IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

agus arianto Tak Berkategori 5 Januari 2012

1.

PENDAHULUAN Latar Belakang

Setiap organisasi tidak dapat dipisahkan dari pendirinya. Demikian pula Muhammadiyah. Ia tidak dapat dipisahkan dari K.H.A. Dahlan dalam mengambil keputusan mendirikan Persyarikatan Muhammadiyahpada tahun 1912, itu dengan maksud agar gagasan dan pokok-pokok pikiran beliau dapat diwujudkan melalui Persyarikatan yang beliau dirikan itu. Beliau menyadari bahwa gagasan dan pokok-pokok pikiran itu tidak mungkin dapat diwujudkan oleh seorang secara sendiri-sendiri termasuk oleh beliau sendiri, tetapi harus oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan bekerja sama. Secara garis besar, pokok-pokok pikiran formal itu dapat dikelompokkan menjadi dua jenis pokok pikiran, yaitu pokok pikiran yang bersifat ideologis dan pokok-pokok pikiran yang bersifat strategis. Pokok-pokok pikiran yang dapat dikategorikan sebagai pokok pikiran yang bersifat ideologis, antara lain: Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (Th. 1951), Kepribadian Muhammadiyah (1961), Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (Th. 1969) dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (Th. 2000). Sedangkan pokok-pokok pikiran yang bersifat strategis, adalah berupa Khittah Perjuangan Muhammadiyahyaitu Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940, Khittah Muhammadiyah Tahun 1956-1959 (Khittah Palembang), Khittah Ponorogo (Th. 1969), Khittah Ujung Pandang (1971), Khittah Surabaya (Th. 1978) serta Khittah Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  Rumusan Masalah 1.Bagaimana definisi dari ideologi Muhammadiyah itu sendiri? 2.Apa saja konsep dan isi ideologi Muhammadiyah 3.Apa saja hambatan-hambatan ideologi Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya? 4.Bagaimana Solusi dan rencana pengembangannya?

Tujuan

1.Untuk mengetahui definisi dari ideologi Muhammadiyah 2.Untuk mengetahui konsep dan isi ideologi Muhammadiyah 3.Untuk mengetahui hambatan-hambatan ideologi Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya 4. Untuk mengetahui solusi dan rencana pengembangan ideologi 1. PEMBAHASAN . DEFINISI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

Ilmu tentang ide-ide yang mengatasi paham teologis dan metafisik. Kemudian berkembang menjadi sistem keyakinan dan sistem paham yang mengandung konsep, cara berfikir, cita-cita da strategi perjuangan mengenai kehidupan. Berarti, ideologi adalah suatu sistem paham tentang dunia dan berusaha untuk mengubah kehidupan berdasarkan sistem paham tersebut. Didalam idiologi terkandung aspek pandangan dunia (world view), teori maupun strategi perjuangan, dan strategi dalam memandang kehidupan dan melakukan perubahan-perubahan ke arah cita-cita sosial tertentu. Dalam Muhammadiyah ideologi dapat dipahami sebagai sistem paham atau keyakinan dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan umat melalui gerakan sosial-keagamaan. Karena rujukan dasarnya adalah islam, maka idiologi muhammadiyah tidak akan bersifat dogmatik dan ekslusif secara taklid-buta, sehingga tetapi memiliki watak terbuka. 1.Landasan Normatif Ideologi Muhammadiyah

a) Pokok pikiran pertama: “ Hidup manusia harus berdasar Tauhid (meng-Esakan) Allah. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan nilai hidup Muhammadiyah secara ideologis. menyuruh kepada yang makruf. ber-Tuhan. merupakan alat perjuangan untuk mencapai suatu cita. Sebagai sebuah ideologi. dan mencegah dari yang mungkar. merekalah orang-orang yang beruntung”. d) Pokok pikiran keempat: “ Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. Sekiranya Ahli Kitab beriman. e) Pokok pikiran kelima: . Muhammadiyah didirikan diatas (berlandaskan) dan untuk mewujudkan pokok pikiran yang merupakan prinsipprinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. (QS. dan beriman kepada Allah.  Kandungan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah mengandung 7 (tujuh) pokok pikiran/ prinsip/ pendirian. yaitu. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu telah terkonsep dalam isi ideologi Muhammadiyah pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya. Muqaddimah Anggaran Dasar menjiwai segala gerak dan usaha Muhammadiyah dan proses penyusunan sistem kerjasama yang dilakukan untuk mewujudkan tujuannya. 1. Ali „Imran/3:104) Ma‟ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah. Ali „Imran /3 :110)”  KONSEP DAN ISI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH Muhammadiyah adalah suatu organisasi. di antara mereka ada yang beriman. Isi ideologi Muhammadiyah. menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. c) Pokok pikiran ketiga: “ Hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang haqiqi. b) Pokok pikiran kedua: “ Hidup manusia itu bermasyarakat”. cita-cita yang ingin diwujudkan dan cara-cara yang dipergunakan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan.(QS. tentulah itu lebih baik bagi mereka. didunia dan akhirat”. adalah wajib. beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah”. Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah Hakekat Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah  Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah pada hakekatnya merupakan ideologi Muhammadiyah yang memberi gambaran tentang pandangan Muhammadiyah mengenai kehidupan manusia di muka bumi ini. sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/ masyarakat”.

 1) Kelompok Tiga: Mengandung persoalan mengenai fungsi dan misi Muhammadiyah dalam masyarakat Negara Republik Indonesia.5 angka tersebut dibagi menjadi 3 kelompok:  1) Kelompok Satu: Mengandung pokok-pokok persoalan yang bersifat ideologis. Kepribadian Muhammadiyah ini muncul pada waktu kepemimpinan Bapak Kolonel H. g) Pokok pikiran ketujuh: “ Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan di muka itu. pedoman dan pegangan bagi gerak Muhammadiyah menuju cita-cita terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. yaitu. yaitu. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan. hanyalah akan dapat berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Muhammad SAW”. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: Al-qur‟an dan Sunnah Rasul. Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan hidup materiil dan spiritual. ialah Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya” 1. kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia . adalah yang dapat untuk melaksanakan ideologinya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya.bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.“ Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang sebenar-benarnya. Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah pada dasarnya merupakan rumusan ideologi Muhammadiyah yang menggambarkan tentang hakekat Muhammadiyah. Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaikbaiknya”. untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah dimuka bumi. Musa. serta sifat-sifat yang dimilikinya. 1. bila dengan cara berorganisasi. duniawi dan ukhrawi. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliput bidang-bidang. Ibrahim.M. Aqidah. faham agama menurut Muhammadiyah dan misi Muhammadiyah dalam kehidupan berbangasa dan bernegara. serta apa yang menjadi dasar dan pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah. ialah terwujudnya masyarakat adil dan makmur lahir batin yang diridhai Allah. Muhammadiyah adalah gerakan berasas Islam. 2) Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada para Rosul-Nya. Nuh. Ibadah dan Mu‟amalat Duniawiyat.  1) 2) Kelompok Dua: Mengandung persoalan mengenai faham agama menurut Muhammadiyah. Kepribadian Muhammadiyah Kepribadian Muhammadiyah adalah rumusan yang menggambarkan hakekat Muhammadiyah.Yunus Anis periode 1959-1962. Akhlaq. MATAN “Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah” terdiri dari 5 angka. sejak Nabi Adam. yaitu. f) Pokok pikiran keenam: “ Perjuangan mewujudkan pokok-pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil. Kepribadian Muhammadiyah ini berfungsi sebagai landasan.

Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu telah terkonsep dalam isi ideologi Muhammadiyah pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah yaitu: . Isu bencana dalam community based disaster reduction management (CBDRM) merupakan bagian dari strategi makro Muhammadiyah sebagai Islamic Society/Civil Society yang bertumpu pada konsep surat Al-Ma‟un. Banyak yang ingin membantu dan bekerjasama. (2) Hambatan struktural. yang mengandung proses (1). Dr. Di dunia Internasional Muhammadiyah dianggap sebagai pilar Islam Moderat dan tonggak demokrasi di Indonesia. Dalam konteks ini globalisasi justru memberikan kesempatan untuk menemukan kembali kesadaran ‟lokal‟ kita dan memungkinkan terjadinya hibridasi kebudayaan (akomodasi: menyerap. 1. Sudibyo Markus. sehingga tetapi memiliki watak terbuka. (4).  HAMBATAN DAN IMPLEMENTASI Menurut Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010. (4) Hambatan programatik. Perlu diingat bahwa globalisasi merupakan jalan kembali ke kampung halaman.  SOLUSI DAN RENCANA PENGEMBANGAN Dua prioritas Muhammadiyah dalam rangka pengembangan ideologi Muhammadiyah dengan tujuan akhir membumikan konsep masyarakat Islam sebenar-benarnya adalah [1] Back to Basics – peningkatan kapasitas lokal/komunitas/akar rumput dan [2] Go International. Muhammadiyah didirikan diatas (berlandaskan) dan untuk mewujudkan pokok pikiran yang merupakan prinsipprinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan nilai hidup Muhammadiyah secara ideologis. III. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Karitatif. Karena rujukan dasarnya adalah islam. merupakan alat perjuangan untuk mencapai suatu cita. organisasi terlalu besar. hambatan-hambatan yang terjadi dalam tubuh Muhammadiyah sekaligus dalam batang tubuh ideologi Muhammadiyah adalah (1) Hambatan kultural. terjebak dalam kegiatan kelembagaan. dalam pelaksanaan fungsi khalifah. PENUTUP A. Pemberdayaan. Keduanya berkaitan dengan peristiwa di tingkat global dengan akar rumput (out there phenomena dengan in here phenomena). Masyarakat yang beradab (civil society). 2. Menjadi “pengrajin” amal usaha.yang berfilsafat Pancasila. maka idiologi muhammadiyah tidak akan bersifat dogmatik dan ekslusif secara taklid-buta. salah satunya organisasi-organisasi yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI). kurang berfokus pada pendekatan ummah. melahirkan “pulau-pulau“ yang kurang tanggap terhadap lingkungannya. untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu Negara yang adil makmur dan diridhai Allah AWT. Kesimpulan 1. (2). Muhammadiyah menjadi salah satu dari inisiator organisasi ini. (3) Hambatan paradigmatik. “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghaffur”. (5). Ketahanan sosial.Dalam Muhammadiyah ideologi dapat dipahami sebagai sistem paham atau keyakinan dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan umat melalui gerakan sosial-keagamaan. Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber Alqur‟an dan As Sunnah menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat utama yang diridhai Allah SWT. Takaful (modal sosial). (3). dan akulturasi: mencyerap danmembagi). Muhammadiyah adalah suatu organisasi. tarik menarik antara political disengagement dan civic engagement. rahmatan dan risalah.

dalam pelaksanaan fungsi khalifah. hambatan-hambatan yang terjadi dalam tubuh Muhammadiyah sekaligus dalam batang tubuh ideologi Muhammadiyah adalah (1) Hambatan kultural. ber-Tuhan. b) Pokok pikiran kedua: “ Hidup manusia itu bermasyarakat”. Perlu diingat bahwa globalisasi merupakan jalan kembali ke kampung halaman. c) Pokok pikiran ketiga: “ Hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang haqiqi. Sudibyo Markus. Menurut Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010. bila dengan cara berorganisasi. tarik menarik antara political disengagement dan civic engagement. beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah”. Menjadi “pengrajin” amal usaha. didunia dan akhirat”. kurang berfokus pada pendekatan ummah.a) Pokok pikiran pertama: “ Hidup manusia harus berdasar Tauhid (meng-Esakan) Allah. . (2) Hambatan struktural. hanyalah akan dapat berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Muhammad SAW”. Dr. rahmatan dan risalah. Keduanya berkaitan dengan peristiwa di tingkat global dengan akar rumput (out there phenomena dengan in here phenomena). (3) Hambatan paradigmatik. sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/ masyarakat”. e) Pokok pikiran kelima: “ Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang sebenar-benarnya. f) Pokok pikiran keenam: “ Perjuangan mewujudkan pokok-pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil. Dua prioritas Muhammadiyah dalam rangka pengembangan ideologi Muhammadiyah dengan tujuan akhir membumikan konsep masyarakat Islam sebenar-benarnya adalah [1] Back to Basics – peningkatan kapasitas lokal/komunitas/akar rumput dan [2] Go International. dan akulturasi: mencyerap danmembagi). Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaikbaiknya”. Dalam konteks ini globalisasi justru memberikan kesempatan untuk menemukan kembali kesadaran ‟lokal‟ kita dan memungkinkan terjadinya hibridasi kebudayaan (akomodasi: menyerap. (4) Hambatan programatik. adalah wajib. melahirkan “pulau-pulau“ yang kurang tanggap terhadap lingkungannya. adalah yang dapat untuk melaksanakan ideologinya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya. terjebak dalam kegiatan kelembagaan. ialah Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya” 3. d) Pokok pikiran keempat: “ Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenarbenarnya. ialah terwujudnya masyarakat adil dan makmur lahir batin yang diridhai Allah. organisasi terlalu besar. 4. g) Pokok pikiran ketujuh: “ Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan di muka itu.

mdmc. cita-cita dan strategi perjuangan mengenai kehidupan.or. Di akses pada tanggal 05 Januari 2012 Pukul 15. Sekiranya Ahli Kitab beriman.34 PENEGUHAN IDEOLOGI MUHAMMADIYAH A. . tentulah itu lebih baik bagi mereka. Ketahanan sosial.2011. . A. IDEOLOGI Sistem paham yang mengandung konsep. Pemberdayaan.Membangun solidaritas kolektif dan membangun kohesivitas secara terstruktur. Saran Gerakan Muhammadiyah sejak awal berdirinya telah memiliki sebuah ideologi sesuai dengan semangat Islam sebagai rahmat bagi seluruh semesta. cara berfikir.id/index. di antara mereka ada yang beriman. Dalam konteks sekarang. Ali „Imran: 104) Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. (5). Takaful (modal sosial). IV.Sejarah Organisasi. Masyarakat yang beradab (civil society) B. Muhammadiyah menjadi salah satu dari inisiator organisasi ini. Suara Muhammadiyah. . Banyak yang ingin membantu dan bekerjasama. salah satunya organisasi-organisasi yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI). maju dan gembira haruslah dimaknai dengan cara pandang baru. IDEOLOGI MUHAMMADIYAH 1.Namun ‘maju dan gembira’ merupakan frasa yang seharusnya tidak pupus dalam cara kerja ideologi Muhammadiyah. Ruh ideologi ini terartikulasi secara berbeda sesuai dengan perkembangan zaman guna menciptakan suasana kemajuan dan suasana ketentraman dalam arti”gembira”.(QS. DAFTAR PUSTAKA Hambali.2006. menyuruh kepada yang ma’ruf. yakni: . merekalah orang-orang yang beruntung.Menguatkan komitmen kepada kelompok yang tidak terlindungi (mustadl‟afin) dan yang lemah (dlu‟afa). Ali ‘Imran: 110) B.Mobilisasi sumber daya yang ada di Muhammadiyah untuk keluar dari dominasi kekuatan pasar global.Penyeimbang proses demokratisasi dan good governance. Yogyakarta: 174 hal. dan beriman kepada Allah. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. http://www. (QS. Anonim.php. . menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. (2). . dan mencegah dari yang mungkar. Isu bencana dalam community based disaster reduction management (CBDRM) merupakan bagian dari strategi makro Muhammadiyah sebagai Islamic Society/Civil Society yang bertumpu pada konsep surat Al-Ma‟un. Karitatif. sebagai kompensasi bagi hilangnya akses sumber daya alam dan meningkatkan kepercayaan „trust‟ dalam manajemen sumberdaya manusia.Di dunia Internasional Muhammadiyah dianggap sebagai pilar Islam Moderat dan tonggak demokrasi di Indonesia. LANDASAN NORMATIF IDEOLOGI MUHAMMADIYAH Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. (4). yang mengandung proses (1).Mengembangkan modal sosial (social capital). Ideologi dan Strategi Muhammadiyah. (3).

6. (QS. Aktif Muhammadiyah harus memiliki idealisme hidup: Tujuan Hidup (Al-Fath: 29). Pedoman Hidup (Ar-Rum: 30). 5. IDEOLOGI MUHAMMADIYAH Sistem keyakinan. Bermuhammadiyah harus berada dalam satu barisan yang solid/kokoh (Ash-Shaff: 4) dan tidak boleh bercerai-berai (Ali Imran: 103) 4. tetapi berkasih sayang sesama mereka. Muhammadiyah Gerakanku” Membangun komitmen idealisme untuk menjalankan misi dan cita-cita gerakan Mengikat solidaritas kolektif yang kokoh Menyusun dan melaksanakan garis perjuangan dan strategi perjuangan Memobilisasi anggota untuk mencapai tujuan Membela/menjaga keutuhan/eksistensi organisasi sesuai prinsip gerakan C. Muhammadiyah dalam perjalanan sejarahnya menghadapi pelemahan ruh gerakan (internal) dan berbagai tantangan dari luar (eksternal) 5. 2. 3. KANDUNGAN/UNSUR IDEOLOGI 1. kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya.28) b. cita-cita. FUNGSI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH 1. SPIRIT / RUH BERMUHAMMADIYAH 1. Fungsi Hidup Ibadah dan Kekhalifahan : . 3. Fungsi Hidup Ibadah (Ad-Dzariyat: 56) dan Kekhalifahan (Al-Baqarah: 30). dan Menjalankan Misi Utama (Al-Anbiya: 107) Ruh Beragama & Makna Hidup 2. 4. KENAPA HARUS IDEOLOGI ??? 1. 2. dan perjuangan Muhammadiyah 3.2. Menjelaskan dan menanamkan pandangan dunia (world-view) “Islam Agamaku. Tujuan Hidup (Al-Fath/48: 29) َّ ِّ ْ َ ُ ِ َ َ ِ َ َّ ُ ُ َّ ٌ َّ َ ُّ ْ َّ ُ َّ ُ ْ َ ْ ْ ُ َ َ ُ ِ ُ ْ ِ‫محمد زسىه َّللاِ واىَّريهَ معهُ أَشدَّآء عيَى اىنفَّاز زحمآء بَيىَهُم تَساهُم زمعا ً سجداً يَبتَغُىنَ فَضالً مهَ َّللا‬ ً‫وزضىاوا‬ َ ْ ِ َ Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir. Muhammadiyah Gerakan Islam (QS Ali Imran: 104) untuk Mewujudkan Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya (Ali Imran: 110) Pelaku Gerakan Muhammadiyah 3. Sistem Gerakan Muhammadiyah D. IDEALISME HIDUP a. Paham Islam dalam Muhammadiyah Hakikat Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam Misi dan Sistem Perjuangan Muhammadiyah 4.Al-Fath/49. Muhammadiyah berdiri karena dorongan cita-cita dan perjuangan untuk pembaruan kehidupan umat Islam melalui gerakan Dakwah dan Tajdid (QS Ali Imran: 104) 3. Kyai Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah karena pandangan hidupnya tentang Islam al-Ruju‟ ila al-Quran wa al-Sunnah 2.

tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. E. „Ittiba kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad s. 2. dan prinsip-prinsip dasar Islam dalam gerakannya yang mengikat H. MUHAMMADIYAH memiliki Keyakinan/Cita-cita Hidup. KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH 1. Khittah. AD/ART. (AdDzariyat /51:56) ً‫وإِذ قَاه زبُّل ىِيمالَئِنت إِوِّي جاعو فِي األَزض خيِيفَت‬ َ ِ ْ ِ َ َْ َ َ َ ْ َ ٌ ِ َ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. dan taat kepada Allah. ISLAM sebagai Wahyu Allah ialah ajaran berupa perintah. d. Pedoman Hidup (Ar-Rum: 30) َّ َ ْ ‫فَؤَقِم وجهل ىِيدِّيه حىِيفا ً فِطسةَ َّللاِ اىَّتِي فَطَس اىىَّاس عيَيها الَ تَبديو ىِخيق َّللاِ ذىِل اىدِّيهُ اىقَيِّم وىَـنهَّ أَمثَس اىىَّاس الَ يَعيَمىن‬ َ َ َّ ِ ْ َ َ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ َ ِ ُ ْ ِ Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). dan Mu‟amalat Dunyawiyah 4. Ajaran Islam meliputi „Aqidah. HAKIKAT MUHAMMADIYAH 1. 4.‫ََ ما خيَقتُ اىجهَّ واإلوس إِالَّ ىِيَعبُدُون‬ ْ َ ِ َ ِ ْ ْ َ َ ِ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.w. Bersumber pada Al-Quran dan Sunnah Nabi yang shahih dengan menggunakan akal pikiran sesuai Ajaran Islam 3. 3. Hidup manusia bermasyarakat. dan petunjuk untuk kebahagiaan hidup manusia di dunia & akhirat 2. Paham Islam Murni dan Berkemajuan sehingga Islam menjadi Rahmatan lil-‟Alamin F. „Ibadah. Melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi. 5. PAHAM AGAMA DALAM MUHAMMADIYAH 1. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam dalam masyarakat adalah kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ihsan kpd kemanusiaan. larangan. MUQADDIMAH AD MUHAMMADIYAH Substansi Ideologi 1. Kepribadian. 6. (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. G. ibadah.a. . (AlBaqarah/2: 30) c. Mematuhi ajaran-ajaran agama Islam dengan keyakinan bahwa ajaran Islam itu satu satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia akhirat. Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. (Itulah) agama yang lurus. MUHAMMADIYAH melaksanakan Dakwah dan Tajdid melalui berbagai usaha MUHAMMADIYAH bergerak melaui Sistem Organisasi/Persyarikatan 4. Menjalankan Misi Utama (Al-Anbiya: 107) َ َْ ْ َ َ َ‫ومآ أَزسيىَاك إِالَّ زحمتً ىِّيعاىَميه‬ ِ َْ َ ْ َ Dan tiadalah Kami mengutus kamu. Pedoman Hidup Islami. Hidup manusia harus berdasar tauhid. MUHAMMADIYAH sebagai Gerakan Islam yang bertujuan mewujudkan Masyarakart Islam yang sebenar-benarnya 2. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. Akhlaq. 3.

4. Menjadi pilar strategis Muhammadiyah dalam gerakan perempuan Spesifikasi/Revitalisasi program unggulan „Aisyiyah sebagai prioritas gerakan TK ABA Peningkatan & Pengembangan SDM kader perempuan Muhammadiyah Mengintensifkan pembinaan ideologis sebagai bagian dari revitalisasi gerakan Dinamisasi pemikiran dan orientasi aksi gerakan Pelangsung gerakan Muhammadiyah sesuai bidang gerakannya K. 5. kemerdekaan bangsa dan negara republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan UUD 1945 untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridlai Allah SWT: “Baldantun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur” 3. peraturan. serta dasar dan falsafah negara yang sah. Kerjasama dengan golongan Islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama Islam serta membela kepentingannya 9. 6. MISI DAN STRATEGI PERJUANGAN MUHAMMADIYAH 1. Bersifat adil serta korektif ke dalam dan ke luar dengan bijaksana I. MERAPATKAN BARISAN DALAM GERAKAN ًّ َ ِ ْ َ )٤ :‫اَِِ نَّ َّللاَ يُحب اىَّريْهَ يُقَتِيُىن فِي سبِييِه صف مَؤَوَّهُم بُىيَهٌ مسصىص (الصّف‬ ٌ ْ ُ َْ ْ ْ ِ ُّ ِ ْ . undang-undang. MISI Muhammadiyah (1) Menegakan Tauhid yang murni berdasarkan Al-Quran dan AsSunnah (2) Menyebarluaskan Ajaran Islam yang bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah. 6. berjuang sebagai kekuatan moral untuk kemajuan bangsa J. 3. dengan memegang teguh ajaran Islam Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan Mengindahkan segala hukum.2. 5. sesuai dengan ajaran Islam 8. 7. 4. Amar ma‟ruf nahi munkar dalam segala lapangan serta menjadi contoh teladan yang baik Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan. Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah Lapang dada. Muhammadiyah tidak berpolitik-praktis. Keluarga. 2. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan. Membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun negara mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridlai Allah 10. PERAN ‘AISYIYAH 1. dan Masyarakat 2. DAN (3) Mewujudkan Islam dalam kehidupan Pribadi. 3. luas pandangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful