P. 1
Karya Ilmiah Facebook

Karya Ilmiah Facebook

5.0

|Views: 379|Likes:
Published by Desi Susanti

More info:

Published by: Desi Susanti on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

03/03/2013

KARYA ILMIAH

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)

“PENGGUNA FACEBOOK DI INDONESIA”
( Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran TIK Semester Genap)

GURU PEMBIMBING INDRIYA YEKTI,S.Pd

DISUSUN OLEH ……………………………….. X. C

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 MUARA BUNGO TAHUN AJARAN 2011/2012
0

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Konon dalam era saat ini, kalau sampai tidak memiliki account di facebook berarti tidak terhubung secara sosial dengan orang lain-secara digital tentunya. Tapi dengan makin merasuknya jaringan internet ke nadi kehidupan kita sehari-hari, terhubung dengan social networking seperti facebook ini sama pentingnya dengan memiliki KTP sebagai identitas pribadi. Kini, bersosialisasi tidak melulu harus melalui kontak fisik, setiap orang makin sering [“Online....online...”[] seperti apa yang dinyanyikan rapper Saykoji. Di Situs social networking, kita bisa membuat halaman profil yang berisi foto,informasi dan deskripsi diri kita lalu menghubungkannya dengan halaman profil orang lain melalui hubungan pertemanan. Hubungan pertemanan, connection, relationship atau apapun namanya, pada akhirnya akan membentuk suatu jejaring sosial yaitu sebuah komunitas yang berpola. Apakah itu karena kesamaan letak geografis, demografi, hobi, aktivitas, almamater, tempat bekerja, ketertarikan terhadap suatu topik, dan berbagai macam jejaring lainnya. Facebook.com atau sering disingkat FB merupakan situs social network terpopuler di dunia saat ini. Didirikan Februari 2004 oleh seorang mahasiswa Harvard University bernama Mark Zuckerberg, sebagai situs pertemanan di lingkungan kampusnya lalu kemudian melebar mencakup seluruh pengguna internet, kini facebook memiliki hampir 400 juta pengguna. Mengandalkan fitur yang apik dan menarik seperti update status ala microblog, e-mail dan chat, informasi aktivitas yang interaktif dan mudah diikuti yaitu dalam bentuk wall, hingga fasilitas upload foto yang dilengkapi sistem tagging untuk menandai orang yang kita kenal membuat para pengguna asyik berlama-lama menggunakan situs social networking yang satu ini. 1

Terobosan fitur lainnya adalah facebook application. Facebook menyediakan API (Application Programming Interface) dan juga script FBML yang memungkinkan para programmer membuat aplikasi-aplikasi web yang bisa diintegrasikan dengan facebook. Aplikasi yang sudah tersedia pun cukup beragam. Dari sekedar game seperti Mafia Wars, Ninja Saga, Pet Society dan Farmville hingga aplikasi-aplikasi dari layanan web lain seperti twitter, Last.fm dan lainlain. Hal ini semakin membuat Facebook makin L“kaya” akan fitur, makin menarik banyak pengguna baru, dan membuat pengguna berlamalama menggunakannya. Hal ini merupakan suatu ladang untuk iklan. Selain menyediakan halaman [“Profile” untuk pribadi atau keperluan perorangan, Facebook juga menyediakan halaman [“Group” untuk berkomunitas/kelompok, dan juga [“Fan Page” untuk suatu produk, merek, perusahaan atau apapun yang bersifat memiliki fans atau penggemar. Banyak perusahaan ataupun merek yang juga memanfaatkan page (banyak diantaranya dilengkapi dengan Facebook Application yang menarik) ini dengan tujuan untuk lebih berinteraksi dengan publik yang sekarang ini hampir seluruhnya aktif di social media, terutama di Facebook. Melalui Facebook page, komunitas pengguna akan lebih mudah terbentuk. Seperti yang telah diketahui bersama, situs jejaring sosial sekarang ini sudah sangat menjamur di semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak kecil, remaja hingga dewasa menggunakan fasilitas ini untuk berhubungan dengan teman ataupun mengenal teman baru yang terkadang sulit untuk bertemu secara langsung. Namun penggunaan situs jejaring sosial dapat memberikan dampak yang buruk juga terhadap perkembangan mental seorang manusia.

2

1.2 Rumusan Masalah
Adaun Rumusan Permasalahan dari Pembuatan Karya Ilmiah ini adalah :      Bagaimana Sejarah Facebook Apa pengertian Facebook Bagaimana Cara Membuat Facebook Apa dampak dari Facebook Bagaimana Cara Membuat Facebook

1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan dari Pembuatan Karya Ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran TIK semester Genap Tahun Ajaran 2011/2012 sekaligus untuk mempelajari Ms. Word

1.4 Metode Penulisan
Penelitian ini merupakan suatu penelitian metode deskriptif kuantitatif yakni, suatu metode dalam meneliti kasus sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Metode deskriptif bertujuan secara sistematis fakta dan karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu secara faktual dan cermat (Jalaludin Rakhmat, 1998: 24). Ciri¬ciri penelitian deskriptif : a) Memusatkan perhatian pada masalah-masalah yang ada pada saat penelitian dilakukan (saat sekarang) atau masalah-masalah yang bersifat kultural. b) Menggambarkan fakta-fakta tentang masalah yang diselidiki sebagai mana adanya, diiringi dengan intepretasi (penafsiran) yang bersifat rasional dan memadai (Hadari Nawawi, 1983: 63). Penelitian ini juga menggunakan metode survei, yaitu suatu cara mengumpulkan data dari sejumlah unit atau individu dalam waktu bersama-sama (Masri Singarimbun, 1985: 18). Dalam metode survei, informasi dikumpulkan dari responden dengan menyebar kuesioner.

3

Umumnya pengertian survei dibatasi pada survei sampel dimana informasi dikumpulkan dari sebagian populasi yang akan mewakili seluruh populasi.

1.5 Kegunaan
Kegunaan Penulisan Karya Ilmiah ini secara Khusus adalah untuk membantu Pembaca bagaimana cara memfilter dampak yang akan positif dan negative yang diakibatkan oleh Facebook terhadap penggunaannya.

1.6 Sistemtika Penulisan
HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang masalah 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan Penulisan 1.4 Metode Penulisan 1.5 Kegunaan Penulisan BAB II PEMBAHASAN 2.1 Sejarah Facebook 2.2 Pengertian Facebook 2.3 Cara Membuat Account Facebook 2.4 Cara Buat Time Line Facebook 2.5 Pengaruh Facebook 2.6 Dampak Facebook 2.6.1 Dampak Positif 2.6.2 Dampak Negatif 2.7 Fasilitas Facebook 2.8 Facebook di Indonesia BAB III PENUTUP

4

3.1 Kesimpulan 3.2 Saran DAFTAR PUSTAKA

BAB II

5

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sejarah FB (Facebook)
Facebook adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS). Ide berawal ketika dia bersekolah di Exeter High School, New HampshireSaat itulah dia berkenalan dengan Adam D’Angelo. Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas. Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Lewat situs ini para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta. Oleh karena itu ia mebuat Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook. Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dberhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah. Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor. Oleh karena ingin mengerjakan Facebook dengan serius mereka meninggalkan Harvard. Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka sehingga mereka bisa pindah ke

6

kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban” Pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya. pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia. Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar. Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. Dia juga memberikan fasilitas Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook. September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

7

Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar. Ada juga iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes. Facebook membeli perusahaan Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet. Bill Gates, pada Oktober 2007 membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus. Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen. Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan sistem yang disebut Facebook Beacon. Triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007. Sekarang jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun. Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa. Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.

8

Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai.

2.2 Pengertian Facebook
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis (Anonim, 2009) Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temanya untuk membuat Facebook (Anonim, 2009).

2.3 Cara Membuat Facebook
2.3.1 Registrasi Facebook 1. Buka website Facebook, klik http://www.facebook.com. Isikan semua data yang diminta untuk Cara Membuat Facebook. Meliputi nama, tanggal lahir, dsb. Kemudian klik Mendaftar

9

2.

Masukkan kode berupa gambar pada kolom Tuliskan Dalam Kotak. Klik Mendaftar sekali lagi.

3.

Selanjutnya, masukkan email teman yang sudah punya Facebook (tidak penting). Lebih baik langsung klik Lewati Langkah ini.

10

4.

isikan nama sekolah, kampus dan tempa kerja (tidak wajib diisi kok). Kalau tidak mau diisi langsung klik Lewati Langkah ini. Jika sudah diisi klik Simpan & Lanjutkan.

5.

isikan foto, sebaiknya nanti saja isi foto kalau Facebook sudah jadi. Sekarang langsung klik Lewati Langkah ini saja

11

6.

Sukses, yaa Facebook kita sudah jadi. Namun kita HARUS verifikasi email. Ini penting, agar kita bisa login dan memakai semua fitur Facebook

2.3.2 Verifikasi email untuk facebook 1. Untuk verifikasi, silahkan login buka email masing-masing. Buka inbox ada email dari Facebook: Konfirmasi Akun Facebook

2.

Silahkan klik link yang berada pada email tersebut

12

3.

Selesai, email sudah terverifikasi. Sekarang tidak ada lagi pesan seperti yang terdapat pada tahap A6.

4.

Registrasi Cara Membuat Facebook sudah selesai, verifikasi pun sudah beres. Sekarang tinggal utak-atik dan mulai Facebooking ria. Bisa mulai cari teman dengan mengetik di bar “search”, pasang foto naris bebas jerawat, dsb. Asal jangan disalah gunakan seperti ya. Sekian info tips tentang Cara Membuat Facebook.

2.4 Cara Membuat Facebook Timeline
Cara Membuat Facebook Timeline - Satu hal yang menarik dari facebook saat mark zuckerberg mengumumkan tampilan baru facebook diakhir tahun 2011, zuckerberg beranggapan bahwatampilan facebook timeline akan memberikan ruang yang lebih menarik atau di indonesia lebih dikenal kronologi facebook. Untuk tau cara membuat facebook timeline sesungguhnya telah disediakan oleh facebook disaat ini, memang facebook timeline versi beta yang diluncurkan akhir tahun lalu adalah versi percobaan untuk meberikan kesempatan pengguna facebook menilai mana yang lebih baik, dan

13

ternyata banyak pengguna facebook yang menanggapi'nya dengan baik.

Facebook timeline telah diluncurkan secara penuh oleh facebook tanggal 2 februari 2012, namun pengguna facebook harus

mengsingkronisasi tampilan timeline terlebih dahulu melalui akun masingmasing yang diberikan pada saat pertama kali membuka akun facebook. Untuk membuat facebook timeline bisa mengikuti pentunjuk dibawah ini. Penting: Cara Ini hanya berlaku untuk yang menggunakan PC dan Tablet PC saja dan tidak berlaku pada pengguna mobile phone 1. silahkan klik => http://www.facebook.com/about/timeline (Pastikan sudah membuka akun facebook masing-masing terlebih dahulu

14

2.

Lihat tanda panah merah, silahkan langsung di klik untuk mengganti tampilan facebook lama ke tampilan facebook timeline

3. Setelah beralih ke facebook timeline mungkin anda akan sedikit kebingungan cara menggunakannya, jadi lihat tanda panah warna merah untuk mengikuti tur dan cara menggunaan facebook timeline, atau anda ingin menambahkan sampul atau background bisa klik dari tanda panah biru. Dan Selesai.

2.5 Pengaruh facebook terhadap remaja
Di kalangan remaja facebook sangat diminati, terlihat dari antusias mereka yang sangat sering menggunakan jaringan sosial ini untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka. Bahkan terkadang sampai ada yang lupa waktu jika telah bermain dengan jaringan sosial yang satu ini. Hal ini tentu saja dapat berdampak pada diri remaja tersebut. Misalnya saja bagi mereka yang lupa waktu jika sudah kecanduan facebook, hal ini tentu saja dapat membuang waktu mereka. Waktu yang seharusnya

digunakan untuk belajar, malah digunakan untuk bermain di dunia maya ini secara langsung hal ini akan mengakibatkan penurunan prestasi yang dimiliki remaja tersebut . Namun sisi lain facebook juga memiliki dampak positif, diantaranya adalah bahwa dengan facebook seseorang dapat

berkomunikasi kembali dengan teman lamanya yang mungkin saja sudah

15

lama tidak bertemu. Dengan facebook juga dapat membentuk suatu obrolan antar teman yang tentu saja hal ini dapat menjaga hubungan silaturahmi seseorang. Melihat dari dampak negative dan positif yang ditimbulkan oleh facebook kini tergantung dari bagaimana kita menyikapi serta menggunakan facebook tersebut secara bijak.

2.6 Dampak facebook terhadap remja
2.6.1 Dampak Positif 1. Mempererat silaturahmi Ya, mungkin ini adalah kegunaan dari facebook yang paling bisa kita rasakan. Bahkan dengan facebook, kita bisa menemukan kembali orang - orang yang pernah kita kenal di masa lalu. 2. Mengetahui potensi diri Dalam facebook banyak terdapat kuis yang bermanfaat untuk mengetahui lebih banyak tentang siapa sih kita sebenarnya. Namun, kita juga harus tetap waspada, sebagian kuis yang terdapat dalam facebook mengandung unsur - unsur ramalan, dan sudah tentu anda paham bahwa percaya pada ramalan merupakan sebuah kesyirikan, dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah ta'ala 3. Media promosi Jelas, facebook bisa digunakan sebagai media promosi, entah itu mempromosikan produk, jasa, instansi, atau hal lain. Bahkan, pada saat pemilu legislatif kemarin, sebagian caleg juga menggunakan facebook untuk media kampanyenya.

4. Sarana diskusi Di facebook kita bisa bergabung dengan berbagai komunitas / grup.

16

2.6.2 Dampak Negatif : 1. Kerusakan Fisik Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Media elektronik, seperti Komputer,-laptop, atau

handphone (ponsel) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting, menjadi semakin meningkat setiap harinya 2. Berkurangnya Interaksi Langsung Perilaku berkurangnya aktifitas-berinreraksi langsung

secara face to face terhadap orang lain juga dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, struk, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan). 3. Membuang Waktu Lebih banyak waktu kita yang terbuang sia - sia untuk hal yang kurang bermanfaat. Apa lagi kalau sudah kena kecanduan. 4. Boros Hal ini sangat jelas terlihat, karena untuk terkoneksi dengan internet kita perlu mengeluarkan biaya. 5. Malas. Malas belajar, mengerjakan tugas atau pekerjaan yang seharusnya kita kerjakan Memicu terjadinya pergaulan bebas tanpa batas.

17

Di dunia maya, seseorang bisa menjelma menjadi siapa saja dan berbuat apa saja, hal yang membahayakan tentu saja apabila kita mengunakan jejaring sosial facebook untuk hal yang menjurus pada pergaulan bebas.

2.7 Fasilitas Facebook
Demam Facebook tampaknya belum akan segera berahkir di tahun ini, dari anak smp sampai pejabat bahkan selebtitis dan presiden pun memanfaatkan Facebook sebagai media informasinya. Namun anda pasti akan penasaran dengan beragam macam Fitur / Fasilitas Facebook yang sangat banyak. Ditambah lagi terbuka kesempatan bagi pengguna untuk ikut membuat aplikasi dan menjadi terkenal. Coba akses menu Applications-nya yang ada di sudut kiri paling bawah halaman profil Anda. Ada beragam aplikasi di sana, yang sebagian besar dibuat oleh orang-orang yang bukan pihak resmi Facebook. Ini mulai dari sekadar permainan, kirim-kiriman barang virtual, sampai aplikasi file sharing. Untuk memudahkan Anda, yang mungkin sibuk atau malas mencari-cari aplikasi yang menarik, PCplus pilihkan beberapa di antaranya yang cukup berguna atau sekadar menghibur. Ada pengingat hari ulang tahun, aplikasi edit foto, hingga game pengasah otak. Silakan jajal sendiri yang kira-kira menarik buat Anda. Jika doyan berbagi file, aplikasi yang satu ini layak dijajal. Seratus persen gratis, Ayos iShare menawarkan kapasitas ruang simpan sampai 2GB. Silakan menaruh dan membagi file-file Anda di sana (dokumen, MP3, gambar, atau lainnya) asalkan ukurannya tak lebih dari 100MB ketika diunggah (upload). Selain sharing file, Anda juga bisa menggunakan file-file tersebut di halaman Facebook Anda, mendengarkan MP3 secara langsung dari browser, membuat link publik ke file-file Anda, menelaah statistik seperti jumlah download, atau memakai SSL untuk mengamankan file.

18

Ketika dicoba, aplikasi ini cukup mudah dinavigasi karena menunya tidak sulit dipahami. Di bagian atas, ada menu Shared Items, Personal Items, Friend’s Item, Group Items, Invite Friends, dan Contact Us. Sedangkan di bagian bawah kirinya ada menu Preferences, Reports, Options, dan Help. Untuk melakukan unggahan atau menambahkan teks, folder, link, dan kalendar, Anda mesti masuk ke menu Options. Tapi Anda harus bersabar menunggu proses unggah file yang berlangsung cukup lama, apalagi jika koneksi Internet Anda termasuk lemot dan ukuran dokumennya gede. Namun, file lagu yang tersimpan di sana kemudian bisa disetel dengan cepat, tanpa putus-putus, dan terdengar oke.

Birthday Calendar Sebagai orang yang lumayan sibuk atau memang pada dasarnya pikun, Anda mungkin sering merasa bersalah karena melupakan hari ulang tahun teman-teman dekat Anda. Nah, berkat aplikasi ini, tak perlu lagi merasa demikian. Di Birthday Calendar, Anda bisa melihat tanggal lahir temanteman Facebook Anda dalam format kalendar sehingga mudah ditelusuri siapa yang akan bertambah tua di tanggal berapa, menambahkan tanggal lahir orang-orang yang tidak ada di Facebook (ibu atau ayah Anda, misalnya), melihat siapa yang sebentar lagi bakal berulang tahun di halaman profil Facebook, serta mengirimkan kartu ucapan elektronik melalui fCards dan Group fCards dari 1700-an opsi yang disediakan. Jika mau, Anda juga bisa mengatur supaya notifikasi juga dikirimkan melalui e-mail dan SMS. Hari libur atau tanggal merah juga bisa ditambahkan. Di halaman aplikasi ini, pilih menu Calendar untuk menampilkan tanggalan bulan ini dan bulan depan yang telah berisi foto-foto Facebook teman-teman Anda yang lahir di dua bulan tersebut, atau bisa juga menayangkan sekaligus satu tahun atau 12 bulan (yang akan ditampilkan di jendela browser baru). Jika sekadar ingin melihat siapa yang bertambah tua dalam waktu dekat, buka menu Upcoming Birthdays.

19

Sedangkan untuk mengatur aplikasi ini sesuai keinginan, buka menu Settings. Di sana terdapat submenu seperti Manage your Email and Mobile Alerts, Timezone Settings, Holidays by Country and Religion, dan Ignore Friends on Calendar.

Countdown Sesuai judulnya, konsep aplikasi ini simpel saja. Anda dipersilakan memasukkan tanggal dan jam yang penting buat Anda di masa depan. Ini bisa apa saja (tanggal pengumpulan skripsi, deadline laporan yang harus diserahkan ke bos, atau tanggal keberangkatan Anda liburan, misalnya), dan Countdown akan menampilkan hitungan waktu yang tersisa (hari, jam, menit, dan detik) mulai dari detik ini sampai tanggal dan jam keramat tersebut tiba di halaman profil Facebook Anda. Jika Anda kebetulan punya banyak janji atau deadline yang mesti diingat-ingat, aplikasi ini bisa jadi sangat berguna karena Anda bisa menambahkan sebanyak apapun countdown sesuai kebutuhan. Ingin tahu hal-hal apa yang teman-teman Anda sedang hitung mundur? Anda juga bisa mem-browsing-nya di sini. Harap diperhatikan, supaya beroperasi secara akurat, Anda mesti memastikan setting waktu lokal Anda sudah benar. Oh ya, jika Anda ternyata salah memasukkan tanggal atau jam di aplikasi ini, Anda bisa langsung menyuntingnya dengan gampang. Jangan lupa masukkan tema countdown yang sesuai, kalau perlu dibuat seoptimis mungkin sehingga Anda makin bersemangat menunggu momen tersebut tiba.

FotoFlexer Pengguna Facebook pasti sudah mengetahui mudahnya mengunggah foto — sebanyak apa pun — ke dalam aplikasi ini. Tapi bukan sekadar memajangnya saja, Anda juga bisa lho menyuntingnya dengan mudah secara online. Gunakan saja aplikasi berikut.

20

FotoFlexer menawarkan aplikasi editor gambar yang mudah dikelola secara gratis. Di sini, Anda bisa mengutak-atik foto-foto yang sudah terunggah di Facebook dengan berbagai ukuran, font, serta menambahkan speech bubble atau thought bubble (untuk menambahkan teks seperti pada komik). Silakan meng-crop, merotasi, memutar, menggambar, mengubah ukuran, menghapus, memperbaiki warna, meningkatkan exposure, memperbaiki red eye, mengubah warna kulit,

memperbesar otot badan Anda di foto, melangsingkan pinggang, atau mengkartunkan wajah Anda untuk membuat foto-foto tersebut makin menarik. Bermain-mainlah dengan efek-efek seperti Blue Print, Bronze, Sepia, Grey, Color invert, Color Rotate, Painting, Sketch, Cartoon, Ink Stamp, Pop Art, Old Photo, Twirl, Bulge, Pinch, Stretch, dan Squish. Selain itu, Anda juga bisa membuat kartu ucapan spesial memakai foto Anda atau teman Anda, membagi foto tersebut dengan teman-teman, dan mengorganisirnya dari semua akun situs photosharing yang Anda ikuti. FotoFlexer telah bekerjasama dengan PhotoBucket, MySpace, Picasa, Flickr, Phanfare,

Smugsmug, dan Yahoo! Search untuk keperluan tersebut. Jika memiliki Webcam, Anda dapat pula mengutak-atik distorsi, efek warna, dan menampilkan fitur Sketch dalam bentuk video real-time. Atau, potret gambar via Webcam tersebut dan langsung sunting di FotoFlexer.

iLike Bagi yang doyan mendengarkan musik, aplikasi ini layak dilirik. Dengan iLike, Anda dapat menambahkan musik, video, dan playlist ke dalam profil Facebook, mendedikasikan lagu-lagu untuk teman-teman Anda, dan mencari tahu siapa yang akan pergi ke konser musik mana.

21

Bagi para musisi dan artis, aplikasi ini memungkinkan mereka membuat halaman sendiri, meng-upload musik dan aktivitas (jadwal manggung, misalnya), dan mendapatkan statistik secara mendetail perihal para penggemar. Anda juga bisa lho memperoleh lagu MP3 gratis yang diperkirakan cocok dengan selera Anda, dan bermain melawan teman-teman Anda di Music Challenge. Ketika baru menggunakannya, Anda akan diminta untuk memilih artis mana saja yang Anda sukai dari berbagai pilihan yang disajikan oleh iLike. Setelah itu, silakan menentukan lagulagu mana saja dari mereka yang Anda sukai. Pihak iLike kemudian akan menyusunnya ke dalam playlist, dan Anda dapat langsung memutarnya secara online berikut tampilan video

YouTube. Tapi jangan terlalu kecewa jika ada lagu yang tidak diputar secara penuh, melainkan 30 detik saja. Menurut pihak iLike, jika lagu yang bersangkutan belum diunggah sendiri oleh para artis, mereka terikat lisensi untuk memutar sampel konten yang sama berdurasi 30 detik saja. Namun Anda bisa kok melihat-lihat lagu terbaru mana saja yang telah berdurasi penuh. Jika tidak menginginkan aplikasi ini memakan halaman profil Facebook Anda, pilihlah setting untuk menampilkannya secara kecil saja di sisi kiri halaman.

Dream Racing Aplikasi ini cocok bagi Anda yang gemar dengan permainan balap mobil. Begitu mulai mencicipinya, Anda akan diminta memilih mobil yang tersedia di Auto Row yang akan digunakan untuk balapan. Tapi tidak bisa sembarangan juga memilih, karena dana awal yang disediakan “hanya” $21.000 vDollar.

22

Untuk memudahkan pencarian, pihak vDream Racing menyusunnya menjadi tiga kategori yakni North American, Asia/Pacific, dan European. Dari Amerika Utara, merek mobil yang disediakan adalah Ford, Dodge, Chevrolet, Saleen, dan Pontiac. Di kategori Asia/Pacific, ada Honda, Acura, Toyota, Nissan, Subaru, dan Mazda. Sedangkan dari lini Eropa, ada namanama seperti Porsche, BMW, Audi, Volkswagen, Lamborghini, Lotus, dan Mini. Setelah membeli mobil, Anda akan langsung ditawari untuk adu balap dengan pengguna lainnya yang dipilih secara acak tapi menggunakan mobil dengan spesifikasi mirip. Pun Anda diperbolehkan memilih mau balapan yang seperti apa. Aplikasi ini menawarkan akses ke mobil, aksesori, dan spesifikasi performa sungguhan. Kemampuannya untuk berkoneksi dan bersaing dengan sesama penggemar mobil lainnya juga menjadi salah satu keunggulannya. Butuh uang ekstra untuk menggelar modifikasi? Seringsering saja ajak teman Anda balapan. Bagi yang enggak terlalu paham mobil tapi kepengin tahu lebih jauh, Anda bisa belajar banyak di sini. (tutor-internet)

2.8 Facebook di Indonesia
Pengguna Facebook di Indonesia masih didominasi oleh kaum kelas menengah ke atas yang memiliki akses internet (yang masih tergolong mahal di Indonesia). Kebanyakan mereka adalah pelajar, mahasiswa, dosen, pekerja, politisi serta beberapa tokoh-tokoh nasional. Terhitung sampai 22 Februari 2009, 1.333.649 user Indonesia telah terdaftar di Facebook dan sekitar 73% (976.372 orang) di antaranya adalah user usia produktif (18-34 tahun). Dilihat dari gender, 688.306 user lakilaki dan 600.045 user perempuan.(Allfacebook.com; 2009) Demam Facebook adalah kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang berhasil menjaring 12 juta “registered users”

23

atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia (Friendster.com; Juli 2008). Bahkan banyak pengguna Friendster yang melakukan migrasi ke Facebook karena layanan yang diberikan lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.

Kapitalisme Informasional Perdebatan kapitalisme di Indonesia seringkali mencurahkan perhatian yang besar pada perusahaan multinasional yang mengeruk kekayaan negeri ini bertahun-tahun lamanya (seperti Chevron, Freeford, dan Shell), kapitalisme yang diusung oleh institusi keuangan global, dan produk-produk seperti Mc Donnald, Mc D, dan CFC. Banyak yang tak sadar bahwa situs perkawanan Facebook adalah bagian dari kapitalisme global. Mengapa penulis katakan demikian, karena banyak aktivis kampus, dosen, dan tokoh masyarakat yang selama ini getol menyuarakan “Anti Kapitalisme” dan “Anti Globalisme” menjadi anggota dari situs ini. Berapapun banyak teman yang ada dalam jaringan Facebook, tidak memberikan pengaruh signifikan dalam hubungan sosial. Bahkan tidak pula menaikkan popularitas. Kegiatan virtual di Facebook hanyalah tamasya imajinasi. Hubungan yang terjalin adalah antar pelancong yang sedang berehat melepas beban kehidupan nyata mereka. Siapakah sebenarnya yang menangguk keuntungan dengan kehadiran Facebook, jika setiap member terus mempromosikan layanan ini kepada orang-orang yang belum terdaftar? Meningkatnya pengguna Facebook akan memperbesar pendapatan sang pemilik perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini. Sebagaimana diketahui, Facebook tak sekedar situs komunitas sosial, tapi sebuah cooperate yang bermain dengan logika dagang untung dan rugi.

24

Member memang tidak membeli produk dalam bentuk barang. Malahan kegiatan yang dilakukan, dan keasyikan dengan perjumpaan dengan berbagai karakter manusia dari berbagai penjuru dunia, dilakukan sebatas sarana memperluas persahabatan. Semuanya diberikan gratis dan manfaat yang didapatkan juga berjibun. Jadi dimanakah letak sisi negatif dari kehadiran Facebook dalam ruang kehidupan. Logika inilah yang dianut oleh pengguna Facebook terutama di Indonesia. Gencarnya kampanye kenikmatan memakai Facebook telah menular secara cepat sehingga tak salah pertumbuhan pengguna facebokk di indonesia mencapai angka 645% pada tahun 2008. Demam Facebook telah menaikkan posisi ekonomis perusahaan ini. Dalam kajian ini penulis hendak menguraikan bahwa Facebook merupakan bagian dari kapitalisme global yang mencengkram sendi-sendi kehidupan kita. Mungkin ada yang menyela, dimana sih letak sisi kapitalismenya? Tidak ada uang yang dikeluarkan ketika bergabung dengan Facebook dan tidak ada produk yang dibeli. Malahan, berbagai kemudahan difasilitasi oleh Facebook. Sungguh aneh jika ada yang bilang, “Facebook telah memanipulasi potensi ekonomi para member”. Jika persoalan ini didekati dengan logika kapitalisme yang belakangan semakin menguat lewat invasi perusahaan multinasional yang menggeruk kekayaan bumi Indonesia, atau semakin menjamurnya produkproduk berlabel internasional seperti KFC (Kentucy Fried Chicken), Mc Donnald ataupun Microsoft (yang mencantumkan lisensi produkproduknya dengan ratifikasi harga yang mahal), tentu bisa dikatakan Facebook bukanlah bagian dari kapitalisme. Tapi, apakah sesederhana itu? Ternyata tidak. Penulis mengajak pembaca menelaah apa yang pernah diuraikan oleh Manuel Castells. Dalam buku Triloginya, The Information Age: Economic, Society, and Culture, Castells memunculkan istilah “kapitalisme informasional”, yakni “Masyarakat yang perkembangan sumber utama produktivitasnya adalah kapasitas kualitatif untuk mengoptimalkan kombinasi dan penggunaan faktor-faktor produksi berbasih pengetahuan dan informasi. Penyebaran

25

kapitalisme

informasional

menimbulkan

efek

ekploitasi,

eksklusi,

ancaman terhadap diri, dan identitas.”(Ritzer, 2007; 583). “Ekonomi informasional ini mendasarkan diri kepada kapasitas untuk menghasilkan, memproses, dan mengaplikasikan pengetahuan informasional secara effisien. Kapitalisme model ini tidak lagi memperoleh uang melalui proses produksi, tapi sistem jaringan global dimana uang diperoleh tanpa batas.” (Ritzer, 2007; 583). Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Facebook secara gamblang dapat kita rujuk pada uraian George Ritzer. Yang dijual oleh Facebook adalah “nothing” (bentuk yang dibayangkan dan dikontrol secara sentral yang seluruh/sebagian besar kosong dari isi yang distingtif). “Mengekspor “nothing” ke seluruh dunia lebih mudah ketimbang menjual barang-barang yang penuh dengan isi/something. Karena produk “something” lebih besar kemungkinan untuk ditolak oleh beberapa kultur dan masyarakat karena isinya bertentangan dengan nilai/isi lokal. Sebaliknya,karena kosong dari isi yang distingtif, bentuk-bentuk kosong lebih kecil kemungkinan berkonflik dengan nilai/isi lokal. Selain itu, bentuk-bentuk kosong mempunyai keuntungan lain dari sudut sifat minimalis, mudah bereplikasi terus-menerus dan reproduksi relatif murah” (Ritzer, 2007; 595). Menurut penulis, Facebook adalah bentuk komersialisasi “nothing”, yang sekarang sukses meraup keuntungan luar biasa. “Nothing” apa yang dijual Facebook? Naluriah alamiah manusia untuk berinteraksi secara menyenangkan. Ini adalah bisnis psikologis. Mula-mula memang hanya mampu mengaet ribuan orang (1200 mahasiswa Harvard). Dengan kejituan strategi bisnis lewat analisis ilmiah psikologi yang mampu dimainkan oleh Sang Kreator, Facebook berhasil menghipnotis jutaan orang di dunia. Publikasi terakhir menyebutkan 175 juta orang se-antero dunia dan 1.333.649 di antaranya ada di Indonesia menjadi member aktif Facebook. Jumlah ini akan terus bertambah karena bergabungnya orangorang populer Indonesia, yang menjadi magnet bagi orang-orang biasa untuk mengikuti mereka dan kecendrungan migrasi pengguna Friendster Indonesia (yang mencapai 12 juta orang) ke Facebook.

26

Di Indonesia, penggemar Facebook rata-rata adalah golongan tingkat ekonomi menengah ke atas. Tentu ini menjadi peluang bisnis yang potensial bagi penawaran barang dan jasa. Pelanggan iklanpun berdatangan dan semakin ramai seiring meningkatnya popularitas Facebook. Tak tanggung-tanggung, menghadapi pemilu 2009 ini parpol dan para caleg ikut berkampanye lewat Facebook. Dari sinilah pundipundi income mengalir ke perusahaan jaringan sosial virtual ini. Ketika iklan terus ditampilkan dan intensitas mengakses Facebook juga meningkat setiap hari, maka semakin kuatlah image iklan itu di pikiran. Situasi inilah yang diinginkan pemasang iklan, menguasai alam pikiran orang, hingga produk mereka menjadi terkenal dan secara tidak sadar akan dibeli. Timbullah watak konsumeristik yang membelenggu diri. Klop sudah, alam bawah sadar yang telah disandera oleh kapitalisme informasional yang awalnya ditawarkan secara gratis, akan “memaksa” kita mengeluarkan sejumlah uang pada fase tertentu. Pengiklan dalam negeri yang melihat efektivitas beriklan di Facebook tentu rela melepas uang demi mempopulerkan “dagangan” mereka. Itu baru dalam batas personal. Dalam scop yang lebih luas (negara), maka biaya bandwith yang mesti dikeluarkan untuk membayar akses luar negeri (karena Facebook berpusat di Amerika Serikat) juga semakin membengkak. Lagi-lagi uang terbang ke tangan asing tanpa kita sadari. Kapitalisme adalah bentuk strategi dagang demi memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya dan cendrung mengabaikan

keseimbangan ekonomi antar kelas masyarakat. Kapitalisme menciptakan minoritas orang kaya dan mayoritas orang miskin, karena sumber-sumber ekonomi diserap oleh pada kalangan tertentu. Sebagaimana yang diketahui Facebook dikelola oleh segelintir orang, Mark Zuckerberg, Marc Andreessen, Jim Breyer, Don Graham dan Peter Thiel, sebagai Member. David Sze dan Paul Madera sebagai Observer. Dalam kamus kapitalis, roti yang ada di piring hendak diambil semuanya, dan mereka telah berhasil

27

menempatkan diri sebagai punggawa orang-orang terkaya di dunia, terutama sang owner Mark Zuckerberg. Jika demikian keadaannya, apa yang mesti dilakukan? Langkahlangkah apa yang mesti diambil untuk menghadapi masalah yang tak dianggap masalah ini? Penulis melihat persoalan ini sebagai persoalan mental. Mau tak mau, suka tak suka, mental “inlander” masih bersemanyam di alam bawah sadar sebagian kita. Popularitas Facebook begitu cepat meningkat karena trend ini adalah gaya hidup mahasiswa Harvard dan orang Amerika Serikat. “Mahasiswa Harvard saja gila sama Facebook”, “Orang-orang AS saja gandrung sama Facebook”. Harvard itu kan universitas kelas wahid se-dunia! AS itu kan negara maju dan kiblat segala-galanya! Jadi, ketinggalan zaman (ngak gaul donk) kalau tidak punya Facebook! Persoalan mental, tentu harus diobati dengan terapi mental pula. Sebenarnya ada negara yang memboikot Facebook. Ya, Iran dan Syiria. Sikap negasi kedua negara ini menolak Facebook karena merasa terancam dengan pengaruh global yang akan mengacak-acak identitas kebangsaan mereka. “The enemies seek to assault our religious identity by exploiting the Internet” (Musuh mencoba menyerang identitas keyakinan kami dengan memanfaatkan media internet), itulah pernyataan Abdolsamad Khoram Abadi Advisor Kejaksaan Umum Pemerintah Iran, sebagaimana dilaporkan Koran Kargozaran Iran ketika menjawab pertanyaan “Kenapa Pemerintah Iran mengeluarkan kebijakan anti facebook? Facebook yang muncul dengan latar belakang Amerika Serikat tentu tidak lepas dari kultur individualistik masyarakatnya. Meski demikian, hasrat alamiah ingin berinteraksi dengan orang lain tidak bisa mereka bendung. Maka diciptakanlah ruang-ruang yang bisa menyalurkan hasrat alamiah ini dengan tetap mempertahankan sikap individualistik itu. Tentu sarana yang tepat adalah internet dengan situs jaringan sosial yang bisa diakses secara privat/sendirian, tanpa harus melibatkan “emosional humanistik”, kecuali rasa kepercayaan(trust) saja.

28

Berbeda dengan kultur masyarakat Indonesia yang komunal. Tempat ekspresi individu lebih sering dilakukan di komunitas sosial baik itu payuguban maupun organisasi masyarakat, ataupun organisasi keagamaan. Keterlibata didasarkan pada satu tujuan bersama dan ikatan emosional. Dorongan yang muncul karena ada rasa “Saya ada bagian tak terpisahkan dari komunitas ini”. Ketika ruang interaksi virtual ala Facebook mendominasi keseharian masyarakat, tentu saja waktu untuk berkumpul secara nyata ikut berkurang. Perlahan sisi humanis memudar karena perhubungan di Facebook lebih mengedepankan imajinasi dan visualisasi. Kesadaran akan “tragisnya” nasib sebagai korban kapitalisme informasional seharusnya menghentakkan masyarakat untuk kemudian merenung diri bahwa “Saya adalah individu yang bebas dan bermartabat”. Negara berwibawa dan berkarakter berawal dari individu yang punya identitas. Sehingga harus ada gerakan perubahan mendayagunakan energi yang dimiliki untuk mengembangkan teknologi komunitas yang kuat dan situs komunitas virtual yang menguntungkan bangsa sendiri. Karena langkah proteksi sebagimana yang dilakukan oleh Iran dan Syiria (yang karakter masyarakatnya masih dikuasai oleh alam bawah sadar feodalistik), tidak tepat untuk masyarakat Indonesia yang haus dengan halhal yang baru. Kehebatan Facebook adalah simpel dan elegan, didukung dengan banyak fitur dalam satu halaman. Spontanitas membuat orang enjoy dengan Facebook. Mereka bisa mengetahui secara langsung apa yang sedang dipikirkan atau yang dilakukan oleh teman-temannya sekaligus bisa langsung memberikan komentar. Semua berada pada satu halaman. Untuk memutus rantai popularitas Facebook di Indonesia, dibutuhkan situs tandingan, karena cara yang dipakai Iran dan Syiria tidak konstruktif untuk konteks Indonesia. Kita perlu membuat situs komunitas baru Made In Indonesia. Hal ini dimungkinkan karena tipikal masyarakat Indonesia yang pembosan. Sebagaimana diungkapkan oleh Psikolog Universitas Indonesia Niken Ardiyanti, demam facebook tidak tidak akan

29

bertahan lama. Sebab para penggemar Facebook di Indonesia akan mudah bosan. “Ini sudah tipikal masyarakat Indonesia. Yang bosenan dan supaya tidak dibilang kampungan,” (Detiknews.com; 24 Februari 2009). Psikolog Niken Ardiyanti menilai tipikal orang Indonesia suka kagetan. Dulu booming SMS, e-mail, friendster, kini Facebook. ”Seakan-akan kalau tidak bergabung di FB nggak gaul,”. Sehingga dari pertimbangan ini peluang mengalihkan orang ke situs komunitas yang baru sangat dimungkinkan. (Republika.co.id; 15 Februari 2009). Karakteristik konsumerisme menjadikan kita sebagai orang terjajah, memandegkan kreativitas. Facebook sebagai bentuk penguatan konsumerisme harus dilawan dengan menghadirkan fasilitas web komunitas sosial buatan anak bangsa sendiri. Yang tentunya harus lebih canggih, tapi tetap mengusung nilai-nilai luhur bangsa. Seperti apakah blog komunitas “peredam” Facebook ini? Situs baru ini harus paham dengan kebutuhan dan kecendrungan netter Indonesia. Konsep yang penulis tawarkan sebagai berikut: 1. Fasilitas telepon Kelebihan Facebook dari situs komunitas yang lain adalah fasilitas chat. Oleh karena itu, penulis melihat dengan menyajikan fasilitas telepon akan membuat orang terbius, karena belum tercover oleh Facebook. 2. Berisikan informasi tentang buku Situs komunitas haruslah membuat orang-orang di

dalamnya menjadi cerdas. Oleh karena itu, ditampilkannya bukubuku baru dengan sinopsis yang menarik akan membuat suasana intelektual. Sehingga lambat-laun budaya membaca semakin massif. Sebagaimana kita ketahui, budaya baca masyarakat Indonesia masih rendah, dan sekarang budaya powerpoint sudah menggejala. 3. Lowongan kerja terbaru Kalau kita perhatikan perkembangan blog di Indonesia, ada dua kontent yang paling banyak dicari yaitu masalah seks dan

30

lowongan kerja. Oleh karena itu, penulis menilai, penampilan lowongan kerja perlu dimasukkan. 4. Memungkinkan member mendapatkan uang Bersenang-senang di internet tentu menghabiskan waktu. Sangat disayangkan keasyikan berselancar mengurangi produktivitas. Ketika iklan yang ditampilkan di Facebook mendulang uang yang sangat banyak hanya masuk ke kantong sang pemilik perusahaan, maka dalam konsep situs baru ini dimungkinkan member juga mendapatkan reward berupa hadiah uang tunai. Reward ini bisa diberikan dengan sumbangan pemikiran lewat tulisan, lomba-lomba kreatif ataupun lewat klik iklan 5. Publikasi Kenapa Facebook cepat menjalar di Indonesia? Tak lain dan tak bukan karena pemberitaan media yang membuat banyak orang penasaran, apa itu Facebook? Bahkan Koran Republika mengajak pembacanya untuk mengirimkan pengalaman mereka menggunakan Facebook. Sehingga situs komunitas “peredam” ini harus dipromosikan secara yang gencar dan kontroversial di mediamedia nasional dan lokal. Kerjasama pemerintah dan pemilik media sangat diperlukan dalam hal ini. 6. Aplikasi bahasa daerah Seseorang akan enjoy ketika menggunakan bahasa ibunya. Penggunaan bahasa daerah di situs komunitas belum ada diberikan oleh Facebook. Oleh karena itu, untuk mengalahkan Facebook di Indonesia, pilihan seluruh bahasa daerah tanag air di situs komunitas baru ini sangat diperlukan. Tentu sangat mengasyikkan saling berkomunikasi dengan bahasa daerah sendiri, sekaligus mempertahankan bahasa-bahasa daerah dari kepunahan. Perkembangan kapitalisme informasional dapat dilawan oleh gerakan massal suatu bangsa yang berusaha mempertahankan identitas mereka. Baik itu karena spirit religius, nasionalisme, keluarga dan komunitas. Agar berhasil gerakan tandingan ini harus bersandarkan pada informasi dan jaringan pula. Oleh karena itu

31

situs komunitas made in Indonesia sangat diperlukan untuk menghadang laju facebook. Karena perang teknologi informasi tidak bisa dilawan dengan melarikan diri dari hiruk-pikuk dunia. Ia harus dihadang, tentu dengan tawaran yang lebih hebat dari yang ada selama ini.

32

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Dampak dari jejaring sosial ini ada yang positif dan negatif, hal ini perlu kita filter supaya dampak negatif dari facebook dapat berkurang dan kita lebih dapat memanfaatkan fasilitas jejaring sosial ini untuk bergerak menuju ke arah yang lebih baik.

3.2 Saran
Dari Kesimpulan diatas, dampak facebook dapat menjadi positif dan dapat menjadi negative tergantung kita yang menggunakannya. Karena dengan penggunaan Facebook dan situs jaringan pertemanan lainnya dengan baik, benar dan bertanggung jawab, kita dapat menggunakan fasilitas-fasilitas umum itu dengan nyaman, tidak

mengganggu kepentingan orang lain,dan aman. Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Ratarata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.

33

DAFTAR PUSTAKA
http://satriaabluez.blogspot.com/2011/11/sejarah-fb-facebook.html (Diunduh Pada Tanggal 29 April 2012) http://habeahan.wordpress.com/2009/04/04/mengenal-berbagai-macam-fiturfasilitas-facebook/ ( Diunduh Pada Tanggal 29 April 2012) Putra, Budi. 2009. Welcome to the Republic of the Facebook!. http://asia.cnet.com/blogs/toekangit/post.htm?id=63008431 ( Diunduh Pada Tanggal 29 April 2012) Editor. 2009. Budi Putra. http://www.linkedin.com/in/budip ( Diunduh Pada Tanggal 29 April 2012) Sahana. 2008. Facebook Indonesia Outpaces Southeast Asian Counterparts in 2008. http://www.insidefacebook.com/2008/12/31/facebook-indonesiaoutpaces-southeast-asian-counterparts-in-2008/ ( Diunduh Pada Tanggal 29 April 2012)

Wiguna, Oktamandjaya. 2009. Mabuk Kepayang Facebook (bagian 2 dari 2 tulisan). http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2009/02/09/brk,20090209159177,id.html ( Diunduh Pada Tanggal 29 April 2012)

34

“PENGGUNA FACEBOOK DI INDONESIA”

I

35

KATA PENGANTAR
Puji syukur Alhamdulillah, Penulis panjatkan ke hadapan Allah SWT, atas izin- Nya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Karya Ilmiah ini

Selanjutnya Sholawat dan salam penulis ucapkan ke arwah junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, karena berkat perjuangan Beliaulah kita dapat hidup di alam yang penuh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.

Adapun Tujuan Penulis Menyusun Tugas Karya Ilmiah ini adalah untuk Tugas Teknologi Informasi dan Komunikasi yantg diberikan oleh Guru Bidang Studi, dan berjudul “Penggunaan Facebook di Indonesia” . Dalam penyusunan tugas Karya Ilmiah ini masih banyak terdapat kekurangan namun, berkat bimbingan, arahan, masukan dan bantuan dari berbagai pihak Karya Ilmiah ini dapat diselesaikan. Untuk itu penyusun mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada dosen bidang studi yang telah memberikan arahan dalam menyusun makalah ini dan tak lupa pula ucapan terimaksih kepada teman-teman yang telah mendorong dan membantu hingga terselesainya ini.

Penyusun merasa bahwa dalam penyusunan makalah ini terdapat banyak kekurangan. Oleh sebab itu, kami mohon pertimbangan dari semua pihak dalam penilaian makalah ini, dan dapat dijadikan sebagai terselesainya Tugas Teknologi Informasi dan Komunikasi ini.

Muara Bungo 24 April 2012 Penyusun

36 ii

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................. KATA PENGANTAR .............................................................................. DAFTAR ISI ............................................................................................. BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1.1 Latar Belakang masalah ............................................................... 1.2 Rumusan Masalah ........................................................................ 1.3 Tujuan Penulisan .......................................................................... 1.4 Metode Penulisan ......................................................................... 1.5 Kegunaan Penulisan ..................................................................... i ii iii 1 1 3 3 3 3

BAB II PEMBAHASAN .......................................................................... 2.1 Sejarah Facebook ......................................................................... 2.2 Pengertian Facebook .................................................................... 2.3 Cara Membuat Account Facebook ............................................... 2.4 Cara Buat Time Line Facebook ................................................... 2.5 Pengaruh Facebook ...................................................................... 2.6 Dampak Facebook ....................................................................... 2.6.1 Dampak Positif................................................................... 2.6.2 Dampak Negatif ................................................................. 2.7 Fasilitas Facebook ........................................................................ 2.8 Facebook di Indonesia .................................................................

4 4 8 8 12 14 15 15 16 17 22

BAB III PENUTUP .................................................................................. 3.1 Kesimpulan .................................................................................. 3.2 Saran ............................................................................................

32 32 32

DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................

33

37 iii

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->