Budaya Spiritual dan Pendidikan Budi Pekerti …. ( 2 ) Budaya Spiritual dan Pendidikan Budi Pekerti …. ( 2 ) Oleh : Drs.

I Made Purna, MSi, Denpasar. Ajaran tentang Alam Semesta Menurut Budi Suci, alam semesta merupakan suatu ruang yang ada di luar diri manusia, ruang yang memiiki kemampuan akan ketergantungan manusia dalam menopang hidupnya. Alam semesta terjadi dalam ciptaan Tuhan. Menurut Sanggar Pengayoman Majapahit, ajaran tentang alam semesta dilaksanakan dengan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua mahluk di dunia damai dan sejahtera. Budaya Spiritual dan Pendidikan Budi Pekerti …. ( 2 ) Oleh : Drs. I Made Purna, MSi, Denpasar. Ajaran tentang Alam Semesta Menurut Budi Suci, alam semesta merupakan suatu ruang yang ada di luar diri manusia, ruang yang memiiki kemampuan akan ketergantungan manusia dalam menopang hidupnya. Alam semesta terjadi dalam ciptaan Tuhan. Menurut Sanggar Pengayoman Majapahit, ajaran tentang alam semesta dilaksanakan dengan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua mahluk di dunia damai dan sejahtera. Menurut Wisnu Buda/Eka Adnyana, asal-usul alam ini pada saat diciptakan oleh Yang Maha Kuasa adalah merupakan pecahan dunia yang berfungsi sebagai tempat hidup bagi pengabdi alam. Pada alam tersebut terkandung kekuatan-kekuatan yang tidak dapat terukur oleh kemampuan manusia seperti tak terbendung dan tak tergoyahkan, maha kuat, maha dashyat/ganas, maha murah. Di samping itu alam memberikan manfaatnya kepada pamusian sampai batas manusia dapat menyesuaikan, menempuh, dan mencapai keinginannya. Menurut Organisasi Kekeluargaan, ajaran tentang alam semesta ini dimulai dari kesadaran manusia bahwa gerak dalam alam ini disebabkan oleh adanya suatu kekuatan yang disebut jiwa yang ada di belakang peristiwa alam seperti air sungai yang mengalir dari gunung ke laut, adanya gunung meletus, adanya gempa bumi yang merusak dengan taufan yang menderu, jalannya matahari di angkasa, semuanya disebabkan oleh jiwa alam. Jadi alam diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan manusia berada di alam semesta. Hal ini berarti terjadilah interaksi antara alam dengan manusia, terjadinya saling mempengaruhi dan saling menguntungkan satu sama lainnya. Menurut Paguyuban Penghayat Kunci, alarn semesta adalah alam jagat raya yang memiliki ketidakterbatasan baik dan luas, bentuk dan isi serta kekuatan tidak bisa ditandingi apalagi dibandingkan dengan kekuatan lain. Manusia berada di dalam semesta merupakan bagian yang tidak terpisahkan karena saling ketergantungan dan berkepentingan. Menurut ajaran Bambu Kuning, alam semesta diyakini adalah ciptaan Tuhan (Yang Maha Pencipta). Kita yakin pula bahwa semua yang ada dan yang akan ada adalah berasal dari tidak ada, kemudian ada dan menjadi tak ada. Karena alam adalah ciptaan dari Yang Maha Gaib, tentu

sujud menembah setiap hari dihadapanNya. pengamalan budi luhur terhadap keluarga adalah dengan saling menghormati dan welas asih antar sesama anggota keluarga. etika dan kesopanan. Upacara ritual ini merupakan ungkapan terima kasih kepada Tuhan yang dipersembahkan kepada alam. usaha-usaha penanaman budi luhur kepada para anggotanya .alam mempunyai kekuatan gaib pula karena Tuhan Imanen. termasuk di dalamnya manusia.tang budi luhur dapat diaplikasikan dalam hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa yaitu setiap saat selalu eling pada kebesaranNya. Bagi manusia alam diciptakan untuk kesejahteraannya. ada melalui anjangsana di alam terbuka dimana suasana lingkungannya menunjang untuk membahas hal-hal yang menyangkut kebesaran Tuhan. Dalam hubungan manusia dengan alam. manusia dapat hidup karena kemurahan alam. Alam dan segala isinya diciptakan oleh Tuhan untuk hidup dan kehidupan semua mahluk hidup. Menurut Sanggar Pengayoman Majapahit. manusia dengan alam merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. welas asih. dapat memaklumi kekurangan orang lain. dengan demikian manusia akan menemukan dirinya. Menurut Surya Candra Bhuana. Transenden. Terhadap Negara Bermohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar negara selalu aman dan damai. Bagi Bambu Kuning secara rohani bisa dimanfaatkan untuk menenangkan pikiran atau batin. Terhadap sesama/masyarakat : selalu menjaga sikap kesucian. memelihara dan mempertahankan sikap gotong royong dalam lingkungannya. dapat menghargai pendapat orang lain. Dalam hubungan manusia dengan diri sendiri sebagai pengemban budi luhur ia harus menghormati harkat dan martabatnya sebagai manusia atau memanusiakan dirinya dengan melaksanakan kodrat luhur yang melekat pada dirinya. di antaranya jangan membunuh binatang sembarangan. Karena dan alamiah manusia memperoleh keselamatan dan kemakmuran. yaitu kesejahteraan lahir dan batin. ajaran ten. Ajaran tentang Budi Luhur Menurut Budi Suci. seperti upacaraupacara ritual yang berupa persembahan kepada alam. kejujuran. tidak merusak ciptaanNya dan menyerahkan diri di hadapanNya dengan melaksanakan perbuatan luhur. Dalam hubungan manusia dengan masyarakat/sesama. ada melalui sistem ceramah yang dilaksanakan di Sanggar. sebagai bagian dari masyarakat dan sebagai mahluk pengemban budi luhur. dapat menumbuhkan. Alam semesta ini juga diyakini mengandung zat gaib. Usaha-usaha penanaman budi luhur: yaitu melalui komunikasi lisan dengan komunikasi timbal balik sehingga didapat suatu pengertian di antara para warga masyarakat. alam menjadi lestari karena dilindungi manusia. suatu upacara yang dipersembahkan kepadaDewa yang berada di laut berupa rnenenggalamkan beberapa binatang untuk korban. salah satu ajaran yang merupakan budaya warisan leluhur ialah hubungan manusia dengan alam. keduanya saling ketergantungan. jangan merusak Iingkungan yang memberi faedah pada hidup manusia. ada di luar sekaligus di dalam ciptaan-Nya. seperti halnya yang dilakukan di Bali yaitu upacara Pakelem di laut. Menurut Wisnu Buda/Eka Adnyana. Untuk mencari hal-hal yang bersifat gaib kita selalu kontak dengan alam semesta yang mernang maha gaib itu. karena itu manusia harus melakukan sesuatu. selalu menyatu dengan pendapat bersama demi kebaikan bersama. apa-apa yang dirasakan baik bagi hidupnya itu hendaknya diberikan pada sesama diantaranya : dapat merasakan penderitaan orang lain. yaitjtumum disebut prana.

Damai yang dimaksudkan yaitu damai dalam perbedaan (baik perbedaan dalam agama-agama yang ada.dilakukan melalui komunikasi secara timbal balik baik secara lisan maupun dengan tulisan sehingga didapat kesamaan pandangan ataupun pendapat di antara para warga. Semoga ajaran-ajaran tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua. menuntun. rohani. Ajaran penghayat terhadap Tuhan Yang Maha Esa sangat menjunjung tinggi hakhak azasi manusia. bukan budaya citra sebagai salah satu unsur yang dimiliki ideologi kapitalisme. selalu akan ada pilihan baik-buruk. Terakhir. penggencetan. dan berketuhanan. destruktif. 511 Juli 2009. dan damai dalam kehidupan sehari-hari. WHD No. dan mengarahkan mereka ke jalan yang benar dalam rangka mewujudkan budi pekerti luhur. . Para penghayat sangat menyadari bahwa dalam hidup ini selalu akan dihadapkan dua pilihan dilematis. Orang-orang kepercayaan selalu lebih mementingkan menengok ke dalam (dalam diri-sendiri). Dalam diri manusia akan selalu ada kekuatan konstruktif. sosial. intimidasi. kemudian baru ke luar. teror dan sebagainya. dan sukmawi. penjajahan. yaitu: 1) Dengan cara manusiawi dan untuk tujuan manusiawi pula. 3) Selalu berpikiran keberimbangan. Mereka lebih mementingkan budaya malu (lek). juga aman dalam beribadat. tirakatan. pemaksaan. yang mementingkan tiga prinsip. pemerkosaan. menurut Surya Candra Bhuana. Nilai-nilai luhur kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan sumber kedamaian. Para penghayat lebih menekankan bahwa dalam menjalankan hidup ini dijalani melalui bahasa budaya. Di samping itu juga dengan terbentuknya cabang Kota Denpasar yang bertempat di Panti Asuhan Darma Jati Penatih Denpasar Timur itu merupakan bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar. dengan kata lain akan selalu ada konsep Rwa Bhineka dalam diri manusia. Demikian ajaran-ajaran dari beberapa organisasi penghayat kepercayaan terhadap TuhanYang Maha Esa yang ada di Bali. Prinsip ini sangat menentang penindasan. Hal tersebut dilaksanakan dengan pertemuan berkala. mahluk pribadi. 2) Selalu berpikiran integralistik (menyeluruh dan terpadu) hal integralistik ini sangat disadari dalam ajarannya karena yang namanya manusia itu amat kompleks yaitu ia terdiri dari mahluk jasmani. pengamalan budi luhur sebagai wujud dari pengamalan ajaran-ajaran yaitu dengan mengadakan kegiatan-kegiatan antara lain pengobatan alternatif bagi masyarakat umum dengan tanpa dipungut biaya apapun. maupun antar penghayat). upacara-upacara hari besar tertentu. maka dan itu penlu disosialisasikan karena hidup damai didambakan setiap orang. Yang pada hakekatnya mengandung nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari dan sekaligus pula berfungsi sebagai warung/sumber pendidikan budi pekerti untuk masyarakat pada umumnya serta generasi muda kita pada khususnya yang dapat membimbing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful