Tutorial Lazarus

Pemrograman Pascal Console, Visual dan Database
Husni, husni.trunojoyo.ac.id, komputasi.wordpress.com

Lazarus adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment), lingkungan pengembangan perangkat lunak yang terintegrasi sehingga pembuatan software menjadi RAPID, dapat diselesai dalam waktu singkat. Lazarus bersifat open source, tersedia untuk banyak platform terutama Linux, Windows dan Macintosh. Bahasa pamrograman yang dijadikan landasan dalam Lazarus adalah Pascal. Karena itu, saat pengembangan aplikasi, apa yang disediakan oleh Lazarus terasa sebagaimana yang terdapat di Delphi, IDE Pascal visual yang terkenal di lingkungan Windows. Tampilan awal dari Lazarus diperlihatkan pada gambar 1.

Gambar 1. Tampilan awal dari IDE Lazarus Berikut adalah penjelasan mengenai bagian-bagian yang terdapat dalam Lazarus dan akan sering digunakan dalam pengembangan perangkat lunak: 1. Menu utama dan daftar komponen (Gambar 2)

Gambar 2. Menu utama dan daftar komponen Lazarus 1

terdapat beberapa toolbar. Form utama: Komponen utama sekaligus container bagi komponen lain Di bawah menu utama dan daftar komponen terdapat sebuah jendela. Jendela ini adalah bagian utama dari sebuah aplikasi visual. Jendela ini digunakan untuk mengatur perilaku dari suatu kontrol atau komponen yang telah diletakkan di atas suatu Form atau jendela aplikasi yang sedang kita kembangkan. Pada tab Standard terdapat komponen-komponen untuk membuat tampilan standard dari jendela aplikasi seperti tombol dan teks. Properti-properti ini dapat diubah pada saat pengembangan memanfaatkan object Inspector atau saat eksekusi program dengan menuliskan perintah-perintah dalam kode program. Menu Run digunakan untuk menjalankan. Di atas form inilah diletakkan komponen-komponen lain. biasanya berjudul Form1. Dalam Lazarus. Di bawah daftar menu. View. dan anda akan langsung mengetahui kegunaannya. menu File. Sedangkan akses ke database tersebut dilakukan melalui komponen yang terdapat pada tab Data Accsess. di bawah menu utama adalah daftar komponen yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi visual. mentrace atau menghentikan eksekusi program atau proyek. Menu Project digunakan untuk membuka jendela tertentu untuk mengatur proyek pengembangan software yang sedang dilakukan. Setiap jenis komponen akan mempunyai properti yang berbeda. Bagian di sebelah kanan toolbar tadi. Pada gambar terlihat beberapa properti yang dimiliki oleh obyek Form1 yang merupakan instance dari komponen Form (Gambar 4). Pada sisi kiri terdapat sebuah kotak dengan judul Object Inspector. Seperti pada software lain. mengeksekusi proyek dan beberapa hal lain terkait pengerjaan proyek. Tab Data Controls berisi komponen-komponen untuk mengendalikan akses ke suatu database. Form menurupakan komponen paling penting dalam pemrograman visual. Search. Edit. Menu lain yang akan sering digunakan adalah Project dan Run. Window dan Help terdapat pada Lazarus dan dengan mudah dipahami kegunaan dan cara menggunakannya. Gambar 3. Letakkan kursor mouse di atasnya. di sebelah kiri. setiap program komputer yang dikembangkan dinamakan project.Menu-menu penting dalam pemanfaatan Lazarus ditampilkan pada bagian paling atas dari jendela Lazarus. menyimpan proyek. 2 . Komponen-komponen ini dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Toolbar ini digunakan untuk membuka proyek.

Object Inspector Bagian lain yang sangat penting adalah Source Editor.Gambar 4. Kode program ditulis mengikuti aturan dalam bahasa Pascal. Gambar 5. Di sinilah programmer menuliskan baris-baris kode program untuk mengatur apa yang harus dilakukan oleh Aplikasi. Source Editor 3 .

writeln('Nilai X = '. pada jendela New. Kode program pascal di dalam Source Editor 4 . writeln('Nilai Y = '.Pada bagian paling bawah terdapat sebuah jendela Messages. end. Pemrograman Pascal Console Pembuatan program Pascal sederhana berbasis console dimulai dengan memilih menu File | New.. Pada jendela ini akan muncul pesanpesan tertentu saat eksekusi program terutama jika terjadi kesalahan atau error. Dimana meletakkan kode tersebut? Pada Lazarus telah terdapat sebagian kode yang dibuat otomatis. y := 7. begin x := 10. Klik OK. writeln('Hasil kali XY = ' . Masukkan contoh kode program berikut: var x. Jelasnya perhatikan tampikan Source Editor berikut: Gambar 6.. pilih Program (di bawah bagian Project). x). x). x * y). y: integer. Tugas kita adalah melengkapinya.

Hasilnya diperlihatkan pada gambar berikut: Gambar 7. Jendela New untuk menentukan tipe aplikasi yang akan dibangun Akhiri dengan klik OK. tanpa tanda pentik. Pindahkan ke direktori dimana file testpascal di atas disimpan. Eksekusi program pascal pada Console Linux Pemrograman Visual Pemrograman Pascal secara visual dimula dengan memilih menu File | New … dan pada jendela New pilih Application (di bawah bagian Project). misalnya dengan nama testpascal. 5 ./testpascal”. Berikutnya silakan bukan Console Linux (atau Windows). Pastikan anda tidak lupa di direktori mana meletakkan file program tersebut. Compile program tersebut dengan memilih menu Run | Build atau tekan Ctrl + F9. Jalankan program yang telah dibuat tadi dengan menuliskan “.Simpan program tersebut. Gambar 8.

Gambar 10. Pada Object Inspector. form berikutnya akan bernama Form2 dan seterusnya atau nama lain jika kita mengubahnya. Klik Form1 pada posisi dimana obyek Button tersebut akan diletakkan. Pada tab Standard. Pastikan obyek Button1 terpilih. Sekarang akan kita letakkan 1 buah komponen Button ke atas form dan atur beberapa properti. Form1 dengan sebuah komponen Button di atasnya 2. klik komponen TButton. Hasilnya seperti gambar berikut: Gambar 9. Form1 adalah form pertama. Mengubah properti Button1 melalui Object Inspector 6 . Caranya adalah: 1. akan diperoleh sebuah form bernama Form1.Sebagaimana dijelaskan di awal. Di atas form inilah diletakkan beberapa komponen lain yang akan digunakan dalam aplikasi. Pastikan komponen tersebut dalam kondisi terpilih. ubah properti Caption dari Button1 menjadi Keluar.

Simpan proyek ini. Ubah properti Height menjadi 200 dan Width menjadi 400. Beri nama Pertama untuk project dan upertama untuk kode program. Pilih obyek Form1:TForm1. 4. Ubah properti Caption menjadi “Program Pertama dengan Lazarus”. Tampilan aplikasi saat eksekusi 7 . Drag n drop (klik. begin close. Ubah properti Name menjadi TombolKeluar. Eksekusi dengan menekan F9 atau melalui menu Run | Run atau klik Toobar Run. 2. Klik dua kali (double click) TombolKeluar sehingga tampil Source Editor. Kursor mouse langsung pada diletakkan dimana kita harus menuliskan kode program yang diinginkan. geser dan letakkan di suatu tempat) obyek TombolKeluar di atas FormUtama sesuai dengan kebutuhan. Gambar 12. Tampilan dari FormUtama dapat menjadi: Gambar 11. Tampilan Form1 dan Button1 setelah perubahan beberapa properti Penanganan tampilan dari aplikasi ini dianggap selesai. Saat aplikasi dijalankan. end. Berikutnya adalah penulisan kode program untuk TombolKeluar. ketika pengguna men-klik TombolKeluar maka aplikasi akan tertutup. 5.3. Caranya adalah: 1.TombolKeluarClick(Sender: TObject). Ubah properti Name menjadi FormUtama. Masih pada Object Inspector.” (tanpa tanda petik). lengkapnya adalah: procedure TFormUtama. Tulis kode “close.

2.0.Coba klik tombol Keluar. Pada mesin Linux Ubuntu 10.16.so. baik berbasis Desktop maupun Web memerlukan akses ke database. Kemudian ubah propertinya Kind menjadi bkClose. Komponen tersebut adalah TbitBtn yang ada di tab Additional. Seperti sebelumnya. perlu dibuatkan sebuah link (symbolic) bernama libmysqlclient. TDataSource (pada tab Data Access).so.0 libmysqlclient. Hasilnya seperti pada gambar berikut: Gambar 13. Apa yang dihasilkan? Coba jalankan (F9) dan klik tombol baru tersebut! Silakan memanfaatkan komponen-komponen lain yang disediakan oleh Lazarus.16. Lazarus menyediakan suatu komponen bersifat siap pakai meskipun perilakunya juga dapat diatur melalui kode program. TDBMemo dan TDBNavigator (ketiganya pada tab Data Controls). coba letakkan komponen tersebut ke atas Form. TDBGrid.. seperti di bawah ini: ln -s libmysqlclient. Agar dikenali oleh Lazarus.0. Lazarus memerlukan library libmysqlclient. file library MySQL terdapat di direktori /usr/lib/mysql. Di atas form yang ditampilkan.0..so.hanya memperkenalkan saja. Di dalam direktori tersebut terdapat file libmysqlclient.04 LTS yang saya gunakan. Harusnya aplikasi tertutup dan selesai. Bagian ini memperlihatkan cara membangun aplikasi database sederhana dengan Lazarus. Akses Database MySQL Sangat banyak aplikasi yang dibangun. buat sebuah aplikasi.so agar dapat membangun koneksi ke server database MySQL. letakkan komponen TMySQL50Connection. Sekarang. TSQLQuery (ketiganya pada tab SQLdb). Tampilan form saat pengembangan aplikasi 8 .. TSQLTransaction. Tutorial singkat ini tidak membahas secara detail..so Berikut ini adalah cara mudah membuat aplikasi database sederhana menggunakan Lazarus: 1.

Tampilan aplikasi database saat eksekusi 4.0. Pada jendela ini. Pilih properti Columns dan klik tanda … Akan ditampikan sebuah jendela Editing DBGrid1. Pilih obyek DBGrid1.1 abc123 root SQLTransaction1 TRUE MySQL50Connection1 MySQL50Connection1 SELECT * FROM tbberita SQLTransaction1 TRUE SQLQuery1 DataSource1 DataSource1 Berita DataSource1 SQLTransaction1 SQLQuery1 Database Database SQL Transaction Active DataSource1 DBGrid1 DBMemo1 DBNavigator Dataset DataSource DataSource DataField DataSource Gambar 14. klik toolbar + 9 . Pada jendela ini kita dapat menentukan kolom-kolom apa saja dari tabel hasil query (SQL) akan ditampilkan dalam DBGrid1.0. mengikuti tabel di bawah ini: Obyek Form1 MySQL50Connection1 Properti Caption Database HostName Password Username Transaction Connected Nilai Database dengan Lazarus Dbstbi 127.3. Atur properti dari obyek-obyek tersebut.

MySQL50Connection1. DBMemo1. MySQL50Connection1. Datasource1. ubah properti DataField menjadi Id. DBGrid1. SQLQuery1. begin MySQL50Connection1. DBnavigator1.UserName := 'root'.sebanyak dua kali (untuk menampilkan 2 kolom).1'. Insya Allah tutorial berikutnya akan mengupas lebih jauh pemrograman database dengan melibatkan banyak penulisan kode program. MySQL50Connection1.HostName := '127.Password := 'abc123'.SQL. Contoh tampilan dari aplikasi saat dieksekusi diperlihatkan pada gambar 14. Contoh aplikasi database di atas tidak mengharuskan kita menulis kode program sama sekali.DataField := Berita.Transaction := SQLTransaction1. SQLQuery1. Simpan aplikasi ini dan eksekusi (F9). MySQL50Connection1. visual dan aplikasi database. end. Klik baris pertama (0 – Title). Demikianlah tutorial singkat pemanfaatan Lazarus untuk pemrograman Console (pascal).UpdateMode := upWhereChanged. Semoga bermanfaat :) 10 .Text := 'select * from tbberita'. Dapatkah database diakses melalui kode program? Bukan dengan mengubah langsung properti dari komponen-komponen yang digunakan? Jawabannya tentu DAPAT.DataSource := Datasource1. SQLQuery1. Klik baris kedua (1 – Title). 5.Dataset := SQLQuery1. DBMemo1. ubah properti DataField menjadi Judul. MySQL50Connection1.0. Berikut ini adalah kode program yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut: procedure TForm1.Connected := true. SQLQuery1.Transaction := SQLTransaction1.DataSource := Datasource1.DatabaseName := 'dbstbi'.Button1Click(Sender: TObject).DataSource := Datasource1.Open.0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful