GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI PROPOSAL PENELITIAN GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI DI DESA

GAMEL KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON

DISUSUN OLEH : NAMA : elham NPM : 000000 3B AKADEMI KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH CIREBON 2008/2009 KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur, penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas segala rahmat, hidayah serta inayahNya penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian dengan judul “Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Menstruasi Di Desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon”. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki oleh penulis, maka penulis berusaha semaksimal mungkin untuk menyusun proposal ini dengan sebaik-baiknya. Penulis proposal ini hendak berterima kasih dari bantuan dan bimbingan dari semua pihak, terutama bimbingan dari pembimbing yang telah membantu penulis dari awal sampai akhir hingga tersusunnya proposal penelitian ini. Tidak lupa pula penulis ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat: Bapak Ahmad Farid Rivai, MPH. selaku Direktur Akademi Keperawatan Muhammadiyah Cirebon. Ibu NS. Ruswati, S. Kep. selaku koordinator MA Riset Keperawatan. Ibu NS. Yani Trihandayani, S. Kep. selaku pembimbing yang meluangkan waktu untuk membimbing dan memberikan pengarahan yang sangat berharga dalam menyusun proposal penelitian. Rekan-rekan seperjuangan mahasiswa-mahasiswi D III Keperawatan Muhammadiyah Cirebon terima kasih atas partisipasinya dan dukungan yang telah diberikan. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan proposal penelitian ini banyak kekurangannya oleh sebab itu, dengan segala hormat dan kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna menyempurnakan Ilmu Keperawatan. Akhirnya penulis berharap kiranya proposal penelitian ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi para pembaca.

Cirebon, Februari 2009

Kira-kira setengah dari seluruh wanita menderita akibat dismenore (nyeri menstruasi). Siiklus menstruasi bervariasi pada tiap wanita dan hamper 90 % wanita memiiki siklus 25-35 hari dan hanya 10-15 % yang memiliki siklus 28 hari. Jika terasa nyeri yang hebat. namun beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur dan hal ini bias menjadi indikasi adanya masalah kesuburan. Demikian sutar persetujuan ini saya buat tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Februari 2009 (Nama lengkap responden) BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Haid atau menstruasi keluarnya darah dari dalam rahim melalui vagina. hal ini disebabkan karena keadaan tidak normal. yaitu 1 hari sebelum pendarahan menstruasi bulan berikutnya dimulai. Cirebon.Penulis SURAT PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONCENT) Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Umur : Secara sukarela dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk menjadi responden dalam penelitian yang akan dilakukan di Desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon dan bersedia untuk menjawab pertanyaan yang akan diberikan. Pre menstruasi sindrom atau dikenal sebagai gejala dating bulan banyak wanita mengalami ketidaknyamanan fisik selama beberapa hari sebelum periode menstruasi datang. Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode menstruasi. Perasaan kurang enak biasanya dialami pada maa haid. Biasanya masa haid antara 3-7 hari. Gejala-gejala dari gangguan menstruasi dapat berupa payudara melunak. hari dimana pendarahan dimulai disebut sebgai hari pertama yang kemudian dihitung sampai dengan hari terakhir. . Keadaan seperti ini biasanya terjadi sebulan sekali dan mulai pada usia 12-15 tahun.

Berdasarkan studi pendahuluan yang penulis lakukan di Desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. gelisah. letih. Amenore merupakan tidak adanya menstruasi selama 3 bulan atau lebih. sakit kepala. Gangguan menstruasi / haid. Tujuan Khusus Mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang pengertian menstruasi di desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. lekas marah. Melihat fenomena di atas penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Menstruasi di Desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon”. Dalam bentuk yang paling berat melibatkan depresi dan kemaraan. bengkak dan mudah tersinggung. Mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang siklus menstruasi di desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. dari 8 remaja putrid yang ditemui peneliti hanya 4 orang yang pengetahuannya cukup baik tentang menstruasi. Hipermenore (menorrhagia) adalah pendarahan haid yang jumlahnya banyak. Hipomenore adalah pendarahan dengan jumlah darah sedikit. hidung tersumbat dan ingin menangis.putting susu yang nyeri. Rumusan Masalah Bagaimana gambaran pengetahuan remaja putri tentang menstruasi di desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon? Tujuan Penelitian Tujuan Umum Untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang menstruasi di desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. Dismenore adalah nyeri haid menjelang atau selama haid nyeri sering bersamaan dengan rasa mual. ketegangan prahaid merupakan keluhan-keluahan yang biasanya mulai satu minggu sampai beberapa hari sebelum datangnya haid dan menghilang sesudah haid datang walaupun kadang-kadang berlangsung etrus sampai haid berhenti. sakit bagian tengah perut. Metroragia adalah pendarahan dari vagina pada seorang wanita yang tidak teratur tanpa ada hubungan dengan siklus haid. sakit kepala. BAB II STUDI KEPUSTAKAAN . Manfaat Bagi Peneliti Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan data dasar untuk penelitian selanjutnya. Mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang gangguan menstruasi di desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. Beberapa wanita mengalami gangguan yang cukup berat seperti keram yang disebabkan oleh kontraksi otot-otot alus rahim. perasaan mau pingsan.

Penilaian-penilaian ini berdasarkan suatu kriteria yang ditentukan sendiri atau menggunakan kriteria yang ada. Pengetahuan dipengaruhi oleh intensitas perhatian dan persepsi manusia terhadap suatu objek tertentu.1.1 Definisi 2.1.2.2.2 Memanami (Comprehention) Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterpretasikan materi tersebut secara benar.1. yaitu: 2.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan 2. 2. Penilaian-penilaian ini berdasarkan suatu kriteria yang ditentukan sendiri atau menggunakan kriteria yang ada. 2.1 Pengertian Pengetahuan Pengetahuan (knowledge) diartikan sebagai hasil “tahu” yang terjadi setelah sekarrang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu.4 Analisis (Analysis) Analisis adalah kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen.1 Tahu (Know) Artinya suatu kemampuanuntuk mengingat kembali terhadap suatu memori yang telah dipelajari sebelumnya. . membedakan.6 Evaluasi Evaluasi berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan junstifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek.1. 2. Kemampuan analisis ini dapat dilihat dari penanganan kata-kata kerja dapat menggambarkan (membuat bagan. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia. 2.1.2.1.1. tetapi masih dalam satu struktur organisasi tersebut dan masih ada kaitan satu sama lain. Karakteristik untuk menentukan intensistas tersebut dibagi menjadi 6 tingkatan pengetahuan.1.5 Sintesis Sintesis menunjukkan kepada suatu kemampuan untuk melakukan junstifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek.3 Aplikasi (Application) Aplikasi diartiakn sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari. 2.1.1. 2. 2.1. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga.1.2 Informasi Memberikan kabar atau berita tentang suatu informasi dapat diperoleh melalui penyuluhan. rumus metode.1 Tingkat pengetahuan Pengetahuan adalah upaya untuk memberikan pengetahuan sehingga terjadi perubahan yang meningkat. memisahkan. Orang yang telah paham terhadap objek atau materi harus dapat menjelaskan dan menyebutkannya.1. Maksudnya mengingat kembali terhadap sesuatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau tangan yang telah diterima.1. mengelompokkan dan sebagainya).1. prinsip dan bagaimana dalam konteks atau situasi yang lain. media elektronik. Pada situasi atau kondisi rill (sebenarnya) aplikasi ini dapat diartikan aplikasi atau penggunaan hokum-hukum.1.

Dalam bahasa ingris murahaqoh adalah adoecence yang berarti at-tadaruj (berangsur-angsur). Dari kedua jenis pertanyaan tersebut. akal. Pertanyaan (test) dapat digunakan untuk pengukuran pengetahuan. social dan fisik pandangan ini diungkapkan oleh plaget. 2. kalimat remaja berasal dari murahaqoh. Secara terminology. akal dan jiwa serta social.2. 2.1 Pertanyaan Subjektif.2 Remaja Istilah adolescence atau remaja berasal dari kata latin adolescere (kata bedanya. Jadi artinya adalah berangsur-angsur menuju kematangan secara fisik. Adapun periode sebelum masa remaja ini disebut sebagai ambang pintu masa remaja / sering disebut sebagai periode pubertas. rentang usia remaja berada dalam usia 12 tahun bagi wanita dan 13-22 tahun bagi laki-laki remaja awal berada dalam usia 12/13 tahun sampai 17/18 tahun dan remaja akhir dalam rentang usia 17/18 tahun sampai 21/22 tahun.4 Pengalaman Pengalaman adalah sesuatu yang pernah dialami seseorang akan menambah pengetahuan atau wawasan yang bersifat non formal.1. Istilah adolescence juga mempunyai arti yang lebih luas.1. adolecentia yang bearti remaja) yang berarti “tubuh” atau tumbuh menjadi dewasa. emosional.1 Batas Usia Remaja Secara teoritis dan empiris dari segi sikologis. mencakup kematangan mental.4. maka pengukuran dapat diketahui dengan cara yang bersangkutan mengungkapkan apa yang diketahui dalam bentuk bukti atau bentuk jawaban baik tulisan maupun lisan. 2. 2.2. kata kerjanya adalah raahaqo yang berarti al-latirab (dekat.1. 2. Dalam islam secara etimologi. contohnya pertanyaan essay.2. 2. bentuk salah benar dan pertanyan menjodohkan. contoh pertanyaan pilihan ganda. surat kabar dan sebagainya. Usia saat anak tidak lagi merasa diawah tingkat orang-orang yang lebih tua.1. . Meskipun bertumpang tindih dengan masa remaja awal pubertas berbeda dengan masa remaja. Sesorang yang mendapat sumber informasi yang lebih banyak akan mempunyai pengetahuan lebih baik.1. Secara psikologis. masa remaja adalah usia saat individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa. pertanyaan objektif khususnya dengan pilihan ganda lebih disukai atau dijadikan akar pengukuran karena lebih mudah disesuaikan dengan pengetahuan yang akan diukur dan lebih cepat dinilai. kejiwaan dansosial serta emosional. Secara umum dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis: 2. 2.1. Sekurang-kurangnnya dalam masalah hak.2 Pertanyaan Objektif.majalah.4.3 Cara pengukuran pengatahuan Pengetahuan dapat diukur dengan melakukan wawancara yang menyatakan tentang isi materi yang ingin diukur dari objek penelitian. Berarti mendekati kematangan secara fisik. Melainkan berada dalam tingkatan yang sama.4 Pengukuran pengetahuan Berdasarkan pengertian pengetahuan yang dikemukakan oleh Bloom dan Skinner.3 Budaya Tingkah laku suatu kelompok manusia dalam memenuhi kebutuhan yang meliputi sikap.

periode . 2. maksudnya. Perubahan nilai-nilai sebagai konsekuensi perubahan minat dan pola tingkah laku Bersikap ambivalen terhadap setiap perubahan. dan harus bersiap-siap menuju usia dewasa disisi lainnya. Demikian pula terhadap kehidupan remaja muda yang cenderung tidak simpatik dan takut bertanggung jawab. 2. Bagi remaja penyesuaian diri dengan kelompok pada tahun-tahun awal masa remaja adalah penting. Remaja menghendaki dan menuntut kebebasan. Gejala-gejala yang disebut gejala fase negartif biasa terjadi pada perubahan akhir periode pubertas/perubahan awal masa remaja awal oleh karena itu.2. 2. 2.6 Masa Munculnya Ketakutan Persepsi negative terhadap remaja seperti tidak dapat dipercaya.1 Masa Yang Penting Pada masa ini adanya akibat yang langsung terhadap sikap dan tingkah laku serta akibat-akibat jangka panjangnya menjadikan periode remaja lebih penting dari pada periode lainnya.2.2.3 Masa Perubahan Selama masa remaja.2. mengidikasikan pentingnya bimbingan dan pengawasan orang dewasa.2.2. masalah masa remaja termasuk masalah yang sulit diatasi.2. baik oleh anak laki-laki maupun anak perempuan karena pada masa remaja dia ingin mengatasi masalahnya sendiri.2. tetapi ada perubahan yang terjadi pada semua remaja.2. para remaja merasa gelisah untukeninggalkan stereotip usia belasan tahun yang indahdisatu sisi.4 Masa Bermasalah Setiap periode memliki masalah sendiri.2. 2.2.2. Emosi yang tinggi Perubahan tubuh. 2. tetapi sering takut bertanggung jawab akan resikonya dan meragukan kemampuannya untuk mengatasinya.2. 2. cenderung merusak dan perilaku merusak.2. dan bukan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya. Apabila dalam hal cita-cita yang tidak realistic ini erakibat pada tingginya emosi yang merupakan ciri awal masa remaja. Anak usia belasan tahun sering ditujukan bagi remaja awal.5 Masa Pencarian Identitas Menyesuaikan diri dengan standar kelopok dianggap jauh lebih penting bagi remaja dari pada individual.2 Ciri-Ciri Umum Masa Remaja 2.2 Masa Transisi Merupakan tahap peralihan dari satu tahap perkembangan ketahap berikutnya. Secara bertahap.7 Masa Yang Tidak Realistik Mereka memandang diri sendiri dan orang lain berdasarkan keinginannya. tingkat perubahan sikap dan perilaku sejajar dengan tingkat perubahan fisik.8 Masa Menuju Masa Dewasa Saat usia kematangan kian dekat. Baik akibat langsung maupun akibat jangka panjang serta pentingnya bagi remaja karena adanya akibat fisik dan akibat psikologis. dia sudah mandiri.3 Ciri-ciri Remaja Awal Masa remaja awal dimulai ketika usia seorang anak telah genap 12/13 tahun dan berakhir pada usia 17/18 tahun. apa yang telah terjadi sebelumnya akan membekas pada apa yang terjadi sekarang dan yang akan dating.2.2.2. Perubahan yang terjadi pada masa remaja memang beragam. mereka mulai mengharapkan identitas diri dan tidak lagi merasa puas dengan adanya kesamaan dalam segala haldengan teman-teman sebayanya. 2. minat dan peran yang diharapkan oleh kelompok social menimbulkan masalah baru.2.

dan ada pula yang mulai menjalin cerita. Pada usia 11-14 tahun : menjalin kerja sama dalam berbagai kelompok. Diantara batasan usia ini. Lebih Menonjolnya Sikap Dan Moral Matangnya organ-organ seks mendorong remaja untuk mendekati lawan seksnya. selain itu masa remaja awal juga memiliki ciri khas yang tidak dimiliki masa-masa yang lain. laki-laki muda dan wanita muda menunjukkan peningkatan kestabilan emosi Lebih Realistik Pada masa ini dia mulai menilai dirinya apa adanya. Seheinfield berpebdapat tentang berbagai perubahan interaksi antara remaja laki-laki dan perempuan sepanjang periode pubertas dan masa remaja awal. Diantaranya adalah berikut ini : Tidak Stabil Emosi Menurut Granvellie Stanley hall. yang mengarah pada kematangan yang sempurna. sedangkan anak perempuan mulai menunjukkan perhatiannya kepada teman sejenisnya. Mulai Sempurnanya Kemampuan Mental Dan Kecerdasan Pada remaja awal. Kemampuan berfikir remaja akhir yang telah lebih sempurna dan pandangan yang lebih realistis itulah yang menjadikan remaja akhir mampu memecahkan berbagai masalah secara lebih matang dan realistis Lebih Tenang Perasaannya . batasan usia remaja akhir adalah antara 17-21 tahun bagi wanita. tetapi membingungkan adalah status remaja awal. 2.4 Ciri-ciri Remaja Akhir Di indonesia. sehingga orang dewasa sering memperlakukannya secara berganti-ganti. menghargai apa yang dimiliki keluarganya.pubertas sering disebut sebagai fase negative. karena masih rasa member tanggung jawab dengan alasan mereka masih kanak-kanak Masa Yang Kritis Kebimbangan remaja dalam menghadapi dan memecahkan atau menghindari suatu masalah menjadi indikasi kritisnya masa ini. Pada usia 15-16/17 tahun: tidak sedikit diantara remaja laki-laki dan perempuan yang mulai berpacaran. terjadi proses penyempurnaan pertumbuhan fisik dan perkembangan aspek-aspek psikis yang telah dimulai sejak masa-masa sebelumnya. yaitu perasaan dan emosinya laksana hembusan badai dan topan dalam kehidupan. yaitu sebagai berikut: Mulai Stabil Dalam aspek-aspek fisik dan psikis. Pada usia 9-11 tahun : anak laki-laki merasa bermusuhan atau tidak peduli terhadap teman perempuan. Gejala ini terjadi pada usia antara 12-16 tahun Membingungkannya Status Hal yang tidak hanya sulit ditentukan. sehingga terkadang berperilaku berlebihan yang dinilai tidak sopan oleh sebagian masyarakat. 18-22 tahun bagi laki-laki. perasaan masa ini sangatlah peka. kemampuan mental atau kemampuan berfikirnya mulai sempurna. orang-orang lain seperti keadaan yang sebenarnya Lebih Matang Menghadapi Masalah Masalah yang dihadapi remaja akhir relative sama dengan remaja awal. Cara menghadapi masalah itulah yang membedakannya. Cirriciri khas yang membedakannya dengan remaja awal.

hanya lapisan tipis yang tinggal (stratum basale) berlangsung 4 hari. mengalami perubahan-perubahan selama ± 1 bulan. pada paruh akhir masa remaja akhir.5. Darah tidak membeku karena ada fermen yang mencegah pembekuan darah dan mencairkan potongan-potongan mukosa Banyaknya perdarahan selama haid normal ± 50 cc Stadium Post Menstruasi atau Regenerasi Luka yang terjadi karena endometrium di lepaskan berangsur-angsur ditutup kembali oleh selaput lendir baru yang terjadi dari cestel kelenjar-kelenjar endometrium.2 Cyclus Menstruasi (haid) Selaput rahim (endometrium).Secara umum.1 Pengertian Perempuan dewasa yang sehat dan tidak hamil. Kelenjar tumbuhnya 7 cepat dari jaringan yang lain berkelok Berlangsung dari hari ke 5 hari ke 14 dari pertama haid . 2. setiap bulan secara teratur mengeluarkan darah dari alat kandungannya.5 mm. Saat ini tebalnya endometrium ± 0.5. potongan-potongan endometrium dan lendir dari serviks.5 mm. remaja lebih tenang dalam menghadapi masalah-masalahnya dibanding pada paruh awal masa remaja akhir. dibedakan masa: Stadium Menstruasi (Desquamasi) Pada masa ini endometrium dicampakkan dari dinding rahim disertai perdarahan.5 Menstruasi 2. Haid adalah darah. 2. Berlangsung ± 4 hari Stadium Intermenstruasi atau stadium Proliferasi Tebal endometrium ± 3.

3 Pre Menstruasi Sindrom (PMS) Sindrom pramenstruasi (PMS) adalah kumpulan gejala fisik. PMS merupakan kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Akan tetapi ada beberapa factor yang meningkatkan fisiko terjadinya PMS antara lain: Wanita yang pernah melahirkan (PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak.Stadium Premenstruasi atau Stadium Sekresi Bentuk kelenjar berubah menjadi panjang dan berliku dan mengeluarkan getah Endometrium sudah tertimbun Glycogeen dan kapur yang kelak diperlukan sebagai makanan untuk telur (mempersiapkan endoetrium untuk menerima telur) Endometrium disini dapat dibedakan: Stratum Compactum Lapisan atas yang pada 1 yang hanya ditembus saluran-saluran keluar dari kelenjar-kelenjar Stratum Spongiosom Lapisan mampung. beberapa teori menyebutkan antara lain karena factor hormoral yakni ketidak keseimbangan antara hormone estrogen dan progesterone teori lain bilang.5. karena hormon estrogen yang berlebihan. factor kejiwaan. yang banyak lubang-lubangnya dari rongga dari kelenjar-kelenjar Stratum basale (lapisan bawah) Berlangsung dari hari ke 14-28 Kalau tidak terjadi kehamilan maka endometrium dilepaskan dengan perdarahan dan berulang lagi siklus menstruasi 2. dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Kemungkinan lain. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi seperti foksimia) . masalah social. Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. psikologis. sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Sindrom ini biasanya lebih mudah terjadi pada wanita ysng lebih peka terhadap perubahan hormoral dalam siklus haid.

minuman bersoda. perasaan lebih. AS. 2.4 PMS tipe D (depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Kegiatan fisik (kurang berolah raga dan aktivitas fisik menyebabkan semakin beratnya PMS). Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapatkan haid. Kebiasaan merokok dan minum alcohol juga dapat mempererat gejala PMS. nyeri pada buah dada.5. C. .3. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6) atau kurangnya magnesium. 2. saraf tegang. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stress. gangguan tidur. pelupa bingung. PMS C 40% dan PMS D 20%. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan diluar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam / gula pada diet penderita. 2. Tingginya garam dalam diet makanan. dan D. Tipe PMS bermacam-macam. misalnya tipe A dan D secara bersamaan.1 PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. ahli kandungan dan kebidanan dari fakultas kedokteran UCLA. pembengkakan tangan dan kaki.kekurangan asam amino tyrosine. coklat. Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung vitamin B 6 dan magnesium dapat membantu mengatasi gangguan PMS tipe D yang terjadi bersamaan dengan PMS tipe A. magresium. Kombinasi PMS D dan A dapat disebabkan oleh beberapa factor yaitu stress. produk susu. penyerapan dan penyimpanan timbale ditubuh. garam.3. kopi. PMS tipe D murni disebabkan oleh ketidak seimbangan hormone progesterone dan estrogen. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi) bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri.2 PMS tipe H (chyperhedration) memiliki gejala edema (pembengkakan). Hiplogikemia timbul karena pengeluaran hormone insulin dalam tubuh meningkat. dimana hormone progesterone dalam siklus haid terlalu tinggi di bandingkan dengan hormone estrogennya. atau kekurangan magnesium dan vitamin B (terutama B 6). 80% gangguan PMS ermasuk tipe A. vitamin E. Dr guy E. zat besi. H. teh. perut kembung. sensitive. peningkatan berat badan sebelum haid. hormone estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormone progesterone. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A.5. ingin menangis.3. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pad diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Abraham.3. mempererat gejala PMS) Kekurangan zat-zat gizi seperti kurang vitamin B (terutama B6). vitamin C. Gejala ini timbul akibat ketidak seimbangan hormone estrogen dan progesterone. asam lemak unoleat. timbul gejala hipogukemia seperti kelelahan. jantung berdebar. lemah. 2.5. seng. terutama antara usia (30-35) Stress (factor stress memperberat gangguan PMS) Diet (factor kebiasaan makan seperti tinggi gula. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. mangan.5. penderita tipe H sekitar 60%. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak.3 PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula).Status perkawinan ( wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS dibandingkan yang belum) Usia (PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia. makanan olahan.

Batasi konsumsi makanan produk susu dan olah raga (keju.5. Batasi konsumsi lemak dari bahan hewan dan lemak dari makanan yang di goreng. menstruasi terjadi setiap 22-35 hari.5. ayam. Terdapat lima gangguan menstruasi yang paling sering muncul. kacang-kacangan dan biji-bijian sebagai sumber protein. perhatikan pula hal-hal berikut ini untuk mencegah munculnya PMS. Melakukan olah raga dan aktifitas fisik secara teratur Menghindari dan mengatasi stress Menjaga berat badan. coklat.5 Diet Tepat Mencegah PMS Pencegahan PMS (sindrom pra-menstruasi) dapat dilakukan melalui diet yang tepat dengan memperhatikan halhal sebagai berikut: batasi konsumsi makanan tinggi gula. teh. kopi. (sapi dan kambing).ice crem dan lainnya) dan gunakan kedelai sebagai pengantinya. Disamping diet. berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan resiko penderita PMS Catat jadwal siklus haid anda serta kenali gejala PMSnya Perhatikan pula apakah anda sudah dapat mengatasi PMS pada siklus-siklus dating bulan berikutnya.5 gr/kg berat badan per orang) Meningkatkan konsumsi ikan.4 Gangguan Menstruasi Adalah proses alamiah pada perempuan.2.3. yaitu: Ougomenore adalah jangka waktu haid terlalu lama Polimenore adalah terlalu sering haid Hipermenorea adalah darah haid terlalu banyak Hipomenorea adalah darah haid terlalu sedikit . daging merah. Meningkatkan konsumsi sayuran hijau. tinggi garam. Kurangi rokok atau berhenti merokok Batasi konsumsi protein (sebaiknya sebanyak 1. serta minuman bersoda. selama 2-7 hari. Normalnya. alcohol. 2.

kanker atau polip. Polimenore yang terkait dengan ganguan hormoral. Polip endeetrium.Amenore adalah tidak haid sama sekali Ada 2 penyebab utama gangguan menstruasi. Factor penyebab hipermenore adalah miamo uteri. Yang menyebabkan perempuan tidak dapat menghasilkan sel telur. karena tidak terjadi ovulasi. Amenore primer terjadi pada perempuan yang tidak pernah mendapatkan haid.2. Polimenore dan hipermenore juga berhubungan dengan gangguan bekuan darah dan miamo. pre menstruasi sindrom dan ganguan menstruasi. namun perempuan dapat memiliki potensi sulit hamil. begitu juga dengan hipermenore dapat menyebabkan anemia. Ougomenore tidak berbahaya. cukup. kurang. Kedua . Polienore dan hipermenore adalah gangguan menstruasi yang berbahaya. siklus menstruasi. sehingga terjadi ovulasi yang pada akhirnya dapat menimbulkan gangguan hormone. Pertama. dan la-n-lain. Terlalu sering haid (polimenore) misalnya 2 minggu sekali dapat menyebabkan anemia. dapat terjadi pada perempuan yang mengalami peralihan dari masa subur kemasa menopause. penggunaan KB. Sedangkan amenore skunder dapat disebabkan karena kehamilan. Suntuk KB pil atau suntik. kelainan organ seperti miamo. Perempuan dikatakan amenorea jika tidak menstruasi lebih dari 5 bulan sejak menstruasi terakhir. endometritis. setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu .1 Kerangka Pemikiran Kerangka penelitian pada dasarnya adalah kerangka hubungan antara konsep-konsep yang ingin diamati atau diukur melalui penelitian-penelitian yang akan dilakukan Keterangan : Untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang pengertian menstruasi. 3. Polimenore juga dapat terjadi pada perempuan muda menjelang haid pertama kali.2 Definisi Konseptual dan Operasional 3. Amenore dibagi menjadi dua yaitu primer dan skunder. Amenore primer biasanya disebabkan oleh gengguan dari lahir. Dan lainlain.1 Definisi Konseptual Pengetahuan adalah hasil dari tahu. ada yang berbahaya dan ada yang tidakberbahaya. Pengertian tersebut kemudian dikategorikan baik. BAB III METODE PENELITIAN 3. kelainan hormonal. tapi kemudian berhenti karena anovulasi. oligomenore berhubungan dengan penyakit polikistik ovarium. akibatnya jangka watu haid sangat lama. Dan kelima gangguan menstruasi diatas.

polimenore.3.1 Variable Variable adalah ukuran atau ciri yang dimiliki oleh anggota-anggota suatu kelompok lain.google. (www. R. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10-19 tahun menurut klasifikasi WHO sementara united nasional menyebutkan sebagai anak muda (youth) untuk usia 15-24 tahun ini kemudian disatukan dalam batasan kaum muda atau remaja yang mencakup usia 15-20 tahun. Remaja adalah individu baik wanita maupun laki-laki yang berada pada masa atau usia antara anak-anak dan dewasa.com inslikopedia). dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita yang disebabkan krena akor hormoral yakn ketidak seimangan antara hormone estrogen dan pogesteron. Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi setiap bulannya kecuali pada saat kehamilan.2 Definisi Operasional Pengetahuan remaja putri mengenai menstruasi merupakan kemampuan yang dimiliki responden tentang pengetahuan menstruasi meliputi pengertian menstruasi. Hipermenorea. dan gangguan menstruasi. digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang terjadi pada situasi sekarang.2. silus menstruasi. terjadi setiap 22-35 hari berlangsung selama 2-7 hari. pre.2 Variabel dan Sub Variabel 3. Gangguan menstruasi adalah proses alamiah pada perempuan. penciuman.3 Metode Penelitian 3. Tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dengan batasan: Baik. (Sastrawinata.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran.com Ida Rosida).2. psikologis. rasa dan raba. 3.menstruasi sindrom. Variable pada penelitian ini adalah gambaran pengetahuan remaja putri tentang menstruasi di Desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten .penginderaan terjadi pada panca indra manusia yakni penginderaan penglihatan.3. Siklus menstruasi bervareasi pada tiap wanita. hiromenorea dan Amenore. PMS adalah kumpulan gejala fisik. ( www. Sulaiman). (www. 2004). pendengaran. 2002). 3.3.google. (Notoatmodjo. apabila pertanyaan dijawab dengan benar oleh responden (56-75%) Kurang. apabila pertanyaan dijawab dengan benar oleh responden (76-100%) Cukup. apabila pertanyaan dijawab ole responden ≤ 55% Parameter tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi meliputi Mengetahui pengertian menstruasi Mengetahui siklus menstruasi Mengetahui pre menstruasi sindrom Mengetahui gangguan menstruasi Alat ukur dengan menggunakan kuesioner Hasil ukur data kategori skala ordinal 3. S.web blog com Atriabirama’ S). terdapat 5 gangguan menstruasi yang sering muncul oligomenore. (BKKBN.

3.3. Kuesioner terdiri dari 15 pertanyaan tertutup. siklus menstruasi. kelengkapan pengisian serta konsistensi jawaban. yaitu langsung diambil dari responden dimana cara untuk memperoleh data tersebut adalah dengan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan tertutup Editing Dalam tahap ini dilakukan pemeriksaan antara lain kesesuaian jawaban.4 Teknik Pengumpulan Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.2. 3. PMS dan gangguan menstruasi 3. 3. Jumlah populasi adalah 40 orang.2 Sub Variable Sub Variabel adalah suatu bagian yang mempengaruhi Variabel lainnya.2 Sampel Sampel penelitian adalah sebagian / wakil dari populasi yang diteliti teknik yang diambil dari penelitian ini dengan menggunakan accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan factor spotanitas (siapa saja yang secara tidaksengaja bertemu dengan peneliti dan sesuai dengan karakteristik.Cirebon 3. atau situasi perkembangan hubungan antar Variabel yang kemudian dilakukan perbaikan .3. maka nilainya adalah I Responden yang menjawab pertanyaan dengan jawaban yang salah. Sub Variabel dalam penelitian ini adalah pengertian menstruasi. pre menstruasi sindrom. pendidikan terakhir Pertanyaan terdiri dari pengertian menstruasi. Tabulating Adalah memasukkan data yang diperoleh kedalam bentuk table untuk pembacaan data 3.1 Populasi Populasi adalah suatu objek atau subjek dengan karakteristik tertentu yang akan diteliti. maka orang tersebut dapat digunakan sebagai sampel. siklus menstruasi. maka nilainya 0 Pertanyaan dari kuesioner tersebut antaranya yaitu: Pertanyaan demografi terdiri dari nama. dan ganguan menstruasi. perbedaan. Dalam hal ini dilakukan dengan memberikan skor pada masing-masing pertanyaan. Populasi dan Sampel 3. Sampel pada penelitian ini adalah remaja putri yang berusia 12-17 tahun yang berada si Desa Gamel kecamatan Plered Kabupaten Cirebon yang mau dan bersedia menjadi responden Dalam menentukan jumlah sampel dengan derajat kepercayaan 95% dan presisi relative 10% dimana jumlah remaja putri 40 orang sampel yang diambil 20% dari remaja putri 40 orang sehingga mendapatkan hasil 40x20 % = 8 orang. umur.5 Teknik Analisa Data Adalah suatu proses untuk memperoleh gambaran-gambaran / informasi yang dapat menggambarkan suatu situasi.3. Tolak ukur penilaian kuesioner dalam penelitian ini adalah: Responden yang menjawab pertanyaan dengan jawaban benar. Coding Adalah memberikan tanda untuk memudahkan dalam pengolahan data-data.4 Instrumen Penelitian Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket tertutup). Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang berada di Desa Gamel Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon yang mau dan bersedia menjadi responden.

Alat Tulis 2. Penelitian akan menjamin hak-hak subjek penelitian serta tidak ada paksaan dan dapat mengundurkan diri setiap saat. Setelah klien mengerti dan paham penjelasan tersebut.kesimpulan data yang diperoleh. 3. dikumpulkan kedalam bentuk table dengan perhitungan sebagai berikut : P = n/N x 100% Keterangan : P : Presentasi n : Jumlah pertanyaan yang dijawab dengan benar N : Jumlah seluruh pertanyaan Setelah hasil diperoleh. kemudian dimasukkan kedalam kategori pengetahuan. Analisa Data 6. Pelaporan Hasil Penelitian 3. Administrasi Perizinan 3. apabila bersedia ikut serta dalam penelitian maka harus menandatangani lembar persetujuan. yaitu : Kategori baik.8 Sarana Penelitian 1.7 Jadwal Kegiatan No Kegiatan Januari Februari I II III IV I II III IV 1. Pengumpulan Data 4. yang bersedia menjadi responden. apabila pertanyaan dijawab dengan benar oleh responden sebanyak (76-100%) Kategori cukup. Pengolahan Data 5.6 Etika Penelitian Penelitian ini tidak mengandung resiko yang mengancam rasa aman responden sebelum melakukan penelitian klien. Mengurus perizinan penelitian di daerah atau wilayah yang akan diteliti. penelitian mengadakan pendekatan kepada remaja putrid yang akan dijadikan responden. kepada klien akan dijelaskan tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Kuesioner 3. Bahan Kepustakaan . Lomputer Pengolahan Data 4. PENGAJUAN Proposal 2. apabila pertanyaan dijawab dengan benar oleh responden sebannyak (56-75%) Kategori kurang. apabila dijawab dengan benar oleh responden sebanyak (≤55% 3.

1998. 2006.Pms http//google. Jakarta : Rineka Cipta Notoatmodjo. Metodologi Penelitian dan Ilmu Kesehatan.com/ Ida Rosidah/Menstruasi . S. Jakarta : Rineka Cipta. 2002. Muhammad Al-Mighwar. Ginekologi. Psikologi Remaja. Bandung : Pustaka Setia http//weblog/Gg Menstru Asiatriabirama’s/com Notoatmodjo. Bandung: Bagian Obstetic dan Ginekologi Fakultas Kedokteran UNPAD http//google.com/ensiklopedia. Jakarta : Rineka Cipta Sastrawinata. Ilmu KesehatanMasyarakat.DAFTAR PUSTAKA Arikunto S. Prosedur Penelitian suatu pendekatan Praktek. 2003. Ag. M. S. R Sulaiman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful