ebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan program pemerintah (Kementerian Kehutanan RI) dalam hal pembibitan.

Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah, menanggulangi bencana, penyedia Oksigen (O2), penyerap racun udara terkontaminasi, dan secara tidak langsung akan mempengeruhi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Kegiatan KBR ini sendiri adalah untuk memfasilitasi kelompok masyarakat atau petani yang ingin mengembangkan pembibitan, terutama diwilayah desanya. Kelompok pembibitan tersebut dapat memilih tanaman apa saja yang cocok (secara teknis) dan sangat diminati oleh masyarakat. Pembangunan KBR mulai dilaksanakan tahun 2010, dan sampai sekarang kegiatan tersebut masih berlanjut dilakukan dengan volume yang makin bertambah. Beberapa jenis tanaman yang bisanya dikembangkan oleh kelompok pembibitan yaitu tanaman dari jenis Multi Purposes Trees Species (MPTS) dan Kekayuan. MPTS adalah tanaman yang memiliki fungsi selain kayu, misalnya dapat dimanfaatkan buah atau bagian tanaman lainnya. Sedangkan tanaman kekayuan merupakan tanaman yang khusus dimanfaatkan kayunya saja. Tanaman jenis MPTS lebih cenderung memiliki sifat konservatif, karena tanaman tersebut jarang ditebang oleh masyarakat. Meskipun demikian tetap saja perbandingan tanaman kayu lebih banyak dibandingkan dengan tanaman MPTS. Contoh tanaman MPTS seperti Aren (Arenga saccharifera) dan Picung (Pangium edule REINW) (buahnya untuk bumbu masak). Sedangkan kekayuan contohnya seperti Sengon (Albasia falcataria) dan Jati (Tectona grandis).

Pohon Picung jenis MPTS Pembangunan Kebun BIbit Rakyat (KBR) dilakukan di tiap unit di tiap desa kelompok penerima. Tiap unit minimal memproduksi 50.000 bibit tanaman. Persyaratan teknis seperti kondisi lahan

menjadi prioritas utama. Lahan kritis dan rawan bencana lebih diutamakan sebagai lahan prioritas pembangunan KBR. Bibit yang sudah layak untuk ditanam akan disalurkan dan ditanam pada lahan lahan yang kondisinya cukup kritis, ditanam dengan menggunakan system pengkayaan atau system reboisasi. Pada kondisi ini rerata masyarakat menanam bibit tersebut dengan system pengkayaan. Bibit yang ditanam pada lahan masyarakat sebaiknnya dirawat sampai tanaman tersebut cukup kuat terhadap toleransi lingkungan baru, mengingat bahwa keberadaan tanaman benar benar sangat bermanfaat terhadap lingkungan kita. Menurut Dishut Ciamis (2009) mengatakan bahwa dalam satu hektar saja menghasilkan 0,6 ton Oksigen (O2) , mampu menyerap CO2 sebesar 2,5 ton, merendam kebisingan, dan menahan angin sampai dengan 75-85%. Rerata kebutuhan O2 tiap orang sebesar 0,4 kg, Jadi dalam 1 ha pohon pohon tersebut akan dapat menghidupi sekitar 1500 orang. Benar benar sangat berarti bukan? Pohon pohon tersebut apabila kita analogikan seperti paket nyawa kita yang tersimpan di alam.

AB I PENGERTIAN, KONSEP, DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN
A. Pengertian Pemasaran Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah : a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.

dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat . utilitas. Konsep Pemasaran Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan. produksi. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. penerapan. transaksi dan hubungan pasar. keinginan. Kita dapat membedakan antara kebutuhan. B. dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan. Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis. dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian barang. perencanaan. pemasaran dan pasar. perencanaan. Kesimpulan : Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan.d. pertukaran. Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. permintaan. menentukan harga. membangun. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis. pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan. implementasi. nilai dan kepuasan. membangun. C. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning). mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial. keinginan dan permintaan.

Konsep ini berorientasi pada produksi dengan . 4. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king) 5. Konsep produksi Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. BAB II MACAM-MACAM KONSEP PEMASARAN I. 3. 2. konsep pemasaran sosial. 1. konsep produk. mutu dan kepuasan (JC. Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara: 1. Cintailah pelanggan. dan konsep pemasaran global. bukan produk anda. Temukan keinginan pasar dan penuhilah. konsep penjualan. Andalah yang menentukan (United Airlines) 6. Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi. konsep pemasaran. Penney). Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai. Konsep Pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai.

5. 4. 6. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin. Konsep penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen. performansi dan ciri-ciri yang terbaik. karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Konsep pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. Konsep pemasaran sosial Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan. 2. Konsep Pemasaran Global Pada konsep pemasaran global ini. manajer eksekutif berupaya memahami semua faktorfaktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang . Konsep produk Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu. organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif. karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik 3. dengan dibiarkan begitu saja. keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas.

Target pasar. Jadi dapat diartikan sistem pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran barang. B.. gagasan atau manusia yang dipasarkan.mantap. 2. orang. Pengertian Sistem Pemasaran Sistem adalah sekolompok item atau bagian-bagia yang saling berhubungan dan saling berkaitan secara tetap dalam membentuk satu kesatuan terpadu. Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup : 1. 4. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan. jasa. lembaga keuangan). grosir. dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya. 5. 3. Kendala lingkungan (environmental constraints). BAB III SISTEM PEMASARAN A. Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo. Perantara (pengecer. Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan. ide. Bekerja secara terpisah. jasa. yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnmya. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran. Produk. tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat. Macam – Macam Sistem Pemasaran . agen transportasi.

. f. d.a. grosir. c. b. Kekuatan politik dan legal. Tujuan : Mengendalikan perilaku saluran Mencegah perselisihan antara anggota saluran b. C. Teknologi. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran a. Kondisi ekonomi. Sistem pemasaran dengan saluran ganda Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal Pada sistem ini. Demografi (kependudukan). Persaingan. dan pengecer bertindak dalam satu keterpaduan. Lingkungan makro tersebut ialah: a. Lingkungan makro ekstern. kemudian dari belakang dipimpin secara sentral. Kekuatan sosial dan budaya. ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul. Sistem pemasaran dengan saluran vertikal Pada sistem ini produsen. c. e.

Posisi persaingan perusahaan di pasar Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan. Pemasok c. Lingkungan mikro eksternal a. BAB IV STRATEGI PEMASARAN A. Dalam strategi pemasaran. Kekuatan intern bersifat menyatu (interest) dalam organisasi dan dikendalikan oleh manajemen. Daur hidup produk Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup. tahap kedewasaan dan tahap kemunduran. 3. menantang. mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. ketangguhan bagian penelitian dan pengembangan. alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. yaitu tahap perkenalan.– Pemasaran Intern Kekuatan non – pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan. 2. Lingkungan Non.b. Situasi ekonomi . ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu : 1. Pengertian Strategi Pemasaran Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran. Pasar (market) b. bauran pemasaran. Pialang (marketing intermediaries) c. apakah memimpin. tahap pertumbuhan.

Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai. Mengambil posisi berhadapan (head – to heas positioning) 2. B. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier) 1. strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu: 1. 2.Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan. . Menyederhanakan proses pembelian. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin) Secara lebih jelas. Macam-Macam Strategi Pemasaran macam strategi pemasaran diantaranya: 1. b. Meningkatkan jumlah pembeli. apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi. Mempertahankan pelanggan misalnya: 1. 2. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk. Strategi kebutuhan primer Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu: 1. 3. Menambah jumlah pemakai dan 2. Memelihara kepuasan pelanggan. Strategi Kebutuhan Selektif Yaitu dengan cara : a.

Variabel demografi. Variabel perilaku pembeli. 4. . Tahap 1: menetapkan segmentasi makro. diantaranya :kelas sosial. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada. Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan. dan kepadatan iklim. Variabel psikologis. b. diantaranya : wilayah. Variabel geografi. yaitu pasar pemakai akhir. ukuran daerah. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk. 1. diantaranya : manfaat yang dicari. ukuran kota. dan banyaknya langganan. menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar. dan kepribadian. status kesetiaan dan sikap pada produk. atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.2. keluarga. karakteristik. lokasi geografis. 3. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen a. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. gaya hidup. Dasar – dasar segmentasi pada pasar industri a. pendidikan. diantaranya : umur. 2. siklus hidup. pendapatan. C. dll c. tingkat pemakaian. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu: 1. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru. status pemakai. d.

kualitas produk. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual. persepsi. dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen. 2. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda. dan perilaku pembelian.b. b.Dapat dibedakan e. berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Cukup besar atau cukup menguntungkan d. a.Dapat dicapai c. Syarat segmentasi Pasar Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu : a. distribusi massal. Pemasaran segmen Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan. ciri – ciri kepribadian. Pemasaran massal Pemasaran massal berfokus pada produksi massal. Setiap pembeli. Dapat diukur b. c. Pemasaran ceruk . dan pelanggan. Tingkat Segmentasi Pasar Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Dapat dilaksanakan 3.

BAB V . sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen. Langkah kedua Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yang akan datang. Manfaat Segmentasi Pasar Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah: a. c.Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit. 4. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu. Pemasaran mikro Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatankesempatan pemasaran. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda. d. b. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya D. Langkah pertama Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada 2. Menentukan Pasar Sasaran Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu : 1.

Subbudaya : setiap kebudayaan mengandung sub kebudayaan yang lebih kecil. Kelas sosial : hampir setiap masyarakat memiliki beberapa bentuk struktur kelas sosial. B. kepentingan dan perilaku yang sama.PERILAKU KONSUMEN A. pelayanan dari sumber lainnya. Sub kebudayaan meliputi: kewarganegaraan. atau sekelompok orang yang mempunyai sistem nilai yang sama berdasarkan pengalaman dan situasi kehidupan yang sama. Budaya (culture) adalah penyebab paling mendasar teori keinginan dan perilaku seseorang. dan daerah gegrafis. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : 1. keluarga serta aturan dan status sosial konsumen. ras. Kelas-kelas sosial adalah bagian-bagian masyarakat yang relatif permanen dan tersusun rapi yang anggota-anggotanya mempunyai nilai-nilai. Disini keluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. c. seperti kelompok kecil. Keputusan orang . Perilaku konsumen juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial. agama. Pengertian Perilaku Konsumen Perilaku konsumen merupakan tindakan-tindakan individu yang melibatkan pembelian penggunaan barang dan jasa termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut sebagai pengalaman dengan produk. b. Budaya : faktor-faktor budaya memberikan pengaruhnya paling luas pada keinginan dan perilaku konsumen. Faktor kebudayaan Faktor kebudayaan meliputi : a.

Proses Pengambilan Keputusan Pembeli a. Selain dari beberapa faktor diatas yang mempengaruhi perilaku konsumen juga dipengaruhi juga oleh faktor-faktor psikologis seseorang. 5. 4. pekerjaan. situasi ekonomui. tetapi kekurangan informasi mengenainya. Mencoba : konsumen mencoba produk baru tersebut dalam skala kecil untuk meningkatkan perkiraan nilai produk tersebut. atau ide yang dianggap baru oleh pembeli potensial. disini konsumen dapat membuat keputusan untuk menerima / mengadopsinya. yang meliputi motivasi. pengetahuan dan keyakinan serta sikap. b. Tertarik : konsumen akan menjadoi tertarik untuk mencari informasi mengenai produk baru. Proses Pengambilan Keputusan Pembeli Terhadap produk Baru Sebuah produk baru adalah barang. C. Tahap-tahap proses adopsi: 1. persepsi. Proses adopsi adalah proses mental yang dilalui seseorang. jasa. Adopsi : konsumen memutuskan secara penuh dan teratur menggunakan produk baru tersebut.ingin membeli juga dipenggaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap siklus hidup. 2. Tipe-Tipe Perilaku Membeli . gaya hidup dan kepribadian serta konsep diri. 3. Terkadang produk yang beredar dipasaran telah lama ada. mulai dari pengenalan pertama sampai pada penerimaan / adopsi final. Sadar : konsumen menjadi sadar akan adanya produk baru. Evalusi : konsumen harus mempertimbangkan apakah produk baru tersebut masuk akal atau tidak untuk dikonsumsi.

Konsumen mengunjungi beberapa tempat untuk mencari yang lebih cocok. b. harga produk tinggi. yaitu: pertama. Perilaku pembelian yang mengurangi ketidakefisienan Disini konsumen mengalami keterlibatan tinggi akan tetapi melihat sedikit perbedaan. Seorang pemasar akan mengenalkan pada konsumen agar lebih tertarik. a. diantara merek-merek. memiliki resiko yang tinggi. yaitu : a. Tahap-Tahap Proses Membeli Tahap-tahap dalam proses membeli mwliputi : a.Ada empat tipe perilaku membeli. membangun sikap. Perilaku pembelian yang mencari keragaman Disini keterlibatan konsumen yang rendah akan dihadapkan pada berbagai pemilihan merek. apa yang menyebabkan semua itu muncul dan mengapa seseorang membutuhkan sesuatu. b. c. jarang dibeli. Pencarian informasi . mengembangkan keyakinan tentang produk tersebut. Perilaku pembelian karena kebiasaan Disini konsumen rendah sekali dalam proses pembelian karena tidak ada perbedaan nyata diantara berbagai merek dan harga barang relatif rendah a. dan ketiga melakukan pilihan. Kedua. Pengenalan kebutuhan/masalah Disini orang yang akan memasarkan produk meneliti mengenai apa yang dibutuhkan. Perilaku pembelian yang kompleks Disini konsumen mengakui keterikatan yang tinggi dalam proses pembeliannya. Perilaku konsumen melalui proses tiga langkah.

3. Keputusan membeli Ada dua faktor yang menyebabkan seseorang mengambil keputusan untuk membeli.Sumber informasi konsumen terbagi dalam empat kelompok. penjual kemasan dan pemajangan. Sumber umum. Sikap orang lain : keputusan membeli itu banyak dipengaruhi oleh teman-teman. yaitu bagaimana konsumen mengharapkan kepuasan yang diperoleh dari produk dengan tingkat alternatif yang berbeda-beda setiap hari 5. tetangga. Pencarian alternatif Terdapat lima konsep dasar bagi pemasar dalam penilaian alternatif konsumen. petugas penjualan. 2. dan kenalan. menguji. meliputi: pernah menangani.  . yaitu : 1. yaitu : 1. meliputi: keluarga. 4. Sumber pribadi. 3. meliputi : periklanan. Kepercayaan konsumen terhadap ciri merek yang menonjol 4. meliputi : media massa dan organisasi konsumen. apa yang menjadi ciri-ciri khusus dan perhatian konsumen terhadap produk atau jasa tersebut. atau siapa saja yang dipercayai 2. Bagaimana prosedur penilaian yang dilakukan konsumen dari sekian banyak ciri-ciri barang. d. Pemasar lebih memperhatikan pentingnya ciri-ciri produk daripada penonjolan Ciri-ciri produk. c. 2. teman-teman. tetangga. Sifat-sifat produk. Sumber pengalaman. yaitu : 1. Fungsi kemanfaatan. dan mempergunakan produk. Faktor-faktor situasi yang tidak terduga : seperti faktor harga pendapatan Suka 2 bloggers like this post. Sumber niaga.

000 bibit tanaman. Persyaratan teknis seperti kondisi lahan menjadi prioritas utama. Lahan kritis dan rawan bencana lebih diutamakan sebagai lahan prioritas pembangunan KBR. . Filed under: Tugas Kuliah Beberapa jenis tanaman yang bisanya dikembangkan oleh kelompok pembibitan yaitu tanaman dari jenis Multi Purposes Trees Species (MPTS) dan Kekayuan. Contoh tanaman MPTS seperti Aren (Arenga saccharifera) dan Picung (Pangium edule REINW) (buahnya untuk bumbu masak). Tanaman jenis MPTS lebih cenderung memiliki sifat konservatif. misalnya dapat dimanfaatkan buah atau bagian tanaman lainnya. Pada kondisi ini rerata masyarakat menanam bibit tersebut dengan system pengkayaan. MPTS adalah tanaman yang memiliki fungsi selain kayu. Tiap unit minimal memproduksi 50. Sedangkan kekayuan contohnya seperti Sengon (Albasia falcataria) dan Jati (Tectona grandis). ditanam dengan menggunakan system pengkayaan atau system reboisasi. Meskipun demikian tetap saja perbandingan tanaman kayu lebih banyak dibandingkan dengan tanaman MPTS. karena tanaman tersebut jarang ditebang oleh masyarakat. Pohon Picung jenis MPTS Pembangunan Kebun BIbit Rakyat (KBR) dilakukan di tiap unit di tiap desa kelompok penerima. Bibit yang sudah layak untuk ditanam akan disalurkan dan ditanam pada lahan lahan yang kondisinya cukup kritis. Sedangkan tanaman kekayuan merupakan tanaman yang khusus dimanfaatkan kayunya saja.

Sedangkan tanaman kekayuan merupakan tanaman yang khusus dimanfaatkan kayunya saja. Kelompok pembibitan tersebut dapat memilih tanaman apa saja yang cocok (secara teknis) dan sangat diminati oleh masyarakat. Meskipun demikian tetap saja perbandingan tanaman kayu lebih banyak dibandingkan dengan tanaman MPTS. dan sampai sekarang kegiatan tersebut masih berlanjut dilakukan dengan volume yang makin bertambah.5 ton. Kegiatan KBR ini sendiri adalah untuk memfasilitasi kelompok masyarakat atau petani yang ingin mengembangkan pembibitan. terutama diwilayah desanya. menanggulangi bencana. Contoh tanaman MPTS seperti Aren (Arenga saccharifera) dan Picung (Pangium edule REINW) (buahnya untuk bumbu masak). Jadi dalam 1 ha pohon pohon tersebut akan dapat menghidupi sekitar 1500 orang. Pembangunan KBR mulai dilaksanakan tahun 2010. karena tanaman tersebut jarang ditebang oleh masyarakat. . Apabila disalah satu desa atau wilayah anda terdapat pembangunan KBR maka sebaiknya kita mendukung kegiatan tersebut. demi kebaikan kita semua dan masyarakat dunia. Tanaman jenis MPTS lebih cenderung memiliki sifat konservatif. MPTS adalah tanaman yang memiliki fungsi selain kayu. Beberapa jenis tanaman yang bisanya dikembangkan oleh kelompok pembibitan yaitu tanaman dari jenis Multi Purposes Trees Species (MPTS) dan Kekayuan.6 ton Oksigen (O2) . Benar benar sangat berarti bukan? Pohon pohon tersebut apabila kita analogikan seperti paket nyawa kita yang tersimpan di alam. misalnya dapat dimanfaatkan buah atau bagian tanaman lainnya. Semoga! Ron ebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan program pemerintah (Kementerian Kehutanan RI) dalam hal pembibitan. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah. dan secara tidak langsung akan mempengeruhi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. merendam kebisingan. Menurut Dishut Ciamis (2009) mengatakan bahwa dalam satu hektar saja menghasilkan 0.Bibit yang ditanam pada lahan masyarakat sebaiknnya dirawat sampai tanaman tersebut cukup kuat terhadap toleransi lingkungan baru. mampu menyerap CO2 sebesar 2. penyedia Oksigen (O2). mengingat bahwa keberadaan tanaman benar benar sangat bermanfaat terhadap lingkungan kita. Sedangkan kekayuan contohnya seperti Sengon (Albasia falcataria) dan Jati (Tectona grandis). Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kemanfaatan dari pohon/ tumbuhan disekitar kita. dan menahan angin sampai dengan 75-85%. Rerata kebutuhan O2 tiap orang sebesar 0.4 kg. penyerap racun udara terkontaminasi.

000 bibit tanaman.4 kg.6 ton Oksigen (O2) .Pohon Picung jenis MPTS Pembangunan Kebun BIbit Rakyat (KBR) dilakukan di tiap unit di tiap desa kelompok penerima. Persyaratan teknis seperti kondisi lahan menjadi prioritas utama. mengingat bahwa keberadaan tanaman benar benar sangat bermanfaat terhadap lingkungan kita. Apabila disalah satu desa atau wilayah anda terdapat pembangunan KBR maka sebaiknya kita mendukung kegiatan tersebut. Benar benar sangat berarti bukan? Pohon pohon tersebut apabila kita analogikan seperti paket nyawa kita yang tersimpan di alam. dan menahan angin sampai dengan 75-85%. Menurut Dishut Ciamis (2009) mengatakan bahwa dalam satu hektar saja menghasilkan 0. Rerata kebutuhan O2 tiap orang sebesar 0. Jadi dalam 1 ha pohon pohon tersebut akan dapat menghidupi sekitar 1500 orang. Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kemanfaatan dari pohon/ tumbuhan disekitar kita. demi kebaikan kita semua dan masyarakat dunia. ditanam dengan menggunakan system pengkayaan atau system reboisasi. Bibit yang sudah layak untuk ditanam akan disalurkan dan ditanam pada lahan lahan yang kondisinya cukup kritis. Bibit yang ditanam pada lahan masyarakat sebaiknnya dirawat sampai tanaman tersebut cukup kuat terhadap toleransi lingkungan baru. Pada kondisi ini rerata masyarakat menanam bibit tersebut dengan system pengkayaan. Tiap unit minimal memproduksi 50.5 ton. Semoga! Ron . merendam kebisingan. mampu menyerap CO2 sebesar 2. Lahan kritis dan rawan bencana lebih diutamakan sebagai lahan prioritas pembangunan KBR.

penyerap racun udara terkontaminasi. Tiap unit minimal memproduksi 50. penyedia Oksigen (O2). terutama diwilayah desanya. Meskipun demikian tetap saja perbandingan tanaman kayu lebih banyak dibandingkan dengan tanaman MPTS. Beberapa jenis tanaman yang bisanya dikembangkan oleh kelompok pembibitan yaitu tanaman dari jenis Multi Purposes Trees Species (MPTS) dan Kekayuan. MPTS adalah tanaman yang memiliki fungsi selain kayu. Sedangkan kekayuan contohnya seperti Sengon (Albasia falcataria) dan Jati (Tectona grandis). Persyaratan teknis seperti kondisi lahan .000 bibit tanaman. Sedangkan tanaman kekayuan merupakan tanaman yang khusus dimanfaatkan kayunya saja. Tanaman jenis MPTS lebih cenderung memiliki sifat konservatif. dan secara tidak langsung akan mempengeruhi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Kegiatan KBR ini sendiri adalah untuk memfasilitasi kelompok masyarakat atau petani yang ingin mengembangkan pembibitan. dan sampai sekarang kegiatan tersebut masih berlanjut dilakukan dengan volume yang makin bertambah. Pembangunan KBR mulai dilaksanakan tahun 2010. karena tanaman tersebut jarang ditebang oleh masyarakat.ebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan program pemerintah (Kementerian Kehutanan RI) dalam hal pembibitan. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah. Contoh tanaman MPTS seperti Aren (Arenga saccharifera) dan Picung (Pangium edule REINW) (buahnya untuk bumbu masak). misalnya dapat dimanfaatkan buah atau bagian tanaman lainnya. Kelompok pembibitan tersebut dapat memilih tanaman apa saja yang cocok (secara teknis) dan sangat diminati oleh masyarakat. menanggulangi bencana. Pohon Picung jenis MPTS Pembangunan Kebun BIbit Rakyat (KBR) dilakukan di tiap unit di tiap desa kelompok penerima.

menjadi prioritas utama. terutama diwilayah desanya. Sedangkan tanaman kekayuan merupakan tanaman yang khusus dimanfaatkan kayunya saja. Semoga! Ron ebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan program pemerintah (Kementerian Kehutanan RI) dalam hal pembibitan. Kegiatan KBR ini sendiri adalah untuk memfasilitasi kelompok masyarakat atau petani yang ingin mengembangkan pembibitan. mampu menyerap CO2 sebesar 2.4 kg. Bibit yang ditanam pada lahan masyarakat sebaiknnya dirawat sampai tanaman tersebut cukup kuat terhadap toleransi lingkungan baru. Benar benar sangat berarti bukan? Pohon pohon tersebut apabila kita analogikan seperti paket nyawa kita yang tersimpan di alam. Rerata kebutuhan O2 tiap orang sebesar 0. Sedangkan kekayuan contohnya seperti Sengon (Albasia falcataria) dan Jati (Tectona grandis). menanggulangi bencana. Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kemanfaatan dari pohon/ tumbuhan disekitar kita. Meskipun demikian tetap saja perbandingan tanaman kayu lebih banyak dibandingkan dengan tanaman MPTS. misalnya dapat dimanfaatkan buah atau bagian tanaman lainnya. mengingat bahwa keberadaan tanaman benar benar sangat bermanfaat terhadap lingkungan kita. dan sampai sekarang kegiatan tersebut masih berlanjut dilakukan dengan volume yang makin bertambah. ditanam dengan menggunakan system pengkayaan atau system reboisasi. MPTS adalah tanaman yang memiliki fungsi selain kayu. Pada kondisi ini rerata masyarakat menanam bibit tersebut dengan system pengkayaan. Pembangunan KBR mulai dilaksanakan tahun 2010. penyerap racun udara terkontaminasi.6 ton Oksigen (O2) . merendam kebisingan. Tanaman jenis MPTS lebih cenderung memiliki sifat konservatif. demi kebaikan kita semua dan masyarakat dunia.5 ton. Lahan kritis dan rawan bencana lebih diutamakan sebagai lahan prioritas pembangunan KBR. karena tanaman tersebut jarang ditebang oleh masyarakat. Menurut Dishut Ciamis (2009) mengatakan bahwa dalam satu hektar saja menghasilkan 0. Jadi dalam 1 ha pohon pohon tersebut akan dapat menghidupi sekitar 1500 orang. dan menahan angin sampai dengan 75-85%. Kelompok pembibitan tersebut dapat memilih tanaman apa saja yang cocok (secara teknis) dan sangat diminati oleh masyarakat. Contoh tanaman MPTS seperti Aren (Arenga saccharifera) dan Picung (Pangium edule REINW) (buahnya untuk bumbu masak). . penyedia Oksigen (O2). Bibit yang sudah layak untuk ditanam akan disalurkan dan ditanam pada lahan lahan yang kondisinya cukup kritis. Beberapa jenis tanaman yang bisanya dikembangkan oleh kelompok pembibitan yaitu tanaman dari jenis Multi Purposes Trees Species (MPTS) dan Kekayuan. dan secara tidak langsung akan mempengeruhi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Apabila disalah satu desa atau wilayah anda terdapat pembangunan KBR maka sebaiknya kita mendukung kegiatan tersebut. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah.

5 ton. Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kemanfaatan dari pohon/ tumbuhan disekitar kita. demi kebaikan kita semua dan masyarakat dunia. Bibit yang sudah layak untuk ditanam akan disalurkan dan ditanam pada lahan lahan yang kondisinya cukup kritis. Jadi dalam 1 ha pohon pohon tersebut akan dapat menghidupi sekitar 1500 orang. Apabila disalah satu desa atau wilayah anda terdapat pembangunan KBR maka sebaiknya kita mendukung kegiatan tersebut. Benar benar sangat berarti bukan? Pohon pohon tersebut apabila kita analogikan seperti paket nyawa kita yang tersimpan di alam. mengingat bahwa keberadaan tanaman benar benar sangat bermanfaat terhadap lingkungan kita. dan menahan angin sampai dengan 75-85%. Lahan kritis dan rawan bencana lebih diutamakan sebagai lahan prioritas pembangunan KBR.6 ton Oksigen (O2) . Rerata kebutuhan O2 tiap orang sebesar 0.4 kg. merendam kebisingan. Persyaratan teknis seperti kondisi lahan menjadi prioritas utama. mampu menyerap CO2 sebesar 2. Menurut Dishut Ciamis (2009) mengatakan bahwa dalam satu hektar saja menghasilkan 0. Pada kondisi ini rerata masyarakat menanam bibit tersebut dengan system pengkayaan. Bibit yang ditanam pada lahan masyarakat sebaiknnya dirawat sampai tanaman tersebut cukup kuat terhadap toleransi lingkungan baru. Semoga! Ron .Pohon Picung jenis MPTS Pembangunan Kebun BIbit Rakyat (KBR) dilakukan di tiap unit di tiap desa kelompok penerima.000 bibit tanaman. Tiap unit minimal memproduksi 50. ditanam dengan menggunakan system pengkayaan atau system reboisasi.

slideshare. LATAR BELAKANG Pembangunan hutan rakyat bertujuan untuk rehabilitasi lahan dan konservasi tanah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hutan rakyat telah memperbaiki kondisi lingkungan.net/irwandeni" target="_blank">irwandeni</a> </div> </div> <div style="width:477px" id="__ss_6941021"> <strong style="display:block.net/slideshow/embed_code/6941021" width="477" height="510" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe> <div style="padding:5px 0 12px"> View more <a href="http://www. sosial dana .<div style="width:477px" id="__ss_6941021"> <strong style="display:block.margin:12px 0 4px"><a href="http://www.slideshare. Pembangunan hutan rakyat pada awalnya dilakukan dengan proyek kegiatan penghijauan.slideshare. kebiasaan petani dan pasar kayu.slideshare.slideshare.net/" target="_blank">documents</a> from <a href="http://www.slideshare.slideshare. maka masyarakat mengembangkan sendiri sehingga terbentuklah sentra-sentra hutan rakyat.slideshare.net/irwandeni/proposal-kbr-2011" title="Proposal kbr 2011" target="_blank">Proposal kbr 2011</a></strong> <iframe src="http://www.net/" target="_blank">documents</a> from <a href="http://www.net/irwandeni" target="_blank">irwandeni</a> </div> </div> A.net/irwandeni/proposal-kbr-2011" title="Proposal kbr 2011" target="_blank">Proposal kbr 2011</a></strong> <iframe src="http://www.margin:12px 0 4px"><a href="http://www.net/slideshow/embed_code/6941021" width="477" height="510" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe> <div style="padding:5px 0 12px"> View more <a href="http://www. Masyarakat mengembangkan hutan rakyat dengan model yang berbeda-beda. Namun setelah masyarakat merasa mendapat keuntungan ekonomi. Pemilihan model tersebut didasarkan pada pengalaman petani yang diduga berdasarkan kesesuaian jenis dengan lokasi tempat tumbuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful