P. 1
Teknologi & Pendidikan Suku Makassar

Teknologi & Pendidikan Suku Makassar

|Views: 526|Likes:
Published by Moh Firman H

More info:

Published by: Moh Firman H on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2014

pdf

text

original

Sejarah Kota Makassar berada pada koordinat 119 derajat bujur timur dan 5,8 derajat lintang selatan dengan

ketinggian yang bervariasi antara 1-25 meter dari permukaan laut. Kota Makassar memiliki daerah pantai yang datar dengan kemiringan 0 - 5 derajat ke arah barat, diapit dua muara sungai yakni sungai. Luas kota Makassar berjumlah kurang lebih 175,77 Km2 daratan dan termasuk 11 pulau di selat Makassar ditambah luas wilayah perairan kurang lebih 100 Km². Kantor Catatan Sipil Kota Makassar mencatat jumlah penduduk Kota Makassar sekitar 1,5 juta jiwa atau lebih banyak dari hasil Sensus Penduduk 2010 yang hanya sekitar 1,3 juta jiwa, berate ada peningkatab jumlah penduduk pada wilayah kota Makassar.

http://fanstribun.multiply.com/journal/item/386/Kondisi_Geografis_Kota_Makassar? &show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Makassar tidak pernah lepas dari perdagangan kepulauan Indonesia khususnya asia tenggara serta asia timur. Perdagangan Makassar dibagi menjadi dua periode yaitu

Faktor Teknologi: Suku Makassar sebagian besar mata pencaharian yang pokok adalah berladang dan bersawah (pammarri). Wilayah ini berupa daratan. mei. Pulau Sulawesi ini terletah antara pulau Kalimantan dan Maluku pada bagian barat dan timur. junipadi belum dituai dan Makassar terdapat kebun kelapa yang indah. Pohon ditanam berjejer dan rindang sehingga melindungi orang dari terik matahari. Seseorang belanda yang mengunjungi makasar pada permulaan abad ke-17 mengungkapkan bahwa wilayah Makassar dari laut terlihat sebagai daerah yang paling subur dan paling menyenangkan.pada masa pengawasan Gowa dan Tallo pada periode ini menjadikan kota Makassar berkembang pesat karena menganut prinsip mare liberum (kebebasan di laut).indah. Para petani masih menggunakan alat tradisional. Selain itu suku Makassar bertempat tinggal di pesisir pantai sehingga biasanya mereka selain bertani juga berlayar dan mengarungi lautan baik sebagai pedagang antar pulau maupun sebagai nelayan penangkap ikan. Menangkap ikan dengan menggunakan kail (pekang) dan jala. 1. Adapun perahu-perahu yang digunakan mulai dari perahu kecil sampai dengan perahu yang besar. april. laut Sulawesi. penduduknya sangat padat. Makassar adalah daerah persawahan yang indah. padi dapat tumbuh. hijau. Pulau-pulau tersebut dipisahkan oleh selat Makassar dan laut Bandar serta laut Maluku.pada bulam maret. sedangkan pada bagian utara dan selatang adalah wilayah Filipina dan Nusa Tenggara. Perahu sejenis phinisi (jenis kapal kayu tradisional suku Bugis dan Makassar) dan padewakang (perahu bercadik atau perahu kecil) . Cara bertaninya pun masih terikat adat istiadat yang dilakukan seperti nenek moyang mereka. dan tidak begitu tertutuphutan seoerti daerah-daerah lain di Hindia. Orang Makassar adalah salah satu kelompok etnis yang bermukim di pesisir barat bagian Sulawesi bagian selatan. dan laut Flores.

Stratifikasi sosial sangat berpengaruh khususnya pada pemerintahan Belanda dan Jepang. tetapi juga menyediakan pasar baqi perdagangan hasil bumi Hingga pada awal abad ke-20. ikan torani (jukuk tuing-tuing) termasuk juga untuk mencari teripang. di mana keberadaan pelabuhan Makassar berperan sebagai ruang tamu Kawasan Timur Indonesia (KTI). 2. Kedua. Makassar menjadi kota penting. Faktor Ekonomi Demikian pula dalam sektor ekonomi melalui peran pelabuhan Makassar. menjadi pusat aktivitas ekonomi. Faktor Pendidikan Dalam kehidupan suku Makassar. Makassar telah berkembang pesat sebagai kota modern. setelah ekspedisi Belanda tahun 1905. Faktor Sosial dan Keterkaitan Keluarga 4. Karena yang bisa mengenyam pendidikan adalah kaum bangsawan maka pada awal kemerdekaan mereka memiliki banyak peran di pemerintahan. Faktor Peraturan dan Kebijakan 6. Pada saat itu individu menggunakan atribut kebangsawanannya supaya menjadi orang terpandang di masyarakat. pemerintahan dan pendidikan. 7. . Faktor Nilai Budaya dan Gaya Hidup 5. Falsafah Keagamaan dan Falsafah Hidup 3. stratifikasi sosial biasanya dianggap sangat penting untuk dipergunakan dalam mencari latar belakang pandangan hidup. Mereka mendapat prioritas untuk mendapat ilmu di bangku sekolah. semenjak kemerdekaan bangsa Indonesia tahun 1945. watak. Kota ini hanya menjadi satu mata rantai perdagangan regional melakukan kontak dengan kota-kota penting di Eropa. atau sifat-sifat mendasar.digunakan untuk pelayaran di laut lepas khusus untuk menangkap ikan besar sejenis cakalang. kota ini berperan sebagai kota niaga terpenting di bagian timur Indonesia.

com/journal/item/386/Kondisi_Geografis_Kota_Makassar? &show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem . Sekarang setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.multiply.ac. http://www. Edward.lontar.Makassar Abad XIX Studi tentang Kebijakan Perdagangan Maritim. Begitu pun dengan stratifikasi sosial menjadi kabur dan mengalami degradasi nilai. Akibatnya pola pandangan masyarakat tidak lagi terpaku dengan status yang diperoleh melalui keturunan. Mereka lebih mengutamakan peranan dan fungsi seseorang dalam masyarakat melalui prestasinya.2002.Keadaan ini berangsur-angsur mengalami pergeseran.Jakarta:Kepustakaan Populer Gramedia. DAFTAR PUSTAKA Poelinggomang.pdf http://fanstribun. Dengan memiliki pengetahuan mereka bisa merebut posisi dan menjadi terpandang di masyarakat.id/file?file=digital/131471-T%2027476-Tradisi%20royongHA.ui.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->