Embrio hewan bersel banyak mengalarni kesamaan perkembangan embrio, berawal dari zygot Þ blastula Þ gastrula, kemudian mengalami

diferensiasi sehingga terbentuk bermacam-macam alat tubuh. Ernest Haeckel, mengatakan tentang adanya peristiwa ulangan ontogeni yang serupa dengan peristiwa filogeninya, dia sebut teori rekapitulasi. Contoh: adanya rekapitulasi adalah perkembangan terjadinya jantung pada mamalia yang dimulai dengan perkembangan yang menyerupai ikan, selanjutnya menyerupai embrio amfibi, selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil.

Dalam bukunya tahun 1868 Natürliche Schöpfungsgeschichte (Sejarah Penciptaan Alamiah) Ernst Haeckel menjelaskan bahwa ia telah membuat berbagai macam perbandingan menggunakan embrio manusia, monyet dan anjing. Gambar-gambar yang ia hasilkan berupa embrio-embrio yang hampir serupa. Berdasarkan gambar-gambar ini, Haeckel lalu menganggap bahwa makhluk-makhluk hidup tersebut memiliki asal-usul yang sama.

Itulah yang dikemukakan sebagai “karya ilmiah” (!) yang dikutip oleh Darwin sebagai rujukan dalam bukunya The Descent of Man (Garis Keturunan Manusia). Pada kenyataannya, sebagian orang telah menyadari bahwa gambaran Haeckel adalah sebuah penyimpangan bahkan sebelum Darwin menulis bukunya. Menyusul pemaparan kebohongan tersebut, Haeckel sendiri telah mengakui kebohongan ilmiah besar yang telah ia lakukan:

Tetapi demi menjaga agar ajaran Darwinisme tetap tertopang kokoh, terdapat kebutuhan untuk menyatakan bahwa satu dari bukti-bukti palsu yang ada di tangan mereka itu adalah benar-benar “bukti evolusi”. Penipuan yang dilakukan atau pengetahuan Darwinis tentang hal itu bukanlah hal penting; yang penting dalam pandangan Darwinis adalah agar hal tersebut digembargemborkan sebagai bukti evolusi, sekalipun itu penipuan.

Dukungan

darwin

Pada

Gambar

Embrio

Palsu

semua makhluk hidup mengulang “sejarah evolusi” spesiesnya. menyerupai salamander. muncul di majalah Science edisi 5 September 1997 dengan judul “ Haeckel‟s Embryos: Fraud Rediscovered (Embrio-embrio Haeckel: Penipuan Diungkap Kembali). pada mingguminggu berikutnya. Sisi yang layak dicermati tentang hal ini adalah bagaimana embrio-embrio dari makhluk-makhluk hidup yang berbeda ini pada awalnya sangat menyerupai satu sama lain dan secara bertahap berubah menjadi semakin berbeda seiring proses perkembangannya. sebagaimana terlihat pada embrio ikan. dan pada akhirnya “berevolusi” menjadi manusia. Arti dari slogan itu adalah sebagai berikut. yang telah lama dipertahankan dalam daftar sebagai bukti palsu evolusi. Dan itu semakin membuat Haeckel bersemangat. Sebagai contoh. Sebuah artikel tentang gambar gambar Haeckel. reptil dan mamalia. Begitu hebatnya sehingga “insang” bohongan dapat terlihat pada gambar embrio manusia. Haeckel mengajukan “ teori rekapitulasi”nya: Ontology Repeats Phylogeny (Ontologi Mengulangi Filogeni). dan manusia secara berdampingan. menurut Haeckel. Kemiripan antara embrio manusia dengan embrio ikan pada khususnya sungguh sangatlah mencolok. Darwin dan para pakar biologi yang mendukungnya terus menganggap gambar-gambar Haeckel sebagai sumber rujukan. Pada tahun-tahun berikutnya dia membuat serangkaian gambar perbandingan embrio selanjutnya. kelinci. Artikel tersebut berisi baris-baris berikut: . ayam. Dengan kedok ilmiah yang dia berikan pada gambar-gambar ini. Tapi ini adalah penipuan akbar. dari awal permulaan sekali. embrio manusia di rahim ibu pertama-tama menyerupai ikan dan kemudian.” yang setelahnya seluruh kalangan dunia ilmiah sependapat bahwa telah terjadi pemalsuan. kura-kura. salamander (sejenis kadal amfibi).Walaupun penipuan itu telah terbongkar. selama proses perkembangan yang dialami di dalam telur atau rahim induk. Ia menyajikan gambar-gambar yang menunjukkan embrioembrio ikan.

Segera setelah masyarakat mengetahui bahwa gambar-gambar itu palsu. buku pelajaran modern. seolah-olah satu sampel cukup akurat untuk mewakili seluruh kelompok hewan. Dalam kenyataannya.” Hackel Dinyatakan Bersalah Oleh Pengadilan Penipuan Haeckel sedemikian nyata dan sedemikian besar sehingga ia didakwa penipuan oleh lima profesor berbeda dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan Universitas Jena. Gambar-gambar palsu buatan Haeckel ini pada kenyataannya mencapai tujuan yang diinginkan atas nama evolusi. gambar-gambar itu tetap memiliki dampak buruk karena banyak orang yang menganggap gambar-gambar tersebut asli. bahkan embrio-embrio yang berkerabat dekat seperti embrio-embrio ikan sedikit berbeda dalam tampilan dan alur perkembangannya. mengatakan bahwa ia telah lama mengetahui penipuan ini. Gould menyatakan bahwa adalah sebuah pembunuhan akademis untuk tetap menggunakan gambar-gambar itu dan mengatakan : “Kita memang. Tetapi ia memilih untuk tetap diam. memiliki hak untuk terkejut dan dipermalukan sekaligus oleh abad pendaur-ulangan ceroboh yang menyebabkan tetap tampilnya gambar-gambar ini di banyak. sebagaimana diharuskan oleh sistem Dajjal.Tidak hanya Haeckel telah menambahkan atau menghilangkan ciri-ciri. Stephen Jay Gould. jika bukan kebanyakan. itu (gambar-gambar Haeckel) menjadi salah satu pemalsuan paling terkenal dalam bidang biologi. dan walaupun tidaklah absah secara ilmiah gambar-gambar itu tetap secara merugikan telah mengubah . menurut saya. papar Richardson dan rekan-rekannya.” Pada bulan Maret tahun 2000 evolusionis dan paleontolog dari Universitas Harvard. Richardson dan rekan-rekannya mencermati. “Sepertinya. Walaupun telah dinyatakan palsu. Haeckel lebih lanjut mengaburkan perbedaan dengan cara tidak menamai spesies dalam kebanyakan kasus. bahkan ketika terdapat perbedaan 10 kali lipat dalam ukuran. tetapi ia juga telah memalsukan ukurannya untuk membesar-besarkan kemiripan antara spesies-spesies.

Morris. sejarah evolusi suatu organisme dapat diketahui menunjukkan penampakan seiring perkembangannya. tetap bertahan di tempatnya di berbagai buku pelajaran. yang digambarkan sebagai aib ilmiah memalukan dan disikapi dengan keheranan bahkan oleh sebagian evolusionis ketika ditampilkan sebagai bukti. Keadaan mengejutkan ini menunjukkan besaran sesungguhnya penipuan Darwinis.” Buku pelajaran itu juga memberitahu siswa: “Sebagian dari bukti anatomis terkuat yang mendukung evolusi berasal dari perbandingan mengenai bagaimana organisme berkembang. Dalam banyak kasus. dengan embrio yang menunjukkan cirriciri dari embrio leluhurnya.” Walaupun kaum Darwinis bersukacita dalam waktu singkat karena kebohongan yang direncanakan oleh dajjal telah diajukan sebagai bukti palsu untuk teori sesat dan telah . Percobaan dengan monyet atau binatang lain (bahkan dengan serangga) digunakan sebagai panduan untuk menangani masalah-masalah manusia… Buah pahit dari teori rekapitulasi itu (yang sejak lama tidak dipercaya secara ilmiah) terus berkembang di banyak wilayah masyarakat… Cukup mengherankan.pandangan umum tentang manusia dan diri mereka sendiri pada orang-orang yang masih menuntut ilmu di sekolah-sekolah. pendiri Creation Research Society dan Institute of Creation Research mengkaji keadaan ini dalam kalimat berikut: Sejak Darwin – dan terutama sejak Freud – psikolog telah beranggapan bahwa manusia hanyalah binatang yang berevolusi dan telah meneliti masalah perilaku berlandaskan pijakan hewaniyah. Ahli biologi molekuler dari Universitas California Jonathan Wells menggambarkan keadaannya sebagai berikut: Banyak buku pelajaran menggunakan embrio buatan Haeckel yang sedikit diubah. gambar-gambar palsu Haeckel. Salah satu contohnya adalah edisi tahun 1999 buku Biologi karangan Peter Raven dan George Johnson. yang menyertakan keterangan ini pada gambar-gambarnya: “Perhatikanlah bahwa tahap-tahap embrionik awal dari vertebrata-vertebrata ini menunjukkan kemiripan mencolok antara satu dengan yang lain. Henry M.

. Semakin banyak kepalsuan yang telah terbongkar dan semakin banyak bukti ilmiah asli yang dihasilkan. Penipuan ini boleh saja dihadapi oleh kebisuan di abad ke-20. kebohongan itu pada kenyataannya mempertunjukkan kekecewaan besar bagi mereka. bertambah hancurnya Darwinisme telah menjadi semakin nyata.. ayam. sumber : harunyahya. Penipuan Haeckel adalah satu lagi potongan bukti penting dari kehancuran teori evolusi .. Sehingga hal itu sekali lagi membuktikan bagaimana Darwinisme senantiasa membutuhkan “kebohongan”.menimbulkan dampak yang sedemikian. orang-orang menyaksikan ukuran penipuan yang bakal ditempuh seorang ilmuwan kawakan atas nama Darwinisme. salamander? .SMA Masih Menggunakan. kura-kura.com KESAMAAN EMBRIO MAKHLUK HIDUP? awalnya manusia sama kayak ikan.Teori Evolusi Darwin. Melalui gambar-gambar Haeckel. Orang-orang dapat secara jelas melihat bagaimana evolusionis menolak mengakui pemalsuan. namun abad ke-21 telah menyaksikan hal ini dan penipuan-penipuan serupa terbongkar dan bukti ilmiah asli diperlihatkan. Si Biang Kerok Ironisnya Sampai Skrng Pelajaran Biologi SMP .

2009. kalau ? sebagai apakah bagaimana palsu . acuan terbayangkan buat buku lulus paket unas biologi.Ini dan dan ternyata yang buku-buku aku temukan lainnya pernah ini di koding.

kelenjar paratiroid. Inilah fakta-fakta yang diterima luas di dunia lmiah. Bagian yang dikenali sebagai "ekor" oleh Haeckel dan para pengikutnya sebenarnya tulang belakang. yang mirip ekor hanya karena tumbuh mendahului kaki. George Gaylord Simpson dan W. Teori Haeckel ini menganggap bahwa embrio hidup mengalami ulangan proses evolusi seperti yang dialami moyang-palsunya. 319 Dengan gambar-gambar embrio . namun masih disajikan sebagai sebuah kenyataan ilmiah oleh sebagian media evolusionis. dan bahkan telah diterima oleh para evolusionis sendiri.** Yang disebut dengan "teori rekapitulasi" telah lama dihapus dari kepustakaan ilmiah. Kini telah benar-benar diyakini bahwa ontogeni tidak mengulangi filogeni. Haeckel berteori bahwa selama perkembangan di dalam rahim ibunya. Bagian embrio yang diserupakan dengan "kantung kuning telur" ternyata kantung yang menghasilkan darah bagi si janin. Kini telah diketahui bahwa "insang-insang" yang disangka muncul pada tahap-tahap awal embrio manusia ternyata adalah taraf-taraf awal saluran telinga dalam. Dua pemimpin neo-Darwinis. lalu reptil. embrio manusia kali pertama memperlihatkan sifat-sifat seekor ikan. Beck telah mengakui: Haeckel keliru menyatakan azas evolusi yang terlibat. Sejak itu telah dibuktikan bahwa teori ini sepenuhnya omong kosong. Istilah "rekapitulasi" (rangkuman) adalah pemadatan istilah "ontogeni merangkum filogeni" yang diajukan oleh ahli biologi evolusi Ernst Haeckel pada akhir abad ke-19. dan akhirnya manusia. dan kelenjar gondok.

Sebagian terbesar gambar di dalam buku-buku acuan. Hukum ini akhirnya dibersihkan dari buku-buku acuan biologi pada tahun [19]50-an. Sebagai sebuah pokok penyelidikan teoretis yang sungguhsungguh. sebab semuanya tidak pasti.palsunya. saya wajib menganggap diri saya terkutuk dan sirna jika saja tidak merasa lega saat melihat di kiri-kanan saya di dalam ruang tahanan ratusan teman– para bajingan. satu-satunya pembelaan yang diberikan Haeckel adalah bahwa para evolusionis lain telah melakukan kejahatan serupa: Sesudah pengakuan "pemalsuan" ini. 322 . seorang pemalsu yang mereka-reka gambar-gambar demi mendukung teori yang diajukannya. dan gagasan ini menjadi dikenal luas sebagai rekapitulasi. Berikut ini tertulis di dalam sebuah artikel New Scientist tertanggal 16 Oktober 1999: [Haeckel] menyebutnya hukum biogenetis. kita membaca: Tentunya hukum biogenetis benar-benar mati. hukum Haeckel yang keras itu segera diperlihatkan sebagai keliru. Ketika tertangkap basah. hukum ini punah di tahun [19]20-an…321 Segi menarik lain dari "rekapitulasi" adalah Ernst Haeckel sendiri. Pemalsuan Haeckel bermaksud menunjukkan bahwa embrio-embrio ikan dan manusia mirip satu sama lain. Ernst Haeckel telah menipu dunia ilmiah selama seabad. dan tak pernah melalui tahap-tahap yang terlihat seperti seekor reptil dewasa atau kera. dan majalah-majalah biologi terbaik akan menuai tuduhan ‘pemalsuan’ dengan derajat yang sama. Misalnya. embrio awal manusia tak pernah memiliki insang-insang yang berfungsi seperti ikan. makalah-makalah. serta lebih kurang diubah-ubah. diatur-atur. di antara mereka banyak peneliti paling terpercaya dan ahli biologi paling terhormat.320 Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada American Scientist. Nyatanya. dan direka-reka.

kata Michael Richardson. Artikel berjudul "Haeckel’s Embryos: Fraud Rediscovered" (Embrio-embrio Haeckel: Mengungkap Ulang Sebuah Penipuan) ini mengatakan: Kesan yang dipancarkan [gambar-gambar Haeckel] itu.Pada terbitan 5 September 1997 majalah ilmiah Science. seorang ahli embriologi pada St. bahwa embrio-embrio persis serupa." lapor Richardson dalam Anatomy and Embryology terbitan Agustus [1997]. George’s Hospital Medical School di London… Maka. memeriksa kembali dan memfoto embrio-embrio yang secara kasar sepadan spesies dan umurnya dengan yang dilukis Haeckel. ia dan para sejawatnya melakukan penelitian perbandingan. 323 . Sim salabim dan perhatikan! Embrio-embrio "sering dengan mengejutkan tampak berbeda. adalah keliru. sebuah artikel diterbitkan yang mengungkapkan bahwa gambar-gambar embrio Haeckel adalah karya penipuan.

majalah terkemuka Science menyajikan sebuah artikel yang menyingkapkan bahwa gambar-gambar embrio milik Haeckel telah dipalsukan. Penelitian di tahun-tahun terakhir telah menunjukkan . Artikel ini menggambarkan bagaimana embrio-embrio sebenarnya sangat berbeda satu sama lain...Pada terbitan 5 September 1997.

Perbedaan besar di antara embrio-embrio mamalia. reptil. dan kelelawar di atas adalah contoh nyata hal ini. seperti yang ditunjukkan Haeckel. Belakangan. Science menjelaskan bahwa.bahwa embrio-embrio dari spesies yang berbeda tidak saling mirip. di dalam artikel yang sama. demi menunjukkan bahwa embrio-embrio memiliki kemiripan. Haeckel sengaja menghilangkan beberapa organ dari gambar-gambarnya atau menambahkan organ-organ khayalan. informasi berikut ini diungkapkan: .

bahkan ketika ada perbedaan 10 kali dalam ukuran. tetapi seluruh dunia ilmu pengetahuan terus diperdaya olehnya selama satu abad. 324 Artikel Science membahas bagaimana pengakuan-pengakuan Haeckel atas masalah ini ditutuptutupi sejak awal abad ke-20. namun Haeckel juga mengubah-ubah ukuran untuk membesar-besarkan kemiripan di antara spesies-spesies. seakan satu wakil sudah cermat bagi keseluruhan kelompok hewan. fakta bahwa gambar-gambar Haeckel dipalsukan telah muncul di tahun 1901." Richardson menyimpulkan. bahkan embrio-embrio hewan yang berkerabat dekat seperti ikan cukup beragam dalam penampakan dan urutan perkembangannya. bahkan ada bukti-bukti nyata. Kenapa kalau memang evolusi sudah banyak ditolak di dunia. http://www. "Itu (gambar-gambar Haeckel) agaknya menjadi salah satu pemalsuan paling tersohor dalam biologi. pemerintah masih memasukkan hal-hal ambigu yang sama sekali dari kita juga percaya nggak percaya ke dalam KURIKULUM ? what the heaven! wallahu'alambisshowab .htm *** aku nggak suka dengan keambiguan kayak gini.harunyahya. Haeckel mengaburkan perbedaan lebih jauh dengan lalai menamai spesies dalam banyak kesempatan. Richardson dan para sejawatnya mencatat. 325 Singkatnya.Bukan hanya menambahkan atau mengurangi ciri-ciri. di kurikulum-kurikulum sekolah internasional.com/indo/buku/menyanggah11. lapor Richardson dan para sejawatnya. Dalam kenyataannya. dan bagaimana gambar-gambar palsu ini mulai disajikan sebagai fakta ilmiah di dalam buku-buku acuan: Pengakuan Haeckel lenyap setelah gambar-gambarnya kemudian digunakan dalam sebuah buku tahun 1901 berjudul Darwin and After Darwin (Darwin dan Sesudahnya) dan dicetak ulang secara luas di dalam buku-buku acuan biologi berbahasa Inggris.

Diposkan oleh dibadibu di 15:34 GAMBAR EMBRIO BUATAN HAECKEL ADALAH PEMALSUAN Dalam bukunya tahun 1868 Natürliche Schöpfungsgeschichte (Sejarah Penciptaan Alamiah) Ernst Haeckel menjelaskan bahwa ia telah membuat berbagai macam perbandingan menggunakan embrio manusia. Dengan kedok ilmiah yang dia berikan pada . Walaupun penipuan itu telah terbongkar. sebagaimana terlihat pada embrio ikan. Tetapi keadaan sebenarnya sangatlah berbeda. monyet dan anjing Dengan gambar-gambar yang dari gambar tersebut dengan melakukan perubahandipalsukannya. dan kemudian membuat embrio manusia. dan manusia secara berdampingan. acuan dan jurnal biologi terbaik akan mengundang tuduhan „pemalsuan‟ setimpal. diubah dan direkayasa. Sebagian besar dari gambar-gambar di buku pelajaran. kura-kura. Menyusul pemaparan kebohongan tersebut. yang penting dalam pandangan Darwinis adalah agar hal tersebut digembargemborkan sebagai bukti evolusi. Sisi yang layak dicermati tentang hal ini adalah bagaimana embrio-embrio dari makhluk-makhluk hidup yang berbeda ini pada awalnya sangat menyerupai satu sama lain dan secara bertahap berubah menjadi semakin berbeda seiring proses perkembangannya. selama seabad Itulah yang dikemukakan sebagai “karya ilmiah” (!) yang dikutip oleh Darwin sebagai rujukan dalam bukunya The Descent of Man (Garis Keturunan Manusia). Dengan kata lain. Haeckel telah membuat gambar hanya dari sebuah embrio. salamander (sejenis kadal amfibi). Kemiripan antara embrio manusia dengan embrio ikan pada khususnya sungguh sangatlah mencolok. di antara mereka banyak yang merupakan pengamat paling tepercaya dan ahli biologi paling terhormat. monyet dan anjing. Pada kenyataannya. Begitu hebatnya sehingga “insang” bohongan dapat terlihat pada gambar embrio manusia. kelinci. hal membohongi dunia ilmu pengetahuan tersebut adalah sebuah kebohongan. terdapat kebutuhan untuk menyatakan bahwa satu dari bukti-bukti palsu yang ada di tangan mereka itu adalah benar-benar “bukti evolusi”. Darwin dan para pakar biologi yang mendukungnya terus menganggap gambar-gambar Haeckel sebagai sumber rujukan. Dan itu semakin membuat Haeckel bersemangat. Haeckel lalu menganggap bahwa makhluk-makhluk hidup tersebut memiliki asal-usul yang sama. Ia menyajikan gambar-gambar yang menunjukkan embrioembrio ikan. Gambar-gambar yang ia hasilkan berupa embrio-embrio yang hampir serupa. Pada tahun-tahun berikutnya dia membuat serangkaian gambar perbandingan embrio selanjutnya. dan kurang atau lebih diselewengkan. ayam. [i] Tetapi demi menjaga agar ajaran Darwinisme tetap tertopang kokoh. Haeckel sendiri telah mengakui kebohongan ilmiah besar yang telah ia lakukan: Setelah pengakuan penengahan dari „pemalsuan‟ ini saya semestinya patut menganggap diri saya sendiri terkutuk dan terbinasakan jika saja saya tidak memiliki pelipur lara dengan melihat secara berdampingan dengan saya di ruang tahanan ratusan orang – penjahat. sebagian orang telah menyadari bahwa gambaran Haeckel adalah sebuah penyimpangan bahkan sebelum Darwin menulis bukunya. sekalipun itu penipuan. Penipuan yang dilakukan atau pengetahuan Darwinis tentang hal itu bukanlah hal penting. karena kesemuanya itu tidak cermat. Ernst Haeckel perubahan yang sangat kecil. Berdasarkan gambar-gambar ini.

pada mingguminggu berikutnya. menurut Haeckel. dan pada akhirnya “berevolusi” menjadi manusia. Embrio-embrio tersebut pada kenyataannya sama sekali tidak menyerupai satu sama lain. embrio manusia di rahim ibu pertama-tama menyerupai ikan dan kemudian. reptil dan mamalia. selama proses perkembangan yang dialami di dalam telur atau rahim induk. Haeckel telah membuat segala macam pengubahan pada gambaran-gambarannya.gambar-gambar ini. Dia menambahkan organ-organ khayalan pada embrio. Arti dari slogan itu adalah sebagai berikut.” yang setelahnya seluruh kalangan dunia ilmiah sependapat bahwa telah terjadi pemalsuan. muncul di majalah Science edisi 5 September 1997 dengan judul “ Haeckel‟s Embryos: Fraud Rediscovered (Embrio-embrio Haeckel: Penipuan Diungkap Kembali). dari awal permulaan sekali. Pada tahun 1900-an ahli embriologi Inggris Michael Richardson meneliti embrio vertebrata dengan mikroskop dan menyimpulkan ketidakmiripan dengan gambaran Haeckel. Celah itu sebenarnya adalah saluran telinga bagian tengah dan permulaan dari kelenjar paratiroid dan kelenjar timus. Menindaklanjuti penelitian mereka. Terlihat bahwa Haeckel telah mengambil bermacam-macam rancangan pola dan mengubahnya dengan berbagai cara agar embrio-embrio tersebut menyerupai satu sama lain. Sebagai contoh. Celah yang digambarkan Haeckel sebagai insang pada embrio manusia nyatanya tidak ada hubungannya sama sekali dengan insang. Haeckel mengajukan “ teori rekapitulasi”nya: Ontology Repeats Phylogeny (Ontologi Mengulangi Filogeni). semua makhluk hidup mengulang “sejarah evolusi” spesiesnya. Artikel tersebut berisi baris-baris berikut: . Richardson dan timnya menerbitkan foto-foto asli embrioembrio di jurnal Anatomy and Embryology terbitan Agustus 1997. Tapi ini adalah penipuan akbar. Sebuah artikel tentang gambar gambar Haeckel. menghilangkan organ dari embrio yang lain dan menggambarkan embrio-embrio yang berbeda ukuran sebagai embrio yang memiliki skala sama. yang telah lama dipertahankan dalam daftar sebagai bukti palsu evolusi. menyerupai salamander.

sebagaimana diharuskan oleh sistem Dajjal. jika bukan kebanyakan. tetap bertahan di tempatnya di berbagai buku pelajaran. Haeckel lebih lanjut mengaburkan perbedaan dengan cara tidak menamai spesies dalam kebanyakan kasus. bahkan embrio-embrio yang berkerabat dekat seperti embrio-embrio ikan sedikit berbeda dalam tampilan dan alur perkembangannya. Salah satu contohnya adalah edisi tahun 1999 buku Biologi karangan Peter Raven dan George Johnson.” [iv] Penipuan Haeckel sedemikian nyata dan sedemikian besar sehingga ia didakwa penipuan oleh lima profesor berbeda dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan Universitas Jena. Richardson dan rekan-rekannya mencermati. Keadaan mengejutkan ini menunjukkan besaran sesungguhnya penipuan Darwinis. Tetapi ia memilih untuk tetap diam. menggambarkan perbuatan sangat memalukan ini sebagai berikut: “Jarang-jarang pernyataan seperti pada „Teori Rekapitulasi‟ Haeckel. Henry M. memiliki hak untuk terkejut dan dipermalukan sekaligus oleh abad pendaurulangan ceroboh yang menyebabkan tetap tampilnya gambar-gambar ini di banyak. buku pelajaran modern. dan walaupun tidaklah absah secara ilmiah gambar-gambar itu tetap secara merugikan telah mengubah pandangan umum tentang manusia dan diri mereka sendiri pada orang-orang yang masih menuntut ilmu di sekolah-sekolah. mengatakan bahwa ia telah lama mengetahui penipuan ini. Ahli biologi molekuler dari Universitas California Jonathan Wells menggambarkan keadaannya sebagai berikut: Banyak buku pelajaran menggunakan embrio buatan Haeckel yang sedikit diubah..” [ii] Pada bulan Maret tahun 2000 evolusionis dan paleontolog dari Universitas Harvard. bahkan ketika terdapat perbedaan 10 kali lipat dalam ukuran. Walaupun telah dinyatakan palsu. Percobaan dengan monyet atau binatang lain (bahkan dengan serangga) digunakan sebagai panduan untuk menangani masalah-masalah manusia. [v] Sir Gavin de Beer.. Morris. Gould menyatakan bahwa adalah sebuah pembunuhan akademis untuk tetap menggunakan gambar-gambar itu dan mengatakan : “Kita memang. Buah pahit dari teori rekapitulasi itu (yang sejak lama tidak dipercaya secara ilmiah) terus berkembang di banyak wilayah masyarakat… [vii] Cukup mengherankan. Stephen Jay Gould. [iii] Segera setelah masyarakat mengetahui bahwa gambar-gambar itu palsu. “Sepertinya. yang digambarkan sebagai aib ilmiah memalukan dan disikapi dengan keheranan bahkan oleh sebagian evolusionis ketika ditampilkan sebagai bukti. itu (gambar-gambar Haeckel) menjadi salah satu pemalsuan paling terkenal dalam bidang biologi. menurut saya. Dalam kenyataannya. papar Richardson dan rekan-rekannya. yang menyertakan keterangan ini pada gambar-gambarnya: “Perhatikanlah bahwa tahap-tahap embrionik awal dari vertebrata-vertebrata ini menunjukkan kemiripan mencolok antara satu .Tidak hanya Haeckel telah menambahkan atau menghilangkan ciri-ciri. tetapi ia juga telah memalsukan ukurannya untuk membesar-besarkan kemiripan antara spesies-spesies. gambar-gambar palsu Haeckel. yang mudah. diterima secara luas tanpa pemeriksaan kritis. dari Museum Sejarah Alam Inggris. pendiri Creation Research Society dan Institute of Creation Research mengkaji keadaan ini dalam kalimat berikut: Sejak Darwin – dan terutama sejak Freud – psikolog telah beranggapan bahwa manusia hanyalah binatang yang berevolusi dan telah meneliti masalah perilaku berlandaskan pijakan hewaniyah. telah mengakibatkan banyak kerusakan kepada ilmu pengetahuan. gambar-gambar itu tetap memiliki dampak buruk karena banyak orang yang menganggap gambar-gambar tersebut asli.” [vi] Gambar-gambar palsu buatan Haeckel ini pada kenyataannya mencapai tujuan yang diinginkan atas nama evolusi. seolah-olah satu sampel cukup akurat untuk mewakili seluruh kelompok hewan. rapi dan masuk akal.

bertambah hancurnya Darwinisme telah menjadi semakin nyata. Jonathan Wells membuat ulasan tentang kebohongan ini yang secara sengaja dipertahankan oleh para ilmuwan Darwinis: Embrio-embrio Haeckel tampaknya memberikan bukti sedemikian sangat kuat bagi teori Darwin sehingga sebagian turunan gambar itu dapat ditemukan di hampir semua buku pelajaran modern yang membahas evolusi. dengan embrio yang menunjukkan cirriciri dari embrio leluhurnya. yang menyertai gambar-gambar itu dengan penyataan salah berbunyi “embrio permulaan vertebrata sangat menyerupai satu sama lain. Alasan utama untuk hal ini tidak diragukan lagi adalah karena gambar-gambar itu menampilkan bukti-bukti palsu atas kunci utama Darwinisme. Semakin banyak kepalsuan yang telah terbongkar dan semakin banyak bukti ilmiah asli yang dihasilkan. Walaupun hasil pemalsuan. orang-orang menyaksikan ukuran penipuan yang bakal ditempuh seorang ilmuwan kawakan atas nama Darwinisme. Sehingga hal itu sekali lagi membuktikan bagaimana Darwinisme senantiasa membutuhkan “kebohongan”. yang menemani salinan gambar ulang dari embrio buatan Haeckel dengan pernyataan berikut: ”Perkembangan embrionik suatu binatang memiliki petunjuk tentang bentuk nenek moyangnya. [ix] Walaupun kaum Darwinis bersukacita dalam waktu singkat karena kebohongan yang direncanakan oleh dajjal telah diajukan sebagai bukti palsu untuk teori sesat dan telah menimbulkan dampak yang sedemikian.” dan buku teks Burton Guttman tahun 1999. tahap yang Haeckel beri tanda sebagai “awal” sebenarnya berada di tengah-tengah perkembangan. Lebih jauh lagi. Dalam banyak kasus.” Buku pelajaran itu juga memberitahu siswa: “Sebagian dari bukti anatomis terkuat yang mendukung evolusi berasal dari perbandingan mengenai bagaimana organisme berkembang. seolah-olah merupakan bukti evolusi. Melalui gambar-gambar Haeckel.” Contoh lain termasuk edisi 1998 buku Biologi karangan Cecie Starr dan Ralph Taggart:The Unity dan Diversity of Life.dengan yang lain. Tetapi para ahli biologi telah mengetahui lebih dari seabad bahwa Haeckel memalsukan gambar-gambarnya. embrio vertebrata tidak pernah terlihat semirip buatannya. Walaupun Anda mungkin tidak pernah mengetahuinya dari membaca buku pelajaran biologi. Penipuan Haeckel adalah satu lagi potongan bukti penting dari kehancuran teori evolusi dan sistem dajjal. namun abad ke-21 telah menyaksikan hal ini dan penipuan-penipuan serupa terbongkar dan bukti ilmiah asli diperlihatkan. yang memuat: “Satu fakta embriologi yang mendorong Darwin ke arah gagasan evolusi adalah bahwa embrio awal dari sebagian besar vertebrata sangatlah menyerupai satu sama lain. kebohongan itu pada kenyataannya mempertunjukkan kekecewaan besar bagi mereka. Orang-orang dapat secara jelas melihat bagaimana evolusionis menolak mengakui pemalsuan.” edisi terakhir dari buku Biological Science karya James Gould dan William Keeton. tidak diragukan lagi bukanlah kesalahan sederhana. gambar-gambar ini secara sengaja dimasukkan dalam buku-buku pelajaran. “sehimpunan fakta terkuat” milik Darwin adalah sebuah contoh yang bertahan lama tentang bagaimana bukti bisa dipelintir agar cocok dengan suatu teori. Penipuan ini boleh saja dihadapi oleh kebisuan di abad ke-20. sejarah evolusi suatu organisme dapat diketahui menunjukkan penampakan seiring perkembangannya. kepalsuan yang menyatakan bahwa manusia adalah binatang yang tidak memiliki tanggung jawab.” [viii] Fakta bahwa gambar-gambar palsu Haeckel masih tetap digunakan di buku pemalsuan biologi. ---------------- . kemiripan yang ia besar-besarkan didahului oleh perbedaan mencolok di tahap-tahap lebih awal perkembangan. Biology.

. h. Inc. 204 [ii] Science. h. Elizabeth Pennisi [iii] Ann Coulter. W Publishing Group.org/docs/richards/jr_sciedreport.arn. Morris. h. Inc. 83 2010-01-27 13:47:56 . h. 82.. Regnery Publishing. Master Books. 32 [viii] Jonathan Wells. Icons of Evolution.htm [v] Hank Hanegraaff. h. 2006. 2003. New York: Ticknor and Fields 1982. The Neck of the Giraffe: Where Darwin Went Wrong. Fatal Flaws "What Evolutionists Don't Want You To Know". 103 [ix] Jonathan Wells.[i] Francis Hitching. Crown Forum Publishing. Regnery Publishing. Icons of Evolution. 240 [iv] http://www. W Publishing Group. 5 September 1997. Godless The Church of Liberalism. 70 [vi] Hank Hanegraaff. 2003. 2000. h. h. 70 [vii] Henry M. Fatal Flaws "What Evolutionists Don't Want You To Know". The Long War Against God.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful