Kehamilan adalah suatu kejadian yang hampir selalu ditunggu-tungguSaat ini pun Ibu pada umumnya sudah

mengerti bagaimana seharusnya ia lebih menjaga kondisi tubuh demi untuk kelancaran kehamilan dan perkembangan janin dalam kandungan. Jika sebelumnya ia makan hanya untuk dirinya sendiri, kini ia harus mencukupi kebutuhan gizinya untuk janinnya pula. Normalnya, sang ibu mengalami peningkatan berat badan selama kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang optimal akan berdampak baik pada kehamilan maupun output persalinannya kelak. Dengan berat badan yang ideal untuk seorang ibu hamil, pertumbuhan janin pada umumnya akan berlangsung normal. Komplikasi timbulnya gangguan kesehatan dan penyakit lain juga bisa dihindari. Hal ini pun memberikan efek pada pasca persalinan yaitu kesehatan ibu selama laktasi. Menurut National Academy of Science, variasi kenaikan berat badan ibu hamil tergantung pada berat badan ibu sebelum hamil. Khususnya bisa diketahui dengan menilai body mass index (BMI). Berikut rekomendasi yang disarankan untuk kenaikan total berat badan pada ibu hamil berdasarkan berat badan sebelum hamil. Untuk bisa mencukupi dan menyeimbangkan gizi pada saat hamil dan menyusui, komposisi zat gizi harus diperhatikan. Kalori dicukupi namun jangan terlalu banyak, hanya 17%, protein 25% dan vitamin dan mineral 20 – 100%. Pemberian suplemen vitamin dan mineral ternyata masih merupakan pro dan kontra. Menurut keterangan yang bersumber dari Institute of Medicine (USA), semua suplemen vitamin dan mineral kecuali Fe tidak ada menfaatnya. Namun tetap saja hal itu menjadi pro dan kontra sehingga beberapa pihak dari kalangan medis masih menjadikan suplemen vitamin dan mineral sebagai suplemen ibu hamil untuk menjamin tercukupinya zat gizi pada bumil tersebut. Ibu hamil seharusnya memiliki kadar hemoglobin (Hb) > 11 g/dl. Pada saat post partum minimal harus 10 g/dl. Jika ibu mengalami anemia terutama penyebab yang paling sering adalah karena kekurangan zat besi (Fe) risiko persalinan yang abnormal akan meningkat, demikian pula dengan risiko infeksi ibu dan kecenderungan perdarahan yang akan berdampak pada morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Kondisi anemia kekurangan zat besi puncaknya sering terjadi pada trimester II dan III. Kondisi tersebut bisa saja disebabkan karena asupan Fe yang kurang, adanya infeksi parasit dan interval kehamilan yang pendek. Keadaan anemia seringkali menyebabkan ibu jatuh dalam kondisi mudah lelah, kekuatan fisik menurun, timbulnya gejala kardiovaskuler, predisposisi infeksi, risiko peripartum blood loss, dan risiko gangguan penyembuhan luka. Sedangkan bagi janin kondisi kekurangan Fe hingga < 9 g/dl meningkatkan risiko persalinan preterm, intrauterine growth retardation (IUGR), dan intrauterine fetal death (IUFD). Plasenta pun terkena imbasnya yaitu bisa mengalami hipoksia kronik dan angiogenesis. Hipotesis Baker mengatakan bahwa terdapat hubungan

Konsumsi yang terlalu banyak akan meningkatkan risiko cacat bawaan janin.24 mg/hari pada kehamilan < 28 minggu akan meningkatkan risiko cacat pada janin. Untuk itu. AA DHA. Namun jika diet kalsium rata-rata kurang dari yang dianjurkan untuk orang sehat dan normal yaitu sejumlah < 600 per hari ditakutkan akan meningkatkan risiko terjadinya pre eklampsia dan kualitas bayi yang menurun. persalinan kurang bulan. misalnya meningocele. berat badan lahir rendah dan cacat bawaan.000 IU/hari. Namun penggunaanya tidak boleh terlampau banyak. Vitamin A untuk ibu dan bayi berguna sebagai imunomodulator bagi kekebalan mukosa. Pada ibu yang mengalami kondisi defisiensi asam folat disertai dengan defisiensi vitamin B6. pre-eklamsia. Kekurangan Asam folat kurang dari 0. serta berat bayi lahir rendah. jika terjadi gangguan pada hari ke-16 pasca fertilisasi akan berdampak pada pembentukan kepala yang terjadi pada hari ke-22 hingga 26 sehingga bisa terjadi encephali. Jika mengamati suplemen ibu hamil. serta minum obat-obatan akan terjadi hiperhomosisteinemia.antara gangguan pada plasenta dan pertumbuhan janin yang mempengaruhi risiko berkembangnya penyakit pada janin tersebut setelah dewasa seperti timbulnya penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus. Namun hal ini masih menjadi perdebatan pula tentang kebenarannya.4 mg / hari untuk wanita usia reproduksi serta . konsumsi Zinc paling tidak harus sudah dimulai sejak hamil 19 minggu dengan dosis 15 mg/hari. beberapa komponen diantaranya adalah asam folat. hati. Keadaan ini berpotensi menyebabkan berbagai cacat bawaan seperti kelainan jantung. Zinc ditengarai mampu meningkatkan berat lahir dan lingkar kepala. bayi tanpa tempurung kepala dan otak. Rekomendasi yang dianjurkan CDC tahun 1992 terbagi dalam dosis profilaksis 0. Diet rendah zinc akan meningkatkan risiko janin lahir prematur. B12. Kebutuhan kalium dan fosfor umumnya pada ibu hamil tidak meningkat. Bagi ibu-ibu yang pernah melahirkan bayi dengan kelainan saraf pusat dianjurkan untuk mengkonsumsi asam folat dengan dosis 4000 mg (4 mg)/hari mulai 1 bulan sebelum hamil sampai dengan usia hamil 3 bulan. Defisiensi asam folat juga mengganggu pertumbuhan sistem saraf pusat. Kebutuhan asam folat untuk wanita tidak hamil adalah sebesar 100 mg/hari sedangkan untuk wanita hamil adalah berkisar antara 500 – 1000 mg/hari. FOS (Prebiotik) dan Ginger. prematuritas. janin mati dalam kandungan (IUFD). Suplemen vitamin A tidak boleh melebihi dosis yang telah direkomendasikan dalam Recommended Dietary Allowance yaitu sejumlah > 15. kelainan saraf pusat. Hal tersebut juga bisa berdampak pada gangguan pembentukan tulang belakang sehingga janin bisa menderita spina bifida. termasuk mineral yang penting dikonsumsi oleh ibu. maupun eklamsia. B12 dan asam folat selama hamil. pembuluh darah. solusio plasenta. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan pemenuhan kebutuhan vitamin B6. Zinc. abortus. penyakit ginjal.

1996. untuk wanita dengan risiko terjadinya kecacatan syaraf janin. mencukupkan usia kehamilan dan mencegah preeklampsia. Dengan memahami manfaat nutrisi pada bumil. hati dan retina. gangguan makan (Pica) dan menderita penyakit alergi (Andra. karena dalam suplemen ia berbentuk monoglutamat yang lebih stabil. Dengan cukupnya zat-zat tersebut diharapkan bayi akan lahir dalam usia cukup bulan.dosis 4 mg / hari mulai 1 bulan sebelum rencana kehamilan sampai dengan trimester 1. hamil dalam usia terlalu muda. Salah satu komposisi suplemen ibu hamil yaitu Zingiber officinale yang di Indonesia dikenal dengan nama jahe. mengaktifkan fungsi usus. Memiliki mekanisme kerja merangsang pertumbuhan bakteri komensal dalam kolon (Bifidobacteria dan Lactobacillus). serta jaringan saraf. Hal tersebut dapat dicurigai bila menemui ibu hamil yang memiliki indeks massa tubuh yang abnormal. menambah jumlah spesimen saccharolitic serta mengurangi mikroorgansime yang patogen. Pada kehamilan bermanfaat untuk mencapai berat lahir yang optimal. merubah mikroflora menjadi bermanfaat. Asam folat banyak terdapat pada kacang-kacangan dan buah-buahan. Prebiotik ini juga berfungsi untuk melindungi mukosa saluran cerna dari infeksi. menjaga kesehatan usus. endothel. Mengonsumsi suplemen asam folat. Namun dalam makanan ini keadaan bahan asam folat yaitu poliglutamat. menurunkan pH usus. Oligosakarida dalam makanan diubah mnejadi fruktosa kemudian dibuah lagi mnejadi fruktooligosakarida (FOS) sehingga berfungsi sebagai prebiotik. AA dan DHA berperan dalam pembentukan membran sel. berat badan yang abnormal. Misalnya untuk mengurangi insiden mual dan muntah selama kehamilan. Bahan ini sebenarnya masih dipertanyakan efek terapeutiknya. bersifat tidak stabil. maupun menstimulasi respon imun. . ada riwayat pernah melahirkan prematur dan BBLR. Efek jahe tersebut tergantung pula pada dosis dan durasi konsumsinya. menghasilkan vitamin K. Menurut Backon 1991. menekan pertumbuhan bakteri patogen. menderita penyakit kronis. 2007). tidak dihidrolisis maupun diabsorbsi di saluran cerna bagian atas. Namun hal tersebut masih dipertanyakan pula oleh para ahli. dapat diketahui apakah seorang ibu hamil berisiko mengalami kondisi kekurangan nutrisi. memodifikasi sex steroid dependent serta diferensiasi otak janin. jahe meningkatkan aktivitas tromboksan sintetase yang berdampak pada testosteron – binding. Menurut Tyler dan Foster. DHA dan asam lemak tak jenuh yang diperlukan untuk pembentukan otak. Salah satu lagi bahan yang bermanfaat bagi ibu hamil adalah prebiotik. fungsinya saat ini merupakan obat herbal untuk memperbaiki distress saluran pencernaan. kehamilan ganda. Lemak yang baik bagi pertumbuhan janin adalah jenis LC PUFA (long chain poly-unsaturated fatty acid) yang terdiri dari asam amino. Bahan berasal dari jenis fruktoolgisakarida (FOS). Pada ibu menyusui juga bermanfaat untuk mencapai tumbuh kembang bayi yang optimal.

Jeli pilih makanan Sebenarnya. pancaindera dan alat kelamin janin sedang dibentuk. walau Anda sering merasa mual dan hilang nafsu makan.Kesehatan dan pertumbuhan janin sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibunya. volume darah. • Bila sebelum kehamilan berat badan Anda kurang. dan bukan total kenaikan berat badan Anda. Makanya. Idealnya. bisa ditentukan kenaikan berat badan selama hamil yang paling pas. berat badan sebelum hamil juga mempengaruhi jumlah kenaikan berat badan selama hamil. pertambahan berat rahim. melainkan juga akibat proses tumbuh-kembang janin. naikkan atau turunkan dulu. Jadi. • Kalau sebelumnya berlebih. yang penting adalah pola kenaikan berat badan Anda selama hamil. bila hal ini dilakukan sejak Anda merencanakan kehamilan. kenaikan berat badan cukup antara 6-9 kg. Biasanya. plasenta. konsultasikan lebih dulu hal ini dengan dokter Anda. Karena. berat badan calon ibu yang kurang (kurus) atau berlebih (gemuk) akan membuat kehamilannya berisiko (lihat boks “Perhatian!”). makanan dingin. tergantung jumlah bayi Anda. Anda harus ekstra hati-hati. otak. pada trimester ini. kenaikan berat badan tersebut bukan hanya disebabkan oleh terjadinya timbunan lemak. bila kenaikan berat badan Anda selama hamil masih dalam rentang yang ideal. rasa mual bisa dihindari dengan menghindari makanan yang berlemak. Asal tahu saja. Apa artinya? • Selama trimester pertama . biasanya terjadi kenaikan berat badan minimal. Salah satu faktor penting kesehatan ibu itu adalah pengaturan berat badan. Makanya. mulai saat ini. dan membesarnya payudara. bila menggunakan indeks massa tubuh (lihat boks “Menghitung Indeks Massa Tubuh”) . Inilah beberapa hal yang bisa dijadikan bahan pertimbangan: • Bila berat badan sebelum hamil normal. Dan. bila berat badan Anda sebelum hamil termasuk kurang atau berlebih. kenaikan berat badan selama hamil harus lebih banyak lagi. kenaikan berat badan sebaiknya antara 12-15 kg. • Menginjak trimester kedua . Akan lebih baik lagi. kenaikan . • Jika mengandung bayi kembar dua atau lebih. berat badan harus tetap naik. tak usah khawatir. yaitu 1-2 kg. cairan ketuban. nafsu makan Anda biasanya sudah pulih. Jadi. maka kenaikan berat Anda sebaiknya antara 9-12 kg. Yang pasti. maka berat badan normal berada dalam rentang 19-23. Dengan begitu. Berapa idealnya? Khusus wanita Asia dewasa. cairan dalam jaringan tubuh Anda. atau terlalu asam. Karena.

35-0. FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. Bila 80. upayakan agar kalori yang Anda peroleh berasal dari makanan yang bergizi. kacang-kacangan. Sp. • Bila berat badan sebelum hamil dan kenaikan berat badan selama hamil berlebih . maka si kecil berisiko lahir dengan berat badan kurang atau berat bayi lahir rendah (BBLR). Misalnya. Anda juga berisiko mengalami komplikasi. Bagian Obstetri dan Ginekologi. atau keracunan kehamilan (preeklampsia). Selain hanya mengandung sedikit zat gizi. Sebagai catatan. ikan. Dwiana Ocviyanti. Lalu. Yang baik memang kenaikan berat badan Anda terjadi secara perlahan dan kontinyu. Jenis makanan tersebut sangat diperlukan janin. maka tubuh Anda butuh tambahan energi sebesar 70.berat badan rata-rata 0. mengingat Anda sedang ‘menumbuhkan’ bayi. Anda akan sulit menghilangkan kelebihan berat badan setelah melahirkan. baik selama kehamilan maupun persalinan. daging. Bayi dengan BBLR akan terganggu perkembangan dan kecerdasannya. Dewi Handajani Konsultasi ilmiah: dr. yaitu ketika pertumbuhan janin berlangsung sangat pesat. maka tambahan kalori yang Anda perlukan adalah antara 285-300 Kalori per hari. kenaikan yang berlebih atau sangat cepat bisa jadi indikasi awal terjadinya keracunan kehamilan atau diabetes. Dengan perkiraan kenaikan berat badan selama hamil rata-rata sekitar 12.4 kg per minggu. sebaiknya Anda tetap berusaha mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan bahan makanan yang bervariasi. sesu ai kebu t u han tubuh saat hamil. sayuran dan buah-buahan segar. dan gula. vitamin dan mineral. lemak. Jakarta Perhatian! • Bila berat badan sebelum hamil dan kenaikan berat badan selama hamil kurang .000 Kal dibagi 40 minggu (280 hari). seperti karbohidrat. . jenis makanan ini bisa membuat berat badan melonjak secara drastis. perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung protein. Jadi. telur. Juga.5 kg. Juga. terutama diperlukan pada 20 minggu terakhir masa kehamilan. seperti perdarahan. tekanan darah tinggi. Pertambahan kalori ini.000-80. Hindari mengonsumsi terlalu banyak junkfood atau makanan yang hanya mengandung kalori tinggi. bayi Anda berisiko terhambat pertumbuhannya akibat penyempitan pembuluh darah. selain kesehatan fisiknya juga kurang bagus.000 Kal.OG.

camilan 2 – 3 porsi. Janin: Cikal bakal hati (liver) tampak di tubuhnya yang baru berukuran 1. Didapat dari keju 3/4 cangkir. mi.25 mm. daging-dagingan atau ikan-ikanan. Tujuannya.Cukup banyak yang dialami ibu hamil di trimester pertama. bentuknya bak sirip ikan. dan pasta). custard atau puding susu 1 cangkir. antara lain roti. sereal. yang diperlukan janin yang tengah terbentuk pesat. dilengkapi sayuran. makan dalam porsi kecil tapi sering. . Penuhi melalui aneka sumber karbohidrat (nasi.5 ons. meski dilanda mual dan muntah. Konsumsi minimal 2000 kilo kalori per hari. Kebutuhan kalsium Anda 1000 miligram/hari. Konsumsi makanan selagi segar atau panas. Contoh porsi yang dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi per hari pada trimester 1. Minggu ke-5 Ibu: Agar asupan kalori terpenuhi. keju cheddar 1. susu dan produk olahannya. skim) 8 ons. Anda harus mengonsumsi berbagai jenis makanan berkalori tinggi untuk mencukupi kebutuhan kalori yang bertambah 170 kalori (setara 1 porsi nasi putih). agar tubuh menghasilkan cukup energi. keju Parmesan atau Romano 1 ons. Berapa kebutuhan gizi Anda? Simak juga apa dialami janin! Minggu 1 sampai minggu ke-4 Ibu: Selama trimester 1 (hingga minggu ke-12). buah 3 – 4 porsi. Minggu ke-7 Ibu: Konsumsi aneka jenis makanan sumber kalsium untuk menunjang pembentukan tulang kerangka tubuh janin yang berlangsung saat ini. sereal. daging. Janin: Berbagai cikal bakal organ tubuhnya mulai terbentuk. nasi 6 porsi. sayuran 4 porsi. buah. roti. sumber protein lainnya 2 – 3 porsi. yoghurt 1 cangkir. susu (full cream. Janin: Cikal bakal kedua lengan tampak. susu atau produk olahannya 3 – 4 porsi.

susu. Janin: Cikal bakal rongga mata terlihat sebagai 2 lekukkan di “bola” kepala.Minggu ke-9 Ibu: Jangan lupa penuhi kebutuhan asam folat 0. Jangan lupa konsumsi zat besi. produk unggas. dan jus jeruk. Minggu ke-12 Ibu: Sejumlah vitamin yang harus Anda penuhi kebutuhannya adalah vitamin A. B2. 1 kiwi sedang (74 miligram). penyerapan zat besi. Kebutuhan gizi juga semakin meningkat seiring dengan semakin besarnya kehamilan. 1/2 cangkir brokoli (58 miligram). kuning telur. Zat besi berguna untuk memroduksi sel darah merah. ibu dan janin mengalami lebih banyak lagi kemajuan dan perkembangan. Konsumsi juga vitamin C untuk pembentukan jaringan tubuh janin. diperoleh dari hati. dan minyak kanola. vitamin E untuk metabolisme. karena volume darah Anda akan meningkat 50%. telur. dan mencegah pre-eklampsia. telur. Cermati tonggak perkembangan penting janin Anda. B3. kacang kering. B1. vitamin B12 untuk membentuk sel darah baru. Sumber DHA: ikan. kacang-kacangan. vitamin D untuk pembentukan tulang dan gigi.6 miligram per hari. aneka produk whole grain. Apalagi jantung janin siap berdenyut! Janin: Jantungnya berdenyut! Di trimester dua. Sumber kolin. Janin: Bentuk tubuhnya mirip “manusia” hanya sangat kecil. dan dukunglah dengan nutrisi yang tepat! . daging sapi dan roti gandum. jeruk. brokoli. 1 cangkir jus jeruk (82 miligram). Kedua tunas lengannya memanjang. semuanya untuk membantu proses tumbuhkembang. vitamin C untuk penyerapan zat besi. diitambah kolin dan DHA untuk membentuk sel otak baru. Minggu ke-10 Ibu: Saatnya makan banyak protein untuk memperoleh asam amino bagi pembentukan otak janin. dan B6. daging. Sumbernya: 1 cangkir stroberi (94 miligram).

Minggu ke-17 Anda: Jangan lupa makan sayur dan buah serta cairan untuk mencegah sembelit. Bila mungkin pilih yang kaya serat. Minggu ke-28 Ibu: Konsumsi aneka jenis seafood untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 bagi pembentukan otak dan kecerdasan janin. Pilihannya. Minggu ke-14 Ibu: Anda perlu menambah asupan 300 kalori per hari untuk tambahan energi yang dibutuhkan untuk tumbuh-kembang janin. Juga perlu lebih banyak ngemil. kuning telur. konsumsi sumber zat besi (ayam. tidak berkadar garam dan lemak tinggi (misal. Janin: Perkembangan organ tubuhnya mengalami percepatan. Bila ingin jajan atau makan di luar. Janin: Retina atau selaput pelangi bola matanya terbentuk. daging. Janin: Cikal bakal telinga terbentuk. pilih yang bersih. Begitu juga bakal bulu mata dan alis Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Berat Badan Lahir Rendah Pengertian BBLR Bayi berat badan lahir rendah adalah bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram pada waktu lahir. Pastikan minum 6-8 gelas air setiap hari. Penuhi antara lain dari 2 cangkir nasi atau penggantinya. Selain itu. BBLR dibedakan menjadi : . Penuhi kebutuhan cairan tubuh yang meningkat. karena memicu tekanan darah tinggi dan mencetus kaki bengkak akibat menahan cairan tubuh. tidak hanya kaya karbohidrat tapi bergizi lengkap. buah kering. karena jantung dan sistem peredaran darah janin sedang berkembang. Vitamin E sebagai antioksidan harus dipenuhi pula. bayam) dan vitamin C untuk mengoptimal pembentukan sel darah merah baru. Janin: Pankreas mempersiapkan diri untuk bekerja membantu fungsi sistem pencernaan. 3-4 kali sehari porsi sedang.Minggu ke-13 Anda: Kurangi atau hindari minum kopi. Ibu & Janin: Jantung dan sistem peredaran darah berkembang pesat Minggu ke-24 Ibu: Batasi garam. bayam dan buah kering. kola dan cokelat) berisiko mengganggu perkembangan sistem saraf pusat janin yang mulai berkembang. gorengan dan junk food). Sebab kafeinnya (juga terdapat di teh. begitu juga telinga luar dan daun telinga.

yaitu : 1. Pengkajian Keperawatan Prematuritas murni . pekerjaan yang terlalu berat Penyakit menahun ibu :hipertensi. perdarahan antepartum Komplikasi kehamilan : preeklamsia/eklamsia. 2. gangguan pembuluh darah. Prematuritas murni Yaitu bayi pada kehamilan < 37 minggu dengan berat badan sesuai. • • • Faktor ibu Gizi saat hamil yang kurang. infeksi dalam rahim Faktor yang masih belum diketahui 4. Etiologi BBLR Penyebab kelahiran prematur tidak diketahui. tapi ada beberapa faktor yang berhubungan. ketuban pecah dini Faktor janin 3. hamil ganda. umur kurang dari 20 tahun atau diatas 35 tahun Jarak hamil dan persalinan terlalu dekat. Hamil dengan hidramnion. • Cacat bawaan.1. Retardasi pertumbuhan janin intra uterin (IUGR) Yaitu bayi yang lahir dengan berat badan rendah dan tidak sesuai dengan usia kehamilan. perokok Faktor kehamilan • • 2. jantung.

pergerakan kurang dan lemah Banyak tidur. reflek menghisap. Anemi. bayi tampak gesit. Hipokalsemia. LD < 30 cm Masa gestasi < 37 minggu Kepala lebih besar dari pada badan. pada wanita labia minora belum tertutup oleh labia mayora. kering. perdarahan ventrikel otak Hipotermia. pengaturan suhu. keriput. otot masih hipotonik Reflek tonus leher lemah. ubun-ubun dan sutura lebar Genetalia belum sempurna. pelipis. sindrom distres respirasi. Tulang rawan telinga belum sempurna. menelan dan batuk belum sempurna • • • • • • • Dismaturitas • • • • Kulit berselubung verniks kaseosa tipis/tak ada. tangis lemah. teranyam. LK < 33 cm. Hipoglikemia. posisi masih posisi fetal. penyakit membran hialin Dismatur preterm terutama bila masa gestasinya kurang dari 35 minggu Hiperbilirubinemia. halus. peristaltik usus dapat terlihat Rambut tipis. kulit tipis transparan. asfiksia neonatorum. lemak subkutan kurang. pada laki-laki testis belum turun. puting susu belum terbentuk dengan baik Bayi kecil. malformasi konginetal Penatalaksanaan Medis BBLR • Resusitasi yang adekuat. rajah tangan belum sempurna Pembuluh darah kulit banyak terlihat. PB < 45 cm. patent ductus arteriosus.• • • • BB < 2500 gram. retrolental fibroplasia. pernafasan belum teratur dan sering mengalami apnea. telinga dan lengan. necrotizing enterocolitis (NEC) Bronchopulmonary dysplasia. terapi oksigen . Kulit pucat bernoda mekonium. gangguan pembekuan darah Infeksi. mengkilap dan licin Lanugo (bulu-bulu halus) banyak terdapat terutama pada daerah dahi. aktif dan kuat Tali pusat berwarna kuning kehijauan Komplikasi BBLR • • • • • • Sindrom aspirasi mekonium. tipis Jaringan lemak di bawah kulit tipis.

Rencana Tindakan : • • • • • Lakukan isap lendir kalau perlu Berikan oksigen dengan metode yang sesuai Observasi warna kulit Ukur saturasi oksigen Observasi tanda-tanda perburukan pernafasan . penanganan infeksi dengan antibiotik yang tepat Asuhan Keperawatan pada Klien dengan BBLR 1. Diagnosa Keperawatan : Gangguan pertukaran gas b/d kurangnya ventilasi alveolar sekunder terhadap defisiensi surfaktan Tujuan : Pertukaran gas adekuat Kriteria : • • • Tidak sianosis.• • • Pengawasan terhadap PDA (Patent Ductus Arteriosus) Keseimbangan cairan dan elektrolit. pemberian nutrisi yang cukup Pengelolaan hiperbilirubinemia. Diagnosa Keperawatan : Pola nafas tidak efektif b/d tidak adekuatnya ekspansi paru Tujuan : Pola nafas yang efektif Kriteria : • • • • Kebutuhan oksigen menurun Nafas spontan. Tidak ada retraksi dada Rencana Tindakan : • • • Berikan posisi kepala sedikit ekstensi Berikan oksigen dengan metode yang sesuai Observasi irama. Analisa gas darah normal Saturasi oksigen normal. adekuat Tidak sesak. kedalaman dan frekuensi pernafasan 2.

Catat intake dan output Kolaborasi dalam pemberian cairan intra vena dan elektrolit Kolaborasi dalam pemeriksaan elektrolit darah 4. Diagnosa Keperawatan : Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan tidak adekuatnya persediaan zat besi. Diagnosa Keperawatan : Resiko tinggi gangguan keseimbangan keseimbangan cairan dan elektrolit b/d ketidakmampuan ginjal mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit Tujuan : Hidrasi baik Kriteria: • • • • Turgor kulit elastik Tidak ada edema Produksi urin 1-2 cc/kgbb/jam Elektrolit darah dalam batas normal Rencana Tindakan : • • • • Observasi turgor kulit. kalsium.• • • Lapor dokter apabila terdapat tanda-tanda perburukan pernafasan Kolaborasi dalam pemeriksaan analisa gas darah Kolaborasi dalam pemeriksaan surfaktan 3. metabolisme yang tinggi dan intake yang kurang adekuat Tujuan : Nutrisi adekuat Kriteria : • • • Berat badan naik 10-30 gram / hari Tidak ada edema Protein dan albumin darah dalam batas normal Rencana Tindakan : • • • • • Berikan ASI/PASI dengan metode yang tepat Observasi dan catat toleransi minum Timbang berat badan setiap hari Catat intake dan output Kolaborasi dalam pemberian total parenteral nutrition kalau perlu .

2 0C Akral hangat Rencana Tindakan : • • • • Rawat bayi dengan suhu lingkungan sesuai Hindarkan bayi kontak langsung dengan benda sebagai sumber dingin/panas Ukur suhu bayi setiap 3 jam atau kalau perlu Ganti popok bila basah 6. Diagnosa Keperawatan : Resiko tinggi hipotermi atau hipertermi b/d imaturitas fungsi termoregulasi atau perubahan suhu lingkungan Tujuan : Suhu bayi stabil Kriteria : • • Suhu 36. Diagnosa Keperawatan : Resiko tinggi terjadi gangguan perfusi jaringan b/d imaturitas fungsi kardiovaskuler Tujuan : Perfusi jaringan baik Kriteria : • • • • • Tekanan darah normal Pengisian kembali kapiler <2 detik Akral hangat dan tidak sianosis Produksi urin 1-2 cc/kgbb/jam Kesadaran composmentis Rencana Tindakan : • • • • • • Ukur tekanan darah kalau perlu Observasi warna dan suhu kulit Observasi pengisian kembali kapiler Observasi adanya edema perifer Kolaborasi dalam pemeriksaan laboratorium Kolaborasi dalam pemberian obat-obatan 7.5.5 0C -37. Diagnosa Keperawatan : Resiko tinggi injuri susunan saraf pusat b/d hipoksia Tujuan : Tidak ada injuri .

Diagnosa Keperawatan : Resiko tinggi infeksi b/d imaturitas fungsi imunologik Tujuan : Bayi tidak terinfeksi Kriteria : • • Suhu 36.Kriteria : • • • • • Kesadaran composmentis Gerakan aktif dan terkoordinasi Tidak ada kejang ataupun twitching Tidak ada tangisan melengking Hasil USG kepala dalam batas normal Rencana Tindakan : • • • • • • • • Cegah terjadinya hipoksia Ukur saturasi oksigen Observasi kesadaran dan aktifitas bayi Observasi tangisan bayi Observasi adanya kejang Lapor dokter apabila ditemukan kelainan pada saat observasi Ukur lingkar kepala kalau perlu Kolaborasi dalam pemeriksaan USG kepala 8.5 0C -37.2 0C Darah rutin normal Rencana Tindakan : • • • • • • • Hindari bayi dari orang-orang yang terinfeksi kalau perlu rawat dalam inkubator Cuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan bayi Lakukan tehnik aseptik dan antiseptik bila melakukan prosedur invasif Lakukan perawatan tali pusat Observasi tanda-tanda vital Kolaborasi pemeriksaan darah rutin Kolaborasi pemberian antibiotika 9. Diagnosa Keperawatan : Resiko tinggi gangguan integritas kulit b/d imaturitas struktur kulit .

Tujuan : Integritas kulit baik Kriteria : • • • Tidak ada rash Tidak ada iritasi Tidak plebitis Rencana Tindakan : • • • Kaji kulit bayi dari tanda-tanda kemerahan. Pengetahuan ortu bertambah Orang tua dapat merawat bayi di rumah . pendengaran. penciuman. lesi dan lecet pada daerah yang tertekan Gunakan plester non alergi dan seminimal mungkin Ubah posisi bayi dan pemasangan elektrode atau sensor 10. perawatan yang lama dan takut untuk merawat bayinya setelah pulang dari RS Tujuan : Koping keluarga efektif Kriteria : • • • Ortu kooperatif dg perawatan bayinya. rash. iritasi. Diagnosa Keperawatan : Koping keluarga tidak efektif b/d kondisi kritis pada bayinya. taktil b/d stimulus yang kurang atau berlebihan dari lingkungan perawatan intensif Tujuan : Persepsi dan sensori baik Kriteria : • Bayi berespon terhadap stimulus Rencana Tindakan : • • • • • Membelai bayi sebelum malakukan tindakan Mengajak bayi berbicara atau merangsang pendengaran bayi dengan memutarkan lagu-lagu yang lembut Memberikan rangsang cahaya pada mata Kurangi suara monitor jika memungkinkan Lakukan stimulas untuk refleks menghisap dan menelan dengan memasang dot 11. Diagnosa Keperawatan : Gangguan persepsi-sensori : penglihatan.

Rencana Tindakan : • • • • Memberikan kesempatan pada ortu berkonsultasi dengan dokter Rujuk ke ahli psikologi jika perlu Berikan pendidikan kesehatan cara perawatan bayi BBLR di rumah termasuk pijat bayi. cara memandikan Lakukan home visit jika bayi pulang dari RS untuk menilai kemampuan orang tua merawat bayinya . metode kanguru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful