Contoh sampul depan

KURIKULUM
MADRASAH……………………………… TAHUN PELAJARAN ……………………

(untuk madrasah negeri logo kemenag / madrasah swasta logo sendiri)

MADRASAH.............................................
Jln................................................................. Kabupaten/ Kota…………………….

. H. Mengetahui / Mengesahkan An. LEMBAR PENGESAHAN Dengan memanjatkan puji dan syukur atas rahmat Allah SWT.MPd. Jabar Drs. M. Ditetapkan di : ……………… Pada tanggal : ……………… Kepala Madrasah Mengetahui Ketua Komite Madrasah ……………………… …………………………. Nip:196104041985031004 . Pada akhir tahun pelajaran pelaksanaan kurikulum ini akan dievaluasi dan/atau ditinjau ulang yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyusunan dan penetapan Kurikulum tahun pelajaran berikutnya. setelah mempertimbangkan masukan dari Komite Madrasah.ditetapkan berlaku dan disahkan terhitung mulai tanggal……………………. Kurikulum Madrasah………………………………… Tahun Pelajaran……………………………. DAH SAEPULLAH.Contoh lembar pengesahan untuk Madrasah Aliyah MADRASAH…………………………………. Alamat ………………………………………. Kepala Kepala Bidang Mapenda Islam Kemenag Prov.

. Pengawas Pendais ……….. Ditetapkan di : ……………… Pada tanggal : ……………… Kepala Madrasah …………………………. setelah mempertimbangkan masukan dari Komite Madrasah. LEMBAR PENGESAHAN Dengan memanjatkan puji dan syukur atas rahmat Allah SWT.………… ------------------------------ --------------------------------NIP………………………… Mengetahui / Mengesahkan An. Alamat ………………………………………. Mengetahui : Ketua Komite Madrasah ……………………….Contoh lembar pengesahan Madrasah Tsnawiyah MADRASAH…………………………………. Kepala Kepala Seksi Mapenda Islam Kementerian Agama Kabuapaten Majalengka . NIP…………………….ditetapkan berlaku dan disahkan terhitung mulai tanggal……………………. Kurikulum Madrasah………………………………… Tahun Pelajaran…………………………….. Pada akhir tahun pelajaran pelaksanaan kurikulum ini akan dievaluasi dan/atau ditinjau ulang yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyusunan dan penetapan Kurikulum tahun pelajaran berikutnya.

LEMBAR PENGESAHAN Dengan memanjatkan puji dan syukur atas rahmat Allah SWT.. M. 196206191991031001 Contoh lembar pengesahan Madrasah Itidaiyah MADRASAH…………………………………. Ditetapkan di : ……………… Pada tanggal : ……………… Kepala Madrasah …………………………. Udin Saprudin. Pada akhir tahun pelajaran pelaksanaan kurikulum ini akan dievaluasi dan/atau ditinjau ulang yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyusunan dan penetapan Kurikulum tahun pelajaran berikutnya. Pengawas Pendais Kecamatan …………… ------------------------------ --------------------------------NIP………………………… .. setelah mempertimbangkan masukan dari Komite Madrasah.ditetapkan berlaku dan disahkan terhitung mulai tanggal…………………….Drs. Nip. Mengetahui : Ketua Komite Madrasah ………………………. Alamat ………………………………………. Kurikulum Madrasah………………………………… Tahun Pelajaran……………………………. NIP…………………….MPd.

kondisi dan potensi daerah. Dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan potensi daerah dab peserta didik (b). Nip. sarana dan prasarana. Standar Nasional pendidikan terdiri atas standar isi. Pengembangan kurikulum madrasah yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Pasal 36 undang. penjurusan pendidikan. Visi dan Tujuan Madrasah) BAB III ( Struktur dan Muatan Kurikulum (mata pelajaran. Udin Saprudin. mulok. tenaga kependidikan. pengembangan diri. Latar Belakang Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Dua dari kedelapan standar nasional tersebut yaitu standar isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. kenaikan/ kelulusan. isi dan bahan pejaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan.undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamantkan agar kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan disusun dan dikembangka (a). Dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.Mengetahui / Mengesahkan An. . pembiayaan dan penilaian pendidikan. satuan pendidikan dan peserta didik Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. kompetensi lulusan. proses. Kepala Kepala Seksi Mapenda Islam Kementerian Agama Kabuapaten Majalengka Drs.MPd. 196206191991031001 PENJELASAN ISI DOKUMEN I Dokumen I KTSP yang berisi : BAB I ( Latar belakang. kecakapan hidup dan pendidikan berbasis local dan global) BAB IV ( Kalender Pendidikan) yang sesuai dengan karakter masingmasing satuan pendidikan BAB I PENDAHULUAN a. M. pengelolaan. ketuntasan belajar. Landasan Prinsip dan Acuan Operasional) BAB II ( Tujuan Misi. Sesuai dengan jenjang pendidikan (c).

(3). Pasal 6 ayat (6).(3). pasal 8 ayat (1).(2).(2) 3.(3). Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005. pasal 32 ayat (1).) dst Panduan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberikan kesempatan peserta didik untuk : (a). Menteri Agama telah mengeluarkan Permenag Nomor 2 Tahun 2008 tentang standar isi dan standar kompetensi lulusan (SKL) untuk satuan pendidikan dasar dan menengah di madrasah.(4).(14).(4).(2). pasal 35 ayat (2).(2).(3). pasal 7 ayat (1). pasal 5 ayat (1).(2). efektif dan menyenangkan.(2).(6). (4).(3).undang nomor 22 tahun 1999. belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa (b).(3).(4). pasal 13 ayat (1).(2). (3).(3). (b) beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah. Dan untuk madrasah baik Madrasah Ibtidaiyah. (2). pasal 37 ayat (1).(3). PP Nomor 38 Tahun 2005.. Tsanawiyah maupu Madrasah Aliyah. Pasal 36 ayat (1).(15). Kebijaksanaan pemerintah untuk menyusun kurikulum dilingkungan satuan pendidikan merupakan perwujudan darinrepornasi bidang pendidikan yang diamanatkan undang-undang nomro 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional. b. kreatif. pasal 10 ayat (1). Kurikulum disesuaikan dengan memanfaatkan seluasluasnya potensi daerah dan variasi tingkat kemampuan peserta didik memperoleh perhatian penuh. belajar untuk memahami dan menghayati (c). belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif.(2).(13). belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain dan (e). tentang Pemerintah Daerah 2. Undang.(2).(9). pelaksanaan otonomi manajemen pendidikan dan (c). Standar isi ini mengatur tentang (a) kerangka dasar dan stuktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam penyusunan KTSP.(2). PP 55 Tahun 2007 dan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007. pasal 14 ayat (1). pasal 35 ayat (2). (b).(3).(5). (4). Standar Isi SI mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertantu . tentang Standar Nasional Pendidikan Ketentuan dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP adalah pasal 1 ayat (5).masing satuan pendidikan dapat dipelihara dan ditumbu kembangkan . pasal 36 ayat (1). Landasan 1. Undang.Semua itu dilakukan agar khasanah nasional berupa karakteristik masing. pemberdayaan peran serta masyarakat. (c) komponen KTSP yang akan dikembangkan oleh satua pendidikan berdasarkan panduan penyusunan kurikulum sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari standar isi dan (d) kalender pendidikan untuk penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah. (boleh ditambahkan dengan narasi lain sesuai kebutuhan…………………. belajar untu mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif (d). pasal 16 ayat (1). pasal 38 ayat (1).(2).(5) 4. pengembangan dan pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi. Permendiknas Nomor 32 Tahun 2004.(7).(3). (2).undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP adalah : pasal 1 ayat (19). ini merupakan upaya untuk mewujudkan setidak-tidaknya tiga strategi dari tiga belas strategi pembaharuan yang diamanatkan yaitu : (a). pasal 18 ayat (1). Meteri Pendidikan Nasional telah menetapkan dua dari delapan standar yang direncanakan yaitu : standar isi dan standar kompetensi lulusan (SKL) yang dilengkapi dengan peraturan pelaksanaannya.(2).(3).23 dan 24 Tahun 2006.(4). Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22. Pasal 11 ayat (1).

Belajar sepanjang hayat 7. Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. tujuan umum menjelaskan propil siswa yang dicapai setelah mengikuti program pendidikan di madrasah pada jenjang waktu tertentu. kecerdasan dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik 3. Berfungsi pada potensi perkembangan kebutuhan dan kepentingan pesera didik dan lingkungannya 2. Kesetaraan gender 12. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia 2. Persatuan nasional dan nilai. Menyeluruh dan berkesinambungan 6. pengathuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan kemendeiknas nomor 23 tahun 2006. Relevan dengan kebutuhan kehidupan 5. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kurikulum madrasah………………… disusun dengan memperhatikan halhal sebagai berikut : 1. Tujuan disini mencakup tujuan pendidikan menengah yang dalam standar nasional) .termasuk dalam SI adalah : rangka asar dan struktur kurikulum. 5. Oleh karenana. Standar kompetensi atau (SK) dan komptensi dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. c. Pengembangan ilmu pengetahuan. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 tahun 2006. teknologi dan seni 4. Agama 8. tentang standar isi dan standar kompetensi lulusan PAI dan Bahasa Arab. Seimbang antara kepentingan Nasional dan kepentingan daerah d. Biasanya pernyataan ini adalah mengenai harapan terhadap apa yang dapat diberikan oleh sistem pendidikan untuk para siswa. Meningkatkan potensi. VISI DAN MISI a. Dinamika perkembangan global 9. Tuntutan dunia kerja 6. SI ditetapkan dengan kemendiknas nomor 22 tahun 2006. 6. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan 4. Konsidi social budaya masyarakat setempat 11. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum madrasah …… dikembangkan berdasarksan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional 5. Tujuan Pendidikan Nasional (Tujuan merupakan suatu garis besar pernyataan akan harapan masyarakat dan keinginan untuk pembelajaran para siswa.nailai kebangksaan 10. teknologi dan seni 7. Karakteristik satuan pendidikan Catatan: deskrisikan dengan penjelasan per poin (1-7) BAB II TUJUAN. Beragam dan terpadu 3.

Tujuan Madrasah ( Tujuan madrasah adalah tujuan yang dirumuskan akan dicapai pada kurun waktu 3-4 tahun berdasarkan analisin kontek madrasah. Mata Pelajaran Mata pelajaran beserta alokasi waktu untuk masing-masing tingkat satuan pendidikan beredoman pada stuktur kurikulum yang tercantum dalam SI . Misi ( Misi adalah pernyataan yang menggambarkan kegiatan utama untuk mencapai atau mewujudkan/ merealisasikan isi tersebut. Pencapaian msi supaya diperjelas dengan indicator) c. Muatan KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya meruakan beban kerja bagi peserta didik pada satuan Pendidikan. Kelompok Mata Pelajaran agama dan akhlak mulian (2). 20/2003 b. Olah raga dan Kesehata Kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP 19/2005 pasal 7. Dengan kata lain.Catatan landasannya UU No. Tujuan madrasah sudah memiliki ukuran/krateria sehingga dapat diukur. Kelompok Mata pelajaran Ilmu Pengatahuan dan Teknologi (4). misi adalah bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan yang dituangkan dalam visi dengan berbagai indikatornya) d. 1. Kelompok Mata Pelajaran Estetika (5). Disamping itu materi muatan local dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum. Kelompok Mata Pelajaran Jasmani. Dalam merumuskan misi harus mempertimbangkan tugas pokok madrasah dan kelompok-kelompok kepentingan yang terkait dengan madrasah. Visi ( Visi adalah imajinasi moral yang menggambarkan propil madrasah yang diinginkan di masa datang. Tujuan madrasah dapat diambil dari Rencana Pengambangan madrasah) Catatan : dalam bab ini biasa ditambahkan dengan propil madrasah sebagai pelengkap BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM Struktur dan muatan kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang dituangkan dalam SI meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut : (1). Kelompok Mata Pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian (3).

Muatan local Muatan local merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan cirri khas dan potensi daerah termasuk keunggulan daerah yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak. satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan local setiap semester. 4. kepemimpinan dan kelompok ilmiah remaja. Pengembangan diri untuk satuan pendidikan peningkatan kecapakan hidup dan kemandirian khusu peserta didik. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. belajar dan pengambangan karier peserta didik serta kegiatan kepramukaan. 3.Catatan: Sesuaikan dengan permenag No. setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Subtansi muatan local ditentukan oleh lajar dan satuan pendidikan tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. guru atau lembaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ektrakulikuler. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Khusus untuk sekolah menengah kejuruan pengembangan diri terutama ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karier. nakat. sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Muatan local meruakan mata pelajaran. sehingga satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar untuk setiap jenis muatan local yang diselenggarakan. Beban belajar dalam sistem aket digunakan oleh tingkat satuan pendidikan baik kategori standar maupun mandiri. Pengembangan diri bukan kegiatan pengembangan diri dilakukan secara seperti pada mata pelajaran. minat. 2 Tahun 2008 2. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehiduapan sosial. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor. Pengatur Beban a. Beban belajar dalam sistem kredit (SKS) dapat digunakan b. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Ini berarti bahwa dalam satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan local. di samping dimanfaatkan untuk mata khusus menengah pada sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran. Penilaian kualitatif tidak kuantitatif . Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekpresikan didi sesuai kebutuhan.

Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetnsi. d. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah setelah : a. mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Alokasi waktu untuk tatap muka penugasan terstuktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mA yang menggunakan sistem SKS mengikuti aturan terdiri atas 45 menit tatap muka. Kriterian kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 pasal 72 ayat (1). Catatan : KKM jikma memungkinkan di SK-kan oleh Kamad sesuai dengan jenjang atau program 6. 25 menit kegiatan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Satuan pendidikan diharapkan meningkatkan criteria ketuntasan belajar secara terus menerus untuk mencapai criteria ketuntasan ideal. Alokasi waktu untuk praktik dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka. olah raga dan kesehatan c. 5. 2 tahun 2008 c. Kriteria ideal ketuntusan untuk masing-masing indicator 75 %. dan kelompok mata pelajaran jasmani. Penjurusan . Lulus ujian nasional 7. Ketuntasan Belajar Ketuntasan belajar setiap indicator yang telah ditetapkan dalam satu kompetensi dasar berkisar antara 0 -100 %. Empat jam praktik diluar sekolah setara dengan satu jam tatap muka e. Lulus ujian sekolah/ madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dan d. Satuan pendidikan harus menentuan criteria ketentusan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan ratarata peserta didik serta kemampuan sumder daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran.pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam standar isi. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran b. (catatan berpedoman sesuai dengan Pemenag no. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran keompok. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kenaikan kelas dilaksanakan setiap akhir tahun ajaran. kelompok mata elajaran estetika. Alokasi waktu untuk penugasan struktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket MA 0% -60 % dan kegiatan waktu tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.

c. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. ulangan harian. bahasa. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan/atau non formal yang sudah memperoleh akreditasi BAB IV KALENDER PENDIDIKAN MADRASAH Satuan pendidikan menengah dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah. hari libur nasional. ekologi dan lain-lain yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. kecakapan akademik dan/atau kecakapan vokasional b. d. Kurikulum untuk semua tingkat satuan pendidikan dapat memasukan pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global c. b. kecakapan social. jam efektif. hari libur keagamaan. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi. Pendidikan Kecakapan Hidup a. ulangan akhir semester. 8. ulangan tengah semester. Kalender pendidikan berisi : minggu efektif. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satua pendidikan yang bersangkutan dan/atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau non formal 9. . ujian nasonal. Kurikulum untuk MA dapat memasukan pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi. Pendidikan berbasis Keunggulan Lokal dan Global a. karakteristik sekolah. kebutuhan peserta didik dan masyarakat dengan memperhatikan kalender pendidikan sebagaimana yang dimuat dalam standar isi. ujian madrasah. teknologi informasi dan komunikasi.Penjurusan dilakukan pada kelas XI dan XII MA Kriteria penjurusan diatur oleh direktorat teknis. ulangan kenaikan kelas. budaya. kalender kegiatan madrasah. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran dan/atau berupa paket modul yang direncanakan secara khusus.

Siti Armilah No.SEKSI MAPENDA ISLAM KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN MAJALENGKA Jln. 01 Tlp. (0233) 283501 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful