P. 1
Jurnal_PileCap_-1.pdf

Jurnal_PileCap_-1.pdf

|Views: 76|Likes:
Published by AsepAerrr

More info:

Published by: AsepAerrr on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2012

pdf

text

original

Analisis Perilaku Pile Cap dari Group Tiang Terhadap Beban Lateral Statis: Studi pada Tanah Lempung

dengan Memperhatikan ‘Shadowing Effect’
Tommy Ilyas
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Jakarta

Hardjanto
Peserta Program Pasca Sarjana, FTUI, Jakarta ABSTRAK: Pile cap mempunyai fungsi untuk menyebarkan beban ke pile group. Setiap tiang pada pile group, mempunyai variasi tegangan yang berbeda karena soil-piles interactions yang mengakibatkan terjadinya ‘shadowing effect’. Gaya masing-masing pile pada posisi lead, trail maupun rear berbeda-beda besarnya walapun denahnya simetris. Dalam studi ini dianalisis pengaruh perbedaan besar gaya tersebut pada pile cap. Pemodelan pile cap dilakukan dengan menggunakan software FL-PIER dengan dua ketebalan, 2D dan 3.5D, dimana D adalah diameter tiang pancang. Defleksi yang terjadi pada pada pile cap dengan ketebalan 2D pada lead pile lebih besar dari defleksi pile cap dengan ketebalan 3.5D pada posisi lead pile. Momen lentur pile cap pada posisi lead pile juga lebih besar daripada posisi rear dan posisi trail, baik pada pile cap dengan ketebalan 2D maupun 3.5D. Momen lentur yang terjadi lebih besar pada pile cap dengan ketebalan 3.5D daripada pile cap dengan ketebalan 2D untuk pile grup 2x1 dan 6x3. Kata Kunci : pile cap, defleksi, momen lentur ABSTRACT: Pile cap has a function of continuing the loads to an individual pile of piles group. Each piles has various stress caused by soil-piles interactions which causes shadowing effect. The piles forces at lead, rear and trail position are different. The present study analyze the different response of individual pile to the pile cap. The pile cap modeling of thickness 2D and 3D uses FL-PIER, where D is pile diameter. Deflection of pile cap of 2D thickness at lead pile appears greater than 3.5D. Moment of pile cap on lead pile position is always greater than it is on the rear position, for both 2D and 3.5D of thickness. Moment of pile cap at 3.5D thickness is always greater than 2D thickness of 2x1 and 6x3 piles groups. Keywords: pile cap, deflection, bending moment

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tiang pancang umumnya disatukan oleh sebuah pile cap. Hal itu mempunyai tujuan agar beban vertikal maupun lateral terdistribusi merata pada setiap pile. Dari penelitian Beatty (1970), Kim dan Singh (1974), Rollin et. al. (1997) serta Duncan dan Vanderpool (1998) diketahui bahwa pile cap mempunyai kontribusi yang cukup signifikan dalam kaitannya dengan beban lateral. Beban lateral statis bisa membuat pile cap retak pada bagian bawah pile cap, terutama pada sambungan pile cap dengan tiang pancang. Mokwa dan Duncan (1999) menguji tiga puluh satu grup tiang yang dimaksudkan untuk mengevaluasi tahanan beban lateral pile cap dengan

membandingkan respon grup tiang dengan pile cap yang tertanam penuh dan dengan tanah yang dihilangkan dari sekeliling pile cap. Hasil uji menunjukkan, bahwa pile cap menyediakan tahanan yang cukup signifikan terhadap beban lateral. Beban lateral statis memberikan pengaruh interaksi tanahtiang. Interaksi tanah-tiang mengakibatkan ‘shadowing effect’ pada grup tiang. ‘Shadowing effect’ tentunya akan memberikan pengaruh terhadap kinerja pile cap. 1.2 Maksud dan Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh ‘shadowing effect’ terhadap pile cap dari suatu pile grup. Dengan menggunakan bantuan

FLP-PIER membuat turunan model finite elemen internal yang diberikan dalam bentuk deformasi geometris sistim fondasi dan struktur seperti pada input secara grafis. Spesifikasi tiang pancang yang dipakai: Type tiang Driven pile Bor pile Spun pile L (m) 15 15 15 Bentuk penampang Bujur sangkar Lingkaran Lingkaran Dimensi (mm) 450 x 450 ∅ 400 ∅ 400 Kapasitas aksial (kN) 1250 1600 800 Kapasitas lateral (kN) 30 30 120 Tabel 1.3 Ruang Lingkup Pembahasan analisis ini meliputi hal-hal sebagai berikut: • Penentuan dimensi pile cap dan grup tiang serta susunan geometrinya • Penentuan material properti dan penempatan dari pile cap dan muka tanah • Penentuan data pembebanan untuk analisis meliputi besar dan arah beban. Gambar 2.2 Model Geometri Untuk mengetahui kinerja pile cap akibat ‘shadowing effect’. 1. dipelajari 3 jenis grup tiang pancang yang berbeda.program FL-PIER dan data pile grup yang terdiri dari 3 jenis tiang pancang. • Penentuan property tanah untuk menganalisis soil-piles interactions • Analisis pengaruh ‘shadowing effect’ terhadap pile cap dengan data tersebut menggunakan program FL-PIER. METODE ANALISIS 2. antara lain: • • • • Kurva defleksi grup tiang versus kedalaman Kurva momen grup tiang versus kedalaman Defleksi pile cap versus panjang pile cap Momen lentur pile cap versus panjang pile cap 2. Asumsi-asumsi yang digunakan dalam FL-PIER • Sistim lapisan tanah dianggap horisontal dan memanjang tak hingga dalam arah horisontal • Setiap lapisan tanah dinyatakan oleh ketebalan h.θ. Untuk torsinya menggunakan kurva t . 2. serta poisson ratio. diperoleh nilai defleksi dan momen lentur yang terjadi pada pile cap. modulus geser. Pile grup menerima beban vertikal dan lateral Agar lebih mengetahui pengaruhnya langsung terhadap pile cap.1 FL-PIER FL-PIER adalah program finite elemen nonlinier yang dirancang untuk menganalisis struktur pier jembatan hasil komposisi kolom pier dan pier cap yang didukung oleh pile cap dan tiang nonlinier dan tiang nonlinier. Interaksi tanah lateral dan aksial dimodelkan dengan spring tanah nonlinier dan dengan kekakuan aksial dari kurva t-z dan Q-z pada tip dan kekakuan lateralnya diperoleh dari kurva p – y. Spesifikasi Tiang Pancang Gambar 1 Interaksi tiang-tanah . spasi antar tiang dan missing pile dalam pile grup. ditinjau 2 variasi ketebalan pile cap terhadap pile grup yang diharapkan akan memberikan karakteristik ‘shadowing effect’ yang berbeda. FL-PIER juga mampu memodelkan lapisan tanah dengan variasi kedalaman yang berupa pasir atau lempung dengan menggunakan kurva p-y. Output yang dihasilkan FL-PIER. Hal ini dimaksudkan untuk melihat karakteristik pile cap pada tingkat tegangan yang berbeda pada masing-masing tiang. • Respon pile cap adalah akibat soil-pile interaction. FLPIER dapat memodelkan grup tiang. kepadatan massa.

Defleksi dan momen lentur didapatkan dengan memberikan sebanyak mungkin missing pile pada geometri pile cap. didapat posisi lead pile 2.5 mm dan trail pile 1. Interaksi tiang-tanah dikarakteristikan dengan spring non-linier.6 mm dan trail pile -1.4 mm dan trail pile -1. Parameter yang penting dalam penelitian ini adalah defleksi dan momen lentur dari pile grup dan pile cap. Pada tiang spun pile Gambar 4b. Dimensi pile cap 2. (2001) dalam penelitiannya mengenai tahanan lateral pile cap. spun pile maupun bor pile. 4. pile spun dan bore pile dapat dilihat pada Gambar 4a. Grup tiang diasumsikan tidak mengalami penurunan akibat tanah lunak pada ujungnya dengan lapisan tanah pada ujung tiang mempunyai N-SPT >50.Spesifikasi pile cap yang dipakai: Pile cap 1 (3.5 mm pada posisi trail pile pada ketebalan pile cap 2D.5D 4 mm pada trail pile dan -19 mm pada lead pile. dan interaksi tiangtanah lateral dimodelkan dengan kurva p-y nonlinier.5D) Grup Tiang 2 x 1 Driven piles Bor piles Spun piles Grup Tiang 6 x 3 Driven piles Bor piles Spun piles 5800 x 2900 x 1500 5800 x 2900 x 1400 5800 x 2900 x 1400 5800 x 2900 x 1500 5800 x 2900 x 1400 5800 x 2900 x 1400 (mm) 1800 x 900 x 1500 1800 x 900 x 1400 1800 x 900 x 1400 Pile cap 2 (2D) (mm) 1800 x 900 x 900 1800 x 900 x 800 1800 x 900 x 800 3.2 N = 10 s/d 20 0.6 mm untuk ketebalan 2D dan lead pile -2. Clayey Sand N ≥ 50 γ = 18 kN/m3 φ = 45° E = 30 Mpa υ = 0.5D Tabel 2. Interaksi tiang-tanah aksial dimodelkan dengan kurva hiperbolik t-z.80 2.25 Gambar 4a.00 -5 -10 -15 -20 -25 2D 3. 4.1 Defleksi Pile Cap Defleksi pile grup 2x1 dengan driven pile.5D.90 1.45 0. Akibat shadowing effect pada pile grup 2x1 dengan beban 56 kN. Perilaku yang sama diperoleh Mokwa.35 1. ANALISIS FL-PIER Analisis dilakukan pada pile cap berukuran 2 x 1 dan 6 x 3 dengan pile grupnya. dan sebesar 3. didapat posisi lead pile -2. Defleksi pada tiang driven pile Gambar 4a. dengan letak dasar pile cap pada muka tanah adalah sebesar -18 mm pada posisi lead pile. Sedang pada ketebalan 3. menunjukkan adanya perbedaan tegangan pada lead pile dan trail pile.3 Soil-Piles Interactions Interaksi tiang-tanah didapatkan dengan memodelkan tiang secara linier pada tanah nonlinier.5D. Profil Tanah . Defleksi Pile cap pada beban lateral 56 kN 10 5 Defleksi (mm) 0 0.5 mm untuk ketebalan 3.6 mm untuk ketebalan 2D dan lead pile -2. pile cap terletak pada muka tanah Gambar 3. Defleksi pile cap cenderung membesar kearah lead pile baik untuk grup tiang dengan driven pile. 4b dan 4c.5 mm untuk ketebalan 3. Kedalaman (m) 0 Clay γ = 16 kN/m3 φ = 5° Cu = 10 kN/m2 N = 1 s/d 2 7.5 mm dan trail pile -1. Defleksi pile cap dari pile grup 2x1 menggunakan driven pile. Grup tiang juga mendapat beban aksial. Pada tiang bor Gambar 4c. ANALISIS Hasil analisis nonlinier yang dilakukan dengan bantuan FL-PIER adalah sebagai berikut: • Defleksi pile grup versus kedalaman • Defleksi pile cap versus panjang pile cap yang didapat dari FL-PIER pada setiap grup pile • Momen pile cap versus panjang pile cap • Tegangan tiang versus momen pile cap.5 Clay γ = 16 kN/m3 Cu = 40 kN/m2 N=4 10 Sandy Silt γ = 16 kN/m3 Cu = 100 kN/m2 15 Clayey Sand N = 30 s/d 50 γ = 16 kN/m3 Cu = 300 kN/m2 20 Sand.

7 mm pada rear pile dan -2.20 0. Momen Pile Cap Perbedaan tegangan yang ada pada lead pile dan trail pile juga mengakibatkan momen yang besarnya berbeda pada pile cap. Pada tiang spun pile Gambar 6c.m pada trail pile dan 20.m .2. Defleksi pile cap dari pile grup 2x1 menggunakan Bor pile.80 -2.50 2.5 -3 3. pile cap terletak pada muka tanah Pada Gambar 5a. defleksi pile cap cenderung membesar kearah rear pile baik untuk grup tiang dengan driven pile.10 2D -3.00 -2.m pada lead pile.50 2.m dan trail pile 5.00 3.00 1.5D defleksi sebesar -3 mm terjadi pada posisi lead pile.70 -3. Gambar 5b defleksi sebesar 3.50 4. Defleksi pile cap dari pile grup 6x3 menggunakan spun pile. Sedang pada ketebalan 3. Kelompok tiang driven pile.00 -2 -2.5D -2.50 1.40 2D 3.10 -3.5 Defleksi (mm) 1 2 Defleksi Pile cap pada beban lateral 576 kN Defleksi vertikal pada Pile cap pada beban lateral 42 kN 0.5D Gambar 4c.00 3.50 1.m dan trail pile 5.80 -2. Defleksi pile cap dari pile grup 2x1 menggunakan spun pile.2 mm pada rear pile dan -1.43 kN. didapat posisi lead pile –14. 5b dan 5c digambarkan kelompok 6x3 tiang pancang.m untuk ketebalan 3.7 mm pada posisi trail pile.50 3.43 kN. Berbeda dengan grup tiang 2x1.4 mm pada rear pile dan -2.3 mm terjadi pada posisi lead pile.50 1. pile cap terletak pada muka tanah Defleksi vertikal Pile cap pada beban lateral 576 kN -2.90 -3. defleksi sebesar –2.5D. untuk ketebalan pile cap 2D.00 -2. Gambar 5b.00 Defleksi (mm) 2D -2 -2.30 -2.m untuk ketebalan 2D dan lead pile – 20.Defleksi pile cap pada beban lateral 56 kN -1 0 -1.00 3. Pada bor pile. Defleksi pile cap dari pile grup 6x3 menggunakan driven pile. -3.3 mm pada posisi trail pile.50 2. -3.6 mm pada rear pile dan -3. Sedangkan untuk ketebalan 3.20 -2.60 -2.20 0. -3. Gambar 5a dengan kedudukan dasar pile cap dimuka tanah dibebani sebesar 576 kN.80 -3.50 Defleksi (mm) -2. pile cap terletak pada muka tanah Defleksi pile cap pada beban lateral 56 kN -1 0 -1. Pada spun pile Gambar 5c defleksi sebesar -3.1 mm pada posisi trail pile.71 kN. Pada tiang bor Gambar 6b.96 kN.5 Defleksi (mm) 1 2 Gambar 5a.20 -4.00 Defleksi (m) Defleksi (mm) -2.5D.50 0.m pada posisi lead pile dan sebesar 5.5 mm terjadi pada posisi lead pile.4 mm pada posisi trail pile.00 4. Sedangkan untuk ketebalan 3. untuk ketebalan pile cap 2D.00 2. pile cap terletak pada muka tanah Defleksi Pile cap pada beban lateral 576 kN Defleksi vertikal Pile cap pada beban lateral 576 kN -2.5D 3.00 2.10 -3.00 4.2 mm pada rear pile dan 2.50 0.00 -2.40 -3.m dan trail pile 30.50 3.5D defleksi sebesar -3 mm terjadi pada posisi lead pile.20 -3.96 kN.19 kN.m pada posisi trail pile.50 0.70 -4. Pada kelompok 2 tiang driven pile Gambar 6a.50 3.50 1. pile cap terletak pada muka tanah 4.00 3. didapat besaran momen pada posisi lead pile –14. -3.00 0.300.00 2.60 -3.00 1.00 2.71 kN.00 2D 3.00 -2. Sedangkan untuk ketebalan 3.50 3. defleksi sebesar -1 mm terjadi pada posisi lead pile.71 kN.43 kN.m untuk ketebalan 2D dan lead pile –20.97 kN. dihasilkan momen pile cap sebesar –14. -1.m dan trail pile 5.5D 30.4 mm pada rear pile dan -3.71 kN.90 -3. untuk ketebalan pile cap 2D.5D Gambar 5c.5 2D -3 3. -2.8 mm pada posisi trail pile.00 1.00 2.50 2. Defleksi pile cap dari pile grup 6x3 menggunakan bor pile.40 -2.50 4.5D Gambar 4b.5D 3.00 1.18 kN.2 mm terjadi pada posisi lead pile.4 mm pada posisi trail pile.50 4. spun pile maupun bor pile.5D 2D 2D 3.

untuk ketebalan pile cap 2D.5D momen lentur sebesar –217.2 kN. Momen lentur pile cap dari pile grup 6x3 menggunakan spun pile. Sedangkan untuk ketebalan Gambar 7b.00 -35 -55 -75 3.00 -100 -200 -300 -400 3.5D -500 2D Momen lentur (kN.5D -500 2D 45 Momen lentur (kN.00 3.45 0. Momen lentur pile cap dari pile grup 2x1 menggunakan driven pile.m pada posisi trail pile.5D momen lentur sebesar –124.m pada posisi trail pile. Momen lentur pile cap dari pile grup 2x1 menggunakan bor pile.4 kN. -320 kN. Pada grup tiang pancang driven pile Gambar 7a dengan kedudukan dasar pile cap dimuka tanah dibebani sebesar 576 kN.50 2.00 1. pile cap terletak pada muka tanah Momen vertikal Pile cap pada beban lateral 576 kN 100 0 0.m pada rear pile dan –40.m terjadi pada posisi lead pile.35 1.99 kN.07 kN.00 -25 -45 3. untuk ketebalan pile cap 2D.4 kN.00 3.m pada rear pile dan -271.m terjadi pada posisi lead pile.50 3.58 kN.90 1. spun pile maupun bor pile.07 kN. Sedangkan untuk ketebalan 3.00 1.90 1.00 0.35 1.50 4.00 2.2 kN.80 2.5D momen lentur sebesar –244.untuk ketebalan 3.50 1.m terjadi pada posisi lead pile. Momen lentur pile cap dari pile grup 6x3 menggunakan driven pile.90 1. pile cap terletak pada muka tanah Momen vertikal Pile cap pada beban lateral 576 kN 100 0 0.m terjadi pada posisi lead pile. Sedangkan untuk ketebalan 3.m pada posisi trail pile.25 3.00 Gambar 6b.00 3.5D.m pada posisi trail pile.00 Gambar 7c.50 1. Momen lentur pile cap pada beban lateral 56 kN M o m en L en tu r (kN m ) 85 65 Momen Lentur (kNm) 45 25 5 -150.50 2.25 100 0 0.45 0.50 3.m) 0. -387 kN.25 3.00 -100 -200 -300 -400 3.00 -35 -45 -55 -75 0.m pada rear pile dan -134.m terjadi pada posisi lead pile.80 2. Momen lentur pile cap dari pile grup 2x1 menggunakan spun pile.5D 2D 0. untuk ketebalan pile cap 2D.m terjadi pada posisi lead pile.5D -65 2D 0.50 4.45 0.80 2.35 1.50 3. -420.m pada rear pile dan – 141. pile cap terletak pada muka tanah . 7b adan 7c diperlihatkan momen lentur pada kepala tiang untuk grup tiang 6x3 baik driven pile. -390 kN.50 2. pile cap terletak pada muka tanah Momen vertikalpile cap pada beban lateral 56 kN Momen lentur Pile cap pada beban lateral 56 kN 85 75 65 Momen lentur (kNm ) Mom en Lentur (kNm) Gambar 7a.4 kN.m) 25 15 5 -150. Pada spun pile Gambar 7c momen lentur sebesar –214.00 1.50 4. Pada bor pile Gambar 7b momen lentur sebesar -123.m pada rear pile dan – 156.5D 2D Gambar 6c.00 2. pile cap terletak pada muka tanah Pada Gambar 7a.m pada posisi trail pile. -419 kN.00 2.87 kN.m pada posisi trail pile.5D 2D 0.5 kN.m pada rear pile dan –40.2 kN. -321 kN.50 1. Momen lentur pada Pile cap pada beban lateral 56 kN 55 35 15 -5 0. Momen lentur Pile cap pada beban lateral 576 kN 300 200 Mom en Lentur (kNm ) Gambar 6a. Momen lentur pile cap dari pile grup 6x3 menggunakan bor pile.00 -100 -200 -300 -400 -500 3. momen lentur sebesar -151 kN.

• • 6.1 Kesimpulan • Rotasi pile cap dengan ketebalan 3. Atlantic City. Vo. and SANCHEZ M.E. M.. Journal of Structural Engineering. No. 2. HETENYI. 1988.. G.. Highway Engineering”. USA.. “Pile Caps Subjected to lateral Loads”. T. W. N. August 1992. Analysis & Observation”. “Foundations. September 1999. JICA. ASCE.J. & CHEN H. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering. California.6 KESIMPULAN DAN SARAN 6. O.. McGraw-Hill Inc.5D lebih besar daripada pile cap dengan ketebalan 2D. 1996. “Design of Bridge Pier Pile Foundation for Ship Impact”.2 Saran • Perbedaan defleksi yang terjadi pada pile cap yang tebal perlu dipertimbangkan pada disain struktural. 1973. Users Guide & Manual For The Analysis of Group Pile Foundations. DAFTAR PUSTAKA BOWLES. P. pp. serta dengan pemakaian ketiga jenis tiang pancang. C. Joseph R. “Prediction of Dynamic Lateral Response of Non Linier Single Pile Using A Winkler Soil Model in Dynamics Response of Foundations – Experiment. “Research on The Behaviour of Bored Piles”. 118. University of Sidney. CONDUTO. pada posisi pile cap dipermukaan tanah. M. USA. driven pile. No. KIM. J. Prentice-Hall. ESFN Spon. NOGAMI. driven pile... 287-305. J. MOKWA. “Laterally Loaded Piles”. Florida Department of Transportation and the Federal Highway Administration. John Willey & Sons. J. “Bridge Substructure. H. 1994. 1977. “Beams on Elastic Foundation”. C. San Fransisco.5D lebih besar daripada momen pile cap dengan ketebalan 2D.. “Experimental Evaluation of Lateral-Load Resistance of Pile Caps”. Mc Graw-Hill Book Company. ASCE. “Foundation Analysis & Design”. DUNHAM. C. NEVES. USA. P. and DUNCAN J. TOMLINSON M. KUZMANOVIC. Analysis and Design of Pile Foundations. Geotechnical Special Publication No.. 2nd ed. Journal of The Geotechnical Engineering Division.. Vol. Retaining & Earth Structures” . J.. 2nd ed. R. Canada. 103 (GT4) : pp. serta menggunakan ketiga jenis tiang pancang. “Foundation Analysis and Design” 4th ed... B. NSW 2006. 127. D. L. “Pile Design & Construction Practice” 4th ed. ASCE..5D ternyata lebih besar daripada selisih defleksi pada ketebalan 2D pada kondisi tanah soft clay pada posisi penempatan pile cap dipermukaan tanah. Anonim. bor pile dan spun pile. H. REESE. 1996. bor pile dan spun pile.. 1974. 1962. ASCE Convention. Momen yang terjadi pada pile cap dengan ketebalan 3. B. ZHANG.. 11. L. “Foundation Design”. Englewood City. Hal tersebut terlihat dari selisih defleksi pile cap pada ketebalan 3. C. Inc. R.. February 2001. An Imprint of Chapman & Hall. 39-52. FIStruct E.. 1997. “Analysis of Capped pile groups subjected to horizontal and vertical loads” Department of Civil Engineering. Terjadi pembesaran momen negatif pada daerah antara 2 tiang pancang akibat gaya lateral yang bekerja. C. . 8. POULOS. L... “Foundation of Structures”.Eng.. University of Sao Paulo. 2002.. TSCHEBOTARIOFF. A Simon & Schuster Company. “Design of Concrete Structures” Prentice Hall Inc. FB-PIER. John Willey & Sons. MEYER. October 1984. Principles & Practices. January 2002. Australia. and SMALL. Mc Graw-Hill Inc. Editor. Proceedings of the Geotechnical Engineering Division.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->