BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
“Sejarah tertulis berisi rekaman yang sangat sporadis dan tidak lengkap”, demikian Gordon Childe menulis, “tentang apa yang telah manusia lakukan di pelbagai belahan dunia selama lima ribu tahun terakhir”. Idealnya sejarah adalah rekaman tentang semua rentetan peristiwa yang telah terjadi, yang berfungsi sebagai pengungkap segala sesuatu sesuai dengan fakta yang ada tanpa distorsi sedikitpun, tetapi pada kenyataannya ia hanya mengungkap sebagian rentetan peristiwa tersebut dan tidak bisa lepas sepenuhnya dari rekayasa yang biasanya dilakukan oleh penguasa politik. Meskipun fenomena semacam ini pernah terjadi, tetapi hal ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan remeh bahkan harus diluruskan, karena menyangkut dan memengaruhi kehidupan generasi selanjutnya sebagai aktor sejarah berikutnya. Apalagi sejarah yang dimaksud adalah sejarah tentang ilmu pengetahuan yang merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia. Dengan demikian, perlu adanya usaha yang sungguh-sungguh serta tanggung jawab moral dan akademik dalam pemaparan sejarah. Sebelum memaparkan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan, penulis harus mengungkap sekilas tentang perbedaan antara pengetahuan dan ilmu agar tidak terjebak pada kesalahpahaman mengenai keduanya, sehingga pembaca bisa memahami dengan mudah dan benar apa yang dimaksud dengan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dalam makalah ini. Ilmu adalah bagian dari pengetahuan yang terklasifikasi, tersistem, dan terukur serta dapat dibuktikan kebenarannya secara empiris. Sementara itu, pengetahuan adalah keseluruhan pengetahuan yang belum tersusun, baik mengenai metafisik maupun fisik. Dapat juga dikatakan pengetahuan adalah informasi yang berupa common sense, sedangkan ilmu sudah merupakan bagian yang lebih tinggi dari itu karena memiliki metode dan mekanisme tertentu. Jadi ilmu lebih khusus daripada pengetahuan, tetapi tidak berarti semua ilmu adalah pengetahuan. Uraian singkat di atas menggiring kita pada kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan di sini adalah ilmu bukan pengetahuan. Ilmu beraneka-ragam.

Maskoeri Jasin membagi ilmu pengetahuan ke tiga kategori besar. Pertama, Ilmu Pengetahuan Sosial yang meliputi psikologi, pendidikan, antropologi, etnologi, sejarah, ekonomi, dan sosiologi. Kedua, Ilmu Pengetahuan Alam yang meliputi fisika, kimia, dan biologi (botani, zoologi, morfologi, anatomi, fisiologi, sitologi, histologi, dan palaentologi). Ketiga, Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa yang meliputi geologi (petrologi, vulkanologi, dan mineralogi), astronomi, dan geografi (fisiografi dan geografi biologi). Karena luasnya cakupan ilmu, penulis hanya fokus pada sejarah perkembangan sebagian ilmu dari masa ke masa yang terekam oleh literatur-literatur sejarah yang ada dan menyebutkan sebagian tokoh di balik penemuan teori ilmu dan pengembangannya.

1.2 Rumusan Masalah
   Bagaimanakah Metode Ilmiah dapat dikatakan sebagai dasar Ilmu Pengetahuan Alam?? Apa saja Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam? Apa saja Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan Alam dan pengembangannya?

BAB II PEMBAHASAN

Ilmu berkembang dengan pesat, yang pada dasarnya ilmu berkembang dari dua cabang utama yaitu filsafat alam yang kemudian menjadi rumpun ilmu-ilmu alam (the natural sciences) dan filsafat moral yang kemudian berkembang ke dalam ilmu-ilmu sosial (the social sciences). Ilmu-ilmu alam membagi menjadi dua kelompok yaitu ilmu alam (the physical sciences) dan ilmu hayat (the biological sciences) (Jujun. S. 2003). Ilmu alam ialah ilmu yang mempelajari zat yang membentuk alam semesta sedangkan ilmu hayat mempelajari makhluk hidup di dalamnya. Ilmu alam kemudian bercabang lagi menjadi fisika (mempelajari massa dan energi), kimia (mempelajari substansi zat), astronomi (mempelajari benda-benda langit dan ilmu bumi (the earth sciences) yang mempelajari bumi kita. Ilmu alam (bahasa Inggris: natural science; atau ilmu pengetahuan alam) adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimanaobyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun.
[1]

Sains (science) diambil dari kata latin scientia yang arti harfiahnya adalah pengetahuan. Sund dan Trowbribge merumuskan bahwa Sains merupakan kumpulan pengetahuan dan proses. Sedangkan Kuslan Stone menyebutkan bahwa Sains adalah kumpulan pengetahuan dan cara-cara untuk mendapatkan dan mempergunakan pengetahuan itu. Sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan. "Real Science is both product and process, inseparably Joint" (Agus. S. 2003: 11) Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa karakteristik yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam dapat berbentuk kuantitas. Ilmu alam mempelajari aspek-aspek fisik & nonmanusia tentang Bumi dan alam sekitarnya. Ilmu-ilmu alam membentuk landasan bagi ilmu terapan, yang keduanya dibedakan dari ilmu sosial, humaniora, teologi, dan seni.

terlibat dalam proses-proses biologis. sehingga semboyan " Sains hari ini adalah teknologi hari esok" merupakan semboyan yang berkali-kali dibuktikan oleh sejarah. IPA membahas tentang gejala-gejala alam yang disusun secara sistematis yang didasarkan pada hasil percobaan dan pengamatan yang dilakukan oleh manusia. Hal ini sebagaimana yang dikemukakan oleh Powler (dalam Wina-putra. Setiap guru harus paham akan alasan mengapa sains perlu diajarkan di sekolah dasar. Tingkat kepastian ilmu alam relatif tinggi mengingat obyeknya yang kongkrit. Usman . Dari uraian di atas Sains adalah ilmu pengetahuan yang mempunyai Obyek. Istilah ilmu alam juga digunakan untuk mengenali "ilmu" sebagai disiplin yang mengikuti metode ilmiah. serta mengalirnya informasi yang dihasilkannya. berbeda dengan filsafat alam. IPA (Sains) berupaya membangkitkan minat manusia agar mau meningkatkan kecerdasan dan pemahamannya tentang alam seisinya yang penuh dengan rahasia yang tak habis-habisnya. ibarat mata uang. Di sekolah. jangkauan Sains semakin luas dan lahirlah sifat terapannya. saat ini istilah "ilmu alam" kadang digunakan mendekati arti yang lebih cocok dalam pengertian sehari-hari. akan tetapi digunakan sebagai penyedia alat/perangkat dan kerangka kerja yang digunakan dalam ilmu-ilmu alam. Bahkan kini Sains dan teknologi manunggal menjadi budaya ilmu pengetahuan dan teknologi yang saling mengisi (komplementer). berlaku umum yang berupa kumpulan dari hasil obervasi dan eksperimen. ilmu alam dipelajari secara umum di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam(biasa disingkat IPA). Ada berbagai alasan yang menyebabkan satu mata pelajaran itu dimasuk ke dalam kurikulum suatu sekolah. Namun dari waktu jarak tersebut semakin lama semakin sempit. Dari sudut ini. karena hal ini ilmu alam lazim juga disebut ilmu pasti. yaitu teknologi adalah lebar. Dengan tersingkapnya tabir rahasia alam itu satu persatu. 1992:122) bahwa IPA merupakan ilmu yang berhubungan dengan gejala-gejala alam dan kebendaan yang sistematis yang tersusun secara teratur.Matematika tidak dianggap sebagai ilmu alam. Di samping penggunaan secara tradisional di atas. dan dibedakan dari ilmu fisik(terkait dengan hukum-hukum fisika dan kimia yang mendasari alam semesta). yaitu satu sisinya mengandung hakikat Sains (the nature of Science) dan sisi yang lainnya mengandung makna teknologi (the meaning of technology). "ilmu alam" dapat menjadi arti alternatif bagi biologi. menggunakan metode Ilmiah sehingga perlu diajarkan di Sekolah Dasar.

umpamanya dapat dikemukakan suatu masalah demikian". atau dokter yang baik. maka sains merupakan suatu mata pelajaran yang memberikan kesempatan berpikir kritis. Pencapaian SK dan KD didasarkan pada pemberdayaan peserta didik untuk membangun kemampuan. sering disebut-sebut sebagai tulang punggung pembangunan. Orang tidak menjadi Insinyur elektronika yang baik. Dengan ini anak dihadapkan pada suatu masalah. Pengetahuan dasar untuk teknologi ialah sains. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) IPA di SD/MI merupakan standar minimum yang secara nasional harus dicapai oleh peserta didik dan menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum di setiap satuan pendidikan.  Bila diajarkan sains menurut cara yang tepat. . kiranya tidak perlu dipersoalkan panjang lebar. dan pengetahuan sendiri yang difasilitasi oleh guru. misalnya sains diajarkan dengan mengikuti metode "menemukan sendiri".  Mata pelajaran ini mempunyai: nilai – nilai pendidikan yaitu mempunyai potensi yang dapat membentuk keprbadian anak secara keseluruhan. bekerja ilmiah. tanpa dasar yang cukup luas mengenai berbagai gejala alam.  Bila sains diajarkan melalui percobaan -percobaan yang dilakukan sendiri oleh anak. Kesejahteraan materil suatu bangsa banyak sekali tergantung pada kemampuan bangsa itu dalam bidangsains. sebab sains merupakan dasar teknologi. Dapatkah tumbuhan hidup tanpa daun?" Anak diminta untuk mencari dan menyelidiki hal ini.Samatowa (2006) menegemukakan empat Alasan sains dimasukan dikurikulum Sekolah Dasar yaitu:  Bahwa sains berfaedah Bagi suatu bangsa. maka sains tidaklah merupakan mata pelajaran yang bersifat hafalan belaka.

Pengalaman merupakan salah satu cara terbentuknya “pengetahuan. Tanggapan terhadap segala hal tersebut lambat laun merupakan suatu pengalaman. Dengan prosedur . yakni persesuaian antara pengetahuan dan objeknya. Dorongan pertama menuju ilmu pengetahuan murni (pure science) dan dorongan kedua menuju ilmu pengetahuan terapan (applied science). Pengalaman ini akan bertambah terus selama manusia ada di muka bumi dan mewariskan pengetahuan itu kepada generasi berikutnya.” yakni kumpulan fakta-fakta. Secara umum. Artinya. aspek ekonomis dan sebagainya. Pengalaman tersebut dari zaman ke zaman akan terakumulasi karena manusia mempunyai rasa ingin tahu atau kuriositas terhadap segalanya di alam semesta ini. yang memanfaatkan pengethuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi. yaitu prosedur atau metode ilmiah (scientific method). Metode Ilmiah Sebagai Dasar IPA Manusia adalah makhluk hidup yang melalui panca inderanya dapat memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan yang diperolehnya dari luar dirinya. kegiatan manusia yang tiada hentinya dari hasil percobaan yang akan menghasilkan konsep. misalnya aspek fisis. aspek kimiawi. Untuk mencapai kebenaran.. Bertambahnya pengetahuan seperti yang telah dikemukakan didorong oleh 1) keingingan memuaskan diri yang bersifat non praktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas atau memehami hakikat alam semesta dan isinya. Kebenaran yang dapat dicapai oleh ilmu alamiah hanya satu atau beberapa aspek saja sehingga aspek lain belum diketahui. dan kebenaran itu bersifat relative. dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan harus objektif. Oleh karena itu. tidak mungkin ilmu alamiah dapat mencapai seluruh kebenaran mengenai objeknya.A. yang penting adalah sesuai dengan tujuan ilmu alamiah. yaitu mencari kebenaran yang sesuai dengan objeknya. Alam semesta sebagai objek penyelidikan mempunyai aspek yang sangat luas. dan 2) dorongan praktis. Meskipun demikian. Tujuan ilmu alamiah menurut beberapa ahli adalah mencari kebenaran tentang objeknya. tidaklah terjadi secara kebetulan. selanjutnya konsep tersebut mendorong dilakukannya percobaan berikutnya dan seterusnya. aspek biologis. Kedua dorongan itu menumbuhkan kemajuan ilmu pengetahuan. tetapi harus menggunakan prosedur atau metode yang tepat. Ilmu alamiah merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis.

diorganisasikan. keputusan mengenai keadaan. Dengan kata lain.atau metode ilmiah tersebut akan dicapai kebenaran yang merupakan keputusan atas objeknya. Contohnya. dan lain-lain tidaklah khusus karena hal itu bukuan tujuan ilmu pengetahuan yang mencari kebenaran yang bersifat umum. Penginderaan Penginderaan merupakan langkah pertama metode ilmiah dan segala sesuatu yang tidak dapat diindera. Seperti halnya pikiran. Sebagai langkah pemecahan atau prosedur ilmiah dapat dirinci sebagai berikut : 1. mengenai magnetisme dan inti atom yang tidak dapat kita indera secara langsung. Penginderaan yang tepat adalah sulit. dan pengulangan itu dapat dilakukan juga oleh orang lain. maka pemecahan segala masalah yang tidak dapat diterapkan metode ilmiah. hukum itu berlaku secara umum mengenai suatu objek. Sedangkan untuk meminimalkan subjektivitas penginderaan. Segala kebenaran yang terkandung dalam ilmu alamiah terletak pada metode ilmiah. Misalnya. tetapi efek-efeknya dapat ditunjukkan melalui alat-alat.Secara umum. 2. yang terbukti secara signifikan. walaupun hanya mencakup salah satu aspek saja. untuk mengetahui suhu air. Masalah atau Problem Setelah penginderaan dan perenungan dilakukan. dan setelah dicoba berkali-kali sering mengalami kegagalan. tetapi berlaku juga untuk semua logam dan berlaku di semua tempat di alam semesta ini. memerlukan waktu yang lama. maka dapat diselidiki oleh ilmu alamiah walaupun penginderaan tidak selalu langsung. Namun. Mengapa begitu? Bagaimana hal itu terjadi? Dan untuk menemukan masalah digunakan pertanyaan . seringkali pengamatan menggunakan instrument standar. tingkah laku. Dengan demikian. tetapi efeknya dapat ditunjukkan dalam bentuk tingkah laku. dan diklasifikasikan . sepotong logam dipanasi akan memuai. Kelebihan dan kekurangan ilmu alamiah ditentukan oleh metode ilmiah. sifat. langkah kedua adalah menemukan masalah. Peristiwa itu tidak hanya berlaku untuk logam besi. tetapi perlu dibantu dengan thermometer. Agar penginderaan tepat dan benar. tidak dapat kita indera secara langsung. Misalnya. tetapi dicapai dengan menggunakan metode ilmiah yang dirumuskan. maka perlu pengulangan. tidaklah ilmiah. membuat pertanyaan : apakah yang ditemukan melalui penginderaan itu? seterusnya. dan dirumuskan secara tertentu. tidak cukup dengan kulit/tangan.

dan menduga jawabannya.Hipotesis. Untuk membuktikan apakah dugaan itu benar atau tidak. kecuali didukung oleh data.dapat dipisahkan secara sempurna. seorang ilmuwan tidak akan berhenti sampai di situ.“Bagaimana?” atau “Apa. menyusun pertanyaan. Apabila suatu hipotesis telah didukung oleh bukti atau data yang meyakinkan dan bukti itu diperoleh dari berbagai eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Namun orang biasa akan berhenti sampai disitu saja. cara demikian merupakan suatu cara untuk menghilangkan pendapat umum yang emosional. 3. Dalam ilmu alamiah dugaan sementara itu disebut hipotesis. tetapi akan meneruskan pertanyaan. “Mana buktinya?” Dalam sejarah. 4. yaitu teori. ilmu alamiah dan non ilmu alamiah. Eksperimen dapat menunjukkan bukti. agar mudah dibuktikan harus bersifat sederhana dan memiliki jangkauan yang jauh. harus disusun hipotesis baru. diperlukan fakta atau data. Keadaan yang ideal untuk membuktikan kebenaran hipotesis adalah melalui pengujian dengan eksperimen.?” Pertanyaan “Mengapa?” menimbulkan kesukaran. Pada titik ini. Eksperimen yang baik harus dirancang dengan seksama sehingga semua faktor dapat dikendalikan dan hipotesis dapat diuji kebenarannya. Teori Bukti eksperimen merupakan dasar langkah ilmiah berikutnya. Fakta itu dapat dikumpulkan melalui survey atau eksperimen. Sebaliknya. Bila data tidak mendukung hipotesis. Hipotesis Pertanyaan yang tepat akan melahirkan suatu jawaban dan jawaban itu bersifat sementara yang merupakan suatu dugaan. sehingga jawaban yang bersifat dugaan itu menjadi jawaban yang benar atau ilmiah. dan sering diganti “Bagaimana?” atau “Apa?” Pertanyaan “Mengapa alam itu ada?” termasuk kategori yang tidak dapat diuji sehingga hal tersebut tidak termasuk bidang ilmua alamiah. dimana eksperimen itu dilakukan oleh berbagai peneliti dan bukti-bukti menunjukkan hal yang . Eksperimen Eksperimen atau percobaan merupakan langkah ilmiah keempat. merupakan ilusi dan tidak bijaksana. 5.Sebagian besar orang mengadakan penginderaan. tidak didukung oleh bukti.

Sistematis e. maka teori itu menjadi hukum alam.dipercaya dan valid. data atau fakta yang ada harus diuji terlebih dahulu sebelum diterima kebenarannya. Hukum gravitasi juga ditemukan dari penginderaan semacam itu. Berdasarkan metode ini. pengalaman empiris (fakta) maupun referensi pengalaman sebelumnya. Langkah-langkah metode ilmiah Langkah-langkah metode ilmiah sebagai berikut: . Ini berarti bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah. Kriteria ilmu pengetahuan Suatu pengetahuan dapat disebut ilmu jika memenhi kriteria sebagai berikut: a. yakni peristiwa jatuhnya buah apel ke bawah oleh Newton. baik melalui pendekatan nonilmiah maupun pendekatan ilmiah. Berbagai cara dilakukan manusia untuk memperoleh pengetahuan. walaupun dengan keterbatasan tertentu. Metode ilmiah adalah prosedur atau cara dalam memperoleh pengetahuan yang disebut ilmu. Prasangka 2. Trial and error Juga penemuan ilmu pengetahuan melalui pendekatan ilmiah dilakukan berdasarkan pemikiran rasional. Berdasarkan hukum gravitasi itulah manusia dapat meninggalkan bumi dengan roket menuju ke benda-benda angkasa lainnya. maka disusun suatu teori. Adapun penemuan ilmu pengetahuan mereka melalui pendekatan nonilmiah diperoleh dengan 3 cara: 1. Logis atau masuk akal b. Intuisi 3. Kumulatif 2. Beberapa teori menunjukkan validitas yang umum sehingga memiliki rangkuman yang tinggi. Metodik d. 1. Objektif c. Berlaku umum atau universal f.

Sikap Ilmiah a. Jujur Objektif Terbuka Toleran Skeptis . Hipotesis yang diterima merupakan pengetahuan yang kebenarannya teruji secara ilmiah dan merupakan bagian dari ilmu pengetahuan. d. Penarikan Kesimpulan Kesimpulan diambil berdasarkan hasil analisis data untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak. Penyusunan Hipotesis Hipotesis merupakan pernyataan tentang kemungkinan jawaban sementara tentang masalah yang ditetapkan. d. yaitu: 1. terkait dengan empirisme (butuh dukungan fakta). 2. 3. c. mengapa atau bagaimana tentang objek yang diteliti itu. Perumusan masalah Yang dimaksud masalah adalah menyangkut topic atau objek yang diteliti batasan yang jelas serta dapat diidentifikasi faktor-faktor yang terkait. b. Pengujian Hipotesis Merupakan upaya pengumpulan fakta yang relevan dengan hipotesis yang diajukan dan diuji apakah fakta tersebut mendukung hipotesis atau tidak. masalah merupakan pertanyaan apa. c. e. Berdasarkan logika.a. Oleh sebab itu. penarikan kesimpulan dibedakan menjadi 2 jenis. Logika deduktif. b. Logika Induktif. cara berpikir dimana ditarik kesimpulan yg bersifat khusus dari pernyataan bersifat umum.

maka ilmu pengetahuan merupakan siklus ilmu dengan . i. h. Suatu penelitian tentu diperlukan landasan pengamatan atau teori yang sudah ada. 2. Berdasarkan hal tersebut. g. Ilmu pengetahuan akan terus berkembang sejalan dengan sifat manusia yang tidak pernah merasa puas dengan apa yang sudah dipunyai atau diketahuinya. berupa dugaan atau prediksi yang diambil berdasarkan pengetahuan atau teori yang sudah ada untuk menjawab penelitian yang sedang dilakukan. berupa landasan ilmu yang telah teruji kebenarannya. Hukum dan dalil Merupakan strata ilmu yang paling tinggi. berupa teori yang telah diuji terus-menerus dan diketahui tidak ditemukan adanya kesalahan. j. Landasan atau strata ilmu dapat dibagi atas tiga. l. yaitu: 1. namun teori masih mungkin untuk dikoreksi dengan teori baru yang lebih tepat. Hipotesis Merupakan strata ilmu yang paling rendah. maka perlu dilakukan pengamatan atau penelitian yang terus-menerus. Teori Merupakan strata ilmu yang lebih tinggi dari hipotesis.f. Optimis Pemberani Kreatif dan inovatif Dapat membedakan antara opini dan fakta Tidak berprasangka dalam mengambil keputusan Teliti. k. Perkembangan Ilmu Pengetahuan (IPA) Untuk menjelaskan fenomena alam. 3. hati-hati dan saksama dalam bertindak Selalu ingin tahu B.

permulaan ilmu dapat disusur sampai pada permulaan manusia. dan cara menganalisis suatu fenomena alam. Perkembangan Ilmu Pengetahuan telah mengalami perkembangan dan proses. Amsal Bakhtiar membagi periodeisasi sejarah perkembangan ilmu pengetahuan menjadi empat periode: pada zaman Yunani kuno. Ketiga. Menurut George J. Jika kemungkinan pertama yang terjadi. yaitu cara berpikir. Mouly. Periodeisasi ini mengandung tiga kemungkinan. tidak termasuk ilmu tetapi hanya pengetahuan belaka.penelitian sebagai intinya yang tidak pernah terputus. pada zaman Islam. Jika kemungkinan kedua yang benar. Sedangkan IPA modern yang bersifat mikroskopik. misalnya. Penggolongan IPA menjadi “klasik” dan “modern” sama sekali bukan berkaitan dengan waktu maupun klasifikasi bidang ilmu. yaitu : a. Ilmu Pengetahuan Zaman Purba Secara garis besar. Jika kemungkinan ketiga yang berlaku. tetapi ia sudah ada sebelumnya hanya saja informasinya tidak sampai pada kita. IPA klasik yang telaahannya mengikuti kaidah ilmu tradisional berdasarkan pengalaman. tidak adanya data historis tentang adanya ilmu sebelum zaman Yunani kuno yang sampai pada kita. pada zaman renaisans dan modern. Bakhtiar sengaja tidak mengungkapnya dalam bukunya. cara memandang. maka informasi dari teks-teks agama tentang nama-nama yang Adam ketahui. menafikan adanya pengetahuan yang tersistem sebelum zaman Yunani kuno. kebiasaan. maka bukan berarti pengetahuan yang tersistem hanya ditemukan dan dimulai pada zaman Yunani kuno. Kedua. maka penulis perlu mengungkapnya meski hanya sekilas karena keterbatasan referensi yang ada pada penulis. dan pada zaman kontemporer. Pertama. muncul berdasarkan penelitian maupun pengujian dan telah diadakan pembaharuan yang dikaitkan dengan berbagai disiplin ilmu yang ada. Penggolongan ini lebih mengacu kepada konsepsi. Bahkan ia akan semakin membesar dan meluas. dan bersifat makroskopik. Tak diragukan lagi bahwa manusia purba telah menemukan beberapa hubungan yang bersifat empiris yang memungkinkan mereka untuk mengerti .

Sumeria. Teori ini berlaku secara umum terhadap beberapa – untuk tidak dikatakan semua– disiplin ilmu dari generasi ke generasi. Kebudayaan mereka pun mulai berkembang di berbagai tempat tertentu. . Menurut Soetriono dan SDRm Rita Hanafie. Babilonia. geometri. Penekanan terhadap kegunaan dan aplikasi cenderung lebih diutamakan daripada penamaannya. pengalaman. masa sejarah dimulai kurang lebih 15. Mereka sudah bisa menghitung dan mengenal angka. Berbekal otak.keadaan dunia. Seperangkat pengetahuan tersebut semakin lama akan semakin tersusun rapi karena inilah karakteristik dasar ilmu.000 sampai 600 tahun Sebelum Masehi. Mereka telah mengenal membaca. Maya dan Inca di Amerika Tengah. manusia purba sudah barang tentu memiliki seperangkat pengetahuan yang dapat membantu mereka mengarungi kehidupan. Muhammad Husain Haekal (1888-1956) berpendapat lebih spesifik bahwa sumber peradaban sejak lebih dari enam ribu tahun yang lalu (berarti sekitar 4000 SM) adalah Mesir. maka kita akan sulit menjawab pertanyaan: mungkinkah mereka bisa bertahan hidup bertahun-tahun tanpa bekal apapun? Selanjutnya Mouly menyebutkan bukti-bukti secara berurutan terhadap pernyataannya sebagai berikut: Usaha mula-mula di bidang keilmuan yang tercatat dalam lembaran sejarah dilakukan oleh bangsa Mesir. dan Tiongkok di Asia. dan berhitung. dapat ditarik kesimpulan bahwa ilmu lahir seiring dengan adanya manusia di muka bumi hanya saja penamaan ilmu-ilmu itu biasanya muncul belakangan. yaitu Mesir di Afrika. Jika kita menafikan adanya ilmu tertentu yang mereka miliki. menulis. di mana banjir sungai Nil yang terjadi tiap tahun ikut menyebabkan berkembangnya sistem almanak. Oleh karena itu. dan pengamatan terhadap gejala-gejala alam. Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai permulaan zaman pra-sejarah dan zaman sejarah. Setelah itu muncul bangsa Yunani yang menitikberatkan pada pengorganisasian ilmu di mana mereka bukan saja menyumbang perkembangan ilmu dengan astronomi. dan kegiatan survei. sukar sekali akan sampai kepada suatu penemuan yang ilmiah. Masa manusia purba dikenal juga dengan masa pra-sejarah. Niniveh. Meski agak berbeda dengan pendapat tersebut. Pada masa ini pengetahuan manusia berkembang lebih maju. Keberhasilan ini kemudian diikuti oleh bangsa Babilonia dan Hindu yang memberikan sumbangan-sumbangan yang berharga meskipun tidak seinsentif kegiatan bangsa Mesir. Zaman sebelum itu dimasukkan orang ke dalam kategori pra-sejarah.

penemuan siklus gerhana yang memungkinkan terjadinya gerhana bulan bisa diramal dengan tepat dan gerhana matahari dengan beberapa perkiraan. Padahal filsafat dalam pengertian yang sederhana sudah ada jauh sebelum para filosof klasik Yunani menekuni dan mengembangkannya. termasuk juga umat Islam pada abad pertengahan masehi bahkan hingga sekarang. Begitu pula dengan proses pembangunan kuil megah mereka. misalnya. mewariskan peninggalan-peninggalan bermutu tinggi seperti piramida. filosof Yunani. Dengan kata lain. Filsafat di tangan mereka menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada generasigenerasi setelahnya. Sementara itu. Sehingga wajar saja bila generasi-generasi setelahnya merasa berhutang budi padanya. lingkaran menjadi 360 derajat. Peninggalanpeninggalan ini tidak mungkin ada tanpa adanya ilmu yang mereka miliki. sistem penataan kota membutuhkan arsitektur dan administrasi pemerintahan. Sementara itu. namun juga silogisme yang menjadi dasar bagi penjabaran secara deduktif pengalaman-pengalaman manusia. maka yang terbesit di pikiran para peminat kajian keilmuan bisa dipastikan adalah filsafat. Ia ibarat pembuka pintu-pintu aneka ragam disiplin ilmu yang pengaruhnya terasa hingga sekarang. dan sistem klasifikasi Aristoteles. Mesir adalah pusat yang paling menonjol membawa peradaban pertama ke Yunani atau Rumawi. Ilmu Pengetahuan Zaman Yunani Kuno Yunani kuno sangat identik dengan filsafat. Tanpa mengkaji dan mengembangkan warisan filsafat Yunani rasanya sulit bagi umat Islam kala itu merengkuh zaman keemasannya.kedokteran. Ketika kata Yunani disebutkan. Proses pembangunan piramida yang menjulang tinggi dan tersusun dari batu-batu besar pilihan tak bisa lepas dari matematika dan arsitektur. Pengetahuan bangsa Babilonia ini sampai ke tangan Thales . peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut menunjukkan adanya ilmu-ilmu tertentu yang mereka miliki sehingga mereka bisa mewujudkan impian mereka menjadi kenyataan. Peradaban Mesir kuno. dan sistem penatanan kota. b. Begitu juga orang Barat tanpa mengkaji pengembangan filsafat Yunani yang dikembangkan oleh umat Islam rasanya sulit bagi mereka membangun kembali . Menurut Haekal. pada masa Babilonia lahir beberapa hal yang tergolong ilmu pengetahuan: pembagian hari menjadi dua puluh empat jam. menurut Betrand Russell. kuil.

Parmenides (515-440 SM). Ilmu yang dikembangkan kemudian hari sampai hari ini sangat bergantung pada pendekatan matematika. Filosof alam pertama yang mengkaji tentang asal-usul alam adalah Thales (624546 SM). Heraklitos melihat alam semesta selalu dalam keadaan berubah. Jasa Phytagoras sangat besar dalam pengembangan ilmu. tidak terbatas. terbatas dan tidak terbatas. Karena itu. dan Phytagoras (580-500). Pandangan ini merupakan cikal bakal humanisme. Menurutnya. berpendapat bahwa asal alam adalah air. Thales. Baginya yang mendasar dalam alam semesta adalah bukan bahannya. Parmenides berpendapat bahwa realitas merupakan keseluruhan yang bersatu. Terbukti sebagian pandangan mereka mengilhami generasi setelahnya. bukan air atau tanah. Menurut Anaximandros substansi pertama itu bersifat kekal. dan meliputi segalanya yang dinamakan apeiron. kebenaran . Bagi mereka. Periode filsafat Yunani merupakan periode sangat penting dalam sejarah peradaban manusia karena pada waktu ini terjadi perubahan pola pikir manusia dari mitosentris menjadi logosentris. Jadi setiap filosof mempunyai pandangan berbeda mengenai seluk beluk alam semesta. Bertolak belakang dengan Heraklitos.peradaban mereka yang pernah mengalami masa-masa kegelapan menjadi sangat maju dan mengungguli peradaban-peradaban besar lainnya seperti sekarang ini. Setelah mereka kemudian muncul beberapa filosof Sofis sebagai reaksi terhadap ketidakpuasan mereka terhadap jawaban dari para filosof alam dan mengalihkan penelitian mereka dari alam ke manusia. yang dijuluki bapak filsafat. Dari proses inilah kemudian ilmu berkembang dari rahim filsafat yang akhirnya kita nikmati dalam bentuk teknologi. Phytagoras berpendapat bahwa bilangan adalah unsur utama alam dan sekaligus menjadi ukuran. Heraklitos (540-480 SM). periode perkembangan filsafat Yunani merupakan entri poin untuk memasuki peradaban baru umat manusia. Unsur-unsur bilangan itu adalah genap dan ganjil. terutama ilmu pasti dan ilmu alam. tokoh utama mereka. setelah itu Anaximandros (610-540 SM). Perbedaan pandangan bukan selalu berarti negatif. Inilah titik awal manusia menggunakan rasio untuk meneliti dan sekaligus mempertanyakan dirinya dan alam jagad raya. melainkan aktor dan penyebabnya yaitu api. tetapi justeru merupakan kekayaan khazanah keilmuan. tidak bergerak dan tidak berubah. manusia adalah ukuran kebenaran sebagaimana diungkapkan oleh Protagoras (481-411 SM).

Menurut mereka. Pendapat Whitehead tidak seluruhnya benar karena umat Islam. A. Menurutnya. agama. . Menurutnya. Karena demikian meresapnya serta lamanya pengaruh ajaran-ajaran Plato dan Aristoteles. Pengaruh positif gerakan kaum sofis cukup terasa karena mereka membangkitkan semangat berfilsafat. kebenaran universal dapat ditemukan. Mereka tidak memberikan jawaban final tentang etika. esensi mempunyai realitas yang ada di alam idea. Pembagian ilmu inilah yang menjadi pedoman bagi klasifikasi ilmu di kemudian hari. Kebenaran umum ada bukan dibuat-buat bahkan sudah ada di alam idea. dan metafisika. Selain Protagoras ada Gorgias (483-375 SM).bersifat subyektif dan relatif. mereka juga melakukan inovasi di beberapa persoalan filsafat Yunani sehingga memiliki karakteristik islami. dan politik). Bagi Plato. Ilmu Pengetahuan Zaman Islam Klasik Ilmu-ilmu keislaman seperti tafsir. misalnya. Dia dianggap sebagai bapak ilmu karena mampu meletakkan dasardasar dan metode ilmiah secara sistematis. Akal juga tidak mampu meyakinkan kita tentang alam semesta karena akal kita telah diperdaya oleh dilema subyektifitas. metafisika. ada kebenaran obyektif yang bergantung kepada manusia. Pandangan para filosof Sofis tersebut disanggah oleh para filosof setelahnya seperti Socrates (470-399 SM). ekonomi. Akibatnya. fiqih. c. Ia adalah sumber ilusi. Muktazilah dianggap sebagai pembawa pemikiran-pemikiran rasional. Plato (429-347 SM). Socrates membuktikan adanya kebenaran obyektif itu dengan menggunakan metode yang bersifat praktis dan dijalankan melalui percakapan-percakapan. tidak akan ada ukuran yang absolut dalam etika. Bahkan dia tidak menganggap teori matematika mempunyai kebenaran absolut. usul fiqih. metafisika. Menurut Harun Nasution. dan fisika) dan praktis (etika. dan Aristoteles (384-322 SM). Dia adalah filosof yang pertama kali membagi filsafat pada hal yang teoritis (logika. Filsafat Yunani klasik mengalami puncaknya di tangan Aristoteles.N. hadis. dan teologi sudah berkembang sejak masa-masa awal Islam hingga sekarang. Whitehead memberikan catatan bahwa segenap filsafat sesudah masa hidup keduanya sesungguhnya merupakan usulanusulan belaka terhadap ajaran-ajaran mereka. Khusus dalam bidang teologi. selain mengembangkan filsafat mereka. maupun agama. pemikiran rasional berkembang pada zaman Islam klasik (650-1250 M). penginderaan tidak dapat dipercaya.

Penerjemahan terus berlangsung sepanjang abad kesembilan dan sebagian besar abad kesepuluh. Di antara ahli matematika yang karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin adalah al-Nayrīzī atau Anaritius (w. Al-Khawārizmī (Algorismus atau Alghoarismus) merupakan tokoh penting dalam bidang matematika dan astronomi. Sejak saat itu dan seterusnya. Akibat kontak semacam ini. Syiria. Penerjemahan secara serius baru dimulai pada masa pemerintahan alMa’mūn (813-833 M). melahirkan dokter-dokter istana Hārūn al-Rashīd dan penggantinya sepanjang sekitar seratus tahun. Buku-buku matematika dan astronomi adalah buku-buku yang pertama kali diterjemahkan. para khalifah dan para pemimpin kaum Muslim lainnya menyadari apa yang harus dipelajari dari ilmu pengetahuan Yunani. yakni angka-angka Arab. seperti Alexandria (Mesir). sebuah lembaga khusus penerjemahan. Dia memberi landasan untuk aljabar. Istilah teknis algorisme diambil dari namanya. Montgomery Watt menambahkan lebih rinci bahwa ketika Irak. Terdapat sebuah sekolah terkenal di Alexandria. ilmu pengetahuan dan filsafat Yunani dikembangkan di berbagai pusat belajar. dan kemudian – pada sekitar tahun 900 M– ke Baghdad. Antakia (Syiria). misalnya mendapatkan akar kuadrat dari satu angka. terdapat banjir penerjemahan besarbesaran. Kolese Kristen Nestorian di Jundisyapur. Ibn al-Haytham . Mesir. 922 M) dan Ibn al-Haytham atau Alhazen (w. tetapi kemudian dipindahkan pertama kali ke Syiria. Karya-karyanya adalah rintisan pertama dalam bidang aritmatika yang menggunakan cara penulisan desimal seperti yang ada dewasa ini. Istilah “algebra” diambil dari judul karyanya. Beberapa terjemahan sudah mulai dikerjakan pada abad kedelapan. 1039 M). Al-Khawārizmī dan para penerusnya menghasilkan metode-metode untuk menjalankan operasi-operasi matematika yang secara aritmatis mengandung berbagai kerumitan. Persepsi ini bertemu dengan persepsi yang sama dari Yunani melalui filsafat dan sains Yunani yang berada di kota-kota pusat peradaban Yunani di Dunia Islam Zaman Klasik. pusat belajar yang paling penting. dan Bactra (Persia). Dia mendirikan Bayt al-Ḥikmah. dan Mesir diduduki oleh orang Arab pada abad ketujuh. Mereka mengagendakan agar menerjemahkan sejumlah buku penting dapat diterjemahkan.Pemikiran ini dipengaruhi oleh persepsi tentang bagaimana tingginya kedudukan akal seperti yang terdapat dalam al-Qur`an dan hadis. Jundisyapur (Irak). W.

Tulisan Abū al-Qāsim al-Zahrāwī tentang pembedahan (operasi) dan alatalatnya merupakan sumbangan yang berharga dalam bidang kedokteran. Syiria. Untuk setiap penyakit dia menyertakan pandangan-pandangan dari para pengarang Yunani. dan Ibn Ẓuhr atau Avenzoar (w. Jābir ibn Aflaḥ dikenal karena karyanya di bidang trigonometri sperik. binatang.menentang teori Eucleides dan Ptolemeus yang menyatakan bahwa sinar visual memancar dari mata ke obyeknya. 1161 M). dan Ibn al-Ṣaffār. dan batuan. India. zoologi. al-Battānī (Albategnius) menghasilkan table-tabel astronomi yang luar biasa akuratnya pada sekitar tahun 900 M. Al-Ḥāwī karya al-Rāzī merupakan sebuah ensiklopedi mengenai seluruh perkembangan ilmu kedokteran sampai masanya. Ibn Abī al-Rijāl (Abenragel) di bidang astrologi. Sebagian karya Jābir ibn Ḥayyān memaparkan metode-metode pengolahan berbagai zat kimia maupun metode pemurniannya. 1007 M). ada Jābir ibn Aflaḥ (Geber) dan al-Biṭrūjī (Alpetragius). Dalam bidang kedokteran ada Abū Bakar Muḥammad ibn Zakariyyā al-Rāzī atau Rhazes (250-313 H/864-925 M atau 320 H/932 M) . Di bidang astronomi. Selain al-Battānī. Ketepatan observasi-observasinya tentang gerhana telah digunakan untuk tujuan-tujuan perbandingan sampai tahun 1749 M. Sementara itu. Beberapa di . dan Arab. Buku Canon of Medicine karya Ibnu Sīnā sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12 M dan terus mendominasi pengajaran kedokteran di Eropa setidak-setidaknya sampai akhir abad ke-16 M dan seterusnya. dan mempertahankan pandangan kebalikannya bahwa cahayalah yang memancar dari obyek ke mata. Persia. Sebagian besar kata untuk menunjukkan zat dan bejana-bejana kimia yang belakangan menjadi bahasa orangorang Eropa berasal dari karya-karyanya. Ibn Sīnā atau Avicenna (w. Dalam bidang kimia ada Jābir ibn Ḥayyān (Geber) dan al-Bīrūnī (362-442 H/9731050 M). 1037 M). Abū al-Qāsim al-Zahrāwī (Abulcasis). Ibn Rushd atau Averroes (1126-1198 M). Di bidang astronomi dan matematika. al-Bīrūnī mengukur sendiri gaya berat khusus dari beberapa zat yang mencapai ketepatan tinggi. mineralogi. Dalam bidang botani. Ibn al-Samḥ. karya orang Arab mencakup gambaran dan daftar berbagai macam tanaman. dan kemudian menambah catatan hasil observasi klinisnya sendiri dan menyatakan pendapat finalnya. ada juga Maslamah al-Majrīṭī (w.

Menurut Felix KleinFranke. dan menentang para teolog ortodoks yang menolak pengetahuan asing. Dalam filsafat Islam dia sudah berakhir. 950 M). khususnya di Eropa. yakni ketika karya tersebut dihubungkan dengan bidang farmakologi dan perawatan medis. d. Al-Kindī sangat ingin memperkenalkan filsafat dan sains Yunani kepada sesama pemakai bahasa Arab. adalah orang pertama yang menggunakan istilah renaisans. Renaisans merupakan era sejarah yang penuh dengan kemajuan dan perubahan yang mengandung arti bagi perkembangan ilmu. al-Ghazālī (w. Sebagian orang menganggap bahwa zaman modern hanyalah perluasan dari zaman renaisans. Ibn Rushd lebih terkenal dalam filsafat Kristen daripada filsafat Islam. dan Ibn Rushd atau Averroes (w. Para sejarahwan biasanya menggunakan istilah ini untuk menunjuk berbagai periode kebangkitan intelektual. Rasionalisme Ibn Rushd inilah yang mengilhami orang Barat pada abad pertengahan dan mulai membangun kembali peradaban mereka yang sudah terpuruk berabad-abad lamanya yang terwujud dengan lahirnya zaman pencerahan atau renaisans. 1037 M). tetapi juga pada sebagian besar pemikir-pemikir bebas non-profesional. Ibn Sīnā atau Avicenna (w.antaranya memiliki kegunaan praktis. dalam filsafat Kristen dia baru lahir. 1198 M). yang sebagian di antaranya kemudian diteruskan dan dikembangkan oleh al-Fārābī. 1138 M). Di Kalangan filosof profesional. 1185 M). al-Kindī berjasa membuat filsafat dan ilmu Yunani dapat diakses dan membangun fondasi filsafat dalam Islam dari sumber-sumber yang jarang dan sulit. zaman renaisans. dan lebih khusus lagi di Italia sepanjang abad ke-15 dan ke-16. yang menentang keabadian dan disebut Averroists. Selain disiplin-disiplin ilmu di atas. Pengaruhnya di Eropa sangat besar. Sebut saja al-Kindī. para pengagumnya pertama-tama adalah dari kalangan Franciscan dan di Universitas Paris. sebagian umat Islam juga menekuni logika dan filsafat. 1111 M). Menurut Betrand Russell. Ilmu Pengetahuan Zaman Renaisans dan Modern Michelet. bukan hanya terhadap para skolastik. sejarahwan terkenal. Ibn Ṭufayl atau Abubacer (w. Ibn Bājah atau Avempace (w. Renaisans adalah periode perkembangan peradaban yang terletak di ujung atau sesudah abad kegelapan sampai muncul abad modern. seperti yang sering dia tandaskan. Ciri utama . dan zaman modern. Bisa dikatakan abad pertengahan berakhir tatkala datangnya zaman renaisans. al-Fārābī (w. Agak sulit menentukan garis batas yang jelas antara abad pertengahan.

kalkulus. sementara Kristen semakin ditinggalkan karena semangat humanisme. bahwa planet bergerak cepat bila berada di dekat matahari dan lambat bila jauh darinya. Antonie Laurent Lavoiser (1743-1794 M). ilmu yang berkembang adalah matematika. perhitungan calculus. Menurutnya. dan J. Inkuisi takut akan penemuannya dan memaksanya meninggalkan studi astronominya. Galileo Galilei (1564-1643 M). Pada periode selanjutnya ilmu kimia menjadi kajian yang amat menarik. bukan bumi sebagaimana teori geosentrisme yang dikemukakan oleh Ptolomeus (127-151). maka runtuhlah anggapan bahwa atom adalah bahan terkecil dan mulailah ilmu baru dalam kerangka kimia-fisika yaitu fisika nuklir. Black adalah pelopor dalam pemeriksaan kualitatif dan penemu gas CO2. terutama astronomi. ekonomi.J.J. Perkembangan ilmu pada abad ke-18 telah melahirkan ilmu seperti taksonomi. empirisisme. Dialah penemu planet Jupiter yang dikelilingi oleh empat buah bulan. Lavoiser adalah peletak dasar ilmu kimia sebagaimana kita kenal sekarang. dan rasionalisme. sekulerisme. Joseph Black (1728-1799 M). dan Francis Bacon (1561-1626 M). individualisme. Prestley menemukan sembilan macam hawa No dan oksigen yang antara lain dapat dihasilkan oleh tanaman. gerak. Dia juga berjasa dalam menetapkan hukum lintasan peluru. Newton adalah penemu teori gravitasi. Thompson menemukan elektron. Sains berkembang karena semangat dan hasil empirisisme. Teori ini melahirkan revolusi pemikiran tentang alam semesta. Joseph Prestley (1733-1804 M). dan astronomi. dan percepatan. Galileo adalah ahli astronomi Italia yang melakukan pengamatan teleskopik dan mengukuhkan gagasan Copernicus bahwa tata surya berpusat pada matahari. Copernicus menemukan teori heliosentrisme. Dengan penemuannya ini. Thompson. Johanes Kepler (1571-1630 M). yaitu perputaran sehari-hari pada porosnya dan gerak tahunan mengelilingi matahari. Selanjutnya tokoh penemu di bidang sains pada zaman modern (abad 17-19 M): Sir Isaac Newton (1643-1727 M). Kepler adalah ahli astronomi Jerman yang terpengaruh ajaran Copernicus. sementara pada . Leibniz (1646-1716 M).renaisans yaitu humanisme. bumi memiliki dua macam gerak. J. dan optika yang mendasari ilmu alam. Pada masa Newton. Tokoh penemu di bidang sains pada masa renaisans (abad 15-16 M): Nicolaus Copernicus (1473-1543 M). Dialah yang menemukan bahwa orbit planet berbentuk elips. dan statistika. yaitu matahari adalah pusat jagad raya. fisika.

dan komunikasi. dan sosiologi. Gurdon berhasil memanipulasi telur-telur katak sehingga tumbuh menjadi kecebong kloning. dan komputer. Dr.[36] Semua contoh ini merupakan bukti bahwa penemuan teknologi sebagai buah perkembangan ilmu masih berkaitan dengan penemuan-penemuan sebelumnya yang kemudian dikembangkan dengan ukuran fisik yang semakin kecil. dan inovasi-inovasi teknologi di berbagai bidang. ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi. Ilmu Pengetahuan Zaman Kontemporer Perbedaan antara zaman modern dengan zaman kontemporer yaitu zaman modern adalah era perkembangan ilmu yang berawal sejak sekitar abad ke-15. dan filsafat yang ada sudah ada sebelumnya. sementara inovasi-inovasi teknologi semakin hari semakin cepat seperti yang kita saksikan dan nikmati sekarang ini. arkeologi. dan biologi serta aplikasi-aplikasinya di bidang teknologi rekayasa genetika. lap top. informasi. dan terakhir simuter yaitu komputer jenis PDA (personal digital assistans). Salah satu hasil teknologi yang menakjubkan dan kontroversial adalah teknologi rekayasa genetika yang berupa teknologi kloning. . Penemuan bola lampu oleh Edison disusul oleh penemuan radio. Komputer merupakan hasil pengembangan dari perkembangan listrik (elektronika) yang pada awal penemuannya oleh Faraday belum diketahui kegunaannya. antropologi. Jerry Hall berhasil mengkloning embrio manusia dengan teknik pembelahan. geofisika. televisi. sedangkan zaman kontemporer adalah era perkembangan terakhir yang terjadi hingga sekarang. dan politik serta ilmu-ilmu eksakta seperti fisika. eksakta. Gurdon dari Universitas Cambridge adalah orang pertama yang melakukan teknologi ini pada tahun 1961. kimia. Sasaran rekonstruksi dan dekonstruksi biasanya teori-teori ilmu sosial. Pada tahun 1993. Zaman kontemporer identik dengan rekonstruksi.abad ke-19 lahirlah pharmakologi. ilmu-ilmu zaman modern memengaruhi perkembangan ilmu zaman kontemporer. Pada tahap selanjutnya. dekonstruksi. geomophologi. e. Dr. hukum. psikologi. palaentologi. ekonomi. tetapi memiliki beragam keunggulan yang lebih besar. Perkembangan ilmu di zaman ini meliputi hampir seluruh bidang ilmu dan teknologi.[35] Dari komputer berkembang ke PC (private computer). Teknologi merupakan buah dari perkembangan ilmu pengetahuan yang dikembangkan dari generasi ke generasi.

Logika 12. Prof. Abad ke-20 8. Ilmu Hitung 10. Fisika Molekul 37. Kristalogi 29. Mekanika Kwantum 32. Geometri Analistis 19. Dr. Abad ke-18 6. MATEMATIKA 9. 2000 SM-300 M 2. Geometri Analitik 14. para ahli malah lebih berencana menerapkan teknik kloning pada manusia. Geometri 11. Pada tahun 1998. 300 M-1400 M 3. Persamaan Diferensial 17. Setelah berbagai keberhasilan teknik kloning yang pernah dilakukan. Pada tahun yang sama lahir lembu kloning pertama yang diberi mana Gene. Cryogenik 30.Pada tahun 1997. Fisika Nuklir 34. Mekanika 26. Ian Wilmut berhasil melakukan kloning mamalia pertama dengan kelahiran domba yang diberi nama Dolly. selanjutnya kita lihat tabel klasifikasi perkembangan sebagian ilmu pengetahuan dari masa ke masa berdasarkan periodenya sebagai berikut: ILMU-ILMU 1. Teori Fungsi 22.[37] Setelah uraian-uraian di atas. Topologi 20. Kalkulus 18. Probabilitas dan Statistika 16. Geometri Non-Euclid 23. Pada tahun 2000. Trigonometri 15. Gerald Schatten berhasil membuat kera kloning yang diberi nama Tetra. Abad ke-19 7. Fisika Zadat . Fisika Plasma 35. Fisika Atom 36. Optika 27. Termodinamika Keelektrikan dan Kemagnetan 28. para peneliti di Universitas Hawai yang dipimpin oleh Dr. Logika Matematik 24. Teruhiko Wakayama berhasil melakukan kloning terhadap tikus hingga lebih dari lima generasi. Mekanika Statistika 31. Fisika Partikel 33. FISIKA 25. Teori Informasi 21. Abad ke-17 5. Teori Bilangan Aljabar 13. 1400 M-1600 M 4.

Mikrobiologi 84. Biologi Molekul 93. Politik 99. Biofisika 86. Eksplorasi 61. 101.38. Anatomi Perbandingan 87. Kimia Nuklir 50. Taksonomi 85. Embriologi 82. KIMIA 40. Radiobiologi 92. Fisika Kwantum 48. Srtuktur Geologi 73. Astronautika 57. Filsafat 98. Mineralogi 63. Mekanika Benda Langit 55. Pathologi 83. Astronomi Fisika 56. Kimia Kedokteran 43. Sejarah Geologi 67. Astrofisika 59. ASTRONOMI 52. Hidrologi 75. Mineralogi 69. Ilmu Obat-obatan 78. Kosmologi 53. GEOLOGI 60. Geodesi 62. Alkimia 41. Citologi 88. BIOLOGI 77. Pharmakologi 45. SOSIAL 95. Ekologi 91. Fisika Relativitas 39. Statigrafi 66. Kimia Fisika 49. Meteorologi 64. Biokimia 46. Oceanografi 76. Phisiologi 79. Sejarah 97. Kimia Analistis 44. Radio Astronomi 58. Arkeologi Antropologi Fisik . Geofisika 65. Petrologi 70. Geokimia 74. Kimia Aroganik 42. Geormorphologi 71. Botani dan Zoologi 81. Biokimia 90. Astronomi Posisionil 54. Anatomi 80. Paleontologi 68. Genetika 94. Ekonomi 100. Kimia Organik 47. Histologi 89. Geografi Fisika/Fisis 72. Kimia Polimer 51. Pemerintahan 96.

Di samping sudah ada pemberdayaan antara ilmu-ilmu alam atau natural science dengan ilmu-ilmu sosial. percobaan.[39] Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa perkembangan ilmu tidak bisa dilepaskan dari rasa keingintahuan yang besar diiringi dengan usaha-usaha yang sungguh-sungguh melalui penalaran. Psikologi Data di atas belum mencakup semua ilmu pengetahuan. karena menurut Jujun Suriasumantri. Kepler. penyempurnaan. Perkembangan ilmu tanpa . ia juga berdampak negatif bagi kehidupan manusia. mengembangkan. Galileo. dan berani mengambil resiko tinggi sehingga menghasilkan penemuan-penemuan yang bermanfaat bagi suatu generasi dan menjadi acuan pertimbangan bagi generasi selanjutnya untuk mengoreksi. diperkirakan sejak 400 tahun yang lalu. menurut Chalmers. menyempurnakan. Dampak positifnya adalah semakin mempermudah kehidupan manusia. yaitu sejak Copernicus. dan yang lebih jelas lagi sejak Francis Bacon pada abad ke-15 dan 16 sebagai ahli filsafat ilmu yang mengemukakan perlunya suatu metode dalam mempelajari pengalaman. Oleh karena itu. dan menemukan penemuan selanjutnya. dikenal pula dengan pembedaan ilmu dan ilmu terapan. Faktor-faktor inilah yang kemudian menjadi pemacu bagi pesatnya perkembangan ilmu yang melatarbelakangi semakin cepatnya penemuan dalam bidang teknologi yang kadang membuat sebagian orang terlena karenanya sehingga tidak sadar bahwa sebagian ilmu yang disalahgunakan bisa menjadi ancaman serius bagi kehidupan mereka. maka perkembangan ilmu mesti diiringi dengan pengembangan moral-spiritual manusia itu sendiri. Poin penting yang perlu dicatat di sini adalah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan harus diimbangi dengan pengembangan moral-spiritual manusianya. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan. 103.102. ilmu pengetahuan dewasa ini telah berkembang menjadi sekitar 650 cabang. sementara dampak negatifnya adalah semakin mengancam kehidupan mereka. agar tatanan kehidupan manusia di dunia ini tetap lestari. karena sebagaimana kita tahu. perkembangan ilmu pengetahuan selain berdampak positif. Sosiologi Antropologi Budaya 104. Bacon menekankan bahwa eksperimen dan observasi yang intensif merupakan landasan perkembangan ilmu.

yang membahas tentang alam semesta dengan semua isinya dan selanjutnya terbagi atas: . Sejarah sudah membuktikannya. yang berhubungan dengan produksi. Ekonomi. mempelajari asal usul dan perkembangan jasmani. Sosiologi. negara atau individu. tukar menukar barang produksi. cabang dari studi antropologi yang dilihat dari aspek sistem sosioekonomi dan pewarisan kebudayaan terutama keaslian budaya. negara atau perusahaan. pengolahan dalam lingkup rumah tangga. kebudayaan dan tingkah laku sosial. studi tentang tingkah laku sosial. Pendidikan. b. C. Sejarah merupakan disiplin ilmu yang memiliki validitas kebenaran yang tinggi sehingga layak dijadikan bahan untuk mengambil pelajaran. sosial. Ruang Lingkup IPA dan Pengembangannya 1.pengembangan moral-spiritual bisa menjadi ancaman bagi kehidupan manusia seperti yang bisa kita rasakan akhir-akhir ini yang berupa penyalahgunaan teknologi nuklir. institusi. Dengan kata lain. Ilmu Pengetahuan Alam. Antropologi. Sejarah. Klasifikasi IPA Ilmu pengetahuan alam dapat dibagi menjadi tiga bidang utama yaitu: a. mempelajari proses mental dan tingkah laku. Etnologi. membahas hubungan antarmanusia sebagai makhluk sosial. yang selanjutnya dibagi atas:        Psikologi. perkembangan masyarakat. pencatatan peristiwa-peristiwa yang telah terjadi pada suatu bangsa. antara otak dan hati harus mendapatkan porsi perhatian yang seimbang. Demikian pula pengembangan moral-spiritual tanpa diiringi perkembangan ilmu bisa menjadikan sebagian manusia kurang kreatif seperti yang terjadi pada orang Kristen pada zaman kegelapan Eropa. proses latihan yang terarah dan sistematis menuju ke suatu tujuan. Ilmu Sosial dan Budaya. terutama tentang asal usul organisasi.

 Geologi. Kimia secara garis besar dibagi kimia organik (protein. hasil dari ilmu ini dapat diciptakan seperti plastik. Morfologi ilmu yang mempelajari tentang struktur luar makhluk hidup. Fisika. mempelajari benda hidup dan tak hidup dari aspek sususan materi dan perubahan yang bersifat tetap. vukanologi (gempa bumi). gelombang magnet. o o o o Botani. Manfaatnya dapat digunakan dalam navigasi. teknik kelistrikan. (yang bahasannya meliputi dari ilmu kimia dan fisika) contoh dari ilmu ini petrologi (batu-batuan). Seperti : bunyi cahaya. dan ruang angkasa dengan benda angkasa lainnya. o o o Fisiologi studi tentang fungsi atau faal/organ bagian tubuh makhluk hidup. satelit da lain-lainnya. teknik nuklir  Kimia. mempelajari benda tak hidup dari aspek wujud dengan perubahan yang bersifat sementara. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa Studi tentang bumi sebagai salah satu anggota tatasurya. yang mempelajari makhluk hidup dan gejala-gejalanya. yang membahas tentang struktur bumi. Zoologi ilmu yang mempelajrai tentang hewan. ilmu yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan. planet. mineralogi (bahan-bahan mineral)  Astronomi. bahan peledak  Biologi. Sitologi ilmu yang mempelajari tentang sel secara mendalam. kalendar dan waktu . Histologi studi tentang jaringan tubuh atau organ makhluk hidup yang merupakan serentetan sel sejenis. o Palaentologi studi tentang makhluk hidup masa lalu c. Anatomi suatu studi tentang struktur dalam atau bentuk dalam mahkhluk hidup. membahas benda-benda ruang angkasa dalam alam semesta yang meliputi bintang. lemak) dan kimia anorganik (NaCl).

2. Oleh karena itu. terutama mulai awal abad ke-20 menyebabkan klasifikasi ilmu berkembang kea rah disiplin ilmu yang lebih spesifik. b. dalam disiplin fisika telah terjadi pemfokusan menjadi berbagai subdisiplin fisika. Sehingga perkembangan tersebut sangat mempengaruhi pola pandang dan kehidupan sosial saat ini. misal kelompok IPA dan IPS. yang dapat mengolaborasikan ilmu IPA dan IPS.. untuk dapat menguasai ilmu dengan baik. mekanika. sehingga pembahasannya berubah menjadi multidisiplin ilmu. dan fisika modern. Sedangkan Interdisiplin ilmu merupakan ilmu pengetahuan yang cakupan pembahasannya menggunakan satu kelompok disiplin ilmu saja. optik. maka seorang ahli akan lebih memfokuskan atau menspesialisasikan dirinya dalam salah satu focus disiplin ilmu tertentu. Sebagai contoh. Perkembangan interdisiplin IPA pun cukup banyak dan berkembang sangat pesat. suatu ilmu yang dikembangkan berdasarkan interdisiplin ilmu tetapi karena dampak sosial perlu diperhitungkan. Selanjutnya. Multidisiplin dan Interdisiplin Ilmu Multidisiplin ilmu merupakan ilmu pengetahuan yang cakupan pembahasannya menggunakan lebih dari satu kelompok disiplin ilmu. Sehingga tidak memungkinkan lagi seseorang dapat menguasai beberapa atau bahkan satu bidang ilmu tertentu dengan sempurna. . Contoh multidisiplin ilmu adalah lingkungan. Pemfokusan dan Pembentukan Multidisiplin Ilmu a. Pemfokusan Ilmu Dengan pengembangan ilmu yang begitu cepatnya. listrik. Contoh interdisiplin ilmu adalah ilmu computer yang dikembangkan dari disiplin IPA. subdisiplin ilmu tersebut berkembang menjadi spesialisasi tertentu. antara lain bunyi dan getaran. magnet.

Ilmu Pengetahuan Zaman Renaisans dan Modern e. Sehingga tidak memungkinkan lagi seseorang dapat menguasai beberapa atau bahkan satu bidang ilmu tertentu dengan sempurna. Ilmu Pengetahuan Zaman Kontemporer  Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan dan Pengembangannya : 1.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan di atas. Ilmu Pengetahuan Alam c.BAB III PENUTUP 3. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Alam Semesta 2.  Perkembangan Ilmu Pengetahuan : a. Ilmu Pengetahuan Zaman Purba b. Klasifikasi IPA a. Ilmu Pengetahuan Zaman Islam Klasik d. dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:  Metode ilmiah dikatakan sebagai ciri IPA karena merupakan tahapan yang penting dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan alam. bersifat kontinu. Pemfokusan dan Pembentukan Multidisiplin Ilmu Dengan adanya ini suatu ilmu akan berkembang menjadi spesialisasi tertentu. Ilmu Pengetahuan Zaman Yunani Kuno c. Ilmu Sosial dan Budaya b. serta menciptakan ilmu pengetahuan baru yang terus berkembang sesuai perkembangan zaman yang bertujuan untuk mencari kebenaran yang relatif dari suatu hal. .

Dengan demikian. sebagai generasi muda. pengetahuan teori yang telah didapatkan selama proses pembelajaran dapat menghasilkan pengetahuan yang lebih luas. sebaiknya dapat mengaplikasikan metode ilmiah ini dalam bentuk yang nyata atau melakukan learning to do.  Kepada masyarakat. hendaknya memberikan materi mengenai penerapan metode ilmiah sehingga pelajar Indonesia tidak sebatas tahu mengenai metode ilmiah. . dapat diberikan saran sebagai berikut:  Kepada pemerintah dan institusi. masyarakat juga dapat memberikan dukungan terhadap aplikasi metode ilmiah pada kehidupan dengan cara mewadahi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penelitian dan mengadakan lebih banyak ajang yang berkaitan dengan hal ini agar lebih merangsang timbulnya pencipta-pencipta pengetahuan.  Kepada pelajar. alangkah baiknya apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk menjawab rasa keingintahuannya melalui aplikasi metode ilmiah. Di samping itu. Hal ini tentu akan merangsang tumbuhnya pencipta pengetahuan.2 Saran Dari pemaparan di atas. melainkan belajar untuk mengaplikasikan ilmu melalui metode ilmiah.3.

Ilmu Alamiah Dasar. Paryono. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Jasin. Andi. Muhammad. Metode Ilmiah.multiply. diakses tanggal 5 September 2010). Ibnu.com/journal/item/19/Metode_Ilmiah. Bab II Ilmu Pengetahuan Alam.com/2010/04/ilmu-kealaman-dasar.html . Riswan. Aradea. Joko.multiply.com/2010/04/07/ilmu-kealaman-dasar-2/. 1998. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Online (http://irfanzizi. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Sejarah Perkembangan MIPA. Ilmu Alamiah Dasar. Anonim. Oche. Online (http://ochelandking. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Ha’iz.blogspot. Landking. Pengetahuan Alam dan Pengembangan. 2008.com/2010/06/sejarahperkembangan-mipa. Ilmu Kealaman Dasar. 2010. diakses 24 Agustus 2010). Maskoeri.wordpress. 2010. 2008. diakses tanggal 24 Agustus 2010).html. Jakarta: Rajawali Pers. Bandung: Pustaka Setia. Online (http://sandyarjo. Mas’ud. diakses tanggal 5 September 2010). Ilmu Kealaman Dasar. 1999/2000.com/journal/item/3. . Online diakses (http://amiere. 2000.blogspot.DAFTAR PUSTAKA Amirullah. tanggal 24 Agustus 2010). Online (http://ies-pendidikanfisika. 2008. 2010.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful