P. 1
emansipasi

emansipasi

|Views: 52|Likes:
Published by Dhian Bozu

More info:

Published by: Dhian Bozu on May 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2012

pdf

text

original

EMANSIPASI WANITA

Kelompok 12 Firmansyah Aditya P. Fajar Hidayat 5109.100.203 5109.100.205

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2010

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini. saran dan kritikan dari para pembaca sangat kami butuhkan demi kesempurnaan makalah ini di kemudian hari. Semoga Allah selalu memberikan berkah dan hidayah-Nya selalu kepada kita. Amin Allahuma amin ya rabbal aalamin. Serta tindakan apa saja yang semestinya kita lakukan sebagai muslim sejati. Semoga apa yang telah dibahas dalam makalah ini member manfaat dan berkah bagi kita semua. Untuk itu. Agar kita semua dapat mengetahui arti emansipasi wanita sesungguhnya. Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah agar memahami lebih lanjut mengenai emansipasi wanita. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Segala upaya telah kami lakukan untuk menyelesaikan makalah mengenai emansipasi wanita ini. Dampak apa saja yang diakibatkan oleh emansipasi wanita. . Khususnya kepada dosen pembimbing kami Bapak Muchtarom atas bimbingan dan arahannya kami ucapkan terima kasih banyak.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. Karena memang penulis hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan kekurangan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang telah memberikan karunia dan hidayah-Nya hingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.

...........……………………………………. BAB II PERMASALAHAN …………………………………………… BAB III PEMBAHASAN ……………………………………………… 3...................…………………………………………........................... DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………..3 Emansipasi Wanita Dalam Islam …………………………………… 3................... 3..........DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar .. 3...............................5 Dampak Negatif Emansipasi Wanita ……………………………….. 3.......………………………………………….4 Batasan Emansipasi ……................ Daftar Isi ..........……………………………………........ 2 3 4 6 7 7 8 9 10 11 15 17 .... 3..2 Wanita Dalam Islam ………….. BAB I PENDAHULUAN …....1 Hakikat Emansipasi Wanita …............................6 Solusi Islam Terhadap Emansipai ………………………………….........

kehidupan tidak akan berjalan semestinya. . Hal sekecil apapun termasuk tata cara makan. di situ ada wanita. yang lebih membutuhkan cinta. memiliki peran amat besar dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Umat-umat yang lampau mengingkari permasalahan ini. kemudian sebagai seorang isteri. suami. usia kanak-kanak. sampai menjadi seorang ibu yang menginjak lansia. Bidang Hukum Islam memberikan pada wanita hak memiliki harta dengan sempurna dalam mempergunakannya tatkala sudah mencapai usia dewasa dan tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya baik ayah.BAB I PENDAHULUAN Islam merupakan agama yang bersifat universal. Tanpanya. di antara mereka menempati jabatan-jabatan penting dan terhormat dalam masyarakat sesuai dengan tingkatan usianya. Bidang Kemanusiaan Islam mengakui haknya sebagai manusia dengan sempurna sama dengan pria. kasih dan penghormatan. Oleh sebab itu. Bidang Sosial Telah terbuka lebar bagi mereka (terpisah dari kaum priat) di segala jenjang pendidikan. atau kepala keluarga. Sekiranya di muka bumi ini hanya dihuni oleh laki-laki. semakin bertambah pula hak-hak mereka. wanita tidak bisa diremehkan dan diabaikan. 2. Bahkan semakin bertambah usianya. tidur ataupun ke kamar mandi diatur dalam agama Islam Begitu pula dalam hal derajat dan hak-hak perempuan telah diterangkan secara jelas adanya. karena dibalik semua keberhasilan dan kontinuitas kehidupan. 3. Wanita sebagai hamba Allah yang lemah. Kebanyakan wanita saat ini dalam pengertian emansipasi telah sedikit demi sedikit mengikis agama islam padahal Sesungguhnya Islam menempatkan wanita di tempat yang sesuai pada tiga bidang: 1. Sebab ia adalah pencetak generasi baru. Semua sisi kehidupan tercangkup dan tertata rapi di dalam Islam. kehidupan mungkin sudah terhenti beriburibu abad yang lalu. masa kanak-kanak sampai usia lanjut.

Wanita Islam semakin jauh dari ajaran Islam yang sesungguhnya. Islam mulai digerogoti dari dalam dengan adanya emansipasi. Bagaimankah emansipasi sesungguhnya? 5 . (Bahkan sebaliknya) mereka mengatakan bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan memenjarakannya di dalam rumah. Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang bisa dinikmati setiap pandangan mata dan pemuas nafsu bejat musuh Islam? Emansipasi wanita yang seharusnya mengangkat derajat wanita saat ini justru membuat semakin kacau. yang menyerukan „Emansipasi Wanita‟ itu.Hak-hak ini semua tidak terdapat dalam faham yang menamakan dirinya “faham modern”.

Apa makna atau hakikat emansipasi wanita sebenarnya? 2. Adakah emansipasi wanita dalam islam? 3. Apa sajakah batasan emansipasi wanita agar tidak salah mengartikannya dan tidak kebablasan dalam implementasi emansipasi? 5. Apakah dampak negatif emansipasi wanita yang salah pengertiannya? 4. Apa saja inti dari emansipasi wanita yang disebarkan oleh bangsa non muslim? .BAB II PERMASALAHAN Beberapa permasalahan yang perlu dibahas dalam tema emansi wanita adalah: 1.

baik dalam pendidikan. Dimana targetnya adalah untuk menebarkan kebencian terhadap agama Islam dengan menampilkan potret yang bukan sebenarnya.BAB III PEMBAHASAN 3. Jadi para penyeru emansipasi wanita menginginkan agar para wanita disejajarkan dengan kaum pria disegala bidang kehidupan. Sebagaimana dalam firman-Nya yang artinya: “Mereka berupaya untuk memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapanucapan) mereka. karena Allah Subhanahu wa Ta‟ala telah berjanji untuk menjaga agama Islam dari rongrongan para musuhnya. Sehingga amat tepat bila gerakan emansipasi disebut dengan GPK (Gerakan Pengacau Keimanan). Adapun makna emansipasi wanita adalah perjuangan sejak abad ke-14 M dalam rangka memperoleh persamaan hak dan kebebasan seperti hak kaum laki-laki. Menyikapi hal ini umat Islam tak perlu kecil hati. karena demikian gencarnya upaya yang mereka tempuh untuk mengacaukan keimanan umat Islam (terkhusus kaum wanitanya) dengan intrik manipulasi tersebut. Semboyan dan slogan-slogan emansipasi wanita sendiri diusung oleh musuhmusuh Islam. Bahkan Dia akan senantiasa menyempurnakan cahaya agama Islam tersebut dan memenangkannya. perekonomian maupun dalam pemerintahan. manakala terpengaruh dengan syubhat emansipasi tersebut dan melepaskan dirinya dari rambu-rambu dan bimbingan Islam yang suci. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas semua agama meskipun orang-orang musyrik benci. Demikianlah salah satu gerakan propaganda (usaha untuk memanipulasi persepsi) yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam. membelenggu kebebasannya serta mengubur segala potensinya. Target berikutnya adalah untuk menjerumuskan kaum wanita ke dalam jurang kenistaan. Mereka kesankan bahwa Islam adalah agama yang memasung hak-hak kaum wanita. pekerjaan.1 Hakikat Emansipasi Wanita Emansipasi berasal dari bahasa latin “emancipatio” yang artinya pembebasan dari tangan kekuasaan.” (Ash-Shaff: 8-9) . dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orangorang kafir benci.

istri. Ketika menjadi seorang ibu. „Lalu siapa?‟ Rasulullah menjawab. „Bapakmu. dan dilarang menyakitinya. Bahkan perintah berbuat baik kepada ibu disebutkan oleh Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam sebanyak tiga kali baru kemudian beliau shallallahu „alaihi wa sallam sebutkan perintah untuk berbuat baik kepada ayah. Saat menjadi anak. lihat “Ash-Shahihah: 294). Bukhori: 5971.2 Wanita Dalam Islam Islam benar-benar memperhatikan peran wanita muslimah.3.‟” (HR. Muslim: 2548) Begitu pun ketika menjadi seorang istri. siapa yang paling berhak untuk menerima perbuatan baik dari saya?‟ Rasulullah menjawab. „Ibumu. Dari Abu Hurairah berkata. kerabat. dan Ahmad: 4/154 dengan sanad shahih.‟ dia bertanya lagi. berbuat baik kepadanya. karena di balik peran mereka inilah lahir pahlawan dan pemimpin agung yang mengisi dunia dengan hikmah dan keadilan.‟ lalu dia bertanya lagi. Ibnu Majah: 3669.” (HR. seorang anak diwajibkan untuk berbakti kepada ibu. „Lalu siapa?‟ Rasulullah menjawab. “Barangsiapa yang mempunyai tiga orang anak wanita lalu bersabar menghadapi mereka dan memberi mereka pakaian dari hasil usahanya maka mereka akan menjadi penolong baginya dari neraka. „Lalu siapa?‟ Rasulullah kembali menjawab. ibu. Islam begitu memperhatikan hak-hak wanita sebagaimana disebutkan dalam surat An-Nisa‟ ayat-19 yang artinya: “…Dan pergaulilah mereka (para istri) dengan cara yang baik…” Dan saat wanita menjadi kerabat atau orang lain pun Islam tetap memerintahkan untuk mengagungkan dan menghormatinya. Bukhori dalam “Adabul Mufrod”: 76.‟ dia bertanya lagi. „Ibumu. “Datang seseorang kepada Rasulullah lalu bertanya. atau bahkan orang lain. Islam memerintahkan untuk mendidiknya dan akan memberikan balasan yang besar sebagaimana dalam hadits riwayat `Uqbah bin „Amir bahwa Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda yang artinya. „Ibumu. Wanita begitu dijunjung dan dihargai perannya baik ketika menjadi seorang anak. kelahiran anak wanita merupakan sebuah kenikmatan agung. Banyaknya pembahasan tentang wanita di dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah menunjukkan 8 . „Wahai Rasulullah.

Sungguh. hukum dan syari‟at Allah. masyarakat pun akan rusak. alangkah banyaknya kekuatan yang hendak menarik. berbagai ucapan dan slogan-sloganpun dengan entengnya keluar dari mulut mereka. agar wanita meninggalkan serta menanggalkan busana (jilbab) muslimahnya. agar wanita bekerja di sektorsektor pekerjaan kaum laki-laki.kemuliaan mereka. bertambah gencar dan lancar. sekaligus mengeluarkan wanita dari agama dan syari‟at Nabi-Nya ke jalan yang amat jauh dari jalan yang diridhai Allah. Di tengah perhelatan dunia Islam sekarang ini. dengan berusaha sekuat tenaga menodai kehormatan dan kedudukan para wanita. Karena sesuatu yang banyak dibahas dan mendapat banyak perhatian tentunya adalah sesuatu yang penting dan mulia. namun pada hakekatnya pahit dan menghancurkan. kenyataan yang terjadi di masyarakat sungguh jauh dari itu semua. Adapun di zaman sekarang. niscaya masyarakat pun akan menjadi baik. Penyebabnya tidak lain adalah karena jauhnya umat Islam dari pemahaman yang benar terhadap agama mereka. Jadikan Al-Qur`an dan Sunnah dengan pemahaman para shahabat sebagai petunjuk. menawan bagi kaum laki-laki ketika keluar dari tempat tinggalnya. Langkah-langkah penjerumusan dan penyesatan seperti di atas bertambah deras 9 . feminim. agar wanita berhias secantik mungkin agar bertambah ayu.3 Emansipasi Wanita dalam Islam Adakah emansipasi wanita dalam Islam? Wanita muslimah merupakan bagian terbesar dari komunitas masyarakat secara umum. 3. Apabila mereka baik. apabila mereka rusak. Seringkali ada orang yang menjadikan kesalahan orang lain sebagai hujjah (argumentasi) baginya untuk turut berbuat kesalahan yang sama. supel. diantaranya adalah derasnya suara seruan kebebasan wanita yang mendapatkan sambutan memuaskan dari kalangan orang-orang yang memang berfikiran tidak karuan. Syari‟at Islam menempatkan wanita di singgasana kemuliaan. Para penyeru kebebasan wanita belakangan ini. niscaya mereka akan mampu melahirkan generasi-generasi baru yang tangguh dan berguna bagi umat seluruhnya. apabila mereka benar-benar memahami agama. Semua itu pada intinya adalah untuk menyeret wanita agar supaya mempunyai kedudukan setara dengan kaum laki-laki. sebaliknya. Dan berbagai seruan-seruan lainnya yang pada lahirnya terlihat manis dan menggiurkan.

Islam memerintahkan untuk memberikan hak kepada masing-masing yang memiliki hak. Islam adalah Agama yang mengajak kepada keadilan.6883)] Sebenarnya hal semacam ini tidak akan pernah terjadi bilamana para wanita berpegang teguh dengan jalan yang digariskan Allah sejak ribuan tahun yang lalu yaitu sebuah solusi yang mencakup seluruh segi kehidupan wanita yang akan membawa kaum wanita ke tempat terhormat dan terhindar dari berbagai jurang kehinaan. Wanita Islam akan semakin terperosot dalam lembah kenistaan. bukan persamaan dalam segala hal. tingkatan kelebihan daripada istrinya. dan waspadailah wanita. Lantaran itu. bahkan banyak sekali dukungan dan persetujuan dari para wanita? Benarlah sabda Nabi Muhammad: “Tidaklah aku tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada fitnah kaum wanita” (Muttafaqun Alaihi) “Sesungguhnya dunia itu manis lagi hijau. Akhirnya. kini menjadi tontonan dan sarapan harian. lalu Dia akan melihat bagaimana kalian berbuat. sebab awal fitnah (masalah) di kalangan Bani Isra‟il adalah pada wanita”. kaum wanita sangat mudah diekspose bahkan dikomersialkan. Jelas.” (Al-Baqarah: 228). Namun adil adalah menempatkan setiap manusia 10 . Inilah yang disebut keadilan. Lihatlah hampir tidak ada satu iklanpun dimedia elektronik maupun media cetak yang tidak menampilkan wanita. melalui sarana informasi itulah.4 Batasan Emansipasi Kesalahpahaman wanita Islam dalam memaknai emansipasi tanpa dibarengi dengan penafsiran Al Quran dan Hadits yang benar dapat berakibat sebaliknya. kenapa jarang sekali wanita yang membencinya. Adil bukanlah persamaan hak dalam segala hal. 3. bahkan sesuatu yang dulunya sangat tabu dibicarakan.lajunya dengan terbentangnya berbagai sarana informasi yang tidak lagi mengenal batasan. [HR. Allah Subhanahu wa Ta‟ala berfirman yang artinya: “Akan tetapi para suami mempunyai satu Oleh karena itu. Muslim dalam Adz-Dzikr wa As-Du'a' (no. waspadailah dunia. Sesungguhnya Allah menjadikan kalian sebagai kholifah di atasnya. Namun anehnya. semua ini merupakan bentuk pelecehan bagi wanita.

5 Dampak Negatif Emansipasi Wanita Musuh-musuh Islam sangat paham bahwa peran wanita muslimah sangat penting dalam membangun masyarakat Islam. serta persamaan gender. Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: 11 . Namun bagaimana dengan kenyataan emansipasi? Emansipasi mengajak wanita untuk mendapatkan kebebasan layaknya laki-laki. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menghancurkan wanita muslimah melalui ‟emansipasi‟. Na`udzubillah. Wanita dalam konsep emansipasi ibarat barang dagangan yang dipajang di etalase. mereka selalu berusaha menyerang Islam melalui kaum wanitanya. emansipasi berusaha menjauhkan wanita dari hijab dan rumah-rumah mereka. serta menempatkan segala sesuatu pada posisinya yang telah diatur dalam syariat-Nya. Janganlah berusaha untuk mengingkarinya. padahal dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari – Muslim dari “Imran bin Hushain Radhiallahu „anhu. Semua hak dan kewajiban antara wanita dan pria telah ditentukan dengan kadar yang sesuai dengan kemampuan masing-masing pihak. Untuk itu marilah kembali kepada Alquran dan Hadist nabi Muhammad SAW dan jangan mendasarkan semua pada kenikmatan dunia dan hawa nafsu belaka. Emansipasi yang diusung oleh musuh-musuh Islam tumbuh dari sistem sekuler yang memisahkan antara kehidupan dan nilai agama. Hak untuk berkarir. Semua peraturan hidup telah ditata rapi dan teratur dalam islam. hak untuk bercampur baur dengan laki-laki yang bukan mahramnya. yang siap dijadikan tontonan bagi para hamba syahwat dan menjadi budak nafsu. Mereka menamakan emansipasi sebagai gerakan yang membebaskan wanita dari kezhaliman dan untuk memenuhi hak-hak mereka secara adil (menurut mereka) dengan slogan toleransi. Inilah yang akhirnya bukan memajukan wanita namun malah membuat wanita semakin terperosot jauh dari ajaran Islam. Oleh karena itu. Emansipasi menginginkan wanita menjadi pesaing bagi laki-laki dan memperebutkan kedudukan dengan kaum laki-laki. Sangat jelas bahwa antara wanita dan pria sangat berbeda. kebebasan wanita.pada tempat yang selayaknya dan semestinya. 3. Agama Islam telah mengajarkan keadilan.

yang penting bisa mendapat ijazah yang diidamkan atau berbagai gelar yang dicita-citakan. sekalipun harus mengorbankan nilai-nilai agamanya. sebab lapangan pekerjaan telah dibanjiri oleh kebanyakan kaum wanita. membersihkan rumah.“Tidaklah rasa malu itu ada. Betapa menyedihkannya pemikiran tersebut yang memandang baik buruknya kehidupan dari sudut pandang materi. 4. seperti. Keadaan perkembangan anak menjadi kurang terkontrol. Akibatnya. melayani suami dan anggota keluarga. Dalam dunia pendidikan. bila salah satunya hilang. lantaran ayah dan ibu sibuk bekerja di luar rumah. Dan tentunya akan membawa dampak negatif antara lain: 1. bersikap toleran terhadap kemungkaran yang ada di depan mata. Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: “Perasaan malu dan iman itu selalu berdampingan. Pecahnya keharmonisan rumah tangga. rumah tanggapun berantakan tak terurus 3. bepergian tanpa mahram. membunuh kreatifitas dan menghambat potensi sumber daya manusia kaum wanita. akhirnya muncul dengan subur kenakalan anak-anak dan remaja-remaji. Dari celah inilah. 12 . si istri merasa capek dan lelah. lantaran seharian bekerja di luar rumah. 2.” Disamping semua itu.” Demikian juga Imam Hakim dan yang lainnya mengeluarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiallahu anhuma. emansipasi juga berusaha mengajak wanita mengabaikan pengasuhan anak dengan mengatakan bahwa mengasuh anak tidak mendatangkan materi. Dalam dunia kerja. Dikarenakan ketika suami menuntut pelayanan dari sang istri dengan sebaik-baiknya. bercampur baur dengan mereka. seperti ikhtilath (campur baur dengan laki-laki). mencuci. kecuali selalu mendatangkan kebaikan. Terjadinya percekcokkan dan perseteruan antara suami-istri. hilanglah yang lainnya. emansipasi menyerukan agar para wanita menuntut ilmu di bangku-bangku sekolah hingga perguruan tinggi sejajar dengan pria. memasak. sebab sang ibu lalai dengan tugas-tugas utamanya dalam rumah. emansipasi juga menyerukan wanita untuk memasuki sektor-sektor pekerjan kaum laki-laki. pergaulan bebas tanpa batas. Timbulnya pengangguran bagi kaum pria.

kekuatan fisik yang lemah. hamil. tidak ada lagi larangan bercampur antar lain jenis. sehingga mereka tidak punya waktu penuh dan tenaga ekstra kuat yang mampu mengimbangi kaum laki-laki." (QS. melahirkan. sekalipun harus melanggar syari‟at. dandanan yang menggoda lawan jenisnya dan selainnya dari malapetaka yang hanya Allahlah Maha mengetahuinya. sehingga mereka beramai-ramai berusaha mencari tambahan pemasukan guna meningkatkan taraf hidup mereka. Al-Ahzab: 33) Rasulullah bersabda: “Dan wanita adalah penanggung jawab di dalam rumah suaminya ia akan di minta pertanggung jawabannya atas tugasnya.” (HR. Pada hakekatnya. mengasuh anak. karena itu merupakan kewajiban kaum laki-laki Alloh berfirman: “Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma‟ruf (baik). Karenanya. nifas. apabila seorang wanita muslimah memaksakan dirinya untuk bekerja menjadi wanita karir misalnya.” (QS. Buhkari Muslim). maka pada hakekatnya dia telah merusak citra dirinya sendiri. seperti. Al-Baqarah: 233) Dari ayat tersebut tersirat bahwa seorang istri merupakan tanggungan suami. Terjadinya perselingkuhan. Karena ditempat kerja tersebut.5. menyusui. tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkahlaku seperti orang –orang jahiliyah dahulu. seperti bekerja membungakan uang pinjaman. padahal ini termasuk riba. 13 . mengalami haidh. Mayoritas wanita zaman sekarang ini. wanita tidak bakalan sanggup menandingi kaum pria dalam segala pekerjaan lantaran beberapa kelemahan yang ada pada diriwanita. tanggungan orang tua. begitu juga seorang putri. Allah berfirman: "Hendaklah kaum wanita (wanita muslimah). karena bagaimanpun juga. begitu mudah tergiur dan terbujuk dengan slogan emansipasi ini. Allah tidaklah membebani kaum wanita untuk bekerja mencari nafkah keluarga.

semoga Alloh menjaga kaum muslimin semuanya dari tipudaya musuh-musuh-Nya." (QS. Tirmidzi) Adapun yang di maksud aurat wanita muslimah dalam hadits ini adalah semua anggota tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan (menurut sebagian ulama‟).” (QS. Padahal anggotanya (yang di pimpinnya) mayoritas terdiri dari kaum laki-laki. kantor-kantor. maupun di berbagai sektor pekerjaan. istansi. Hal ini terjadi dengan antusiasnya kaum hawa untuk terjun dalam arena kancah politik.Alloh berfirman: "Alloh menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Al Baqarah: 275) Atau bekerja menawarkan produk-produk tertentu dengan menampilkan dan memamerkan kecantikannya walau harus membuka auratnya. oleh karena Alloh telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita)." (HR.” (QS. Dalam bidang politik juga terjadi. An Nisa’: 34) Firman-Nya pula: “Dan orang laki-laki tidaklah sama seperti orang perempuan. 14 . sesungguhnya Alloh Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Seperti ini banyak kita saksikan di sekolahsekolah. Hal ini sangat bertentangan dengan firman Alloh: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.Al imron: 36) Inilah beberapa dalil Al Qur‟an dan Sunnah yang menjadi hujjah dan bantahan atas para penyeru slogan emansipasi kaum wanita. Padahal Rasulullah Muhammad SAW bersabda: "Wanita itu adalah aurat. lembaga-lembaga.

Wanita-wanita yang kamu khawatiri nusyuznya. secara fisiologis lebih kuat dan lebih gesit. khususnya tatkala suami tidak berada di rumah. lembut dan lunak. Laki-laki sebagai penanggung jawab keluarga. Secara fitrah. menangkis ancaman bahaya dari luar terhadap diri dan keluarganya. Sesungguhnya Allah Maha tinggi lagi Maha besar" . oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki. ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri di saat kepergian suaminya oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Adapun laki-laki.kannya.laki) atas sebagian yang lain (wanita). dan pukullah mereka.Ini adalah kenyataan yang tidak mungkin dimanipulasi. hal ini berdasarkan pada dua asas. laki-laki dan wanita berbeda. merupakan aksioma dari Allah swt. maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusah. sehingga mampu lebih cepat melakukan tindakan. dan wanita sebagai pengurus rumah tangga suami.3. yaitu: Pertama. sehingga mampu mengikuti perilaku anak-anak. memang lebih halus. Hal ini Allah firmankan di dalam al-Qur'an surat an-Nisa' . dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan harta mereka. mampu melakukan perjuangan dan persaingan mengatasi kemelut dan kesulitan. Sebab itu maka wanita yang shalihah. bahwa laki-laki adalah penanggung jawab kehidupan wanita. Kedua. Prinsip ini ternyata sesuai dengan sistem manajemen moderen. 15 . baik yang berlaku di dalam perusahaan maupun dalam pemerintahan. bahwa laki-laki adalah penanggung jawab terhadap wanita. serta mampu mempertahankan eksistensi diri dan keluarganya. baik fisiologis. laki-laki dijadikan lebih dari wanita secara kodrati untuk melakukan pekerjaan di luar rumah. maupun kesigapannya. Kemudian jika mereka mentaatimu. dan bersabar mengenda1ikan emosi di dalam mengasuh dan mendidik mereka. Bertitik tolak pada prinsip. lakilaki dibebani kewajiban memberi nafkah kepada keluarganya. Istri sepenuhnya bertanggung jawab kepada suami atas segala urusan rumah tangga.6 Solusi Islami Terhadap Emansipasi Menurut informasi samawi. "Kaum laki-Iaki adalah pemimpin bagi kaum wanita. sudah selayaknya memperoleh hak pengawasan atas tingkah laku istri dan keluarganya. psychis. Wanita secara fisiologis. maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah diri dari tempat tidur mereka. 4:34.

sehingga hal ini kita jadikan sebagai salah satu sendi dalam membangun masyarakat. Ketentuan syari' at yang berpijak pada prinsip tanggung jawab laki-laki untuk menafkahi keluarganya. mengapa seorang wanita dipandang tidak pada tempatnya memasuki dunia kerja dan kehidupan kaum laki-laki.. walaupun secara kebetulan terjadi suatu keadaan yang memaksa seorang wanita untuk melakukan pekerjaan seperti itu. Hal ini dengan tegas dinyatakan oleh Al1ah dalam QS. dan berbagai bidang kepegawaian. "Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). bahwa wanita dapat bekerja berdampingan dengan lakilaki di dalam semua lapangan kerja. berarti kita membatalkan semua ketentuan syari' at Al-Qur' an. Hal ini ditetapkan berdasarkan firman Allah pada QS. karena meniru pola kehidupan Barat.Sebagai konsekuensi dari asas pertama di atas. yaitu adanya bagian warisan dua kali dari bagian wanita. supaya jika seorang lupa maka yang seorang lagi mengingatkannya. . bahwa kesaksian seorang wanita secara hukum tidak dapat disamakan dengan kesaksian seorang laki-laki. Oleh sebab itu dalam hal kesaksian. dua saksi wanita sama ni1ainya dengan kesaksian seorang laki-laki. Namun realitas kehidupan tetap menjadi saksi. yaitu laki-laki secara kodrati dijadikan sebagai pihak yang harus bekerja di luar rumah. Dengan maksud agar kesaksian seorang wanita itu mendapat pengakuan hukum sama dengan kesaksian seorang laki-laki. " Allah mensyari 'atkan kepadamu tentang (pembagian harta pusaka untuk) anakanakmu. Islam menetapkan. 16 . Jika tak ada dua orang lelaki. maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai. alBaqarah. " Ayat ini menjelaskan. " Apabila kita mengakui. bahwa tidaklah pernah dapat dibuktikan adanya kesanggupan wanita sama dengan kesanggupan laki-laki. 2:282. an-Nisa'. maka Islam menetapkan. baik yang bersifat pokok maupun substansinya. karena ingin menyesuaikan dengan kondisi-kondisi baru yang sedang berlangsung. 4:11. wanita hanya dapat diterima bila dikuatkan oleh seorang wanita lagi sehingga nilainya sama dengan kesaksian seorang lakilaki. yaitu bagian dari seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan.

" (Qs.3:195). . baik laki-laki maupun wanita. kepemimpinan laki-laki atas wanita tidak berarti. bahwa secara agama maupun keduniaan.Di samping ini semua. Ali Imran.. telah menyatakan dalam firman-Nya : " Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): 'Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu.. Juga tidak berarti. (karena) sebagian kamu adalah turunan sebagian yang lain. Sesungguhnya Allah swt. sebagaimana banyak dikritik oleh orang-orang sekuler. bahwa Islam telah bersikap diskriminatif berdasarkan gender. laki-laki mempunyai nilai lebih unggul daripada wanita.

id/muslimahsalafiyah/aqidah-manhaj/emansipasi-propaganda-untuk-meruntuhkan-aqidah/ [edisi online] di akses 21 Februari 2010.html [edisi online] diakses 14 April 2010.. 2009. “Keagungan Wanita Dalam Naungan Islam. Emansipasi Wanita. 2006.com/get/74148659/543ec2a6/Solusi_islami_terhadap_e mansip. Membina Keharmonisan Berumah Tangga Menurut Al Qur‟an dan Sunnah dan Bahaya Emansipasi Wanita. Al-Ustadz Ruaifi' bin Sulaimi. http://www. Buletin Dakwah Al Islam edisi 494/Tahun XVII: Nikah Yang Sah Dipersoalkan Perzinaan Dibiarkan.. 2008. Lisa dkk. Propaganda Untuk Meruntuhkan Aqidah. Propaganda Musuhmusuh Islam. http://akhwat.4shared. Anonim. Surabaya: Makalah tidak diterbitkan. Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah.id/muslimah-salafiyah/aqidah- manhaj/emansipasi-wanita-propaganda-musuh-musuh-islam/ [seri online] di akses 21 Februari 2010.DAFTAR PUSTAKA Abizahra. Yogyakarta: Yayasan Darussunnah Al-Islamy.web. Yuswaji. Al-Quran Ul Karim. Emansipasi. http://akhwat. Majalah Al-Furqon Tahun 6 Edisi 9 Rabiuts Tsani 1428 H. Jakarta: Hizbut Tahrir Indonesia Hasyim bin Hamid bin 'Ajil Ar Rifa'iy. Akhwat Jurnal Muslimah dan Keluarga Sakinah : Saudariku. Malang: Cahaya Tauhid Press. 2008. 2008. 2006.web. Solusi Islami Terhadap Emansipasi. Emansipasi Wanita Dalam Islam.” Yuli Kurniawati. . Sampai Kapan Kau Terlena edisi 01. 2009. versi e-book. Ahmad dkk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->