Garis Himpunan titik-titik yang mempunyai panjang. Titik tidak berbentuk dan tidak mempunyai ukuran. Bangun Ruang Himpunan titik-titik yang mempunyai panjang. H E F G A D B C Kubus di samping disebut kubus ABCD. b. ABCD. Notasi sebuah titik dengan menggunakan huruf besar. β . Misalnya : α . tetapi tidak mempunyai luas atau volume. k. 2. UNSUR-UNSUR DALAM BANGUN RUANG a.EFGH dan sebagainya. d. Misalnya : T. Notasi sebuah garis dengan huruf kecil. Garis berdimensi satu. Bidang Himpunan titik-titik yang mempunyai panjang dan luas. c. Notasi bidang biasanya dengan huruf Yunani. BC.ABCD. B. Titik Sesuatu yang abstrak yang hanya dapat dibayangkan keberadaannya. tetapi tidak mempunyai volume. BANGUN-BANGUN RUANG 2. EF disebut garis Horisontal AD. C dan sebagainya.Bidang Orthogonal : bidang yang tegak lurus terhadap bidang frontal . Bidang berdimensi dua. MENGGAMBAR BANGUN RUANG 1. HG.Perbandingan Proyeksi : perbandingan antara panjang garis orthogonal hasil proyeksi dengan panjang garis orthogonal sebenarnya. Yang dimaksud garis yaitu garis lurus.Sudut Surut : sudut yang dibentuk oleh garis orthogonal dan horizontal . DC. luas dan volume. Yang dimaksud bidang adalah bidang datar. misalnya : A.1 KUBUS DAN BALOK Pada kubus dan balok terdapat : . FG. Titik tidak mempunyai dimensi. Misalnya : g. l dan sebagainya. γ dan sebagainya.EFGH atau ABFE dan DCGH disebut bidang Frontal ADHE dan BCGF disebut bidang Orthogonal AB.Bidang Frontal : bidang yang sejajar dengan bidang proyeksi (bidang gambar) . Notasi bangun ruang dengan menggunakan huruf besar dan titik. EH disebut garis Orthogonal ∠ DAB = ∠ HEF disebut sudut surut EFGH ABCD Perbandingan proyeksi : panjang proyeksi AD panjang AD sebenarnya Pada gambar di bawah ini : H Materi kelas 10 semester 2 .-24- DIMENSI TIGA A.

Lukis sudut surut 3. AB garis horizontal. berapa jumlah : a. sudut surutnya 60 dan perbandingan proyeksi 2/3. sudut surut 60 dan perbandingan proyeksi 1/2.EFGH yang rusuknya 4 cm. Gambarlah kubus ABCD.-25- E T F D G Bidang frontal : ACGF Bidang Orthogonal : BDHF ∠ DSC = ∠ HTG = sudut surut A S B H C Perbandingan proyeksi : panjang proyeksi ED panjang SD sebenarnya G F EBCH disebut bidang diagonal AF disebut diagonal bidang EC disebut diagonal ruang A. Bidang/sisi (S) c. Bidang ABFE frontal. D disebut titik sudut C B E D A Cara melukis kubus atau balok: 1. Bidang diagonal 3. Pada kubus dan balok. Lukis bidang frontal 2.EFGH yang rusuknya 3 cm. gambarlah jika sudut surutnya 120 dan perbandingan proyeksi 1/4 5. AC horizontal. C. Selesaikan rusuk-rusuk yang lain dengan menarik garis-garis yang sejajar Contoh 1: Lukis kubus ABCD. Titik sudut (T) b. Jawab : LATIHAN SOAL 1. Tentukan panjang garis orthogonal 4. B. Diagonal bidang b. sudut surut 45 dan perbandingan proyeksi 1/2 6. Pada kubus ABCD. Rusuk (R) d. 4.EFGH yang panjang rusuknya 3 cm dengan ABFE sebagai bidang frontal. 3. Selidiki apakah berlaku rumus Euler : S + T = R + 2 2. sebutkan : a. AB horizontal. berapa banyak simetri cermin dan simetri putarnya ? Materi kelas 10 semester 2 . ACGE frontal. Pada soal no. Diagonal ruang c.EFGH. Pada kubus atau balok. Gambarlah kubus ABCD.

maka : Luas Permukaan (LP) = V o l u m e (V) 6s 2 = s3 3. Luas Permukaan d. Diagonal Bidang = … b. Diagonal Bidang b. Luas Permukaan dan Volume Balok Suatu balok yang berukuran p x l x t.-26- 2. Luas Permukaan c.EFGH diketahui p = 5 cm. Diagonal Ruang b. Luas Permukaan = … c. Diagonal Ruang = … c. Luas Permukaan dan Volume Kubus Suatu kubus yang rusuknya s. l = 4 cm dan t = 3 cm. Diagonal Ruang = … b.t 192 = … =… x=… Jadi p = … l=… t= … Materi kelas 10 semester 2 . Volume = … Contoh 3: Suatu balok diketahui p : l : t = 4 : 3 : 2. maka : Diagonal Bidang (DB) = s 2 Diagonal Ruang (DR) = s 3 2. Tentukan : a.2 LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME KUBUS DAN BALOK 1.l. Luas Permukaan = … d. Volume Jawab : a. Volume = … Contoh 2: Suatu balok ABCD. l = 3x dan t = 2x Volume = p. l dan t : Misal p = 4x . Diagonal Ruang c.l. Jika volumenya 192 208 Jawab cm3 dan luas permukaannya cm 2 maka tentukan p.t Contoh 1: Suatu kubus rusuknya 6 cm. Volume Jawab : a. Diagonal bidang dan diagonal ruang pada kubus Suatu kubus yang rusuknya s. Tentukan : a. Diagonal Ruang. maka : Diagonal Ruang (DR) = p2 + l 2 + t 2 Luas Permukaan (LP) = 2(pl + pt + lt) V o l u m e (V) = p.

DR c. Suatu prisma disebut prisma tegak jika rusuk tegaknya berdiri tegak lurus pada bidang alas/ bidang atas. DB b. Pada suatu tempat berbentuk balok berukuran p = 12 cm. Jika luas permukaannya 352 cm 2 . Suatu balok diketahui p : l : t = 3 : 2 : 1. Suatu kubus luas permukaannya 150 cm 2 . Jika tidak tegak lurus maka disebut prisma miring/condong. Luas selubung = … b. Tentukan : a. l = 10 cm dan t = 4 cm berisi penuh dengan air. Tentukan : a.Volume = ….3 PRISMA Prisma adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua buah bidang datar yang sejajar dan oleh lebih dari dua buah bidang datar yang berpotongan menurut garis-garis yang sejajar. DR b. maka tentukan volumenya ! 6. Tentukan : a. Volume Jawab : a. LP d. Nama sebuah prisma tergantung pada bentuk alasnya. V 3. Suatu kubus diketahui rusuknya 10 cm. Prisma beraturan yaitu prisma tegak yang bidang alasnya berbentuk segi n beraturan. DR c.-27- LATIHAN SOAL 1. Jika volumenya 320 cm3 . Suatu balok diketahui p : l : t = 5 : 4 : 2. Tentukan : a. Luas selubung b. Luas Permukaan c. maka tentukan luas permukaannya ! 7. maka tentukan volume sisa air di bak ! 2. prisma segi empat dan seterusnya. V 5. DR b. DB b. Jika dimasukkan benda padat berbentuk kubus yang berusuk 6 cm. LP c. Materi kelas 10 semester 2 . Misal prisma segi-3 berikut : F Bidang atas D E Bidang tegak C A B Luas Permukaan Prisma = Luas alas + Luas atas + Luas selubung = 2 Luas alas + Luas selubung Luas selubung Prisma Volume Prisma = rusuk tegak x keliling alas = Luas alas x tinggi Rusuk tegak Bidang alas Contoh 1: Suatu prisma segi 4 beraturan dengan rusuk alas 4 cm dan tingginya 5 cm. LP c. V 2. V 4. Suatu balok berukuran p = 8. Suatu kubus diketahui panjang diagonal bidangnya 8 cm. Luas Permukaan = … c. Jadi ada prisma segi tiga. l = 6 dan t = 5. Tentukan : a.

V = L alas x tinggi =… B =… 60 A  E’ cm3 LATIHAN SOAL 1. 4 dm 2 dan 5 dm 2 . BC = 14 . Rusuk tegaknya 12 cm dan bersudut 60 dengan bidang alas. Luas selubung b. Suatu prisma tegak ABC. Luas selubung c. Luas bidang alas sebuah prisma tegak segitiga adalah 6 dm 2 dan luas masing-masing sisi tegaknya adalah 3 dm 2 . 4. Suatu prisma segi 6 beraturan dengan rusuk alas 10 cm dan tingginya 8 cm. Jika sudut condongnya 45 . Limas beraturan yaitu jika bidang alasnya berbentuk segi-n beraturan dan proyeksi titik puncak pada alas akan berimpit dengan pusat bidang alas. Tentukan volume prisma ! Jawab : H E D C G F EE’ = ….4 LIMAS Limas adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh segi-n dan beberapa segitiga yang melalui sebuah titik di luar segi-n tersebut. Suatu prisma condong segitiga beraturan dengan rusuk alasnya 6 cm dan rusuk tegaknya 4 cm.-28- Contoh 2: Suatu prisma condong segi empat rusuk alasnya 10 cm. 2. Luas selubung b. Hitung panjang rusuk-rusuk prisma tersebut 5. AC = 15 dan rusuk tegak AD = 10. Nama limas tergantung pada bentuk bidang alasnya. Tinggi ruangan yang berbentuk kotak adalah 2 m kurangnya dari lebarnya dan 4 m kurangnya dari panjangnya. sin 60 = …. Volume 3. Hitung : a.DEF diketahui AB = 13. bidang-bidang segitiga yang merupakan bidang sisi tegak dan segi-nnya merupakan alas. Tentukan : a. = … cm. Tentukan ukuran ruangan itu. Luas permukaan c. maka tentukan volume dan luas permukaannya. Jumlah luas langit-langit dinding dan lantai adalah 856 m 2 . Titik ini disebut titik puncak . Volume 2. Misal limas segi-4 berikut ini : T Puncak limas Sisi Tegak Tinggi limas Apotema D T’ A B C Bidang alas Materi kelas 10 semester 2 .

.... Hitung : a.. Volume b. Tentukan luas permukaan dan volumenya. Alasnya berbentuk bujursangkar dengan panjang sisinya 10 cm dan rusuk tegaknya 13 cm. MM’ tegak lurus bidang alas.. panjang rusuk alas sama dengan apotemanya. Luas permukaan c. Pada limas segi-4 beraturan. Hitung luas permukaannya. Hitung panjang masing-masing rusuknya 5. ..... V = 1/3 Luas alas x tinggi =… LP = L alas + Luas selubung =… =… LATIHAN SOAL 1... Materi kelas 10 semester 2 . Jika luas permukaannya 48 cm 2 . − . 4..ABCD beraturan. Hitung volume dan luas permukaan limas ! T Jawab : D E T’ A TE = TT ’ = B C .-29- Luas Permukaan Limas = Luas alas + Luas selubung Luas Selubung Volume Limas = 1/2 Keliling alas x apotema = 1/3 Luas alas x tinggi Contoh 1: Diketahui limas T. Pada bidang empat beraturan (tetrahedron) diketahui rusuk-rusuknya 9 cm. − . Volume 3.. = .... Pada limas beraturan T. Diketahui limas tegak M.. = .ABCD diketahui rusuk alasnya 4 cm dan apotemanya 6 cm. alas PQRS berbentuk persegipanjang dengan PQ = 8 dan QR = 6. Sebuah limas segi-5 beraturan.Tentukan: a. Luas permukaan 2.......PQRS. panjang rusuk alasnya 4 cm dan sudut puncak pada sisi tegaknya 30 . Luas selubung b... M’ pusat bidang alas dan MP = 13.

Titik pada bidang .A g Titik A di luar garis g A g Titik A pada garis g 3. Garis pada bidang 2. Melalui dua garis yang berpotongan atau melalui dua garis yang sejajar hanya dapat dibuat sebuah bidang. GARIS DAN BIDANG DALAM BANGUN RUANG 3.A k pada β dan g pada α Garis k bersilangan dengan g β g α k α garis k sejajar bidang k α garis m menembus bidang m α α α α 3. Berpotongan 2. Berpotongan α berimpit dengan β Bidang Bidang α sejajar dengan β β Bidang α berpotongan dengan β garis potong β α dan dinyatakan dengan α β α α β (α . maka setiap titik pada garis itu terletak pula pada bidang tersebut.4 Garis dan Bidang 1. 2. Sejajar 3.5 Dua Bidang 1.A Titik A di luar bidang α Titik A pada bidang α α 3. Titik di luar bidang 2.2 Titik dan Bidang 1.-30- 3.3 Dua Garis 1.1 Titik dan Garis 1. Garis menembus (memotong) bidang garis g pada bidang g α . Titik pada garis . Jika suatu garis terletak pada sebuah bidang. Garis sejajar bidang 3. Berimpit 2. β ) Aksioma-aksioma: 1. KEDUDUKAN TITIK. Bersilangan Garis g berpotongan dengan garis k g k Garis m sejajar dengan garis n m n 3. sedangkan melalui dua garis yang bersilangan tidak dapat dibuat sebuah bidang. Sejajar 3. Titik di luar garis 2. Materi kelas 10 semester 2 .

g ⊥ m 4. β ) di titik A k pada α dan l pada β Titik A pada ( α . hanya dapat dibuat sebuah bidang 5. Melalui sebuah garis dan sebuah titik yang terletak di luar garis itu. maka proyeksinya α 5. maka garis itu akan tegak lurus pada semua garis yang terletak pada bidang itu. SUDUT ANTARA GARIS DAN BIDANG Yaitu sudut yang dibentuk oleh garis dengan proyeksi garis tersebut ke bidang yang bersangkutan. maka garis tersebut tegak lurus pada bidang yang melalui kedua garis yang berpotongan tersebut 6. Jika sebuah garis tegak lurus pada sebuah bidang. k A A’ proyeksi A pada α BA’ proyeksi k pada α α B θ θ = ∠ ABA' A’ k’ = sudut antara garis k dan bidang α 6. β ) di titik A l ⊥ ( α . g ⊥ l. PROYEKSI GARIS KE BIDANG Proyeksi garis k ke bidang A Jika k tegak lurus bidang berupa titik. l a α m g k l α a dan b pada α l ⊥ a dan l ⊥ b maka l ⊥ α g ⊥ α maka g ⊥ k. β ) θ : sudut antara α dan β k l A θ β Materi kelas 10 semester 2 . SUDUT ANTARA DUA BIDANG Yaitu sudut yang dibentuk oleh garis k pada α dan garis l pada garis potong kedua bidang tersebut di satu titik. β . Jika sebuah garis tegak lurus pada dua buah garis yang berpotongan. Melalui tiga buah titik yang tidak segaris hanya dapat dibuat satu bidang 4. k B k’ merupakan proyeksi k pada bidang α α . dengan k dan l tegak lurus pada α k ⊥ ( α . k’ A’ B’ α berupa garis k’.-31- 3.

EFGH. Pada balok ABCD. k g dan k berpotongan di A α dan β berpotongan di B titik potong k pada α C titik potong k pada β D titik potong g pada α B D C (α . β ) (α . sebuah bidang dapat dilukis dari : sebuah garis dan sebuah titik di luar garis itu dua buah garis yang berpotongan dua buah garis yang sejajar Materi kelas 10 semester 2 . AG pada ABCD b. AC dan DF 2. CE dan CDHG g A 4. β ) α β Lukislah titik potong g pada β 5. P g P (a) Lukis garis-garis potong antara bidang α a. Melalui tiga titik yang tidak segaris dapat dilukis sebuah bidang Akibat dari aksioma 1 dan 2. DF dan ABCD b. Q dan c. tentukan hubungan antara : a. AH pada DCGH c. AG dan CE g.-32- LATIHAN SOAL 1. bidang α melalui titik P dan garis g b. BIDANG IRISAN ANTARA SUATU BIDANG DAN SUATU BANGUN RUANG Aksioma-aksioma : 1. HB pada ACGE 3. DF pada BCGF d. tentukan sudut antara : a. AD dan FG e. Pada kubus ABCD. Melalui dua titik dapat dilukis sebuah garis 2. bidang α melalui titik-titik P. BD da GE f. DE dan ABFE c. AG dan BDHF d. Pada balok ABCD.EFGH tentukan proyeksi : a. Q dan R Q P Q R (b) (c) da setap sisi limas jika : yang terletak pada perluasan bidang alas (gambar a) R (gambar b) R (gambar c) 7. AG dan BDHF c. EG dan ABCD b. bidang α melalui titik-titik P.EFGH.

Hubungkan P. Hubungkan kedua titik potong tersebut (sumbu Afinitas) sepanjang mungkin 4. Tentukan titik potong antara garis yang melalui dua titik yang lain. misalnya P dan Q dengan garis alas pada bidang yang sama 2. Tentukan titik potong antara garis yang melalui dua titik. Q dan R. Hubungkan dua titik pada bangun ruang yang sudah sebidang 5. yaitu : 1. Dari titik itu tarik garis melalui titik yang diketahui dan akan memotong garis/sisi tegak bidang tersebut. perpajang bidang alas yang terdapat titik itu ke sumbu Afinitas dan memotong di suatu titik. Perpanjang KR hingga memotong FG di titik S 6. Q. Perpanjang PQ dan DA berpotongan di titik X 2. Begitu dan seterusnya sampai semua titik tersambung. misalnya P dan R atau Q dan R dengan garis alas pada bidang yang sama 3. Q dan R pada gambar di bawah ini ! H G P E D Q A Jawab F R C B : Langkah-langkah sebagai berikut : 1. Contoh 1: Lukislah bidang irisa yang melalui titik-titik P. Hubungkan titik X dan Y sebagai sumbu Afinitas sepanjang mungkin 4. R. Perpanjang RQ dan BA berpotongan di titik Y 3. Perpanjang CB dan memotong sumbu afinitas di titik K 5. Jika belum ada yang sebidang.-33- Untuk melukis penampang bidang irisan suatu bidang yang melalui tiga titik yang tidak segaris dan sebuah bangun ruang digunakan bantuan sumbu Afinitas (garis potong antara bidang irisan dan bidang alas) Cara melukis bidang irisan antara sebuah bidang dan sebuah bangun ruang yang melalui tiga titik P. dan S Gambarnya : H G P E D Q A B F R C Materi kelas 10 semester 2 .

-34- LATIHAN SOAL 1. Q dan R pada masing-masing bangun ruang ! a) H G b) H P G P E R D F C E F R Q B Q D C A A B H G c) E H P F G d) E F P D Q A B R C D Q A R B C A e) A P D Q B B Q R E f) P R C C D g) F J P I E Q A G H R D B C Materi kelas 10 semester 2 . Lukislah penampang irisan berikut yang melalui titik P.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful