Sistem Pemuliaan Ternak Potong

Bill Hoffman Petugas Peternakan (Produk Daging Sapi), Casino Tanpa memandang pilihan sistem pemuliaan, seorang pemulia harus berusaha keras untuk memperbaiki gen pada sifat-sifat yang teridentifikasi penting secara ekonomis untuk tampakan masa sekarang dan masa depan. Tujuan dasar dari pemuliaan hewan adalah untuk memperbaiki keefisiensian produksi dan kualitas produk untuk konsumen akhir melalui perubahan genetika yang terencana. Pilihan untuk melakukan perkawinan langsung ataupun perkawinan silang akan terkait pada kemampuan anda untuk mengawinkan sapi anda, lingkungan ternak dan pasar. Program Perkawinan langsung (Straight breeding) Perkawinan langsung tidak hanya menghasilkan progeny untuk hasil akhir tapi juga untuk mendapatkan pengganti betina untuk kelompok. Untuk alasan ini, banyak sifat yang harus diseleksi secara seimbang karena hal tersebut memberikan kontribusi pada tampakan secara keseluruhan. Adalah penting untuk mengidentifikasi superior. Program perkawinan langsung menarik untuk dicobakan pemulia sapi potong karena program ini menghasilkan pengganti betina yang berasal dari dalam kelompok. Program ini cukup mudah atau menyeleksi sapisapi tersebut untuk sifat-sifat spesifik yang

dilakukan karena hanya ada satu sapi murni yang ada di lingkungan terse but. Poin-poin yang dianggap penting: • BREEDPlAN Estimated Breeding Values (EBVs) / Nilai pemuliaan yang diperkirakan dari rencana pemuliaan dan indeks-indeks $ telah tersedia untuk penyeleksian banteng dan sapi. • Opsi-opsi manajemen pemuliaan adalah sederhana dan tidak mensyaratkan anda untuk mempunyai pejantan dari galur yang berbeda atau untuk mengawinkan pejantan yang berbeda dengan kelompok yang berbeda. • Kawanan memiliki mekanisme penggantian sendiri; penggantian pemuliaan dihasilkan sendiri dalam kawanan • • Penggantian jenis hewan serupa, dengan sedikit variasi Galur-galur yang 'kelihatan' serupa (seperti warnanya) mungkin akan menjadi sebuah nilai premium • Betina yang dihasilkan dari persilangan langsung akan selalu dibutuhkan untuk digunakan pada sistem perkawinan silang. Program Perkawinan Silang (Crossbreeding)

Perangkat seperti BREED PLAN EBV dan $ indeks dapat digunakan untuk menyeleksi sifat-sifat ini. s p . diantaranya kesulitan manajemen.Demi mendapatkan keuntungan yang paling besar. Hybrid vigour atau heterosis adalah perbedaan antara tampakan dari sebuah progeny dan tampakan rata-rata induk. Secara umum. Heterosis akan menjadi lebih besar pada beberapa sifat dibandingkan sifat lainnya (misalnya pada sifat-sifat ketahanan. ketahanan terhadap parasit. Kawin silang memberikan keleluasaan karena hal ini memberikan anda kesempatan cepat untuk mengubah sifatsifat tertentu dari sebuah kawanan untuk tujuan spesifik. kemampuan bertahan hidup. semakin jauh jarak hubungan indukan. misalnya untuk memenuhi kebutuhan pasar tertentu. dll.' individu anakan merupakan hal yang penting untuk diketahui. atau untuk memperbaiki kesalahan.. peningkatan produksi. Sistem Perkawinan Silarrr~vi:mli! (Planned crossb~--9!""~"".). Perkawinan silang dilakukan pada perbedaan genetik yang ada diantara dua atau lebih bibit untuk menghasilkan progeny yang memiliki sifat-sifat yang sesuai untuk pasar dan lingkungan tertentu. Keputusan untuk melakukan kawin silang juga terkait dengan potensi hasil hybrid vigour. Foto: Brett Littler program kawin silang bergantung pada nilai guna genetis dari hewan yang digunakan sebagai dasar pada persilangan (misalnya intensitas seleksi dalam populasi dimana mereka dibibitkan) dan intensitas seleksi yang terdapat pada generasi-generasi hasil kawin silang selanjutnya. sesuatu yang akan meningkatkan produksi. adaptasi lingkungan. Terdapat beberapa kekurangan crossbreeding. Tingkat yang paling besar dari heterosis dihasilkan dari persilangan galur murni yang hampir sama sekali tidak terkait dengan Bos indicus dan Bos taurus. Perbaikan berkelanjutan dari sebuah Persilangan rotasi Hereford dengan Angus. semakin besar jumlah heterosis yang dapat diharapkan. semua program perkawinan silang harus berdasarkan pada hewan-hewan perkawinan langsung yang memiliki kecenderungan genetis tinggi untuk sifatsifat yang penting secara ekonomis.

~.adi pada bt~m~~y~gc. sapi dari turunan A dikawinkan dengan pejantan turunan B. sehingga penggunaan keturunan yang tidak berbeda secara radikallebih dianjurkan. Hal ini meningkatkan intensitas seleksi dan kemungkinan perbaikan genetis yang berkelanjutan. Poin-poin penting persilangan rotasi: • • Sistem ini menghasilkan betina penggantinya send iri Hybrid vigour bertahan. variabilitas diantara progeny akan lebih menyulitkan untuk memenuhi spesifikasi pasar secara konsisten.:U'ig keturuWnl~~&m~ r. Dalam sebuah rotasi tiga keturunan. Tingkat heterosis yang dicapai tergantung pada jumlah • ~E:'P!nRg~Ir ~tu~..U LL \ ~ . t-~en I Beberapa vaRbiEJ. setiap keturunan memberikan kontribusi kekuatan dan kelemahannya secara setara dalam beberapa tahun.. ~/l)t-dr\~e VERSION E CJO . Semua betina yang berasal dari sistem persilangan rotasi tersedia secara potensial untuk seleksi sebagai pengganti. progeny dari hasil perkawinan pejantan turunan A dengan sapi turunan B dikawinkan dengan pejantan turunan C. yang menghasilkan pedet yang akan dikawinkan kembali sebagai pejantan keturunan A.. Persilangan Rotasi (Rotational Cross) Persilangan rotasi secara sederhana berarti dua atau lebih bibit yang berasal dari bapak yang berbeda dikawinkan secara berurutan dengan sekelompok betina yang dikelompokkan berdasarkan turunan pejantan mereka. Sebuah peningkatan yang dikelompokkan 10-20 persen dari dapat diperoleh dari keturunan yang diikutsertakan (seperti semakin banyak keturunan semakin heterosis). Semua hewan dalam kelompok mengambil manfaat dari hybrid vigour untuk pertumbuhan dan sifat-sifat induk betina.Jat kelompok penjantaO_A_ perkawinan ~Y . Pada sebuah sistem persilangan rotasi. Dua. menghasilkan peningkatan 10-20 persen bobot sapi bobot anak sapi yang dihasilkan per sapi dua rotasi keturunan (criss-cross). tiga bahkan empat keturunan pejantan mungkin digunakan. Sebuah peningkatan yang lebih besar pada bobot anak sapi yang dihasilkan per sapi yang digabungkan dapat diperoleh dari rotasi tiga keturunan. Jumlah minimum dari kelompok yang digabungkan adalah setara dengan jumlah dari keturunan pejantan.. Progeny betina dari hasil persilangan tadi dikawinkan kembali dengan pejantan keturunan A untuk kelanjutan kehidupan pemuliaan mereka.\.~~n d~. Sistem-sistem rotasi mempertimbangkan pasar hewan dan pergantian pemulia di masa depan.St5.menggariskan kunci-kunci pendekatan perkawinan silang yang 'terencana'. Bagaimanapun dalam sebuah sistem persilangan rotasi.n. ~. Pada sebuah sistem sederhana yang menggunakan dua keturunan.iOh~ lA. Persilangan rotasi memiliki kemungkinan kesulitan manajemen dalam kelompokkelompok pemulia spesifik tersebut yang harus dikawinkan dengan keturunan pejantan spesifik.

Poin-poin penting persilangan dua arah: • Terdapat peningkatan 5-10 persen bobot sapi yang dihasilkan per sapi yang dikawinkan • • Pengganti betina turunan langsung biasanya sering dibeli Progeny pedet memiliki peningkatan nilai sebagai turunan F1 • Hasil F1 memiliki peningkatan nilai. Hybrid vigour hanya dihasilkan pada progeny. ~/l)t-dr\~e E CJO . dan panjang kehid n.lndukan ngan ntan dapat diseleksi t pertum~EEttSt=ya.N.a ~ . Sistem ini adalah sistem yang paling produktif.• Turunan dengan sifat indukan betina yang baik harus digunakan sebagai progeny betina dari semua keturunan pejantan yang dipelihara Progeny jantan dapat dijual sebagai sapi potong atau sapi penggemukan. karena betina F1 dari kelompok turunan yang tepat dapat memaksimalkan heterosis bawaan untuk fertilitas. Hal ini dapat menjadi sebuah bentuk yang terspesialisasi seperti Wagyu x British. Persilangan Dua Arah (Two way cross) Ini merupakan sebuah sistem yang sangat sederhana dimana seekor banteng dari satu keturunan dikawinkan dengan sapisapi keturunan langsung dari turunan lain. Persiiangan Hoffman dua arah Brahman Hereford. Semua progeny dijual (untuk disembelih atau dijadikan bibit F1 jika betina). banteng turunan ketiga digabungkan dengan sapi F1 dan seluruh progeni telah terjual. Sistem ini tidak menghasilkan penggantinya sendiri. ~. Tidak ada hybrid vigour yang dihasilkan pad a tingkat ini disebabkan sapisapi adalah keturunan langsung.~. yang berarti bahwa sistem berakhir pada tahap ini.u menR~~an s¥5R~.. Sistem ini menawarkan kesempatan untuk menghasilkan dan memasarkan betina F1 yang terspesialisasi yang seringkali sangat digemari. Foto: Bill ~n~:~~ ~ h utan&mFJsERip~L i~dak e~anti m'im. baik untuk digemukkan atau disembelih Penggabungan Pejantan Terminal Dengan Indukan Betina F1 Pada sistem ini. sehingga pengganti harus dibeli atau dibibitkan pada sebuah usaha terpisah. produksi susu.

Pembelian betina yang dibutuhkan akan lebih sedikit.harus diambil dari luar sistem. saat memilih pejantan • Adalah hal yang mungkin untuk menggunakan bibit hasil dengan bobot dan kualitas karkas yang baik seperti Charolais atau Limousin pad a lingkungan dengan kualitas pakan yang cukup tinggi.'io\le~/~~ kS~$~ kJ'leri'gK~68 ~ dapat dipilih O_A_ lingkung~ln dan ~Y pejantan di~~ASEn spesifORDER FULL \ ~ . dalam situasi yang kurang memungkinkan.rkan dJ. hasil persilangan 50:50 ~~etina er~. pejantan European British mungkin akan lebih sesuai (contoh: Charolais x Angus). sapi dengan kemampuan memproduksi susu yang tinggi boleh digunakan. termasuk sapi perah sekalipun. Pada daerah tropis dan subtropis. Poin-poin penting dalam pejantan terminal dengan indukan betina Fl: • • Hybrid vigour yang digunakan maksimum Terdapat peningkatan 20-50 Pada lingkungan tandus. Meskipun begitu. ~. Hal ini berarti anda harus menggunakan pejantan terpisah yang tersedia. Bos indicus atau sapi Saga dapat dikombinasikan dengan sapi British (contoh: Brahman x Hereford. Lingkungan dimana kawanan merumput harus diperhatikan jika anda akan menyeleksi turunan yang menghasilkan betina Flo Jika sumber pakan banyak dan berkualitas bagus. Santa Gertrud x Angus). sapi yang berukuran sedang dan memproduksi susu lebih sesuai (contoh: Angus x Hereford). turunan pejantan yang dipilih sebagai kawanan biakan utama tidak sesuai untuk digunakan pada pedet yang baru saja menghasilkan anak turunan pertama. Betinabetina tersebut dibiakkan pada bagian lain dari kawasan. Beberapa kombinasi yang mungkin adalah Fresian x Hereford atau Simmental x Angus. Penggabungan jan tan terminal betina Fl. Foto: Brian Cumming dengan indukan Pada situasi tertentu. ~/l)t-dr\~e VERSION E CJO . namun hal ini mengharuskan adanya pengelolaan kawanan sapi bangsa murni yang terkadang memiliki produktivitas rendah. Lingkungan dan target pasar harus dipertimbangkan terminal.~.

Droughtmaster dan Brangus. dengan menggabungkan bibit baru atau bibit persilangan dengan sifat-sifat yang diinginkan yang mengubah tampakan hewan hanya pad a bagian yang benar-benar penting. Terdapat kemungkinan yang besar untuk mengubah jurusan sesuai ketentuan pasar atau keadaan lainnya. Termasuk didalamnya Santa Gertrudis. Foto: Bill • ha rinp4_arVraaf:jra ~Ma ter~Ja1:tS~ ifat yang berlawanan asan kecil manajemen O_A_ ~y dibutRLEoA-SEeperti L \ ~ . saat persilangan utama dihasilkan. ~/l)t-dr\~e VERSION E CJO . Kelebihan utamanya ialah setelah tahap pembentukan. persyaratan manajemennya sama dengan pada perkawinan langsung. ad Tingkat ketahanan hybrid vigour tergantung pada jumlah sapi yang digunakan untuk menghasilkan untuk menghasilkan gabungan (contoh: sapi hasil :ad:J1n~g~lIaFut yang • • Poin-poin penting dalam menggunakan gabungan: • Persentasi hybrid vigour yang tinggi dapat diperoleh Pergantian pedet dihasilkan di dalam kawanan Bibit-bibit dapat diseleksi untuk menghasilkan campuran sifat yang optimal Banteng gabungan Hoffman European British.• Memberikan kesempatan untuk menyeleksi pejantan dengan BEV dan indeks gabungan dari empat turunan akan memiliki ketahanan 25 % lebih tinggi daripada sapi dengan dua turunan). • • Penggantian betina diambil dari luar sistem Pedet betina perlu dikawinkan dengan banteng dengan resiko kebuntingan rendah Penggabungan (Composites) Salah satu alternatif dari perkawinan silang pada keadaan tertentu adalah dengan menggunakan bibit gabungan. Perkembangan dari bibit gabungan berasal dari perkawinan silang dua atau lebih sapi yang ada dan kemudian menyeleksinya dari dalam populasi. Perkawinan gabungan memungkin kan terjad inya pencampuran sifat-sifat dari beberapa sapi yang menghasilkan hewan pengganti maupun induk betina pengganti. ~.~.

~o VER8~ O~ PLEASE ORDER FULL \ VERSION E ~ .• Kesuksesan dalam menentukan gabungan yang tepat membutuhkan kawanan yang besar dan terhindar dari kemungkinan inbreeding • Variasi progeny yang akan muncul pada tiga generasi pertama hingga penggabungan adalah seimbang Bacaan lanjutan Primefact 249 Checking your bull is ready for joining Primefact 620 Developing an effective breeding plan for your beef business Primefact 621 Market specifications for beef cattle Primefact 622 Live beef cattle assessment Primefact 623 Cattle breed types Primefact 625 Using EBVs and $ Index Values in beef breeding Primefact 626 Selecting and managing beef heifers Primefact 627 Economic advantages of better management of your beef breeding herd Q«.~. ~. ~/l)t-dr\~e CJO .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful