IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

agus arianto Tak Berkategori 5 Januari 2012

1.

PENDAHULUAN Latar Belakang

Setiap organisasi tidak dapat dipisahkan dari pendirinya. Demikian pula Muhammadiyah. Ia tidak dapat dipisahkan dari K.H.A. Dahlan dalam mengambil keputusan mendirikan Persyarikatan Muhammadiyahpada tahun 1912, itu dengan maksud agar gagasan dan pokok-pokok pikiran beliau dapat diwujudkan melalui Persyarikatan yang beliau dirikan itu. Beliau menyadari bahwa gagasan dan pokok-pokok pikiran itu tidak mungkin dapat diwujudkan oleh seorang secara sendiri-sendiri termasuk oleh beliau sendiri, tetapi harus oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan bekerja sama. Secara garis besar, pokok-pokok pikiran formal itu dapat dikelompokkan menjadi dua jenis pokok pikiran, yaitu pokok pikiran yang bersifat ideologis dan pokok-pokok pikiran yang bersifat strategis. Pokok-pokok pikiran yang dapat dikategorikan sebagai pokok pikiran yang bersifat ideologis, antara lain: Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (Th. 1951), Kepribadian Muhammadiyah (1961), Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (Th. 1969) dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (Th. 2000). Sedangkan pokok-pokok pikiran yang bersifat strategis, adalah berupa Khittah Perjuangan Muhammadiyahyaitu Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940, Khittah Muhammadiyah Tahun 1956-1959 (Khittah Palembang), Khittah Ponorogo (Th. 1969), Khittah Ujung Pandang (1971), Khittah Surabaya (Th. 1978) serta Khittah Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  Rumusan Masalah 1.Bagaimana definisi dari ideologi Muhammadiyah itu sendiri? 2.Apa saja konsep dan isi ideologi Muhammadiyah 3.Apa saja hambatan-hambatan ideologi Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya? 4.Bagaimana Solusi dan rencana pengembangannya?

Tujuan

1.Untuk mengetahui definisi dari ideologi Muhammadiyah 2.Untuk mengetahui konsep dan isi ideologi Muhammadiyah 3.Untuk mengetahui hambatan-hambatan ideologi Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya 4. Untuk mengetahui solusi dan rencana pengembangan ideologi 1. PEMBAHASAN . DEFINISI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

Ilmu tentang ide-ide yang mengatasi paham teologis dan metafisik. Kemudian berkembang menjadi sistem keyakinan dan sistem paham yang mengandung konsep, cara berfikir, cita-cita da strategi perjuangan mengenai kehidupan. Berarti, ideologi adalah suatu sistem paham tentang dunia dan berusaha untuk mengubah kehidupan berdasarkan sistem paham tersebut. Didalam idiologi terkandung aspek pandangan dunia (world view), teori maupun strategi perjuangan, dan strategi dalam memandang kehidupan dan melakukan perubahan-perubahan ke arah cita-cita sosial tertentu. Dalam Muhammadiyah ideologi dapat dipahami sebagai sistem paham atau keyakinan dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan umat melalui gerakan sosial-keagamaan. Karena rujukan dasarnya adalah islam, maka idiologi muhammadiyah tidak akan bersifat dogmatik dan ekslusif secara taklid-buta, sehingga tetapi memiliki watak terbuka. 1.Landasan Normatif Ideologi Muhammadiyah

dan beriman kepada Allah. beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah”. adalah wajib. Sekiranya Ahli Kitab beriman. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan nilai hidup Muhammadiyah secara ideologis. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/ masyarakat”. Sebagai sebuah ideologi.“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. yaitu. 1. d) Pokok pikiran keempat: “ Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Muhammadiyah didirikan diatas (berlandaskan) dan untuk mewujudkan pokok pikiran yang merupakan prinsipprinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. Ali „Imran /3 :110)”  KONSEP DAN ISI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH Muhammadiyah adalah suatu organisasi. menyuruh kepada yang makruf. sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya. merupakan alat perjuangan untuk mencapai suatu cita. (QS. ber-Tuhan. didunia dan akhirat”. Ali „Imran/3:104) Ma‟ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah. “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. tentulah itu lebih baik bagi mereka. a) Pokok pikiran pertama: “ Hidup manusia harus berdasar Tauhid (meng-Esakan) Allah. Isi ideologi Muhammadiyah. dan mencegah dari yang mungkar. di antara mereka ada yang beriman.(QS.  Kandungan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah mengandung 7 (tujuh) pokok pikiran/ prinsip/ pendirian. e) Pokok pikiran kelima: . c) Pokok pikiran ketiga: “ Hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang haqiqi. merekalah orang-orang yang beruntung”. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu telah terkonsep dalam isi ideologi Muhammadiyah pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. b) Pokok pikiran kedua: “ Hidup manusia itu bermasyarakat”. Muqaddimah Anggaran Dasar menjiwai segala gerak dan usaha Muhammadiyah dan proses penyusunan sistem kerjasama yang dilakukan untuk mewujudkan tujuannya. cita-cita yang ingin diwujudkan dan cara-cara yang dipergunakan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah Hakekat Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah  Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah pada hakekatnya merupakan ideologi Muhammadiyah yang memberi gambaran tentang pandangan Muhammadiyah mengenai kehidupan manusia di muka bumi ini.

sejak Nabi Adam. Nuh. Musa. Kepribadian Muhammadiyah Kepribadian Muhammadiyah adalah rumusan yang menggambarkan hakekat Muhammadiyah. adalah yang dapat untuk melaksanakan ideologinya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya. Ibrahim. Muhammadiyah adalah gerakan berasas Islam.bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Kepribadian Muhammadiyah ini muncul pada waktu kepemimpinan Bapak Kolonel H. kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia . pedoman dan pegangan bagi gerak Muhammadiyah menuju cita-cita terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. hanyalah akan dapat berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Muhammad SAW”. g) Pokok pikiran ketujuh: “ Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan di muka itu. 2) Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada para Rosul-Nya. 1. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliput bidang-bidang. yaitu.  1) 2) Kelompok Dua: Mengandung persoalan mengenai faham agama menurut Muhammadiyah. Kepribadian Muhammadiyah ini berfungsi sebagai landasan. serta apa yang menjadi dasar dan pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah. serta sifat-sifat yang dimilikinya.“ Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang sebenar-benarnya. Ibadah dan Mu‟amalat Duniawiyat.  1) Kelompok Tiga: Mengandung persoalan mengenai fungsi dan misi Muhammadiyah dalam masyarakat Negara Republik Indonesia. MATAN “Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah” terdiri dari 5 angka. Akhlaq. f) Pokok pikiran keenam: “ Perjuangan mewujudkan pokok-pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil. ialah Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya” 1.Yunus Anis periode 1959-1962. Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah pada dasarnya merupakan rumusan ideologi Muhammadiyah yang menggambarkan tentang hakekat Muhammadiyah.5 angka tersebut dibagi menjadi 3 kelompok:  1) Kelompok Satu: Mengandung pokok-pokok persoalan yang bersifat ideologis. Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan hidup materiil dan spiritual.M. faham agama menurut Muhammadiyah dan misi Muhammadiyah dalam kehidupan berbangasa dan bernegara. untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah dimuka bumi. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: Al-qur‟an dan Sunnah Rasul. Aqidah. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan. yaitu. duniawi dan ukhrawi. ialah terwujudnya masyarakat adil dan makmur lahir batin yang diridhai Allah. Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaikbaiknya”. bila dengan cara berorganisasi. yaitu.

(3). Kesimpulan 1. Karitatif. Pemberdayaan. dalam pelaksanaan fungsi khalifah. terjebak dalam kegiatan kelembagaan. maka idiologi muhammadiyah tidak akan bersifat dogmatik dan ekslusif secara taklid-buta. Takaful (modal sosial). (2) Hambatan struktural. untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu Negara yang adil makmur dan diridhai Allah AWT. (2). Di dunia Internasional Muhammadiyah dianggap sebagai pilar Islam Moderat dan tonggak demokrasi di Indonesia.Dalam Muhammadiyah ideologi dapat dipahami sebagai sistem paham atau keyakinan dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan umat melalui gerakan sosial-keagamaan. (3) Hambatan paradigmatik. rahmatan dan risalah. salah satunya organisasi-organisasi yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI). Keduanya berkaitan dengan peristiwa di tingkat global dengan akar rumput (out there phenomena dengan in here phenomena). dan akulturasi: mencyerap danmembagi). tarik menarik antara political disengagement dan civic engagement. Masyarakat yang beradab (civil society). Muhammadiyah didirikan diatas (berlandaskan) dan untuk mewujudkan pokok pikiran yang merupakan prinsipprinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. III. PENUTUP A. Banyak yang ingin membantu dan bekerjasama. “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghaffur”. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu telah terkonsep dalam isi ideologi Muhammadiyah pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah yaitu: . Ketahanan sosial. Menjadi “pengrajin” amal usaha. Dr. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Karena rujukan dasarnya adalah islam.  HAMBATAN DAN IMPLEMENTASI Menurut Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010. Isu bencana dalam community based disaster reduction management (CBDRM) merupakan bagian dari strategi makro Muhammadiyah sebagai Islamic Society/Civil Society yang bertumpu pada konsep surat Al-Ma‟un.yang berfilsafat Pancasila. (4). Sudibyo Markus. organisasi terlalu besar. Muhammadiyah adalah suatu organisasi. yang mengandung proses (1). 2. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan nilai hidup Muhammadiyah secara ideologis. Dalam konteks ini globalisasi justru memberikan kesempatan untuk menemukan kembali kesadaran ‟lokal‟ kita dan memungkinkan terjadinya hibridasi kebudayaan (akomodasi: menyerap. (5). hambatan-hambatan yang terjadi dalam tubuh Muhammadiyah sekaligus dalam batang tubuh ideologi Muhammadiyah adalah (1) Hambatan kultural. melahirkan “pulau-pulau“ yang kurang tanggap terhadap lingkungannya. merupakan alat perjuangan untuk mencapai suatu cita. Muhammadiyah menjadi salah satu dari inisiator organisasi ini. 1. (4) Hambatan programatik. sehingga tetapi memiliki watak terbuka.  SOLUSI DAN RENCANA PENGEMBANGAN Dua prioritas Muhammadiyah dalam rangka pengembangan ideologi Muhammadiyah dengan tujuan akhir membumikan konsep masyarakat Islam sebenar-benarnya adalah [1] Back to Basics – peningkatan kapasitas lokal/komunitas/akar rumput dan [2] Go International. kurang berfokus pada pendekatan ummah. Perlu diingat bahwa globalisasi merupakan jalan kembali ke kampung halaman. Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber Alqur‟an dan As Sunnah menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat utama yang diridhai Allah SWT.

(4) Hambatan programatik. adalah wajib. . Keduanya berkaitan dengan peristiwa di tingkat global dengan akar rumput (out there phenomena dengan in here phenomena). Menjadi “pengrajin” amal usaha. g) Pokok pikiran ketujuh: “ Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan di muka itu. b) Pokok pikiran kedua: “ Hidup manusia itu bermasyarakat”. organisasi terlalu besar. c) Pokok pikiran ketiga: “ Hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang haqiqi. Menurut Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010. Sudibyo Markus. didunia dan akhirat”. ber-Tuhan. (2) Hambatan struktural. e) Pokok pikiran kelima: “ Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang sebenar-benarnya. dalam pelaksanaan fungsi khalifah. 4. Dalam konteks ini globalisasi justru memberikan kesempatan untuk menemukan kembali kesadaran ‟lokal‟ kita dan memungkinkan terjadinya hibridasi kebudayaan (akomodasi: menyerap. adalah yang dapat untuk melaksanakan ideologinya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya. tarik menarik antara political disengagement dan civic engagement. Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaikbaiknya”. beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah”. d) Pokok pikiran keempat: “ Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Perlu diingat bahwa globalisasi merupakan jalan kembali ke kampung halaman. rahmatan dan risalah. ialah terwujudnya masyarakat adil dan makmur lahir batin yang diridhai Allah. Dua prioritas Muhammadiyah dalam rangka pengembangan ideologi Muhammadiyah dengan tujuan akhir membumikan konsep masyarakat Islam sebenar-benarnya adalah [1] Back to Basics – peningkatan kapasitas lokal/komunitas/akar rumput dan [2] Go International. Dr. melahirkan “pulau-pulau“ yang kurang tanggap terhadap lingkungannya. kurang berfokus pada pendekatan ummah. sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/ masyarakat”. bila dengan cara berorganisasi. ialah Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya” 3. terjebak dalam kegiatan kelembagaan.a) Pokok pikiran pertama: “ Hidup manusia harus berdasar Tauhid (meng-Esakan) Allah. dan akulturasi: mencyerap danmembagi). f) Pokok pikiran keenam: “ Perjuangan mewujudkan pokok-pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil. hambatan-hambatan yang terjadi dalam tubuh Muhammadiyah sekaligus dalam batang tubuh ideologi Muhammadiyah adalah (1) Hambatan kultural. (3) Hambatan paradigmatik. hanyalah akan dapat berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Muhammad SAW”.

Masyarakat yang beradab (civil society) B. IV. DAFTAR PUSTAKA Hambali. Di akses pada tanggal 05 Januari 2012 Pukul 15. Yogyakarta: 174 hal. IDEOLOGI Sistem paham yang mengandung konsep. menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar.Penyeimbang proses demokratisasi dan good governance. .Menguatkan komitmen kepada kelompok yang tidak terlindungi (mustadl‟afin) dan yang lemah (dlu‟afa). (QS. di antara mereka ada yang beriman.Membangun solidaritas kolektif dan membangun kohesivitas secara terstruktur. Ali „Imran: 104) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. (4). Pemberdayaan. Dalam konteks sekarang. Ketahanan sosial.Mengembangkan modal sosial (social capital). Karitatif. Banyak yang ingin membantu dan bekerjasama. cara berfikir. Takaful (modal sosial). Anonim. sebagai kompensasi bagi hilangnya akses sumber daya alam dan meningkatkan kepercayaan „trust‟ dalam manajemen sumberdaya manusia. Suara Muhammadiyah. http://www.2006.Namun ‘maju dan gembira’ merupakan frasa yang seharusnya tidak pupus dalam cara kerja ideologi Muhammadiyah.(QS. IDEOLOGI MUHAMMADIYAH 1. merekalah orang-orang yang beruntung. A.34 PENEGUHAN IDEOLOGI MUHAMMADIYAH A. . Muhammadiyah menjadi salah satu dari inisiator organisasi ini. (2). Ideologi dan Strategi Muhammadiyah.php.Mobilisasi sumber daya yang ada di Muhammadiyah untuk keluar dari dominasi kekuatan pasar global. Saran Gerakan Muhammadiyah sejak awal berdirinya telah memiliki sebuah ideologi sesuai dengan semangat Islam sebagai rahmat bagi seluruh semesta.or. yang mengandung proses (1). (3). . yakni: .Sejarah Organisasi. tentulah itu lebih baik bagi mereka. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.id/index. LANDASAN NORMATIF IDEOLOGI MUHAMMADIYAH Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. . Ruh ideologi ini terartikulasi secara berbeda sesuai dengan perkembangan zaman guna menciptakan suasana kemajuan dan suasana ketentraman dalam arti”gembira”. cita-cita dan strategi perjuangan mengenai kehidupan. menyuruh kepada yang ma’ruf. salah satunya organisasi-organisasi yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI). dan mencegah dari yang mungkar. Ali ‘Imran: 110) B. . Sekiranya Ahli Kitab beriman.mdmc. (5).Di dunia Internasional Muhammadiyah dianggap sebagai pilar Islam Moderat dan tonggak demokrasi di Indonesia. maju dan gembira haruslah dimaknai dengan cara pandang baru. Isu bencana dalam community based disaster reduction management (CBDRM) merupakan bagian dari strategi makro Muhammadiyah sebagai Islamic Society/Civil Society yang bertumpu pada konsep surat Al-Ma‟un.2011. dan beriman kepada Allah.

Muhammadiyah Gerakanku” Membangun komitmen idealisme untuk menjalankan misi dan cita-cita gerakan Mengikat solidaritas kolektif yang kokoh Menyusun dan melaksanakan garis perjuangan dan strategi perjuangan Memobilisasi anggota untuk mencapai tujuan Membela/menjaga keutuhan/eksistensi organisasi sesuai prinsip gerakan C. IDEOLOGI MUHAMMADIYAH Sistem keyakinan. 4. Bermuhammadiyah harus berada dalam satu barisan yang solid/kokoh (Ash-Shaff: 4) dan tidak boleh bercerai-berai (Ali Imran: 103) 4.28) b.2. KENAPA HARUS IDEOLOGI ??? 1. Pedoman Hidup (Ar-Rum: 30). Aktif Muhammadiyah harus memiliki idealisme hidup: Tujuan Hidup (Al-Fath: 29). dan perjuangan Muhammadiyah 3. FUNGSI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH 1. kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. dan Menjalankan Misi Utama (Al-Anbiya: 107) Ruh Beragama & Makna Hidup 2. Fungsi Hidup Ibadah (Ad-Dzariyat: 56) dan Kekhalifahan (Al-Baqarah: 30). Muhammadiyah dalam perjalanan sejarahnya menghadapi pelemahan ruh gerakan (internal) dan berbagai tantangan dari luar (eksternal) 5. Sistem Gerakan Muhammadiyah D. IDEALISME HIDUP a.Al-Fath/49. (QS. 6. 2. 3. 5. Menjelaskan dan menanamkan pandangan dunia (world-view) “Islam Agamaku. SPIRIT / RUH BERMUHAMMADIYAH 1. cita-cita. Kyai Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah karena pandangan hidupnya tentang Islam al-Ruju‟ ila al-Quran wa al-Sunnah 2. Fungsi Hidup Ibadah dan Kekhalifahan : . Muhammadiyah Gerakan Islam (QS Ali Imran: 104) untuk Mewujudkan Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya (Ali Imran: 110) Pelaku Gerakan Muhammadiyah 3. tetapi berkasih sayang sesama mereka. 2. Muhammadiyah berdiri karena dorongan cita-cita dan perjuangan untuk pembaruan kehidupan umat Islam melalui gerakan Dakwah dan Tajdid (QS Ali Imran: 104) 3. 3. Paham Islam dalam Muhammadiyah Hakikat Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam Misi dan Sistem Perjuangan Muhammadiyah 4. Tujuan Hidup (Al-Fath/48: 29) َّ ِّ ْ َ ُ ِ َ َ ِ َ َّ ُ ُ َّ ٌ َّ َ ُّ ْ َّ ُ َّ ُ ْ َ ْ ْ ُ َ َ ُ ِ ُ ْ ِ‫محمد زسىه َّللاِ واىَّريهَ معهُ أَشدَّآء عيَى اىنفَّاز زحمآء بَيىَهُم تَساهُم زمعا ً سجداً يَبتَغُىنَ فَضالً مهَ َّللا‬ ً‫وزضىاوا‬ َ ْ ِ َ Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir. KANDUNGAN/UNSUR IDEOLOGI 1.

6. KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH 1. Pedoman Hidup (Ar-Rum: 30) َّ َ ْ ‫فَؤَقِم وجهل ىِيدِّيه حىِيفا ً فِطسةَ َّللاِ اىَّتِي فَطَس اىىَّاس عيَيها الَ تَبديو ىِخيق َّللاِ ذىِل اىدِّيهُ اىقَيِّم وىَـنهَّ أَمثَس اىىَّاس الَ يَعيَمىن‬ َ َ َّ ِ ْ َ َ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ َ ِ ُ ْ ِ Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). 5. „Ittiba kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad s. (AlBaqarah/2: 30) c. Akhlaq. Kepribadian. AD/ART. (Itulah) agama yang lurus. Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. „Ibadah. Ajaran Islam meliputi „Aqidah. 2. Khittah. dan prinsip-prinsip dasar Islam dalam gerakannya yang mengikat H. HAKIKAT MUHAMMADIYAH 1. MUHAMMADIYAH melaksanakan Dakwah dan Tajdid melalui berbagai usaha MUHAMMADIYAH bergerak melaui Sistem Organisasi/Persyarikatan 4. 4. larangan. tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. MUHAMMADIYAH sebagai Gerakan Islam yang bertujuan mewujudkan Masyarakart Islam yang sebenar-benarnya 2. MUHAMMADIYAH memiliki Keyakinan/Cita-cita Hidup.a. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Paham Islam Murni dan Berkemajuan sehingga Islam menjadi Rahmatan lil-‟Alamin F. Bersumber pada Al-Quran dan Sunnah Nabi yang shahih dengan menggunakan akal pikiran sesuai Ajaran Islam 3. PAHAM AGAMA DALAM MUHAMMADIYAH 1. . Hidup manusia bermasyarakat. ISLAM sebagai Wahyu Allah ialah ajaran berupa perintah.‫ََ ما خيَقتُ اىجهَّ واإلوس إِالَّ ىِيَعبُدُون‬ ْ َ ِ َ ِ ْ ْ َ َ ِ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. E. MUQADDIMAH AD MUHAMMADIYAH Substansi Ideologi 1. Hidup manusia harus berdasar tauhid. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam dalam masyarakat adalah kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ihsan kpd kemanusiaan. Menjalankan Misi Utama (Al-Anbiya: 107) َ َْ ْ َ َ َ‫ومآ أَزسيىَاك إِالَّ زحمتً ىِّيعاىَميه‬ ِ َْ َ ْ َ Dan tiadalah Kami mengutus kamu. dan petunjuk untuk kebahagiaan hidup manusia di dunia & akhirat 2. Mematuhi ajaran-ajaran agama Islam dengan keyakinan bahwa ajaran Islam itu satu satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia akhirat. dan Mu‟amalat Dunyawiyah 4. ibadah. (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. G. 3. Melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (AdDzariyat /51:56) ً‫وإِذ قَاه زبُّل ىِيمالَئِنت إِوِّي جاعو فِي األَزض خيِيفَت‬ َ ِ ْ ِ َ َْ َ َ َ ْ َ ٌ ِ َ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. d. Pedoman Hidup Islami. 3. dan taat kepada Allah.w.

DAN (3) Mewujudkan Islam dalam kehidupan Pribadi. undang-undang. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan. MISI DAN STRATEGI PERJUANGAN MUHAMMADIYAH 1. Muhammadiyah tidak berpolitik-praktis. MERAPATKAN BARISAN DALAM GERAKAN ًّ َ ِ ْ َ )٤ :‫اَِِ نَّ َّللاَ يُحب اىَّريْهَ يُقَتِيُىن فِي سبِييِه صف مَؤَوَّهُم بُىيَهٌ مسصىص (الصّف‬ ٌ ْ ُ َْ ْ ْ ِ ُّ ِ ْ . Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah Lapang dada. 7. 3. dan Masyarakat 2. serta dasar dan falsafah negara yang sah. Keluarga. luas pandangan. peraturan. Menjadi pilar strategis Muhammadiyah dalam gerakan perempuan Spesifikasi/Revitalisasi program unggulan „Aisyiyah sebagai prioritas gerakan TK ABA Peningkatan & Pengembangan SDM kader perempuan Muhammadiyah Mengintensifkan pembinaan ideologis sebagai bagian dari revitalisasi gerakan Dinamisasi pemikiran dan orientasi aksi gerakan Pelangsung gerakan Muhammadiyah sesuai bidang gerakannya K. dengan memegang teguh ajaran Islam Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan Mengindahkan segala hukum. 4. 5. Amar ma‟ruf nahi munkar dalam segala lapangan serta menjadi contoh teladan yang baik Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan. kemerdekaan bangsa dan negara republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan UUD 1945 untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridlai Allah SWT: “Baldantun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur” 3. Membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun negara mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridlai Allah 10. Bersifat adil serta korektif ke dalam dan ke luar dengan bijaksana I. sesuai dengan ajaran Islam 8. Kerjasama dengan golongan Islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama Islam serta membela kepentingannya 9. 3. 4. PERAN ‘AISYIYAH 1.2. berjuang sebagai kekuatan moral untuk kemajuan bangsa J. 6. 2. MISI Muhammadiyah (1) Menegakan Tauhid yang murni berdasarkan Al-Quran dan AsSunnah (2) Menyebarluaskan Ajaran Islam yang bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah. 6. 5.