P. 1
Isu Nilai Dalam Konseling

Isu Nilai Dalam Konseling

|Views: 715|Likes:
Published by Ryo RIzki Andani

More info:

Published by: Ryo RIzki Andani on May 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/13/2013

pdf

text

original

Nilai

Hal yang perlu diperhatikan

Etika

Isu dalam Konseling

Moral

Etika dalam proses konseling

Definisi Nilai

keyakinan kuat bahwa suatu kondisi akhir adalah sesuatu yang bisa diterima. Sedangkan nilai dari konselor mempengaruhi nilai yang dipegang oleh konseli

Nilai yang harus dimiliki Konselor

1. kebaikan (perhatian terhadap kebaikan orang lain), 2. pengarahan diri, 3. otonomi, 4. ekspresi diri 5. rendah dalam kekuasaan (aspirasi terhadap status dan otoritas terhadap orang lain)

Pekerjaan berbasis nilai, layanan etis normatif, dan bukan layanan bebas nilai.

Perlu memahami betul hakekat manusia dan perkembangannya sebagai makhluk sadar nilai dan perkembangannya ke arah normatif-etis

Memahami perkembangan nilai

Memfasilitasi konseli untuk menemukan makna nilai kehidupannya.

1.

2.

3.

4.

5.

Menurut anda , apa yang dimaksud dengan nilai? Jelaskan maksud konselor memilki nilai yang tinggi dalam hal kebaikan? Bagaimana konselor memisahkan nilai pribadinya dengan nilai yang dianut oleh konseli? Mengapa seorang konselor perlu memahami hakikat manusia? Mengapa konselor harus memahami perkembangan nilai?

Intuisi Personal

•Etika personal lebih dipahami sebagai intuitif

Kode Etik yang Dikembangkan oleh Organisasi Profesi

•menegaskan standar etika praktek. •konselor yang terlatih serta kompeten dan melakukan praktek, harus mampu menunjukkan kode etik tertentu pada konselinya.

Prinsip Etik

•otonomi •non-maleficence •kebaikan •keadilan • loyalitas

Teori Umum Tindakan Moral

•Empati •Integritas •Rasa hormat •Kompetensi •Kebijakan

- Ketulusan - Fleksibilita - Kesederhanaan: - Keadilan - Keberanian

1.

2.

3. 4.

5.

Mengapa etika personal lebih dipahami sebagai intuitif? Apa kelemahan atau kesulitan jika mengandalkan intuitif personal? Menurut anda apa fungsi organisasi profesional? Apa yang di maksud dengan otonomi, kebaikan dan loyalitas? Dalam mengidentifikasi kualitas personal, apa saja yang harus dimiliki oleh seorang praktisi. Sebutkan minimal 3 dan jelaskan secara singkat dan jelas?

siapakah konselor itu?

Secara tradisional, banyak konselor yang berusaha mengadopsi etos kehati-hatian “counselee-centerred”. Di samping itu, ada banyak situasi dimana sentralitas total pada konseli mungkin tidak tepat baik secara moral maupun etis. Konselor yang berhadapan dengan para remaja mungkin akan bertemu dengan orang tua yang memberikan saran atau yang mencari informasi berkaitan dengan anaknya.

Sentuhan adalah tepat secara klinis ketika : 1. konseli ingin menyentuh atau disentuh 2. tujuan dari sentuhan jelas 3. sentuhan tersebut jelas ditujukan demi kepentingan konseli 4. konseli memahami konsep penguatan dan telah menunjukkan kemampuan untuk menggunakan konsep ini dalam terapi 5. terapis memiliki dasar pengetahuan cukup tentang pengaruh penggunaan sentuhan 6. batasan yang mengatur penggunaan sentuhan jelas dipahami oleh konseli dan terapis 7. cukup waktu untuk tetap berada dalam sesi terapi untuk memproses interaksi sentuhan 8. hubungan terapis-konseli telah berkembang dengan cukup 9. sentuhan dapat ditawarkan kepada semua tipe konseli 10. konsultasi/supervisi tersedia dan dapat digunakan 11. terapis merasa nyaman dengan sentuhan.

1.

2.

3.

4. 5.

Menurut anda sebagai calon Konselor bagaimana penanganan atas orang yang pernah mengalami pelecehan seksual? Apa yang dimaksud dengan pendekatan kognitif-behavioral? Menurut anda apa yang dimaksud dengan isu etika sentral? Menurut anda apa tujuan teknik konfrontasi? Apa hubungan terapis dengan konseli?

Peranan Etika dalam Konseling : memberikan beberapa panduan kepada konselor dalam memberikan konseling kepada konseli serta menjaminkan keselamatan dan kerahasiaannya.
Point penting dalam proses konseling • konselor boleh bekerja sama dengan konseli • boleh menggunakan kuasa yang ada pada konselor secara sah • kerja sama merupakan faktor asas dalam membantu konseli menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh konseli. • Konselor boleh menggunakan kuasa yang dimilikinya yaitu membantu konseli mencapai apa yang diinginnya sewaktu proses konseling sedang berjalan • Setiap konseli mempunyai keunikan latar belakang yang berbeda • konselor melihat sesuatu persoalan itu dari perspektif pandangan latar budaya konseli itu sendiri

1.

Menurut anda mengapa etika memiliki peranan penting
dalam proses konseling?

2.

Mengapa

konselor

dalam

proses

konseling

dapat

menggunakan hak kekuasaannya?
3.

Mengapa sebagai konselor perlu menganai permasalahan dalam diri konseli?

4.

Apabila anda sebagai konselor, menurut anda bagaimana konselor membuat keputusan dalam isu etika konseling?

5.

Apa saja prosedur dalam konseling?

Petunjuk dan Kesadaran Standar
• pengujian, • penilaian • diagnosa. • Peninjauan ulang atas suatu basis berkala • membantu memastikan pekerjaan didalam wilayah pertemuan dengan standar tertinggi.

Berada pada Area Kompetensi
• Suatu tingkatan psikologi, pelatihan dan lisensi tidak akan memenuhi persyaratan diri mereka untuk mengurus nilai, mengatur atau apapun yang digunakan dalam tes psikologi

Memahami Pengukuran , Kevalidan, Dan Penelitian
• Kemampuan membuat keaslian dokumen dalam bekerja, latihan pengawasan, dan pengalaman yang luas dalam sebuah pemberian pengujian seperti penilaian neuropsikologi orang tua, pengujian intelegensi anak atau ujian kepribadian orang dewasa

4. Mengklarifikasi akses laporan tes dan data mentah

Istilah data diberikan secara mentah dan dengan skala skor

Dengan ketidak hadiran seorang Konseli, psikolog memberikan tes data hanya yang diperlukan oleh layanan umum untuk membantu

Pengikutan Prosedur Standar Untuk Tes Admistrasi

Kesadaran akan isu-isu kehakiman

Kesadaran Faktor Pribadi Yang Mendorong Kearah Penyalahgunaan Hasil Diagnosa

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Empati Ketulusan Integritas Fleksibelitas Rasa hormat Kesederhan aan Kompetensi keadilan

1.

Mengapa penilaian dan diagnosis mampu mengubah kehidupan konseli?

2.

Apa saja yang perlu diperhatikan konselor dalam menghadi isu-isu

pada nilai etika, moral, hukum yang ada dalam lingkungannya?
3.

Sebutkan serangkaian kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang konselor. Jelaskan

4.

Diagnosis yang seperti apa sehingga dianggap mampu mengubah
kehidupan konseli

5.

Kevalidan seperti apakah yang diharapkan dari sebuah diagnosis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->