Jumat, 26 November 2010

NILAI PERSONAL DAN NILAI LUHUR DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
FITRIYANI 909312910106.018 ANGAKATAN III THUN 2009 DIII. KEBIDANAN STIK AVICENA KENDARI 1. Pengertian 1.1. Nilai Nilai – nilai (values) adalah suatu keyakinan seseorang tentang penghargaan terhadap suatu standar atau pegangan yang mengarah pada sikap / prilaku seseorang. System nilai dalam suatu organisasi adalah tentang nilai – nilai yang dianggap penting dan sering diartikan sebagai perilaku personal. Nilai merupakan milik setiap pribadi yang mengatur langkah – langkah yang seharusnya dilakukan karena merupakan cetusan dari hati nurani yang dalam dan di peroleh seseorang sejak kecil. Nilai dipengaruhi oleh lingkungan dan pendidikan, yang dewasa ini mendapat perhatian khusus, terutama bagi para petugas kesehatan karena perkembangan peran menjadikan mereka lebih menyadari nilai dan hak orang lain. Klasifikasi nilai- nilai adalah suatu proses dimana seorang dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi nilai- nilai mereka sendiri. Seorang bidan dalam melaksanakan asuhan kebidanannya. Selain menggunakan ilmu kebidanan yang ia miliki juga diperkuat oleh nilai yang ada didalam diri mereka 1.2. Pelayanan kebidanan Pelayanan kebidanan adalah penerapan ilmu kebidanan melalui asuhan kebidanan kepada klien yang menjadi tanggung jawab bidan, mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, BBL, keluarga berencana (KB), termasuk kesehatan reproduksi wanita dan pelayanan keshatan masyarakat

Alturism (mengutamakan orang lain) Kesediaan memperhatikan kesejahteraan orang lain termasuk keperawatan atau kebidanan.1. Perkumpulan ini mengidentifikasikan tujuh nilai-nilai personal profesi. 2. seseorang memberikan kepuasan termasuk penghargaan. 3. 2. Freedom (kebebasan) Memiliki kafasitas untuk memiliki kegiatan termasuk percaya diri. harapan.2. “The American Association Colleges Of Nursing” melaksanakan suatu proyek termasuk didalamnya mengidentifikasi nilai – nilai personal dalam praktek kebidanan profesional. disiplin. serta kebebasan dalam pengarahan diri sendiri.2. asuhan. Human digrity (martabat manusia) . nilai tersebut membentuk dasar prilaku seseorang yang nyata melalui pola prilaku yang konsisten dan menjadi control internal bagi seseorang. yaitu : 1. Equality (kesetaraan) Memiliki hak atau status yang sama termasuk penerimaan dengan sikap kejujuran. kreatifitas. komitmen. imajinasi. sensitifitas dan kepedulian. Nilai personal dalam pelyanan kebidanan 2. 4. Pengertian Nilai personal Nilai personal merupakan nilai yang timbul dari pengalaman pribadi seseorang. harga diri dan toleransi. 5. kedermawanan / kemurahan hati serta ketekunan. Nilai personal profesi Pada tahun 1985. serta merupakan komponen intelektual dan emosional dari seseorang. Aesthetics (keindahan) Kualitas obyek suatu peristiwa / kejadian.

menghormati hak klien dan menghormati nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Truth (kebenaran) Menerima kenyataan dan realita. Setiap bidan dalam menjalankan tugas profesinya menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan yang utuh dan memelihara citra bidan. pertimbangan. dan penghargaan penuh terhadap kepercayaan. Kewajiban bidan terhadap klien dan masyarakat (6 butir) : 1). 2). Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya senantiasa mendahulukan kepentingan klien. menghayati dan mengamalkan sumpah jabatannya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya. tugas dan tanggungjawab sesuai dengan kebutuhan klien. keluarga dan masyarakat. Setiap bidan senantiasa menjunjung tinggi. Termasuk akontabilitas.3. 5). Justice ( keadilan) Menjunjung tinggi moral dan prinsip – prinsip legal. integritas. 6). Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya mendahulukan kepentingan klien. moralitas. .Berhubungan dengan penghargaan yang melekat terhadap martabat manusia sebagai individu. dorongan dan keadilan serta keawajaran. 6. 2. 3). 7. Temasuk objektifitas. keunikan. Setiap bidan senantiasa menciptakan suasana yang serasi dalam hubungan pelaksanaan tugasnya. 4). dan reflektifitas yang rasional. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya senantiasa berpedoman pada peran. kejujuran. dengan mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatannya secara optimal. keluarga dan masyarakat dengan identitas yang sama sesuai dengan kebutuhan berdasarkan kemampuan yang dimilikinya. Kewajiban personal seorang bidan 1. kebaikan. termasuk didalamnya yaitu kemanusiaan.

5. Setiap bidan harus memelihara kesehatannya agar dapat melaksanakan tugas profesinya dengan baik. Setiap bidan harus menjaga nama baik dan menjunjung tinggi citra profesinya dengan menampilkan kepribadian yang tinggi dan memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat. Setiap bidan harus menjalin hubungan dengan teman sejawatnya untuk menciptakan suasana kerja yang serasi. kecuali bila diminta oleh pengadilan atau dipedukan sehubungan kepentingan klien. 2). Setiap bidan senantiasa berperan serta dalam kegiatan penelitian dan kegiatan sejenis yang dapat meningkatkan mute dan citra profesinya. Setiap bidan harus senantiasa mengembangkan did dan meningkatkan kemampuan profesinya seuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya harus saling menghormati baik terhadap sejawatnya maupun tenaga kesehatan lainnya. keluarga dan masyarakat sesuai dengan kemampuan profesi yang dimilikinya berdasarkan kebutuhan klien. keluarga dan masyarakat. 3). 2). Kewajiban bidan terhadap profesinya (3 butir) : 1).2. Kewajiban bidan terhadap diri sendiri (2 butir) : 1). . 4. Setiap bidan senantiasa memberikan pelayanan paripurna terhadap klien. 3. 2). Setiap bidan berhak memberikan pertolongan dan mempunyai kewenangan dalam mengambil keputusan dalam tugasnya termasuk keputusan mengadakan konsultasi dan atau rujukan. Kewajiban bidan terhadap sejawat dan tenaga kesehatan lainnya (2 butir) : 1). Kewajiban bidan terhadap tugasnya (3 butir) : 1). 3). Setiap bidan harus menjamin kerahasiaan keterangan yang dapat dan atau dipercayakan kepadanya.

2). kejujuran. dimana sikap-sikap tersebut berupa kebaikan. senantiasa melaksanakan ketentuan¬ketentuan pemerintah dalam bidang kesehatan. 6. Pengertian nilai luhur Merupakan suatu keyakinan dan sikap-sikap yang dimiliki oleh setiap orang. Karena nilia luhur dalam praktek kebidanan sangat menunjang dalam proses pelayanan serta pemberian asuhan pada klien.meningkatkan mutu jangakauan pelayanan kesehatan terutama pelayanan KIA/KB dan kesehatan keluarga. Nilai luhur dalam pelayanan kebidanan 3. Setiap bidan harus berusaha secara terus menerus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. serta ilmu yang diperoleh agar tercipta hubungan yang baik antara bidan dan klien. kebenaran yang berorientasi pada tindakan dan pemberian arah serta makna pada kehidupan seseorang.2.1. Penerapan nilai luhur Seorang bidan harus mampu menerapkan nilai – nilai luhur dimanapun dan kapanpun dia memberikan pelayanan kebidanan. Setiap bidan melalui profesinya berpartisipasi dan menyumbangkan pemikirannya kepada pemerintah untuk. 7. khususnya dalam pelayanan KIA/KB dan kesehatan keluarga dan masyarakat. bangsa dan tanah air (2 butir) : 1). Penutup (1 butir) : Setiap bidan dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari senantiasa menghayati dan mengamalkan Kode Etik Bidan Indonesia. 3. 2). kejujuran. . dimana seorang bidan yang professional dapat memberikan pelayanan pada klien dengan berdasarkan kebenaran. 3. Nilai luhur dalam pelayanan kebidanan yaitu suatu penerapan fungsi nilai dalam etika profesi seorang bidan. Kewajiban bidan terhadap pemerintah. Setiap bidan dalam menjalankan tugasnya.

Nilai – nilai luhur yang sangat diperlukan oleh bidan yaitu :  Kejujuran  Lemah lembut  Ketetapan setiap tindakan  Menghargai orang lain 3. Dasar pelayanan kebidanan yang baik  Rasa kecintaan pada sesama manusia  Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tolong menolong dalam menghadapi pasien  Mengembangkan sikap tidak semena – mena terhadap orang lain  Menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan  Memberi pelayanan kesehatan pada ibu dan anak  Berani membela kebenaran dan keadilan  Mengmbangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain  Bekerjasama dengan tim kesehatan lainnya . bagaimana cara individu menerapakan dan mengelola dalam kehidupannya.Nilai luhur yang dimiliki oleh setiap orang mempunyai kadar yang berbeda. Nilai luhur bukan hanya diterapkan pada klien saja.3. Nilai luhur tergantung oleh setiap individu. Sebab hubungan yang dijalin berdasarkan nilai – nilai luhur dapat membantu dalam peningkatan paradigma kesehatan. khususnya dalam praktek kebidanan. serta masyarakat secara umum. tetapi juga pada rekan – rekan seprofesi. tenaga kesehatan lainnya.

4. dan penghargaan dari suatu pemikiran. 3. 17 Juni 2011 NILAI PERSONAL DAN NILAI LUHUR PROFESI PengertianNilai 1. 2. 3. dipelajari sejak kecil berkembang sepajang hidupnya Ciri-Ciri Nilai 1.ide obyek. Contoh: Tugu Adi Pura di Jember (Simbol Penghargaan Kota Jember terbersih diseluruh Indonesia.atau perilaku yang berorientasi pada tindakan dan pemberian arah serta makna pada kehidupan seseorang. Keyakinan seseorag sesuatu yang berharga. ( Znowski 1974) Contoh : Pembangunan LAPTER di Jember ( mangkrak) Sifat : Pribadi .Jumat. 4. Bertindak dengan pola konsisten 1. waktu itu ) 3. 5. Seperangkat keyakinan dari setiap pribadi seseorang tentang kebenaran. atau perilaku khusus. Nilai-Nilai Yang Sangat Diperlukan Oleh Bidan Kejujuran Lemah lembut Ketepatan setiap tindakan Menghargai orang lain METODE MEMPELAJARI NILAI Suatu sikap dapat menjadi suatu nilai apabila keyakinan tersebut memenuhi 7 kreteria: Menjujung dan menghargai keyakinan an perilaku seseorang Menegskan didepan umum apabila cocok Memilih dari berbagai alternatif Memilih setelah mempertimbangkan konsekuensinya Memilih secara bebas Bertindak 7. Merupakan komponen bagi perilaku seseorang 1. . keindahan . 2.Menjadi kontrol internal bagi perilaku seseorang 4. 3. Sesuatu yang berharga dipegang.Nyata dari seseorag diperlihatkan melalui pola perilaku yang konsiten. 6. obyek . sedemikian rupa oleh seseorang sesuai degan tuntutan hati Nurani> Contoh: Seapatu hadiah ultah Sepedah inila yang mengatarkan aku jadi Bidan 2. kebenaran atau keinginan mengenai ide.Membentuk dasar perilaku seseorang 2.

Pendekatan Peradilan : pemahaman bahwa pembuatan keputusan harus wajar. 3.Pembentukan Nilai Etika oleh: kumpulanistilahcom • • • • Summary rating: 2 stars (2 Tinjauan) Kunjungan : 306 kata:300 PEMBENTUKAN NILAI ETIKA Etika individu dipengaruhi atau dibentuk oleh beberapaa hal:keluarga.faktur situasi.nilai.agama.shvoong. 2011 Sumber: http://id. adil dan tidak bias dalam mendistribusikan keuntungan dan kerugian bagi individual dan bagi kelompok.dan pengaruh teman.com/business-management/management/2134275pembentukan-nilai-etika/#ixzz1tmArcoDH . Pendekatan hak-hak individual : kesadaran bahwa manusia memiliki hak-hak dasar yang harus dihormati dalam semua keputusan. moral.pengalaman. Ada tiga pendekatan dasar terhadap perilaku etis : 1. Diterbitkan di: 16 Maret. 2. Pendekatan utilitarian : tindakan dan perencanaan harus dinilai berdasarkan akibat dari tindakan tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful