P. 1
Pembagian Masing-Masing Ahli Waris

Pembagian Masing-Masing Ahli Waris

|Views: 136|Likes:
Published by Auliya Azmie

More info:

Published by: Auliya Azmie on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2015

pdf

text

original

Pembagian Masing-masing Ahli Waris

 Anak laki-laki
Ashobah bi nafsihi.  Cucu laki-laki dari anak laki-laki Ashobah bi nafsihi jika tidak ada anak laki-laki

 Bapak
- 1/6 jika ada anak atau cucu dari anak laki-laki - Ashobah bi nafsihi jika tidak ada anak laki-laki atau cucu dari anak laki-laki  Suami

- 1/2 jika tidak ada anak atau cucu - 1/4 jika ada anak atau cucu
 Kakek dari bapak menempati posisi bapak jika tidak ada bapak

 Saudara laki-laki sekandung
Ashobah bi nafsihi jika tidak ada anak laki-laki dan bapak

 Saudara laki-laki sebapak Ashobah bi nafsihi jika tidak ada anak laki-laki, bapak dan saudara laki-laki sekandung  Anak laki-laki saudara laki-laki sekandung Ashobah bi nafsihi jika tidak ada anak laki-laki, bapak, saudara lakilaki sekandung, saudara laki-laki sebapak

 Anak laki-laki saudara laki-laki sebapak Ashobah bi nafsihi jika tidak ada anak laki-laki, bapak, saudara lakilaki sekandung, saudara laki-laki sebapak dan anak laki-laki saudara sekandung  Begitu seterusnya dari ahli waris laki-laki semakin jauh dari pewaris semakin kecil peluangnya dikarenakan terhalang oleh ahli waris terdekat dengan pewaris

 Anak perempuan - 1/2 jika anak tuggal - 2/3 dua orang atau lebih - Ashobah bi ghoirihi jika ada anak laki-laki  Cucu perempuan dari anak laki-laki - 1/2 jika tidak ada anak perempuan - 1/6 sendiri atau lebih jika ada anak perempuan sendiri - 2/3 dua orang atau lebih jika tidak ada anak perempuan - Ashobah bi ghairihi jika ada cucu laki-laki - tidak mendapatkan harta waris selama ada anak laki-laki dan bapak  Ibu

- 1/3 jika tidak ada anak atau cucu dari anak laki-laki atau dua orang saudara pewaris - 1/6 jika ada anak atau cucu dari anak laki-laki atau dua orang saudara pewaris
 Nenek

- 1/6 seorang taau lebih jika tidak ada ibu

 Istri
- 1/4 seorang atau lebih jika tidak ada anak atau cucu - 1/8 seorang atau lebih jika ada anak atau cucu dari anak laki-laki  Saudara perempuan sekandung - 1/2 seorang jika tidak ada anak perempuan - 2/3 dua orang atau lebih jika tidak ada anak perempuan - Ashobah ma’a ghairihi jika ada anak perempuan atau cucu perempuan dari anak laki-laki - Ashobah bi ghairihi jika ada saudara laki-laki sekandung - tidak mendapatkan harta waris selama ada anak laki-laki dan bapak  Ibu - 1/3 jika tidak ada anak atau cucu dari anak laki-laki atau dua orang saudara pewaris - 1/6 jika ada anak atau cucu dari anak laki-laki atau dua orang saudara pewaris  Nenek

- 1/6 seorang atau lebih jika tidak ada ibu

 Saudara perempuan sebapak - 1/2 seorang jika tidak ada saudara perempuan sekandung - 2/3 dua orang atau lebih jika tidak ada saudara perempuan sekandung - 1/6 seorang atau lebih jika ada saudara perempuan sekandung - Ashobah ma’a ghairihi jika ada anak atau cucu perempuan dari anak laki- laki - Ashobah bi ghairihi jika ada saudara laki-laki sebapak - tidak mendapatkan harta waris selama ada anak laki-laki, cucu lakilaki, bapak, saudara laki-laki sekandung dan saudara perempuan ketika berashobah dengan anak perempuan atau cucu perempuan
 Saudara perempuan seibu - 1/6 seorang baik laki-laki mapun perempuan - 1/3 dua orang atau lebih baik laki-laki maupun perempuan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->