ColorSchemer Studio 2 Version: 2.1.

0 Order Number: 45044599 Serial: CSS2D07B1D9B67EAAEF0 Order Number: 15556633 Serial: CSS2FDAD5C59D9E1216F

Pada dasarnya warna primer adalah bukan milik cahaya, tapi lebih merupakan konsep biologis, yang didasarkan pada respon fisiologis mata manusia terhadap cahaya. Secara fundamental, cahaya adalah spektrum berkesinambungan dari panjang gelombang, yang berarti bahwa terdapat jumlah warna yang tak terhingga. Akan tetapi, mata manusia normalnya hanya memiliki tiga jenis alat penerima/reseptor yang disebut dengan sel kerucut (yang berada di retina). Ini yang merespon panjang gelombang cahaya tertentu. Manusia serta spesies lain yang memiliki tiga macam reseptor warna disebut makhluk trichromat. Spesies yang dikenal sebagai tetrachromat, dengan empat reseptor warna menggunakan empat warna primer. Manusia hanya dapat melihat sampai dengan 400 nanometer, warna violet, sedangkan makhluk tetrachromat dapat melihat warna ultraviolet sampai dengan 300 nanometer, warna primer keempat ini kemungkinan bertempat di panjang gelombang yang lebih rendah dan kemungkinan adalah warna magenta spektral murni lebih dari sekedar magenta yang kita lihat sebagai campuran dari merah dan biru. Banyak dari jenis burung dan binatang marsupial merupakan makhluk tetrachromat.

[sunting] Warna primer additif

Campuran warna additif Alat/media yang menggabungkan pancaran cahaya untuk menciptakan sensasi warna menggunakan sistem warna additif. Televisi adalah yang paling umum. Warna primer additif adalah merah, hijau dan biru. Campuran warna cahaya merah dan hijau, menghasilkan nuansa warna kuning atau orange. Campuran hijau dan biru menghasilkan nuansa cyan, sedangkan campuran merah dan biru menhasilkan nuansa ungu dan magenta. Campuran dengan proporsi seimbang dari warna additif primer menghasilkan nuansa warna kelabu; jika ketiga warna ini disaturasikan penuh, maka hasilnya adalah warna putih. Ruang warna/model warna yang dihasilkan disebut dengan RGB (red, green, blue).

[sunting] Warna primer subtraktif
Media yang menggunakan pantulan cahaya untuk untuk menghasilkan warna memakai metode campuran warna subtraktif.

[sunting] Tradisional

sebagai tambahan dari cyan. Karena alasan itu. Khususnya digunakan dalam seni rupa (seni lukis). kuning sebagai warna primer menghasilkan gamut (rentang warna) yang relatif sempit/kecil.Merah. Dalam teori. Hitam disebut dengan "K" (key) dari istilah "key plate" dalam percetakan (plat cetak yang menciptakan detail artistik pada gambar. yaitu hitam. Pemakaian warna merah. campuran kuning dengan magenta menghasilkan nuansa warna merah. blue) merupakan rangkaian sejarah dari warna primer subtraktif. orange/jingga dan hijau. untuk menghasilkan warna bervariasi. Kuning. Biru / RYB (red. [sunting] Lihat pula   Pigmen Teori Brewster . di mana. [sunting] CMYK Dalam industri percetakan. kuning. magenta dan kuning. Triad warna tersusun dari 3 warna yang ekuidistan (berjarak sama) dalam sebuah lingkaran warna. Ruang warna yang dihasilkan lantas disebut dengan CMYK (Cyan. Campuran warna subtraktif Campuran kuning dan cyan menghasilkan nuansa warna hijau. campuran tiga pigmen ini dalam ukuran yang seimbang akan menghasilkan nuansa warna kelabu. kuning dan cyan dalam ukuran yang bermacam-macam. juga warna sekunder: violet. Yellow. Black). yellow. Magenta. sedangkan campuran magenta dengan cyan menghasilkan nuansa biru. cyan. Ruang warna RYB membentuk triad warna primer dalam sebuah lingkaran warna standar. Oleh karena itu. dan akan menjadi hitam jika ketiganya disaturasikan secara penuh. tetapi dalam praktik hasilnya cenderung menjadi warna kotor kecoklatan. seringkali dipakai warna keempat. percetakan warna modern menggunakan campuran warna magenta. biasanya menggunakan warna tinta hitam). biru. beberapa warna tidak bisa dicapai dengan campuran tersebut. diterapkan pemakaian warna primer subtraktif: magenta.