MAKALAH

PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN SOIL VAPOR EXTRACTOR (SVE)

OLEH:

KELOMPOK V

ADI TIARA DENIADMA DHARMAWANGSA KURNIA NOVITASARI DESI RATNA KOMALA MICHELLA OCTAVIA

(06174007) (0810941007) (0910941005) (0910941014) (0910942025)

DOSEN: YOMMI DEWILDA, MT

JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2012

kontaminan dapat diolah lebih lanjut. 3. penyerapan. Bila digunakan pengurangan konsentrasi alamiah. disperse.  Teknologi pengolahan seringkali tumpang tindih dan tidak mudah didefinisikan secara tepat jenis pengolahan yang dilakukan. Tujuan utama dari remediasi air tanah adalah : 1. Tumpahan atau bocoran minyak menyebabkan pencemaran tanah permukaan dan subpermukaan oleh senyawa volatil organik atau volatil organic compound (VOC). kimia dan biologi. dan persyaratan peraturan lingkungan. tujuan pembersihan. Klasifikasinya seringkali didasarkan pada sifatsifat kontaminan. Aliran air tanah terkontaminasi dapat diremediasi melalui beberapa cara. Meminimisasikan kontaminasi air tanah lebih lanjut hasil dari perlindian dari tanah atau NAPL. dibuang atau digunakan kembali. dan atau stabilisasi kimia dan biokimia kontaminan sampai pengurangan toksisitas kontaminan. Mencegah pergerakan kontaminan. Cemaran . Mencegah penyebaran air tanah terkontaminasi pada tingkat yang tidak diharapkan. volatilisasi. Salah satu teknologi remediasi tanah yang baru dikembangkan adalah Soil Vapor Extractor (SVE). Untuk selanjutnya. berupa biodegradasi. Mengembalikan air tanah ke penggunaan yang menguntungkan.  Pengurungan Pembatas fisik atau gradien hidrolik yang disebabkan oleh sumur pompa dapat digunakan untuk mengurung plume dan mencegah penyebaran kontaminan. melumpuhkan atau memusnahkan kontaminan. 4. 2. Pengolahan dapat dilakukan dengan cara memisahkan kontaminan dari air tanah.  Pengolahan in situ atau pengolahan di tempat Misalnya berupa pemberian nutrisi dan oksigen pada aquifer untuk merangsang biodegradasi kontaminan. mobilisasi volume hingga tingkat aman bagi manusia dan lingkungan.  Ekstraksi dan pengolahan Air tanah terkontaminasi dapat disisihkan dari aquifer. atau dapat digunakan penghalang fisik pada aliran air tanah melalui sebuah sel pengolahan seperti pada dinding besi reaktif. dan dibuang melaluii pemompaan. antara lain melalui pengurangan konsentrasi alamiah. khususnya mengembalikan atau menghentikan kerusakan pada lingkungan baik secara fisika. diolah. Remediasi air tanah dapat dilakukan.SOIL VAPOR EXTRACTOR (SVE) Remediasi adalah tindakan untuk memperbaiki sesuatu. pengenceran. bergantung dari jenis kontaminan. kondisi hidrogeologis. mutlak diperlukan adanya pengawasan kualitas secara regular sehingga tidak terjadi ancaman-ancaman baru. injeksi udara untuk menguapkan senyawa volatil dari air tanah.

filter pack. Penempatan sumuran dan jumlah total air yang dipompa tergantung dari sistem dan ukuran plume. Sumuran dapat dibangun secara vertikal ataupun horisontal dengan komponen utama berupa casing. Sistem SVE biasanya dilengkapi dengan drum knockout untuk menyisihkan uap air yang terbawa. Sumur-Sumur Ekstraksi Desain sumuran ekstraksi tergantung pada sifat aquifer. Pompa yang digunakan untuk mengekstraksi air tanah adalah pompa pneumatik dan pompa submersible. umumnya berdiameter lebih besar atau sama dengan 4 inchi. sebelum dilepas ke udara bebas. dengan kelulusan rata-rata 10-4 cm/det.dengan densitas rendah akan cendrung berada di pori-pori kapiler atau menuju ke bawah akuifer sampai menjumpai tanah kedap. Kemudian dilakukan penyedotan (vakum) untuk memaksa gas atau uap cemaran dapat keluar dari tanah tersebut. Ukuran casingnya disesuaikan dengan pompa yang akan dipakai. Aplikasinya di lapangan dapat dilaksanakan secara in-situ maupun ex-situ. dan (b) difusi yaitu gerakan cemaran melalui media tanah karena adanya gerakan konsentrasi. stratafikasi. ketebalan aquifer dan penampang yang tersedia. Aplikasi yang dilaksanakan di AS dilaporkan bahwa radius jangkauan sumur ekstraksi bervariasi antara 6-45 m tergantung jenis tanah yang akan diremediasi. dilanjutkan dengan pengolahan gas. saringan. antara lain: . Desain dan operasi suatu sistem ekstraksi air tanah melibatkan banyak pertimbangan disamping pertimbangan teori. Mekanisme penyisihan VOC pada SVE adalah (a) adveksi yaitu gerakan cemaran fasa uap dengan aliran udara melalui media tanah yang permeabel. SVE merupakan pilihan teknologi remediasi tanah yang baru dikembangkan untuk menyingkirkan VOC dari tanah dan area zone vadoze. Kedalaman yang dapat dicapai sampai mencapai 7 m. pelindung serta pompa. Panjang saringan tergantung pada tipe. Prinsip SVE adalah dengan membangun sumur-sumur ekstraksi uap atau pipa-pipa perforasi pada zone yang akan diremediasi. biasanya dengan karbon aktif. tujuan sistem dan ukuran volume. yang ukurannya ditentukan sesuai dengan energi tekanan yang diperlukan. Air tanah mengalir melalui saringan berupa pipa PVC atau pipa stainless steel. Cemaran-cemaran yang berada di pori-pori tanah inilah yang menjadi target proses SVE. Sifat aquifer menentukan berapa banyak air yang harus dipompa dari tiap sumuran. Hal yang diperhatikan adalah bahwa total luas lubang harus cukup besar agar kecepatan airnya cukup besar untuk mengatasi headlossnya. Filter pack umumnya berupa pasir kasar atau medium gravel halus yang mengelilingi saringan dan casing.

1. 3. Gerakan penurunan muka air tanah dapat mempengaruhi struktur dan sifat tanah disekitarnya. berkurangnya konsolidasi tanah. bahkan dapat mempengaruhi struktur pondasi bangunan serta memutuskan aliran air untuk makanan tanaman. . sedangkan peralatan yang terlalu kecil akan menghambat remediasi. Unit pengolahan air tanah biasanya mempunyai debit berukuran kecil. Sistem Titik-Titik Sumur Air tanah dapat dipompa menggunakan sistem dengan beberapa titik sumur yang dihubungkan dengan satu pompa di bagian permukaan tanah. Jumlah air yang lebih besar daripada perkiraan akan terpompa saat air di daerah pengaruh dipompa. Debit pemompaan dilakukan dengan asumsi kondisi equlibrium. Debit pemompaan biasanya 0. Pengaturan ini disebut tuning. kondisi water table akan berubah-ubah sebagai hasil dari pengendapan. peralatan yang terlalu besar akan meningkatkan biaya modal dan mempengaruhi efektifitas. Pengaturan debit dilakukan dengan menggunakan katup di tiap ujung atas masing-masing sumur. dan jarang digunakan untuk pekerjaan remediasi jangka waktu lama. yang tidak selalu terjadi. Hal ini disebabkan oleh kedalamannya yang dangkal dan debit pemompaan yang rendah. 2. Selama jangka waktu pemompaan yang lama.125 gpm/sumur. dibandingkan dengan menggunakan pompa untuk tiap sumur. dengan kedalaman 15-28 feet. Seperti pengendapan tanah.Sistem ini biasanya dipakai dalam pekerjaan konstruksi. Jarak tiap sumur biasanya 3-10 feet.

pdf. In Situ Biosparge System Remediates Groundwater Contamination Plumes http://www. 1998. 2010.com/PAGs%5CP_507_0800b_Biosparge. http://dictionary.reference. Tanggal akses 1 April 2012 Anonim B.DAFTAR PUSTAKA Anonim A. Tanggal akses 1 April 2012 .com/browse/bioremediation. Bioremediation.brownandcaldwell.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful