahan. drop out SMA/Sederajat. Pembelajaran Akademik Kegiatan pembelajaran akademik harus dirancang oleh lembaga penyelenggara dengan mengacu pada standarstandar yang telah ditetapkan. 2) Minimal berpendidikan SMP/Paket B atau yang sederajat. pelaksanaan. 3. Jenis Keterampilan/Bidang Studi Keahlian Jenis keterampilan/Bidang studi keahlian harus sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja dan atau kebutuhan masyarakat dengan prioritas pada keterampilan/vokasi antara lain: 1) Teknologi dan Rekayasa. Rekruitmen dan Seleksi Peserta Didik a. 3) Belum memiliki keterampilan dan pekerjaan tetap sebagai mata pencaharian. 6) Bisnis dan manajemen. Lembaga Penyelenggara harus menyusun perencanaan.

000 30 60 30 1 30 1 30 84 12 2 OB OB Kali 350. Praktek Keterampilan Praktek keterampilan merupakan kegiatan pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi keterampilan fungsional dan kepribadian profesional (kecakapan hidup). Pembelajaran keterampilan peserta didik. Praktek keterampilan dapat dilakukan melalui: 1) Dilakukan langsung oleh penyelenggara Pendidikan Kesetaraan yang memenuhi persyaratan teknis pembelajaran keterampilan. antara lain sebagai berikut: a. Bahan 1) Modul/Bahan Ajar 2) Penilaian/Tes Semester b. pembelajaran Bantuan pembelajaran Sarana pembelajaran Bantuan pembiayaan keterampilan TENAGA Transpor tutor (7 org x 12 bln) Transpor penyelenggara (1 org x 12 bln) PELAPORAN TOTAL Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum PAKET C UMUM SAT BIAYA Set OK Set Set Set Set Org 250.000.000 200. bekerja sama dengan lembaga pelatihan yang mampu membelajarkan peserta didik.000 3.300.000 16. Alat 1) Alat Tulis Peserta Didik 2) Administrasi Pembelajaran 3) Sarana Pembelajaran 4) Bantuan Pembiayaan Keterampilan 8 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum c.000 300.000 29.000 100. PEMANFAATAN DANA Bantuan sosial biaya operasional penyelenggaraan Program Paket C Umum dihitung per peserta didik per satu tahun pembelajaran.000. D.000 9.000 3.000 700.000. b. volume/jumlah.000.000 3. Tenaga 1) Transport Tutor 2) Transport Penyelenggara d. 2) Outsourcing.000 33. Rincian harus jelas jenis kegiatan.000 60.000 3. Pengelolaan 1) Rekruitmen Calon Peserta Didik 2) Motivasi Belajar 3) Pelaporan e.000 3.000 50. Dalam proposal dilampirkan rencana usulan biaya yang mencakup komponen-komponen sebagai berikut: NO 1 a b 2 a b c d e 3 a b 4 KOMPONEN VOL BAHAN Modul/Bahan Ajar Penilaian tes smester (2 kali x 13 MP) ALAT Alat tulis peserta didik Adm.000 300.000 700.000.500.000 100.600. satuan biaya dengan jumlah biaya yang dibutuhkan.000.000 9 .000 20.400.000.000 7.000 TOTAL 10.000 600.pangan kerja.500.

4. pengadaan peralatan yang tidak sesuai ketentua dan lainnya yang sejenis. g. Proposal harus dilampiri: a. 2.Catatan: Bantuan dana penyelenggaraan Program Paket C tidak diperkenankan untuk membiayai investasi lembaga seperti rehab gedung. PENYUSUNAN PROPOSAL 1. Untuk pembelajaran keterampilan peserta didik mengacu pada petunjuk penggunaan dana keterampilan Pendidikan Kesetaraan Integrasi Kewirausahan (terlampir pada Lampiran 13). d. Daftar Sarana dan Prasarana yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. PENILAIAN PROPOSAL DAN PENYALURAN DANA A. Proposal dibuat dan ditandatangani oleh pimpinan lembaga pendidikan Program Paket C Umum. program aksi serta tindak lanjutnya. c. e. Ijin Operasional Penyelenggaraan Program Paket C. antara lain meliputi: analisis situasi. BAB III PROSEDUR PENGAJUAN. Proposal harus mendapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota. b. Fotokopi ijazah terakhir calon warga belajar. lihat lampiran. rencana aksi. Penyusunan proposal dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang program yang akan dilaksanakan. f. Sistematika Proposal. Fotokopi ijazah terakhir tutor dan pengelola. Surat Pernyataan Kesanggupan membelajarkan warga belajar sampai mengikuti Ujian Nasional. Nama calon Warga Belajar dan calon tutor. 10 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 11 . secara lengkap. NPWP dan rekening Bank atas nama lembaga yang masih aktif (tidak boleh ada cq nama orang). 3.

Tahap kedua seleksi melalui penilaian substansi/isi proposal: a. yaitu seleksi administrasi.B. D. Tim penilai terdiri dari unsur Direktorat Pendidikan Kesetaraan dan Lembaga Mitra/ instansi terkait. MEKANISME PENILAIAN PROPOSAL Penilaian proposal dilaksanakan melalui tiga tahap. dengan alamat: Kompleks Depdiknas DIREKTORAT PENDIDIKAN KESETARAAN Gedung E lantai 7 Jln. yaitu: 1. 3. 4) Surat pernyataan kesanggupan lembaga penyelenggara Program Paket C Umum untuk melaksanakan Program Paket C Umum secara sungguhsungguh bermaterai secukupnya. 4. sekretaris dan anggota serta didukung oleh tim sekretariat. ditetapkan dan bertanggung jawab kepada Direktur Pendidikan Kesetaraan. sedangkan yang lolos seleksi administrasi akan dinilai pada tahap kedua. Penetapan lembaga penerima bantuan Program Paket C Umum dilakukan atas dasar Berita Acara hasil penilaian dan verifikasi lapangan. TIM PENILAI 1. Tim penilai proposal bekerja setelah mendapat surat ke12 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum putusan dan melaporkan hasil penilaian kepada Direktur Pendidikan Kesetaraan. 2. 3. Jenderal Sudirman . MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL 1. Tahap pertama seleksi administratif : a. 5) NPWP atas nama lembaga. 3) Ijin operasional lembaga dari Dinas Pendidikan. Tim penilai proposal dibentuk. 2) Rekening atas nama lembaga. Tim penilai minimal terdiri dari ketua. Proposal yang telah disusun harus disertai dengan surat pengantar dari pimpinan lembaga dan dikirim ke Direktorat Pendidikan Kesetaraan.Senayan Jakarta 10270 2. Direktorat Jenderal PNFI. Catatan: Proposal yang tidak lolos seleksi administratif dinyatakan gugur. Direktorat Jenderal PNFI. substansi. 2. C. Seleksi administratif meliputi : 1) Surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kab/Kota. Semua proposal yang masuk akan diseleksi melalui tiga tahap. Penilaian substansi/isi proposal dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan berdaPetunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 13 . dan verifikasi lapangan oleh tim penilai yang ditetapkan oleh Direktur Pendidikan Kesetaraan.

hasil dan indikator keberhasilan. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 15 . F. Proposal lembaga yang lolos seleksi tahap kedua selanjutnya diverifikasi/ visitasi ke lapangan. 5) Kejelasan dan ketepatan tujuan. Tahap ketiga seleksi melalui verifikasi atau visitasi ke lapangan. PENETAPAN LEMBAGA PENYELENGGARA 1. 2) Ketepatan rencana aksi. Direktur Pendidikan Kesetaraan c. Lembaga yang dipandang tidak layak berdasarkan hasil verifikasi/ visitasi lapangan akan dikeluarkan dari daftar usulan calon penerima dana penyelenggaraan. 6) RAB atau proporsi anggaran yang realistis. 3. dan akan digantikan oleh lembaga lain yang menempati ranking berikutnya dan lulus verifikasi. Penanggung Jawab Kegiatan Pendidikan Kesetaraan segera memproses pencairan dana ke KPPN.q. daya dukung sarana dan prasarana yang dimiliki. b. PENYALURAN DANA Mekanisme penyaluran dana Program Paket C Umum dilakukan sebagai berikut: 1. Penandatanganan Akad Kerjasama antara Lembaga penerima bantuan (pihak kedua) dengan Direktur Pendidikan Kesetaraan (pihak pertama) setelah SK penetapan lembaga diterbitkan. PPK memproses usulan pencairan dana ke Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Depdiknas dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk membayarkan/mengirimkan dana ke rekening lembaga penerima. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) membayarkan/mengirimkan dana penyelenggaraan melalui bank yang ditunjuk oleh KPPN ke rekening lembaga penerima. Kasubdit yang menangani. 3) Ketepatan program aksi yang terdiri dari: metodologi pembelajaran yang akan dilakukan (teori dan praktek). 2. 4) Kejelasan dan ketepatan rencana tindak lanjut terhadap lulusan. 3. 3. 14 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum E. jaminan mutu atas keberhasilan program. 7) Kelengkapan data lembaga (profil). a. Direktur Pendidikan Kesetaraan menerbitkan Surat Keputusan penetapan lembaga penyelenggara Program Paket C Umum. penetapan sasaran. dan tim penilai. yang meliputi: 1) Kejelasan analisis situasi dan kondisi. Direktur Pendidikan Kesetaraan. melaksanakan rapat untuk menetapkan lembaga calon penerima bantuan penyelenggara Program Paket C Umum. Skor hasil penilaian selanjutnya diranking dari skor terbesar sampai dengan terkecil. b.sarkan indikator yang telah ditetapkan secara obyektif dan transparan. kemitraan dengan Instansi lain. 2.

Ditjen PNFI. PENGENDALIAN MUTU Pengendalian mutu terhadap pelaksanaan program pemberian dana subsidi pendidikan Program Paket C Umum perlu dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas dan pencitraan publik. INDIKATOR KEBERHASILAN Indikator keberhasilan dari program bantuan Program Paket C Umum adalah sebagai berikut: a. Laporan perkembangan kegiatan dibuat paling lambat 3 bulan setelah kegiatan berjalan. Lembaga penyelenggara Program Paket C Umum diwajibkan untuk membuat dan menyampaikan laporan (teknis dan keuangan) yang terdiri atas: 1. Pengendalian mutu dilakukan melalui monitoring/pemantauan. 3. Apabila ada perubahan kegiatan. Laporan akhir dibuat paling lambat setelah 1 bulan kegiatan berakhir. wajib melaporkan kepada Direktur Pendidikan Kesetaraan dan mendapat persetujuan. Tersalurkannya dana bantuan Program Paket C Umum secara tepat sasaran. B. Petugas pengendali/pemantau terdiri atas: 1. Direktorat Pendidikan Kesetaraan. Laporan akhir berisi hasil kegiatan yang telah dicapai dan keberhasilan program (success story). Laporan perkembangan berisi proses dan kemajuan serta permasalahan yang dihadapi dan upaya pemecahannya. Laporan awal yang disampaikan paling lambat 14 hari kerja setelah dana cair. tepat waktu dan tepat jumlah. evaluasi dan pelaporan. 16 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 17 . Dinas Pendidikan Provinsi. c. PELAPORAN KEGIATAN Sebagai penerima dana.G. BAB IV INDIKATOR KEBERHASILAN DAN PENGENDALIAN MUTU A. Inspektorat Jenderal Depdiknas. Laporan awal tersebut berisi tentang rencana penggunaan dana yang sesuai dengan proposal yang diusulkan. Dana bantuan Program Paket C Umum dapat dimanfaatkan sesuai dengan proposal yang diajukan serta ketentuan yang berlaku. Adanya keberlanjutan jumlah peserta didik Program Paket C Umum sampai menyelesaikan program pendidikan dan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan. Kabupaten/Kota. 2. 3. b. 2.

c. yaitu: a. 3) Upaya penanggulangan permasalahan. meliputi: a. Program tindak lanjut terhadap lulusan Program Paket C Umum. b. berisi: 1) Identitas peserta didik. Contoh sistematika laporan dan sukses story. 3) Tanda bukti pembayaran pajak. 2) Tempat kerja/usaha. tepat sasaran dan mencapai indikator kinerja yang maksimal. berisi minimal: 1) Tingkat keberhasilan Program Paket C Umum. Manajemen Program Paket C Umum. b. 2) Tanda bukti pengeluaran anggaran. Laporan kegiatan. Laporan Teknis. Untuk itu diharapkan lembaga calon penerima bantuan sosial program Paket C Umum perlu membangun koordinasi yang lebih baik dengan instansi terkait baik di tingkat pusat maupun daerah agar program bantuan pendidikan kesetaraan dapat dilaksanakan tepat waktu. e. Success Story (jika ada). Laporan Keuangan 1) Pembukuan pengeluaran dan pemasukan. d. 4) Kontak person. c.Aspek pengendalian mutu meliputi: 1. Mutu layanan pembelajaran Program Paket C Umum. 3) Penghasilan. 2) Masalah dan kendala yang dihadapi. rujukan dan petunjuk bagi pengelola dan lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan agar memahami kebijakan pemerintah di bidang pendidikan kesetaraan serta mampu membuat usulan/proposal sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku. 2. terlampir. Mutu lulusan Program Paket C Umum. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 19 . Pengelolaan dana oleh lembaga Program Paket C Umum. Manajemen penyelenggaraan program. 18 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum BAB V PENUTUP Dengan terbitnya Petunjuk Teknis ini diharapkan dapat menjadi pedoman.

LAMPIRAN-LAMPIRAN 20 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 21 .

..Lampiran 1 SISTEMATIKA PROPOSAL PENDIDIKAN PROGRAM PAKET C UMUM 1. Judul program.. 2. KAB. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum PROPOSAL PENYELENGGARAAN PROGRAM PAKET C UMUM LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN ARGOWILIS. karakteristik sasaran dan teknik rekrutmen. baik dalam proses pembelajaran maupun dalam penyaluran lulusan.. HALAMAN REKOMENDASI Berupa surat rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota yang menjelaskan bahwa proposal yang diajukan layak dipertimbangkan mendapatkan kesempatan untuk menjadi penyelenggara Program Paket C Umum. 3. Judul a. KATA PENGANTAR B. DESA CILONGOK.. Berisi informasi tentang : 1) Program yang diusulkan 2) Karakteristik umum warga belajar/peserta didik 3) Nama. Sasaran. singkat. Eksternal: lembaga mitra yang kompeten. pengalaman-pengalaman lembaga terkait dengan penyelenggaraan Program Paket C Umum. dan informasi lain yang diperlukan. tenaga pendidik/instruktur yang dimiliki yang relevan.. kerja sama dengan instansi terkait. BANYUMAS. identitas dan lembaga Contoh: 2.. Internal: Sarana prasarana. Isi A. BAB II RENCANA AKSI A. alamat. C. DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN (maksimal 3 halaman) 1. dan potensi yang mendukung lembaga baik internal maupun eksternal dalam melaksanakan Program Paket C Umum. Rumusan tujuan. Tujuan pelaksanaan Program Paket C Umum. JAWA TENGAH TELP:.... 22 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 23 . Gambaran profil lembaga. padat dan terukur serta relevan dengan pembelajaran yang akan diselenggarakan... 4.

agar dijelaskan bentuk kerja sama/kemitraannya. Penempatan dan pendampingan lulusan yang bekerja. Proses pembelajaran praktek. Jadwal pembelajaran/pelatihan. Perencanaan. Jika dilaksanakan dengan mitra kerja lembaga. 5. persentase pembelajaran teori dan praktek serta mekanisme/strateginya. Uji kompetensi meliputi penilaian peserta didik melalui teori dan praktek. Persentase peserta didik (lulusan) yang diorientasikan berusaha/bekerja mandiri. yang memiliki pengalaman dengan kompetensi masing-masing. Tahapan evaluasi. Tahapan pelaksanaan: 1. C. Lokasi penyelenggaraan. menjelaskan tentang: A. misalnya: dukungan pendanaan modal usaha. E. C. Persentase peserta didik yang disalurkan bekerja. D. Tutor/NST/instruktur. Strategi pembelajaran. B. Materi pelajaran yang akan diajarkan. Pembelajaran terdiri dari: 1. dan advokasi lainnya yang diperlukan. seperti : A. D. BAB VI RENCANA ANGGARAN BELANJA Anggaran Program Paket C Umum harus dikelola dengan baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas serta lebih banyak berpihak kepada kebutuhan belajar masyarakat/ peserta didik. Tingkat kompetensi yang dikuasai oleh peserta didik.B. Persentase pembelajaran praktek dan mekanisme/ strateginya. maka penggunaan anggaran pendidikan Program Paket C Umum secara umum harus mengacu pada petunjuk teknis. 6. Jumlah peserta didik yang berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajaran sampai tuntas. 2. B. pendampingan teknis. 24 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 25 . Uji kompetensi meliputi penguasaan teori dan praktek. BAB V INDIKATOR HASIL Rumusan indikator untuk mengukur keberhasilan Program Paket C Umum secara kuantitatif dan kualitatif. Pembinaan lulusan bagi yang berkeinginan untuk usaha mandiri. 2. BAB III PROGRAM AKSI A. BAB IV RENCANA TINDAK LANJUT Apa yang akan dilakukan setelah proses pembelajaran Program Paket C Umum berakhir. 3. Proses pembelajaran teori. B. 4.

............ · Nama calon peserta didik dan calon tutor. Nama Ketua 5...... No. : ............n Lembaga : ........... Rek. 7.............. 2. Pemegang Rekening Bank : 1..……………………................... LAMPIRAN: · Ijin operasional dari Dinas Pendidikan............. NPWP : …............. No....... · Nomor telepon yang dapat dihubungi: No...... dilengkapi dengan kesimpulan dan saran-saran........ 8... ..…………………............ ) Paket B ( .. Alamat Lengkap 3.. ) Paket C ( ........... · Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga......... 2...... 9.... sekretariat lembaga.…………………............... Telp/HP 4..BAB VII PENUTUP Berisi uraian singkat tentang seluruh rangkaian kegiatan yang direncanakan.……………………...... nama orang).................q........... pimpinan lembaga...……………………...................... ) Program Lain : 1.... : …...... Nama Lembaga 2........................ .....………....……………………...... .. No.………….......... 6.... : .... : . Bank A... dst 26 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 27 .......... .............. Program yang dilaksanakan saat ini: Pendidikan Kesetaraan : Paket A ( ........ · Copy buku rekening atas nama lembaga (tidak boleh ada c......... ... Telp.. Telp.. Nama Bank : .... Lampiran 2 PROFIL LEMBAGA 1.......

.................... Telah disetujui untuk diajukan ke Direktorat Pendidikan Kesetaraan ............. dan alamat dilampirkan): No 1 2 3 Program Paket A Paket B Paket C Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah ./Fax : ....*) .. Data peserta didik Pendidikan Kesetaraan (Perincian Nama............................ untuk memperoleh dana Bantuan Sosial Penyelenggaraan Program Paket C Umum Tahun Anggaran 2010............ rekomendasi dapat berasal dari Atase Pendidikan pada konsulat jenderal RI pada negara tersebut Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 29 28 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum ........................ 2010 A..... b............ No.......... Jenis Kelamin.. Data Tutor Pendidikan Kesetaraan (Perincian Nama............................ DATA PESERTA DIDIK DAN TUTOR a.................... menerangkan bahwa: Nama Lembaga Alamat : ....... Tempat/Tgl Lahir......... Mata Pelajaran yang diajarkan...../Hp......... Jenis Kelamin.... : .......... Tlp........ dan alamat dilampirkan): No 1 2 3 Program Paket A Paket B Paket C Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah Lampiran 4 SURAT REKOMENDASI Yang bertanda tangan di bawah ini Kepala Dinas Pendidikan ..... *) diisi oleh pejabat eselon III yang membidangi Pendidikan Nonformal dan Informal *) untuk lembaga yang berada di luar negeri.... Tanggal Lahir................n....... Kepala Dinas Pendidikan Kepala ... Lulusan Bidang Studi....Lampiran 3 A.....

............................…………… LOKASI : …………………………………..... TAHUN 2010 No Nama Tutor Tempat Lahir Tanggal Lahir L/P Tgl Bln Thn Agama Ijazah Tahun Jurusan Pengalaman Bidang sbg tutor (th) Matpel Ket Terakhir Lulus Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 31 ........Lampiran 5 BIODATA PESERTA DIDIK DAN TUTOR NAMA LEMBAGA :…………………………........... TAHUN 2010 No Nama Peserta Didik Nama Orang tua Tempat Lahir L/P Agama Tahun Lulus Tanggal Lahir Tgl Bln Thn Ijazah Terakhir Tahun Masuk Ket Kesetaraan 30 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum LAMPIRAN 6 BIODATA PENDIDIK/TUTOR & TENAGA KEPENDIDIKAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN NAMA LEMBAGA ..…………… LOKASI……………………………………...

baik dalam program pendidikan dan pelatihan maupun dalam penyaluran lulusan program. Bab III Hasil yang Dicapai. 3. evaluasi. dan informasi lain tentang program yang telah dilaksanakan. Isi Laporan. kode pos. Masalah dan Solusinya: menjelaskan tentang berbagai masalah. C. dijelaskan pula penyebab keberhasilan maupun kegagalan yang dialami peserta didik dalam mengikuti program. 4. desa/kelurahan. dan sertifikasi. dan hambatan yang dihadapi selama menyelenggarakan program serta solusi pemecahan permasalahan yang dilakukan sehingga hambatan-hambatan tersebut dapat dikurangi. Pada bagian ini. C. menjelaskan secara rinci hasilhasil yang dicapai dari program yang telah dilaksanakan. kabupaten. Alamat lengkap lembaga penyelenggara Program Paket C Umum: nama jalan. b. tahap pelaksanaan. kurikulum dan materi belajar. c. Proses Pelaksanaan Program: menjelaskan tentang rangkaian kegiatan yang telah terjadi dalam melaksanakan program yang meliputi tahap persiapan. Bab I Pendahuluan: memuat: A. Halaman Kata Pengantar. mengikuti sistematika sebagai berikut: 1. dan nomor fax. kecamatan. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 33 32 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum . nomor telepon. Bab II Pelaksanaan Program. Program yang dilaksanakan: menguraikan secara rinci tentang jenis keterampilan/vokasi yang dikembangkan. Bab ini memuat: A. Nama lembaga penyelenggara Program Pendidikan Program Paket C Umum. kompetensi yang ingin dicapai dari peserta didik. B. Tujuan: menyajikan tujuan dari penyusunan laporan. nomor. Halaman Depan (sampul) memuat: a. B. tantangan. Pada bagian ini juga perlu menguraikan tentang keterlibatan pihak lain (mitra kerja). Peserta Didik yang Berhasil Menyelesaikan Program Menjelaskan berapa banyak peserta didik di awal dan berapa banyak yang berhasil menyelesaikan program. serta penempatan kerja.Lampiran 7 FORMAT LAPORAN Penyajian laporan kegiatan. serta berapa persentase keberhasilan yang dicapai. Halaman Daftar Isi. dan pencitraan publik (meyakinkan masyarakat) dari program yang diselenggarakan. 5. transparansi (terbuka). Judul laporan (sesuai proposal awal). berisi: A. Latar Belakang: menyajikan uraian mengapa laporan kegiatan diperlukan yang mengarah pada akuntabilitas (bisa dipertanggungjawabkan). Manfaat Program: menguraikan manfaat yang dihasilkan baik bagi lembaga maupun bagi peserta program.

Dokumen-dokumen kegiatan termasuk sertifikat kompetensi. dijelaskan pula penyebab keberhasilan maupun kegagalan penyelenggara menempatkan lulusan bekerja.B. grafik. serta rencana tindak lanjut yang akan dilakukan bagi mereka. Kesimpulan Berisi simpulan-simpulan rasional dari keseluruhan kegiatan yang telah dilakukan. C. Bab IV Kesimpulan dan Rekomendasi: A. Matrik Success Story 2. dan foto kegiatan yang relevan. faktor-faktor penyebabnya. Laporan Keuangan 3. sehingga penjelasan menjadi lebih lengkap dan menarik. Catatan: Uraian pada tiap bagian dapat disertai dengan tabel. Rekomendasi Berisi upaya pemecahan masalah untuk perbaikan program di masa yang akan datang. Lulusan yang Membuka Usaha Mandiri Menjelaskan berapa banyak lulusan (dan berapa %) yang berhasil membuka usaha mandiri (sebutkan jenis dan alamat tempat usahanya). B. Pada bagian ini. gambar. jelaskan pula penyebab keberhasilan maupun kegagalan penyelenggara membimbing dan mendampingi lulusan dalam membuka usahanya. D. Pada bagian ini. LAMPIRAN-LAMPIRAN: Minimal terdiri atas: 1. Lulusan yang Masih dalam Proses Penempatan/Mengembangkan Usaha Mandiri Menjelaskan berapa banyak lulusan (dan berapa %) yang masih belum bisa ditempatkan bekerja atau membuka usaha mandiri. 34 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 35 . Lulusan yang Bekerja Menjelaskan berapa banyak lulusan (dan berapa %) yang bisa ditempatkan bekerja (sebutkan bidang tugas dan nama perusahaannya).

...... Uraian Pengeluaran (5) Pembelian ATK a....... dll Honorarium instruktur Banyaknya (6) Jumlah (Rp) (7) Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Jumlah Jumlah Saldo 37 ...................Lampiran 8 MATRIK SUCCESS STORY No Foto Nama L/P Lama Pembelajaran Penghasilan Kontak person Jenis Ketr/ Nama & alamat tempat kerja/ vokasi usaha Ket 36 ..... 2.... tgl .. Dari............. Dari Direktorat Kesetaraan tgl...) Lampiran 9 Contoh: PEMBUKUAN PENGGUNAAN DANA BANSOS PENYELENGGARA PAKET C UMUM No Sumber Penerimaan (2) (1) 1.. Kertas b. Jumlah (Rp) (3) No.....2010 Pemimpin/Lembaga Stempel lembaga Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum (... (4) 1...

. 38 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 39 ... ... 2) Diisi dengan uraian penerimaan disertai tanggal penerimaan/penarikan dana bantuan sosial dari bank. Penilai 2 ....n... 3..... Lampiran 10 KELENGKAPAN ADMINISTRASI NO... secara bertahap sesuai kebutuhan.... 3) Diisi dengan jumlah dana yang diterima/ditarik dari bank.... KELENGKAPAN ADMINISTRAS Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota Nomor Rekening Bank A.. 5 buah...... 4.. 3 orang.………...... 4) Diisi dengan nomor urut pengeluaran/penggunaan dana.. 8) Saldo diisi dengan selisih antara jumlah kolom (3) dengan jumlah kolom (7).. 5) Diisi dengan uraian pengeluaran/penggunaan dana..... 2010 Penilai 1 . 6) Diisi dengan banyak/atau jumlah pembelian/pembayaran. Rekomendasi Tim Penilai (beri cek list) Lanjut ke penilaian substansi Gugur ..... Penilai 3 . 6.. dan seterusnya 7) Diisi dengan jumlah dana yang dikeluarkan............ seperti: 2 rim.. Lembaga Pengusul Ijin Operasional lembaga dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota NPWP atas nama lembaga Akte Notaris Lembaga/ Keterangan Badan Hukum Lainnya Surat pernyataan kesanggupan ADA TIDAK ADA KETERANGAN 2.. 1. 5.. sekaligus sebagai nomor bukti pengeluaran yang harus dilampirkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan laporan keuangan.Keterangan: 1) Diisi dengan nomor urut penerimaan dana bantuan sosial. disertai tanggal pengeluaran...

Lampiran 11 CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN SUBSTANSI No Komponen yang dinilai Sub komponen 1 Bobot Judul Pendahuluan 1 2 Skor Penilaian 2 3 4 Skor Total 40 3 Rencana Aksi 4 Program Aksi Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 5 Tindak Lanjut a. Kompetensi Tutor/NST/Instruktur a. Tingkat kompetensi yang dapat dicapai peserta didik c. Potensi yang mendukung internal maupun eksternal a. Praktek lapangan d. Bahan ajar yang akan diajarkan d. Kelengkapan alamat dan identitas lembaga c. Ketepatan sasaran b. Perencanaan b. Kejelasan dan kesesuaian a. Jumlah peserta didik yang berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajaran sampai tuntas b.Jadwal Pembelajaran/pelatihan e. Proses Pembelajaran c. Evaluasi a. Pengalaman lembaga c. Gambaran profil lembaga b. Persentase peserta yang disalurkan bekerja 7 Rencana Anggaran Belanja Kesesuaian rencana penggunaan dana dengan pedoman Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 1 Skor Penilaian 2 3 4 Bobot Skor Total 41 . Teknik Rekruitmen c. Ketepatan jenis bantuan yang diajukan b. Penempatan dan pendapingan lulusan b. Pembinaan yang berkelanjutan Lampiran 11 (Lanjutan) No Komponen yang dinilai 6 Indikator Keberhasilan Sub komponen a.

2010 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 43 .9 10 11 12 Ket Lampiran 13 JADWAL KEGIATAN PENYALURAN DANA BANTUAN SOSIAL (BANSOS) KESETARAAN PROGRAM PAKET C UMUM TAHUN 2010 Bulan 7 6 1 2 3 4 5 1 Penerimaan Proposal Bansos 4 Verifikasi/Visitasi Proposal 5 Penetepan Lembaga 2 Klasifikasi Proposal 3 Penilaian Proposal 6 Penyaluran Dana Kegiatan Lampiran 12 42 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum No 654321 5 321432165432154321 321 321 8 PETUNJUK PENGGUNAAN DANA KETERAMPILAN PENDIDIKAN KESETARAAN INTEGRASI KEWIRAUSAHAAN 321 321 321 54321 54321 54321 54321 54321 54321 54321 54321 54321 5 5432 6 54321 1 432 54321 54321 4321 5 6 54321 54321 4321 6 5 6 54321 5432 54321 654321 4321 5 1 54321 4321 5 6 54321 54321 4321 4321 5 5 1 54321 54321 54321 54321 54321 54321 54321 5 54321 54321 54321 4321 6 54321 54321 4321 6 5 6 54321 54321 4321 5 6 54321 54321 4321 5 KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL DIREKTORAT PENDIDIKAN KESETARAAN JAKARTA.

Untuk meningkatkan mutu Pendidikan Kesetaraan. penyelenggara Program Pendidikan Kesetaraan dalam memberikan layanan terbaiknya kepada peserta didik memiliki keterampilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari (Paket A). Sumberdaya manusia yang kreatif dan produktif akan menampilkan hasil kerja atau kinerja yang baik. Triyadi. Dengan adanya petunjuk pengelolaan ini. Pendidikan Kesetaraan menguatkan kreativitas. Direktorat Pendidikan Kesetaraan. diharapkan semakin memahami arti penting program keteram44 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum pilan bagi peserta didik dalam membekali keterampilan berwirausaha melalui Pra Koperasi pendidikan kesetaraan. Paket B dan Paket C yang memberikan rujukan teknis dalam pengelolaan keterampilan dalam pengalokasian dana dekonsentratrasi pendidikan kesetaraan. Petunjuk pengelolaan dana keterampilan ini diharapkan dapat dijadikan pegangan bagi para pengelola. untuk memenuhi tuntutan dunia kerja (Paket B) dan keterampilan berwirausaha (Paket C).KATA PENGANTAR Kreativitas dan produktivitas peserta didik pendidikan kesetaraan sangat berpengaruh untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia (SDM). secara perorangan atau kelompok. Pendidikan dapat berperan untuk membangun kreativitas dan produktivitas SDM sekaligus penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan dunia kerja dan kesiapan belajar sepanjang hayat. Jakarta. Pendidikan Kesetaraan dirancang untuk memberikan pengakuan terhadap pembelajaran mandiri dan pengetahuan yang diperoleh di jalur pendidikan luar sekolah. Januari 2010 Direktorat Pendidikan Kesetaraan Dr. Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal menyediakan dana keterampilan bagi peserta didik Program Paket A. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 45 . produktivitas dan mengoptimalkan potensi diri pada seseorang melalui pembelajaran kecakapan hidup.

Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 47 . Merujuk pada Permen Diknas No. Paket B dan Paket C. Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti. 23 tahun 2006 tentang Standar Kom46 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum petensi Lulusan yang menyatakan bahwa pendidikan kesetaraan berorentasi pengembangan olahkarya untuk mencapai keterampilan fungsional yang menjadi kekhasan program Paket A. Secara spesifik. penambah. Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi warga belajar dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta mengembangkan sikap dan kepribadian professional. inovatif dan mampu mengolah potensi yang ada di masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat disekelilingnya. SMP/MTs. menganggur. Sektor pendidikan sebagai penggerak untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk membentuk menusia yang berkualitas. Perencanaan program dan pelaksanaan di lapangan yang melibatkan lembaga-lembaga masyarakat sebagai satuan PNFI harus diorientasikan untuk membangun kemandirian peserta. dan SMA/MA yang mencakup program paket A. serta potensi lokal yang layak untuk dikembangkan menjadi usaha ekonomi. dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. mandiri. Pendidikan kesetaraan adalah program pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan setara SD/MI. dunia usaha dan dunia industri. PENDAHULUAN Pembangunan nasional menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. kewirausahaan (entrepreuneurship) dan pengembangan ekonomi kreatif. paket B. Untuk itu Direktorat Pendidikan Kesetaraan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal tahun 2010 memulai merintis pendidikan kesetaraan berbasis pengembangan kewirausahaan untuk kemandirian peserta didik dalam wadah pra koperasi. Sesuai dengan 3 (tiga) pilar strategi pembangunan yang telah di canangkan oleh Presiden RI 20092014 yaitu: pemberdayaan (empowerment). khususnya mereka yang tidak mampu. Pendidikan kesetaraan melalui pendidikan kecakapan hidup telah dimulai oleh Ditjen PNFI dalam kurun waktu lima tahun kedepan diharapkan pendidikan kecakapan hidup (PKH) sudah dapat meningkatkan kualitas lulusannya. Maka tidak salah bila seluruh lembaga pendidikan mengembangkan kewirausahaan sebagai salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik. Ukuran sukses pelaksanaan program di masyarakat sebagai dampak dari investasi pemerintah adalah dihasilkannya kemandirian masyarakat baik dengan bekerja maupun usaha mandiri. dengan menitikberatkan pada pendidikan dan pelatihan keterampilan (vocational) sesuai dengan kebutuhan pasar. tidak sekolah. dan paket C.PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN BANTUAN PEMBIAYAAN KETERAMPILAN KESETARAAN INTEGRASI KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PRA KOPERASI A. kreatif. Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills) yang dikembangkan melalui jalur pendidikan nonformal memiliki sasaran peserta didik yang berasal dari warga masyarakat yang membutuhkan keterampilan untuk bekerja. Pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Salah satu ruang lingkup pendidikan nonformal adalah pendidikan kesetaraan.

kemandirian. Mendorong pembentukan wadah usaha bersama peserta didik dalam bentuk pra-koperasi. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 49 . berkelanjutan. Paket B dan Paket C. Meningkatkan kesejahteraan peserta didik. DASAR HUKUM 1. b. demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia (UUD 45 Pasal 28C ayat 1). Undang –undang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003.B. 2. Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan (UUD 45. Pendidikan Nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional (USPN Pasal 26 Ayat 2). Umum Memberikan/meningkatkan keterampilan dan kewirausahaan peserta didik kesetaraan untuk kemandirian dalam berusaha serta kesejahteraannya dalam kelompok usaha bersama (Pra Koperasi). a. 2. Sasaran peserta adalah peserta didik pendidikan kesetaraan Paket A. 2. Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk mem48 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum bangun masyarakat. Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya. Mengembangkan kemampuan wirausaha peserta didik. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional (UUD 45 pasal 33 Ayat 4). D. efisiensi berkeadilan. b. Undang-Undang Dasar 1945. bangsa dan negaranya (UUD 45 Pasal 28C Ayat 2). Perekonomian Nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. berwawasan lingkungan. d. Sasaran kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan peserta didik dengan wirausaha dan kemandiriannya. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat (USPN Pasal 4 ayat 3). C. c. berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. seni dan budaya. Khusus a. SASARAN 1. Pasal 31 Ayat 1). d. a. b. TUJUAN 1. c. Mengurangi pengangguran dengan mendorong usaha mandiri peserta didik.

c. sedangkan besarnya dana per-peserta atau per-kelompok adalah sebagai berikut: a.000 /per-peserta atau sebesar Rp. 300.000. Yang dimaksud dengan pelatihan keterampilan ini bukan hanya untuk berproduksi. 300. Ketentuan penggunaan dana a. 3. dll. F. E. Pembelian bahan praktek Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 51 . Paket A sebesar Rp.3. Bentuk kegiatan adalah bantuan (intervensi) pembiayaan untuk mendukung kewirausahaan peserta agar mandiri dan sejahtera. digunakan untuk kelas baru. Paket A 60 % untuk pelatihan keterampilan. sedangkan untuk kelas lanjutan alokasi biaya keterampilan 100% digunakan untuk modal usaha produktif secara bersama. b.500. 7. Paket B sebesar Rp. 200. Alokasi pembagian peruntukan pembiayaan keterampilan ini. ALOKASI PEMBIAYAAN 1. tetapi juga dapat digunakan untuk keterampilan manajemen. dan 70% untuk modal usaha produktif secara bersama. 4. Paket A Penggunaan dana pelatihan keterampilan sebesar 60% antara lain untuk : a. maupun digunakan untuk modal bergulir bagi peserta didik yang mau usaha mandiri.000. dan 60% untuk modal usaha produktif secara bersama. dan 40 % untuk modal usaha produktif sebagai usaha bersama. Untuk kelas baru. Komponen biaya dimasukan ke dalam komponen biaya di masing-masing paket pendidikan kesetaraan yang ada di dana dekonsentrasi. 4. b. Paket B 40 % untuk pelatihan keterampilan. atau digunakan untuk modal bergulir bagi peserta didik yang mau berusaha mandiri. pemasaran. c.000/kelompok (25 peserta) pada setiap lembaga yang mendapatkan bantuan penyelenggaraan Paket B.000/per-peserta atau sebesar Rp. b. PENGGUNAAN BIAYA 1. Paket C 30% untuk pelatihan keterampilan.000/per-peserta atau sebesar Rp. alokasi dana yang digunakan untuk keterampilan peserta didik dimasing-masing paket di gunakan dengan pembagian sebagai berikut: 50 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum a. Paket C sebesar Rp. 2. atau digunakan untuk modal bergulir bagi peserta didik yang mau berusaha mandiri. Sasaran hasil adalah dapat digunakan sebaik-baiknya usaha mandiri peserta optimalisasi dana untuk usaha mandiri dan pembentukan lembaga usaha bersama (menuju ke koperasi).000/kelompok (30 peserta) pada setiap lembaga yang mendapatkan bantuan penyelenggaraan Paket C.000/kelompok (20 peserta) pada setiap lembaga yang mendapatkan bantuan penyelenggaraan Paket A. 9.

b. Mekanisme pembagian keuntungan usaha d. Untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan program di atas. setiap kelompok belajar pendidikan kesetaraan harus melakukan upaya perintisan usaha yang dibimbing oleh penyelenggara pendidikan kesetaraan sebagai berikut: 1. Kartu anggota b. PERINTISAN USAHA DARI BANTUAN BIAYA Untuk menjamin keberhasilan membentuk kemandirian peserta maka. Pelaporan Penggunaan dana modal usaha 60% antara lain untuk a. Materi dan ATK kelompok d. Seluruh peserta didik mendapatkan bimbingan intensif dari lembaga penyelenggara dalam menyusun rencana perintisan usaha dan pengelolaanya 2. Modal usaha produktif 3. Kartu anggota b. Modal usaha produktif 2. Pembelian bahan praktek b. Rumusan bentuk kegiatan usaha yang dilakukan oleh peserta disesuaikan dengan potensi ekonomi yang dapat dilakukan di daerah masing-masing Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 53 . Mekanisme pengelolaan usaha bersama produktif c. maka diperlukan adanya: a. Modal usaha produktif 4. Anggaran dasar dan rumah tangga usaha bersama b. Pembelian bahan praktek b. Materi dan ATK kelompok d. Transportasi narasumber c. Pelaporan Penggunakaan dana modal usaha 70% antara lain untuk a. Paket C Penggunaan dana pelatihan keterampilan 30% antara lain digunakan untuk: a. Jaringan kerja sama dengan stakeholders G. Kartu anggota b. Materi dan ATK kelompok d. Transportasi narasumber c. Pelaporan Penggunaan dana modal usaha sebesar 40% antara lain digunakan untuk: a. Struktur pengelola dan pembagian tugas masing-masing e. Paket B Penggunaan dana pelatihan keterampilan sebesar 40 % antara lain digunakan untuk a. Transportasi narasumber 52 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum c.

dari dan untuk seluruh peserta dimasing-masing lembaga) 6. B dan C 3. Penambahan pembelajaran keterampilan selama proses pembelajaran peserta didik menyelesaikan program paket A. maka dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan kesetaraan berbasis pengembangan kewirausahaan melalui dana dekonsentrasi di setiap provinsi. Perintisan usaha peserta didik dapat dilakukan selama proses pembelajaran paket A. Ketentuan pelaksanaan model pendidikan kesetaraan berbasis pengembangan kewirausahaan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Pembinaan rintisan usaha dilakukan oleh lembaga penyelenggara dan/atau kerjasama dengan instansi lain terkait 7. Rintisan usaha yang dilakukan diarahkan untuk membentuk wadah usaha ekonomi bagi semua anggota dan disarankan berbentuk koperasi (karena memudahkan akses dan dukungan dari instansi lain yang relevan) H. Kelompok peserta yang berusaha bersama menyusun pengurus untuk menjalankan usaha bersama tersebut. MODEL PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DIKSETARA Sebagai upaya untuk mendukung pengembangan kemandirian melalui pengembangan kewirausahaan yang telah dicanangkan oleh Presiden RI. 4. Pelatihan kewirausahaan dilakukan bersamaan dengan pembelajaran masing-masing paket.3. B dan C Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 55 . Pembelajaran peserta didik paket A. Pengelolaan usaha dilakukan secara demokratis dan transparan (direncanakan dan dilaksanakan oleh. maka perlu dilakukan model pelaksanaan seperti pada bagan berikut. Rencana rintisan usaha peserta diajukan ke lembaga dengan menggunakan formulir usulan kegiatan usaha peserta sebagai bahan untuk pencairan dana disertai dengan kwitansi dan berita acara serah terima dana dari lembaga ke peserta. 5. B dan C. dilakukan integratif dengan pembelajaran keterampilan kepada 54 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum PENDIDIKAN KESETARAAN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN (PRA-KOPERASI) Alur Pendidikan Kesetaraan Berbasis Kewirausahaan Penyelengggara Diksetara Penyusunan AD/ART Peserta Didik Motivasi Kewirausahaan Menentukan jenis Usaha Bersama Menetapkan Pengurus UB Menetapkan Simpanan Peserta Membuat Aturan Main Usaha dan Organisasi Menjalankan perintisan usaha bersama atau mandiri Peningkatan Pendapatan & Kesejahteraan Peserta Didik Pembentukan Kelompok Usaha Bersama Pemilihan Calon Pengurus Pelatihan Manajemen Usaha Bersama peserta yang disesuaikan dengan potensi dan serta kebutuhan pasar atas barang dan jasa 2. 4.

I. Minimal 60% peserta didik mendapatkan penghasilan 2. pasar. 6. Adanya usaha mandiri peserta atau kelompok usaha bersama 3. transparan. Peserta didik mampu mengembangkan modal usahanya 4. Peserta didik terus melatih diri dan kelompoknya untuk terus berusaha untuk memutar dana belajar usaha dan mendapatkan keuntungan 3. Masing-masing peserta didik secara mandiri atau berkelompok dapat meminjam dari dana modal usaha sesuai dengan kelayakan usaha yang diajukan. untuk perintisan usaha maka dana yang ada dapat digunakan untuk modal bergulir dengan sistem sebagai berikut: 1. 4. Anggota yang meminjam apabila terlambat melakukan pelunasan sesuai dengan perjanjian dikenakan denda yang besanya ditentukan anggota (maksimal 5%) dari pinjaman. Peminjam mengembalikan dana sesuai dengan ketentuan yang disepakati dalam anggaran dasar. Lembaga penyelenggara mampu membina peserta didik kesetaraan berbasis kewirausahaan (membentuk pra-koperasi) J. K. sub-selling (usaha plasma dan inti). finansial. Pengembalian dana usaha ditambah dengan jasa yang be56 Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum sarnya ditentukan oleh anggota (maksimal 2%). maka sistem inkubasi bisnis dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: 1. Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C Umum 57 . PENUTUP Demikian petunjuk teknis pelaksanaan untuk penggunaan bantuan pembiayaan keterampilan dalam rangka melaksanakan pendidikan kesetaraan berbasis kewirausahaan (pra-koperasi) ini disusun untuk menjadi acuan bagi pelaksanaan program di daerah. PENGUATAN RINTISAN USAHA PESERTA MENGGUNAKAN INKUBASI BISNIS Untuk memperkuat kemampuan berusaha peserta didik pendidikan kesetaraan. Lembaga penyelenggara melakukan pendampingan manajemen. INDIKATOR KEBERHASILAN Adapun indikator keberhasilan pelaksanaan program pendidikan kesetaraan paket A. Lembaga penyelenggara melakukan upaya untuk mendukung kemitraan usaha dengan pengusaha lokal yang telah jadi dengan model sub-kontrak. Seluruh pengelolaan dana bergulir dilakukan dengan prinsip tertib. SISTEM REVOLVING FUND Sacara umum pengembangan kewirausahaan peserta didik kesetaraan. 2. sub-agen. L. akuntabel dan terus bertambah. B dan C berbasis kewirausahaan ini adalah sebagai berikut: 1. Setiap peserta didik secara mandiri atau kelompok yang meminjam modal usaha bersama melakukan perjanjian penggunaan dana. 5. 3. Berputarnya bantuan pembiayaan keterampilan sebagai modal bergulir (revolving fund) 5. dan produksi untuk menjamin keberlangsungan program 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful