1.1. ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Akuntansi dipahami sebagai produk kemajuan budaya dalam suatu organisasi.

Menilik sejarahnya, akuntansi mulai dikenal dalam transaksi organisasi perdagangan. 1.1.1. Pengertian dan Karakteristik Organisasi Sektor Publik Dalam arti luas sektor publik disebut bidang yang membicarakan metode manajemen negara, sedangkan dalam arti sempit diartikan sebagai pungutan oleh negara. Dalam perkembangannya berbagai perspektif mulai bermunculan dan intervensi disiplin ilmu mulai terasa. Akibatnya definisi frase sektor publik mulai diartikan dari berbagai disiplin ilmu yang umumnya berbeda satu dengan yang lain (Kaufman,dkk.1986). Perbedaan sudut pandang pandang politik, administrasi publik, sosiologi, hukum, ekonomi dan akuntansi telah mengakibatkan pengembangan ilmu manajemen sektor publik. Intervensi multidisiplin telah membawa berbagai metodologi baru ke kajian manajemen sektor publik, seperti gender, politik ekonomi, ekuitas, akuntabillitas, hak asasi dan entitas atau organisasi. Selain itu, dalam praktiknya definisi organisasi sektor publik di Indonesia adalah organisasi yang menggunakan dana masyarakat, seperti : a. b. c. d. e. f. Organisasi Pemerintah Pusat Organisasi Pemerintah Daerah Organisasi Parpol dan LSM Organisasi Yayasan Organisasi Pendidikan dan Kesehatan Organisasi Temoat Peribadatan

1.1.2. Sejarah dan Perkembangan Organisasi Sektor Publik dari Sudut Akuntansi Sejak awal 1990-an, paradigma diberbagai negara bergeser dari pemerintah formal ( rulling goverment ), menuju ke tata pemerintah yang baik ( good governance ), dalam rangka menempatkan administrasi pemerintah menjadi lebih berhasil guna,berdana guna, dan bagi setiap warga masyarakat. Sebenarnya sejarah organisasi sektor publik telah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan dalam bukunya, Vernon Kam (1989) mengilustrasikan keberadaan praktik akuntansi sektor publik sejak ribuan tahun sebelum masehi. Praktik tersebut dihasilkan dari berbagai interkasi antarwarga masyarakat dan berbagai kekuatan sosial kemasyarakatan. Kekuatan

Praktik akuntansi sektor publik dapat dikatakan berkembang lebih lambat di abad ke 19 dan 20. baik itu di gubernuran maupun kekaisaran. revolusi industri muncul di Inggris. sekaligus pembelanjaan dana kerajaan. Proses administrasi pencatatan keuangan gereja telah dilakukan secara rapi. Organisasi kementrian didirikan dengan tujuan mengadministrasi laporan untuk perdana menteri. Kedekatan para auditor dan para pejabat terbilang amat erat. Semangat kapitalisasi 2. merupakan sebutan bagi organisasi kementrian yang bertugas. 1. Skala dan Ruang Lingkup Organisasi Publik Di Inggris dampak yang ditimbulkan dapat diidentifikasi pada warga negara Inggris dan warga negara lain yang berkunjung ke Inggris. Interpretasi yang sah mulai muncul dengan menyamakan akuntansi sektor publik sebagai proses pencatatan pajak yang dipungut pihak pemerintah. “Phartenon” . Di awal abad ke 15 kekuatan perekonomian bergeser dari Italia ke Inggris.sosial masyarakat. terjadi perubahan mendasar dalam aturan bisnis. Inovasi Teknologi Bukti sejarah mengindikasikan bahwa praktik sistem pencatatan telah ada sejak zaman mesir kuno. Pada akhir abad 18. dimana filosofi ekonomi mercantilism bertahan 2 abad berikutnya. Peristiwa politik dan ekonomi 3. Pada tahun 1832.1. diklasifikasikan dalam : – 1. Satu-satunya perkembangan di masa itu adalah dimulainya praktik audit atas dana pemerintah. Di masa Yunani pemerintahan yang berkuasa membagi secara adil berbagai sumber pendapatan yang diterima. Di Inggris. Inisiatif individu menjadi lebih dihargai dan diberi peluang seluas-luasnya. dibentuk komisi audit yang melaporkan ke Dewan Perwakilan Rakyat tentang pelaksanaan pengeluaran dana. yang umumnya berbentuk pemerintahan organisasi sektor publik ini. Sekolah Mercantilism membuat sistem dimana pemerintah pusat berusaha untuk mengendalikan dan mengatur semua tahap perdagangan. Di belahan dunia lain. pendatang diperbolehkan untuk mempunyai akses terhadap terhadap pelayanan publik seperti bantuan polisi tanpa 2 . Di Inggris. penekanan ini dinyatakan dalam penunjukan pejabat publik sebagai penanggung jawab pengumpulan pajak. gereja memasuki era peranan gereja dalam pemerintahan.3. praktik akuntansi untuk mendukung mekanisme pajak dilakukan oleh semua pejabat. Berbagai bukti sejarah menunjukan praktik akuntansi sektor publik. Akibatnya. Di masa Roma. Orientasi politik yang mendasari kebijakan administrasi adalah perlawanan kaum gereja terhadap kaum kapitalistik yang berientasi mencari keuntungan pribadi.

1. Runtuhnya keuntungan konglomerasi. Kebijakan ini di dasarkan pada pendekatan filosofi sektor public.5. Kondisi di atas tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. kompensasi dan kondisi yang fleksibel. kebutuhan-kebutuhan sosial. kepentingan masyarakat. Salah satu contohnya adalah perubahan dari era orde baru ke era reformasi dari sentralisasi ke cenderung desentralisasi dari sosial ke mendekati pasar. Sektor publik selama ini ditempatkan objek dan pengganjal percepat pembangunan.4. dan birokrasi ke lebih penghargaan konsumen. struktur pemerintahan pusat maupun daerah dan kepolisian – TNI. berlanjutnya daftar tunggu peningkatan pelayanan industri utiltas. 1.1. bertambah kuatnya budaya impor dan menurunnya kesadaran pertahanan ekonomi nasional. seperti customer approach. pendatang juga mempunyai akses ke pusat pelayanan kesehatan dan kebakaran tanpa mengeluarkan biaya. performance orientation. dan juga 3 . dibanding sektor swasta. demokrasi. market concept. Semakin besar tenega kerja yang diserap itu bukan hanya menjadi permasalahan yang harus dipecahkan. contact culture. purchaser / provider split. persamaan. dan keadilan ditempatkan pada posisi yang terendah. sektor inilah yang justru paling dekat dan berpengaruh banyak terhadap kebutuhan masyarakat . Hasil dari proses ini semua adalah pencarian keseimbangan tatanan sosial baru di Indonesia. Politik Ekonomi Status Quo : Catatan Perjalanan Sektor Publik di Orde Baru Kebijakan top down yang dilakukan selama Orde Baru telah membawa krisis fiskal dan moneter negara sejak 1997. individualism and selfreliance. reorientasi pemerintahan telah dilakukan. Pertimbangan lain adalah terbentuknya departemen-departemen yang membawahi bidang tertentu dalam pemerintahan. Dalam keadaan tertentu. Aspek Filosofi Sektor Publik Kontribusi sektor publik juga berkembang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.dikenai biaya. Menyadari dampak negatif yang teralu besar. namun juga merupakan konsekuensi.1. Akibatnya. Peranan Sektor Publik dalam Ekonomi : Paradigma Baru Pasca Orde Baru Kesehatan dan pendidikan sebagai aspek yang menyentuh langsung ke individu telah diubah menjadi kancah kepentingan anggaran dan penguasa. jumlah serapan tenaga kerja yang bergerak di bidang sektor publik masih amat diharapkan. Di lain pihak. Melihat luas wilayah dan jumlah penduduk. logis dari kebijakan publik. Deregulasi telah dijadikan sebagai sarana memperkokoh posisi. Berbagai fakta negatif muncul dari proses mengessampingkan pertumbuhan sektor public.

sehingga pemerintah sering disebut sebagai masalah. Reformasi Arah Sektor Publik Perkembangan dunia politik dan sistem multi-partai dipengaruhi oleh aliran Kanan Baru di Indonesia. Aliran kanan Baru mengeklaim bahwa disiplin pasar amat esensial untuk melindungi konsumendan mendorong pelayananan yang lebih baik dari perusahaan-perusahaan yang ada. dan telekomunikasi umunya meningkat lebih dari 200 %. Klaim aliran Kanan Baru menyatakan bahwa birokrat dan pekerja pemerintahan mempunyai kecenderungan mengutamakan kepentingan mereka sendiri. transportasi. Jumlah rakyat yang hidup di bawah kemiskinan di tahun 1998 telah meningkat tiga kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. kepentinga pribadi harus diletakkan dalam kepentingan kolektif. air. Harga obat-obatan nongenerik telah meningkat empat kali lipat. Negara harus mengatir pasartetapi tidak mengintervensi industri. Jumlah siswa putus sekolah juga telah meningkat lebih dari dua kali lipat. b. Peranan Sektor Publik Pemerintah pusat maupun daerah cenderung berfokus pada pengeluaran nasional dan memproyeksikan sektor publik sebagai “kran” ekonomi. Dampak nyata dari pemeritahan Orde Baru tidak dapat diukur hanya dari propaganda pertumbuhan ekonomi. b. d. yang dapat dilihat sebagai berikut : a. Di bawah ini adalah beberapa kritik aliran Kanan Baru terhadap manajeman sektor publik : a. e. Perusahaan swasta dan pasar yang kompetitif akan lebih baik dalam memenuhi permintaan konsumen dan kondisi pasar. c. persamaan dan pertanggung jawaban. Di tahun 1990-an. Dalam kenyataannya peranan swasta maupun 4 . d. Harga utilitas seperti listrik. c. Kriteria efesiensi telah diprioritaskan dibanding kriteria efektivitas. Pemerintah trelalu besar da boros. yang menyerap sumber daya yang dapat digunakan lebih baik di sektor lain. Pendukung aliran ini mempunyai pandangan yang berbeda tentang peranan negara dan sektor publlik. yang kaya menjadi semakin kaya dan yang miskin menjadi semakin miskin. Efesiensi lebih merupakan proses dan dipandang sebagai cara pencapaian suatu tujuan. Sektor swasta lebih efesien dibanding sektor publik. Meningkatkan inovasi pelayanan masyarakat dengan melibatkan keluarga dan disiplin tanggung jawab individual dalam mempromosikan kepentingan industri. terutama pelaksanaan privatisasi dan deregulasi.semakin besarnya dorongan keterbukaan politik telah mengakumulasi semua proses krisis kehidupan manusia di Indonesia. Kekuatan pasar dan persaingan mengarahkan ke pilihan yang lebih baik dengan berkurangnya biaya jasa dan meningkatnya kualitas. tetapi juga dari pertumbuhan kesenjangan sosial.

termasuk pengendalian badan nasional dan regional. pengambilan langkah untuk meyakinkan implementasi dan kebijakan. Membangun Kembali Sektor Publik Perubahan orientasi politik ekonomi ke sektor publik telah memunculkan kebutuhan untuk membangun sektor publik. Pelaksanaan restrukturisasi dan regenerasi pelayanan masyarakat ini sangat bergantung pada empat kondisi : a. Strategi bentuk-bentuk kepemilikan dan pengendalian digunakan. Fokus pada pengendalian publik dalam kebijakan makro ekonomi. Pembangunan ulang industri dan ekonomi. e. Peningkatan investasi yang dibiayai dengan peningkatan produksi. pengeluaran dan pajak.kerja sama publik –swasta tidak mengubah porsi ekonomi agensi publik. walaupun ini hanya satu dari sejumlah taktik untuk merestrukturisasi dan menggenerasi. Pekerja dan pemakai berpartisipasi penuh. pemenuhan dan demokratisasi industri. dengan perencanaan sektor dan persetujuan perencanaan yang mencakup perawatan anak. ras. penembangan pelayanan hubungan sosial dari pelayanan yang ada. Memperkuat kapasitas dan visi badan publik tingkat lokal dan regional untuk mengembangkan inisiatif yang ada. Proses restrukturisasi dan regenerasi harus meyakinkan pengembangan yang berkelanjutan dari bentuk-bentuk ini. Memusatkan pada visi pelayanan masyarakat dan demokratisasi pengendalian organisasi publik.pengembangan pelayanan baru untuk masyarakat. isu yang terkait dapat mulai di usulkan : a. c. Berdasarkan kondisi dan cakupan era pengembangan. jasa dan tanah dan harus meliputi perusahaan individual serta organisasi. dan jenis kelamin. c. d. b. serta mencegah kekakuan pengelolaan modal. 5 . d. Demokratisasi negar. pendidikan yang efektif. b. Kebijakan harus mengarah pada commodification dari jasa serta kesempatan yang sama menurut kelas. serta program pemerintah seperti pendidikan nasional dan kesehatan nasional. Kebijakan harus ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. dan tidak mengulang kesalahan kebijakan Orde Baru. b. perubahan permintaan secra fundamental. redistribusi. Proses ini tentunya harus meliputi : a. Mengakui kepemilikan sebagai hal yang vital. Pengembangan sektor publik meliputi industri utilitas. c. Agar proses ini dapat terlaksana diperlukan strategi yang terintegrasi.

h. b. Aksi meyakinkan perubahan struktural yang fundamental. Mengakui dan memobilisasi sumber daya. d. Transportasi publik. Pelayanan nasional. Sumber daya lam lainnya. variabel-variabel yang perlu diperhatikan adalah : a. Jadi. c. Perubahan nilai manajemen. Catatan mengenai Babak Baru Politik Ekonomi Sektor Publik Perubahan politik pemerintahan dari Orde Baru ke Orde Reformasi membawa peluang mengentalnya inspirasi aliran Kanan Baru. Perubahan pengeluaran publik dan kebijakan fiskal. listrik dan minyak. Industri utilitas. Penentuan prioritas segera dan tujuan. Industri dasar dan perusahaan pabrikasi. Oleh sebab itu. b. Dengan dukungan lembaga-lembaga internasional. penyusunan perencanaan dan strategi pengembangan setiap area pelayanan masyarakat perlu dipercepat dan didiskusikan secara terbuka. taknis. Perspektif internasional amat diperlukan untuk mengikuti gerakan lobalisasi jasa dan perusahaan. 6 . c. Perubahan hubungan sosial. Jadi. d. Oleh sebab itu. Pembangunan kembali sektor publik merupakan cara yang paling tepat untuk menstrukturkan kembali ketahanan ekonomi dan kemandirian politik kita. Dari usulan diatas terlihat bahwa proses pengembangan kembali sektor publik terfokus pada strategi kepemilikan dan pengendalian bentuk organisasi jasa dan intervensi pasar. keahlian. rentang strategi pemerintahan yang diperlukan meliputi : a. f. penjabaran strategi di atas ke setiap area dapat di gambarkan sebagai berikut : a. seperti kesehatan dan pendidikan. Pengawasan implementasi dan analisis dampaknya. dan ide pergerakan tenaga kerja g. seperti gas. Perubahan ekonomi dan klasifikasi sektoral. dan kesamaan ksempatan dalam proses implementasi program yang berkualitas dan sangat berpengaruh.f. Perubahan kebutuhan dan permintaan. b. Hal ini perlu dilakukan sebagai tanda demokratisasi sektor publik. c. dan keuangan untuk pengembangan ide dan inovasi i. pengendalian demokratisasi. baik itu rute nasional maupun lokal. antara yang satu dengan lainnya. Beragamnya organisasi pelayanan masyarakat membutuhkan model kelembagaan yang berbeda. proses deregulasi dan privatisasi akan terus dilanjutkan. e. Untukmengakui rentang persyaratan tentang sumber daya manusia. air. Tanah dan pengembangannya.

Dalam bidang keuangan. seperti listrtik. pelayanan / jasa. Pengendalian pinjaman tetap harus di catatkan ke pemerintah pusat sebagai wujud pengendalian sumber daya yang tertutup serta pengeluaran uang yang mungkin di perkenankan. yang diakui oleh para ekonom sebagai eksternalitas. Akibatnya. telekomunikasi dan air. 7 . Pelayanan di sektor publik tidak selamanya dapat dihitung dalam nilai ekonomis. Berbagai perusahaan dibidang utilitas. lebih tergantung pada dana yang dikucurkan amat tergantung pada sumber keuangan ekstrenal yaitu dana masyarakat. Karakter transaksi tersebut tidak dilakukan untuk barang dari lain kota.1. Perbedaan ini disebabkan oleh tujun organisasi yang berbeda. Terkait dengan dana eksternal. Alternatif – altenatif tersebut biasanya di dasarkan pada kebutuhan barang. Pengendalian pinjaman luar negeri oleh organisasi publik adalah salah satu contoh manajemen makro ekonomi oleh pemerintah pusat. mekanisme pasar tidak bisa diterapkan. Pelayanan kesehatan seharusnya dilakukan oleh semua organisasi pelayanan kesehatan tanpa dimintai ongkos di muka. Organisasi sektor publik dapat dibedakan dalam alur operasional yang dibiayai. polotik. Reformasi Paradigma Organisasi Sektor Publik Konsep Sektorial Ekonomi Organisasi sektor publik di Indonesia selama lima puluh tahun terakhir ini.6. Apabila mekanisme tekanan pasar yang dilakukan tidak berhasil menghentikan tingkat impor. Jumlah dana yang dikucurkan amat tergantung pada perhatian masyarakat terhadap bidang tersebut. Konsep reinventing goverment dikembangkan dengan memperlakukan pengelolaan sektor publik sebagai suatu organisasi (Osborne & Gabler. 1992 ). diperlakukan sebagai sektoral ekonomi. dana awal dipengaruhi oleh perbedaan atau perubahan tujuan. Bentuk kegagalan pasar bisa diakibatkan oleh keputusan masyarakat untuk tidak membeli barang luar negeri dengan harga yang lebih murah dari harga dalam negeri.1950-2000an. maka diperlukan suatu mekanisme organisasi publik yang dikenal dengan aksi provisi. pinjaman luar negeri merupakan pilihan yang diperebutkan oleh banyak negara. serta sikap sosial yang sesuai. namun lebih pada penataan arus program dan anggaran.1. Peristiwa seperti itu akan mengakibatkan terjadinya keuntungan sosial yang luas. Perlakuan ini berakibat fokus manajerial tidak tertuju pada penataan organisasi sektor publik. Konsep sektorial ekonomi mulai diperdebatkan pada awal tahun 1990-an.

Namun. begitu juga departemen di pusat.. operasi komersial sektor publik harus dipisahkan. 1.1. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai : . Jadi dapat disimpulkan bahwa reformasi akuntansi merupakan aksi nyata dari program reformasi orientasi organisasi sektor publik. yang biasanya dikelola oleh organisasi-organisasi sektor publik dan swasta. LSM-LSM termasuk yayasanyasan bakti sosial (Bastian. BUMN. dan perbaikan mekanisme reward and punishment. Proses reformasi harus mengembangkan unit pelaporan secara lebih spesifik.. 1999).. tanpa diikuti dengan perubahan-perubahan lain seperti dilakukannya bureaucracy reengineering rightizing .. Lembaga. Definisi itu dapat dikembangkan dengan melihat lebih jauh batasan penulis tenteng organisasi sektor publik di Indonesia : ..2. Dari definisi diatas dana masyarakat perlu diartikan sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat. konsep reinventing goverment tidak akan dapat mengatasi permasalaan birokrasi selama ini. AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK 1.Konsep “Reinventing Goverment” Pertama. alur pertanggung jawaban kepala dinas yang setara di pemerintahan daerah tidaklah jelas. Selain itu yang terpenting adalah perubahan pola pikir dan mentalitas baru di tubuh birokrasi pemerintah itu sendiri. Akuntansi sektor publik didefinisikan sebagai akuntansi masyarakat.mekanisme tehnik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan 8 . Definisi Akuntansi Sektor Publik Akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik. mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat” (Bastian. 1999) Jadi akuntansi sektor publik dapat didefinisikan sebagai : .. Ketiga. sehingga reformasi akuntansi. Reinventing goverment memang merupakan konsep yang monumental. bukan indvidual.2. pemerintah daerah. pengukuran prestasi unit pelaporan haruslah diperjelas. akuntansi sekor publik disebut akuntansi pemerintahan. BUMD. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat. sehingga proses pengendalian birokrasi akan menjadi lebih transparan. termasuk anggaran akan menjadi dasar berbagai program reformasi orientasi sektor publik. Kedua.lembaga tinggi negara dan departemen di bawahnya. baik dalam pengelolaannya maupun pertanggung jawabannya.

frase sektor publik untuk pertama kalinya di ajarkan di dunia akademis. listrik. sebagai penentu kualitas pertanggungjawaban manajemen organisasi sektor publik. tetapi juga untuk aktivasi tersebut. pengajaran akuntansi sektor publik dikembangkan dalam kondisi yang berbeda. Logika pengajaran yang disebarkan selalu dimulai dari batasan pemerintah yang bersih dan individu yang bersih. dan karakteristik menurut undang-undang Ketiga. Kompetensi khusus dialihkan ke wakil rakyat di DPR/DPRD.ekonomi.yaitu privatisasi.departemen-departemen di bawahnya.2. 9 . 1. Pertama. Kelima. aktivitas organisasi sektor publik amat beraneka ragam. pemerintah daerah.politik. Dalam proses pertanggungjawaban. Akuntansi Sektor Publik versus Akuntansi Pemerintahan Persepsi yang disebarkan dalam pengajaran akuntansi pemerintah Indonesia adalah akuntansi pemerintahan pengganti akuntansi sektor publik. akutansi akan menjadi alat pengendali diri manajer yang memunculkan konsistensi seorang manajer bertanggung jawab tidak hanya untuk alktivasi tersebut. Keenam. Alasan lain yang dikembangkan oleh pendukung akuntansi pemerintah adalah karakter akuntansi sebagai penyedia jasa yang relevan untuk berbagai jenis individu dan organisasi. ‘jiwa’ akuntansi sangat berperan dalam hal ini.mulai di bukanya sektor publik berkompetisi dalam mekanisme pasar yang paling nyata. tetapi juga untuk manajemen keuangan dan aspek pengendalian anggaran belanja. BUMD. Sebagai contoh. Kedua. Tanpa mengabaikan pentingnya pemahaman tehnik-tehnik akuntansi di organisai pemerintahan. di tahun 1952. Secara prinsip. atau dilepas dari mekanisme murni pasar.2. air serta kepemilikan publik dilepaskan ke swasta(tetapi publik yang mengatur) Keempat. kondisi proses pertanggungjawaban yang di lakukan oleh badan-badan sektor publik masih bersifat umum. Sehingga terjadi pemisahan mekanisme ‘managemen kompetisi’ dan pasar internal dengan cara penyediaan jasa yang dipisahkan dari konsumsi jasa tersebut. BUMN. fokus kesuksesan penyelenggaraan aktivitas publik adalah kompetensi manajemen. Namun di lain pihak. perspektif ini membuka peluang untuk megadopsi tehnik ekonomi dan statistik. Pemikiran yang dominan saat ini masih berpihak pada pembatasan kompetisi terbuka. karakter organisasi sektor publik menunjukkan variasi sosial. berbagai variasi formal dan informal jaringan kerja berdampak secara langsung ke alur aktivitas organisasi sektor publik. kondisi organisasi sektor publik amat mandiri. akuntansi pemerintahan cenderung diidefinisikan sebagai sistem pengukuran kinerja pemerintah. Karakter ini memisahkan akuntansi dari perspektif makro. Akibatnya. telah menyebabkan kebutuhan nutama seperti gas. LSM dan yayasan sosial maupun pada proyek-proyek kerja sama sektor publik dan swata.

Ada banyak cara yang dapat digunakan oleh badan sektor publik untuk bertanggung jawab ke DPR/DPRD.perguruan tinggi dan organisasiorganisasi nonprofit lainnya. sehingga kecenderungan perubahan ke akuntansi sektor publik menjadi lebih pasti. Dalam berbagai diskusi.yayasan. Di pertengahan tahun sembilan puluhan. dan sebagai operator adalah Kepala Daerah yang menyediakan pelayanan yang diinginkan dengan tujuan dan tanggung jawab yang jelas. permasalahan perubahan kebijakan pengajaran S1` akuntansi ini sebenarnya tidak perlu diperdebatkan. Enam alasan di atas telah berkembang. Di badan publik lainnya. Misalnya Mentri Kesehatan yang mempertanggungjawabkan tugasnya secara langsung kepada presiden dan publik (yang diwakili DPR). kesadaran dunia pendidikan tinggi untuk mengubah mata kuliah akuntansi pemerintahan mulai muncul. akutansi sektor publik dibatasi ruang gerakannya di sektor pemerintahan. Akuntansi Pemerintah Pusat b. Tujuan khusus pemerintahan pusat merupakan kesepakatan dan ketetapan dengan lembaga legislatif (DPR/MPR). Organisasi sektor publik dapat dibatasi dengan organisasiorganisasi yang menggunakan dana masyarakat. ditetapkan oleh DPRD. Akuntansi Yayasan 10 . Pengakuan akan masalah pemerintah yang terlalu besar dan sulitnya proses pengawasan mulai muncul. Sebelumnya pembahasan akuntansi sektor publik ini dipersempit dan lebih dikenal sebagai akuntansi pemerintahan. Akuntansi Sektor Publik mencakup beberapa bidang utama. Ruang lingkup Akuntansi Sektor Publik Keluasan pembahasan bidang akuntansi sebagi satu sisi lain dari akuntansi mulai dirasa penting dalam pengajaran akuntansi di perguruan tinggi.3. Akutansi Sektor Publik merupakan bidang akutansi yang mempunyai ruang lingkup lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen di bawahny. Di Indonesia. Artinya. sehingga perlu melakukan pertanggungjawaban ke masyarakat. 1. Di sini terjadi pembagian tanggung jawab sebagai penentu standar-regulator adalah DPRD.2. Peranan negara dalam perekonomian amat minimal. Dari berbagai diskusi yang telah dilakukan didapatkan: 1. yang perlu di bicarakan adalah apa yang di ajarkan dan bagaimana menyampaikan. Alasannya adalah bahwa materi dan teknik pengajaran lebih menentukan.yakni: a. tujuan sosial.partai politik. Perbedaan bentuk pertanggung jawaban DPR/DPRD mengakibatkan perbedaan tujuan khusus masing-masing organisasi sektor publik. Akuntansi Pemerintah Daerah c. Akibat dari sistem yang demikian. pemerintahan daerah. Akuntansi Parpol dan LSM d. Pemerintah amat membatasi diri dalam kaitan program pemerintah dan ruang gerak institusi pemerintah pusat dan daerah.

Akuntansi Pendidikan dan Kesehatan puskesmas. Istilah reformasi merupakan cetusan untuk mendudukan kembali keseimabangan antara pembangunan fisik dan pembangunan nilai. Penekanan terhadap efesiensi keuangan dan efektifitas manajemen akan menjadi dua titik awal fokus pengembangan bidang akuntansi manajemen sektor publik ini. Perubahan politik di kalangan masyarakat Indonesia. seperti Rusia dan negara-negara Eropa 11 .2. Penegakan etika profesi akuntan pemeriksa saat ini menjadi suatu hal yang mendesak. profesi akuntan harus dipahami dari kondisi praktik akuntansi. vihara.4. 1. Akuntansi di masa awal reformasi telah menghadapi “kehinaan” yang secara eksplisit terbukti dengan ditunjukan akuntan asing untuk melakukan due dilligence dalam berbagai sektor publik dan kasuskasus skandal. tuntutan dibatasi hanya oleh profesi. Disiplin ini muncul dari dunia praktik. Akibatnya. gereja. rumah sakit. dalam artian sepanjang aturan profesi dipatuhi akuntan dianggap sudah memenuhi kewajiban baik secara profesi maupun kemasyarakatan. kuil 2. Kejujuran pemerintah lebih diartikan sebagai stabilitas pemerintah. yang ditandai dengan meningkatnya keinginan akan akuntabilitas dan transparansi kinerja terhadap pengelolaan sektor publik.e. mekanisme manipulasi yang dipraktekkan di masa lalu harus diganti dengan mekanisme transparansi.fungsi akuntansi saat ini diharapkan menjadi turunan dari perkembangan tuntutan masyarakat terhadap biadang akuntansi untuk memajukan sektor publik. Akuntansi Tempat Peribadatan: masjid. Sedangkan di masa reformasi. Akhirnya reformasi menjadi lebih menekankan pembangunan nilai yang diungkap dalam good goverment. Pengukuran prestasi dan kinerja sektor publik merupakan titik berat pengembangan akuntansi sektor publik.2. Oleh sebab itu. Profesi sebagai Akuntan Sektor Publik Disiplin akuntansi mulai diakui sejak awal abad ke 19 di inggris. 1986). Selama ini. Perkembangan Akuntansi Sektor Publik Masyarakat indonesia mengalami perubahan yang cukup mendasar dan besar. Profesi akuntan dengan disiplin akuntasinya dianggap oleh anglo-Amerika sangat mempengaruhi pertumbuhan bisnis di seluruh dunia. Aktivitas yang mendekatkan diri ke pasar tidak pernah ditujukan untuk memindahkan organisasi sektor publik ke sektor swasta 1. Beberapa negara.5. dan sekolah f. kejujuran diartikan sebagai pemerintah yang bersih. Peranan akuntansi yang telah bergeser ternyata tidak membuat akuntansi sebagai mekanisme pertanggung jawaban. bukan dari laboratorium sosial di universitas (Whittington.

Interprestasi akuntansi sebagai uang. orientansi pengelolaan organisasi sektor publik akan mengubah arah pengembangan organisasi akuntansi. Akuntansi nampaknya dieksplorasi secara serius dalam menciptakan proses pengambilan keputusan yang rasional. 12 . Hal ini berkaitan dengan sistem sentralisasi pemerintah yang berdampak pada penggunaan sistem dan prosedur pelaporan keuangan yang seragam dan terpusat. Bahkan dibandingkan dengan profesi akuntan lain seperti akuntan sektor swasta. Dengan berubahnya orientasi politik dan ekonomi di era reformasi.2. akuntansi dipergunakan sebagai landasan penilaian atau pengambilan keputusan di dalam organisasi. Perkembangan profesi menunjukkan bahwa di dunia praktis. Pada pertengahan abad ke 12 dengan pertimbangan efesiensi. 1. organisasi profesi akuntan – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mulai memunculkan Kompratemen Akuntansi Sektor Publik. Kondisi ini justru memperkuat akuntansi sektor publik yang akhirnya dieksplorasi ke pengelolaan perusahaan secara profesional dan global. akuntansi sektor publik masih ketinggalan. Selain itu. yang dulunya tidak terpengaruh. sosial. Atau dengan kata lain. Ini berarti. terutama terkait dengan sifat kontinjensi. perusahaan kota praja disatukan ke dalam industri nasional dan sistem pelayanan nasional.6. heterogenitas bidang sektor publik akan menjadi alasan logis untuk menciptakan komplekssitas bidang akuntansi sektor publik. seperti kesehatan. Namun. sehingga aspek budaya.Timur. kunci pemecahan permasalahan akuntansi sektor publik adalah penyederhanaan yang logis dalam pengelolaan sektor publik. Oleh sebab itu. mulai mengalami perubahan yang signifikan dalam bidang akuntansi. Akuntansi di pemerintah daerah atau kota praja dan perusahaanya disebut “akuntansi sektor publik”. politik ekonomi menjadi dominan. Perkembangan Terakhir Akuntansi Sektor Publik di Negara Lain Di era 1980-1998 pengalamn Inggris dapat dijadikan sebagai acuan dalam mempelajari perkembangan administrasi publik yang berkembang seiring dengan tuntutan untuk penyelenggaraan pemerintahan yang lebih akuntabel. Ini memunculkan perluasan batas-batas disiplin akuntansi. Perkembangan profesi akuntansi sektor publik di Indonesia belumlah semaju perkembangan profesi akuntan di Inggris. Tanpa mengubah karakter inti disiplin akuntansi. Perubahan nilai nominal uang antar waktu dan antar mata uang negara yang berbeda menyebabkan interprestasi peran akuntansi tergantung pada waktu dan tempat. utilitas akuntansi telah berkembang. akuntansi sukses berkompetensi dengan konsultan manajemen. Proses sertifikasi mulai dilakukan pada tahun 1926. Proses pengembangan bidang akuntansi sektor publik sangat dipengaruhi oleh kapasitas dan tujuan kebijakan ekonomi. ternyata membawa kelemahan utama bidang ini. perbandingan akuntansi antar organisasi menjadi lebih sulit.

2. Akhirnya. harus di landasi dengan menemukan kembali peranan akuntansi. Praktik akuntansi sektor publik ( Penlebury. 1992 ) di Indonesia mempunyai empat titik krisis sebagai berikut : 1.7. Anggaran belanja secara implisit mengalami kesulitan untuk meratakan kuantitas pada semua bagian. tidak seorangpun warga Amerika Serikat membiarkan pemerintahnya memproduksi senjata. Ketika inflasi angka ganda terjadi pada awal tahun 1970-an. sehingga anggaran terpaksa diubah untuk mempertahankan kuantitas implisit yang dibeli. 4.Beberapa contoh proyeksi mewiraswastakan kepemerintahan ini telah dilakukan di beberapa perintahan Federal. Kelebihan dana di atas pengeluaran dapat di ketahui dan dikembalikan ke manajemen pusat pertanggung jawaban. 3. Konsep by exception atau pengecualian ini harus diatur dalam peraturan tersendiri tanpa mengabaikan tingkat pencapaian prestasi manajemen organisasi sektor publik yang terkait. Periodikal Semua pengeluaran harus dipertanggungjawabkan per periode. perubahan antara pemasukan dan pengeluaran lebih besar dari pada yang dialokasikan pada anggaran belanja. Dalam proses perencanaan. faktor pengendalian kas menjadi perhatian utama. Titik Krisis dalam Praktik Akuntansi Sektor Publik Penerapan perspektif organisasi atau yang yang dikenal dengan menemukan kembali pemerintahan. kesulitan pengendalian adalah volume anggaran belanja. Tipe praktik pertama lebih menekankan keseimbangan antarproses perencanaan dan pertanggungjawaban. Spesifikasi Pengeluaran untuk tujuan khusus harus dilandasi oleh persetujuan DPR / DPRD atau komisaris. Praktik Pertanggungjawaban Akuntansi yang Layak Prosedur penghasilan dan pembayaran dari pusat pertanggungjawaban organisasi sektor publik dapat dilakukan dengan pemenuhan otorisasi ini dihasilkan dari proses demokrasi melalui pengambilan suara / voting. 1. dan biaya yang terjadi di bebankan sebagai pengurang penghasilan dan harus dilaporkan secara lengkap ke setiap pusat pertanggung jawaban yang terkait. 2. Sebagai contoh. Prinsip Bruto Seluruh penghasilan dibayarkan bruto. selama ini pemerintahan mempunyai monopoli dalam memproduksi senjata dengan alasan bahwa sangat riskan bagi pihak swasta untuk melakukan hal yang cukup vital ini. Negara Bagian maupun pemerintahan kota. Namun dalam kenyataannya. sehingga otorisasi pengeluaran akan dinilai berdasarkan prestasi periode terkait. 13 .

Praktik pemilihan program dengan dana masyarakat perlu dikembangkan dalam konteks visi kesejahteraan masyarakat. meminta bantuan dana. Goerge Latimer (1975) yang terpilih sebagi wali kota berusaha memulihkan ekonomi kota tersebut dengan mengubah sumber daya kota yang ada dengan cara mengkombinasikannya dengan berbagai sumber daya dari sektor privat. dan membawa pengembang masuk. seperti tunjangan kesehatan dan pensiun akan lebih di tentukan oleh tuntutan kehidupan sehari-hari.329 kepada para responden seperti beberapa eksekutif perusahaan besar. Keseimbangan peranan perencanaan dan pertanggungjawaban akan menjadi ciri pengelolaan organisasi sektor publik di era reformasi ini. Ketika sebuah masalah muncul. Peran Pemerintah semakin Berkurang Di berbagia negara. Paul. dia juga melakukan usaha lain yang diserahkan kepada swasta seperti mendirikan sarana perumahan yang terjangkau dan menggunakan jasa tenaga kerja sosial bernilai jutaan dollar. pengendalian anggaran belanja sering di dasarkan pada harga fluktuasi yang umumnya berubah cepat.Volume anggaran belanja cenderung menjadi pedoman harga umum sehingga terjadilah institusional inflasi. Ini bisa terjadi akibat peraturan pemerintah atau pengelolaan anggaran yang tidak konservatif. akuntansi 14 . bukan pada harga prestasi yang di bawah harga umum. Dari penjelasan di atas. qualified. Inti dari masalah adalah bahwa akuntan memberikan respons tanpa adanya kekuatan untuk menekan keputusan pihak pemerintah. Pendekatan ini akan menyebabkan penetan anggaran untuk pos yang terkait langsung dengan masyarakat. faktor akuntabilitas amat sangat penting dalam pengelolaan dana masyarakat. Di St. Tetapi hal itu tidak diterima secara legal oleh profesi akuntansi karena pendapat auditor yang terdiri dari adverse . Pendekatan ini dilandasi pada asumsi akurasi penataan anggaran belanja. Ini berarti akuntabilitas manajemen kesejahteraan masyarakat sangat menentukan perkembangan Akuntasi Sektor Publik ( ASP ). Sebagai alternatif dari dasar volume anggaran belanja adalah pendekatan dasar kuantitas uang tunai yang diterapkan untuk menata anggaran belanja sebanyak uang tunai implisit dengan kuantitas barang atau jasa yang dibeli. dan disclimer dalam laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan. isu sebenarnya adalah bahwa manajemen tidak sependapat dengan pandangan akuntansi. filosofi ini benar-benar di terapkan. Dari hasil observatif. Tingginya Pengaruh Politik terhadap Sistem Organisasi Sterling (1973) berpendapat bahwa hampir semua masalah praktis yang dihadapi dalam praktik akuntansi bisa di pecahkan dengan teori. Profesi akuntan akan memberikan respons untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang telah di publikasikan sesuai dengan standar yang di terapkan. Selain itu. Minnesota. Penelitian yang dilakukan oleh Professor Ronen dan Schiff (1978) yang telah menyebarkan kusioner sebanyak 1.

pengacara.sektor publik. analis keuangan. dan bankir menyimpulkan bahwa 91. Ini berarti standar yang di buat untuk sektor publik seharusnya harmonis dengan praktik yang ada untuk swasta. 15 .9 % responden menyataan bahwa standar seharusnya dibuat sesuai dengan format untuk sektor privat. akademisi akuntansi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful